Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Warga negara merupakan bagian dari penduduk suatu negara. Warga
negara memiliki hubungan erat dengan negaranya. Setiap negara pasti
ingin mempertahankan kelangsungan negaranya dan mencapai tujuannya.
Suatu negara sangat membutuhkan warga negara yang baik. Melalui warga
negara yang baik dapat mengangkat derajat dan martabat suatu negara, dan
menjadikannya memiliki nilai yang kompetitif dalam melakukan
hubungan dengan negara lain. Lalu seperti apakah warrga negara yang
baik (good citizen). Tulisan ini akan mengungkapkan tentang istilah warga
negara yang baik.

2. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan warga negara ?
2. Bagaimana kriteria warga negara yang baik ?

3. TUJUAN
1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan.
2. Untuk mengetahui kriteria warga negara yang baik.

Kriteria Warga Negara yang Baik | 1


BAB II
PEMBAHASAN
1. Kajian Pustaka
Good citizen atau warga negara yang baik merupakan salah satu
kunci untuk membangun good governance atau pemerintahan yang baik.
Dikarenakan, warga negara tentunya memiliki hubungan dengan
pemerintahan yang sedang berlangsung ditempatnya. Dan juga masyarakat
itu merupakan salah satu pilar dari ketiga pilar good governance. Yang
mana ketiga pilar itu adalah Negara/Pemerintahan, Swasta dan Masyarakat
Madani. Untuk mewujudkan good governance yang maksimal, tentunya
unsur-unsur atau ketiga pilar itu pun harus berjalan secara maksimal. Jika
semua pilar dari good governance telah berjalan dengan baik, maka good
governance dapat diwujudkan. Jika good governance telah diwujudkan
dengan baik, maka kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dapat dicapai.
Dalam pendidikan nasional Indonesia diharapkan mampu membentuk
warga negara yang baik serta warga negara yang cerdas, ini termuat dalam
permendiknas No. 22 Tahun 2006 yang berisi : ‘’warga negara Indonesia
yang cerdas, terampil, dan berkarakter’’.

Kriteria Warga Negara yang Baik | 2


2. Pengertian Warga Negara
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian warga negara adalah
penduduk sebuah negara atau bangsa yang berdasarkan, tempat kelahiran,
dan sebagainya mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai seorang
warga negara dari negara itu. Dalam Undang-undang nomor 12 tahun 2006
tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia pasal 1 angka (1) pengertian
negara adalah warga suatu negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan
perundangan.
Secara umum, pengertian warga negara adalah anggota suatu negara
yang mempunyai keterikatan timbal balik dengan negaranya. Warga negara
dalam Bahasa inggris dikenal dengan kata citizens. Seseorang dapat
menjadi warga negara setelah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan
oleh suatu negara.
Dalam peraturan negara Indonesia, kewarganegaraan telah diatur dalam
Undang Undang no. 12 tahun 2006 mengenai Kewarganegaraan Republik
Indonesia.

3. Warga Negara yang Baik


Warga negara adalah manusia dengan atribut tertentu yakni
memiliki identitas, kepemilikan hak dan kewajiban, keterlibatan dalam
masalah publik. Warga negara yang baik itu ukurannya adalah konstitusi
negara yang bersangkutan. Sepanjang warga negara itu sikap dan
perilakunya tidak bertentangan dan mematuhi konstitusi maka ia
berkategori warga negara yang baik, sementara manusia yang baik pada
dasarnya sama di semua negara, karena ia ditentukan oleh hati nuraninya.
Jadi warga negara yang baik belum tentu manusia yang baik. Kita mungkin
mendengar ada anggota DPR atau pejabat negara yang taat membayar pajak,
melaporkan kekayaan pribadinya, memenuhi panggilan sidang, dan
mematuhi peraturan lalu lintas. Akan tetapi melakukan perilaku yang an
moral, seperti melakukan perselingkuhan, suka marah, dan sebagainya. Ia
adalah warga negara yang baik tetapi belum tentu sebagi manusia ia
berkarakter baik.

