Anda di halaman 1dari 7

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN DOKUMEN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP


(DPLH) PASAR INDRA KENCANA

URAIAN PENDAHULUAN
Latar Belakang : Keberadaan Pasar Indra Kencana sampai saat ini belum
memiliki Dokumen Pengelolaan Lingkungan.
Berdasarkan Data dari Kementrian Lingkungan Hidup Nomor :
B-5551/Dep.I/LH/07/2009 tanggal 24 Juli 2009 tentang Surat
Perintah Menyusun DPPL, terkait dengan hal tersebut bahwa
untuk deskripsi kegiatan pembangunan Pasar Indra Kencana
Tahun 2003-2004 sebanyak 200 kios telah operasional di
wajibkan menyusun Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan
Lingkungan (DPPL).
Berpedoman kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup
Nomor : 14 Tahun 2010 tentang Dokumen Lingkungan Hidup
Bagi Usaha dan/atau Kegiatan yang telah memiliki Izin Usaha
dan/atau kegiatan tetapi belum memiliki Dokumen Lingkungan
Hidup dan berdasarkan petunjuk/arahan dari Kepala Badan
Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Barat untuk kegiatan
pasar Indra Kencana Pangkalan Bun dapat menyusun Dokumen
Pengelolaan Liingkungan Hidup (DPLH).
Dalam rangka melaksanakan pembangunan yang berwawasan
lingkungan sebagai upaya sadar dan berencana dalam
mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan
yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup, maka
perlu dijaga antara berbagai usaha dan atau kegiatan.
Perlu disadari makin meningkatnya usaha atau kegiatan
pembangunan berbagai bidang di Kabupaten Kotawaringin Barat
akan memberikan konsekuensi logis timbulnya dampak
(perubahan) terhadap lingkungan, oleh karena itu Pemerintah
Kabupaten Kotawaringin Barat berusaha selalu mengedepankan
masalah lingkungan di segala kegiatan pembangunannya.
Pada dasarnya setiap usaha atau kegiatan menimbulkan
dampak terhadap lingkungan hidup yang perlu dianalisa sejak
awal perencanaannya sampai pada saat operasional usaha atau
kegiatan, sehingga langkah pengendalian dampak negatif dan
pengembangan dampak positif dapat disiapkan sedini mungkin,
untuk pencegahan kerusakan lingkungan.
Adapun salah satu upaya pencegahan kerusakan lingkungan
atau perlindungan/ penyelamatan lingkungan secara dini
sebelum suatu kegiatan dimulai dengan menerapkan/
meningkatkan efektifitas kegiatan dan atau jenis usaha yang
akan berdiri untuk melengkapi upaya pengelolaan dan
pemantauan lingkungan.
Dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun
2009 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup, dinyatakan bahwa setiap
rencana dan /atau kegiatan yang kemungkinan dapat
menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan
hidup, wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.
Dalam pelaksanaannya diatur dalam keputusan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2001 tentang jenis usaha/
kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Analisis Mengenai
Dampak Lingkungan.
Apabila jenis usaha/kegiatan tidak menimbulkan dampak yang
penting atau dampak yang timbul dapat di kelola dengan
teknologi, tidak wajib menyusun AMDAL, tetapi harus dilengkapi
dengan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UPL) .

Maksud dan Tujuan :

1. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Konsultan pelaksana
pekerjaan dalam menyusun Dokumen Pengelola Lingkungan Hidup (DPLH) yang
memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan proses yang harus dipenuhi dan
diperhatikan serta diinterprestasikan ke dalam pelaksanaan tugas.
2. Dengan penugasan ini diharapkan penyedia jasa pelaksana pekerjaan dapat
melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang
memadai sesuai KAK ini.

Sasaran : Menghasilkan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup


(DPLH) yang memenuhi kaidah teknis dan dapat
dipertanggung jawabkan.

Lokasi Kegiatan : Kegiatan ini dilaksanakan di Pangkalan Bun Kecamatan Arut


Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Uraian Kegiatan : Penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup


(DPLH) Pasar Indra Kencana Kelurahan Raja Pangkalan Bun.

