Anda di halaman 1dari 40

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 3 Majenang


Mata Pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI
PEKERTI
Kelas / Semester : VIII / 1
Materi Pokok : Shalat Sunnah Berjama’ah dan Munfarid
Alokasi Waktu : 4Pertemuan (12 x 40 menit)

A. Kompetensi Inti :
(KI-1) Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya;
(KI-2) Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya;
(KI-3) Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan procedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata;
(KI-4) Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori.

B. Kompetensi dasar dan indikator:

NO. KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


1.1.
1.2.

1
1.3.
1.4.

1.5. Menunaikan shalat sunnah berjamaah dan munfarid sebagai


implementasi dari pemahaman rukunIslam
2 3.6 Memahami hikmah 1. Menjelaskan pengertian tentang
ketentuan dan tata shalat sunnah
cara shalat sunnah 2. Menunjukkan dalil-dalil naqli
berjamaah dan tentang shalat sunnah berrjamaah
munfarid dan munfarid
3. Menunjukkan macam-macam shalat
sunnah berjamaah dan munfarid
dan tata cara ketentuannya
4. Menjelaskanhikmahsholatsunahberj
amaah / munfarid
3 4.6 Mempraktikkan shalat 1. Membiasakan shalat sunnah
sunnah berjamaah dan berjamaah dalam kehidupan
munfarid dalam 2. Membiasakan shalat sunnah
kehidupan sehari-hari munfarid dalam kehidupan sehari-
hari
3. Mempraktikkan shalatsunnah
berjamaah dan munfarid
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Diberikan kesempatan untuk mengkaji tentang shalat sunnah berjamaahdan
munfarid hinggamendapatkanpengertian dengan benar.
2. Melaluikegiatandemontrasishalat sunnah berjamaahdan munfarid
pesertadidikdapatmempraktikkanshalat sunnah berjamaahdan mnfarid
denganbenar/tartil/berurutan.

Dari kedua proses kegiatanpembelajarantersebutmakapeserta di


dikdiharapkandapat :
1. menunjukkan tata cara shalat sunnah berjamaah dan munfarid
2. mendemontrasikan tata cara shalat sunnah berjamaah dan munfarid
3. melaksanakan shalat sunnah berjamaah dan munfarid sebagai implementasi dari
pemahaman fiqihIslam.
4. menjelaskan pengertian shalat sunnah berjamaah dan munfarid serta dasar hukumnya.
5. menjelaskan macam shalatsunnah berjamaah dan ketentuanya.
6. menjelaskan macam shalat sunnah munfarid dan ketentuanya.
7. menyebutkan macam-macamshalatsunnah berjamaah.
8. menyebutkan macam-macamshalatsunnah munfarid
9. mempraktikkan shalatsunnah berjamaah dan munfarid dalam kehidupan sehari-hari.

D. MATERI PEMBELAJARAN:
1. Pengertian shalat sunah
Shalat sunah adalahshalatyang hukumnya sunah. Apabila dilaksanakan
Allah akan memberikan pahala dan keutamaan khusus melebihi orang-orang
yang tidak melaksanakannya. Shalat sunah merupakan ibadah tambahan
selain shalat wajib. Keistimewaan dan keutamaan shalat sunah adalah
menambah pahala dan menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat
dalam shalatwajib.
2. Macam-macam Shalat Sunah dan Ketentuannya
a. Shalat `Idain (`Idul Fitri dan Idul Adha)
Shalat `Idain (dua hari raya) adalah shalat sunah yang dikerjakan pada
pagi hari rayasecaraberjama`ah. Hukum melaksanakan shalat ‘idain
adalah sunah muakkad (sangat dianjurkan).

Ketentuan pelaksanaannya sabagai berikut :


1) Waktu shalat `Id adalah mulai terbit matahari hingga sebelum
waktu zuhur.
2) Shalat Idul Fitri dikerjakan tanggal 1 Syawal sedangkan Idul Adha
tanggal 10 Zulhijah.
3) Terdiri dari dua rakaat, diawali dengan niat dan takbiratul ihram,
kemudian takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat
kedua.
4) Antara takbir satu dengan takbir berikutnya membaca tasbih:

Artinya : “Maha suci dan segala puji bagi Allah dan tidak ada
Tuhan melainkan Dia dan Allah Maha besar”
5) Ada khutbah setelah shalat.
6) Disunahkan mandi sebelum shalat.
7) Disunahkan memakai wangi-wangian dan berhias.
8) Disunahkan makan sebelum pergi shalat Idul Fitri dan tidak makan
sebelum shalat Idul Adha.
9) Disunahkan berangkat melalui satu jalan dan pulang melintasi jalan
yang lain.
b. Shalat Gerhana (Kusuf dan Khusuf)
Shalat sunah gerhana adalah shalat yang dilakukan secara berjama`ah
pada waktu terjadi gerhana bulan (Shalat Kusuf)atau matahari (Shalat
Khusuf).

Ketentuan pelaksanaannya sebagai berikut :


1) Dilaksanakan ketika terjadi gerhana dan belum lenyap (terang
kembali).
2) Sebaiknya dilaksanakan di masjid atau musala.
3) Terdiri dari dua rakaat diawali dengan niat dan dilanjutkan
takbiratul ihram, doa iftitah, Al-Fatihah, surat atau ayat Al-Quran,
rukuk, iktidal kemudian Al-Fatihah, surat atau ayat Al-Quran,
rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kemudian
dilanjutkan rakaat kedua dengan cara yang sama dengan rakaat
pertama kemudian diakhiri tahiyat akhir dan salam.
4) Ada khutbahsetelahshalat.

c. Shalat Istisqa’
Shalat Istisqa adalah shalat sunah yang dikerjakan secaraberjama`ah
dengan tujuan memohon kepada Allah SWT agar diberi hujan.

