Anda di halaman 1dari 5

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Rancangan Penelitian

Dalam merumuskan perencanaan strategi evaluasi dan intervensi maka dilakukan analisis

permasalahan kesehatan di RW4 Kelurahan Merjosari wilayah kerja Puskesmas Merjosari

dengan menggunakan diagram Fish Bone serta pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif.

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

3.2.1.Lokasi Penelitiano

Lokasi penelitian ini dilakukan di seluruh wilayah RW 4 Kelurahan Merjosari Wilayah

Kerja Puskesmas Merjosari Kota Malang.

3.2.2. Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan dari bulan November 2017 sampai dengan Januari 2018

3.3 Populasi dan Subjek Penelitian

3.3.1 Populasi Penelitian

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI no 39 tahun 2016 tentang

pedoman penyelenggaraan program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, maka

populasi dalam penelitian ini adalah semua warga RW 4 Kelurahan Merjosari yang memiliki

usia 15 tahun keatas sesuai jumlah sampel yang dapat mewakili populasi dipilih secara acak.

3.3.2 Subjek Penelitian

Subjek Penelitian adalah populasi target yang masuk dalam kriteria inklusi yaitu

sebanyak 35 orang.

3.4. Kriteria Pemilihan Subjek Penelitian


3.4.1. Kriteria Inklusi

1. Semua warga RW 4 Kelurahan Merjosari yang berusia 15 tahun sampai lansia yang

mau mau mengisi kuesioner, yaitu sebanyak 35 orang.

3.4.2. Kriteria Eksklusi

1. Warga RW 4 Kelurahan Merjosari yang berusia kurang dari 15 tahun.

2. Semua warga RW 4 Kelurahan Merjosari yang tidak kooperatif, yaitu warga yang

menolak mengisi kuesioner.

3.5 Metode Pengumpulan Data Primer

3.5.1 Rancangan Pengumpulan Data

Pengumpulan data digunakan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perokok pasif

tentang bahaya merokok dan dukungan keluarga untuk gerakan bebas asap rokok di rumah di

RW 4 Kelurahan Merjosari.

3.5.2 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data primer dilakukan melalui pengisian kuesioner pada warga RW 4

Kelurahan Pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang berisi

pertanyaan tertulis tentang pengetahuan warga tentang perokok pasif dan perilaku warga dalam

upaya perilaku mengurangi angka perokok dan mendukung gerakan bebas asap rokok di rumah.

Selain itu, pengisian kuesioner juga diikuti dengan in deep interview untuk menggali lebih dalam

permasalahan warga dalam menghadapi fenomena perokok. Pengetahuan reponden dianggap

baik apabila benar dalam menjawab apabila dapat menjawab dengan benar pengertian perokok

pasif, faktor risikonya, dan bahaya yang ditimbulkan akibat asap rokok.

3.6.Metode Pengumpulan Data Sekunder


Data sekunder diperoleh dari hasil survey kunjungan GERMAS 2017 di kelurahan merjosari

dan dari arsip Kelurahan Merjosari berupa gambaran wilayah, sumber daya alam, sumber daya

manusia. Selain itu pada data sekunder dari arsip Kelurahan Merjosari didapatkan data wilayah

kerja Kelurahan Merjosari, data demografi masyarakat pada wilayah kerja Kelurahan Merjosari,

dan profil kegiatan Kelurahan Merjosari.

Untuk membantu menentukan kemungkinan penyebab masalah digunakan diagram


FishBone. Kemudian, mencari penyebab dilakukan dengan mengkonfirmasikan kemungkinan
penyebab yang ditemukan pada bagian program tersebut. Setelah itu, dicari penanggulangan
penyebab masalah dengan menyusun alteratif pemecahan masalah.

3.7 Alur Penelitian


Mengumpulkan data sekunder yang diperoleh dari hasil GERMAS Kelurahan
Merjosari

Koordinasi dengan pemegang wilayah dan RW setempat

Menentukan tempat dan waktu pelaksanaan

Melakukan penjaringan sampel

↓ ↓

Mengumpulkan data primer Mengumpulkan data primer yang


yang diperoleh dari pengisian diperoleh dari wawancara dengan
kuesioner oleh warga warga

↓ ↓

Melakukan identifikasi masalah


Melakukan intervensi terhadap warga dan kader kesehatan

Evaluasi mini proyek

Pencatatan dan pelaporan mini proyek