Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

GIZI IBU HAMIL


DI PERTEMUAN IBU HAMIL

DISUSUN OLEH :

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
PRODI D III GIZI
2014
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Menu seimbang adalah susunan makanan yang terdiri dari beraneka ragam
makanan, yangberguna bagi janin selama kehamilan.
Pada dasarnya masalah gizi timbul karena perilaku gizi seseorang yang salah,
yaitu ketidak seimbangan antara konsumsi gizi dan kandungan giiznya. Maka
seseorang akan menderita gizi kurang sebaliknya jika konsumsi melebihi kecukupan
gizinya, maka yang bersangkutan akan menderita gizi lebih akibat dari masalah gizi
ganda ini. Terutama pada ibu hamil yang sangat membutuhkan banyak gizi untuk
keperluan dirinya sendiri dan juga janinnya.
Untuk itu perlu diadakannya suatu kegiatan yang bertujuan untuk memberikan
informasi baik kepada ibu hamil, sehingga ibu hamil dapat mengerti dan memahami
tentang pentingnya asupan gizi bagi ibu hamil.
BAB II
PEMBAHASAN MATERI

A. Pengertian Gizi Ibu hamil

Gizi seimbang untuk ibu hamil adalah keadaan keseimbangan antara zar gizi yang
diperlukan oleh ibu hamil untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan dan perkembangan
janinnya yang dapat dipenuhi oleh asupan zat gizi dari aneka ragam makanan.
Selama hamil, calon ibu memerlukan lebih banyak zat zat gizi dari pada wanita
yang tidak hamil, karena makanan ibu hamil dibutuhkan untuk dirinya dan janinn
yang dikandungnya, bila makanan ibu terbatas janin akan tetap menyerap persediaan
makanan ibu sehingga ibu menjadi kurus, lemah, pucat, gigi rusak, rambut rontok
dan lain – lain.
Demikian pula, bila makanan ibu kurang, tumbuh kembang janin akan teganggu,
terlebih bila keadaan gizi ibu pada masa sebelum hamil telah buruk pula. Keadaan
ini dapat mengakibatkan abortus, BBLR, bayi lahir prematur atau bahkan bayi lahir
mati. Pada saat bersalin dapat mengakibatkan kenaikan berat badan yang berlebihan,
bayi besar, dan dapat pula mengakibatkan preeklapsi (keracunan kehamilan). Bila
makanan ibu kurang, kemudian diperbaiki setelah bayi lahir, kekurangan yang
dialami sewaktu dalam kandungan tidak dapat sepenuhnya diperbaiki.

B. Manfaat Gizi Seimbang pada Ibu Hamil


1. Untuk pertumbuhan janin yang ada dalam kandungan
2. Untuk mempertahankan kesehatan dan kekuatan badan ibu sendiri
3. Supaya luka- luka persalinan lekas sembuh dalam nifas
C. Dampak Kekurangan Gizi Pada Ibu Hamil
1. Terhadap ibu

Menyebabkan resiko dan komplikasi pada ibu antara lain : anemia,


perdarahan, Berat badan ibu ttidak bertambah secara normal, dan terkena infeksi.
2. Terhadap Persalinan

Mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya


(premature), perdarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi
cenderung meningkat.
3. Terhadap Janin

Mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran,


abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi,
asfiksia intra partum (mati dalam kandungan), lahir dengan berat badan lahir
rendah (BBLR).

D. Pesan Gizi Seimbang untuk Ibu hamil


1. Biasakan mengkonsumsi anekaragaman pangan yang lebih banyak
a. Kebutuhan protein

Kebutuhan protein berguna untuk pertumbuhan janin dan untuk


mempertahankan kesehatan ibu. Sumber protein yang dianjurkan yaitu : ikan,
susu dan telur.
b. Kebutuhan zat besi

Digunakan untuk pembentukan sel dan jaringan baru, selain itu


pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. Sumber makanan yang
banyak mengandung zat besi diantaranya : ikan, daging, hati dan tempe
c. Asam folat

Digunakan untuk pembentukan sel dan sistem saraf termasuk sel darah
merah. Sumber asam folat antara lain : sayuran hijau seperti bayam dan
kacang-kacangan.
d. Vitamin

Buah berwarna merupakan sumber vitamin yang baik bagi tubuh dan buah
yang berserat karena dap melancarkan BAB sehingga mengurangi resiko
sembelit.
e. Kalsium

Digunakan untuk mengganti cadangan kalsium ibu yang digunakan untuk


pembentukan jaringan baru pada janin. Sumber kalsium antara lain : sayuran
hijau, kacang-kacangan, ikan teri dan susu.
f. Yodium

Yodium berfungsi untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan bayi.


