Anda di halaman 1dari 8

Deskripsi Mineral Gypsum (Sulfat)

1. Warna : putih / tak berwarna


2. Sistem dan perawakan :Minoklin dan menyerat
3. Kilap :sutera
4. Kekerasan : 1,5-2 skala mohs
5. Goresan : Putih
6. Belahan/pecahan : sempurna dan berserat ( fibrous )
7. Tenacity : Brittle
8. Berat jenis : 2,32 gr⁄cm 3
9. Kemagnetan : Diamagnetik
10. Derajat ketransparanan : Translucent mineral
11. Sifat khas : tergores kuku dan kekerasa 1,5-2 skala
mohs
12. Nama mineral/rumus kimia : Gypsum (CaSo42H2O)
13. Kegunaan : bahan pembuatan Portland semen dan
kapur tulis
14. Genesa : gypsum terbentuk melalui pengendapan
langsung dari air laut

Deskripsi Mineral Psilomelan (Oxide class)


1. Warna : Hitam
2. Sistem dan perawakan : Monoklin dan granular ( membutir )
3. Kilap : Kilap logam
4. Kekerasan : < 5,5 skala mohs
5. Goresan : Hitam
6. Belahan/pecahan : Sempurna dan tidak rata
7. Tenacity : Brittle
8. Berat jenis : 4,71 gr⁄cm 3
9. Kemagnetan : Diamagnetik
10. Derajat ketransparanan : Opaque mineral
11. Sifat khas : berwaran hitam,mininggalkan bekas
hitam di tangan
12. Nama mineral/rumus kimia : Psilomelan (BaH2O)Mn5O10
13. Kegunaan : Sebagai sumber logam mangan
14. Genesa : Terbentuk pada lingkungan sendimen
oksidat

Deskripsi mineral Sufida Class


1. Warna : perak-abu-abu – kuning loyang
2. Sistem & Perawakan Kristal : isometrik & granular
3. Kilap : metalik
4. Kekerasan : 5,5 - 6 Skala Mohs
5. Goresan : Abu-abu – hitam
6. Belahan & pecahan : Jelas & uneven
7. Tenacity : Brittle
8. Berat jenis : 6,1 gr/cm3
9. Kemagnetan : Diamagnetik
10. Derajat transparan : Opaque Mineral\
11. Sifat khas : Berwarna perak-abu-abu –
hitam, bila digores akan meninggalkan warna hitam
12. Nama dan rumus kimia : Pyrite (FeS2)
13. Kegunaan : Dipakai dalam pembuatan asam
belerang, juga belerang dioksida.
14. Genesa :Terbentuk pada lapisan
hydrotermal pada endapan temperatur rendah sampai temperatur tinggi
pada endapan hypotermal.

Deskripsi Mineral Quarsa :Silika


1. Warna : Tak berwarna
2. Sistem dan perawakan : Heksagonal dan Meniang
3. Kilap : Non Metalik-Kilap kaca
4. Kekerasan :7
5. Goresan : Tak berwarna
6. Belahan/pecahan : Baik/ Choncoidal
7. Tenacity : Brittle
8. Berat jenis : 2,56
9. Kemagnetan : Diamagnetik
10. Derajat ketransparanan : Transparant Mineral
11. Sifat khas : Warnanya Bening
12. Nama mineral/rumus kimia : Quarsa
13. Kegunaan : Untuk industry konstruksi pembuatan batu permata,
amplas, filler, bubuk filtrasi dan isolator.
14. Genesa : Terbentuk sebagai deposit air panas pada kedalaman
yang dangkal, deposit air meteorit atau deposit larutan hipogen temperature rendah.
Sering mengisi rekah-rekah atau rongga pada batuan dan mengganti sel-sel kayu. Bias
juga oleh bunga karang (spongeradiola dan diatomea dari sekresi silika).

