Anda di halaman 1dari 89

Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

PANDUAN SKRIPSI

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
TAHUN 2017/2018

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 0



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

A. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI

Panduan penulisan Skripsi dibedakan antara sistematika penulisan


proposal dengan sistematika penulisan Skripsi. Sistematika penulisan proposal
diperuntukan pada tahap seminar proposal, sementara sistematika penulisan
Skripsi diperuntukan pada tahap Ujian Skripsi/Komprehensif. Penulisan Skripsi
pada hakekatnya merupakan kelanjutan dari proposal yang telah disetujui pada
diskusi proposal.
Sistematika penulisan proposal terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian awal,
bagian inti, dan bagian akhir. Bagian awal meliputi: sampul luar; sampul dalam;
pengesahan; pernyataan bebas plagiarisme, daftar isi; daftar tabel; daftar
gambar; daftar istilah dan simbol; daftar lampiran; abstrak dan abstract. Bagian
utama terdiri dari 3 (tiga) bab ditambah daftar pustaka dan lampiran. Secara
keseluruhan sistematikan penulisan proposal Skripsi terdiri dari: bab 1
pendahuluan, bab 2 tinjauan pustaka, bab 3 metode penelitian, daftar pustaka,
dan lampiran. Bab 1 pendahuluan dengan sub bab meliputi: latar belakang
masalah penelitian; rumusan masalah penelitian; tujuan penelitian; dan manfaat
penelitian. Bab 2 tinjauan pustaka dengan sub bab meliputi: kajian teoritik
(berisikan beberapa definisi konsep dan pengukuran variabel yang diteliti); kajian
empirik (berisikan beberapa ringkasan penelitian terdahulu); hipotesis/preposisi
dan model penelitian (berisikan argumentasi pengembangan kerangka pikir atau
model penelitian, dan/atau hubungan antar konsep). Bab 3 metode penelitian
dengan sub bab meliputi: pendekatan penelitian; populasi, besaran sampel, dan
teknik sampling; data dan sumber, teknik pengumpulan data; definisi operasional
variabel dan kisi-kisi instrumen penelitian; pengujian instrumen penelitian; dan
teknik analisis. Bagian akhir penulisan proposal Skripsi adalah lampiran yang
meliputi: biodata penulis, Surat Keputusan Dekan tentang Pengangkatan
Pembimbing; ijin penelitian (jika telah ada); kuisioner penelitian dan/atau
panduan wawancara (data primer), daftar data sekunder; dan jadwal
pelaksanaan penelitian.
Sistematika penulisan Skripsi terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian awal,
bagian inti, dan bagian akhir. Bagian awal meliputi: sampul luar; sampul dalam;
pengesahan; pernyataan orisinalitas, kata pengantar, peruntukan, daftar isi;
daftar tabel; daftar gambar; daftar istilah dan simbol; daftar lampiran; summary;

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 1



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

dan abstract. Bagian utama terdiri dari 5 (Lima) bab ditambah daftar pustaka
dan lampiran.
Secara keseluruhan sistematika penulisan Skripsi terdiri dari: bab 1
pendahuluan, bab 2 tinjauan pustaka, bab 3 metode penelitian, bab 4 Hasil dan
pembahasan, serta bab 5 Penutup. Bab 1 pendahuluan dengan sub bab meliputi:
latar belakang masalah penelitian; rumusan masalah penelitian; tujuan
penelitian; dan manfaat penelitian. Bab 2 tinjauan pustaka dengan sub bab
meliputi: kajian teoritik (berisikan beberapa definisi konsep dan pengukuran
variabel yang diteliti); kajian empirik (berisikan beberapa ringkasan penelitian
terdahulu); hipotesis/preposisi dan model penelitian (berisikan argumentasi
pengembangan kerangka pikir atau model penelitian, dan/atau hubungan antar
konsep). Bab 3 metode penelitian dengan sub bab meliputi: pendekatan
penelitian; populasi, besaran sampel, dan teknik sampling; data dan sumber,
teknik pengumpulan data; definisi operasional variabel dan kisi-kisi instrumen
penelitian; pengujian instrumen penelitian; dan teknik analisis. Bab 4 hasil
penelitian dan pembahasan dengan sub bab meliputi: deskripsi obyek penelitian;
deskripsi responden; deskripsi variabel; deskripsi hasil; pembahasan hipotesis;
dan bila memungkinkan menambahkan sub bab implikasi hasil penelitian, dan
keterbatasan penelitian, serta rekomendasi. Bab 5 penutup dengan sub bab
meliputi: kesimpulan; dan saran. Daftar pustaka meliputi seluruh refrensi yang
digunakan dalam naskah sebagai pengakuan dari penulis terhadap ide atau
pendapat orang lain. Bagian akhir penulisan adalah daftar lampiran yang
meliputi: biodata penulis; Surat Keputusan Dekan Tentang Pembimbing; Surat
Keputusan Dekan Tentang Panitia Ujian; ijin penelitian; kuisioner penelitian
dan/atau panduan wawancara; tabulasi data (sekunder/primer); hasil olah data
statistik; data dan informasi tambahan.
Sistematika penulisan proposal maupun penulisan Skripsi dapat
dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan penulisan dan pendekatan penelitian yang
digunakan. Pada pendekatan penelitian dengan metode kualitatif atau naturalistic
method (alternative method), sistematika penulisan pada bab 5 pembahasan
dapat dimodifikasi menjadi bab 5 pembahasan 1; bab 6 pembahasan 2; dan
seterusnya sesuai dengan kebutuhan penulisan. Penulisan Bab 2 tinjauan
pustaka dapat pula dimodifikas menjadi relevansi penelitian dengan kajian

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 2



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

teoritik 1; relevansi penelitian dengan kajian teoritik 2, dst. Sistematika penulisan
bab-bab lainnya mengikuti sistematika penulisan yang sudah ada.

1. Sistematika Penulisan Proposal Skripsi

SAMPUL LUAR
SAMPUL DALAM
PENGESAHAN
PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR ISTILAH DAN SIMBOL
DAFTAR LAMPIRAN
ABSTRAK

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah Penelitan
1.2. Rumusan Masalah Penelitian
1.3. Tujuan Penelitian
1.4. Manfaat Penelitian

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Kajian Teoritik
2.2. Kajian Empirik
2.3. Hipotesis/Preposisi dan Model Penelitian

BAB 3
METODE PENELITIAN
3.1. Pendekatan Penelitian
3.2. Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Sampling
3.3. Data dan Sumber
3.4. Teknik Pengumpulan Data
3.5. Definisi Operasional Variabel
3.6. Pengujian Instrumen Penelitian
3.7. Teknik Analisis

DAFTAR PUSTAKA
1.
2.
3.
15. dst.

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Penulis
Lampiran 2. Surat Keputusan Dekan Tentang Pembimbing
Lampiran 3. Surat Keputusan Dekan Tentang Panitia Ujian
Lampiran 4. Ijin Penelitian
Lampiran 5. Kuisioner Penelitian dan/atau Panduan Wawancara
Lampiran 6. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 3



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

2. Sistematika Penulisan Skripsi

SAMPUL LUAR
SAMPUL DALAM
PENGESAHAN
PERNYATAAN ORISINALITAS
KATA PENGANTAR
PERUNTUKAN
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR ISTILAH DAN SIMBOL
DAFTAR LAMPIRAN
RINGKASAN
ABSTRAK
ABSTRACT

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah Penelitan
1.2. Rumusan Masalah Penelitian
1.3. Tujuan Penelitian
1.4. Manfaat Penelitian

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Kajian Teoritik
2.2. Kajian Empirik
2.3. Hipotesis/Preposisi dan Model Penelitian

BAB 3
METODE PENELITIAN
3.1. Pendekatan Penelitian
3.2. Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Sampling
3.3. Data dan Sumber
3.4. Teknik Pengumpulan Data
3.5. Definisi Operasional Variabel
3.6. Pengujian Instrumen Penelitian
3.7. Teknik Analisis

BAB 4
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Penelitian
4.1.1 Deskripsi Obyek Penelitian
4.1.2 Deskripsi Responden
4.1.3 Deskripsi Variabel
4.1.4 Deskripsi Hasil
4.2. Pembahasan

BAB 5
PENUTUP
6.1. Kesimpulan
6.2. Saran

DAFTAR PUSTAKA
1.
2.
3.
15. dst.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 4



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Penulis


Lampiran 2. Surat Keputusan Dekan Tentang Pembimbing
Lampiran 3. Surat Keputusan Dekan Tentang Panitia Ujian
Lampiran 4. Ijin Penelitian
Lampiran 5. Kuisioner Penelitian dan/atau Panduan Wawancara
Lampiran 6. Tabulasi Data (Sekunder/Primer)
Lampiran 7. Hasil Olah Data Statistik
Lampiran 8. Data dan Informasi Tambahan

B. BAGIAN AWAL
Bagian awal dalam naskah Skripsi dimulai dari sampul luar dan sampul
dalam sampai pada abstrak. Berdasarkan sistematikanya, penulisan bagian awal
untuk penulisan proposal berbeda dengan penulisan Skripsi. Bagian awal
proposal Skripsi, terdiri dari: sampul luar, sampul dalam, pengesahan,
pernyataan bebas plagiarisme, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar
istilah dan simbol, daftar lampiran, abstrak, abstract. Bagian awal naskah Skripsi,
terdiri dari: sampul luar, sampul dalam, pengesahan, pernyataan orisinalitas,
kata pengantar, pengesahan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar
istilah, daftar lampiran, ringkasan, dan abstrak, abstract.

1. Penulisan Sampul Luar


Sampul luar untuk penulisan proposal Skripsi dan penulisan Skripsi
dibedakan berdasarkan masing-masing tahap sesuai dengan peruntukannya.

Sampul luar proposal Skripsi untuk seminar proposal Skripsi, tertulis:

- PROPOSAL SKRIPSI
- JUDUL PROPOSAL SKRIPSI
- LOGO UNIVERSITAS SAM RATULANGI
- NAMA MAHASISWA
NIM MAHASISWA
- JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
TAHUN

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 5



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Sampul luar Skripsi untuk Ujian Skripsi/Komprehensif, tertulis:

- SKRIPSI
- JUDUL SKRIPSI
- LOGO UNIVERSITAS
- NAMA MAHASISWA
NIM MAHASISWA
- JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
TAHUN

2. Penulisan Sampul Dalam


Penulisan sampul dalam untuk penulisan proposal dan penulisan Skripsi
seperti halnya penulisan sampul luar dibedakan berdasarkan masing-masing
tahap sesuai dengan peruntukannya.

Sampul dalam proposal Skripsi, tertulis:

- JUDUL PROPOSAL SKRIPSI


- LOGO UNIVERSITAS
- NAMA MAHASISWA
NIM MAHASISWA
- JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
TAHUN

Sampul dalam Skripsi, tertulis:

- JUDUL SKRIPSI
- SKRIPSI
- Sebagai Syarat Memperoleh Gelar Sarjana ...
Pada Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sam Ratulangi
Hari: .............., Tanggal: ......, Bulan: ...................., Tahun
- Diajukan Oleh
- NAMA MAHASISWA
NIM MAHASISWA
- JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
TAHUN

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 6



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

3. Penulisan Pengesahan
Halaman pengesahan berisikan tanda tangan Pembimbing sebagai bentuk
persetujuan kepada mahasiswa untuk mengajukan naskah Skripsinya, mulai dari
tahapan diskusi proposal, sampai pada tahapan Ujian Skripsi/Komprehensif.
Selain pengesahan Pembimbing, terdapat juga tanda tangan dari Ketua Jurusan
Manajemen sebagai penanggungjawab setiap tahapan kegiatan penulisan Skripsi,
yang letaknya di bagian bawah dari tanda tangan persetujuan Pembimbing.
Halaman pengesahan yang lengkap ditanda tangani oleh Pembimbing dan Ketua
Jurusan menunjukkan bahwa naskah proposal dan/atau Skripsi yang diajukan
sah untuk diseminarkan atau dinilai. Penulisan pengesahan untuk penulisan
proposal dan/atau Skripsi dibedakan berdasarkan masing-masing tahap sesuai
dengan peruntukannya.

Pengesahan dalam diskusi proposal Skripsi, tertulis:


- PENGESAHAN
- JUDUL PROPOSAL SKRIPSI
- PROPOSAL SKRIPSI TELAH DISETUJUI UNTUK DINILAI PADA UJIAN
PROPOSAL SKRIPSI TANGGAL ...
- Pembimbing I
Nama dan NIP Pembimbing I
Pembimbing II
Nama dan NIP Pembimbing II
- Menyetujui
Ketua Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sam Ratulangi
Nama Ketua Jurusan Manajemen
NIP Ketua Jurusan Manajemen

Pengesahan dalam Skripsi, tertulis:


- PENGESAHAN
- JUDUL SKRIPSI
- SKRIPSI TELAH DISETUJUI UNTUK DINILAI PADA UJIAN
SKRIPSI/KOMPREHENSIF TANGGAL ...
- Pembimbing I
Nama dan NIP Pembimbing I
- Pembimbing II
Nama dan NIP Pembimbing II
- Menyetujui
Ketua Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sam Ratulangi
Nama Ketua Jurusan Manajemen
NIP Ketua Jurusan Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 7



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Sampul Luar Naskah Proposal Skripsi

Jarak Dari Batas Atas


Times New Roman 18
Spasi 1

PROPOSAL SKRIPSI
Times New Roman; Font 18; Bolt

Times New Roman 18


Spasi 4

ANALISIS KUALITAS LAYANAN


PADA BEBERAPA SUPERMARKET DI KOTA MANADO
Times New Roman; Font 14; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 6

Ukuran Logo
Persegi Lima Sama Sisi 3 cm

Times New Roman 14


Spasi 4

Nnnnnnnnn Nnnnnnnnn
NIM. 1706XXXXXXX
Times New Roman 14; Bolt: Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 4

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2017
Times New Roman 14; Bolt: Spasi 1
Manado dan 2014 di Tulis Pisah 1 Ketukan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 8



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Sampul Luar Naskah Skripsi

Times New Roman 14


Spasi 2

SKRIPSI
Times New Roman; Font 18; Bolt

Times New Roman 14


Spasi 4

ANALISIS KUALITAS LAYANAN


PADA BEBERAPA SUPERMARKET DI KOTA MANADO
Times New Roman; Font 14; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 4

Berwarna; Ukuran Logo


Persegi Lima Sama Sisi 3 cm

Times New Roman 14


Spasi 2

Nnnnnnnnn Nnnnnnnnn
NIM. 1706XXXXXXX
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 2

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2017
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1
Manado dan 2015 di Tulis Pisah 1 Ketukan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 9



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Sampul Dalam Naskah Proposal Skripsi

Jarak Dari Batas Atas


Times New Roman 18
Spasi 8

ANALISIS KUALITAS LAYANAN


PADA BEBERAPA SUPERMARKET DI KOTA MANADO
Times New Roman; Font 14; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 10

Ukuran Logo
Persegi Lima Sama Sisi 3 cm

Times New Roman 14


Spasi 4

Nnnnnnnnn Nnnnnnnnn
NIM. 1706XXXXXXX
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 4

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2017
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1
Manado dan 2014 di Tulis Pisah 1 Ketukan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 10



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Sampul Dalam Naskah Skripsi
Times New Roman 14
Spasi 4

ANALISIS KUALITAS LAYANAN


PADA BEBERAPA SUPERMARKET DI KOTA MANADO

Times New Roman 14


Spasi 6

SKRIPSI
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1
Sebagai Syarat Memperoleh Gelar Sarjana
Dalam Bidang Ilmu Manajemen
Pada Program Studi Manajemen (S1)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sam Ratulangi
Times New Roman 12; Spasi 1
Hari: .............., Tanggal: ......, Bulan: ...................., 2015
Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 6


Diajukan Oleh:
Nnnnnnnnn Nnnnnnnnn
NIM. 1706XXXXXXX
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 14


Spasi 6

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2017
Times New Roman 14; Bolt; Spasi 1
Manado dan 2015 di Tulis Pisah 1 Ketukan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 11



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Pengesahan Naskah Proposal

PENGESAHAN
Times New Roman 14; 2 Spasi

ANALISIS KUALITAS LAYANAN


PADA BEBERAPA SUPERMARKET DI KOTA MANADO
Times New Roman 14; 2 Spasi

PROPOSAL SKRIPSI TELAH DISETUJI UNTUK DINILAI


PADA SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI TANGGAL: JANUARI 2017
Times New Roman 12

Times New Roman 12


Spasi 6

Pembimbing I Pembimbing II

Prof. Dr. Bernhard Tewal,SE,ME Dr. Victor P.K. Lengkong,SE,M.Si


NIP. 195405291984031001 NIP. 197404162000121001

Times New Roman 12


Spasi 6

Menyetujui
Ketua Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sam Ratulangi
Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1

Dr. Ivonne S. Saerang,SE,MM


NIP. 196907301994032001
Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 12



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Pengesahan Naskah Skripsi

PENGESAHAN
Times New Roman 14; 2 Spasi

ANALISIS KUALITAS LAYANAN


PADA BEBERAPA SUPERMARKET DI KOTA MANADO
Times New Roman 14; 2 Spasi

SKRIPSI TELAH DISETUJI UNTUK DINILAI


PADA UJIAN SKRIPSI/KOMPREHENSIF
TANGGAL: JANUARI 2017
Times New Roman 12

Times New Roman 12


Spasi 6

Pembimbing I Pembimbing II

Prof. Dr. Bernhard Tewal,SE,ME Dr. Victor P.K. Lengkong,SE,M.Si


NIP. 195405291984031001 NIP. 197404162000121001

Times New Roman 12


Spasi 6

Menyetujui
Ketua Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Sam Ratulangi
Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1

Dr. Ivonne S. Saerang,SE,MM


NIP. 196907301994032001
Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1

Times New Roman 12


Spasi 6

Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 13



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

4. Pernyataan Bebas Plagiarisme
Setiap calon Sarjana wajib untuk membuat dan menandatangani
pernyataan bebas plagiarisme sebagai bentuk komitmen dan integritasnya dalam
proses penelitian dan penulisan Skripsi. Pernyataan ini dimaksudkan agar calon
Sarjana lebih berhati-hati dalam menggunakan pendapat orang lain, baik secara
lisan maupun tulisan. Setiap kutipan diharapkan diberikan pengakuan
sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Contoh Pernyataan Bebas Plagiarisme Pada Naskah Proposal

PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME


Times New Roman 14; Bolt

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Spasi 2

Nama : Nnnnnnnnnn Nnnnnnnnnn Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1


Spasi 1
NIM : Times New Roman 12; Bolt; Spasi 1
Spasi 1
Judul Proposal : Analisis Kualitas Layanan Pada Beberapa Supermarket
di Kota Manado
Bolt; Spasi 1

menyatakan dalam penulisan naskah Skripsi ini, saya dengan sungguh-sunggh


berusaha menghindari atau menjauhkan dari segala bentuk plagiarisme. Spasi 1
Spasi 2

Demikian pernyataan ini saya buat sebagai sebuah komitmen dalam penulisan
Skripsi.
Spasi 4
Manado, Januari 2018
Times New Roman 12; Bolt; Spasi 2

Yang Membuat Pernyataan


Times New Roman 12; Bolt

5. Penulisan Kata Pengantar


Penulisan kata pengantar pada bagian awal sebaiknya beriskan seluruh
ungkapan syukur penulis yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal-hal
lain yang dirasakan penting, seperti permasahalan yang ditemui saat penulisan,
dapat dijelaskan sebagai bagian dari syukur penulis. Pada bagian selanjutnya,
penulis disarankan untuk menuliskan pihak-pihak yang dirasakan memberikan
kontribusi nyata dalam penyelesaian Skripsi.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 14



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Pengungkapan terima kasih ditulis dalam bentuk daftar secara berurutan
nama dan gelarnya secara lengkap. Pada bagian akhir berisikan kalimat penutup
sebagai pernyataan terbuka untuk kritikan dan saran pembaca, serta harapan-
harapan positif berkaitan dengan hasil penelitian yang diperoleh. Sebagaimana
penulisan kata pengantar pada umumnya, di bagian akhir ditulis nama kota dan
tanggal, serta nama penulis yang terpisah dengan teks.

