Anda di halaman 1dari 3

PhET: Simulasi Fisika untuk Membantu Pembelajaran di Kelas

Rachmad Resmiyanto

Physics Education Technology atau PhET merupakan sebuah ikhtiar sistematis yang tanggap jaman
terhadap perkembangan teknologi pembelajaran. PhET dikembangkan oleh Universitas Colorado di
Boulder Amerika (University of Colorado at Boulder) dalam rangka menyediakan simulasi pengajaran dan
pembelajaran fisika berbasis laboratorium maya (virtual laboratory) yang memudahkan guru dan siswa
jika digunakan untuk pembelajaran di ruang kelas. Simulasi PhET sangat mudah untuk digunakan.
Simulasi ini ditulis dalam Java dan Flash dan dapat dijalankan dengan menggunakan web browser baku
selama plug-in Flash dan Java sudah terpasang. Dengan kata lain, simulasi-simulasi PhET merupakan
simulasi yang ramah pengguna. Simulasi-simulasi dalam PhET tersedia secara gratis dan dapat diunduh di
alamat http://www.phet.colorado.edu.

Simulasi-simulasi PhET merupakan gambar bergerak (animasi), interaktif dan dibuat seperti layaknya
permainan dimana siswa dapat belajar dengan melakukan eksplorasi. Simulasi-simulasi tersebut
menekankan korespondensi antara fenomena nyata dan simulasi komputer kemudian menyajikannya
dalam model-model konseptual fisis yang mudah dimengerti oleh para siswa.

Simulasi-simulasi PhET terdiri dari objek-objek yang tidak terlihat mata di dunia nyata, seperti atom,
elektron, foton, dan medan listrik. Siswa dapat melakukan interaksi melalui gambar dan kontrol-kontrol
intuitif yang di dalamnya memuat klik dan seret (click and drag), saklar geser dan tombol-tombol.
Dengan animasi yang disajikan para siswa dapat menyelidiki sebab dan akibat pada fenomena yang
disajikan.

Untuk eksplorasi kuantitatif seperti eksperimen di laboratorium nyata, simulasi-simulasi PhET memiliki
instrumen-instrumen pengukuran seperti penggaris, stop watch, voltmeter, dan termometer. Seluruh
simulasi yang ada sudah di test penggunaannya dan keefektifannya dalam pendidikan
(http://www.phet.colorado.edu/new/about/index.php). Tes yang telah dilakukan meliputi wawancara
terhadap siswa, penggunaan simulasi dalam variasi setting, termasuk guru (dosen), kelompok kerja,
pekerjaan rumah dan kerja-kerja laboratoirum.

Finkelstein, dkk. (2004) telah melakukan pengujian efek simulasi komputer sebagai pengganti
laboratorium nyata dalam pembelajaran fisika di kelas. Simulasi yang digunakan adalah simulasi arus
listrik DC dan dibandingkan dengan menggunakan peralatan laboratorium nyata. Mahasiswa
dikelompokkan dalam 3 kelompok, yaitu kelompok yang menggunakan simulasi komputer, kelompok
yang menggunakan laboratorium nyata dan kelompok yang sama sekali tidak menggunakan
laboratorium. Hasilnya ternyata menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan simulasi komputer
memiliki pemahaman yang paling unggul secara konseptual dan dapat menerangkan bagaimana sirkuit
listrik yang sebenarnya bekerja.

Pada tahun berikutnya, Finkelstein, dkk. Melanjutkan penelitian serupa dengan perlakuan kelompok
yang berbeda. Mahasiswa dibagi menjadi 2 kelompok , yaitu mahasiswa yang menggunakan simulasi
PhET dan mahasiswa yang menggunakan peralatan laboratorium nyata. Hasilnya ternyata menunjukkan
bahwa efek belajar dengan simulasi PhET tetap memberikan hasil yang menakjubkan (Finkelstein, 2005).
Hasil penelitian ini masih diperkuat oleh Keller (2005)

Hasil penelitian Perkins, dkk. (2006) juga menunjukkan bahwa simulasi-simulasi dalam PhET sangat
bermanfaat dalam pembelajaran fisika di kelas. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa 62% responden
menyatakan sangat bermanfaat dalam pembelajaran di kelas dan 22% responden menyatakan
bermanfaat.

Pustaka:

K.Perkins, W. Adams, M. Dubson, N. Finkelstein, S. Reid, and C. Wieman. 2006. “PhET: Interactive
simulations for Teaching and Learning Physics”. The Physics Teacher Vol. 44 Januari 2006. Dapat diunduh
di http://scitation.aip.org/vsearch/servlet/VerityServlet?
KEY=PHTEAH&CURRENT=NO&ONLINE=YES&smode=strresults&sort=rel&maxdisp=25&threshold=0&pjou
rnals=PHTEAH&pyears=2001%2C2000%2C1999&possible1=perkins&possible1zone=article&SMODE=strs
earch&OUTLOG=NO&viewabs=PHTEAH&key=DISPLAY&docID=2&page=1&chapter=0
N.D. Finkelstein, K.K. Perkins, W. Adams, P. Kohl, and N. Podolefsky. 2004. “Can Computer Replace Real
Equipment in Undergraduate Laboratories?”, Physics Education Research Conference Proceedings. Dapat
dinduh di http://www.colorado.edu/physics/EducationIssues/papers/Finkelstein_PERC1.pdf

N. D. Finkelstein, W.K.Adam, C.J. Keller, P.B.Kohl, N.S. Podolefsky, and S. Reid. 2005. “When learning
about the real world is better done virtually: A Study of substituting computer simulation for laboratory
equipment”. Physical Review Special Topics-Physics Education Research. Dapat diunduh di http://prst-
per.aps.org/abstract/PRSTPER/v1/i1/e010103

Rachmad Resmiyanto

Free science and math simulations for teaching STEM topics, including physics, chemistry, biology, and
math, from University of Colorado Boulder.

Home CU STEM Programs PhET Interactive Simulations

PhET Interactive Simulations

PhET simulations provide fun, interactive research-based simulations for use in K-12 and college STEM
education. To help students visually comprehend concepts, PhET simulations animate what is invisible to
the eye through the use of graphics and intuitive controls such as click-and-drag manipulations, sliders
and radio buttons. In order to further encourage quantitative exploration, the simulations also offer
measurement instruments including rulers, stop watches, voltmeters, and thermometers. All of the
simulations are extensively tested and evaluated. All of the simulations are freely available from the
PhET website and are easy to use and incorporate into the classroom.