Anda di halaman 1dari 5

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

PERENCANAAN TEKNIS KEGIATAN DAK IRIGASI 2018


DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN
KABUPATEN ACEH TENGGARA
TAHUN ANGGARAN 2017

I. PENDAHULUAN

Program swasembada pangan saat ini mempunyai penekanan dan prioritas


pembangunan. Penetapan prioritas ini didasarkan pada rencana pembangunan
yang berkesinambungan serta evaluasi pada rencana pembangunan sebelumnya,
sehingga pencapaian tujuan masyarakat yang adil dan makmur dapat terwujud
dan tercapai sesuai dengan sasaran yang dicita-citakan oleh masyarakat dan
pemerintahan.
Dengan semakin pesatnya pertumbuhan penduduk akan membawa dampak
beralih fungsinya lahan pertanian. Ini akan menghambat pencapaian program
Pemerintah di sektor Ketahanan Pangan. Maka perlu adanya upaya untuk
mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian dan sekaligus meningkatkan produksi
pertanian tanaman pangan dengan cara memperluas lahan irigasi baru
(ekstensifikasi) yang masih ada. Maka untuk itu daerah-daerah yang mempunyai
sumberdaya alam yang berpotensi untuk daerah irigasi selalu dievaluasi dan
dikembangkan untuk lahan pertanian, guna pencapaian program Pemerintah di
sektor Ketahanan Pangan.
Pengembangan lahan pertanian secara terpadu dan menyeluruh dilakukan dengan
perencanaan detail desain daerah irigasi. Ketersediaan air pertanian, dalam rangka
meningkatkan pendapatan petani dan mendukung pemenuhan pangan nasional,
khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dan mengimbangi peningkatan jumlah
penduduk di Provinsi Aceh dan khususnya Kabupaten Aceh Tenggara, Pemerintah
Daerah Kabupaten melalui Dinas Pengairan , melaksanakan berbagai program
antara lain melalui program pemeliharaan / pemanfaatan, rehabilitasi dan
pembangunan jaringan irigasi.
Program tersebut selain diarahkan untuk mendukung upaya-upaya pemerintah
dalam rangka peningkatan ketersediaan pangan dan peningkatan pendapatan
petani untuk mendukung kegiatan pengentasan kemiskinan.

II. MAKSUD DAN TUJUAN.

Maksud dari pekerjaan ini adalah mengadakan penyusunan perencanaan


secara Detail untuk Daerah Irigasi .
Tujuan dari pekerjaan ini adalah membuat gambar Detail Perencanaan :
1. Peningkatan D.I Jongar
2. Peningkatan D.I Muara Baru
3. Peningkatan D.I Kuta Bantil
4. Peningkatan D.I Kuta Batu
5. Peningkatan D.I Tanjung Muda
6. Peningkatan D.I Lawe Deski
7. Peningkatan D.I Kedataran
8. Peningkatan D.I Lawe Setul
9. Peningkatan D.I Mamas
10. Peningkatan D.I Mutiara Damai
dan Rencana Anggaran Biaya serta Spesifikasi Teknis pelaksanaan pekerjaan
yang akan dipakai dalam kegiatan pelaksanaan konstruksi nantinya.

Perencanaan ini nantinya ditindak lanjuti dengan pekerjaan konstruksi yang


mempunyai sasaran berikut ini :
- Perencanaan konstruksi/bangunan fisik secara detail yang sesuai dengan
kriteria desain suatu bangunan air yang efisien dari segi teknis dan biaya.
- Pengembangan daerah irigasi yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi
Daerah Irigasi.

III. RUANG LINGKUP PEKERJAAN.

Untuk mencapai hasil yang maksimal sesuai dengan tujuan diatas, maka Konsultan
diminta melaksanakan pekerjaan, melaksanakan review sistem irigasi didaerah studi
dan disamping itu Konsultan harus menyusun rencana sistem irigasi.

Secara garis besar pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1. Pengukuran dan Perencanaan Jaringan Utama dan Bangunan Pengambilan
2. Desain Jaringan Irigasi, meliputi desain saluran pembawa, saluran pembuang dan
bangunan airnya
3. Penyelidikan Tanah jika diperlukan

Untuk mencapai maksud dan tujuan pekerjaan ini, tahap pelaksanaan pekerjaan
dilakukan dengan mengklasifikasinya dalam jenis kegiatan sebagai berikut :

