Anda di halaman 1dari 7

DESKRIPSI MORFOLOGI

 Padi

Akar
akar adalah bagian tanaman yang berfungsi menyerap air dan zat makanan dari dalam tanah,
kemudian diangkut ke bagian atas tanaman. Akar tanaman padi dapat dibedakan atas :
 Radikula; akar yang tumbuh pada saat benih berkecambah. Pada benih yang sedang
berkecambah timbul calon akar dan batang.
 Akar serabut (akaradventif); setelah 5-6 hari terbentuk akar tunggang, akar serabut
akan tumbuh.
 Akar rambut ; merupakan bagian akar yang keluar dari akar tunggang dan akar
serabut. Akar ini merupakan saluran pada kulit akar yang berada diluar, dan ini penting dalam
pengisapan air maupun zat-zat makanan.
 Akar tajuk (crown roots) ;adalah akar yang tumbuh dari ruas batang terendah.
Bagian akar yang telah dewasa (lebih tua) dan telah mengalami perkembangan akan berwarna
coklat, sedangkan akar yangbaru atau bagian akar yangmasih muda berwarna putih.

Batang
Padi termasuk golongan tumbuhan Graminae dengan batang yang tersusun dari beberapa ruas.
Pertumbuhan batang tanaman padi adalah merumpun, dimana terdapat satu batang
tunggal/batang utama yang mempunyai 6 mata atau sukma
Daun
Padi termasuk tanaman jenis rumput-rumputan mempunyai daun yang berbeda-beda, baik
bentuk, susunan, atau bagian bagiannya. Ciri khas daun padi adalah adanya sisik dan telinga
daun. Adapun bagian-bagian daun padi adalah :
 Helaian daun ; terletak pada batang padi dan selalu ada. Bentuknya memanjang
seperti pita. Panjang dan lebar helaian daun tergantung varietas padi yang bersangkutan.
 Pelepah daun (upih) ;merupakan bagian daun yang menyelubungi batang, pelepah
daun ini berfungsi memberi dukungan pada bagian ruas yang jaringannya lunak.
 Lidah daun ; lidah daun terletak pada perbatasan antara helai daun dan upih. Fungsi
lidah daun adalah mencegah masuknya air hujan diantara batang dan pelepah daun (upih).
Disamping itu lidah daun juga mencegah infeksi penyakit, sebab media air memudahkan
penyebaran penyakit.

Daun yang muncul pada saat terjadi perkecambahan dinamakan coleoptile


Bunga
Sekumpulan bunga padi (spikelet) yang keluar dari buku paling atas dinamakan malai. Bulir-
bulir padi terletak pada cabang pertama dan cabang kedua, sedangkan sumbu utama malai
adalah ruas buku yang terakhir pada batang. Komponen-komponen (bagian) bunga padi
adalah:
 kepala sari
 tangkai sari,
 palea (belahan yang besar),
 lemma (belahan yang kecil),
 kepala putik,
 tangkai bunga.

Buah
Buah padi yang sehari-hari kita sebut biji padi atau butir/gabah,sebenarnya bukan biji
melainkan buah padi yang tertutup oleh lemma dan palea

- JAGUNG

Biji

Biji tanaman jagung dikenal sebagai kernel terdiri dari 3 bagian utama, yaitu dinding
sel, endosperma, dan embrio. Bagian biji ini merupakan bagian yang terpenting dari hasil
pemaneman. Biji jagung juga merupakan sumber dari vitamin A dan E. (Belfield dan Brown,
2008).

Daun.

Daun terbentuk dari pelepah dan daun (leaf blade & sheath). Daun muncul dari ruas-ruas
batang. Pelepah daun muncul sejajar dengan batang. Pelepah daun bewarna kecoklatan yang
menutupi hampir semua batang jagung(Belfield dan Brown, 2008).

Batang

Jagung berbentuk ruas. Ruas-ruas berjajat secara vertikal pada batang jagung. Pada tanaman
jagung yang sudah tua, jarak antar ruas semakin berkurang (Belfield dan Brown, 2008).
Tanaman jagung umumnya tidak bercabang. Batang memiliki dua fungsi yaitu sebagai
tempat daun dan sebagai tempat pertukaran unsur hara. Unsur hara dibawa oleh pembuluh
bernama xilem dan floem. Floem bergerak dua arah dari atas kebawah dan dari bawah ke
atas. Floem membawa sukrose menuju seluruh bagian tanaman dengan bentuk cairan.

Akar

Pada tanaman jagung, akar utama yang terluar berjumlah antara 20-30 buah. Akar lateral
yang tumbuh dari akar utama mencapai ratusan dengan panjang 2,5-25 cm. Botani tanaman
jagung termasuk tanaman monokotil .Sistem perakaran tanaman jagung terdiri atas akar-akar
seminal, koronal, dan akar udara..

