Anda di halaman 1dari 970

ENSIKLOPEDI

NURCHOLISH MADJID
Pemikiran Islam di Kanvas Peradaban

BUDHY MUNAWAR-RACHMAN

Editor:
Ahmad Gaus AF, Taufiq MR, M. Ilham, Ali Noer Zaman,
Moh. Syu’bi, Dede Iswadi, dan Eko Wijayanto

Desain Sampul: Bayu Aji


Pemeriksa Aksara: Dalmeri, M. Pinem, Zaky,
M. Rivai, Nani Supriyanti
Ilustrator: M. Nurul Islam, Epiet
Tata letak: KemasBuku

EDISI DIGITAL

Tata letak & Redesain sampul: Priyanto


Redaksi: Anick HT

Jakarta 2012
Credit:
Edisi cetak buku ini diterbitkan terakhir oleh Penerbit
MIZAN, September 2006. ISBN: 979-433-423-5 (jil. 4)

Halaman buku pada Edisi Digital ini tidak sama dengan


halaman edisi cetak. Untuk merujuk buku edisi digital ini,
Anda harus menyebutkan “Edisi Digital” dan atau
menuliskan link-nya. Juga disarankan mengunduh dan
menyimpan file buku ini dalam bentuk pdf.
DEMOCRACY PROJECT
DEMOCRACY PROJECT

DAFTAR ENTRY

Q
Qadariyah-Jabariyah 2811
Qubbat Al-Shakhrah: Diilhami Al-Quran 2812
Qurratu A‘yun 2813

R
Rahbânîyah 2817
Rahmah 2817
Rahmah dalam Injil dan Taurat 2818
Rahmân dan Rahîm Allah 2819
Rahmat 2822
Rahmat dan Keridlaan Allah 2823
Rahmatan lil-‘Âlamîn 2824
Rame-Rame Pascamodernisme 2825
Ramalan Tumbangnya Persia dan Romawi 2829
Rambu-Rambu dalam Pernikahan 2831

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  ix


DEMOCRACY PROJECT

Rancangan Besar Ilahi 2832


Rasa Kemanusiaan 2833
Rasa Kesucian: Realitas Keagamaan yang Esensial 2835
Rasialisme, Dosa Makhluk Pertama 2836
Rasionalisme dan Agama Baru 2837
Rasionalitas dan Islam 2840
Rasionalitas sebagai Kemestian 2842
Rasul Bicara dalam Bahasa Kaumnya 2844
Rasul untuk Setiap Umat 2844
Reach Out: Membangkitkan Semangat 2845
Reartikulasi Nilai-Nilai Agama 2847
Referensi Pengambilan Keputusan 2848
Reformasi Ekonomi 2849
Reformasi Politik 2852
Reformasi, Liberalisasi, dan Stabilitas 2853
Reinterprestasi untuk Reaktualisasi 2858
Rekonsiliasi Barat dan Dunia Islam 2862
Rekonsiliasi Nasional 2865
Relasi Madinah dan Peradaban 2866
Relativisme Internal 2868
Relativitas Teologi 2869
Relativitas Waktu 2870
Relevansi Al-Quran sebagai Mukjizat 2871
Religio-Magisme 2873
Religion Equivalent 2875
Religiusitas dan Peran Cendekiawan 2877
Religiusitas Sejati dan Palsu 2879
Rendah Diri 2880
Rendah Hati 2881
Rente (Riba) 2882
Renungan tentang Kerusuhan 2883
“Republik Tradisional” Dimusnahkan? 2886
Reputasi I 2887
Reputasi II 2890
Reputasi, Hidup Lebih Panjang 2891
Resistensi Gereja 2892
Retorika 2893
Ridla Allah 2894

x  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Ridla Menuju Jiwa yang Tenang 2895


Rintisan Kesarjanaan 2896
Risâlah Universalisme Islam 2897
Riset dan Pengembangan 2898
Riya’ vs Ikhlas 2899
Roda Nasib 2900
Ruh 2902
Ruh Kenabian 2903
Rules of the Game 2904
Runtuhnya Mitologi Kuno 2906
Runtuhnya Tanggung Jawab Pribadi 2907

S
Sa’i: Napak Tilas Hajar 2911
Sabar 2913
Sabar, Menunda Kesenangan 2913
Sains Modern dan Keruhanian 2915
Sains Modern dan Ketuhanan 2916
Salah Paham tentang Islam dan Politik 2919
Salâm dan Salâmah 2920
Salam pada Tuhan 2921
Salam, Rahmat, dan Ilmu Allah 2922
Salâm, Ridlâ, dan Ketenangan 2922
Salam: Sentral dalam Agama 2926
Salam untuk Semua Makhluk 2927
Salam: Wujud Rahmat Allah 2927
Saling Menasihati 2928
Samuel Huntington 2929
Santri dan Pendidikan Kolonial 2930
Sarung 2931
Sastra Arab Modern 2932
Sastra Berkembang tetapi Drama Tidak 2934
Sebab Kesuksesan Islam 2935
Sedekah 2936

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xi


DEMOCRACY PROJECT

Sedekah dengan Ikhlas 2937


Sedekah: Menyucikan Harta 2938
Sedikit tentang Sejarah Imam Syafi’i 2939
Segala Kelebihan adalah Amanat 2940
Segi Kemanusiaan dalam Agama 2940
Sejarah 2941
Sejarah Awal Penyusunan dan Pembakuan Hukum Islam 2943
Sejarah dan Pengalaman 2945
Sejarah Islam sebagai sebuah “Venture” 2946
Sejarah Kekhalifahan 2948
Sejarah Makkah 2950
Sejarah Masjid Haram 2953
Sejarah Nasionalisme Indonesia Klasik 2956
Sejarah Perkembangan Dunia 2958
Sejarah sebagai Laboratorium 2961
Sejarah Tidak Sakral 2963
Sekaten 2963
Sektarianisme dan Jamaah 2964
Sektarianisme dan Kultusisme 2965
Sekularisasi Bukan Sekularisme 2968
Sekularisasi I 2971
Sekularisasi II 2971
Sekularisme dan Humanisme 2973
Sekularisme Mula-Mula 2976
Self Denial 2977
Seluruh Alam Itu Thawâf 2979
Semangat Wirausaha Kaum Santri 2980
Semiotika Islam 2980
Semua Agama Islam 2982
Semua Orang Beriman Bersaudara 2983
Semua Orang Celaka 2984
Semua Perkara Dibolehkan 2985
Semua Pesan Nabi adalah Tauhid 2986
“Semuci-Suci” 2987
Seni Berpolitik 2989
Seni Islam Dekoratif-Ornamental 2989
Seni Musik dan Seni Suara 2991
Seni Suci dan Popularisasinya 2993

xii  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Sepuluh “Wasiat” Allah 2994


Serba Tujuh 2996
Setahun Hanya 12 Bulan 2996
Setan: Menggoda 2997
Setan Terkutuk 2998
Setelah Bapak Bangsa 3000
Setiap Benda Punya Afinitas 3001
Setiap Orang Akan Masuk Surga 3002
Setiap Orang Islam adalah Al-Masîh 3002
Setiap Rasul Diutus dengan Bahasa Kaumnya 3003
Setiap Umat Ada Rasul 3004
Shalat Berdasarkan Kalender Matahari 3006
Shalat: Audiensi dengan Tuhan 3007
Shalat Dâ’im 3009
Shalat: Dimensi Horizontal 3010
Shalat: Ibadah Formal 3010
Shalat Idul Fitri 3011
Shalat Indikator Iman 3012
Shalat Jumat: Mula-Mula dan Perkembangannya 3013
Shalat Kewajiban Berwaktu 3015
Shalat: Mati dalam Hidup 3016
Shalat: Mikrajnya Orang Beriman I 3017
Shalat: Mikrajnya Orang Beriman II 3019
Shalat: Oleh-Oleh Mikraj 3020
Shalat Puncak Ibadat 3021
Shalat sebagai Indikasi Takwa 3022
Shalat sebagai Komitmen Sosial 3023
Shalat Simbolisasi Ketundukan 3025
Shalat Sunnah 3026
Shalat tapi Celaka 3027
Shalat: Tiang Agama 3028
Shalat: Makna dari Sebuah Kiblat 3030
Shalat yang Khusyuk 3031
Shalat: Vertikal dan Horizontal 3032
Shalawat Badar 3033
Shalawat: Berkah untuk Keturunan Ibrahim 3034
Shalawat dan Wasilah 3036
Shalawat Menghormati Nabi 3037

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xiii


DEMOCRACY PROJECT

Sidrat Al-Muntahâ 3039


Sifat Allah sebagai Jendela Pendekatan 3039
Sifat Inklusif Islam 3041
Sifat Tuhan 20 3043
Sifat-Sifat Allah 3044
Sihir dalam Al-Quran 3045
Sihir Harut dan Marut 3047
Sihir Produk Babilonia 3048
Sihir: Wawasan Jangka Pendek 3049
Sikap Absolutistik 3051
Sikap Parokialistik 3051
Sikap Percaya kepada Allah 3054
Sikap Terbuka 3057
Sikap terhadap Tasawuf 3058
Sikap Tidak Satu Garis 3059
Sikap Tidak Toleran Penyebab Kemunduran 3060
Sikap Tiranik 3063
Sikap Umat Islam terhadap Pancasila 3064
Sikap-Sikap Pembebasan 3067
Siklus Fitrah 3069
Siklus Satu Generasi 3070
Silaturrahim 3071
Silsilah Tarekat 3072
Simbol 3074
Simbol bukan Mitos 3075
Simbolisme 3076
Simbolisme Agape 3080
Sintesis Budaya, Ekonomi, dan Politik 3082
Sisa Warisan Intelektual Ibn Rusyd 3085
Sisi Modern Konstitusi Madinah 3086
Sistem Madinah dan Nasionalisme Modern 3087
Sistem Parlementer 3090
Sistem Politik Islam dan Sejarah 3091
Sistematisasi dan Demitologisasi Ibrahim 3092
Sistematisasi Pemikiran dan Hukum 3094
Snouckisme: Pengalaman Berharga bagi Bangsa Indonesia 3096
Soeharto Memilih China 3101
Soeharto vs Masyumi 3102

xiv  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Soft State I 3104


Soft State II 3104
Sok Suci 3105
Solomon Temple 3107
Sombong: Antara Kesetanan dan Harga Diri 3110
Sombong: Menuju Kehancuran 3111
Sombong Penghalang Peningkatan Spiritual 3113
“Sorot Balik” Ilmu Kalam 3115
Sosialisme di Indonesia 3118
Sosialisme Religius I 3119
Sosialisme Religius II 3121
Spanyol 3123
Spirituality, Yes! Organized Religion, No! 3124
Sriwijaya 3127
Stabilitas Demokrasi dan Nasionalisme 3128
Stabilitas Politik, Perlukah? 3130
Standar Moralitas 3131
Stereotipe Barat tentang Islam 3133
Stereotipe Barat tentang Perempuan Islam 3136
Situasi Ahl Al-Kitab di Era Andalusia 3137
Stigma Pribumi 3139
Strict Monotheism 3140
Struktur Indonesia Struktur Kolonial 3143
Sufi dan Sastra 3144
Sujud di Atas Tanah 3145
Sujud: Puncak Kepasrahan 3146
Sukses Saja Tidak Cukup 3147
Sumber Berita Asbâb Al-Nuzûl 3148
Sumber Daya Manusia dan Nilai-Nilai Budaya 3152
Sumber Malapetaka: Kemewahan 3153
Sumpah Tuhan 3155
Sunan Kalijaga dan Sidi Lahsen Lyusi 3156
Sungai-Sungai di Surga 3159
Sungkem: Meminta Maaf 3160
Sunnah dan Hadis 3161
Sunnatullah 3162
Sunnatullah dalam Sejarah 3162
Sunnatullah dan Peradaban 3164

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xv


DEMOCRACY PROJECT

Sunnatullah yang Objektif 3165


Sunnatullah: Hukum Sejarah 3167
Sunnatullah: Ketentuan yang Konsisten 3169
Superioritas dan Inferioritas 3171
Supraalami pada Nabi dan Wali 3171
Supremasi Hukum 3173
Surat-Surat Makkiyah Puitis 3174
Surga Adam 3175
Surga dan Neraka 3176
Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu 3177
Surga: Perumpamaannya 3178
Surga untuk Semua 3180
Surga yang Metafor dan Nonmetafor 3181
Syafaat antara Ada dan Tiada 3182
Syafaat: Kontroversi 3184
Syafaat Tidak Ada 3185
Syahadat: Negasi dan Konfirmasi 3186
Syaikh Abdul Qadir Jailani 3187
Syarh dan Hasyîyah 3188
Syariat 3190
Syariat dan Kesamaan Agama-Agama 3193
Syariat yang Dipahami 3195
Syirik 3197
Syirik Karena Kebodohan 3199
Syirik: Merendahkan Manusia 3199
Syukur vs Kufur 3201

T
Tadrîj 3203
Tafsîr Al-Marâghî antara Bi Al-Ra’y dan Sejarah 3204
Tafsir Analitis 3204
Tafsir Bahasa Indonesia 3205
Tafsir dan Terjemah 3206
Tafsir Lahir sebagai Ilmu 3208

xvi  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Tafsir Mawdlû‘î: Komparasi, Metodologi, dan Wawasan 3209


Tahîyah: Ucapan Selamat 3211
Tahlilan Bagian dari Budaya 3212
Tahun Baru Hijriah 3213
Tahun Kesedihan 3214
Takabur Penyebab Kekafiran 3219
Takdir 3221
Takdir Allah 3222
Takdir dalam Al-Quran 3224
Takdir dalam Teologi 3225
Takdir dan Ikhtiar dalam Marxisme 3228
Takdir dan Kebebasan Manusia 3230
Takdir: Berenang dalam Garis Edar 3232
Takdir: Kerangka Kerja 3232
Takdir: Menolak Mitologi 3234
Takhallî 3236
Takhallî Nabi 3237
Taklid dan Ijtihad 3239
Takwa 3241
Takwa Ada di Dada 3244
Takwa dan Budi Luhur 3245
Takwa dan Budi Pekerti 3245
Takwa dan Kemuliaan Manusia 3248
Takwa Dasar Kehidupan 3249
Takwa Puncak Puasa 3250
Takwa Rahasia di Dada 3252
Takwa, Al-Birr, dan Sejarah Penetapan Kiblat 3252
Takwa: Asas Hidup yang Benar 3254
Takwa: Hidup dalam Kehadiran Tuhan 3256
Takwa: Implikasi-Impalikasinya 3256
Takwa: Indikasi-Indikasinya 3257
Takwa: Kesadaran akan Pengawasan Tuhan 3259
Takwa: Landasan Disiplin dalam Islam 3260
Takwa: Tujuan Diturunkannya Al-Quran 3262
Takwa: Tujuan Puasa 3263
Takwil 3264
Takwil Kaum Kebatinan 3265
Takwil Kaum Sunni 3267

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xvii


DEMOCRACY PROJECT

Takwil para Filosof 3270


Tanda Kebesaran 3272
Tanggung Jawab Cendekiawan 3273
Tanggung Jawab Keagamaan 3274
Tanggung Jawab Masa Depan 3275
Tanggung Jawab Orangtua I 3277
Tanggung Jawab Orangtua II 3278
Tanggung Jawab Pribadi 3278
Tanggung Jawab Pribadi di Akhirat 3281
Tanggung Jawab Pribadi Mutlak 3281
Tantangan Demokrasi Pancasila di Masa Depan 3283
Tantangan Ilmu Pengetahuan 3284
Tantangan ke Depan 3286
Tantangan Menegakkan Keadilan Sosial 3287
Tanyalah Jalan atau Sal Sabîlan 3290
Tarawih di Masjid 3292
Tarawih: Shalat Malam 3292
Tarbiyah 3294
Tarbiyah Meningkatkan Fitrah Anak 3295
Tarekat 3297
Tarekat dan Ketenteraman Batin 3298
Tarekat dan Messianisme 3298
Tarekat dan Pencerahan Kesufian 3300
Tarekat di Indonesia 3303
Tarekat sebagai Ijtihad 3304
Tarik-menarik antara Syarî‘ah dan Tharîqah 3305
Tasawuf dan Pendangkalan Agama 3306
Tasawuf di Dunia Usaha 3307
Tasawuf: Kesadaran Ketuhanan dan Kemanusiaan 3310
Tasawuf Modern 3311
Tasawuf Modern Hamka I 3314
Tasawuf Modern Hamka II 3315
Tasawuf sebagai Gerakan Oposisi 3317
Tasawuf sebagai Olah Ruhani 3319
Tasbîh, Tahmîd, dan Istighfâr 3322
Tata Nilai Rabbânîyah 3324
Taufik dan Hidayah 3327
Tauhid 3327

xviii  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Tauhid dan Tasawuf 3329


Tauhid Esensi, Bukan Tauhid Nama 3332
Tawhîd Ulûhîyah 3335
Tauhid vs Syirik 3336
Tauhid, Monoteisme Radikal 3337
Tauhid: Pembebas dari Tirani 3339
Tawa Sarah 3342
Tawaf Mengikuti Gerak Tata Surya 3344
Tawaf, Simbolisasi Kepasrahan 3344
Tawakal 3346
Tawakal bukan Kepasifan 3348
Tegar namun Luwes 3348
Teguh Hati 3351
Tekad Mewujudkan Reformasi 3353
Teknologi 3356
Teknologi dalam Peradaban Islam Klasik 3357
Teknologi Modern 3359
Teks dan Kepentingan Umum 3361
Teladan Pengorbanan yang Agung 3362
Tentara dan Demokrasi 3364
Tenteram 3366
Teofanik 3367
“Teologi Pembebasan” 3369
Teori Evolusi Charles Darwin 3370
Teori Hukum Peredaran Ibn Khaldun 3373
Teori Jalan Tengah 3376
Teosentrisme dan Antroposentrisme I 3378
Teosentrisme dan Antroposentrisme II 3381
Terpedaya oleh Kehidupan Duniawi 3384
Terjemah Al-Quran 3385
Terjemah Departemen Agama 3387
Terjemah secara Tafsiri 3387
Thâghût: Kecenderungan Tiranik 3389
“The Best Government is the Least Government” 3391
The Grape is Sour! 3392
The Name of the Rose 3393
The Son of Mother 3394
The Ten Commandments 3395

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xix


DEMOCRACY PROJECT

The Third Temple 3398


The Time of Respons 3400
Theory of Everything 3401
Thuma’nînah 3402
Tidak Ada Paksaan dalam Beragama 3404
Tidak Ada Siksa Kubur 3406
Tidak Ada tuhan kecuali Tuhan 3407
Tidak Dimarahi dan Tidak Sesat 3408
Tidak Mengingkari Hal Positif dalam Diri Kita 3409
Tidak Semua Non-Muslim Sama 3410
Tiga Abdullah 3411
Tiga Dosa Pertama Makhluk 3411
Tiga Gelombang Perubahan 3413
Tiga Macam Kezaliman 3416
Tiga Pendekatan Kebenaran 3417
Tiga Tema Polemik Falsafah 3419
Tiga Unsur Manusia 3421
Tiga Varian Kultural Islam 3422
Time Tunnel 3422
“Time Tunnel” Isra-Mikraj 3424
Timur dan Barat 3425
Tin, Zaitun, Tursina, dan Negeri yang Aman 3426
Tinggal Landas 3427
Tingkatan Ikhlas 3430
Tingkatan Masyarakat Indonesia 3430
Tingkatan Pengetahuan 3432
Tingkatan Pengetahuan menurut Ibn Rusyd 3433
Tingkatan-Tingkatan Cinta 3434
Tingkat-Tingkat Kebahagiaan 3436
Tirani Vested Interest 3437
Titik Temu Terendah 3438
TNI dan Demokrasi 3440
Tobat dan Berprasangka Baik 3442
Tobat dan Fitrah 3444
Toleransi 3445

xx  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Toleransi di Indonesia 3447


Toleransi Islam 3448
Tolok Ukur Pembangunan yang Berhasil 3449
Tradisi Bermaaf-maafan 3449
Tradisi Intelektual Islam di Indonesia 3450
Tradisi Menghafal Melemahkan Kreativitas 3453
Transisi Menuju Demokrasi 3455
Trauma Oposisi 3457
Trilogi Islam Misi HMI 3459
Trilogi Islam: Poros Perjuangan Umat Islam 3462
Trilogi Umat Islam 3463
Trinitarianisme 3466
Tritunggal Penolak Falsafah 3467
Tugas Cendekiawan 3467
Tugas Kaum Khawas 3470
Tugas Kenabian 3471
Tugas Suci Umat Islam 3472
Tuhan adalah Tujuan Hidup 3475
Tuhan Antropomorfis tetapi Tidak Terlukiskan 3479
Tuhan Menggugat Nabi Muhammad I 3482
Tuhan Menggugat Nabi Muhammad II 3484
Tuhan Pencemburu 3484
Tuhan sebagai Hakim 3485
Tuhan sebagai Wujud Etis, bukan Magis 3486
Tuhan yang Tidak Mitologis 3487
Tuhan: Membebaskan-Nya dari Persepsi-Persepsi 3489
Tuhan: Menghayati Melalui Nama-Nama-Nya 3491
Tuhan: Transenden dan Immanen 3491
Tujuan Hidup menurut Kaum Pesimis 3493
Tujuan Puasa 3495
Tukang Sihir 3498
Tunjukilah Kami Jalan yang Lurus 3499
Tuntutan Reformasi di Bidang Keagamaan 3501
Tuntutan Shalat 3503
Turki: Contoh Kegagalan Modernisasi 3504

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xxi


DEMOCRACY PROJECT

U
Ucapan Mengakhiri Khutbah 3507
Ukhuwah Islamiah I 3508
Ukhuwah Islamiah II 3509
Ukuran Kebaikan 3510
Ulama Al-Sû’ 3511
Ulama-Sarjana dan Sarjana-Ulama 3512
Ûlû Al-Albâb 3513
Ulul Albab dan Cendekiawan 3515
Umar dan Patriak Yerusalem 3516
Umar dan Yerusalem 3517
Umar Dipuji dan Dikritik 3521
Umar Melarang Menikahi Ahl Al-Kitâb 3523
Umar Mengebiri Azan? 3525
Umar, Sahabat Paling Kreatif 3525
Umat Islam dan Kemerdekaan 3527
Umat Islam Harus Adil dan Seimbang 3529
Umat Islam Salaf dan Masalah Akal 3531
Umat Islam sebagai Umat Penengah 3536
Umat Tengah 3537
Umat Tengah: Kesulitannya 3538
Umat yang Tunggal 3539
Ummah Wasath 3542
Umrah 3543
Universalisme Ajaran Islam I 3545
Universalime Ajaran Islam II 3547
Universalitas Kebaikan 3548
Unsur Etika dalam SDM Indonesia 3548
Unsur Kosmopolitanisme Budaya Indonesia 3551
Unsur-Unsur dalam Pemilihan Umum 3554
Upaya Mendorong Demokratisasi 3556
Urusan Dunia dan Akhirat 3561
Ushul Fiqih 3562
Uswah Hasanah 3564
Utsman Ibn Mazh’un 3566

xxii  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Utsman Menghambat Emigrasi 3567


Utsman Pengumpul Al-Quran 3568
UUD 3569
‘Uzlah 3570
‘Uzlah dalam Politik 3571
‘Uzlah: Introspeksi Diri 3572

V
Value Judgement Penggunaan Kekayaan 3575
Verbalisme 3577
Vested Interest 3578

W
Wahabisme: Pembaru Militan 3579
Wahdat Al-Wujûd 3579
Wahhabi: Gerakan Pemurnian Tauhid 3582
Wajah 3583
Wajilat: Ciri Orang Beriman 3584
Waktu 3585
Waktu Itu Relatif 3587
Waris bagi Anak 3589
Warisan Kolonial 3591
Warisan Metodologi Ilmiah 3592
Warisan Sejarah untuk Masa Kini 3593
Warna-Warni Islam 3594
Washil ibn Atha’ Orang yang Memisahkan Diri 3597
Wasiat Berbuat Baik pada Orangtua 3597
Wawasan Hukum Zaman Tabi’in 3599
Wawasan Ibrahim 3602
Way of Life 3603

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xxiii


DEMOCRACY PROJECT

Westernisme, Liberalisme, dan Komunisme 3605


Wisdom Kembali kepada Tuhan 3608
Wudlu 3608
Wujud Mahatinggi 3609
Wukuf di Arafah 3610

Y
Yahudi Agama Monopoli 3613
Yahudi Dekat dengan Islam 3614
Yahudi Masih Menunggu Messiah 3616
Yahudi Menolak Kepemimpinan Orang Arab 3617
Yahudi vs Kristen 3617
Yang Lokal dan Yang Universal 3619
Yatsrib Menjadi Madinah 3623
Yerusalem: Jasa Helena 3624
Yerusalem: Jasa Umar Ibn Al-Khattab 3625
Yerusalem: Sejarahmu Dulu 3626
Yerusalem, Satu Kota Tiga Agama 3629

Z
Zaid, Zainab, dan Nabi 3633
Zakat: Ciri Orang Beriman 3634
Zakat dan Derma: Usaha Pemerataan Kekayaan 3634
Zakat: Penyucian Harta 3635
Zalim: Hati yang Gelap 3636
Zalim: Inti Segala Dosa 3637
Zaman Keemasan Islam India 3638
Zaman Modern Lahir dari Inggris dan Prancis 3639
Zaman Modern Pengulangan Zaman Islam Klasik 3640
Zaman Teknik 3641

xxiv  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Zhulmânî: Sebuah Kesengsaraan 3642


Ziarah Kubur I 3643
Ziarah Kubur II 3644
Zikir 3645
Zikir: Bakti 3647
Zikir dalam Dada Lebih Baik 3648
Zikir dalam Tarekat 3649
Zikir di Mana pun dan Kapan pun 3649
Zikir: Implikasinya dalam Kehidupan 3651
Zikir: Ingat kepada Allah 3652
Zikir Inti dari Rasa Keagamaan 3653
Zikir Pembebasan 3654
Zikir sebagai Sentral dalam Islam 3655
Zikir Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah 3656
Zikir Terapi Orang Sesat 3658
Zikir Tidak Bersuara 3658
Zikir yang Utama 3660
Zoon Politicon 3662
Zuhud 3664
Zulkarnain 3666

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  xxv


DEMOCRACY PROJECT

xxvi  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT
DEMOCRACY PROJECT

xxviii  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Q
QADARÎYAH-JABARÎYAH Arab ikhtiyâr) yang terbaik dari
segala kemungkinan yang tersedia,
Dalam sejarah pemikiran Islam demi mencapai tujuan yang baik.
klasik, ada kontroversi qadarîyah- Iman dan takwa dikaitkan dengan
jabarîyah yang dikaitkan dengan keaktifan menyiapkan diri meng-
masalah “takdir” (taqdîr, sebagai hadapi masa depan, dan bukannya
istilah Ilmu Kalam) dan “ikhtiar” sikap pasif dan nrimo karena me-
(ikhtiyâr). Dalam hal ini, penting nunggu nasib. Pribadi yang ber-
sekali kita telaah bahwa sesungguh- iman dan bertakwa harus menyiap-
nya firman Allah yang dijadikan kan diri untuk hari esok (Q., 59:
acuan untuk paham takdir atau 18).
penentuan nasib (predeterminism) Dalam rangka ikhtiar itu ma-
itu berbicara tentang hal yang su- nusia diperintahkan untuk memper-
dah terjadi pada seorang manusia, hatikan hukum-hukum (dari Tuhan)
baik atau pun buruk, dan mengajar- yang berlaku pada alam secara ke-
kan agar manusia menerima hal seluruhan (yang dalam Al-Quran
yang sudah terjadi itu sebagai se- hukum-hukum itu disebut taqdîr—
suatu yang sudah lewat sesuai de- Lihat, Q., 25: 2; 54: 49; 6: 96 dan
ngan kehendak Allah, yang harus 36: 38), seperti juga diperintahkan
diterima dengan penuh ketulusan agar manusia memerhatikan hu-
dan pasrah, tanpa keluh kesah jika kum-hukum (dari Tuhan) yang
ditimpa kemalangan, dan tanpa berlaku pada masyarakat manusia
menjadi congkak jika mengalami dalam sejarah (yang dalam Al-
keberhasilan (Q., 57: 23). Quran hukum-hukum ini disebut
Sedangkan untuk hal yang be- Sunnatullâh—Lihat Q., 33: 38; 33:
lum terjadi, yaitu sesuatu yang ma- 62; 35: 43).
sih berada di masa depan, sikap Hasil pengamatan manusia ke-
yang diajarkan agama bukanlah ke- pada alam dan sejarah membuah-
pasifan menunggu nasib, melainkan kan ilmu pengetahuan, yaitu penge-
keaktifan memilih (makna kata tahuan alam dan pengetahuan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2811


DEMOCRACY PROJECT

sosial. Dengan ilmu inilah manusia QUBBAT AL-SHAKHRAH:


memiliki kemampuan melakukan DIILHAMI AL-QURAN
ikhtiar atau pilihan alternatif yang
sebaik-baiknya guna mencapai Bangunan pertama Islam yang
efektivitas dan efisiensi kerja yang mengungkapkan keagungan seni
setinggi-tingginya. Maka ilmu Islam adalah Qubbat Al-Shakhrah
merupakan faktor keunggulan yang (The Doom of the Rock) di Yeru-
amat penting. Bersama dengan salem. Ironisnya, sekarang Qubbat
iman yang mendasari motivasi kerja Al-Shakhrah menjadi simbol turis-
(karena terkait dengan keinsafan me Israel. Bangunan ini didirikan
akan makna dan tujuan hidup yang oleh Abdul Malik ibn Marwan
tinggi di atas), ilmu merupakan fak- sekitar abad ke-7 sampai ke-8 M,
tor yang membuat seseorang atau sedikit lebih awal dari Borobudur.
kelompok menjadi lebih unggul Hingga saat ini, Qubbat Al-Shakh-
daripada yang lain (Q., 58: 11). rah masih merupakan simbol dari
Dari hal di atas itu jelas bahwa seni Islam yang termasuk paling
kemajuan suatu bangsa atau masya- dihargai. Banyak tafsiran mengenai
rakat akan mempunyai dampak po- alasan Abdul Malik ibn Marwan
sitif kepada peningkatan etos kerja mendirikan Qubbat Al-Shakhrah.
para warganya, sebab dalam kema- Konon, itu adalah sebagai saingan
juan suatu bangsa itu tentu lang- terhadap Makkah (secara politik,
sung atau tidak langsung membawa dan bukan agama), karena pada
serta perkembangan dan kemajuan waktu itu Makkah dikuasai oleh
ilmu. Dan ilmu itu, dalam ungka- Abdullah ibn Zubair yang me-
pan yang lebih operatif, tidak lain nentang Abdul Malik ibn Marwan.
ialah pemahaman manusia akan Abdul Malik Ibn Marwan kem-
situasi, kondisi, dan lingkungan udian menghambat orang pergi ke
yang terkait dan memengaruhi ker- Makkah karena dikhawatirkan akan
janya untuk berhasil atau tidak. bergabung dengan musuhnya. Atas
Ilmu memfasilitasi kerja, dan fasili- pertimbangan itulah ia kemudian
tas itu, pada urutannya, memper- membangun Qubbat Al-Shakhrah
tinggi motivasi kerja dan memper- untuk rakyatnya.
kuat etos kerja. Sebagaimana disab- Para ulama berselisih pendapat
dakan Nabi Saw., ilmu, setelah mengenai Qubbat Al-Shakhrah ini.
iman, adalah jaminan utama keber- Umat Islam memercayainya sebagai
hasilan di dunia, di akhirat, dan di tempat Nabi bertolak untuk Mikraj.
dunia-akhirat sekaligus. Mula-mula, Nabi Isra dari Makkah


