Anda di halaman 1dari 12

RESUME KEPERAWATAN JIWA PADA TN.

A
DENGAN MASALAH UTAMA WAHAM CURIGA
DI RUANG UPIP (UNIT PELAYANAN INTENSIVE PSIKIATRIK)
RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH

Disusun untuk Memenuhi Tugas Stase Keperawatan Jiwa Tahap Profesi

Pembimbing Akademik :
Dr. Meidiana Dwidiyanti, S. Kep. M.Sc
Pembimbing Klinik :
Arief Nugroho, S.Kep., Ns.

Oleh :

NAMA : Navy Dwi Puspitaningrum


NIM : 22020117210009

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXX


PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
RESUME KEPERAWATAN JIWA PADA TN. A
DENGAN MASALAH UTAMA WAHAM CURIGA
DI RUANG UPIP (UNIT PELAYANAN INTENSIVE PSIKIATRIK)
RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH

A. IDENTITAS
1. Identitas Klien
a. Nama : Tn. A
b. Umur : 26 tahun
c. Jenis kelamin : Laki-laki
d. Agama : Islam
e. Status : Menikah
f. Suku : Jawa
g. Alamat : Desa Jenarsari Utara, Jenarsari – Gemuh
Kendal, Jawa Tengah
h. Pendidikan : SMP
i. Pekerjaan : Swasta
j. Tanggal masuk RS : 16 Desember 2017
k. Tanggal pengkajian : 18 Desember 2017
l. Diagnosa medis : Skizofrenia paranoid (F 20.0)
m. No. CM : 00125808

2. Identitas penanggung jawab


a. Nama : Tn. S
b. Alamat : Desa Jenarsari Utara, Jenarsari – Gemuh
Kendal, Jawa Tengah
c. Hubungan : Ayah Kandung
d. Telepon : 08191160433xxx

B. ALASAN MASUK
Klien mengatakan dibawa ke RSJ karena memiliki masalah dengan teman
kerja. Klien mengatakan bahwa ia merasa tetangganya selalu membicarakan
dan merendahkan dirinya. Klien takut sepertinya tetangga akan berbuat jahat
dan akan melukainya.
Masalah keperawatan : waham curiga