Contoh Penulisan Kata Pengantar

KATA PENGANTAR
Times New Roman 14; Bolt

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya Skripsi ini
dengan judul Analisis Kualitas Layanan Pada Beberapa Supermarket di Kota
Manado. Kualitas layanan merupakan prasyarat mutlak dalam upaya
memaksimalkan kepuasan konsumen. Hasil penelitian ini memberikan bukti
adanya pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen pada beberapa
supermarket di Kota Manado.
Terselesainya Skripsi ini, tidak lepas dari berbagai masukan dan saran dari
semua pihak yang telah memberikan kontribusi nyata, dan untuk itu pula penulis
mengucapkan terima kasih, kepada:
1. Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, M.Sc., DEA selaku Rektor Universitas Sam
Ratulangi
2. Dr. Herman Karamoy,SE., M.Si., Ak., CA selaku Dekan Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi
3. Dr. Jullie J. Sondakh, SE., M.Si., Ak., CA., CPA selaku Wakil Dekan Bidang
Akademik dan Kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis
4. Dr. Ventje Ilat, SE., M.Si selalu Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan
5. Anton Luntungan, SE., M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan
dan Alumni
6. Dr. Ivonne S. Saerang, SE., MM selaku Ketua Jurusan Manajemen
7. Dr. Victor P.K. Lengkong, SE., M.Si selaku Sekretaris Jurusan Manajemen
8. Joy E. Tulung, SE., M.Sc., Ph.D selaku Ketua Laboratorium Jurusan
Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 15



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

9. Sjendry Loindong, SE., MM selaku Asisten Ketua Laboratorium Jurusan
Manajemen Bidang Kesekretariatan
10. Michael Raintung, SE., MM selaku Asisten Ketua Laboratorium Jurusan
Manajemen Bidang Publikasi Jurnal
11. Dosen Wali
12. Tim Penguji Ujian Skripsi/Komprehensif
13. Seluruh dosen dan pegawai Fakultas Ekonomi dan Bisnis
14. Pimpinan instansi/lembaga terkait dengan penelitian;
15. Orang terdekat dan/atau kerabat terdekat;
16. dst.
... kritikan dan saran pembaca sangatlah diharapkan demi penyempurnaan
Skripsi ini dan pemanfaatannya. ... Semoga apa yang disimpulkan dan
direkomedasikan dalam Skripsi ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi
semua pihak yang dapat memanfaatkannya.

Manado, Januari 2018


Times New Roman 12; Bolt; Spasi 2

Nnnnnnnnnn Nnnnnnnnnn
Times New Roman 12; Bolt

8. Peruntukan dan Moto


Pada bagian ini dikhususkan untuk para pihak yang secara tidak langsung
sangat berperan dalam membantu penulis dalam menyelesaikan Skripsi. Penulis
diberikan kesempatan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan dalam
bentuk pernyataan tertulis, atas jasa mereka yang telah memotivasi dan
menginspirasi penulis.

9. Daftar Isi
Daftar isi adalah keseluruhan isi Skripsi yang diringkas berdasarkan
sistematika penulisan Skripsi dengan mencantumkan judul bab, sub bab, dan
halamannya. Penulisan sub bab dalam daftar isi hanya sampai pada 3 digit.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 16



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Daftar Isi Pada Proposal Skripsi

DAFTAR ISI
Halaman
SAMPUL LUAR
SAMPUL DALAM i
PENGESAHAN PROPOSAL SKRIPSI ii
PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME iii
DAFTAR ISI iv
DAFTAR TABEL v
DAFTAR GAMBAR vi
DAFTAR ISTILAH vii
DAFTAR LAMPIRAN viii
ABSTRAK ix
ABSTRACT ix

BAB 1 PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang Penelitan 1
1.2. Rumusan Masalah Penelitian 2
1.3. Tujuan Penelitian 3
1.4. Manfaat Penelitian 4

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 7


2.1. Kajian Teoritik 7
2.2. Kajian Empirik 8
2.3. Hipotesis/Preposisi dan Model Penelitian 10

BAB 3 METODE PENELITIAN 12


3.1. Pendekatan Penelitian 12
3.2. Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Sampling 13
3.3. Data dan Sumber 14
3.4. Teknik Pengumpulan Data 15
3.5. Definisi Operasional Variabel 16
3.6. Pengujian Instrumen Penelitian 17
3.7. Teknik Analisis 18

DAFTAR PUSTAKA 19
1. 19
2. 20
3. 21
15. dst. 22

DAFTAR LAMPIRAN 23
Lampiran 1. Biodata Penulis 24
Lampiran 2. Surat Keputusan Dekan Tentang Pembimbing 25
Lampiran 3. Surat Keputusan Dekan Tentang Panitia Ujian 26
Lampiran 4. Ijin Penelitian 27
Lampiran 5. Kuisioner Penelitian dan/atau Panduan Wawancara 28

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 17



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Daftar Isi Naskah Skripsi

DAFTAR ISI

Halaman
SAMPUL LUAR
SAMPUL DALAM i
PENGESAHAN SKRIPSI ii
PERNYATAAN ORISINALITAS iii
DAFTAR ISI iv
DAFTAR TABEL v
DAFTAR GAMBAR vi
DAFTAR ISTILAH vii
DAFTAR LAMPIRAN viii
ABSTRAK ix
ABSTRACT ix
RINGKASAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang Masalah Penelitan 1
1.2. Tujuan Penelitian 4
1.3. Manfaat Penelitian 5

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 7


2.1. Kajian Teoritik 7
2.2. Kajian Empirik 8
2.3. Hipotesis/Preposisi dan Model Penelitian 10
12
BAB 3 METODE PENELITIAN
3.1. Pendekatan Penelitian 12
3.2. Unit Analisis, Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Sampling 13
3.3. Data dan Sumber 14
3.4. Teknik Pengumpulan Data 15
3.5. Definisi Operasional Variabel 16
3.6. Pengujian Instrumen Penelitian 17
3.7. Teknik Analisis 18

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 19


4.1. Hasil Penelitian 19
4.1.1. Deskripsi Obyek Penelitian
4.1.2. Deskripsi Responden 20
4.1.3. Deskripsi Variabel 21
4.1.4. Deskripsi Hasil 22
4.2. Pembahasan 23
5.2.1. Implikasi Hasil Penelitian 24
5.2.2. Keterbatasan Penelitian dan Rekomendasi 25

BAB 6 PENUTUP 26
6.1. Kesimpulan 26
6.2. Saran 27

DAFTAR PUSTAKA 28
1. 28
2. 29
3. 30
15. dst. 31

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 18



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

10. Daftar Tabel
Setiap tabel yang tercantum dalam naskah Skripsi harus diurutkan dalam
Daftar Tabel sesuai dengan urutan bab dan nomor tabel, disertai nama tabel dan
halaman tabel tersebut dicantumkan.

Contoh Penulisan Daftar Tabel

DAFTAR TABEL

Halaman

1.1. Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia 2


1.2. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia Di Antara Negara-
Negara Asia Tenggara Tahun 2005 2
1.3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dan Parameter-Parameter
Pengukurannya Pada Negara-Negara Di Asia Tahun 2006 3
1.4. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Per Kementerian 4
Negara/Lembaga
1.5. Jumlah Guru Tetap Menurut Rincian Mata Pelajaran Pada Sepuluh
Sekolah Menegah Atas Negeri Di Kota Manado 9
2.1. Anggapan-Anggapan Dasar Sikap Terhadap Pekerjaan 31
2.2. Komitmen Internal Dan Eksternal 91
4.1. Matriks Sebaran Sampel Guru Tetap Pada Sepuluh Sekolah
Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 131
4.2. Goodness Of Fit Index Dan Cut-Of Value 150
5.1. Jumlah Guru Tetap Menurut Tingkat Umur Pada Sepuluh Sekolah
Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 151
5.2. Jumlah Guru Tetap Menurut Jenis Kelamin Pada Sepuluh Sekolah
Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 152
5.3. Jumlah Guru Tetap Menurut Tingkat Pendidikan Pada Sepuluh
Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 153
5.4. Jumlah Guru Tetap Menurut Golongan Pangkat Pada Sepuluh Sekolah
Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 154
5.5. Jumlah Guru Tetap Menurut Masa Masa Kerja Pada Sepuluh Sekolah
Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 155
5.6. Jumlah Guru Tetap Menurut Rumpun/Mata Pelajaran Pada Sepuluh
Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 156
5.7. Ketersediaan Fasilitas Laboratorium Pada Sepuluh Sekolah Menengah
Atas Negeri Di Kota Manado 157
5.8. Ketersediaan Fasilitas Ruangan Kelas Dan Penunjang Pada Sepuluh
Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 158
5.9. Rasio Jumlah Siswa Terhadap Jumlah Ruangan Kelas Pada Sepuluh
Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Manado 159
5.10. … dst. 160

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 19



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

11. Daftar Gambar
Setiap gambar yang tercantum dalam naskah Skripsi harus diurutkan
dalam Daftar Gambar sesuai dengan urutan bab dan nomor gambar, disertai
nama tabel dan halaman tabel tersebut dicantumkan.

Contoh Penulisan Daftar Gambar

DAFTAR GAMBAR

Halaman

2.1. Model Free Will 29


2.2. “Two-Factor Theory” 37
2.3. The Empowerment Model 85
2.4. Commitment Antecedents 86
2.5. Measurement And Full Mediated Model Perceived Organizational
Support And Organizational Citizenship Behavior 88
2.6. The Relationship Between HRM, Citizenship Behavior, And Service
Quality 89
2.7. Variables Contributing To Organizational Citizenship Behavior: Path
Analysis 90
2.8. Conceptual Model Of Job Satisfaction And Its Effects On
Organizational Commitment 93
2.9. Full Mediation Model Of Three Component Conceptualization of
Commitment Organizational 95
2.10. Decision Tree Results Organizational Commitment 96
2.11. Level Of Organizational Commitment By Satisfaction With
Compensation 98
2.12. Level Of Organizational Commitment By Degree Of Satisfaction With
Work Condition 98
2.13. Level Of Organizational Commitment By Degree Of Satisfaction With
Policy 99
2.14. Hypothesized Model Of OCB And Related Variables 101
2.15. Measurement Model: Trust In Supervisot As A Mediator Of The
Ralationship Between Justice And Citizenship Behavior 103
2.16. Results Of Departemen-Level Laten Variables Structural Equation
Modeling Analysis Predicting Employee Intent To Remain And
Disretionary Service Behavior From Justice Perceptions, With
Control For Method 104
2.17. Representation Of The Saturated Structural And Measurement Model:
Trust As A Mediator Of The Ralationship Between Justice And
Citizenship Behavior 105
2.18. Hypothesized Theoretical Model Of Job Satisfaction, Organizational
Commitment, And Service Effort 107
… dst.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 20



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

12. Daftar Istilah dan Simbol
Dalam penulisan naskah Skripsi, bilamana terdapat kata asing yang belum
diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sebaiknya tetap dipertahankan bahasa
aslinya namun dijelaskan maknanya pada daftar istilah. Demikian dengan istilah-
istilah baru dalam bidang Ilmu Manajemen maupun terkait dengan bidang ilmu
lainnya sebaiknya disertakan penjelasannya dalam daftar istilah. Penulisan simbol
juga perlu dijelaskan secara detail dan tepat bilamana dalam naskah Skripsi
menggunakan simbol-simbol tertentu, seperti simbol-simbol pada persamaan
matematika dan statistika.

Contoh Penulisan Daftar Istilah

DAFTAR ISTILAH

Halaman

1. …
4. Perilaku peran ekstra dalam studi ini merupakan sebuah variabel endogen
dependen sebagai terjemahan dari organizational citizenship behavior atau
extra role behavior.

13. Daftar Lampiran


Lampiran merupakan salah satu bagian yang penting sebagai penunjang
seluruh isi naskah (proposal Skripsi dan Skripsi). Seluruh lampiran yang
dibutuhkan dalam penulisan naskah harus tercantum dalam daftar lampiran.
Lampiran pada penulisan proposal Skripsi terdiri dari: biodata penulis;
Surat Keputusan Dekan Tentang Pembimbing; Surat Keputusan Dekan Tentang
Panitia Ujian Skripsi/Komprehensif; ijin penelitian; kuisioner penelitian dan/atau
panduan wawancara; jadwal pelaksanaan penelitian. Sementara lampiran pada
penulisan Skripsi terdiri dari: biodata penulis; Surat Keputusan Dekan Tentang
Pembimbing; Surat Keputusan Dekan Tentang Panitia Ujian
Skripsi/Komprehensif; ijin penelitian; kuisioner penelitian dan/atau panduan
wawancara; tabulasi data (sekunder/primer); hasil olah data statistik; data dan
informasi tambahan.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 21



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Daftar Lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

1. Surat Keputusan Dekan Tentang Pembimbing 32


2. Surat Keputusan Dekan Tentang Panitia Ujian Skripsi/Komprehensif 33
3. Ijin Penelitian (Jika Telah Ada) 34
4. Kuisioner Penelitian/Panduan Wawancar/Daftar Data Sekunder 35
5. Biodata Penulis 37
6. Data Peneltiian 38
7. Hasil Penelitian 39

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 22



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Summary Naskah Skripsi

SUMMARY

The Influence Of Servicescape, Organizational Citizenship Behavior, and Personal


Communication Quality To Customer Satisfaction and Loyalty
At Four And Five Star Hotel In Bali

Hotel represent one of sub of system or link from tourism. For tourist, availibility
of hotel giving service quality represent the very required matter. It is caused by an
element hotel which inseparable when a tourist visit to an area.
The aim of the study is to find out: the influence of servicescape to customer
satisfaction, the influence of servicescape to customer loyalty, the influence of
organizational citizenship behavior to customer satisfaction, the influence of
organizational citizenship behavior to customer loyalty, the influence of personal
communication quality to customer satisfaction, the influence of personal communication
quality to customer loyalty, and the influence of customer satisfaction to customer
loyalty.
This study is classified into an explanatory or confirmatory survey or hypothetic
testing survey intended to explain the inter-variables influence or the causal relationship
through the hypothetic testing. The examined population in this study is consumer who
domestic tourist and foreign tourist stayed at fourth and fifth stars hotel in Bali. The
sampling technique in this study used non probability sampling method as accidental
sampling technique. Data Analysis used SEM (Structural Equation Modeling) analysis
technique by program package AMOS 4.01.
The based on analysis result concluded that: the result of study supports the
influence of servicescape to customer satisfaction, supports the influence of servicescape
to customer loyalty, supports the influence of organizational citizenship behavior to
customer satisfaction, supports the influence of organizational citizenship behavior to
customer loyalty, supports the influence of personal communication quality to customer
satisfaction, supports the influence of personal communication quality to customer
loyalty, and supports the influence of customer satisfaction to customer loyalty.
The intercorrelations model’s between these variables in this study revealed
servicescape, organizational citizenship behavior, and personal communication quality as
an importan correlate to the customer loyalty that the link would be mediated by customer
satisfaction. When customer satisfaction were likely to be related to greater customer
loyalty.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 23



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

14. Penulisan Ringkasan
Penulisan ringkasan merupakan perluasan dari abstrak. Ringkasan dapat
ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia. Cakupan dari penulisan
ringkasan mengikuti bab yang ditulis dalam naskah Skripsi. Setiap paragraf
mewakili isi dari setiap bab yang ditulis. Setiap bab minimal terdiri dari 2-3
paragraf, dan secara keseluruhan sekurang-kurangnya 3 halaman dan sebanyak-
banyaknya 7 halaman. Konsistensi penulisan ringkasan dengan keseluruhan isi
naskah Skripsi dapat diurutkan mulai dari pendahuluan (Bab 1), tinjauan pustaka
(Bab 2), metode penelitian (Bab 3), hasil dan pembahasan, dan penutup (Bab 5).

15. Abstract
Pada tahap diskusi proposal, penulisan abstrak (abstract) diharapkan
dapat menjelaskan masalah dan tujuan penelitian, serta metode penelitiannya.
Selanjutnya setelah penulisan Skripsi dirampungkan, abstrak diharapkan dapat
memuat, tujuan dan metode penelitian, serta hasil dan kesimpulan yang
diperoleh. Penulisan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Batasan kata dalam penulisan abstrak 200-300 kata, dengan mengikuti form 10
atau 1 tingkat di bawah form penulisan naskah.

