Anda di halaman 1dari 27

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : MTsN Indrapuri


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VIII / 1
Topik : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Alokasi Waktu : 5 Pertemuan (3 x 5 JP)
Tahun Ajaran : 2015/2016

A. Kompetensi Inti
KI.1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI. 2 : Menghargai dan Menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong,), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI.3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, procedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
KI.4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
disekolah dan sumber lainyang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator

1.1 Menghayati dan mengamalkan 1.1.1. Selalu berdoa atau membaca


ajaran agama yang dianutnya beberapa ayat sebelum memulai
kegiatan
1.1.2. Selalu mengucapkan alhamdulillah
setelah menyelesaikan pekerjaan.
1.1.3. Menjalankanibadahtepatwaktu
1.1.4 Memeliharahubungan yang baik
dengansesama
1.1.5 Terbiasa memberi salam

2.2 Menunjukkan perilaku teliti dan 2.2.1 Membiasakan datang tepat waktu
sesuai prosedur dalam melakukan 2.2.2 Mengerjakan dan mengumpulkan tugas
aktivitas di rumah, sekolah, dan sesuai dengan waktu yang telah
masyarakat sebagai wujud ditentukan
implementasi menggambar sketsa 2.2.3 Berani berpendapat / menjawab
grafik fungsi aljabar sederhana. Pertanyaan.
2.2.4 Mendengarkan teman yang berbeda
pendapat
2.2.5 Tidak memaksakan Pendapat /
keyakinan diri pada orang lain
3.2 Menentukan nilai variabel 3.2.1 Menjelaskan bentuk persamaan linear
persamaan linear dua variabel dua variabel
dalam konteks nyata. 3.2.2 Menentukan himpunan penyelesaian
. persamaan linear dua variabel.
3.2.3 Menjelaskan pengertian Sistem
persamaan linear dua variabel.
3.2.4 Menyelesaikan sistem persamaan linear
dua variabel dengan metode grafik.
3.2.5 Menyelesaikan sistem persamaan
linear dua variabel dengan metode
subtitusi.
3.2.6 Menyelesaikan sistem persamaan
linear dua variabel dengan metode
eliminasi.
3.2.7 Menyelesaikan sistem persamaan linear
dua variabel dengan metode
determinan.
3.2.8

4.2 Membuat dan menyelesaikan 4.2.1 Membuat model matematika dari


model matematika dari masalah masalah sehari-hari yang berkaitan
nyata yang berkaitan dengan dengan sistem persamaan linear dua
persamaan linear dua variabel. variabel.
4.2.2 Menyelesaikan model matematika dari
masalah sehari-hari yang berkaitan
dengan sistem persamaan linear dua
variabel.
4.2.3 Menyelesaikan sistem persamaan
nonlinear dua variabel.
4.2.4 Menerapakan sistem persamaan linear
dua variabel pada bidang lain seperti
cermin cembung dan cekung.
C. MATERI PEMBELAJARAN
 Pertemuan ke-1

1. Persamaan linear dengan dua variabel


Persamaan linear dua variabel adalah persamaan yang tepat memiliki dua variabel
dan masing-masing variabel berpangkat satu.
Contoh:
 2𝑥 + 𝑦 = 6
 𝑥 = −3𝑦 − 7
𝑚 𝑛
 +2=5
3

 2𝑠 − 3𝑡 + 10 = 0
 5𝑥 − 𝑦 + 7 = 4
Masing-masing persamaan di atas hanya mempunyai dua variabel dan masing-
masing variabelnya berpangkat satu, maka itu desebut persamaan linear dua
variabel.

2. Himpunan penyelesaian persamaan linear dua variabel


Himpunan penyelesaian dari persamaan linear dua variabel adalah suatu pasangan
berurutan (x,y) yang memenuhi persamaan ax + by = c. jadi, himpunan
penyelesaiannya adalah:

{(𝑥, 𝑦) │𝒂𝒙 + 𝒃𝒚 = 𝒄. 𝒙, 𝒚 ∊ 𝑹

Himpunan penyelesaian juga dapat disajikan pada bidang Cartecius yang disebut
dengan grafik Cartecius.

