Anda di halaman 1dari 8

ILMIATI_VI/B_151124056

LEMBAR KERJA SISWA 1

POKOK BAHASAN : HIMPUNAN


SUB POKOK BAHASAN : PENGERTIAN HIMPUNAN, NOTASI
HIMPUNAN, PENGOPERASIAN
HIMPUNAN DAN PENYAJIAN
HIMPUNAN DALAM DIAGRAM VENN
KELAS/SEMESTER : VII / GENAP
WAKTU : 2 X 40 MENIT

A. STANDAR KOMPETENSI
Mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi himpunan.
B. KOMPETENSI DASAR
1. Memahami pengertian himpunan, notasi himpunan, serta
penyajiannya.
2. Memahami operasi himpunan
3. Mampu menyajikan himpunan dengan diagram venn
4. Mampu menyelesaikan masalah terbuka mengenai himpunan
C. INDIKATOR
1. Menunjukan pengertian himpunan
2. Menunjukan notasi himpunan
3. Menunjukan pengoperasian pada himpunan
a. Irisan
b. Gabungan
c. Selisih
d. Beda setangkup
e. Komplemen
f. Perkalian kartesian
4. Menunjukan himpunan dalam bentuk diagram venn
5. Menyelesaikan permasalahan mengenai himpunan
a. Irisan
b. Gabungan
c. Selisih komplemen
d. Beda stangkup
e. Perkalian kartesian
HIMPUNAN
A. Pengertian Himpunan
ILMIATI_VI/B_151124056

Dalam kehidupan nyata, banyak sekali masalah yang terkait dengan


data (objek) yang dikumpulkan berdasarkan kriteria tertentu. Kumpulan data
(objek) inilah yang selanjutnya didefinisikan sebagai himpunan. Pada bab
awal ini akan dibahas tentang definisi dan keanggotaan suatu himpunan,
operasi himpunan dari beberapa jenis himpunan.
Himpunan (set) adalah kumpulan objek-objek yang berbeda. Objek di dalam
himpunan disebut elemen, unsur, atau anggota.

1. Cara Penyajian Himpunan

Contoh 1
a. Himpunan empat bilangan asli pertama: A = {1, 2, 3, 4}.
b. Himpunan lima bilangan genap positif pertama:
B = {4, 6, 8, 10}.
C = {kucing, a, Amir, 10, paku}
R = { a, b, {a, b, c}, {a, c} }
C = {a, {a}, {{a}} }
K = { {} }
c. Himpunan 100 buah bilangan asli pertama: {1, 2, ..., 100 }
d. Himpunan bilangan bulat ditulis sebagai {…, -2, -1, 0, 1, 2, …}
Keanggotaan
x A : x merupakan anggota himpunan A;
x A : x bukan merupakan anggota himpunan A.

2. Simbol-simbol Baku

P = himpunan bilangan bulat positif = { 1, 2, 3, ... }


N = himpunan bilangan alami (natural) = { 1, 2, ... }
Z = himpunan bilangan bulat = { ..., -2, -1, 0, 1, 2, ... }
Q = himpunan bilangan rasional
R = himpunan bilangan riil
C = himpunan bilangan kompleks
Himpunan yang universal: semesta, disimbolkan dengan U. Contoh:
Misalkan U = {1, 2, 3, 4, 5} dan A adalah himpunan bagian dari U, dengan
ILMIATI_VI/B_151124056

A = {1, 3, 5}.
B. Notasi Himpunan
Notasi: { x syarat yang harus dipenuhi oleh x }
Contoh 4.
A adalah himpunan bilangan bulat positif yang kecil dari 5
A = { x | x adalah bilangan bulat positif lebih kecil dari 5} atau
A={x|x P, x < 5 }
C. Operasi Himpunan
1. Irisan
Irisan (intersection) dari himpunan A dan B adalah sebuah
himpunan yang setiap elemennya merupakan elemen dari himpunan A
dan himpunan B
Notasi: A B = {x | x A dan x B}.

