Anda di halaman 1dari 1

PENANGANAN PADA HYPEREMESIS GRAVIDARUM

RS. KELUARGA HUSADA

No. Dokumen No. Revisi Halaman


0 1/4

Ditetapkan
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL
drg. Tengku Rizki Lanera, M.M.R.S

Mual dan muntah di masa kehamilan dengan frekuensi serta gejala yang
PENGERTIAN
jauh lebih parah daripada morning sickness.

TUJUAN Penatalaksanaan kasus Hlperemesis Gravida sesuai standar therapy

KEBIJAKAN

PROSEDUR
1. Diet
a. Diet hiperemesi.s I diberikan pada hiperemesis tlngkat Ill. Makanan hanya berupa roti kering dan
buah-buahan. Cairan tidak diberikan bersama makanan tetapi 1-2 Jam sesudahnya. Makanan ini
kurang dalam zat-zat gizi kecuali vitamin C karena itu hanya diberikan selama beberapa hari.
b. Diet hiperemesls II dlberikan bila rasa mual dan muntah berkurang. Secara berangsur mulai
diberikan bahan makanan yang bernilai gizi tinggi. Minuman tidak diberikan bersama makanan.
Makanan ini rendah dalam semua zat-zat gizi kecuall vitamin Adan D.
c. Diet hiperemesis Ill dlberikan kepada penderita dengan hlperemesis
ringan. Menurut kesanggupan penderita minuman boleh dlberikan bersama makanan.
Makanan ini cukup dalam semua zat gizi kecuali kalsium.

2. Pada keadaan berat :


a. Hentikan makan I minum per oral sementara ( 24 - 48 jam).
b. lnfus : RL
c. Vitamin B Lv : Vitamin 81, 82 masing-masing SO – 100
mg/hari/infus (untuk kasus rawat inap)
 Vitamin 86, 81,82 dan 812
 Antasida 3 x 1 tab perharl per oral
 Antiemetlk : Domperidon& metoklorpeamldeyang ada di RS sedapat mungkin tidak
diberikan mengingat kontraindikasi dan efek samping bahan obat tersebut untuk
kehamilan.

SARANA DAN PRASARANA


a. Poli Kandungan
UNIT TERKAIT