Anda di halaman 1dari 27

am

u b
Direktori
1 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
PUTUSAN

a
Nomor : 02/Pid.Prap/2015/PN. Jmr.

si
ne
ng
”DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”

do
gu Pengadilan Negeri Jember yang mengadili perkara Praperadilan dalam
tingkat pertama telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara :

In
A
1. Nama lengkap : Drs. MOCH. MUCHARROR, MM
2. Umur : 63 tahun
ah

lik
3. Jenis kelamin : Laki-laki
4. Kebangsaan : Indonesia
am

ub
5. Tempat tinggal : Jalan Madura Nomor 29 Jember
6. Agama : Islam
ep
k

Yang dalam hal ini memberi kuasa kepada ALANANTO, SH dan TEGUH
ah

WICAKSONO, SH.MKn. Advokat, berkantor di Perum Taman Anggrek


R

si
Regency D5 Nomor 11 Jember, berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal :
20 Juni 2015 ;

ne
ng

Selanjutnya disebut sebagai ........................................................ Pemohon ;

do
gu

melawan: In
A

• PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA Cq. KEPALA KEPOLISIAN


REPUBLIK INDONESIA Cq. KEPALA KEPOLISIAN DAERAH JAWA
ah

lik

TIMUR Cq. KEPALA KEPOLISIAN RESORT JEMBER, yang dalam hal ini
memberi kuasa kepada RULLY S. TITAHELUW, SH dan Rekan, Advokat,
m

ub

berkantor di Jalan S. Parman IV Nomor 135 Jember, berdasarkan surat


kuasa khusus tertanggal 27 Juni 2015;
ka

Selanjutnya disebut sebagai ........................................................ Termohon;


ep

Pengadilan Negeri tersebut;


ah

Setelah membaca penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jember Nomor :


es

02/Pen.Pid.Pra/2015/PN. Jmr tanggal : 23 Juni 2015 tentang penunjukan Hakim;


M

ng

Setelah membaca penetapan Hakim tentang hari sidang;


on

Setelah membaca berkas perkara dan surat-surat yang berhubungan


dengan perkara ini;
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori
2 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
Setelah mendengar keterangan saksi-saksi dan memeriksa bukti surat-
hk
surat yang diajukan ke persidangan;

a
R
Menimbang, bahwa Pemohon melalui surat permohonan tanggal 23 Juni

si
2015, yang telah didaftarkan di kepaniteraan Pengadilan Negeri Jember register

ne
ng
Nomor : 02/Pid.Prap/2015/PN.Jmr tanggal : 23 Juni 2015, telah mengajukan
permohonan praperadilan dengan alasan-alasan sebagai berikut:

do
1. Bahwa Permohonan Praperadilan dan Ganti Kerugian ini diajukan
gu berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-
Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta diatur didalam Pasal 77

In
A
KUHAP yang menerangkan bahwa “Pengadilan Negeri berwenang
memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
ah

lik
Undang-Undang ini tentang:
a. Sah tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan dan
am

ub
penghentian penuntutan;
b. Ganti kerugian dan atau rehabilitasi bagi seseorang yang perkara
ep
k

pidananya dihentikan pada tingkat penyidikan atau penuntutan;


ah

2. Bahwa, selanjutnya dalam Pasal 80 KUHAP menerangkan bahwa


R

si
“permintaan untuk memeriksa sah atau tidaknya suatu penghentian
penyidikan atau penuntutan dapat diajukan oleh Penyidik atau Penuntut

ne
ng

Umum atau pidak ketiga yang berkepentingan kepada Ketua Pengadilan


Negeri dengan menyebutkan alasannya”;

do
gu

3. Bahwa pada tanggal : 25 Juli 2012, Tersangka Fransisko Sugianto dan


Tersangka Mangku Santoso telah melakukan perbuatan pidana pemalsuan
In
tanda tangan pada kwitansi dengan cara membuat dan/atau mendatangani
A

kwitansi pelunasan penerimaan uang dari Tuan Mangku Santoso sebesar


ah

Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) guna pembayaran harga jual beli
lik

sebidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 2325/
Kel. Ketintang, luas 675 (enam ratus tujuh puluh lima) meterpersegi, atas
m

ub

nama UMI LUTFA yang terletak di Jalan Ketintang Madya Nomor 53


ka

Surabaya, serta melakukan perbuatan pidana Penipuan terhadap jual beli


ep

sebidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 2325/
ah

Kel. Ketintang, luas 675 (enam ratus tujuh puluh lima) meterpersegi, atas
R

nama UMI LUTFA yang terletak di Jalan Ketintang Madya Nomor 53


es
M

Surabaya;
ng

4. Bahwa Pemohon dalam kedudukannya sebagai pihak yang merasa


on

dirugikan, dimana Pemohon sebagai pelapor dan juga sebagai saksi korban
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori
3 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
yang telah melaporkan perkara Penipuan dan Pemalsuan kepada
hk
Termohon pada tanggal 21 Juni 2013 sesuai Laporan Polisi No. LP/568/

a
R
VI/2013/Jatim/Res.Jember dan pada tanggal : 15 April 2014 sesuai Laporan

si
Polisi No. LP / 381 / IV / 2014 / Jatim / Res.Jember;

ne
ng
5. Bahwa, sejak Pemohon melaporkan perkara sebagaimana tersebut diatas,
Pemohon telah beberapa kali menanyakan tentang perkembangan

do
gu penanganan proses penyidikan yang dilakukan oleh Termohon di Polres
Jember, akan tetapi Pemohon hanya selalu menerima jawaban secara lisan
dari Termohon yang menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap laporan

In
A
Pemohon masih dalam proses. Padahal menurut Peraturan Kapolri Nomor
12 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Penanganan
ah

lik
Perkara Pidana di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia,
sebagai pelapor berhak mendapatkan keterangan terkait dengan hasil
am

ub
penyidikan terhadap kasus/perkara yang dilaporkan;
6. Bahwa, penanganan perkara yang dilakukan oleh Termohon terhadap
ep
k

laporan Pemohon memakan waktu yang cukup lama (kurang lebih satu
ah

tahun delapan bulan) yaitu sejak : 21 Juni 2013, kemudian baru pada
R

si
tanggal : 12 Februari 2015 diterbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan
Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B/122/SP2HP/LP/381.14/II/2015/Reskrim;

ne
ng

7. Bahwa didalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan


(SP2HP) No. B/122/SP2HP/LP/381.14/II/2015/Reskrim tertanggal : 12

do
gu

Februari 2015 pada poin 4 (empat) huruf a, pihak Termohon pada


pokoknya menyatakan bahwa terjadi hambatan didalam penanganan
In
perkara dimaksud yakni terjadi perbedaan pendapat antara Penyidik
A

Kepolisian dan Kejaksaan.


ah

Penyidik Kepolisian berpendapat bahwa perkara tersebut bukan merupakan


lik

perkara perdata murni namun merupakan perkara pidana, meskipun


menyangkut obyek tanah atau ada hubungan perdata didalamnya, namun ada
m

ub

penipuan dan pemalsuan dalam proses jual beli tersebut, akan tetapi
ka

Kejaksaan berpendapat bahwa perbuatan yang dilakukan oleh Tersangka dan


ep

saksi merupakan hubungan perdata dalam bentuk perjanjian jual beli dengan
ah

syarat pembayaran dalam tempo 1 (satu) bulan dan tidak bisa ditafsirkan
R

sebagai tindak pidana penipuan dan dengan Surat Pernyataan tanggal 12 April
es
M

2013 terdapat perbuatan Wanprestasi dalam perjanjian jual beli tanah kurang
ng

bayar senilai Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) dalam perkara tersebut
on

merupakan hubungan hukum perdata;


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori
4 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
8. Bahwa, betapa terkejutnya Pemohon ketika pada tanggal : 20 Mei 2015,
hk
Pemohon menerima kembali Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil

a
R
Penyidikan (SP2HP) No. B/122/SP2HP/LP/381.14/II/2015/Reskrim, yang

si
pada prinsipnya menerangkan tidak jauh berbeda dengan uraian yang

ne
ng
tercantum dalam Surat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil
Penyidikan (SP2HP) No. B/122/SP2HP/LP/381.14/II/2015/Reskrim

do
gu tertanggal : 12 Februari 2015, hanya saja terdapat penambahan
kesimpulan pada poin 4 (empat) yang menyatakan bahwa: “bersama ini
dengan hormat diberitahukan bahwa proses penyidikan terhadap perkara

In
A
yang saudara laporkan, penyidik telah melakukan langkah-langkah yang
maksimal, namun demikian hasil penyidikan dan gelar perkara telah
ah

lik
menyimpulkan perkara tersebut ada perbuatan tetapi perbuatan itu bukan
tindak pidana, maka untuk memberikan kepastian hukum akan kami
am

ub
hentikan penyidikannya”;
9. Bahwa, penghentian penyidikan yang dilakukan oleh Termohon
ep
k

sebagaimana SP2HP tertanggal : 20 Mei 2015 tersebut diatas, kemudian


ah

ditindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Ketetapan Kapolres Jember


R

si
Nomor : S.Tap/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 dan Surat
Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/Reskrim,

ne
ng

tanggal : 20 Mei 2015;


