Anda di halaman 1dari 16

Mengubah menu makanan anak dari yang semula ASI atau susu formula menjadi

makanan solid adalah transisi penting dalam perkembangan sang buah hati.

Lalu, sebenarnya bagaimana ya cara kita kita tahu apakah si kecil sudah siap menyantap

makanan solid atau tidak? Well, WHO merekomendasikan pemberian MPASI dilakukan

saat anak usia 180 hari atau 6 bulan. Selain itu, Bunda juga harus perhatikan tanda

kesiapan lainnya, seperti:

 Si kecil mampu duduk dengan bantuan Bunda.

 Anak sudah dapat menegakkan kepalanya di posisi yang stabil dan lurus.

 Tertarik pada makanan yang sedang Bunda makan.

 Si kecil mulai 'memakan' tangannya sendiri atau mainannya.

Jika tanda tersebut sudah terlihat semua, maka ini sudah saatnya Bunda menambah

asupan makanan solid untuk si kecil.

Ebook Ibupedia seri panduan MPASI untuk anak ini membahas A-Z tentang MPASI anak.

Mulai dari tekstur, makanan pertama terbaik untuk bayi, peralatan MPASI yang sangat

bermanfaat, hingga mengatasi anak yang susah makan. Semoga info dari kami ini dapat

membantu Ibu semua.

Eating should be fun for kids!

2|Page
1. Tekstur MPASI ............................................................................................................................ 4

2. Baby Led Weaning dan Spoon Feeding ............................................................................. 6

3. Hindari Pemberian Gula dan Garam................................................................................... 7

4. Makanan Pertama Terbaik untuk Anak ............................................................................ 9

5. Makanan yang Harus Dihindari Anak di Bawah 1 Tahun .......................................... 10

6. Porsi ASI Saat MPASI ................................................................................................................ 11

7. Peralatan MPASI......................................................................................................................... 12

8. Mengatasi GTM (Gerakan Tutup Mulut) ........................................................................... 13

9. Mengatasi Picky Eater .............................................................................................................. 14

10. Bahaya Pemberian MPASI Dini ............................................................................................ 15

3|Page
Banyak ibu yang bingung berapa banyak MPASI yang harus diberikan ke anaknya.

Prinsipnya, berikanlah MPASI semau dan semampu anak. Makan tidak harus 3 kali sehari

dalam 1 mangkok kecil. Setiap anak unik dan punya kemampuan penyerapan usus yang

berbeda.

Idealnya anak makan 3 kali sehari dan menghabiskan 1 mangkok kecil setiap makan. Tapi

kalau si kecil hanya mau setengah mangkok, tidak masalah. Bunda harus fleksibel untuk

memberinya makan lebih sering.

Waktu pemberian makan juga tidak boleh kaku, misalnya harus jam 8 pagi, 12 siang, atau

6 sore, karena pola tidur tiap anak berbeda. Berikan si kecil makan di waktu yang nyaman

untuknya, sesuaikan dengan pola keseharian anak kita dan selalu usahakan jadwalnya

teratur setiap hari ya. Kami punya panduan porsi MPASI untuk anak. Tapi ini panduan

kasar, jadi harus disesuaikan dengan kondisi anak masing-masing.

1. MPASI untuk bayi 6 bulan

🍎 2 kali makan sehari: 1x bubur, 1 x buah.

🍎 Porsi: 2-3 sdm sekali makan (±120ml).

🍎 2 minggu pertama, campur MPASI dengan ASI/susu formula. Setelahnya berikan

bubur saring dengan nutrisi lengkap atau puree tanpa tambahan ASI/susu formula.

4|Page
🍎 Bisa terapkan 3 days wait rule saat mengenalkan makanan baru untuk mengetahui

reaksi alergi.

2. MPASI untuk bayi 7-9 bulan

🍎 3 kali makan sehari: 2x bubur, 1 x buah.

🍎 Tekstur: sekasar bubur.

🍎 Porsi: ±150 ml.

3. MPASI untuk bayi 10-12 bulan

🍎 3 kali makan sehari: 3x bubur, tambahkan selingan snack dan buah di antara jam

makan.

🍎 Porsi: ±200 ml.

🍎 Tekstur: sekasar Nasi Tim.

4. MPASI untuk bayi 12 bulan ke atas.

🍎 3 kali makan, sama seperti 10-12 bulan.