Sumber yodium yang baik adalah makanan laut, seperti ikan, udang, kerang,
rumput laut.
2. Batasi mengkonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi

Pembatasan konsumsi garam dapat mencegah hipertensi selama kehamilan.


Selama ibu hamil diusahakan agar tidak menderita hipertensi. Hal ini disebabkan
karena hipertensi selama kehamilan akan meningkatkan resiko kematian janin,
terlepasnya plasenta, serta gangguan pertumbuhan.
3. Minumlah air putih yang lebih banyak

Kebutuhan air selama kehamilan meningkat agar dapat mendukung sirkulasi


janin, produksi cairan amnion dan meningkatnya volume darah. Ibu hamil
memerlukan asupan air minum sekitar 2 – 3 l/ hari (8-12 gelas sehari).
4. Batasi minum kopi

Kafein bila dikonsumsi oleh ibu hamil akan mempunyai efek diuretik dan
stimulan. Oleh karenanya bila ibu hamil minum kopi sebagai sumber utama
kafein yang tidak terkontrol, akan mengalami peningkatan buang air kecil yang
akan berakibat dehidrasi, tekanan darah meningkat, dan detak jantung juga akan
meningkat. Pangan sumber kafein lainnya adalah cioklat, teh dan minuman
suplemen energi. satu botol minuman suplemen energi mengandung kafein setara
dengan 1 – 2 cangkir kopi. Disamping mengandung kafein, kopi juga
mengandung inhibitor (zat yang mengganggu penyerapan zat besi) konsumsi
kafein pada ibu hamil juga akan berpengaruh pada pertumbuhan dan
perkembangan janin, karena metabolisme janin belum sempurna.

Lampiran
1. Apa Fungsi Serat bagi Ibu Hamil?
Jawab: Untuk melancarkan pencernaan agar tidak sembelit
2. Mengapa orang yang sedang hamil harus mengurangi makanan yang rasanya asin?
Jawab: Untuk mencegah terjadinya oedema dan tekanan darah tinggi akibat retensi
natrium
3. Apa pentingnya gizi bagi ibu hamil?
Jawab: Untuk membantu proses pembentukan janin an membantu proses kelahiran
BAB III
SATUAN ACARA PENYULUHAN

1. Topik
Gizi Ibu Hamil

2. Pokok Bahasan
Asupan makan yang baik bagi ibu hamil

3. Acara
Pertemuan ibu hamil

4. Waktu Pelaksanaan
Hari/Tanggal : Sabtu,
Waktu : 120 menit

5. Penyaji
Dwi Putriyani R

6. Tujuan
a. Tujuan Umum
Diharapkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi pada ibu hamil dapat
meningkat.
b. Tujuan Khusus
1) Ibu hamil dapat mengetahui pengertian gizi seimbang untuk ibu hamil
2) Ibu hamil dapat mengetahui manfaat gizi seimbang untuk ibu hamil
3) Ibu hamil dapat mengetahui dampak kekurangan zat gizi pada ibu hamil
4) Ibu hamil mengetahui pesan gizi seimbang untuk ibu hamil

7. Materi
a. Pengertian gizi seimbang untuk ibu hamil
b. Manfaat gizi seimbang untuk ibu hamil
c. Dampak kekurangan zat gizi untuk ibu hamil
d. Pesan gizi seimbang untuk ibu hamil

8. Sasaran
Ibu hamil di Kelurahan Beji

9. Kegiatan
No Tahapan Kegiatan Penyaji Kegiatan Sasaran Media /
Kegiatan Alat
1 Pembukaan 1. Membuka acara, 1. Menjawab salam Pengeras
memberi salam 2. Peserta mengenal penyaji suara
2. Memperkenalkan
diri
2 Isi 1. Menjelaskan materi 1. Memperhatikan/menyimak Leaflet
penyuluhan dan memahami materi dan
2. Memberikan penyuluhan lembar
kesempatan kepada 2. Memberikan pertanyaan balik
peserta untuk 3. Mendengarkan dan
bertanya menyimak jawaban dari
3. Menjawab penyaji
pertanyaan
3 Penutup 1. Menyimpulkan isi 1. Bersama menyimpulkan Pengeras
penyuluhan materi penyuluhan suara
2. Menutup acara 2. Peserta paham dengan
3. Mengucapkan salam materi penyuluhan

10. Metode Penyuluhan


Ceramah, Tanya jawab
11. Alat dan Media
Leaflet dan lembar balik

12. Evaluasi
a. Kehadiran ibu hamil lebih dari 70%
b. Ibu hamil mendengarkan dan paham dengan materi yang diberikan dengan
menulang secara bersama tentang inti dari materi yang diberikan
c. Ibu hamil aktif bertanya

13. Referensi
Lembar Gizi Ibu Hamil Puskesmas Leyangan

14. Materi (terlampir)