Anda di halaman 1dari 4

APLIKASI ANIMASI

Animasi dipandang sebagai suatu hasil proses dimana obyek-obyek yang


digambarkan atau divisualisasikan tampak hidup. Kehidupan tersebut dapat dinyatakan dari
suatu proses pergerakan.Meskipun demikian animasi tidak secara eksplisit dinyatakan pada
obyek-obyek mati yang kemudian digerakkan. Benda-benda mati, gambaran-gambaran,
deformasi bentuk yang digerakkan memang dapat dikatakan sebagai suatu bentuk animasi,
akan tetapi esensi dari animasi tidak sebatas pada unsure menggerakkan itu sendiri, jika
kehidupan memang diidentikkan dengan pergerakan, maka kehidupan itu sendiri juga
mempunyai karakter kehidupan. Dengan demikian animasi tidak semata-mata hanyalah
menggerakkan, tetapi juga memberikan suatu karakter pada obyek-obyek yang akan
dianimasikan.

Esensi inilah yang kemudian dikembangkan oleh beberapa animator-animator


sehingga obyek animasinya tidak bersifat perubahan gerak, tetapi lebih daripada itu, mood,
emosi, watak tak jarang dimasukkan sebagai suatu pengembangan karakterisasi. jadi Animasi
dapat kita simpulkan secara sederhana ialah "menghidupkan benda diam diproyeksikan
menjadi bergerak" yang di maksud di proyeksikan ialah dengan menggunakan tool proyeksi
atau software aplikasi.

Diera teknologi saat ini banyak sekali sofwer sofwer computer yang mensuport
pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag redy, Flash, Autodesk 3d studio max, ulead
Cool 3D studio,Autodesk Maya dan lain-lain.Animasi tidak hanya untuk film kartun saja,
dapat juga kita gunakan untuk media media pendidikan, inpormasi, dan media pengetahuan
lainnya yang tidak dapat dijangkau dengan live atau real time melalui kamera foto atau video,
contoh misalnya membuat film proses terjadinya tsunami,atau proses terjadinya gerhana
matahari, ini akan sulit ditempuh dengan pengambilan gambar langsung.

PENGKATEGORIAN APLIKASI ANIMASI

Secara garis besar, animasi computer dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

a. Computer Assisted Animation, animasi pada kategori ini biasanya menunjuk pada system
animasi 2 dimensi, yaitu mengkomputerisasi proses animasi tradisional yang menggunakan
gambaran tangan. Computer digunakan untuk pewarnaan, penerapan virtual kamera dan
penataan data yang digunakan dalam sebuah animasi.
b. Computer Generated Animation, pada kategori ini biasanya digunakan untuk animasi 3
dimensi dengan program 3D seperti 3D Studio Max, Maya, Autocad dan lain sebagainya.

VEKTOR

Vektor disusun oleh objek geometris berdasarkan perhitungan matematis.Vektor tidak


bergantung kepada resolusi gambar sehingga jika gambar vektor dibesarkan (zoom in)
ataupun dikecilkan (zoom out) tidak akan mengalami kerusakan (blur).ukuran penyimpanan
pada vektor relatif kecil sehingga vektor cocok untuk logo dan jenis desain yang
mengandalkan kesederhanaan bentuk. Format penyimpanan pada vektor bisa berupa AI,
CDR, FH ataupun EPS. Kelebihan grafik vektor antara lain yaitu ruang penyimpanan untuk
objek gambar lebih efisien, objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa
menurunkan mutu tampilannya, dapat dicetak pada resolusi tertingi printer anda,
menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan.
Sedangkan kekurangan grafis vektor yaitu tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor
yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap. Program
yang digunakan adalah CorelDraw, Adobe Illustrator, dan Macromedia Freehand.

SIMULASI DALAM APLIKASI ANIMASI

A. Pengertian Simulasi Visual

Simulasi Visual adalah media untuk menyampaikan ide dan konsep dalam bentuk
simulasi digital (audio & visual).

1. Jenis Simulasi Visual

Jenis simulasi visual di sini secara umum dibagi menjadi 2, yaitu simulasi visual 2D
dan simulasi visual 3D. Penggunaannya masing masing jenis tergantung pada tujuan dan
kebutuhan. Simulasi visual 2D adalah simulasi dengan dimensi datar, dalam segi teknis
simulasi ini dibuat dalam software pengolah grafis 2D animasi, Misalnya : adobe flash, after
effect, toonboom dll. Simulasi visual 3D merupakan simulasi dengan memiliki dimensi bentuk
ruang dan kedalaman pada objek yang di buat. Software pengolah grafis yang dipakai dalam
simulasi 3D misalnya blender, 3dsmax, Lightwave dll.
2. Fungsi Simulasi Visual

Simulasi Visual sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk


mempermudah penyampaian konsep / Ide / produk yang bersifat abstrak sehingga menjadi
lebih nyata.

Contoh gambar sumulasi visual 3 D :

B. Membuat Simulasi Visual

1. Tahap Praproduksi

a. Pencarian Ide dan Konsep

Ide terkait dengan produk-produk yang dihasilkan berdasarkan bidang yang dipelajari,
dipilih yang akan dikomunikasikan melalui simulasi visual. Penentuan ide merupakan
langkah awal dalam pembuatan simulasi visual. Oleh karenanya keberhasilan tampilan dan
proses pembuatan simulasi visual sangat tergantung kepada penentuan ide terkait dengan
produk yang akan ditampilkan.Siswa dianjurkan untuk mengumpulkan referensi dan
melakukan riset kecil untuk menjamin kebenaran produk.

b. Pembuatan Premis

Premis adalah satu pernyataan singkat tentang sesuatu. Dalam simulasi visual sangat
dibutuhkan premis karena akan menghasilkan suatu gambaran tertentu.
c. Pembuatan Sinopsis

Rangkaian jalan cerita tampilan produk dalam simulasi visual dituangkan dalam
bentuk teks yang akan digunakan untuk pedoman membuat simulasi visual.

d. Pembuatan Story Board

Stor yboard adalah sketsa gambar berbentuk thumbnail yang disusun berurutan sesuai
dengan rangkaian jalan cerita. Dengan storyboard siswa dapat mewujudkan sinopsis dalam
bentuk gambar kepada orang lain dengan lebih mudah, untuk kepentingan usulan ataupun
penjelasan.

Contoh ilustrasi Storyboard