Anda di halaman 1dari 4

HASIL DISKUSI

TANIN

Pertanyaan :

Nama Penanya : marwa

Nama menjawab : widya winarni

Zulfadhli

Surya bulandari ramadhani

Nuratika ahmad

1. Jelaskan tentang metode pengujian tannin ?

Jawaban :

Berdasarkan sifat-sifat diatas maka untuk menganalisis tanin dapat

dilakukan berbagai cara sesuai tujuanya.

a. Untuk analisis secara kualitatif dapat dilakukan dengan mengunakan metode :

Diberikan larutan FeCl3 berwarna biru tua / hitam kehijauan.

Ditambahkan Kalium Ferrisianida + amoniak berwarna coklat.

Diendapkan dengan garam Cu, Pb, Sn, dan larutan Kalium Bikromat

berwarna coklat

b. Untuk menganalisis secara kuantitatif dapat dilakukan dengan

mengunakan metode:

Metode analisis umum phenolik, karena tanin merupakan senyawa phenolik

(Metode blue prussian dan Metode Folin).

Metode analisis berdasarkan gugus fungsinya


Dengan menggunakan HPLC, dan UV-Vis

Pertanyaan :

Nama Penanya : aprili wulandari

Nama menjawab : Surya bulandari ramadhani

Nuratika ahmad

Deby nareswary

Liskawati

2. Jelaskan tentang biosintesis tannin ?

Jawabab :

Prekursor alkaloid adalah asam amino spt: fenilalanin, tirosis, triptofan,

histidin, asam antranilat,lisin dan ornitin. Asam amino (prekursor alkaloid) ini

yang akan mengalami reaksi Dekarboksilasi (senyawa amin) dan Transaminasi

(aldehid). Senyawa amin dan aldehid kemudian bereaksi membentuk basa. Basa

kemudian bereaksi dengan karbanion dalam kondensasi hingga terbentuklah

alkaloid.
Pertanyaan :

Nama Penanya : Nurlaela

Nama menjawab : Zul fadly

A. adelah

Zony Eko putra

3. Jelaskan tentang sifat fisik dan kimia dari tanin?

Jawaban :

1. Sifat Fisika

Jika dilarutkan kedalam air akan membentuk koloid dan memiliki rasa asam

dan sepat.

Jika dicampur dengan alkaloid dan glatin akan terjadi endapan

Tidak dapat mengkristal.

Mengendapkan protein dari larutannya dan bersenyawa dengan protein

tersebut sehingga tidak dipengaruhi oleh enzim protiolitik.

2. Sifat kimia

Merupakan senyawa kompleks dalam bentuk campuran polifenol yang

sukar dipisahkan sehingga sukar mengkristal.

Tanin dapat diidentifikasikan dengan kromotografi.

Senyawa fenol dari tanin mempunyai aksi adstrigensia, antiseptic dan

pemberi warna.

Sifat tanin sebagai pengkhelat logam.


Senyawa phenol yang secara biologis dapat berperan sebagai khelat logam.

Proses pengkhlatan akan terjadi sesuai pola subtitusi dan pH senyawa

phenolik itu sendiri. Karena itulah tanin terhidrolisis memiliki potensial

untuk menjadi pengkhelat logam.