Anda di halaman 1dari 79

Be, Present, and

Have

Oleh :
Fernandus Sigalingging
FISIKA DIK B 2015

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2015
Be, Present, and Have

In physical or other science books most of the verbs used are be, present, and have. Read
the following texts and find out the verb be, present, and the verb have which are given in the
bold words.
Dalam buku fisika atau sains lainnya sebagian kata kerja yang digunakan adalah be,
present, dan have.Membaca teks-teks berikut dan mengetahui kata kerja be, present, dan kata
kerja yang dimana diberi cetak tebal.

What Is The Solar System?


The solar system is madw up of all the planets that orbit our sun. In addirion to planets,
the solar syatem also consists of moons, comets, asteroids, minor planets, and dust and gas.
Everything in the solar system orbit or revolves around the sun. The sun contains around
98% of all the material in The solar system. The large, its powerfyl gravity attracts all the
other objects, which are moving very rapidly, try to fly away from the sun, outward into the
emptiness of outer space.
The result of the planets trying to fly away, at the same time that the sun is trying to pull
them inward is that they become trapped halfway in between.
Balanced between flying towords the sun, and escaping into space, they spend eternity
orbiting around their parent star.

Apa Itu Sistem Tata Surya


Sistem tata surya terdiri dari planet yang mengelilingi matahari kita. Selain planet sistem
tata surya juga terdiri dari bulan, komed, asteroid, planet kecil, abu dan gas. Segala sesuatu
ditata surya mengorbit atau berputar mengelilingi matahari. Matahari mengandung 98% dari
semua materi ditata surya. Semakin besar sebuah objek, semakin besar pula gravitasinya.

Karena matahari sangat besar, gravitasinya sangat kuat untuk menarik semua benda lain
ditata surya kearahnya. Pda saat yang sama benda- benda ini bergarak sangat cepat, mencoba
untuk menjauhi matahari keluar angkasa yang kosong.
Hasil dari planet yang mencoba menjauhi matahari, pada saat yang sama matahari sedang
mencoba untuk menarik planet- planet itu kedalam dalah planet-planet itu terperangkap
setengah jalan. Bergerak seimbang kearah matahari, dan bergerak keluar angkasa, mereka
mengorbit kekal disekitar bintang induknya.

1.1 Be and have in scientific statement


a. The reading text show that the verb has to agree with the subject.
Membaca teks menunjukkan kata kerja harus sesuai dengan obyek
Form if be
Bentuk jika menjadi
Singular. Plural
It. They. I am
He. We. Are
She. You

1.2 simple present


Bentuk sederhana
a. Form of the simple present
Bentuk simple present
Singular. Plural
It. They
He measure + s. We + measure
She. You
I

Exercise 1.1 Underline the subject of these sentences and cross out the verbs, whixh do
not agree.
Latihan 1.1 Garis bawahi subjek dari kalimat dan mencoret kata kerja yang tidak
setuju.
1. The solar system is made up of all the planets that orbit our sun.
Tata surya tediri dari planet yang mengelilingi matahari kita.
2. The sun contains/contain around 98% of all the material in the solar system.
Matahari terdiri dari 98% dari semua materi ditata surya.
3. Water boils/ boil at100 centigrade
Air mendidih pada suhu 1000 C.
4. A voltmeter measures/measure potential diffrence.
Voltmeter dapat mengukur perbedaan potensial.
5. Oxygen and hydrogen is/are gases.
Oksigen dan hidrogen adalah gas.
6. The light bulbs in this room produces/prosuce 100 watts each.
Setiap bola lampu diruangan ini menghasilkan 100 waat.
7. The liquid in those bottles is/are dangerous.
Cairan dalam botol itu sangat berbahaya.
8. Th result of the experiment proves/prove the law.
Hasil percobaan membuktikan hukum.
9. Everybody recognizes/recognize the importance of pracrical work.
Semua orang mengakui pentingnya praktek kerja.
10. A visible light has/have a wavelength of about 400nm.
Sebuah cahaya tamopak memiliki panjang gelombang sekitar 400 nm.

Exercise 1.2. Rewrite the sentences by putting is, are, or simple present in the main
verb.
Latihan 1.2. Menulis ulang kalimat is, are, or simple present dalam kata kerja utama.
1. One of the microscopes broken.
Salah satu mikroskop itu rusak.
2. Aluminium not as strong as steel.
Aluminium tidak sekuat baja.
3. Weight not a base phyaical quantity.
Berat bukan kuantitas fisik dasar.
4. Caloru and joule the units of energy.
Kalori dan joule adalah unit energi.
5. Calori, like like joule, the units of energy.
Kalori, seperti joule, adalah satuan energi.
6. This solution a mixture of chlorine and sodium.
Solusi ini adalah campuran kloarin dan natrium.
7. Angles measuring 90 right angles.
Sudu kanan berukuran 90 derajat.
8. The natural water in many parts of the world hard.
Air alami terdpat diberbagai dunia.
9. Gold and silver not radioactive elements.
Unsur yang tidak ada radio aktif adalah emas dan perak.
10. A metal when I is heated.
Sebuah logam yang dipanaskan.
Exercise 1.3. Rewrite the sentences by putting in either are, is, has, or have.
1. A triangle a figure which has three straight sides.
Sebuah segitiga memiliki sosok yang memiliki tiga sisi lurus.
2. Water a boiling poin of 100° C.
Air memiliki titik didih 100o C.
3. There several types of energies.
Ada beberapa tipe dari energi.
4. Most kinds of stainless steel a small percentage of chrome.
Kebanyakan jenis stanless steel memiliki persentase yang kecil dari krom.
5. Stainless steel property of resisting corrosion.
Stanles stel memiliki properti menolak korosi.
6. Modern bridges often several kilometers long.
Jembatan modern sering memiliki panjang beberapa kilometer.
7. A modern bridge sometime a length of several kilometers.
Sebuah jembatan modern kadang-kadang memiliki panjang beberapa kilometer.
8. Isosceles triangles two equal angles.
Segitiga sama kaki memiliki luas sudut yang sama.
9. The volume of a cubic L3.
Volume dari sebuah kubik adalah L3.
10. A hexagon a plane figure with aix sides.
Sebuah segienam adalah sosok pesawat dengan enam sisi.
1.3 Spelling Changes
Ejaan akhir
a. Verb ending in ss, sh, ch, x and o is formed by adding es to the base.
Kata kerja berakhiran in ss, sh,ch, x dan o dibentuk dengan menambahkan es ke basis
They pass. He passes
They push. He pushes
They watch. He watches
They mix. He mixes
They go. He goes

b. Verb ending in y after a consonant change y to i and add es.


Kata kerja berakhiran y setelah perubahan y konstan untuk i
They hurry. He hurries
They magnity. It magnities

c. Verb ending in y after a vowel follows the main rule (add s).
Kata kerja berakhiran y setelah voka lmengikuti aturan main
They obey. He obeys
They say. He says

1.4 Statement requiring the simple present


Pernyataan sederhana simple present

a. The simple present is used for regular actions and regular


Process:
Simple present digunakan untuk tindakan reguler dan proses biasa:

He studies physics six hours a week


Dia belajar Fisika enam jam dalam seminggu
The gas flows through that pipe
Gas mengalir melalui pipa

b. It is used for general statements:


Simple present juga digunakan pada pernyataan umum
Water freezes at 0°C
Air membeku pada 0o C
Area equals length, times, and height
Daerah equals panjang, kali, dan cahaya

c. It is used for factual statements and observation:


Simple present juga digunakan untuk pernyataan factual dan observasi
This ring contains 70% of gold
Cincin berisi 70% emas
Polycromatic light consists of many colors
Cahaya polycromatic terdiri dari banyak warna

d. It can be used in descriptions of experiments:


Simple present juga dapat digunakan dalam deskripsi eksperimen:
The temperature rises until it reaches 100, but after that it remains constant.
Suhu naik hingga mencapai 100, namun setelah itu tetap konstan

Exercise 1.4 rewrite these sentences putting the verbs in brackets into the correct form.
Latihan 1.4 menulis ulang kalimat tersebut meletakkan kata kerja dikurung dalam bentk yang
benar.
1. He studyng physics
Dia sedang belajar Fisika
2. The current passed along the wire
Saat melewati sepanjang kawat
3. The solution (weigh) 100 grams
Solusi berat 100 gram
4. Sound ( travel) at a speed of 333 meters a second
Perjalanan suara pada kecepatan 333 meter per detik
5. Metal (expand) when heated
Logam memuai bila dipanaskan
6. Reaction force (equals) action force
Gaya reaksi sama dengan gaya aksi
7. The resitance of a semiconductor material (increases) as temperatur of the
material (the creases)
Resitance bahan semikonduktor meningkat temperatur bahan menurun
8. An object in water (experienced) upward force
Obyek dalam air mengalami gaya keatas

Temperature and Heat


Temperature is a number that is related to the average kinetic energy of the molecules of
a substance. Temperature is measured in Kelvin degrees, then its value is directly
proportional to the average kinetic energy of the molecules of a substance. Temperature is not
energy, it is a number proportional to a type energy.
Terjemahan:
Suhu adalah sebuah nilai yang berhubungan dengan energi kinetik dari molekul suatu
zat. Suhu diukur dalam derajat Kelvin, yang nilainya berbanding lurus dengan energy kinetic
rata-rata dari molekul suatu zat. Suhu bukanlah energy, suhu adalah sebuah nilai yang
sebanding dengan jenis energy.
Heat, on the other heat, is actual energy measured in Joiles or other energy units. Heat is
a measurement of some of the energy in a substance. When you add heat to a substance, you
are adding energy to the substance. This added heat (energy) is usually expressed as an
increase in the kinetic energies of the molecules of the substance. If the heat (energy) is used
to change the state of the substance, say by melting it, then the added energy is used to break
the bonds between the molecules rather than changing their kinetic energy.
Terjemahan:
Panas, disisi lain,merupakan energy aktual yang diukur dalam Joule atau satuan energy
lainnya. Panas adalah pengukuran dari beberapa energi dalam suatu zat. Ketika kamu
menambahkan panas kedalam suatu zat, kamu sama saja menambah energy ke dalam zat
tersebut. Panas (energi) yang ditambahkan biasanya dinyatakan sebagai peningkatan energi
kinetik dari molekul suatu zat. Jika panas (energi) digunakan untuk mengubah keadaan suatu
zat, katakana saja mengalami peleburan, maka energi itu digunakan untuk memecah ikatan
antara molekul agar bisa merubah molekul tersebut menjadi energi kinetik.
So, temperature is not energy. It is, though, a number that relates to a type of energy
possesed by the molecules of a substance. Temperature directly relates to the kinetic energy
of the molecules. Temperature can be measured in a variety of units. If you measure it in
degrees Kelvin, then the temperature value is directly proportional to the average kinetic
energy of the molecules in the substance.
Jadi suhu bukanlah energi. Meskipun suhu adalah sebuah nomor yang berhubungan
dengan jenis energi yang memiliki molekul suatu zat. Suhu langsung berhubungan dengan
energi kinetik dari molekul- molekul. Suhu bisa diukur dengan berbagai unit (alat). Jika kamu
mengukur suhu dalam derajat Kelvin , maka nilai suhu berbanding lurus dengan rata-rata
energi kinetik dari molekul dalam suatu zat.
Notice we did not say that temperature is the kinetic energy. We said it is a number, if in
degrees Kelvin, is proportional to the average kinetic energy of the molecules of a substance.
That means if you double the Kelvin temperature of a substance, you double the average
kinetic energy of its molecules.
Meskipun kita tidak mengatakan bahwa suhu adalah energi kinetik. Kita mengatakan
bahwa suhu adalah sebuah nomor dari derajat Kelvin dan sebanding dengan rata-rata energi
kinetik dari molekul suatu zat. Hal itu berarti jika kamu menjadikan suhu (Kelvin) menjadi
dua kali lipat dalam sebuah zat, kamu membuat dua kali lipat rata-rata energi kinetik suatu
molekul.
Heat is energy. When you add heat to a substance, you are adding energy. When heat
(energy) goes into a substance, the temperature of the substance will be increasing. In fact the
heat energy will increase the average kinetic energy of the particles of the substance and this
will increase the temperature of the substance parthly due to the collins of the particles of the
substance.
Panas adalah energi. Ketika kamu menambahkan panas ke suatu zat, kamu sama saja
menambahkan energi. Ketika panas (energi) masuk kedalam sebuah molekul, suhu tersebut
akan meningkat. Sebenarnya energi panas akan meningkatkan rata-rata energi kinetik dari
partikel suatu zat dan ini akan meningkatkan suhu zat sebagian karena bertubrukan dengan
partikel-partikel dari suatu molekul.

Exercise 1.5. Answer the question below :


(Latihan 1.5. jawablah pertanyaan dibawah :
1. What is the meaning by temperature?
(apakah arti dari suhu?)
2. Mention some exampele of heat in daily life?
(sebutkan beberapa contoh dari panas dalam kehidupan sehari-hari?)
3. Mention the usefulness of temperature in daily life?
(sebutkan kegunaan dari suhu dalam kehidupan sehari-hari?)
4. What is the difference between temperature and heat?
(apakah perbedaan antara suhu dan panas?)
5. Is temperature a scalar or vector quantity?why?
(apakah suhu besaran scalar atau vector?mengapa?)
6. Is heat a scalar or vector quantity?why?
(apakah panas besaran scalar atau vector?mengapa?)
7. How can we measure the temperature?
(bagaimana kita dapat mengukur suhu?)
8. How can we measure the energy?
(bagaimana kita dapat mengukur energi?)
9. Is temperature a part of energy?
(apakah suhu bagian dari energi?
10. When we add heat to a substance, we …. Adding ….
(ketika kita menambahkan panas pada sebuah zat, kita…. Menambahkan…)

Answer (jawaban)
1. Temperature is a number that is related to the average kinetic energy of the molecules
of a substance.
(Suhu adalah sebuah nilai yang berhubungan dengan energi kinetik dari molekul suatu
zat.)
2. Some example of heat in daily life is sun, and fire, etc.
Beberapa contoh kalor dalam kehidupan sehari-hari adalah matahari, dan api, dsb.
3. Usefulness of temperature in daily life is to knowing area situation, to knowing
temperature of body, etc
(Kegunaan temperature dalam kehidupan sehari-hari, yaitu: untuk mengetahui suhu
lingkungan, dan mengetahui suhu tubuh
4. Temperature is not a energy, and heat is a energy.
(suhu bukan energi, sedangkan panas adalah energi)
5. Temperature is a scalar, because temperature has not a direction.
(suhu adalah scalar, karena suhu tidak memiliki arah)
6. Heat is a scalar, because heat has not a direction.
(panas adalah scalar, karena panas tidak memiliki arah)
7. We can measure the temperature with kelvin.
(kita dapat mengukur suhu dengan kelvin)
8. We can measure the heat with joiles.
(kita dapat mengukur panas dengan joule)
9. No, but temperature is number

1O. When we add heat to a substance, We are same Adding energy


Ketika kita menambahkan panas dalam suatu zat, kita sama saja menambahkan energi.

CHAPTER 2
NOUN CLAUSES
A noun clauses is the one which can function as a noun or noun phrase in a complex
sentence and which begins with conjuction that, an interrogative word or conjuctions
if/whether.
Example :
1. We know that the very atoms and molecules of matter are continuously in motion.
2. A rate tells how fast something happens, or how much something changes in a
certainamount of time.
3. On a straigh and smooth road, we can not feel whether there is any change in your
car’s speed.

2.1. That- clauses


A that clauses is the one the starts with ’that’. This clause can function in the sentence
either as subject, direct object, subject complement, appositive, or adjective complement.
Examples:
1. That all matters are made up of molecules, atoms, and other micro bodies has been
proven by scientists.
2. We all know that everybody is always in motion.
3. The assumption is that everybodycontinues in its state of rest, or of uniform motion in
a right (straight) line (unless compelled to change the state by force impressed upon
it) (Newton’s First Law).
4. Galileo’s assumption, that free-falling objects have the same value acceleration, was
proven by himself with worldwide famous experiment at leaning Pisa Tower.
5. We all know for sure that if we toss our key rings to the air, it will fall back to the
ground.

KLAUSA KATA BENDA


Sebuah klausa kata benda adalah salah satu yang dapat berfungsi sebagai kata benda
atau frase kata benda dalam kalimat yang kompleks dan yang dimulai dengan conjuction itu,
sebuah kata tanya atau conjuctions jika / apakah.
Contoh:
1. Kita tahu bahwa sangat atom dan molekul materi yang terus bergerak.
2. Tingkat A mengatakan seberapa cepat sesuatu terjadi, atau berapa banyak
perubahan
sesuatu dalam certainamount waktu.
3. Pada straigh dan jalan mulus, kita tidak bisa merasakan apakah ada perubahan
dalam
kecepatan mobil Anda.

2.1. That-clauses
That- clausa adalah yang dimulai dengan 'itu'. Klausa ini dapat berfungsi dalam
kalimat baik sebagai subjek, objek langsung, pelengkap subjek, appositive, atau pelengkap
kata sifat.
Contoh:
1. Bahwa semua hal terdiri dari molekul, atom, dan badan-badan mikro lainnya telah
dibuktikan oleh para ilmuwan.
2. Kita semua tahu bahwa semua orang selalu bergerak.
3. Asumsinya adalah bahwa semua orang terus di negaranya istirahat, atau gerak
seragam dalam hak (lurus) garis (kecuali dipaksa untuk mengubah negara dengan
kekuatan terkesan atasnya) (Hukum Newton Pertama).
4. Asumsi Galileo, bahwa benda-benda jatuh bebas memiliki percepatan nilai yang
sama, terbukti dengan dirinya dengan eksperimen terkenal di seluruh dunia di
bersandar Pisa Tower.
5. Kita semua tahu pasti bahwa jika kita melemparkan gantungan kunci kami ke udara,
itu akan jatuh kembali ke tanah.
2.2. Wh-interrogative clause
They have statement word order, even when they occur within questions.
Examples:
1. What Galileo really discovered about motion was clarified by Issac Newton with his
Laws of Motion.
2. Newton’s Second Law states how net force changes something’s velocity.
3. Matter’s resistance to a change in velocity is what we call inertia.
4. Our plan, when the experiment is conducted, has not been approved yet.
5. I’m not certain how the bonding force and the contact force work to hold you up when
you stand on firm ground.
6. Frictional force beetwen two solids also depends on how hard the two surfaces press
together.

Wh - klausa interogatif
Klausa introgative memiliki urutan kata pernyataan, bahkan ketika terdapat dalam
pertanyaan.
contoh:
1. apa Galileo benar-benar menemukan tentang gerak yang diklarifikasi oleh isaac
newton dengan UU tentang Motion.
2. Hukum II newton menyatakan bagaimana kekuatan bersih mengubah kecepatan
sesuatu
3. Materi untuk perubahan dalam kecepatan adalah apa yang kita sebut inersia.
4. Rencana kami, ketika percobaan dilakukan, belum mendapat perseujuan.
5. Saya tidak yakin bagaimana gaya ikatan dan kerja gaya kontak untuk menahan Anda
sampai ketika Anda berdiri di tanah perusahaan.
6. Gaya gesekan antara dua benda padat juga tergantung pada seberapa keras dua
permukaan tekan bersama-sama.