Contoh:

Tentukan himpunan penyelesaian dan grafik untuk persamaan 2𝑥 + 𝑦 = 6


dengan x,y ∊ 𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑐𝑎𝑐𝑎ℎ.
Jawab:

2𝑥 + 𝑦 = 6
Untuk x = 0, maka 2.0 + y = 6 ↔ y= 6
Untuk x = 1, maka 2.1 + y = 6 ↔ y= 4
Untuk x = 2, maka 2.2 + y = 6 ↔ y= 2
Untuk x = 3, maka 2.3 + y = 6 ↔ y= 0
Untuk x = 4, maka 2.4 + y = 6 ↔ y= -2
Untuk x = 5, maka 2.5 + y = 6 ↔ y= -4
Untuk x = 6, maka 2.6 + y = 6 ↔ y= -6
Sehingga diperoleh penyelesaian berikut.
x = 0, y = 6
x = 1, y = 4
x = 2, y = 2
x = 3, y = 0
x = 4, y = -2
x = 5, y = -4
x = 6, y = -6
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(0,6), (1,4), (2,2), (3,0), (4,-2), (5,-4),
(6,6)}
 Pertemuan ke-2
1. Sistem persamaan linear dua variabel
Dua buah persamaan linear dengan dua variabel yang hanya mempunyai satu
penyelesaian disebut sistem persamaan linear dua variabel.
Perhatikan dua buah persamaan berikut.
𝑎1 𝑥 + 𝑏1 𝑦 = 𝑐1
𝑎2 𝑥 + 𝑏2 𝑦 = 𝑐2
Persamaan linear tersebut merupakan sistem persamaan linear dua variabel
(SPLDV). Koordinat titik (x,y) yang memenuhi kedua persamaan itu disebut
penyelesaian sistem persamaan tersebut.

2. Himpunan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan


metode grafik
Dalam metode grafik, untuk menentukan himpunan penyelesain SPLDV dapat
dilakukan melalui langkah-langkah berikut ini.

 Siapkanlah sistem koordinat Cartesius lengkap dengan skalanya.


 Lukiskanlah masing-masing PLDV pada sisitem koordinat
Cartesius, dengan memperhatikan titik-titik potongnya dengan
sumbu X dan sumbu Y.

Suatu garis memotong sumbu X, jika Y = 0.

Suatu garis memotong sumbu Y, jika X = 0.

 Berdasarkan grafik, perhatikan titik potong antara kedua garis


lurus. Titik potong antara kedua garis itu merupakan HP dari
SPLDV tersebut.
Contoh
Tentukan himpunan penyelesaian sisitem persamaaan x – y = 5 dan 2x + y
=1 dengan metode grafik.

Jawab:
Sebelum menggambar grafik, harus ditentukan dulu titik-titik
koordinatnya dengan menggunakan tabel. Tabel dibuat untuk setiap
persamaan.

x-y=5 2x+y=1
1
x 0 5 x 0 2
y -5 0 y 1 0
(x,y) (0,-5) (0,5) 1
( ,0)
(x,y) (0,1) 2

3. Metode Grafik
Subtitusi berarti memasukkan atau menempatkan suatu variabel ke tempat
lain. Penyelesain sistem persamaan linear dengan metode subtitusi adalah
dengan cara mengganti salah satu variabel dengan variabel lainnya, yaitu
mengganti x dengan y atau sebaliknya.
Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan 𝑥 + 𝑦 = 4 𝑑𝑎𝑛 2𝑥 − 𝑦 =
−4 dengan menggunakan subtitusi.
Jawab:
Persamaan 𝑥 + 𝑦 = 4 𝑑𝑎𝑛 2𝑥 − 𝑦 = −4
𝑥+𝑦 =4↔𝑥 = 4−𝑦
Subtitusikan 𝑥 = 4 − 𝑦 ke persamaan 2𝑥 − 𝑦 = −4, sehingga diperoleh:
2𝑥 − 𝑦 = −4 ↔ 2(4 − 𝑦) − 𝑦 = −4
↔ 8 − 2𝑦 − 𝑦 = −4
↔ −3𝑦 = −12
𝑦 = −4
subtitusikan 𝑦 = −4 pada persamaan 𝑥 + 𝑦 = 4, sehingga diperoleh:
𝑥+𝑦 =4↔ 𝑥 + 4 = −4
↔ 𝑥=0
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(0,4)}

 Pertemuan ke -3
1. Metode eliminasi
Eliminasi berarti menghilangkan salah satu variabel. Penyelesaian sistem
persamaan linear dengan metode eliminasi adalah dengan cara menghilangkan
salah satu variabel. Untuk mencari pengganti y, terlebih dahulu mengeliminasi
variabel x. Begitu juga sebaliknya, untuk mencari x, terlebih dahulu
mengeliminasi variabel y.
Pada metode eliminasi, agar dapat menghilangkan salah satu variabelnya
maka koefisien variabel yang akan dihilangkan harus sama.

Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan 𝑥 + 𝑦 = 4 𝑑𝑎𝑛 2𝑥 − 𝑦 =
−4 dengan menggunakan eliminasi.

Jawab:
Persamaan 𝑥 + 𝑦 = 4 𝑑𝑎𝑛 2𝑥 − 𝑦 = −4
 Variabel y yang dieliminasi
𝑥+𝑦 =4
2𝑥 − 𝑦 = −4
+
3𝑥 = 0
𝑥=0
 Variabel x yang dieliminasi
𝑥+𝑦 =4 2 2𝑥 + 2𝑦 = 8

2𝑥 − 𝑦 = −4 1 2𝑥 – 𝑦 = −4
-

3𝑦 = 12

𝑦=4
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(0,4)}

2. Metode determinan
Sistem persamaan linear 𝑎1 𝑥 + 𝑏1 𝑦 = 𝑐1dapat
𝑎2 𝑥 + 𝑏2 𝑦 = 𝑐2
diselesaikan dengan menggunakan metode determinan dengan rumus sebagai
berikut.

𝐷𝑥 𝐷𝑦
𝑥= dan 𝑦 =
𝐷 𝐷

𝑎1 𝑏1 𝑐 𝑏1 𝑎1 𝑐1
Dengan 𝐷 = | | , 𝐷𝑥 = | 1 | , 𝐷𝑦 = |𝑎 𝑐2 |
𝑎2 𝑏2 𝑐2 𝑏2 2

Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan 9𝑥 + 5𝑦 =
−30 𝑑𝑎𝑛 2𝑥 − 5𝑦 = −25
Jawab:
9𝑥 + 5𝑦 = −30
2𝑥 − 5𝑦 = −25
𝑎1 𝑏1
𝐷=| | = 𝑎1 𝑏2 − 𝑏1 𝑎2
𝑎2 𝑏2
9 5
=| | = (9)(−5) − (5)(2) = −55
2 −5
𝑐 𝑏1
𝐷𝑥 = | 1 | = 𝑐1 𝑏2 − 𝑏1 𝑐2
𝑐2 𝑏2
−30 5
=| | = (−30)(−5) − (5)(−25) = 275
−25 −5

𝑎1 𝑐1
𝐷𝑦 = |𝑎 𝑐2 | = 𝑎1 𝑐2 − 𝑐1 𝑎2
2

9 −30
=| | = (9)(−25) − (−30)(2) = −165
2 −25

𝐷𝑥 275
𝑥= = = −5
𝐷 −55
𝐷𝑦 −165
𝑦= = =3
𝐷 −55

Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(-5,3)}.

 Pertemuan ke-4
1. Membuat Model Matematika dari Masalah Sehari-Hari
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita menjumpai persoalan-persoalan yang
dapat diselesaikan dengan menggunakan sistem persamaan linear dengan
mengubah persoalan tersebut ke dalam model matematika terlebih dahulu.

Contoh:
Pak Tono membeli 2 buah buku tulis dan 2 buah bolpoin untuk keperluan
sekolah anaknya yang pertama. Pak Tono membayar semuanya sebesar Rp
8.000,00. Sesampainya di rumah, anaknya yang kedua minta dibelikan
seperti kakaknya. Pak Tono membeli lagi 4 buah buku dan 1 buah bolpoin.
Uang yang dibayarkannya adalah Rp 11.500,00. Berapakah harga masing-
masing buku dan bolpoin?
Jawab:
Misalkan, harga buku perbuah = x rupiah
harga bolpoin perbuah = y rupiah
Model matematikanya adalah sebagai berikut.
2𝑥 + 2𝑦 = 8.000
4𝑥 + 𝑦 = 11.500
Model di atas disebut sistem persamaan linear dua variabel.
Untuk menyelesaikannya kita menggunakan metode subtitusi dan eliminasi.