Contoh Penulisan Abstract Naskah Proposal

ABSTRACT
Influence Concentration Of Ownership Of Stock, Systematic Risk of Company, Stock
Liquidity And Diversified Business To Capital structure, Company Growth, Free Cash
Flow And Firm’s Value Of Go Public in Indonesia

Intention of this research is to analyze Influence Concentration Of Ownership Of


Stock, Systematic Risk of Company, Stock Liquidity And Diversified Business To
Capital structure, Company Growth, Free Cash Flow And Firm”s Value Of Go Public in
Indonesia.
This research applies design explenatory. Population is all company in
categorizing manufacture industry with industrial sub: Food and beverage, Tobacco
manufactures, Textile mill products, Apparel and other textile products, Lumber and
wood products, Cartridge and allied product, Chemical and allied products, Adhesives,
Plastics and glass products, Cement, Metal and allied products, Fabricated metal
products, Stone, clay, glass and concrete product, Machinery, Cable, Electric and
electronic equipment, Automotive and allied products, photographic equipment,
Pharmaceutical and Consumer goods. For sampling technique, applies judgment
sampling.
Keyword: Concentration Of Ownership Of Stock, Risk Systematic, stock Liquidity,
Diversified Business, Capital structure, Company Growth, Free Cash Flow,
and Firm value.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 24



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Abstract Naskah Skripsi

ABSTRACT
The Influence Of Pride, Trust, Customer Value, and Service Quality
To Customer Satisfaction and Repurchase Behavior
At Supermarket In Manado

This study aims to test the influence of the pride, trust, service quality, and
customer value towards repurchase behavior which is mediated by customer satisfaction.
The pride, trust, service quality, and customer value is expected to lead the repurchase
behavior. It is also expected that customer satisfaction will strengthen the influence.
In partial test, the purposes of this study are: 1) to test and analyze the influence
of pride toward customer satisfaction, 2) to test and analyze the influence of trust toward
customer satisfaction, 3) to test and analyze the influence of customer value toward
customer satisfaction, 4) to test and analyze the influence of service quality toward
customer satisfaction, 5) to test and analyze the influence of pride toward repurchase
behavior, 6) to test and analyze the influence of trust toward repurchase behavior, 7) to
test and analyze the influence of customer value toward repurchase behavior, 8) to test
and analyze the influence of service quality toward repurchase behavior, 9) to test and
analyze the influence of customer satisfaction toward repurchase behavior,
This study results a finding that the pride, trust, service quality, and customer
value, will lead the repurchase behavior through customer satisfaction. The result
indicated that the pride, trust, service quality, and customer value influence directly, no
significantly and positively to repurchase behavior, conversely influences directly
positively and significantly to customer satisfaction.
In this study, when customer satisfaction superior with the pride, trust, service
quality, and customer value were likely to be related to lead repurchase behavior.
Key Words : Pride, Trust, Customer Value, Service Quality, Customer
Satisfaction and Repurchase Behavior.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 25



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

C. BAGIAN UTAMA

BAB 1 PENDAHULUAN
Pada bagian ini secara singkat diuraikan keseluruhan isi bab satu. Hal-hal
yang diuraikan bersifat sebagai pengatar bagi pembaca untuk memudahkannya
memahami isi bab. Penting dijelaskan argumentasi mengapa fenomena ini.
Tentunya hal ini terkait dengan aspek orisinalitas (novelty) dan aspek kekinian
(state-of-the-art), serta tujuan dari penelitan ini maupun manfaatnya.

1.1. Latar Belakang Masalah Penelitan


Penguraian latar belakang permasalahaan dimaksudkan untuk
mengantarkan dan menjelaskan mengenai fenomena terkini yang terjadi di
lapangan sehingga harus diteliti (urgent). Fenomena yang dimaksud merupakan
kesenjangan atau ketidaksesuaian antara apa yang seharusnya terjadi (das
sollen-what should be) dan apa sesungguhnya terjadi (das sein-what is
happening).
Perlu dijelaskan aspek urgensinya dengan menyertakan beberapa alasan
terkait dengan permasalahan atau topik yang diangkat. Jawaban atas
pertanyaan, seperti apa masalah pokok dan sumber masalah yang diangkat,
mengapa masalah tersebut penting diteliti, ada tidaknya bukti pendukung secara
teoritis, riset, maupun fakta atau fenomena untuk menegaskan masalah yang
akan diteliti.
Penguraian latar belakang harus berangkat dari hal-hal yang bersifat
umum, yaitu berada dalam kerangka pemikiran yang luas dengan mengaitkan
topik penelitian pada hal-hal yang akan diteliti menuju ke pokok permasalahaan.
Walaupun berangkat dari kerangka referensi yang luas, uraian latar belakang
permasalahaan harus secara sistematik membatasi permasalahaan yang hendak
diteliti. Sumber permasalahan dilatarbelakangi oleh kesenjangan praktis
(practical gap), kesenjangan riset (research gap), dan kesenjagan teori
(theoritical gap).
Kesenjangan praktis adalah masalah yang bersumber dari fakta-fakta
atau data lapangan sebagai fenomena organisasi yang relevan yang ditemui
pada obyek penelitian (daerah/wilayah, individu, organisasi swasta maupun
publik). Pada jenis ini, peneliti harus menyertakan fakta dan data-data aktual

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 26



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

(sekunder, olahan) sehubungan masalah yang ditemui dalam kurun waktu atau
periode tahun tertentu, dan bahkan data itulah yang merupakan sumber
permasalahan pokok. Fakta dan data dapat pula diperoleh dari hasil pengamatan
awal atau melalui wawacara dengan informan kunci terkait masalah yang
diangkat. Secara khusus, permasalahan bersumber dari kesenjangan praktis
yaitu permasalahan-permasalahan dalam lingkup bidang Ilmu Manajemen pada
tataran praktek. Permasalahan ini sangat berkaitan dengan praktek-praktek
bisnis atau tata kelola pada organisasi pemerintah.
Kesenjangan riset adalah masalah yang bersumber dari hasil-hasil
penelitian yang memiliki ragam kesimpulan. Permasalahan bersumber dari
kesenjangan riset menekankan pada perbedaan atau persamaan dari beberapa
hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Kesenjangan riset merupakan
permasalahan-permasalahan dalam lingkup bidang Ilmu Manajemen, khususnya
berkaitan dengan berbagai hasil penelitian sebelumnya yang bersifat konsisten
maupun kontroversial.
Kesenjangan teori adalah permasalahan-permasalahan dalam lingkup
bidang Ilmu Manajemen, khususnya berkaitan dengan berbagai teori yang
bersifat konsisten maupun kontroversial satu sama lainnya yang berkaitan
dengan topik yang diteliti. Kesenjangan teori merupakan permasalahan yang
bersumber dari teori-teori yang memiliki ragam kesimpulan. Intinya, masalah
dapat bersumber dari perbedaan maupun persamaan berbagai teori yang telah
mapan sebelumnya. Pada jenis ini, peneliti harus menguraikan inti permasalahan
yang ditimbulkan karena adanya perbedaan-perbedaan sudut pandang antara
teori yang satu dengan teori yang lainnya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 27



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Latar Belakang (Pratical Gap)
... industri otomotif di Indonesia yang terdiri dari industri perakitan mobil

dan sepeda motor beserta industri penunjang ... menjadi sebuah fenomena yang

menarik. Hal ini dapat dilihat dari pesatnya perkembangan produksi dan investasi

sektor industri ini dari tahun ke tahun. Menurut Yusuf dan Berliana di harian

Bisnis Indonesia (24 Agustus 2011), lonjakan pertumbuhan pasar otomotif di

Tanah Air sepanjang tahun 2011 ini di prediksi menghasikan akumulasi omzet

penjualan ratusan triliun rupiah. Estimasi tersebut berasal dari penjualan mobil

Rp. 148,75 triliun, penjualan sepeda motor 80 triliun, suku cadang OEM Rp. 14,9

triliun, suku cadang OES Rp. 7,45 triliun dan ekspor mobil dan bagiannya 24,65

triliun, serta pembiayaan otomotif sebesar Rp. 137,5 triliun.

Gambar 1.1.
Produksi Sepeda Motor di Indonesia (2006-2011)
(Sumber: PASMI, 2011)

... kecuali pada tahun 2009, produksi sepeda motor di Indonesia setiap

tahun mengalami kenaikan, dan akhir tahun 2011 diproyeksikan akan mencapai

8.700.000 unit sepeda motor.

Pangsa pasar untuk penjualan sepeda motor di Indonesia masih dikuasai

oleh merek-merek yang berasal dari Jepang seperti Honda, Yamaha, Suzuki,

Kawasaki, dan ada pula beberapa merek yang berasal dari India dan China.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 28



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Selanjutnya pangsa pasar untuk penjualan sepeda motor di Indonesia dapat kita

lihat pada Tabel 1.1. berikut.

Tabel 1.1
Pangsa Pasar Merek Sepeda Motor Di Indonesia (2010)
MEREK/TYPE CUB SCOOTER SPORT TOTAL %
HONDA 1,696,411.00 1,551,386.00 170,835.00 3,418,632.00 46.21
YAMAHA 1,423,417.00 1,661,496.00 260,767.00 3,345,680.00 45.22
SUZUKI 346,588.00 163,659.00 15,756.00 526,003.00 7.11
KAWASAKI 17,732.00 69,272.00 87,004.00 1.18
OTHERS 19,150.00 2,175.00 21,325.00 0.29
TOTAL 3,503,298.00 3,376,541.00 518,805.00 7,398,644.00 100.00
Sumber: PASMI, 2011

... pada tahun 2010, ... pangsa pasar sepeda motor di Indonesia hanya

dikuasai oleh dua merek yaitu merek Honda dengan 46,21% diikuti oleh merek

Yamaha 45,22%, sedangkan pangsa pasar untuk merek lain di bawah 10%.

... produksi mobil di Indonesia setiap tahun juga mengalami kenaikan dan

pola produksinya hampir menyerupai pola industri sepeda motor yang dapat

dilihat pada Gambar 1.2 berkut.

Gambar 1.2.
Produksi Mobil di Indonesia (2006-2011)
Sumber: GAIKINDO, 2011

Dari Gambar 1.2 diatas dapat dilihat bahwa produksi mobil di Indonesia

setiap tahun tidak setinggi produksi sepeda motor, namun setiap tahun produksi

mobil di Indonesia mengalami kenaikan, kecuali produksi pada tahun 2009 terjadi

penurunan dibandingkan dengan tahun 2008.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 29



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Sama dengan pangsa pasar sepeda motor, pangsa-pasar mobil di Indonesia

mayoritas dikuasai oleh merek-merek mobil yang di produksi oleh perusahaan

yang berasal dari Jepang, seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Nissan,

Suzuki, Isuzu dan ada sebagian kecil merek mobil dari Eropa, China dan Korea.

Toyota masih menguasai pangsa-pasar mobil terbesar di Indonesia yaitu 36,75%,

di ikuti oleh Daihatsu sebesar 15,53 % dan Mitsubishi 13,94%. Selanjutnya merek

mobil yang diproduksi bukan pabrikan dari Jepang, pangsa pasarnya tidak

melebihi 10% ... (PASMI, 2011).

Walaupun tidak setinggi produksi sepeda motor, menurut Sidik dan Jati

(2011), pemasaran unit mobil di Indonesia menduduki nomor dua terbesar dan

bahkan sudah mendekati Thailand sebagai leader pada industri otomotif di negara

ASEAN, seperti ditunjukkan pada Gambar 1.3 berikut.

Gambar 1.3.
Pangsa Pasar Mobil ASEAN (Januari- Mei 2011)
Sumber: Harian Bisnis Indonesia (2011)

Total pasar mobil pada industri otomotif di negara ASEAN mencapai

1.091.244 Unit, dan Indonesia mempunyai kontribusi 31.85% dibandingkan

Thailand yang berbeda sedikit yaitu 33.15%.

...

Perkembangan pesat penjualan mobil dan sepeda motor di Indonesia,

sayangnya masih belum dapat di ikuti oleh kondisi perusahaan-perusahaan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 30



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

pembuat komponen yang menunjang industri tersebut. Berdasarkan data Badan

Pusat Statistik yang diolah Pusdatin Perdagangan menunjukkan volume dan nilai

penjualan serta tingkat pertumbuhan penjulan ekspor impor komponen otomotif di

Indonesia pada kurun waktu lima tahun masih terjadi import yang lebih besar dari

export. Volume Ekspor Impor (Milyar Kg) & Pertumbuhan (%) Komponen

Otomotif terjadi periode tahun 2007 sampai 2011 ditunjukkan seperti pada

Gambar1.4 berikut.

Gambar 1.4.
Volume Ekspor Impor (Milyar Kg) & Pertumbuhan (%)
Komponen Otomotif Periode 2007-2011
Sumber: BPS, diolah Pusdatin Perdagangan (2012)

Gambar 1.4. menunjukkan perkembangan volume impor komponen

otomotif di Indonesia masih tinggi dibandingkan dengan perkembangan volume

ekspor. Selama periode 2007 sampai dengan 2008 perkembangan volume impor

komponen otomotif mencapai empat kali lipat perkembangan volume ekspor,

yaitu dengan perkembangan volume impor mencapai 107.55% sementara

perkembangan volume ekspor hanya 24.38%. Walaupun pada periode 2008

sampai dengan 2009 terjadi penurunan perkembangan impor maupun ekspor hal

ini lebih diakibatkan oleh krisis ekonomi dunia, namun demikian perkembangan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 31



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

volume impor komponen otomotif sampai dengan tahun 2011 yang mencapai

19.61% tetap mampu melebihi hampir mencapai tiga kali perkembangan volume

ekspor komponen otomotif yang hanya mencapai 7.92%.

Kondisi perkembangan volume impor dan perkembangan volume ekspor

komponen otomotif tidak berbeda jauh dengan nilai perkembangan ekspor dan

impor komponen otomotif di Indonesiapada periode 2007-2011.

Gambar 1.5.
Nilai Ekspor Impor (Milyard USD) & Pertumbuhan (%)
Komponen Otomotif Periode 2007-2011
Sumber: BPS, diolah Pusdatin Perdagangan (2012)

Pada Gambar 1.5 menunjukkan bahwa nilai ekspor yang mencapai

USD.3.039 Milyar sampai dengan 2011 masih dibawah nilai impor yang

mencapai USD.9,277 Milyar. Peningkatan nilai penjualan sampai dengan tahun

2011 tidak ikuti dengan tingkat partumbuhan nilai penjualan ekspor komponen

otomotif dari tahun sebelumnya. Secara pertumbuhan nilai penjualan komponen

otomotif sampai dengan tahun 2011 hanya mencapai 18,51% sementara tingkat

pertumbuhan nilai penjualan komponen otomotif periode sebelumnya (2010) yang

mampu mencapai 48,70%, atau mengalami penurunan tingkat pertumbuhan

penjulan hampir mencapai 30,19%. Seharusnya semakin besar volume

produksi/penjualan sepeda motor dan mobil di Indonesia, akan menyebabkan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 32



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

biaya pembuatan komponennya semakin kompetitif dan akan membuat daya saing

komponen buatan Indonesia akan semakin kuat.

Memang perlu di sadari bahwa perkembangan yang baik dalam bidang

industri tertentu di Indonesia belum sepenuhnya ditunjang dengan daya saing

yang kuat secara keseluruhan. Berdasarkan 12 Pilar Persaingan yang dikeluarkan

Global Competitiveness Index, skor dan peringkat Indonesia masih jauh dibawah

harapan. Data pada Tabel 1.4. selanjutnya menunjukkan bahwa masalah utama

Indonesia dalam mengembangkan perekonomian dan bisnisnya, khususnya yang

berkaitan dengan industri manufaktur, antara lain infrastruktur yang tersedia,

teknologi, faktor stabilitas ekonomi, tingkat kesehatan, dan pendidikan. 12 Pilar

persaingan yang dikeluarkan Global Competitiveness Indetersebut, dapat dilihat

pada Tabel 1.4 berikut.

Tabel 1.4.
Skor dan Peringkat Indonesia Dalam 12 Pilar Persaingan
Pilar Persaingan Skor Peringkat
Basic Requirements 4,3 76
Pilar 1: Institutions 3,9 68
Pilar 2: Infrastructure 3,0 86
Pilar 3: Macroeconomic Stability 4,9 72
Pilar 4: Health and Primary Education 5,3 87
Efficiency Enchancers 4,3 49
Pilar 5: Higher Education and Training 3,9 71
Pilar 6: Goods Market Efficiency 4,7 37
Pilar 7: Labor Market Efficiency 4,6 43
Pilar 8: Financial market sophistication 4,5 57
Pilar 9: Technological Readiness 3,0 88
Pilar 10: Market Size 5,1 17
Inovation and Sophistication Factors 4,0 45
Pilar 11: Business Sophistication 4,5 39
Pilar 12: Innovation 3,4 47
Sumber: Global Competitivenenss Index, 2010.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 33



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Latar Belakang (Pratical Gap)
1.1. Latar Belakang

... Kinerja industri pasar modal Indonesia dalam lima tahun terakhir

menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan seperti tercantum pada Tabel

1.1 berikut.

Tabel 1.1.
Persentase Pertumbuhan
Indeks Harga Saham Gabungan Di Asia
Periode
Negara 2004-2005 2005-2006 2006-2007 2007-2008 Rerata
(%) (%) (%) (%)
Indonesia 44,93 16,39 55,10 52,10 42,13
Thailand -11,03 5,57 -4,75 26,20 4,00
Philipina -20,43 13,41 42,30 21,40 14,17
Hongkong 14,46 6,12 34,20 37,10 22,97
Taiwan 4,88 6,27 18,09 7,02 9,07
Singapore 18,20 13,15 27,20 15,40 18,49
Japan 8,39 40,96 6,90 -11,13 11,28
Malaysia 15,20 -1,31 21,80 32,00 16,92
Sumber: The Economist, Januari 2009.

Tabel 1.1 menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan

(IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengalami peningkatan rata-rata

tahunan sebesar 42,18%. Peningkatan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan

dengan pergerakan indeks bursa Asia.