10. Bahwa, apabila dilihat dari uraian Surat Pemberitahuan Perkembangan

do
gu

Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B/374/SP2HP/LP/381.14/V/2015/Reskrim


tertanggal : 20 Mei 2015, maka yang menjadi landasan yuridis Termohon
In
dalam menghentikan penyidikan perkara yang dilaporkan oleh Pemohon
A

adalah kesimpulan Pemohon yang menyatakan bahwa “Perkara tersebut


ah

ada perbuatan tetapi perbuatan itu bukan tindak pidana (melainkan


lik

hubungan hukum keperdataan/wanprestasi)”;


11. Bahwa, alasan penghentian penyidikan yang dilakukan oleh Termohon
m

ub

sebagaimana Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan


ka

(SP2HP) No. B/374/SP2HP/LP/381.14/V/2015/Reskrim tertanggal : 20 Mei


ep

2015 adalah tidak berdasarkan ketentuan hukum dan mengandung unsure


ah

subjective semata, hal tersebut dikarenakan konstruksi hukum yang


R

dibangun oleh Termohon sangat bertentangan dengan fakta-fakta hukum


es
M

yang terjadi didalam pemeriksaan penyidikan, baik terhadap alat bukti


ng

berupa Surat berupa Berita Acara Pemeriksaan Laboratorik Krimnalistik


on

Nomor : LAB.2801/DTF/2014 tertanggal : 14 Mei 2014 maupun keterangan


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori
5 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
ahli Prof. Dr. Didik Endri Purwoleksono, SH.MH (Guru Besar Fakultas
hk
Hukum Universitas Airlangga Surabaya);

a
R
12. Bahwa, perkara yang dilaporkan oleh Pemohon kepada Termohon sama

si
sekali tidak ada hubungan hukum dengan permasalahan keperdataan

ne
ng
terkait perbuatan wansprestasi jual beli sebagaimana pendapat/petunjuk
Jaksa Penuntut Umum dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil

do
gu Penyidikan (SP2HP) No. B/374/SP2HP/LP/381.14/V/2015/Reskrim
tertanggal : 20 Mei 2015 pada poin 3 (tiga), akan tetapi laporan Pemohon
tersebut didasari oleh adanya pemalsuan tanda tangan Pemohon yang

In
A
dilakukan oleh Para Tersangka terhadap penerbitan kwitansi tertanggal : 25
Juli 2012 terkait penerimaan uang dari Tuan Mangku Santoso sebesar Rp.
ah

lik
1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) guna pembayaran harga jual beli
terhadap sebidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM)
am

ub
No. 2325/Kel. Ketintang, Luas 675 (enam ratus tujuh puluh lima)
meterpersegi, atas nama UMI LUTFA yang terletak di Jalan Ketintang
ep
k

Madya Nomor 53 Surabaya yang kemudian dijadikan dasar penerbitan


ah

Perikatan Jual Beli No. 50 dan Surat Kuasa Menjual No. 51 tertanggal 25
R

si
Juli 2012 serta Akta Jual Beli No. 122/2012 tertanggal : 09 Oktober 2012;
13. Bahwa, menurut pendapat ahli hukum pidana R. Soesilo didalam bukunya

ne
ng

(hlm 195) yang menerangkan bahwa “untuk dikenai sanksi pidana Pasal
263 ayat (1) KUHP ini, surat yang dipalsu itu harus suatu surat yang:

do
gu

a. Dapat menerbitkan hak, misalnya ijazah, karcis tanda masuk, surat


andil dan lainnya;’
In
b. Dapat menerbitkan suatu perjanjian, misalnya : surat perjanjian
A

piutang, perjanjian jual beli, perjanjian sewa dan sebagainya;


ah

c. Dapat menerbitkan suatu pembebasan utang misalnya : kwitansi atau


lik

surat semacam itu, atau;


d. Suatu surat yang boleh dipergunakan sebagai suatu keterangan bagi
m

ub

sesuatu perbuatan atau peristiwa, misalnya : surat tanda kelahiran,


ka

buku tabungan pos, buku kas dan masih banyak lagi;


ep

14. Bahwa, apabila dihubungkan dengan bukti Surat berupa Berita Acara
ah

Pemeriksaan Laboratorik Kriminalistik yang dilakukan oleh Laboratorium


R

Forensik Polri Cabang Surabaya, sesuai Nomor : LAB.2801/DTF/2014


es
M

tertanggal : 14 Mei 2014, maka telah diperoleh kesimpulan hukum tanda


ng

tangan Pemohon pada barang bukti kwitansi jual beli adalah NON IDENTIK
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori
6 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
ATAU MERUPAKAN PRODUK YANG BERBEDA DENGAN TANDA
hk
TANGAN PEMBANDING (Dipalsukan);

a
R
15. Bahwa, apabila dihubungkan dengan keterangan ahli hukum pidana Prof.

si
Dr. Didik Endri Purwoleksono, SH.MH (Guru Besar Fakultas Hukum

ne
ng
Universitas Airlangga Surabaya) yang telah dimintai keterangan dalam
penyidikan, telah memberikan pendapatnya bahwa “Perbuatan yang

do
gu dilakukan oleh Tersangka Mangku Santoso dan Tersangka Fransisko
Sugianto merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam
pidana dalam Pasal 263 ayat (1) KUHP dan 378 KUHP. Tindak pidana 263

In
A
ayat (1) KUHP ini dapat dilihat dari kronologis adanya tanda tangan yang
tidak identik dalam akta notaris. Sedangkan penerapan Pasal 378 KUHP,
ah

lik
dapat dilihat dengan tergeraknya Pelapor untuk menyerahkan Sertifikat
tanah miliknya kepada Terlapor oleh karena bujuk rayu dari Terlapor.
am

ub
Berdasarkan uraian diatas, menurut saya perkara ini sudah tidak lagi
merupakan perkara perdata murni namun merupakan perkara pidana
ep
k

meskipun menyangkut obyek tanah…dst;


ah

16. Bahwa, terlebih lagi apabila didasarkan pada Surat Edaran Jaksa Agung
R

si
Muda Tindak Pidana Umum Nomor : B-230/E/EJP/01/2013, tertanggal : 22
Januari 2013 tentang Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum yang

ne
ng

Obyeknya berupa tanah, maka pendapat Jaksa Penuntut Umum Surat


Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B / 374 /

do
gu

SP2HP / LP / 381.14 / V / 2015 / Reskrim tertanggal : 20 Mei 2015 sangat


bertentangan dengan Surat Edaran Jaksa Agung Tindak Pidana Umum
In
dimaksud;
A

Bahwa, Surat Edaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Nomor :
ah

B-230/E/EJP/01/2013, tertanggal : 22 Januari 2013 pada poin 4 (empat) telah


lik

menjelaskan bahwa “terkait dengan butir 2 dan 3 diatas, maka Jaksa Peneliti
diminta agar dipetakan/identifikasi permasalahan atas obyek tanah dimaksud,
m

ub

kemudian dalam Surat Edaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum
ka

tersebut dispesifikkan lagi dalam poin 4.2 (empat titik dua) yang menyatakan :
ep

“Masalah tanah yang terkait dengan transaksi jual beli atas tanah, dibuktikan
ah

pada masalah status kepemilikan atas tanah. Disini diperlukan kejelian Jaksa
R

Peneliti dalam mengurai:


es
M

• Ikatan jual beli/perjanjian jual belinya;


ng

• Substansi perjanjian;
on

• Klausul didalam perjanjian;


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori
7 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Syarat-syarat sahnya suatu perjanjian;
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
• Wanprestasi;

a
R
• Masa berlakunya perjanjian;

si
• Namun apabila dalam suatu ikatan/perjanjian jual beli tanah

ne
ng
menggunakan dokumen-dokumen palsu atau yang dipalsukan atau pihak
pembeli dalam melakukan pembayaran atas harga tanah dengan

do
gu menggunakan cek kosong, maka contoh kasus seperti ini bisa saja
dipidanakan dengan menggunakan Pasal-Pasal 378, 263, 266 KUHP;

In
17. Bahwa, penghentian penyidikan yang dilakukan oleh Termohon terhadap
A
perkara Pemohon telah menciptakan kerugian bagi Pemohon sebagai
ah

korban dari perbuatan pidana yang dilakukan Para Tersangka, baik

lik
kerugian secara materiil maupun moriil sebesar Rp. 1.000,00 (seribu
rupiah), sehingga penghentian penyidikan yang dilakukan oleh Termohon
am

ub
dengan dasar “Perkara tersebut ada perbuatan tetapi perbuatan itu bukan
tindak pidana “, merupakan alasan subjektif yang tidak berdasar dan
ep
k

bertentangan dengan ketentuan hukum;


ah

18. Bahwa, pendapat Kejaksaan/Penuntut Umum sebagaimana termuat dalam


R

si
Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B/374/
SP2HP/LP/381.14/V/2015/Reskrim tertanggal : 20 Mei 2015 yang

ne
ng

menyatakan “Kejaksaan berpendapat bahwa perbuatan yang dilakukan


oleh Tersangka dan saksi merupakan hubungan perdata dalam bentuk

do
gu

perjanjian jual beli dengan syarat pembayaran dalam tempo 1 (satu) bulan
dan tidak bisa ditafsirkan sebagai tindak pidana penipuan dan dengan Surat
In
A

Pernyataan tanggal : 12 April 2013 terdapat perbuatan Wanprestasi dalam


perjanjian jual beli tanah kurang bayar senilai Rp. 1.000.000.000,00 dalam
ah

lik

perkara tersebut merupakan hubungan hukum perdata”;


Bahwa pendapat Jaksa Penuntut Umum sebagaimana tersebut diatas
m

ub

menunjukkan kekhilafan yang nyata atau ketidak jelian dari Kejaksaan Negeri
Jember/Jaksa Penuntut Umum dalam memeriksa perkara. Dimana
ka

berdasarkan Surat Pernyataan tanggal : 12 April 2013 yang dibuat oleh


ep

Tersangka Fransisko Sugianto, Tersangka menyatakan pada angka 3 bahwa


ah

“Karena Kredit saya yang saya ajukan belum turun, maka pula ditunda sampai
R

bulan Mei 2013, sedangkan kekurangan yang 400 (empat ratus) juta saya
es
M

tanggung biayanya”;
ng

Bahwa pernyataan Tersangka diatas, menunjukkan Tersangka mengaku


on

kepada Pelapor/Pemohon bahwa kredit yang diajukan Tersangka kepada Bank


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori
8 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
Permata pada saat dibuatnya Surat Pernyataan tanggal : 12 April 2013 belum
hk
cair/turun. Padahal berdasarkan hasil Penyidikan oleh Penyidik diketahui kredit

a
R
tersebut sudah cair/turun dari Bank Permata pada tanggal 9 Oktober 2012. Hal

si
ini menunjukkan adanya keterangan yang tidak benar (kebohongan) dari

ne
ng
Tersangka pada saat dibuatnya Surat Pernyataan tanggal : 12 April 2013.
Maka perbuatan Tersangka tersebut telah memenuhi unsur Pasal 378 KUHP;

do
Bahwa oleh karenanya, perbuatan Tersangka dalam membuat Surat
gu
Pernyataan tertanggal : 12 April 2013 tidak dapat dikategorikan sebagai
perbuatan Wanprestasi dalam ranah hukum perdata. Akan tetapi telah

In
A
membuktikan sejak awal sudah ada niat yang nyata dari Tersangka guna
melakukan tindak pidana penipuan dengan rangkaian kebohongan
ah

lik
sebagaimana dimaksud Pasal 378 KUHP kepada diri Pelapor/Pemohon;
19. Bahwa, seharusnya apabila Termohon lebih objective dalam menangani
am

ub
perkara ini berdasarkan fakta-fakta hukum serta alat-alat bukti yang telah
ada (bukti surat, surat dan keterangan ahli), maka terhadap tindak pidana
ep
k

pemalsuan dan penipuan yang dilakukan Tersangka Mangku Santoso dan


ah

Tersangka Fransisko Sugianto dapat dilanjutkan pada proses peradilan


R

si
sebagai bentuk keadilan atas kewenangan yang dimiliki oleh Termohon;
Bahwa dari segala hal yang telah terurai diatas, maka Pemohon memohon kepada

ne
ng

Ketua Pengadilan Negeri Jember melalui Hakim Tunggal yang memeriksa perkara
ini agar berkenan memeriksa, mengadili dan memutus perkara ini dengan amar

do
gu

putusan sebagai berikut:


1. Menerima dan mengabulkan Permohonan Praperadilan Pemohon untuk
In
seluruhnya;
A

2. Membatalkan dan/atau mencabut Surat Ketetapan Kapolres Jember Nomor


ah

: S.Tap/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 dan Surat Perintah


lik

Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20


Mei 2015;
m

ub

3. Memerintahkan Termohon untuk melanjutkan penyidikan terhadap perkara


ka

yang dilaporkan oleh Pemohon sesuai Laporan Polisi No. LP / 568 / VI /


ep

2013 / Jatim / Res Jember tertanggal : 21 Juni 2013 dan Laporan Polisi No.
ah

LP/381/IV/2014/Jatim/Res Jember tertanggal : 15 April 2014;


R

4. Menghukum Termohon untuk memberikan ganti rugi kepada Pemohon


es
M

sebesar Rp. 1.000,00 (seribu rupiah) secara tunai dan sekaligus kepada
ng

Pemohon;
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori
9 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
5. Membebankan seluruh biaya yang timbul atas permohonan Praperadilan
hk
kepada Termohon;

a
R
ATAU : Apabila Pengadilan berpendapat lain mohon Putusan yang seadil-adilnya

si
menurut ketentuan hukum yang berlaku (Et Aequo Et Bono).

ne
ng
Menimbang, bahwa pada hari dan tanggal persidangan yang telah
ditetapkan, untuk Pemohon dan Termohon masing-masing hadir kuasanya

do
tersebut;
gu Menimbang, bahwa setelah membacakan surat permohonannya,
Pemohon menyatakan tetap pada permohonannya;

In
A
Menimbang, bahwa terhadap permohonan Praperadilan yang diajukan
oleh Pemohon tersebut, Termohon mengajukan jawaban sebagai berikut:
ah

lik
1. Bahwa, terhadap gugatan/Permohonan Praperadilan yang ditujukan kepada
Termohon, maka terlebih dahulu kami (Termohon) menyatakan
am

ub
menyangkal seluruh dalil/keterangan dan pendirian yang dimohon oleh
Pemohon dalam perkara Praperadilan ini terkecuali yang dengan secara
ep
k

tegas-tegas telah diakui kenyataannya dan kebenarannya oleh Termohon;


ah

2. Bahwa berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang


R

si
Kepolisian Negara Republik Indonesia selanjutnya disebut Kepolisian
Negara, ialah alat Negara yang bertugas memelihara keamanan dalam

ne
ng

negeri;
Bahwa oleh karenanya berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun

do
gu

2002 untuk kepentingan penyidikan, maka Kepolisian Negara RI diantaranya


adalah berwenang untuk menerima pengaduan dan karena kewajibannya pula
In
mempunyai wewenang untuk memproses pengaduan dari seseorang tentang
A

adanya tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 6
ah

KUHAP;
lik

3. Bahwa, benar sejak Pemohon sebagai Pelapor dan sebagai saksi korban
telah melaporkan perkara penipuan dan pemalsuan kepada Termohon
m

ub

pada tanggal 21 Juni 2012 sesuai Laporan Polisi No. LP/568/VI/2013/Jatim/


ka

Res.Jember dan pada tanggal : 15 April 2014 sesuai Laporan Polisi No.
ep

LP / 381 / IV / 2014 / Res.Jember sebagaimana yang disampaikan/


ah

didalilkan oleh Pihak Pemohon dalam posita poin nomor 4;


R

4. Bahwa, memang benar Pemohon melaporkan perkara sebagaimana


es
M

tersebut diatas Pemohon telah beberapa kali menanyakan tentang


ng

perkembangan penanganan proses penyidikan perkara yang dilakukan


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori
10 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
Termohon di Polres Jember sebagaimana yang didalilkan dalam posita
hk
angka 5 pada gugatan Pemohon Praperadilan dalam perkara ini;

a
R
5. Bahwa, dalam dalil gugatan Praperadilan Pemohon Posita Nomor 6 tidak

si
perlu Termohon tanggapi, hal ini dikarenakan dianggap sesuatu hal yang

ne
ng
bersifat relatif karena telah disesuaikan dengan waktu selama dalam proses
pemeriksaan dan penyidikan yang diadukan oleh Pemohon;

do
6. Bahwa, adalah benar dalil Permohonan Pemohon pada angka (7), (8), (9)
gu dan (10) sebagaimana yang didalilkan oleh Pemohon dalam perkara
Permohonan Praperadilan ini;

In
A
7. Bahwa, adalah tidak benar dalil Permohonan Pemohon sebagaimana
diuraikan dalam angka (11) dikarenakan bahwa Termohon telah melakukan
ah

lik
tindakan sesuai dengan prosedur sebagaimana telah diatur dan ditentukan
oleh Undang-Undang dan telah melaksanakan proses dan pemeriksaan
am

ub
secara obyektif sesuai ketentuan dan prosedur menurut Undang-Undang
yang berlaku;
ep
k

8. Bahwa, adalah benar dalil Permohonan Pemohon sebagaimana diuraikan


ah

pada posita angka (12) sampai dengan angka (16) dalam Permohonan
R

si
Pemohon pada perkara a quo, karenanya tidak perlu lagi untuk Termohon
tanggapi lebih lanjut, hal ini telah terbukti bahwa Termohon telah melakukan

ne
ng

proses pemeriksaan dalam perkara yang dilaporkan oleh Pemohon hingga


ditetapkannya status trelapor menjadi Tersangka dalam perkara yang telah

do
gu

dilaporkan Pemohon tersebut;


Bahwa, terhadap tindakan Termohon sebagaimana dimaksud tersebut telah
In
dibuktikan bahwa terhadap perkara yang diadukan oleh Pemohon, Termohon
A

telah melakukan proses pemeriksaannya telah sesuai dan berdasarkan


ah

prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku;


lik

Bahwa segala tindakan yang telah dilakukan oleh Pemohon dalam meproses
penanganan pengaduan Pemohon adalah sudah benar karena telah sesuai
m

ub

dengan ketentuan dan peraturan hukum yang berlaku, oleh karenanya


ka

tindakan Termohon tersebut adalah benar dan sah menurut hukum;


ep

9. Bahwa, Termohon menyatakan menolak dalil permohonan Pemohon yang


ah

menyatakan tentang kerugian materiil dan moriil sebagaimana didalilkan


R

pada angka (17) dalam Permohonan Pemohon, hal ini dikarenakan bahwa
es
M

dalil permohonan Pemohon tersebut adalah tidak benar dan tidak berasalan
ng

serta tidak mempunyai dasar hukum yang jelas;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori
11 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
10. Bahwa, terhadap dalil permohonan Pemohon sebagaimana diuraikan pada
hk
angka (18) Termohon menyatakan sependapat dengan apa yang didalilkan

a
R
oleh Pemohon tersebut, hal ini telah diakui oleh Pemohon bahwa terhadap

si
Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) No. B/374/

ne
ng
SP2HP/LP/381.14/V/2015/Reskrim tanggal 20 Mei 2015 atas dasar
pendapat Kejaksaan/Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jember;

do
11. Bahwa, menanggapi dalil permohonan Pemohon pada angka (19) tersebut,
gu bahwa Pemohon sudah sangat obyektif, hal ini karena sudah sesuai
dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku;