1. Some common adjectives followed by a noun clause:

afraid certain determined proud amused


confident horrified sorry annoyed conscious
happy sure anxious convinced glad
surprised aware celighted eager willing
2. Some common nouns followed by anoun clauses

(the)fact (the)idea (the)news rumor(u)r pity


wonder a good thing miracle
3. Some common verbs followed by a noun clause

acknowledge demonstrate learn resolve admit determine


make out(=state) reveal (wh) advise discover mean say(wh)
agree doubt notice(wh) see(wh) allege
estimate(wh) observe seem announce
expect occur to + object show(wh) appear fear
order state(wh) arrange(wh) feel perceive
stipulate ask(wh) find(wh) presume suggest(wh)
assume forget(wh) pretend suppose assure
guarantee promise teach beg happen
propose tell(wh) believe(wh) hear(wh) prove(wh)
threaten command hope prove think(wh)
confess imagine(wh) realize(wh) turn out consider imply
recognize understand(wh) declare indicate(wh)
recommend urge decide(wh) inform markvow
demand insist remember(wh) warn request
know(wh) remind wish
1. Beberapa kata sifat yang umum diikuti oleh klausa kata benda
Takut yakin bertekad bangga
Lucu percaya diri mengerikan pemaaf
Kesal sadar senang yakin
Cemas meyakinkan senang tercengang
Sadar gembira bersemangat rela

2. Beberapa kata benda yang umum diikuti oleh klausa kata benda
Fakta ide berita rumor
Kasihan bertanya-tanya suatu hal yang baik keajaiban

3. Beberapa kata kerja yang umum diikuti oleh klausa kata benda
Mengakui mendemonstrasikan belajar menyelesaikan
Mengakui menentukan mengerti mengungkapkan
Menasehati menemukan berarti mengatakan
Menyetujui meragukan memberitahukan melihat
Mengatakan memperkirakan mengamati kelihatan
Mengumumkan mengharapkan memenuhi + objek pertunjukan
Muncul menakutkan memesan negara
Mengatur merasa memandang menetapkan
Menanyakan menemukan mengira menyarankan
Mengasumsikan melupakan berpura-pura memisalkan
Menjamin menjamin berjanji mengajar
Memohon terjadi mengusulkan mengatakan
Mempercayai mendengar membuktikan mengancam
Mengaku mengharapkan sadar berpikir
Memerintah membayangkan menyadari ternyata
Mempertimbangkan menyiratkan mengakui memahami
Menyatakan menunjukkan merekomendasikan mendesak
Memutuskan menginformasikan menandai sumpah
Meminta bersikeras mengingat memperingatkan
Meminta mengetahui mengingatkan berharap

2.3. If-clause
An if-clause is commonly called a conditional clause in complex sentences. You have
learn all types of conditional sentences, but in a brief summary, we should recall all such
types; There are four types of conditional sentences:
Type 0: If …+ present…+ present
This type is used to express one thing that always follows automatically from the other
we can use when instead of if. Examples:
1. If your friend is on your back and you jump, your friend’s weight disappears from
your back while the two of you are in midair.
2. If we heat iron, it expands.

Type 1 : If…+ present…+ will(modal base)


This type is used to express an open condition. It leaves an open question of whether the
action will happen or not. Examples:
1. If you step down and drink two cups of coffee and then step back on the scale,you’ll
weigh about 1 pound more.
2. If we heat water up to 1000C, it will evaporate.

Type 2 : If… + past…+ would (modal past form)

This type is used to express an imaniged condition or a presumption for the action that
happens to follow. Examples:
1. If the astronaut shoved the rock in a horizontal direction, it would take just as much of
a push to accelerate it at, say, 5 feet/seconds2 as it would take on earth.
2. If we used a larger amount of matter in our experiment, we would conclude that mass
really does not remain the same.
Type 3 : If… + past perfect… + would + perfect

This type is used to express something unreal or an imaginary past action, meaning it did not
really happen. Examples:
1. If you had worked carefully, you would have found that all the changes in mass that
you observed were within the experimental error of your equipment.

2.3. If-clause
If clause yang biasa disebut klausa bersyarat dalam kalimat kompleks. Kamu dapat
mempelajari semua jenis kalimat kondisional, tetapi dalam ringkasan singkat, kita harus
mengingat semua jenis seperti; Ada empat jenis kalimat conditional:
Type 0: If …+ present…+ present
Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan satu hal yang selalu mengikuti secara otomatis
dari yang lain kita bisa menggunakan ketika bukan jika. Contoh:
1. Jika temanmu ada di belakang kamu dan kamumelompat, berat badan temanmu
menghilang dari punggungmu sementara kalian berdua berada di udara.
2. Jika kita memanaskan besi, maka akan memuai.
Type 1 : If…+ present…+ will(modal base)
Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan kondisi terbuka. Ini meninggalkan pertanyaan
terbuka apakah tindakan yang akan terjadi atau tidak. Contoh:
1. Jika kamu turun dan minum dua cangkir kopi dan kemudian melangkah kembali pada
skala, kamu akan berat sekitar 1 pound lebih.
2. Jika kita memanaskan air hingga 1000 C, maka akan menguap.
Type 2 : If… + past…+ would (modal past form)
Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan kondisi imaniged atau anggapan untuk tindakan
yang terjadi untuk mengikuti. Contoh:
1. Jika astronot mendorong batu ke arah horizontal, itu akan mengambil hanya sebanyak
dorongan untuk mempercepat itu, katakanlah, 5 kaki / seconds2 karena akan mengambil di
bumi.
2. Jika kita menggunakan jumlah yang lebih besar dari materi dalam percobaan kami, kami
akan menyimpulkan massa yang benar-benar tidak tetap sama.
Type 3 : If… + past perfect… + would + perfect
Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang tidak nyata atau tindakan masa lalu
imajiner, yang berarti itu tidak benar-benar terjadi. contoh:
1. Jika Anda telah bekerja dengan hati-hati, Anda akan menemukan bahwa semua
perubahan dalam massa yang diamati dalam kesalahan eksperimental peralatan.
Exercise 2.1 Combine each pair of sentences bellow into one sentence using the words given
in brackets.
1. Motion is subject to three laws . that newton himself showed this
2. Why does a moving body come to a stop ? we should take of up this question
3. What can absolute judgement be made about the nature of motion ? we must
figurem what out this matter
4. How does a net force change something’s velocity ? he fact Newton’s second law
states this
5. if Motions in prependicular directions are independent of one another that. this has
been concluded from experiments conducted.
6. What does tension mean in a technical sense ? what do you know the answer?
7. In which cases does a ball come to a stop quickly and in which cases slowly ? in
which cases we should consider this .
8. The smoother the surface on which a body is moving , the father it would roll. We
know that this perfectly well from our experiences
9. The word centripetal is an adjective used effectively in the case of circular motion . it
is that important to note this .
10. Where does the term inertial come from ? where we shall see a bit later

Latihan 2.1 Menggabungkan setiap pasangan kalimat di bawah ke dalam satu kalimat
menggunakan kata-kata yang diberikan dalam kurung.
1. Gerakan adalah bagian dari hukum ke 3. Bahwa itu menunjukkan kepribadian
newton
2. Mengapa perpindahan bisa menjadi berhenti ? kita akan memahami pertanyaan ini
3. Apa yang bisa kita nyatakan dengan pasti menjadi sebuah gerakan yang alami ? kita
harus menkonfigurasikan apa masalah nya
4. Bagaimana sebuah benda bisa memaksa perubahan sebuah kecepatan ? Dia
mengatakan bahwa hukum newton ke II berlaku untuk situasi ini
5. Jika gerakan di arahkan menjadi menjadi sebuah arah yang alami dari satu sama lain .
ini sudah terjadi dan dipastikan dari percobaan
6. Apa yang bisa di artikan dari sebuah teknik sense ? Apa yang kamu ketahui mengenai
pertanyaan itu ?
7. Ini bisa di nyatakan bahwa sebuah bola datang menjadi berhenti secepatnya dan ini
dapat berubah menjadi lambat ? ini bisa di nyatakan bahwa kita harus memahami itu
8. Perlambatan dapat mengubah kecepatan ketika berpindah , ketika benda itu di putar .
kita mengetahui bahwa hasil yang nyaa berasal dari sebuah pengalaman
9. Gaya dari sentipental adalah sebuah gaya digunakan untuk kepastian dari sebuah
perpindahan
10. Dimana panas itu berasal ? Dimana kita bisa melihat nya

2.4 Reading

MOMENTUM
Momentum refers to moving things. it is a product of the mass of an object and its
velocity. Momentum is why the driver of a car applies the brake to stop the car rather than
just taking his foot off the accelerator. The car has gathered momentum and will continue to
move forward after the driver stops accelerating it.
Momentum is also commonly used term in sports. a team that has the momentum is on
the move and is going to take some effort to stop. A team that has a lot of momentum is
really on the move and is going to be hard to stop. Momentum is a physics term; it refers to
the quantity of motion that an object has. A sports team that is on the move has the
momentum. If an object is in motion (on the move) then it has momentum.
Momentum can defined as " mass in motion". all objects have mass; so if an object is
moving, then it has momentum it has its mass in motion. The amount of momentum that an
object has is dependent upon two variables mass and velocity. In terms of an equation, the
momentum of an object is equal to the mass of the object times the velocity of the object
In physics, the symbol for the quantity momentum is the lower case "p". Thus, the above
equation can be rewritten as.
Where m is the mass and v is the velocity. The equation ilustrates that the momentum is
directly proportional to the object's velocity.
The units for momentum would be mass units times velocity units. The standard metric
unit of momentum is the kg.m/s. while the kg.m/s is the standard metric unit of momentum,
there are a variety of other units that are acceptable (though not conventional) units of
momentum. Examples include kg.mi/hr,kg.km/hr, and g.cm/s. in each of these examples, a
mass unit is multiplied by a velocity unit to provide a momentum unit. This is consistent with
the equation for momentum.
Momentum is vector quantity. As discussed in an earlier unit, avector quantity is a
quantity that is fully described by both magnitude and direction. To fully describe the
momentum of a 5 kg bowling ball moving westward at 2 m/s, you must include information
about both the magnitude and the direction of the bowling ball. It is not enough to say that the
ball has 10 kg.m/s of momentum;the momentum of the ball is not fully described until
information about its direction is given.
The direction of the momentum vector is the same as the direction of the velocity of the
ball. In a previous unit, it was said that the direction of the velocity vector is same as the
direction that an object is moving. If the bowling ball is moving westward, then its
momentum can be fully described by saying that it is 10 kg,m/s, wesrward. As a vector
quantity, the momentum of an object is fully described by both magnitude and direction.
2.4 Membaca
MOMENTUM
Momentum mengacu pada benda bergerak. Itu adalah hasil dari massa benda dan
kecepatannya. momentum pada pengemudi mobil berlaku rem untuk menghentikan mobil
daripada hanya mengambil kakinya dari pedal gas. Mobil telah mengumpulkan momentum
dan akan terus bergerak maju setelah pengemudi berhenti dari percepatan itu.
Momentum juga istilah umum yang digunakan dalam olahraga. Tim yang memiliki
momentum yang bergerak dan akan mengambil beberapa upaya untuk berhenti. Sebuah tim
yang memiliki banyak momentum benar-benar bergerak dan akan menjadi sulit untuk
berhenti. Momentum adalah istilah fisika; yang mengacu pada kuantitas gerak yang dimiliki
benda. Tim olahraga yang bergerak memiliki momentum. Jika sebuah benda bergerak
(beraktivitas) maka ia memiliki momentum.
Momentum dapat didefinisikan sebagai "massa dalam gerakan". Semua benda memiliki
massa; jadi jika benda bergerak, maka ia memiliki momentum karena memiliki massa.
Jumlah momentum sebuah benda tergantung pada dua variabel yaitu massa dan
kecepatan. Dalam hal persamaan, momentum suatu benda sama dengan massa benda dikali
kecepatan benda.
Dalam fisika, simbol untuk menyatakan besarnya momentum adalah huruf kecil "p".
Dengan demikian, persamaan di atas dapat ditulis sebagai berikut.
p=m.v
Di mana m adalah massa dan v adalah kecepatan. Persamaan mengilustrasikan bahwa
momentum berbanding lurus dengan kecepatan objek.
Unit untuk momentum sama dengan unit massa kali unit kecepatan . Standar metrik
unit momentum adalah kg.m / s. Selain kg.m / s adalah standar metrik unit momentum, ada
berbagai unit momentum lain yang diterima (meskipun tidak konvensional) . Contoh
termasuk kg.mi / hr, kg.km / hr, dan g.cm/s. Di setiap contoh, sebuah satuan massa dikalikan
dengan unit kecepatan untuk memberikan unit momentum. Ini konsisten dengan persamaan
untuk momentum.
Momentum adalah besaran vektor. Sebagaimana dibahas di unit sebelumnya,
kuantitas avector adalah besaran yang sepenuhnya dijelaskan oleh kedua besar dan arah.
Untuk sepenuhnya menggambarkan momentum dari 5 kg bola bowling bergerak ke arah
barat pada 2 m / s, Anda harus menyertakan informasi tentang kedua besarnya dan arah bola
bowling. Hal ini tidak cukup untuk mengatakan bahwa bola memiliki 10 kg.m / s momentum;
momentum bola tidak sepenuhnya dijelaskan sampai informasi tentang arah yang diberikan.
Arah vektor momentum sama dengan arah kecepatan bola. Dalam unit sebelumnya,
dikatakan bahwa arah vektor kecepatan adalah sama dengan arah yang objek bergerak. Jika
bola bowling bergerak ke arah barat, maka momentum dapat sepenuhnya dijelaskan dengan
mengatakan bahwa itu adalah 10 kg, m / s. Sebagai jumlah vektor, momentum suatu benda
sepenuhnya dijelaskan oleh kedua besar dan arah.
Exercise 2.2 Answer the following questions by refering to the reading passage.
1. Define momentum in your own words!
2. Why momentum is vector quantity?
3. Give some examples of momentum in daily life!
4. How can we define mass?
5. Mention the conservation law of momentum!
6. Explain why Momentum can be defined as “mass in motion.”!
7. The amount of momentum that an object has is dependent upon two variables … stuff
is moving and … the stuff is moving.
8. Momentum depends upon the … and …
9. In terms of an equation, the momentum of an object is equal to …
10. Momentum is directly proportional to an object’s … and directly proportional to the
object’s …

Latihan 2.2 Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan sesuai pada bacaan.
1. Defenisikan momentum dalam kata-katamu sendiri!
2. Mengapa momentum adalah besaran vektor?
3. Berikan beberapa contoh momentum dalam kehidupan sehari-hari!
4. Bagaimana kita mendefinisikan massa?
5. Sebutkan hukum kekekalan momentum!
6. Jelaskan mengapa Momentum dapat didefinisikan sebagai "massa dalam gerakan."!
7. Jumlah momentum bahwa sebuah objek tergantung pada dua variabel ... barang
bergerak dan barang-barang ... bergerak.
8. Momentum tergantung pada ... dan ...
9. Dalam hal persamaan, momentum suatu benda sama dengan ...
10. Momentum berbanding lurus dengan benda ... dan berbanding lurus dengan objek ...

Answer/Jawaban :
1. inertia of objects to move
Kelembaman benda untuk bergerak
2. Because the momentum of an object is fully described by both magnitude and
direction.
Karena momentum suatu benda sepenuhnya dijelaskan oleh kedua besar dan arah.
3. On collision bowling ball and sports
Pada tumbukan bola bowling, pada olahraga
4.

5. Momentum before and after the collision is the same.


Momentum sebelum dan sesudah tumbukan adalah sama.
6. Momentum can defined as " mass in motion". all objects have mass; so if an object is
moving, then it has momentum it has its mass in motion.
Momentum dapat didefinisikan sebagai "massa dalam gerakan". Semua benda
memiliki massa; jadi jika benda bergerak, maka ia memiliki momentum karena
memiliki massa.
7. Mass and velocity
Massa dan kecepatan
8. Mass and velocity
Massa dan kecepatan
9. In terms of an equation, the momentum of an object is equal to the mass of the object
times the velocity of the object
Dalam hal persamaan, momentum suatu benda sama dengan massa benda dikali
kecepatan benda.
10. The equation ilustrates that the momentum is directly proportional to the mass and
object's velocity.
Persamaan mengilustrasikan bahwa momentum berbanding lurus dengan massa dan
kecepatan objek.

CHAPTER 3
MODALS
After the present simple, the most common verb forms in scientific English are those,
which contain modals. The most frequent modals are :
Setelah sederhana ini, bentuk kata kerja yang paling umum dalam bahasa Inggris ilmiah
adalah mereka, yang mengandung kata modal. Dalam kata modal yang paling sering adalah:
Group 1 : can, may, might, could
Kelompok 1: bisa, mungkin, mungkin, bisa
Group 2 : will, should, must, have to
Kelompok 2: kehendak, harus, harus, harus
3.1 Group 1 : can, may, might, and could
3.1 Kelompok 1: bisa, mungkin, mungkin, dan bisa
The modals in group 1 are frequently used to make statements of possibility and
probability.
Dalam kata modal dalam kelompok 1 yang sering digunakan untuk membuat laporan
kemungkinan dan probabilitas.
Can, may,
Can,may, might,
might, and and
couldcould+ verb base
+ verb base
Consider :
pertimbangkan:
 You break your leg if you jump from three story building(the level of probability is
approximately 98-100%).
Anda istirahat kaki Anda jika Anda melompat dari tiga cerita bangunan (tingkat
probabilitas adalah sekitar 98-100%).
 You can break your legif you jump from two story building: (the level of probability
is approximately 40-70%).
Anda dapat mematahkan legif Anda Anda melompat dari dua bangunan cerita:
(tingkat probabilitas adalah sekitar 40-70%).
 You may break your leg if you jump from one story building: (the level probability is
approximately 20-40 % ).
Anda dapat istirahat kaki Anda jika Anda melompat dari bangunan satu cerita:
(probabilitas tingkat adalah sekitar 20-40%).
 You could/might break your leg if you jump from a truck ( the level of probability is
approximately 2-20 % )
Anda bisa / mungkin mematahkan kaki Anda jika Anda melompat dari truk (tingkat
probabilitas adalah sekitar 2-20%)
 You cannot break your leg if you jump from a pick up car ( the level of probability is
approximately 0-2 % )
Anda tidak dapat mematahkan kaki Anda jika Anda melompat dari mengambil mobil
(tingkat probabilitas adalah sekitar 0-2%)

Notice :
Perhatikan:
Cannot is written as one word.
Tidak bisa ditulis sebagai satu kata
Might and could are not past of may and can.
Mungkin dan bisa tidak melewati Mei dan dapat.
Exercise 3.1 Complete these sentences qualifying the mains verbs with modals.
Latihan 3.1 Lengkapi kalimat ini kualifikasi induk kata kerja dengan kata modal.
1. Accident ......... if you drive at a speed of beyond 100 km/h in a city road.
2. Accident ......... if you drive at a speed of beyond 70 km/h in a city road.
3. Accident........... if you drive at a speed of beyond 40 km/h in a city road

1. Kecelakaan ......... jika Anda mengemudi pada kecepatan melampaui 100 km / jam di
jalan kota.
2. Kecelakaan ......... jika Anda mengemudi pada kecepatan luar 70 km / jam di jalan
kota.
3. Kecelakaan ........... jika Anda mengemudi pada kecepatan luar 40 km / jam di jalan
kota
3.2 Group 2: will, should, must, have to
To express certainty (or to say that something is certainly true or untrue), we use will,
should, must, have to.
1. For present and future situations, we use:
1. Untuk situasi present (sekarang) dan future (masa depan), kita
menggunakan:

Will,should, must, have to + verb base


Will,should, must, have to + verb base
In which:
Dimana:
a. Will is used when the speaker means that something is certainly true, even though
we cannot see that it is true.
Will digunakan ketika pembicara mengartikan bahwa ada sesuatu yang memang
benar, meskipun kita tidak bisa melihat bahwa itu benar.
Example:
Contoh:
1. We all will die.
Kita semua akan mati
2. According to Newton’s first law when a body at rest it will remain at rest unlest
there is a net force acts on the body.
Menurut hukum Newton satu ketika sebuah benda yang diam akan tetap diam
kecuali disana ada gaya net (bersih) yang bekerja pada benda

b. Must is used when the speaker sees something as necessarily and logically true.
Must digunakan ketika pembicara melihat sesuatu kebenaran dan logis (masuk
akal).
Example:
Contoh :
1. The magnetic pole must attract the particles since they made of iron.
The device must also attract the glass.
Kutub magnet harus menarik partikel karena partikel terbuat dari besi.
c. Can’t is used when the speaker sees it as logically impossible for something to be
true.
Can’t digunakan ketika pembicara melihat sesuatu sebagai sesuatu yang tidak
mungkin masuk akal (logis) untuk sesuatu yang memang benar.

