Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH PENCEMARAN LINGKUNGAN

DISUSUN OLEH : PIPIN SEPTIANA

NIM : 15.20.2589

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN CAHAYA BANGSA

S-1 KESEHATAN MASYARAKAT BANJARMASIN

2017/2018
Daftar isi
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan
karunia-Nya lah, Makalah ini dapat terselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya. Adapun
tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas di tahun ajaran 2017, dengan
judul “PENCEMARAN LINGKUNGAN”. Kerusakan lingkungan adalah sangat penting
untuk di Cegah dan hindari serta menerapkan pola keselamatan lingkungan, sesuai dengan
perkembangan zaman. Setiap orang pasti mengharapkan hal tersebut. Oleh karena itu,
dengan penjelasan tentang masalah lingkungan, mudah-mudahan makalah ini bermanfaat
bagi pengembangan dan penyelamatan bagi ketahanan dan keseimbangan lingkungan yang
nantinya akan menajadii warisan generasi yang akan datang. Semoga Allah SWT, senantiasa
menunjukkan jalan yang lurus dan melimpahkan berkah serta ridha-Nya…..Amin.

PALANGKARAYA.MEI 2017
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau di masukannya makluk hidup, zat
energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tanaman
lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan
turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau
tidak dapat berfungsi lagi. Pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia, yang
dapat dicegah dan dikendalikan. Karena kegiatan manusia, pencermaran lingkungan
pasti terjadi Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Yang dapat
dilakukan adalah mengurangi pencemaran, mengendalikan pencemaran, dan
meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar
tidak mencemari lingkungan. Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan
teknologi, daerah tesebut menjadi suatu pemukiman padat penduduk. Banyak
manusia yang tidak peduli akan lingkungannya. Mereka membuang sampah atau
limbah rumah tangga ke sungai. Pabrik-pabrik membuang limbah ke sungai. Sungai
yang awalnya bersih menjadi kotor dan penuh bahan-bahan yang beracun. Hal ini
mengakibatkan pencemaran lingkungan yang berpengaruh terhadap kehidupan
manusia terutama pada kesehatan. Masyarakat seharusnya lebih memperhatikan
keadaan lingkungan disekitarnya. Karena sebagai makhluk sosial harus bisa bertindak
sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Agar kelestarian alam tetap terjaga dan
lingkungan tidak tercemar oleh sampah serta nyaman untuk ditempat tinggali oleh
masyarakat penduduk, maka perlu sekali dilakukan sebuah tindakan atau upaya-upaya
mengatasi pencemaran lingkungan atas sampah rumah tangga. Oleh karena itu
pegelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari untuk pengelolaan gaya hidup
masyrakat. Masalah sampah sudah menjadi topik utama yang ada pada kita. Mulai
dari lingkungan terkecil sampai kepada lingkup yang besar. Banyak hal yang
menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun yang pasti faktor individu
sangatlah berpengaruh dalam pencemaran lingkungan.
B. RUMUSAN MASALAH

Dengan berdasarkan pada latar belakang tersebut di atas, maka permasalahan yang
dapat di rumuskan bagaimanakah upaya kita menjaga kelestarian lingkungan hidup
serta bagaimana mengatasi permasalahan tentang sampah.

1. Apa pengertian pencemaran lingkungan ?


2. Bagaimana cara menghindari pencemaran lingkungan?
3. Apa pentingnya menjaga lingkungan hidup?
4. Untuk mengetahui macam-macam dari pencemaran lingkungan?
5. Apa yang di sebut pencemaran dan apa saja faktor-faktornya?

C. TUJUAN PENELITIAN

Selain dari pada untuk memenuhi tugas mandiri mata kuliah Pencemaran Lingkungan,
diharapkan dengan penyusunan makalah ini pembaca dapat mengetahui masalah
pencemaran lingkungan beserta dampak yang ditimbulkan. Dalam hal ini bagaimana
cara mengatasinya tentang macam-macam pencemaran.

