Anda di halaman 1dari 4

Gunakan nilai 𝑔𝑏𝑢𝑚𝑖 = 10 m/s2

1. Nadya yang sedang berlari pada kelajuan 9,40 m/s berada pada 2 m dibelakang Ria yang juga
sedang berlari dengan kelajuan 9,20 m/s. Pada jarak berapa meterkah Nadya akan menyusul Ria?
𝑥𝑁𝑎𝑑𝑦𝑎 = 2 + 𝑥𝑅𝑖𝑎
𝑣𝑁𝑎𝑑𝑦𝑎 ∙ 𝑡 = 2 + 𝑣𝑅𝑖𝑎 ∙ 𝑡
9,4 ∙ 𝑡 = 2 + 9,2 ∙ 𝑡
0,2 ∙ 𝑡 = 2
𝑡 = 10 𝑠
𝑥𝑁𝑎𝑑𝑦𝑎 = 𝑣𝑁𝑎𝑑𝑦𝑎 ∙ 𝑡
𝑥𝑁𝑎𝑑𝑦𝑎 = 9,4 ∙ 10
𝑥𝑁𝑎𝑑𝑦𝑎 = 94 𝑚

2. Dari puncak sebuah menara setinggi 60 m dari permukaan tanah, dilemparkan sebuah batu
vertikal keatas dengan kecepatan 20 m/s dan mencapai tinggi maksimum 20 m dihitung dari
puncak menara. Berapakah kecepatan batu tersebut sesaat sebelum mengenai tanah?.
𝑣𝑡 2 = 𝑣0 2 + 2 ∙ 𝑔 ∙ ℎ
𝑣𝑡 = √𝑣0 2 + 2 ∙ 𝑔 ∙ ℎ
𝑣𝑡 = √202 + 2 ∙ 10 ∙ 60
𝑣𝑡 = √400 + 1200
𝑣𝑡 = √1600
𝑣𝑡 = 40 𝑚/𝑠

3. Sebuah batu dilempar keatas dan mencapai ketinggian 25 m. berapa tinggi batu tersebut
terlempar keatas jika percobaan ini dilakukan di bulan, dimana percepatan gravitasi di bulan sama
dengan 1/6 percepatan gravitasi bumi?

Di Bumi
𝑣𝑡 2 = 𝑣0 2 − 2 ∙ 𝑔𝑏𝑢𝑚𝑖 ∙ ℎ
02 = 𝑣0 2 − 2 ∙ 10 ∙ 25
𝑣0 2 = 500

Di Bulan
𝑣𝑡 2 = 𝑣0 2 − 2 ∙ 𝑔𝑏𝑢𝑙𝑎𝑛 ∙ ℎ′
1
02 = 500 − 2 ∙ 𝑔𝑏𝑢𝑚𝑖 ∙ ℎ′
6
1
0 = 500 − 𝑔𝑏𝑢𝑚𝑖 ∙ ℎ′
3
500 ∙ 3
ℎ′ =
10
ℎ′ = 150 𝑚

4. Sebuah lokomotif yang bermassa 8.000 kg mampu menarik gerbong yang bermassa 40.000 kg
dengan percepatan tetap 1,20 m/s2 jika lokomotif digunakan untuk menarik gerbong yang
bermassa 16000 kg, berapa percepatan yang dihasilkannya?