Bunga

Tanaman jagung memiliki bunga jantan dan betina yang letaknya terpisah. Bunga jantan
terdapat pada malai bunga di ujung tanaman, sedangkan bunga betina terdapat pada tongkol
jagung. Tangkai kepala putik merupakan rambut yang terjumbai di ujung tongkol yang selalu
dibungkus kelobot yang jumlahnya 6-14 helai. Pada bunga betina, terdapat sejumlah rambut
yang ujungnya membelah dan jumlahnya cukup banyak .

-KENTANG-

Daun
Tanaman kentang umumnya berdaun rimbun dan letak daun berselang-seling
mengelilingi tanaman. Daun berbentuk oval sampai oval agak bulat dengan ujung meruncing
dan tulang-tulang daun menyirip seperti duri ikan.
Batang
Batang tanaman tidak berkayu, namun agak keras apabila dipijat. Warna batang
umumnya hijau tua dengan pigmen ungu. Batang tanaman bercabang-cabang dan setiap
cabang ditumbuhi oleh daun-daun yang rimbun. Permukaan batang halus, pada ruas batang
tempat tumbuhnya cabang mengalami penebalan. Diameter batang kecil dengan panjang
mancapai 1,2 meter.
Akar
Tanaman kentang memiliki sistem perakaran tunggang dan serabut. Akar tunggang dapat
menebus tanah sampai kedalaman 45 cm, sedangkan akar serabutnya umumnya tumbuh
menyebar (menjalar) ke samping dan menembus tanah dangkal. Akar tanaman berwarna
keputih-putihan, dan halus berukuran sangat kecil. Di antara akar-akar tersebut ada yang akan
berubah bentuk dan fungsinya menjadi bakal umbi (stolon), yang selanjutnya akan menjadi
umbi kentang.
Bunga
Warna bunga bervariasi, yakni kuning atau ungu. Kentang varietas dasiree berbunga ungu.
Pada tanaman kentang yang berbunga, bunga tumbuh dari ketiak daun teratas. Bunga kentang
berjenis kelamin dua. Bunga kentang yang telah mengalami penyerbukan akan menghasilkan
buah dan biji-biji.
Umbi
Umbi terbentuk dari cabang sampai di antara akar-akar. Proses pembentukan umbi
ditandai dengan terhentinya pertumbuhan memanjang dari rhizome atau stolon yang diikuti
pembesaran sehingga rhizome membengkak. Umbi berfungsi menyimpan bahan makanan
seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

- KETELA POHON –

Manihot utilissima (ubi kayu) tergolong ke dalam kelompok tumbuhan berdaun tunggal
(folium simplex. Manihot utilissima mempunyai circumscriptio (bangun daun) orbicularis
(bulat). Intervenium (daging daun) pada daun ubi kayu tergolong kategori papyraceus (seperti
kertas), daunnya tipis tetapi tegar seperti kertas.

Manihot utilissima memiliki margo folii (tepi daun) palmatipartius (tepi daunnya berbagi).
Bagian apex folii (ujung daun) berbentuk acuminatus (meruncing) karena titik pertemuan
kedua tepi daunnya jauh lebih tinggi dari dugaan, hingga ujung daun nampak sempit, panjang
dan runcing. Pada basis foliinya (pangkal daun) berbentuk emarginatus (berlekuk).
Permukaan daun Manihot utilissima laevis (licin), karena pada saat diraba terasa licin.
Nervatio (pertulangan daun) yaitu palminervis (menjari), dari ujung tangkai daun keluar
beberapa tulang yang memencar. Duduk daunnya tersebar (folio sparsa) karena pada tiap
buku-buku batang hanya terdapat satu daun.

-PISANG-

Morfologi Tanaman Pisang Tanaman pisang termasuk dalam golongan terna monokotil
tahunan berbentuk pohon yang tersusun atas batang semu. Bagian bawah batang pisang
menggembung berupa umbi yang disebut bonggol.

Pucuk lateral (sucker) muncul dari kuncup pada bonggol yang selanjutnya tumbuh menjadi
tanaman pisang. Buah pisang umumnya tidak berbiji atau bersifat partenokarpi.

Pisang merupakan tanaman yang berbuah hanya sekali, kemudian mati. Tingginya antara 2- 9
m, berakar serabut dengan batang bawah tanah (bongol) yang pendek. Dari mata tunas yang
ada pada bonggol inilah bisa tumbuh tanaman baru. Pisang mempunyai batang semu yang
tersusun atas tumpukan pelepah daun yang tumbuh dari batang bawah tanah.

Helaian daun bentuknya lanset memanjang,permukaan bawah berlilin, tulang tengah


penopang jelas disertai tulang daun yang nyata, tersusun sejajar dan menyirip, warnanya hijau.

Pisang mempunyai bunga majemuk, yang tiap kuncup bunga dibungkus oleh seludang
berwarna merah kecoklatan. Seludang akan lepas dan jatuh ke tanah jika bunga telah
membuka. Bunga betina akan berkembang secara normal, sedang bunga jantan yang berada
di ujung tandan tidak berkembang dan tetap tertutup oleh seludang dan disebut sebagai
jantung pisang. Tiap kelompok bunga disebut sisir, yang tersusun dalam tandan. Jumlah.
Buah pisang tersusun dalam tandan. Tiap tandan terdiri atas beberapa sisir.