Ketentuan pelaksanaannya sebagai berikut :


1) Dikerjakan di lapangan pada tengah hari.
2) Disunahkan puasa 3 hari sebelum shalat.
3) Ada khutbah setelah shalat.
4) Memperbanyak istighfar dan bertobat.
5) Memakai pakaian yang sederhana.
6) Anak-anak, kakek-kakek serta dan nenek-nenek serta binatang
ternak dianjurkan untuk diajak ikut serta ke lapangan.

d. Shalat Tahajud (Qiyamul-Lail)


Shalat tahajud disebut juga qiyamul-lail atau shalat malam. Shalat
tahajud adalah shalat sunah yang dikerjakan pada malam hari antara
waktu shalat Isya sampai dengan fajar sidik (menjelang subuh). Namun,
waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tahajud adalah dua
pertiga malam yang akhir (sekitar pukul 02.00 dini hari), dan lebih
utama dikerjakan setelah tidur.

Hukum melaksanakan shalat tahajud adalah sunah muakad. Firman


Allah swt.:



Artinya : “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah
kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan
Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” ( QS.Al Isra : 79 )

Bagi orang yang belum terbiasa, pada awalnya melaksanakan shalat


tahajud terasa berat, tetapi bagi sebagian yang lain merasa ringan karena
sudah terbiasa bangun di malam hari dan melakukan shalat tahajud,
bahkan mereka merasakan kenikmatan rohani yang luar biasa setelah
melakukan shalat tahajud di tengah keheningan malam.

Pada tahap awal, agar tidak berat dalam melaksanakan shalat tahajud,
disarankan berdoa kepada Allah swt. sebelum tidur agar diberi kekuatan
untuk bangun di malam hari untuk melaksanakan shalat tahajud.

Tata cara melaksanakan shalat tahajud tidak jauh berbeda dengan shalat
sunah yang lain yaitu jumlah rakaatnya paling sedikit dua rakaat dan
paling banyak tak terhingga. Shalatinibolehdikerjakansecaraberjamaah,
danbolehsecaramunfarid.

Shalat malam sangat dianjurkan kepada setiap muslim, terutama bagi


para penghafal Al-Qur’an agar senantiasa diberi kemampuan oleh Allah
untuk menjaga hafalannya. Shalat malam diakhiri dengan shalatwitir.

e. Shalat Tarawih
Shalat tarawih adalah shalat sunah yang dikerjakan pada malam hari
sesudah shalat Isya sampai menjelang waktu fajar pada bulan
Ramadan.Shalattarawihmerupakanqiyamul-lail di bulan
Ramadan.Hukum melaksanakan shalat tarawih adalah sunah muakad.
Shalat tarawih ini boleh dilakukan sendiri atau berjamaah, tetapi lebih
utama jika dikerjakan secara berjamaah.

Ketentuan pelaksanaannya sebagai berikut :


1) Dilaksanakan pada malam hari di bulan Ramadan setelah shalat
Isya sampai menjelang fajar.
2) Terdiri dari 20 rakaat atau 8 rakaat. Tiap 2atau 4 rakaat diakhiri
dengan salam. Setelah selesai shalat tarawih hendaknya diteruskan
dengan shalat witiruntukmengakhiri.

f. Shalat Witir
Witir artinya ganjil. Shalat witir adalah shalat sunah dengan jumlah
rakaat ganjil. Bilangan minimal shalat witir adalah satu rakaat dan
maksimal sebelas rakaat. Shalat witir dikerjakan sebagai penutup
qiyamul-lail. Shalat witir dapat juga dikerjakan tanpa terlebih dulu
melakukan qiyamul-lail. Jika melakukan qiyamul-lail, shalat witir
dilakukan setelah qiyamul-lail. Shalat ini dapat dikerjakan berjamaah
atau munfarid.

Cara mengerjakan shalat witir ada dua macam pilihan. Pilihan pertama,
shalat witir dikerjakan dengan satu kali salam tanpa tasyahud awal,
meskipun banyaknya rakaat 3, 5, 7, 9 atau 11. Pilihan kedua, shalat witir
dikerjakan dengan cara setiap dua rakaat salam, dan diakhiri dengan satu
rakaat.

g. Shalat Rawatib
Shalat rawatib adalah shalat sunah yang pelaksanaannya mengiringi
shalat fardu, dikerjakansecaramunfarid. Shalat sunah yang dikerjakan
sebelum shalat fardu disebut shalat sunah qabliyah, sedangkan shalat
sunah yang dikerjakan setelah shalat fardu disebut shalat sunah
bakdiyah.

Ditinjau dari segi tingkatan hukumnya, shalat rawatib terbagi menjadi


dua yaitu shalat sunah rawatib mu’akad dan ghairumu’akad.
Shalat rawatib yang sangat dianjurkan disebut shalat sunah rawatib
muakad yaitu :
1) Dua rakaat sebelum subuh
2) Dua rakaat sebelum dan sesudah shalat duhur
3) Dua rakaat sesudah shalat maghrib
4) Dua rakaat sesudah shalat Isya
Shalat sunah rawatib ghairu muakad terdiri dari:
1) Empat rakaat sebelum shalat asar
2) Dua rakaat sebelum shalat Maghrib
3) Dua rakaat sebelum shalat Isya

Beberapa ketentuan shalat sunah rawatib yaitu :


1) Tidak didahului azan dan iqamah
2) Bacaannya tidak dinyaringkan
3) Setiap dua rakaat satu salam
4) Shalat sunah qabliyah atau shalat sunah lainnya diakhiri seketika
tanpa diselesaikan sampai salam, dan langsung mengikuti shalat
fardu berjamaah, bila iqamah untuk shalat fardu berjamaah sudah
dikumandangkan.

h. Shalat Tahiyatul Masjid


Shalat tahiyatul masjid adalah shalat sunah yang dikerjakan dengan
tujuan untuk menghormati masjid. Dikerjakan secaramunfaridketika
seseorang baru masuk masjid dan belum duduk. Jika shalat berjamaah
hendak dimulai maka tidak disunahkan melakukan shalat tahiyatul
masjid. Tentang shalat tahiyatul masjid Nabi Muhammad s.a.w.
bersabda:
‫عن ابى قتادةقال رسو ل للا صلى للا عليه وسلم اذادخل‬
ّ ‫احدكم المسجد فل يجلس حتّى يص‬
‫لي ركعتين ( رواه البخارى‬
) ‫ومسلم‬
Artinya :“Dari Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersabda : apabila salah
seorang di antara kamu masuk ke masjid maka janganlah duduk
sebelum shalat (tahiyatul masjid) dua rakaat.” (HR. Bukhari dan
Muslim)

i. Shalat Istikharah
Istikharah berarti mohon dipilihkan. Shalat istikharah mengandung
pengertianmelaksanakan shalat sunah dua rakaat dengan maksud untuk
memohon petunjuk dari Allah SWT dalammenentukan pilihan terbaik di
antara dua pilihan atau lebih. Shalat ini dikerjakan secara munfarid.

Suatu saat kita dihadapkan pada dua atau lebih pilihan yang sama-sama
baik dan sulitmenentukan mana yang terbaik, padahal menyangkut
persoalan yang mempunyai pengaruh terhadapkehidupan kita di masa
yang akan datang seperti, memilih sekolah, pekerjaan, jodoh, dan
yanglainnya. Oleh karena itu sebagai orang yang beriman kita harus
yakin bahwa hanya Allah SWT yangpaling mengetahui persis mana
yang terbaik di antara sekian pilihan itu. Allah SWT mempunyai sifat
wajib `Ilmu dan `Aliman yang artinya Maha Mengetahui. AllahSWT
merupakan Dzat yang mengetahui segala sesuatu yang telah terjadi
maupun yang akan terjadi.

Shalat istikharah dilakukan minimal dua rakaat. Waktu pelaksanaannya


boleh pagi, siang, atau malam hari. Akan tetapi yang lebihutama
dilaksanakanpada malam hari.
j. Shalat Duha
Shalat duha adalah shalat yang dikerjakan pada waktu duha, yaitu
ketikatinggi matahari sepenggalahhingga menjelang waktu shalat duhur.
Shalat duha dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan sebanyak-banyaknya
12 rakaat, dengan cara setiap 2 rakaat diakhirisalam. Rakaat pertama
disunahkan membaca surah Asy-Syams dan rakaat kedua disunahkan
membaca surah Ad-Dhuha. Hukum melaksanakan shalat duha adalah
sunah muakad. Shalat ini dapat dikerjakan secara munfarid maupun
berjamaah.

Salah satu keutamaan dari shalat duha adalah untuk memohon


kemudahan rezeki.Hadis Nabi Muhammad s.a.w:
‫ي صلى للا عليه وسلم من صلى الضُّحى‬ ُّ ‫عن ان ٍس قال النب‬
‫اثنـتى عشرة ركعةً بنى للا له قصرا فى الجـنـة ( رواه الترمذى‬
) ‫وابن ما جه‬
Artinya : “Dari Anas, Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, “Barang siapa
shalat duha dua belas rakaat, Allah akan membuatkan baginya istana di
surga.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah)

k. Shalat Hajat
Shalat hajat adalah shalat sunah yang dikerjakan ketika kita mempunyai
hajat dan memohon kepada Allah supaya apa yang menjadi harapan kita
dikabulkan. Waktu pelaksanaan shalat hajat tidak tertentu, boleh siang
maupun malam. Tetapi lebih utama dikerjakan pada malam hari. Shalat
hajat dilaksanakan sejumlah dua rakaat sampai dua belas
rakaatsecaramunfarid.

3. Praktik Shalat Sunah


Shalat sunah tidak cukup dipelajari saja tanpa dipraktikkan dalam kehidupan
sehari-hari. Jika shalat sunah sudah dikerjakan maka shalat fardu berjamaah
hendaknya lebih diutamakan untuk dikerjakan. Seseorang yang mengerjakan
shalat istikharah tanpa mengerjakan shalat fardu dalam kesehariannya, tentu
hal tersebut tidak pada tempatnya. Meninggalkan shalatfar dua dalah dosa
besar. Bagaimana mungkin Allah akan mengabulkan permohonan dalam
shalat istikharah jika seseorang selalu melakukan dosa besar dengan tidak
mengerjakan shalat fardu?