Tujuan umum :

o Cara mengatasi masalah pencemaran lingkungan?


o Menciptakan lingkungan hidup yang bersih bebas dari sampah?

Tujuan khusus :

o Cara mengatasi masalah pencemaran lingkungan?


o Menciptakan limgkungan hidup yang bersih bebas dari sampah?
o Untuk mengetahui usha-usaha yang dialkukan untuk mencegah terjadinya
pencemaran lingkungan?
o Untuk mengetahui macam-macam dari pencemaran lingkungan?

Manfaat Penelitian :

- Hasil penelitian ini di harapkan dapat membantu peneliti lain dalam mengembangkan
ilmu dan sebagai referensi mengenai pencemaran lingkungan
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian dan macam – macam pencemaran lingkungan


Pengertian pencemaran lingkungan

Pencemaran adalah masuk atau dimasukan nya mahluk hidup, zat, energi dan atau komponen
lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa berarti berubahnya tataan (komposisi) air
atau udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air atau udara menjadi
kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntuk kannya. Untuk mencegah
terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh berbagai aktivitas industri dan aktivitas
manusia, maka diperlukan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan menjaga
lingkungan.

Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar kita ( makhluk hidup ). Contohnya :
meja, kursi, cahaya, udara, mamusia, hewan, tumbuhan. Lingkungan terdiri dari komponen
abiotik dan komponen biotik. Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti
tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Sedangkan komponen biotik adalah
segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme. Ilmu
yang mempelajari lingkungan adalah Ilmu lingkungan atau ekologi. Ilmu lingkungan adalah
cabang dari ilmu biologi.

Perubahan lingkungan yang tercemar dapat dilihat dari udara, daratan, dan air. Baik secara
fisik, kimia maupun biologi. Secara fisik, misalnya panas dan radiasi. Secara kimia,
contohnya limbah yang mengandung logam merkuri (Hg), gas CO2, gas CFC dan pestisida.
Secara biologi, contohnya bakteri pada sampah dan kotoran.

Macam-macam pencemaran lingkungan :