3.1. Kegiatan persiapan

a. Pengumpulan data sekunder dan program kerja meliputi


- Pengkajian tata letak jaringan irigasi (bilamana sudah ada)
- Pengkajian desain jaringan utama/tersier (bilamana sudah ada)
- Pengkajian peta kesesuaian lahan (bilamana sudah ada)
- Pengkajian peta tata guna lahan (bilamana sudah ada)
- Pengkajian data hidrologi, ketersediaan air dan genangan banjir
- Penyiapan program kerja

b. Pengumpulan data sekunder dan program kerja meliputi


- Program kerja survey (jadual kerja dan personil)
- Pembuatan peta kerja
- Pemeriksaan alat survey

c. Pembuatan Laporan Pendahuluan

3.2. Kegiatan Survey Lapangan

a. Investigasi Data Primer


- Inventarisasi penggunaan lahan
- Kondisi vegetasi dan kemiringan kahan
- Inventarisasi kondisi jaringan irigasi yang sudah ada
b. Pengukuran dan Pemetaan:
- Inventarisasi Bench Mark yang sudah ada serta pembuatan Bench Mark baru
- Pengukuran dan pemetaan situasi
- Pengukuran trase jaringan utama
- Pengukuran situasi bangunan
c. Jika diperlukan penyelidikan tanah/geoteknik dilaksanakan berdasarkan lay out/
system planning yang akan diusulkan oleh konsultan. Kegiatan ini bertujuan
untuk mendapatkan data mekanika tanah yang meliputi:
- Daya dukung tanah
- Stabilitas lereng saluran dan tanggul
- Penurunan muka tanah
- Kelulusan air
- Sumber bahan bangunan
Penyelidikan tanah melalui kegiatan-kegiatan :
- Penyelidikan tanah (Soil Investigation) dilakukan pada lokasi-lokasi jaringan
dan rencana bangunan.
- Konsultan menentukan letak titik-titik penyelidikan tanah yang bisa mewakili
struktur tanah dilokasi.

d. Sumber Air
Konsultan harus melakukan penelitian terhadap semua sumber-sumber yang
terdapat di sekitar daerah studi dan mengevaluasi sumber air yang diusulkan
dalam rancangan rinci pekerjaan ini meliputi antara lain :
- Pengumpulan dan evaluasi dari data yang ada tentang kondisi hidrologi,
geohidrologi, hidrolika aliran dan sedimentasi.
- Melakukan survey di lapangan yang meliputi pengenalan, pengukuran debit
dan fluktuasi sumber-sumber air, sampling air dan memeriksakan ke
laboratorium berdasarkan pemeriksaan standar.

3.3. Pembuatan Sistem Planning dan Peta Petak

Menyusun peta petak dan system planning untuk keseluruhan areal yang akan
diairi yang akan mengintegrasikan rencana perluasan jaringan irigasi dengan
jaringan irigasi yang sudah ada.

3.4. Perencanaan Detail

Perencanaan detail jaringan utama (Bangunan Pengambilan, saluran pembawa,


dan pembuang beserta bangunan-bangunannya).

3.5. Non Teknis

Dalam pekerjaan-pekerjaan yang bersifat non teknis, didalam pekerjaan ini


menyangkut pekerjaan survey/laporan sosial ekonomi, besarnya investasi,
biaya operasi dan pemeliharaan serta sumber dana untuk investasi, tarif air
dan struktur yang diusulkan juga jadwal pembiayaan proyek.

IV. TENAGA AHLI INTI.

Seluruh pekerjaan akan dilaksanakan dibawah tanggung jawab langsung tenaga- tenaga
ahli yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, latihan/kursus, pengalaman,
wawasannya yang berpengetahuan luas dan ahli dalam melakukan perencanaan sejenis.
Selain itu, para tenaga ahli tersebut akan bertanggung jawab atas hasil pekerjaannya.

Tugas layanan keahlian terdiri dari satu tim yang mempekerjakan beberapa tenaga yang
telah mendapatkan latihan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan “Detail
Desain Daerah Irigasi” yang terdiri atas beberapa disiplin keahlian bidang pekerjaan
sebagai berikut :
1. Team Leader (Ketua Tim)
2. Designer
3. Drafman
4. Estimator
5. Juru Ukur

Tenaga Administrasi dan Pendukung, terdiri dari :


1. Operator Komputer
2. Office Boy

DESKRIPSI TUGAS TENAGA AHLI

1. Team Leader
Seorang Sarjana Teknik Sipil (Ir.) dengan pengalaman kerja minimal 4 (empat)
tahun dalam pekerjaan perencanaan dan desain jaringan irigasi termasuk pengalaman
sebagai Team Leader minimal 2 (dua) tahun. Staf yang direkomendasikan untuk
memenuhi kedudukan ini harus bermotifasi tinggi, memiliki kemampuan memimpin dan
dapat bekerja sama dengan pihak lain. Ia juga harus dapat memecahkan persoalan
yang mungkin timbul dan memiliki serta menunjukan ; Lulus perguruan tinggi
PTN/PTS yang telah diakreditasi dibuktikan dengan salinan ijazah, Tanda keanggotaan
profesi. Copy Kartu Tanda Penduduk, Sertifikat Keahlian (SKA) pengalaman
dibidangnya dengan referensi pengguna jasa dan Kursus.