C. FAKTOR PREDISPOSISI
1. Gangguan jiwa di masa lalu
Klien memiliki riwayat pernah di rawat 3 kali di RSJ dengan kasus yang
berbeda-beda. Klien mengatakan lupa kapan tepatnya ia dahulu
dirawat, namun ia mengingat ketika dirawat pertama kali karena
mengkonsumsi obat terlarang, kedua kali dirawat karena berhalusinasi
mendengar suara namun setelah keluar sampai sekarang tidak lagi
mendengar suara tersebut dan yang kali ketiga ketakutan tetangga akan
melukainya.
2. Pengobatan sebelumnya
Klien sebelumnya telah menjalani pengobatan sebanyak 3 kali di RSJ
3. Trauma
Klien mengatakan pernah terjatuh dari motor dan mengalami cedera di
area kepalanya
4. Anggota keluarga lain yang mengalami gangguan jiwa
Klien dan mengatakan bahwa tidak ada anggota keluarga lain yang
mengalami gangguan jiwa.
5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan
Klien mengatakan bahwa kondisi ekonominya kurang berkecukupan,
sehingga hal tersebut membuat tetangganya membicarakannya dan
merendahkannya. Ia juga kerap di cap gila oleh tetangganya dan oleh
tetangganya dikatakan lebih baik pergi saja dari kampungnya. Klien
memiliki riwayat pernikahan yang tidak membahagiakan. Klien dan
mantan istrinya cerai 2 tahun lalu yang dikaruniai 1 orang anak berusia
7 tahun. Klien mengatakan sedih namun pasrah dengan kejadian
tersebut. Klien berkata susah berumah tangga, salah satunya susah
dalam menafkahi istri dan anaknya. Hingga saat ini klien dan mantan
istrinya serta anaknya tinggal terpisah.
D. ASPEK MEDIK
1. Diagnosa medis : skizofrenia paranoid
2. Terapi Medis
Waktu
Nama obat Jenis Dosis dan Indikasi Kontraindikasi Efek samping
cara
Risperidon Antipsikoti 1 x 50 oral Terapi pada skizofrenia Hipersensitif terhadap risperidon Pusing, mengantuk, pandangan
k mg akut dan kronik serta pada mata kabur, mual, gngguan
kondisi psikosis lain pencernaan, gemetar atau
dengan gejala tambahan gelisah, sulit tidur, emosi tidak
seperti halusinasi, delusi, stabil, detak jantung meningkat,
gangguan pola pikir, mulut kering, kenaikan TD.
waham dan atau gejala
negatif yang nyata
(menarik diri, sulit
berbicara), dan
mengurangi gejala afektif
(depresi, cemas) yang
berhubungan dengan
skizofrenia
Clozapine Antipsikoti 2 x 2 oral Pasien skizofrenia yang Riwayat granulositopenia & Granulositopenia,
k mg tidak responsif atau agranulositosis; gangguan fungsi agranulositosis, eosinofilia
intoleransi dengan sumsum tulang, epilepsi tak &/atau leukositosis. Lelah,
neuroleptik klasik terkontrol, psikosis alkoholik & mengantuk, pusing, sakit kepala,
toksik lainnya, intoksikasi obat, perubahan EEG; hipersalivasi,
kondisi koma, kolaps pada mulut kering, penglihatan kabur,
sirkulasi darah, depresi SSP, gangguan berkeringat &
gangguan fungsi hati berat, gagal gangguan pengaturan suhu
ginjal, atau gagal jantung. tubuh; takikardi, hipotensi
postural, hipertensi, kolaps,
aritmia jantung, perikarditis,
miokarditis, kolaps sirkulasi,
depresi pernapasan atau henti
napas; mual, muntah, konstipasi,
inkontinensia atau retensi urin,
priapismus, nefritis interstisial
akut, hipertermia jinak,
hiperglikemia, peningkatan BB
E. ANALISA DATA
No Data Fokus Masalah

2 DS: Gangguan isi


- Klien mengatakan merasa ada orang yang berniat jahat pikir: waham
terhadapnya, ia juga merasa tetangganya selalu Curiga
merendahkannya dan membicarakannya di belakang sehingga
merasa kesal dengan tetangga disekitar rumahnya.
- klien mengatakan ingin pindah rumah karena merasa tidak
betah karena ia merasa tetangganya mempunyai niat jahat
serta selalu merendahkannya dikarenakan kondisi
keuangannya.
- Klien mengatakan bahwa sikap tetangganya kurang baik
terhadapnya, sehingga ia kurang nyaman tinggal di
lingkungan perumahannya. Ia ingin pindah dan memiliki
rumah sendiri namun belum memiliki cukup dana.
- Klien mengatakan bahwa selain karena kondisi ekonomi,
riwayat dirinya yang telah tiga kali dirawat di RSJ yang
membuat para tetangganya memperlakukannya dengan tidak
baik.
- Klien mengatakan walaupun tidak menyaksikan dengan
langsung, namun yakin bahwa tetangganya begitu
terhadapnya.

DO
- Saat menceritakan pengalaman yang tidak menyenangkan
dengan tetangganya, nada bicara klien sedikit lebih tinggi.
- Klien terlihat yakin saat menceritakan sikap tetangganya
yang tidak baik terhadapnya walaupun hanya menduga saja

F. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN


Gangguan isi pikir: waham

G. POHON MASALAH
Gangguan isi pikir: waham
Merasa curiga terhadap lingkungan Effect
sosial

Gangguan isi pikir: waham Core problem

Faktor sosial Cause


H. INTERVENSI KEPERAWATAN

Tanggal Diagnosa Tujuan Tindakan Keperawatan


Umum Khusus
Selasa Gangguan Setelah dilakukan Setelah dilakukan tindakan Pembagian strategi pelaksanaan pada klien perilaku kekerasan
19/12/2017 isi pikir : tindakan keperawatan selama 7 x 7 jam menurut (FIKUI, 2014) adalah sebagai berikut:
09.00 WIB waham keperawatan selama diharapkan klien mampu :
7 x 7 jam diharapkan 1. Mengidentifikasi penyebab, Strategi Pelaksanaan I (SP1) : menjelaskan penyebab, tanda,
klien tidak tanda, gejala, serta akibat dari gejala, serta akibat dari waham serta melatih latihan
mengalami gejala waham orientasi realita
waham. 2. Latihan orientasi realita : 1. Mengidentifikasi penyebab, tanda, gejala, serta akibat dari
panggil nama, orientasi waham
2. Menjelaskan cara mengendalikan waham dengan orientasi
waktu, orang, dan tempat/
realita : panggil nama, orientasi waktu, orang, dan tempat/
lingkungan lingkungan
3. Minum obat dengan 6 prinsip 3. Melatih klien dengan orientasi realita : panggil nama,
benar minum obat, manfaat, orientasi waktu, orang, dan tempat/ lingkungan
keuntungan, minum obat dan 4. Melatih klien untuk memasukkan kegiatan orientasi realita
kerugian tidak minum obat dalam jadwal kegiatan harian
4. Mengidentifikasi kebutuhan
dasar yang tidak terpenuhi Strategi Pelaksanaan 2 (SP2) : menjelaskan dan melatih klien
akibat wahamnya, minum obat dengan prinsip 6 obat benar, manfaat minum
memenuhi kebutuhan yang obat dan kerugian tidak minum obat
tidak terpenuhi 1. Menjelaskan tentang obat yang diminum
2. Mendiskusikan manfaat minum obat dan kerugian tidak
5. Melakukan kegiatan/ aspek
minum obat
positif yang dipilih 3. Melatih klien cara minum obat secara teratur
4. Melatih klien memasukan kegiatan minum obat secara teratur
ke dalam jadwal kegiatan harian
Strategi Pelaksanaan 3 (SP3) : melatih cara pemenuhan
kebutuhan dasar
1. Menjelaskan cara pemenuhan kebutuhan klien yang tidak
terpenuhi akibat wahamnya dan kemampuan memenuhi
kebutuhannya
2. Melatih cara memenuhi kebutuhan klien yang tidak terpenuhi
akibat wahamnya dan kemampuan memenuhi kebutuhannya
3. Melatih klien dan memasukan kegiatan memenuhi kebutuhan
dasar ke dalam jadwal kegiatan harian

Strategi Pelaksanaan 4 (SP4) : melatih kemampuan positif


yang dimiliki
1. Menjelaskan kemampuan positif klien
2. Mendiskusikan kemampuan positif klien
3. Melatih kemampuan yang dipilih
4. Melatih klien dan memasukan kemampuan positif yang
dimiliki klien ke dalam jadwal kegiatan harian
I. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Tgl No. dx Tujuan/Target Implementasi Respon Klien Evaluasi TTD