In
A
12. Bahwa, selanjutnya dalam perkara ini Pihak Termohon menyatakan
menolak gugatan Praperadilan Pemohon untuk seluruhnya yang selain dan
ah

lik
selebihnya, terkecuali yang dengan secara tegas-tegas telah disampaikan
oleh Pihak Termohon pada jawaban dalam perkara ini;
am

ub
13. Bahwa berdasarkan segala hal ikhwal sebagaimana telah diuraikan oleh
Termohon tersebut diatas, maka Pihak Termohon melalui Para Kuasa
ep
k

Hukumnya mohon kepada Yth. Hakim Pengadilan Negeri Jember yang


ah

memeriksa dan mengadili perkara ini agar berkenan memutuskan yang


R

si
amarnya sebagai berikut:
1. Menolak seluruh gugatan Praperadilan Pemohon atau setidak-tidaknya

ne
ng

menyatakan gugatan Praperadilan Pemohon tidak dapat diterima;


2. Membebankan segala biaya yang timbul dalam perkara ini kepada

do
gu

Pemohon sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku;


Menimbang, bahwa terhadap jawaban Termohon, Pemohon telah
In
mengajukan tanggapan (replik) secara lisan dan terhadap tanggapan Pemohon
A

tersebut, Termohon telah mengajukan tanggapan (duplik) secara lisan;


ah

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dalil-dalil permohonannya,


lik

Pemohon telah mengajukan bukti surat-surat berupa:


1. Fotocopy Kwitansi tertanggal 25 Juli 2012, diberi tanda P-1;
m

ub

2. Fotocopy Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan


ka

(SP2HP) No. B/122/SP2HP/LP/381.14/II/2015/Reskrim


ep

tertanggal 12 Februari 2015, diberi tanda P-2;


ah

3. Fotocopy Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan


R

(SP2HP) No. B/374/SP2HP/LP/381.14/V/2015/Reskrim


es
M

tertanggal 20 Mei 2015, diberi tanda P-3;


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori
12 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
Menimbang, bahwa bukti-bukti surat Pemohon tersebut diatas telah
hk
bermaterai cukup dan telah disesuaikan dengan aslinya, kecuali bukti P-1 berupa

a
R
copy dari copy:

si
Menimbang, bahwa Pemohon telah mengajukan Ahli sebagai berikut: Dr.

ne
ng
NURUL GHUFRON, SH., MH, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan
sebagai berikut:

do
gu
• Bahwa ruang lingkup Praperadilan menurut Pasal 77 KUHAP ada 3 (tiga)
yaitu:
1. Upaya paksa penangkapan dan penyitaan;

In
A
2. Penghentian penyidikan dan penuntutan;
3. Penuntutan ganti kerugian;
ah

lik
• Bahwa sesuai Putusan MK Nomor : 4 Tahun 2014 menambah kewenangan
Praperadilan yaitu penetapan status tersangka;
am

ub
• Bahwa alasan yuridis penghentian penyidikan atau penuntutan yaitu tidak
cukup bukti permulaan dan perbuatan bukan merupakan tindak pidana;
ep
k

• Bahwa konteks laporan pidana penipuan/pemalsuan apabila sudah


ah

dilakukan pemeriksaan saksi, bukti labsfor, dan saksi ahli sudah memenuhi
R

si
3 (tiga) alat bukti;
• Berkas perkara dapat dikatakan lengkap, sebagaimana diatur dalam pasal

ne
ng

184 KUHAP apabila sudah ada alat bukti yang sah yaitu : 1. Keterangan
saksi, 2 Keterangan Ahli, 3. Surat, 4. Petunjuk dan 5. Keterangan terdakwa,

do
gu

syarat alternatifnya adanya 2 (dua) alat bukti, itu sudah cukup ;


• Bahwa dengan 2 (dua) alat bukti saja perkara tersebut sudah boleh
In
A

dilanjutkan pemeriksaannya ke Pengadilan;


• Bahwa adanya Surat Perintah Penghentian penyidikan (SP3) karena di
ah

lik

dasari oleh argumentasi bukan perbuatan pidana;


• Bahwa contoh kasus yang bukan merupakan perbuatan pidana adalah
m

ub

misalnya saya mengambil sesuatu di dalam ruangan, lalu saya dilaporkan


ke Polisi atas tindakan pencurian, ternyata barang itu masih dalam
ka

ep

sengketa antara saya dengan orang lain, maka yang harus diperiksa
dahulku adalah mengenai hak kepemilikan dari barang itu, untuk
ah

menentukan apabila barang tersebut milik siapa berarti harus diketahui


R

es

lebih dahulu status kepemilikan barang tersebut melalui gugatan perdata;


M

ng

• Bahwa apabila menurut saksi ahli perbuatan tersebut merupakan tindak


on

pidana maka tidak ada alasan menghentikan perkara tersebut, apalagi


kalau menurut saksi ahli sudah sah menurut hukum;
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori
13 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa menurut pasal 1 PERMA I / 1956, penafsirannya adalah untuk
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
menjelaskan antara tindak pidana hak kepemilikan, misalnya pencuri

a
R
mengambil barang milik orang lain yang seluruhnya atau sebagian atau

si
tindak pidana penggelapan, maka harus ditentukan terlebih dahulu tentang

ne
ng
status kememilikan barang tersebut milik pelaku atau milik siapa, statusn
keperdataannya harus diputus dahulu oleh Hakim ;

do
gu
• Bahwa perbuatan hukum Privat yang ada perbuatan pidananya yang terkait
sengketa hak kepemilikan maka pidananya menunggu hak kepemilikan
diputus terlebih dahulu karena yang berkaitan terhadap obyek milik orang

In
A
lain atau milik pelaku, misalnya pencurian, penggelapan dan penyerobotan
dll;
ah

lik
• Bahwa sedangkan tindak pidana pemalsuan, penipuan tidak ada kaitannya
dengan sengketa hak kepemilikan jadi bisa bersama-sama artinya
am

ub
pidananya jalan dan perdata nya juga jalan;
• Bahwa apabila terjadi tindak pidana pemalsuan tanda tangan kwitansi yang
ep
k

telah dilakukan pengujian di Laboratorium Forensik Kepolisian, berdasar


ah

PERMA I / 1956, hanya berkaitan dengan tindak pidana yang ada obyek
R

si
kebendaannya tentang status kepemilikannya, misalnya tindak pidana
penggelapan, perampokan, pembunuhan dll;

ne
ng

• Bahwa penanganan perkara perdata umum, berdasarkan Surat Edaran


Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Nomor : B-230/E/EJP/01/2013,

do
gu

tertanggal 22 Januari 2013;


• Bahwa Surat Edaran Jaksa Agung tersebut hanya berfungsi kedalam
In
A

Kejaksaan agar lebih berhati-hati kalau obyeknya berupa tanah, artinya


apabila ada pemalsuan dianggap sebagai suatu tindak pidana ;
ah

lik

• Bahwa pemalsuan surat dan lain-lain pasti selalu bersinggungan dengan


perkara perdata dan pidana, tetapi apabila terjadi pemalsuan terhadap
m

ub

tanda tangan seseorang, maka prosesnya harus secara pidana ;


• Bahwa Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) syaratnya : Tidak
ka

ep

cukup bukti dan perbuatannya merupakan perdata;


• Bahwa oleh karena terdapat perbedaan pendapat antara Penyidik dengan
ah

Jaksa, maka perkara ini harus diuji dahulu di Praperadilan ;


R

es

• Bahwa lahirnya tindak pidana dapat dilihat dahulu dari tempus delecti, ada
M

ng

3 teori nya yaitu : 1. Perbuatan, 2. berjalannya alat dan 3. Akibat;


on

• Bahwa yang berwenang melakukan penyidikan terhadap suatu tindak


pidana adalah Polisi, Jaksa, PPNS dan KPK ;
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori
14 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa dalam tindak pidana umum, apabila berkas perkara sudah lengkap,
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
maka Penyidik Kepolisian wajib melimpahkan perkara tersebut kepada

a
R
Kejaksaan ;

si
• Bahwa apabila berkas perkara yang telah dilimpahkan kepada Kejaksaan,

ne
ng
namun kemudian oleh Kejaksaan dikembalikan kepada Penyidik, maka
Kejaksaan harus memberikan petunjuk yang berkaitan ketidak sempurnaan

do
gu

terrhadap perkara tersebut ;
Bahwa setelah berkas dilengkapi oleh Penyidik, lalu dilimpahkan kepada

