Anda di halaman 1dari 12

MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH MUHAMMADIYAH

SMK MUHAMMADIYAH 1 LAMONGAN


Bidang Studi Keahlian : 1. Tek. Informasi & Komunikasi : - Multimedia - Tek. Komputer & Jaringan
2. Tek. Otomotif : - Tek. Sepeda Motor 3. – Tek. Elektronika : - Tek. Elektronika Industri
4. Bisnis dan Manajemen : - Akuntansi - Perbankan Syariah - Administrasi Perkantoran – Pemasaran
TERAKREDITASI A & ISO 9001 : 2008
NSS : 341050701083 NPSN : 20549027 NDS : 4305250101
Jln. Veteran No. 51 Lamongan 62211 / Fax. (0322) 321923 www.smkmuh1-lamongan.sch.id Email: smkmuh1@gmail.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Nama Sekolah : SMK Muhammadiyah 1 Lamongan


Kelas / Semester :X/1
Program Keahlian : Administrasi Perkantoran
Mata Pelajaran : Administrasi Umum
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Pertemuan : 7 dan 8
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Kompetensi Dasar : Memilih bentuk struktur organisasi

A. Kompetensi Inti (KI)


KI. 3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Otomatisasi dan Tata Kelola
Perkantoran pada tingkat teknis,spesifik,
detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri
sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat
nasional, regional, dan internasional.

KI. 4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan


prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran.
Menampilkan kinerja dibawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara


efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya disekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.

Menunjunkkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,


membiasakan, gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar

3.4 Memilih bentuk struktur organisasi


4.4 Membuat struktur organisasi sesuai kebutuhan

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.4.1 Menjelaskan pengertian struktur organisasi kantor

3.4.2 Menjelaskan macam-macam organisasi

3.4.3 Menerapkan prinsip-prinsip organisasi

4.4.1 Mengevaluasi struktur organisasi sesuai kebutuhan

D. Tujuan Pembelajaran
Melalui diskusi dan kelompok, siswa dapat :
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian struktur organisasi kantor
2. Siswa dapat menjelaskan macam-macam organisasi
3. Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip organisasi

E. Materi Pembelajaran

1. Pengertian struktur organisasi


2. Macam-macam organisasi
3. Prinsip-prinsip organisasi

F. Pendekatan, Model, dan Metode

1. Pendekatan : Saintifik
2. Model pembelajaran : Kooperatif script
3. Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke 7

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Waktu

Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan 10 menit


mengucapkan salam dan salah satu siswa
diminta untuk memimpin do’a sebelum
memulai pelajaran.
2. Guru dan siswa menyanyikan lagu
Indonesia raya
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik
untuk menunjukkan sikap disipin.
4. Guru memeriksa kehadiran
pengkondisian siswa
5. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
6. Guru menyampaikan teknik penilaian
yang akan digunakan.
7. Guru menyampaikan metode
pembelajaran yang akan digunakan.
Inti 1. Guru menjelaskan materi pengertian 70 menit
struktur organisasi
2. Guru meminta siswa menyimpulkan atau
menjelaskan kembali materi struktur
organisasi
3. Guru memberikan reward kepada siswa
yang mau menjawab
4. Guru menjelaskan materi selanjutnya
macam-macam organisasi
5. Guru memberikan kesempatan bertanya
untuk peserta didik.
6. Guru membuat kuis untuk para siswa
Penutup 1. Guru memberikan kesimpulan materi 10 menit
pembelajaran
2. Guru memberikan tugas kepada para
peserta didik untuk merangkum materi
minggu depan
3. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran
dengan memberikan pesan untuk tetap
belajar.

Pertemuan Ke 8

Alokasi
Kegiatan Deskripsi Waktu

Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan 10 menit


mengucapkan salam dan salah satu siswa
diminta untuk memimpin do’a sebelum
memulai pelajaran.
2. Guru dan siswa menyanyikan lagu
Indonesia raya
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik
untuk menunjukkan sikap disipin.
4. Guru memeriksa kehadiran
pengkondisian siswa
5. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
6. Guru menyampaikan teknik penilaian
yang akan digunakan.
7. Guru menyampaikan metode
pembelajaran yang akan digunakan.