2812  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

ke Yerusalem, kemudian Mikraj da- sampai sekarang, kaum Yahudi


ri Yerusalem ke Al-Sidrat Al-Mun- fundamentalis ingin merobohkan
taha. Untuk memperingati peristi- tempat itu.
wa itu didirikanlah Qubbat Al- Terlepas dari motif-motif politik,
Shakhrah. Tetapi bangunan ini di- apakah sebagai saingan terhadap
dirikan persis pada waktu Makkah Abdullah ibn Zubair yang mengu-
dikuasai oleh Abdullah ibn Zubair. asai Makkah atau sebagai saingan
Ada interpretasi terhadap Holy
bahwa ini adalah Sepulcher, atau-
saingan terhadap Silaturahmi adalah persoalan yang pun sebagai pe-
Makkah, sehingga sangat prinsipil, yaitu menciptakan neguhan keme-
desainnya tidak hubungan saling kasih antara nangan, yang
berbentuk masjid, sesama manusia. jelas bangunan
melainkan tempat ini menjadi sa-
tawaf (thawâf). Jadi, orang dianjur- rana dari ekspresi seni Islam yang
kan untuk tawaf mengelilingi batu sangat indah. Pembangunannya sen-
suci itu (shakhrah). Sebagian ulama, diri sangat awal, yaitu pada abad ke-
misalnya Ibn Taimiyah, menga- 7 dan ke-8 M, yakni satu atau dua
takan bahwa perbuatan seperti itu abad setelah Nabi. Ada kesejatian di
(tawaf ) adalah bid‘ah. Ada yang situ, artinya tidak benar pendapat
menafsirkan lain, bahwa Qubbat Al- yang mengatakan bahwa Qubbat
Shakhrah didirikan sebagai saingan Al-Shakhrah adalah pinjaman dari
terhadap Gereja Kiamat atau Gereja konsep kesenian Bizantium; justru
Holy Sepulcher yang indah itu, yang merupakan konsep keindahan (este-
dulu didirikan oleh Constantin. tik) dalam Islam yang diilhami oleh
Maka, secara wilayah, sebetulnya Al-Quran.
Qubbat Al-Shakhrah adalah monu-

men kemenangan umat Islam terha-
dap Palestina dan Syria; sedang secara QURRATU A‘YUN
agama, itu berarti simbol keme-
nangan terhadap Kristen dan Yahu- Qurratu a‘yun adalah suatu inti
di. Di sisi lain, Qubbat Al-Shakhrah atau esensi kebahagiaan. Misalnya,
merupakan “Ka‘bah” orang Yahudi, tujuan dari rumah tangga ialah un-
seperti the Holy of Holies di dalam tuk menciptakan sakînah, yang da-
Solomon Temple dulu, yaitu pusat lam bahasa lain ialah qurratu a‘yun.
paling suci dari seluruh konsep Ada sebuah ungkapan doa, Dan
kesucian agama Yahudi. Maka, mereka yang berdoa, “Tuhan, jadi-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2813


DEMOCRACY PROJECT

kanlah istri-istri kami dan keturunan untuk amal perbuatan baiknya (HR
kami cendera mata (sebagai penye- Bukhari).
nang hati—NM) bagi kami, dan Di dalam surga, kita akan merasa
jadikanlah kami teladan bagi orang aman, salâm. Dalam suatu stadium
yang bertakwa (Q., 25: 74). tingkat tertinggi yang bersifat ru-
Esensi kebahagiaan adalah surga. hani, sebetulnya surga itu tidak
Di dalam surga setidaknya ada saki- bisa digambarkan, tetapi hanya bisa
nah. Banyak sekali gambaran menge- dialami. Untuk mengalaminya pun
nai surga. Tetapi perlu usaha yang
rupanya yang pa- sungguh-sung-
ling menarik bagi “Dua kalimat yang ringan di guh, yang dalam
Nabi adalah di lidah, tetapi berat pada timbangan: bahasa Arab di-
dalam surat Al- Mahasuci Tuhan lagi Mahaagung, sebut juhd. Dari
Mahasuci Tuhan lagi Maha
Sajdah ketika di- perkataan juhd
Terpuji.”
sebutkan, Tiada (Hadis) (usaha yang sung-
seorang pun tahu guh-sungguh)
cindera mata apa yang masih tersem- diambil perkataan jihâd (jihad).
bunyi bagi mereka sebagai balasan Jihad tidak hanya berarti fisik se-
atas amal kebaikan yang mereka perti perang, tetapi juga jihâd al-
lakukan (Q., 32: 17). nafs, jihad melawan diri sendiri atau
Itulah surga. Surga itu tak se- ijtihâd menggunakan seluruh ke-
orang pun yang tahu. Bagaimana mampuan pikiran. Bahkan dari kata
dengan gambaran di dalam Al- ini juga muncul istilah mujâhadah,
Quran? Itu semuanya adalah sim- atau spiritual exercise, olah ruhani.
bol, metafor, gambaran-gambaran Jadi tidak hanya olahraga, olah
populer. Karena itu, Nabi kemu- jasmani, juga tidak hanya olah jiwa,
dian menyampaikan sebuah hadis olah nafsani, tetapi juga olah ru-
qudsi (firman Allah, tetapi kalimat- hani.
nya dari Nabi), “Aku siapkan untuk Kebahagiaan ialah dalam kela-
hamba-hamba-Ku yang saleh sesuatu pangan ini, yang sebetulnya tempat
yang tidak pernah terlihat oleh mata di mana terletak rahmat Allah ke-
dan tidak pernah terdengar oleh te- pada kita. Ketika Allah memuji
linga serta tidak pernah terbetik da- Nabi Muhammad sebagai orang
lam hati manusia. Dan kalau kamu yang lapang dada, maka itu dikait-
mau (kata Nabi), bacalah (ayat Al- kan dengan rahmat Allah. Karena
Quran itu), tidak seorang pun menge- rahmat dari Allah jugalah maka
tahui esensi kebahagiaan yang dira- engkau bersikap lemah-lembut ter-
hasiakan baginya sebagai balasan hadap mereka. Sekiranya engkau ka-

2814  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

sar dan berhati tegar niscaya mereka


menjauhi kamu. Maka maafkanlah
mereka dan mohonkan ampun buat
mereka dan bermusyawarahlah de-
ngan mereka dalam segala urusan.
Maka jika engkau sudah mengambil
keputusan, bertawakallah kepada
Allah karena Allah mencintai orang
yang tawakal (Q., 3: 159).


Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2815


DEMOCRACY PROJECT

2816  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2817


DEMOCRACY PROJECT

2818  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

R
RAHBÂNIYAH nakan oleh gereja, yakni sertifikat
itu dijualbelikan; makin besar dosa
Di dalam Islam tidak dikenal seseorang makin mahal harga serti-
adanya kultus, sehingga sistem rah- fikatnya. Praktik seperti inilah yang
bâniyah (kependetaan) seperti da- ditentang Martin Luther, seorang
lam Kristen, yang merupakan ba- pembaru Kristen Protestan.
gian kultus, ditentang habis-habis- Penolakan keras terhadap sistem
an. Sistem itu, seperti dikatakan rahbâniyah dalam Islam menjadi se-
dalam Al-Quran, adalah sistem buah wacana persamaan antarma-
kependetaan yang mereka ada-ada- nusia. Memang benar dalam Islam
kan (Q., 57: 27). Di sini, Al-Quran dikenal adanya ulama, kiai, intelek-
ingin menegaskan bahwa Nabi tual, dan sebagainya, tetapi mereka
tidak mengajarkan adanya pendeta, tidak mempunyai kekuasaan berbu-
sebab yang menumbuhkan sistem at atas nama Tuhan. Dalam masa-
kependetaan, kepasturan, dan seba- lah ini, Islam menyerahkan kepada
gainya adalah manusia sendiri. pribadi masing-masing karena per-
Dalam sistem rahbâniyah, pen- tanggungjawaban kepada Allah di
deta diberi kekuasaan untuk bertin- akhirat nanti bersifat mutlak pri-
dak atas nama Tuhan agar mengam- badi. Artinya, prestasi amal pribadi
puni dosa orang. Ketika seseorang menjadi andalan utama dalam
datang untuk mengaku dosa—seca- Islam.
ra psikologis ada baiknya, karena

ada tempat menumpahkan segala
keluhan—pastur berkata, “Aku telah RAHMAH
dengar semua pengakuanmu, dan
atas nama Tuhan aku nyatakan ka- Tuhan, yang merupakan tumpu-
mu diampuni.” Tetapi pernah ter- an segala harapan dan pencarian
jadi, setelah proses pengampunan, pedoman hidup (Allâh Al-Sha-
diterbitkan sertifikat pengampunan mad), memiliki sifat-sifat mulia (al-
dosa yang kemudian disalahgu- asmâ’ al-husnâ) yang harus kita

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2817


DEMOCRACY PROJECT

resapi dalam membentuk rasa ke- tentu akan memiliki orientasi dan
tuhanan kita. Di antara sifat-sifat itu, sikap hidup yang bersifat strategis
yang paling banyak disebut ialah atau memandang jauh ke depan.
Rahmân (Ma- Sebaliknya,
hakasih). Sung- orang yang tidak
“Kesadaran bahwa seluruh pe-
guh dikatakan percaya (kâfir)
ngetahuan kita tentang alam raya
bahwa sifat Kasih hanyalah semata-mata residu hanya memiliki
itu “mendomi- daripada kesan-kesan yang di- sikap hidup yang
nasi” segala se- selubungi oleh akal-pikiran kita bersifat jangka
suatu (Q., 7: 156) yang tidak sempurna, membuat pendek: mudah
sehingga semangat mencari kenyataan itu (kebenaran) tertipu oleh ke-
kasih merupakan tampaknya tidak bisa diharapkan.” nikmatan hidup
unsur utama mo- (Albert Einstein) yang sementara,
ral ketuhanan dan lalai dari hi-
(takhallqû bi akhlâq Allâh) yang dup masa depan yang lebih abadi,
dipesankan oleh Al-Quran dalam su- khususnya hidup sesudah mati.
rat Al-Balad untuk ditegakkan di

antara sesama umat manusia. (Surat
Al-Balad ini, secara keseluruhan, da-
RAHMAH DALAM INJIL
pat dijadikan pegangan tentang DAN TAURAT
bagaimana menciptakan kehidupan
yang bahagia, penuh kedamaian Ada pertanyaan mengapa kata
dan kesentosaan). Dalam surat Al- rahmân muncul dalam Taurat?
Balad itu pesan menegakkan cinta Jawabannya adalah, karena para
kasih sesama manusia, yaitu sema- nabi setelah Nabi Musa menyadari
ngat kemanusiaan pada umumnya, bahwa agama Taurat (artinya hu-
dikaitkan dengan pesan menegak- kum) sudah tidak lagi relevan, ter-
kan kesabaran. Kesabaran ini, seba- lalu keras dan kurang kelembutan-
gaimana dapat dipahami dari surat kemanusiaan. Memang, Nabi Musa
Al-‘Ashr (waktu), adalah dimensi oleh Allah Swt. diberi tugas untuk
waktu dari perjuangan menegakkan mendidik Bani Israil supaya taat
perdamaian dan keadilan, atau pada hukum karena mereka meng-
menciptakan hidup bahagia. Kesa- alami masa perbudakan ratusan ta-
baran dituntut, karena perjuangan hun dan budak biasanya sulit sekali
yang benar itu memiliki nilai stra- berdisiplin; mereka tidak bisa me-
tegis dan bersifat jangka panjang. merintah diri sendiri dan biasa me-
Seorang yang “percaya” (mu’min) nunggu perintah orang lain.

2818  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Bani Israil dulu terkenal sangat Nabi Muhammad datang mengga-


tidak disiplin, sehingga agamanya bungkan kembali kasih dan hu-
sangat keras dari segi hukum, yang kum. Menggabungkan kembali sifat
dimulai dengan The Ten Command- Allah yang keras dan pendendam
ments. Tetapi lama-kelamaan dengan sifat Allah yang Mahakasih
dirasakan kalau terus-menerus hu- dan Pengampun. Itulah jalan te-
kumnya keras, maka aspek kelem- ngah atau al-shirâth al-mustaqîm,
butan manusia akan menjadi hilang. yaitu jalan tengah yang ditempuh
Maka paham tentang Tuhan sebagai oleh mereka yang mendapatkan
hakim yang serbaadil dan serba- kebahagiaan dari Allah (shirâth al-
memvonis diimbangi dengan pa- ladzîna an‘amta ‘alayhim), bukan
ham tentang Tuhan sebagai yang jalan mereka yang dimurkai Allah
Mahakasih. Dari situlah muncul (ghari al-maghdlûbi ‘alayhim), yaitu
kata rahmân. orang yang memahami agama ha-
Pemahaman inilah yang menyi- nya dari segi hukum seperti orang-
apkan tampilnya Nabi Isa Al- orang Yahudi, dan bukan pula jalan
Masih. Dialah yang diberi tugas mereka yang sesat (walâ al-dlâllîn),
oleh Allah Swt. untuk mengajari yaitu mereka yang hanya mema-
kasih kepada manusia. Hidup ini hami agama dari segi kasih, sehing-
tidak cukup hanya dengan hukum, ga menjadi permisif. Maka menjadi
tetapi juga harus ada kasih. Maka orang Islam itu sulit, tetapi ganjar-
Nabi Isa digambarkan dalam Al- annya besar. Kalau berhasil, kita
Quran sebagai yang mendeklara- kembali kepada rahmat. Kita jalan-
sikan, “... untuk menghalalkan bagi kan ajaran agama mengenai anjuran
kamu sebagian apa yang sebagian meniru akhlak Allah, yakni kita
diharamkan bagi kamu,” (Q., 3: terapkan rahmat, tetapi sekaligus
50); dan “... Kami tanamkan ke kita sadari bahwa Tuhan tidak bisa
dalam hati mereka yang menjadi dianggap biasa-biasa saja.
pengikutnya, rasa cinta dan kasih

sayang,” (Q., 57: 27).
Tetapi sayang, para pengikut RAHMÂN DAN RAHÎM ALLAH
Nabi Isa kemudian mengembang-
kan ajarannya begitu rupa sehingga Dalam Al-Quran, kata rahmat
segi hukum sama sekali hilang dan dikaitkan dengan hal-hal yang
hanya tinggal kasihnya. Maka me- sangat positif tentang kehidupan.
reka pun terjerembab kepada sikap- Misalnya, ketika Zulaikha dituduh
sikap yang terlalu lunak dari segi mau menyeleweng dengan Yusuf,
moral. Mereka menjadi permisif. anak angkatnya, dia membela diri

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2819


DEMOCRACY PROJECT

dengan mengatakan, Dan aku tidak mendapat rahmat dari Allah ... (Q.,
menyatakan diriku lepas dari kesa- 11: 118-119).
lahan, karena nafsu (manusia) men- Orang yang mendapat rahmat
dorong kepada kejahatan, kecuali Allah akan cukup rendah hati untuk
yang sudah mendapat rahmat Tuhan- melihat kemungkinan dirinya sa-
ku. Sesungguhnya Tuhanku Maha lah. Hal itu membuat dia tidak
Pengampun, Maha Pengasih (Q., 12: mudah bertengkar. Karena itu, se-
53). tiap hari kita membaca bismillâ-
Dari sini dapat dinyatakan bah- hirrahmânirrahîm yang biasa diter-
wa nafsu pun bisa sangat positif da- jemahkan, “Dengan nama Allah
lam kehidupan kita, asalkan dibim- yang Maha Pengasih lagi Maha
bing oleh cinta kasih dari Allah Penyayang.” Dengan mengucap
Swt. sebab nafsu adalah dorongan bismillâh, kita menyadari bahwa
motivasi untuk mencapai suatu ha- seluruh perbuatan kita didasarkan
sil. Contoh lain, ketika ada pujian pada kedudukan sebagai pengganti
kepada Nabi bahwa beliau sebagai Tuhan (khalîfatullâh) di bumi.
orang yang sangat toleran, hal itu Oleh karena itu, apa pun yang kita
pun dikaitkan dengan rahmah. Sifat lakukan, akan kita pertanggung-
Nabi yang toleran dan lapang dada jawabkan kepada Allah. Memulai
adalah karena adanya rahmat Allah pekerjaan dengan bismillâh berarti
Swt. “Karena rahmat dari Allah penegasan bahwa pekerjaan itu ha-
jugalah maka engkau bersikap le- rus dilakukan dengan sebaik-baik-
mah-lembut terhadap mereka. Sekira- nya dan penuh tanggung jawab.
nya engkau kasar dan berhati tegar Beberapa kitab tafsir menjelaskan
niscaya mereka menjauhi kamu. Ma- makna al-rahmân sebagai mahakasih
ka maafkanlah mereka dan mohon- di dunia dan akhirat. Secara puitis
kan ampun buat mereka dan ber- al-rahmân adalah mahakasih tanpa
musyawarahlah dengan mereka da- pilih kasih. Artinya, biarpun ham-
lam segala urusan. Maka jika engkau ba-Nya kafir, Allah tetap kasih
sudah mengambil keputusan bertawa- kepada mereka. Lihatlah betapa ba-
kallah kepada Allah, karena Allah nyak orang yang tiap hari menen-
mencintai orang yang tawakal (Q., tang Tuhan, tetapi hidupnya sangat
3:159). menyenangkan. Itu adalah karena
Demikian juga firman Allah, Jika kasih Allah. Ini semua terkait de-
Tuhanmu menghendaki pasti Ia jadi- ngan pengetahuan dan pemahaman
kan umat manusia satu bangsa, tetapi kita terhadap lingkungan hidup.
mereka tidak akan juga berhenti ber- Misalnya, nikmat kesehatan se-
tengkar. Kecuali mereka yang telah bagai bentuk dari rahmat Allah

2820  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pada kita tidak tergantung pada dengan penuh pertimbangan akh-


iman, ibadat ataupun kesalahan lak dan moral, suatu kualitas yang
kita, tetapi tergantung kepada se- ada sangkut pautnya dengan masa-
berapa jauh kita mengetahui masa- lah pahala dan dosa. Dengan ba-
lah-masalah kesehatan. caan basmalah kita maju sebagai
Sedangkan al-rahîm adalah sifat manusia yang diberi wewenang
Allah yang mahakasih di akhirat. oleh Allah untuk menjadi duta-Nya
Kasih Allah sebagai al-rahîm adalah (khalifah) di bumi. Di samping itu,
atas dasar pertimbangan keimanan. sekaligus kita diingatkan supaya
Orang yang beriman akan menda- bekerja sesuai hukum yang berlaku.
patkan rahmat Allah sebagai al- Kalau kita mau membuat sesuatu
rahîm, tetapi yang tidak beriman ti- dari logam, kita harus tahu sifat-
dak memperoleh. Suatu kasih yang sifat logam; dengan begitu kita
berpertimbangan. Maka, meng- akan sukses meraih rahmat Allah
ucapkan al-rahmân al-rahîm dalam sebagai al-rahmân. Tetapi tidak
rangkaiannya dengan bismillâh boleh lupa bahwa kesuksesan de-
sebetulnya mengingatkan pada kita ngan ilmu pengetahuan belum ten-
bahwa sebuah pekerjaan untuk bisa tu membawa kita pada kebahagiaan
mencapai hasil yang setinggi-ting- abadi secara spiritual. Karenanya,
ginya, material maupun spiritual, sukses harus dilakukan dengan pe-
harus dilakukan dengan penuh ke- nuh pertimbangan akhlak dan mo-
sadaran bahwa semua itu atas nama ral supaya meraih rahmat Allah se-
Allah, sehingga harus dipertang- bagai al-rahîm. Kita tidak boleh
gungjawabkan kepada-Nya dari mengulangi kesalahan kakek manu-
dunia sampai akhirat. sia, Adam dan Hawa, setelah dibe-
Supaya berhasil meraih rahmat rikan ilmu pengetahuan, mereka lu-
Allah sebagai al-rahmân kita harus pa batas yang akhirnya terjatuh
tahu persyaratan-persyaratan ilmiah secara tidak terhormat. Ilmu penge-
sesuai dengan hukum yang berlaku tahuan tidak menjamin kebahagia-
di dunia, baik mengenai benda an abadi. Tetapi dengan iman saja,
alam maupun pergaulan sosial ma- kita tidak bisa unggul di dunia ini.
nusia. Sebagai orang yang mendam- Harus ada iman dan ilmu. Allah
bakan kasih Allah di akhirat, tidak akan mengangkat derajat orang ber-
hanya di dunia, kita harus meraih iman di antara kamu dan mereka
rahmat Allah sebagai al-rahîm. Se- yang telah diberi ilmu (Q., 58: 11).
tiap pekerjaan harus dilakukan


Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2821


DEMOCRACY PROJECT

RAHMAT mendamaikan orang-orang yang


berselisih. Sekarang ini kita sedang
Nabi adalah seorang yang paling berada dalam serba-permusuhan,
empatik, yaitu menempatkan diri sehingga ada orang mengatakan kita
pada posisi orang, sehingga menge- ini adalah masyarakat dengan
tahui dan merasakan apa yang tingkat saling percaya yang rendah
dirasakan orang lain; mengerti dan (low truth society). Itu berarti ada
penuh pertim- sesuatu yang hi-
bangan (conside- lang, dan ini sa-
rate) pada orang “Tidak boleh ada penindasan oleh ngat prinsipil,
lain. Orang lain manusia atas manusia lain” (there yaitu ketiadaan
diikutsertakan should be no exploitation of man by rahmat Allah.
dalam proses-pro- man).
Oleh karena itu-
ses pengambilan lah, salah satu
keputusan beliau, selama hal itu ti- perintah Allah yang disejajarkan
dak mengenai agama murni, karena dengan perintah untuk bertakwa
dalam soal itu murni hanya we- ialah memelihara cinta kasih sesama
wenang beliau sebagai Rasulullah, manusia. Istilah yang sudah kita
Jika Tuhanmu menghendaki, pasti Ia kenal ialah silahturahmi. Tetapi bi-
jadikan umat manusia satu bangsa, asanya suatu istilah yang banyak
tetapi mereka tidak akan juga ber- sekali digunakan sehari-hari akan
henti bertengkar. Kecuali mereka mengalami inflasi, nilainya turun,
yang telah mendapat rahmat dari tetapi tidak terasa. Silaturahmi ada-
Allah ... (Q., 11: 118-119). lah persoalan yang sangat prinsipil,
Bagi orang yang mendapat rah- yaitu menciptakan hubungan saling
mat dari Allah, perbedaan tidak kasih antara sesama manusia.
akan menjadi unsur pertentangan. Cinta kasih menjadi ciri penting
Juga, misalnya, firman Allah agar bagi orang beriman, sebagaimana
kita selalu melakukan ishlâh, perda- sebaliknya, tidak adanya cinta men-
maian antara sesama manusia, yang jadi salah satu ciri yang paling pen-
dinamakan rahmat. Orang-orang ting dari orang kafir. Arhâm adalah
Mukmin sesungguhnya bersaudara, bentuk jamak dari rahmah; di sini
maka rukunkanlah kedua saudaramu Allah yang memberi contoh lebih
(yang berselisih), dan bertakwalah dahulu. Ada sebuah hadis yang
kepada Allah supaya kamu mendapat mengatakan bahwa cinta kasih Allah
rahmat (Q., 49: 10). itu seratus, 99 persen untuk dirinya
Artinya, hanya orang yang men- sendiri, 1 persen lagi di-bagi untuk
dapat rahmat dari Allah yang bisa seluruh makhluk. Dari 1 persen

2822  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

yang terbagi secara tak terhingga RAHMAT DAN KERIDLAAN


itu, kasih itu terwujud, misalnya, ALLAH
dalam gejala bagaimana kuda me-
lindungi anaknya. Kalau ada anak- Kita mengetahui bahwa keridla-
nya yang terbaring di tanah, pasti an Allah adalah ganjaran kebaha-
kuda akan mengangkat kakinya giaan yang tertinggi dan paling
untuk tidak menginjak anaknya. Itu agung kepada kaum beriman dan
adalah rahmah. Maka, termasuk bertakwa. Dan keridlaan (Indonesia:
kepada binatang, kita harus menun- kerelaan, yakni, perkenan) Allah itu
jukkan kasih. Allah berfirman, tidak terpisah dari rahmat atau ka-
Tiada seekor binatang pun di bumi sih Allah kepada manusia. Keba-
atau unggas yang terbang dengan hagiaan tertinggi adalah peng-
sayapnya, tiada lain adalah masyara- alaman hidup karena adanya rah-
kat juga seperti kamu. Tak ada suatu mat dan keridlaan Allah. Seperti
apa pun yang Kami abaikan dalam ditafsirkan banyak ahli pikir Islam,
Kitab. Kemudian kepada Tuhan termasuk Sayyid Quthub, sebagai
mereka dikumpulkan (Q., 6: 38). puncak pengalaman kebahagiaan,
Dalam ibadah haji, kita diberi keridlaan Allah membuat segala ke-
pelajaran untuk tidak membunuh nikmatan yang lain menjadi tidak
apa pun, biarpun semut yang me- atau kurang berarti. Rahmat dan
rambat di badan kita. Membunuh- keridlaan Allah itulah yang dijan-
nya berarti kita sudah kena denda. jikan kepada orang-orang beriman
Itu sebenarnya adalah pendidikan dan berjuang di jalan-Nya, seperti
supaya kita melanjutkan rahmah difirmankan:
kepada semua makhluk. Allah telah Mereka yang beriman, berhijrah,
memberikan contoh rahmat itu. dan berjihad di jalan Allah dengan
Dalam sebuah hadis kita didorong harta dan jiwa mereka adalah lebih
untuk meniru budi pekerti Tuhan, agung derajatnya di sisi Allah. Mere-
“Tirulah akhlak Allah.” Salah satu ka itulah orang-orang yang ber-
yang paling penting adalah rahmah, bahagia. Tuhan mereka menjanjikan
satu-satunya sifat Allah yang diwa- kabar gembira kepada mereka.
jibkan atas diri-Nya. Kita harus Dengan rahmat dan keridlaan-Nya
menjadi manusia in optima forma. dari Dia, serta surga-surga yang di
Karena pada dasarnya manusia itu sana mereka beroleh kenikmatan
suci, maka ia harus berbuat suci ke- yang mapan (Q., 9: 20-21).
pada orang lain, kepada sesama. Lebih menarik lagi adanya ke-

terangan bahwa keridlaan itu se-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2823


DEMOCRACY PROJECT

sungguhnya suatu nilai yang tim- Wahai jiwa yang tenang tenteram,
bal balik antara Allah dan seorang kembalilah engkau kepada Tuhanmu,
hamba-Nya. Sesungguhnya hal ini merelakan dan direlakan, kemudian
adalah sangat masuk akal, karena masuklah engkau ke dalam golongan
dengan sendirinya Allah akan rela hamba-hamba-Ku, dan masuklah
kepada seorang hamba, jika hamba engkau ke dalam surga-Ku (Q., 89:
itu rela kepada-Nya. Dan kerelaan 27-30).
seorang hamba kepada Khaliknya Jadi, keridlaan Allah itulah ting-
tak lain adalah salah satu wujud kat kebahagiaan tertinggi. Maka
nilai kepasrahan (islâm) hamba itu kaum sufi senantiasa menyatakan,
kepada-Nya. Inilah gambaran ten- “Oh Tuhanku, Engkaulah tujuan-
tang situasi mereka yang telah men- ku, dan keridlaan Engkaulah tun-
capai tingkat amat tinggi dalam tutanku.” Bagi kaum sufi, kebaha-
iman dan takwa, seperti gambaran giaan yang lain tak sebanding de-
mengenai mereka itu di masa lalu. ngan keridlaan Allah sampai-sam-
Dan mereka, para pelopor perta- pai, seperti didendangkan Rabi‘ah
ma, yang terdiri dari para Muhajirin Al-Adawiyah, “masuk neraka” pun
dan Anshar, serta orang-orang yang mereka bersedia, karena mereka rela
mengikuti jejak mereka dengan baik, kepada Allah dan mengharapkan
Allah rela kepada mereka, dan mere- kerelaan-Nya.
ka pun rela kepada-Nya. Dan Dia

menyediakan untuk mereka surga-
surga yang sungai-sungai mengalir di
RAHMATAN LIL-‘ÂLAMÎN
bawahnya, dan mereka kekal di sana
selama-lamanya. Itulah kebahagiaan Ada pandangan bahwa orang
yang agung (Q., 9: 100). Yahudi itu sulit sekali menerima ke-
Juga seperti lukisan tentang jiwa pemimpinan orang Arab, karena
yang mengalami ketenangan sejati merasa bahwa mereka anak turunan
(muthma’innah), yang dipersilakan Sarah, sedangkan orang Arab anak
dengan penuh kasih sayang kembali turunan Hajar (seorang budak) se-
kepada Tuhannya dalam keadaan hingga orang Arab disebut oleh
saling merelakan antara Tuhan dan orang Yahudi sebagai Haggaris.
hamba-Nya, kemudian dipersilakan Malahan agama Islam mereka sebut
pula agar masuk ke dalam kelom- Haggarisme, artinya pola tingkah
pok para hamba Tuhan, dan akhir- orang Arab sebagai turunan budak
nya dipersilakan masuk ke surga, yang ingin diakui. Maka, tidak
lingkungan kebahagiaan. mengherankan kalau terjadi peng-

2824  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

khianatan-pengkhianatan orang umat manusia, maka tidak ada yang


Yahudi terhadap Konstitusi Ma- menandingi agama Islam. Itulah
dinah, karena orang Yahudi sulit yang dinamakan rahmatan lil-
sekali menerima keunggulan orang ‘âlamîn.
Arab. Akhirnya, mereka berkhianat

satu per satu. Akan tetapi, semangat
Konstitusi Madinah masih tetap RAMAI-RAMAI
dipertahankan, terutama oleh para PASCAMODERNISME
sahabat Nabi seperti ‘Umar dalam
kasus Aelia atau Yerusalem. Apabila kira renungkan, seba-
Hijrah mempunyai makna yang gian dari ramai-ramai pascamo-
luas, dan di antara sekian maknanya dernisme sekarang ini jelas dapat
ialah kebebasan beragama, yang di- dikaitkan dengan kesadaran bahwa
tuangkan dalam Konstitusi Madinah. pandangan tentang pengertian jalan
Menurut para ahli di Barat, seperti sejarah dalam kerangka suatu ide
Montgomery Watt, Konstitusi tentang Aufklärung, kemenangan
Madinah dise- oleh rasio de-
but sebagai do- ngan mengalah-
kumen tertulis kan sisa-sisa pe-
pertama di ka- ngetahuan yang
langan umat bersifat mitos,
manusia yang telah kehilangan
mengakui ke- keabsahannya,
bebasan ber- sebab demisti-
agama. Inilah fikasi menurut
salah satu dari i d e o l o g i
ruh Islam se- Aufklärung ter-
hingga kemu- nyata merupakan
dian Islam menjadi rahmat untuk mitos sendiri. Tujuan akhir rasio
seluruh alam. Di antara semua Pencerahan, yang antara lain untuk
agama, Islam bukanlah yang ter- membuat masyarakat menjadi
besar di muka bumi; agama Kato- transparan kepada dirinya, dengan
lik dan Protestan masih lebih besar, begitu sekarang terungkap me-
bahkan Buddha juga lebih besar rupakan ilusi belaka. Yang mem-
dari Islam kalau kita anggap orang buat kita mengalami jalan buntu
Cina yang berjumlah 1 miliar ini ialah kegagalan untuk memper-
beragama Buddha semua; akan hitungkan kekuasaan—suatu unsur
tetapi dari segi pengaruhnya kepada amat penting yang melengkapi dan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2825


