Anda di halaman 1dari 2

NAMA : BAYU WIDIANTO

KELAS : 1 SIPIL 2

TUGAS PIDATO BAHASA INDONESIA

Assalamualaikum Wr.Wb.

Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua.

Yang saya hormati, Bapak Aminudin selaku Dosen Bahasa Indonesia Politeknik Negeri
Jakarta. Dan yang saya banggakan teman-teman sekalian.

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat, rahmat, dan karunia-
Nya lah kita dapat berkumpul disini. Tidak lupa salawat seta salam kita curahkan kepada nabi besar
nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.

Teman-teman sekalian, pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato tentang
Revisi Undang-Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kita yakin semua rakyat
Indonesia dari Sabang sampai Merauke marah dan mengutuk korupsi. Korupsi telah berdampak
sangat buruk bagi kita semua. Contohnya, pelayanan kesehatan buruk, pendidikan yang mahal, dan
juga pembangunan tidak merata.

Meski begitu teman-teman sekalian jangan pernah putus asa memimpikan Indonesia yang
bersih dan bebas korupsi. Harapan itu terus terjaga karena keberadaan Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK). KPK tidak pernah takut menangkap dan memenjarakan para koruptor. Dari aspek
penindakan sudah banyak koruptor dari politisi, penegak hukum, birokrat, bankir, dan pengusaha
yang berhasil dijerat oleh KPK. Sudah teriliunan Rupiah uang negara yang diselamatkan oleh KPK.

Langkah KPK memberantas korupsi tentu tidak disukai koruptor. Mereka melakukan
berbagai cara untuk membunuh KPK atau setidaknya melemahkannya. Kini KPK terancam
dilemahkan oleh adanya RUU KPK yang akan dibahas di DPR.

Menurut Indonesia Corruption Watch (ICW) ada beberapa hal penting yang perlu dicatat
sebagai upaya pelemahan KPK.

Pertama, membatasi umum KPK hanya sampai 12 tahun. Aneh sekali, KPK sudah seharusnya
ada dan terus berdiri sepanjang Republik Indonesia berdiri agar Indonesia tetap bersih dan bebas
korupsi.

Kedua, mengurangi kewenangan penindakan dan proses penyelidikan yang dilakukan KPK.
Ruang gerak KPK dipersempit. Kasus yang ditangani KPK juga dibatasi yang nilai kerugian negaranya
diatas Rp. 50 Miliar. Penyadapan dan penytaan KPK pun harus melalui izin Pengadilan Negeri.

Teman-teman sekalian, perjuangan kita terus berlanjut untuk melawan segala bentuk
pelemahan KPK dan segala bentuk penguatan korupsi di negeri kita tercinta ini. Hal kecil yang dapat
kita lakukan adalah menandatangani petisi online di change.org yang sampai sekarang sudah
mencari 58 ribu orang. Jangan bunuh KPK, hentikan Revisi UU KPK. Salam Indonesia Tanpa Korupsi.

Demikian Pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Mohon
maaf bila ada salah kata. Wabillahitaufiq walhidayah.

Wasslamualaikum Wr.Wb