Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

Kuasa Pengguna Anggaran


Kegiatan Pengembangan distribusi air minum
Satuan Kerja Perangkat Daerah
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Satker/SKPD
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Kotawaringin Barat

Nama KPA :
ALFAHUSAIN, SST, MT.

Pekerjaan :
Perencanaan DED Air Bersih Kotawaringin Lama

Lokasi :
Kecamatan Kotawaringin Lama

Tahun Anggaran 2017


KERANGKA ACUAN KERJA

(KAK)

PERENCANAAN DED AIR BERSIH KOTAWARINGIN LAMA

I. PENDAHULUAN.
Pemenuhan kebutuhan dasar (basic need) atas air bersih merupakan tanggungjawab
pemerintah guna menjamin hak setiap orang untuk mendapatkan akses air minum guna
memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari - hari agar dapat hidup dengan sehat, bersih
dan produktif.
Guna memenuhi kebutuhan akan air bersih, selama ini masyarakat mengambil secara
langsung kesumber air bersih terutama di daerah pedalaman yang masih mempunyai
potensi sumber air bersih yang berkualitas, untuk masyarakat pedesaan di daerah pesisir
yang tidak mempunyai sumber air dari alam, menggunakan air hujan untuk memenuhi
kebutuhan air bersih terutama untuk keperluan makan dan minum yang tentu saja tidak
memenuhi standar kesehatan. Oleh sebab itu, guna mendapatkan akses akan pelayanan
air bersih diperlukan penanganan yang professional mulai dari sumber air baku (mata
air, air permukaan, air tanah dalam), transmisi, pengolahan, distribusi sampai
kepelayanan kepada konsumen (masyarakat) baik berupa Sambungan Rumah maupun
Hidran/Kran Umum.
Sebagai wujud tanggung jawab pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam
memenuhi kebutuhan air bersih bagi Desa Terpencil Rawan Air, Pemerintah Kabupaten
Kotawaringin Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten
Kotawaringin Barat melaksanakan Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air
Minum Dan Air Limbah akan mewujudkan penyediaan air bersih bagi masyarakat
dengan kualitas air yang layak bagi kesehatan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi
Desa yang Rawan Air di mana dengan adanya pengembangan air bersih dan ditunjang
perencanaan yang baik diharapkan dapat membantu masyarakat pedesaan dalam
memenuhi kebutuhan akan air bersihnya. Karena di dalam pengelolaannya nanti
diserahkan kemasyarakat, pencarian sumber air baku sangat diutamakan dari sumber
mata air alam dengan system gravitasi sehingga tidak diperlukan biaya operasional di
dalam pengoperasiannya.

II. MAKSUD DAN TUJUAN.

Maksud dan tujuan dari kegiatan Pengembangan distribusi air minum ini adalah sebagai
bahan dan acuan dalam pembangunan prasana dan sarana air bersih, untuk menunjang
hal tersebut diperlukan data - data mengenai daerah yang direncanakan yang
menyangkut kondisi fisik kawasan, keadaan social ekonomi maupun data sumber air
baku yang potensial, dilihat dari kapasitas, kualitas, dan kontinuitas sumber di samping
kondisi topografi dan elevasi sumber daerah pelayanan.
Layanan jasa konsultan ini mencakup :
- Pembuatan rencana garis besar dan rencana rinci system penyediaan air bersih
pedesaan yang didasarkan padas tandar survey dan perencanaan yang baku.
- Penyiapan rencana anggaran biaya.
- Spesifikasi teknis
- Gambar – gambar kerja, rencana kerja dan syarat yang akan menjadi dokumen
pengadaan penyedia jasa sebelum pelaksanaan fisik dilaksanakan.

III. RUANG LINGKUP PEKERJAAN.

Rencana garis besar dimaksud, harus didasarkan pada standar penyediaan air bersih
serta dapat menggambarkan suatu program pembangunan dan pengembangan
pembangunan pemenuhan kebutuhan air bersih dengan biaya yang ekonomis.
Pelayanan air bersih secara langsung kepada masyarakat lebih diutamakan pelayanan
melalui Hidrant Umum (HU), dan bila memungkinkan dapat dilayani melalui
Sambungan Rumah (SR) dengan kapasitas sumber antara 1-5 liter / detik.
Lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh konsultan antara lain meliputi :
3.1 TahapPersiapan
Sebelum melaksanakan tugasnya, konsultan harus melakukan :
 Persiapan : menyusun rencana kerja dan metodologi.
 Mendapatkan data - data sekunder yang relevan, melalui peraturan peraturan,
standar-standar maupun peta yang tersedia.