DEMOCRACY PROJECT

bersaing dengan rasio. Rasio tidak Pada waktu yang sama, pena-
mampu menjamin keutuhan tujuan nyaan kembali tentang nilai mo-
Pencerahan karena ia tidak dapat dernitas ini penuh dengan kesulitan
mengendalikan bekerjanya kekua- yang asasi: semakin pascamodernis-
saan. Lebih buruk lagi, rasio itu me melakukan penanyaan-penanya-
hanya mengabdi untuk memudah- an, semakin pula ia insaf tentang
kan beroperasinya kekuasaan de- ketergantungannya kepada sasaran
ngan membantu mempertahankan yang dikritiknya itu, yaitu mo-
kedok humanisme yang nyaman dernitas itu sendiri. Karena itu, salah
dan menyenangkan. satu ciri penting pendekatan kritis
Karena ilusi yang telah bertin- pascamodernisme ialah ketidak-
dak sebagai pendukung rasa percaya jelasan yang diperlihatkannya ber-
diri pemikiran modern telah meng- hadapan dengan modernitas. Stra-
uap, maka yang tersisa ialah kontra- teginya tidak dapat lain kecuali suatu
diksi yang menjadi ciri masyarakat kritik dengan keikutsertaan dalam
modern. Secara khusus, kritik pasca- kesalahan itu sendiri, karena pas-
modern membuat kita sadar bahwa camodernisme tidak dapat sepe-
peradaban Barat telah menjadi tem- nuhnya bersikap meragukan mo-
pat bagi kontradiksi yang besar dernitas tanpa melepaskan sifat dan
antara nilai-nilainya dan politiknya, asal-usulnya sendiri—suatu “silsilah”
antara falsafah dan tindakannya, yang membuat pascamodernisme
antara keyakinan persamaan manu- itu bagian integral dari sejarah dan
sianya di hadapan hukum dengan evolusi modernitas sendiri. Jadi,
aktualitas ketidaksamaan di hadap- dorongan jiwa kritis pascamodernis-
an kenyataan. Berkenaan dengan me berujung pada kesadarannya
warisan Pencerahan, kesadaran seru- sendiri sebagai suatu sempalan da-
pa itu tidak-bisa-tidak melahirkan lam modernitas, sebagai suatu im-
keinsafan bahwa tujuan-tujuan dan bangan kritis terhadap keteguhan
nilai-nilai yang selama ini sangat percaya diri modernitas, suatu im-
sentral bagi peradaban Eropa Barat bangan pengaruh yang menghambat
tidak lagi dapat dianggap universal, dan dengan penuh kemauan mem-
dan bahwa proyek modernitas yang perlemah aktivisme modernitas yang
terkait dengan itu tidak dapat agresif dan kolonialistik.
dirampungkan, karena peram- Berkenaan dengan ini, Michel
pungan itu menjadi tidak masuk Foucault adalah yang pertama
akal dan nilainya sendiri diperta- menangkap dengan meyakinkan
nyakan. dilema kritik pascamodern terhadap

2826  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Pencerahan. Barangkali lebih dari- semuanya, Foucault mengakui ada-


pada siapa pun, Foucault mampu nya dampak yang pasti yang telah
memahami kemestian paradoksal dan akan terus diberikan oleh pemi-
dalam penjabaran suatu kritik ten- kiran Pencerahan kepada pandangan
tang jalan pikiran yang justru mem- Barat. Baginya tampak bahwa Pen-
beri konfigurasi aksiologisnya ke- cerahan itu, baik dipandang se-
pada kemampuan kita untuk me- bagai kejadian tunggal yang meng-
lancarkan kritik. Kesadaran tentang absahkan modernitas ataupun
ketergantungan sebagai proses
kritis kita ini ju- permanen yang
ga mengetengah- “Gunakanlah lima sebelum yang menyatakan
kan perlunya lima itu sendiri datang. Pertama, dirinya dalam
mempertanyakan masa mudamu sebelum masa sejarah penggu-
tuamu; kedua, sehatmu sebelum
alasan penanyaan sakitmu; ketiga, kayamu sebelum
naan rasio, juga
kita sendiri ten- miskinmu; keempat, sempatmu dalam ia me-
tang rasio Pence- sebelum sempitmu (sibukmu); ngembangkan
rahan: Apa jenis kelima, hidupmu sebelum matimu.” dan mengemba-
rasio yang kita likan bentuk-
(Hadis)
gunakan? Apa bentuk rasio-
pengaruhnya dalam sejarah yang nalitas dan teknik, dalam otonomi
lalu? Apa batasnya, dan apa pula dan otoritas ilmu, tidaklah sekadar
bahayanya? Bagaimana kita dapat sebuah episode dalam sejarah pemi-
tampil sebagai makhluk rasional, kiran. Ia merupakan pertanyaan
yang beruntung meyakini perlunya kefalsafatan yang diukir sejak abad
bertindak atas dasar rasio, namun kedelapan belas dalam pemikiran
yang tidak beruntung karena ber- Barat. Ia adalah segi modernitas
tindak rasional itu penuh dengan yang perlu selalu dipersoalkan de-
jebakan-jebakan bahaya yang ngan cara membedakan dengan
nyata? jelas sifatnya sebagai peristiwa
Lebih jauh, Foucault juga me- tunggal dalam sejarah dari daya
nunjukkan bahwa pertimbangan tarik universal muatan ideologisnya.
apa pun tentang Pencerahan me- Karena itu, Foucault percaya bahwa
nuntut agar kita semua sekarang ini persoalannya bukanlah memelihara
tidak saja mengenali utang budi sisa-sisa Pencerahan. Yang harus
kita kepada etos Zaman Pencerah- selalu diingat dan terus dipikirkan
an, tapi kita juga harus mengakui ialah penanyaan kembali kejadian
relevansinya yang tetap berlanjut zaman Pencerahan itu sendiri dan
bagi keperluan kita saat ini. Di atas apa maknanya, suatu penanyaan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2827


DEMOCRACY PROJECT

kembali mengenai keabsahan his- mengikuti metode yang digunakan


toris tentang pemikiran universal. para failasuf sendiri ketika mereka
Menurut Foucault, untuk me- ini mengembangkan kritik terhadap
mahami makna Pencerahan seka- dogma mapan. Maksud mereka
rang ini, pertama-tama perlu me- ialah mempermasalahkan hubung-
misahkannya dari tema-tema hu- an kekuasaan (power relations) yang
manisme yang selalu dikaitkan tumbuh dari klaim adanya kebe-
dengan Pencerahan itu sejak abad naran kewahyuan dan untuk me-
kesembilan belas. Berarti, perta- nyerang dogmatisme yang tampak
nyaan kritis hari ini harus diubah jelas dalam kewenangan menyata-
menjadi sesuatu yang positif, yaitu kan kebenaran wahyu itu. Para
pertanyaan: dalam apa yang diya- failasuf memperlihatkan bahwa
kini sebagai universal, berkemestian ajaran “taatilah kemauan Tuhan”
dan wajib itu, di mana letak bagi selalu berarti, “taatilah kemauan
adanya segi-segi yang singular, nisbi mereka yang mengklaim berbicara
dan merupakan hasil pertimbangan atas nama Tuhan”. Pada saat bicara
sewenang-wenang? Dengan begitu atas nama rasio, para failasuf mena-
maka diharap tercegah dari per- namkan kembali kapasitas untuk
soalan pro-kontra Pencerahan. Sikap bicara tentang kebenaran dalam pri-
pro-kontra yang merupakan argu- badi perorangan yang rasional dan
men tentang ada tidaknya faedah berpencerahan. Tetapi, berkenaan
suatu sistem nilai bersifat menge- dengan ini, taktik mereka menam-
labui, karena ia mengesampingkan pakkan keterbatasan-keterbatasan
pertanyaan tentang status ontologis historisnya, dan di sinilah pende-
sistem itu sendiri dengan mengang- katan Foucault menempuh jalan
gapnya telah nyata dan telah ber- yang berbeda secara radikal. Kritik
wujud secara efektif serta bekerja Foucault tidaklah bersandar kepada
sejalan dengan bagaimana ia me- kepercayaan tentang kemampuan
nampilkan dirinya sendiri. Padahal rasio untuk menghasilkan kebenar-
semuanya tidaklah demikian, atau, an, tetapi menghantarkan kita ke-
paling kurang, tidak sepenuhnya pada perhatian terhadap masalah
demikian. hubungan kekuasaan yang dige-
Untuk mengembangkan onto- rakkan oleh penggunaan tindakan
logi yang kritis tentang manusia yang berorientasi rasio. Dalam
modern sendiri, Foucault melanjut- klaim tentang kemampuan rasio
kan dengan mempertanyakan ske- untuk menentukan jalannya peris-
ma-skema penjelasan yang selama tiwa itulah Foucault melihat bahaya
ini dianut. Dengan cara itu, Foucault dogmatisme. Ia menunjukkan bah-

2828  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

wa para pemikir Pencerahan gagal terpaksa) mewujudkan kebenaran


memahami jangkauan percobaan kekuasaan yang diminta oleh ma-
untuk menguniversalkan nilai-nilai syarakat dan yang diperlukan agar
dan untuk memberi rasio dan kekuasaan itu dapat berjalan. Orang
pemikiran ilmiah suatu keabsahan pun diajari untuk mengatakan, kita
global yang tak bersyarat pada ha- harus bicara tentang kebenaran,
kikatnya permainan kekuasaan, yakni kebenaran yang berlaku
merupakan teknik-teknik untuk umum, yang mapan, yang me-
mendesakkan rasionalisasi kepen- nyatu dengan atau mengabsahkan
tingan-kepentingan khusus dan kekuasaan. Kemudian orang pun
untuk mengabsahkan hak-hak isti- didorong tanpa mampu melawan
mewa dan sikap-sikap menindas. untuk mengakui kebenaran itu dan
Foucault beranggapan bahwa ideali- menemukannya. Ideologi yang
sasi diskursus dan pendasarannya diletakkan oleh Pencerahan adalah
dalam pengertian-pengertian abs- mekanisme yang diperlukan oleh
trak serta tema-tema serba tinggi tatanan sosial baru untuk meng-
menghasilkan rezim kekuasaan yang hasilkan kebenaran-kebenaran dan
membuatnya dapat mengabaikan untuk mengembangkan alasan-
kekuatan yang lain berupa strategi- alasan pengabsahannya.
strategi yang secara resminya tidak

diteorikan dan tidak diakui, namun
semuanya itu berlaku dalam kon- RAMALAN TUMBANGNYA
teks historis tertentu. Yang akhir ini PERSIA DAN ROMAWI
meliputi strategi-strategi yang dile-
takkan oleh jaringan-jaringan insti- Setelah Rasulullah Saw. berhasil
tusional dan kedisiplinan tertentu membebaskan Makkah, beliau
(seperti ordo-ordo Katolik dan mengatakan kepada para sahabat-
persaudaraan sufi Islam). Karena nya, “Setelah ini Allah menjanjikan
dampak hubungan kekuasaan yang bagi kamu pembebasan Persia dan
tidak diakui seperti ini tidak mun- Roma.” Orang-orang Yahudi yang
cul dalam representasi resmi tujuan- mendengarnya mengatakan, “Hai
tujuan dan capaian-capaian masya- Muhammad, sombong sekali kamu;
rakat, orang kemudian tergiring kamu hanya bersama orang
untuk memercayai bahwa eksistensi Makkah, Madinah, dan Hijaz mau
kita ditentukan oleh kebenaran- menaklukkan super power Persia dan
kebenaran transendental yang didu- Romawi?” Negara super power ketika
kung masyarakat, dan lupa bahwa itu ialah Persia dan Romawi atau
orang sebenarnya dipaksa (atau Bizantium. Nabi tidak menjawab,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2829


DEMOCRACY PROJECT

dan kemudian turun firman Allah Muhammad Saw. sendiri pernah


Swt., Katakanlah, “Ya Allah, Pe- merasa seperti itu, sehingga turun
milik Kekuasaan! Kauberi kekuasaan firman Allah, Demi cahaya pagi yang
kepada yang Engkau kehendaki dan gemilang. Dan demi malam bila
Kaucabut kekuasaan dari siapa saja sedang hening. Tuhanmu tidak me-
yang Engkau kehendaki. Engkau ninggalkan kau dan tidak memben-
memberi kemu- cimu. Dan sung-
liaan kepada sia- guh, yang kemu-
pa yang Engkau dian akan lebih
Manusia pada dasarnya haus
kehendaki, dan dan merindukan agama, sehingga baik bagimu dari-
Engkau memberi jika tidak tersalurkan pada agama pada yang seka-
kehinaan kepada yang benar, dia akan menganut rang. Dan Tuhan-
siapa yang Eng- agama apa saja. mu kelak mem-
kau kehendaki. Di berimu apa yang
tangan-Mu segala “Praise is a perfume to smell but menyenangkan
not to swallow”.
yang baik. Sung- Pujian itu mirip parfum yang kau (Q., 93: 1-5).
guh, Engkau ber- menebarkan bau harum untuk Yang menarik
kuasa atas segala- dihirup, bukan untuk diminum. di situ, dari segi
nya” (Q., 3: 26). tata bahasa Arab,
(Pepatah Inggris)
Kenyataannya, ialah disebutnya
secara historis sawfa. Sawfa arti-
memang kemudian Persia jatuh ke nya ‘akan’ tetapi dalam jangka pan-
tangan orang Islam. Sedang Bizan- jang. Allah akan memberimu,
tium dan Konstantinopel baru Muhammad. Kapan? Minggu de-
jatuh ke tangan orang Islam pada pan, bulan depan, tahun depan,
masa Dinasti ‘Utsmaniah, yaitu dan seterusnya. Kalau istilah yang
pada pemerintahan Sultan Muham- dipakai sayu‘thîka, barangkali ren-
mad ‘Utsmani. Ini persis seperti tang waktunya hanya seminggu,
yang dijanjikan ayat Al-Quran sebulan, atau setahun. Sedangkan
tadi. sawfa yu‘thîka bisa lebih panjang
Yang harus dipahami ialah bah- dari itu.
wa bangkit dan tumbangnya ke- Secara historis, memang kemu-
kuasaan adalah semacam agenda dian terwujud, karena setelah surat
Tuhan untuk kebaikan kita. Kita Al-Dluhâ turun, Nabi kemudian
harus berani mencari hikmah di hijrah dan terlibat dalam pepe-
balik itu dan tidak menuduh Tuhan rangan di mana Nabi menang. Ke-
melupakan, tidak melindungi, atau menangan demi kemenangan diraih
meninggalkan umatnya. Nabi Nabi dan akhirnya berhasil mem-

2830  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

bebaskan kembali Makkah. Setelah tampaknya menimbulkan rasa


itu Nabi digugat, Bukankah Dia benci itu, Allah menyediakan
mendapati kau sebagai piatu, lalu Ia kebaikan yang banyak.
melindungi? (Q., 93: 6). 5. Jika harus berganti istri (de-
Tentu saja bukan Tuhan lang- ngan cara yang benar, sah, dan
sung yang memelihara, melainkan memenuhi ketentuan), maka
melalui perantara kakeknya Abdul harta yang telah diberikan
Muthalib dan pamannya Abu kepadanya tidak boleh diminta
Thalib. Dan Dia mendapati kau tak kembali sedikit pun. Sebab
tahu jalan, lalu Ia memberi bim- tindakan itu adalah keonaran
bingan. Dan Dia mendapati kau dan kejahatan yang jelas.
dalam kekurangan, lalu Ia memberi 6. Pertalian antara pria dan wanita
kecukupan (Q., 93: 7-8). melalui pernikahan adalah se-
buah perjanjian yang berat,

karena itu tidak boleh disikapi
dengan enteng dan sembrono.
RAMBU-RAMBU
7. Dijelaskan siapa saja yang tidak
DALAM PERNIKAHAN
boleh dikawini seorang lelaki.
Berdasarkan petunjuk Ilahi yang Pada dasarnya ketentuan ini
termuat dalam Q., 4: 19-27 kita adalah ketentuan universal,
dapat menyimpulkan adanya hak berkenaan dengan incest ta-
dan kewajiban antara pria dan boo.
wanita: 8. Hubungan lelaki perempuan
1. Dilarang mewarisi wanita se- harus atas dasar perkawinan
cara paksa seperti di Arabia za- yang sah dan terbuka (diketa-
man Jahiliah. hui masyarakat, antara lain
2. Dilarang berlaku kasar pada melalui walîmat al-‘ursy atau
wanita hanya karena soal harta. pesta perkawinan), dan tidak
3. Harus bergaul dengan wanita boleh dilakukan dalam bentuk
dengan cara yang baik, ramah, hubungan rahasia atau gelap.
dan sopan. 9. Maka, di zaman dahulu, jika
4. Jika kebetulan seorang lelaki tidak mampu kawin dengan
(suami) menemukan titik le- wanita merdeka dan harus ka-
mah pada istrinya sehingga ia win dengan budak yang diper-
menjadi benci kepadanya, ja- oleh secara sah sesuai dengan
nganlah terburu-buru meng- ketentuan yang berlaku, hal itu
ambil keputusan negatif, sebab haruslah dilakukan dengan izin
mungkin saja dalam hal yang keluarga mereka.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2831


DEMOCRACY PROJECT

10. Dan budak perempuan itu pun usir dari surga dapat dikatakan se-
harus dinikahi secara terbuka, bagai bagian dari Rancangan Besar
dan tetap tidak boleh dilaku- (Grand Design) Ilahi. Ia adalah ba-
kan sebagai hubungan gelap gian dari skenario penobatan ma-
dalam bentuk hubungan ter- nusia sebagai penguasa bumi, yang
sembunyi atau sebagai “wanita bertugas membangun dan mengem-
simpanan”. bangkan bumi ini atas nama Allah
11. Jika diduga terjadi penyele- (bismillâh) yakni, dengan penuh
wengan, maka hukuman harus tanggung jawab kepada Allah,
ditegakkan, yang bagi wanita dengan mengikuti pesan dalam
budak adalah separuh hukum- “mandat” yang diberikan kepa-
an wanita merdeka, sesuai danya. Kelak di Akhirat, pada saat
dengan kondisi sosial budaya menghadap Allah, manusia akan di-
saat itu. mintai pertanggungjawaban atas
12. Hal itu adalah untuk mence- seluruh kinerjanya menjalankan
gah terjadinya penyelewengan mandat sebagai khalifah-Nya di
rumah tangga seperti perzi- bumi.
naan. Namun seseorang tidak Untuk dapat menjalankan fungsi
perlu tergesa-gesa menuduh, kekhalifahan yang baik dan “sukses”
dan lebih baik tabah sampai bukanlah perkara mudah. Kecen-
terbukti nyata. derungan dan godaan untuk men-
13. Itu semua adalah hukum hu- cari “jalan pintas” yang gampang
bungan lelaki perempuan yang dengan mengabaikan pesan dan
universal, yang berlaku pada mandat dari Tuhan, selalu hinggap
umat-umat terdahulu, dengan dalam diri manusia. Sebaliknya,
beberapa variasi. kesadaran akan kehadiran Tuhan
14. Dan semuanya itu adalah un- dalam hidup dan keinsafan akan
tuk mencegah jangan sampai datangnya masa pertanggungja-
manusia menyimpang dan me- waban mutlak kelak di Akhirat,
nyeleweng dengan memper- membuat manusia terlindungi diri-
taruhkan hawa nafsu secara tak nya dari ketelanjangan spiritual dan
terkendali. moral yang tercela. Itulah pakaian
takwa yang mesti dikenakan manu-

sia di setiap saat dan tempat. Itulah
RANCANGAN BESAR ILAHI
sebaik-baik proteksi dari noda ru-
hani.
Sesungguhnya, drama yang me- Patut kita perhatikan bahwa se-
nyangkut Adam sehingga jatuh ter- kalipun Adam, lebih daripada para

2832  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

malaikat, mampu meraih ilmu penge- RASA KEMANUSIAAN


tahuan (mampu menerima pelajar-
an dari Tuhan untuk mengiden- Berkaitan dengan kepribadian
tifikasi segala yang ada), namun seorang Muslim, ada ayat dalam Al-
secara moral ia masih dapat jatuh Quran yang menarik kita renung-
dengan melanggar batas ketentuan kan, yaitu Q., 25: 63-74, yang
Tuhan. Jadi, ilmu tidak menjamin menggambarkan bagaimana kepri-
keselamatan manusia. Untuk kesela- badian Muslim itu merupakan bu-
matan itu manusia perlu kepada ah dari kebebasan ruhani. Pertama-
sesuatu yang lain, yang lebih tinggi tama, disebutkan dalam ayat itu
daripada ilmu, yaitu “pakaian bahwa hamba-hamba Tuhan Yang
takwa”. Maha Pengasih (‘ibâd Al-Rahmân)
Seandainya Adam dan Hawa te- itu ialah mereka yang jika berjalan
tap berada dalam taman firdaus di atas bumi, berjalan dengan ren-
yang serba-menyenangkan dan tan- dah hati. Dan jika diajak berbicara
pa tantangan, maka manusia akan oleh orang-orang yang bodoh, me-
hidup tanpa “promosi”, tidak ada reka menjawab atau mengucapkan
peningkatan. Mungkin manusia “salâm!” (damai).
akan hidup tenang, namun palsu. Mereka rajin beribadah kepada
Sebab sesungguhnya ia “telanjang”, Allah dan menyadari bahwa dirinya
tapi tidak menyadarinya. Kesadaran selalu terancam oleh kesengsaraan,
akan ketelanjangan diri adalah per- sehingga dengan tulus memohon
mulaan dari perjuangan ke arah kepada Allah untuk dihindarkan
perbaikan. Ia merupakan permulaan darinya. Dalam menggunakan har-
peningkatan menuju martabat ta, mereka tidak bersikap boros, ju-
kemanusiaan yang lebih sempurna. ga tidak kikir, melainkan pertengah-
Itulah perjuangan hidup kita semua an antara keduanya.
selaku anak-cucu Adam dan Hawa: Mereka tulus dalam beribadat
menempuh hidup waspada dan pe- kepada Allah semata (tidak mela-
nuh tanggung jawab dengan selalu kukan syirik, yang dapat memecah
ingat kepada Tuhan, menyadari ke- tujuan hidup hakikinya), dan
telanjangan diri, melawan kecen- menghormati hak hidup orang lain
derungan melanggar batas, dan me- yang memang dilindungi oleh
nangkal godaan menempuh jalan Allah, serta senantiasa menjaga ke-
mudah dari setan yang sepintas lalu hormatan dirinya. Mereka tidak
menggiurkan. membuat kesaksian palsu, dan jika
bertemu dengan hal-hal yang tidak


Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2833


DEMOCRACY PROJECT

berguna, mereka menghindar de- mai, aman, dan sentosa dalam per-
ngan harga diri. gaulan kita.”
Kemudian, jika diingatkan akan Tidak secara berlebihan ataupun
ajaran-ajaran Tuhan, mereka tidak berkekurangan dalam menggunakan
bersikap masa bodoh, seolah-olah hartanya adalah jenis rasa ke-
tuli dan buta. manusiaan dan
Mereka juga tanggung jawab
mempunyai “Harimau mati meninggalkan sosial yang ting-
tanggung jawab belang, gajah mati meninggalkan gi. Sebab jika
keluarga yang gading, manusia mati meninggal- berlebihan, se-
tinggi (mencin- kan reputasi.” perti yang terjadi
tai teman hidup- pada gaya hidup
nya, yaitu suami atau istri, serta konsumerisme dan “demonstration
anak keturunannya). Mereka mem- effect”, hal itu akan mengundang
punyai rasa tanggung jawab sosial, masalah sosial. Akan tetapi, begitu
dengan keinginan kuat, yang di- pula sebaliknya kalau orang hanya
nyatakan dalam doa kepada Allah, menumpuk kekayaan tanpa mau
untuk dapat melakukan sesuatu menggunakannya: kelancaran eko-
yang bersifat kepemimpinan, yakni nomi masyarakat akan terganggu.
sikap hidup dengan memperhatikan Rasa kemanusiaan itu juga dicer-
orang banyak. minkan dalam sikap menghormati
Kalau kita renungkan lebih men- hak hidup orang lain serta dalam
dalam, maka penuturan dalam Ki- menjaga kehormatan diri sendiri.
tab Suci tersebut bersangkutan Kesaksian palsu adalah tindakan
dengan rasa kemanusiaan yang amat yang amat tak bertanggung jawab,
tinggi dari kaum beriman. Namun, karena akan mencelakakan orang
rasa kemanusiaan tersebut tidak lain, sehingga tidak akan dilaku-
menjadikan mereka sombong bah- kannya. Bahkan jika harus berurus-
kan ketika harus berurusan dengan an dengan hal-hal yang muspra,
orang “bodoh” pun tidak kehi- seperti “gosip” atau omong-kosong
langan kesabaran, tetapi malah lainnya, ia akan menolak untuk
mengharapkan kebaikan atau ke- terlibat, karena hendak menjaga
damaian atau kesentosaan (salâm) harga dirinya. Rasa kemanusiaannya
untuknya. Seolah-olah dia menga- yang tinggi itu juga membuatnya
takan, “Ya, barangkali kita memang bersikap serius dalam keinginan
tidak bisa bertemu pendapat seka- belajar dan menemukan kebenaran;
rang, tetapi semoga kita tetap da- juga dalam menunjukkan genuine

2834  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

concern terhadap kebahagiaan kelu- nafsu marah dan keasyikan cinta,


arga, begitu pula masyarakatnya. adalah sesuatu yang tak mungkin
Itulah kepribadian Muslim yang diterangkan. Ia ada menurut apa
digambarkan Al-Quran, sebagai adanya, dan hanya dapat dikomu-
buah dari kebebasan ruhani. Mere- nikasikan dengan kata kepada orang
ka itulah yang akan dibalas dengan lain yang memiliki pengalaman
martabat yang tinggi (di surga) atas yang sama. (Dalam agama Islam,
kesabaran dan ketabahan mereka; di umpamanya, Tuhan senantiasa
sana mereka akan disambut dengan dinyatakan sebagai Yang Mahasuci,
salam dan kedamaian. Tinggal sela- dan memahasucikan Tuhan atau
manya di dalamnya, tempat tinggal ber-tasbîh, merupakan salah satu
dan tempat istirahat yang indah (Q., zikir yang sangat diutamakan,
25: 75-76). didukung oleh sebuah hadis: “Dua
kalimat yang ringan di lidah, tetapi

berat pada timbangan: Mahasuci
RASA KESUCIAN: REALITAS
Tuhan lagi Mahaagung, Mahasuci
KEAGAMAAN YANG ESENSIAL
Tuhan lagi Maha Terpuji”.) Rasa
kesucian itu dapat dipertukarkan
Dalam studi agama, terdapat (interchangable), atau, setidak-
beberapa definisi agama yang me- tidaknya, amat erat hubungannya
nunjukkan keanekaragaman cara dengan rasa kebaikan, kebenaran,
pendekatan para ahli kepada apa keadilan, kemuliaan, dan seterusnya
yang dimaksudkan dengan agama. yang serba-sublime atau tinggi.
Dan definisi-definisi itu, demikian Adanya rasa kesucian yang serba-
juga kecenderungan definisi yang mencakup itu pada jiwa manusia,
lain, berhasil memperjelas makna secara alamiah atau fitriah, telah
agama hanya dari satu atau bebe- membuat manusia menjadi apa
rapa segi. Tetapi, barangkali Julian yang disebut hanîf dalam agama
Huxley benar, ketika mengatakan (Islam). Jadi, secara singkat, agama
bahwa realitas keagamaan yang adalah pernyataan yang keluar dari
esensial, yaitu berupa pengalaman sifat hanîf manusia yang telah
khusus yang berusaha menyatakan tertanam dalam alam jiwanya.
dirinya dalam simbol-simbol dan Maka, beragama adalah amat natu-
mencari pernyataan intelektualnya ral, dan merupakan kebutuhan
dalam ilmu kalâm atau teologia, manusia secara esensial.
ialah rasa kesucian. Dan rasa kesuci-

an ini, sebagaimana rasa lapar,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2835


DEMOCRACY PROJECT

RASIALISME, DOSA MAKHLUK Sebaliknya, karena ada penegas-


PERTAMA an, Sungguh, yang paling mulia di
antara kamu dalam pandangan
Dosa makhluk yang pertama Allah ialah yang paling bertakwa
ialah rasialisme, yaitu ketika iblis (Q., 49: 13), maka kalau manusia
menolak perintah Allah untuk su- harus diukur tinggi rendahnya, se-
jud kepada Adam dengan alasan mestinya dengan pertimbangan apa
bahwa ia lebih yang telah dira-
baik daripada ih dan diperbu-
Adam. Iblis me- at. Dalam jar-
rasa lebih baik gon sosiologi,
dari Adam kare- disebut sebagai
na ia diciptakan prestasi (achieve-
dari api sedang- ment). Kita di-
kan Adam dicip- ajari untuk me-
takan dari ta- nerapkan achi-
nah. Serta-merta evement orienta-
iblis merasa bah- tion, orientasi
wa penciptaan penghargaan
dari api lebih tinggi daripada pen- berdasarkan hasil kerja orang.
ciptaan dari tanah. Padahal asal Karena itu, di tempat lain Allah
penciptaan itu bukan pilihan dia berfirman bahwa manusia tidak
sendiri, melainkan pilihan dari mendapat apa-apa kecuali apa yang
Allah Swt. Kamilah yang mencip- dia kerjakan. Ataukah belum dibe-
takan kamu lalu Kami beri kamu ritakan apa yang ada dalam kitab-
bentuk, kemudian Kami berfirman kitab Musa. Dan tentang Ibrahim
kepada para malaikat, “Sujudlah yang memenuhi janji? Seseorang yang
kamu kepada Adam!” Mereka pun memikul suatu beban tidak akan
bersujud, kecuali iblis; ia menolak memikul beban orang lain. Bahwa
bersama mereka yang bersujud. yang diperoleh manusia apa yang
(Tuhan) berfirman, “Apakah yang diusahakannya. Bahwa usahanya
merintangimu bersujud ketika Kupe- akan segera terlihat (Q., 53:36-42).
rintahkan kepadamu?” Ia menjawab,
“Kami lebih baik daripada dia: Eng-

kau menciptakan aku dari api, se-
dang dia Kauciptakan dari tanah”
(Q., 7: 11-12).