…. Perdagangan saham dan obligasi serta kapitalisasi pasar mengalami

peningkatan yang cukup berarti, diikuti juga dengan peningkatan jumlah emiten

baru serta sumber peningkatan dana. Secara umum perkembangan Bursa Efek

Indonesia dilihat pada Tabel 1.2 berikut.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 34



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Tabel 1.2.
Perkembangan Bursa Efek Indonesia
TAHUN
INDIKATOR SATUAN
2004 2005 2006 2007 2008
IHSG
Tertinggi 693.033 1.044.430 1.192.203 1.805.523 2.810.962
Terendah 379.351 668.477 994.770 1.171.709 1.678.044
Awal Tahun 409.125 704.498 1.000.877 1.177.709 4.836.520
Akhir Tahun 691.895 1.000.233 1.162.635 1.805.523 2.745.826
PERDAGANGAN SAHAM
Volume Miliar Saham 234.0 411.8 401.9 436.9 1.039.5
Nilai Trilliun 125.4 247.0 406.0 445.7 1.050.2
Jumlah Transaksi Rupiah 2.953.2 3.724.0 4.011.9 4.810.9 11.861.1
Rata-rata Harian Ribuan Kali
Volume Juta Saham 967.1 1.708.6 1.653.8 1.805.5 4.225.8
Nilai Miliar Rupiah 518.3 1.024.9 1.670.8 1.841.8 4.268.9
Transaksi Ribuan Kali 12.2 15.5 16.5 19.9 48.2
PERDAGANGAN OBLIGASI
Surat Utang Negara Miliar 444.289.0 7.4.248.0 641.730.0 715.835.2 1.074.859.3
Obligasi Korporasi Miliar 14.355.8 17.703.1 26.824.0 33.186.9 68.571.7
Obligasi Korporasi – USD Juta USD 0 2.0 4.0 2.0 9.0
KAPITALISASI PASAR
Saham Triliun 460.4 679.9 801.3 1.249.1 1.988.3
Surat Utang Negara Triliun 390.5 399.3 399.9 418.8 477.7
Obligasi Korporasi Tril\iun 45.4 58.8 57.8 61.5 79.1
Obligasi Korporasi – USD Juta USD 105.0 105.0 105.0 105.0 105.0
Hari Bursa Hari 242 241 243 242 246
EMITEN
Saham
Jumlah Emiten 333 331 336 344 383
Jumlah Emiten Baru 6 12 8 12 22
Emiten Delisting 4 14 3 4 8
Surat Utang Negara
Jumlah SUN Tercatat Seri 52 48 49 56 64
Jumlah SUN Baru Seri 3 2 6 11 13
Obligasi Korporasi
Jumlah Emiten 92 107 106 101 102
Jumlah Obligasi Tercatat Seri 182 245 257 238 244
Jumlah Obligasi Baru Seri 5 81 53 32 74
SUMBER PENINGKATAN DANA
IPO 9.50 2.14 3.55 3.00 16.87
HMETD 4.49 3.91 5.89 12.58 29.50
Waran 0.06 0.29 0.23 0.79 2.53
Obligasi 25.51 17.48 9.03 11.55 30.20
Total 39.57 23.81 18.69 27.93 79.10
Sumber: Bapepam dan BEI, Januari 2009

Berkaitan dengan kondisi pasar modal pada umumnya, para investor yang

ingin melakukan transaksi saham di BEI akan melakukan berbagai analisis

keuangan, dengan berbagai indikator, antara lain: menyangkut struktur

kepemilikan institusi, tingkat resiko, kebijakan deviden, kebijakan investasi, dan

pola pendanaan suatu perusahaan. Indikator-indikator keuangan ini akan

membantu dalam menentukan keputusan investasi. Untuk jelasnya, perkembangan

indikator-indikator yang dimaksud dapat dilihat pada Tabel 1.3 berikut.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 35



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Tabel 1.3.
Perkembangan Kepemilikan Institusi, Resiko, dan
Keputusan Investasi, dan Pola Pendanaan
Perusahaan Manufaktur Yang Listing di BEI Tahun 2004-2008
Kepemilikan Keputusan Pola Pendanaan
Tahun Institusi Resiko (β) Investasi (Dana Ekstern)
(%) (%) (%)
2004 54 0,2310 6,5980 45,3275
2005 45 0,3534 7,8104 54,0751
2006 34 0,3438 11,9437 65,5563
2007 30 0,4697 23,4249 69,6899
2008 29 0,5723 32,1725 70,9020
Sumber: BAPEPAM dan BEI, Januari 2009

Tabel 1.3 menunjukkan bahwa struktur kepemilikan di BEI sebagian besar

dimiliki oleh institusi. Proporsi kepemilikan institusional perusahaan manufaktur

di BEI dari tahun ke tahun semakin menurun, yaitu dari 54% pada Tahun 2004

menurun menjadi 29% pada Tahun 2008.

Trend keputusan investasi juga merupakan indikator yang bisa membantu

investor untuk menentukan keputusan investasinya. Keputusan investasi ini

adalah suatu kebijakan yang diambil oleh perusahaan untuk melakukan

pengembangan usaha. Data pada Tabel 1.3 menunjukkan bahwa trend keputusan

investasi perusahaan manufaktur di BEI dari tahun ke tahun semakin meningkat,

yaitu dari 6.59% pada Tahun 2004 menjadi 32.17% pada Tahun 2005.

Investasi di pasar saham termasuk investasi dengan resiko yang relatif

tinggi, hal ini juga sejalan return yang di tawarkan oleh pasar saham. Resiko yang

dimaksud adalah resiko sistematis yang tidak bisa dihilangkan dengan

diversifikasi. Data pada Tabel 1.3 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan resiko

perusahaan manufaktur di BEI dari tahun ke tahun, yaitu dari 0,23 pada Tahun

2004 meningkat menjadi 0,57 pada Tahun 2008.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 36



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Selain, mempertimbangkan keputusan investasi dan resikonya, pola

pendanaan merupakan indikator keuangan yang penting untuk diperhatikan. Data

pada Tabel 1.3, menunjukkan pola pendanaan (eksternal) perusahaan manufaktur

di BEI dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, dan terakhir pada Tahun 2008

memperlihatkan pola pendanaan yang sebagian besar menggunakan dana

eksternal yaitu sebesar 70.90%.

Persentase bagian keuntungan yang ditawarkan oleh suatu perusahaan

akan mempengaruhi pengambilan keputusan investasi. Keputusan deviden adalah

kebijakan perusahaan untuk menentukan besarnya bagian pendapatan (earning)

yang akan dibagikan kepada para pemegang saham dan bagian yang akan ditahan

di perusahaan. Data pada Tabel 1.3. menunjukkan besaran deviden perusahaan

manufaktur di BEI dari tahun ke tahun mengalami penurunan, yaitu dari 19,67%

pada Tahun 2004 menurun menjadi 4,09 pada Tahun 2008.

Dampak atas perubahan-perubahan mendasar pada indikator-indikator

keuangan di pasa modal, seperti yang terjadi pada perusahaan-perusahaan

manufaktur yang listed di BEI menjadi penting dan menarik untuk diteliti lebih

mendalam. Implikasi yang luas ini akan memberikan kontribusi pada pentingnya

penelitian, antara lain mengenai struktur kepemilikan saham, resiko, dan

karakeristik ukuran perusahaan, keputusan deviden, keputusan investasi, dan pola

pendanaannya di Indonesia.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 37



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Latar Belakang (Research Gap)

Secara khusus, persoalan mendasar dalam Sistem Pendidikan Nasional

yang telah berlangsung separuh abad lamanya, khusus ditinjau dari aspek profesi

seorang guru menurut Sidi (2001:38-39) bahwa seorang guru yang profesional

dituntut dengan sejumlah persyaratan, antara lain memiliki kualifikasi pendidikan

profesi, kompetensi keilmuan sesuai dengan bidang yang ditekuninya,

kemampuan berkomunikasi yang baik dengan anak didiknya, mempunyai jiwa

kreatif dan produktif, mempunyai etos kerja dan komitmen yang tinggi terhadap

profesinya serta selalu melakukan pengembangan diri secara terus-menerus,

namun demikian, dalam pelaksanaannya penuh dengan keterbatasan secara

institusional.

... menurut Sidi (2001:38-39) berkisar pada persoalan kurang memadainya

kualifikasi dan kompetensi guru, kurangnya tingkat kesejahteraan guru, rendahnya

etos kerja dan komitmen guru serta kurangnya penghargaan masyarakat terhadap

profesi guru. Ditambahkan Danim (2002:18) bahwa selama ini, guru menerima

sangat sedikit jumlah pelatihan awal, dimasukkan dalam pekerjaan yang kompleks

dengan sedikit bantuan formal, mempunyai sedikit pretise dan banyak mendapat

cacian, serta barada di bawah naungan institusi yang kurang berpengaruh. Dilain

pihak, proses belajar-mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara

keseluruhan dengan guru sebagai pemegang peranan utama (Usman, 2001:4), dan

karena itu pula bagaimana guru meningkatkan layanannya, pengetahuannya,

memberi arahan dan dorongan kepada anak didiknya dan malah bagaimana cara

guru berpakaian dan berbicara serta cara bergaul baik dengan siswa, teman-

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 38



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

temannya serta anggota masyarakat, sering menjadi perhatian masyarakat luas

(Soetjipto dan Kosasi, 1994:39).

…, seperti yang diungkapkan Stewart (1985) dalam Tschannen-Moran

(2003) bahwa sampai saat ini masih dijumpai sejumlah kekeliruan dari pembuatan

rencana-rencana organisasional, persetujuan-persetujuan kerja, dan deskripsi

jabatan (job description) yang terjadi pada semua situasi di sekolah pada

umumnya. Para pengajar secara konsisten melakukan fungsinya melebihi

harapan-harapan minimum dari kontrak-kontrak dan deskripsi jabatan (job

descriptions) secara formal, namun organisasi-organisasi sekolah menghitungnya

hanya saat para pengajar sedang bekerja (Tschannen-Moran, 2003).

… menurut Herachwati (2003:22-23) dalam lingkungan organisasi

pendidikan tinggi saja dijumpai hal-hal serupa. … Menurutnya, persepsi dosen

terhadap tugas yang dijalankan tidak terstruktur dan sering terdapat kedwiartian

dalam tujuan yang ditetapkan (diagnose the task). … bahwa dalam menjalankan

profesinya para dosen mempersepsikan kewenangannya menjalankan tugas sangat

terbatas (assess the leader’s formal authority).

… diungkapkan oleh Yulianti (2000:3-4) pada studinya yang juga berlatar

belakang lingkungan pendidikan, bahwa sebagian besar waktu tenaga edukatif

tersita dalam proses belajar mengajar. Beban mengajar yang berlebihan atau

terlalu sedikit dapat menjadi sumber stres kerja dan mempengaruhi kepuasan

kerja. ... beban mengajar yang berlebihan dapat menimbulkan keterbatasan dalam

mempersiapkan proses pembelajaran, tidak adanya kesempatan mengembangkan

kemampuan akademik, sedangkan beban mengajar yang terlalu sedikit mudah

menimbulkan kejenuhan dan kebosanan kerja tenaga edukatif.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 39



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Latar Belakang (Research Gap)
Kepuasan kerja juga ditemukan memiliki pengaruh terhadap komitmen

organisasi. Walaupun seringkali pula ditemukan bahwa komitmen organisasi

merupakan antasenden dari kepuasan kerja (Carmeli and Freund, 2004), namun

pada studi ini kepuasan kerja ditetapkan sebagai variabel yang mempengaruhi

komitmen organisasi seperti pada studi Brown III and Gaylor (2006) maupun

Testa (2006). Beberapa hasil studi juga menemukan bahwa komitmen organisasi

lebih baik dan konsisten dalam menjelaskan perilaku dan performa, seperti yang

dikemukana Porter and Steers (1973) that organizational commitment is much less

specific and more stable than job satisfaction.

1.2. Rumusan Masalah Penelitian


Setelah sejumlah aspek permasalahan teridentifikasi, perlu ditetapkan
satu atau beberapa masalah pokok (fokus) untuk diteliti. Masalah yang telah
dipilih menjadi patokan dalam tahap-tahap selanjutnya. Sebuah penelitian, baik
menggunakan pendekatan kuantitatif (mono method atau multi-method
quantitative studies), kualitatif (mono method atau multi-method qualitative
studies), maupun gabungan atau kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif
(mixed-method research, dan mixed-model research) – Deskriptif kualitatif pada
prinsipnya dimulai dari adanya masalah untuk diteliti. Pembatasan masalah
merupakan salah satu cara agar penelitian yang dilakukan lebih terarah dan
terfokus, yang selanjuntya perlu dirumuskan sebagai masalah penelitian.
Rumusan masalah penelitian bersumber dari batasan-batasan masalah
yang telah teridentifikasi. Rumusan masalah penelitian sebaiknya dalam bentuk
kalimat tanya, sekalipun pada pendekatan penelitian tertentu research problem
bersifat implisit. Sebaiknya menggunakan kalimat tanya dengan kata tanya
5W+H, yaitu what, why, where, whom, when dan how. Dalam penulisan
rumusan masalah penelitian dapat berbentuk deskriptif, asosiatif, dan
komparatif.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 40



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Penentuan masalah yang dirumuskan sebaiknya memperhatikan metode
penelitiannya, inti dari permasalahan praktis, permasalahan riset, dan
permasalahan teoritis. Hal yang perlu diperhatikan bahwa dalam perumusan
masalah adalah penyederhanaan masalah secara jelas dan terfokus. Hal lainnya
bahwa perumusan masalah sangat terkait dengan dukungan literatur dan
pengembangan hipotesis dan kerangka pemikiran, serta metode penelitiannya.

Contoh Penulisan Rumusan Masalah Penelitian

1.2. Rumusan Masalah Penelitian

Berdasarkan identifikasi dan batasan masalah, dapatlah dirumuskan

permasalahan penelitian sebagai berikut:

1. Bagaimana pengaruh e-business technologies terhadap daya saing?.

9. Bagaimana pengaruh e-business technologies, integrasi dalam supply chain

management, kolaborasi dalam supply chain management, dan daya saing

secara bersama-samaterhadap kinerja pemasaran?.

Contoh Penulisan Rumusan Masalah Penelitian


1. Bagaimana pola dan tingkah laku pembelian wanita karir?.

2. Faktor-faktor penentu pola dan tingka laku pembelian wanita karir?.

3. Apakah terdapat perbedaan pola dan perilaku pembelian antara wanita karir

dengan wanita yang tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga?.

1.3. Tujuan Penelitian


Tujuan penelitian berisikan output dari hasil penelitian yang dapat
menyelesaikan permasalahan sesuai dengan rumusan masalah penelitiannya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 41



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Tujuan Penelitian

1.3. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah penelitian, maka penelitian ini bertujuan,

sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui pengaruh e-business technologies terhadap daya saing.

2. Untuk mengetahui pengaruh integrasi dalam supply chain

managementterhadap daya saing.

3 Untuk mengetahui pengaruh kolaborasi dalam supply chain management

terhadap daya saing.

4. Untuk mengetahui pengaruh e-business technologies, integrasi dalam supply

chain management dan kolaborasi dalam supply chain management terhadap

daya saing.

5. Untuk mengetahui pengaruh e-business technologies terhadap kinerja

pemasaran.

6. Untuk mengetahui pengaruh integrasi dalam supply chain

managementterhadap kinerja pemasaran.

7. Untuk mengetahui pengaruh kolaborasi dalam supply chain management

terhadap kinerja pemasaran.

8. Untuk mengetahui pengaruh daya saing terhadap kinerja pemasaran.

9. Untuk mengetahui pengaruh e-business technologies, integrasi dalam supply

chain management kolaborasi dalam supply chain management , dan daya

saing secara bersama-sama terhadap kinerja pemasaran.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 42



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

1.4. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian berisikan outcomes penelitian dalam bentuk manfaat
praktis dan manfaat akademik. Manfaat praktis yaitu outcomes dari penelitian
yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengambilan kebijakan oleh
pihak-pihak yang dapat mengimplementasikan hasil penelitian. Manfaat
akademik yaitu outcomes dari penelitian dapat memberikan kontribusi nyata
dalam pengembangan keilmuan khususnya bidang Ilmu Manajemen.

Contoh Penulisan Manfaat Penelitian


1.4. Manfaat Penelitian

1.4.1. Manfaat Praktis

Manfaat praktis, yaitu memberikan masukan kepada pihak-pihak yang

terkait dengan industri komponen otomotif berstandar ISO 9000 di Indonesia

dalam rangka meningkatkan kinerjanya. Manfaat lainnya, sebagai bahan

pertimbangan dan sumbangan pemikiran kepada pihak penyelenggara industri

komponen otomotif dan institusi lain yang memiliki permasalahan yang sama.

1.4.2. Manfaat Akademik

Manfaat akademik, yaitu sebagai saran penerapan Ilmu Manajemen

Pemasaran dan menambah wawasan serta pengetahuan, khususnya dalam hal e-

business technologies, integrasi dan kolaborasi dalam supply chain management

terhadap daya saing dan kinerja pemasaran. Kemudian dapat dijadikan sebagai

bahan kajian bagi para peneliti lainnya, khususnya yang berminat menindaklanjuti

penelitian ini dengan harapan mampu melakukan perbaikan dalam daya saing dan

kinerja pemasaran industri manufaktur.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 43



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
Pada bagian ini diuraikan secara jelas dan singkat mengenai telaahan
kritis terkait dengan literatur-literatur yang relevan dengan judul, masalah,
tujuan penelitian, dan model penelitian, serta metode penelitiannya. Dalam
penyusunan tinjauan pustaka (literatur review) perlu dikemukakan teori
utamanya (grand theory) dan konsep terkait dengan judul Skripsi, dan beberapa
penelitian terdahulu yang relevan. Selain itu, perlu juga diuraikan secara kritis
mengenai argumentasi teoritis dan empiris dalam menyusun kerangka pemikiran
dan hipotesis.

Contoh Penulisan Bab 2 Tinjauan Pustaka


BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

Pada bagian ini berisikan kajian teori, kajian empirik, hipotesis/preposisi

dan model penelitian. Kajian teoritik menjelaskan beberapa teori relevan,

diantaranya Teori Perilaku Model Free Will, Model Duty as Standard, Teori X

dan Teori Y dari McGregor (1960), Teori Penguatan (Reinforcement Theory).

Kajian Empirik menjelaskan beberapa penelitian terdahulu yang relevan, yaitu:

…., dan diakhiri dengan rumusan hipotesis.

2.1. Kajian Teoritik

Contoh Penulisan Kajian Teoritik

2.1. Relevansi Penelitian Dengan Kajian Teoritik


2.1.1. Teori Perilaku: Kesetiaan dan Pengorbanan
2.1.1.1. Model Free Will

Teori ini bertolak dari studi budaya organisasi. Pada pola peraga, pendirian

dibentuk melalui pengorbanan, sedangkan pada pola pelakonan dibentuk melalui

penataan. Kesetiaan merupakan salah atau bentuk tertinggi pendirian. Pendirian

berkaitan dengan kebebasan dan kemauan bertindak (free will and volition).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 44



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Menurut Spiro ... yang dikutip Ndraha (1999:151), menyebutkan free will

merupakan salah satu nilai dasar pertanggungjawaban (responsibility). Free will

itulah sesungguhnya motivasi yang paling mendasar bagi perilaku manusia. Untuk

jelasnya, model free will dapat dilihat pada Gambar 2.1 berikut.

X Y Z
Input Perilaku Outcome

Sikap

Pendirian

Gambar 2.1.
MODEL FREE WILL
Sumber: Spiro H.J. (1965)

Gambar 2.1 pada halaman 29 mengenai model free will menunjukkan

bahwa seorang yang mempunyai pendirian berperilaku (Y) berdasarkan pendirian

bernilai free will, artinya tidak ikut-ikutan (tidak tergantung pada orang lain), di

bawah kondisi seburuk apapun, independen dan sadar akan risiko, tanpa

mengharapkan reward (tanpa pamrih) dan siap menanggung akibatnya tanpa

mencari kambing hitam.

Model tersebut terkait dengan model yang disebut Model Lilin (Self-

Sacrificing Model). Model pengorbanan diri tidaklah dimaksudkan sebagai

loyalitas-buta atau model dewata, melainkan model manusiawi, yang dapat

dilakukan oleh siapapun jika ia mau seperti pada syair “Hymne Guru” ciptaan

Sartono (Ndraha, 1999:151).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 45



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Teori ini dipakai untuk menjelaskan perilaku peran ekstra para guru, yaitu

sebagai perilaku yang independen dan tidak mengharapkan reward serta

dilakukan secara sukarela. Kepuasan kerja maupun komitmen organisasi dapat

dikategorikan sebagai sikap, sedangkan organizational citizenship behavior

merupakan sebuah perilaku.

Selanjutnya pada bagian ini secara khusus diuraikan mengenai beberapa

definisi dari konsep (variabel) yang diteliti dan indikator atau dimensi

pengukurnya. Pada bagian akhir uraian, perlu dijabarkan dalam bentuk tabel

indikator-indikator pengukur dari konsep (variabel) tersebut, dan sumber

referensi, serta obyek penelitiannya.

Contoh Penulisan Definisi Konsep dan Pengukuran

2.3.1. Definisi Konsep dan Pengukuran


2.3.1. Pemberdayaan Anggota Organisasi

Paul et al. (2000) mendefinisikan pemberdayaan adalah proses berlakunya

kewenangan dan tanggung jawab individu pada level lebih rendah dalam hirarki

organisasi. Artinya, pemberdayaan dilakukan atasan terhadap bawahan termasuk

dalam hirarki level manajemen misalnya antara top manager dengan middle

manager dan lower manager. Menurut Robbins et al. (2002) bahwa

pemberdayaan adalah transfer kekuasaan dan kewenangan pada pekerja, yang

ditandai dengan wewenang (peluang dan akses), dan kekuasaan atau pengambilan

keputusan. Dengan kata lain, pemberdayaan merupakan bentuk desentralisasi

yang melibatkan para bawahan dalam membuat keputusan berdasarkan kekuasaan

atau otonomi dan kewenangan yang diberikan kepadanya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 46



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Thomas and Velthouse (1990) mendefinisikan pemberdayaan sebagai

peningkatan motivasi intrinsik terhadap tugas (task assessment) yang melibatkan

kondisi-kondisi generik seseorang yang berkaitan dengan tugas secara langsung.

Dengan kata lain, pemberdayaan adalah suatu keadaan yang memberikan

kekuasaan dan kendali kepada seseorang sehingga memberikan perasaan mampu

untuk melakukan pekerjaan dan upaya peningkatan motivasi intrinsik terhadap

tugas. Selanjutnya menurut Thomas and Velthouse (1990) bahwa:

Employee empowerment as reflecting a personnel sense of


control in the workplace as manifested in four beliefs (or dimensions)
about the person-work environmental relationship: meaning,
competence, self-determination, and impact. The employee feel very
competent in doing their jobs, exhibit self-determination in job
performance, and recognize their value to their organizations in terms
of their impacts in their departments.

Pada intinya, pendapat Thomas and Velthouse (1990) menekankan bahwa

seorang pegawai yang diberdayakan akan merefleksikan perasaan ke dalam empat

bentuk dimensi, yaitu: meaning, competence, self-determination, and impact.

2.2. Kajian Empirik

Pada bagian ini penting untuk menguraikan beberapa penelitian yang telah

dilakukan sebelumnya. Hal-hal yang diuraikan akan menjadi dasar dalam

pengembangan hipotesis atau preposisi, dan penyusunan model penelitian.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 47



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Kajian Empirik

2.2. Kajian Empirik

Secara empiris dalam studi ini mengacu pada beberapa hasil studi

sebelumnya yang relevan dengan Skripsi ini, diantaranya seperti studi dari Lee et

al. (2006); Testa (2001); Utomo (2002), dan studi dari Brown III and Gaylor

(2006). Relevansi dari studi-studi sebelumnya dengan Skripsi ini, yaitu

menyangkut pemberdayaan anggota organisasi (organizational personnel

empowerment), kepuasan kerja (job satisfaction), komitmen organisasi

(organizational commitment), dan perilaku peran ekstra (organizational

citizenship behavior). Selain itu, relevansinya terletak pada teknik analisis yang

digunakan, yaitu multivariat statistik (multivariate statistical process), yaitu

Structural Equation Modeling (SEM).

2.2.1 Penelitian Lee et al. (2006)

Lee et al. (2006) dalam studinya ... menggunakan sample chief executive

officers dari 301 hotel (tourism hotels) di Korea Selatan sebagai responden.

Klasifikasi hotel terdiri dari five-star hotels sebanyak 43 hotel, four-star hotels

sebanyak 63 hotel, dan three-star hotels sebanyak 195 hotel). Teknik analisis

menggunakan teknik multivariat statistik (multivariate statistical process), yaitu

model persamaan struktural (Structural Equation Modeling ).

Keseluruhan skala pengukuran adalah seven-point scoring format. Untuk

mengukur customer-contact employees yang meliputi pengukuran mengenai

persepsi para pekerja mengenai role-prescribed customer service dan extra-role

customer service menggunakan model Customer-Oriented Prosocial Behavior

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 48



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

yang dikembangkan oleh Bettencourt and Brown (1997). Untuk mengukur

kepuasan kerja (job satisfaction) menggunakan model pengukuran kepuasan kerja

yang dikembangkan oleh Brayfield and Rothe (1951). Komitmen organisasi

(organizational commitment) menggunakan model pengukuran komitmen

organisasi yang dikembangkan oleh Jaworski and Kohli (1993). Pemberdayaan

(empowerment) menggunakan model pengukuran Empowerment Scale yang

dikembangkan oleh Lytle et al. (1998). Service traning menggunakan model

pengukuran Service Training Scale yang dikembangkan oleh Lytle et al. (1998).

Service Reward menggunakan Service Reward Scale yang dikembangkan oleh

Lytle et al. (1998).

Lee et al. (2006) dalam studinya menemukan hubungan penting antara

pemberdayaan anggota organisasi (organizational personnel empowerment),

termasuk service training dan service reward dengan perilaku-perilaku yang

berhubungan dengan pekerjaan seperti kepuasan kerja (job satisfaction),

komitmen organisasi (organizational commitment), dan dua perilaku prosocial

behavior, yaitu perilaku formal atau role-prescribed customer service dan

perilaku peran ekstra atau extra-role customer service yang ditunjukkan oleh chief

executive officers dari 301 hotel di Korea Selatan.

2.3. Hipotesis/Preposisi dan Model Penelitian


Hipotesis adalah kesimpulan awal yang diharapakan dari pelaksanaan
penelitian yang nantinya akan dibuktikan melalui serangkaian pengujian statistik.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 49



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Pengembangan Hipotesis

2.3. Pengembangan Hipotesis

Bagian ini menggambarkan sebuah model hipotesis dari pengujian

pengaruh dampak Integrasi dan kolaborasi dalam SCM serta e-business

technologies terhadap kinerja pemasaran dengan mediasi daya saing dalam

perspektif supply chain management.

2.3.1. e-Business Technologies Terhadap Daya Saing

e-business technologies adalah ability of a firm to use Internet

technologies to share information, process transactions, coordinate activities,

and facilitate collaboration with suppliers and customers. (Devaraj, et, al. 2007).

Sejumlah peneliti mengemukakan pentingnya IT dan daya saing seperti Mckewon

dan Philips (2003) dan hubungan antara e-business technologies dengan

peningkatan daya saing perusahaan (Tallon, et, al.,2006; Mahmood, et, al., 2006;

McKeown dan George, 2003; Byrd dan Davidson, 2003). Pendapat tersebut

didukung oleh peneliti lainnya seperti Lee dan Seungjin (2005); Olhager dan

Selldin (2004); bahwa e-business technologies yang baru membawa pada daya

saing dalam perbaikan kualitas dan rantai pasokannya serta kinerja keseluruhan

perusahaan.

Hipotesis 1: e-Business Technologies berpengaruh signifikan terhadap Daya


saing
...

2.3.2. e-Business Technologies Terhadap Kinerja Pemasaran

... Teknologi informasi membuat karyawan maupun departeman atau

bagian dalam perusahaan dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap untuk

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 50



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

membuat keputusan yang lebih cepat, dengan teknologi memberikan banyak

peluang untuk meningkatkan kinerja pemasaran.

Penelitian-penelitian sebelumnya mengasumsikan bahwa ada hubungan

antara e-business technologies dengan kinerja pemasaran, bahwa penggunaan IT

bisa menurunkan biaya koordinasi (Clemons dan Row, 1992; Clemons, et, al.,

1993) dimana ini selanjutnya diperkirakan bisa meningkatkan koordinasi

(Vickery, et, al., 2003) yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja pemasaran.

... Barua, et, al. (1995) dalam penelitiannya juga menghasilkan kesimpulan

bahwa investasi teknologi informasi menciptakan manfaat kompetisi dengan

meningkatkan efisiensi operasional melalui proses bisnis yang pada akhirnya, di

bawah kondisi-kondisi yang normal mendorong kearah kinerja yang lebih baik di

tingkat perusahaan.

Hipotesis 5: e-Business Technologies berpengaruh signifikan terhadap


Kinerja Pemasaran

Selanjutnya, pada bagian ini diakhiri dengan model penelitian dan/atau

model hipotesis/preposisi yang berfungsi juga untuk menjelaskan kerangka

pemikiran atau alur pemikiran dari penelitian yang mengandung konsep-konsep

untuk menyelesaikan permasalahan dan menarik kesimpulan. Alur pemikiran

dalam betuk gambar disertai penjelasannya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 51



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Model Penelitian

Empowerment

Job Satisfaction Role-Prescibed


Customer Service

Service
Training
Extra-Role
Customer Service
Commitment
Organizational
Service
Reward

Gambar 2.20.
PROPOSED MODEL:
EMPOWERMENT AND EXTRA-ROLE CUSTOMER SERVICE
(Lee, Y.K., Nam, F.H., Park, D.H., and Lee, K.A., 2006)

Contoh Penulisan Model Penelitian

ORGCOM 1

Organizational
Commitment

COMPSAT ORGCOM 2

Job
Satisfaction
Commitment SERVINT

SUPRSAT
Service
Effort

SERVSUP

Gambar 2.21
PATH MODEL OF JOB SATISFACTION, ORGANIZATIONAL
COMMITMENT, AND SERVICE EFFORT
(Testa, M.R., 2001)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 52



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Model Penelitian

OCB

Kepemimpinan:
Transaksional Organizational Commitment
Transformasional

Kepuasan Kerja

Gambar 2.22.
MODEL PENELITIAN:
KEPEMIMPINAN, OCB, DAN PERILAKU ORGANIZATIONAL
(Utomo, K.W., 2002)

Contoh Penulisan Model Penelitian

e-Business H5
Technologies
H6

H1

H8
Integrasi dalam H2
Daya Saing Kinerja
SCM Pemasaran
H3

Kolaborasi dalam H4 H7 H9
SCM

Gambar 2.1. Model Penelitian

Gambar 2.1 menunjukkan bahwa e-Business Technologies, Integrasi

Dalam Supply Chain Management, Kolaborasi Dalam Supply Chain Management,

berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja Pemasaran, maupun berpengaruh

secara tidak langsung melalui Daya Saing.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 53



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

No Nama Peneliti/ Tahun Judul Tujuan Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

1 Rina Trisnawati /2014 Analisis Tingkat Untuk menambah RGEC Tingkat kesehatan pada bank BRI Penelitian Penelitian
Kesehatan Bank pengetahuan , BNI dan Mandiri Secara sebelumnya sebelumnya hanya
dengan Metode khususnya keseluruhan memiliki peringkat mengguanakan meneliti 2 tahun /
RGECpada Bank mengenai analisis sangat sehat. metode dan objek periode data
BUMN yang Terdaftar kesehatan bank penelitian yang keuangan
di Bursa Efek dengan sama yaitu pada
Indonesia Tahun 2011- menggunakan bank BUMN
2012 metode RGEC

2 Heidy Arrvida Lasta/ 2014 Analisis Tingkat Untuk mengetahui RGEC Tingkat kesehatan PT Bank Penelitian Penelitian
Kesehatan Bank tingkat kesehatan Rakyat Indonesia, Tbk pada tahun sebelumnya sebelumnya hanya
dengan Menggunakan PT Bank Rakyat 2011 sampai dengan 2013 yang mengguanakan meneliti bank bank
Pendekatan RGEC Indonesia, Tbk diukur menggunakan pendekatan metode RGEC BRI.
jika diukur secara keseluruhan dapat
menggunakan dikatakan bahwa BRI merupakan
pendekatan RGEC bank yang sehat bahkan dalam
pada tahun 2011 – beberapa indikator menunjukkan
2013. bahwa BRI mendapatkan predikat
bank yang sangat sehat.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 54



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

BAB 3 METODE PENELITIAN


3.1. Pendekatan Penelitian
Setiap kegiatan penelitian harus jelas pendekatan atau disain apa yang
digunakan. Penting untuk menjelaskan pendekatan penelitian yang digunakan
untuk menjawab permasalahan yang diangkat, maupun hipotesis atau preposisi
yang diajukan.

Contoh Penulisan Pendekatan Penelitian

BAB 3
METODE PENELITIAN

3.1. Pendekatan Penelitian

Studi ini ditinjau dari jenisnya adalah studi eksplanatif, dan ditinjau dari

pendekatan analisisnya diklasifikasikan ke dalam metode kuantitatif. Menurut

Anzwar (1998:5) studi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif menekankan

analisisnya pada data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode

statistika. Lebih lanjut, dikatakan bahwa pendekatan kuantitatif dilakukan pada

studi inferensial (dalam rangka pengujian hipotesis) dan menyandarkan

kesimpulan hasilnya pada suatu probabilitas kesalahan penolakan hipotesis nihil

(Anzwar, 1998:5). Bila ditinjau dari tingkat penjelasan (level of explanation),

studi ini bersifat asosiatif. Menurut Sugiyono (2002:11) studi asosiatif merupakan

studi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar dua variabel atau lebih.

Paradigma yang melandasi studi ini berbentuk paradigma jalur, dengan

teknik analisis statistik yang dinamakan Structural Equation Modeling (SEM).

Menurut Hair et al. (2002:67) dengan menggunakan SEM memungkinkan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 55



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

dilakukannya analisis terhadap serangkaian hubungan secara simultan sehingga

memberikan efisiensi secara statistik.

3.2. Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Sampling


Pada bagian ini penting dijelaskan populasi atau informan dari penelitan
yang akan dilaksanakan. Perlu dipastikan apakah populasi penelitian dapat
diketahui atau tidak, sehingga dapat ditentukan jumlah dari populasi (target dan
akses) secara pasti, dan menghindari terjadi kesalahan dalam penetapan teknik
samplingnya.

Contoh Penulisan Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Sampling

3.2. Populasi, Besaran Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel

Populasi dalam studi ini adalah Guru Tetap Sekolah Menengah Atas

Negeri di Kota Manado yang telah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ...

Teknik pengambilan sampel bersifat proportional random sampling. Teknik

proportional random sampling memungkinkan pengambilan sampel pada masing-

masing sekolah dilakukan berdasarkan metode alokasi secara proporsional (Nazir,

1999:309). Menurut Hair et al. (2002:23) bahwa ukuran sampel yang sesuai

adalah minimal 100-200. Apabila ukuran sampel terlalu besar misalnya 400, maka

metode menjadi sangat sensitif sehingga sulit untuk mendapatkan ukuran-ukuran

goodness-of fit yang baik (Ferdinand 2002:47), sehingga disarankan bahwa

ukuran sampel minimum adalah 5-10 observasi untuk setiap estimasi parameter.

Pada studi ini, besarnya sampel ditetapkan sebanyak 184 responden berdasarkan

perhitungan untuk total sampel dari 20 indikator (observasi) di kali 7 (tujuh)

sebanyak 140 dan ditambah 60 sampel tambahan. Dengan demikian total sampel

sebanyak 200 responden, namun dikurangi dengan 16 sampel yang tidak kembali

dan tidak lengkap pengisiannya, maka total responden untuk studi ini sebanyak

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 56



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

184 Guru. Untuk jelasnya matriks sebaran jumlah responden pada masing-masing

sekolah dapat dilihat pada Tabel 3.1 sebagai berikut:

Tabel 3.1
MATRIKS SEBARAN SAMPEL GURU TETAP
PADA SEPULUH SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI
DI KOTA MANADO
Guru Sampel Sampel Tidak Total
Sekolah
Tetap Minimal Tambahan Kembali Sampel
SMA Negeri 1 Manado 86 22 5 3 24
SMA Negeri 2 Manado 51 13 7 0 20
SMA Negeri 3 Manado 61 16 5 1 20
SMA Negeri 4 Manado 52 14 7 1 20
SMA Negeri 5 Manado 42 11 5 1 15
SMA Negeri 6 Manado 33 9 6 0 15
SMA Negeri 7 Manado 55 15 5 0 20
SMA Negeri 8 Manado 49 13 5 8 10
SMA Negeri 9 Manado 77 20 5 0 25
SMA Negeri 10 Manado 25 7 10 2 15
Total 531 140 60 16 184
Sumber: Dinas Pendidikan Nasional Kota Manado, Maret 2008 (diolah).

3.3. Data dan Sumber


Data yang digunakan harus dijelaskan, baik dari aspek jenisnya maupun
dari mana sumber data tersebut diperoleh, misalnya berdasarkan sumber, jenis
data terbagi data primer dan sekunder. Data berdasarkan jenis terbagi data
numerik (kuantitatif) dan kategorik (Kualitatif), data berdasarkan pengukuran
terbagi data diskrit dan kontinyu, data berdasarkan ketersediaan terbagi data
internal dan eksternal, serta berdasarkan skala terbagi nominal, ordinal, interval,
dan rasio.

Contoh Penulisan Jenis dan Sumber Data

3.3. Jenis dan Sumber Data


Jenis data dalam studi ini adalah data primer dan data sekunder, yang

dilakukan berdasarkan metode pengumpulan data kuisioner maupun data yang

diperolah secara resmi oleh instansi yang berkompeten. Dalam pelaksanaanya,

data primer diperoleh dari guru tetap Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota

Manado, berdasarkan kuisioner mengenai pemberdayaan anggota organisasi,

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 57



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan perilaku peran ekstra. Data sekunder

diperoleh dari Kantor Dinas Pendidikan Nasional Pemerintahan Kota Manado.

Contoh Penulisan Sumber dan Jenis Data

3.3. Sumber dan Jenis Data

Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data sekunder

berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur. Termasuk harga pasar saham

akhir bulanan dan tahunan, dan pembayaran dividen dari perusahaan manufaktur

di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan dapat berupa data cross sectional

maupun runtut waktu (time series).

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan

kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dalam bentuk

angka/numerik dan dapat dihitung dan diukur yang diperoleh dari objek

penelitian, dan dalam penelitian ini data kuantitatifnya adalah data laporan

keuangan perusahaan yang go public di BEI periode 2004-2008. Data kualitatif

yaitu data dalam bentuk informasi dan tidak berbentuk angka, data yang berupa

informasi yang diperoleh dari hasil penelitian dari objek dan sasaran penelitian.

3.4. Teknik Pengumpulan Data


Terdapat sejumlah teknik untuk kegiatan pengumpulan data penelitian,
diantaranya melalui: pengamatan langsung dengan menggunakan check list,
video dan kamera; eksperimen dengan melakukan serangkaian percobaan; in-
depth interview dengan menggunakan tape recorder dan buku catatan; kuisioner
(angket) yang berisi daftar pertanyaan; focus group dengan melakukan diskusi
dengan beberapa informan dalam kelompok kecil; dan dokumentasi dengan
mempelajari arsip, catatan, laporan.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 58



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Penulisan Teknik Pengumpulan Data

3.4. Teknik Pengumpulan Data

Metode yang digunakan dalam studi ini berdasarkan interview

(wawancara) dan kuisioner (angket). Penggunaan wawancara dimaksudkan untuk

mendapatkan data awal dan juga bertujuan untuk mendapatkan informasi yang

lebih mendetail dalam hubungannya dengan subjek maupun objek pada studi ini.

Dalam pelaksanaannya, dilakukan secara terstruktur (terbuka) maupun tidak

terstruktur (tertutup) kepada responden, baik para guru tetap, pimpinan unit

sekolah maupun pimpinan pada instansi Kantor Dinas Pendidikan Kota Manado.

Penggunaan kuisioner dimaksudkan untuk mendapatkan data primer dari

responden yaitu guru tetap Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Manado,

mengenai variabel-variabel yang akan diukur.

3.5. Definisi Operasional Variabel

Variabel yang diteliti didefisikan secara tepat dengan mempertimbangkan

definisi teoritisnya, pengukuran, dan kondisi di lapangan.

Contoh Penulisan Definisi Operasional Variabel



3.5.2. Resiko Pasar (X2)

Resiko pasar adalah resiko sistematis yang tidak bisa dihilangkan dengan

diversifikasi. Resiko pasar saham perusahaan diukur dengan Beta saham actual

tahunan perusahaan manufaktur yang go public di Bursa Efek Indonesia dan

dijadikan sampel mulai tahun 2004 sampai dengan Tahun 2008. Proxy ini sama

seperti yang digunakan oleh Gardner dan Trzcinka (1992), Proxy risk adalah

Standar deviasi stock return dan beta.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 59



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Adapun rumus yang untuk menghitung beta adalah standard CAPM:

Ri = Rf + (Rm-Rf)β

3.5.6. Pola Pendanaan (Y3)

Pola pendanaan perusahaan adalah perbandingan penggunaan sumber dana

intern perusahaan dengan penggunaan dana ekstern perusahaan. Pola pendanaan

perusahaan mencerminkan seberapa besar jumlah pendanaan internal

dibandingkan dengan pendanaan eksternal yang digunakan pertahunnya masing-

masing perusahaan manufaktur yang dijadikan sampel. Proxy ini sama seperti

yang digunakan Brailsford et al., (2002), Douglas (2002), Theodossious et al.,

(1996), dan Iturriaga ( 2001). Adapun cara menghitung pola pendanaan adalah

sebagai berikut:

Total Debt
pp = ---------------------
Total equity

Nilai Pasar (Y4)

Nilai pasar atau market value diukur dari market to book value yang

menghubungkan nilai kapitalisasi pasar dan nilai buku perusahaan manufaktur

yang go public di Bursa Efek Indonesia dan dijadikan sampel mulai tahun 2004

sampai dengan tahun 2008, dihitung dengan rumus:

Nilai kapitalisasi pasar


Market to book value = ---------------------------------
Nilai buku

Proxy ini sama seperti yang digunakan Sougiannis dan Yoekura ( 2001),

Huson et al (2001), Butler et al (2004), dan Lawrence (2001).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 60



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Contoh Pengukuran Variabel

3.6. Pengujian Instrumen Penelitian


Pada bagian ini perlu dijelaskan pengujian instrumen penelitian dan
hasilnya. Sebaiknya instrumen penelitian telah dilakukan pengujian sebelumnya,
sebagai salah satu syarat pengajuan proposal.

Contoh Penulisan Pengujian Instrumen Penelitian

3.6. Pengujian Instrumen

Pengujian intrumen pada studi ini dilakukan berdasarkan pengujian Uji

Validitas dan Uji Reliabilitas, dengan menggunakan Program Statistical Program

for Sosial Sciences (SPSS) versi 14.

3.6.1. Uji Validitas

Uji Validitas yang dimaksudkan adalah uji validitias item-item pertanyaan

atau uji instrumen penelitian. Dalam studi ini adalah uji validitas item, yaitu

pengujian validitas terhadap item-item pengukurannya, dengan mengkorelasikan

skor tiap butir dengan skor total yang merupakan jumlah tiap skor butir

(Sugiyono, 2002:124). Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat

mengukur apa yang akan diukur (Husein, 2002:103). Formulasi koefisien yang

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 61



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

digunakan adalah Product Moment Pearson. Untuk mengetahui tingkat validitas

item maka nilai r adalah lebih besar dari 0,3. Dengan demikian maka pertanyaan

yang telah disusun untuk mengumpulkan data dianggap mempunyai vadilitas

konstruk atau valid.

Berdasarkan hasil pengujian product moment menunjukan bahwa semua

item pertanyaan yang merupakan indikator dari variable bebas dan terikat dapat

dinyatakan valid. Hal tersebut disimpulkan dari koefisien korelasi tiap item

mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan angka kritik tabel

korelasi product moment yang bernilai 0,279 dengan jumlah n = 50 dengan

tingkat signifikansi 0,05%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa semua

indikator yang dipergunakan memiliki validitas yang baik, sehingga dapat

dilakukan analisis lebih lanjut.

Tabel 3.1.
Validitas Item Pertanyaan
Pemberdayaan Anggota Organisasi
No. Item Pertanyaan (r) Keterangan
1. Proses belajar mengajar sesuai tujuan pembelajaran. 0,331 Valid
2. Proses belajar mengajar sesuai dengan nilai-nilai pribadi yang dimiliki. 0,527 Valid
3. Profesi guru memiliki makna penting. 0,443 Valid
4. Memiliki kepedulian terhadap profesi guru. 0,420 Valid
5. Anda memiliki kompetensi yang dipersyaratkan sebagai seorang guru. 0,569 Valid
6. Anda memiliki keyakinan akan kemampuan diri menyelesaikan proses belajar mengajar 0,532 Valid
dengan baik pada tahun pembelajaran berlangsung.
7. Keahlian yang Anda miliki memberikan kepastian penyelesaian proses belajar mengajar. 0,555 Valid
8. Kompetensi yang dimiliki sesuai dengan pekerjaan yang diberikan. 0,484 Valid
9. Anda memiliki otonomi dalam melaksanankan proses belajar mengajar. 0,479 Valid
10. Anda dapat memutuskan sendiri bagaimana melaksanakan proses belajar mengajar. 0,322 Valid
11. Anda memiliki kesempatan terlibat dalam menyelesaikan proses belajar mengajar. 0,558 Valid
12. Memiliki kesempatan menggunakan inisiatif dalam meyelesaikan proses belajar 0,523 Valid
mengajar.
13. Anda memiliki pengaruh penting terhadap keberhasilan pelaksanaan proses belajar 0,553 Valid
mengajar.
14. Anda memiliki pengaruh penting dalam proses belajar mengajar. 0,504 Valid
15. Anda memiliki ide-ide yang baik untuk pengembangan organisasi. 0,481 Valid
16. Anda memiliki kesempatan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan sekolah. 0,519 Valid
17. Ide-ide yang Anda berikan menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan 0,530 Valid
sekolah.
18. Pengambilan keputusan sekolah melibatkan seluruh guru yang ada. 0,362 Valid
19. Anda memliki kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah. 0,400 Valid
20. Anda memiliki kesempatan untuk menggunakan fasilitas yang ada dalam proses belajar 0,521 Valid
mengajar.
Sumber: Lampiran 4 - Reliability, Maret 2008 (diolah).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 62



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

3.6.2. Uji Reliabilitas

Uji Reliabilitas adalah suatu nilai yang menunjukkan konsistensi suatu alat

pengukur di dalam mengukur gejala yang sama. Untuk menguji tingkat realibilitas

instrumen dilakukan melalui Uji Internal Concistency dengan menggunakan

Koefisien Reliabilitas (Alpha Cronbach). Nilai Koefisien Cronbach Alpha

dikatakan baik bila koefisien bernilai antara 0,6 sampai 1,0 (Husein, 2002:113).

Reliabilitas yang kurang dari 0,6 dipertimbangkan kurang baik, sedangkan 0,7

dapat diterima dan di atas 0,8 adalah baik (Sekaran, 1992:91).

Hasil pengujian reliabilitas pada 19 indikator dari variabel yang digunakan

dalam studi ini menunjukan secara keseluruhan koefisien reliabilitas lebih besar

dari 0,6 sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh indikator yang teruji adalah

reliabel atau konsisten, dan dapat dilakukan analisis lebih lanjut (Tabel 3.3).

Tabel 3.3.
Reliabilitas Item Pertanyaan
No. Indikator R Alpha Keterangan
1. Bermakna 0,630 Reliabel
2. Kompetensi 0,741 Reliabel
3. Determinasi diri 0,629 Reliabel
4. Pengaruh 0,621 Reliabel
5. Pengambilan 0,650 Reliabel
keputusan
6. Akses 0,770 Reliabel
7. Pengakuan 0,770 Reliabel
8. Kompensasi 0,787 Reliabel
9. Pengawasan 0,676 Reliabel
10. Tantangan Pekerjaan 0,638 Reliabel
11. Kondisi Kerja 0,703 Reliabel
12. Komitmen Afektif 0,644 Reliabel
13. Komitmen Kontinuan 0,652 Reliabel
14. Komitmen Normatif 0,879 Reliabel
15. Tanpa Pamrih 0,760 Reliabel
16. Bersikap Sportif 0,750 Reliabel
17. Disiplin Pada Waktu 0,797 Reliabel
18. Keterlibatan Diri 0,792 Reliabel
19. Inisiatif 0,739 Reliabel
Sumber: Lampiran 4 - Reliability, Maret 2008 (diolah).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 63



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

3.7. Teknik Analisis

Contoh Penulisan Teknik Analisis SEM

3.7 Teknik Analisis SEM

Data yang diperoleh dari responden yaitu guru Sekolah Menengah Atas

Negeri di Kota Manado melalui kuisioner yang disebarkan, akan dianalisis dengan

menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berdasarkan program AMOS

4.01 dan SPSS 12.0. Menurut Hair et al. (2002:70) bahwa dengan menggunakan

Structural Equation Modeling memungkinkan dilakukannya analisis terhadap

serangkaian hubungan secara simultan sehingga memberikan efisiensi secara

statistik. Ferdinand (2002:60) mengemukakan bahwa SEM merupakan

sekumpulan teknik-teknik statistik yang memungkinkan pengujian sebuah

rangkaian hubungan yang relatif rumit secara simultan.

Model struktural pada Structural Equation Modeling memungkinkan

untuk melakukan estimasi atas persamaan regresi yang berbeda tetapi terkait satu

sama lain secara bersama-sama. Keterkaitan ini memungkinkan variabel

tergantung pada satu hubungan berperan pula sebagai variabel bebas pada

hubungan selanjutnya, atau variabel yang sama akan berpengaruh terhadap

variabel tergantung yang berbeda secara berbeda pula (Hair et al., 2002:68).

Structural Equation Modeling memiliki karakteristik utama yang

membedakannya dengan teknik analisis multivariat lainnya. Pada SEM terdapat

estimasi hubungan ketergantungan ganda (multiple dependence relationship).

SEM juga memungkinkan mewakili konsep yang sebelumnya tidak teramati

(unobserved concept) dalam hubungan yang ada dan memperhitungkan kesalahan

pengukuran (measurment error).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 64



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

3.7.1 Langkah-Langkah Pembentukan Model SEM

Menurut Ferdinand (2002:61) Structural Equation Modeling pada

dasarnya terdiri dari model pengukuran (measurement model) dan model

struktural (structural model). Model pengukuran ditunjukkan untuk

mengkonfirmasi dimensi-dimensi yang dikembangkan pada sebuah faktor atau

variabel. Model struktural merupakan model mengenai struktur hubungan yang

membentuk atau menjelaskan kausalitas antar faktor atau variabel. Dalam studi ini

meliputi, pemberdayaan anggota organisasi

Langkah-langkah pembentukan model persamaan struktural (Structural

Equation Modeling) adalah sebagai berikut (Ferdinand, 2002:61):

1. Pengembangan model berbasis teori.

2. Pengembangan diagram jalur untuk menunjukkan hubungan kausalitas.

3. Konversi diagram jalur ke dalam serangkaian persamaan struktural dan

spesifikasi model pengukuran.

4. Pemilihan matriks input dan teknik estimasi atas model yang dikembangkan.

5. Menilai masalah identifikasi.

6. Evaluasi model dengan kriteria goodness-of-fit.

7. Interpretasi dan memodifikasi model.

BAB 4 HASIL PENELITIAN


4.1. Deskripsi Obyek Penelitian
Pada bagian ini dijelaskan mengenai keberadaan obyek penelitian yang
disesuaikan dengan permasalahan yang diteliti.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 65



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

4.2. Deskripsi Responden
Pada bagian ini dijelaskan mengenai identitas responden bila menggunakan
data primer. Pada data sekunder perlu diidentifikasi hal-hal berkaitan dengan
kebijakan perusahaan.

4.3. Deskripsi Variabel


Pada bagian ini dijelaskan mengenai jawaban atau tanggapan dari
responden berkaitan dengan variabel yang diteliti.

4.4. Deskripsi Hasil


Pada bagian ini dijelaskan mengenai hasil atau temuan penelitian.

BAB 5 PEMBAHASAN HASIL


5.1. Pembahasan
Pada bagian ini diuraikan apa yang menjadi temuan dari pelaksanaan
penelitian. Temuan ini dibahas satu per satu sesuai dengan permasalahan yang
diangkat. Pembahasan juga dapat didasarkan pada hipotesis atau preposisi yang
diajukan.

Contoh Penulisan Pembahasan



5.2. Pengaruh Kepercayaan Terhadap Kepuasan Konsumen Dan Perilaku
Membeli Ulang

Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh tidak

signifikan terhadap kepuasan konsumen dan berpengaruh signifikan terhadap

perilaku membeli ulang. Kepercayaan berpengaruh tidak signifikan terhadap

kepuasan konsumen namun berpengaruh signifikan terhadap perilaku membeli

ulang. Artinya, kepercayaan berpengaruh secara langsung terhadap perilaku

membeli ulang, sekalipun dalam kenyatan kepercayaan mereka berpengaruh tidak

signifikan terhadap kepuasan konsumen.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 66



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Secara teoritis temuan ini bertolak belakang dengan beberapa penelitian

sebelumnya bahwa kepercayaan konsumen berpengaruh terhadap kepuasan

konsumen, seperti pada penelitian Chu (2003) yang menyatakan bahwa

kepercayaan pelanggan sebagai anggota club house atas jasa yang diberikan akan

berdampak pada kepuasan mereka. Menurutnya, pengembangan kepercayaan

merupakan faktor penting yang memiliki pengaruh bagi keseluruhan kepuasan

dari suatu hubungan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa sekalipun para

wanita karir merasa kurang puas dengan pasar swalayan dalam melakukan

transaksi, namun karena tingginya kepercayaan mereka terhadap pasar swalayan

tersebut sehingga mereka juga tetap menunjukkan perilaku membeli ulang.