2𝑥 + 2𝑦 = 8.000 2 4𝑥 + 4𝑦 = 16.000

4𝑥 + 𝑦 = 11.500 1 4𝑥 + 𝑦 = 11.500

3𝑦 = 4.500

𝑦 = 1.500

4𝑥 + 𝑦 = 11.500

4𝑥 + 1.500 = 11.500

4𝑥 = 11.500 − 1.500

𝑥 = 2.500
Jadi, harga buku Rp 2.500,00 perbuah dan harga bolpoin Rp 1.500,00
perbuah.

D. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER BELAJAR

1. Media
 LKS (terlampir)
 Karton
2. Alat
 Penggaris
 Spidol / kapur tulis
 Papan tulis
3. Sumber Belajar
 Tim Masmedia Buana Pustaka. 2014. Matematika SMP/MTs kelas VIII,
Sidoarjo: PT Masmedia Buana Pustaka
 Sukino Wilson Simangunsong, Matematika untuk SMP kelas VIII , Jakarta,
2006.
 M. Cholik Adinawan Sugijono. 2004.
Seribu Pena Matematika SMP Untuk Kelas VIII. Jakarta: PT Gelora Aksara
Pratama
 https://drive.google.com/file/d/0B7N7bEor_FzMMXFRQnN1UjRzcDA/edit?
pli=1
 https://matematohir.wordpress.com/2015/06/19/buku-pegangan-guru-dan-
siswa-kurikulum-2013-edisi-2015/

E. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


 Pertemuan 1
3.2 Menentukan nilai variabel persamaan linear dua variabel dalam konteks nyata.
3.2.1 Menjelaskan bentuk persamaan linear dua variabel
3.2.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan linear dua variabel.

Alokasi
Kegiatan Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Waktu

Pra Pembelajaran 10

1. Guru mengucapkan salam 1. Peserta didik menjawab M


2. Guru meminta salah seorang salam
E
Pendahuluan peserta didik untuk memimpin 2. Peserta didik membaca
N
doa doa
I
3. Guru mengecek kehadiran 3. Peserta didik
peserta didik memperhatikan arahan T
4. Guru mengkondisikan siswa yang diberikan oleh
agar siap mengikuti pelajaran guru.

5. Guru memberikan apersepsi 4. Peserta didik mencoba


dengan cara mengaitkan materi mengingat kembali
sistem persamaan linear dua materi sebelumya.
variabel dengan materi
5. Peserta didik mencoba
persamaan linear satu variabel .
mendengar arahan atau
penjelasan yang
disampaikan oleh guru

Mengamati :

1. Guru meminta peserta didik untuk 1. Peserta didik


memperhatikan penjelasan tentang mengamati penjelasan
pengertian persamaan linear dua dan contoh yang telah
variabel dan contoh di buku disediakan oleh guru
halaman: 35-36

Menanya :

1. Guru memotivasi peserta didik 1. Peserta didik bertanya 60


Inti
untuk bertanya tentang conto- tentang contoh-contoh
M
contoh yang telah diamati yang telah diamati
E

N
Mengeksplorasi :
I
1. Pertanyaan-pertanyaan yang 1. Peserta didik mencoba
T
diajukan oleh peserta didik menjawab pertanyaan
diajukan kembali kepada yang diajukan oleh
peserta didik lain, dengan temannya
memberikan penguatan. 2. Peserta didik
2. Guru membentuk peserta didik membentuk 3
dalam 3 kelompok kelompok

3. Peserta didik mengikuti

3. Guru membagikan LKS kepada arahan yang

setiap kelompok untuk dicantumkan di dalam

dikerjakan LKS.

Mengasosiasi :.

1. Guru membimbing peserta 1. Peserta didik


didik dalam mengerjakan LKS mengerjakan LKS
2. Guru menilai hasil kerja siswa dengan bimbingan guru
dengan memantau kinerja siswa 2. Masing-masing
dalam kelompok. kelompok
3. Guru menghentikan pekerjaan menghentikan
peserta didik pada saat waktu pekerjaannya pada saat
yang telah ditentukan. guru memberikan
instruksi.