2836  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

RASIONALISME Ditinjau dari segi ajaran Islam,


DAN AGAMA BARU maka Allah, dalam Al-Quran, ber-
firman: Tidaklah kamu (manusia)
Rasionalisme adalah suatu pa- diberi ilmu pengetahuan (melalui
ham yang mengakui kemutlakan rasio) melainkan sedikit saja (Q., 17:
rasio, sebagaimana yang dianut oleh 85). Dan menurut ilmu pengeta-
kaum komunis. Maka, seorang ra- huan modern, baiklah kita kemu-
sionalis adalah seorang yang meng- kakan di sini pengakuan Einstein
gunakan akal pikirannya secara yang mengatakan: “Kesadaran bah-
sebaik-baiknya, ditambah dengan wa seluruh pengetahuan kita ten-
keyakinan bahwa akal pikirannya tang alam raya hanyalah semata-
itu sanggup menemukan kebenar- mata residu dari kesan-kesan yang
an, sampai yang merupakan kebe- diselubungi oleh akal-pikiran kita
naran terakhir sekalipun. Sedangkan yang tidak sempurna, membuat
Islam hanya membenarkan rasio- mencari kenyataan itu (kebenaran)
nalitas, yaitu dibenarkannya meng- tampaknya tidak bisa diharapkan.”
gunakan akal pikiran oleh manusia Agaknya, karena kesadaran akan
dalam menemukan kebenaran- keterbatasan akal pikiran inilah,
kebenaran. Akan tetapi, kebenaran- Einstein memasuki alam keinsafan
kebenaran yang ditemukannya itu keagamaan yang mendalam.
adalah kebenaran insani, dan karena Sebenarnya setiap manusia, un-
itu terkena sifat relatifnya manusia. tuk hidupnya yang bahagia, harus
Karenanya, menurut Islam sekali- melalui empat tahap berturut-tu-
pun rasio dapat menemukan kebe- rut. Pertama, tahap naluriah, de-
naran-kebenaran, yakni kebenaran- ngannya seorang manusia yang baru
kebenaran yang relatif, namun ke- lahir ke dunia, hidup. Kedua, tahap
benaran yang mutlak hanya dapat pancaindra atau indra umumnya,
diketahui oleh manusia melalui yang akan menyempurnakan be-
sesuatu lain yang lebih tinggi kerjanya naluri, malahan memang
daripada rasio, yaitu wahyu (reve- bekerja atas dasar bekerjanya naluri
lation) yang melahirkan agama- pula. Tetapi, indra pun belum
agama Tuhan, melalui nabi-nabi. cukup, sebab indra masih terlalu
Keterbatasan kemampuan rasio, banyak membuat kesalahan. Maka
dan keharusan manusia untuk me- dilengkapilah dengan tahap ketiga,
nerima sesuatu yang lebih tinggi yaitu akal pikiran, yang membe-
daripada rasio dalam rangka men- rikan koreksi terhadap kesalahan-
cari kebenaran, kiranya memerlukan kesalahan yang dibuat oleh indra,
sedikit pembahasan yang lebih luas. dan bekerja atas dasar bekerjanya

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2837


DEMOCRACY PROJECT

indra pula. Dan sekarang, akal Modernisasi yang berarti ra-


pikiran atau rasio ini pun mem- sionalisasi, yakni pusat pembicaraan
punyai kemampuan yang terbatas, kita ini, tentunya dikenakan dalam
seperti diakui oleh Einstein, se- aspek kehidupan kita seluas mung-
orang ilmuwan (rasional) terbesar kin. Bidang berpikir dan tata kerja-
abad sekarang. Padahal, demi keba- nya ini meliputi bersifat konkret-
hagiaan sejati, material, seperti
manusia harus sistem pertanian,
sampai kepada “Aku tidak tahu bagaimana dunia perhubungan,
kebenaran ter- memandangku; tetapi bagiku aku proses produksi
akhir. Oleh ka- hanyalah seperti anak kecil yang di pabrik-pabrik,
rena itu, Tuhan bermain di tepi pantai, dan aku dan lain-lain;
pun memberikan sibuk dari waktu ke waktu mencari dan yang bersifat
batu-batuan yang lebih halus atau
pengajaran ke- tidak material
kulit kerang yang lebih indah,
pada manusia sedangkan samudra besar
adalah seperti
tentang kebenar- kebenaran itu tetap tak terungkap perbaikan sosial
an terakhir (ulti- di hadapanku.” ekonomi, dan
mate truth) itu (Isaac Newton) politik.
melalui nabi- Maka di sini-
nabi dan rasul-rasul yang dipilih di lah kita bertemu lagi dengan masa-
antara manusia. Pengajaran Tuhan lah yang cukup rumit. Dalam masa-
itu dinamakan wahyu (revelation). lah-masalah yang bersifat konkret
Wahyu penghabisan Tuhan ialah lagi material, manusia mungkin
Al-Quran, kitab suci Agama Islam. dapat mengadakan penelaahan,
Maka Islam mengklaim dirinya kemudian menarik hukum-hukum
sebagai kebenaran terakhir itu, umumnya (membuat generalisasi),
sebagaimana tercantum dalam Al- dengan sikap yang objektif. Misal,
Quran. dalam hal pelistrikan. Dalam hal
Keempat tahap jalan hidup ma- listrik ini, manusia dapat bersikap
nusia itu adalah seperti jenjang seobjektif mungkin dalam pene-
anak tangga: naluri, indra, rasio, laahan, penyelidikan, dan akhirnya
dan wahyu (agama). Sekalipun me- penyimpulan hukum-hukumnya,
nunjukan urutan yang semakin sehingga memungkinkan ditemu-
tinggi nilainya, namun tidak boleh kannya teori (ilmu) yang benar ten-
ada yang bertentangan dengan akal tang listrik. Dan begitulah kenya-
(rasio), sekalipun lebih tinggi da- taannya, manusia, di mana saja ia
ripada rasio. berada, di Amerika ataupun di
Rusia, di Afrika ataupun di Asia,

2838  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

menganut hukum-hukum dan manusia sebagai makhluk sosial, da-


teori-teori yang sama tentang benda ri tempat ke tempat. Pada masa se-
tersebut (listrik), dan karenanya, karang ini saja, semua orang sudah
menyelesaikan masalah-masalah tahu pertentangan diamentral antar-
yang menyangkut benda itu de- kelompok manusia yang menganut
ngan cara dan teknik yang sama sistem komunisme-totalitarianisme.
pula. Manakah dari keduanya itu yang
Tetapi bagaimanakah sikap ma- benar?
nusia yang menyangkut dirinya Islam memberi jawaban yang te-
sendiri: yaitu dalam masalah- gas, bahwa tidak satu pun dari ke-
masalah pergaulan sesama manusia dua sistem itu yang benar. Sebab,
(sosial, malahan juga tentang kehi- jika dalam hal benda-benda mate-
dupan dirinya sendiri [individual])? rial saja rasio manusia tidak sanggup
Dalam hal ini, manusia tidak menemukan kenyataan (realitas)
mungkin melepaskan diri dari terakhir yang merupakan ultimate
subjektivitas dan anggapan-anggap- truth, sebagaimana diakui Einstein,
an yang telah dipunyai dan meme- maka apalagi tentang hal yang non-
nuhi pikirannya. Ketika manusia material, seperti masalah-masalah
mengadakan pengamatan terhadap sosial, ekonomi, dan politik. Apalagi,
masalah-masalah kemanusiaan, dalam hal yang kedua ini manusia
menyelidiki hukum-hukum yang tidak sanggup bersikap objektif.
menguasai hubungan sesama ma- Oleh karena itu, sekali lagi, manusia
nusia, dia tidak lagi sanggup ber- memerlukan pengajaran dari Tuhan,
tindak seobjektif mungkin. Hal itu Pencipta manusia, Pengatur, atau
mengakibatkan hukum-hukum Pemberi Hukum (The Law Giver)
yang disimpulkan oleh manusia bagi kehidupannya, baik yang
tentang manusia sendiri, yang bersifat individual maupun ko-
mengenai masalah-masalah kehi- munal, sebagaimana Tuhan itu pula
dupannya sebagai makhluk sosial, adalah Pencipta seluruh alam,
tidak bisa lepas dan bersih dari Pengatur atau Pemberi hukum
anggapan-anggapan yang telah kepadanya (Rabb al-‘âlamîn). Jadi,
dipunyai sebelumnya. Akibatnya, manusia harus kembali kepada
ilmu yang ditariknya menjadi tidak ajaran Tuhan, terutama dalam usa-
benar, bersifat subjektif. Inilah yang hanya untuk menemukan dan men-
menyebabkan berbeda-bedanya cari masalah-masalah normatif yang
paham manusia tentang sistem- bersifat asasi. Sedangkan dalam
sistem sosial, ekonomi dan politik, masalah-masalah operatif, manusia
yang mengatur perikehidupan masih diberikan kelonggaran seluas-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2839


DEMOCRACY PROJECT

luasnya untuk menemukan sendiri, dalam Islam adalah bagian dari


dengan mengerahkan segenap ke- agama itu sendiri, sedangkan pada
mampuan akal pikiran. orang Barat adalah tantangan ter-
Dengan perkataan lain, secara hadap agama. Jika kita teruskan
singkat, dalam kegiatannya yang alur logika itu, maka argumen ber-
meliputi bidang apa pun dari kehi- ikutnya ialah: menjadi modern dan
dupannya, manusia harus mencari ilmiah bagi Islam adalah konsisten
dasarnya di dalam prinsip Ke- dengan ajaran agama Islam sendiri,
tuhanan Yang Maha Esa. sedangkan pada orang Barat berarti
penyimpangan dari agama. Karena

itu, tidak heran jika Muhammad
Iqbal berseru kepada orang-orang
RASIONALITAS DAN ISLAM
muda Muslim seluruh dunia untuk
Setelah menguasai dunia selama bangkit dan merebut kembali obor
paling tidak delapan abad dalam ilmu pengetahuan dari Barat, ka-
masa-masa kejayaannya, selama rena ilmu pengetahuan itu adalah
kurang lebih satu abad terakhir ini, barang hilang kaum Muslim yang
umat Islam dikalahkan oleh bangsa- dulu ada di tangan mereka sepe-
bangsa Barat yang modern. Me- nuhnya. Sekarang masalahnya ialah
nyusul ketertinggalan itu, berbagai bagaimana kita (kaum Muslim)
gerakan pembaruan timbul di meninggalkan trauma-trauma aki-
kalangan umat Islam untuk mem- bat pengalaman kita yang pahit de-
bangkitkan kembali etos keilmuan ngan Barat seperti penjajahan dan
mereka, salah satunya yang paling dominasi pada sekitar satu sampai
terkenal adalah gerakan Syaikh tiga abad terakhir ini. Jika trauma
Muhammad Abduh. Seorang ‘âlim terhadap Barat itu berhasil kita hi-
dari Mesir yang banyak tahu ten- langkan, seperti yang berhasil di-
tang Barat ini pernah mengucapkan lakukan oleh orang-orang Jepang
sebuah ungkapan bahwa “Barat dan Korea, maka kita akan mampu
(Kristen) maju karena meninggal- bersikap lebih positif, tanpa banyak
kan agama, dan Timur (Islam) mun- kompleks, dalam menyerap dan
dur karena meninggalkan agama!” mengembangkan ilmu pengeta-
Jika kita renungkan lebih men- huan.
dalam ucapan Abduh itu (yang Berkaitan dengan ajaran paling
makna ucapannya sebenarnya me- dasar dari agama Islam yaitu
warnai seluruh pikiran dan karya- Tawhîd, ilmu pengetahuan dan
karyanya), maka akan menghasilkan rasionalitas dapat kita lihat sebagai
argumen bahwa menjadi rasional salah satu konsekuensinya yang pa-

2840  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

ling logis. Karena itu, A. D. White Muslim, jika ia merasa kalah oleh
melihat keunggulan orang-orang ilmu pengetahuan dan rasionalitas,
Arab Muslim atas orang-orang Barat maka ia dituntut memeriksa dan
Kristen, dalam hal ilmu penge- memperbaiki kembali sistem ke-
tahuan, ialah karena ajaran Tauhid imanannya, khususnya keimanan
itu. Dan Al-Quran, menurut White, yang berkaitan dengan ajaran Al-
mempunyai pengaruh besar terha- Quran tentang siapa Tuhan itu
dap usaha pengembangan ilmu (teologi), siapa manusia (antro-
pengetahuan. pologi), dan apa
Oleh karena alam raya ini
itu, seperti men- “Ya Tuhan, kalau aku beribadat (kosmologi). Se-
jadi pandangan hanya untuk mendapatkan surga- orang Muslim
pokok Abduh, Mu, bakar saja surga-Mu itu, yang berusaha ke
kalau aku beribadat hanya karena
ilmu pengetahu- arah itu tentu
takut neraka-Mu, masukkan saja
an akan selalu aku ke neraka-Mu itu, tetapi kalau
akan tertolong,
mempunyai aku beribadat untuk ridla-Mu, ya dengan petunjuk
dampak positif Allah berikanlah ridla-Mu itu Allah, karena Al-
terhadap iman se- kepadaku.” Quran penuh
orang Muslim, ji- (Rabiah Adawiyah) dengan keterang-
ka memang iman- an-keterangan
nya benar. Tapi jika imannya keliru, tentang Tuhan sendiri, tentang ma-
maka “orang Muslim” itu, seperti nusia sebagai ciptaan-Nya yang
yang banyak sekali diamati oleh tertinggi dengan segala kemung-
Abduh—sampai sekarang, akan kinan yang ada padanya, dan ten-
mengalami nasib sama dengan tang alam raya tempat manusia
orang-orang bukan Muslim yang hidup.
ajarannya penuh mitologi, yaitu Maka, salah satu cara meng-
“agama” mereka akan dikalahkan hadapi Abad Informasi yang akan
oleh ilmu pengetahuan. Adalah datang dari sudut pandang Islam
wajar jika suatu agama yang penuh ialah dengan memandangnya se-
mitologi itu dikalahkan oleh ilmu, bagai pengungkapan ayat-ayat Allah
bahkan hampir-hampir merupakan yang menyeluruh dan kompre-
“hukum alam”. Namun kerugian hensif. Abad Informasi akan ditan-
orang yang bersangkutan tetap akan dai oleh globalisme, dengan akibat
terasa, yaitu hilangnya makna, bahwa dunia ini sudah menjadi
tujuan, dan pegangan hidup yang satu ibarat sebuah desa atau sebuah
berkaitan dengan masalah-masalah kapal, dengan penghuninya yang
kemutlakan (ultimacy). Bagi seorang saling tahu dan kenal. Dengan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2841


DEMOCRACY PROJECT

begitu, tidak ada lagi sesuatu yang adalah anugerah Allah: sesuatu
tersembunyi sebagai misteri kema- yang paling berharga bagi manusia.
nusiaan; tidak ada lagi tempat un- Rasiolah yang memberi kemampu-
tuk dongeng-dongeng dan mitologi- an kepada Adam (manusia) untuk
mitologi. Itulah saatnya orang mengenali dunia sekelilingnya. Atas
semakin terdorong untuk mene- dasar kemampuan itu manusia
mukan sistem keimanan yang be- dipilih Tuhan sebagai Khalifah-Nya
nar—dan dia akan menemukannya! di bumi, dan protes malaikat dito-
Itulah salah satu makna janji Allah: lak meskipun mereka ini senantiasa
Akan Kami perlihatkan kepada bertasbih memuji Allah dan meng-
mereka (manusia) ayat-ayat Kami, di kuduskan-Nya (Q., 25: 44).
seluruh cakrawala dan dalam diri Para failasuf Muslim juga me-
mereka sendiri, sehingga akan men- mandang fundamental berbagai
jadi jelas bagi mereka bahwa dia (Al- firman Allah yang mengaitkan iman
Quran) ini benar adanya (Q., 41: 53). dengan akal-pikiran, dan kekafiran
Karena itu, kaum Muslim harus dengan kebodohan dan ketidak-
menatap masa mendatang dengan mampuan menggunakan akal-
penuh keyakinan akan dirinya pikiran. Bahkan terdapat ilustrasi
sendiri dan sistem keimanannya. bahwa kaum kafir itu, seperti raja-
Justru dalam era yang sepenuhnya kaya, malah lebih sesat lagi (Q., 2:
mengembangkan rasionalitas itu, 30-34).
ajaran Tauhid dan tujuannya akan Oleh karena itu, sangat wajar
terwujud dengan sepenuhnya pula, bahwa kebangkitan bangsa-bangsa
dengan bimbingan dan perkenan Eropa untuk memasuki Zaman
Allah. Renaisans kemudian ke Zaman
Modern terjadi setelah mengalami

kontak dengan dunia pikiran Islam.
RASIONALITAS
Dalam hal ini, Ibn Rusyd dan
SEBAGAI KEMESTIAN filsafatnya (“Averroisme”) adalah
yang paling jauh penetrasi dan
Bagi para failasuf Muslim, rasio- pengaruhnya ke dalam dunia pemi-
nalitas adalah pembeda hakiki (al- kiran Barat. Mengenai tokoh ini,
fashl al-dzâtî, differensia essensial) penting sekali kita melihat betapa
bagi manusia dari makhluk hidup ia adalah seorang yang sangat per-
lainnya. Karena itu, terkenal sekali caya kepada rasionalitas, namun te-
definisi mereka tentang manusia tap seorang agamawan yang saleh,
sebagai “hewan rasional” (hayawân bahkan seorang yang sangat ahli
nâthiq). Bagi mereka ini, rasio dalam fiqih seperti dicerminkan

2842  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dalam kitabnya yang sangat ma- keras dan gaduh, disebabkan oleh
syhur, Bidâyat Al-Mujtahid wa rasionalitasnya yang mengandung
Nihâyat Al-Muqtashid. makna menentang dogmatika gereja
Ibn Rusyd dan para failasuf Kristen saat itu. Akibatnya, setiap
Islam lainnya seperti Al-Kindi, Al- orang Eropa (Kristen) yang menun-
Farabi, Ibn Sina, dan lain-lain, jukkan etos ilmiah yang tinggi
adalah tokoh-tokoh pemikir yang dengan rasionalitas yang tampak
mempersonifikasikan rasionalitas jelas akan dituduh telah ter-
dan religiusitas sekaligus, tanpa pengaruh oleh agama Islam dan
pemisahan antara keduanya. Oleh oleh Ibn Rusyd. Ini, misalnya,
karena itu, mereka juga dapat di- dikemukakan oleh A. D. White,
pandang sebagai bukti tentang seorang ahli sejarah ilmu penge-
adanya kesatuan organik dalam tahuan, demikian:
sistem ajaran Islam antara reli- Tuduhan lain lagi terhadap
giusitas dan rasionalitas. Dengan para ahli kedokteran yang me-
kata-kata lain, rasionalitas adalah sui nunjukkan bakat untuk pe-
generis dari Islam, artinya hasil yang nelitian ialah bahwa (mereka
secara sejati berasal dari ajaran Islam terpengaruh) oleh Muhammad-
sendiri, bukan sesuatu yang ditam- anisme (Islam) dan Averroisme
bahkan atau didapatkan dari luar. (pemikiran Ibn Rusyd) dan
Inilah yang menyebabkan kaum Petrach mengucap para pengikut
Muslim klasik (salaf) menunjukkan Averroisme sebagai “orang-orang
yang mengingkari Genesis (Ki-
sikap-sikap spontan terhadap ilmu
tab Kejadian) dan menentang
pengetahuan ketika mereka mene- Kristus”.
mukannya di kawasan-kawasan
yang mereka bebaskan seperti Syria, Karena itu, di Eropa, setiap kali
Mesir, Persia, India, dan lain-lain. muncul seorang yang kreatif dalam
Karena itu pula, mereka (kaum pemikiran keilmuan dan kefilsafatan
Muslim) adalah yang pertama di tentu memusuhi agama yang ada di
antara umat manusia yang meng- sana dan menjadi sasaran penge-
internasionalkan ilmu pengetahuan jaran dan penyiksaan oleh gereja,
dan menyudahi watak pseudora- yang terkenal dengan Inkuisisi. Na-
sional parokialisme dalam ilmu mun kita ketahui bahwa “perang
pengetahuan. tanding” antara ilmu pengetahuan
Ajaran-ajaran Ibn Rusyd bukan dan agama di Barat (yang Kristen)
hanya memengaruhi cara berpikir itu akhirnya dimenangkan oleh il-
orang-orang Barat, tapi juga mem- mu pengetahuan. Itulah garis besar
bangkitkan revolusi pemikiran yang keadaan yang kini dapat kita sak-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2843


DEMOCRACY PROJECT

sikan sendiri di sana, meskipun sisa- yaitu bahasa Yahudi Kuno. Padahal,
sisa “perang tanding” itu masih ber- Nabi Musa sendiri berbahasa
langsung, seperti pertentangan Mesir. Nama Musa adalah perka-
antara “Creatioinism” lawan “Evo- taan Mesir yang artinya air. Nama
lutionism”, dan lain-lain. Timbul- ini diberikan Fir‘aun karena ketika
nya fundamentalisme Kristen di bayi, Musa ditemukan istri Fir‘aun
Barat, khususnya di Amerika seka- di Sungai Nil. Nabi Musa mulanya
rang ini, dapat dipandang sebagai menggunakan bahasa Mesir. Kemu-
kelanjutan “perang tanding” antara dian belajar bahasa Ibrani melalui
ilmu dan teologi Kristen, antara kaumnya, yaitu Bani Israil yang ada
rasionalitas dan dogma. Meskipun di Mesir. Tetapi Musa mengetahui
fundamentalisme menghasilkan atau belajar agama dari mertuanya,
suara yang gemuruh, tapi tidak ada Nabi Syu‘aib dari Madyan, yang
tanda-tanda bahwa ia akan menang agaknya adalah seorang Arab.
atas ilmu. Oleh karena itu, Musa juga
menggunakan perkataan Arab. Ada

satu perkataan yang sampai se-
RASUL BICARA
karang orang Yahudi sendiri tetap
DALAM BAHASA KAUMNYA tidak paham, yaitu kata Yahweh.
Yahweh berasal dari kata Arab “Yâ
Dalam Al-Quran dinyatakan Huwa”, artinya wahai Dia, maksud-
bahwa para rasul diturunkan dan nya ialah Allah Swt. Dalam bahasa
berbicara menurut bahasa masing- Arab, kalau kita memanggil seorang
masing umatnya. Kami tidak meng- dengan penuh kemesraan, maka
utus seorang rasul pun, melainkan ditambah dengan, Yâ. Misal, Yâ
dengan bahasa kaumnya …(Q., 14: Abâhu, ‘Wahai Ayah, Yâ Ummahu,
4). Nabi Muhammad adalah orang Wahai Ibu’, Yâ Huwa, ‘Wahai Dia
Arab, karena itu beliau menyampai- Tuhanku’.
kan pesan-pesannya dalam bahasa

Arab. Tetapi Nabi Isa berbahasa
Aramia. Sehari-hari dia menggu- RASUL UNTUK SETIAP UMAT
nakan bahasa Aramia yang dicam-
pur dengan bahasa Yunani, karena Doktrin dalam Al-Quran bahwa
waktu itu wilayah Timur Tengah Tuhan telah mengirim utusan ke
sudah mengalami peyunanian atau setiap umat mempunyai efek atau
Helenisasi, sehingga disebut daerah implikasi yang sangat penting,
Helenik. Kitab suci Nabi Musa lain yaitu bahwa umat Islam harus
lagi. Ia menggunakan bahasa Ibrani, berani menerima kebenaran dari

2844  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

mana pun juga. Itu pula yang rah, lalu berkunjung kepada orang
dimaksud oleh sabda Nabi “Carilah yang bisa diajak ngomong, atau
ilmu meskipun sampai ke Cina.” pergi ke tempat-tempat lain, biasa-
Hikmah atau kearifan itu adalah nya bangkit kembali gairahnya.
barang hilangnya orang yang ber- Dalam ungkapan Inggris, “Try to
iman, karena itu siapa saja yang reach out”. Cobalah berhubungan
menemukannya dengan orang
dia harus meng- lain, jangan di-
ambilnya, tanpa simpan sendiri
harus peduli da- di rumah!
ri mana asalnya. Nabi juga
Sebab dari mana reach out. Tetapi
pun dia berasal, karena beliau
dia tidak akan akan mendapat
berpengaruh tugas yang luar
buruk kepada biasa, maka reach
kita. Jadi jangan out-nya tidak
dilihat asalnya, tanggung-tang-
tetapi lihatlah substansinya. Al- gung, yaitu kepada Allah Swt. de-
Quran sendiri menyebutkan bahwa ngan perjalanan Isra Mikraj. Dalam
umat Islam adalah golongan pe- perjalanan Isra Mikraj itu Nabi
nengah yang harus menjadi saksi diingatkan bahwa beliau tidak
bagi seluruh umat manusia, artinya sendirian. Dia hanya bagian dari
bisa mengatakan benar dan salah suatu deretan sejarah yang panjang.
terhadap sesama manusia. Maka, yang paling banyak diung-
kap para penceramah Isra Mikraj

ialah pengalaman Nabi di Yerusalem,
REACH OUT:
di Al-Bait Al-Maqdis, ketika beliau
MEMBANGKITKAN SEMANGAT
shalat bersama semua nabi yang
pernah ada di dunia. Ada sebuah
Jika dilakukan pengkajian yang hadis yang menyatakan bahwa nabi
mendalam, kita akan mengetahui dan rasul jumlahnya mencapai 313
bahwa peristiwa Isra Mikraj seolah- atau 315, sementara yang kita hafal
olah memberikan kekuatan jiwa hanya 25.
Nabi karena diperlihatkan keadaan Dalam shalat di Al-Bait Al-
di luar. Ini sebetulnya juga analog Maqdis itu, Nabi menjadi imam.
dengan pengalaman sehari-hari. Beliau diberikan semacam pemutar-
Kalau orang merasa kehilangan gai- an film tentang sejarah para nabi

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2845


DEMOCRACY PROJECT

dulu untuk menguatkan jiwanya. kek-kakeknya dan bisa membunuh


Ketika naik ke langit, pada masing- mereka, tetapi pada waktu itu me-
masing lapisan langit beliau ber- reka masih muda dan belum kawin,
temu lagi dengan nabi-nabi yang bagaimana menjelaskannya?! Itu
dulu ditemui di Yerusalem, yang persoalan yang pelik, bahkan suatu
beliau imami dalam shalat. Itu jelas kontradiksi, tetapi secara teoretis
suatu peristiwa spiritual. Tidak per- memang begitu.
lu dipertanyakan bagaimana terjadi Kembali lagi kepada Nabi. Nabi
orang yang sudah mati bisa ber- Muhammad sewaktu Isra-Mikraj
temu lagi. Sebab itu memang peris- berjumpa dengan para nabi yang
tiwa spiritual. lalu, yang bahkan dilukiskan secara
Kalau secara pseudo ilmiah, ke- sangat fisikal. Para ustad sering
terangannya adalah: Nabi ketika itu melukiskan bahwa Nabi Muhammad
memasuki lorong waktu dan kem- membariskan mereka untuk kemu-
bali ke masa lampau. Sebab, me- dian diajak shalat dan beliau sendiri
mang ada teori-teori mengenai Time yang memimpin di Yerusalem itu.
Tunnel yang sudah menjadi science Setelah itu, Nabi bertolak ke langit
fiction. Secara teoretis, berdasarkan dan bertemu lagi dengan Nabi
teori-teori relativitas dan rumusan Musa, Isa, Ibrahim, dst., sampai ke
matematika, orang bisa berjalan ke Sidrat Al-Muntahâ. Sidrat adalah
masa lampau, sebagaimana juga pohon atau lotus padang pasir. Di-
bisa berjalan ke masa depan. Hanya gunakannya lambang pohon lotus
yang sekarang dipikirkan oleh para itu karena sifatnya yang universal di
ahli ialah bagaimana seandainya Asia dan Timur Tengah, dan di-
suatu saat nanti orang betul-betul anggap sebagai lambang kebijak-
bisa merealisasi berjalan ke masa sanaan (wisdom). Kalau di India,
depan, sehingga bisa berjumpa lotusnya air (dalam agama Buddha),
dengan anak keturunannya yang di Timur Tengah, tentu saja lotus
ketujuh, kedelapan, yang belum padang pasir. Al-Muntahâ artinya
lahir. Begitu juga kalau ia bisa yang terakhir. Jadi, Nabi itu telah
berjalan ke masa lampau, bertemu sampai kepada kebijaksanaan yang
dengan kakek-neneknya. penghabisan dan tidak ada lagi
Yang menjadi persoalan ialah, kebijaksanaan setelah itu. Ini se-
karena waktu itu merupakan peng- betulnya maksud bahwa beliau sam-
alaman historis yang konkret, pai ke Sidrat Al-Muntahâ.
mungkin ia akan geger dengan ka-


2846  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

REARTIKULASI 12. Berusaha menciptakan keluarga


NILAI-NILAI AGAMA bahagia.
13. Berusaha menjadi yang terde-
Rumusan-rumusan normatif pan dalam menjalani ajaran
belaka tanpa sentuhan ke bumi ti- agama.
dak akan berarti. Sebagai kelanjutan
wajar, dari prinsip-prinsip dasar itu
Sedangkan dalam Q., 31:13-19,
lahirlah berbagai nilai moral, yang
diajarkan demikian:
antara lain disebutkan dalam Q.,
1. Jangan mempersekutukan Tu-
25: 63-74:
han.
1. Rendah hati, berjalan di bumi
2. Berterima kasih kepada ibu-
tanpa kesombongan.
bapak.
2. “Papan empan” (kenal situasi
3. Sadar akan akibat amal-per-
dalam percaturan).
buatan kecilnya.
3. Senantiasa merasa dekat de-
4. Mengerjakan ibadat.
ngan Tuhan.
5. Memperjuangkan tegaknya
4. Berusaha untuk menjalani hi-
masyarakat.
dup bermoral sebaik-baiknya
6. Tabah menanggung pende-
(selalu berdoa untuk terhindar
ritaan.
dari neraka).
7. Memperlihatkan harga diri di
5. Sederhana dalam mengguna-
hadapan.
kan harta (tidak berlebihan
8. Tidak suka membanggakan
dan tidak pula kekurangan,
diri.
selalu membuat kalkulasi ra-
9. Sederhana dalam tingkah laku.
sional).
10. Sederhana dalam ucapan.
6. Tidak mempersekutukan Tu-
han (bertauhid, monoteis).
7. Tidak membunuh secara tidak Salah sorang tokoh pemikir yang
sah. dianggap paling fasih mengutarakan
8. Menjaga kehormatan dirinya nilai-nilai keagamaan puritan yang
(tidak berzina). melandasi etika kelas menengah
9. Tidak menjadi saksi palsu. Amerika Serikat ialah Benjamin
10. Secara terhormat menghindar Franklin. Berasal dari keluarga
dari kemuspraan. Presbytarian—meski katanya tidak
11. Bersikap kritis, termasuk kepada pernah ke gereja karena lebih baik
ajaran-ajaran keagamaan sendiri belajar—Franklin menegaskan, “I
(yakni, menerima agama mela- was never without religious prin-
lui pemahaman kritis). ciples.” Ia merumuskan nilai-nilai