Pencemaran dapat dibedakan berdasarkan tempat terjadinya, macam bahan pencemar, dan
tingkat pencemaran.
1. Pencemaran lingkungan menurut tempat terjadinya
a. Pencemaran udara
Pencemaran udara adalah masuk dan tercampurnya unsur-unsurberbahaya kedalam atmosfer
yang akan mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan
manusia dan secara umum menurunkan kualitas lingkungan.
Pencemaran udara dapat terjadi dimana saja, mulai dari tingkat lingkungan rumah, perkotaan,
dan saat ini sudah menjadi gejala global. Penyebab terjadinya pencemaran udara terbagi
menjadi dua, yaitu alami (gunung meletus, kebakaran hutan, debu) dan manusia (hasil
pembakaran bahan bakar fosil pembakaran bahan-bahan kimia, debu/serbuk dari kegiatan
industri).
Dampak pencemaran udara dapat berskala mikro maupun makro. Pada skala mikro.
Pencemaran udara berdampak pada kesehatan manusia, seperti udara yang tercemar gas
karbon monoksida (CO) jika dihirup seseorang akan menimbulkan keracunan dan kematian.
Dampak pencemaran udara berskala makro, misal fenomena hujan asam dalam skala
regional, sedangkan dalam skala global adalah efek rumah kaca dan penipisan lapisan ozon.
Pencemaran udara diakibatkan oleh gas yang dikeluarkan oleh industry, kendaraan bermotor,
dan kegiatan rumah tangga. Gas-gas tersebut berupa gas hasil pembakaran fosil (minyak
bumi, batu bara) dan penggunaan gas berbahaya, seperti gas CFC (klorofluokarbon).
 Gas hasil pembakaran :
Hasil pembakaran fosil (minyak bumi, batu bara) berupa gas buangan dalam bentuk karbon
dioksida (CO2) dan belerang oksida (SO, SO2). CO2 dikeluarkan oleh pabrik, mesin, mobil,
sepeda motor, kompor minyak, pesawat terbang dan pembakaran kayu. Semakin besarnya
populasi manusia dan semakin meningkatnya kesejahteraan, akan meningkatkan proses
pembakaran yang mengakibatkan gas buangan CO2 semakin besar. Jika dibandingkan
wilayah perkotaan dan pedesaan, pencemaran udara di perkotaan dan daerah industri lebih
tinggi daripada di pedesaan.
Semakin meningkatnya CO2 di udara dapat menyebabkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca
merupakan gejala peningkatan suhu bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2
(karbon dioksida) di atmosfer. Disebut efek rumah kaca karena diumpamakan dengan
fenomena yang terjadi dirumah kaca.
Pada rumah kaca, sinar matahari dapat dengan mudah masuk kedalamnya. Sebagian sinar
matahari tersebut digunakan oleh tumbuhan dan sebagian lagi dipantulkan kembali kearah
kaca yang sinar pantulnya tidak dapat keluar sehingga rumah kaca menjadi panas.
Panas matahari yang mencapai permukaan bumi dipantulkan ke angkasa. Namun, karena
bumi diselubungi gas pencemar, panas tersebut dipantulkan kembali ke bumi, sehingga suhu
bumi meningkat. Peningkatan suhu bumi dikenal dengan istilah pemanasan global.
Dampak dari peningkatan suhu bumi adalah terjadi perubahan iklim dan mencairnya gunung
es di kutub utara dan selatan. Hal ini akan mengakibatkan naiknya permukaan air laut,
sehingga menyebabkan berbagai kota dan wilayah pinggir laut akan tenggelam, sedangkan di
daerah yang kering menjadi semakin kering. Efek rumah kaca akan menimbulkan perubahan
iklim, seperti kekeringan atau curah hujan yang tinggi di berbagai tempat sehingga
mempengaruhi produktivitas budidaya pertanian, peternakan, perikanan, dan kehidupan
manusia.
Jenis – jenis pencemaran lingkungan berdasarkan pencemaran lingkungan dapat di
kelompokan menjadi pencemaran tanah, air dan udara.
- Pencemaran Air
Di dalam tata kehidupan manusia, air banyak memegang peranan penting antara lain untuk
minum, memasak, mencuci dan mandi. Di samping itu air juga banyak diperlukan untuk
mengairi sawah, ladang, industri, dan masih banyak lagi.
Tindakan manusia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari, secara tidak sengaja telah
menambahjumlah bahan anorganik pada perairan dan mencemari air. Misalnya, pembuangan
detergen ke perairan dapat berakibat buruk terhadap organisme yang ada di perairan.
Pemupukan tanah persawahan atau ladang dengan pupuk buatan, kemudian masuk ke
perairan akan menyebabkan pertumbuhan tumbuhan air yang tidak terkendali yang disebut
eutrofikasi atau blooming. Beberapa jenis tumbuhan seperti alga, paku air, dan eceng gondok
akan tumbuh subur dan menutupi permukaan perairan sehingga cahaya matahari tidak
menembus sampai dasar perairan. Akibatnya, tumbuhan yang ada di bawah permukaan tidak
dapat berfotosintesis sehingga kadar oksigen yang terlarut di dalam air menjadi berkurang.

Dampak Pencemaran Air :