🍎 Porsi: ±240ml.

🍎 Sudah bisa ikut makanan keluarga dengan minim bumbu.

Tidak perlu tunggu gigi anak tumbuh untuk kenalkan tekstur kasar. Kalau tunggu gigi

tumbuh, Bunda akan selalu memberi anak makanan yang terlalu encer. Itu artinya kalori

yang didapat anak akan lebih kecil dan berat badan bayi tidak naik dengan maksimal.

5|Page
Saat ini ada dua metode pemberian MPASI yang cukup familiar buat Bunda, yaitu BLW

(Baby Led Weaning) dan Spoon Feeding. Kedua metode ini punya kelebihan dan

kekurangan. Tidak ada yang lebih baik di antara yang lain, semua kembali kepada Bunda

masing-masing, mana yang lebih nyaman untuk diterapkan ke anak.

6|Page
Sebaiknya jangan berikan gula dan garam sebelum usia 1 tahun. Bayi tidak mengenal rasa

hambar karena mereka baru mengenal definisi rasa saat mulai MPASI. Biasakan beri

makanan dengan rasa alami untuk anak. Kecuali jika anak mulai susah makan. Biasanya

ini terjadi saat usia 7-9 bulan. Umumnya dokter anak menyarankan pemberian gula

garam agar anak makan lahap. Ini boleh dilakukan, tapi sebaiknya jumlahnya sedikit saja.

Alasan Kenapa Anak Usia di Bawah 1 Tahun Harus Menghindari Garam

Kebutuhan garam bayi sedikit sekali, kurang dari 1 gr per hari (0,4 g sodium). Ini bisa

dipenuhi dari konsumsi ASI dan susu formula yang diberikan. Berikut kebutuhan garam

untuk anak berdasarkan usia.

👶 0-12 bulan: Kurang dari 1 gr (0,4g sodium)

👶 1-3 tahun: 2 gr (0,8g sodium)

👶 4-6 tahun: 3 gr (1,2g sodium)

👶 7-10 tahun: 5 gr (2g sodium)

Terlalu banyak garam bisa membebani kerja ginjal bayi yang belum sempurna. Ini bisa

berujung pada masalah ginjal dan terbukti memicu hipertensi saat anak besar nanti.

Agar MPASI si kecil makin sedap, gunakan penambah rasa alami: kunyit, cinnamon,

bawang putih, mentega, daun mint, sledri, dll.

7|Page
Alasan Kenapa Anak Usia di Bawah 1 Tahun Harus Menghindari Gula

Terlalu banyak konsumsi gula pada anak mengakibatkan kerusakan gigi, menurunkan

imunitas tubuh dan membuat anak mengalami masalah jantung, diabetes, dan obesitas

saat mereka sudah besar.

Daripada menggunakan gula pasir, lebih baik beri sumber gula alami, misalnya buah yang

manis atau madu, khusus untuk anak di atas 1 tahun.

Jadi intinya selama anak mau makanan dengan rasa yang alami, penambahan gula dan

garam tidak diperlukan.

8|Page
MPASI pertama untuk si kecil sebaiknya adalah makanan yang mudah dicerna. Pastikan

juga makanan yang Bunda pilih untuk anak kaya nutrisi. Kalau bingung memilih buah

atau sayuran apa yang baik untuk bayi, 9 superfood rekomendasi Annabel Karmel

(penulis buku Superfoods for Babies and Children) berikut ini bisa jadi ide buat dicoba.

9|Page
Saat sudah mulai MPASI, rasa penasaran bayi terhadap makanan pasti semakin tinggi.

Mungkin ada beberapa anak yang akan melahap makanan apapun, tapi Bunda harus

batasi karena ada beberapa makanan yang tidak aman untuk bayi di bawah 1 tahun.

10 | P a g e
Sampai usia 1 tahun, tujuan pemberian MPASI bukan untuk menggantikan ASI atau susu

formula, tapi sebagai "pendamping". Menurut Ted Greiner, PhD (breastfeeding

researcher), ASI dan susu formula masih jadi sumber kalori bayi sampai usia 3 tahun.

Berikut penjelasan porsi ASI saat MPASI.

👶 6-12 bulan: ASI atau susu formula jadi sumber utama kalori bayi (75% )

👶 12-24 bulan: ASI atau susu formula memberi 50% dari kebutuhan total kalori bayi.