Example:
Contoh:
1. A car can’t move if there is no friction force.
Sebuah mobil tidak dapat bergerak jika disana tidak ada gaya gesek.

2.Continuation of the action


2. Kelanjutan dari tindakan
Will, must and can’t + be + V ing
Will, must and can’t + be + V ing
Example:
Contoh:
1. In general, if our standard body of 1 kg mass has an acceleration a, we know that the
force F must be acting on it.
Secara umum, jika 1kg dari massa tubuh standar kami memiliki percepatan a, kita
ketahui bahwa kekuatan F harus bertindak diatasnya.
2. The ball can’t be moving. It must be at rest because there’s no force acting on it.
Bola tidak bisa berpindah, bola tersebut diam karena tidak ada gaya yang bekerja
padanya.

3.For a perfect situation, we use:


3. Untuk situasi peristiwa yang telah terjadi dan masih berlangsung, kita
menggunakan:

Will, mustand can’t + have + P II


Will, mustand can’t + have + P II

Example:
Contoh:
1. The experiment will have been conducted by now.
Percobaan akan telah dimulai dari sekarang.
2. The ball is moving . Someone must have kicked it.
Bola itu berpindah. Seseorang pasti telah menendangnya.
3. Newtonian mechanics can’t have worked in that case. The interacting bodies were on
the scale of atomic structure.
Mekanika Newtontidak bisa bekerja dalam kasus itu. Interaksi benda berada di skala
struktur atom.

Exercise 3.2. Study these sentences. In some of theme the modal can be replaced by the
Present Simple, without any change in meaning. Rewrite these sentences in the Present
Simple and leave the others.
Latihan 3.2. Mempelajari kalimat-kalimat ini. Dalam beberapa tema modal bisa diganti
dengan Simple Present, tanpa perubahan makna. Menulis ulang kalimat ini dalam Simple
Present dan meninggalkan yang lain.
1) The sea-water corrode the iron
air laut menimbulkan korosi besi
2) Sea-water will corrode iron
Air laut akan menimbulkan korosi besi
3) If alcohol is haeted to 78 C it will boil
Jika alkohol haeted untuk 78 C itu akan mendidih
4) Sea-water will not affect this now alloy
Air laut tidak akan mempengaruhi ini sekarang paduan
5) Death will occur if body temperature exceeds 43 C
Kematian akan terjadi jika suhu tubuh melebihi 43 C
6) A compass needle will always point towards magnetic north
Sebuah jarum kompas akan selalu menunjuk ke arah utara magnet
7) If the company drills in this area they will find the rock very hard
Jika perusahaan bor di daerah ini mereka akan menemukan batu sangat sulit
8) Unless a certain critical temperature is reached the structure of the steel will not
change
Kecuali suhu kritis tertentu tercapai struktur baja tidak akan berubah
9) If the satelite manages to return to the earth with the photographs, they will
provide a great deal of information
Jika satelite yang berhasil kembali ke bumi dengan foto-foto, mereka akan
memberikan banyak informasi
10) If small children drink only water they will suffer from calcium daficiency
Jika anak-anak kecil hanya minum air mereka akan menderita kalsium daficiency

3.3 Perfect
1. We use : may/might + verb base
To say that something is possibly true or an uncertain prediction
Untuk mengatakan bahwa sesuatu itu mungkin benar atau prediksi pasti
Example :
Contoh :
a. We may find g by simply weighing a standard weight on a spring balance
Kita mungkin menemukan g dengan hanya seberat berat standar pada neraca pegas
b. There might be an error somewhere in the procedures.
Mungkin ada kesalahan di suatu tempat di prosedur.

2. To lay emphasis on the continuation of the action, we can use

Example : May/might +be+ V_ing


Contoh :
1. He may/might be doing well in Physics because he has borrowed a lot of books on
Physics from the library.
Dia mungkin / mungkin melakukan dengan baik di Fisika karena ia telah meminjam
banyak buku tentang Fisika dari perpustakaan.

3. The perfect can be used also :

Example :
Contoh :
1. He may/might have made a lot of observations before reaching such a conclusion.
Dia mungkin / mungkin telah membuat banyak pengamatan sebelum mencapai
kesimpulan seperti itu.

3.4 Past Perfect Tense

Past perfect tense is used to express Had


an action
+ PII or a state before a past time reference.
Past perfect tense digunakan untuk menyatakan suatu tindakan atau keadaan sebelum
referensi waktu lalu.
Example :
Contoh :
1. Everything had been good before he put his nose in. Before quantum physics, the
interacting bodies on the scale of atomic structure had not been able to explain.
Semuanya sudah baik sebelum ia meletakkan hidungnya. Sebelum fisika kuantum,
tubuh berinteraksi pada skala struktur atom tidak mampu menjelaskan.

Exercise 3.3. Fill in thee blank with will; can; must; can’t; may or might
1. Suppose that Earth pulls down on apple with a force of 0,80 N. The apple must then
pull up on Earth with a force of 0,80 N.
2. A particle of mass m, located outside Earth a distance r from Earth’s center, is
released, it can fall towards the center of Earth.
3. An object located on Earth’s surface anywhere except at the two poles will rotate in
a circle about the rotation axis and thus will have a centripental acceleration that
points towards the center of the circle.
4. For an object situated an underground laboratory, force of attraction must be exerted
on it by the internal and external layers of the Earth.
5. A body raised to a height h above, the Earth posesses a potential energy of mgh.
However, this formula can be used only when the height h is much smaller than the
Earth’s radius.
6. How can we unsure that a body thrown from the Earth will not return to the Earth?
7. In order for a body of mass m to break away from the Earth, it over-come a
gravitational potential energy.
8. Whenever a gravitational field changes appreciably in size and/or direction across the
dimensions of a body, there will be a tidal effect.
9. Cardwell said:” High temperature superconductors-which are oxide in nature- contain
predominantly copper, so this can be a reasonable place to start.”
10. The system is not working now. There may be something wrong with the engine.

1. Misalkan Earth menarik ke bawah pada apel dengan kekuatan 0,80 N. apel
kemudian harus tarik di Bumi dengan kekuatan 0,80 N.
2. Sebuah partikel bermassa m, terletak di luar Bumi jarak r dari pusat bumi,
dilepaskan, itu bisa jatuh ke arah pusat bumi.
3. Sebuah benda terletak di permukaan bumi di mana saja kecuali di dua kutub akan
berputar dalam lingkaran sekitar sumbu rotasi dan dengan demikian akan memiliki
percepatan centripental yang menunjuk ke arah pusat lingkaran.
4. Untuk obyek terletak laboratorium bawah tanah, kekuatan tarik harus diberikan di
atasnya oleh lapisan internal dan eksternal dari Bumi.
5. Sebuah badan diangkat ke ketinggian h di atas, bumi posesses energi potensial
mgh. Namun, rumus ini dapat digunakan hanya ketika ketinggian h jauh lebih kecil
dari jari-jari Bumi.
6. Bagaimana kita bisa yakin bahwa tubuh terlempar dari Bumi tidak akan kembali ke
Bumi?
7. Agar tubuh massa m untuk melepaskan diri dari Bumi, di atas-datang energi
potensial gravitasi.
8. Setiap kali medan gravitasi berubah lumayan dalam ukuran dan / atau arah di
dimensi tubuh, akan ada efek pasang surut.
9. Cardwell mengatakan: "Suhu tinggi superkonduktor-oksida yang di alam-
mengandung didominasi tembaga, jadi ini bisa menjadi tempat yang wajar untuk
memulai."
10. Sistem ini tidak bekerja saat ini. Mungkin ada sesuatu yang salah dengan mesin.

Exercise 3.4. Put the verbs in braackets in its suitable tense.


This is what we were going on in our flying laboratory. We had to turn on the jet engine by
pressing a button, and suddenly the objects surrounding us seems to come life. All bodies
which were made fast were broght into motion. The thermometer fall down, the pendulum
well begin oscillating and, gradually coming to the rest, assumed a vertical position, the
pillow obendiently sag under the weight of the valise lying on it. Let us take a look at
instruments which indicating the direction in which our ship starts accelerating. Upwards,
of course! The instruments showing the we have to choose a motion with an acceleration of
9,8 m/sec2, not very great, considering the possibilities of our ship. Our sensations quite
ordinary; we fall the way we did on Earth. But why so? We unimaaginably far from
gravitational masses, there is no gravity, but objects acquire weight.
Latihan 3.4. Menempatkan kata kerja dalam braackets di tegang cocok nya.
Ini adalah apa yang kita terjadi di laboratorium terbang kami. Kami pada mesin jet
dengan menekan sebuah tombol, dan tiba-tiba benda di sekitar kita untuk datang hidup.
Semua badan yang cepat telah broght menjadi gerak. Termometer bawah, pendulum
berosilasi dan, secara bertahap datang ke sisanya, diasumsikan posisi vertikal, bantal
obendiently bawah berat koper berbaring di atasnya. Mari kita lihat pada instrumen yang arah
di mana kapal kami mempercepat. Ke atas, tentu saja! Instrumen yang kita gerakan dengan
percepatan 9,8 m / sec2, tidak sangat besar, mengingat kemungkinan kapal kami. Sensasi
kami cukup biasa; kami unimaaginably jauh dari massa gravitasi, tidak ada gravitasi, tapi
benda berat.
3.5 Reading
Accident Analysis
Consider the kinetic energy of a person travelling in a car on a motorway to be 36.000
joule. Note that this is about four times greater than the maximum possible kinetic energy of a
sprinter. The following table gives values of the constant force necessary to stop the person in
different distances.
Forces/N Stopping Distance/m 10
3600 100 360 1000
36 10000 3,6
100000 0,36
In all cases the work done by the person against the stopping force is 36.000 J. In the first
line of the table above, the example is given of a very small force being exerted over avery
long distance. The person pushes forwards againts the seat and the floor on the car with a
total force of 10 N. Using Newton’s third law, the seat and the exert a backwards force of 10
N on the person. In thesecond line, the force of 100 N applied would correspond to a normal
braking force. The third line would correspond to fairly drametic emergency stop; while
stoping in the 3.4 m, the fourth line, would be a serious accident. A person experiencing a
force of 10.000 N applied would probably survive it if the force were applied by a seat-belt,
but not if applied to the head by steering whell or windscreen. A force of 100.000 N would
stop the person in a distance of 36 cm and would kill anybody.
Therefore, if the distance for stopping can be increased, the force necessary to stop is
reduced. Most manufacturers of cars now build into their car collapsible section that crumple
and hence increase the distance a person can travel if involved in accident. The forces
involved in a collision are far from being constant. In collision in which the average stopping
force is 6000 N, the maximum stopping force is over 15.000 N. It is the maximum stopping
force and how and where that force is applied that determines whether bones are broken or
not.

3.5 Membaca
Analisis Kecelakaan
Mempertimbangkan energi kinetik dari orang yang bepergian di dalam mobil di jalan bebas
hambatan menjadi 36.000 joule. Catatan bahwa ini adalah sekitar empat kali lebih besar dari
energi kinetik maksimum yang mungkin dari pelari cepat. Tabel berikut memberikan nilai
dari gaya konstan yang diperlukan untuk menghentikan orang di jarak yang berbeda.
Pasukan / N Menghentikan Jarak / m
10 3600
100 360
1000 36
10000 3,6
100000 0,36
Dalam semua kasus kerja yang dilakukan oleh orang yang melawan gaya berhenti
adalah 36.000 J. di baris pertama dari tabel di atas, misalnya diberikan dari kekuatan yang
sangat kecil yang diberikan lebih dari jarak jauh Avery. Orang mendorong ke depan hatinya
tidak kursi dan lantai pada mobil dengan kekuatan total 10 N. Menggunakan hukum Newton
ketiga, kursi dan mengerahkan kekuatan yang mundur dari 10 N pada orang. Sejalan
thesecond, kekuatan 100 N diterapkan akan sesuai dengan gaya pengereman normal. Baris
ketiga akan sesuai dengan cukup drametic berhenti darurat; sementara stoping di 3,4 m, baris
keempat, akan menjadi kecelakaan serius. Seseorang mengalami gaya 10.000 N diterapkan
mungkin akan bertahan jika gaya yang diterapkan oleh sabuk pengaman, tapi tidak jika
diterapkan pada kepala oleh steering whell atau kaca depan. Sebuah kekuatan 100.000 N
akan berhenti orang di jarak 36 cm dan akan membunuh siapa pun.
Oleh karena itu, jika jarak untuk berhenti dapat ditingkatkan, kekuatan yang
diperlukan untuk menghentikan berkurang. Sebagian besar produsen mobil sekarang
membangun ke mobil bagian dilipat mereka yang roboh dan karenanya meningkatkan jarak
seseorang dapat melakukan perjalanan jika terlibat dalam kecelakaan. Pasukan yang terlibat
dalam tabrakan yang jauh dari konstan. Dalam tabrakan di mana angkatan berhenti rata-rata
adalah 6000 N, gaya berhenti maksimum adalah lebih 15.000 N. Ini adalah kekuatan
menghentikan maksimum dan bagaimana dan di mana kekuatan yang diterapkan yang
menentukan apakah tulang yang rusak atau tidak.

Exercise 3.5 Read the above article and answer the following questions, and or fill the gap
with a suitable modal.
1. What likely is the normal stopping distance?
2. What will happen if we reduce stopping distance?
3. Car manufactures try to increase stopping distance, give two examples how the car
manufactures reduce the stopping distance.
4. Describe the relation between stopping distance in a car collision.
5. Give approximate stopping distance in a car collision.
6. If a driver drive with stopping distance of abour 400 m, then injure occur.
7. If a driver drive with stopping distance of abour 400 m, then injure occur.
8. Injure when the stopping force 9000 N
9. The bigger the stopping force the most likely injure happen.
10. If you are in a train and suddenly brakes with force of 11000 N the you break your
bone.

Latihan 3.5 Baca artikel di atas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut, dan atau
mengisi kesenjangan dengan modal yang sesuai.
1. Apa mungkin adalah jarak berhenti yang normal?
2. Apa yang akan terjadi jika kita mengurangi jarak berhenti?
3. Mobil memproduksi mencoba untuk meningkatkan jarak berhenti, memberikan dua
contoh bagaimana mobil manufaktur mengurangi jarak berhenti.
4. Jelaskan hubungan antara jarak berhenti dalam tabrakan mobil.
5. Berikan perkiraan jarak berhenti dalam tabrakan mobil.
6. Jika pengendara mengendarai dengan menghentikan jarak sebesar 400 m, kemudian
terjadi.
7. Jika pengendara mengendarai dengan menghentikan jarak sebesar 400 m, kemudian
melukai terjadi.
8. melukai ketika gaya berhenti 9000 N
9. Semakin besar kekuatan menghentikan melukai paling mungkin terjadi.
10. Jika Anda berada di kereta api dan tiba-tiba rem dengan kekuatan 11000 N yang Anda
mematahkan tulang Anda....

CHAPTER 4
THE INFINITIVE
An infinitive is a verb form that consist of the word to followed by a verb, i.e.,to jump, to
listen; however, an infinitive is NOT used as a verb. It can function as a noun, adjective, or
adverb. The further explanations of the infinitive are shown as follows;
Infinitif adalah kata jerja yang terdiri dari kata yang diikuti oleh kata kerja, yaitu
untuk melompat, untuk mendengarkan; namun, infinitif tidak digunakan untuk kata
kerja. Hal ini dapat berfungsi sebagai kata benda, kata sifat, atau kata keterangan.
Penjelasan infinitif akan ditinjukkan sebagai berikut;
5.1. Infinitive forms
5.1. Bentuk infinitif

Simple conduct to conduct Perfect have


conducted to have conducted Continuous be conducting to
be conducting Perfect + continuous have been conducting to have been
conducting
melakukan untuk melakukan
telah melakukan untuk memiliki pelaku
menjadi melakukan untuk menjadi melakukan
memilki telah melakukan untuk memiliki telah melakukan
A. A simple infinitive refers to something happening the same time as the one in the
main clause.
Sebuah infinitif sederhana mengacu pada sesuatu yang terjadi pada waktu yang
sama dengan satu klausa utama.
Example:
Contoh:
It’s not easy to explain a phenomenon even with either model. (The easiness and the
explenation are both in the present as the truth)
Ini tidak mudah untuk menjelaskan sebuah fenomena bahkan dengan model yang
lebih baik.(kemudahan dan penjelasan akan ada pada kenyataan).
B. A perfect infinitive refers to something happening before the time of the one in the
main clause.
Sebuah infinitif sempurna mengacu pada sesuatu yang terjadi sebelum eaktu di
klausa utama.
Example:
Contoh
it seems to have been proved thet light behaves as a particle. (The seeming is in
present, but the proof is in the past)
Ini tampaknya telah membuktikan bahwa cahaya terlihat sebagai sebuah partisip.
(Tampak ada dimasa sekarang, tetapi bentuknya ada dimasa lalu)
C. A continuous infinitive refers to something happening over time.
Sebuah infinitif terus-menerus mengacu pada sesuatu yang terjadi dari waktu ke
waktu

Example:
Contoh:
It’s very strange for him to be succeeding in this experimental test. (This means He’s
succeeding now)
Ini sangat aneh baginya untuk berhasil dalam uji eksperimental ini. (Ini berarti
sekarang dia berhasil)
D. The perfect continuous infinitive:
Infinitif sempurna berlanjut
The Perfect Continuous Infinitive denotes an action, which lasted certain time before
the action of the finite verb. It is not only a tenseform, but also an aspect form.
Infinitif sempurna berlanjut menunjukkan suatu tindakan, yang berlangsung pada
waktu tertentu sebelum aksi dari kata kerja yang terbatas hal ini tidak hanya
bentuk aksi, tetapi juga bentuk aspek.
Example:
Contoh:
It’s very strange for him to be succeeding in this experimental test. (This means He’s
succeeding now)
Ini sangat aneh baginya untuk berhasil dalam uji eksperimental ini.(ini berarti
sekarang dia berhasil)

Exercise 5.1. Write down a sentences in physics topic in the form of Simple infinitive of
either bare or to infinitive by using the following verb.
- help - choose - ask
- offer - get - attempt - guarantee
- learn - decide - show - expect
Latihan 5.1 Tulislah sebuah kalimat dalam topik fisika dalam bentuk simple infinitive of
either bare atau to infinitive dengan menggunakan kata dibawah ini
 Help (bantu)
 Offer (Penawaran)
 Learn (Pelajaran)
 Choose (memilih)
 Get (memperoleh)
 Decide (Penentuan)
 Ask (Menanyakan)
 Attempt (Mencoba)
 Show (Menunjukkan)
 Guarantee (Jaminan)
 Expect (Mengharapkan)

Exercise 5.2. Write down a sentences in pysics topic in the form of Perfect infinitive of either
bare or to infinitive by using the following verb.
- decide - forget - ask
- discuss - arrange - attempt -know
- discovered - decide - show -except