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2847


DEMOCRACY PROJECT

luhur keagamaan yang benar-benar pat-dapatnya untuk tidak me-


berfaedah bagi diri dan bangsanya, nyakiti orang lain sebagaimana
dan sampai kepada kesimpulan kau lihat itu benar.
adanya 13 nilai, yang kemudian 10. Bersih (clean): jaga kebersihan
menjadi etika kaum WASP Amerika badan, pakaian, dan tempat.
yang terkenal itu: 11. Tenang (tranquility): janganlah
1. Sederhana (temperate): minum- mudah terganggu oleh hal-hal
lah dan makanlah tanpa berle- sepele.
bihan. 12. Kehormatan diri (chastity):
2. Diam (silence): bicara yang jangan berzina.
berguna, dan hindari omong 13. Rendah hati (humility): tirulah
kosong. ‘Isa Al-Masih dan Socrates.
3. Tertib (order): semua barang
hendaknya ada pada tempat- Jadi, para intelektual agama
nya, dan semua pekerjaan hen- mungkin hanya harus mengarti-
daknya ada waktunya. kulasikan berbagai nilai positif da-
4. Ketegasan (resolute): tegas me- lam agama-agama, serta mengo-
laksanakan apa yang dipu- munikasikannya kepada masyarakat
tuskan, dan laksanakan kepu- secara kreatif, menzaman, dan kem-
tusan dengan kesungguhan. bali relevan. Tampaknya sederhana,
5. Hemat (frugal): jangan meng- tapi hal itu jelas merupakan tan-
gunakan uang kecuali untuk tangan yang berat.
kebaikan dirimu sendiri atau

orang lain. Yakni, jangan me-
nyia-nyiakan sesuatu. REFERENSI PENGAMBILAN
6. Kerja (industry): jangan mem- KEPUTUSAN
biarkan waktu lewat sia-sia.
Selalu kerjakan sesuatu yang Boleh dikata bahwa seluruh
berguna. Bangsa Indonesia, yakni suatu
7. Ikhlas (sincere): jangan menya- bangsa Muslim terbesar di muka
kiti orang dengan menipu, bumi, adalah penganut mazhab
berpikirlah secara jernih dan Syafi‘i. Tapi barangkali tidak terlalu
adil, dan bicaralah seperlunya. banyak yang menyadari bahwa me-
8. Adil (justice): jangan berbuat reka menganut suatu mazhab (“ja-
zalim kepada siapa pun. lan”, “aliran”) yang dibangun oleh
9. Sikap tengah (moderation): seorang yang sangat besar peranan-
jauhi ekstrimitas, tahan seda- nya dalam merumuskan dan mensis-

2848  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

tematisasikan metodologi pema- ketentuan Kitab Suci (jika ada),


haman hukum Islam. dan kepada Sunnah (kebiasaan
Mula-mula adalah Nabi Muham- yang lazim) di kala itu. Selaku
mad sendiri, seorang Utusan Tuhan referensi, Sunnah lebih merupakan
(Rasul Allah, Rasulullah), yang hasil konvensi umat, yang secara
bertindak sebagai pemutus perkara tersirat diyakini sebagai mencer-
dan pelerai pertikaian yang terjadi minkan kehendak Ilahi dan se-
dalam masyarakat. Keputusan itu mangat ajaran agama-Nya. Peng-
berdasarkan wahyu atau, kebanyak- hayatan akan semangat ajaran itu
an, mengikuti kebijaksanaan beliau sendiri telah menyatu dalam kese-
sendiri, malah tidak jarang melalui luruhan kepribadian umat dan
musyawarah dengan para sahabat mewujudkan diri dalam wawasan
beliau. Para pengikut beliau, yakni etis umum masyarakat Islam. Dok-
para sahabat, meyakini dan menge- trin-doktrin belum dirumuskan
tahui bahwa kebijaksanaan apa pun secara tertulis, sehingga satu-
yang diberikan Nabi adalah berda- satunya referensi tekstual hanyalah
sarkan suatu hidayah Allah, tidak Kitab Suci.
saja berdasarkan wahyu, tapi juga

tampak sebagai kebijaksanaan beliau
sendiri. Kebijaksanaan melalui REFORMASI EKONOMI
musyawarah pun mempunyai nilai
keilahian, meskipun nilai keilahi- Kemelaratan adalah salah satu
annya lebih terletak pada kenyataan penyebab utama kejahatan. Berbeda
bahwa perintah musyawarah dija- dengan yang dilakukan oleh orang-
lankan, bukan pada “materi” kepu- orang mampu, kejahatan yang dila-
tusan yang dihasilkan. Hanya kukan oleh rakyat tak mampu da-
dalam beberapa peristiwa saja Nabi pat terjadi karena dorongan ke-
mengambil keputusan tanpa mu- melaratan. Sekalipun tetap harus
syawarah, yaitu ketika beliau telah dipandang sebagai kejahatan, pe-
yakin betul tentang apa yang langgaran hukum oleh rakyat yang
terbaik yang harus dilakukan. kelaparan harus dipandang sebagai
Setelah Nabi wafat dan fungsi persoalan tanggung jawab bersama,
beliau sebagai kepala negara dan bukan semata tanggung jawab pe-
pimpinan masyarakat dilanjutkan laku kejahatan itu sendiri. Contoh-
oleh para khalifah, masalah-masalah nya ialah kebijakan Khalifah ‘Umar
hukum dan perkara pengaturan untuk menolak menghukum se-
hubungan sosial-politik berjalan orang pencuri di masa paceklik.
lancar, dengan berpegang kepada Dengan tindakannya itu, ‘Umar

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2849


DEMOCRACY PROJECT

menunjukkan keinsafannya bahwa terhadap usaha ini ialah melemah-


kemelaratan rakyat adalah tanggung nya kemampuan warga negara pada
jawab pemerintah untuk meng- umumnya untuk mengambil ini-
atasinya, paling tidak dengan tidak siatif dari bawah, di bidang apa
menghukum orang yang terpaksa pun, akibat empat dasawarsa ke-
melakukan kejahatan, karena benar- hidupan sosial-politik pemerintah-
benar akibat dorongan kebutuhan an otoriter dan totaliter yang me-
yang sangat mendesak. Sebab, pe- rampas kebebasan sipil, sejak awal
merintah bertang- masa Bung
gung jawab atas Karno sampai
terwujudnya kese- Dan janganlah kamu berhati lemah akhir masa Pak
jahteraan umum dalam mengejar musuh. Kalau Harto. Menarik
sehingga tercegah kamu merasakan penderitaan, pelajaran dari
mereka juga merasakan pen-
kejahatan atas do- pengalaman ber-
deritaan yang kamu rasakan. Dan
rongan kemela- yang kamu harapkan dari Allah
bagai negara,
ratan. bukan apa yang mereka harap- baik yang telah
Pa r a t o k o h kan .... mapan perkem-
pendiri negara te- (Q., 4: 104) bangannya mau-
lah menetapkan pun yang se-
terwujudnya keadilan sosial bagi dang tumbuh kuat menjadi negara
seluruh rakyat sebagai tujuan maju, krisis multidimensional yang
negara Republik Indonesia. Karena kita derita saat ini tidak akan ber-
itu, pemerintah wajib berusaha akhir tanpa inisiatif dari bawah. Se-
melaksanakan tugas melaksanakan kalipun kita tidak menganut pa-
pembagian kekayaan nasional ham laissez faire laissez passer, namun
(redistribution of nation’s wealth) suatu bentuk keswastaan dan ke-
secara adil dan merata. Usaha itu, swadayaan dalam kegiatan ekonomi,
dalam konteks perkembangan bang- yakni dengan distribusi beban
sa dan negara yang sedang dalam tanggung jawab kepada seluruh
keadaan kritis saat ini, dilakukan warga negara, diperlukan tidak ha-
dengan memerangi tindakan pe- nya untuk sehatnya bangunan eko-
nyelewengan kekayaan nasional, nomi itu sendiri, tetapi juga untuk
khususnya kejahatan korupsi. Se- kemantapan demokrasi dan keadil-
rentak dengan itu, kita harus an. Pengalaman bangsa kita yang
mengembangkan aktivitas ekonomi baru lalu, dengan sistem ekonomi
dengan tekanan pada usaha men- berat dari atas, telah membuktikan
dorong tumbuhnya inisiatif pro- bahwa pola pendekatan top down
duktif dari bawah. Tantangan telah menciptakan lahan subur

2850  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

untuk berbagai bentuk penyele- rasan dan manipulasi bagi mereka


wengan, khususnya kejahatan yang bermental korup. Seharusnya
korupsi, kolusi antara “penguasa sentra-sentra kegiatan keswastaan
dan pengusaha”, dan praktik-prak- dan keswadayaan produktif papan
tik yang mengandung pertentangan bawah dilindungi dan dikembang-
kepentingan (conflict of interest) kan oleh pemerintah, dalam sema-
seperti paham kefamilian atau ngat affirmative action, yaitu mela-
nepotisme dan perkoncoan atau lui sederetan langkah-langkah,
kroniisme. Pemberian kesempatan prosedur-prosedur, kebijakan-
dalam pembagian kekuasaan atau kebijakan, dan program-program
fasilitas kepada anggota keluarga yang dirancang untuk mengatasi
atau kawan sendiri disebut neopo- sisa-sisa pengaruh diskriminasi dan
tisme dan kroniisme jika dilakukan pengingkaran hak (deprivasi) masa
tidak karena pertimbangan kemam- lampau kepada kelompok-kelompok
puan yang teruji, tetapi hanya masyarakat. Itu semua dilakukan
karena pertimbangan hubungan dengan menjalin kerjasama dengan
kekeluargaan atau perkawanan semua pihak yang telah diun-
semata. tungkan oleh tatanan mapan (esta-
Dalam masyarakat kita terdapat blishment), khususnya papan atas
kelompok-kelompok ekonomi na- dan menengah kelompok-kelompok
sional patriotik dengan semangat ekonomi nasionalis-patriotik yang
keswastaan dan keswadayaan yang juga bersemangat keswastaan dan
tinggi. Sejauh ini, pemerintah keswadayaan produktif.
umumnya sangat sedikit memberi Dengan affirmative action ter-
perhatian wajar kepada kelompok- sebut, segi paling buruk dari eko-
kelompok swasta-swadaya itu. nomi terbuka tercegah dari ke-
Bahkan, disebabkan pertimbangan mungkinan bergeser ke ekonomi
politik atau lainnya, maka yang laissez faire laissez passer, suatu
sering terjadi ialah adanya sikap- keadaan yang memberi peluang
sikap beberapa kalangan penguasa bagi terjadinya penindasan oleh
untuk mengabaikan dan meng- manusia atas manusia (“exploitation
hambat perkembangan kelompok de l’homme par l’homme”). Tetapi,
ekonomi swasta-swadaya. Dalam pada waktu yang sama, affirmative
suasana korupsi yang menggejala action harus dicegah agar tidak sam-
hebat sekarang ini, dunia ekonomi pai berubah menjadi tindakan
papan bawah tentu tidak menarik diskriminatif.
bagi pihak-pihak tertentu, karena

tidak dapat dijadikan ladang peme-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2851


DEMOCRACY PROJECT

REFORMASI POLITIK Memang benar, sebagaimana


menjadi keyakinan banyak sarjana,
Dalam kajian ilmu sosial, kita civil society adalah musuh alamiah
ketahui bahwa meskipun sebagian otokrasi, kediktatoran, dan bentuk-
dari unsur-unsur masyarakat ma- bentuk lain kekuasaan arbitrer. Civil
dani boleh jadi berdiri tegak dalam society adalah bagian organik de-
oposisi terhadap mokrasi, dan ia
pemerintah, na- menurut defi-
mun pemerintah nisinya sendiri
“Seorang fanatikus selalu me-
sendiri tidak bo- adalah lawan
rupakan hama. Pikiran satu-arah
leh melupakan senantiasa merupakan pandu rezim-rezim
peran pokoknya yang berbahaya.” absolutis. Tapi,
selaku wasit, pem- mengharapkan
buat aturan, dan (Ivor Brown) atau mengkha-
penertib masyara- watirkan civil
kat madani. Sebab masyarakat society akan mampu menumbang-
madani atau civil society itu, bagai- kan pemerintahan adalah sikap yang
manapun, bukanlah pengganti naif. Bahkan sebenarnya saling
pemerintah. Terlalu sering muncul hubungan antara pemerintah dan
harapan bahwa civil society adalah civil society lebih sering didefinisikan
suatu obat mujarab, namun bukti dalam kerangka kerja sama ketim-
menunjukkan dengan jelas bahwa bang konflik. Karena itu, di negara-
negara mempunyai peran kunci negara dengan susunan kekuasaan
untuk ikut mendorong pertum- tidak demokratis, kita perlu kepada
buhan demokrasi. Demokratisasi strategi-strategi yang halus. Kita
atau pembentukan civil society memerlukan suatu kerangka yang
bukanlah musuh bebuyutan atau- memberi peluang kepada warga
pun kawan setia bagi kekuasaan ne- masyarakat untuk mengikat tali hu-
gara. Negara dituntut untuk me- bungan dengan pemerintah dan
nangani civil society begitu rupa suatu saat mengendorkan atau ma-
sehingga tidak terlalu banyak atau- lah melepaskan ikatan itu dengan
pun terlalu sedikit. Dan sekalipun tanggung jawab. Tapi, kita juga
tertib demokratis tidak dapat di- perlu kepada ruang bagi adanya
bina melalui kekuasaan negara, na- ikatan antara negara dan civil society
mun harus selalu diingat bahwa ia baik yang sejalan maupun yang
juga tidak dapat dibina tanpa ke- bersimpang jalan. Dan dari segi
kuasaan negara. kepraktisan, tidaklah realistis meng-
harapkan serikat-serikat kewargaan

2852  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

untuk memikul tugas oposisi dalam pelaksanaan kekuasaan yang ar-


konteks negara yang penguasanya bitrer, dan membiarkan tumbuh
sering menyamakan antara oposisi serikat-serikat politik, hal mana
dan pembangkangan atau peng- tidaklah terlalu buruk. Tapi seba-
khianatan. Diperlukan strategi- liknya, demokratisasi, yaitu pemilu-
strategi yang lebih lembut daripada pemilu yang benar-benar bebas,
konfrontasi. partisipasi rakyat umum dalam ke-
Pemerintah tetap amat penting hidupan politik, serta—dalam
bagi proyek reformasi politik, dan bahasa yang gamblang—melepas-
reformasi politik adalah vital bagi kan belenggu yang membatasi ke-
jaminan stabilitas. Di sini bukanlah bebasan orang banyak atau massa,
stabilitas dalam makna statis mana tidak terjadi dengan sungguh-
pun, karena jelas sekali bahwa ber- sungguh. Kesediaan melakukan
bagai masalah yang dihadapi ba- liberalisasi dalam artian tersebut itu
nyak pemerintah negara-negara karena diduga, dan diharap dapat
berkembang seperti Indonesia— mempertinggi tingkat kesuksesan
seperti tidak adanya efisiensi, dasar kekuasaan, dapat mengukuhkan
legitimasi yang terus merosot, dan legitimasinya; sementara demokrati-
korupsi—tidak dapat disingkirkan sasi dihalangi karena secara keliru
begitu saja. Sebaliknya, reformasi diduga, dan dikhawatirkan akan
politik harus mendukung stabilitas merongrong pemerintahan. Inilah
dinamis yang berarti bahwa civil tantangannya.
society harus diberi ruang untuk ber-

napas lega melalui pelaksanaan yang
konsisten dan konsekuen akan
REFORMASI, LIBERALISASI,
kebebasan-kebebasan asasi, yaitu
DAN STABILITAS
kebebasan menyatakan pendapat,
berkumpul, dan berserikat. Pemerintah amatlah diperlukan
Berkaitan dengan itu, dapat bagi proyek reformasi politik, dan
diamati banyaknya pemimpin po- reformasi politik adalah vital bagi
litik yang bersedia melakukan libe- jaminan stabilitas. Di sini bukanlah
ralisasi, namun sedikit sekali yang stabilitas dalam makna statis mana
bersedia melakukan dan mendu- pun, karena jelas sekali bahwa ber-
kung demokratisasi. Liberalisasi bagai masalah yang dihadapi ba-
mengacu kepada hanya sekadar nyak pemerintah negara-negara
tindakan perbaikan untuk mem- berkembang seperti Indonesia—
buka jalan keluar bagi kebebasan misalnya, tidak adanya efisiensi,
menyatakan pendapat, membatasi dasar legitimasi yang terus merosot,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2853


DEMOCRACY PROJECT

dan korupsi—tidak dapat dising- bahwa perubahan dalam rang-


kirkan begitu saja. Sebaliknya, ka reformasi atau perbaikan itu
reformasi politik harus mendukung harus menyangkut hal-hal yang
stabilitas dinamis yang berarti bah- fundamental, bukan perubahan
wa, dalam hal ini, civil society harus tambal-sulam yang mengecoh.
diberi ruang untuk bernapas lega Contoh masalah prinsipil itu
melalui pelaksanaan yang konsisten ialah hal-hal yang sekalipun ter-
dan konsekuen akan kebebasan- bukti efektif namun sesung-
kebebasan asasi, yaitu kebebasan guhnya melanggar ketentuan
menyatakan pendapat, berkumpul, konstitusi, karena dahulu di-
dan berserikat. ambil sebagai tindakan darurat
Ada beberapa persoalan yang menghadapi taruhan kene-
diperkirakan akan mewarnai wacana garaan yang besar seperti ba-
nasional tentang sosial-politik dan haya PKI dan komunisme serta
agenda reformasi yang dikehendaki nasionalisme radikal.
oleh kelas menengah Indonesia yang
sedang tumbuh. Gejala-gejala yang 2. Konstitusionalisme
timbul harus dibaca sebagai dampak Bersangkutan dengan reformasi
positif (terpenting) tingkat kecerdasan damai itu ialah paham mene-
umum yang semakin tinggi dan ke- gakkan konstitusi. Orde Baru
naikan kemampuan ekonomi rakyat sendiri telah mencanangkan te-
umum sebagai hasil pembangunan kad melaksanakan Pancasila dan
nasional. UUD 45 secara murni dan kon-
sekuen. Tapi, karena tampak-
1. Reformasi Damai namun Prin- nya hal itu menyangkut penaf-
sipil siran nisbi terhadap ketentuan-
Penolakan kepada perubahan ketentuan konstitusional, maka
radikal dan revolusioner tidak dalam masyarakat tetap terasa
saja didasarkan kepada trauma- adanya sikap tidak puas, bah-
trauma masa lalu yang masih kan menyalahkan. Reformasi
mencekam, tapi juga karena damai harus dengan menegak-
pertimbangan bahwa suatu kan konstitusi secara demokra-
perubahan yang radikal me- tis (dalam hal ini, partisipasi
rusak aset-aset positif yang telah harus dibuka seluas mungkin
berhasil dibangun. Jadi setiap kepada masyarakat), dengan
perubahan harus damai. Tetapi kemungkinan penyempurnaan
juga harus prinsipil, dalam arti batang-tubuh konstitusi itu

2854  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

sendiri melalui amandemen- ngani perkara kriminal seperti


amandemen. masalah korupsi. Keteguhan
akhlak memerlukan komitmen
3. Tertib Hukum dan “Predict- pribadi kepada nilai-nilai aga-
ability” ma, yang dalam banyak hal kita
Benar atau tidak materi perma- yakini bahwa keagamaan ada-
salahannya, ramainya isu kolusi lah salah satu ciri utama bangsa
di kalangan penegak hukum di kita. Tetapi kenyataannya ba-
negeri kita ini menunjukkan nyak terjadi hal ironis, salah
adanya kelemahan dalam tertib satunya ialah, Indonesia adalah
hukum. Kolusi itu sendiri negeri Muslim terbesar di mu-
mungkin hanya sebagai akibat. ka bumi namun juga merupa-
Sedangkan sebabnya ialah sua- kan negeri yang paling besar
sana umum lemahnya prinsip korupsinya. Dan lebih ironis
tertib hukum itu sendiri dalam lagi, sementara banyak “kader”
kehidupan kenegaraan kita Islam yang berhasil tampil se-
sebagaimana yang sering men- bagai Mr. Clean, namun bukan
jadi sinyalemen masyarakat. lagi rahasia bahwa ada pula di
Tertib hukum akan berdampak antara mereka yang mungkin
positif kepada produktivitas harus disebut Mr. Dirty atau
perorangan maupun masyara- Mr. Corrupt yang menumpuk
kat, karena adanya kemantapan kekayaan pribadi secara tidak
berdasarkan predictability yang halal melalui posisinya yang
dihasilkan oleh pelaksanaan “basah” (termasuk dari kalang-
ketentuan hukum secara kon- an alumni HMI).
sisten.
5. Pengawasan Sosial
4. Masalah Akhlak atau Etika dan Karena masalah etika dan mo-
Moral ral (termasuk dikaitkan dengan
Banyak tinjauan dari luar (yang ajaran agama) pada analisis ter-
hendaknya tidak begitu saja ki- akhir adalah masalah pribadi
ta tolak secara xenophic) yang yang tidak dapat dicampuri
mengatakan bahwa negeri kita oleh orang luar, maka tegaknya
adalah negeri yang secara etis nilai-nilai etis dan moral itu
dan moral sosial-politik dan dalam masyarakat memerlukan
ekonomi termasuk lunak. Geja- tidak saja komitmen dan ikti-
la kelunakan itu dapat dilihat kad baik pribadi (hal mana ti-
pada bagaimana kita mena- dak dapat dicek dari luar), te-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2855


DEMOCRACY PROJECT

tapi lebih-lebih lagi memer- jauh lebih baik daripada 5


lukan pengawasan sosial. De- sampai 10 tahun yang lalu
ngan begitu, pandangan etika (pada masa itu, dapat diba-
dan moral yang bersifat pribadi yangkan apa yang akan terjadi
tersebut secara kolektif antara pada tokoh-tokoh PNI baru,
para anggota masyarakat men- Masyumi baru, Parkindo baru,
jadi kenyataan etis dan moral dll., sementara saat ini mereka
yang tersosialisasikan dan ter- dibiarkan bebas). Tetapi hal itu
lembagakan. semua masih dapat terus di-
tingkatkan, dan reformasi so-
6. Kebebasan-kebebasan Asasi sial-politik menghendaki agar
Pe n g a w a s a n segi-segi po-
sosial akan ber- sitif tersebut
jalan secara “Semua hukum ilmiah didasarkan didorong lebih
efektif jika ter- kepada pengamatan dan per- lanjut agar be-
laksana kebe- cobaan, dan akibatnya, tidak ada nar-benar me-
hukum ilmiah yang benar-benar
basan-kebe- absah di luar bidang yang di situ
ningkat.
basan asasi, ia dicoba dan dibuktikan.”
yaitu kebebas- 7. A n d a l a n
an menyata- (James S. Trefil) kepada Sistem
kan pendapat, dan Struktur,
berkumpul, dan berserikat. bukan Pribadi
Makna prinsip-prinsip itu ti- Salah satu hasil yang diharap-
dak lagi perlu dirinci di sini, kan dari tegaknya konstitusi,
karena sudah merupakan pe- tertib hukum, pengawasan
ngetahuan umum. Namun dua sosial, dan pelaksanaan kebe-
hal yang patut dicatat, pertama basan-kebebasan asasi ialah ber-
yang positif berupa kebebasan kembangnya dan meningkat-
akademik yang relatif cukup nya kehidupan kenegaran kita
baik di negeri kita; kedua yang dari lebih berat ke andalan
negatif, yaitu kebebasan me- pribadi pemimpin menuju ke
nyatakan pendapat secara lebih berat andalan struktur
umum, termasuk kebebasan dan sistem yang objektif. Se-
pers, yang jauh dari mantap mua negara berkembang, de-
dan penuh percaya diri. Demi- ngan sendirinya termasuk
kian pula halnya dengan kebe- Indonesia, pada tahap-tahap
basan berkumpul dan berse- awal pertumbuhannya memer-
rikat. Saat ini keadaannya amat lukan figur sentral yang kuat

2856  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dan bijak, yang berfungsi se- Karena itu, kekuasaan mutlak


bagai bapak bangsa seperti harus diawasi dan diimbangi.
Bung Karno dan Pak Harto. Dalam Al-Quran disebutkan
Tetapi, lambat atau cepat pola bahwa sistem dan hukum per-
kepemimpinan penuh keba- imbangan di kalangan masya-
pakan (paternalistik) itu, seja- rakat manusia adalah Sun-
lan dengan proses kemajuan natullâh (Hukum Allah) yang
bangsa di segala bidang, tentu berjalan untuk menjaga keles-
akan digantikan dengan pola tarian bumi (Kalau Allah tidak
kepemimpinan oleh seorang menahan manusia satu bagian
tokoh “yang pertama dari yang dengan bagian lain, maka pasti-
sama” (primus inter pares). lah bumi rusak”—Q., 2: 251).
Pangalaman tragis bekas Mekanisme perimbangan ke-
Yugoslavia menunjukkan apa kuatan itu menjadi dasar semua
akibatnya jika bangsa itu tidak tatanan keadilan, yang jika
siap ditinggalkan oleh bapak- manusia ikut serta dalam me-
nya, karena kuatnya andalan negakkannya akan menjadi
kepada pribadi sang pemimpin jaminan bagi kelangsungan
dan lemahnya andalan kepada hidup masyarakat dan bang-
struktur dan sistem yang ob- sanya sendiri. Jika tidak, maka
jektif. Bangsa Indonesia, meng- masyarakat itu akan “dimakan”
ingat realitas kemajemukan oleh mekanisme perimbangan
yang luar biasa di segala bi- kekuatan yang objektif dan
dang, mutlak memerlukan per- langsung datang dari Tuhan
siapan yang matang dan man- sehingga tidak mungkin dita-
tap untuk menyongsong saat- war atau apalagi ditahan. Maka,
saat kritis yang tidak-akan- Allah mengutus guru kebe-
tidak pasti tiba. naran kepada setiap bangsa
tanpa kecuali, selaku rasul-
8. Keadilan Kekuasaan Nya, dengan mengemban tu-
“Power tends to corrupt and gas suci menegakkan keadilan
absolute power corrupts absolutely” itu dengan tunduk hanya ke-
(kekuasaan cenderung curang, pada Allah, Sumber keinsafan
dan kekuasaan mutlak curang keadilan, dan menentang pe-
secara mutlak pula), begitu laku kezaliman otoritarianisme,
bunyi sebuah ungkapan yang kemudian Allah memberi pa-
sudah diterima secara universal hala kebahagiaan kepada yang
sebagai kebenaran sederhana. taat dan menurunkan azab

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2857


DEMOCRACY PROJECT

kesengsaraan dan kenistaan negeri-negeri “ular naga kecil” (little


kepada yang menentang—Q., dragons) sebagai alusi kepada sistem
16: 36. Oleh karena itu, ke- nilai di sana, yaitu paham Kong
kuasaan dan keadilan harus Hucu atau Konfusianisme.
berjalan serem- Maka, da-
pak. Masalah lam suatu
kekuasaan yang analogi, kita
lebih adil atau “Tidak ada agama yang men- juga dapat
keadilan yang dasarkan kepercayaannya atas melihat ke-
asumsi-asumsi yang jelas salah
lebih tinggi da- mungkinan
dapat berharap akan bertahan
lam sistem ke- lama.” kredit serupa
kuasaan akan (Paul Davies) itu kepada
merupakan sa- Islam dan
lah satu agenda kaum Mus-
reformasi yang bakal mendo- lim di Indonesia jika negeri ini
minasi wacana sosial-politik maju atau diskredit jika ia tetap ter-
tanah air kita di masa depan belakang. Oleh karena itu, suatu
dekat ini. kesimpulan truistik dan sederhana
 ialah bahwa tidak ada jalan lain bagi
kita bangsa Indonesia, khususnya
REINTERPRESTASI
UNTUK REAKTUALISASI
kaum Muslim, untuk membuat
negeri ini maju, makmur, kuat, dan
Dengan menyadari kenyataan modern, demi kehormatan kita
bahwa bagian terbesar bangsa kita sebagai “Bangsa Muslim terbesar di
adalah orang-orang Muslim, maka muka bumi”, dan demi keinsafan
maju atau mundurnya bangsa kita kita akan makna hidup untuk
tentu akan mempunyai dampak mengabdi kepada Allah guna mem-
positif atau negatif kepada agama peroleh ridlâ-Nya.
Islam dan orang-orang Muslim, ter- Pergeseran dalam hierarki nilai,
masuk dampak kredit dan diskredit. yang mendorong tidak saja penis-
Contoh paling akhir dampak ini, bian beberapa nilai hidup tertentu
pada bangsa lain dan sistem ke- tetapi juga, sebaliknya, pemutlakan
percayaan lain, dan dalam artian beberapa nilai hidup lainnya, telah
positif (kredit), ialah fakta bagai- menjadi salah satu titik perhatian
mana negeri-negeri industri baru dalam setiap pembahasan tentang
(NIB, NIC’S) di Asia Timur, yaitu pembangunan modern atau mo-
Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, dernisasi. Berkenaan dengan ini,
dan Singapura, disebut sebagai pembicaraan tentu menyangkut

2858  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

agama, disebabkan oleh fungsi aga- apakah ia harus diterima secara


ma sebagai sumber terpenting kesa- harfiah ataukah harus dilakukan
daran makna (sense of meaning) bagi suatu “penyeberangan” (i‘tibâr) dari
umat manusia. Dan agama itu, se- ungkapan-ungkapan lingusitiknya,
panjang pengalaman bangsa-bangsa kemudian dilakukan penafsiran
Barat yang telah menjadi modern (alegoris). Dalam masa-masa
terlebih dahulu daripada bangsa- formatif agama Kristen, misalnya,
bangsa lain, su- terdapat
atu kenyataan periode ketika
dalam proses mo- Gnostisisme
dernisasi yang se- (paham ma‘-
ring dikemuka- rifah) diperke-
kan orang dengan nalkan, yang
penuh rasa ke- secara tersirat
cemasan dan ke- merupakan pe-
khawatiran. nolakan kepada
Kenyataannya pendekatan
memang zaman harfiah, dan
modern menam- mengajukan
pakkan agama dalam ujian yang interpretasi kefalsafahan kepada
amat berat, khususnya ujian epis- agama. Beberapa ahli seperti Pro-
temologis. Tetapi, tidak berarti fesor Burkitt dan Dr. Schweitzer
bahwa ujian serupa itu hanya mengatakan bahwa:
terjadi di zaman mutakhir ini saja. “Gnostisisme adalah suatu usaha
Ujian yang sama, mungkin dalam untuk menemukan pengganti bagi
bobot yang lebih ringan, telah harapan apokaliptik akan segera
dialami oleh setiap agama dalam kembalinya Al-Masih yang sekarang
suatu masa—jika bukannya sepan- dirasakan sebagai bersifat khayal. Ia
jang masa—dari proses pertum- merupakan percobaan untuk me-
buhannya. Jika boleh kita katakan nerangkan atas dasar yang rasional
bahwa agama adalah suatu “sistem bagaimana manusia datang dari
simbolik”, maka di zaman modern Tuhan dan dapat kembali ke-
ini selain bisa dipandang bahwa ia pada-Nya tanpa Fatalism …. Kaum
telah mengungkapkan suatu bentuk Gnostik berpendapat bahwa fakta-
“kesadaran modern” tentang fungsi fakta biasa dari kehidupan Al-Masih
agama, ia juga menyinggung titik sebagaimana diajarkan dalam Ge-
amat rawan berkenaan dengan cara reja adalah hanya konsepsi-konsepsi
pendekatan kepada ajaran agama: vulgar yang menutupi kebenaran.”