👶 2-3 tahun: 80%-90% kebutuhan kalori bayi didapatkan dari makanan lain selain dari

ASI atau susu formula.

Berapa banyak ASI yang dibutuhkan saat sudah mulai MPASI?

Kebutuhan ASI saat sudah MPASI akan berkurang. Kalau ditanya jumlahnya, ini

tergantung pada berapa banyak kalori MPASI yang anak terima. Namun ada penelitian

yang menyatakan hal berikut ini:

👶 Anak usia 7-11 bulan butuh ±875 ml ASI per hari

👶 Anak usia 11-16 bulan butuh ±550ml ASI per hari.

Jika bayi minum ASI kurang atau lebih dari jumlah di atas, nggak usah bingung ya, yang

terpenting bayi menunjukkan tanda kenyang dan cukup ASI.

11 | P a g e
Memilih alat yang akan digunakan untuk membuat MPASI bisa sangat membingungkan.

Sekarang ada banyak banget baby foodmaker canggih yang sangat membantu Bunda.

Sebenarnya fungsi kerja alat tersebut bisa digantikan dengan alat-alat tradisional kok.

Berikut beberapa peralatan MPASI yang menurut kami penting untuk dimiliki.

12 | P a g e
Menurut Dr. Sears, kebiasaan makan yang tak menentu memang ciri normal anak. Anak

bisa makan dengan baik hari ini dan tidak makan sama sekali di hari lainnya. Tapi kalau

di hitung, rata-rata jumlah makanan yang dikonsumsi anak selama sebulan itu seimbang.

Daripada stres, lebih baik hadapi fase GTM dengan terapkan pola makan berikut.

13 | P a g e
Si kecil selalu menyingkirkan sayuran dari piringnya? Tenanglah, Bunda tidak sendirian!

Picky eater atau sikap pilih-pilih makanan yang dimiliki anak memang menjadi tantangan

tersendiri bagi para orang tua. Bunda bisa simak tips menaklukkan anak picky eater

berikut.

14 | P a g e
Banyak orang tua memberikan MPASI pada anaknya sebelum usia 6 bulan. Padahal

pemberian MPASI dini itu membahayakan. Jika bayi ASI kekurangan berat badan, lebih

baik coba tingkatkan berat badannya dengan susu formula daripada harus

memberikannya MPASI dini. Kalau bayi menunjukkan keinginan untuk menyusu terus,

bukan berarti ASI Anda kurang. Itu bisa karena bayi mengalami growth spurt sehingga

membuatnya menyusu lebih sering.

Nah, berikut ini bahaya pemberian MPASI dini yang dapat terjadi pada anak:

1. Bayi rentan kena penyakit.

Saat bayi diberi MPASI, konsumsi ASInya otomatis berkurang, yang artinya

imunitasnya juga berkurang. Pemberian MPASI juga membuat bayi terpapar

kuman karena makanan yang diberikan belum tentu higienis.

2. Ada banyak reaksi karena pencernaan bayi belum siap.

Seperti diare, kram usus, sembelit, perut bergas dll. Sebelum 6 bulan, protein

pencernaan bayi belum lengkap. Ia tidak punya cukup enzim amylase, maltase,

sukrase, atau lipase.

3. Anak berisiko menderita alergi makanan.

Kondisi usus bayi usia 4-6 bulan masih terbuka. Nah, antibodi (sIgA) dari ASI

bertugas melapisi organ pencernaan bayi dan memberikan kekebalan pasif.

15 | P a g e
Antibodi juga mencegah penyakit dan reaksi alergi sebelum penutupan usus

terjadi. Bayi mulai memproduksi antibodi sendiri dan penutupan usus terjadi saat

bayi berusia 6 bulan.

4. Berisiko mengalami Invaginasi usus atau intususepsi.

Ini adalah keadaan di mana suatu segmen usus masuk ke dalam bagian usus

lainnya sehingga menimbulkan masalah kesehatan serius dan bila tidak segera

ditangani dapat menyebabkan kematian. Walau penyebab pasti penyakit ini

belum diketahui, namun hipotesa yang paling kuat karena pemberian MPASI dini.

Jadi daripada dihantui rasa khawatir karena memberi MPASI dini, lebih baik sabar

menunggu sampai anak usia 6 bulan ya Bunda, kecuali jika memang disarankan dokter

anak untuk memberi MPASI dini pada si kecil.

16 | P a g e