Latihan 5.2 Tulislah sebuah kalimat dalam topik fisika dari perfect Infinitive of either atau to
infinitive dengan menggunakan kata dibawah ini
 Decide (penentuan)
 Discuss (diskusi)
 Discovered (Menemukan)
 Forget (Lupa)
 Arrange (Menyusun)
 Ask (menanyakan)
 Attempt (Mencoba)
 Show (Menunjukkan)
 Know (Mengetahui)
 Expect (Mengharapkan)

Exercise 5.3. Write down a sentences in pysics topic in the form of Perfect infinitive of either
bare or to infinitive by using the following verb.
- move - pass - ask
- discuss - arrange - attempt - lift
- discover - claim - show - except

Latihan 5.3 Tulislah sebuah kalimat dalam topik fisika dari continuous infinitive dengan
menggunkan kata dibawah ini
 Move (berpindah)
 Discuss (diskusi)
 Discover (Menemukan)
 Pass (berlalu)
 Arrange (menyusun)
 Calaim (menuntut/menegaskan)
 Ask (menanyakan)
 Attept (mencoba)
 Show (menunjukkan)
 Lift (mengangkat/daya/angkat)
 Expect (mengharapkan)

Exercise 5.4. Write down a sentences in pysics topic in the form of Perfect infinitive of either
bare or to infinitive by using the following verb.
- Produce - develop - ask
- discuss - appear - attempt - break
- discover - claim - emphasize - raise

Latihan 5.4 Tuluslah sebuah kalimat dalam topik fisika dari perfect continuous infinitive of
either bare atau to ifinitive dengan menggunakan kata dibawah ini
 Produce (Menghasilkan)
 Discuss (diskusi)
 Discover (Menemukan)
 Develope (Mengembangkan)
 Appear (kelihatan)
 Claim (menuntut)
 Emphasize (Menekankan)
 Break (Memecahkan)
 Raise (Kenaikan)

Exercise 5.5. Choose the correct infinitive form of the verbs given in parentheses.
1. The team of medievel physicists stepped out of the time machine and began.......... the
strange, new device fastened to the window. (Exemine)
2. This new revelation prompted another physicist,” The device must also attract the
glass!”(remark)
 I merely to emphasize mankind’s present level of ignorance of the mechanics of our
universe. (emphasize)
 The spectroscope thus enables us to distinguish one element from another.
(distinguish)

Latihan 5.5 Pilihlah infinitive yang tepat dari kata yang diberikan dalam kurung
1. Tim dari sejarah ilmu fisika melangkah keluar dari mesin waktu dan mulai ........
mengasingkan, alat baru ke yang lebih terbuka. (
2. Pengungkapan alat baru ini membisikkan ahli fisika yang berbeda, “Alat harus juga
menarik kaca” (ucapan)
 Saya hanya ingin menekankan manusia sekarang dari ketidaktahuan ...... dari
mekanik dari alam semesta kita (Menekankan)
 Spektroskop memungkinkan kita untuk membedakan satu element dari yang lain.
(membedakan)

Exercise 5.6. Choose the correct infinitive form of the verbs given in parentheses. Give your
explanation.
1. For the interference pattern (appear).............. on viewing screen C, the light waves
reaching any point P on the screen must have a phase differences that does not vary in
time.
2. If you look closely at your fingernail in bright sunlight, you can see a faint pattern
called speckle that causes the nail (appear)............. covered with spexks. You see this
effect because the light waves scattering from very close points on the nail are
coherent enough (interfere)........... with one another at your eye.
3. (get).............. coherent light, we have to send the sunlight through a single slit is
small, the light that pases through it is coherent.
4. If you sight through a pinhole in an otherwise opaque sheet so as to make the light
entering your eye approximately a plane wave, you might be able
(distinguish)............. individual maxima and minima in the pattern.
5. To locate the fringes, we shall use a procedure somewhat similar to the one we used
(locate).............. the fringes in a two-slit interference pattern.
6. The fact that lens images are diffraction patterns is important when we wish
(resolve)............ objects of small angular separation, it is desirable (make)..............
the diffraction pattern as small as possible.

7. A grating’ capability (resolve)........... separate lines of different wavelenghs depends


on the widht of the lines.
8. Interference coatings can also be used (enhance)............... rather than reduce the
ability of a surface to reflect light.
9. To understand interference, we must (go)........... beyond the restrictions of
geometrical optics and employ the full power of wave optics. In fact, as you will see,
the exsistence of interference phenomena is perhaps our most convincing evidence
that light is a wave- because interference cannot (explain)................... other than with
waves.
10. The first person (advavce) ................. a convincing wave theory for light was Dutch
physicist Christian Huygens, in 1678. His wave theory is based on geometrical
construction taht allows us (tell)........ where given wave- front will be at anytime in
the future if we know its present position.
11. If we actually try to form a ray by sending light through a narrow slit or through a
series of a narrow slits, diffraction will always defeat our effort because it always
causes the light (spread)..............
12. It’s quite a surprise (find) that there are situations where electrons appear
(behave)................ like waves. This is just what is observed when a beam of energetic
electron is used instead of a beam of light in a double-slit experiment.
13. Another even more surprising result is found when we make the electron beam
sufficiently weak that there is never more than one electron in the beam at a time from
the electron gun. We still get a pattern of interference fringes. Each single electron
seems (pass).............. as a wave through both slits, and then recombined on the other
side to give a single flash at the screen.
14. Physicists found it hard (explain) .................. why weak ultraviolet light could have an
immediate effect on the electrons in the metal, but very bright light of lower
frequency had no effect.
15. Metals (such as zinc)................. have electrons that are not very tightlfrequency had
no effect.
16. Metals (such as zinc)................. have electrons that are not very tightly held within the
metal. These are the conduction electrons, and they are free (move)............ about
within the metal. When photons of light strikr the metal, some electrons break free.
They only need a small amount of energy about 10-19 J (escape) ......................from
the metal.

Exercise 5.7. Decide whether each of the following statements is true or false. Write (T) for
the true statements, (F) for the false ones and (N) for the ones with no information to justify.
1. .........Any phenomenon can be explained by two models
2. .........Any model is absolutely right in explaining a corresponding natural
phenomenon.
3. ...........Concrete models are associated with everyday life while the abstracts ones are
associated with scientific understanding, of things.
4. ................It’s easy to explain electricity with models.
5. ............Both waves and particles can explain how the light travels.
6. .............. Mathematical equations always give right answer to any predictions.
7. ..............Light behaved as a particle model.
8. ............Young rejected Newton’s explanation about light using particle model.
9. .............Young was successful in describing light to behave as a wave.
10. ............when two particles meet, the streng then each other.

5.2 Reading

Doppler Ultrasound
USG Doppler
If the ultrasounds pulse in a medical scan were to encounter a moving reflector, flowing
blood for example, it would be reflected so the position could be determined. However, there
would be a Dopler shift in the frequencyof the sound waves being used. If the Dopler shift is
measured, then the speed of movement of the blood be calculated. A 3 Mhz ultrasound beam
travelling at 1500 ms-1 would be shifted by about 600 Hz if the blood were moving at 0,5 ms -
1
. This method is used by modern ultrasound imaging machines to measure speeds of
movements of many internal parts of the body.
Pulsa USG dalam scanning kesehatan digunakan untuk dapat menemukan reflektor
bergerak, mengalirnya darah sebagai contoh, itu akan terlihat sehingga posisinya bisa
ditentukan. Meskipun, akan ada pergeseran di frekuensi gelombang suara yang digunakan.
Jika pergeseran Doppler adalah ukuran, maka kecepatan pergerakan darah dapat dihitung.
Sebuah 3 Mhz balok bergerak dengan 1500 m/s akan digeser sekitar 600 Hz jika darah
bergerak saat 0,5 m/s. Metode ini digunakan oleh mesin scan ultrasound untuk mengukur
kecepatan pergerakan dari banyak bagian internal tubuh.
Ultrasound imaging is used worlwide as a diagnostic tool in medicine. In particular,
antenatal scanning of babies is now a routine part of pregnancy in many countries. Antenatal
scanning using X-rays is not permitted because these waves are known to be a cause of
cancer with extensive exposure. Might the same not be true of ultrasound?
Gambar USG banyak digunakan diseluruh dunia sebagai diagnosis dalam kedokteran.
Secara khusus, pemindaian antenatal bayi sekarang menjadi bagian rutin dari kehamilan di
banyak negara. Scaning antenatal menggunakan menggunakan sinar-X tidak diizinkan
karena gelombang ini dikenal sebagai penyebab kangker dengan exposure yang luas.
Mungkinkah hal yang sama tidak benar dengan USG?
Ultrasound imaging has developed widely, growing out of therapeutic user in which the
sound waves are used to distrupt tissue that is suffering injury or disease and cobining these
with additional input from the technology used to detect flaws in metal. The development
today’s procedures took approximately 50 years. With the first step being made during the
second world war. The technology developed separately in different countries in a somewhat
arbitary trial-and-error fashion. Very few scientific studies were done to discover the long-
term effects of ultrasound exposure. Only recently have studies shown some bad effect being
more likely with regular exposure during pregnancy. Such a lower birthweight babies,
premature birth and infants taking longer to develop speech. The UK government’s Health
Protection Agency (HPA) disputes the statictical significance of these studies, and further
highlights the scientific difficulties in determining the degree of danger. These problems
include:
 Very few children are not scanned and thus it is difficults to find a control to
find a control group for which all other lifestyle factors are constant.

 Future monitoring of scanned-children will not be relevan as manufacturers


constantly change the sound wave characteristic is used in order to improve
image quality.

 The extent to which studies on mice or monkeys are applicable to humans

Gambaran USG telah dikembangkan secara luas, tumbuh dari pengguna terapi dimana
gelombang suara yang digunakan untuk mengganggu jaringan yang menderita cidera atau
penyakit dan menggabungkan ini dengan tambahan masukan dari teknologi yang digunakan
untuk mendeteksi kelemahan logam. Prosedur pengembangan saat ini mengambil sekitar 50
tahun. Dengan langkah awal yang digunakan selama perang dunia II. Teknologi yang
dikembangkan secara terpisah di berbagai negara agak sewenang-wenang dalam menguji
coba dan terjadi kesalahan gaya. Sangat sedikit studi ilmiah yang dilakukan untuk
menemukan efek jangka panjang dari paparan USG. Hanya baru-baruini penelitian
menunjukkan beberapa efek buruk menjadi lebih mungkin dengan paparan rutin selama
kehamilan. Seperti rendahnya berat kelahiran bayi, lahir prematur dan bayi memerlukan
waktu lebih lama untuk lancar dalam berbicara. Badan pemerintahan Inggris bagian
Perlindungan Kesehatan (HPA) sengketa statistik yang signifikan dari penelitian, dan lebih
menyoroti kesulitan ilmiah dalam menentukan tingkat bahaya. Masalah-masalah ini
mencakup:
 Sangat sedikit anak-anak yang tidak di scan, dengan demikian itu
merupaakan kesulitan untuk menemukan sebuah kontrol ke kontrol grup ke
semua gaya hidup yang konstan.
 Pemantauan masa depan dari anak-anak yang di scan (dipindai) tidak akan
relevan sebagai manufaktur hidup yang mengubah karakteristik gelombang
suara yang digunakan dalam rangka meningkatkan kualitas gambar.
 Sejauh mana penelitian tentang tikus atan monyet berlaku juga untuk
manusia.

Might it turn out that, in a generation, we will find all those exposed to ultrasound
whilst in the womb dying young from ‘ultrasonic cancer? The process is so ingrained
within society that it may now prove difficult to convince people that it could be more
harmful than beneficial.
Mungkin itu ternyata bahwa, dalam suatu generasi, kita akan menemukan semua
yang terkena USG. Sementara di dalam rahim ada yang mati muda karena kangker
ultrsonik? Proses ini begitu mendarah daging dalam masyarakat sekarang sulit untuk
meyakinkan orang bahwa hal itu bisa lebih banyak bahayanya dari pada
keuntungannya.
Excercise 5.8 Answer the These Following Question
1. Describe what is ultrasound?
2. Explain the harmful of the use of ultrasound in medical scan?
3. An ultrasound scanner for unborn babies has the following specification printed
on it:
Frequency = 3 Mhz
Pulse of duration = 1 us
If the speed of sound in the womb is 1520 ms-1 , what would be the smalllest detail
that could be distinguished?
4. What does the bad effects being more likely with regular exposure during
pregnancy?
5. Why do the antenatal scanning using X-rays is not permitted?

Tugas 5.8 Jawablah Pertanyaan Berikut Ini


1. Deskripsikan pa itu USG?
2. Jelaskan bahaya penggunaan USG untuk dalam scan (pemindaian)
kesehatan!
3. Pemindaian USG untuk bayi yang belum lahir memiliki spesifikasi sebagai
berikut:
Frekuensi = 3 Mhz
Pulsa durasi= 1 us
Jika kecepatan suara dalam rahim adalah 1520 m/s, apa yang akan menjadi
detail terkecil yang bisa dibedakan?
4. Apa efek buruk yang menjadi lebih mungkin dengan eksposur rutin selama
kehamilan?
5. Mengapa scanning antenatal menggunakan sinar-X tidak diizinkan?

Answer the question


Jawaban Pertanyaan
1. USG is a medical scan were to encounter moving reflector, flowing
bloodfor example, it would be reflected so the position could be
determined.
USG adalah scanning kesehatan untuk dapat menemukan reflektor
bergerak, contohnya mengalirnya darah, hal itu akan terlihat sehingga
posisinya dapat ditentukan.
2. The harmful of the use USG in medical scan is birthweight babies,
premature birth,and infants taking longer to develop speech, and to be a
cause of cancer.
Bahaya dari penggunaan USG dalam kesehatan adalah rendahnya berat
kelahiran bayi, lahir prematur, dan bayi memerlukan waktu yang lenih
lama untuk bisa lancar berbicara dan menjadi penyebab kangker.
3. The smallest detail that could be distinguished is measure speeds of
movements of many internal parts of the body.
Detail terkecil yang dapat dibedakan adalah mengukur kecepatan
pergerakan dari banyak bagian tubuh.
4. The bad effects being more likely with regular exposure during pregnancy
is birthweight babies, premature birth, and infats taking longer to develop
speech.
Efek buruk yang menjadi lebih mungkin dengan paparan rutin selama
kehamilan adalah rendahnya berat kelahiran bayi, lahir prematur, dan
bayi memerlukan waktu yanglebih lama untuk bisa lancar berbicara.
5. The antenatal scanning using X-rays is not permitted because these waves
are known to be a cause of cancer of within extensive exposure.
Scanning antenatal menggunakan sinar-X menggunakan sinar-X tidak
diizinkan karena gelombang ini dikenal sebagai penyebab kangker dengan
paparan yang luas.

CHAPTER 5
THE INFINITIVE
An infinitive is a verb form that consist of the word to followed by a verb, i.e.,to jump, to
listen; however, an infinitive is NOT used as a verb. It can function as a noun, adjective, or
adverb. The further explanations of the infinitive are shown as follows;
Infinitif adalah kata kerja yang terdiri dari kata yang diikuti oleh kata kerja, yaitu
untuk melompat, untuk mendengarkan; namun, infinitif tidak digunakan untuk kata
kerja. Hal ini dapat berfungsi sebagai kata benda, kata sifat, atau kata keterangan.
Penjelasan infinitif akan ditinjukkan sebagai berikut;
5.1. Infinitive forms
5.1. Bentuk infinitif

Simple conduct to conduct Perfect have


conducted to have conducted Continuous be conducting to
be conducting Perfect + continuous have been conducting to have been
conducting
melakukan untuk melakukan
telah melakukan untuk memiliki pelaku
menjadi melakukan untuk menjadi melakukan
memilki telah melakukan untuk memiliki telah melakukan
E. A simple infinitive refers to something happening the same time as the one in the
main clause.
Sebuah infinitif sederhana mengacu pada sesuatu yang terjadi pada waktu yang
sama dengan satu klausa utama.
Example:
Contoh:
It’s not easy to explain a phenomenon even with either model. (The easiness and the
explenation are both in the present as the truth)
Ini tidak mudah untuk menjelaskan sebuah fenomena bahkan dengan model yang
lebih baik.(kemudahan dan penjelasan akan ada pada kenyataan).
F. A perfect infinitive refers to something happening before the time of the one in the
main clause.
Sebuah infinitif sempurna mengacu pada sesuatu yang terjadi sebelum eaktu di
klausa utama.
Example:
Contoh
it seems to have been proved thet light behaves as a particle. (The seeming is in
present, but the proof is in the past)
Ini tampaknya telah membuktikan bahwa cahaya terlihat sebagai sebuah partisip.
(Tampak ada dimasa sekarang, tetapi bentuknya ada dimasa lalu)
G. A continuous infinitive refers to something happening over time.
Sebuah infinitif terus-menerus mengacu pada sesuatu yang terjadi dari waktu ke
waktu

Example:
Contoh:
It’s very strange for him to be succeeding in this experimental test. (This means He’s
succeeding now)
Ini sangat aneh baginya untuk berhasil dalam uji eksperimental ini. (Ini berarti
sekarang dia berhasil)
H. The perfect continuous infinitive:
Infinitif sempurna berlanjut
The Perfect Continuous Infinitive denotes an action, which lasted certain time before
the action of the finite verb. It is not only a tenseform, but also an aspect form.
Infinitif sempurna berlanjut menunjukkan suatu tindakan, yang berlangsung pada
waktu tertentu sebelum aksi dari kata kerja yang terbatas hal ini tidak hanya
bentuk aksi, tetapi juga bentuk aspek.
Example:
Contoh:
It’s very strange for him to be succeeding in this experimental test. (This means He’s
succeeding now)
Ini sangat aneh baginya untuk berhasil dalam uji eksperimental ini.(ini berarti
sekarang dia berhasil)

Exercise 5.1. Write down a sentences in physics topic in the form of Simple infinitive of
either bare or to infinitive by using the following verb.
- help - choose - ask
- offer - get - attempt - guarantee
- learn - decide - show - expect
Latihan 5.1 Tulislah sebuah kalimat dalam topik fisika dalam bentuk simple infinitive of
either bare atau to infinitive dengan menggunakan kata dibawah ini
 Help (bantu)
 Offer (Penawaran)
 Learn (Pelajaran)
 Choose (memilih)
 Get (memperoleh)
 Decide (Penentuan)
 Ask (Menanyakan)
 Attempt (Mencoba)
 Show (Menunjukkan)
 Guarantee (Jaminan)
 Expect (Mengharapkan)

Exercise 5.2. Write down a sentences in pysics topic in the form of Perfect infinitive of either
bare or to infinitive by using the following verb.
- decide - forget - ask
- discuss - arrange - attempt -know
- discovered - decide - show -except

Latihan 5.2 Tulislah sebuah kalimat dalam topik fisika dari perfect Infinitive of either
atau to infinitive dengan menggunakan kata dibawah ini
 Decide (penentuan)
 Discuss (diskusi)
 Discovered (Menemukan)
 Forget (Lupa)
 Arrange (Menyusun)
 Ask (menanyakan)
 Attempt (Mencoba)
 Show (Menunjukkan)
 Know (Mengetahui)
 Expect (Mengharapkan)

Exercise 5.3. Write down a sentences in pysics topic in the form of Perfect infinitive of either
bare or to infinitive by using the following verb.
- move - pass - ask
- discuss - arrange - attempt - lift
- discover - claim - show - except

Latihan 5.3 Tulislah sebuah kalimat dalam topik fisika dari continuous infinitive dengan
menggunkan kata dibawah ini
 Move (berpindah)
 Discuss (diskusi)
 Discover (Menemukan)
 Pass (berlalu)
 Arrange (menyusun)
 Calaim (menuntut/menegaskan)
 Ask (menanyakan)
 Attept (mencoba)
 Show (menunjukkan)
 Lift (mengangkat/daya/angkat)
 Expect (mengharapkan)

Exercise 5.4. Write down a sentences in pysics topic in the form of Perfect infinitive of either
bare or to infinitive by using the following verb.
- Produce - develop - ask
- discuss - appear - attempt - break
- discover - claim - emphasize - raise

Latihan 5.4 Tuluslah sebuah kalimat dalam topik fisika dari perfect continuous infinitive
of either bare atau to ifinitive dengan menggunakan kata dibawah ini
 Produce (Menghasilkan)
 Discuss (diskusi)
 Discover (Menemukan)
 Develope (Mengembangkan)
 Appear (kelihatan)
 Claim (menuntut)
 Emphasize (Menekankan)
 Break (Memecahkan)
 Raise (Kenaikan)

Exercise 5.5. Choose the correct infinitive form of the verbs given in parentheses.
3. The team of medievel physicists stepped out of the time machine and began.......... the
strange, new device fastened to the window. (Exemine)
4. This new revelation prompted another physicist,” The device must also attract the
glass!”(remark)
 I merely to emphasize mankind’s present level of ignorance of the mechanics of our
universe. (emphasize)
 The spectroscope thus enables us to distinguish one element from another.
(distinguish)

Latihan 5.5 Pilihlah infinitive yang tepat dari kata yang diberikan dalam kurung
3. Tim dari sejarah ilmu fisika melangkah keluar dari mesin waktu dan mulai ........
mengasingkan, alat baru ke yang lebih terbuka. (
4. Pengungkapan alat baru ini membisikkan ahli fisika yang berbeda, “Alat harus
juga menarik kaca” (ucapan)
 Saya hanya ingin menekankan manusia sekarang dari ketidaktahuan ...... dari
mekanik dari alam semesta kita (Menekankan)
 Spektroskop memungkinkan kita untuk membedakan satu element dari yang lain.
(membedakan)

Exercise 5.6. Choose the correct infinitive form of the verbs given in parentheses. Give your
explanation.
17. For the interference pattern (appear).............. on viewing screen C, the light waves
reaching any point P on the screen must have a phase differences that does not vary in
time.
18. If you look closely at your fingernail in bright sunlight, you can see a faint pattern
called speckle that causes the nail (appear)............. covered with spexks. You see this
effect because the light waves scattering from very close points on the nail are
coherent enough (interfere)........... with one another at your eye.
19. (get).............. coherent light, we have to send the sunlight through a single slit is
small, the light that pases through it is coherent.
20. If you sight through a pinhole in an otherwise opaque sheet so as to make the light
entering your eye approximately a plane wave, you might be able
(distinguish)............. individual maxima and minima in the pattern.
21. To locate the fringes, we shall use a procedure somewhat similar to the one we used
(locate).............. the fringes in a two-slit interference pattern.
22. The fact that lens images are diffraction patterns is important when we wish
(resolve)............ objects of small angular separation, it is desirable (make)..............
the diffraction pattern as small as possible.