Kriteria Warga Negara yang Baik | 3


Konsep warga negara yang baik sangat erat kaitannya dengan
pemenuhan kewajiban-kewajiban sebagai warga negara. Menjadi warga
negara pada hakikatnya juga tidak terlepas dari keinginan memperoleh hak
sebagai warga negara. Hak yang dipenuhi seperti rasa aman, pendidikan dll.
Pasal 27 ayat (3) menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib
ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Ketentuan tersebut menegaskan
hak dan kewajiban warga negara menjadi sebuah kesatuan. Hak dan
kewajiban warga negara tidak dapat dipisahkan.

4. Kriteria Warga Negara yang Baik


4.1 Mematuhi Konstitusi Negara yang Berlaku
Warga negara yang baik akan patuh terhadap konstitusi negaranya,
sebagai warga negara Indonesia yang baik sudah seharusnya memenehi
hak dan kewajiban sebagai warga negara yang sudah termuat dalam
Undanga-undang, yaitu dalam UUD 1945 pasal 26, 27, 28, dan 30.

4.2 Mempunyai Jiwa Warga Negara yang Baik


 Cara pandang nasional, artinya pemikiran dan perilaku setiap
warga negara berpedoman pada ideology kebangsaan
(nasonalisme).
 Berjiwa besar, yaitu warga negara tidak mengedepankan
kepentingan pribadai atau golongan tetapi memperhatikan
kepentingan umum.
 Berjiwa integritas, yaitu warga negara selalu menjaga persatuan
dan kesatuan bangsa dan selalu mengingatkan orang yang
merongrong kesatuan bangsa Indonesia (patriotisme).

Kriteria Warga Negara yang Baik | 4


4.3 Warga Negara yang Baik Secara Pribadi
 Aktif, yaitu menjalankan suatu pemerintahan yang baik, tentunya
dibutuhkan masyarakat yang aktif. Contohnya mengikuti pemilu,
mengikuti kegiatan komunitas dan menyampaikan opini kepada
pemerintahan untuk membangun pemerintahan yang lebih baik
lagi.
 Kooperatif, yaitu masyarakat harus mendukun program-program
pemerintah.
 Mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Karena jika kita berada disuatu wilayah, tentunya kita harus
mengikuti dan menjalani peraturan yang ada di wilayah tersebut.
 Persatuan, kita sebagai satu bangsa, satu negeri dan satu tanah air
merupakan satu keluarga. Dengan memupuk rasa persatuan dan
kesatuan akan menghindari adanya gerakan separatism didalam
negeri kita sendiri.
 Menyampaikan pendapat, dengan menyampaikan pendapat
terhadap sesame masyarakat maupun terhadap pemerintah sangat
membantu untuk lebih berkembang dan menjadi lebih baik dari
sebelumnya.
 Jujur, kepercayaan adalah hal yang sulit didapat, maka dari itu
diperlukan kejujuran sehingga dapat dipercaya oleh orang-orang
sekitar, dan tidak menimbulkan perpecahan.
 Mengasihi sesame, jika kita saling mengasihi satu sama lain, maka
perdamaian, keamanan dan kesejahteraan akan dapat dicapai.

Kriteria Warga Negara yang Baik | 5


BAB III
PENUTUP
1. SIMPULAN
Warga negara adalah manusia dengan atribut tertentu yakni
memiliki identitas, kepemilikan hak dan kewajiban, keterlibatan
dalam masalah publik. Warga negara yang baik itu ukurannya adalah
konstitusi negara yang bersangkutan. Sepanjang warga negara itu
sikap dan perilakunya tidak bertentangan dan mematuhi konstitusi
maka ia berkategori warga negara yang baik,
2. SARAN
Sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya kita
mematuhi peraturan yang telah berlaku demi mencapai tujuan suatu
negara.

Kriteria Warga Negara yang Baik | 6


DAFTAR PUSTAKA

Rukiyati. 2013. Pendidikan Pancasila Di Perguruan Tinggi. Yogyakarta:


UNYPress.

Nurwadani, Paritiyani, dkk. 2016. Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi.


Jakarta: RISTEKDIKTI

Tim Pustaka Bahasa. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahas
Departemen Pendidikan Nasional Jakarta

https://eprints.uns.ac.id/1117/1/2235-5038-1-SM.pdf

http://blogomjhon.blogspot.com/2017/10/warga-negara-yang-cerdas.html

https://dunia-blajar.blogspot.co.id/2017/09/pengertian-serta-kriteria-good-
citizen.html

Kriteria Warga Negara yang Baik | 7