Mengkomunikasikan:

1. Guru menyuruh setiap 1. Masing-masing


kelompok untuk kelompok
mempresentasikan hasil mempresentasikan hasil
kerjanya kerjanya.
2. Guru meminta kelompok
lain untuk memberikan 2. Kelompok lain
tanggapan dari hasil mencoba memberikan
presentasi temannya. tanggapan dari hasil
presentasi temannya.
Simpulan:

1. Guru dan Peserta didik merangkum kembali materi yang telah


dipelajari, mengenai persamaan linear dua variable

Refleksi: 10

2. Guru bertanya tentang 3. Peserta didik M


Penutup proses pembelajaran hari mengungkapan kesan
E
ini. pembelajarannya
3. Guru memberikan evaluasi 4. Peserta didik N
hasil belajar dengan mendengarkan
I
memberikan tugas. informasi materi
4. Guru memberikan informasi selanjutnya dengan T

materi selanjutnya dengan cermat dan tekun.


cermat dan tekun.

 Pertemuan 2
3.2 Menentukan nilai variabel persamaan linear dua variabel dalam konteks
nyata
3.2.3 Menjelaskan pengertian Sistem persamaan linear dua variabel.
3.2.4 Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
grafik.
3.2.5 Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan
menggunakan metode subtitusi
Alokasi
Kegiatan Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Waktu

Pra Pembelajaran

1. Guru mengucapkan salam 1. Peserta didik menjawab


2. Guru meminta salah seorang salam
peserta didik untuk memimpin 2. Peserta didik membaca
doa doa
15
3. Guru mengecek kehadiran 3. Peserta didik
M
peserta didik memperhatikan arahan
yang diberikan oleh E
4. Guru mengkondisikan siswa
Pendahuluan guru. N
agar siap mengikuti pelajaran
4. Peserta didik mencoba I
5. Guru memberikan apersepsi
mengingat kembali
dengan cara mengaitkan materi T
materi sebelumya.
sistem persamaan linear dua
variabel materi sebelumya 5. Peserta didik mencoba
mendengar arahan atau
penjelasan yang
disampaikan oleh guru

Mengamati :

1. Guru meminta peserta didik 1. Peserta didik


Inti untuk memperhatikan mengamati penjelasan
penjelasan dan contoh yang dan contoh yang ada di
ada di buku halaman 39-40. buku
95

E
Menanya :
N
1. Guru memotivasi peserta didik 1. Peserta didik bertanya
untuk bertanya tentang conto- tentang contoh-contoh I
contoh yang telah diamati yang telah diamati T

Mengeksplorasi :

1. Pertanyaan-pertanyaan yang 1. Peserta didik mencoba


diajukan oleh peserta didik menjawab pertanyaan
diajukan kembali kepada yang diajukan oleh
peserta didik lain, dengan temannya
memberikan penguatan.
2. Guru membentuk peserta didik 2. Peserta didik

dalam 3 kelompok membentuk 3


kelompok

3. Peserta didik mengikuti


3. Guru membagikan LKS kepada
arahan yang
setiap kelompok untuk
dicantumkan di dalam
dikerjakan
LKS.
Mengasosiasi :.

1. Guru membimbing peserta 1. Peserta didik


didik dalam mengerjakan LKS mengerjakan LKS
2. Guru menilai hasil kerja siswa dengan bimbingan guru
dengan memantau kinerja siswa 2. Masing-masing
dalam kelompok. kelompok
3. Guru menghentikan pekerjaan menghentikan
peserta didik pada saat waktu pekerjaannya pada saat
yang telah ditentukan. guru memberikan
instruksi.

Mengkomunikasikan:

1. Guru menyuruh setiap 1. Masing-masing


kelompok untuk kelompok
mempresentasikan hasil mempresentasikan hasil
kerjanya kerjanya.
2. Kelompok lain
2. Guru meminta kelompok mencoba memberikan
lain untuk memberikan tanggapan dari hasil
tanggapan dari hasil presentasi temannya.
presentasi temannya.

Simpulan:

Penutup 1. Guru dan Peserta didik merangkum kembali materi yang telah
dipelajari, mengenai penyelesaian sistem persamaan linear
dua variabel dengan metode grafik dan subtitusi.
15

Refleksi: M
2. Guru bertanya tentang 3. Peserta didik
E
proses pembelajaran hari mengungkapan
N
ini. kesan
3. Guru memberikan evaluasi pembelajarannya I
hasil belajar dengan 4. Peserta didik
T
memberikan tugas. mendengarkan
4. Guru memberikan informasi informasi materi
materi selanjutnya dengan selanjutnya dengan
cermat dan tekun. cermat dan tekun.