Buah pisang pada umumnya tidak berbiji atau disebut 3n (triploid), kecuali pada pisang batu
(klutuk) bersifat diploid (2n). Proses pembuahan tanpa menghasilkan biji disebut
partenokarpi. Daging buah (mesokarpa) tebal dan lunak. Kulit buah (epikarpa) yang masih
muda berwarna hijau, namun setelah tua (matang) berubah menjadi kuning dan strukturnya
tebal sampai tipis .

Buah pisang termasuk buah buni, bulat memanjang, membengkok, tersusun seperti sisir dua
baris, dengan kulit berwarna hijau, kuning, atau coklat. Tiap kelompok buah atau sisir terdiri
dari beberapa buah pisang. Berbiji atau tanpa biji. Bijinya kecil, bulat, dan warna hitam.

-BAYAM-

1. Akar

Akar tanaman (Amaranthus spinosus L.) bayam duri sama seperti akar tanaman bayam pada
umumnya, yaitu memiliki sistem perakaran tunggang.

2. Batang

Batang tanaman bayam duri ini kecil berbentuk bulat, lunak dan berair. Batang tumbuh tegak
bisa mencapai satu meter dan percabangannya monopodial. Batangnya berwarna merah
kecoklatan. Yang menjadi ciri khas pada tanaman ini adalah adanya duri yang terdapat pada
pangkal batang tanaman ini.

3. Daun

Daun spesies ini termasuk daun tunggal. Berwarna kehijauan, bentuk bundar telur
memanjang (ovalis). Panjang daun 1,5 cm sampai 6,0 cm. Lebar daun 0,5 sampai 3,2 cm.
Ujung daun obtusus dan pangkal daun acutus. Tangkai daun berbentuk bulat dan
permukaannya opacus. Panjang tangkai daun 0,5 sampai 9,0 cm. Bentuk tulang daun bayam
duri penninervis dan tepi daunnya repandus.

4. Bunga

Merupakan bunga berkelamin tunggal, yang berwarna hijau. setiap bunga memiliki 5
mahkota. panjangnya 1,5-2,5 mm. Kumpulan bunganya berbentuk bulir untuk bunga
jantannya. Sedangkan bunga betina berbentuk bulat yang terdapat pada ketiak batang. Bunga
ini termasuk bunga inflorencia.

5. Buah

Berbentuk lonjong berwarna hijau dengan panjang 1,5 mm.


6. Biji
Berwarna hitam mengkilat dengan panjang antara 0,8 - 1 mm.

-SERBUK KAYU RAPET –

Batang : membelit, bulat, berkayu, berambut, cokelat.

Daun : tunggal, lanset, berhadapan, pangkal dan daun meruncing, daun muda berwarna

hijau kemerahan setelah tua berwarna hijau, berhadapan, pertulangan menyirip,

panjang 5-12 cm, lebar 2-5 cm, bertangkai panjang 2-4 cm.

Bunga : bentuk malai, majemuk, mahkota bentuk corong, panjang 2-2,5 cm, warna putih.

Berbunga pada bulan juni-oktober.

Buah : polong, panjang 15-45 cm, ujung lanciip, berisi 4-10 biji, berbuah bulan oktober-

desember.

Biji : bulat, warna cokelat kehitaman.

Akar : tunggang, berwarna coklat.

-PEPAYA –

Sistem perakarannya memiliki akar tunggang dan akar-akar cabang yang tumbuh
mendatar ke semua arah pada kedalaman 1 meter atau lebih menyebar sekitar 60-150 cm atau
lebih dari pusat batang tanaman .

Batang tanaman berbentuk bulat lurus, di bagian tengahnya berongga, dan tidak
berkayu. Ruas-ruas batang merupakan tempat melekatnya tangkai daun yang panjang,
berbentuk bulat, dan berlubang. Daun pepaya bertulang menjari dengan warna permukaan
atas hijau-tua, sedangkan warna permukaan bagian bawah hijau-muda .Pohon ini biasanya
tidak bercabang, batang bulat berongga, tidak berkayu, terdapat benjolan bekas tangkai daun
yang sudah rontok.

Daun terkumpul di ujung batang, berbagi menjari. Buah berbentuk bulat hingga
memanjang tergantung jenisnya, buah muda berwarna hijau dan buah tua kekuningan / jingga,
berongga besar di tengahnya; tangkai buah pendek (dapat dilihat di Gambar 1). Biji berwarna
hitam dan diselimuti lapisan tipis

-DAUN JERUK –
Pada daun jeruk anak daunnya terletak satu tangkai pada ibu tangkai daun, dan memilki ibu
tulang daun yang sejajar antra anak daun yang besar dengan yang kecil. Namun walaupun
daun jeruk nampak sekilas seperti daun tunggal namun apa bila dilihat dengan seksama maka
akan terlihat tepi daun yang membelah dan membentuk daun yang kecil dekat dengan
pangkal daunnya. Karena hanya memiliki satu anak daun saja maka dinamakan daun
majemuk menyirip beranak satu.