23. A grating’ capability (resolve)........... separate lines of different wavelenghs depends


on the widht of the lines.
24. Interference coatings can also be used (enhance)............... rather than reduce the
ability of a surface to reflect light.
25. To understand interference, we must (go)........... beyond the restrictions of
geometrical optics and employ the full power of wave optics. In fact, as you will see,
the exsistence of interference phenomena is perhaps our most convincing evidence
that light is a wave- because interference cannot (explain)................... other than with
waves.
26. The first person (advavce) ................. a convincing wave theory for light was Dutch
physicist Christian Huygens, in 1678. His wave theory is based on geometrical
construction taht allows us (tell)........ where given wave- front will be at anytime in
the future if we know its present position.
27. If we actually try to form a ray by sending light through a narrow slit or through a
series of a narrow slits, diffraction will always defeat our effort because it always
causes the light (spread)..............
28. It’s quite a surprise (find) that there are situations where electrons appear
(behave)................ like waves. This is just what is observed when a beam of energetic
electron is used instead of a beam of light in a double-slit experiment.
29. Another even more surprising result is found when we make the electron beam
sufficiently weak that there is never more than one electron in the beam at a time from
the electron gun. We still get a pattern of interference fringes. Each single electron
seems (pass).............. as a wave through both slits, and then recombined on the other
side to give a single flash at the screen.
30. Physicists found it hard (explain) .................. why weak ultraviolet light could have an
immediate effect on the electrons in the metal, but very bright light of lower
frequency had no effect.
31. Metals (such as zinc)................. have electrons that are not very tightlfrequency had
no effect.
32. Metals (such as zinc)................. have electrons that are not very tightly held within the
metal. These are the conduction electrons, and they are free (move)............ about
within the metal. When photons of light strikr the metal, some electrons break free.
They only need a small amount of energy about 10-19 J (escape) ......................from
the metal.

Latihan 5.6. Memilih bentuk infinitif yang benar dari kata kerja diberikan dalam
tanda kurung. Berikan penjelasan Anda.

1. Untuk pola interferensi (muncul) .............. pada melihat layar C, gelombang cahaya
yang mencapai setiap titik P pada layar harus memiliki perbedaan fase yang tidak
bervariasi dalam waktu.

2. Jika Anda melihat dekat pada kuku Anda di bawah sinar matahari cerah, Anda
dapat melihat pola samar disebut spekel yang menyebabkan kuku (tampak) .............
ditutupi dengan spexks. Anda melihat efek ini karena gelombang cahaya hamburan
dari titik sangat dekat pada kuku cukup koheren (mengganggu) ........... dengan satu
sama lain di mata Anda.

3. (mendapatkan) .............. cahaya koheren, kami harus mengirim sinar matahari


melalui celah tunggal kecil, cahaya yang pases melalui itu koheren.

4. Jika Anda melihat melalui lubang jarum di lembar sebaliknya buram sehingga
membuat cahaya yang masuk mata Anda sekitar gelombang pesawat, Anda mungkin
bisa (membedakan) ............. maxima individu dan minima dalam pola.

5. Untuk menemukan pinggiran, kita akan menggunakan prosedur agak mirip dengan
yang kita digunakan (mencari) .............. pinggiran dalam pola interferensi dua celah.

6. Fakta bahwa gambar lensa pola difraksi penting ketika kita ingin (tekad) ............
benda pemisahan sudut kecil, itu diinginkan (membuat) ........ ...... pola difraksi sekecil
mungkin.

7. Sebuah kisi 'kemampuan (tekad) ........... baris terpisah dari wavelenghs yang
berbeda tergantung pada lebar dari garis.

8. pelapis Interferensi juga dapat digunakan (meningkatkan) ............... daripada


mengurangi kemampuan permukaan untuk memantulkan cahaya.

9. Untuk memahami gangguan, kita harus (pergi) ........... melampaui batasan optik
geometris dan mempekerjakan kekuatan penuh optik gelombang. Bahkan, karena
Anda akan lihat, exsistence gangguan fenomena mungkin bukti yang paling
meyakinkan kami bahwa cahaya adalah wavelength karena gangguan tidak bisa
(menjelaskan) ................... selain dengan gelombang.

10. Orang pertama (advavce) ................. teori gelombang meyakinkan untuk cahaya
adalah fisikawan Belanda Huygens Kristen, di 1678. Teori gelombang Nya didasarkan
pada geometri taht konstruksi memungkinkan kami (tahu) ........ mana diberikan depan
wavelength akan kapan saja di masa depan jika kita tahu posisi sekarang.

11. Jika kita benar-benar mencoba untuk membentuk ray dengan mengirimkan
cahaya
melalui celah sempit atau melalui serangkaian dari celah sempit, difraksi akan selalu
mengalahkan upaya kami karena selalu menyebabkan cahaya (spread) ......... .....
12. Ini cukup mengejutkan (menemukan) bahwa ada situasi di mana elektron muncul
(berperilaku) ................ seperti gelombang. Ini hanya apa yang diamati ketika sinar
elektron energik digunakan sebagai pengganti dari seberkas cahaya dalam percobaan
celah ganda.

13. bahkan lebih mengejutkan Hasil lain yang ditemukan ketika kita membuat berkas
elektron cukup lemah sehingga tidak pernah ada lebih dari satu elektron dalam berkas
pada waktu dari pistol elektron. Kami masih mendapatkan pola pinggiran gangguan.
Setiap elektron tunggal tampaknya (lulus) .............. sebagai gelombang melalui kedua
celah, dan kemudian digabungkan di sisi lain untuk memberikan flash tunggal pada
layar.

14. Fisikawan merasa sulit (menjelaskan) .................. mengapa sinar ultraviolet yang
lemah bisa memiliki efek langsung pada elektron dalam logam, tapi cahaya yang
sangat terang dari frekuensi yang lebih rendah tidak berpengaruh.

15. Logam (seperti seng) ................. memiliki elektron yang tidak sangat
tightlfrequency tidak berpengaruh.

16. Logam (seperti seng) ................. memiliki elektron yang tidak sangat erat diadakan
dalam logam. Ini adalah elektron konduksi, dan mereka bebas (bergerak) ............
tentang dalam logam. Ketika foton cahaya strikr logam, beberapa elektron
membebaskan. Mereka hanya membutuhkan sejumlah kecil energi sekitar 10-19 J
(escape) ...................... dari logam.

Exercise 5.7. Decide whether each of the following statements is true or false. Write (T) for
the true statements, (F) for the false ones and (N) for the ones with no information to justify.
11. .........Any phenomenon can be explained by two models
12. .........Any model is absolutely right in explaining a corresponding natural
phenomenon.
13. ...........Concrete models are associated with everyday life while the abstracts ones are
associated with scientific understanding, of things.
14. ................It’s easy to explain electricity with models.
15. ............Both waves and particles can explain how the light travels.
16. .............. Mathematical equations always give right answer to any predictions.
17. ..............Light behaved as a particle model.
18. ............Young rejected Newton’s explanation about light using particle model.
19. .............Young was successful in describing light to behave as a wave.
20. ............when two particles meet, the streng then each other.
Latihan 5.7. Tentukan apakah masing-masing pernyataan berikut benar atau salah. Menulis (T) untuk
laporan yang benar, (F) untuk yang palsu dan (N) untuk orang-orang dengan tidak ada informasi
untuk membenarkan.

1. ......... Setiap fenomena dapat dijelaskan dengan dua model


2. ......... Setiap model benar-benar tepat dalam menjelaskan fenomena alam yang sesuai.
3. ........... model Beton yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari sedangkan yang abstrak
terkait dengan pemahaman ilmiah, hal.
4. ................ Sangat mudah untuk menjelaskan listrik dengan model.
5. ............ Kedua gelombang dan partikel dapat menjelaskan bagaimana perjalanan cahaya.
6. .............. Persamaan Matematika selalu memberikan jawaban yang benar untuk setiap prediksi.
7. .............. Cahaya berperilaku sebagai model partikel.
8. ............ Muda menolak penjelasan Newton tentang cahaya dengan menggunakan model partikel.
9. ............. Muda berhasil dalam menggambarkan cahaya berperilaku sebagai gelombang.
10. ............ ketika dua partikel bertemu, streng kemudian satu

5.2 Reading

Doppler Ultrasound
USG Doppler
If the ultrasounds pulse in a medical scan were to encounter a moving reflector, flowing
blood for example, it would be reflected so the position could be determined. However, there
would be a Dopler shift in the frequencyof the sound waves being used. If the Dopler shift is
measured, then the speed of movement of the blood be calculated. A 3 Mhz ultrasound beam
travelling at 1500 ms-1 would be shifted by about 600 Hz if the blood were moving at 0,5 ms -
1
. This method is used by modern ultrasound imaging machines to measure speeds of
movements of many internal parts of the body.
Pulsa USG dalam scanning kesehatan digunakan untuk dapat menemukan reflektor
bergerak, mengalirnya darah sebagai contoh, itu akan terlihat sehingga posisinya bisa
ditentukan. Meskipun, akan ada pergeseran di frekuensi gelombang suara yang
digunakan. Jika pergeseran Doppler adalah ukuran, maka kecepatan pergerakan darah
dapat dihitung. Sebuah 3 Mhz balok bergerak dengan 1500 m/s akan digeser sekitar 600
Hz jika darah bergerak saat 0,5 m/s. Metode ini digunakan oleh mesin scan ultrasound
untuk mengukur kecepatan pergerakan dari banyak bagian internal tubuh.
Ultrasound imaging is used worlwide as a diagnostic tool in medicine. In particular,
antenatal scanning of babies is now a routine part of pregnancy in many countries. Antenatal
scanning using X-rays is not permitted because these waves are known to be a cause of
cancer with extensive exposure. Might the same not be true of ultrasound?
Gambar USG banyak digunakan diseluruh dunia sebagai diagnosis dalam
kedokteran. Secara khusus, pemindaian antenatal bayi sekarang menjadi bagian rutin
dari kehamilan di banyak negara. Scaning antenatal menggunakan menggunakan sinar-X
tidak diizinkan karena gelombang ini dikenal sebagai penyebab kangker dengan exposure
yang luas. Mungkinkah hal yang sama tidak benar dengan USG?
Ultrasound imaging has developed widely, growing out of therapeutic user in which the
sound waves are used to distrupt tissue that is suffering injury or disease and cobining these
with additional input from the technology used to detect flaws in metal. The development
today’s procedures took approximately 50 years. With the first step being made during the
second world war. The technology developed separately in different countries in a somewhat
arbitary trial-and-error fashion. Very few scientific studies were done to discover the long-
term effects of ultrasound exposure. Only recently have studies shown some bad effect being
more likely with regular exposure during pregnancy. Such a lower birthweight babies,
premature birth and infants taking longer to develop speech. The UK government’s Health
Protection Agency (HPA) disputes the statictical significance of these studies, and further
highlights the scientific difficulties in determining the degree of danger. These problems
include:
 Very few children are not scanned and thus it is difficults to find a control to
find a control group for which all other lifestyle factors are constant.

 Future monitoring of scanned-children will not be relevan as manufacturers


constantly change the sound wave characteristic is used in order to improve
image quality.

 The extent to which studies on mice or monkeys are applicable to humans

Gambaran USG telah dikembangkan secara luas, tumbuh dari pengguna terapi
dimana gelombang suara yang digunakan untuk mengganggu jaringan yang menderita
cidera atau penyakit dan menggabungkan ini dengan tambahan masukan dari teknologi
yang digunakan untuk mendeteksi kelemahan logam. Prosedur pengembangan saat ini
mengambil sekitar 50 tahun. Dengan langkah awal yang digunakan selama perang dunia
II. Teknologi yang dikembangkan secara terpisah di berbagai negara agak sewenang-
wenang dalam menguji coba dan terjadi kesalahan gaya. Sangat sedikit studi ilmiah yang
dilakukan untuk menemukan efek jangka panjang dari paparan USG. Hanya baru-
baruini penelitian menunjukkan beberapa efek buruk menjadi lebih mungkin dengan
paparan rutin selama kehamilan. Seperti rendahnya berat kelahiran bayi, lahir prematur
dan bayi memerlukan waktu lebih lama untuk lancar dalam berbicara. Badan
pemerintahan Inggris bagian Perlindungan Kesehatan (HPA) sengketa statistik yang
signifikan dari penelitian, dan lebih menyoroti kesulitan ilmiah dalam menentukan
tingkat bahaya. Masalah-masalah ini mencakup:
 Sangat sedikit anak-anak yang tidak di scan, dengan demikian itu
merupaakan kesulitan untuk menemukan sebuah kontrol ke kontrol grup
ke semua gaya hidup yang konstan.
 Pemantauan masa depan dari anak-anak yang di scan (dipindai) tidak akan
relevan sebagai manufaktur hidup yang mengubah karakteristik gelombang
suara yang digunakan dalam rangka meningkatkan kualitas gambar.
 Sejauh mana penelitian tentang tikus atan monyet berlaku juga untuk
manusia.

Might it turn out that, in a generation, we will find all those exposed to ultrasound
whilst in the womb dying young from ‘ultrasonic cancer? The process is so ingrained
within society that it may now prove difficult to convince people that it could be more
harmful than beneficial.
Mungkin itu ternyata bahwa, dalam suatu generasi, kita akan menemukan semua
yang terkena USG. Sementara di dalam rahim ada yang mati muda karena
kangker ultrsonik? Proses ini begitu mendarah daging dalam masyarakat sekarang
sulit untuk meyakinkan orang bahwa hal itu bisa lebih banyak bahayanya dari
pada keuntungannya.

Excercise 5.8 Answer the These Following Question


6. Describe what is ultrasound?
7. Explain the harmful of the use of ultrasound in medical scan?
8. An ultrasound scanner for unborn babies has the following specification printed
on it:
Frequency = 3 Mhz
Pulse of duration = 1 us
If the speed of sound in the womb is 1520 ms-1 , what would be the smalllest detail
that could be distinguished?
9. What does the bad effects being more likely with regular exposure during
pregnancy?
10. Why do the antenatal scanning using X-rays is not permitted?

Tugas 5.8 Jawablah Pertanyaan Berikut Ini


6. Deskripsikan pa itu USG?
7. Jelaskan bahaya penggunaan USG untuk dalam scan (pemindaian)
kesehatan!
8. Pemindaian USG untuk bayi yang belum lahir memiliki spesifikasi sebagai
berikut:
Frekuensi = 3 Mhz
Pulsa durasi= 1 us
Jika kecepatan suara dalam rahim adalah 1520 m/s, apa yang akan menjadi
detail terkecil yang bisa dibedakan?
9. Apa efek buruk yang menjadi lebih mungkin dengan eksposur rutin selama
kehamilan?
10. Mengapa scanning antenatal menggunakan sinar-X tidak diizinkan?

Answer the question


Jawaban Pertanyaan
6. USG is a medical scan were to encounter moving reflector, flowing
bloodfor example, it would be reflected so the position could be
determined.
USG adalah scanning kesehatan untuk dapat menemukan reflektor
bergerak, contohnya mengalirnya darah, hal itu akan terlihat sehingga
posisinya dapat ditentukan.
7. The harmful of the use USG in medical scan is birthweight babies,
premature birth,and infants taking longer to develop speech, and to be a
cause of cancer.
Bahaya dari penggunaan USG dalam kesehatan adalah rendahnya
berat kelahiran bayi, lahir prematur, dan bayi memerlukan waktu yang
lenih lama untuk bisa lancar berbicara dan menjadi penyebab kangker.
8. The smallest detail that could be distinguished is measure speeds of
movements of many internal parts of the body.
Detail terkecil yang dapat dibedakan adalah mengukur kecepatan
pergerakan dari banyak bagian tubuh.
9. The bad effects being more likely with regular exposure during pregnancy
is birthweight babies, premature birth, and infats taking longer to develop
speech.
Efek buruk yang menjadi lebih mungkin dengan paparan rutin selama
kehamilan adalah rendahnya berat kelahiran bayi, lahir prematur, dan
bayi memerlukan waktu yanglebih lama untuk bisa lancar berbicara.
10. The antenatal scanning using X-rays is not permitted because these waves
are known to be a cause of cancer of within extensive exposure.
Scanning antenatal menggunakan sinar-X menggunakan sinar-X tidak
diizinkan karena gelombang ini dikenal sebagai penyebab kangker
dengan paparan yang luas.
CHAPTER 6
DIMENSIONS
DIMENSI
Physics deals with measurements of physical quantities such us leght, time, frequency,
velocity, area, volume, mass, density, charge, temperature, and energy. All these quantities are
called dimensions.
Hubunganfisikadenganpengukuranmengenaibesaranfisiksepertipanjang, waktu,
frekuensi, kecepatan, luas, volume, massa, density, biaya, suhudan energy.
Semuabesaraninidisebutdimensi.
There are several different ways of describing dimensions in English. The simplest way-
and most common way outside the field of science and technology-uses be as the main verb.
We will call it structure.
Ada beberapa cara berbeda untuk menggambarkan dimensi dalam bahasa inggris. Cara paling
sederhana dan cara yang paling umum di luar bidang ilmu pengetahuan dan teknolog
imenggunakan kata kerja. Kami dapat menyebutnya sebagai struktur.