Selasa 1 Lakukan SP 1 Menjelaskan S: S: Navy
19/12/2017 dan 2 tanda dan gejala, - Klien mengatakan ia merasa - Klien mengatakan ia merasa curiga
09.30 WIB (Menjelaskan penyebab curiga dengan tetangganya dengan tetangganya
tanda dan gejala, waham serta - Klien mengatakan - Klien mengatakan tetangganya ada
penyebab waham melatih orientasi tetangganya ada yang berniat yang berniat jahat terhadapnya
serta melatih realita jahat terhadapnya - Klien mengatakan tidak nyaman
orientasi realita) - Klien mengatakan tidak hidup di lingkungan rumahnya
nyaman hidup di lingkungan karena tetangganya tidak enak, selalu
rumahnya karena tetangganya membicarakan dan merendahkannya
tidak enak, selalu - Klien mengatakan ia berpikir
membicarakan dan demikian karena sempat
merendahkannya diperlakukan demikian oleh
- Klien mengatakan ia berpikir tetangganya dahulu
demikian karena sempat - Klien mengatakan walaupun tidak
diperlakukan demikian oleh mengalami tindakan tidak
tetangganya dahulu menyenangkan oleh tetangganya
- Klien mengatakan walaupun lagi, ia tetap merasa curiga dan tidak
tidak mengalami tindakan nyaman
tidak menyenangkan oleh - Klien mengatakan akan berusaha
tetangganya lagi, ia tetap berpikir positif dan akan selalu
merasa curiga dan tidak bersikap baik terhadap tetangganya
nyaman O:
- Klien mengatakan akan - Klien tampak kesal saat
berusaha berpikir positif dan menceritakan pengalamannya
akan selalu bersikap baik - Klien tampak kooperatif
terhadap tetangganya
A: Masalah teratasi sebagian
O: Klien dapat menjelaskan tentang
- Klien tampak kesal saat wahamnya
menceritakan
pengalamannya P: Lanjutkan intervensi
- Klien tampak kooperatif Lakukan SP 3 dan 4
- Latih cara pemenuhan kebutuhan
dasar
- Latih kemampuan positif yang
dimiliki

Selasa 2 Melakukan SP 3 Melatih : S: Navy


19/12/2017 dan 4 kemampuan - Klien mengatakan setelah - Klien mengatakan setelah pulang
10.00 WIB - Latih cara positif yang pulang ingin bekerja ingin bekerja
pemenuhan dimiliki - Klien mengatakan di RSJ - Klien mengatakan di RSJ sering ikut
kebutuhan sering ikut membantu membantu kegiatan ruangan seperti
dasar kegiatan ruangan seperti bersih-bersih dan mencuci alat
- Latih bersih-bersih dan mencuci makan
kemampuan alat makan - Klien mengatakan senang, dan akan
positif yang - Klien mengatakan senang, selalu berusaha untuk membantu
dimiliki dan akan selalu berusaha kegiatan di ruangan
untuk membantu kegiatan di
ruangan O:
- Klien terlihat bersemangat
O: berkegiatan di RSJ
- Klien terlihat - Klien tampak membersihkan
bersemangat berkegiatan alat makan setelah jam makan
di RSJ selesai
- Klien tampak - Klien tampak bersih-bersih
membersihkan alat makan seperti menyapu dan menyikat
setelah jam makan selesai kamar mandi
Klien tampak bersih-bersih seperti A:
menyapu dan menyikat kamar Klien selalu melatih dan melakukan
mandi kemampuan positifnya

P:
Fasilitasi klien dalam melatih
kemampuan positifnya
A. EVALUASI
TTD
No Tanggal/Jam Diagnosa Evaluasi

Selasa, Gangguan isi : Navy


19/12/2017 fikir : waham - Klien mengatakan setelah pulang
13.00 WIB paranoid ingin bekerja
- Klien mengatakan di RSJ sering ikut
membantu kegiatan ruangan seperti
bersih-bersih dan mencuci alat makan
- Klien mengatakan senang, dan akan
selalu berusaha untuk membantu
kegiatan di ruangan

O:
- Klien terlihat bersemangat
berkegiatan di RSJ
- Klien tampak membersihkan alat
makan setelah jam makan selesai
- Klien tampak bersih-bersih
seperti menyapu dan menyikat
kamar mandi
A:
Klien selalu melatih dan melakukan
kemampuan positifnya
P:
- Fasilitasi klien dalam melatih
kemampuan positifnya
DAFTAR PUSTAKA

FIKUI. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. 2014. Workshop Keperawatan Jiwa
ke -8, Depok. 21 Agustus 2014. Program Studi Ners Spesialis I Keperawatan Jiwa