Anda di halaman 1dari 1

1.

perbedaan antara pengendalian internal dan system pengendalian manajemen terletak pada unit
yang bertanggungjawab ? Jika pada pengendalian internal hanya satu unit yang
bertanggungjawab atas keberhasilan unit tersebut, sedangkan pada system pengendalian
manajemen semua unit berperan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Pengendalian yaitu suatu
cara untuk membandingkan antara apa yang dikerjakan dengan standard operating procedure
apakah sudah sesuai atau belum dimana lingkupnya hanya dalam satu unit. Sedangkan system
pengendalian yaitu suatu cara untuk membandingkan antara apa yang dikerjakan dengan tujuan
perusahaan apakah sudah sesuai atau tidak dimana lingkupnya lebih besar yaitu keseluruh unit
perusahaan. Pengendalian internal merupakan kegiatan yang dilakukan manajemen untuk
mengawasi kegiatan internal perusahaan agar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sedangkan
spm adalah suatu upaya perusahaan mengendalikan pengelolaan perusahaan agar apa yang
dilakukan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. SPM ini mengevaluasi dan
memastikan bahwa apapun yang dilakukan perusahaan secara efektif dan efisien dapat mencapai
tujuan tertentu.
2. Bedakah pengendalian ketat dan pengendalian longgar? Dalam kondisi bagaimana kedua jenis
pengendalian tersebut diterapkan? Dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku anggota
terhadap penerapan kedua jenis pengendalian tersebut?
Kontrol longgar atau kontrol ketat, pada pengendalian longgar efisiensi dan ketepatan waktu
relatif lebih longgar, sedangkan pengendalian ketat lebih menekankan pada ketepatan waktu
dan efisiensi.
Gaya manager mempengaruhi tingkat dari pengendalian ketat vs pengendalian longgar dalam
situasi apapun. Manager dari pusat tanggungjawab produksi rutin dapat dikendalikan dengan
relative ketat atau longgar, dan pengendalian actual mencerminkan gaya dari atasan manager.
Dengan demikian, tingkat ketetatan atau kelonggaran sering kali tidak diungkapkan oleh isi dari
bentuk atau aspek dari dokumen pengendalian formal, peraturan-peraturan atau prosedur. Hal ini
adalah faktor dari bagaimana alat-alat formal ini dipergunakan.
Tingkat kelonggaran cenderung meningkat pada tingkatan-tingkatan yang lebih tinggi dalam
hirearki organisasi: manager pada tingkatan yang lebih tinggi biasanya cenderung untuk menaruh
perhatian pada rincian dan lebih menaruh perhatian lebih pada hasil keseluruhan (laba, dan
bukannya rincian mengenai bagaimana hasil tersebut diperoleh) tetapi generalisasi ini mungkin
tidak berlaku jika CEO tersebut mempunyai gaya yang berbeda.
3.