Inti 1. Guru menjelaskan materi prinsip-prinsip 70 menit


organisasi
2. Guru meminta siswa menyimpulkan atau
menjelaskan kembali
3. Guru memberikan reward kepada siswa
yang mau menjawab
4. Guru memberikan kesempatan bertanya
untuk peserta didik.
5. Guru mmeberikan tugas untuk
menganalisis sebuah mengenai prinsip-
prinsip dalam organisasi
Penutup 1. Guru memberikan post test 10 menit
2. Guru memberikan kesimpulan materi
pembelajaran
3. Guru memberikan tugas kepada para
peserta didik untuk merangkum materi
minggu depan
4. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran
dengan memberikan pesan untuk tetap
belajar.
H. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik : Non test dan Test
b. Instrumen Penilaian :
 Penilaian pengetahuan : Tes tertulis
 Penilaian keterampilan : Penilaian Kinerja

I. Media, Alat, Bahan, dan Sumber Belajar


Alat dan media pembelajaran : Laptop, LCD, Pointer
Sumber Belajar :
Buku Pengantar Administrai Perkantoran bidang keahlian Bisnis
dan Manajemen “Sri Endang, Sri Mulyani dan Suyetty

Lamongan, 26 Agustus 2017

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru mata pelajaran

Drs. H. Mohammad Maghfur, M.Pd Hj. Siti Zaitun, S.E, S.Pd


NIP. 19620822 199203 1 004 NBM -
Lampiran Materi Pelajaran
1. Pengertian struktur organisasi
Struktur adalah suatu tatanan yang membentuk suatu kelompok dalam masyarakat.
Sedangkan organisasi menurut para ahli :
Menurut James D. Mooney,
organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan
bersama.
KBBI
Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb)
sehingga merupakan kesatuan yang teratur.
Menurut Chester I. Bernard,
organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua
orang atau lebih .
Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta
posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan
operasional untuk mencapai tujuan yang di harapakan dan di inginkan.
2. Fungsi Struktur Organisasi
a. Kejelasan Tanggung jawab
Setiap dari anggota organisasi harus mempunyai tanggung jawab dan juga apa
saja yang harus dipertanggung jawabkan. Setiang anggota sebuah organisasi
tentu harus mempunyai tanggung jawab terhadap atasan atau pimpinannya
yang sudah memberikan kewenangan, sebab pelaksanaan atau implementasi
kewenangan tersebut perlu di pertanggung jawabkan

b. Kejelasan Kedudukan
Fungsi dari kejelasan kedudukan adalah setiap anggota atau seseorang yang
terdapat dalam struktur organisasi sesungguhnya bisa mempermudah dalam
melaksanakan koordinasi dan juga hubungan, karena adanya keterkaitan dalam
penyelesaian mengenai suatu fungsi yang telah dipercayakan kepada seseorang
atau anggota.

c. Kejelasan Jalur Hubungan


Fungsi mengenai kejelasan jalur hubungan adalah, dalam melakukan tanggung
jawab dan pekerjaannya setiap pegawai dalam suatu organisasi maka akan
diperlukan sebuah kejelasan hubungan yang tergambar dalam struktur sehingga
dalam jalur penyelesaian pekerjaannya akan lebih efektif dan efisien serta dapat
saling memberikan keuntungan.

d. Kejelasan Uraian Tugas


Fungsi dari kejelasan uraian tugas adalah, didalam struktur organisasi akan
sangat membantu apabila pihak atasan atau pimpinan dapat melakukan
controlling (pengawasan) maupun pengendalian dan juga bagi bawahan akan
bisa lebih berkonsentrasi dalam melakukan tugas atau pekerjaannya.

3. Macam-macam organisasi
A. Organisasi Niaga
a. Perseroan Terbatas
b. Persekutuan Komanditer (CV)
c. Firma (FA)
d. Koperasi
e. Kartel
B. Organisasi Sosial
C. Organisasi Regional dan Internasional

4. Prinsip-prinsip organisasi
 Perumusan Tujuan yang Jelas. Tujuan dan arah merupakan hal yang sangat
penting dalam pembentukan suatu organisasi. Karena dari tujuan ini akan
terlihat hasil yang akan dicapai baik itu secara fisik maupun non fisik.
 Pembagian kerja. Dalam pembentukan suatu organisasi harus terlihat
dengan jelas akan pembagian kerja dari masing-masing unit (sub)
organisasi, hal ini supaya tidak terjadinya tumpang tindih aktivitas dan
dapat menghambat tercapainya suatu tujuan.
 Delegasi kekuasaan. Dengan adanya pembagian kerja tersebut yang jelas
maka akan telihat pula garis komando dan delegasi kekuasaan (wewenang)
dari masing-masing unit kerja.
 Rentang kekuasaan. Rentang kekuasaan merupakan penjabaran dari
pendelegasian suatu kekuasaan. Parameter dan tolok ukur pun harus
menjadi bagian dari rentang kekuasaan, sehingga tidak timbul diktatoris
kekuasaan atau kesewenangan kekuasaan tersebut.
 Tingkat pengawasan. Penggambaran tingkat pengawasan yang timbul antar
atasan dengan sub (unit) bawahannya harus lah terlihat dalam struktur
organisasi tersebut. Sehingga batasan apa yang menjadi hak dan kewajiban
baik itu atasan maupun bawahan akan tercipta.
 Kesatuan perintah dan tanggung jawab. Dengan tergambarnya struktur
organisasi yang jelas maka kesatuan perintah atau komando akan terlihat
pula. Begitu juga dengan tanggung jawab dari orang yang memberikan
delegasi (perintah) akan nampak.
 Koordinasi. Ini pun harus terlihat dengan jelas dalam penyusunan suatu
organisasi. Koordinasi dari masing-masing divisi atau unit kerja akan
tercipta. Dengan demikian tujuan suatu organisasi ini akan semakin cepat
tercapai.

LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN DISKUSI


KD 3.4 Memilih bentuk struktur organisasi

Kelas :

ASPEK YANG DINILAI


NO NAMA Kerja Jml
Keaktifan Wawasan Toleransi Keberanian Nilai
Sama Skor

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

Pedoman Penskoran : Kreterian Nilai : Jumlah Skor


4 = Baik Sekali A = 85 – 100 Sangat Baik Nilai = X 100 %
3 = Baik B = 70 - 84 Baik Skor Maksimal ( 24 )
2 = Cukup C = 60 - 69 Cukup
1 = Kurang D = < 60 Kurang

Lembar Pengamatan

LEMBAR PENGAMATAN KEGIATAN PRESENTASI


KD 3.4 Memilih bentuk struktur organisasi
Kelas :

ASPEK YANG DINILAI


NO NAMA Sistemmatika Jml
Komunikasi Keberanian Antusias Penampilan Nilai Ket
penyajian Skor

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
Jumlah Skor
Pedoman Penskoran : Kreterian Nilai : Nilai = X 100 %
4 = Baik Sekali A = 85 – 100 Sangat Baik Skor Maksimal ( 24 )
3 = Baik B = 70 - 84 Baik
2 = Cukup C = 60 - 69 Cukup
1 = Kurang D = < 60 Kurang

SOAL
1. Apa yang kalian ketahui mengenai struktur Organisasi ?
2. Buatlah satu struktur organisasi yang ada di lingkungan sekitar !
3. Sebutkan prinsip-prinsip dari struktur orgnisasi !

JAWAB :
1. Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta
posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan
kegiatan operasional untuk mencapai tujuan yang di harapakan dan di inginkan.
2. Struktur organisasi Kelas
Ketua : Ahmad Gilang
Wakil Ketua : AmbaraFauzi
Sekretaris 1 : Ambar Saraswati
Sekretaris 2 : Ana Faramita
Bendahara 1 :Fauzan
Bendahara 2 : Anita Trisna
Sie Kebersihan : Ayu Wulandari
Anjani Ayu
Risky Teguh
3. --Perumusan Tujuan yang Jelas. Tujuan dan arah merupakan hal yang sangat
penting dalam pembentukan suatu organisasi. Karena dari tujuan ini akan terlihat
hasil yang akan dicapai baik itu secara fisik maupun non fisik.
--Pembagian kerja. Dalam pembentukan suatu organisasi harus terlihat dengan
jelas akan pembagian kerja dari masing-masing unit (sub) organisasi, hal ini
supaya tidak terjadinya tumpang tindih aktivitas dan dapat menghambat
tercapainya suatu tujuan.
--Delegasi kekuasaan. Dengan adanya pembagian kerja tersebut yang jelas maka
akan telihat pula garis komando dan delegasi kekuasaan (wewenang) dari masing-
masing unit kerja.
--Rentang kekuasaan. Rentang kekuasaan merupakan penjabaran dari
pendelegasian suatu kekuasaan. Parameter dan tolok ukur pun harus menjadi
bagian dari rentang kekuasaan, sehingga tidak timbul diktatoris kekuasaan atau
kesewenangan kekuasaan tersebut.
--Tingkat pengawasan. Penggambaran tingkat pengawasan yang timbul antar
atasan dengan sub (unit) bawahannya harus lah terlihat dalam struktur organisasi
tersebut. Sehingga batasan apa yang menjadi hak dan kewajiban baik itu atasan
maupun bawahan akan tercipta.
--Kesatuan perintah dan tanggung jawab. Dengan tergambarnya struktur
organisasi yang jelas maka kesatuan perintah atau komando akan terlihat pula.
Begitu juga dengan tanggung jawab dari orang yang memberikan delegasi
(perintah) akan nampak.