Contoh :
a. Jika A = {2, 4, 6, 8, 10} dan B = {4, 10, 14, 18}, maka
A ∩ B = {4, 10}

2. Gabungan
Gabungan (union) dari himpunan A dan B adalah himpunan yang
setiap anggotanya merupakan anggota himpunan A atau himpunan B.
Notasi: A B = {x | x A atau x B}
ILMIATI_VI/B_151124056

Contoh:
a. Jika A = { 2, 5, 8 } dan B = { 7, 5, 22 }, maka A B = { 2, 5,7,8,22}
3. Komplemen
Komplemen dari suatu himpunan A terhadap suatu himpunan
semesta U (Universal) adalah suatu himpunan yang elemennya
merupakan elemen U yang bukan elemen A.
Notasi: Ac = {x | x U dan x A}

Contoh :
Misalkan U = { 1, 2, 3, ..., 9 },
jika A = {1, 3, 7, 9}, maka Ac = {2, 4, 6, 8}
4. Selisih
Selisih dari dua himpunan A dan B adalah suatu himpunan yang
elemennya merupakan elemen dari A tetapi bukan elemen dari B. Selisih
antara A dan B dapat juga dikatakan sebagai komplemen himpunan B
relatif terhadap himpunan A.

Notasi : A – B = {x | x A dan x B} =
ILMIATI_VI/B_151124056

Contoh :
Jika A = { 1, 2, 3, ..., 10 } dan B = { 2, 4, 6, 8, 10 }, maka A – B
= { 1, 3, 5, 7, 9 }
5. Beda setangkup
Beda setangkup dari himpunan A dan B adalah suatu himpunan
yang elemennya ada pada himpunan A atau B, tetapi tidak pada
keduanya.

Notasi : A B = (A B) – (A B) = (A – B) (B – A)
Contoh
Jika A = { 2, 4, 6 } dan B = { 2, 3, 5 }, maka A B = { 3, 4, 5, 6 }

6. Perkalian Kartesian (cartesian produc)


Perkalian kartesian dari himpunan A dan B adalah himpunan yang
elemennya semua pasangan berurutan (ordered pairs) yang dibentuk dari
komponen pertama dari himpunan A dan komponen kedua dari
himpunan B.
Notasi : A x B = {(a, b) | a A dan b B}
Contoh:
C = {1, 2, 3} dan D = {a, b} maka perkalian kartesian C dan D adalah:
C x D = {(1, a), (1, b), (2, a), (2, b), (3, a), (3, b)}
ILMIATI_VI/B_151124056

D. Penyajian data dengan di Diagram Venn


Cara yang memudahkan kita untuk menyatakan dan melihat hubungan
antara beberapa himpunan adalah dengan meng- gunakan diagram atau
gambar himpunan yang disebut dengan diagram Venn.
Dalam membuat suatu diagram Venn, perlu diperhatikan beberapa hal,
antara lain:
1. Himpunan semesta biasanya digambarkan dengan bentuk

persegipanjang.

2. Setiap himpunan lain yang sedang dibicarakan digambarkan dengan lingk


aran atau kurv a tert utup sederhana.
3. Setiap anggota masing-masing himpunan digambarkan dengan noktah
atau titik.
4. Jika banyak anggota himpunannya tak berhingga, maka m as in g- masing
anggota h im punan ti da k perlu digambarkan dengan suatu titik.
Contoh :
Misalkan U = {1, 2, …, 7, 8}, A = {1, 2, 3, 5} dan B = {2, 5, 6, 8}. Diagram
Venn:

S A B
ILMIATI_VI/B_151124056

Latihatn Mandiri

Untuk no. 1 – 3, Misalkan A = {bilangan asli yang kurang dari sama dengan 500}
1. Tentukan Jumlah (banyaknya) bilangan pada himpunan A yang tidak habis
dibagi 3 atau 5!
2. Tentukan Jumlah (banyaknya) bilangan pada himpunan A yang habis dibagi 3,
tetapi tidak habis dibagi 5!
3. Tentukan Jumlah (banyaknya) bilangan pada himpunan A yang habis dibagi 3,
tetapi tidak habis dibagi 5 maupun 7!
4. Diketahui P = {1, 2, 3, 4, . . . , 10}
Manakah diantara himpunan-himpunan berikut yang merupakan himpunan
bagian P ?
a. A = {1, 3, 7, 9}
b. B = {0, 2, 4, 6, 8, 10}
c. C = {2, 3, 5, 7}
d. D = {1, 2, 3, 4, 5, 6}
e. E = {5, 7, 9, 11}
f. F = Himpunan bilangan asli kurang dari 7. g. G = {x : x < 5, x adalah
bilangan cacah}
g. H = {x : 2 < x < 8, x adalah bilangan asli}
h. I = {x : x < 12, x adalah bilangan komposit}
i. J = Himpunan bilangan kuadrat kurang dari 16.
ILMIATI_VI/B_151124056