Anda di halaman 1dari 6

LOGO LOGO

KESEPAKATAN BERSAMA
ANTARA
DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN PERKEBUNAN
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DENGAN
BPJS KETENAGAKERJAA CABANG BANJARMASIN
TENTANG
SINERGI PENYELENGGARAAN JAMINAN ASURANSI KESELAMATAN KERJA BAGI
TENAGA HARIAN LEPAS - TENAGA BANTU (THL-TB) PENYULUH PERTANIAN DI
KALIMANTAN SELATAN
Nomor :

Nomor :

Pada hari ini Senin tanggal TIga Belas bulan Maret Tahun Dua Ribu Tujuh Belas, Kami yang bertanda
tangan dibawah ini:

(1) Nama :
Jabatan :
Alamat :

(2) Nama :
Jabatan :
Alamat :

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, seianjutnya secara bersama sama disebut PARA PIHAK sepakat
melakukan kerjasama dalam Upaya meningkatkan gairah kerja dan untuk perlindungan dan
penanggulangan resiko Kecelakaan Kerja dan Kematian bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang mengawal
pelaksanaan program pembangunan pertanian di Kalimantan Selatan, yang didasarkan atas
pertimbangan sebagai berikut:
PASAL 1

PENGERTlAN UMUM

(1) PIHAK PERTAMA adalah Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi
Kalimantan Selatan yang karena tanggung jawabnya mengalihkan resiko keuangan yang timbul
akibat Kecelakaan Kerja (Sakit, cacat, dan kematian akibat kecelakaan kerja), dan Kematian
(Meninggal dunia bukan dalam hubungan kerja).
(2) PIHAK KEDUA adalah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin, adalah Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sesuai Undang Undang Nomor 24 Tahun 2011 menerima
sejumlah uang berupa premi atas pelimpahan resiko tersebut, akan memberikan manfaat
jaminan JKK, JKNI dan JHT.
(3) Formulir BPJS Ketenagakerjaan adalah jenis jenis formulir yang digunakan didalam pelayanan
administrasi kepesertaan yang disediakan oleh PIHAK KEDUA.

PASAL 2
DASAR DAN PEDOMAN KERJASAMA
(1) Undang Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja;
(2) Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional;
(3) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Peyelenggara Jaminan Sosial;
(4) Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2013 perubahan kesembilan atas Peraturan Pemerintah
Nomor 14 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
(5) Instruksi Gubernur Kalimantan Selatan Nomor : 4 / INST 2012 tentang Pelaksanaan Program
Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Di Provinsi Kalimantan Selatan.

PASAL 3
MAKSUD DAN TUJUAN
(1) Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan program pembangunan pertanian, terutama Program
Upaya Khusus (Upsus) Swasembada Pangan dan Peningkatan Produksi Komoditas Strategis di
Kalimantan Selatan, diperlukan dukungan dari berbagai pihak terkait, antara lain dukungan
dalam bentuk perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi THL-TB Penyuluh Pertanian
dimana para THL TB Penyuluh Pertanian itu bertugas di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.
(2) Mensinergikan pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dengan program Upaya
Khusus (Upsus) Swasembada Pangan dan Peningkatan Produksi Komoditas Strategis di
Kalimantan Selatan,
PASAL 4

RUANG LINGKUP

Ruang lingkup Kesepakatan Bersama ini meliputi :

(1) Peserta program BPJS Ketenagakerjaan ini adalah Penyuluh Pertanian Tenaga Harian Lepas (THL) di
Provinsi Kalimantan Selatan yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor
579/SM. 040/l/01/2017 Tanggal 27 Januari 2017 tentang TH LTB Penyuluh Pertanian Tahun 2017;
(2) Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang diikuti terdiri ;
a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) adalah Jaminan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan
dalam hubungan kerja (sakit, cacat dan kematian akibat kedah
b. Jaminan Kematian (JK) merupakan jaminan bagi tenaga kerja yang meninggal dunia bukan
dalam hubungan kerja.
(3) Pada saat peserta melakukan pembayaran pertama kepada PIHAK KEDUA maka peserta secara
otomatis berhak mendapatkan perlindungan JKK dan JK.
(4) Pihak Kedua akan menerbitkan kartu peserta untuk masing-masing peserta sebagai bukti
kepesertaannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
(5) Premi peserta sebesar Rp. 24.800,- perorang perbulan dengan rincian sebagai berikut :
a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp. 18.000,-
b. Jaminan Kematian (JK) sebesar Rp. 6.800,-

