Anda di halaman 1dari 8

BUKU PANDUAN

PEMERIKSAAN KUALITAS AIR BERSIH DAN AIR MINUM

Penyusun :

1. Domdom Bakara, SP
2. Indra Siangarimbun, SKM
3. Evita H. Tampubolon, SKM
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
berkat dan rahmatNya Buku Panduan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Air
Minum telah selesai disusun.
Buku panduan ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang
memberikan pelayanan kepada pasien sehingga perlu dilakukan pemeriksaan
kualitas air bersih dan air minum dilingkungan RSUP H.Adam Malik.
Panduan ini akan dievaluasi kembali dan akan dilakukan perbaikan bila
ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kebijakan pelayanan di rumah sakit.
Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada
Tim Penyusun dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam membantu
menyelesaikan penyusunan panduan ini.

Medan, Februari 2015


Direktur Utama,

Dr. dr. Yusirwan, SpB, SpBA(K), MARS


NIP. 19621122 198903 1001
LATAR BELAKANG

Air merupakan salah satu unsur yang sangat dibutuhkan dalam upaya
pelayanan di Rumah Sakit, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kualitas air
bersih dan air minum dilingkungan RSUP H.Adam Malik.
Pemeriksaan kualitas air bersih dan air minum dilaksanakan dengan
pengambilan sampel pada beberapa titik pengambilan sampel yaitu : Instalasi
Bedah Pusat, Instalasi Gizi/Dapur, Ruang bersalin, Ruang Perinatologi, IGD,
Pathologi Klinik, CSSD, Instalasi Haemodialisa, Instalasi Mikrobiologi, Instalasi
Farmasi, PAM, RA1, Sumur BOR, Reservoir, poli gigi, IPI, sampel air minum
pada 3 titik.
Pengambilan sampel air ini dilaksanakan oleh staf instalasi kesehatan
lingkungan dan pemeriksaan dilaksanakan di laboratorium yang terakreditasi.
BAB I
PEMERIKSAAN KUALITAS AIR BERSIH DAN AIR MINUM

A. DEFENISI
Pemeriksaan kualitas air bersih air minum adalah Pemeriksaan kualitas air
bersih dan air minum yang dilakukan secara periodik 1 (satu) kali 3 (tiga)
bulan untuk Mikrobiologi dan 1(satu) kali 6(enam) bulan untuk Fisika, Kimia
dan Mikrobiologi (lengkap).

B. TUJUAN
Tujuan dari pemeriksaan kualitas air bersih dan air minum adalah :
1. Menjaga kualitas dan kuantitas air bersih dan air minum agar tidak
menjadi sumber infeksius baru bagi pasien atau membahayakan
kesehatan.
2. Untuk mengetahui apakah air bersih dan air minum aman bagi konsumen
di RSUP H. Adam Malik.
BAB II
RUANG LINGKUP

Pemeriksaan kualitas air bersih dan air minum meliputi :


1. Pemeriksaan mikrobiologi dilaksanakan satu kali tiga bulan untuk
parameter E.coli
2. Pemeriksaan fisika dilaksanakan satu kali enam bulan untuk parameter
- Bau
- Rasa
- Total Padatan Terlarut (TDS)
- Warna
- Kekeruhan
- Suhu
3. Pemeriksaan kimia dilaksanakan satu kali enam bulan untuk parameter
a. Kimia Anorganik
- pH
- Kesadahan (CaCO3)
- Besi
- Mangan
- Seng
- Kadmium
- Timbal
- Air Raksa
- Arsen
- Selenium
- Kromium Val.6
- Nitrit
- Fluorida
- Klorida
- Sulfat
- Nitrat
- Sianida
b. Kimia Organik
- Detergen
- Zat organik

Titik pengambilan sampel air bersih dan air minum meliputi :


1. Instalasi Bedah Pusat
2. Instalasi Gizi/Dapur
3. Ruang bersalin
4. Ruang Perinatologi
5. Instalasi Gawat Darurat
6. Pathologi Klinik
7. Instalasi CSSD
8. Instalasi Haemodialisa
9. Instalasi Mikrobiologi
10. Instalasi Farmasi
11. PAM
12. Rindu A1
13. Sumur BOR
14. Reservoir
15. Poliklinik gigi
16. Instalasi Perawatan Intensif
17. Air Minum 3 Titik.

Pemeriksaan kualitas air bersih dan air minum dilaksanakan di laboratorium


terakreditasi.
BAB III
TATA LAKSANA

1. Kepala Instalasi merekomendasikan titik pengambilan sampel air guna


pemeriksaan yang dibutuhkan sesuai dengan peraturan yang berlaku
(Kepmenkes RI No 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang persyaratan
lingkungan rumah sakit). Antara lain adalah : Instalasi Gizi, Ruang
Operasi, Kamar Bersalin, Kamar Bayi, Patologi Klinik, Farmasi, CSSD,
RA1, IGD, Hemodialisa sebelum RO dan sesudah RO, ICU, Mikrobiologi,
Poli gigi, Sumur bor (3 titik), Reservoar, Air PAM, Air Minum (CMU,
RA, RB) .
2. Petugas mengenakan sarung tangan karet (handscun) sebelum mengambil
sampel.
3. Petugas laboratorium lingkungan mempersiapkan jumlah wadah sampel
yang telah steril sesuai dengan jumlah titik pengambilan sampel dan
wadah penyimpanan / pengiriman sampel.
4. Petugas laboratorium lingkungan membuat stiker kode di luar wadah
sampel, sesuai dengan titik pengambilan dan peruntukan pemeriksaan.
5. Petugas laboratorium lingkungan mengambil sampel pada titik-titik yang
telah direkomendasikan oleh kepala instalasi kesehatan lingkungan.
6. Petugas laboratorium lingkungan melaksanakan fiksasi pada kran air
kemudian menampung air yang sedang mengalir.
7. Petugas laboratorium lingkungan menutup wadah sampel, namun sebelum
menutup wadah, udara dalam wadah sampel harus kosong.
8. Petugas laboratorium lingkungan mempersiapkan pengiriman sampel ke
laboratorium terakreditasi.
9. Petugas laboratorium lingkungan mengantar sampel dan mengambil hasil
pemeriksaan sesuai dengan tanggal yang ditentukan.
10. Kepala instalasi kesehatan lingkungan mengevaluasi hasil pemeriksaan
laboratorium.
11. Kepala instalasi kesehatan lingkungan melaporkan hasil evaluasi
pemeriksaan laboratorium kepada Direktur Utama
BAB IV
DOKUMENTASI

1. Pemeriksaan kualitas air bersih dan air minum yang dilaksanakan oleh RSUP
H. Adam Malik Medan dievaluasi oleh Kepala instalasi kesling dan Petugas
laboratorium lingkungan.
2. Kepala instalasi kesling melaporkan hasil evaluasi pemeriksaan kualitas air
bersih kepada Direktur Utama.
3. Direktur menindak lanjuti hasil evaluasi pemeriksaan kualitas air bersih
Rumah Sakit dan mengkordinasikan dengan pihak terkait.

Direktur Utama

Dr. dr. Yusirwan, SpB, SpBA(K), MARS


NIP. 19621122 198903 1001