Anda di halaman 1dari 8

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

KAJI BANDING

A. Pendahuluan
Tuntutan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan
yang aman dan bermutu menjadi salah satu daya pacu FKTP untuk
berlomba dalam memperoleh pengakuan bagi kualitas pelayanan
kesehatan yang diberikan. Akreditasi FKTP merupakan pengakuan
yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi
yang berlaku berdasarkan rekomendasi surveiyor pada survey
akreditasi di lapangan
Di dalam penyelenggaraan pelayanan puskesmas, salah satu
unsur penting adalah mengadakan analisis kebutuhan masyarakat,
perencanaan puskesmas. Tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan
kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya.Di dalam pelaksanaan
tersebut perlu adanya monitoring. Dan pada akhirnya adalah
diadakanya evaluasi kinerja puskesmas. Evaluasi dilakukan terhadap
efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pelayanan, apakah sesuai
dengan rencana dan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan
pengguna pelayanan. Evaluasi kinerja ini menjadi salah satu bahan
untuk perbaikkan yang optimal dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat yang membutuhkan.
Puskesmas Wedung II Kabupaten Demak merupakan salah satu
Puskesmas dari 27 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten
Demak. Sebagai fasilitas pelayanan publik, maka puskesmas
diharapkan bisa menyajikan pelayanan publik yang prima bagi
masyarakat. Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan salah satu
cara yang ditempuh untuk mendorong Puskesmas melakukan
pelayanan publik yang tepat bagi masyarakat dan sekaligus mendorong
masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap kinerja Puskesmas di
bidang pelayanan kesehatan.

B. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas, sistem
akreditasi Puskesmas yang mengacu pada pelayanan berfokus pada
pasien serta kesinambungan pelayanan dan menjadikan keselamatan
pasien sebagai standar utama pelayanan di Puskesmas.
Kinerja Puskesmas dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain
sumber daya manusia, sarana prasarana dan pendanaan. Untuk
membandingkan dan mengukur terhadap proses yang dilakukan
Puskesmas Wedung II terhadap puskesmas lain, dilakukan kegiatan kaji
banding pengelolaan dan pelaksanaan upaya/ kegiatan Puskesmas
yang dianggap lebih baik. Kegiatan kaji banding merupakan kesempatan
untuk belajar dari pengelolaan dan pelaksanaan di Puskesmas yang
lain, dan akan memberi manfaat bagi kedua belah pihak untuk
perbaikan pelaksanaan Upaya/ kegiatan Puskesmas.
Berdasarkan hal-hal yang telah diuraikan di atas maka diperlukan
kaji banding dalam rangka meningkatkan pelayanan ke Puskesmas lain.
Pemilihan Puskesmas didasari oleh hasil kinerja yang lebih baik atau
progam inovasi berdaya ungkit yang dapat diadaptasi.
Puskesmas Karanganyar I Kabupaten Demak adalah Puskesmas
dengan Rawat inap sama dengan Puskesmas Wedung II serta keadaan
geografis dan sosial budaya penduduknya hampir sama dengan wilayah
kerja Puskesmas Wedung II.

C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus


1. Tujuan Umum
Melakukan kaji banding mengenai kinerja Puskesmas tribulan I dan
tribulan II tahun 2017.
2. Tujuan Khusus
a. Melakukan kaji banding proses dan kegiatan pelayanan di
Puskesmas Karanganyar I.
b. Melakukan survey
c. Mengetahui gambaran pencapaian kinerja Puskesmas yang
menjadi tujuan kaji banding.
d. Mengetahui gambaran pencapaian kinerja .
e. Memperoleh gambaran strategi peningkatan kinerja yang akan
dilaksanakan di Puskesmas Karanganyar I
f. Mengetahui progam inovasi yang dapat diadaptasi.
g. Memperoleh kiat-kiat untuk melaksanakan progam inovasi
D. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan

No. Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan


1. Penyusunan instrumen kaji banding Menyusun instrumen kaji
banding kinerja
puskesmas
2. Pelaksanaan Kaji Banding  Mengajukan
permohonan
pelaksanaan kaji
banding.
 Menyiapkan tim yang
akan melaksanakan kaji
banding.
 Melakukan wawancara
dokumen kinerja
3 Laporan Pelaksanaan kaji Banding Membuat laporan
pelaksanaan kaji banding
4 Evaluasi Kaji banding  Melakukan evaluasi
kaji banding
 Melakukan analisa
terhadap kegiatan kaji
banding
5 Rencana tindak lanjut hasil kaji banding  Membuat rencana
tindak lanjut dalam
rangka upaya kegiatan
 Menentukan
penanggung jawab
pelaksana tindak lanjut