In
Kejaksaan dan apabila Jaksa berpendapat bahwa perkara tersebut bukan
A
perbuatan pidana, maka tidak alasan lain bagi penyidik, kecuali harus
ah

menghentikan penyidikan ;

lik
• Bahwa ketika Jaksa menyatakan bukan tindak pidana, maka menjadi tugas
Penyidik untuk melakukan gelar perkara kembali, namun oleh karena Jaska
am

ub
bersikukuh bahwa perkara ini bukan tindak pidana, maka akhirnya perkara
ini menggantung, oleh karena itu Polres Jember tidak dapat berbuat apa-
ep
k

apa lagi oleh karenanya diperlukan praperadilan untuk mengujinya;


ah

• Bahwa apabila Putusan Praperadilan memerintahkan melanjutkan perkara


R

si
sebagaimana Pasal 83 ayat (2) KUHAP, tidak ada alasan bagi Penyidik
maupun Penuntut Umum untuk tidak melaksanakannya, karena sesuai

ne
ng

Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia tanggal 1 Mei 2012


Nomor : 65/PUU-IX/2011 yang mencabut Pasal 83 ayat (2) KUHAP artinya

do
gu

putusan Praperadilan di tingkat Pengadilan Negeri bersifat final dan


bending;
In
A

• Bahwa sebagaimana Pasal 184 KUHAP dan PERMA 1 / 1956 dan Surat
Edaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Nomor : B-230/E/
ah

lik

EJP/01/2013, tertanggal 22 Januari 2013, Laboratorium Forensik, ahli


berpendapat tersangka memalsu tanda tangan Kwitansi tersebut dijadikan
m

ub

perikatan jual beli adalah merupakan tindak pidana;


• Bahwa fakta pemalsuan dengan 2 alat bukti yang cukup yaitu saksi dan
ka

ep

bukti surat Lab. Forensik, ditambah saksi ahli yang dihadirkan hal tersebut
cukup menyatakan seseorang disangka melakukan tindak pidana
ah

pemalsuan, kecuali ada saksi lain yang membantah keterangan saksi ahli
R

es

yang dihadirkan;
M


ng

Bahwa dalam perkara ini terdapat perbedaan antara penyidik dengan


on

Jaksa, apakah Kejaksaan perlu dijadikan sebagai pihak, semuanya


tergantung Pemohon;
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori
15 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa kondisi obyektif sudah didukung oleh alat bukti ahli, tetapi Jaksa
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
menyatakan berbeda, maka pandangan subyektif harus dikesampingkan;

a
R
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dalil-dalil sangkalannya Termohon

si
telah mengajukan bukti surat-surat, berupa fotokopi bermaterai cukup dan telah

ne
ng
disesuaikan dengan aslinya sebagai berikut:
1. Fotocopy Berkas Berita Acara Penyidikan dari Polres Jember Nomor :

do
gu BP/207/XI/2014/Reskrim atas nama Tersangka Fransisko Sugianto dan
Tersangka Mangku Santoso, diberi tanda bukti T-1;
2. Fotocopy Berkas Perkara Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP / 01 / V /

In
A
2015 / Reskrim, diberi tanda bukti T-2;
Menimbang, bahwa di samping bukti surat-surat tersebut, Termohon juga
ah

lik
telah mengajukan Saksi-saksi sebagai berikut:
1. SHOLIKIN AGUS WIJAYA, dibawah sumpah pada pokoknya
am

ub
menerangkan sebagai berikut:
• Bahwa saksi selaku Kanit III Pidana Ekonomi mendampingi saksi Vandhi
ep
k

Utama dalam penyidikan atas Tersangka Fransisko Sugianto dan


ah

Tersangka Mangku Santoso;


R

si
• Bahwa benar telah terbit Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor :
SPPP/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 atas nama Tersangka

ne
ng

Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso;


• Bahwa benar pemohon pernah melaporkan Tersangka Fransisko

do
gu

Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso terkait tindak pidana


pemalsuan tanda tangan pada kwitansi pelunasan dan tindak pidana
In
A

penipuan;
• Bahwa atas laporan pemohon tersebut maka saksi bersama saksi
ah

lik

Vandhi Utama menyusun BAP dengan memanggil pemohon selaku saksi


korban dan beberapa saksi yang lain;
m

ub

• Bahwa untuk tindak pidana pemalsuan tanda tangan saksi selaku


penyidik juga telah melakukan uji lab sebagaimana Berita Acara
ka

ep

Pemeriksaan Laboratorik Kriminalistik kesimpulannya tanda tangan pada


kwitansi non identik atau merupakan produk yang berbeda dengan tanda
ah

tangan pembanding;
R

es

• Bahwa setelah BAP saksi nilai lengkap, maka dikirimkan ke Kejaksaan


M

ng

Negeri Jember, namun BAP dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri


on

Jember dengan alasan merupakan perbuatan perdata dan disarankan


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am

u b
Direktori
16 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
melakukan gugatan keperdataan sebagaimana surat tertanggal : 07
hk
Januari 2015;

a
R
• Bahwa atas dasar petunjuk tersebut saksi memanggil ahli yaitu Prof. Dr.

si
Didik Endro Purwoleksono, SH.MH yang mana menurut ahli tersebut

ne
ng
perbuatan Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku
Santoso merupakan tindak pidana bukan perdata;

do
gu • Bahwa kemudian saksi kirimkan lagi BAP yang sudah dilengkapi ke
Kejaksaan Negeri Jember namun dikembalikan lagi dengan alasan
merupakan hubungan perdata, sebagaimana surat tertanggal : 06

In
A
Februari 2015;
• Bahwa kemudian saksi lengkapi lagi dan yang ketiga kalinya BAP
ah

lik
dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Jember, juga dikembalikan dengan
alasan sama seperti surat-surat sebelumnya;
am

ub
• Bahwa kemudian dilakukan gelar perkara pada bulan Maret 2015 dan
atas 3 (tiga) surat dari Kejaksaan Negeri Jember tersebut dikeluarkanlah
ep
k

SP3/ Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/


ah

Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015;


R

si
• Bahwa semua prosedur menurut Undang-Undang telah saksi
laksanakan, namun karena BAP telah dinyatakan P-19 sebanyak 3 (tiga)

ne
ng

kali oleh Kejaksaan Negeri Jember, maka saksi tidak bisa berbuat apa-
apa lagi;

do
gu

2. VANDHI UTAMA, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan


sebagai berikut:
In
A

• Bahwa saksi adalah penyidik untuk Tersangka Fransisko Sugianto dan


Tersangka Mangku Santoso yang diduga melakukan tindak pidana
ah

lik

pemalsuan tanda tangan pada kwitansi dan penipuan;


• Bahwa pelapornya adalah Drs. Moch. Mucharror;
m

ub

• Bahwa saksi yang mengambil keterangan saksi-saksi sebagaimana


BAP;
ka

ep

• Bahwa menurut saksi yaitu sebagaimana BAP Tersangka Fransisko


Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso sudah memenuhi ketentuan
ah

Pasal 184 KUHAP artinya berkas sudah lengkap karena ada beberapa
R

es

saksi yang dihadirkan ditambah bukti Laboratorium Forensik dan


M

ng

keterangan saksi ahli;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am

u b
Direktori
17 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa benar ada SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) atas
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso tersebut;

a
R

si
• Bahwa awalnya SP3 tersebut terbit dikarenakan BAP atas nama

ne
ng
Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso tersebut
dinyatakan P-19 (berkas dikembalikan) sebanyak 3 (tiga) kali oleh

do
gu •
Kejaksaan Negeri Jember;
Bahwa yang pertama tanggal : 07 Januari 2015 dengan petunjuk

In
Tersangka Mangku Santoso dan Tersangka Fransisko Sugianto telah
A
melakukan wanprestasi didalam jual beli tersebut, hal ini merupakan
ah

hukum perdata dan untuk dapat memperoleh hak-haknya kembali

lik
disarankan untuk melakukan gugatan Keperdataan atas kekurangan
pembayaran senilai Rp.1.000.000.000,00 tersebut;
am

ub
• Bahwa kemudian atas petunjuk tersebut saksi menghadirkan ahli yaitu
Prof. Didik Endro Purwoleksono, SH.MH, yang mana ahli berpendapat
ep
k

sesuai Berita Acara Pemeriksaan Laboratorik Kriminalistik perbuatan


ah

yang dilakukan oleh Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka


R

si
Mangku santoso yang memalsukan tanda tangan pelapor pada kwitansi
pelunasan adalah tindak pidana melanggar Pasal 263 KUHP dan

ne
ng

perbuatan yang menggerakan istri pelapor agar menyerahkan SHM No.