6.1 The use of be as the main verb 6.1 penggunaan kata kerja

Adjective
centimeters long
meters high
meters wide
meters deep
centimeters thick
meters broad
Kata sifat
sentimeter panjang
meter tinggi
meter lebar
meter kedalaman
sentimeter tebal
meter luas
Be
The wire is 3,0
The antenna is 30
The table is 2.0
The well is 25
The pipes are 4,0
The river is 20
Wide and broad usually mean the same thing and can be used one instead of the other.
This can be seen in the two statements about the river.
Lebardanluasbiasanyadiartikansebagaihal yang sama dan dapat digunakan salah satu dari
pada yang lain. Hal ini dapa tdilihat dalam dua pernyataan tentang sungai.
Tall and high also mean the same thing, but they cannot usually be used one instead of
the other. Tall is used of physical objects, which are much longer in height than in width.
High is used of rounder or squarer objects. Therefore we say a tall tower but a high dam. Also
notice that only high can be used when describing things which area not physical objects: a
high speed, high pressure, etc.
Panjang dan tinggi juga berarti hal yang sama, tetapi mereka biasanya tidak dapat
digunakan salah satu dari yang lain. Panjang digunakan dari benda-benda fisik, tinggi
digunakan untuk benda bulat atau persegi. Oleh karena itu kita katakana menara tinggi tetapi
bendungan tinggi. Juga perhatikan bahwa tinggi hanya dapat digunakan saat menjelaskan hal
yang daerah bukan benda fisik: kecepatan tinggi, tekanan tinggi,dll.

Exercise 6.1. Complete these sentences using a suitable adjective. The first one has already
been done.
1. The antenna is 30 meterswide
2. The carpet is 3 meters broad
3. The carpet is 1½ centimetersthick
4. The chimney is 15 meterslong
5. The telephone wires are 6 meterslong
6. The telephone poles are 6.5 metershigh
7. The tree is 20 metershigh
8. The box is 0.50 meterslong
9. Women are usually about 1.50 metershigh
10. The door is feet wide, 2 1/2 feet high, and 2 1/2 inchesthick

Exercise 6.2. Here are some “ notes. Write them out in full using structure 1. Here is an
example: This table – 2 meters This table
is 2 meters long
1. This ruler is 30 centimeters long
2. This ruler is 3 centimeters wide
3. This ruler is 0.3 centimeters thick
4. Standard writing paper are 0.1 milimeters thick
5. This river is 15 meters wide
6. The river is 2 meters wide in the middle
7. The lake long 7 kilometers and 14 kilometers wide
8. Size 16 nails are 2 centimeters are and 0.2 centimeters
9. Telephone poles are usually 7 meter high and 20 centimeters
10. Recent types of transistor are only 0.4 centimeters thick

6.2 The use of have as the main verb


The other main ways of giving dimensions uses the verb have. We will call it structure 2.
Here are some examples:
Cara utama lain memberikan dimensi menggunakan kata kerja memiliki. Kita dapat
menyebutnya struktur 2.Berikut beberapa contoh:
Have Noun X Has A
length of 3 centimeters The mountain Has A height of
2,150 meters The river Has A width of 50 meters The well
Has A depth of 45 meters The pipes Has A
thickness of 20 centimeters
Notice the points:
a. The indefinite article is used with the noun of dimension.
b. The noun from tall(tallness) is never used in this structure.
Therefore, the two correct sentences are:
This man is 1.75 meters tall
c. With structure 2 it is now possible to make statement about how heavy something is:
This stone has a mass of 85 grams.
a. Artikel terbatas digunakan dengan kata benda dari dimensi.
b. Kata benda dari tinggi tidak pernah digunakan dalam struktur ini.
Oleh karena itu, dua kalimat yang benar adalah:
Laki-laki ini mempunyai tinggi 1.75 meter.
c. Dengan struktur 2 itu mungkin untuk membuat pernyataan tentang bagaimana berat
sesuatu: Batu ini memiliki massa 85 gram.

Exercise 6.3. Complete these sentences. Use structure 2.


Example: This pen11 centimeters
This pen has a length of 11 centimeters.
1. The road outside has a width 6 meters
2. The tallest building in the street has a width 12 meters
3. This pen has a length 0.8 centimeters
4. The contents the test- tube has a weigth 250 grams.
5. The top- soil in this area has a thickness 15 centimeters
6. The sample has a weigth 9 kilos
7. The walls of the glass container has a thick 15 milimeters
8. This room has a long 7 meters and wide 4 meters.

6.3 Reading
Order of magnitude of quantities
It is the often useful to be able to estimate the size, or order of magnitude, of a quantity.
Strictly speaking, the order of magnitude is the power of ten to which the number is raised.
The need to be able to estimate is particularly true in a subject like physics where quantities
have such widely different values. A short distance for an astrophysicist is a light- year (about
9.5 1015 m) whereas a long distance for a nuclear physicist is 6 x 10-15 m (the approximate
diameter of a nucleus).
Itu sering digunakan untuk memperkirakan ukuran, atau menyatakan besarnya kuantitas
dari suatu benda. Berbicara lebih mendalam urutan besarnya adalah sepuluh kali jika
jumlahnya dinaikkan. Kebutuhan ini dapat diperkirakan terutama yang berlaku dalam sebuah
topic seperti fisika dimana jumlah yang dimilikinya sangat berbeda dengan nilai tersebut.
Jarak pendek untuk astrofisikawan adalah tahun cahaya (sekitar 9.5 1015m )
sedangkanjarakjauhuntukseorangahlifisikanukliradalah 6 x 10-15 m (samadengan diameter
dari sebuah nukleus).
The ability to estimate orders of magnitude is valuable when planning and carriying out
experiments or when suggesting theories. Having an idea of the the expected result provides a
usefulsheck that a gross error has not been made. This is also true when using calculator. For
example, the acceleration of free fall at the Earth’s surface is about 10 m s -2. If a value of
9800 m s-2 is calculated, then this is obviously wrong and a simple error in the power of ten is
likely to be the cause. Similarity, a calculation in which the cost of boiling a kettle-full of
water is found to be about 9, rather than about 1 p, may indicate that the energy had been
mmeasured in watt-hours rather than kilowatt- hours.
Kemampuan untuk memperkirakan nilai ketika merencanakan dan melaksanakan
eksperimen atau ketika menyarankan teori-teori. Menghasilkan ide dari hasil yang diharapkan
yang berguna bahwa kesalahan besar belum dilakukan. Hal ini juga berlaku ketika
menggunakan kalkulator. Contohnya, percepatan gravitasi bumi sebesar 10 m s-2. Jika nilai9,8
m s-2 yang digunakan, maka ini jelas adalah kesalahan dan sederhana dalam sepuluh kali lebih
besar menjadi kemungkinan. Perhitungan dimana biaya mendidih ketel-penuh air ditemukan
menjadi sekitar 9, dari pada sekitar 1 p, mungkin menunjukkan bahwa energy itu telah diukur
dalam watt jam dan bukan kilowatt jam.
Distance from Earth to edge observable universe 1.4 x 1026 m
Diameter of galaxy 1.2 x 1021 m
Distance from Earth to the Sun 1.5 x 1011 m
Distance from London to Paris 3.5 x 105 m
Length of a car 4m
Diameter of a hair 5 x 10-4 m
Diameter of an atom 3 x 10-10 m
Diameter of nucleus 6 x 10-15 m
Fig 1. Some values of distance
Jarakdaribumikealamsemesta 1.4 x 1026 m
Diameter galaksi 1.2 x 1021 m
Jarakdaribumikematahari 1.5 x 1011 m
Jarakdari London ke Paris 3.5 x 105 m
Panjangmobil 4m
Diameter rambut 5 x 10-4 m
Diameter atom 3 x 10-10 m
Diameter nucleus 6 x 10-15 m
Fig 1.Beberapanilaidarijarak

Exercise 6.4. Answer the following questions.


1. What is the meaning of the order of magnitude?
2. When does the ability to estimate orders or magnitude is valuable?
3. What is the short distance for a nuclear physicist?
4. What is the distance from Earth to edge of observable Universe?
5. What is the mass of an apple?

Answer
1. Order of magnitude of a quantity
2. when planning and carriying out experiments or when suggesting theories
3. 6 x 10-15 m (the approximate diameter of a nucleus).
4. 1.4 x 1026 m
5. Grams
Latihan 6.4 jawablahpertanyaanberikut.
1. Apakah yang dimaksuddenganmenyatakanbesaran?
2. Padasaatkapanmenyatakanukuranbesaransebuahnilai?
3. Berapakahukurandariseorangahlifisikawannuklir?
4. Berapakahukurandaribumikealamsemesta?
5. Apakahsatuanmassadariapel?

Jawab
1. Menyatakanbesarandarikuantitasataujumlah
2. Padasaatmerencanakandanmelaksanakaneksperimenatauketikamenyarankanteori-
teori.
3. 6 x 10-15 m (setaradengan diameter nukleus).
4. 1.4 x 1026 m
5. Gram

BAB 7
COMPARAATION

Comparation is very important when describing physical obsevation and experiment


result. Notice the following text: “One point to note is that the fundamental has the lowest
frequency and the longest wavelength of all the harmonics. Further , the frequencies of the
higher harmonics in a wave under constant tension are simple multiples of the fundamental
frequency.”
Text show you the use of the comparrison and superlative in physics. To contruct the
comparison and the superlative there are some rules that need to be noticed as follows:

BAB 7
COMPARAATION

Perbandingan ini sangat penting ketika menggambarkan obsevation fisik dan hasil
percobaan. Perhatikan teks berikut: "Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa
fundamental memiliki frekuensi terendah dan panjang gelombang terpanjang dari semua
harmonik. Selanjutnya, frekuensi harmonik yang lebih tinggi dalam gelombang di bawah
ketegangan konstan merupakan kelipatan sederhana dari frekuensi fundamental. "
Teks menunjukkan penggunaan comparrison dan superlatif dalam fisika. Untuk
contruct perbandingan dan superlatif ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan sebagai
berikut:

7.1 Simple statement of comparison.


a) Short adjective usually take –er and –est
b) Long adjective usually take more and most
c) More and less are used with singular nouns:
Arts students usually do less work than science student. If this happens, add more
water to the mixture.
d) Fawer is used with plural nouns:
Fewer oil-wells will be driblled ths year.

7.1 Pernyataan sederhana dari perbandingan.


a) kata sifat pendek biasanya mengambil er dan -est
b) Panjang sifat biasanya mengambil lebih banyak dan paling
c) Lebih dan kurang digunakan dengan kata benda tunggal:
Siswa seni biasanya melakukan pekerjaan kurang dari mahasiswa ilmu. Jika ini terjadi,
tambahkan lebih banyak air untuk campuran.
d) Fawer digunakan dengan kata benda jamak:
Sedikit minyak-sumur akan driblled tahun THS.

Study these example sentence:


1. Boing 747 is longer than Airbus 330
2. A meter is longer than a year
3. The temperature out side the laboratory is hotter than inside.
4. Aluminums are cheaper than coppers
5. X-rays are shorter in wavelenght than light rays.
6. Ultraviolet light is more dangerous than visible light.
7. Quantum is more complicated than clasical physics.
8. A diesel engine is more efficient than a steam engine.
9. Compound semiconductors contains more impurities than element. Semiconductor.
10. Oxygen contain more proton than hydrogen.

Belajar ini contoh kalimat:


1. Boing 747 lebih panjang dari Airbus 330
2. meteran A adalah lebih dari satu tahun
3. Suhu di luar laboratorium lebih panas dari pada di dalam.
4. Aluminums lebih murah daripada tembaga
5. sinar-X lebih pendek di panjang gelombang dari sinar cahaya.
6. Ultraviolet cahaya lebih berbahaya daripada cahaya tampak.
7. Quantum lebih rumit dari fisika clasical.
8. Sebuah mesin diesel lebih efisien daripada mesin uap.
9. Senyawa semikonduktor mengandung lebih kotoran dari elemen. Semikonduktor.
10. Oksigen mengandung lebih banyak proton dari pada hidrogen

Exersice 7.1 fill the following sentence with the missing words by using the word in bracket.
1. Aluminium is more efficient than iron (efficient)
2. Kerosene is more density than water (density)
3. Visible light is more wavelength than infrared light (wavelenght)
4. Conductor is more electrical resistivitied than semiconductor (electrical resistivity)
5. Micrometer is more accuracy than ruler (accuracy)
6. Water in berastagi are boiling point than in medan (boiling point)
7. Cooper is more conductivited than iron (conductivity)
8. Rough surface are frictioner than smooth surface ( friction )
9. Covalent bond is more energy bond than ionic bond (energy bond)
10. Glass is more refractive index than water (refractive index)
Exersice 7.1 mengisi kalimat berikut dengan kata-kata yang hilang dengan
menggunakan kata dalam braket.
1. Aluminium lebih efisien dari besi (efisien)
2. Minyak Tanah lebih density daripada air (density)
3. Cahaya tampak lebih di panjang gelombangnya dari cahaya inframerah (panjang
gelombang)
4. Konduktor lebih mudah mengalirkan listrik dari pada semikonduktor (tahanan
listrik)
5. Micrometer lebih akurasi dari pada penggaris (akurasi)
6. Air di berastagi lebih tinggi titik didihnya dari pada di medan (titik didih)
7. Cooper besar konduktivitasnya dari pada besi (konduktivitas)
8. Permukaan kasar lebih sukar untuk gesekannya dari pada permukaan halus
(gesekan)
9.ikatan kovalen merupakan ikatan energi dari ikatan ion (ikatan energi)
10. Kaca lebih baik di indeks bias daripada air (indeks bias)

7.2 speelling changes


a) Adjective sending in constant + y take –ier and –lest in the comparative and
superlative.Hence :heavy ,heavier,heaviest.
(But grey,greyer,greyest:why?)
b) Adjective ending in single vowel letter + single consonant letter double the last letter.
Hence :hot,hotter,hotest
(But weak,weaker,weakest:why?)

7.2 perubahan speelling


a) Adjective mengirimkan konstan + y mengambil -ier dan -lest di komparatif dan
superlative.Hence: terberat berat, lebih berat,.
(Tapi abu-abu, kelabu, greyest: mengapa?)
b) Adjective berakhiran huruf vokal tunggal + huruf konsonan tunggal ganda huruf terakhir.
Oleh karena itu: panas, lebih panas, hotest
(Tapi lemah, lemah, lemah: mengapa?)

Exercise 7.2 Answer these question in complete sentences.


1. Which is the longest metric unit of measurement?
2. Which is the shorter metric unit of measurement?
3. Which is the heaviest metal?
4. Which is the lightest gas?
5. Which is the simplest atom?
6. Which is the most complicated atom?
7. Which is the biggest city in the world?
8. Which is the least expensive metal?
9. Which are the most important oil-producing countries?
10. Which subject do you find most dificult and why?

Latihan 7.2 Jawaban pertanyaan ini dalam kalimat lengkap.


1. Yang merupakan terpanjang metrik unit pengukuran?
2. Yang merupakan unit metrik pendek pengukuran?
3. Yang merupakan logam terberat?
4. Yang merupakan gas yang paling ringan?
5. Yang merupakan atom paling sederhana?
6. Yang merupakan atom paling rumit?
7. Yang merupakan kota terbesar di dunia?
8. Yang merupakan logam yang paling murah?
9. Yang merupakan negara penghasil minyak yang paling penting?
10. Yang subjek Anda menemukan yang paling dificult dan mengapa?

7.3 Superlative
The superlative is the form of an adjective or adverb that indicates that the person or thing
or action modified has the quality of the adjective (or adverb) to a degree greater than that of
anything it is being compared to in a given context. English superlatives are typically formed
with the suffix –est. If there are more than two things to be compared, we can write: x is
longer than a, b, or c or x is the longest.

7.3 Superlative
Superlative adalah bentuk kata sifat atau kata keterangan yang menunjukkan bahwa orang
atau hal atau tindakan yang dimodifikasi memiliki kualitas kata sifat (atau kata keterangan)
untuk tingkat yang lebih besar daripada apa pun itu sedang dibandingkan dengan dalam
konteks tertentu. Superlatif English biasanya dibentuk dengan akhiran -est. Jika ada lebih dari
dua hal yang harus dibandingkan, kita bisa menulis: x lebih panjang dari a, b, atau c atau x
adalah terpanjang.

Exercise 7.3. Cross out the wrong comparative forms:

1. Biger → Bigger
2. Shortter → Shorter
3. Deepper → Deeper
4. Fatter → Fater
5. Closer → Closeer
6. Slower → Slowwer
7. Widder →Wider
8. Taller →Taler
9. Nearrer → Nearer
10. Windyer → Windier

Latihan 7.3. Mencoret bentuk komparatif yang salah:

1. Biger → Bigger
2. Shotter → Shorter
3. Deepper → Deeper
4. Fatter → Fater
5. closer → Closeer
6. slower → Slowwer
7. Widder → Wider
8. Taller → Taler
9. Nearrer → nearer
10. Windyer → windier

7.4 Comparison of Adverbs


Comparative forms of adverbs appear in comparisons of two actions. Add –er to one-
syllable adverbs and more or less too. Almost all multisyllable adverbs to form the
comparative.

7.4 Perbandingan Keterangan


Bentuk komparatif keterangan muncul dalam perbandingan dua tindakan. Tambahkan er
ke keterangan satu-suku kata dan lebih atau kurang juga. Hampir semua keterangan bersuku
kata banyak untuk membentuk komparatif.

One syllable Adverbs


Notes
One-syllable adverbs and
Multisyllable Adverbs early take – er in the
comparative.

All other adverbs take.


More or less in the
comparative.

Satu suku kata


Keterangan

Keterangan bersuku kata


banyak

Examples
She lives closer to the
museum than I do

I go to the museum more


frequently than she does.

contoh
Dia tinggal lebih dekat ke
museum daripada saya

Aku pergi ke museum


lebih sering daripada
yang dia lakukan.
7.5 Reading

Materials

Ductile materials are those which show plastic deformation-metals usually


behave like this. Materials which break or crack with little deformation are called
brittle. It is important to understand that brittle does not mean weak- although glass is
a brittle material, its tensile strength can be as great as that of aluminium. Some
ceramics (materials generally made a clay) actually have a greater tensile strength
than most metals.
Tough materials are able to withstand impact forces without breaking and require
a large force to produce a small plastic deformation. Tough materials are therefore not
brittle. Composite materils, which are combinations of more than one material, often
gain the best propeties of both. Living wood is an example of a composite materials is
tough- the combinaion of materials within the wood allow it to be both strong and
elastic, which makes it very tough. A lot of energy is required to break wood from
alive tree. Once dead, wood dries out and this removes the flexibility, making it more
brittle and less tough.
Hard materials are those which resist plastic deformation – usually by denting,
but you can also consider it in terms of scratching of cutting. There are various
standard techniques for measuring this, most of which involve measuring the size of a
dent produced by pressing a diamond into the surface with a certain force.
In 1824, the German geologist Friedrich Mohs published a scale for classifying
mineral hardness. His principle was that a material that could scratch another material
should be higher (or at least the same value) on thescale. He standardised the scale by
naming the types of mineral in order, from tale which is the softest mineral, up to
diamond, which is the hardest natural material.
The scale is effective but, by comparing materials with each other, does not give
absolute values and so is little used in enginering. Materials which show large plastic
deformation before cracking or breaking are called malleable. These are therefore not
brittle, although they are necessarily tough. It is similar propety to ductiliy, as a
malleable material can be reshaped easily without fracturing. The word comes from
malleus. The latin word for hammer, as malleable materials can be worked into shape
with a hammer. The most malleable material is gold, which can be rolled, pressed or
hammered with the greatest of ease.