Sumber Pendanaan : Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan : DPA-SKPD


Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Kabupaten Kotawaringin
Barat Nomor : 910/16/V/DPKD/2014 tanggal 24 Desember
2014 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 100.000.000,-
(Seratus Juta Rupiah) termasuk PPN.

Nama dan Kegiatan/ : Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat a/n.


Satuan Kerja Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Kab. Kobar.
Perangkat Daerah Pengguna Anggaran adalah Kepala Dinas Koperasi, UMKM
dan Pasar Kab. Kobar.
Kuasa Pengguna Anggaran Bidang Sarana dan Prasarana
Pasar dan PKL
DATA PENUNJANG

Data Dasar : Data dasar untuk menunjang pekerjaan jasa konsultansi


diambil dari data-data sekunder yang ada di Dinas Koperasi,
UMKM dan Pasar serta data hasil survey dilapangan.

Standar Teknis : 1. Pedoman Teknis tentang Penyusunan Dokumen


Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
2. Daftar Harga Satuan Bahan dan Upah Kabupaten
Kotawaringin Barat.

Studi-studi : Hasil perencanaan yang dilaksanakan oleh Konsultan


terdahulu yang sudah dilaksanakan tahun-tahun sebelumnya
dapat dijadika sebagai bahan pertimbangan atau acuan serta
memberikan gambaran bagi pelaksanaan pekerjaan sekarang
dalam hal penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan
Hidup (DPLH).

Referensi Hukum : 1. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan


Pengelolaan Lingkungan Hidup.
2. Keputusan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah beserta perubahannya.

RUANG LINGKUP
Lingkup Kegiatan : Ruang lingkup tugas yang harus dilaksanakan oleh Penyedia
Jasa adalah berpedoman pada ketentuan yang berlaku
khususnya pedoman teknis tentang Pedoman Penyusunan
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH). Adapun
tahapan perencanaan yang perlu dilakukan terdiri dari :
- Persiapan perencanaan seperti mengumpul-kan data dan
informasi lapangan, melakukan survey rona lingkungan
yang terdiri dari survei iklim, fisiografi, hidrologi, ruang,
lahan dan tanah, membuat interprestasi secara garis
besar terhadap KAK dan Konsultasi dengan Pemerintah
Daerah terkait dengan pelaksanaan kegiatan.
- Pengamatan terhadap aspek sosial, ekonomi, budaya dan
kesehatan masyarakat yang dilakukan dalam wilayah studi
dan sekitarnya.
- Merumuskan UKL/UPL yang meliputi masalah/keadaan
dan hasil survey lapangan dan dokumentasi serta
kemajuan dan segala kesimpulan penting yang ditemui
selama pelaksanaan pekerjaan.
Aspek Lingkungan yang dibahas dalam Dokumen Pengelolaan
Lingkungan Hidup (DPLH) ini meliputi antara lain :
1. Komponen fisika kimia, meliputi :
- Kualitas air (meliputi fisika air, kimia air dan biota
perairan).
- Kualitas tanah
2. Komponen biologi.
Meliputi flora dan fauna yang ada disekitar proyek, apakah
ada kemungkinan terjadi perubahan tentang habitat flora
dan fauna serta tatanan pemanfaatan lahan yang
dikerjakan oleh masyarakat akibat flora dan fauna serta
tatanan pemanfaatan lahan yang dikerjakan akibat
rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dan
pengelolaan lingkungan.
3. Komponen sosial ekonomi dan budaya.
Persepsi masyarakat khususnya yang bermukim disekitar
lokasi, terhadap rencana kegiatan penyusunan Dokumen
Pengelolaan Lingkingan Hidup (DPLH) pasar Indra
Kencana kelurahan Raja apakah ada perubahan tatanan
hunian warga dibandingkan dengan kondisi setelah
kegiatan dilaksanakan, baik pada tahap persiapan, tahap
konstruksi maupun pada tahap operasi.
4. Komponen Kesehatan Masyarakat
Pemantauan terhadap kesehatan masyarakat yang ada di
sekitar lokasi penyusunan Dokumen Pengelolaan
Lingkungan Hidup (DPLH) yang dimungkinkan terkena
dampak dari kegiatan/aktivitas pasar Indra Kencana yang
telah dilaksanakan maupun lingkungan pasar sekitarnya.
5. Nama Pekerjaan yang harus dilaksanakan adalah :
Penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan (DPLH)
Pasar Indra Kencana. Kelurahan Raja, Kecamatan Arut
Selatan. Lokasi Pangkalan Bun.
Keluaran : Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini
adalah tersusunnya Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup
(DPLH) Pasar Indra Kencana, Kelurahan Raja, Kecamatan
Arut Selatan.