2325/Kel.Ketintang atas nama Umi Lutfa ke terlapor adalah melanggar

do
gu

Pasal 378 KUHP adalah merupakan tindak pidana;


• Bahwa kemudian saksi mengirimkan kembali BAP tersebut ke Kejaksaan
In
A

Negeri Jember namun dikembalikan lagi pada tanggal : 06 Februari 2015


dengan petunjuk : bahwa pengembalian berkas perkara disertai
ah

lik

tambahan keterangan ahli tanggal : 19 Januari 2015 belum memenuhi


ketentuan Pasal 120 (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981. BA
m

ub

Pemeriksaan Ahli tanggal : 19 Januari 2015 tersebut pada nomor 9 huruf


b dan d telah bertentangan dengan no. 14. Petunjuk kami terdahulu dari
ka

hasil penelitian berkas perkara atas pemeriksaan saksi-saksi dan para


ep

Tersangka serta adanya surat pernyataan tanggal : 12 April 2013


ah

terdapat perbuatan wanprestasi dalam perjanjian jual beli tanah kurang


R

es

bayar senilai Rp.1.000.000.000,00 sebagaimana kami jelaskan dalam


M

surat kami Nomor : 234/0.5.12/Epp.1/01/2015 tertanggal : 07 Januari


ng

2015 tersebut poin 10 dan 11 dalam perkara tersebut merupakan


on

hubungan hukum Perdata;


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am

u b
Direktori
18 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa kemudian saksi lengkapi lagi BAP dan kirimkan BAP ke
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Kejaksaan Negeri Jember, namun lagi-lagi dikembalikan sebagaimana

a
R
Surat Perihal Pemberitahuan Penyidikan untuk Dilengkapi Nomor :

si
B-71/0.5.12/Epp.1/05/2015, tanggal : 04 Mei 2015 dengan petunjuk :

ne
ng
tidak terpenuhinya kelengkapan materiil berkas perkara sebagaimana
petunjuk dalam surat Nomor : B-234/O.5.12/Epp.1/01/2015 tanggal 7

do
gu Januari 2015 dan petunjuk belum dipenuhi sesuai surat Nomor: B-27 /
0.5.12 / Epp.1 / 02 / 2015 tanggal : 06 Februari 2015;
• Bahwa karena sudah 3 (tiga) kali dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri

In
A
Jember maka atas perintah Kapolres diadakan gelar perkara tanggal : 05
Maret 2015, dari gelar perkara tersebut Kapolres mengeluarkan SP3/
ah

lik
Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/
Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 atas nama Tersangka Fransisko
am

ub
Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso;
Menimbang, bahwa baik Pemohon maupun Termohon mengajukan
ep
k

kesimpulan secara lisan pada pokoknya masing-masing tetap pada


ah

permohonannya dan jawabannya semula;


R

si
Menimbang, bahwa selanjutnya para pihak tidak mengajukan sesuatu hal
lagi ke persidangan dan mohon putusan;

ne
ng

Menimbang, bahwa untuk menyingkat uraian putusan ini maka segala


sesuatu yang dicatat dalam berita acara persidangan harus dianggap termuat dan

do
gu

merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari putusan ini;


Menimbang, bahwa maksud dan tujuan permohonan praperadilan yang
In
A

diajukan oleh Pemohon adalah sebagaimana tersebut di atas;


Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil permohonannya,
ah

lik

Pemohon telah mengajukan bukti surat-surat berupa fotokopi masing-masing


diberi tanda: P-1 sampai dengan P-3 dan 1 (satu) orang ahli yang nama dan
m

ub

keterangannya seperti tersebut di atas;


Menimbang, bahwa Termohon menolak dalil-dalil permohonan Pemohon
ka

tersebut dengan alasan bahwa:


ep

• Bahwa, adalah tidak benar dalil Permohonan Pemohon sebagaimana


ah

diuraikan dalam angka (11) dikarenakan bahwa Termohon telah melakukan


R

tindakan sesuai dengan prosedur sebagaimana telah diatur dan ditentukan


es
M

oleh Undang-Undang dan telah melaksanakan proses dan pemeriksaan


ng

secara obyektif sesuai ketentuan dan prosedur menurut Undang-Undang


on

yang berlaku;
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am

u b
Direktori
19 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa, Termohon menyatakan menolak dalil permohonan Pemohon yang
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
menyatakan tentang kerugian materiil dan moriil sebagaimana didalilkan

a
R
pada angka (17) dalam Permohonan Pemohon, hal ini dikarenakan bahwa

si
dalil permohonan Pemohon tersebut adalah tidak benar dan tidak berasalan

ne
ng
serta tidak mempunyai dasar hukum yang jelas;
• Bahwa, menanggapi dalil permohonan Pemohon pada angka (19) tersebut,

do
gu bahwa Pemohon sudah sangat obyektif, hal ini karena sudah sesuai
dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku;
Menimbang, bahwa untuk mendukung alasan-alasan penolakannya

In
A
tersebut Termohon telah mengajukan bukti surat-surat berupa fotokopi bermaterai
cukup dan telah disesuaikan dengan aslinya, yang masing-masing diberi tanda:
ah

lik
T-1 sampai dengan T-2 dan 2 (dua) orang saksi serta yang nama dan
keterangannya seperti tersebut di atas;
am

ub
Menimbang, bahwa setelah membaca dan meneliti dengan seksama surat
permohonan Pemohon dan jawaban Termohon serta bukti surat-surat dan saksi-
ep
k

saksi dan ahli yang diajukan ke persidangan oleh Pemohon dan Termohon, maka
ah

selanjutnya Hakim akan mempertimbangkan sebagai berikut:


R

si
Menimbang, bahwa Hakim akan mempertimbangkan petitum yang paling
esensial dari permohonan Pemohon yaitu petitum point 2;

ne
ng

Menimbang, bahwa pada pokoknya permohonan praperadilan yang


diajukan oleh Pemohon agar Pengadilan Negeri sebagaimana petitum

do
gu

Permohonan point 2, yaitu membatalkan dan/atau mencabut Surat Ketetapan


Kapolres Jember Nomor : S.Tap/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 dan
In
A

Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/Reskrim,


tanggal : 20 Mei 2015, yang mana terhadap petitum tersebut, oleh karena
ah

lik

permohonan Pemohon adalah untuk menguji sah dan tidaknya Surat Perintah
Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015
m

ub

maka Hakim menafsirkan petitum point 2 yaitu agar Pengadilan Negeri Jember
“menyatakan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP / 01 / V /
ka

2015 / Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 tidak sah menurut hukum”;


ep

Menimbang, bahwa selanjutnya Hakim akan mempertimbangkan apakah


ah

alasan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/Reskrim,


R

tanggal 20 Mei 2015 sah menurut hukum?;


es
M

Menimbang, bahwa dari bukti surat Pemohon (P-1 sampai dengan P-3),
ng

bukti surat Termohon (T-1 dan T-2), keterangan ahli dan keterangan saksi-saksi
on

tersebut diatas Hakim memperoleh fakta-fakta hukum sebagai berikut:


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am

u b
Direktori
20 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
• Bahwa berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/568/VI/2013/Jatim/Res
putusan.mahkamahagung.go.id
hk
Jember, tanggal : 21 Juni 2013 atas nama terlapor Fransisko Sugianto

a
R
Dkk, maka keluarlah Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP.Dik / 773 / VII /

si
2013 / Reskrim tanggal : 04 Juli 2013 dan Laporan Polisi Nomor : LP /

ne
ng
381 / IV / 2014 / Jatim / Res.Jember tanggal : 15 April 2014 atsas nama
terlapor Mangku Santoso, maka keluarlah Surat Perintah Penyidikan

do
gu•
Nomor : SP.Dik / 452 / IV / 2014 / Reskrim, tanggal : 14 April 2014;
Bahwa kemudian dari keterangan saksi pelapor/pemohon Praperadilan dan
beberapa saksi yang lain dan bukti surat berupa Berita Acara Laboratorik

In
A
Kriminalistik Nomor : LAB.2801/DTF/2014 tanggal : 14 Mei 2014 terhadap
barang bukti 1 (satu) lembar kwitansi tanggal : 25 Juli 2012 disusunlah
ah

lik
BAP Nomor : BP/207/XI/2014/Reskrim;
• Bahwa saat Penyidik menyatakan BAP lengkap maka Penyidik
am

ub
mengajukan ke Penuntut Umum/Kejaksaan Negeri Jember sebanyak 3
(tiga) kali namun BAP dikembalikan oleh Penuntut Umum ke Penyidik,
ep
k

yaitu:
ah

1. Surat Perihal Pengembalian Berkas Perkara Nomor : B-234 / O.5.12 /


R

si
Epp.1 / 01 / 2015, tanggal : 07 Januari 2015, dengan petunjuk pada
pokoknya yaitu:

ne
ng

• Dengan mengacu kepada Putusan MA No. 39K/Pid/1984 tanggal :


13 September 1984, Kaidah Hukum : Hubungan hukum yang terjadi

do
gu

antara Terdakwa dan saksi merupakan hubungan perdata dalam


bentuk perjanjian jual beli dengan syarat pembayaran dalam tempo
In
A

1 (satu) bulan dan tidak dapat ditafsirkan sebagai tindak pidana


penipuan (eks Pasal 378 KUHP);
ah

lik

• Tersangka Mangku Santoso dan Tersangka Fransisko Sugianto


telah melakukan wanprestasi didalam jual beli tersebut, hal ini
m

ub

merupakan hukum perdata dan untuk dapat memperoleh hak-


haknya kembali disarankan untuk melakukan gugatan Keperdataan
ka

atas kekurangan pembayaran senilai Rp.1.000.000.000,00 tersebut;


ep

2. Surat Perihal Pengembalian Berkas Perkara Nomor : B-27 / 0.5.12 /


ah

Epp.1 / 02 / 2015, tanggal : 06 Februari 2015 dengan petunjuk : bahwa


R

es

pengembalian berkas perkara disertai tambahan keterangan ahli tanggal


M

19 Januari 2015 belum memenuhi ketentuan Pasal 120 (2) Undang-


ng

Undang Nomor 8 Tahun 1981. BA Pemeriksaan Ahli tanggal : 19 Januari


on

2015 tersebut pada nomor 9 huruf b dan d telah bertentangan dengan


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am

u b
Direktori
21 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
no. 14. Petunjuk kami terdahulu dari hasil penelitian berkas perkara atas
hk
pemeriksaan saksi-saksi dan para Tersangka serta adanya surat

a
R
pernyataan tanggal : 12 April 2013 terdapat perbuatan wanprestasi

si
dalam perjanjian jual beli tanah kurang bayar senilai Rp.

ne
ng
1.000.000.000,00 sebagaimana kami jelaskan dalam surat kami Nomor :
234 / 0.5.12 / Epp.1 / 01 / 2015 tertanggal : 07 Januari 2015 tersebut

do
gu poin 10 dan 11 dalam perkara tersebut merupakan hubungan hukum
Perdata;
3. Surat Perihal Pengembalian Berkas Perkara Nomor : B-71 / 0.5.12 /

In
A
Epp.1 / 05 / 2015, tanggal : 04 Mei 2015 dengan petunjuk : tidak
terpenuhinya kelengkapan materiil berkas perkara sebagaimana
ah

lik
petunjuk dalam surat Nomor : B-234/O.5.12/Epp.1/01/2015 tanggal : 07
Januari 2015 dan petunjuk belum dipenuhi sesuai surat Nomor:
am

ub
B-27/0.5.12/Epp.1/02/2015 tanggal : 06 Februari 2015;
• Bahwa atas dasar 3 (tiga) surat dari Kejaksaan Negeri Jember tersebut
ep
k

maka diadakan Gelar Perkara tanggal : 05 Maret 2015 di ruang Rupatama


ah

Polres Jember, berdasarkan Laporan Hasil Gelar Perkara tanggal : 30


R

si
Maret 2015 tersebut maka Kapolres Jember berdasarkan Surat Ketetapan
Kapolres Jember Nomor : S.Tap/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015

ne
ng

mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP/01/


V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 atas nama Tersangka Mangku

do
gu

Santoso Dkk karena perkara yang dilaporkan tersebut ada perbuatan tetapi
perbuatan itu bukan tindak pidana;
In
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum tersebut diatas, Hakim
A

berkesimpulan dasar dikeluarkannya Surat Ketetapan Kapolres Jember Nomor :


ah

lik

S.Tap/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 tentang Penghentian Penyidikan


lalu diterbitkanlah Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP / 01 / V /
2015 / Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 atas nama Tersangka Mangku Santoso Dkk
m

ub

adalah 3 (tiga) Surat Perihal Pengembalian Berkas Perkara dari Kejaksaan Negeri
ka

Jember, oleh karena itu Hakim akan mempertimbangkannya sebagai berikut;


ep

Menimbang, bahwa menurut Pasal 109 ayat 2 KUHAP penghentian


ah

penyidikan dikarenakan:
R

1. Tidak terdapat cukup bukti;


es
M

2. Peristiwa tersebut bukan merupakan tindak pidana;


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am

u b
Direktori
22 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
3. Atau penyidikan dihentikan demi hukum, karena Tersangka meninggal
hk
dunia, perkaranya nebis in idem, perkaranya kadaluarsa, pencabutan

a
R
perkara yang sifatnya delik aduan;

si
Menimbang, bahwa berawal adanya laporan dari pelapor/pemohon

ne
ng
Praperadilan sebagaimana Laporan Polisi Nomor : LP/568/VI/2013/Jatim/Res
Jember, tanggal : 21 Juni 2013 atas nama terlapor Fransisko Sugianto Dkk yang

do
diduga melakukan tindak pidana Penipuan (Pasal 378 KUHP) dan Laporan Polisi
gu
Nomor : LP/381/IV/2014/Jatim/Res.Jember tanggal : 15 April 2014 atas nama
terlapor Mangku Santoso yang diduga melakukan tindak pidana Pemalsuan surat

In
A
(Pasal 263 ayat (1) dan atau ayat (2) KUHP);
Menimbang, bahwa Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka
ah

lik
Mangku Santoso telah diduga melanggar Pasal 378 KUHP dan Pasal 263 ayat (1)
dan atau ayat (2) KUHP, sesuai bukti T-1 yaitu BAP Nomor : BP / 207 / XI / 2014 /
am

ub
Reskrim materi laporan dari pelapor dalam hal ini pemohon Praperadilan adalah
yang pertama, karena janji dari Tersangka Fransisko Sugianto yang akan
ep
k

melunasi kekurangan pembayaran kepada pelapor bila kredit dari Bank Permata
ah

cair sehingga istri pelapor/saksi Umi Lutfa bersedia menyerahkan SHM No. 2325/
R

si
Kel.Ketintang atas nama Umi Lutfa dan yang kedua adalah karena Tersangka
Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso memalsukan tanda tangan

ne
ng

pelapor dan istri pelapor pada kwitansi tanggal : 25 Juli 2012, jadi materi laporan
polisi pelapor/pemohon Praperadilan bukan pemenuhan prestasi dari jual beli atas

do
gu

kekurangan pembayaran senilai Rp.1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) oleh


Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso kepada pelapor/
In
A

pemohon Praperadilan sebagaimana petunjuk dari Kejaksaan Negeri Jember;


Menimbang, bahwa Hakim menilai dari materi laporan polisi tersebut telah
ah

lik

didukung oleh keterangan saksi-saksi, dan sesuai dalam BAP Nomor : BP/207/
XI/2014/Reskrim tersebut yang mana untuk dugaan tindak pidana pemalsuan
m

(Pasal 263 ayat (1) dan atau ayat (2) KUHP) telah didukung alat bukti surat berupa
ub

Berita Acara Pemeriksaan Laboratorik Kriminalistik Nomor : LAB.2801/DTF/2014


ka

tertanggal : 14 Mei 2014, dengan kesimpulan tanda tangan pada kwitansi jual beli
ep

adalah NON IDENTIK ATAU MERUPAKAN PRODUK YANG BERBEDA DENGAN


ah

TANDA TANGAN PEMBANDING, artinya sesuai Hakim berpendapat Kejaksaan


R

Negeri Jember tidak bisa menerapkan Putusan MA No. 39K/Pid/1984 tanggal : 13


es
M

September 1984 karena Putusan tersebut khusus tindak pidana penipuan padahal
ng

Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso telah diduga


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am

u b
Direktori
23 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
melakukan dua tindak pidana yaitu melanggar Pasal 378 KUHP dan Pasal 263
hk
ayat (1) dan ayat (2) KUHP;

a
R
Menimbang, bahwa dari pertimbangan tersebut diatas Surat Perihal

si
Pengembalian Berkas Perkara Nomor : B-234/O.5.12/Epp.1/01/2015, Kejaksaan

ne
ng
Negeri Jember hanya mendasarkan pada Putusan MA No. 39K/Pid/1984 tanggal
13 September 1984, adalah tidak tepat, dan tidak berdasar menurut hukum;

do
gu Menimbang, bahwa sedangkan sesuai Surat Perihal Pengembalian
Berkas Perkara Nomor : B-27/0.5.12/Epp.1/02/2015, tanggal : 06 Februari 2015
dengan petunjuk : bahwa pengembalian berkas perkara disertai tambahan

In
A
keterangan ahli tanggal 19 Januari 2015 belum memenuhi ketentuan Pasal 120 (2)
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981, Hakim berpendapat Penuntut Umum/
ah

lik
Kejaksaan Negeri tidak teliti membaca BAP (T-2) karena keterangan ahli telah
diberikan dibawah sumpah sesuai Berita Acara Pengambilan Sumpah/Janji
am

ub
tertanggal : 19 Januari 2015 artinya keterangan ahli tersebut sudah memenuhi
ketentuan dari Pasal 120 ayat (2) KUHAP;
ep
k

Menimbang, bahwa selain itu Kejaksaan Negeri Jember menyatakan kalau


ah

keterangan ahli point 9 huruf b dan d bertentangan keterangan ahli point 14,
R

si
menurut Hakim dalam meneliti berkas perkara Kejaksaan Negeri Jember tidak
teliti karena obyek/materi dari laporan Pelapor/Pemohon Praperadilan adalah

ne
ng

pemalsuan tanda tangan Pelapor/Pemohon Praperadilan dan istri Pelapor pada


kwitansi (bukti P-1) dan tergeraknya istri pelapor untuk menyerahkan SHM No.

do
gu

2325/Kel. Ketintang atas nama Umi Lutfa, yang mana dengan tegas ahli yaitu
Prof. Dr. Didik Endro Purwoleksono, SH.MH, menerangkan perbuatan yang
In
dilakukan Tersangka Mangku Santoso dan Tersangka Fransisko Sugianto
A

merupakan perkara pidana meskipun menyangkut obyek tanah, yang mana


ah

keterangan ahli tersebut telah memenuhi ketentuan Pasal 120 ayat (2) KUHAP;
lik

Menimbang, bahwa secara keseluruhan Hakim berpendapat, Penyidikan


terhadap Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka Mangku Santoso
m

ub

sebagaimana BAP Nomor : BP/207/XI/2014/Reskrim yang didasarkan keterangan


ka

saksi pelapor yaitu Moch. Muharror saksi-saksi yang lain yaitu saksi Umi Lutfa,
ep

saksi Moh. Khairun Katsira al. Roni, saksi Elok Sunaringtyas M, SH, saksi Siti
ah

Anggraeni Hapsari, SH.MH, saksi Handoyo Tandiono Saputra, keterangan ahli


R

yaitu Prof. Dr. Didik Endro Purwoleksono, SH.MH, dan alat bukti surat berupa
es
M