7.5 Reading
Bahan ulet adalah mereka yang menunjukkan deformasi-logam plastik biasanya
berperilaku seperti ini. Bahan yang pecah atau retak dengan sedikit deformasi disebut
rapuh. Hal ini penting untuk memahami bahwa rapuh bukan berarti lemah-meskipun
kaca merupakan bahan rapuh, kekuatan tarik dapat sebagai besar sebagai yang dari
aluminium. Beberapa keramik (bahan umumnya terbuat dari tanah liat a) benar-benar
memiliki kekuatan tarik yang lebih besar daripada kebanyakan logam.
Bahan yang sulit mampu menahan pasukan dampak tanpa melanggar dan
memerlukan kekuatan besar untuk menghasilkan deformasi plastik kecil. Oleh karena
itu bahan yang sulit tidak rapuh. Materils komposit, yang merupakan kombinasi dari
lebih dari satu bahan, sering mendapatkan propeties terbaik dari keduanya. Hidup
kayu contoh material komposit adalah tough- yang combinaion bahan dalam kayu
memungkinkan untuk menjadi kuat dan elastis, yang membuatnya sangat sulit.
Banyak energi yang dibutuhkan untuk memecah kayu dari pohon hidup. Setelah mati,
kayu mengering dan ini menghilangkan fleksibilitas, sehingga lebih rapuh dan kurang
tangguh.
Bahan keras adalah mereka yang menahan deformasi plastik - biasanya dengan
denting, tetapi Anda juga dapat mempertimbangkan dalam hal menggaruk
pemotongan. Ada berbagai teknik standar untuk mengukur ini, yang sebagian besar
melibatkan mengukur ukuran penyok dihasilkan dengan menekan berlian ke
permukaan dengan kekuatan tertentu.
Pada tahun 1824, ahli geologi Jerman Friedrich Mohs diterbitkan skala untuk
mengklasifikasikan kekerasan mineral. Prinsipnya adalah bahwa bahan yang bisa
menggores bahan lain harus lebih tinggi (atau setidaknya nilai yang sama) di thescale.
Dia standar skala dengan penamaan jenis mineral dalam rangka, dari kisah yang
merupakan mineral paling lembut, hingga berlian, yang merupakan bahan alami
paling sulit.
Skala ini efektif tetapi, dengan membandingkan bahan satu sama lain, tidak
memberikan nilai absolut dan begitu sedikit digunakan dalam enginering. Bahan yang
menunjukkan deformasi plastik besar sebelum retak atau pecah disebut lunak. Ini
karena itu tidak rapuh, meskipun mereka selalu sulit. Hal ini propety mirip dengan
ductiliy, sebagai bahan lunak dapat dibentuk kembali dengan mudah tanpa rekah.
Kata berasal dari maleus. Kata latin untuk palu, sebagai bahan mudah dibentuk dapat
bekerja ke bentuk dengan palu. Bahan yang paling lunak adalah emas, yang dapat
digulung, ditekan atau dipalu dengan yang terbesar dari kemudahan.

Mohs hardness number Mineral


1 Talc
2 Gypsum
3 Calcite
4 Fluorite
5 Apatite
6 Orthoclaces
7 Quartz
8 Topaz
9 Corundum
10 Diamond
Mohs angka kekerasan Mineral

1 Talk
2 Gypsum
3 Kalsit
4 Fluorite
5 Apatite
6 Orthoclaces
7 Quartz
8 Topaz
9 Korundum
10 Berian

Table 1. Harder materials can scratch softer one. For example, if a test material can
scratch calcite but is itself scratched by fluorite, then it would be given a values of 3.5
on the Mohs hardness scale.

Tabel 1. Bahan keras bisa menggaruk satu lebih lembut. Sebagai contoh, jika bahan
tes bisa menggaruk kalsit tetapi itu sendiri tergores oleh fluorit, maka akan diberi nilai
3,5 pada skala Mohs kekerasan.

7.3 Complete the sentences below with the correct comparison of superlative

1. Talc ......than diamond


2. Diamond......than topaz
3. Fluorite.....than gypsum and calcite
4. Diamond......of all
5. Quartz.....than apatite
6. Talc.......of all
7. Corundum.....than fluorite
8. Orthoclaces......than diamond
9. Gypsum.....than corundum
10. Calcite.......than Quartz
7.3 Lengkapi kalimat di bawah ini dengan perbandingan yang benar superlatif

1. Talk ...... dari intan


2. Berlian ...... daripada topaz
3. Fluorite ..... dari gipsum dan kalsit
4. Berlian ...... semua
5. Quartz ..... dari apatit
6. Talk ....... semua
7. Korundum ..... dari fluorit
8. Orthoclaces ...... dari intan
9. Gypsum ..... dari korundum
10. Kalsit ....... dari Quartz

7.6 Translation
Exercise 7.4 translate the reading passage above into Indonesians.

7.6 Terjemahan
Latihan 7.4 menerjemahkan bacaan di atas ke Indonesia.

7.7 writing
Exercise 7.5. Write one short passage about motion which show the comparison.

7.7 menulis
Latihan 7.5. Menulis satu bagian pendek tentang gerak yang menunjukkan
perbandingan.

Answer: 7.7 Menulis


Motion a motorcycle is more speed than bycicle

Jawaban : 7.7 Menulis


Gerak sebuah sepeda motor lebih cepat dari pada sepeda
CHAPTER 8
GRAPH
Most graphs are representation of the relation between two variabels, which
are dependent and independent variabels. Motion graphs for example tell you how far
a body has travelled, how fast it is moving and all the speed changes there have been.
A graph can tell us many informations especially in physics. The following will
describe some types of graphs that we commonly used in physics.
Kebanyakangrafikadalahmenggambarkanhubunganantaraduavariabel,
yaituvariabeltidakbebasdanvariabelbebas.Grafikgerakmisalnyaseberapajauhtubuhkam
utelahmelakukanperjalanan,
seberapacepatkamumelakukanpergerakandansemuakecepatanperubahantelahterjadi.Se
buahgrafikdapatmemberitahukitabanyakinformasiterutamadalamfisika.Berikutiniakan
menjelaskanbeberapajenisgrafik yang biasakitagunakandalamfisika.

8.1 Distance- time Graph


Distance (s) of a body from start point is measured. A distance-time (s-t) graph
tell us how far an object has moved with time. The s-t graph also tell us how fast is
the motion of an object. The steeper the graph, the faster the motion. A horizontal line
means the object is not changing its position- it is not moving, it is rest. A downward
sloping line means the objectis returning to the start.
8.1 GrafikJarak - waktu

Jarak (s) bendadariawaltitikdiukur. Sebuahgrafikjarak-waktu (s-t)


menjelaskanbahwaseberapajauhsuatuobjektelahbergeraksetiapsatuanwaktu. Grafik s-t
jugamenunjukkanbahwaseberapacepatgeraksuatubenda.Grafik yang
curammenunjukansemakincepatterjadigerak. Sebuahgaris horizontal
menunjukkanbahwasuatuobjektidakberubahposisiatautidakbergerak, dalamkeadaan
diam. Sebuahgaris miring
cekungmenunjukanbahwaobjektersebutkembalikeposisiawal.

Graph 1 shows a linear graph of an s-t graph. It can tell us that the motion
represented by the graph is constance speed motion. The gradient (tangent) of the
graph tells us the speed of the object, the bigger the gradient the bigger the speed is.
Graph 1 : An object is travelling at constant speed

Grafik 1 menunjukkangrafiklinieardarigrafik s-t . Hal


iniditunjukkanolehgrafikdengangerakankecepatankonstan (tetap). Gradien (tangen)
darigrafikmenunjukkanbahwasemakinbesarkecepatanobjek, semakinbesar pula
gradiendarikecepatanitu.
Curving graphs showing in Graph 2 and Graph 3 are representation of the
motion with consecutively increasing and decreasing velocities. When the graph
curving upward, it means the gradient of the slope increasing as function of time
therefor the speed or the size of the velocity is increasing. If the graph curving down,
the slope decrasing then the speed of the motion is getting small. Graph 4 on the other
hand tell us that the object is at rest, in other word the graph has zero gradient which
is shown by the horizontal graph.

Graph 2: An object is travelling with increasing velocity.


Grafik2 :Sebuahobjek yang bergerakdengankecepatanmeningkat.

Graph 3 : An object is travelling with decreasing velocity


Grafik3 :sebuahobjek yang bergerakdengankecepatanmenurun.
GrafikkurvamenunjukkanbahwaGrafik 2 danGrafik 3
adalahgambarandarigerakandenganpeningkatandanpenurunankecepatansecaraberturut
-turut. Ketikagrafikkurvamelengkungkeatas,
ituberartigradiendaripeningkatancurvasebagaifungsiwaktudaripadakecepatanataubesar
darikecepatanitumeningkat. Jikakurvagrafikkebawah,
lerengmenurunberartikecepatangeraksemakinkecil. Di sisi lain grafik4
menunjukanbahwasuatuobjekdalamkeadaan diam. Dengan kata lain
grafikmemilikigradiensamadengannol yang ditunjukkanolehgrafik horizontal.
speed- time graph. The following figures shows some variations of v-t
graphs.

8.2 Speed- time (v-t) Graph


A v-t graph gives the velocity of a moving object at different time. The v-t
graph is also called speed- time graph. The following figures shows some variations
of v-t graphs.
Sebuah grafik v-t menunjukkan kecepatan gerakan sebuah objek dengan
waktu yang berbeda. Grafik v-t disebut juga grafik kecepatan-waktu.perhatikan
beberapa variasi grafik v-t.

The acceleration at any time is given by the slope of tangent to the graph at the
time. The area enclosed by the graph between a certain time interval represent the
displacement of the car travelled during that time interval.
Percepatan yang
setiapsaatdiberikanolehkurvatangendaripadagrafikwaktu.daerahtertutupolehgrafikanta
rajangkawaktutertentumewakiliperpindahandarigerakmobilselamajangkawaktu.

Graph 6 shows motion of an object with changing velocities and direction. We


are going to explain it region by region.
Grafik 6 menunjukkangeraksuatubendadenganperubahankecepatandanarah.
Kita akanmenjelaskansetiapwilayah.

l
v m o
k
t

1. kl : Object increases its velocity from rest. (Acceleration)


2. lm : Object decreases its velocity to zero. (Deceleration)

3. mn : Object increases its velocity from rest but it travel in reserve direction.
(Acceleration)

4. nt : Object Decreases its velocity to zero and it travel in reserve direction.


(Deceleration)

5. kl : Kecepatanobjekmeningkatdarikeadaandiam(Percepatan)

6. lm : Kecepatanobjekmenurunmenujunol(Perlambatan)

7. mn :Kecepatanobjekmeningkatdarikeadaandiamtetapiarahnyaberlawanan.
(Percepatan)

8. nt : Kecepatanobjekmenurunmenujunoldanarahnyaberlawanan
(Perlambatan)

8.3 Acceleration –time graph ( a-t graph )

The a-t graph gives the acceleration of a moving object at different times. Here
are 3 examples of a- t graph representing the motion of 3 different cars:
Grafik a-t adalahkecepatandariperpindahanbendadalamwaku yang berbeda
.Disiniada 3 contohgrafik a- t menunjukkan 3 perbedaan

Graph 7 : from this graph we know that the speed is increasing and the s-t
graph should also be increasing with a concave downward shape.
Grafik 7 : Dari grafik kita tahu bahwa kecepatan meningkat dan grafik s-t juga
meningkat dengan bentuk cekung ke atas.
Graph 8 : From this graph, we know that the object should either travel in
constant speed or at rest.
Grafik 8: Dari grafik,
kitamengetahuibahwaobjekmelajudengankecepatantetapatau diam.

Graph 9 : From this graph, the v-t graph and s-t graph are all increasing with
concave downward shape.
Grafik9 : Dari grafik, grafik v-t dangrafik s-t
semuameningkatdenganbentukmelengkungkeatas.

The area enclosed by the graph between a certain time interval represent the
change in velocity during that time interval
Area yang
tertutupolehgrafikantarajangkawaktutertentuterjadiperubahankecepatanselamajangka
waktu.

l
a m
k t

Graph 10: Changingn acceleration


Grafik 10: Perubahanpercepatan

This time , it is a a- t graph . Let’s see how to interpret it.


1. kl : increasing acceleration ( velocity increases and the rate is faster and
faster)
2. lm : Decreasing acceleration ( Velocity still increases but the rate is slower
and slower)
3. mn : increaseing deceleration ( Velocity decreases and the decreasing rate is
faster and faster )
4. nt : Decreasing deceleration (Velocity decreases but the decreasing rate is
slower and slower)

Kali ini ,adalahgrafik a-t . Ayo kitalihatbagaimanaitubisaterjadi


1. kl : PertambahanKecepatan ( pertambahankecepatan rata –rata
semakincepat)
2. lm : Perlambtankecepatan ( kecepatanakanbertambahtetapi rata-
ratanyasemakinlambat )
3. mn : PertambahanPerlambatan ( Kecepatanberkurangdanperlambatanrata-
rata semakincepat)
4. nt : Perlambatanberkurang ( Kecepatanberkurangtetapiperlambatan rata-
rata semakinlambat)

Exercise 8.1 Complete these graphing exercise below:


1. The voltage and current for a certain resistor have the following measured
values:

Voltage/V Current/A
0.0 0.00
2.8 0.20
6.2 0.40
8.4 0.60
12.0 0.80
15.4 1.00
18.3 1.20
20.6 1.40
23.9 1.60
(i) Plot voltage versus current for this resistor and draw what you consider to be a
best fir straight line through the data points.
(ii) Determine the slope of the graph. This is the resistance of the resisitor (in
ohms).
(iii) Draw a second straigh line through the data points with gradient as different
from the first as possible yet still consistent with data points. Determine the
gradient again ang hence estimate the likely error in your value of the
resistence by comparing the two values. If you wish, draw to extreme lines to
get both upper and lower limits for the resistence.
2. The pressure and temperature of a sample of gas in a closed container have
the following measured values.

Pressure/kPa Temperature/0C
130 192
110 123
96 60
83 18
67 40
1. Plot pressure versus temperature and draw the straight line the best fit the data
poins. Remember to select scales and position the origin so that you can
extrapolate the graph to zero pressure without going off the page.
2. The intercept of the graph with the temperature axis is the value of absolute
zero temperature on celcius scale. Determine its values from your graph.

3. By drawing other straigh lines different from the first yet consistent with the
data, obtain other estimate of absolute zero temperature and hence the likely
error in your value.

Latihan 8.1.lengkapilatihangrafikdibawahini :
1. TegangandanAruslistrikuntukbeberapaHambatan yang memilikinilaiukrberikut:
Tegangan/V ArusListrik/A
0.0 0.00

2.8 0.20
6.2 0.40
8.4 0.60
12.0 0.80
15.4 1.00
18.3 1.20
20.6 1.40
23.9 1.60
(i) Daerah

teganganberlawanandenganArusListrikuntukhambataninidangambar

apa yang kamupikirkanuntukmenjadigarislurus yang

bagusberdasarkanpoin data.
(ii) Tentukankemiringangrafik. Iniberlawanandenganhambatan(dalam

ohm)
(iii) Gambarkangarisluruskeduaberdasarkanpoin data dengan gradient

sebagaipembedadarikemungkinanpertama yang

belumsesuaidenganpoin data. Tentukan gradient

lagidansebabperkiraanterjadinyakesalahan di

nilaimudariperbandinganduanilai. Jikakamumau,

gambarkanduagariscuramuntukmendapatkannilaimaksimumdan

minimum darirangkaian.
2. Tekanandansuhudaricontoh gas di tbungtertutupmemilikinilaiukurberikut:

Tekanan/kPa Suhu/0c
130 192
110 123
96 60
83 18
67 40
(i) Daerah

tekananberlawanandenganSuhudangambarkangarislurusdaripoin

data yang baik. Ingatuntukmemilihskaladanposisiasli yang

dapatkamusesuaikandengangrafikdaritekanannoltanpamenghabiska

nsatuhalaman.
(ii) Tahangrafikdengannilaisuhudarikemutlakkanderajatsuhudalamskalac

elcius. Tentukannilaidarigrafikmu.
(iii) Denganmenggambargarisluruslain, perbedaanpertamadari data yang

belumsesuai,dapatkanperkiraankemutlakkanderajatsuhudansebabte

rjadinyakesalahansepertididalamnilaimu.

8.4 Reading
Black Body Radiation
A black body is a theoretical object that absorbs 100% of the radiation that hits it.
Therefore it reflects no radiation and appears perpectly black. In practice no material
has been found the absorbs all incoming radiation, but carbon in itsgraphite form
absorbs all about 3%. It is also a perfect emitter of radiation. At a particular
temperature the black body would emit the maximum amount of energy possible for
that temperature. This value is known is the black body radiation. It would emit at
every waveleght of lights as it must be able to absorb every waveleght to be sure of
absorbsing all incoming radiation. The maximum waveleght emitted by a black body
radiator is in finite. It also emits a definite amount of energy at each waveleght for a
particular temperature, so standart black body radiation curves can be drawn for each
temperature, showing the energy radiated at each waveleght. All objects emit raiation
above absolute zero.
The black body radiation curve shows that the black body does radiate energy at
eveywaveleght. The curvegets infinitely close to the x-axis but never touches it. The
curve touchesat infinite waveleght. It also shows that the black body emit at a peak
waveleght, at which most of the radiant energy is emitted. At 5000 K the peak
waveleght is about 5x10-7m (500 nm) which is in the visible light region, in the
yellow-green section. At each temperature the black body emits a standart amount of
energy. This is represented by the area under the curve.
8.4 Membaca
Radiasi Benda Hitam
Benda hitamadalahobjekteoritis yang menyerap 100% dariradiasi yang hit
itu.olehkarenaitu, tidakadaradiasi yang
munculdengansempurnatanpamencerminkanhitam. Dalamprakteknyatidakadameteri
yang telahditemukanuntukmenyerapsemuaradiasi yang masuk,
tetapikarbondalambentukgrafitterserapsekitar 3%,
jugamerupakanemitorsempurnaradiasi.Padasuhutertentubendahitamakanmemancarka
njumlahenergi yang meksimumuntuksuhuitu.
Nilaiinidikenalsebagairadiasibendahitam.Radiasibendahitaminiakanmemancarkanpad
asetiappanjanggelombangdanjugaharusmampumenyerapsetiappanjanggelombanguntu
kmemastikanbahwasemuaradisiterserapmasuk. Panjanggelombangmaksimum yang di
pancarkanolehradiator
bendahitamadalahtidakterbatas.bendahitamjugamemancarkansejumlahenergitertentup
adasetiappanjanggelombanguntuksuhutertentu,
sehinggadapatditarikstandarkurvaradiasibendahitamuntuksetiap temperature
untukmenunjukkaneergi yang dipancarkanpadasetiappanjanggelombang.Semuabenda
yang memancarkanradiasi di
atasnoldihitungmutlak.Kurvaradiasibendahitamtidakmemancarkanenergipadasetiappa
njanggelombang.Kurvadapatmenjauhdanmendekatdengansumbu x
tetapitidakpernahmenyentuhnya.Kurvadapatmenyentuhpanjanggelombang yang
tidakterbatas.Itujugamenunjukkanbahwabendahitammemancarkanpadagelombangpun
cak, dimanasebagianbesarenergiradiasidipancarkan. Di 5000 K
-7
puncakpanjanggelombangsekitar 5x10 m(500 nm) yang
tampakdikawasancahayaataudilapisantempakyaitusebagiankuning-hijau.
Padasetiapsuhubendahitammemancarkanjumlahstandarenergiinidiwakiliolehdaerah di
bawahkurva.

