Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL

BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM SRATA (S1)

DIAJUKAN

Oleh :

RUSMIYANTI

PEMERINTAH KOTA TARAKAN


2017
PENDAHULUAN
Sesungguhnya Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakan manusia dalam
kondisi bebas dan merdeka, karena kemerdekaan pribadi adalah hak asasi manusia
yang pertama, tiada satu hal pun yang lebih berharga dari pada kemerdekaan itu, sifat
dan suasana bebas serta merdeka sangat diperlukan terutama pada fase saat manusia
dalam usia pembentukan dan pengembangan. Fase pembentukan dan pengembangan
ini pada manusia terutama berada dalam masa remaja /generasi muda.
Didalam menyongsong masa depan pada umumnya orang sependapat bahwa
tidak ada sesuatu yang pasti. Para ahli dapat saja membuat berbagai ramalan atau
prediksi namun akurasi dari ramalan atau prediksi tersebut tidak dijamin. Dalam
keadaan yang sedemikian, sesuatu yang pasti adalah perubahan atau change itu sendiri.
Perubahan terjadi secara terus-menerus dalam skala dan intensitas yang semakin
meningkat. Khususnya dalam dua tiga dekade terakhir ini, perubahan tersebut telah
terjadi dalam skala dan intensitas yang sangat tinggi. Pendorong utama dari perubahan
ini adalah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan yang sangat pesat
dalam pemahaman kita tentang dunia diterapkan dan dikembangkan secara cepat dan
meluas dalam berbagai bidang seperti industri, pertanian, kedokteran dan jasa. Berbeda
dengan masa sebelumnya, tingkat kecepatan yang membawa perubahan ini, menembus
batas-batas nasional (footloose). Dengan demikian, ilmu pengetahuan, teknologi dan
pengetahuan manajerial cepat menyebar sehingga menambah jumlah bangsa yang
memiliki kemampuan teknis untuk produksi dan rekayasa. Hal ini lebih dimungkinkan
lagi oleh kemampuan teknis untuk produksi dan rekayasa. Hal ini lebih dimungkinkan
lagi oleh kemampuan dan kecepatan komunikasi misalnya dalam bidang transportasi,
satelit dan jaringan komputer. Oleh karena itu, cakupan dari berbagai kegiatan produksi
termasuk penelitian, rekayasa, produksi dan pemasaran dalam banyak sektor industri
telah berkembang menjadi global. Dengan demikian, kemampuan teknologi jauh lebih
menyebar di kalangan negara-negara industri maupun di negara-negara yang sedang
mengalami proses industrialisasi.
Pemuda dan Mahasiswa memiliki kualitas - kualitas yang menduduki kelompok
elit dalam generasinya. Sifat kepeloporan, keberanian dan kritis adalah ciri dari
kelompok elit dalam generasi muda yaitu kelompok pemuda dan mahasiswa itu sendiri.
Sifat kepeloporan, keberanian, kritis, kreatif dan inovatif yang didasarkan objektivitas
seyogyanya menjadi tonggak kekuatan bagi pemuda itu sendiri. Sebagaimana yang
dibahasakan oleh Herbert Marcuse bahwa, “posisi dan peran pemuda dan mahasiswa
itu setiap zamannya selalu berorientasi pada tiga hal: yaitu perubahan, pembaharuan
dan pembangunan”. Didasari dengan sifat keberanian, kritis, kreatif dan inovatif
itulah ketiga hal tersebut menjadi orientasinya.
Tiap-tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran. Hak setiap warga
Negara tersebut telah dicantumkan dalam Pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar 1945.
Berdasarkan pasal tersebut, maka Pemerintah dan pemerintah daerah wajib
memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan
yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi, dan masyarakat
berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan.
Untuk menyelenggarakan pendidikan yang bermutu diperlukan biaya yang cukup
besar. Oleh karena itu bagi setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak
mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya kurang mampu
membiayai pendidikannya, dan berhak mendapatkan beasiswa bagi mereka yang
berprestasi.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen
Pendidikan Nasional pada tahun 2010 meluncurkan program Beasiswa Bidik Misi
untuk memberikan beasiswa dan biaya pendidikan kepada 20.000 mahasiswa dan atau
calon mahasiswa dari keluarga yang secara ekonomi kurang mampu dan berprestasi,
baik di bidang akademik/kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstrakurikuler.
Dimana untuk mengembangkan bermacam kemampuan/intelektual yang ada.
Dengan adanya dukungan dari berbagai penyelenggara penyaluran beasiswa kepada
mahasiswa dapat tercapai sesuai dengan harapan kita semua. Dan ditetapkan sebagai
penerima beasiswa untuk mendapatkan haknya.
A. SEKILAS TENTANG FAKULTAS TEKNIK

Visi dan Misi

Visi

Misi

Tujuan

Mempersiapkan sarjana yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi


dalam bidang dengan mampu bekerja secara profesional, berakhlak dan memenuhi
kebutuhan pengguna.

B. TUJUAN PENDIDIKAN

Pembaharuan dalam bidang pendidikan merupakan suatu karakter dunia


modern. Hal tersebut pada dasarnya berkisar pada persepsi bahwa pendidikan
merupakan menara gading dan bahkan pelopor pembaharuan. Segi kognitif pendidikan
tetap mendapatkan prioritas yang tinggi dalam proses pendidikan, namun masalah
integrasi proses dan hasil belajar dengan kehidupan yang nyata dan dengan masa depan
semakin meminta penekanan-penekanan baru. Khususnya kurikulum pendidikan,
seyogyanya dirancang untuk memberikan pengalaman-pengalaman yang merangsang
peningkatan kreativitas, intelektualitas, dan daya analisis. Kurikulum harus menyajikan
hal-hal yang praktis dan disesuaikan dengan latar belakang kehidupan yang bervariasi,
tujuan hidup yang berbeda, serta daya pemahaman terhadap persoalan yang berbeda
pula. Pendidikan harus dapat menyajikan kesempatan-kesempatan untuk berbuat dan
bertindak berdasarkan apa yang dipahami seseorang maupun kesempatan untuk
berteori tentang solusi yang ideal dari berbagai masalah. Dengan singkat, kurikulum
harus dapat diperkenalkan kepada anak didik dengan berbagai cara belajar maupun
berbagai jenis pengetahuan. Pada gilirannya hal-hal ini mampu mempersiapkan anak
didik untuk merencanakan masa depannya dan masyarakatnya, serta berperan aktif
dalam merealisasikannya. Revolusi dalam bidang pendidikan mencakup segi kuantitas
dan kualitas. Sejalan dengan pertumbuhan dalam bidang ekonomi yang berubah secara
pesat, revolusi pendidikan pada akhirnya diarahkan
untuk kesejahteraan umat manusia. Dengan demikian, maka segi pemerataan dalam
bidang pendidikan memegang kunci yang penting.

C. PENUTUP
Demikian permohonan biaya pendidikan program srata (S1) ini dibuat sebagai
acuan dalam pelaksanaan teknis program, serta bahan refrensi bagi pihak yang turut
membantu memberikan saran dan rekomendasi konstruktif demi terlaksananya tujuan
mencerdaskan anak bangsa di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai
ini.

Rincian Unit Cost Bantuan Biaya Pendidikan Program Srata (S1)


Pemerintah Kota Tarakan
(diusulkan Tahun Anggaran 2017)

No. Komponen Biaya Jumlah Keterangan

1. Biaya kuliah (tuition fee) 5.000.000 2 Semester

2. Buku Kuliah 500.000 6 Bulan


3. Printer 2.000.000

Jumlah Rp. 7.500.000,-

Terbilang : Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah