Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH KONSEP KEBIDANAN

‘PROSES PERUBAHAN”

DISUSUN OLEH :

YUDISTIRA EKA ROMADONA

154012016048

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes)


MUHAMMADIYAH PRINGSEWU
TAHUN 2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-nya
makalah yang berjudul “Proses Perubahan” dikaitkan dengan peran, fungsi dan
tanggung jawab bidan” ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Keberhasilan kami dalam penulisan makalah ini tentunya tidak lepas dari
bantuan berbagai pihak. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih kepada
semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari
kesempurnaan dan masih banyak kekurangan yang masih perlu diperbaiki, untuk
itu kami mengharapkan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini,
sehingga dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.

Pringsewu, Desember 2013

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...................................................................................... i
KATA PENGANTAR ................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ................................................................................... 1
B. Tujuan Penulisan ................................................................................ 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Perubahan ......................................................................... 3
B. Macam-macam Perubahan ................................................................. 4
C. Ciri-Ciri Perubahan ............................................................................ 5

BAB III STUDI KASUS


Penanganan .............................................................................................. 9

BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan ........................................................................................ 20
B. Saran ................................................................................................... 21

DAFTAR PUSTAKA

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Hampir tidak terelakan lagi, aspek kehidupan harus menyesuaikan


dengan arah perubahan tersebut. Pelayanan kesehatan pun demikian, sebagai
akibat dari pergeseran pemanfaatan sumber daya yang menuntut efisiensi dan
akselerasi. Relevansi dengan penyediaan pelayanan kesehatan saat ini, maka
dipandang perlunya reformasi pelayanan kesehatan kearah layanan publik
yang mengutamakan pemenuhan kebutuhan pelanggan, bukan pelayanan
kesehatan yang ditentukan oleh penyelenggara pelayanan kesehatan itu
sendiri.

Perkembangan dunia kesehatan yang semakin berkembang


mememberikan tantangan dan tuntutan baru bagi para pekerja medis.
Diperlukan kehati-hatian dalam memberikan pelayanan dan peningkatan mutu
kesehatan agar tidak terjadi sebuah tindakan yang dikenal dengan mal praktik.
Peningkatan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi merupakan tuntutan
bagi tenaga kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

Perubahan dapat mencakup keseimbangan personal, sosial maupun


organisasi untuk dapat menjadikan perbaikan atau penyempurnaan serta dapat
menerapkan ide atau konsep terbaru dalam menyampaikan tujuan
tertentu. Perubahan adalah proses dinamis dimana yang terjadi pada tingkah
laku dan fungsi seseorang, keluarga, kelompok, atau.

Dewasa ini perkembangan penyakit dan status kesehatan yang semakin


bervariasi merupakan tantangan tersendiri bagi tenaga medis khususnya bidan
dalam memberikan pelayanan kesehatan. Pola hidup masyarakat pada abad ke
21 memiliki warna tersendiri yang terkadang menimbulkan gangguan

1
kesehatan terutama dalam hal kebidanan untuk terus belajar dan berkembang
agar menjadi lebih baik.

B. Tujuan Penulisan
Mahasiswa dapat memahami tentang :
1. Pengertian perubahan
2. macam-macam perubahan,
3. cirri-ciri perubahan.
4. Kasus tentang perubahan

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Perubahan

Perubahan adalah suatu proses metamorphosis dalam mencapai suatu


tahapan berikutnya. Perubahan dapat mencakup keseimbangan personal, sosial
maupun organisasi untuk dapat menjadikan perbaikan atau penyempurnaan
serta dapat menerapkan ide atau konsep terbaru dalam menyampaikan tujuan
tertentu. Perubahan adalah proses dinamis dimana yang terjadi pada tingkah
laku dan fungsi seseorang, keluarga, kelompok, atau. Dibawah ini adalah
beberapa pengertian proses perubahan menurut para ahli diantaranya :

1. Proses Perubahan menurut Brooten dan Himen merupakan “proses


membimbing pada alterasi individu atau pola institusi dari tingkah laku”.
2. Proses Perubahan menurut Potter dan Perry merupakan “suatu proses
dinamis dimana yang terjadi pada tingkah laku dan fungsi seorang,
keluarga kelompok atau komunitas”
3. Proses Perubahan menurut Gillies adalah “proses pergerakan dari suatu
sistem ke sistem lain”.
4. Proses Perubahan menurut Taylor adalah suatu proses transformasi,
mengubah, dan memodifikasi sesuatu”.