E. Cara Melaksanakan Kegiatan


Secara garis besar cara melaksanakan kegiatan adalah dengan
membentuk tim kaji banding, melakukan wawancara, dengan
penanggungjawab program admin, serta observasi pelaksanaan
kegiatan dan melihat dokumentasi hasil kinerja.
F. Sasaran
1. Tercapainya instrumen kaji banding
2. Terlaksananya kegiatan kaji banding
3. Terlaksananya laporan pelaksanaan kaji banding
4. Tercapainya rencana tindak lanjut kaji banding

G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


Untuk memperlancar kegiatan yang akan dilakukan maka dibuat matrik
kegiatan sebagai berikut:
No Kegiatan Juli Agustus
IV I II III IV V
1 Penyusunan Instrumen kaji v
banding
2 Pelaksanaan kaji banding v
3 Pelaporan pelaksanaan kaji v
banding
4 Evaluasi kaji banding v
5 Rencana tindak lanjut kaji banding v

H. Monitoring Evaluasi Pelaksanaan kegiatan dan pelaporan


Evaluasi kegiatan dilakukan pada saat persiapan, proses dan akhir
kegiatan dengan pelaporan pelaksanaan kaji banding

I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan


1. Pencatatan
Kegiatan pencatatan ini dilaksanakan untuk :
a. Menuliskan/ mencatat hasil wawancara dan observasi yang
dilakukan untuk pemenuhan dokumen Akreditasi Puskesmas.
(mengacu instrument kaji banding)
b. Merekam/ menuliskan/ mencatat semua hasil wawancara dan
observasi yang dilakukan untuk gambaran pencapaian kinerja
Puskesmas dan strategi peningkatan kinerja yang akan
dilaksanakan (mengacu pada instrument kaji banding)
c. Mencatat kebutuhan administrasi dan sarana prasarana untuk
pemenuhan dokumen Akreditasi yang harus diperbaiki di
Puskesmas Wedung II (mengacu pada instrument kaji banding)
Dokumentasi yang diperlukan dalam kegiatan ini adalah:
1) Rencana kaji banding,
2) Instrumen kaji banding,
3) Dokumen pelaksanaan kaji banding,
4) Analisis hasil kaji banding,
5) Rencana tindak lanjut kaji banding,
6) Laporan tindak lanjut kaji banding
7) Hasil evaluasi dan tindak lanjut terhadap penyelenggaraan
kegiatan kaji banding
2. Pelaporan
a. Pelaporan kegiatan kaji banding disusun dengan cara
melaporkan hasil kegiatan kaji banding dan melaporkan hasil
evaluasi pelaksanaan kegiatan kaji banding.
b. Pelaporan dibuat minimal satu hari sesudah selesai
melaksanakan kaji banding dan evaluasi pelaksanaan kegiatan
kaji banding.
c. Adapun pelaporan ditujukan kepada Kepala Puskesmas untuk
selanjutnya di sampaikan kepada seluruh karyawan puskesmas
sebagai bahan untuk dapat ditindaklanjuti.

3. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi kegiatan kaji banding secara menyeluruh dilakukan dengan
cara menuliskan hasil evaluasi dalam bentuk laporan singkat dan
dilakukan setelah selesai pelaksanaan setiap tahapan kegiatan yang
tercantum dalam jadwal.

Mengetahui,
Kepala Puskesmas Wedung II

dr.EKA NOVARYANTI DALIMUNTHE


NIP. 19700703 200701 1 018
TIM KAJI BANDING PUSKESMAS WEDUNG II

Penanggung jawab : dr. Eka Novaryanti Dalimunthe

Ketua Akreditasi : Himawan Nugroho,Amd.Kesling

Mutu : Ririn Suryani,S.SiT

Anggota : POKJA ADMIN

1. Suhartono

2. Munawaroh

3. Sandy Erfiansah,Amd.Keb

: POKJA UKM

1. Komsiyah,Skep.Ns

2. Ana Ariyani, SSiT

3. Saimah, SSiT

4. Cep Irwan SKM

5. Masfufah, Amd. Keb

6. Dwi Ningrum,Amd Keb

7. M Indriyani,Amd Keb

8. Estikowati,Amd Keb

9. Zuliyanti,Amd Keb

10. Indiyah S,Amd AMKG

: POKJA UKP

1. dr. Sigit Affandi

2. Suharto H.A AMK

3. Etty Endah L, S.Kep.Ns

4. Rimawati,Amd Keb

5. Eko Susilowati,Amd Farms

6. Ain Zubaedah,Amd AK
KERANGKA ACUAN

KAJI BANDING

PUSKESMAS WEDUNG II
Jalan Letnan Azhari Nomor 04 Desa Mutihkulon Kecamatan Wedung
Kabupaten Demak Telepon 08112708365 Kode pos 59554