3.2 Tahap Pengumpulan Data


Pengumpulan data di lapangan didasarkan pada :
 Pengumpulan data - data kondisi fisik kawasan (geografi, iklim, tata guna
tanah, topografi, dan hidrologi), keadaan social ekonomi (kependudukan,
pendidikan, kesehatan, agama, maupunfasilitas / utilitas lainnya).
 Pengukuran topografi, lokasi sumber air baku, jalur pipa transmisi, jalur pipa
distribusi maupun bangunan pelengkap lainnya yang dianggap perlu. Di
samping pengukuran jarak dan elevasi.
 Evaluasi sumber yang potensial terhadap kapasitas, kualitas maupun
kontinuitasnya.
3.3 Analisa dan Evaluasi Data
Guna menentukan alternative sistem, diperlukan analisa dan evaluasi terhadap
data - data primer dan sekunder yang diperoleh. Terhadap alternatif yang dipilih,
selanjutnya dibuat rencan agaris besarsistem penyediaan air bersih untuk lokasi –
lokasi desa bersangkutan.
3.4 Pembuatan Rencana Terinci
Konsultan harus melakukan perhitungan teknis secara rinci terhadap semua
komponen sistem penyediaan air bersih yang diperlukantermasuk :
 Gambar bangunan penangkap air (Broncaptering)
 Gambar rencana bangunan pipa transmisi
 Gambar rencana jaringan distribusi
 Bangunan – bangunan pelengkap, serta sistim pelayanan (diutamakan
pelayanan dengan Hidran / Kran Umum).
3.5 Rencana Anggaran Biaya
Konsultan harus menghitung semua rencana anggaran biaya terhadap semua
komponen yang ada di dalam rencana penyediaan air bersih.
Konsultan menyiapkan dokumen tender : gambar-gambar teknis, spesifikasi teknis volume
pekerjaan dan RAB
Lokasi kegiatan Perencanaan DED Air Bersih Kotawaringin Lama Kabupaten
Kotawaringin Barat.

IV. PELAPORAN.
Dalam melaksanakan pekerjaan Perencanaan DED Air Bersih Kotawaringin Lama,
konsultan diharuskan menyusun dan menyampaikan laporan sebagai berikut :
4.1.Laporan Pendahuluan, yang berisikan : latar belakang kegiatan, ruang lingkup,
metodologi dan strategi pelaksanaan pekerjaan, organisasi pelaksanaan, jadual
kegiatan. Laporan dibuat sebanyak 4 (empat) rangkap
4.2.Laporan Antara, yang berisikan : Gambaran Umum Kondisi Existing, Laporan
Pengukurandan Survey Lapangan, Foto Hasil Pengukuran dari survey lapangan,
Surat Keterangan Daftar Harga Setempat (Survey Harga). Laporan dibuat
sebanyak 4 (empat) rangkap
4.3.Laporan Akhir, yang berisikan : Dasar Konsep Persen Perlokasi, Gambar kerja,
Rencana Anggaran Biaya, Rencana Kerja dan Syarat. Dokumen Pengadaan.
Laporan Data Elektronik dalam Flash Disk. Laporan dibuat sebanyak 4 (empat)
rangkap

V. TENAGA AHLI YANG DIBUTUHKAN


Pekerjaan perencanaan ini akan dilaksanakan oleh konsultan yang berpengalaman di
bidangnya yang terdiridari :
5.1 Team Leader : Ahli Teknik Air Minum, S1 (Teknik Lingkungan/Teknik
Penyehatan) memiliki SKA Ahli Muda Ahli Teknik Air Minum dan memiliki
pengalaman kerja professional dibidangnya selama 5 tahun.
5.2 Ahli Teknik Plambing dan Pompa Mekanik : S1 (Teknik Mesin) dan memiliki
pengalaman kerja professional dibidangnya selama 3 tahun.
5.3 Ahli Teknik Bangunan Gedung : S1 (Teknik Sipil) dan memiliki pengalaman kerja
professional dibidangnya selama 3 tahun.
5.4 Ahli Geodesi : S1 (Teknik Sipil/Geodesi) dan memiliki pengalaman kerja
professional dibidangnya selama 3 tahun.

VI. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN


Waktu yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah 90 (Sembilan Puluh) hari kalender
terhitung sejak tanggal ditanda tangani Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
VII. INSTANSI PELAKSANA

Dalam hal ini instansi penanggung jawab pelaksanaan kegiatan Pengembangan


distribusi air minum pekerjaan Perencanaan DED Air Bersih Kotawaringin Lama
adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kotawaringin Barat,
sedangkan pelaksana adalah konsultan perencanaan.

VIII. PENUTUP
Demikian KAK ini dibuat untuk dipergunakan sebagai arahan dalam pelaksanaan
kegiatan Pengembangan distribusi air minum pekerjaan Perencanaan DED Air Bersih
Kotawaringin Lama Tahun Anggaran 2017.

Pangkalan Bun, Juli 2017

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)


Bidang Cipta Karya

ALFAHUSAIN, SST, MT.


NIP. 19690727 199603 1 004