Anda di halaman 1dari 2

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PENDINGIN

DAIHATSU XENIA PENGGERAK MOTOR LISTRIK BERTENAGA 5 HP


Yulius Lyan

Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang


Alamat e-mail : yuliuslyan60@gmail.com

ABSTRAK : Media pembelajaran merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai pendukung dari
proses pembelajaran di sekolah agar mempermudah peserta didik dalam memahami sebuah bahan
ajar. Media pembelajaran berperan aktif untuk mengantarkan peserta didik agar lebih masuk ke
dalam proses belajarnya. Selain itu dengan media, peserta didik akan lebih mudah untuk
mempraktikkan teori yang telah dipelajarinya. Dalam proses pembuatan media dibutuhkan
langkah-langkah pengerjaan mulai dari rancangan sampai ke pembuatan media itu sendiri. Dengan
pengembangan media pembelajaran ini, kita dapat memperhitungkan tenaga /daya media yang kita
rancang, dan menentukan estimasi biaya pembuatan media tersebut. Media pembelajaran yang
dikembangkan berupa sistem AC (Air Conditioning) yang digerakkan oleh motor listrik berdaya 5
hp yang mana media ini dapat digunakan peserta didik dalam mengamati komponen, cara kerja,
dan perawatan dari sistem AC itu sendiri.
Kata Kunci : Media Pembelajaran sistem AC , Perancangan, Proses belajar.

PENDAHULUAN
Proses belajar merupakan sebuah interaksi atau hubungan timbal balik
antara pendidik dengan peserta didik, maupun peserta didik dengan peserta didik
dalam proses pembelajaran (Fathurohman dalam Prasetyo Dwi, P.J & Setiawan,
Vendi, 2013: 1) pengertian timbal balik yang dipaparkan tersebut mengandung
sebuah makna bahwa di dalam pembelajaran terdapat esensi dari timbal balik
tersebut yang berarti sebuah perubahan sikap atau dapat disebut sebagai
pemahaman akan suatu hal yang didapat dari proses belajar tersebut. Hal yang
menjadi tolak ukur yang sederhana dari berhasil tidak nya timbal balik tersebut
dapat menghasilkan perubahan sikap di dalam individu adalah media penunjang
dari proses pembelajaran tersebut. Dengan media pembelajaran yang mumpuni
maka dapat mengantarkan peserta didik untuk memulai merangkai kemampuan
berpikir untuk memahami sebuah bentuk sistem yang sedang dipelajari.
Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang
mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu (UU
no 20 tahun 2003 pasal 15 dalam permendibud.go.id). secara keseluruhan arit
kejuruan adalah program pelatihan dan pembelajaran kepada peserta didik agar
nantinya siap untuk bekerja di dunia industri. Namun dalam praktiknya, di dalam
pemebelajaran di sekolah kejuruan masih terdapat banyak kekurangan tertuma
pada alat praktik yang hanya konvensional dan kurang mengantarkan peserta
didik untuk berpikir dan memahami suatu sistem yang dipelajarinya, sehingga
keadaan tersebut memberikan dampak kepada kurang adanya minat, semangat,
dan motivasi belajar peserta didik yang akhirnya berimbas pada lulusan yang
kurang kompeten dan meningkatkan angka pengangguran.
Berdasarkan permasalahan tersebut, dapat ditarik sebuah kesimpulan
bahwa proses pembelajaran khususnya pada sekolah kejuruan sangat bergantung
pada media pembelajaran yang inovatif sehingga lebih menunjang proses
pembelajaran itu sendiri. Pada pengembangan media pembelajaran ini, akan
dirancang khususnya untuk pembelajaran sistem AC (Air Conditioning) pada
mobil sehingga mempermudah peserta didik dalam mengamati komponen utama
AC, cara kerja dari sistem AC, dan perawatan sistem AC dari mulai menguras,
memvakum, sampai mengisikan kembali cairan AC (refrigerant) ke dalam sistem.