Kasus I
𝛴𝐹 = 𝛴𝑚 ∙ 𝑎
𝛴𝐹 = (8.000 + 40.000) ∙ 1,2
𝛴𝐹 = 57.600

Kasus II
𝛴𝐹 = 𝛴𝑚 ∙ 𝑎
57.600 = (8.000 + 15.000) ∙ 𝑎
𝑎 = 2,4 𝑚/𝑠 2

5. Tentukan gaya yang dikerjakan balok A (40 kg) pada B (10 kg) dan gaya yang dikerjakan B pada
tembok.

𝛴𝐹 = 𝑚𝐴 ∙ 𝑎
𝐹 − 𝐹𝐵𝐴 = 40 ∙ 0
20 − 𝐹𝐵𝐴 = 40 ∙ 0
𝐹𝐵𝐴 = 𝐹𝐴𝐵 = 20 𝑁

𝛴𝐹 = 𝑚𝐵 ∙ 𝑎
𝐹 − 𝐹𝐵𝐴 + 𝐹𝐴𝐵 − 𝐹𝐵𝑇 = 10 ∙ 0
20 − 𝐹𝐵𝑇 = 50 ∙ 0
20 − 𝐹𝐵𝐴 = 50 ∙ 0

6. Seorang ibu (massa 50 kg) dan anaknya (25 kg) berhadapan satu sama lain pada lantai es (gesekan dapat
diabaikan). Dengan menempelkan telapak tangan mereka, mereka saling mendorong. Ibu mengerjakan
gaya rata-rata 40 N pada anaknya. Berapakah jarak pisah keduanya setelah 10 s?

1
𝑆𝑖𝑏𝑢 = 𝑣0 ∙ 𝑡 + ∙ 𝑎𝑖𝑏𝑢 ∙ 𝑡 2
2
1 𝐹
𝑆𝑖𝑏𝑢 = 𝑣0 ∙ 𝑡 + ∙ ( ) ∙ 𝑡2
2 𝑚𝑖𝑏𝑢
1 40
𝑆𝑖𝑏𝑢 = 0 ∙ 10 + ∙ ( ) ∙ 102
2 50
40
𝑆𝑖𝑏𝑢 = 0 + ∙ 100
100
𝑆𝑖𝑏𝑢 = 40 𝑚

1
𝑆𝑎𝑛𝑎𝑘 = 𝑣0 ∙ 𝑡 + ∙ 𝑎𝑎𝑛𝑎𝑘 ∙ 𝑡 2
2
1 𝐹
𝑆𝑎𝑛𝑎𝑘 = 𝑣0 ∙ 𝑡 + ∙ ( ) ∙ 𝑡2
2 𝑚𝑎𝑛𝑎𝑘
1 40
𝑆𝑎𝑛𝑎𝑘 = 0 ∙ 10 + ∙ ( ) ∙ 102
2 25
40
𝑆𝑎𝑛𝑎𝑘 = 0 + ∙ 100
50
𝑆𝑎𝑛𝑎𝑘 = 80 𝑚

𝑆𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝑆𝑖𝑏𝑢 + 𝑆𝑎𝑛𝑎𝑘


𝑆𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 40 + 80
𝑆𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 120 𝑚

7. Sebuah sistem katrol adalah sebuah mesin sederhana yang digunakan untuk mengangkat benda berat
dengan susunan seperti pada gambar, berapakah besar gaya F yang harus dikerjakan untuk menahan
sebuah beban seberat w tetap di tempatnya. Abaikan massa tali dan katrol.
𝑇1 = 𝑇2 = 𝑇
𝑤 = 𝑇1 + 𝑇2
𝑤 =𝑇+𝑇
𝑤 = 2𝑇
1
𝑇= 𝑤
2
𝐹 = 𝑇2
𝐹=𝑇
1
𝐹= 𝑤
2

8. Diagram menunjukan sebuah massa 2,0 kg tergantung pada seutas tali yang dihubungkan ke sebuah
kereta (sistem dipertahankan diam oleh kait H). Anggap gesekan sistem dan massa katrol dapat diabaikan
serta permukaan meja datar

jika kereta dilepaskan dari kait H, tentukan percepatan benda dan gaya tegang tali.
𝐹
𝑎=
𝛴𝑚
𝑚𝑏 ∙ 𝑔
𝑎 =
𝑚𝑘 + 𝑚𝑏
2 ∙ 10
𝑎 =
3+2
20
𝑎 =
5
𝑎 = 4 𝑚/𝑠 2

𝛴𝐹 = 𝛴𝑚 ∙ 𝑎
𝑚𝑏 ∙ 𝑔 − 𝑇 = 𝑚𝑏 ∙ 𝑎
2 ∙ 10 − 𝑇 = 2 ∙ 4
20 − 𝑇 = 8
𝑇 = 20 − 8
𝑇 = 12 𝑁

