Anda di halaman 1dari 9

Sekolah : SMK N 2 Depok, Sleman

APLIKASI
Kompetensi
Klas / Semester
: Bodi Repair and paint
: 12 / 5 POLISHING 45
Waktu :

I. Tujuan : Setelah selesai praktek siswa dapat

1. Memahami metode polishing


2. Memeriksa tekstur cat sehingga dapat menentukan
metode polishing
3. Melakukan Aplikasi polishing

II. Alat dan Bahan :

1. Kacamata
2. Respirator
3. Sarung tangan katun
4. Pakaian teknisi dan topi
5. Panel
6. Sepatu anti static
7. Bahan-bahan polishing
8. Stand silang
9. Mesin Poliser
10. Buffer kasar da buffer halus
10. Ektension kabel
11. Semprotan air
12. Kain lap

III. Keselamatan Kerja :

1.Pergunakan peralatan sesuai fungsi dan jenis


Pekerjaannya
2. Hati-hati terhadap bahan-bahan kimia
3. Hati-hati terhadap strom listrik
4. Pekerjaan masking harus dilakukan benar untuk
menjaga catat di sudut panel, molding maupun pinggir
panel

IV. Langkah Kerja :

1. Siapkan alat dan bahan.


2. Periksa kelengkapan kerja
3. Baca dengan teliti Buku Pedoman Pelatihan pengecatan
Step-1 tentang polishing Equepment
4. Persiapkan panel yang dipolisher dengan ditaruh di

-1-
meja silang
5. Pastikan bahwa cat sudah dalam keadakan kering
5. Pelajari metode-metode polishing
6. Pelajarilah tentang tekstur cat yang akan diaplikasi
Polishing
7. Untuk cacat pengecatan yang kecil lakukan perbaikan
dengan wetstone

Gb. Cara Penggunaan Whetstone

8. Untuk cacat yang luas lakukan polishing tapi hati hati


terhadap molding, sudut panel dan pinggir panel.
9. Untuk persiapan polishing :
a). Amati tektur cat
b) Apabila kasar, amplas dengan amplas basah
# 1500 - 2000
10. Lakukan polishing sesuai dengan urutan metode dan
pastanya
a). Oleskan pasta polis / compond pada panel
yang akan dipolis,
b). Siapkan mesin polish dan coba hidupkan,
untuk pemasangan buffing :
- Buffing Compound Kasar untuk
menyesuaikan kilapan / Gloss
- Buffing Compound halus untuk
membuat kilap / gloss
c). Atur putaran mesin polish tersebut, pada
pemolesan awal putaran jangan terlalu
tinggi
d). Matikan mesin poliser.
e). Tempelkan mesin polisher pada panel yang
sudah diberi compond lalu ditekan sehingga
permukaan buffler akan menempel merata
pada panel, kemudian putar swich ON
ditekan maka mesin polish akan berputar.
f). lakukan pemolesan untuk daerah yang tidak
luas.
g). Jangan lupa menyemprotkan air untuk
menghindari panas
h). Lakukan penggantian buffler dan compond
yang lebih halus apabila tektur cat sudah

-2-
mulai halus dan gloss.
i). Setelah cat mengkilat, lepaslah masking
11. Dengan menggunakan lap halus / chamois / canebo
yang dibasahi air hapuslah buffing compound yang
berceceran di disekitar area polishing.
12. Laporkan hasil pekerjaan kepada instruktur
13. Bersihkan alat, bahan dan bengkel
14. Laporkan kepada juru bengkel
15. Kembalikan alat dan bahan
16. Catat dan buatlah laporan hasil belajar

Gb. Polishing

Skema Metode Polishing

-3-
Catatan :

1. Metode Polishing

Metode polishing tergantung dari tipe cat, warna tekstur dan


peralatan yang digunakan

2. Memeriksa tekstur cat

Supaya dapat memilih metoda plishing yang tepat, maka perlu


membandingkan area yang dicat dengan cat aslinya.

-4-
3. Memeriksa Seed dan Runs (bintik dan lelehan)

Jika terdapat bintik dan lelehan, maka tentukan metode


polishing yang sesuai Gunakan Whetstone untuk mengikis
sedikit guna melokalisir bintik dan lelehan. Apabila ada l
elehan yang besar pada suatu panel, maka perbaikan
dengan
polishing menjadi sulit dan mempengaruhi seluruh
tekstur cat. Dan dalam hal ini permukaan harus dicat kembali

Gb. Lelehan cat

4. Menggunakan Whetstone untuk memperbaiki Seed


dan Runs

Grit yang digunakan antara 1500-3000

 Pegang wetstone bagian bawah agar stabil sehingga mengurangi


kerusakan permukaan cat. Apabila dipegang bagian atas maka akan
bergoyang dan merusak permukaan.

Gb. Posisi Whetstone

 Gerakkan wetstone dalam lingkaran yang sekecil mungkin, untuk


memperkecil area kerusakan. Gunakan air atau buffing compoun untuk
mencegah goresan yang besar pada permukaan. Bulatkan tepi
wetstone untuk memperkecil kerusakan. Jika permukaan wetstone

-5-
sudah tidak rata, ratakan dengan amplas #800

Gb. Arah gerakan Gb. Permukaan whetstone

5. Wet-Sanding dengan Amplas (sand paper)


Amplas yang digunakan #1500-2000 untuk menghaluskan
tekstur yang kasar

Gb. Pengamplasan # 1500

6. Polishing setelah Block Repainting

Buffing compoun kasar dan beffer kasar untuk


menghilangkan bekas amplas. Pada step ini bekas
amplasan harus benar-benar hilang. Baffing compoun halus
dan buffer halus untuk menghilangkan bekas pusaran pada
step sebelumnya. Gunakan buffing compoun halus untuk
warna-warna tua, karena pada warna tua akan lebih
nampak

7. Aplikasi polishing

-6-
 Pasang kembali masking tape yang dilepas sebelum pengeringan,
supaya compoun tidak mengenai material karet atau plastik, karena
sulit dihilangkan
 Pegang polisher secara aman dengan kedua tangan, serta lewatkan
kabel atau slang udara di atas bahu.
 Gunakan compond sesuai urutannya, no. 1 ke 2 dan terakhir 3
 Tekan buffer pada permukaan sebelum polisher diputar, sebab jika
berputar dulu baru ditekan akan mudah membuat goresan
 Polisher harus digerakkan terus selama berputar, karena gerakan di
satu tempat akan membuat panas dan permukaan tergores.
 Semprotkan air dengan semprotan untuk mengurangi panas

Gb. Pengamplasan permukaan atas

 Hati-hati pada coat di tepi panel atau pada garis karakter (character
line), apabila aplikasi tidak benar, maka metal akan menjadi telanjang
(bare metal), maskinglah area ini dengan protective. Jangan sampai
ada compoun yang tertinggal, karena kandungan solvent akan
merusak cat. Maka laplah dengan kain lembut dan bersih.

Gb.Aplikasi buffler yang tidak benar Gb. Membersihkan compoun


yang tertinggal

 Jika menggunakan bufler, pastikan benar-benar menempel dengan


permukaan cat, atau naik sedikit dari permukaan cat. Jangan
menggunakan tepian bufler

-7-
Gb. Posisi penempelan buffer

 Setelah selesai polishing, bersihkan bufler secara sempurna dan


keringkan.

Gb. Membersihkan buffer

 Bersihkan kendaraan setelah polishing

Gb. Membersihkan mobil setelah dipolish

-8-
-9-