Peralatan, material, : Pengguna barang/jasa tidak menyiapkan pe ralatan dan


material,
Personil dan fasilitas akan tetapi menyiapkan dana untuk dapat mengupayakan
dari Kuasa Pengguna tersedianya peralatan dan material yang diperkirakan
Anggaran untuk penyusunan dokumen.

Peralatan dan : Penyedia jasa Konsultansi harus menyediakan dan


memelihara
Material dari pe- semua fasilitas dan peralatan yang dipergunakan untuk
nyedia jasa kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
Konsultansi

Lingkup kewenang- : Pengguna jasa konsultansi menyerahkan sepenuhnya kepada


an yang dilimpahkan jasa konsultansi atas penyele saian pekerjaan penyusunan
kepada penyedia Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
sebagaimana diatur dalam dokumen lelang, dokumen kontrak
jasa dan dokumen lainnya sesuai peraturan yang berlaku
.
Perkiraan jangka : 60 (Enam Puluh) hari kalender.
Waktu penyelesai-
an pekerjaan

Personil : Personil/Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan


pekerjaan ini adalah :
1. Ketua Tim
Ketua Tim disyaratkan seorang Sarjana (S2) jurusan
lingkungan lulusan Universitas Negeri atau yang telah
disamakan yang memiliki sertifikat kompetensi AMDAL,
berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaaan dibidang
penyusunan AMDAL sekurang-kurangnya selama 1 (satu)
sampai 3 (tiga) tahun. Sebagai Ketua Tim tugas utamanya
adalah memimpin dan mengkoordinir seluruh kegiatan
anggotan Tim Kerja dalam pelaksanaan pekerjaan sampai
dengan pekerjaan dinyatakan selesai.

2. Tenaga Ahli Sosial Ekonomi dan Budaya


Tenaga Ahli Sosial Ekonomi dan Budaya disyaratkan
seorang Sarjana (S1) jurusan Ekonomi Pertanian atau
jurusan Ekonomi Pembangunan lulusan Universitas
Negeri atau yang memiliki sertifikat AMDAL (A dan B),
berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan dibidang
penyusunan Analisis Mengenai Masalah Dampak
Lingkungan (AMDAL) sekurang-kurangnya selama 1
(satu) sampai 3 (Tiga) tahun.

3. Tenaga Ahli Fisika Kimia


Tenaga Ahli Fisika Kimia disyaratkan seorang Sarjana
(S1) Jurusan Ilmu Tanah atau Ilmu Lingkungan lulusan
Universitas Negeri atau yang telah disamakan atau
seorang Sarjana (S1) yang memiliki Sertifikat AMDAL (A
dan B), berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan
dibidang Penyusunan Analisis Mengenai Masalah
Dampak Lingkungan (AMDAL) sekurang-kurangnya 1
(satu) sampai selama 3 (Tiga) tahun.

4. Tenaga Ahli Biologi


Tenaga Ahli Biologi diisyaratkan seorang Sarjana (S1)
Jurusan Pertanian/kehutanan atau Ilmu Lingkungan
lulusan Universitas Negeri atau yang telah disamakan
atau seorang Sarjana (S1) yang memiliki Sertifikat
AMDAL (A dan B), berpengalaman dalam pelaksanaan
pekerjaan dibidang Penyusunan Analisis Mengenai
Masalah Dampak Lingkungan (AMDAL) sekurang-
kurangnya selama 1 (satu) sampai 3 (Tiga) tahun.

5. Tenaga Ahli Penyehatan Masyarakat


Tenaga Ahli Kesehatan Masyarakat diisyaratkan seorang
Sarjana (S1) Jurusan Penyehatan Masyarakat atau
Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan lulusan
Universitas Negeri atau yang telah disamakan atau
seorang Sarjana (S1) yang memiliki Sertifikat AMDAL (A
dan B), berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan
dibidang Penyusunan Analisis Mengenai Masalah
Dampak Lingkungan (AMDAL) sekurang-kurangnya
selama 1 (satu) sampai 3 (Tiga) tahun.

