Anda di halaman 1dari 2

A.

DEFINISI

Sepsis neonatorum adalah infeksi aliran darah yang bersifat invasif dan ditandai
dengan ditemukannya bakteri dalam cairan tubuh seperti darah, sumsum tulang atau
air kemih pada bayi dalam 28 hari pertama setelah kelahiran.

A. EPIDEMIOLOGI
Insidens sepsis neonatorum di negara berkembang masih tinggi, 1,8-18/1000
kelahiran dibandingkan dengan negara maju, 1-5/1000 kelahiran, dengan angka
kematian 5%-20%. Di Rumah sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, insidens
sepsis neonatorum masih tinggi mencapai 13,7% dengan angka kematian 14%.
Pada BBLSR kejadian SAD terjadi pada 26/1000 kelahiran demikian pula pada bayi
prematur.

A. Klasifikasi sepsis
Berdasarkan waktu terjadinya, sepsis neonatorum dapat
diklasifikasikan menjadi dua bentuk yaitu sepsis neonatorum awitan dini
(early-onset neonatal sepsis) dan sepsis neonatorum awitan lambat (late-
onset neonatal sepsis).
Sepsis awitan dini (SAD) merupakan infeksi perinatal yang terjadi
segera dalam periode postnatal (kurang dari 72 jam) dan biasanya
diperoleh pada saat proses kelahiran atau in utero. Di negara maju,
kuman tersering yang ditemukan pada kasus SAD adalah Streptokokus
Grup B (SGB) [(>40% kasus)], Escherichia coli, Haemophilus influenza,
dan Listeria monocytogenes, sedangkan di negara berkembang termasuk
Indonesia, mikroorganisme penyebabnya adalah batang Gramnegatif.
Sepsis neonatorum awitan dini memiliki kekerapan 3,5 kasus per 1000
kelahiran hidup dengan angka mortalitas sebesar 15-50%.
Sepsis awitan lambat (SAL) merupakan infeksi postnatal (lebih dari 72
jam) yang diperoleh dari lingkungan sekitar atau rumah sakit (infeksi
nosokomial). Proses infeksi pasien semacam ini disebut juga infeksi dengan
transmisi horizontal. Angka mortalitas SAL lebih rendah daripada SAD yaitu
kira-kira 10-20%. Di negara maju, Coagulase-negative Staphilococci
(CoNS) dan Candida albicans merupakan penyebab utama SAL,
sedangkan di negara berkembang didominasi oleh mikroorganisme
batang Gram negatif (E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas
aeruginosa).