Anda di halaman 1dari 22

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS HALU OLEO


FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN
JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN

LAPORAN MINGGUAN PRAKTIKUM GEOLOGI STRUKTUR


ACARA II
PROYEKSI ORTHOGRAFI DAN TRIGONOMETRI

OLEH :

KELOMPOK VI

PRIYATI
R1D1 15 079

KENDARI
2017
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.1 Latar Belakang


Geologi struktur adalah bagian dari ilmu geologi yang mempelajari tentang
bentuk arsitektur batuan sebagai hasil dari proses deformasi. Geologi erat
hubungannya dengan tektonik,karena proses deformasi adalah akibat dari
tektonik. Untuk merekayasa struktur yang ada di permukaan bumi dilakukan
penggambaran proyeksi.
Gambar proyeksi merupakan dasar menggambar teknik untuk
menyatakan bentuk dan ukuran suatu obyek atau benda. Metode gambar teknik
yang paling mudah dan komunikatif unntuk menggambar berbagai sisi suatu
obyek dengan menarik gari lurus pada setiap bidang. Proses penggambaran
obyek secara dua dimensi disebut proyeksi orthigrafi/orthogonal. Dalalm ilmu
geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi, yaitu bidang
vertical dan horizontal.
Proyeksi merupakan cara penggambaran suatu benda, titik, garis,
bidang, ataupun pandangan suatu benda terhadp suatu bidang gambar. Proyeksi
orthogonal merupakan cara pemproyeksian yang bidang proyeksinya
mempunyai sudut tegak lurus terhadap proyeksinya. Garis-garis yang
memroyeksikan benda terhadap bidang proyeksi disebut proyektor. Selain
proyektor tegak lurus terhadap bidang proyeksinya juga proyektor-proyektor
tersebut sejajar satu sama lain. Proyeksi orthogonal sering disebut sebagai
gambar sala atau tampak. Proyeksi Trigonometri yaitu menentukan kemiringan
semu dengan kedudukan bidang diketahui.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dilakukanlah praktikum acara
pyoyeksi ortografi dan trigonometri untuk mengetahui cara penggambaran
struktur.
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.2 Tujuan Dan Manfaat


12.1Tujuan
Tujuan diadakannya praktikum geologi struktur acara proyeksi ortografi
dan trigonometri ini yaitu agar mahasiswa dapat memahami dan membedakan
cara kerja dari proyeksi ortografi dan trigonometri.
1.2.2 Manfaat
Manfaat diadakannya praktikum geologi struktur acara proyeksi
ortografi dan trigonometri ini yaitu untuk dapat memahami dan membedakan
antara cara kerja proueksi ortografi dan trigonometri.

1.3.Alat Dan Bahan


Alat dan bahan yang digunakan pada praktikum ini dapat dilihat pada
tabel 1.1
Table 1.1 Alat Dan Bahan Beserta Kegunaannya.
No Alat dan Bahan Kegunaannya
1. Penghapus Sebagai alat untuk menghapus
2. Kertas A4 Sebagai tempat untuk menulis
3. ATK Sebagai alat tulis menulis
4. Penggaris Sebagai alat untuk menggaris
5. Jangka Sebagai alat untuk menggambar
6. Problem sheet Sebagai acuan dalam praktikum
Praktikum Geologi Struktur
Acara: Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.4 Landasan Teori


Geologi struktur adalah bagian dari ilmu geologi yang mempelajari tentang
bentuk arsitektur batuan sebagai hasil dari proses deformasi. Geologi erat
hubungannya dengan tektonik,karena proses deformasi adalah akibat dari
tektonik. Pengertian umum geologi struktur adalah ilmu yang mempelajari
tentang bentuk batuan sebagai bagian dari kerak bumi serta menjelaskan proses
pembentukannya.
Struktur batuan adalah gambaran tentang kenampakan atau keadaan batuan
termasuk didalamnya bentuk dan kedudukannya. Berdasarkan pada proses
pembentukan struktur dapat dibedakan menjadi :
a. Kontak; yang termasuk struktur kontak ini adalah : kontak normal
pengendapan, kontak ketidak selarasan, kontak intrusi, kontak sesar dll.
b. Struktur primer, adalah struktur yang terbentuk selama proses
pembentukan batuan,misalnya struktur sedimen yang terbentuk sebelum
menjadi batuan seperti , Crossbedding, ripple mark, mud cracks atau
batuan intrusi seperti lubang gas atau ropy texture,pillows pada basat
dll.
c. Struktur sekunder adalah struktur yang terbentuk setelah sedimenmtasi
maupun batuan beku membatu, misalnya kekar, sesar, lipatan, foliasi
dan liniasi.
Prinsip geometri suatu bidang atau garis adalah unsur yang
mempunyai kedudukan atauorientasi yang pasti di dalam ruang dan
hubungan antara satu dan lainnya dapat dideskripsikan. Suatu bidang atau
garis harus mempunnyai komponen kedudukan(attitude),yang umumnya
dinyatakan dalam kordinat grafis, arah dan besaran
kecondongan(inklinasi).Unsur struktur geologi didasarkan geometri dibedakan
: struktur bidang (planar) misalnya:bidang perlapisan, bidang foliasi, bidang
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