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut dapat kami simpulkan bahwa


perubahan adalah suatu proses menuju kemajuan yang bersifat dinamis yang
terjadi dalam bentuk tingkah laku maupun fungsi yang menimbulkan suatu
perubahan atau modifikasi agar lebih baik.

3
B. MACAM-MACAM PERUBAHAN
Ada tiga macam (tipe) proses perubahan menurut Suryani Soepardan yang
menyebutkan diantaranya:

1. Tiba-tiba dan tidak terduga (sudden and unexpected)


Peurbahan yang tidak teruga atau spontan adalah sebuah peruybahan yang
dilakukan tanpa disangka-sangka dan direncanakan oleh seseorang. Dalam
pelayanan kesehatan tindakan ini terkadang sering diberikan untuk
menyelamatkan pasien. Sifat perubahan ini dapat terjadi karena keadaan
yang dapat memberikan respon tersendiri terhadap kejadian-kejadian yang
bersifat alamiah yang di luar kehendak manusia, yang tidak dapat
diramalkan sehingga sulit untuk diantisipasi seperti teman yang tiba-tiba
sakit atau pingsan. Semuanya akan menimbulkan terjadi perubahan baik
dirinya, kelompok, atau instansi tempatnya bernaung.

2. Revolusioner (revolutionary)
Perubahan secara revolusioner ditujukan untuk memberikan sebuah
pembaharuan dalam proses perubahan. Pada intinya sifat perubahan ini
mengikuti dari proses perkembangan yang ada baik pada individu,
kelompok atau masyarakat secara umum. Namun yang membedakannya
ialah Proses perkembangan ini dimulai dari keadaan atau yang paling dasar
menuju keadaan yang optimal atau matang, sebagaimana dalam
perkembangan manusia sebagai makhluk individu yang memiliki sifat fisik
yang selalu berubah dalam tingkat perkembangannya guna memberikan
sebuah revolusi dalam pelayanan.

3. Perubahan Bersifat Direncanakan


Perubahan yang bersifat direncanakan maksudnya adalah perubahan ini
dilakukan bagi individu, kelompok, masyarakat yang ingin mengadakan
perubahan ke arah yang lebih maju atau mencapai tingkat perkembangan
yang lebih baik dari sebelumnya, sebagaimana perubahan dalam sistem
pendidikan kebidanan di Indonesia yang selalu mengadakan perubahan

4
sejalan dengan perkembangan ilmu kedokteran dan sistem pelayanan
kesehatan pada umumnya.

C. Ciri-Ciri Perubahan
Ciri pelayanan kesehatan mengandung hal-hal sebagi beriut :
1. Usaha sendiri
Setiap usaha pelayanan kesehatan bisa dilakukan sendiri ditempat
pelayanan. Misalnya pelayanan dokter praktek.
2. Usaha lembaga atau organisasi.
Setiap usaha pelayanan kesehatan dilakukan secara kelembagaan atau
organisasi kesehatan ditempat pelayanan. Misalnya pelayanan kesehatan
masyarakat di puskesmas.
3. Memiliki tujuan yang dicapai
Tiap pelayanan kesehatan memiliki produk yang beragam sebagai hasil ahir
pelayanan yang pada tujuan pokoknya adalah peningkatan derajat
kesehatan masyarakat atau person.
4. Lingkup Program
Lingkup pelayanan kesehatan meliputi kegiatan pemeliharaan kesehatan,
peningkatan kesehatan, pencengah penyakit, penyembuhan penyakit,
pemulihan kesehatan, atau gabungan dari kseluruhan.
5. Sasaran pelayanan.
Tiap pelayanan kesehatan menghasilkan sasaran yang berbeda, tergantung
dari program yang akan dilakukan, bisa untuk perseorangan, keluarga,
kelompok ataupun untuk masyarakat secara umum