Jika shalat sunah selalu dipraktikkan maka akan hikmah dan manfaatnya
akan didapat, yaitu:
1. Dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah
2. Dapat menambah kebajikan dan meninggikan derajat seseorang
3. Mendatangkan ketenangan dan ketentraman hati
4. Dapat menutupi segala kekurangan dalam pelaksanaan shalat fardhu
5. Akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu
6. Dimudahkan jalan rezekinya oleh Allah SWT.

E. Metode Pembelajaran :
1. Pendekatan : Scientific
2. Model pembelajaran : Contextual Teaching and Learning dan Direct
Instruction
3. Metode : diskusi, drill, dan demontrasi

F. Sumber Belajar
1. Buku Kelas 8
2. Al-quran

G. Media Pembelajaran
1. Media
a. Video Pembelajaran shalat
b. CD Pembelajaran
c. Gambar cara mengatur shof dalam berjamaah.
2. Alat
a. Komputer/laptop
b. LCD Projector
c. Speaker aktif
d. Layar screen

H. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuanke
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu

Pendahul a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan 10 menit


uan berdo’a bersama dipimpin oleh seorang peserta
didik dengan penuh khidmat;
b. Guru memulai pembelajaran dengan membaca
doa-doa dalam shalat (bacaan shalat dai
takbiratul ihram sampai at tahiyat akhir);
c. Guru memperlihatkan kesiapan diri dengan
mengisi lembar kehadiran dan memeriksa
kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk
disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
d. Guru memberikan motivasi dan mengajukan
pertanyaan secara komunikatif yang berkaitan
dengan materi pelajaran.
e. Guru menyampaikan kompetensi inti, kompetensi
dasar dan tujuan yang akan dicapai.
f. Guru membagi peserta didik dalam beberapa
kelompok

Inti Mengamati 100


 Mencermati tayangan video shalatsunnah menit
berjamaah dan munfarid.
 Menyimak dan membaca dalil-dalil tentang
shalat sunnah berjamaah dan munfarid.
 Mengamatigambarshofdalamshalatberjamaah
Menanya
 Dengan dimotivasi oleh guru mengajukan
pertanyaan tentang macam-
macamshalatsunnah berjamaah dan munfarid.
 Mengajukan pertanyaan mengenai tata cara
salah satu shalatsunnah berjamaah dan juga
shalat munfarid
Eksperimen/explore
 Secara berkelompok membaca ketentuan-
ketentuan shalat sunnah berjamaah dan
munarid
 Diskusi menyusun arti tentangshalatberjamaah
Asosiasi
 Melakukan koreksi secara berkelompok
terhadap hasil diskusi
tentangpelaksanaanshalatsunnah berjamaah
dan munfarid
 Menganalisis, mengoreksi, dan memperbaiki
hasil jawabandaripertanyaansiswa lain
terhadapmasalah yang di pelajari
Komunikasi
 Menunjukkan / memaparkan hasil diskusi
kelompok
 Menanggapi paparan kelompok lain
 Menyusun kesimpulan darimateripembelajaran
dengan bimbingan guru.

Penutup a. Dibawah bimbingan guru, peserta didik 10 menit


menyimpulkanmateripembelajaransecarademokra
tis.
b. Bersama-sama melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c. Guru memberikan reward kepada kelompok
“terbaik”, yakni:
Kelompok yang benar dalam
mempresentasikanhasildiskusikelompok
d. Guru menjelaskanmateri yang akandipelajari pada
pertemuan berikutnya dan menyampaikan tugas
mandiri terstruktur.
e. Bersama-samamenutuppelajarandenganberdoa
I. Penilaian
1. Pengetahuan
a. Teknik Penilaian :Tes Lisan
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian tes lisan
c. Kisi-kisi :
No. Indikator Butir Instrumen

1. Apapengertiansholatsunah Essay
Sebutkanmacam-
2. Essay
macamsholatsunah
3. Apahikamahsholatsunah Essay

Instrumen: Terlampir
2. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance
b. Bentuk Instrumen : Praktik
c. Kisi-kisi:

No. IndikatorKeterampilan Butir Instrumen

Bagaimanacaramengaturshof yang
1. Mengaturshof
benardalamshalatberjamaah
Shalatberjamaah
2. Praktikkancarashalatidulfitridenganbenar
3. Penilian Sikap
a. Sikap Spiritual
1) Sikap Spiritual Penilaian Observasi
Nama Peserta Didik : …………………………………….
Kelas : …………………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………………….
Sikap yang dinilai : Spritual

Skor
No Indikator/Pernyataan
1 2 3 4
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan sesuatu.
2 Menjalankan ibadah tepat waktu.
3 Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi
sesuai agama yang dianut.
4 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang
Maha Esa;
5 Mensyukuri kemampuan manusia dalam
mengendalikan diri
6 Mengucapkan syukur ketika berhasil mengerjakan
sesuatu.
7 Berserah diri (tawakal) kepada Tuhan setelah
berikhtiar atau melakukan usaha.
8 Menjaga lingkungan hidup di sekitar rumah tempat
tinggal, sekolah dan masyarakat
9 Memelihara hubungan baik dengan sesama umat
ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
10 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai
bangsa Indonesia.
11 Menghormati orang lain menjalankan ibadah sesuai
dengan agamanya
Jumlah Skor Perolehan
Skor Maksimal 4 x 11 = 44