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2859


DEMOCRACY PROJECT

Dalam Islam pun permasalahan al-khawâshsh (“khawas”, kaum


yang identik juga terjadi, sebagai- spesial) yang berhadapan dengan al-
mana dapat dibaca dari karya-karya ‘awwâm (“awam”, kaum kebanyak-
polemis Al-Ghazali terhadap para an). Dan karena metodologi mereka
failasuf, yang kelak berlanjut de- dalam pemahaman agama itu, Ibn
ngan melibatkan Ibn Rusyd, Ibn Taimiyah dan lain-lain menuduh
Khaldun, Ibn Taimiyah, Jalaluddin bahwa para failasuf Islam meman-
Al-Suyuthi, dan lain-lain. Para dang para nabi telah melakukan “al-
failasuf seperti Ibn Sina, misalnya, kadzibu li al-mashlahah” atau
berpendapat bahwa ajaran para “bohong untuk kebaikan umum”.
nabi itu adalah alegori-alegori Sebab mengatakan bahwa para nabi
(amtsâl) dan simbol-simbol (ru- hanya membawa lambang-lambang
mûz), yang maksud sebenarnya ha- adalah sama dengan mengatakan
rus dicari dengan “menyeberang” bahwa sebetulnya mereka ber-
(i‘tibâr) di balik itu semua melalui bohong karena tidak mengatakan
penafsiran metaforis. Dengan per- hal yang sebenarnya. Tapi karena
kataan lain, ajaran-ajaran formal dampak setiap kedatangan nabi
para nabi itu hanyalah ibarat ialah perbaikan masyarakat, maka
“bungkus”, sedangkan kebenaran “kebohongan” nabi itu dimak-
yang menjadi isi yang sebenarnya, sudkan untuk mendidik masyarakat
tentu saja, ada di balik lembaran umum, demi kebaikan mereka
pembungkus itu. Cara ini, menurut sendiri. Tentu saja, kata Ibn
para failasuf, diperlukan agar pesan Taimiyah, pandangan semacam ini
para nabi dapat mencapai umum, adalah keliru.
sebab pesan yang intinya perbaikan Proses-proses pertumbuhan
masyarakat manusia itu tidak akan pemikiran dalam Islam itu telah
efektif jika tidak memperoleh sam- berkembang menjadi cabang ilmu
butan masyarakat luas yang ke- keislaman yang amat kukuh, yaitu
banyakan hanya berpikir sederhana. Ilmu Kalam (‘Ilm al-Kalâm). Dalam
Karena kepada mereka sesungguh- bandingannya dengan pertum-
nya para nabi tidaklah menerangkan buhan pemikiran keagamaan dalam
kebenaran an sich, melainkan hanya Kristen, ilmu Kalâm tidak memiliki
perumpamaan-perumpamaan dan padanan sehingga dalam bahasa
lambang-lambang, yang kesemua- Barat, dalam hal ini Inggris, ilmu
nya itu, bagi kaum terpelajar, wajib Kalâm diterjemahkan sebagai
dicari maknanya. Maka para failasuf “Dialectical Theology”, “Speculative
Islam itu dituduh elitis, apalagi Theology”, “Rational Theology”,
memang mereka mengklaim sebagai “Natural Theology”, atau “Philoso-

2860  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

phical Theism”. Kesemua istilah sama sekali dari lingkungan; untuk


terjemahan itu menunjukkan segi kedua-duanya itu, lingkungan
perbedaan amat penting antara teo- berpengaruh banyak kepada per-
logi dalam Islam yang tidak dog- kembangan wataknya. Maka, demi-
matis dengan teologi-teologi lain, kian pula masyarakat agama. Dari
dengan dampak yang berbeda pula, kajian atas sejarah perkembangan
bagi kemodernan. Dan ilmu Islam pemikiran keagamaan, termasuk
yang juga disebut ilmu Tawhîd, dalam Islam, sejarah dalam arti
ilmu Ushûl Al-Dîn, atau ilmu semua proses dan struktur konkret-
‘Aqâ’id ini telah pula memengaruhi nya dalam kehidupan masyarakat
dan ikut membentuk bagian-bagian yang bersangkutan, mempunyai
tertentu sistem ajaran Yahudi dan andil besar sekali untuk menen-
Kristen, sebagaimana dapat dipel- tukan bentuk-bentuk interpretasi
ajari dari buku-buku Austryn dan formulasi pemahaman keaga-
Wolfson dan William Craig. maan. Karena itu, dalam zaman
Kita di sini tidak mungkin me- yang ditandai antara lain oleh in-
masuki terlalu dalam soal-soal pelik tensitas komunikasi yang amat ting-
dalam sejarah pemikiran keagamaan gi, semua agama, termasuk Islam,
itu. Tetapi, dirasa perlu kita me- harus secara meluas mengadakan
nyadari adanya permasalahan itu dialog-dialog antara sesama pe-
agar dapat kita sadari pula perma- meluk, dengan masyarakat pemeluk
salahan yang serupa, namun dalam agama lain, dan dengan lingkung-
ukuran yang jauh lebih besar dan an yang lebih luas; jika mungkin,
susunan yang lebih ruwet, yang atas dasar beberapa titik temu
menyangkut agama dan masyarakat dalam ajaran; dan jika tidak mung-
modern sekarang ini. Inilah yang kin, maka cukup atas dasar titik
kiranya membenarkan adanya pi- temu dalam pengalaman nyata.
kiran tentang perlunya suatu ben- Untuk memperoleh gambaran
tuk reinterpretasi dan reaktualisasi yang lebih nyata tentang persoalan
tertentu kepada ajaran agama, de- yang sudah amat sering dikemuka-
ngan tujuan agar tidak saja ia men- kan orang itu, kita dapat melihat
jadi relevan bagi kehidupan mo- pengalaman masyarakat negeri-
dern, tapi juga untuk mengefek- negeri Barat dan menarik pelajaran
tifkan fungsinya sebagai sumber dari hal itu.
makna hidup. 
Masyarakat, sebagaimana per-
orangan, tidak bisa hidup terpisah

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2861


DEMOCRACY PROJECT

REKONSILIASI BARAT Berkenaan dengan itu, Barat


DAN DUNIA ISLAM juga sering menunjukkan sikap-si-
kap ambivalen terhadap Islam dan
Beberapa tahun yang lalu, ramai Dunia Islam. Di satu pihak, me-
dibicarakan tentang benturan Islam reka terpaksa mengakui utang bu-
dengan peradaban Barat. Pembi- di mereka kepada Peradaban Se-
caran ini terutama dipicu oleh mitik di Timur Tengah karena
Samuel Huntington yang meng- agama mereka pun (Kristen) di-
ajukan tesis tentang bakal terja- ambil dari sana.
dinya “benturan Pe r a d a b a n
budaya” (clash of Barat, bukan
civilizations) seba- “Adalah keyakinan saya yang saja berakar da-
mendalam bahwa hanya dengan
gai ganti pola per- lam peradaban
memahami alam raya dalam segala
tentangan inter- seginya yang banyak itu…. kita Yunani-Romawi
nasional perang akan sampai kepada pengertian (Graeco-R o -
dingin yang kini tentang diri kita sendiri dan man), tetapi
telah padam. makna di belakang alam raya, juga Yahudi-
Memang, se- rumah kita.” Kristen (Judeo-
cara keseluruhan (Paul Davies) Christian). Tam-
banyak alasan ba- paknya, rasa
gi “Barat” (apa pun definisinya) unggul bangsa Arya—yang pernah
untuk takut kepada Dunia Islam. muncul dengan ganas dalam Nazis-
Pertama, karena dalam sejarah me—harus menerima kenyataan
Barat, memang hanya Dunia Islam pahit bahwa mereka, dalam hal
yang benar-benar pernah mencoba, yang paling sentral, yaitu agama
dan hampir berhasil, menaklukkan (karena agamalah yang memberi
dan menguasai mereka. Kedua, letak mereka sumber kesadaran makna
negeri-negeri Islam, dalam hal ini dan tujuan hidup utama), harus
Timur Tengah, adalah yang paling mereka ambil dari bangsa Semit.
berdekatan dengan dunia Barat Kepahitan itu sampai sekarang ma-
secara geografis. Lagi pula, Timur sih terpendam dalam sikap anti-
Tengah memiliki nilai geopolitis Semitisme.
dan geostrategis yang sedemikian Karena Islam dari sudut ling-
sentralnya sebagai inti dari Oikou- kungan budaya saat kelahirannya
mene (Al-Dâ’irah Al-Ma‘mûrah, adalah agama Semitik (bangsa Arab
“Kawasan Berperadaban”) sejak adalah bangsa Semit), maka Semit-
zaman kuno. isme pada umumnya merupakan

2862  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

lingkungan budaya Islam pertama memiliki akses untuk mengetahui


dan utama—kemudian disusul oleh sumber penggerak Islam. Apalagi
lingkungan budaya Arya dari Persia dunia Kristen dan dunia Islam tidak
atau Iran yang menjadi pola Islam saja mewakili pandangan keagamaan
Asia Daratan dari Dakka sampai yang berbeda, tapi juga menam-
Istanbul, kemudian mungkin akan pilkan sistem sosial yang sangat
segera disusul lagi oleh tampilnya lain. Selama masa abad pertengah-
lingkungan budaya Asia Tenggara, an itu Barat merupakan masyarakat
dengan Indonesia sebagai intinya. yang ciri utamanya adalah agraris,
Maka, kesulitan Barat dalam feodal, dan bersemangat kerahiban
menghadapi Islam dapat dipandang (monastic). Sementara dunia Islam
sebagai kelanjutan kesulitan mereka memiliki pusat-pusat kekuatan di
berurusan dengan bangsa Semit kota-kota besar, lingkungan istana
pada umumnya, kemudian dengan yang kaya dan jaringan komunikasi
bangsa Arab pada khususnya. Jelas yang luas. Berlawanan dengan
sekali bahwa faktor agama Islam pandangan hidup Kristen Barat
sangat banyak menambah kesulitan yang pada esensinya selibat (hidup
itu, disebabkan oleh hal-hal di atas semuci tanpa kawin), bersemangat
dan oleh hal-hal yang khas ke- sistem kependetaan, hierarkis,
agamaan. Misalnya, dari sudut Islam menampilkan sikap hidup
pandangan Kristen, orang Barat orang umum (tidak mengenal
sangat sulit memahami fenomena sistem kependetaan) yang terang-
Islam. Namun kenyataannya, Islam terangan mengizinkan kesenangan
pernah menunjukkan sukses yang duniawi, yang pada prinsipnya
luar biasa, baik secara politik, eko- bersemangat persamaan manusia
nomi, budaya, maupun keagamaan, (egaliter), dan menikmati kebe-
langsung sejak zaman Nabi sendiri. basan spekulasi (pemikiran) yang
Sementara agama Kristen harus luar biasa, tanpa pendeta dan
menderita selama hampir dua biara.
abad lebih, sampai tampilnya Perkembangan dua masyarakat
Konstantin. yang berbeda prinsip dan kesem-
Orang-orang Kristen Barat se- patan itu mengakibatkan bahwa, di
makin bingung dengan prasangka satu pihak, yaitu pihak Kristen
yang semakin tebal terhadap Islam Barat, terdapat perjuangan mele-
karena temuan bahwa Islam meru- wati masa kemunduran yang pan-
pakan sumber ancaman bahaya jang sampai akhir zaman pertengah-
yang permanen yang tidak dapat di- an; dan di pihak lain, yaitu pihak
ramalkan dan tak terukur, dan tidak Islam, tercapai kekuasaan, kekayaan,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2863


DEMOCRACY PROJECT

dan kematangan secara hampir- Proses perkembangan ini tidak


hampir seketika, yang sampai seka- selalu terjadi dengan penuh kemu-
rang belum terulang lagi. Dalam lusan. Tetapi, banyak indikasi ten-
jangka waktu yang relatif singkat, tang ke mana arah perkembangan
Islam berhasil mencapai tingkat umat manusia di masa depan da-
kemajuan ilmiah dan intelektual lam kaitannya dengan agama yaitu,
yang oleh Kristen Barat baru dica- menurut Seyyed Hossein Nasr,
painya setelah bahwa fasilitas
melewati proses komunikasi kul-
yang jauh lebih “Wahai manusia sekalian, sebar- tural sejagat akan
panjang dan su- luaskanlah perdamaian, eratkan- mempermudah
lit. lah tali persaudaraan, berilah manusia yang
Dewasa ini, makan (kepada mereka yang berkemauan baik
setelah melewati kelaparan), kerjakanlah shalat untuk menuju
ketika kebanyakan orang tidur di
zaman modern dan bertemu
waktu malam, maka kamu akan
yang tidak ba- masuk surga dengan penuh kese- yang dalam fal-
nyak menghargai jahteraan.” safah Islam di-
prasangka dan (Hadis) sebut sebagai al-
kecurigaan pe- hikmah al-‘atîqah
nuh fanatisme keagamaan, mulai atau sophia perennis, yang tidak lain
terwujudlah sikap yang lebih ilmi- ialah ajaran hanîfîyah Nabi Ibrahim
ah dan jujur, seperti adanya per- a.s., yang Nabi Muhammad Saw.
tumbuhan ilmu antropologi budaya pun diperintahkan Allah untuk
yang semula merupakan alat kaum mengikutinya.
misionaris menjadi ilmu sosial yang Kemudian Kami wahyukan
independen dan dihargai. Maka kepadamu: “Ikutilah ajaran Ibrahim
usaha mengamati, memahami, dan yang murni, dan dia tidak termasuk
untuk kemudian “mengatasi” ma- orang musyrik” (Q., 16: 123).
salah Islam, kini justru telah men-
dorong tumbuhnya lembaga- Maka dalam segala kepahitan-
lembaga kajian Islam di Barat nya, berdasarkan semua pokok urai-
dengan pendekatan kepada Islam an di atas, masalah Dunia Barat
yang lebih jujur dan ilmiah, bahkan dan Dunia Islam adalah masalah
dilakukan oleh para sarjana Muslim “dalam keluarga,” dan pertikaian di
sendiri, baik yang berasal dari dunia dalamnya adalah juga “pertikaian
Islam maupun yang berasal dari keluarga” (family quarrel), karena
dunia Barat. baik Islam maupun Kristen berasal

2864  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dari Timur Tengah yang Semitik. jadi bertambah sulit diwujudkan,


Karena pada dasarnya berasal dari disebabkan oleh gejolak perkem-
satu keluarga yang memiliki “titik bangan bangsa dan negara dalam
temu” (menurut istilah Al-Quran, sejarah kemerdekaan yang diwarnai
kalîmat-un sawâ’), maka selalu ada kekerasan, perlawanan kepada hu-
kemungkinan “rekonsiliasi.” Hal ini kum, dan pelanggaran terhadap
pun sudah pernah terjadi antara hak-hak asasi manusia.
agama-agama Yahudi, Kristen, dan Harus diakui bahwa usaha re-
Islam dalam suatu fase sejarah yang konsiliasi akan berhadapan dengan
dipimpin oleh Islam di zaman ke- tembok memori kolektif yang pe-
emasannya. Tetapi, untuk rekonsi- nuh dengan stigma dan trauma.
liasi itu memang diperlukan suatu Memori kolektif serupa itu biasanya
transendensi dari beban-beban seja- disertai dengan perasaan dendam
rah—faktisitas sejarah dan trauma- kolektif yang menghalangi tum-
trauma yang dibentuknya yang bisa buhnya sikap saling mengerti antara
terus membelenggu dalam pikiran berbagai komponen sosial. Peng-
kita mengenai masa depan. Hanya alaman-pengalaman pahit di masa
dengan cara ini, masa depan bisa yang telah lalu adalah sangat ber-
dirancang secara lebih baik, dengan harga bagi kita sebagai bahan pe-
kesadaran pluralisme yang sekarang lajaran untuk tidak diulangi lagi di
makin kita sadari tidak terelakkan, masa mendatang. Mungkin peng-
yang harus kita letakkan dalam ke- alaman-pengalaman itu tidak boleh
rangka ajaran keagamaan yang dilupakan—sebab melupakannya
inklusif dan terbuka. akan membuka pintu pengulang-
 an—tapi demi masa depan yang
lebih baik, kita semua dari kalangan
REKONSILIASI NASIONAL yang berbeda-beda harus mulai
merintis usaha yang menumbuhkan
Pengikatan bersama seluruh ke- sikap-sikap saling mengerti posisi
giatan bangsa dengan sendirinya masing-masing, kemudian diterus-
mensyaratkan adanya rekonsiliasi kan menjadi sikap-sikap saling
nasional atas dasar sikap-sikap yang percaya dan saling menghargai. Kita
diperbaharui, antara sesama anggota harus belajar menanamkan dalam
masyarakat, yaitu sikap-sikap saling diri kita masing-masing pandangan
hormat dan saling percaya. Nilai- bahwa manusia itu pada dasarnya
nilai sosial itu, yang kebenarannya baik, sebelum terbukti jelas bahwa
seharusnya dapat disikapi sebagai ia berperangai jahat.
kewajaran, saat-saat sekarang men- 

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2865


DEMOCRACY PROJECT

RELASI MADINAH DAN menjadi Madinah, atau lebih leng-


PERADABAN kapnya Madînat Al-Nabî (Kota
Nabi), maka hal itu bisa kita kias-
Dari ilmu bahasa, kita dapatkan kan kepada Constantin yang setelah
pengertian bahwa keterkaitan ma- Romawi pecah menjadi Timur dan
dînah sebagai tempat peradaban Barat, dia mencari-cari tempat
(tamaddun) dan madînah sebagai untuk dijadikan ibukota, lalu ke-
ketundukan (dîn) adalah disebab- temu tempat yang sangat baik di
kan bahwa setiap peradaban itu tepi Selat Bosphorus, yang tempat
salah satu unsurnya adalah tunduk itu kemudian dinamakan Constan-
kepada aturan. Karena itu, jika kita tinopolis (Kota Constantin) yang
menggunakan istilah civilization sekarang disebut Istanbul. Kota itu
(peradaban) maka itu artinya tun- dulunya adalah ibukota Eropa,
duk pada suatu aturan hidup ber- yang sekarang menjadi milik orang
sama. Perkataan civil sendiri pa- Islam.
danan bahasa Arabnya adalah Seandainya Nabi itu bukan orang
madanî, sehingga dalam bahasa Arab, tapi orang Yunani misalnya,
Arab kita mengenal kata qânûn maka kira-kira kota tersebut akan
madanî yang artinya hukum sipil. bernama Prophetopolis, dari prophet
Sekarang ini mulai dipopulerkan artinya nabi dan polis artinya kota.
juga istilah civil society, yang dalam Sebenarnya banyak sekali padanan
bahasa Arab disebut mujtama‘ ma- perkataan polis itu, misalnya seperti
danî. Di sini bisa disimpulkan bah- abad dalam bahasa Persi-Urdu.
wa sebetulnya dengan pindahnya Maka kita sering mendengar nama
Nabi dari Makkah ke Madinah itu kota Islam-Abad, Allah-Abad, dan
membawa peradaban baru. Per- Ahmad-Abad. Sepadan juga dengan
adaban baru itu dibangun berda- pura dan graha atau ghar. Karena itu,
sarkan pada prinsip-prinsip yang ada nama Kota Marta-Pura, Singa-
ada dalam agama Islam, yang ke- Pura, Ali-Ghar, dan ghar-ghar serta
mudian dituangkan ke dalam be- pura-pura lainnya. Semua itu arti-
berapa dokumen politik. nya adalah kota, yang diarahkan
Dengan demikian, “madînah” menuju pada komunitas yang ter-
itu sama dengan civil society, yang atur dan berperadaban. Jadi, sebe-
dalam bahasa Yunani sama dengan tulnya apa yang dilakukan oleh
polis, yang dari perkataan polis Nabi itu tidaklah unik lagi, karena
itulah diambil perkataan politik. sebelumnya sudah ada orang yang
Jadi, kalau Nabi mengubah nama menggunakan istilah-istilah sema-
kota itu dari Yitsrobah (Yatsrib) cam itu. Bahkan kemudian banyak

2866  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

orang melakukannya. Yang sangat sial yang sangat rendah. Tetapi biar-
unik dari itu semua adalah bahwa pun tingkat sosial orang itu begitu
peradaban yang beliau dirikan itu rendah, dia punya akses yang sama
berdasarkan suatu ajaran yang sa- kepada Ka‘bah dengan orang yang
ngat terbuka dan sangat egaliter. tingkat sosialnya begitu tinggi. Ini
Egaliterianisme di sini maksudnya artinya bahwa dalam ajaran Islam
adalah paham bahwa manusia tingkat egalitarianisme itu begitu
semuanya sama, tinggi.
dan itu adalah ciri Paham ega-
ajaran Islam yang Surga itu merupakan “sesuatu litarianisme ini
sangat kuat. Tidak yang tak pernah dilihat oleh mata, bisa kita ban-
ada agama yang tak pernah terdengar oleh telinga, dingkan de-
lebih egaliter dan tak pernah terbetik dalam hati ngan agama
daripada Islam. manusia.” lain. Bila kita
(Hadis)
Sikap egaliter ini suatu saat per-
akan sangat terasa gi ke Benares,
kalau kita berada di Makkah. Di kota sucinya orang Hindu, suasa-
Madinah pun sebenarnya sudah nanya di sana sangat hierarkis.
bisa kita rasakan, tapi kurang Hanya pendeta tertinggi saja yang
dramatis. bisa ke kuil. Makin rendah ke-
Di Makkah itu, mengapa baju dudukan seseorang, makin jauhlah
Ka’bah sering ditarik ke atas sehing- ia dari kuil, sehingga kaum Harijan
ga seolah Ka’bah itu seperti seorang jauh sekali dari kuilnya sendiri dan
gadis yang kelihatan betisnya. Itu harus cukup puas dengan menung-
karena untuk menghindari agar gu kembalinya seorang pendeta
tidak diganduli orang banyak, dan atau brahma. Orang-orang yang
bahkan digunting untuk dibawa berada pada kasta yang tinggi
pulang ke kampung masing-masing sangat berbeda dengan orang-orang
dan dijadikan jimat. Hal seperti ini yang berada pada kasta yang ren-
terjadi karena orang yang datang ke dah di mana mereka akan mem-
Makkah itu tidak semuanya paham peroleh sesuatu dari kasta yang
agama. Pemahaman agamanya ma- tinggi, dan suatu saat mereka yang
sih tercampur dengan takhayul (su- berkasta rendah itu sedikit demi
perstition) terutama orang-orang da- sedikit akan naik. Oleh karena itu,
ri negara-negara agak miskin, seper- kadang-kadang mereka yang ber-
ti Afrika dan Indo-Pakistan. Dan kasta rendah itu menjilati ludah
korelasinya ialah dengan tingkat so- orang-orang yang berkasta tertinggi

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2867


DEMOCRACY PROJECT

atau berebutan memakan makanan RELATIVISME INTERNAL


bekas dari kasta yang lebih tinggi.
Dan yang tidak boleh menyentuh Berdasarkan kenyataan hidup,
itu bukan hanya mereka yang persaudaraan sangatlah diperlukan,
berkasta rendah kepada kasta yang karena tidak mungkin menghi-
tinggi, melainkan juga mereka yang langkan perbedaan antara manusia,
berkasta rendah itu tidak boleh di- termasuk kalangan kaum beriman
sentuh oleh orang-orang yang ber- sendiri. Melalui semangat persau-
kasta tinggi. Hal ini dikarenakan daraan diusahakan mengubah per-
mereka yang berkasta rendah itu bedaan menjadi pangkal sikap
adalah the untouchables, tidak boleh hidup yang positif, seperti “ber-
disentuh (oleh mereka yang berkas- lomba-lomba menuju kepada ber-
ta tinggi). Keharaman menyentuh bagai kebaikan”, dengan sikap saling
itu karena kasta rendah tersebut di- menghormati sesama anggota ma-
anggap najis bagi kasta tinggi. syarakat, dan menghargai pendirian
Nah, dalam Islam hal semacam serta pandangan masing-masing.
ini tidak terjadi. Justru bentuk- Jika Al-Quran memberi petunjuk
bentuk hierarkis semacam itulah bahwa yang utama dan pertama
yang dulu diberantas oleh Nabi harus kita lakukan ialah, “janganlah
Muhammad Saw., yang kemudian ada suatu golongan yang meren-
diteruskan oleh para sahabatnya dahkan golongan yang lain, sebab
dengan setia. Sebaliknya, paham boleh jadi mereka (yang direndah-
egalitarianisme (persamaan) adalah kan) itu lebih baik daripada mereka
yang dijunjung Nabi dan kemudian (yang merendahkan)”, maka se-
dijaga dengan setia sekali oleh para sungguhnya kita diajari untuk
sahabat. Memang kadang-kadang menerapkan prinsip kenisbian ke
ada ekses dari paham egalitarian- dalam (internal relativism), tanpa
isme itu. Misalnya, ada orang me- klaim kemutlakan untuk diri sen-
langkahi kita tanpa permisi. Karena diri dan kelompok sendiri, sebagai
itu, nggak usah proteslah bila me- pangkal sebenarnya bagi ukhuwah
nemukan orang semacam itu. Kita islamiah.
harus apresiasi bahwa perbuatan Di kalangan orang-orang yang
semacam itu adalah salah satu wu- tulus dalam mencari dan menemu-
jud (ekses) dari paham egalita- kan kebenaran pun—jika kita me-
rianisme. mang dapat mengidentifikasi me-
reka—masih tetap tidak terhin-

darkan adanya perbedaan-perbe-

2868  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

daan. Perbedaan itu dapat terjadi pendapat guna saling mengawasi


oleh berbagai sebab yang barangkali dan mengingatkan tentang yang
tidak terbilang banyaknya, seperti benar. Keempat, bersikap tabah
tingkat kemampuan pribadi, peng- dalam menempuh hidup menurut
alaman hidup, latar belakang sosial prinsip-prinsip itu.
budaya, dan seterusnya. Jika ma-

sing-masing berusaha dengan sung-
guh-sungguh (berijtihad) dalam RELATIVITAS TEOLOGI
mencari, memahami, dan menang-
kap kebenaran, maka, sebagaimana Di sini, istilah teologi tidak di-
Ibn Taimiyah tidak bosan-bosannya gunakan dalam pengertian khusus-
menegaskan dalam berbagai karya- nya, sebagai ilmu Kalâm (teologi
nya, mereka itu tidak dapat diper- skolastik), tetapi sebagai penalaran
salahkan: jika be- tentang ajaran-
nar, akan mem- ajaran agama
peroleh pahala Menegakkan shalat ialah me- secara keselu-
ganda, dan jika ngerjakan shalat dengan sebenar- ruhan. Hal per-
keliru masih akan benarnya dan menepati atau tama yang me-
memperoleh memenuhi konsekuensi-kon- merlukan pene-
sekuensinya sebagai orang yang
pahala tunggal. gasan ialah bah-
shalat.
Karena itu dalam wa teologi seba-
masyarakat harus gai ilmu (misal-
dijaga kebebasan berpikir dan me- nya, tecermin dalam istilah “Ilmu
nyatakan pendapat, kemudian dite- Kalam”), dapat dilihat sebagai hasil
ruskan dengan kebebasan berkum- dialog antara para pemeluk Islam
pul dan berserikat, tanpa saling dengan perkembangan zaman dan
curiga apalagi permusuhan. tempat dan karenanya, merupakan
Karena itu, menurut Al-Quran wujud warisan tantangan dan ja-
surah Al-‘Ashr (Q., 103), jalan waban suatu bentuk perubahan so-
keselamatan memerlukan empat sial dalam sejarah.
jenjang. Pertama, orientasi hidup Itu berarti bahwa terlebih da-
pribadi yang transendental, melalui hulu harus disadari tentang rela-
iman. Kedua, menerjemahkan tivitas suatu pandangan teologis.
orientasi pribadi itu ke dalam bakti Pandangan seseorang yang ber-
sosial. Ketiga, mengakui adanya hak sangkutan sebagai yang paling te-
para anggota masyarakat tempat pat dan paling benar mengenai
kita melakukan bakti sosial untuk agama itu. Tetapi, sebagai entitas
bebas menyatakan pikiran dan mengenai entitas yang lain, maka

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2869


DEMOCRACY PROJECT

adalah tak masuk akal (absurd) fora. Hari adalah hari semata, yang
untuk melihat kedua-duanya se- menghasilkan konsep enam hari.
bagai identik dan bisa saling tukar Al-Quran mengatakan bahwa
(interchangeable). Jadi, pemahaman Tuhan menciptakan alam raya sela-
seseorang atau kelompok tentang ma enam hari, tetapi enam hari di
suatu agama bukanlah dengan sini bukan dalam arti enam hari di
sendirinya senilai dengan agama itu dunia sekarang. Ia adalah metafor.
sendiri. Ini lebih-lebih lagi benar Demikian juga mengenai relativitas
jika suatu agama diyakini hanya waktu. Waktu itu panjang, tetapi
datang dari Tuhan (wahyu, “agama jika telah dijalani terasa pendek se-
samawi”) dan bukannya hasil akhir kali. Dalam Al-Quran disebutkan
suatu proses historis dan sosiologis bahwa semua pengalaman hidup
(dengan istilah “agama wahyu” atau orang yang sudah mati seolah-olah
“agama samawi”, maka wewenang akan diputar kembali bagai sekejap
menetapkan agama atau tasyrî‘ mata (Q., 16: 77; 54: 50). Hidup
[seharusnya!] hanya ada pada Tuhan ini memang sangat pendek, se-
atau berasal “dari langit,” sementara hingga ketika ajal akan tiba, banyak
yang datang dari manusia atau dari orang yang minta diberi waktu lagi,
arah bumi [juga seharusnya!] di- semacam penyesalan agar bisa ber-
pandang sebagai relatif belaka). buat baik, padahal Al-Quran menga-
takan dengan tegas bahwa kalau ajal

sudah sampai, ia tidak akan di-
RELATIVITAS WAKTU majukan atau diakhirkan walau
hanya sebentar.
Dalam konsep mengenai hari Ada beberapa ayat berkaitan
terdapat argumen yang mendukung dengan hal itu, misalnya yang pa-
adanya kemajuan agama dari Nabi ling dramatis, Dan nafkahkanlah
Musa ke Nabi Muhammad. Kalau (untuk sedekah) sebagian rezeki yang
Injil Nabi Isa (Perjanjian Baru) Kami berikan kepadamu, sebelum
hanya berisi sedikit, hal itu dika- maut datang menjemput salah se-
renakan Injil masih banyak “me- orang di antara kamu, dan ia akan
numpang” pada Perjanjian Lama, berkata, Tuhan! Mengapa Engkau
sehingga orang Kristen tidak bisa tidak memberi waktu kepadaku
meninggalkan Perjanjian Lama. Da- barang sejenak? Aku akan bersedekah
lam Perjanjian Lama, seperti ter- (sebanyak-banyaknya), dan akan
maktub dalam Genesis atau Kitab menjadi orang yang saleh. Tetapi
Kejadian, tidak ada keterangan Allah tidak akan menangguhkan
bahwa hari di situ bermakna meta- waktu seseorang bila ajal yang diten-

2870  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

tukan sudah sampai (Q., 63: 10- pinnya. Esensi masyarakat itu
11). Jadi permohonan mereka itu terletak pada keberhasilan sejumlah
ibarat nasi telah menjadi bubur. pribadi-pribadi dalam menangkap
Pelajaran ini penting kita ingat makna total kitab suci sebagai
karena terkadang kita dikecoh oleh dokumen keagamaan dan etis, yang
waktu, yaitu kebiasaan menunda- bertujuan praktis mewujudkan
nunda. Nabi ber- suatu masya-
sabda, Gunakan- rakat di mana
lah lima sebelum hasil interaksi
yang lima itu pribadi-pribadi
sendiri datang. beriman dengan
Pertama, masa kesadaran men-
mudamu sebelum dalam dan ta-
masa tuamu; ke- jam akan Tuhan
dua, sehatmu se- itu ialah pelem-
belum sakitmu; bagaan kewa-
ketiga, kayamu jiban mendo-
sebelum miskin- rong manusia
mu; keempat, sempatmu sebelum kepada kebaikan bersama dan
sempitmu (sibukmu); kelima, hidup- mencegah kejahatan (amar ma‘ruf
mu sebelum matimu. nahi mungkar; Arab: al-amr bi al-
ma‘rûf wa al-nahy ‘an al-munkar).