Deskripsi mineral aragonit


1. Warna : putih kecoklat-coklatan
2. Sistem dan perawakan :ortorombik/ elongated habits (acicular
/menjarum)
3. Kilap : kaca
4. Kekerasan : 3-5,5 skla mohs
5. Goresan :putih
6. Belahan/pecahan : sempurna/ runcing
7. Tenacity : brittle (rapuh)
8. Berat jenis : 2,9-3,0 gr/cm3
9. Kemagnetan : diamagnetik
10. Derajat ketransparanan : opaque mineral
11. Sifat khas : jika ditetesi HCL akan lebih cepat berbuih dari
kalsit dan dolomit
12. Nama mineral/rumus kimia :Aragonit / CaCO3
13. Kegunaan : digunakan dalam pembuatan semen, produksi
baja, ukiran dan hiasan rumah
14. Genesa/ asosiasi mineral : terbentuk dari hasil pelarutan dan melalui
proses rekristalisasi batu gamping atau batuan karbonat yang sudah ada/
berasosiasi dengan mineral kalsit dan asbes
DESKRIPSI MINERAL : Oxides Class
1. Warna : Hitam Kemerah-merahan
2. Sistem dan perawakan kristal : Hexagonal / Flattened Habits (Blocky -
Membata)
3. Kilap : Sub – Metalik
4. Kekerasan : 3 - 5,5 Skala Mohs
5. Goresan : Hitam
6. Belahan / pecahan : Baik / Tidak rata
7. Tenacity : Brittle (Rapuh)
8. Berat jenis : 5,26 gr/cm3
9. Kemagnetan : Paramagnetit
10.Derajat ketransparan : Opaque Mineral
11.Sifat khas : Bersifat magnetik
12.Nama mineral /Rumus kimia : Hematite (Fe2O3)
13.Kegunaan : Sumber logam besi, pigmen warna merah pada
cat
14.Genesa / Asosiasi Mineral : Terbentuk didalam batuan beku hidrotermal
temperatur tinggi, metamorfisme dan lingkungan sedimen

Deskripsi mineral : Silicate Class


1. Warna : Kuning kcoklatan
2. Sistem & Perawakan Kristal : Amorf & menyerat
3. Kilap : Kilap Damar
4. Kekerasan : 5,5 – 6,5 Skala Mohs
5. Goresan : Putih
6. Belahan & pecahan : Jelas dan fibrous
7. Tenacity : Brittle
8. Berat jenis : 1,98 – 2,5 gr/cm3
9. Kemagnetan : Diamagnetik
10. Derajat transparan : Opaque Mineral
11. Sifat khas : berwarna kuning coklat, mengkilap damar,
berbentuk seperti kayu.
12. Nama dan rumus kimia : Opal Kayu (SiO2nH2O)
13. Kegunaan : Dipakai dalam pembuatan perhiasan, bubuk
filtrasi, batu permata tiruan
14. Genesa : Terbentuk dari kayu yang telah menjadi fossil,
dan telah bersenyawa dengan larutan silica.
Galena

Deskripsi Mineral : Kelas Sulfida

Warna : Abu- abu

Sistem dan Perawakan : Isometrik, Flattened habits (membata/blocky)

Kilap : Logam

Kekerasan : 2,5 Skala Mohs

Goresan : Abu-abu

Belahan/Pecahan : Sempurna/sub-konkoidal

Tenacity : Brittle (rapuh)

Berat Jenis : 7,58 gr/cm3

Kemagnetan : Diamagnetik

Derajat Ketransparanan : Opaque Mineral

Sifat Khas : Tersusun dari mayoritas sulfida, dengan kilap logam

Rumus Kimia : PbS

Kegunaan : Sebagai bahan anti korosi pada pipa air (biasanya pada pipa
bawah tanah), sumber timbal
Genesa : Galena terbentuk dari pendinginan larutan hidrothermal yang
mengisi urat batuan
1. Garnet

Deskripsi Mineral : Kelas Silikat

Warna : Coklat

Sistem dan Perawakan : Isometrik, Flattened habits (membata/blocky)

Kilap : Kaca

Kekerasan : 7-7.5 Skala Mohs

Goresan : Putih

Belahan/Pecahan : Tidak ada/tidak rata

Tenacity : Brittle (rapuh)

Berat Jenis : 3,6-4,3 gr/cm3

Kemagnetan : Diamagnetik

Derajat Ketransparanan : Opaque Mineral

Sifat Khas : Garnet tahan terhadap pengikisan mekanik dan kimia

Rumus Kimia : X3Y2(SiO4)3

Kegunaan : Perhiasan, ornamen, pembuatan kertas pasir, pemotong kaca

Genesa : Garnet merupakan mineral ubahan yang terbentuk dari batuan


asalnya biasanya terdapat pada batuan metamorf, namun juga
bisa terbentuk dari batuan beku