Exercise 8.2 Answer the Question below!


1. What does means by radiation?

2. What does mean by black body?

3. The curve touchhes ... wavelegth

4. The curve also shows that the black body emits at a... wavelegth, at which
most of the radiant energy is emitted.

5. How can we draw the standart of black body radiation?

6. Does black body radiation radiate energy at every wavelegth?

7. ... reflects no radiation and appears perfectly black

8. The peak wavelegth is about 5×10-7 m (500 nm) which is in the visible light
region, in the yellow-green section at...

9. Carbon in its graphite form absorbs incoming radiation about...

10. Does carbon also emitter of radiation?


1. In physices, radiation is the emission or transmission off energy in the form
of waves or partides thought space or thought a material medium.
Dalamfisika
,radiasiadalahemisiatautransmisienergidalambentukgelombangatauparti
kelmelaluiruangataumelalui media material
2. A black body is a theotetical object that absorbs 100% of the radiation that
hits it
Benda hitamadalahsebuahobjekteoritis yang menyerap 100% radiasi
3. Infinite
Tidakterbatas
4. Paek
Puncak
5. Standard black body radiator curves can be drawn for each temperature
Radiasibendahitamkurvanyadapatditarikuntukpadasuhu
6. Yes, it does
7. Black body
Benda hitam
8. 5000K
5000K
9. 3%
10. Yes, it does

LANGUAGE SKILLS IN SCIENTIFIC WRITING


KEMAMPUAN BAHASA DALAM PENULISAN ILMIAH
1. Structure of a technical paper
Struktur teknis makalah
A technical paper should be clear and concise. A paper usually consists of the
following components:
Teknis makalah harus jelas. Biadanya makalah terdiri dari komponen-komponen
berikut :
1. Title- concise and to the point; some publications limit the title to less than ten
words.
Judul- ringkas dan tidak bertele-tele; beberapa publikasi membatasi untuk
judul kurang dari sepuluh kata.

2. Abstract- is a summary of the paper, including


Abstract- adalah ringkasan dari kertas, termasuk
a) A brief description of the problem
Deskripsi singkat dari masalah
b) The solution
solusi
c) Conclusion
kesimpulan

References are not cited in the abstract


3. Keywords-should be selected such that a computerized searcd will be
facilitated.
Harus dipilih sedemikian rupa sehingga pencarian komputerisasi akan
difasilitasi.
4. Introduction
pengantar
a) Contains the background of the problem, why it is important, and what

others have done to solve the problem.


Berisi tentang latarbelakang masalah, mengapa masalah itu penting,
dan apa cara untuk menyelesaikan masalah tersebut.
b) All related existing work should be properly described and referenced
Semua pekerjaan yang dilakukan yang terkait harus dijelaskan dan
dirujuk
c) The proposed soluttion should be briefly descibed, with explanations
of how it is different from, and superior to existing solution.
Solusi yang diusulkan harus singkat, dengan penjelasan tentang
bagaimana hal ini berbeda, dan solusi yang unggul.
d) The last paragraph should be a summary of what will be described in
each subsequent section of the paper.
Paragrap terakhir harus ringkasan dari apa yang akn dijelaskan di
setiap bagian berikutnya dari paper.

5. System model
Model sistem
a) The proposed model is described.
model yang diusulkan dijelaskan.
b) Figures are used to help explain the model
Angka digunakan untuk membantu menjelaskan model
6. Numerical results
Hasil numerik
a) Based on the model, numerical results will be generated.
Berdasarkan pada model, hasil numerik akan dihasilkan.
b) They are presented in the form of figures or tables.
Mereka dijelaskan dalam bentuk tabel.
c) All results should be interpreted.
Semua hasil harus ditafsirkan

7. conclusion
kesimpulan
a) This summarizes what has been done and concluded based on the
results.
Mmerangkum apa yang telah dilakukan dan menyimpulkan
berdasarkan hasil.
b) A description of future research should also be included.
Penjelasan tentang yang akan datang juga harus diserrakan

8. references – a list of books and papers referred to in the paper.


Referensi – daftar buku referensi makalah disebutkan di dalam makalah
9. appendix
lampiran
a) Those materials wich are deemed inessential to the understanding of
the paper, but included for the sake of completeness.
Bahan-bahan CHITIN dianggap kurang penting dalam penulisan
makalah, tapi ini termasuk demi kelengkapan
b) Sometimes, detailed mathematical proofs are put in the text appendix
to make the paper more redable.
kadang-kadang, bukti matematika rinci dimasukkan dalam lampiran
untuk membuat makalah lebih mudah dibaca.

10. figures
Angka-angka
a) May be placed immediately after they are referred to in the text, or
placed at the end of the paper.
Dapat ditempatkan segera setelah semuanya disebut dalam teks, atau
ditempatkan diujung makalah.
b) Each figure should be readable without relying on the accompanying
description in the text.
Setiap angka harus dibaca tanpa bergantung pada deskripsi yang
menyertainya dalam teks.
c) All symbols should be explained in the figure legend.
Semua simbol harus dijelaskan dalam legenda gambar

2.Abstract
abstrak
An abstract is absolutely indispensable and should be written after everything
else is said and done. It is placed of course beforebthe introduction and should not
exceed one page, summing up the mostiimportant highlights the work. The absract
should be given in both English and indonesian languange, independent of the
languange in wich the thesis itself is written.
abstrak benar-benar diperlukan dan harus dikatakan setelah segala sesuatu
yang lain dan dilakukan. Ini adalah tempat pengenalan yang tentu saja dan tidak
boleh melebihi satu halaman., menyimpulkan sangat jelas paling penting dari
pekerjaan. Abstrak harus diberikan dalam bahasa inggris dan bahasa
indonesia,independen dari bahasa dimana tesis itu sendiri ditulis.
Summaries are common in all kinds of writing, usually appearing at the end of
a chapter or article, highlighting the major point of the piece and outlining the
significant detail. However, writers use many other forms of summary too.
Ringkasan yang umum disemua jenis tulisan, biasanya muncul diakhir bab
ayau artikel, menyoroti titik utama dan menguraikan signifikan detail. Namun,
penulis juga banyak menggunakan ringkasan bentuk lainnya.
In business writing, for example, reports often begin with a summary, called
an executive summary, allowing the reader a chance to see if the report ( or some
section of the report ) is relevant to him/her before reading much of it. In academic
writing, essays, articles, and reviews often begin with a summary too,called an
abstract. Abstracts are very common in academic writing and they have fairly
standard form.
Dalam bisnis menulis, misalnya, laporan sering dimulai dengan menulis
ringkasan, disebut ringkasan eksekutif, memungkinkan kesempatan pembaca untuk
melihat apakah laporan ( atau beberapa bagian dari laporan) relevan dengan dia
laki- laki/ dia permpuan sebelum membaca banyak. Dalam tulisan akademik,
esai,artikel, dan ulasan sering juga dimulai dengan ringkasan, disebut abstrak.
Abstrak sangat umum dalam menulis akademik, dan abstrak memiliki bentuk yang
cukup standar.
In essence, abstracts inform the reader of six bits of information about the piece of
writing being summarized:
Pada dasarnya abstrak menginformasikan pembaca dari enam bit informasi tentang
tulisan yang dirangkum :
1. purpose
tujuan
 What is the author’s reason for writing?
Apa tujuan penulis dalam menulis?
 What is the author’s main idea?
Apa yang menjadi pokok pikiran penulis?

2. Scope
Cakupan
 What is the author’s focus in this piece?
Apa yang menjadi titik fokus bagian dalam penulis?
 Where does the author concentrate his/her attention?
Dibagian mana penulis memusatkan perhatiannya?

3. Method
cara
 What kinds of evidence does the author provide?
Bukti jenis apa yang diberikan penulis?
 How does the author try to convince the reader of the validity of
his/her main idea.
Bagaimana penulis meyakinkan pembaca atas gagasabn utamanya
4. Results
Hasil
 What are the consequences of the problem or issue in the piece?
Apa konsekuensi dari masalah atau isu dalam lembaran

5. Recommendations
Rekomendasi
 What solutions does the author present to the reader to resolve the
problem or issue in the piece?
Solusi apa yang diberikan penulis kepada pembaca untuk
menyelesaikan masalah atau isu dalam lembaran?
 Does the author recommend action or change in his/her piece?
apakah penulis menyarankan untuk melakukan tindakan atau
perubahan dalam karyanya?

6. Conclusions
Kesimpulan
 Does the author describe a ‘cause and and effect’ relationship or
explain the origins of this issue or problem?
Apakah penulis menjelaskan hubungan sebab dan akibat atau
menerangkan sumber dari masalah atau isu?
 What conclusions does the author draw from his/her study of the issue
or problem?
Apa kesimpulan yang ditarik penulis dari masalah atau isu?

Absracts are not long. If each point above, for example, got its own sentence,
then the absreact would be six sentences long. Many writers find that they can
combine several of the sentences of the abstract when the ideas are closely related. At
the beginning of an essay, abstracts allow you to introduce your subject to your
readers before you go into your analysis in detail. Abstracts are important because
they give a first impression of the document that follows, letting readers decide
wether to contunie reading and showing them what to look for if they do. Thogh some
abstracts only list the contents of the document, the most useful abstracts tell the
reader more.
Abstrak tidaklah panjang. Jika setiap titik diatas, untuk contoh, mendapat
perhatisn sendiri, maka abstrak akan menjadi kalimat yang panjang. Banyak penulis
menemukan bahwa mereka dapat menggabungkan beberapa kalimat abstrak ketika
ide-ide yang terkait erat. Pada awal esai, abstrak memungkinkan anda untuk
memperkenalkan subjek anda untuk pembaca anda sebelum anda masuk ke analisis
anda secara detail. Abstrak sangatlah pentimg, karena abstrak memberi kesan
pertama dari dokumen yang diikuti, membiarkan pembaca memutuskan untuk
melanjutkan atau membaca dan menu jukkan mereka apa yang mereka lihat dan
mereka lakukan. Meskipun abstrak hanya berisi daftar isi dokumen , abstrak paling
berguna karena memberitahu pambaca lebih.abstrak harus mewakili sebanyak
mungkin informasi kuantitatif dan kualitatif dalam dokumen, dan juga mencerminkan
penalaran. Biasanya, abstrak yang informatif menjawab partanyaan-pertanyaan ini
di sekitar 100-250 kata :

An abstracts should represent as much as possible of the quantitative


information in the document, and also reflect its reasoning. Typically, an informative
abstract answers these questions in about 100-250 words:
a) Why did you do this study or project?
b) What did you do, and how?
c) What did you find?
d) What do your findings mean?
Abstark harus mewakili sebanyak mungkin informasi kuantitatif dan kualitatif
dalam dokumen, dan juga mencerminkan penalaran. Biasamya, abstrak yang
informatif menjawab pertanyaan-pertanyaan ini sekitar 100-250 kata :

a) Mengapa anda melakukan penelitian atau priyek ini?


b) Apa yang anda lakukan, dan bagaimana
c) Apa yang anda temukan?
d) Apa temuan berati yang anda temukan?
Here are some other points to keep in mind about abstracts:
Berikut beberapa poin pemikiran tentang astrak:
a) An absrtact will nearly always be read along with the title, so do not
repeat or rephrase the title. It will likely be read without the rest of the
document, however, so make it complete enough to stand on its own.

Sebuah abstrak hampir selalu dibaca dengan judul, sehingga ridak


mengulangi atau mengulang-ulang kata-kata judul. Kemungkinan
akan dibaca tanpa melewati dokumen namun, sehingga membuatnya
cukup lengkap untuk berdiri sendiri.

b) Your readers expect you to summarize your conclusions as well as


your purpose, methods, and main findings. Emphasize the different
points in proportion to the emphasis they receive in the body of the
document.

Pembaca anda mengharapkan anda untuk meringkaskan kesimpulan


anda seperti tujuan anda, cara, dan hasil temuan akhir. Menekankan
titik yang berbeda dalam proporsi penekanan yang mereka terima
dalam bagian dokumen.

c) Do not refer in the abstract to information that is not in the document.

Jangan mengacu pada abstract untuk informasi yang tidak ada dalm
dokumen.

d) Avoid using I or we, but choose active verbs instead of passive when
possible ( the study tested rather than it was tasted by the study ).
Hindari menggunakan aku atau kita tetapi meemilih kata kerja aktif
bukannya pasiv bila mungkin ( penelitian diuji dan dilakukan
penelitian)

e) Avoid if possible avoid trade names, acronyms, abbreviations, or


symbols. You would need to explain them, and that takes too much
room.

Menghindari jika mungkin nama dagang, akronim, singkatan, atau


simbol. Anda akan perlu untuk menjelaskan mereka,dan mengambil
banyak ruang.

f) Use key words from the document. ( for published work, the abstract is
“ mines” for the words used to index the materialthus making it more
likely someone will cite your article.

Menggunakan kata kunci dari dokumen ( untuk karya yang


diterbitkan, abstrak adalah sumber untuk kata-kata yang digunakan
untuk indeks material sehingga membuat seseorang lebih mungkin
akan mengutip artikel anda.

However,m it’s important to note that the weight accorded to the different
components can vary by discipline. For models, try to find abstracts of research that
similiar to your research.

Namun, yang penting untuk dicatat bahwa komponen dapat bervariasi oleh
disiplin. Untuk cara , coba untuk menemukan penelitian abstrak yang mirip dengan
penelitianmu.
Answer the following questions:
Jawab pertanyaan dibawah ini
1) Describe the sructure of a technical paper.
Gambarkan strukuktur tehnik makalah.
2) Where do summaries usually appear?
Dimana ringkasan selalu muncul?
3) What is their purpose?
Apa tujuan mereka?
4) What do they inform the reader about ( 6 bits of information )?
Informasi tentang apa yang diberikan kepada pembaca ( 6 bagian
informasi ) ?
5) What do they look like ( style of writing, word count etc.)?
Apa yang mereka lihat seperti (susunan menulis,jumlah kata dsb.)

Reading
membaca
New Detector
Detector Baru
The origin of the mass of particles is a topic of great interest in the high energy
physics community. Electro-weak theory proposes that particles acquire mass by
spontaneus symmetry breaking via the Higgs boson. The Do Collaboration at Fermi
lab is building a detector, enhancing the ability the current silicon detector, to study
the Huggs the Standar Model, Higgs physics, and the new detector, Layer Zero. The
motivation to build this detector includes the need to mitigate tracking losses due to
radiation damage of the current detector thatprovides more robust tracking an incrases
impact parameter resolution. Each of these topics is diuscussed along with two decay
processes of particular interest to Higgs physics. The thesis concludes with a
discussion of the Higgs boson search with the new detector and the prejected
luminosity of the Tevatron.

Kemuncullan massa partikel adalah sebuah topik perhatian terkenal di komunitas


ilmu fisika energi tinggi. Teori tentang listrik mengusulkan bahwa partikel
memperoleh penggasakan massa secara spontan oleh via higgs boson. DO kolaborasi
pada laboratorium fermi membangun sebuah detektor arus silikon, untuk
mempelajari cara kerja higgs dan karakteristik higgs bosson. Tesis ini membahas
standar model, ilmu higgs dan detektor baru, layer zero. Motivasi ini untuk
membangun keperluan pemasukan detektor arus untuk menyediakan beberapa
pekerjaan yang sehat dan penambahan resolusiparameter tubrukan. Setiap topik
terus dibahas dengan dua proses kerusakan istimewa ilmu higgs. Tesis diakhir
dengan sebuah jangkauan pembicaraan pokok dari pencarian higgs bosson dengan
detector baru dan memproyeksiksn kilsusn tevatron.
Answer question below!
1. What is the paragraph talking about?
The paragraph talk about a new detector to study the Higgs mechanism and
characterize the Higgs boson.
Apa yang dibicarakan dalam paragraf tersebut?
Paragraf itu menceritakan tentang penemuan suatu detektor baru untuk
mempelajari tentang karakteristik Higgs boson dan bagaimana cara kerja
Higgs boson.
2. What is the paragraph main idea?
The paragraph main idea is build or find a new detector to study the Higgs
boson mechanism and characterize the Higgs boson.
Apa gagasan utama dalam paragraf tersebut?
Yang menjadi gagasan utama dalam paragraf tersebut adalah penemuan
sebuah detector baru untuk mempelajari tentang karaktteristik Higgs boson
dan bagaimana cara kerja Higgs boson tersebut.
3. What is the paragraph focus in this piece?
The paragraph focus is how the DO Collaboration build a new detector.
Apa yang menjadi fokus utama dalam paragraf tersebut?
Yang menjadi fokus utama dalam paragraf tersebut adalah bagaimana team
DO membuat sebuah detector baru.
4. What kinds of evidence does the paragraph provide?
The kinds of evidence in the paragraph is the orign of the mass of particles.
Fakta apa yang terdapat pada paragraf tersebut?
Fakta yang terdapat pada paragraf tersebut adalah tentang kemunculan
massa partikel didalam ilmu energi.
5. How does the paragraph try to convince the reader of the validity of his/her
main idea?
To convince the reader, the writer try to explain abaout mass of particle, the
build a new detector, and the writer try to explain a Higgs physics and a
Standard model.
Bagaimana cara si penulis meyakinkan pembaca melalui ide pokok dalam
paragraf tersebu?
Untuk meyakinkan si pembaca, penulis mencoba menjabarkan semua hal,
yaitu penemuan sebuah detector baru, partikel massa, dan standar model.
6. What are the consequences of the problem or issue that the paragraph
discussing?
The problem in the paragraph is the orign of the mass of particles and how
mechanism of Higgs and characterize the Higgs boson.
Apa yang dipermasalahkan didalam paragraf tersebut?
Yang menjadi masalah didalam paragraf tersebut adalah kemunculan sebuah
massa partikel dan bagaimana karakteristik dan cara kerja dari Higgs boson.
7. What solutions does the paragraph present to the reader to resolve the problem
or issue in the piece?
The solution is build a new detector.
Apa solusi yang dihadirkan dalam paragraf tersebut untuk mengatasi
masalah yang muncul?
Solusinya adalah membuat sebuah detector baru.
8. Does the paragraph recommend action or change in his/her piece?
The paragraph recommend Higgs boson search with the new detector and the
projected luminosity f the Tevatron.
Apa tindakan yang direkomendasikan paragraf?
Tindakan yang direkomendasikan si penulis dalam paragraf adalah pencarian
higgs bosson dengan detector baru dan memproyeksiksn kilsusn tevatron.
9. Does the paragraph recommend describe a ‘cause and effect’ relationship or
explain the origins of this issue or problem?
Yes, the paragraph recommend it.
Apakah paragraf tersebut menjelaskan hubungan sebab akibat atau
menjelaskan mengenai kemunculan dari permasalahan tersebut?
Ya, paragraph tersebut menjelaskannya.
10. What conclusions does the paragraph draw from his/her study of the issue or
problem?
The conclusion of the problem is a build a new detector.
Apa kesimpulan yang terdapat dalam paragraf untuk menyelesaikan masalah
yang terdapat dalam paragraf tersebut?
Kesimpulannya adalah membuat sebuah detector baru.

Glosary
Concise : giving a lot of information with a few word
Accompanying : be present or occur at the same time
Summing up : give summary of
Acronyms : word forned from the first letters of a name
Abbreviations : is a shortened form of a word or phrase
Luminosity : sometimes incorrectly used to refer to luminance, wich is the
desity of luminous intensity in a given direction.