Artinya, bila mereka percaya terhadap pasar swalayan tempat mereka berbelanja,

maka kepercayaan tersebut akan menutupi ketidakpuasan mereka pada pasar

swalayan tempat mereka berbelanja.

Pengamatan ini sesuai dengan pendapat Chu (2003) bahwa kepuasan

merupakan perasaan seseorang atas kesenangan dan ketidaksetujuan yang

dihasilkan dari membandingkan kinerja produk yang diterimanya dihubungkan

dengan apa yang diharapkannya, maka dapat dikatakan bahwa kepercayaan dapat

memberikan dampak pada kepuasan karena kepercayaan yang sangat

berhubungan dengan harapan dan kenyataan yang dirasakan oleh konsumen.

Ditambahkan pula oleh Anderson dan Srinivasan (2003) maupun Morgan

dan Hunt (1994) bahwa kepercayaan sebagai perasaan percaya terhadap

reliabilitas dan integritas partner. Artinya, para wanita karir tentunya akan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 67



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

mempercayai provider jasa seperti pasar swalayan yang memiliki kehandalan atau

keakuratan dan integritas dalam memberikan layanan kepada mereka.

Secara teoritis pula, pengaruh kepercayaan konsumen terhadap perilaku

membeli ulang sebagai salah satu determinan loyalitas melalui kepuasan

konsumen telah dibuktikan dalam beberapa penelitian sebelumnya, seperti pada

penelitian Floh dan Treiblmaier (2006) yang membuktikan bahwa kepuasan

merupakan variabel antara yang penting antara kepercayaan terhadap loyalitas.

Jadi secara tidak langsung kepercayaan berpengaruh terhadap loyalitas.

Hasil yang sama juga dibuktikan Anderson dan Srinivasan (2003) bahwa

dengan mempertimbangkan faktor-faktor bisnis, baik kepercayaan dan nilai yang

diterima dan yang dikembangkan oleh perusahaan, signifikan berpengaruh pada

loyalitas melalui kepuasan. Chu (2003) dalam penelitiannya menyimpulkan

bahwa komitmen dan kepercayaan, sebagai tambahan untuk kepuasan dan

loyalitas, adalah pusat kesuksesan hubungan pemasaran dan hasil empiris

menunjukkan bahwa faktor ini secara langsung berdampak pada perilaku yang

kooperatif yang kondusif bagi kesuksesan hubungan pemasaran.

Berdasarkan pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa kepercayaan

para wanita karir terhadap pasar swalayan akan meningkatkan kepuasan mereka

berbelanja, ketika mereka merasa percaya pada pasar swalayan tempat mereka

berbelanja, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan pula frekuensi mereka

untuk berkunjung kembali, melakukan pembelian atau meningkatkan kuantitas

pembelian mereka sebagai bentuk loyalitas pada pasar swalayan yang terpercaya.

Hal ini konsisten dengan pendapat Severt (2002) bahwa high level of

customer satisfaction have predicted higher level of trust. Tingginya tingkat

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 68



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

kepuasan konsumen menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan. Kepercayaan

membuat konsumen yakin bahwa pihak penyedia jasa akan memberikan jasa atau

pelayanan yang terbaik baginya. Konsekuensinya tingkat kepuasan konsumen

akan meningkat. Demikian pula dengan pendapat Balasubramanian et al., (2003)

bahwa trust may play a central role here in enhancing customer satisfaction

(positive). Kepercayaan memainkan peran penting dalam mencapai kepuasan

konsumen.

Konsisten pula dengan pendapat Floh and Treiblmaier (2006) bahwa

kepercayaan didefinisikan sebagai keinginnan untuk tetap menjadi partner yang

saling percaya. Ini merupakan hal penting sebagai variabel antara dalam banyak

model hubungan yang melibatkan loyalitas atau kepuasan. Artinya, dengan

adayan kepercayaan maka konsumen akan lebih merasa puas dan mereka tentunya

akan berusaha untuk tetap loyal dengan terus melakukan pembelian dan

meningkatan frekuensi kunjungan kembali.

Demikian pula konsisten dengan penelitian Verhoef et al (2002)

berpendapat kepercayaan, komitmen, dan kepuasan berdampak pada jumlah jasa

yang dibeli. Kepercayaan secara positif berhubungan dengan jumlah jasa yang

dibeli. Konsisten pula dengan penelitian Shankar et al., (2002) bahwa

kepercayaan (reliabilitas/kredibilitas, kenyamanan emosional, kualitas dan

kebaikan berdampak pada intensitas tindakan berupa sikap kearah perusahaan,

persepsi atas resiko, keinginan membeli dan orientasi jangka panjang, kepuasan

dan loyalitas berupa penyelesaian masalah, kepuasan, komitmen, perilaku beli

ulang dan loyalitas), serta pada kinerja perusahaan (harga saham, pendapatan,

profitabilitas (ROI) dan nilah pemegang saham).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 69



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

BAB 6 PENUTUP

6.1. Kesimpulan

Contoh Penulisan Kesimpulan


BAB 6
PENUTUP

6.1. Kesimpulan

Dari hasil analisa data sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya

dapatlah disimpulkan:

1). Budaya organisasi signifikan mempengaruhi strategi bersaing dan inovasi

tapi tidak signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan.

2). Teknologi informasi signifikan mempengaruhi inovasi, tapi tidak signifikan

mempengaruhi kinerja perusahaan dan strategi bersaing.

3). Intensitas persaingan signifikan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan

dan signifikan melalui inovasi tetapi tidak signifikan jika melalui strategi

bersaing.

6.2. Saran

Berdasarkan kesimpulan maka saran diuraikan sebagai sebagai berikut:

Pertama, oleh karena budaya organisasi tidak berdampak langsung pada

kinerja melainkan harus melalui strategi bersaing, maka disarankan pihak

manajemen dan pemilik hotel untuk membentuk nilai-nilai budaya yang

berorientasi pada penciptaan strategi bersaing. Hal ini dapat ditempuh dengan

melakukan revisi atas nilai yang ada, yang dianggap tidak sejalan dengan konsep

strategi bersaing. Misalnya nilai yang menganggap pesaing adalah musuh, harus

diganti dengan melihat pesaing sebagai sumber pengetahuan, sebagai sumber

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 70



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

penentuan strategi yang semuanya dapat dilakukan dengan cara mempelajari

secara dinamis pola strategi mereka.

Kedua, oleh karena teknologi informasi tidak berpengaruh langsung pada

kinerja melainkan harus lewat inovasi maka disarankan adanya perubahan cara

pandang atas teknologi informasi. Saat ini teknologi informasi hanya dianggap

sebagai tools dan bukan ditinjau dari human capital. Human capital sangat penting

karena menyangkut inovasi bagi penyedia atau pihak operator. Karyawan operator

teknologi informasi harus dibarengi dengan kebebasan untuk berinovasi dengan

teknologi tersebut.

Ketiga, oleh karena intensitas persaingan berpengaruh langsung pada

kinerja perusahaan maupun lewat inovasi maka disarankan pihak hotel

(manajemen dan pemilik) untuk selalu proaktif dalam melihat pola persaingan

dilapangan. Perlu dikembangkan strategi kontijensi atas persaingan yang tinggi.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 71



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

D. BAGIAN AKHIR
1. Penulisan Daftar Pustaka
Daftar pustaka adalah keseluruhan kepustakaan sebagai sumber referensi
yang digunakan dalam mengali permasalahan, membangun teori dan konsep,
menyusun hipotesis, sampai pada pembahasannya. Penulisan daftar pustaka
mengikuti APA style secara alfabeta, dan diketik spasi 1.
1). Penulisan daftar pustaka, seharusnya nama penulis pertama saja yang
diputar dengan urutan penulisan last nama ditulis lengkap dan selanjutnya
first name dan second name disingkat, dan selanjutnya diikuti penulis kedua,
ketiga, dstnya dengan urutan penulisan penulis kedua, ketiga, dstnya sama,
yaitu: first name ditulis lengkap dan selanjutnya ditulis second name, last
name yang ditulis singkat.

2). Penulisan Daftar Pustaka secara alfabeta

Fisher, M.L., Raman, A. and McClelland, A.S. (2000), “Rocket science retailing
is almost here: are you ready?”, Harvard Business Review, Vol. 78 No. 4,
pp. 115-24.
Frankel, R., Goldsby, T.J. and Whipple, J.M. (2002), “Grocery industry
collaboration in the wake of ECR”, International Journal of Logistics
Management, Vol. 13 No. 1, pp. 57-72.
Gjerdrum, J., Shah, N. and Papageorgiou, L.G. (2002), “Fair transfer price and
inventory holding policies in two-enterprise supply chains”, European
Journal of Operational Research, Vol. 143 No. 3, pp. 582-99.
Goldratt, E.M. (1994), It’s Not Luck, North River Press, Great Barrington, MA.
Grey, W., Katircioglu, K., Shi, D., Bagchi, S., Gallego, G., Adelhelm, M.,
Seybold, D. and Stefanis,S. (2003), “Beyond ROI”, Supply Chain
Management Review, Vol. 7 No. 2, pp. 20-7.
Hammer, M. and Champy, J. (1993), Reengineering the Corporation: A Manifesto
for Business Revolution, Harper Business, New York, NY.
IIE Solutions (1999), “Control of the supply chain is shifting”, IIE Solutions, Vol.
31 No. 7, p. 7
Jap, S.D. (2001), “Pie sharing in complex collaboration context”, Journal of
Marketing Research, Vol. 38 No. 1, pp. 86-99.
Jensen, M.C. and Meckling, W.H. (1992), “Specific and general knowledge and
organizational structure”, in Werin, L. and Wijkander, H. (Eds), Contract
Economics, Basil Blackwell, Oxford, pp. 251-74.
Kerlinger, F.N. (1973), Foundations of Behavioural Research, 2nd ed., Holt,
Rinehart and Winston, New York, NY.
Konsynski, B.R. and McFarlan, E.W. (1990), “Information partnerships: shared
data, shared scale”, Harvard Business Review, Vol. 68 No. 5, pp. 114-20.
Kopczak, L.R. and Johnson, M.E. (2003), “The supply-chain management effect”,
Sloan Management Review, Vol. 44 No. 3, pp. 27-34.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 72



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Kravetz, S. (1999), “Mattel revamps retail plan to reduce its independence on
traditional outlets”, Wall Street Journal, Vol. 233 No. 32, p. B8.
Lapide, L. (2000), “True measures of supply chain performance”, Supply Chain
Management Review, Vol. 4 No. 3, pp. 25-8.
Lattimore, O. (2001), “Electronic commerce tools that address supply chain
performance”, Logistics Spectrum, Vol. 35 No. 4, pp. 11-12.
London, S. (2001), “Sun smiles on auctions: e-procurement: the company’s
supply costs are being cut by a virtual marketplace”, Financial Times, p.
21, 15 October.
Louis, A. and Carson, L. (1986), “Special Report”, Fortune 21, 23 June.
Nelson, K. (2000), “B to B portal directory: show me the markets: every industry
has its own portals: here are hundreds of the best”, B to B, Vol. 85, p. 1.
O’Toole, K. and Robinson, J. (1999), “Internet trade puts pressure on businesses”,
Sanford Online Report, 10 May, available at: http://news-
service.stanford.edu/news/1999/may12/ecommerce-512.html.
Palevich, F.R. (1999), “Supply chain management”, Hospital Material
Management Quarterly, Vol. 20 No. 3, pp. 54-63.
Zarley, C. (1997), “Price protection is not a game”, Computer Reseller News, No.
754, p. 14.

3). Penulisan daftar pustaka dengan satu penulis (pengarang)


Alotaibi, A.G. (2001). Antacedents of organizational citizenship behavior:
a study of public personnel in kuwait. Journal Public Personnel
Management. vol. 30, no. 3. pp. 363-376.

4). Penulisan daftar pustaka dengan dua penulis (pengarang)


Aldag, R., and Reschke W. (1997). Employee value added: measuring
discretionary effort and its value to the organization. Center for
Organization Effectiveness, Inc. 608/833-3332. pp. 1-8.

Allen, N.J., and Meyer J.P. (1990). The measurement and antecendents of
affective, continuance, and normative commitment to the organization.
Journal of Accupational Psychology, vol. 63, pp. 1-18.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 73



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

5). Penulisan daftar pustaka dengan tiga atau lebih penulis (pengarang)
Clugston, M., Howell J.P., and Doreman P.W. (2000). Organizational,
commitment across cultural, dimensions. Journal of Management. vol. 26.
no. 1. pp. 1-30. JAI PRESS Inc. Stamford.
Lee, Y.K., Nam F.H., Park D.H., and Lee K.A. (2006). What factors influence
customer-oriented prosocial of customer-contact employees?. Journal of
Service Marketing, vol. 20/4, pp. 251-264. Emerald Group Publishing
Limited.

6). Penulisan daftar pustaka bersumber dari buku


Yin, R.K. (2003), Case Study Research, 3rd ed., Sage, Newbury Park, CA.

Ferdinand, A. (2002). Structural Equation Modeling Dalam Penelitian


Manajemen: Aplikasi Model-Model Rumit Dalam Penelitian Untuk Tesis
Magister dan Skripsi Sarjana. Semarang: Penerbit Fakultas Ekonomi
Universitas Diponegoro.

Nasir, Moh. (1999). Metode Penelitian. Cetakan Keempat, Jakarta: Penerbit


Ghalia Indonesia.

7). Penulisan daftar pustaka bersumber dari Skripsi


Riniwati, H. (2006). Pengaruh tingkat pemberdayaan manajer perempuan
terhadap motivasi ekstrinsik dan intrinsik serta kinerja manajer
perempuan pada perusahaan perikanan di Jawa Timur. Skripsi. Surabaya:
Universitas Airlangga.

8). Penulisan daftar pustaka bersumber dari rujukan internet


Joachim, D. (1998), “Dell links virtual supply chain”, Internetweek, No. 739, p. 1,
available at:www.internetwk.com/news1198/news110298-3.htm
King, J. (1999), “Shipping firms exploit IT to deliver e-commerce goods”,
Computerworld, Vol. 33 No. 31, p. 24, available at:
www.computerworld.com/home/print.nsf/all/990802B16.
Konicki, S. (2002), “Procurement power”, Information Week, No. 900, p. 48,
available at: www.informationweek.com/story/IWK20020801S0004

9). Penulisan bersumber dari buku


Chase, R.B., Aquilano, N.J. and Jacobs, F.R. (2001), Operations Management for
Competitive Advantage, 9th ed.,McGraw-Hill, Boston, MA.

10). Penulisan daftar pustaka dengan penulis yang sama untuk daftar berikutnya

Sugiyono. (2002). Metode penelitian bisnis. Bandung: Penerbit CV. Alfabet.


________. (2004). Metode penelitian administrasi. Bandung: Penerbit CV.
Alfabet.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 74



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Penulisan Daftar Lampiran
Lampiran adalah seluruh data yang mengadung informasi baik secara
langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan pelaksanaan penelitian.
Setiap lampiran terhitung sebagai bagian naskah Skripsi, dengan demikian harus
diberi nomor halaman yang merupakan kelanjutan dari penomoran halaman
sebelumnya. Tata cara penomoran halaman sebagaimana diatur pada standar
penomoran halaman.
Lampiran 1. Biodata Penulis
Lampiran 2. Surat Keputusan Dekan tentang Pengangkatan Tim Promotor
Lampiran 3. Surat Keputusan Dekan tentang Panitia Seminar Hasil
Lampiran 4. Ijin Penelitian
Lampiran 5. Kuisioner Penelitian dan/atau Panduan Wawancara
Lampiran 6. Tabulasi Data (Sekunder/Primer)
Lampiran 7. Hasil Olah Data Statistik
Lampiran 8. Data dan Informasi Tambahan

E. TATACARA PENULISAN

1. Penulisan Judul
Judul Skripsi pada prinsipnya bersifat kondisional, baik saat diajukan
pertama kali pada seminar topik maupun pada seminar proposal Skripsi, dan
bahkan sampai seminar hasil (ujian kelayakan). Pada tahapan pra promosi (ujian
tertutup) dan promosi Sarjana (ujian terbuka) judul tidak dapat lagi dirubah
dengan alasan apapun juga, termasuk alasan metodologi. Judul yang baik
berisikan konsep-konsep yang diteliti dan menjelaskan keterkaitan konsep
tersebut satu sama lainnya. Pernyataan judul dapat juga menjelaskan tujuan
penelitian dan metode penelitiannya secara implisit, seperti, unit analisis,
populasi, lokasi penelitian, dan teknik analisisnya.
1). Pernyataan judul tidak melebihi 20 kata dan tidak kurang dari 8 kata.
2). Judul Bab dan Sub Bab menggunakan angka arab dan dicetak tebal (bold).
3) Unsur-Unsur dalam Sub Bab menggunakan angka arab sampai pada
tingkatan ke dua dan dicetak tebal (bold).
4). Judul Bab, dan Judul Setiap Bagian (mulai dari Kata Pengantar, Daftar Isi,
Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Istilah, Daftar Lampiran, Daftar Pustaka,
dan Lampiran ditulis semuanya huruf kapital dan dicetak tebal (bold).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 75



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

5). Judul Sub Bab ditulis huruf kapital dan dicetak tebal (bold) pada huruf
pertama setiap kata.
6). Judul memiliki makna yang jelas, dan dapat mengambarkan suatu
fenomena, mengandung konsep dan/atau variabel yang di teliti, dan/atau
teknik analisis tertentu.

2. Standar Huruf dan Spasi Naskah


1). Isi dari keseluruhan penullisan Skripsi menggunakan huruf New Times
Roman 12, kecuali cover luar dan cover dalam diatur tersendiri.
2). Tulisan tegak, kecuali kata asing (italic form), tulisan tepi kiri dan kanan rata
tanpa pemenggalan kata.
3). Spasi 2

3. Standar Penomoran Halaman


1). Penomoran dan penepatan halaman disudut kanan atas (top of page - plain
number 3), kecuali halaman pada Judul Bab ditulis di bagian bawah (bottom
of page-plain number 2) dengan menggunakan Angka Arab.
2). Penomoran dan penepatan halaman Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar
Tabel, Daftar Gambar, Daftar Istilah, Daftar Lampiran, Daftar Pustaka di
bagian bawah (bottom of page-plain number 2) dengan menggunakan
Angka Romawi (Kecil).