Bibit-bibit penyakit berbagai zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif dapat merugikan
manusia. Berbagai polutan memerlukan O2 untuk pengurainya. Jika O2 kurang , pengurainya
tidak sempurna dan menyebabkan air berubah warnanya dan berbau busuk. Bahan atau logam
yang berbahaya seperti arsenat, uradium, krom, timah, air raksa, benzon, tetraklorida, karbon
dan lain-lain. Bahan-bahan tesebut dapat merusak organ tubuh manusia atau dapat
menyebabkan kanker. Sejumlah besar limbah dari sungai akan masuk kelaut. Polutan ini
dapat merusak kehidupan air sekitar muara sungai dan sebagian kecil laut muara. Bahan-
bahan yang berbahaya masuk kelaut atau samudera mempunyai akibat jangka panjang yang
belum diketahui. Banyak jenis kerang-kerangan yang mungkin mengandung zat yang
berbahaya untuk dimakan. Laut dapat pula tecemar oleh minyak yang asalnya mungkin dari
pemukiman, pabrik, melalui sungai atau dari kapal tanker yang rusak. Minyak dapat
mematikan, burung dan hewan laut lainnya, sebagai contoh, efek keracunan hingga dapat
dilihat di Jepang. Merkuri yang dibuang sebuah industri plastik keteluk minamata
terakumulasi di jaringan tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsinya menderita cacat
dan meninggal.

- Pencemaran Tanah
Tanah merupakan tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan makhluk hidup lainnya
termasuk manusia. Kualitas tanah dapat berkurang karena proses erosi oleh air yang mengalir
sehinggakesuburannya akan berkurang. Selain itu, menurunnya kualitas tanah juaga dapat
disebabkan limbah padat yang mencemari tanah.
Menurut sumbernya, limbah padat dapat berasal dari sampah rumah tangga (domestik),
industri dan alam (tumbuhan). Adapun menurut jenisnya, sampah dapat dibedakan menjadi
sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik berasal dari sisa-sisa makhluk
hidup, seperti dedaunan, bangkai binatang, dan kertas. Adapun sampah anorganik biasanya
berasal dari limbah industri, seperti plastik, logam dan kaleng.
Sampah organik pada umumnya mudah dihancurkan dan dibusukkan oleh mikroorganisme di
dalam tanah. Adapun sampah anorganik tidak mudah hancur sehingga dapat menurunkan
kualitas tanah.
Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis pencemaran berikut ini :

1. Sampah-sampah plastic yang sukar hancur, botol, karet sintesis,


pecahan kaca, dan kaleng

2. Detergen yang bersifat non bio degradable (secara alami sulit diuraikan)

3. Zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida.


Dampak pencemaran Tanah pada Kesehatan :

Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung , jalur masuk ke dalam tubuh dan
kerentanan populasi yang terkena. Kromium , berbagai macam pestisida dan herbisida
merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi. Timbal sangat berbahaya pada anak-
anak, karena dapat menyebabkan kerusakan otak, serta kerusakan ginjal. Paparan kronis
(terus-menerus) terhadap benzena pada konsentrasi tertentu dapat meningkatkan
kemungkinan terkena leukemia.

- Pencemaran Udara

Udara dikatakan tercemar jika udara tersebut mengandung unsur-unsur yang mengotori
udara. Bentuk pencemar udara bermacam-macam, ada yang berbentuk gas dan ada yang
berbentuk partikel cair atau padat. Pencemar udara dibedakan menjadi pencemar primer dan
pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung
dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar
udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah
substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer.

Dampak Pencemaran Udara :

Dampak kesehatan : Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh
melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung
kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan
bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari
paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasan
akut), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya.

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENCEMARAN LINGKUNGAN


Yang menjadi faktor utama pencemaran lingkungan diantaranya adalah :
• Proses-proses alam, antara lain pembusukan secara biologis, aktivitas gunung berapi,
terbakarnya semak-semak, dan halilintar.
• Pembuatan/aktivitas manusia, seperti:
• Hasil pembakaran bahan bakar yang terjadi pada industri dan kendaraan bermotor.
• Pengolahan dan penyulingan bijih tambang mineral dan batubara.
• Proses-proses dalam pabrik.
• Sisa-sisa buangan dari aktivitas-aktivitas tersebut di atas.