Petunjuk Umum :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik.
Berilah tanda cek (√) pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang
ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut :
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan
kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan
sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
2) Sikap Spiritual Penilaian Diri
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Nama : ……………………………………………
Kelas : ……………………………………………
Sikap yang dinilai : Spritiual
Alternative
No Pernyataan
Ya Tdk
1 Saya Berdoa sebelum dan sesudah
menjalankan sesuatu.
2 Saya Menjalankan ibadah tepat waktu.
3 Saya Memberi salam pada saat awal dan
akhir presentasi sesuai agama yang dianut.
4 Saya Bersyukur atas nikmat dan karunia
Tuhan Yang Maha Esa;
5 Saya Mensyukuri kemampuan manusia
dalam mengendalikan diri
6 Saya Mengucapkan syukur ketika berhasil
mengerjakan sesuatu.
7 Saya Berserah diri (tawakal) kepada Tuhan
setelah berikhtiar atau melakukan usaha.
8 Saya Menjaga lingkungan hidup di sekitar
rumah tempat tinggal, sekolah dan
masyarakat
9 Saya Memelihara hubungan baik dengan
sesama umat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
10 Saya Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha
Esa sebagai bangsa Indonesia.
11 Saya Menghormati orang lain menjalankan
ibadah sesuai dengan agamanya
Jumlah Skor Perolehan
Skor Maksimal 2 x 11 = 22

Petunjuk Umum:
Lembar penilaian sikap ini untuk menilai konsep diri peserta didik
dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan diri
peserta didik. Rentangan nilai yang digunakan antara 1 dan 2. Jika
jawaban YA maka diberi skor 2, dan jika jawaban TIDAK maka
diberi skor 1.

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
3) Sikap Spiritual Penilaian Antar Peserta Didik
Nama penilai : (Tidak diisi)
Nama peserta didik yang dinilai : ……………………………
Kelas : ……………………………
Mata pelajaran : PAI dan Budi Pekerti
Sikap Spiritual yang diamati : Spiritual.
Skor
No Indikator/Pernyataan
1 2 3 4
1 Berdoa sebelum dan sesudah menjalankan
sesuatu.
2 Menjalankan ibadah tepat waktu.
3 Memberi salam pada saat awal dan akhir
presentasi sesuai agama yang dianut.
4 Bersyukur atas nikmat dan karunia Tuhan
Yang Maha Esa;
5 Mensyukuri kemampuan manusia dalam
mengendalikan diri
6 Mengucapkan syukur ketika berhasil
mengerjakan sesuatu.
7 Berserah diri (tawakal) kepada Tuhan
setelah berikhtiar atau melakukan usaha.
8 Menjaga lingkungan hidup di sekitar rumah
tempat tinggal, sekolah dan masyarakat
9 Memelihara hubungan baik dengan sesama
umat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
10 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
sebagai bangsa Indonesia.
11 Menghormati orang lain menjalankan
ibadah sesuai dengan agamanya
Jumlah Skor Perolehan
Skor Maksimal 4 x 11 = 44
Petunjuk Umum:
Berilah tanda cek pada kolom pilihan berikut dengan
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan
kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan
sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan
Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
4) Sikap Spiritual Penilaian Melaui Jurnal Guru
a) Jurnal Model Pertama Panilaian Sikap Spiritual
Jurnal Format 1
Jurnal
Nama Peserta Didik :
Nomor peserta Didik :
Tanggal :
Aspek observasi : Spritual
Kejadian :

Guru :
Nilai Siswa :

Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru):


(1) Tulislah identitas peserta didik yang diamati
(2) Tulislah tanggal pengamatan
(3) Tulislah aspek yang diamati oleh guru.
(4) Ceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh peserta didik baik yang
merupakan kekuatan peserta didik maupun kelemahan peserta didik
sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan Kompetensi Inti.
(5) Tulislah dengan segera kejadian
(6) Setiap kejadian per anak ditulis pada kartu yang berbeda.
(7) Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing peserta didik

Petunjuk penskoran :
(1) Jika melakukan hal positif (sesuai ajaran agama) nilai 100
(2) Jika melakukan hal kurang positif kurang (sesuai ajaran
agama) nilai 75
(3) Jika melakukan hal tidak positif kurang (tidak sesuai ajaran
agama) nilai 65

b) Jurnal Model Kedua Panilaian Sikap Spiritual


Jurnal Format 2
Nama Peserta Didik : ……………………………………
Sikap yang diamati : Spiritual.
Hari/
No. Kejadian Nilai
Tanggal
Jumlah
Rata-rata

Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru):


(1) Tulislah aspek yang diamati
(2) Tulislah identitas peserta didik yang diamati
(3) Tulislah tanggal pengamatan.
(4) Tulislah aspek yang diamati oleh guru.
(5) Ceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh peserta didik baik yang
merupakan kekuatan peserta didik maupun kelemahan peserta didik
sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan Kompetensi Inti.
(6) Tulislah dengan segera kejadian yang diamati
(7) Setiap kejadian per anak ditulis pada kartu yang berbeda.
(8) Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing Peserta didik

Petunjuk penskoran :
(1) Jika melakukan hal positif ( sesuai ajaran agama) nilai 100
(2) Jika melakukan hal kurang positif kurang (sesuai ajaran
agama) nilai 75
(3) Jika melakukan hal tidak positif kurang (tidak sesuai ajaran
agama) nilai 65
b. Sikap Sosial
1) Sikap Sosial Penilaian Observasi
a) Sikap Sosial Penilaian Observasi Jujur
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Jujur