Sebagai ketua tim, tugas utamanya adalah memimpin dan mengkoordinir seluruh
kegiatan anggota tim kerja dalam pelaksanaan pekerjaan sampai dengan
pekerjaan dinyatakan selesai sesuai kontrak.

Tugas dan tanggung jawab Team Leader.

Tugas :
- Melakukan fungsi koordinasi dan supervisi/pengawas internal Tim Konsultan untuk
seluruh pekerjaan, baik pekerjaan lapangan maupun pekerjaan analisa dan
kantor.
- Memberi petunjuk dan pengarahan kepada masing-masing anggota tim sesuai
bidang tugasnya.
- Melakukan mekanisasi kerja eksternal yang menyangkut tindakan diskusi atau
rapat dengan Pihak Direksi untuk kemudian diteruskan sebagai bahan arahan kerja
semua tim.
- Membuat pedoman dan catatan perencanaan (design note) yang akan
digunakan seluruh anggota tim dalam merencanakan pekerjaan yang ditugaskan.
- Menjalankan tugas keseluruhan secara menerus (day – to – day) dan
koordinatif.
- Melaksanakan diskusi horinsontal dengan anggota tim lainnya yang terkait
dengan bidangnya untuk menjamin agar hasil pekerjaan menjadi komprehensif
dan terpadu.
- Memimpin dan memberikan pengarahan dalam penyusunan laporan akhir dari
studi yang dilakukan dan mempresentasikannya

Sedangkan, tanggung jawabnya :

- Mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan kepada Direksi Pekerjaan.


- Mempertanggungjawabkan atas segala tindakan yang dilakukan dalam
melaksanakan operasional kepada Direksi dan kepada pihak Perusahaan.

2. Designer

Mempunyai sertifikat keahlian (SKA Muda) Klasifikasi Ahli Sumber Daya Air
jumlah 2 (dua) orang, Pengalaman minimal 3 Tahun, diwajibkan mempunyai
NPWP + KTP + Curiculum Vitae (CV) + Job Description (JD)
3. Drafman 2 (dua) orang, Pengalaman minimal 3 Tahun, diwajibkan mempunyai
NPWP + KTP + Curiculum Vitae (CV) + Job Description (JD)
4. Estimator 3 (tiga) orang, Pendidikan S1/DIII Teknik Sipil
5. Juru Ukur 2 (dua) orang, Pendidikan S1/DIII Teknik Sipil
6. Operator Komputer 1 (satu) Orang Pendidikan SMEA/SMK/SMA sederajat
7. Office Boy 1 Orang Pendidikan SMEA/SMK/SMA sederajat

V. BIAYA DAN WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN

Waktu yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah 30 (Tiga Puluh) hari kalender
terhitung sejak tanggal ditanda tangani Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Adapun Biaya
yang dialokasikan untuk kegiatan melalui DPA Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan
Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara Tahun Anggaran 2017.

VI. PELAPORAN

Dalam melaksanakan pembuatan laporan, maka konsultan bertanggung jawab


mengirimkan laporan akhir kepada pemberi tugas sebagai berikut :

6.1. Laporan Pendahuluan (Inception Report) sebanyak 6 (Enam) buku berisi rencana
kerja pelaksanaan pekerjaan bersangkutan. Bantuan-bantuan yang perlu diberikan
kepada konsultan dalam menjalankan pekerjaan di daerah-daerah, data sekunder.
Laporan tersebut dibuat dengan sampul berwarna putih dan diserahkan 10
(Sepuluh) hari setelah SPMK ditanda tangani.

6.2. Laporan Akhir (Final Report) dengan sampul warna biru tua terdiri dari sebagai
berikut masing-masing 4 (empat) buku dan diserahkan pada akhir kontrak.
Laporan ini diserahkan 15 (Lima Belas) hari setelah SPMK ditanda tangani dan
dibuat dalam sampul berwarna merah.
a. Laporan Pekerjaan
b. Gambar-gambar yang diperkecil, ukuran A-3
c. Rencana kerja dan syarat-syarat serta spesifikasi teknis.
d. Laporan Perhitungan Volume Pekerjaan (BOQ)
e. Laporan Rencana Perkiraan Biaya (RAB)
f. Ringkasan Laporan (Executive Summary).

VII. PELAKSANA KEGIATAN

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara kontraktual dengan bantuan konsultan,


sedangkan pengendalian studi akan dikoordinasikan olah Pejabat Pembuat Komitmen
Dinas Pengairan Kabupaten Aceh Tenggara.