Pencemaran lingkungan ini sudah terjadi sejak jaman dahulu kala, sejak adanya manusia,
tetapi baru abad 20 pencemaran yang diakibatkan karena manusia ini menjadi pokok bahasan
pada semua kalangan masyarakat dan perlu mendapat penanganan dan pengawasan secara
serius.
Faktor-faktor penyebab terjadinya pencemaran lingkungan sebagai hasil sampingan
perbuatan manusia meliputi :
Faktor Industrialisasi
• Faktor Urbanisasi
• Faktor Kepadatan Penduduk
• Faktor Cara Hidup
• Faktor Perkembangan Ekonomi
Contoh-contoh faktor-faktor yang sangat mengganggu lingkungan hidup antara lain:
Faktor Industrialisasi
a. Pertambangan, transportasi, penyulingan dan pengolahan bahan hingga menghasilkan
barang yang dapat digunakan.
b. Pertambangan, transportasi, penyulingan dan penggunaan bahan bakar untuk menghasilkan
energi.
c. Sisa-sisa buangan yang dihasilkan sebagai hasil sampingan selama proses-proses di atas.
d. Faktor Urbanisasi
e. Pembukaan hutan untuk perkampungan, industri dan sistem transportasi.
f. Penimbunan atau menumpuknya sisa-sisa buangan/sampah dan hasil?samping selama
proses-proses di atas.

PENANGANAN PENCEMARAN LINGKUNGAN


- Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar
- Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan
mikroorganisme (jamur, Bakteri ). Bioremediasi bertujuan untuk memecah bahan
yang kurang beracun atau tidak beracun.
BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN :

1. Pencemaran di dalam udara berasal dari gas buang kendaraan bermotor, dimana zat
tersebut berdampak yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Untuk dapat
mengendalikan pencemaran tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan teknis yaitu
dengan mengupayakan pembakaran sempurna dan mencari bahan bakar alternatif.
Pemerintah mempunyai posisi yang strategis untuk melakukan pendekatan
planatologi, administrasi dan hukum. Sedangkan untuk meningkatkan kedisiplinan
perawatan dan cara pengemudia yang baik dan benar dapat dilakukan melalui
pendekatan edukatif.

1. Polusi air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsure, atau komponen lainya ke
dalam air sehingga kualitas air terganggu. Sumber polusi air antara lain limbah
industri, pertanian, dan rumah tangga. Polusi air juga dapat menimbulkan bencana
diantaranya banjir. Bahan atau logam berbahaya seperti arsenat, benzon, timah dan
lain-lain dapat merusak organ tubuh manusia dan menyebabkan kanker. Akibat yang
ditimbulkan polusi air dalam zangua pasang adalah kanker dan kelahiran bayi cacat.
Melakukan intensifikasi pertanian. Banjir genangan dapat diatasi dengan
membersihkan saluran air dari penyumbatan.

1. Pencemaran tanah adalah keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan
merubah lingkungan tanah alami. Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang
kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula
dari tumbuhan. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau
bahan kimia industri atau fasilitas komersial, penggunaan pestisida, masuknya air
permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan, zat kimia, atau limbah.
air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung
dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat. Ada beberapa cara untuk mengurangi
dampak dari pencemaran tanah, diantaranya dengan remediasi dan bioremidiasi.
DAFTAR PUSTAKA

Buku : Wardhana, Wisnu, 2004, Dampak Pencemaran Lingkungan (Edisi Revisi), Andi
Offset, Yogyakarta.

Buku : Soedomo,Moestikahadi. 2001, Kumpulan Karya Ilmiah Mengenai Pencemaran


Udara, Penerbit ITB, Bandung.

Adel, 2012, “Dampak-dampak Polusi“, diambil dari


https://adelkudel30.wordpress.com/education/ilmupengetahuan- alam/dampak-dampak-
polusi/ diakses pada tanggal 15 Juni 2015.

Dampak Pencemaran Udara –Monoksida diambil dari


http://airpollution2014.weebly.com/dampak-pencemaranudara-karbon-monoksida.html
diakses pada tanggal 17 Juni 2015.s