Jadwal : Penyedia Jasa harus membuat jadwal pelaksanaan


Pelaksanaan Pekerjaan/Kegiatan yang antara lain memuat :
Kegiatan 1. Jenis/butir-butir pekerjaan yang dilakukan.
2. Diagram batang yang menunjukkan waktuPelaksanaan tiap
jenis pekerjaan.

Laporan : Jenis laporan yang akan diserahkan kepada pihak pengguna


jasa meliputi :

a. Penyusunan DPLH (Laporan Pendahuluan)


 Melaksanakan survey lapangan menghimpun data
mengenai :
- Kependudukan/struktur penduduk/kepadatan/
Pertumbuhan.
- Data pencari kerja
- Tingkat Pendidikan
- Struktur pendapatan masyarakat
- Sampel air sungai sekitar tapak proyek
- Sampel air tanah
- Sampel tanah
- Kondisi flora dan fauna
- Biota air (phytoplankton dan benthos)
- Dan lain-lain

b. Penyusunan DPLH (Laporan Utama) yang berisi :


 Latar belakang kegiatan studi yang akan dilaksanakan..
 Ruang lingkup studi
 Metode studi yang digunakan mengenai metode
pengumpulan dan analisis data, metode prakiraan
dampak besar dan penting, metode evaluasi dampak.
 Uraian mengenai rencana usaha/kegiatan meliputi tujuan
proyek, kegunaan dan manfaat pembangunan proyek.
 Rona Lingkungan Awal hasil pemantauan meliputi
komponen fisika kimia, biologi dan sosekbus kesmas.
 Prakiraan dampak besar dan penting
 Evaluasi dampak penting
 Tujuan Rencana Pengelolaan Lingkungan
 Upaya Pengelolaan Lingkungan
 Lokasi Pengelolaan Lingkungan
 Periode Pengelolaan Lingkungan
 Institusi yang terlibat dalam pelaksanaan pengelolaan
lingkungan baik institusi pelaksana, pengawas, penerima
laporan.
 Tujuan rencana pemantauan lingkungan
 Metode upaya pemantauan lingkungan
 Lokasi pemantauan lingkungan.
 Periode pemantauan lingkungan
 Institusi pemantau lingkungan, tata kerja, pelaporan dan
organisasi pengawas lingkungan.

HAL-HAL LAIN
Produksi Dalam Negeri: Semua kegiatan jasa konsultasi berdasarkan KAK ini
harus dilakukan di dalam Wilayah Negara Republik
Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam KAK, dengan
pertimbangan keterbatasan kompetensi Dalam Negeri.

Persyaratan Kerjasama: Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain


diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini
maka persyaratan berikut harus dipatuhi.
1. Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia
harus diatur dalam kontrak dan disetujui terlebih dahulu
oleh Kuasa Pengguna Anggaran.
2. Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub
penyedia harus mengacu kepada harga yang tercantum
dalam kontrak serta menganut sistem penyetaraan.
3. Penyedia tetap bertanggung atas bagian pekerjaan
yang dikerjakan oleh sub penyedia.

Pedoman Pengumpul- : Pengumpulan data lapangan harus memenuhi


an Data lapangan persyaratan sebagai berikut :
- Mengacu kepada lapangan diuraikan dalam KAK.

Alih Pengetahuan : Jika diperlukan, penyedia jasa konsultasi berkewajiban


untuk menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan
dalam rangka alih pengetahuan kepada personil
proyek/satuan kerja Kuasa Pengguna Anggaran/KPA.
Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dibuat untuk dijadikan pedoman dan harus
ditaati oleh Konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Mengetahui : Dibuat oleh :

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar Kuasa Pengguna Anggaran


Kabupaten Kotawaringin Barat (KPA)

Ir. S. EKO PRABOWO, M.Si Ir. RESTUNINGSIH


Pembina Utama Muda NIP. 19680921 199403 2 006
NIP. 1959013 198903 1 002