5
BAB III
STUDY KASUS

Nama : Ny. S
Umur : 27 Tahun
Datang Ke BPS Pada Tanggal : 10 Desember 2013

Ib mengatakan pandangan kabur atau berkunang-kunang merasa lemah cepat lelah


dan letih. Ibu mengatakan ini kehamilan keduanya, anak pertamanya hidup
berumur 5 tahun. Dan tidak pernah abortus haid pertamanya hidup berumur 5
tahun da tidak pernah abortus. Haid pertama dan haid terakhirnya tanggal 15 Juli
2013.

Penatalaksanaan
Ny, S umur 27 tahun, keadaan umum ibu terlihat pucat dan lemah, HPHT tanggal
15 Juli 2013
TP : 22 – 04 – 2014
Umur Kehamilan : 19 Minggu 4 hari
Tekanan Darah : 100 / 70 mmHg
Pemeriksaan Penunjang : HB 6,5
Respirasi : 16 menit
Nadi : 72 x/menit

Penatalaksanaan
Ny. S umur 27 Tahun Gravida 2 Partus 1 Abortus 0, anak hidup 1 G2P1A0Ah1
mengalami anemia. Perencanaan tidak terapi tablet Fe, dan afran asupan makanan
yang mengandung zat besi seperti brokoli bayam dan sayuran lain.

6
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Perubahan adalah suatu proses metamorphosis dalam mencapai suatu


tahapan berikutnya. Perubahan dapat mencakup keseimbangan personal, sosial
maupun organisasi untuk dapat menjadikan perbaikan atau penyempurnaan
serta dapat menerapkan ide atau konsep terbaru dalam menyampaikan tujuan
tertentu. Perubahan adalah proses dinamis dimana yang terjadi pada tingkah
laku dan fungsi seseorang, keluarga, kelompok, atau. Dibawah ini adalah
beberapa pengertian proses perubahan menurut para ahli diantaranya :

1. Proses Perubahan menurut Brooten dan Himen merupakan “proses


membimbing pada alterasi individu atau pola institusi dari tingkah laku”.
2. Proses Perubahan menurut Potter dan Perry merupakan “suatu proses
dinamis dimana yang terjadi pada tingkah laku dan fungsi seorang,
keluarga kelompok atau komunitas”
3. Proses Perubahan menurut Gillies adalah “proses pergerakan dari suatu
sistem ke sistem lain”.
4. Proses Perubahan menurut Taylor adalah suatu proses transformasi,
mengubah, dan memodifikasi sesuatu”.

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut dapat kami simpulkan bahwa


perubahan adalah suatu proses menuju kemajuan yang bersifat dinamis yang
terjadi dalam bentuk tingkah laku maupun fungsi yang menimbulkan suatu
perubahan atau modifikasi agar lebih baik.

B. Saran
Dalam proses perubahan sebaiknya bidan mampu memahami situasi dan
kondisi dengan cermat agar dapat memberikan penaganan secara maksimal.

7
DAFTAR PUSTAKA

Gowan Mary & Castolli William, Menjaga Kebugaran Jantung, tr.by: Patuan
Raja; Sugeng Hariyanto & Sukon, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2001.

Patel Chandra, Panduan Praktis Mencegah & Mengobati Penyakit Jantung, tr.by:
Alextri Aantjono Widodo, PT Gramedia, Jakarta, 1998.

Pearce Evelyn, Anatomi & Fisiologi Untuk Paramedis, tr.by: Sri Yuliani
Handoyo, PT Gramedia, Jakarta, 2002.

Anda mungkin juga menyukai