4. Standar Margin

1). Jenis Kertas A4


2). HVS 80 gram
3). Ukuran 21 x 29,7 cm
4). Margin 3433
tepi atas 3
tepi kiri 4
tepi bawah 3, dan
tepi kanan 3

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 76



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 77



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

3 CM
________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_____________________
________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
4 CM 3 CM
_______________________________________
_______________________________________
__________________
________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
__________________
________________________________
3 CM
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 78



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

5. Standar Penulisan Tabel dan Gambar
1). Data yang disajikan dalam bentuk tabel diberikan judul pada bagian atas
tengah tabel dengan urutan penulisan; nomor bab, nomor urutan tabel, titik,
enter (1 spasi), judul tabel. Setiap tabel disertai dengan sumber data dan
tahun yang diletakan pada pojok kiri bawah tabel.
2). Setiap informasi yang penting sebaiknya dituangkan dalam naskah Skripsi.
Apabila informasi ini terdiri dari beberapa lajur dan membutuhkan
pengelompokan, sebaiknya ditulis dalam bentuk tabel. Dalam penulisan tabel
harus diurutkan sesuai dengan bab dan nomor urut tabel pada bab tersebut,
disertai dengan nama tabel. Seluruh tabel dalam naskah harus tercantum
dalam daftar tabel lengkap dengan nama dan nomor tabel, serta sumbernya.
Setiap penulisan kata tabel untuk menjelaskan tabel tersebut, maka huruf
pertamanya ditulis dengan huruf kapital.
Misalnya, Tabel 1.2 menjelaskan …;
… informasi pada Tabel 1.2 dan Tabel 1.3 menunjukkan …;

Tabel 1.2.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia
Di Antara Negara-Negara Asia Tengara
Tahun 2005
No. Negara Indeks IPM Peringkat
1. Malaysia 0,796 61
2. Thailand 0,778 73
3. Filipina 0,758 84
4. Vietnam 0,704 108
5. Indonesia 0,697 110
Sumber: tempointeraktif.com, 2008 (diolah)

Tabel 1.3.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dan
Parameter-Parameter Pengukurannya
PADA NEGARA-NEGARA DI ASIA
TAHUN 2006
Negara IPM LEB ALR CGER GDP/Capita
(HDI) (Tahun) (%) (%) ($ AS)
Singapura 0,916 78,9 92,5 87,3 28.077
Korea Selatan 0,912 77,3 98,0 95 20.499
Filipina 0,763 70,7 92,6 81,5 4.614
Indonesia 0,711 67,2 90,4 68,4 3.609
Sumber: Laporan UNDP tahun 2006 yang dikutip Roza (2007)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 79



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

3). Data yang disajikan dalam bentuk gambar diberikan judul pada bagian
bawah tengah dari gambar dengan urutan penulisan; nomor bab, nomor
urutan gambar, titik, enter (1 spasi), judul gambar. Setiap gambar disertai
dengan sumber data dan tahun yang diletakan pada pojok tengah di bawah
nama gambar.
4). Apabila informasi yang dirasa penting lebih mudah disajikan dalam bentuk
gambar, maka sebaiknya ditulis dalam bentuk gambar. Dalam penulisan
gambar harus diurutkan sesuai dengan bab dan nomor urut gambar pada
bab tersebut, disertai dengan nama gambar. Seluruh gambar dalam naskah
harus tercantum dalam daftar gambar lengkap dengan nama dan nomor
gambar, serta sumbernya. Setiap penulisan kata tabel untuk menjelaskan
tabel tersebut, maka huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital.

Misalnya, Gambar 1.1 menjelaskan …;


… informasi pada Gambar 1.1 menunjukkan …;
… seperti pada Gambar 1.1 sebagai berikut: …;
… (lihat Gambar 1.1).

Distributive
Justice
Citizenship
Trust Behavior

Procedural
Justice

Gambar 2.17
Representation Of The Saturated Structural And Measurement Model:TRUST
As A Mediator Of The Ralationship Between Justice And Citizenship Behavior
(Konovsky, A.M., Pugh, D.S., 1994)

6. Standar Kutipan
Skripsi yang dihasilkan harus diperoleh dari berbagai sumber referensi
ilmiah yang relevan, jelas, akurat, dan terkini. Hal ini sangat terkait dengan cara
penulisan kutipan, baik langsung maupun tidak langsung ke dalam tulisan
Skripsi. Kutipan Langsung diartikan sebagai salah satu bentuk pengambilan
bagian tertentu dari tulisan seseorang (orang lain dan/atau penulis itu sendiri)
tanpa melakukan perubahan redaksi. Kutipan Tidak Langsung diartikan sebagai
salah satu bentuk pengambilan bagian tertentu dari tulisan seseorang (orang lain

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 80



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

dan/atau penulis itu sendiri) dengan menuliskan berdasarkan sudut pandang
penulis dengan melakukan perubahan redaksi.
1). Kutipan langsung harus sama dengan teks aslinya;
2). Kutipan langsung yang ditulis dengan menghilangkan satu atau beberapa
bagian yang akan dikutip, maka bagian tulisan yang dihilangkan diganti
dengan tanda ( . . . ) atau buka kurung, spasi, titik, spasi, titik, spasi, titik,
spasi, tutup kurung.
3). Kutipan langsung yang ditulis lebih atau sama dengan 5 baris (> 5 baris)
ditulis terpisah dari teks tulisan Skripsi dengan jarak spasi 1 pada halaman
yang tidak terpisah.
Menurut Wexley and Yukl (2003:136-137) jumlah tertentu
dari hygiene factor diperlukan untuk memenuhi dorongan biologis
serta kebutuhan dasar seperti: kebutuhan keamanan atau berkelompok.
Jika kebutuhan-kebutuhan ini tidak terpenuhi, seseorang akan tidak
puas. Namun jika besarnya hygiene factor memadai untuk memenuhi
kebutuhan tersebut, seseorang tidak akan lagi kecewa tetapi dia belum
terpuaskan. Seseorang hanya terpuaskan jika terdapat jumlah yang
memadai untuk faktor-faktor pekerjaan yang dinamakan satisfiers.

Secara teoritis pembahasan mengenai konsep komitmen organisasi secara umum

begitu banyak dan beragam, seperti yang dikemukakan Satta (2002) ribuan

literatur dalam artikel-artikel telah dipublikasikan mengenai konsep komitmen,

sejak diperkenalkan pada studi-studi perilaku organisasional awal Tahun 1950-an.

Karena itu, sebelum mengartikannya secara spesifik, di bawah ini disajikan

beberapa pemikiran penting mengenai komitmen organisasi, sebagai berikut:

Bahwa kurang lebih terdapat tiga pendekatan yang berbeda


dalam mengartikan komitmen. Pertama, the exchange (side bets)
approach yang memandang komitmen sebagai hasil dari kontribusi
transaksi-transaksi antara organisasi dan anggotanya. Kedua, the
psychological approach mengartikan komitmen sebagai sikap atau
orientasi terhadap organisasi yang berhubungan dengan identifikasi
seseorang terhadap organisasi (Varona, 1996).
Ketiga, attribution approach mengartikan komitmen sebagai
keterikatan secara individual terhadap perilaku dari tindakan-tindakan
dan terjadi saat atribut individu dan atribut komitmen menyatu dalam
perilaku yang didasarkan pada kemauan sendiri, secara jelas, dan tidak
dapat dibatalkan (Reichers, 1985 dalam Varona, 1996).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 81



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

4). Kutipan langsung yang ditulis kurang dari 5 baris (< 5) ditulis tidak terpisah
dari teks tulisan Skripsi.
Vandenberg and Lance (1992); Knoop (1995) dalam studinya
mempertegas bahwa kepuasan kerja merupakan aspek prediksi yang penting
terhadap komitmen organisasi (dalam Lam and Zhang, 2003) sebagai antasenden
terhadap komitmen organisasi (William and Hazer, 1986), dan pengaruhnya
bersifat secara langsung (Rivai, 2001), sebagai penentu terhadap komitmen
organisasi (Yousef, 1998).

5). Dalam satu paragraf dan/atau kalimat dapat memuat lebih dari 1 kutipan
langsung ditulis tidak terpisah dari teks tulisan Skripsi;
Hasil studi ini mendukung temuan dari Aldag and Reschke (1997) bahwa

karyawan yang puas memiliki komitmen dengan memberikan “value added” pada

organisasinya. Individu yang terpuaskan dengan pekerjaannya cenderung

menimbulkan loyalitas terhadap organisasi, ...

Selanjutnya menurut Mathieu and Zajac yang dikutip Rylander (2003)

bahwa aliran pendapat Becker (1960) menekankan komitmen dalam organisasi

secara keseluruhan, akan tetapi kurang berkembang sampai pada Buchanan (1974)

dan Porter et al. (1974) yang mengembangakan Organizational Commitment

Questionnaire (OCQ) dan telah digunakan secara luas sebagai pengukuran

komitmen organisasi. ...

6). Seluruh kutipan langsung dalam paragram dan/atau kalimat harus diberi
tanda petik dua diawal dan akhir kutipan (“...”), dan disertai sumber
referensi dan tahun.

Katz yang dikutip Konovsky and Pugh (1994) mengidentifikasi adanya 3

(tiga) kategori perilaku pekerja, yaitu individu harus terikat dan berada dalam

suatu organisasi, dan mereka harus menyelesaikan peran khusus dalam suatu

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 82



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

pekerjaan yang dipersyaratkan, serta mereka harus terikat pada aktivitas yang

inovatif dan spontan melebihi persepsi perannya. Kategori terakhirlah yang sering

disebut sebagai organizational citizenship behavior, atau sebagai the extra-role

behavior (Organ, 1988). Kategori tersebut diistilahkan juga sebagai “good

soldier” or “good citizen syndrome” (Smith et al., 1983), “prosocial behavior”

(Brief and Motowidlo, 1986), “spontaneous and innovative behaviors” (Kahn,

1997) atau juga diartikan sebagai “kewarganegaraan yang baik” (Robins,

2003:30).

7). Kutipan tidak langsung ditulis berdasarkan sudut pandang penulis yang
terintegrasi dengan paragraf dan/atau kalimat yang sedang ditulis, dan
disertai sumber referensi dan tahun.
8). Setiap kutipan yang bersumber dari buku, makalah, jurnal, dan sumber
referensi lainnya harus ditulis nama penulisnya dan tahun penulisan. Bila
kutipan bersumber dari buku teks, maka penulisannya disertai dengan
nomor halaman dimana teks yang dikutip berada.
9). Penulisan nama penulis (pengarang), dan tahun, serta nomor halaman dapat
diletakan di depan kalimat, atau di belakang kalimat/paragraf.
10). Penulisan nama penulis (pengarang) dan tahun diakhir kalimat atau paragraf
ditulis sebagai berikut:

… konsep kebahagian merupakan sinonim dari kepuasan hidup atau satisfaction


with life (Veenhoven, 2000).

11). Penulisan nama penulisan (pengarang) dan tahun atau disertai nomor
halaman pada akhir kalimat/paragraf yang dikutip terletak di antara dua
tanda kurung (nama penulis, tahun penulisan:nomor halaman).
Kepuasan hidup yang meningkat perlahan seiring dengan usia, afek
menyenangkan menurun sedikit, dan afek tidak menyenangkan tidak berubah
(Selingman, 2002:262).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 83



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Optimis didefinisikan sebagai ekspetasi secara umum bahwa akan terjadi
lebih banyak hal baik dibandingkan hal buruk di masa yang akan datang (Carr,
2004:46).

12). Penulisan nama penulis (pengarang) dan tahun diawal kalimat atau paragraf
ditulis sebagai berikut:

Furnham et al., (2008) juga menyatakan kebahagiaan merupakan bagian


dari kesejahteraan, … .

13). Penulisan nama penulis (pengarang) dan tahun, serta nomor halaman (bila
kutipan bersumber dari buku) diawal kalimat atau paragraf ditulis sebagai
berikut:

Seligman (2002:261) mengidentifikasi 8 (delapan) faktor eksternal yang


mempengaruhi kebahagiaan seseorang, … .

14). Kutipan dapat berasal dari tulisan pada sumber pertama (secara langsung)
maupun kutipan berasal dari tulisan pada sumber kedua. Kutipan yang
berasal dari tulisan pada sumber kedua ditulis secara lengkap, dimulai dari
penulis sumber pertama dan dilanjutkan dengan penulis sumber kedua,
misalnya sebagai berikut:

… Ditinjau dari peranannya, Organ memandang bahwa perilaku peran ekstra

sebagai suatu kinerja yang mendukung lingkungan kerja sosial dan secara

psikologis merupakan hasil dari pekerjaan yang diemban (Organ, dalam

Tschannen-Moran, 2003). …

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 84



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

Sejalan dengan pendapat Organ, Murpy et al. (2002) mengatakan bahwa

perilaku peran ekstra merupakan pegangan yang vital bagi kelangsungan

keberadaan sebuah organisasi. …

15). Kutipan bersumber dari sumber kedua yang mengutip sumber pertama
ditulis sebagai berikut.

Fordyce (1988) yang dikutip Carr (2004:48) mengembangkan dua item


untuk mengukur kebahagiaan.

16). Seluruh kutipan secara langsung harus diberi tanda block quotation atau
tanda kutip.
… Semenjak itu, OCB mengundang perhatian sejumlah peneliti, seperti

mengenai “pengertian konsep” oleh Smith et al. (1983), “pengklasifikasian” oleh

Morrison (1994), “construct vadility” (Becker et al., 1996; George and Brief,

1992), dan “pengukuran” (Deluga, 1991; Moorman, 1991; Organ and Konovsky,

1989). Selanjutnya dalam perkembangannya, perilaku peran ekstra

(organizational citizenship behavior) diperkenalkan oleh pakar-pakar psikologi

organisasi, yang sampai saat secara empirik dihubungkan dengan komitmen

organisasional (Murpy et al., 2002). …

17). Penulisan kutipan yang berasal dari satu sumber dengan satu penulis, ditulis
sebagai berikut.

Menurut Stewart (1998:35) bahwa pemberdayaan anggota organisasi lebih

memfokuskan pada bagaimana menghilangkan keterbatasan pada diri seorang

anggota organisasi. Pengambilan keputusan merupakan tingkatan yang tertinggi

dalam hirarki pemberdayaan anggota organisasi.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 85



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

18). Penulisan kutipan yang berasal dari satu sumber dengan dua penulis, ditulis
sebagai berikut.
... Aldag and Reschke (1997) mengartikan organizational commitment is defined
as the strength of an individual’s identification with, involvement in, and
attachment to the organization. ...

19). Penulisan kutipan yang berasal dari satu sumber dengan tiga penulis atau
lebih, ditulis sebagai berikut.
Menurut Mowday, Steers, and Porter (1979) organizational commitment as the
relative strength of an individual’s identification with and involvement in
organization. ...

20). Penulisan kutipan yang berasal dari dua atau lebih tiga sumber dengan
penulis yang berbeda, ditulis sebagai berikut.
... Menurut aliran pendapat Porter et al. (1974) dan Steers (1977)

komitmen organisasi meliputi tiga komponen sikap, yaitu indentifikasi dengan

tujuan dan nilai-nilai organisasi, keterlibatan yang tinggi dalam aktivitas kerja,

dan keinginan yang kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi.

21). Penulisan kutipan yang berasal dari dua atau lebih tiga sumber dengan
penulis yang sama dan tahun yang sama pula, ditulis sebagai berikut.

Berbeda dengan pemikiran Becker, Meyer and Allen (1984;1991) dan

pengikutnya memandang bahwa ”Side-Bet Theory” sebagai komponen dari sikap.

Menurutnya bahwa studi-studi sebelumnya sering keliru terhadap attitudinal

commitment maupun behavioural commitment dan secara kaku mengujinya

sehingga menghasilakan konsep bermakna ganda (ambiguities). …

Selanjutnya menurut Mathieu and Zajac yang dikutip Rylander (2003)

bahwa aliran pendapat Becker (1960) menekankan komitmen dalam organisasi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 86



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

secara keseluruhan, akan tetapi kurang berkembang sampai pada Buchanan (1974)

dan Porter et al. (1974) yang mengembangakan Organizational Commitment

Questionnaire (OCQ) dan telah digunakan secara luas sebagai pengukuran

komitmen organisasi. Menurut aliran pendapat Porter et al. (1974); Steers (1977)

komitmen organisasi meliputi tiga komponen sikap, yaitu indentifikasi dengan

tujuan dan nilai-nilai organisasi, keterlibatan yang tinggi dalam aktivitas kerja,

dan keinginan yang kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi.

...

Selanjutnya secara khusus, menurut Weiner (1982) bahwa komitmen

kontinuan dan komitmen normatif memfokuskan pada “right or moral thing to

do”, dan menurut Meyer and Allen (1991) maupun Weiner (1982) bahwa

komitmen tersebut memusatkan pada kewajiban atau moral pegawai yang

dihasilkan dari sosialisasi para pegawai terhadap tujuan dan nilai-nilai organisasi.

22). Penulisan 3 sumber yang berbeda dalam satu kalimat.

The ability of a firm in collaborating with its upstream and downstream partners

determines its success in attaining better performance (Christopher, 1992; Jap,

2001; Spekman et al., 1998).

23). Kutipan beberapa sumber dalam 1 kalimat dan/atau paragraf.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 87



Panduan Penyusunan Skripsi Jurusan Manajemen, 2017

24). Kutipan langsung ditulis dengan mencantumkan nomor halaman setelah
penulisan nama, tahun

7. Standar Referensi, dan Jumlah Halaman


1). Jumlah literatur sebagai referensi dalam naskah Skripsi sekurang-kurangnya
15 artikel.
2). Jumlah halaman naskah Skripsi sekurang-kurangnya 80 halaman dan
sebanyak-banyaknya 150 halaman. Penomoran halaman lampiran tetap
seperti pada bagian utama naskah Skripsi, namun tidak dihitung sebagai
persyaratan jumlah halaman.
3). Komposisi dari masing-masing bab, yaitu: bab satu sebesar 20%; bab dua
sebesar 25%; bab tiga sebesar 15%; bab empat sebesar 35%; bab lima
sebesar 5%.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi 88