 Pertemuan 3
3.2 Menentukan nilai variabel persamaan linear dua variabel dalam konteks nyata
3.2.6 Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
eliminasi
3.2.7 Menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
determinan

Alokasi
Kegiatan Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Waktu

Pra Pembelajaran 10

1. Guru mengucapkan salam 1. Peserta didik menjawab M


2. Guru meminta salah seorang salam
Pendahuluan E
peserta didik untuk memimpin 2. Peserta didik membaca
doa doa N

3. Guru mengecek kehadiran 3. Peserta didik I


peserta didik memperhatikan arahan T
yang diberikan oleh
4. Guru mengkondisikan siswa
guru.
agar siap mengikuti pelajaran
4. Peserta didik mencoba
5. Guru memberikan apersepsi
mengingat kembali
dengan cara mengaitkan materi
materi sebelumya.
hari ini dengan materi
sebelumya 5. Peserta didik mencoba
mendengar arahan atau
penjelasan yang
disampaikan oleh guru

Mengamati :

1. Guru meminta peserta didik 1. Peserta didik


untuk memperhatikan mengamati penjelasan
penjelasan beserta contoh dan contoh yang telah
tentang metode eliminasi dan ditunjukkan oleh guru.
metode determinan yang ada di
buku hal:42-43.
60
Inti Menanya :
M
1. Guru memotivasi peserta didik 1. Peserta didik bertanya
untuk bertanya tentang conto- tentang contoh-contoh E
contoh yang telah diamati yang telah diamati N

Mengeksplorasi : T

1. Pertanyaan-pertanyaan yang 1. Peserta didik mencoba


diajukan oleh peserta didik menjawab pertanyaan
diajukan kembali kepada yang diajukan oleh
peserta didik lain, dengan temannya
memberikan penguatan.
2. Guru membentuk peserta didik 2. Peserta didik

dalam 4 kelompok membentuk 4


kelompok

3. Peserta didik mengikuti


3. Guru membagikan LKS kepada
arahan yang
setiap kelompok untuk
dicantumkan di dalam
dikerjakan
LKS.

Mengasosiasi :.

1. Guru membimbing peserta 1. Peserta didik


didik dalam mengerjakan LKS mengerjakan LKS
2. Guru menilai hasil kerja siswa dengan bimbingan guru
dengan memantau kinerja siswa 2. Masing-masing
dalam kelompok. kelompok
3. Guru menghentikan pekerjaan menghentikan
peserta didik pada saat waktu pekerjaannya pada saat
yang telah ditentukan. guru memberikan
instruksi.

Mengkomunikasikan:

1. Guru menyuruh setiap 1. Masing-masing


kelompok untuk kelompok
mempresentasikan hasil mempresentasikan hasil
kerjanya kerjanya.
2. Kelompok lain
2. Guru meminta kelompok mencoba memberikan
lain untuk memberikan tanggapan dari hasil
tanggapan dari hasil presentasi temannya.
presentasi temannya.

Simpulan:

1. Guru dan Peserta didik merangkum kembali materi yang


telah dipelajari, mengenai penyelesaian sistem
persamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi
dan determinan.
10
Refleksi:
M
1. Guru bertanya tentang 1. Peserta didik
Penutup
proses pembelajaran hari mengungkapan E
ini. kesan
N
2. Guru memberikan evaluasi pembelajarannya
hasil belajar dengan 2. Peserta didik I
memberikan tugas. mendengarkan T
3. Guru memberikan informasi informasi materi
materi selanjutnya dengan selanjutnya dengan
cermat dan tekun. cermat dan tekun.
 Pertemuan 4
3.2 Menentukan nilai variabel persamaan linear dua variabel dalam konteks nyata.
3.2.8 Membuat model matematika dari masalah sehari-hari yang berkaitan
dengan sistem persamaan linear dua variabel.