Mereka sepenuhnya menyadari
RELEVANSI AL-QURAN
bahwa Al-Quran bukanlah sebuah
SEBAGAI MUKJIZAT
buku hukum positif apalagi sebuah
risalah teologia. Mereka memaha-
Dalam sejarah, masyarakat minya terutama sebagai sumber
kaum beriman di zaman ‘Umar, pokok ajaran-ajaran etis pribadi
sebagaimana sebelumnya di zaman dan sosial berdasarkan Ketuhanan
Nabi dan Abu Bakar, adalah suatu Yang Maha Esa. Karena itu, seperti
masyarakat yang dengan kuat juga kelak setelah enam abad
sekali disemangati oleh cita-cita disadari kembali oleh pemikir
religius dan etis Al-Quran, ber- pembaharu besar, Ibn Taimiyah, Al-
dasarkan penjiwaan oleh masing- Quran bisa berfungsi sepenuhnya
masing individu anggotanya akan hanya bila orang berhasil me-
pesan menyeluruh kitab suci itu, nangkap pesan totalnya, mengha-
dan dibingkai oleh percontohan yatinya sebagai bacaan keagamaan
moral pribadi-pribadi para pemim- yang menggetarkan jiwa, dan di-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2871


DEMOCRACY PROJECT

sertai apresiasi mendalam keagung- Itulah hakikat terpenting klaim


an bahasanya yang bermukjizat itu. bahwa Al-Quran adalah mukjizat
Membaca Al-Quran sebagai Nabi yang terbesar. ‘Umar adalah
sebuah risalah, apakah keilmuan, orang yang mempunyai peng-
teologis, hukum, atau pun lainnya, alaman paling mendalam tentang
seperti dialami oleh Thomas Al-Quran sebagai mukjizat itu.
Carlyle, akan menimbulkan keke- Penghayatannya yang total akan
cewaan besar. Membaca Al-Quran pesan Tuhan itu membuatnya me-
harus dengan sikap menyertainya nolak argumen-argumen Bilal yang
sebagai kalam Ilahi dalam semangat mengutip ayat-ayat tertentu untuk
pengabdian kepada-Nya. Dan da- menopang pendiriannya. ‘Umar
lam usaha menangkap pesannya itu, adalah contoh orang yang karena
orang harus memerhatikan bahwa dengan sepenuh hati percaya ke-
pada setiap noktahnya, Al-Quran pada Tuhan dan menerima tuntutan
senantiasa mengajukan tantangan moral-Nya, berhasil secara hampir
kepada manusia untuk percaya sempurna melepaskan diri dari
kepada Tuhan dan menerima tun- keinginan sesaat pribadi dan do-
tutan moral-Nya. Orang tidak bisa rongan nafsu keberhasilan semen-
disebut membaca kitab suci tanpa tara. Ia menghayati sedalam-dalam-
dengan tulus menerima dan mengu- nya betapa hebat pertanggung-
kuhkan tantangan tersebut. Dengan jawaban pribadi itu kelak dalam
cara itu orang akan dapat meng- Pengadilan Tuhan di hari kiamat. Ia
hayati keindahannya baris demi menyadari sepenuhnya betapa
baris, dan penjajaran tema-tema dalam Pengadilan itu manusia akan
pokok yang didapati dalam setiap berhadapan dengan Tuhan mutlak
bagian kesatuannya akan menim- sebagai individu, tanpa kemung-
bulkan kekaguman yang menda- kinan sedikit pun menerima per-
lam. Kalimat atau cerita berulang- tolongan dari individu yang lain.
ulang dalam Al-Quran adalah Dalam tindakan-tindakannya, jelas
untuk mengingatkan pembacanya sekali ‘Umar menginsafi secara
akan konteks total pesan yang harus sempurna bahwa ia sebagai individu
ditangkapnya. Karena itu, membaca akan mempertanggungjawabkan
Al-Quran, sampai dengan bagian setiap keping perbuatannya, sekali
kesatuan utuhnya yang terkecil pun hanya seberat atom. Dengan
pun, bisa merupakan ilham dan amat kreatif dan inovatif, ‘Umar
pengalaman Ketuhanan (Rabbânî) berusaha menerjemahkan pan-
yang sempurna. dangan etika dan moralnya itu da-
lam kehidupan perorangan dan

2872  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

masyarakat. Dan ia adalah yang ayat ini dibacakan pada beras


paling berhasil dari sekian banyak tujuh butir, atau pada air, atau
orang yang mencoba hal serupa. pada gandum, lalu diletakkan
dalam pinggan putih kemudian
 dibacakan ayat ini tujuh kali, lalu
diminumkan, insya Allah Ta‘ala
RELIGIO-MAGISME akan sembuh.

Dan ayat yang kesembilan,


Dalam buku-buku keagamaan
kalau ditulis pada kulit kijang
populer yang banyak dijual di ka- atau kulit macan lalu ditanam di
langan rakyat, terdapat berbagai tengah kota atau di tengah ru-
unsur religio-magisme. Di antara mah, dengan memasukkan ke
buku-buku itu dalam bum-
yang paling ter- bung, insya
kenal ialah kitab Allah selamat”.
“Barangsiapa menegakkan shalat
Mujarrabât. maka dia menegakkan agama, dan
Kitab ini banyak barangsiapa meninggalkan shalat Jika kita te-
beredar dalam maka dia menghancurkan agama.” liti, maka harap-
terjemah Jawa- an-harapan yang
nya yang ditulis (Hadis)
magis di atas itu
dalam huruf Pego sesungguhnya
(Arab Jawa). Contoh religio-magis- masih mengandung logika, yaitu
me dari kitab ini ialah yang ber- berdasarkan makna dan semangat
kaitan dengan apa yang dinamakan firman-firman yang menjadi tum-
“Ayat Lima belas”. Kutipan dari puannya. Ayat “keempat” di atas itu
sebagian keterangan mengenai misalnya, mempunyai makna:
khasiat yang magis dari sebagian Sesungguhnya perintah Tuhan itu,
ayat-ayat itu adalah demikian: jika Dia menghendaki sesuatu,
“Ayat yang keempat, kalau hanyalah bersabda kepadanya, “Ada-
hendak selamat dari musuh, atau nya engkau”. Maka sesuatu itu pun
hendak mencelakakan musuh, menjadi ada (Q., 36: 82). Letak
maka ayat itu ditulis pada se- logika harapan magis di atas ialah,
lembar kertas kemudian dibe- karena ayat yang dibaca itu mene-
bani dengan batu agar musuh itu gaskan semangat Kemahakuasaan
menjadi sakit, tetapi Anda sen- Tuhan sehingga apapun yang di-
diri berdosa.
kehendaki oleh-Nya pasti terjadi,
Dan ayat yang keenam kalau dengan kehendak Tuhan (cukup
ada orang kena racun, kemudian menarik bahwa pengarang kitab itu

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2873


DEMOCRACY PROJECT

tidak lupa mengingatkan bahwa oleh seorang awam yang mungkin


mengharapkan orang lain sakit, mempraktikkan resep kitab Mujar-
biarpun dia itu musuh, adalah rabât. Maka “lompatan” pada ha-
suatu kejahatan). rapan timbulnya sesuatu yang ber-
Tetapi harapan tersebut benar- sifat supranatural itu benar-benar
benar menjadi bersifat magis, merupakan magisme semata.
karena seorang yang awam akan Di samping resep-resep magis
melakukannya tanpa sama sekali yang menggunakan ayat-ayat Al-
mengerti makna ayat yang dibaca- Quran yang terang makna dan
nya. Dan karena “japamantra” itu semangatnya, kitab Mujarrabât juga
menggunakan unsur keagamaan memuat resep-resep magis lainnya
(ayat Al-Quran), maka ia serta dengan menggunakan semacam
merta dirahasiakan sebagai punya kode-kode yang sama sekali tidak
makna religi, dan jadilah ia sebuah mengandung hubungan logis de-
religio-magisme. ngan harapan yang ditumpukan
Demikian pula dengan ayat kepadanya, sehingga benar-benar
“kesembilan” di atas. Ini adalah fir- hanya bersifat magis. Kode-kode itu
man dengan makna dan semangat dinamakan jimat (zimat) atau rajah,
yang sangat kuat, yang dapat dija- dan biasanya terdiri dari huruf-hu-
dikan tumpuan keteguhan jiwa ruf atau kalimat-kalimat Arab, atau
menghadapi kesulitan. Sebab ayat gambar-gambar yang tidak bermak-
itu berarti, Dan barang siapa ber- na sama sekali. Meskipun banyak
tawakal kepada Allah, maka cukup- dari kalimat-kalimat Arab itu yang
lah Dia bagi orang itu. Sesungguhnya mempunyai makna terang, namun
Allah membuat kepastian untuk tidak sedikit pun, atau amat sedikit,
segala sesuatu (Q., 65: 3). Jadi yang mempunyai kaitan rasional
sebenarnya yang dijadikan tum- dengan hasil atau pengaruh yang
puan harapan keamanan dan kese- diharapkan. Contohnya adalah
lamatan itu adalah firman yang berikut ini: “Inilah jimat tumbal
mengajarkan tawakal, yaitu sikap celing, atau tikus, atau belalang,
bersandar dan percaya sepenuhnya atau burung, atau hama. Ditulis
kepada Allah, suatu nilai keagamaan (harus pada malam Jumat Kliwon)
yang sangat tinggi. Dengan tawakal pada selembar kertas, kemudian
itu orang menjadi teguh jiwanya, digantungkan di sawah dengan
tidak mudah goyah. Dengan begitu menghadap ke langit, lalu diba-
ia juga merasa aman, karena yakin cakan shalawat tujuh kali”.
berada dalam pengayoman Tuhan. Kitab Mujarrabât, sebagaimana
Tetapi semua itu tidak dipahami telah dikatakan di atas, adalah yang

2874  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

paling terkenal dalam religio- orang lain. Yaitu kepada seorang to-
magisme ini. Tetapi, dari berbagai koh agama yang sekaligus bertindak
buku (atau “kitab”, karena bertulis- menjadi semacam dukun. Oleh ka-
an Arab) yang lain, kita juga dapat rena itu juga terkandung bahaya
menemukan hal-hal serupa, antara tumbuhnya pandangan bahwa se-
lain dalam kitab-kitab (populer) orang menjadi perantara kepada Tu-
yang berkaitan dengan amalan tare- han, atau kepada objek-objek dan
kat. Misalnya, dalam sebuah kitab tokoh-tokoh sesama manusia yang
jenis itu kita dapatkan doa yang di- dianggap suci atau mempunyai ke-
sebut sebagai doa Nabi Khidir kuatan supranatural. Maka kalau
(guru Nabi Musa a.s.) lengkap de- kita ukur dengan apa yang dijelas-
ngan keterangan tentang khasiatnya kan oleh Ibn Taimiyah, yaitu bahwa
yang bersifat magis: Rasulullah Saw. pun tidak pernah
“Ini doa Nabi Khidir a.s. mengaku mempunyai kekuatan
Adapun khasiat doa ini, seba- magis atau supranatural pada diri
gaimana dikatakan oleh Imam beliau sendiri, maka pandangan
Suyuthi dalam kitab Al-Marjân yang tumbuh akibat religio-magis-
dari Abdullah Ibn Abbas. me dapat benar-benar menyesatkan
Abdullah Ibn Abbas berkata orang dari tauhid yang murni, yang
begini, “Nabi Khidir dan Nabi menjadi inti ajaran agama yang be-
Ilyas setiap tahun bertemu pada nar. Dan sebuah nilai keislaman
waktu musim haji. Kemudian, yang sangat tinggi, yaitu ajaran
ketika hendak berpisah, kedu-
bahwa manusia berhubungan lang-
anya berdoa “bismillâhi mâsyâ
Allâh ... dan seterusnya”. Lalu
sung dengan Allah, akan hilang. Se-
sahabat Abdullah Ibn Abbas ber- bab Islam tidak mengajarkan ada-
kata, “Barang siapa membaca nya perantara bagi seorang manusia
doa itu pagi dan petang masing- dengan Tuhannya.
masing tiga kali, maka Gusti

Allah akan memberi keselamatan
orang lain dari tenggelam, ke-
RELIGION EQUIVALENT
bakaran, kecurian, serta dari
setan dan ratu (penguasa), dan Manusia pada dasarnya haus
dari ular dan kalajengking”. dan merindukan agama, sehingga
Selain tidak diajarkan atau dike- jika tidak tersalurkan pada agama
hendaki oleh agama, religio-ma- yang benar, dia akan menganut
gisme mengandung bahaya mem- agama apa saja. Analoginya adalah
buat orang yang memercayainya dengan orang yang lapar; kalau
menjadi sangat bergantung kepada tidak bisa mendapatkan makanan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2875


DEMOCRACY PROJECT

yang tepat, orang bisa makan apa kalimat persaksian dalam Islam
saja yang kadang malah memba- dimulai dengan negasi “tidak ada
hayakan. Agama yang salah itu Tuhan” baru dilanjutkan “kecuali
misalnya komunisme. Komunisme Allah”.
sebenarnya merupakan padanan Berdasarkan pemikiran demi-
agama (religion equivalent) yang kian, ungkapan “God is Death”
mencekam, karena adanya keya- yang diprakarsai Nietzsche adalah
kinan bahwa para pemimpin tidak betul adanya, meskipun hanya
bisa salah yang pada gilirannya separuh (“tidak ada Tuhan”). Sebab
dapat menyebabkan praktik pe- semua Tuhan yang bersifat mito-
nyembahan kepada mereka. Di sini logis pasti suatu saat akan hancur
diperingatkan bahwa beriman tidak meskipun masa responnya (times of
boleh secara sembarangan. reponse) terkadang panjang sekali,
Terdapat sedikit salah paham di seperti Mesir yang menuhankan
kalangan orang Islam di Indonesia Sungai Nil sampai tiga ribu tahun
bahwa kalau orang sudah menyebut lebih. Anehnya, walaupun Mesir
Allah, dikatakan pasti Islam. Pada- telah menjadi Kristen, sisa perayaan
hal sebelum Islam pun telah digu- tahunan mencemplungkan gadis ke
nakan kata Allah, seperti diucapkan Sungai Nil masih berlangsung hing-
oleh orang-orang Yahudi dan Kris- ga Islam datang. Upacara itu sendiri
ten Arab. Allah dalam Al-Quran dimaksudkan untuk mendatangkan
adalah Allah yang didefinisikan banjir Sungai Nil yang bisa mem-
dalam surat Al-Ikhlâs, Katakanlah, bawa sedimen-sedimen aluvial yang
Dialah Allah, Yang Maha Esa (Q., sangat subur.
112: 1). Oleh karena itu, kita harus Adalah Amr Ibn Ash sebagai gu-
waspada terhadap “agama palsu” bernur Mesir, pada tahun pertama
tanpa harus menghina agama lain. berkuasa dia berkirim surat kepada
Menurut rumusan Rudolf Otto, ‘Umar di Madinah. “Sebentar lagi
secara antropologis, yang disebut orang Mesir akan mengadakan
Tuhan harus memenuhi tiga syarat, perayaan besar-besaran dan acara
yaitu Mysterium (misterius), Tre- yang terpenting adalah mencem-
mendum (hebat sekali), dan plungkan gadis sebagai sesajen ke-
Fascinant (selalu menimbulkan per- pada Dewa Sungai Nil. Apa yang
tanyaan). Banyak sekali hal miste- harus saya lakukan, sebab jika saya
rius dan hebat yang kemudian di- larang begitu saja, itu berarti akan
sembah sebagai Tuhan dan Tuhan berhadapan dengan kekuatan yang
ini akan mati setelah sifat misterius luar biasa”. Pada waktu itu umat
dan hebatnya hilang. Karena itu, Islam masih sedikit sekali, hanya se-

2876  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

bagai suatu lapisan kecil dari pe- kum, ia akan terisi oleh yang lain;
merintah di Mesir. kita akan percaya kepada apa saja.
“Saya mengerti yang kamu ha- Maka, lâ ilâha, atau God is Death,
dapi, Amr Ibn Ash. Sekarang begini tidaklah cukup, sebab akan mem-
saja, saya akan kirim surat ke buat orang bingung. Sehingga, ha-
Sungai Nil. Bacakan itu di depan rus illallâh, kecuali Allah Yang
umum lalu cemplungkan ke sungai Maha Esa, yang tidak bisa diban-
Nil di depan orang banyak sebagai ding-bandingkan dengan apa pun,
ganti gadis itu”, balas ‘Umar. yang tidak beranak dan tidak di-
Bunyi surat Umar kepada sungai peranakkan. Tidak diperanakkan re-
Nil, “Hai sungai Nil, kalau kamu ferensinya adalah kepada mitologi,
banjir karena korban gadis yang di- karena hampir semua bangsa mem-
cemplungkan kepada kamu, tahun punyai mitologi menyangkut kon-
ini tidak ada gadis itu, maka kamu sep tentang Tuhan yang mem-
tidak usah banjir. Tetapi kalau kamu punyai anak. Seperti konsep
banjir karena kehendak Tuhan, ban- Dewaraja, raja sebagai keturunan
jirlah.” Setelah dibaca langsung oleh Dewa, yang umumnya dianut
Amr Ibn Ash, surat itu kemudian bangsa Arya. Sampai-sampai di In-
dicemplungkan ke sungai Nil. Dan donesia yang telah Islam pun raja-
tidak lama setelah itu banjir datang nya bergelar Hamengkubuwono,
juga seperti biasanya. Sejak itu ti- Mangkubumi, Alamsyah, dan
dak ada lagi upacara mencem- sebagainya.
plungkan gadis.

Ini merupakan contoh padanan
agama (religion equivalent), padanan
RELIGIUSITAS DAN PERAN
Tuhan (God Equivalent) dan seba- CENDEKIAWAN
gainya. Maka ketika membaca lâ
ilâha illallâh harus dipahami betul. Kehidupan keagamaan atau
Lâ ilâha adalah peniadaan mutlak, religiusitas pada dasarnya bukanlah
membebaskan diri dari setiap keper- monopoli suatu kelompok tertentu
cayaan, karena pada dasarnya keper- dalam masyarakat. Kalau religiusitas
cayaan itu membelenggu dan me- didefinisikan secara luas, sehingga
nguasai. Tetapi hidup tanpa ke- meliputi pula sikap-sikap hidup
percayaan tidak mungkin, sebab yang merupakan padanan religiusi-
bagaimanapun juga manusia perlu tas itu—termasuk religiusitas yang
percaya, seolah dalam diri kita ada dipandang semu atau palsu, maka
suatu ruang untuk kepercayaan sikap hidup serupa itu praktis di-
yang tidak boleh vakum. Kalau va- miliki oleh setiap orang. Manusia

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2877


DEMOCRACY PROJECT

hidup tidak mungkin tanpa rasa Tetapi dalam kenyataannya, se-


dimensi kedalaman tertentu yang tiap entitas sosial dengan pandang-
menyentuh emosi dan jiwanya— an hidupnya masing-masing mem-
jika tidak boleh disebut ruhaninya, punyai kaum cendekiawannya.
dan yang dinyatakan dalam keha- Mereka ini berfungsi sebagai “pem-
ruan, ketidakberdayaan diri, kein- beri penjelasan” tentang pandangan
safan sebagai tenggelam dalam kese- hidup yang menjadi anutan masya-
luruhan yang serba rakat. Karena itu,
meliputi. kaum cendekia-
Dalam keadaan “Apabila kamu mengadili di antara wan menjadi
seperti itu sese- manusia, bertindaklah dengan adil sumber infor-
orang akan merasa (dan kalau kamu menjalankan masi bagi masya-
“telah menemukan pemerintahan di kalangan umat rakat tentang
manusia maka jalankanlah peme-
dirinya” yang baha- pandangan hi-
rintahan itu dengan adil—NM).
gia—lagi-lagi dup tersebut,
biarpun rasa ba- (Q., 4: 58) baik informasi
hagia dalam arti yang mempu-
semu atau palsu—seperti yang da- nyai efek pembenaran maupun jus-
pat mudah disaksikan dalam situ- tifikasi atau yang mempunyai efek
asi peleburan pribadi dalam ke- pelurusan dan koreksi. Dalam
lompok besar atas dasar persamaan bentuknya yang paling formal,
ideologi dan “tujuan” hidup (misal- peranan kaum cendekiawan dicon-
nya, situasi seorang individu ko- tohkan oleh peranan Politbiro da-
munis dalam rapat raksasa partai lam partai komunis, atau mungkin
atau seorang individu serdadu BP7 dalam masyarakat Pancasila
Jerman dalam parade Nazi). kita.
Jika itu semua dikaitkan dengan Dari contoh-contoh yang ada,
rasa makna hidup—betapa pun pal- kaum cendekiawan yang diorga-
sunya rasa makna hidup itu—maka nisasikan secara formal umumnya
“religiusitas” dalam arti seluas-luas- dimaksudkan untuk menjadi badan
nya itu merupakan bagian dari pelaksana indoktrinasi—suatu hal
hidup itu sendiri. Dari sudut tin- yang biasa dianut dalam masyara-
jauan ini maka peran kaum cende- kat-masyarakat totaliter dan ter-
kiawan tidak relevan, sebab secara tutup. Dengan indoktrinasi, se-
potensial suatu bentuk religiusitas seorang diharapkan tidak akan
telah dipunyai oleh setiap orang se- “menyimpang” dari garis paham
suai dengan dorongan naluri hidup- atau ideologinya. Karena itu, ciri
nya. umum masyarakat totaliter ialah

2878  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

ketertutupan, suatu sikap yang inginan yang begitu mendalam ber-


timbul dari kegairahan menjaga akar dalam diri manusia untuk me-
kemurnian diri pribadi dan ma- nemukan dirinya pada inti wujud
syarakat dari kemungkinan “terce- hakiki itu—di pusat alam, tempat
mar” oleh hal-hal dari luar yang di- komunikasi dengan langit—men-
anggap secara apriori tidak benar. jelaskan penggunaan di mana-mana
Peranan kaum cendekiawan dalam akan ungkapan “Pusat Alam Se-
masyarakat serupa itu ialah mem- mesta” (tekanan ditambahkan)”.
beri kejelasan tentang apa yang di- Keinginan yang begitu menda-
anggap benar dan apa yang diang- lam untuk mencari dan menemu-
gap palsu. kan “pusat hidup” itu kemudian
seringkali muncul dalam bentuk

legenda-legenda, dongeng-dongeng,
RELIGIUSITAS SEJATI DAN PALSU dan mitologi-mitologi. Maka bang-
sa Cina menyebut tumpah darah
Mengatakan bahwa setiap pri- mereka sebagai “Negeri Tengah”
badi memiliki naluri religiusitas— (Tiongkok, Middle Kingdom), bang-
dalam pengertian apa pun, baik sa Jepang melihat gunung Fuji se-
yang sejati maupun yang palsu— bagai pusat hidup mereka, demi-
sebenarnya sama dengan menga- kian pula bangsa India (Hindu)
takan bahwa setiap pribadi me- yang melihat Mahameru (yang me-
miliki naluri untuk berkepercayaan. lalui proses “transfer” mitologi
Dalam tinjauan antropologi buda- orang Jawa memindahkannya ke
ya, naluri itu muncul berbarengan pulau Jawa dan menjadi gunung
dengan hasrat memperoleh keje- “Semeru”), dan seterusnya. Bahkan
lasan tentang hidup itu sendiri dan konsep-konsep tentang “tanah suci”
alam sekitar yang menjadi ling- pun, dilihat dari sudut pandang
kungan hidup itu. Karena itu, setiap ini, adalah bagian dari dorongan
orang dan masyarakat pasti mem- dan kerinduan batin untuk mencari
punyai keinsafan tertentu tentang “pusat hidup” tersebut. Maka
apa yang dianggap “pusat” atau Varanasi (Benares), Kapilawastu,
“sentral” dalam hidup. Seperti dika- Yerusalem, Makkah, Vatikan, dan
takan oleh Mircea Eliade, “Setiap seterusnya senantiasa dipandang
orang cenderung, sekalipun tanpa sebagai “pusat dunia” atau alam
disadari, mengarah ke pusat, dan raya.
menuju pusatnya sendiri, di mana Manusia tidak akan tahan berada
ia akan menemukan hakikat yang di dunia ini jika tidak ada kejelasan
utuh—yaitu rasa kesucian. Ke- baginya tentang eksistensinya

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2879


DEMOCRACY PROJECT

sendiri dan alam sekitar. Dari segi lam jangka pendek), karena tidak
adanya keperluan mutlak ini, maka bersifat hakiki.
kejelasan dan penjelasan apa pun, Sekarang pertanyaannya ialah,
jika tidak tersedia yang lain, akan adakah makna hidup yang hakiki,
berguna. Itulah sebabnya manusia mutlak, dan sejati? Setiap orang akan
disebut sebagai “makhluk pencari menjawab “ada”, namun dalam
makna hidup”, karena ada daya menjawab itu setiap orang pasti
pikir dalam dirinya (sudah tentu akan menunjuk kepada sistem mak-
kita tidak akan pernah tahu apakah na hidupnya sendiri sebagai yang
binatang selain manusia juga punya hakiki, mutlak, dan sejati. Karena
persoalan makna hidup atau tidak). memang suatu makna hidup, dise-
Maka legenda, dongeng dan mito- babkan oleh sifat dasarnya sebagai
logi pun mempunyai fungsi dan keinsafan yang merujuk kepada inti
kegunaannya sendiri yang mengan- kedirian dan kehidupan seseorang
dung makna penting bagi yang me- itu sendiri, akan selalu bersifat pri-
mercayainya. badi, “personal”. Itulah sebabnya
Namun tetap ada perbedaan suatu wawasan tentang makna hi-
mutlak antara makna hidup yang dup tidak dapat dipaksakan. Dan
sejati dan yang palsu, semutlak sejalan dengan itu, agama dan ke-
perbedaan antara kesejatian dan agamaan—dalam hal ini sebagai
kepalsuan itu sendiri. Memang be- sistem keyakinan yang menyediakan
nar bahwa legenda, dongeng dan konsep-konsep kepercayaan dan
mitologi mempunyai fungsi dan makna hidup—juga tidak dapat
kegunaan masing-masing. Tetapi dipaksakan. Sebab sesuatu yang
jika kejelasan dan penjelasan ten- dipaksakan tentu tidak akan men-
tang makna hidup dan lingkungan- jadi sebuah keyakinan yang tulus,
nya yang diberikan oleh legenda, padahal suatu keinsafan akan makna
dongeng, dan mitologi itu tidak hidup dengan sendirinya menuntut
benar, maka fungsi dan kegu- ketulusan kepercayaan.
naannya akan bersifat sementara.

Karena itu, ada yang disebut “agama
semu” atau “agama palsu” (illicit RENDAH DIRI
religion atau erzats religion), dengan
fungsi dan kegunaan yang sekalipun Dalam pelajaran tentang akhlak,
tampak nyata pada individu atau selain sifat sombong, penyakit hati
masyarakat bersangkutan, namun yang diidap manusia adalah sifat
bersifat sementara dan palliative rasa diri tidak sempurna sehingga
(menghibur dan menenangkan da- sering menumbulkan penyakit

2880  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

psikologis yang dikenal dengan Hart memilih Nabi Muhammad


nama rendah diri. Karena dorongan Saw. sebagai tokoh nomor satu de-
rasa rendah diri tersebut, maka sese- ngan alasan ajaran Nabi Muhammad
orang setidaknya akan terdorong hingga sampai saat ini terbukti
membuat kompensasi atau pelam- memiliki kadar otentisitas, kemur-
piasan. Tindakan itu antara lain, nian yang paling tinggi dan jauh
manusia suka dipuji-puji atau se- dari kultus individu. Dalam hal
nang pujian. Dan karena pujian kultus individu, Nabi Muhammad
itulah, kemudian manusia akan Saw. jauh-jauh justru telah menga-
mudah tergelincir seperti yang ba- takan kepada umatnya bahwa diri-
nyak terjadi. nya hanyalah manusia biasa, “anâ
Seperti diketahui, pujian sering ‘abd-un wa rasûl-un.”
membuat orang lupa diri dan pada Sebagai orang beriman, umat
akhirnya membuat orang tidak Islam diajarkan untuk tidak berlaku
dapat mengendalikan diri. Banyak sombong, tapi juga dilarang be-
tokoh dan pemimpin yang jatuh ka- rendah diri. Orang beriman hen-
rena mereka mabuk pujian. Padahal daknya berlaku rendah hati kepada
ibarat pepatah asing yang sangat sesama bukan rendah diri, sebagai-
populer, pujian itu mirip parfum mana disebutkan dalam Al-Quran,
yang menebarkan bau harum untuk Janganlah merasa lemah, jangan
dihirup, bukan untuk diminum bersedih hati sebab kamu lebih tinggi
dengan asumsi biar lebih wangi jika kamu beriman (Q., 3: 139).
yang justru malah berakibat fatal.