9. Sebuah pesawat terbang dengan massa 20 ton mendarat pada landasan dengan kecepatan
horizontal 90 m/s. jika pesawat berhenti setelah menempuh jarak 100 m, hitung gaya
pengereman yang bekerja pada pesawat tersebut.
𝑣𝑡 2 = 𝑣0 2 + 2 ∙ 𝑎 ∙ 𝑠
02 = 902 + 2 ∙ 𝑎 ∙ 100
0 = 8.100 + 200 ∙ 𝑎
0 − 8.100
𝑎=
200
−8.100
𝑎=
200
𝑎 = −40,5 𝑚/𝑠 2

𝐹 =𝑚∙𝑎
𝐹 = 20.000 ∙ (−40,5)
𝐹 = − 810.000 𝑁

10. Sebuah benda bermassa 4 kg bergerak keatas pada sebuah bidang miring 37° (sin 37° = 0,6)
terhadap horizontal. Tiga buah gaya luar bekerja pada benda: gaya 80 N horizontal, gaya 100 N
searah gerak benda, dan gaya gesekan 10 N melawan arah gerak benda, jika benda berpindah
sejauh 20 m, Gambarkan diagram bebas benda dan hitung usaha total yang bekerja pada benda
(nyatakan dalam satuan kJ)
𝑤 =𝑚∙𝑔
𝑤 = 4 ∙ 10
𝑤 = 40 𝑁

𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝛴𝐹 ∙ 𝑠
𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = (𝑊80𝑁 ∙ cos 37 + 𝑊100𝑁 − 𝑊𝑓 − 𝑊𝑤 ∙ sin 37) ∙ 𝑠
𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = (80 ∙ 0,8 + 100 − 10 − 40 ∙ 0,6) ∙ 20
𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = (64 + 100 − 10 − 24) ∙ 20
𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 130 ∙ 20
𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 2600 J
𝑊𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 2,6 kJ

11. Mobil pertama bermassa dua kali mobil kedua, tetapi energi kinetiknya hanya setengah setengah
kali mobil kedua. Ketika kedua mobil menambah kelajuan sebesar 5 m/s, energi kinetiknya
menjadi sama. Berapakah kelajuan awal kedua mobil tersebut?

Kondisi sebelum menambah kelajuan


1
𝐸𝐾1 = ∙ 𝐸𝐾2
2
1 1 1
∙ 𝑚1 ∙ 𝑣1 2 = ∙ ( ∙ 𝑚2 ∙ 𝑣2 2 )
2 2 2
1 1 1
∙ 2 𝑚2 ∙ 𝑣1 2 = ∙ ( ∙ 𝑚2 ∙ 𝑣2 2 )
2 2 2

1
𝑚2 ∙ 𝑣1 2 = ∙ 𝑚2 ∙ 𝑣2 2
4
1
𝑣1 = ∙𝑣
2 2

Kondisi setelah menambah kelajuan


𝐸𝐾1 = 𝐸𝐾2
1 1
∙ 𝑚1 ∙ (𝑣1 + 5)2 = ∙ 𝑚2 ∙ (𝑣2 + 5)2
2 2
2
1 1 1
∙ 2 𝑚2 ∙ ( 𝑣2 + 5) = ∙ 𝑚2 ∙ (𝑣2 + 5)2
2 2 2
1 2 1
𝑚2 ∙ ( 𝑣2 + 5 𝑣2 + 25) = ∙ 𝑚2 ∙ (𝑣2 2 + 10 𝑣2 + 25)
4 2
1 2 1 2
𝑣 + 5 𝑣2 + 25 = 𝑣2 + 5 𝑣2 + 12,5
4 2 2
1 2
𝑣 = 12,5
4 2
𝑣2 2 = 50
𝑣2 = 5√2 𝑚/𝑠

1
𝑣1 = ∙𝑣
2 2
1
𝑣1 = ∙ 5√2
2
𝑣1 = 2,5√2 𝑚/𝑠