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4

1 Tidak mencontek saat


mengerjakan ujian/ulangan/tugas
2 Tidak melakukan plagiat
(mengambil/menyalin karya orang
lain tanpa menyebutkan sumber)
dalam mengerjakan setiap tugas
3 Mengungkapkan perasaan
terhadap sesuatu apa adanya
4 Melaporkan data atau informasi
apa adanya
5 Mengakui kesalahan atau
kekurangan yang dimiliki
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap jujur.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
b) Sikap Sosial Penilaian Observasi Disipilin
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Disipilin

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4

1 Datang tepat waktu


2 Patuh pada tata tertib atau
aturan bersama/ sekolah
3 Mengerjakan/mengumpulka
n tugas sesuai waktu yang
ditentukan
4 Tertib dalam menerapkan
aturan penulisan untuk karya
ilmiah
5 Mengikuti praktikum sesuai
dengan langkah yang
ditetapkan
6 Membawa buku tulis sesuai
mata pelajaran
7 Membawa buku teks mata
pelajaran
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap disiplin.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
c) Sikap Sosial Penilaian Observasi Tanggung Jawab
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Tanggung Jawab

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Melaksanakan tugas individu
dengan baik
2 Menerima resiko dari tindakan
yang dilakukan
3 Tidak menyalahkan/menuduh
orang lain tanpa bukti yang
akurat
4 Mengembalikan barang yang
dipinjam
5 Mengakui dan meminta maaf
atas kesalahan yang dilakukan
6
Menepati janji
7 Tidak menyalahkan orang lain
utk kesalahan tindakan kita
sendiri
8 Melaksanakan apa yang pernah
dikatakan tanpa
disuruh/diminta
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap tanggung jawab.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
d) Sikap Sosial Penilaian Observasi Toleransi
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Toleransi

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Tidak mengganggu teman yang
berbeda pendapat
2 Menerima kesepakatan meskipun
berbeda dengan pendapatnya
3 Dapat menerima kekurangan
orang lain
4 Dapat mememaafkan kesalahan
orang lain
5 Mampu dan mau bekerja sama
dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang,
pandangan, dan keyakinan
6 Tidak memaksakan pendapat atau
keyakinan diri pada orang lain
7 Kesediaan untuk belajar dari
(terbuka terhadap) keyakinan dan
gagasan orang lain agar dapat
memahami orang lain lebih baik
8 Terbuka terhadap atau kesediaan
untuk menerima sesuatu yang
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Toleransi.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
e) Sikap Sosial Penilaian Observasi Gotong Royong
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Gotong Royong

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Terlibat aktif dalam bekerja
bakti membersihkan kelas atau
sekolah
2 Kesediaan melakukan tugas
sesuai kesepakatan
3 Bersedia membantu orang lain
tanpa mengharap imbalan
4
Aktif dalam kerja kelompok
5 Memusatkan perhatian pada
tujuan kelompok
6 Tidak mendahulukan
kepentingan pribadi
7 Mencari jalan untuk mengatasi
perbedaan pendapat/pikiran
antara diri sendiri dengan
orang lain
8 Mendorong orang lain untuk
bekerja sama demi mencapai
tujuan bersama
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Gotong Royong.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
f) Sikap Sosial Penilaian Observasi Santun
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Santun

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Menghormati orang yang lebih
tua.
2 Tidak berkata-kata kotor, kasar,
dan takabur.
3 Tidak meludah di sembarang
tempat.
4 Tidak menyela pembicaraan pada
waktu yang tidak tepat
5 Mengucapkan terima kasih setelah
menerima bantuan orang lain
6 Bersikap 3S (salam, senyum,
sapa)
7 Meminta ijin ketika akan
memasuki ruangan orang lain atau
menggunakan barang milik orang
lain
8 Memperlakukan orang lain
sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Santun.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
g) Sikap Sosial Penilaian Observasi PD
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : PD

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Berpendapat atau melakukan
kegiatan tanpa ragu-ragu.
2 Mampu membuat keputusan
dengan cepat
3
Tidak mudah putus asa
4 Tidak canggung dalam
bertindak
5 Berani presentasi di depan
kelas
6 Berani berpendapat, bertanya,
atau menjawab pertanyaan
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap PD.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
2) Sikap Sosial Penilaian Diri
a) Sikap Sosial Penilaian Diri Jujur
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Jujur

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4

1 Saya tidak mencontek saat


mengerjakan ujian/ulangan/tugas
2 Saya tidak melakukan plagiat
(mengambil/menyalin karya orang
lain tanpa menyebutkan sumber)
dalam mengerjakan setiap tugas
3 Saya Mengungkapkan perasaan
terhadap sesuatu apa adanya
4 Saya Melaporkan data atau
informasi apa adanya
5 Saya Mengakui kesalahan atau
kekurangan yang dimiliki
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap jujur.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
b) Sikap Sosial Penilaian Diri Disipilin
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Disipilin