Alokasi
Kegiatan Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Waktu

Pra Pembelajaran

1. Guru mengucapkan salam 1. Peserta didik


2. Guru meminta salah seorang menjawab salam
peserta didik untuk memimpin doa 2. Peserta didik
membaca doa
3. Guru mengecek kehadiran peserta
didik 3. Peserta didik
memperhatikan
4. Guru mengkondisikan peserta 15
arahan yang
didik agar siap mengikuti
diberikan oleh guru. M
pelajaran
4. Peserta didik E
5. Guru membentuk peserta didik
Pendahuluan membentuk 4 N
dalam 4 kelompok
kelompok
6. Guru memberikan apersepsi I
5. Peserta didik
dengan cara mengaitkan materi T
mencoba mengingat
hari ini dengan materi sebelumya
kembali materi
dan kehidupan sehari-hari.
sebelumya.

6. Peserta didik
mencoba mendengar
arahan atau
penjelasan yang
disampaikan oleh
guru
Mengamati :

1. Guru meminta peserta didik untuk 1. Peserta didik


memperhatikan penjelasan dan mengamati
contoh di buku yang ada di hal 45- penjelasan dan
46. contoh yang telah
ditunjukkan oleh
guru.

Menanya :

2. Peserta didik
2. Guru memotivasi peserta didik
bertanya tentang
untuk bertanya tentang penjelasan
masalah dari apa
dan contoh dari apa yang telah
95
yang telah diamati.
diamati
Inti M

3. Pertanyaan-pertanyaan yang E

diajukan oleh peserta didik 3. Peserta didik N

mencoba menjawab I
diajukan kembali kepada peserta
pertanyaan yang T
didik lain, dengan memberikan
diajukan oleh
penguatan.
temannya

Mengeksplorasi :

1. Guru membagikan LKS kepada 1. Peserta didik

setiap kelompok untuk dikerjakan mengikuti arahan


yang dicantumkan di
dalam LKS.
Mengasosiasi :.

1. Guru membimbing peserta didik 1. Peserta didik


dalam mengerjakan LKS mengerjakan LKS
2. Guru menilai hasil kerja siswa dengan bimbingan
dengan memantau kinerja siswa guru
dalam kelompok. 2. Masing-masing
3. Guru menghentikan pekerjaan kelompok
peserta didik pada saat waktu yang menghentikan
telah ditentukan. pekerjaannya pada
saat guru
memberikan
instruksi.
Mengkomunikasikan:

1. Guru menyuruh setiap 1. Masing-masing


kelompok untuk kelompok
mempresentasikan hasil mempresentasikan
kerjanya hasil kerjanya.
2. Kelompok lain
2. Guru meminta kelompok lain mencoba
untuk memberikan tanggapan memberikan
dari hasil presentasi temannya. tanggapan dari hasil
presentasi temannya.

Simpulan:

1. Guru dan Peserta didik merangkum kembali materi yang


Penutup telah dipelajari, mengenai membuat model matematika
dari masalah sehari-hari.
Refleksi: 10
2. Guru bertanya tentang 3. Peserta didik
M
proses pembelajaran mengungkapan kesan
hari ini. pembelajarannya E

3. Guru memberikan 4. Peserta didik N


evaluasi hasil belajar mendengarkan
I
dengan memberikan informasi materi
tugas. selanjutnya dengan T
4. Guru memberikan cermat dan tekun.
informasi materi
selanjutnya, yaitu
tentang persamaan
kuadrat dengan cermat
dan tekun.

F. Penilaian Hasil Pembelajaran

Teknik Waktu
No. Aspek Yang Dinilai Instrumen
Penilaian Penilaian

1. Selama
Lembar
pembelajaran
Sikap Pengamatan observasi
dan saat
(terlampir)
diskusi.

2. Selama
Penugasan diskusi LKS
Pengetahuan dalam bentuk dalam (terlampir)
tes kelompok

Secara Soal
individu (terlampir)

3. Keterampilan

a. Terampil Lembar
menerapkan pengamatan
konsep/prinsip (terlampir)
dan srategi
Penyelesaian
pemecahan
Performance tugas pada
masalah yang
saat diskusi
relevan yang
berkaitan dengan
sistem persamaan
linear dua
variabel

Menyetujui, Indrapuri, 15 Oktober 2015


Guru pamong Guru Praktikan

(Rahmayanti, S.Pd) Yusra


NIP. NIM. 261 222 903

Mengetahui,
Kepala Sekolah MTsN Indrapuri

(Maimun, S.Pd)
NIP. 196307041992031011