Berita Acara Pemeriksaan Laboratorik Kriminalistik Nomor : LAB.2801/DTF/2014


ng

tertanggal : 14 Mei 2014, dengan kesimpulan tanda tangan pada kwitansi jual beli
on

adalah NON IDENTIK ATAU MERUPAKAN PRODUK YANG BERBEDA DENGAN


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am

u b
Direktori
24 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
TANDA TANGAN PEMBANDING, menurut Hakim telah memenuhi minimum
hk
pembuktian untuk dapat dipidananya seseorang sebagaimana ketentuan dari

a
R
Pasal 183 KUHAP;

si
Menimbang, bahwa selain itu dengan mendasarkan pada Surat Edaran

ne
ng
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Nomor : B-230/E/EJP/01/2013,
tertanggal : 22 Januari 2013 perihal : Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum

do
Yang Obyeknya Berupa Tanah tepatnya pada point 4.2 yaitu secara spesifik
gu
menyebutkan : “apabila dalam suatu ikatan/perjanjian jual beli tanah
menggunakan dokumen-dokumen palsu atau yang dipalsukan atau pihak pembeli

In
A
dalam melakukan pembayaran atas harga tanah dengan menggunakan cek
kosong, maka contoh kasus seperti ini bisa saja dipidanakan dengan
ah

lik
menggunakan Pasal-Pasal 378, 263, 266 KUHP”, Hakim menafsirkan kata “bisa
saja dipidanakan” artinya terhadap Tersangka Fransisko Sugianto dan Tersangka
am

ub
Mangku Santoso selain dapat digugat secara perdata juga dapat dipidanakan
terkait penggunaan surat palsu sebagaimana materi/obyek Laporan Polisi Nomor :
ep
k

LP/568/VI/2013/Jatim/Res Jember, tanggal : 21 Juni 2013 dan Laporan Polisi


ah

Nomor : LP/381/IV/2014/Jatim/Res.Jember tanggal : 15 April 2014;


R

si
Menimbang, bahwa oleh karena itu Hakim berpendapat alasan Kejaksaan
Negeri Jember sebagaimana Surat Perihal Pengembalian Berkas Perkara Nomor :

ne
ng

B-27/0.5.12/Epp.1/02/2015, tanggal : 06 Februari 2015 tersebut tidak berdasar


menurut hukum;

do
gu

Menimbang, bahwa sedangkan Surat Perihal Pengembalian Berkas


Perkara Nomor : B-71/0.5.12/Epp.1/05/2015, tanggal : 04 Mei 2015 dengan
In
petunjuk : tidak terpenuhinya kelengkapan materiil berkas perkara sebagaimana
A

petunjuk dalam surat Nomor : B-234/O.5.12/Epp.1/01/2015 tanggal : 07 Januari


ah

2015 dan petunjuk belum dipenuhi sesuai surat Nomor: B-27/0.5.12/


lik

Epp.1/02/2015 tanggal : 06 Februari 2015, Hakim berpendapat Surat Perihal


Pengembalian Berkas Perkara Nomor : B-71/0.5.12/Epp.1/05/2015 tanggal : 04
m

ub

Mei 2015, yang mana merupakan pengulangan petunjuk dari surat sebelumnya
ka

yang mana terhadap 2 (dua) Surat Perihal Pengembalian Berkas Perkara


ep

sebelumnya telah dipertimbangkan oleh Hakim oleh karenanya Surat Perihal


ah

Pengembalian Berkas Perkara Nomor : B-71/0.5.12/Epp.1/05/2015 tanggal : 04


R

Mei 2015 juga tidak berdasar menurut hukum;


es
M

Menimbang, bahwa dari pertimbangan hukum diatas alasan penghentian


ng

penyidikan tidak sesuai Pasal 102 ayat (2) KUHP, oleh karena itu Hakim
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am

u b
Direktori
25 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
berkesimpulan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP / 01 / V /
hk
2015 / Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 tidak sah menurut hukum;

a
R
Menimbang, bahwa dan oleh karena Surat Perintah Penghentian

si
Penyidikan Nomor : SPPP/01/V/2015/Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 tidak sah

ne
ng
menurut hukum, sebagai konsekuensi yuridisnya maka memerintahkan Termohon
untuk melanjutkan penyidikan terhadap perkara yang dilaporkan oleh Pemohon

do
sesuai Laporan Polisi No. LP/568/VI/2013/Jatim/Res Jember tertanggal : 21 Juni
gu
2013 dan Laporan Polisi No. LP/381/IV/2014/Jatim/Res Jember tertanggal : 15
April 2014;

In
A
Menimbang, bahwa dengan demikian petitum permohonan Praperadilan
Pemohon point 2 dan point 3 harus dinyatakan beralasan menurut hukum dan
ah

lik
patut dikabulkan;
Menimbang, bahwa selanjutnya Hakim akan mempertimbangkan petitum
am

ub
permohonan Praperadilan Pemohon point 4 tentang ganti rugi;
Menimbang, bahwa ketentuan Pasal 77 KUHAP telah memberikan
ep
k

batasan yang tegas bahwa kewenangan praperadilan tentang penghentian


ah

penyidikan hanya terbatas pada memeriksa dan memutus sesuai dengan


R

si
ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang ini, tentang :
a. Sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan

ne
ng

atau penghentian penuntutan;


b. Ganti kerugian dan atau rehabilitasi bagi seorang yang perkara

do
gu

pidananya dihentikan pada tingkat penyidikan atau penuntutan;


Menimbang, bahwa tentang ganti rugi diatur pada Pasal 95 ayat (1), (2),
In
(3) KUHAP, yang menyebutkan:
A

1) Tersangka, terdakwa atau terpidana berhak menuntut kerugian karena


ah

ditangkap, ditahan, dituntut dan diadili atau dikenakan tindakan lain, tanpa
lik

alasan yang berdasarkan undang-undang atau karena kekeliruan


mengenai orangnya atau hukum yang diterapkan;
m

ub

2) Tuntutan ganti kerugian oleh tersangka atau ahli warisnya atau


ka

penangkapan atau penahanan serta tindakan lain tanpa alasan yang


ep

berdasarkan Undang-Undang atau karena kekeliruan mengenai orang atau


ah

hukum yang diterapkan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) yang


R

perkaranya tidak diajukan ke Pengadilan Negeri diputus di sidang


es
M

praperadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77;


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am

u b
Direktori
26 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
3) Tuntutan ganti kerugian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diajukan
hk
oleh tersangka, terdakwa, terpidana atau ahli warisnya kepada Pengadilan

a
R
yang berwenang mengadili perkara yang bersangkutan;

si
Menimbang, bahwa permohonan Praperadilan adalah mengenai sah atau tidaknya

ne
ng
penghentian penyidikan dan, pemohon bukanlah tersangka , terdakwa, terpidana
atau ahli warisnya dari perkara yang dihentikan penyidikannya namun pemohon

do
adalah saksi korban/pelapor dalam perkara a quo, sehingga menurut ketentuan
gu
Pasal 95 ayat (3) KUHAP, maka Hakim berpendapat petitum permohonan point 4
tidak berdasar menurut hukum dan patut ditolak;

In
A
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, maka alasan-
alasan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Pemohon harus dinyatakan
ah

lik
beralasan menurut hukum dan patut dikabulkan sebagian dan menolak
permohonan Pemohon untuk selain dan selebihnya;
am

ub
Menimbang, bahwa mengenai biaya perkara maka membebankan biaya
perkara kepada Negara sejumlah: NIHIL;
ep
k

Memperhatikan, Pasal 77 KUHAP, Pasal 102 ayat (2) KUHAP, Surat


ah

Edaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Nomor : B-230/E/EJP/01/2013,


R

si
tertanggal : 22 Januari 2013 dan peraturan perundang-undangan lain yang
bersangkutan;

ne
ng

MENGADILI :

do
gu

1. Mengabulkan permohonan Praperadilan Pemohon untuk sebagian;


In
A

2. Menolak permohoan Praperadilan Pemohon untuk selain dan


selebihnya;
ah

lik

3. Menyatakan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor : SPPP / 01


/ V / 2015 / Reskrim, tanggal : 20 Mei 2015 tidak sah menurut hukum;
m

ub

4. Memerintahkan Termohon untuk melanjutkan penyidikan terhadap


perkara yang dilaporkan oleh Pemohon sesuai Laporan Polisi No. LP /
ka

568 / VI / 2013 / Jatim / Res.Jember tertanggal : 21 Juni 2013 dan


ep

Laporan Polisi No. LP / 381 / IV / 2014 / Jatim / Res.Jember tertanggal :


ah

15 April 2014;
R

5. Membebankan biaya perkara kepada Negara sejumlah: NIHIL;


es
M

Demikian diputuskan pada hari : Senin, tanggal : 06 Juli 2015, oleh


ng

WAHYU WIDURI SH.MHum, Hakim Pengadilan Negeri Jember dan diucapkan


on

dalam sidang terbuka untuk umum pada hari dan tanggal itu juga oleh Hakim
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am

u b
Direktori
27 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
tersebut dan dibantu oleh KARNO, SH Panitera Pengganti serta dihadiri oleh
hk
Kuasa Pemohon dan Kuasa Termohon;

a
R

si
ne
ng
Panitera Pengganti, Hakim,

do
gu

In
A
KARNO, SH WAHYU WIDURI, SH.M.Hum
ah

lik
am

ub
ep
k
ah

si
ne
ng

do
gu

In
A
ah

lik
m

ub
ka

ep
ah

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27