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4

1 Saya Datang tepat waktu


2 Saya Patuh pada tata tertib
atau aturan bersama/ sekolah
3 Saya
Mengerjakan/mengumpulkan
tugas sesuai waktu yang
ditentukan
4 Saya Tertib dalam
menerapkan aturan penulisan
untuk karya ilmiah
5 Saya Mengikuti praktikum
sesuai dengan langkah yang
ditetapkan
6 Saya Membawa buku tulis
sesuai mata pelajaran
7 Saya Membawa buku teks
mata pelajaran
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap disiplin.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
c) Sikap Sosial Penilaian Diri Tanggung Jawab
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Tanggung Jawab

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Saya Melaksanakan tugas
individu dengan baik
2 Saya Menerima resiko dari
tindakan yang dilakukan
3 Saya Tidak
menyalahkan/menuduh orang
lain tanpa bukti yang akurat
4 Saya Mengembalikan barang
yang dipinjam
5 Saya Mengakui dan meminta
maaf atas kesalahan yang
dilakukan
6
Saya Menepati janji
7 Saya Tidak menyalahkan orang
lain utk kesalahan tindakan
kita sendiri
8 Saya Melaksanakan apa yang
pernah dikatakan tanpa
disuruh/diminta
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap tanggung jawab.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
d) Sikap Sosial Penilaian Diri Toleransi
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Toleransi

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Saya Tidak mengganggu teman
yang berbeda pendapat
2 Saya Menerima kesepakatan
meskipun berbeda dengan
pendapatnya
3 Saya Dapat menerima kekurangan
orang lain
4 Saya Dapat mememaafkan
kesalahan orang lain
5 Saya Mampu dan mau bekerja
sama dengan siapa pun yang
memiliki keberagaman latar
belakang, pandangan, dan
keyakinan
6 Saya Tidak memaksakan pendapat
atau keyakinan diri pada orang
lain
7 Saya Kesediaan untuk belajar dari
(terbuka terhadap) keyakinan dan
gagasan orang lain agar dapat
memahami orang lain lebih baik
8 Saya Terbuka terhadap atau
kesediaan untuk menerima sesuatu
yang
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Toleransi.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
e) Sikap Sosial Penilaian Diri Gotong Royong
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Gotong Royong

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Saya Terlibat aktif dalam bekerja
bakti membersihkan kelas atau
sekolah
2 Saya Kesediaan melakukan tugas
sesuai kesepakatan
3 Saya Bersedia membantu orang
lain tanpa mengharap imbalan
4
Saya Aktif dalam kerja kelompok
5 Saya Memusatkan perhatian pada
tujuan kelompok
6 Saya Tidak mendahulukan
kepentingan pribadi
7 Saya Mencari jalan untuk
mengatasi perbedaan
pendapat/pikiran antara diri
sendiri dengan orang lain
8 Saya Mendorong orang lain untuk
bekerja sama demi mencapai
tujuan bersama
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Gotong Royong.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
f) Sikap Sosial Penilaian Diri Santun
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Santun

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Saya Menghormati orang yang
lebih tua.
2 Saya Tidak berkata-kata kotor,
kasar, dan takabur.
3 Saya Tidak meludah di sembarang
tempat.
4 Saya Tidak menyela pembicaraan
pada waktu yang tidak tepat
5 Saya Mengucapkan terima kasih
setelah menerima bantuan orang
lain
6 Saya Bersikap 3S (salam, senyum,
sapa)
7 Saya Meminta ijin ketika akan
memasuki ruangan orang lain atau
menggunakan barang milik orang
lain
8 Saya Memperlakukan orang lain
sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Santun.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
g) Sikap Sosial Penilaian Diri PD
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : PD

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Saya Berpendapat atau melakukan
kegiatan tanpa ragu-ragu.
2 Saya Mampu membuat keputusan
dengan cepat
3
Saya Tidak mudah putus asa
4 Saya Tidak canggung dalam
bertindak
5 Saya Berani presentasi di depan
kelas
6 Saya Berani berpendapat,
bertanya, atau menjawab
pertanyaan
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap PD.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
3) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik
a) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik Antar Peserta Didik
Jujur
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Jujur

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4

1 Tidak mencontek saat


mengerjakan ujian/ulangan/tugas
2 Tidak melakukan plagiat
(mengambil/menyalin karya orang
lain tanpa menyebutkan sumber)
dalam mengerjakan setiap tugas
3 Mengungkapkan perasaan
terhadap sesuatu apa adanya
4 Melaporkan data atau informasi
apa adanya
5 Mengakui kesalahan atau
kekurangan yang dimiliki
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap jujur.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
b) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik Disipilin
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Disipilin

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4

1 Datang tepat waktu


2 Patuh pada tata tertib atau
aturan bersama/ sekolah
3 Mengerjakan/mengumpulka
n tugas sesuai waktu yang
ditentukan
4 Tertib dalam menerapkan
aturan penulisan untuk karya
ilmiah
5 Mengikuti praktikum sesuai
dengan langkah yang
ditetapkan
6 Membawa buku tulis sesuai
mata pelajaran
7 Membawa buku teks mata
pelajaran
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap disiplin.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
c) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik Tanggung Jawab
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Tanggung Jawab

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Melaksanakan tugas individu
dengan baik
2 Menerima resiko dari tindakan
yang dilakukan
3 Tidak menyalahkan/menuduh
orang lain tanpa bukti yang
akurat
4 Mengembalikan barang yang
dipinjam
5 Mengakui dan meminta maaf
atas kesalahan yang dilakukan
6
Menepati janji
7 Tidak menyalahkan orang lain
utk kesalahan tindakan kita
sendiri
8 Melaksanakan apa yang pernah
dikatakan tanpa
disuruh/diminta
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap tanggung jawab.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
d) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik Toleransi
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Toleransi