rekahan, bidang sesar, bidang belahan(cleavage)dsb dan Struktur garis


(linear) misalnya : lineasi, sumbu lipatan, gores-garis dsb. Diskripsi geometri
merupakan cara pemecahan problema garis dan bidang di dalam
ruangsecara grafis. Cara yang digunakan yaitu dengan memproyeksikan
bentuk dan posisi suatuobyek dalam ruang menjadi gambaran datar pada suatu
bidang. Dalam penyelesaian masalahgeometri struktur dikenal jenis proyeksi
diantaranya proyeksi perpektif, proyeksi ortografidan proyeksi steriografi.
Struktur bidang terdiri atas kedudukan(attitude) adalah batasan umum
untuk orientasi dari bidang atau garis didalamruang umumnya dihubungkan
dengan koordinat geografi dan bidang horizontal, danterdiri komponen arah
dan kemiringan.Arah(trend) adalah arah dari suatu bidang horizontal,
umumnya dinyatakandenganazimuth atau besaran sudut horizontal dengan
garis tertentu(Bearing).Kecondongan(inclination) adalah sudut vertikal yang
diukur kearah bawah dari bidanghorizontal ke suatu bidang atau garis dan
apabila diukur pada bidang yang tidak tegaklurus strike disebut kemiringan
semu(Apperent dip).Jurus(Strike) adalah arah garis horizontal yang terletak
pada bidang miring. Kemiringan(Dip) adalah sudut terbesar dari suatu bidang
miring, yang diukur tegak lurusjurus.
Jurus dan Kemiringan adalah besaran untuk menyatakan kedudukan
semua struktur bidang,misalnya perlapisan, foliasi, kekar, sesar dsb.Metode
grafis adalah untuk menggambarkan kedudukan dari tiga demensi menjadi
duademensi, yaitu dengan cara proyeksi ortografi.
Struktur garis terdiri atas Garis adalah unsur geometri yang merupakan
kumpulan dari titik-titik, dapat berbentuk lurusmaupun lengkung. Arah
penunjaman(Trend) adalah garis horizontal atau jurus dari bidang vertikal
yangmelalui garis, yang menunjukkan arah kecondongan garis
tersebut.Penunjaman (Plunge) adalah besaran sudut pada bidang vertikal ,
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

garis dengan bidang horizontal. Pitch/Rake adalah besaran sudut lancip antara
garis dengan horizontal yang diukur padabidang dimana garis tersebut
terletak.Kedudukan struktur garis adalah diketahuinya arah, plunge dan rake
sebuah garis dari suatu bidang , dengan metode grafis (Sukartono, 2013).
Gambar proyeksi merupakan dasar menggambar teknik untuk
menyatakan bentuk dan ukuran suatu obyek atau benda. Metode gambar teknik
yang paling mudah dan komunikatif unntuk menggambar berbagai sisi suatu
obyek dengan menarik gari lurus pada setiap bidang. Proses penggambaran
obyek secara dua dimensi disebut proyeksi orthigrafi/orthogonal. Dalalm ilmu
geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi, yaitu bidang
vertical dan horizontal.
Proyeksi merupakan cara penggambaran suatu benda, titik, garis,
bidang, benda ataupun pandangan suatu benda terhadp suatu bidang gambar.
Proyeksi orthogonal merupakan cara pemproyeksian yang bidang proyeksinya
mempunyai sudut tegak lurus terhadap proyeksinya. Garis-garis yang
memroyeksikan benda terhadap bidang proyeksi disebut proyektor. Selain
proyektor tegak lurus terhadap bidang proyeksinya juga proyektor-proyektor
tersebut sejajar satu sama lain. Proyeksi orthogonal sering disebut sebagai
gambar sala atau tampak. Jika sebuah benda digambarkan dengan cara proyeksi
orthogonal akan menghasilkan sebuah gambar yang sala yang tampak pada
bidang. Proyeksi Trigonometri yaitu menentukan kemiringan semu dengan
kedudukan bidang diketahui (Anonim, 2010).
 Definisi Umum Dalam Geometri
a. Kedudukan (attitude), merupakan istilah umum untuk orientasi dari
sebuah bidang atau garis di dalam ruang, dan pada umumnya
dihubungkan dengan koordinat geografis dan garis horizontal.
Kedudukan terdiri dari komponen arah (bearing atau azimuth) dan
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