2. Agate

Deskripsi Mineral : Kelas Silikat

Warna : Putih Kecoklat-coklatan

Sistem dan Perawakan : Heksagonal, Rounded habits (geode)

Kilap : Kaca

Kekerasan : 7 Skala Mohs

Goresan : Putih

Belahan/Pecahan : Tidak ada/konkoidal


Tenacity : Brittle (Rapuh)

Berat Jenis : 2,6-2,7 gr/cm3

Kemagnetan : Diamagnetik

Derajat Ketransparanan : Translucent Mineral

Sifat Khas : Tersusun dari beberapa mineral yang terbentuk berlapis


menuju tengah (geode)
Rumus Kimia : SiO2

Kegunaan : Ornament, Batu akik, kertas pasir

Genesa : Terbentuk dari larutan hidrothermal yang mengisi rekahan


batuan (cavity filling). Terbentuk secara bertahap sehingga
berlapis.

BATUAN BEKU

Deskripsi Batuan

Warna : Terang (felsic)


Struktur : Massif
Tekstur : holokristalin, fanerik sedang (1-5mm), euhedral, hipidiomorfikgranular
Komposisi : plagioklas, kuarsa, biotit, amfibol, muscovit, orthoklas

Komposisi Mineral

1. Plagioklas : putih susu, kilap kaca, belahan 2 arah, massif, persebaran


merata, kelimpahan 52%
2. Kuarsa : putih abu, kilap kaca, belahan tidak ada, massif, persebaran
meata kelimpahan 5%
3. Amfibol : hitam, kilap arang, massif, belahan 2 arah, persebaran merata,
kelimpahan 10%
4. Muscovit : putih ,kilap kaca, massif, belahan 2 arah, persebaran merata,
kelimpaham 8%
5. Biotit : hitam, kilap kaca, massif, belahan 2 arah, persebaran merata,
kelimpahan 8%
6. Orthoklas : merah, kilap kaca, massif, belahan 2 arah, persebaran merata,
kelimpahan 7%

Nama Batuan : Granodiorit (Huang,1962)


Petrogenesa :berdasarkan warna batuannya yang cerah/felsic maka batuan ini berasal dari
magma yang bersifat asam. Berdasarkan tekstur batuan yang fanerik sedang
(1-5mm) maka batuan ini terbentuk secara intrusif yang membeku perlahan di
bawah permukaan tanah

Deskripsi Batuan

Warna : abu-abu (intermediet)


Struktur : massif
Tekstur : holokristalin, fanerik sedang (1-5mm), subhedral, equigranular(hipidiomorfik
granular)
Komposisi : fenokris, tersusun atas mineral-mineral intermediet yang afanitik

Komposisi Mineral

1. Plagioklas : putih susu, masif, kilap kaca, penyebaran merata, kelimpahan 50%
2. Feldspar : merah jambu,kilap kaca, penyeberan merata, kelimpahan 10%
3. Kuarsa : putih abu, massif, kilap kaca,penyebaran merata, kelimpahan 10%
4. Biotit : Hitam, massif, kilap kaca,penyebaran merata, kelimpahan 15%
5. Amfibol : hitam arang , massif, kilap kaca, penyebaran merata, kelimpahan 15 %
6. Muscovit : putih ,kilap kaca, massif, belahan 2 arah, persebaran merata,
kelimpaham 5%

Deskripsi Batuan

Warna : mafic (gelap)


Struktur : massif
Tekstur : hipokristalin, afanitik
Komposisi :

Komposisi Mineral : tersusun atas mineral-mineral mafic yang afanitik

Nama Batuan : Basalt ( Huang, 1962)


Petrogenesa :berdasarkan warnanya yang mafic, maka batuan tersebut berasal dari magma
yang bersifat basa. Berdasarkan teksturnya yang afanitikk, batuan ini termasuk
batuan beku ekstrusif yang membeku secara cepat dipermukaan bumi sehingga
ukurannya afanitik
Nama Batuan :
Petrogenesa :