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Tidak mengganggu teman yang
berbeda pendapat
2 Menerima kesepakatan meskipun
berbeda dengan pendapatnya
3 Dapat menerima kekurangan
orang lain
4 Dapat mememaafkan kesalahan
orang lain
5 Mampu dan mau bekerja sama
dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang,
pandangan, dan keyakinan
6 Tidak memaksakan pendapat atau
keyakinan diri pada orang lain
7 Kesediaan untuk belajar dari
(terbuka terhadap) keyakinan dan
gagasan orang lain agar dapat
memahami orang lain lebih baik
8 Terbuka terhadap atau kesediaan
untuk menerima sesuatu yang
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Toleransi.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
e) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik Gotong Royong
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Gotong Royong

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Terlibat aktif dalam bekerja bakti
membersihkan kelas atau sekolah
2 Kesediaan melakukan tugas sesuai
kesepakatan
3 Bersedia membantu orang lain
tanpa mengharap imbalan
4
Aktif dalam kerja kelompok
5 Memusatkan perhatian pada
tujuan kelompok
6 Tidak mendahulukan kepentingan
pribadi
7 Mencari jalan untuk mengatasi
perbedaan pendapat/pikiran antara
diri sendiri dengan orang lain
8 Mendorong orang lain untuk
bekerja sama demi mencapai
tujuan bersama
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Gotong Royong.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
f) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik Santun
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : Santun

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Menghormati orang yang lebih
tua.
2 Tidak berkata-kata kotor, kasar,
dan takabur.
3 Tidak meludah di sembarang
tempat.
4 Tidak menyela pembicaraan pada
waktu yang tidak tepat
5 Mengucapkan terima kasih setelah
menerima bantuan orang lain
6 Bersikap 3S (salam, senyum,
sapa)
7 Meminta ijin ketika akan
memasuki ruangan orang lain atau
menggunakan barang milik orang
lain
8 Memperlakukan orang lain
sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap Santun.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
g) Sikap Sosial Penilaian Antar Peserta Didik PD
Nama Peserta Didik : …………………………….
Kelas : …………………………….
Tanggal Pengamatan : …………………………….
Sikap Sosial yang diamati : PD

Skor
No Aspek Pengamatan
1 2 3 4
1 Berpendapat atau melakukan
kegiatan tanpa ragu-ragu.
2 Mampu membuat keputusan
dengan cepat
3
Tidak mudah putus asa
4 Tidak canggung dalam
bertindak
5 Berani presentasi di depan
kelas
6 Berani berpendapat, bertanya,
atau menjawab pertanyaan
Jumlah Skor

Petunjuk :
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam
sikap PD.
4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan
3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan
dan kadang-kadang tidak melakukan
2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan
dan sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Petunjuk Penskoran :
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛
𝑥 100 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
4) Sikap Sosial Penilaian Melaui Jurnal Guru
a) Jurnal Model Pertama Panilaian Sikap Sosial
Jurnal Format 1
Jurnal
Nama Peserta Didik :
Nomor peserta Didik :
Tanggal :
Aspek observasi : Sosial
Kejadian :

Guru :
Nilai Siswa :

Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru):


1) Tulislah identitas peserta didik yang diamati
2) Tulislah tanggal pengamatan
3) Tulislah aspek yang diamati oleh guru.
4) Ceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh peserta didik baik yang
merupakan kekuatan peserta didik maupun kelemahan peserta didik
sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan Kompetensi Inti.
5) Tulislah dengan segera kejadian
6) Setiap kejadian per anak ditulis pada kartu yang berbeda.
7) Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing peserta didik

Petunjuk penskoran :
1) Jika melakukan hal positif (sesuai ajaran agama) nilai 100
2) Jika melakukan hal kurang positif kurang (sesuai ajaran
agama) nilai 75
3) Jika melakukan hal tidak positif kurang (tidak sesuai ajaran
agama) nilai 65
b) Jurnal Model Kedua Panilaian Sikap Sosial
Jurnal Format 2
Nama Peserta Didik : ……………….
Sikap yang diamati : Sosial.
Hari/
No. Kejadian Nilai
Tanggal
Jumlah
Rata-rata

Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru):


1) Tulislah aspek yang diamati
2) Tulislah identitas peserta didik yang diamati
3) Tulislah tanggal pengamatan.
4) Tulislah aspek yang diamati oleh guru.
5) Ceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh peserta didik baik yang
merupakan kekuatan peserta didik maupun kelemahan peserta didik
sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan Kompetensi Inti.
6) Tulislah dengan segera kejadian yang diamati
7) Setiap kejadian per anak ditulis pada kartu yang berbeda.
8) Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing Peserta didik

Petunjuk penskoran :
1) Jika melakukan hal positif ( sesuai ajaran agama) nilai 100
2) Jika melakukan hal kurang positif kurang (sesuai ajaran
agama) nilai 75
3) Jika melakukan hal tidak positif kurang (tidak sesuai ajaran
agama) nilai 65

Saran Kepala Sekolah :


..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................

Maos, 14 Juli 2014


Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah Pendidikan Agama Islam Budi Pekerti

Haryadi, S.Pd.,M.M.Pd Drs. Bhasor


NIP. 196410241987031006 NIP. 196512091994031004