PASAL 5

MANFAAT DAN JAMINAN

(1) Jaminan Kecelakaan Kerja


a. Biaya Transportasi :
- Darat : Rp. 1.000.000,-
- Laut : Rp. 1.500.000,-
- Udara : Rp. 2.500.000,-
b. Sementara tidak mampu bekerja
- 6 bulan pertama 100 % x upah
- 6 bulan kedua 75 % x upah
- Selanjutnya 50 % x upah
c. Biaya Pengobatan/Perawatan
Pelayanan Kesehatan yang ditunjuk sesuai dengan kebutuhan medis.
d. Santunan Cacat
- Sebagian-tetap
% tabel x Rp. 144.000.000,-
- Total-tetap
 Sekaligus Rp. 100.800.000,-
 Santunan berkala (24 bulan) Rp. 200.000; per bulan dibayarkan sekaligus Rp.
4.800.000,-
- Kurang fungsi
% kurang fungsi x % tabel x Rp. 144.000.000,-
e. Santunan Kematian Karena Kecelakaan Kerja
- Sekaligus Rp. 86.400.000,-
- Santunan berkala (24 bulan) Rp. 200.000,- per bulan dibayarkan sekaligus Rp.
4.800.000,-
- Biaya pemakaman Rp. 3.000.000,
f. Biaya Rehabilitasi Medik
Maksimum sebesar Rp. 2.000.000,-
g. Biaya Penggantian Gigi Tiruan
Maksimum Rp. 3.000.000,-
h. Pelayanan atau Pengobatan Alternatif tidak ditanggung.
i. Kadaluarsa Klaim Maksimal
2 Tahun Dihitung sejak tanggal Kecelakaan.
(2) Jaminan Kematian
Jaminan kematian yang diakibatkan bukan karena faktor hubungan pekerjaan, terdiri dari :
a. Santunan Kematian : Rp. 16.200000,-
b. Biaya Pemakaman : Rp. 3.000.000,-
c. Santunan Berkala : Rp. 200.000,- (perbulan) selama 24 bulan /dibayarkan Sekaligus
Rp. 4.800.000,-
d. Total Santunan sebesar Rp. 24.000.000,-

PASAL 6

PELAKSANAAN

(1) Pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini dilakukan oleh PARA PIHAK sesuai dengan Tugas, Funasi
dan Kewenangan masing-masing yang didasarkan atas prinsip kesepahaman, koordinasi dan
sinergitas dalam pelaksanaannya;
(2) PIHAK KEDUA akan mensosialisasikan terlebih dahulu berbagai bentuk Jaminan Sosial Tenaga
Kerja kepada para THL-TB Penyuluh Pertanian.
(3) Pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga kerja diberikan kepada THL-TB Penyuluh Pertanian
yang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PASAL 7

PEMBIAYAAN

Masing-masing PIHAK bertanggungjawab menyediakan anggaran sesuai dengan program dan kegiatan
pada instansi dan lembaganya masing-masing dalam rangka mendukung pembangunan pertanian dan
perlindungan ketenagakerjaan bagi THL-TB Penyuluh Pertanian di Kalimantan Selatan.
PASAL 8

JANGKA WAKTU

(1) Kesepakatan Bersama ini berlaku terhitung sejak tanggal ditanda tangani sampai dengan 31
Desember 2017;
(2) Jangka waktu Kesepakatan Bersama ini dapat diperbaharui atau diperpanjang sesuai dengan
kesepakatan PARA PIHAK.

PASAL 9

PERSELISIHAN

(1) Apabila di kemudian _hari terjadi perselisihan yang bersumber dari Ikatan Kerjasama ini maka
PARA PIHAK sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah.
(2) Apabila terdapat wanprestasi didalam pengumpulan iuran yang dilakukan oleh organ atau
karyawan dari PIHAK KEDUA, maka penyelesaiannya merupakan tanggung jawab PIHAK KEDUA.
(3) Apabila tidak terjadi kata sepakat sebagaimana di maksud ayat (1) dan ayat (2) dalam pasal ini,
maka PARA PIHAK setuju untuk menyelesaikan perselisihan tersebut melalui badan peradilan
umum yang dalam hal ini adalah Pengadilan Negeri Banjarmasin dimana perjanjian ikatan
kerjasama ini dibuat.

PASAL 10

FORCE MAJEURE

PARA PIHAK dibebaskan dari kewajiban melaksanakan isi dari Ikatan Kerjasama ini apabila
pelaksanaannya tidak memungkinkan,. yang disebabkan oleh keadaan di luar kemampuan PARA PIHAK
seperti : bencana alam, kebakaran, malapetaka, huru hara, perang dan tindakan Pemerintah tertentu
yang berakibat nyata dan,!angsung terhadap pelaksanaan Ikatan Kerjasama ini.

PASAL 11

LAIN - LAIN

(1) Perjanjian ini tidak dapat dialihkan pada pihak lain tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari
PARA PIHAK.
(2) Hal hal yang belum cukup diatur dalam perjanjian ini akan diatur lebih lanjut dalam suatu
addendum/amandemen atas persetujuan PARA PIHAK dan merupakan satu kesatuan yang tidak
terpisahkan dengan ikatan Kerjasama ini.
PASAL 12

PENUTUP

Perjanjian Kerja Sama ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup dan mempunyai jejuatan
hukum yang sama dan PARA PIHAK masing-masing memperoleh 1 (satu) rangkap untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>
MENGETAHUI,
GUBERNUR KALIMANTAN SELATAAN

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>