Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN RESUME

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DI RUANG HEMODIALISA


RSUD ULIN BANJARMASIN

Tanggal 18 Januari – 20 Januari 2018

Oleh:
Riska Nadiyah, S.Kep
NIM. 1730913320032

PROGRAM PROFESI NERS ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARBARU
2018
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN RESUME
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DI RUANG HEMODIALISA
RSUD ULIN BANJARMASIN

Tanggal 18 Januari – 20 Januari 2018

Banjarmasin, Januari 2018


Mengetahui,
Pembimbing Akademik Pembimbing Lahan

Noor Diani, S.Kep., Ns., M.Kep.,Sp.Kep.MB H. M. Sabirin, S.Kep. Ns, MM


NIP:19780317 200812 2 001 NIP. 19660607 199003 1 015
LAPORAN RESUME KLIEN

Nama Mahasiswa : Riska Nadiyah, S.Kep


NIM : 1730913320032
Kelompok :C
Tanggal Praktek/Minggu ke : 18 – 20 Januari 2018/V

I. Indentitas Klien
Nama Klien : Tn. R
Alamat : Banjarmasin
Umur : 5 Februari 1950
No. RM : 1-05-57-XX
Diagnosa Medis : CKD
Tanggal Masuk : 19 Januari 2018/ 08.20
Tanggal Pengkajian : 19 Januari 2018

II. Keluhan Utama


Klien merupakan pasien rutin melakukan cuci darah. Selama dikaji, pasien
tidak memiliki keluhan apapun.

III. Riwayat Hemodialisa


Sejak kapan : klien melakukan hemodialisa sejak 3 tahun yang lalu
Frekuensi : hemodialisa yang dilakukan klien 2 kali dalam
seminggu , yaitu selasa dan jum’at
Intake 24 jam : intake klien dalam 24 jam yaitu 1500 ml
Output 24 jam : output klien dalam 24 jam yaitu 500 ml
Makan dan minum : frekuensi makan klien 1-3 kali sehari bahkan lebih,
makan sedikit-sedikit, minum air putih sering tidak
terhitung berapa jumlahnya.
Tidur / istirahat : klien tidur pada siang dan malam hari ± 8 jam / 24
jam
Penyakit saat ini : CKD
Keluhan saat ini : Kedua kakinya bengkak sejak mula dilakukan cuci
darah atau hemodialisa.

IV. Riwayat Penyakit Terdahulu


Klien merupakan seorang peroko aktif sejak remaja, klien berprofesi sebagai
buruh. Klien adalah seorang yang rutin melakukan cuci darah sejak kurang
lebih 3 tahun yang lalu karena didiagnosis CKD oleh dokter. Sebelumnya
klien tidak ada memiliki riwayat penyakit apapun karena tidak pernah
memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan dan menganggap dirinya sehat-
sehat saja. Klien tidak ada memiliki alergi terhadap obat ataupun makanan.

V. Riwayat Penyakit Keluarga


Dalam keluarga klien ada memiliki riwayat hipertensi, yaitu kaka klien.

VI. Dialiser Dispossable / Akses Vaskuler


Akses vaskuler yang digunakan klien adalah Femoral

VII. Pemeriksaan Fisik


1. Keadaan umum : terlihat lemah karena klien sudah tua
2. Kesadaran : Compos mentis dengan GCS E4V5M5
3. Tanda-tanda vital
a. Pre HD
TD : 150/100 mmHg
N : 76 kali/menit
RR : 20 kali/menit
T : 36o C
b. Intra HD
TD : 160/80 mmHg
N : 80 kali/menit
RR : 21 kali/menit
T : 36,5o C
c. Post HD
TD : 140/100 mmHg
N : 82 x/menit
RR : 21 x/mwnit
T : 36,3o C
4. Antropometri
BB pre HD : 66 kg
BB post HD yang lalu : 63 kg
5. IPPA
- Inspeksi
Keadaan klien lemah, tenang, rapi, kulit klien sawo matang, terlihat
ada lingkaran hitam dibawah mata klien, sklera tidak ikterik,
konjungtiva anemis, pupil simetris, ada edem pada kedua ekstremitas
bawah, terdapat akses vaskuler di lengan kiri dan femorak kiri klien.
Terlihat warna bulat menghitam pada akses vaskuler di lengan kiri
klien. Perkembangan dinding dada klien simetris.
- Palpasi
Tidak ada kaku kuduk, tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada
pembesaran kelenjar tiroid, terdapat edem pada kedua ekstremitas
bawah klien.
- Perkusi
Tidak dilakukan pengkajian
- Auskultasi
Suara napas terdengar vaskuler dan tidak ada suara nafas tambahan
6. Pemeriksaan Penunjang :
Hb = 8,1 gr/dl
7. Faktor resiko
1. Tindakan invasif HD pemasangan jarum inlet dan outlet,
2. Prosedur HD
Time : 04.30
UF Goal : 3800 ml
UF Rate : 753 ml
QB : 300 ml/mnt