b. kecondongan (inclination).
c. Arah (azimuth), merupakan istilah umum untuk sudut horizontal
antara sebuah garis dan suatu arah koordinat tertentu. Arah koordinat
ini biasanya merupakan arah utara sebenarnya (true north).
d. Kecondongan (inclination), merupakan istilah umum untuk sudut
vertikal (diukur kearah bawah) antara garis horizontal dan sebuah
bidang/garis.
e. Kedudukan (attitude), merupakan istilah umum untuk orientasi dari
sebuah bidang atau garis di dalam ruang, dan pada umumnya
dihubungkan dengan koordinat geografis dan garis horizontal.
Kedudukan terdiri dari komponen arah (bearing atau azimuth) dan
kecondongan (inclination).
f. Arah (azimuth), merupakan istilah umum untuk sudut horizontal
antara sebuah garis dan suatu arah koordinat tertentu. Arah koordinat
ini biasanya merupakan arah utara sebenarnya (true north).
g. Kecondongan (inclination), merupakan istilah umum untuk sudut
vertikal (diukur kearah bawah) antara garis horizontal dan sebuah
bidang/garis.
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.5 Problem Sheet


Adapun problem sheet dari acara ini adalah sebagai berikut :
1. Diketahui kedudukan suatu batuan N 150° E/48° dengan arah gores
garis (trend) N 280°E. Tentukan plunge !
2. Diketahui kedudukan suatu batuan N 290° E/38° dengan trend N 45° E.
Tentukan plunge,pitch dan bearing !
3. Diketahui :
Dip semu I : S 30°E/40°
Dip semu II : N 50°E/30°
Tentukan kedudukan batuan sebenarnya !
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.6 Hasil Dan Pembahasan


1.6.1 Hasil
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari/ Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari /Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari /Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.6.2 Pembahasan

Gambar proyeksi merupakan dasar menggambar teknik untuk


menyatakan bentuk dan ukuran suatu obyek atau benda. Metode gambar teknik
yang paling mudah dan komunikatif unntuk menggambar berbagai sisi suatu
obyek dengan menarik gari lurus pada setiap bidang. Proses penggambaran
obyek secara dua dimensi disebut proyeksi orthigrafi/orthogonal. Dalalm ilmu
geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi, yaitu bidang
vertical dan horizontal.
Berdasarkan Problem sheet nomor 1 diketahui kedudukan suatu batuan
N 150° E/48° dengan arah gores garis (trend) N 280°E yang ditanyakan adalah
plunge. Plunge merupakan sudut yang terbentuk antara trend dengan gores
garis sehingga diperoleh sudut sebesar 11º.
Problem sheet nomor 2 diketahui kedudukan suatu batuan N 290° E/38°
dengan trend N 45° E dimana yang ditanyakan adalah plunge,pitch dan bearing.
Plunge merupakan sudut yang terbentuk antara trend dengan gores garis
sehingga dipoleh sudut sebesar 8º. pitch merupakan sudut yang terbentuk antara
trend dengan dip direction sehinggan diperoleh sudut sebesar 44º, dan bearing
merupakan sudut yang terbentuk antara strike dengan trend sehingga diperoleh
besar sudut 65º.
Problem sheet nomor 3 diketahui dip semu I : S 30°E/40° dan dip
semu II N 50°E/30° dimana yang ditanyakan adalah kedudukan batuan yang
sebenarnya. Strike merupakan arah garis horizontal pada bidang miring
sedangkan kemiringan (dip) adalah sudut yang terbentuk pada suatu bidang
yang tegak lurus dengan strike, sehingga diperoleh kedudukan batuan
berbentuk segitiga. Dengan sudut pada dip semu I yaitu 40º dan sudut pada dip
semu II yaitu 30º.
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari /Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

1.7 Kesimpulan Dan Saran


1.7.1 Kesimpulan
Kesimpulan pada praktikum ini adalah cara kerja dari proyeksi ortografi
yaitu memproyeksian bidang proyeksi yang mempunyai sudut tegak lurus
terhadap proyeksinya. Garis-garis yang memroyeksikan benda terhadap bidang
proyeksi disebut proyektor. Jika sebuah benda digambarkan dengan cara
proyeksi orthogonal akan menghasilkan sebuah gambar yang sala yang tampak
pada bidang. Sedangkan Proyeksi Trigonometri yaitu menentukan kemiringan
semu dengan kedudukan bidang.

1.7.2 Saran
Adapun saran saya sebagai praktikan , sebaiknya diadakan asistensi
lebih maksimum lagi sehingga praktikan lebih paham dalam pembuatan
laporan.
Praktikum Geologi Struktur
Acara : Proyeksi Orthografi Dan Trigonometri Nama : Priyati
Hari /Tgl : Senin, 22 Mei 2017 Nim : R1D1 15 079

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2010. Proyeksi Ortografi. Universitas Jenderal Sudirman.


Purbalingga.

Noor.2012.Pengantar Geologi Dasar.Universitas Pakuan.Bogor

Sukartono, 2013. Buku Panduan Praktikum Geologi Struktur. Sekolah Tinggi


Teknologi Nasional.Yogyakarta.