Ungkapan tersebut berbunyi, “Praise
is a perfume to smell but not to swallow.”
RENDAH HATI
Dalam perjalanan sejarah dapat
ditarik asumsi bahwa dalam ba- Takwa ada sangkut pautnya de-
tasan tertentu, pujian akan dapat ngan kerendahan hati. Dan hamba-
melahirkan semangat kultus indi- hamba (Allah) Yang Maha Pemurah,
vidu, seperti yang terjadi pada masa ialah mereka yang berjalan di muka
Demokrasi Terpimpin. Kultus in- bumi ini dengan rendah hati, dan
dividu ternyata dalam sejarah telah bila ada orang jahil menegur mereka,
banyak menghancurkan banyak mereka jawab, “Salam!” (Q., 25:
tokoh dunia, seperti digambarkan 63).
oleh Michael Hart yang menulis Rendah hati mencegah kita dari
buku Seratus Tokoh yang Berpenga- pemutlakan paham dan pikiran tan-
ruh dalam Sejarah Peradaban Du- pa bersedia mengakui diri sebagai
nia. makhluk lemah, padahal manusia

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2881


DEMOCRACY PROJECT

selalu punya potensi untuk salah. rupa untuk melarang rente. Tetapi
Rasulullah Muhammad Saw. meng- ada hal-hal yang tidak terjangkau
ingatkan: “Setiap Bani Adam itu oleh undang-undang atau keten-
pembuat kesalahan, dan sebaik-baik tuan-ketentuan formal, yang antara
mereka yang membuat kesalahan itu lain disebabkan oleh adanya “uang
ialah mereka yang bertobat” (HR kertas”, di mana orang tukar-menu-
Ibn Majah). Malah Rasulullah Saw. kar uang dengan unsur spekulasi
sendiri diingatkan oleh Allah, Kata- alias dagang uang. Kalau kita ke
kanlah, “Aku hanya seorang manusia Makkah, kita diperbolehkan untuk
biasa seperti kamu, yang diberi wah- menukarkan rupiah dengan rial.
yu, tetapi Tuhanmu adalah Tuhan Tapi kalau kita sengaja mencari
Yang Esa” (Q., 18:110). keuntungan dengan mengikuti psi-
Implikasi peringatan Allah ini kologi politik dan ekonomi secara
adalah ketika Nabi membuat suatu umum demi mencari keuntungan
kekeliruan dalam ibadat, misalnya, yang sebesar-besarnya, seperti yang
shalat yang semestinya empat rakaat dilakukan oleh mereka yang ber-
jadi lima rakaat sehingga timbul dagang foreign exchange (forex), hal
kegaduhan dari para jamaah, maka itu adalah haram. Untuk mengerti
beliau menjelaskan, “Aku hanyalah pengharaman, kita bisa melihat
manusia seperti kalian, aku bisa lupa pada kasus [George] Soros dengan
seperti kalian juga bisa lupa, maka Quantum Investment-nya, di mana
kalau aku lupa, hendaklah kamu dengan hanya mengutak-atik kom-
ingatkan aku”, (HR Bukhari). puter dia bisa menyedot miliaran
Itulah sebabnya mengapa ‘Umar dolar dari Thailand. Dengan cara
dengan semangat sekali dalam se- ini, kekayaan Thailand bisa berpin-
buah pidato pembelaan dirinya dah kepadanya. Untuk mengatasi
mengutip pesan Nabi, “Kamu masalah tersebut, sekarang ini di
janganlah mengultuskan aku seba- dunia mulai ada gerakan untuk me-
gaimana orang Nasrani mengul- wujudkan tata keuangan atau arsi-
tuskan Isa Al-Masih, dan sebut saja tektur finansial yang baru meski
aku ini adalah hamba dan rasul.” belum berhasil karena masih ter-
bentur dengan pusat-pusat keuang-

an dunia seperti Wall Street di New
RENTE (RIBA)
York dan The City di London, yang
selalu menetapkan harga untuk ba-
Di dunia ini banyak negara su- rang-barang dunia.
dah mengadakan peraturan begitu


2882  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

RENUNGAN TENTANG mau memengaruhi kepiluan hati


KERUSUHAN dan perasaan terkoyak jiwa kita oleh
berbagai tingkah laku bengis dan
Janganlah membuat kerusakan biadab yang tiada taranya itu.
di muka bumi sesudah direfor- Kerusuhan, kekerasan, dan ke-
masi. Berdoalah kepada-Nya de- adaan yang tidak berperadaban itu,
ngan rasa takut dan rindu; Allah rupanya tidak berhenti dengan
selalu dekat kepada orang yang peristiwa Mei, masih ada peristiwa-
selalu berbuat baik. (Q., 7:56).
peristiwa yang berturut-turut meng-
Dalam ayat di atas, kata refor- ikutinya. Ada peristiwa Semanggi,
masi diterjemahkan dari kata ishlâh, kerusuhan Ketapang, dan selan-
yang arti literernya adalah perbaik- jutnya di Kupang, Karawang dan
an. Ayat ini menggambarkan bahwa peristiwa Ambon, dan seterusnya.
sebenarnya di- Seolah-olah se-
larang membuat mua peristiwa
kerusakan ketika tersebut mau
dunia itu sudah menyatakan,
diperbaiki, oleh betapa mudah-
Allah sendiri mau- nya kekerasan
pun oleh manusia. itu—bentrok
Dalam konteks antarwarga, ke-
reformasi, ayat ini rusuhan etnis,
menarik dire- malah kadang-
nungkan makna- kadang di-
nya, sehubungan bumbui de-
dengan banyaknya kerusakan-keru- ngan sentimen keagamaan—terjadi
sakan yang timbul setelah refor- dalam budaya kita, yang dulu
masi. Dimulai di sekitar perte- dikenal oleh dunia sebagai bangsa
ngahan bulan Mei, di tengah yang santun, rukun, dan penuh
memuncaknya tuntutan untuk kehormatan diri. Seperti Gunung
reformasi di berbagai segi kehi- Merapi, budaya kita rupanya ter-
dupan sosial dan politik kita, terjadi lihat dari luar sangat indah, subur
peristiwa-peristiwa yang sangat dan penuh dengan adab yang ting-
mengerikan dan memalukan. Tidak gi, tetapi di dalamnya termuat mag-
perlu lagi kita rinci wujud peristiwa ma yang siap meledak kapan saja,
itu satu persatu, sebab selain sudah dan menghancurkan apa pun, yang
ditulis tuntas menyangkut catatan selama ini kita banggakan sebagai
kaleidoskop 1998 lalu, kita tidak kebudayaan tinggi Indonesia.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2883


DEMOCRACY PROJECT

Tidak cukup rasanya kita me- karena berbagai peristiwa kekerasan


nyesalkan terjadinya peristiwa-pe- itu rupanya terus saja menyertai
ristiwa tersebut. Tidak mempan proses reformasi ini).
rasanya seruan kepada semua yang Seberapa jauh Anda ini,
terlibat untuk bertobat, dan kem- orang-orang yang bertanggung
bali ke ayat di atas yang disebut jawab?
ishlâh, perbaikan. Seberapa jauh Anda mengenal
Semua bentuk penyesalan dan rakyat Anda sendiri?
seruan bertobat itu telah disuarakan Anda berbicara tentang “people’s
dengan lantang oleh berbagai pihak power”, tapi tahukah Anda bahwa
yang masih mempunyai hati nu- “people’s power” berarti “peaceful
rani. Keprihatinan antaragama se- power”?
ring diserukan bersama untuk ishlâh Saya berada di Filipina sewaktu
itu. Namun masih tetap tersisa pe- terjadi “people’s power”.
rasaan khawatir yang amat kuat, Saya saksikan berkilo-kilo meter
apakah peristiwa keji dan terkutuk barisan demonstran dan tak sebutir
seperti itu, tidak akan terulang lagi? batu pun dilemparkan orang!
Jaminan apakah kiranya, bahwa Tapi Anda, orang Indonesia,
bencana keruhanian, kejiwaan, dan segerombolan yang bahkan tak
kebendaan yang menghancur-lu- mencapai seribu orang, dapat meng-
luhkan martabat kemanusiaan kita hancurkan segala sesuatunya!
itu, yang akan memecah bangsa ini, Seberapa jauh Anda mempunyai
tidak akan terulang lagi di masa komitmen spiritual kepada non-
depan yang jauh di masa anak cucu violence?
kita, sebagai bangsa yang ingin Ataukah Anda semua merasa
dikenal mempunyai keadaban mendapat panggilan suci Tuhan
(civility). bahwa Anda harus melakukan sega-
Di bulan Mei lalu, di tengah lanya itu?
memuncaknya gejolak dahsyat yang Apakah Anda semua membaca
begitu memalukan kita sebagai riwayat hidup Ghandi?
bangsa, seseorang dari sebuah me- Tidakkah Anda semua dapat be-
dia massa internasional yang amat lajar dari pengalamannya di India
berpengaruh di dunia ini mene- itu?
lepon saya dan ia mengajukan per- Sungguh tragis bahwa di saat
tanyaan-pertanyaan inquisitive yang krisis yang begitu hebat Gus Dur
menggugat, apakah ada kedamaian justru sakit.
dalam reformasi di Indonesia (per- Sebab, setahu saya, dialah satu-
tanyaan yang membuat kita sedih, satunya orang Indonesia yang punya

2884  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

komitmen spiritual kepada non- manusiaan universal itu. Dia merasa


violence. heran, mengapa kita tidak belajar
Dalam keadaan terperangah oleh dari pengalaman Ghandi dan per-
rentetan pertanyaan yang sangat juangannya.
menggugah itu, saya segera dapat Dan dia menyesali, bahwa dalam
ikut merasakan sentimen orang keadaan amat gawat itu Gus Dur
yang sedang bercakap di ujung sakit sehingga tak dapat banyak ber-
kabel sana. Dia dengan jelas sekali buat untuk mencegah kejadian
melihat betapa ti- buruk itu, dan
dak bertanggung mengarahkan
jawabnya kita ini. “Barangsiapa tidak pernah men- rakyat kepada
Dia menilai kita cicipi pahitnya belajar barang tindakan yang
ini tidak menge- sesaat maka dia akan menelan tidak merusak.
nal bangsa sen- pahitnya kebodohan seumur Alhamdulillâh
diri yang dalam hidup.” sekarang Gus
pandangannya Dur relatif sudah
belum terlalu sophisticated seperti sehat dan ia terus-menerus meng-
Filipina, salah satu bangsa tetangga ingatkan kita akan bentrokan-
terdekat kita. bentrokan dan berbagai jenis ke-
Dia menuduh kita tidak paham rusuhan yang bisa terjadi ber-
bahwa hakikat “people’s power” samaan dengan proses tarik-ulur
adalah kedamaian dan ketertiban reformasi yang penuh dengan ber-
betapapun besarnya jumlah massa bagai kepentingan.
rakyat yang terkerahkan. Dia ham- Reaksi impulsif kita mungkin
pir-hampir mengatakan bahwa kita mendorong untuk menolak dan
adalah bangsa primitif dan biadab, membantah semua penilaian negatif
karena suatu gerombolan orang dan tuduhan-tuduhan yang menye-
yang relatif kecil saja, dapat meng- but bahwa bangsa kita adalah bang-
akibatkan kehancuran yang begitu sa yang tidak berperadaban. Bangsa
besar. yang pada dasarnya di dalam diri-
Dia mempertanyakan ketulusan nya bermentalkan kekerasan, dan
kita untuk betul-betul menganut ironisnya sejarah mentalitas kita
dan mengamalkan prinsip perjuang- menunjukkan itu dari masa ke ma-
an tanpa kekerasan. Dia menduga, sa, sehingga terkenal kata amok da-
mungkin ada di antara kita ini yang lam bahasa Inggris yang diambil
merasa mendapat tugas suci dari dari perbendaharaan bahasa Mela-
Tuhan untuk melakukan hal-hal yu, yang berarti amuk, atau mata
yang melanggar norma-norma ke- gelap.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2885


DEMOCRACY PROJECT

Dalam perenungan lebih jauh, nya sebagai sistem politik dengan


patut sekali rentetan pertanyaan pemerintahan representatif dan
inquisitive itu kita camkan dalam- dalam konsep-konsepnya yang
dalam, dan kita jadikan bahan ma- dimodernkan—akan semakin terasa
was diri yang tulus. sebagai barang asing di bumi
Semoga tidak lagi terjadi keru- Indonesia.
suhan yang makin membuat kita Bagi banyak negara berkembang,
sesak. godaan untuk mengejar keterting-
galannya dalam pembangunan dari

negeri-negeri maju—sebagai usaha
“REPUBLIK TRADISIONAL”
menutup kesenjangan sosial-eko-
DIMUSNAHKAN?
nomi global akibat modernisasi—
dengan menciptakan stabilitas
Di negara kita terdapat berbagai politik dengan sistem politik mo-
unsur budaya politik yang sangat bilisasi tidak selamanya bisa dita-
relevan untuk program demok- han. Dalam konteks ini, pengang-
ratisasi, yang unsur itu justru ada katan lurah menjadi pegawai negeri
tanda-tanda sedang terancam pu- dapat dikategorikan pada godaan
nah. Salah satunya ialah lembaga ini. Hal ini patut sekali disayang-
“republik” tradisional pada tingkat kan, sebab secara implisit, pergeser-
desa—desa agaknya dapat dipan- an fungsi lurah sebagai pegawai
dang sebagai lembaga kemasyara- negeri, terdapat hal yang serius,
katan asli Indonesia—yang secara yaitu distribusi kekuasaan yang
dramatis sering muncul dalam ke- salah. Atau bisa dianggap sebagai
sempatan pemilihan kepala desa suatu krisis dalam distribusi kekua-
atau lurah. Bung Hatta dalam ber- saan (yakni, rakyat tidak lagi ber-
bagai keterangannya tentang akar kuasa, sehingga “sila kerakyatan”
demokrasi Indonesia sering me- perlu ditempatkan dalam tanda
nyebut “republik” desa ini. Na- tanya besar).
mun, dengan adanya “stream lining” Jika tradisi tidak bertentangan
pemerintah desa—yang antara lain dengan modernitas, atau justru
dengan menjadikan lurah sebagai menjadi wahananya, maka hal-hal
pegawai negeri (sebagai wakil positif dalam tradisi itu harus di-
pemerintah, bukan lagi pemimpin kembangkan untuk menopang pro-
rakyat)—maka bibit demokrasi ses modernisasi (atau, katakanlah
Indonesia yang paling otentik itu pembangunan). Jika modernitas—
bisa musnah. Hal ini akan menye- termasuk dalam bidang politik—
babkan demokrasi—dalam makna- ialah penggunaan kalkulasi rasional

2886  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dalam membuat keputusan, dan bicarakan peradaban bangsa-bangsa


bukannya pertimbangan-pertim- yang berjaya dan telah menyum-
bangan askriptif seperti soal suka bangkan sesuatu kepada kema-
dan tidak suka, maka banyak hal nusiaan. Maka kita mengenal per-
dalam budaya politik tradisional adaban Yunani-Romawi, Cina,
dari bawah itu justru lebih modern India, dan sebagainya, termasuk
daripada yang banyak dicoba de- Islam.
ngan arah dari atas. Tentang Islam, menarik memer-
hatikan apa yang dipahami oleh

sejarawan Islam Marshall G.S.
REPUTASI I
Hodgson, dalam bukunya yang
berjilid tiga The Venture of Islam
Ada pepatah, “gajah mati me- mengenai yang dilakukan Islam da-
ninggalkan gading dan harimau lam membangun apa yang kita
mati meninggalkan belang.” Pepa- bicarakan di sini sebagai reputasi
tah ini mempunyai pesan, jika ma- peradaban. Usaha itu oleh Hodgson
nusia mati yang ditinggalkannya disebutnya dengan “The Venture of
adalah nama baik—yang dalam ba- Islam” yang kira-kira maksudnya
hasa sosilogisnya disebut reputasi: adalah sebuah percobaan merealisasi
apakah itu reputasi yang baik atau iman dalam sejarah. Iman ini di
buruk. Reputasi tidak hanya indi- antaranya adalah mengenai segi-segi
vidual, tetapi juga bisa bersifat so- universalisme dan kosmopolitanis-
sial. me Islam yang diwujudkan dalam
Reputasi akan dikenang, dicatat, kenyataan sejarah.
dan dinilai dalam jangka waktu Sejarah umat Islam menurut
yang amat jauh, lebih panjang da- Hodgson adalah sejarah sebuah
ripada jumlah tahun umur pribadi “percobaan” (venture) menciptakan
seseorang, maupun umat atau ge- masyarakat yang sebaik-baiknya
nerasi. Sampai sekarang umat ma- dalam konteks sejarah dan hukum-
nusia masih membicarakan jasa hukumnya yang objektif dan
tokoh-tokoh terdahulu, banyak dari immutable. Percobaan itu telah
mereka yang sudah ribuan tahun memberi reputasi bagus pada Islam
yang lalu meninggal. Di luar para dalam sejarah dunia.
nabi dan rasul Allah, tokoh-tokoh Menurut Hodgson sukses atau
terdahulu itu meliputi pula para gagalnya percobaan ini rupanya ti-
pemimpin, failasuf, ilmuwan, bu- daklah terutama terletak pada ke-
dayawan, seniman, dan seterusnya. tentuan-ketentuan normatifnya,
Dalam sejarah, orang juga mem- melainkan pada faktor manusia dan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2887


DEMOCRACY PROJECT

pengalamannya yang menyejarah Khalifah III Utsman ibn Affan,


dan bernilai kesejarahan. Tidak ada perang antara Ali ibn Abi Thalib
gejala kemanusiaan yang tidak dengan Mu’awiyah ibn Abi Sufyan,
bersifat kesejarahan, kecuali wahyu- Revolusi Abbasiyah, perang antara
wahyu yang dapat dipandang se- Al-Amin dan Al-Ma’mun, dan lain
bagai wujud keputusan khusus sebagainya, yang telah memberi
Tuhan untuk orang tertentu, yaitu reputasi tersendiri, dan membekas
para Nabi. Tetapi secara menda-
para Nabi itu lam pada kesa-
sendiri, dipan- “Karena Tuhan mengetahui ke- daran umat Is-
dang dari segi adaan kita yang paling mendalam, lam.
kepribadiannya maka mustahil kita membenarkan Belakangan
sebagai seorang diri sendiri.” reputasi ini ju-
manusia adalah (Abdullah Yusuf Ali) galah yang me-
wujud historis, mungkinkan
dengan hukum- berkembangnya
hukum kemanusiaannya (disebut visi-visi politik Islam. Ada indikasi
al-a‘râd al-basyarîyah). bahwa mula-mula umat Islam
Kitab Suci Al-Quran, misalnya, menginginkan sebuah sistem po-
mengingatkan semua orang ber- litik untuk seluruh umat Islam di
iman bahwa Muhammad hanyalah seluruh dunia, dalam bentuk ke-
seorang Rasul yang juga seorang khalifahan universal. Tetapi keingin-
manusia sehingga dapat mati, bah- an itu terwujud hanya untuk jang-
kan dapat terbunuh. Maka sikap ka waktu yang pendek saja, seperti
menerima kebenaran tidak boleh selama masa-masa pemerintahan
dikaitkan dengan segi kenyataan tiga khalifah yang pertama. Masa
manusiawi pembawanya, yang pemerintahan Ali sudah diha-
pembawa itu baik pribadi maupun dapkan kepada tantangan Mu’awiyah,
umat, adalah wujud kesejarahan dan pada masa pemerintahan
biasa. Pandangan dasar itu dapat Mu’awiyah dan para penerusnya
digunakan untuk memahami ke- dari kekhalifahan Umayyah, seka-
nyataan-kenyataan penuh anomali, lipun secara geografis meliputi
malah sangat menyedihkan, dalam daerah kekuasaan yang paling luas
sejarah Islam dari masa-masanya yang diketahui dalam sejarah Islam
yang paling dini, khususnya keja- (bahkan sejarah umat manusia),
dian-kejadian yang dinamakan namun dengan serius legitimasinya
“fitnah besar” (al-fitnah al-kubrâ) selalu ditentang oleh kelompok-ke-
seperti peristiwa pembunuhan lompok Islam yang sangat ber-

2888  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pengaruh, yang terdiri dari para Contoh percobaan Islam ini


pengikut partai Ali (Syî‘at-u ‘Alî) dan menggambarkan bahwa umat Islam
kaum Khawarij. Dan setelah terjadi telah dikenang baik atau buruk
Revolusi Abbasiyah dan diikuti dalam mengisi sejarahnya; dan da-
dengan pemerintahan Baghdad, lam masa mendatang apa yang kita
umat Islam menyaksikan adanya lakukan sekarang akan menjadi
dinasti lain yang juga sempat men- catatan reputasi juga. Karena masa
capai puncak-puncak kejayaannya, akan dikenang, dicatat dan dinilai
yaitu kekhalifahan Umayyah di lebih panjang daripada bilangan
Andalusia. tahun umur manusia, hingga tidak
Jadi, justru dalam masa-masanya terbatas atau selama-lamanya, maka
yang kini sering dirujuk sebagai suatu reputasi, yang baik ataupun
zaman Keemasan Islam, kaum Mus- yang buruk, dapat merupakan pan-
lim sedunia sudah dengan nyata caran, pantulan, atau cermin bagi
meninggalkan konsep sebuah ke- pengalaman hidup manusia atau
khalifahan universal. Kemudian, umat dalam sejarahnya.
tidak lama setelah mencapai masa- Berkenaan dengan ini, Kitab
masa puncak, kekhalifahan Abba- Suci menegaskan bahwa Allah men-
siyah sendiri berangsur-angsur ter- catat apa pun yang telah diperbuat
pecah belah menjadi berbagai kesa- manusia beserta dampak-dam-
tuan politik yang hubungan satu paknya, dan semuanya diperhi-
dengan lainnya longgar. Sebagian tungkan dalam buku besar yang
dari para pemikir Islam saat-saat jelas-terang.
sulit itu, seperti Ibn Taimiyah, me- Sesungguhnya Kami menghi-
nanggapi keadaan demikian sebagai dupkan orang-orang mati dan
realita, dan mulailah dikembangkan Kami menuliskan apa yang telah
teori politik yang mengakomodasi mereka kerjakan dan bekas-bekas
perkembangan sejarah, dan konsep yang mereka tinggalkan. Dan
kekhalifahan universal pun diting- segala sesuatu Kami kumpulkan
galkan. dalam Kitab Induk yang nyata
Sejak dini pemikiran politik (Lawh Mahfûzh) (Q., 36:12).
Islam pun terbuka dengan ide-ide Maka, sangatlah penting mem-
baru, termasuk yang sekarang ini perhatikan dampak dari apa yang kita
dengan paham-paham modern, se- kerjakan sekarang ini, yang akan
perti ide negara republik, pene- memberi reputasi baik atau buruk
rapan hukum, dan keadilan dalam atas apa saja yang kita lakukan. Dan
politik, ide demokrasi, civil society, kita berharap Allah akan menolong
hak asasi manusia, dan sebagainya. kita untuk mampu melakukan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2889


DEMOCRACY PROJECT

kebaikan bagi masyarakat, sehingga akhir dalam kehidupan sesudah


kelak kita akan meninggalkan repu- mati?
tasi baik, bukan reputasi buruk. Itu semua adalah samudra ra-
hasia Ilahi yang tiada terhingga luas

dan dalamnya, sehingga kita makh-
REPUTASI II
luk hidup (the mortals) hanya
sedikit sekali kemungkinan untuk
Salah satu godaan yang mem- mengetahui sebagian darinya. Se-
buat kita kadang-kadang tidak perti digambarkan oleh Isaac
banyak bergairah untuk melakukan Newton, “Aku tidak tahu bagaima-
perbuatan baik ia- na dunia me-
lah hal yang me- mandangku;
nyangkut balasan. “Yang pertama kali akan diperhi- tetapi bagiku
Masalahnya, ka- tungkan tentang seorang hamba aku hanyalah
pada hari Kiamat ialah shalat: jika
lau kita berbuat baik, maka baik pulalah seluruh
seperti anak ke-
suatu kebaikan, amalnya, dan jika rusak, maka cil yang berma-
belum tentu kita rusak pulalah seluruh amalnya”. in di tepi pan-
akan segera me- tai, dan aku si-
(Hadis)
nerima balasan buk dari waktu
kebaikan yang di- ke waktu men-
harapkan. Dalam keadaan seperti cari batu-batuan yang lebih halus atau
itu mungkin kita akan tergoda kulit kerang yang lebih indah, sedang-
untuk menilai bahwa perbuatan kan samudera besar kebenaran itu
baik kita telah sia-sia, tanpa guna tetap tak terungkap di hadapanku.”
atau muspra. “Samudera kebenarannya” Newton
Tetapi sesungguhnya janji Allah itu sama persis dengan yang dimak-
bahwa barangsiapa berbuat baik sudkan dalam firman Allah, Kata-
pasti akan mendapatkan balasan kanlah (wahai untuk Muhammad):
kebaikan adalah janji yang pasti dan “Kalau seandainya samudra itu me-
tidak perlu diragukan sedikitpun rupakan tinta untuk (menulis) ka-
juga. Sebab Allah tidak akan me- limat-kalimat Tuhanku, maka sa-
nyalahi janji (Q., 3: 9). Namun mudra itu pasti habis sebelum ka-
yang menjadi persoalan ialah bagai- limat-kalimat Tuhanku habis, sekali-
mana janji balasan dari Allah itu pun kami datangkan lagi tinta
akan diwujudkan, dan dalam waktu sebanyak (samudra) itu” (Q., 18:
jangka beberapa lama: “kontan” se- 109).
gera setelah suatu perbuatan selesai, Kita akan selalu terbentur ke-
atau ditangguhkan sampai hari pada “samudra rahasia Ilahi” itu

2890  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

setiap kali kita mencoba memahami buatannya. Karena itu, janganlah


kehendak Allah. Namun selalu ada kita sia-siakan umur kita dengan
petunjuk dalam ajaran-Nya yang perbuatan yang akan membuahkan
membuat hal-hal pokok jelas bagi reputasi buruk.
kita. Misalnya, berkenaan dengan

“balasan” perbuatan tersebut, salah
satu yang mesti kita sadari ialah REPUTASI!
“balasan” dalam bentuk reputasi HIDUP LEBIH PANJANG
atau nama: nama baik ataupun na-
ma buruk, tergantung kepada kua- Dengan adanya keyakinan ke-
litas perbuatan kita. Sebab Allah, pada hari akhirat, seolah-olah orang
akan memperhitungkan darma boleh merasa tenteram dengan ke-
bakti setiap pribadi kita ini, seka- zaliman di dunia dan hanya me-
ligus dampak darma bakti itu nunggu kematian pelaku kezaliman
kepada masyarakat dan sejarah. itu. Dan bagaimana kalau sudah
Firman Allah: Sesungguhnya kami mati? Surat Yâsîn memperingatkan
benar-benar akan menghidupkan kepada kita, Sungguh, Kamilah yang
orang-orang yang telah mati, dan akan memberi hidup kepada mereka
Kami catat apa yang telah mereka yang sudah mati, Kami mencatat se-
darma baktikan serta dampak- gala yang mereka lakukan dahulu
dampak mereka. Setiap sesuatu Kami dan bekas-bekas yang mereka tinggal-
perhitungkan dalam sebuah buku kan, dan segalanya Kami perhitung-
besar yang jelas (Q., 36: 12). kan dalam kitab yang nyata (Q.,
Dan “dampak” itu, positif mau- 36:12).
pun yang negatif, dapat berlang- Artinya, kalau kita sudah mati,
sung jauh lebih lama berlipat ganda maka ada masalah reputasi. Entah
daripada jangka waktu hidup reputasi baik atau buruk. Seperti di-
(umur) pribadi orang bersangkutan. cerminkan dalam sebuah pepatah,
Maka sejarah dipenuhi oleh nama “Harimau mati meninggalkan be-
orang-orang yang mempunyai lang, gajah mati meninggalkan ga-
reputasi sesuai dengan dampak ding, manusia mati meninggalkan
yang mereka tinggalkan, baik mau- reputasi.” Reputasi itu umurnya
pun buruk. Jadi kalau “gajah mati jauh lebih panjang dari pada pri-
meninggalkan gading, harimau badi. Kita mempunyai harapan
mati meninggalkan belang”, maka hidup hanya beberapa tahun saja,
manusia mati meninggalkan nama tetapi reputasi kita bisa berlangsung
atau reputasi sebagai salah satu sampai ribuan tahun.
bentuk balasan bagi amal per-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2891


DEMOCRACY PROJECT

Sampai sekarang kita masih ketika orang Barat mulai kenal


menyebut nama Archimides, menge- dengan ilmu pengetahuan Islam.
nal nama Al-Ghazali, mempelajari Tetapi lucunya, mereka melawan
pikiran Plato, atau mendalami ajar- pengetahuan Islam itu begitu rupa.
an para nabi. Beberapa sumber Misalnya, bagaimana Paus dulu per-
ilmiah menyebutkan manusia pada nah membuat sebuah fatwa bahwa
saat itu hidupnya kopi itu haram,
pendek, hanya kopi itu mi-
sekitar 50 tahun- numan setan
an, tetapi reputasi “Pangkal segala perkara ialah al- karena orang
mereka abadi. Re- islâm (sikap pasrah kepada Allah), yang minum
tiang penyangganya shalat, dan
putasi itu, seperti puncak tertingginya ialah per-
kopi tidak bisa
kita pahami dari juangan di jalan Allah”. tidur, dan itu
surat Yâsîn, meng- adalah peker-
gambarkan peng- (Hadis) jaan orang Is-
alaman kita di lam.
alam ruhani. Kita Setiap se-
memasuki alam ruhani melalui ke- suatu yang baru memang selalu
matian. Oleh karena itu, marilah mengalami resistensi. “Kasus ken-
kita jalani hidup ini dengan sung- tang” pun dulu seperti itu. Kentang
guh-sungguh dan penuh tanggung itu tumbuhan Amerika, dan ketika
jawab. Seluruhnya akan kita tang- kentang dibawa ke Eropa, semua
gung sendiri nanti, saat kita ber- orang menolak dengan alasan bah-
hadapan dengan Allah Swt. Dalam wa tumbuhan itu beracun. Lalu
Al-Quran kita diingatkan, Dan seorang bernama Sir Willy Wright
jagalah dirimu dari suatu hari tat- minta tolong kepada Ratu Inggris
kala tak seorang pun mampu mem- agar keliling Kota London dengan
bela yang lain juga tak ada peranta- naik kereta kebesarannya yang
ra yang bermanfaat baginya, atau dihiasi dengan kentang seraya ber-
tebusan yang akan diterima dari- kampanye supaya orang Inggris
padanya, dan tiada pula mereka di- makan kentang. Ternyata itu efektif,
beri pertolongan (Q., 2: 48). dalam arti setelah kampanye, orang
Inggris ternyata mau makan ken-

tang. Resistensi semacam itu juga
RESISTENSI GEREJA
diarahkan orang Barat kepada apa
saja yang datang dari Islam. Salah
Umat Islam mengalami kemun- satunya adalah novel The Name of
duran pada abad ke-12, persis the Rose sebagai novel terbaik yang

2892  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

menggambarkan tentang benturan RETORIKA


antara ilmu pengetahuan Islam
dengan Gereja yang luar biasa Mengajari sebenarnya adalah
sengit. Penulisnya sendiri adalah fungsi dari ilmu, termasuk meng-
novelis terkemuka dari Italia, yaitu ajari anak kecil. Karena itu, orang-
Umberto Eco. tua sendiri tidak boleh lantas
Benturan itu berlangsung selama mengatakan bahwa kamu telah ber-
dua abad, yaitu sampai abad ke-14. iman. Hal yang demikian termasuk
(Termasuk angka wewenang ke-
Arab itu sendiri agamaan, wewe-
memerlukan nang suci. Tidak
waktu 200 ta- mengherankan
hun untuk bisa apabila tidak se-
diterima orang orang kiai pun
Barat.) Baru se- menyatakan
telah abad ke-14 bahwa seseorang
sampai abad ke- telah diampuni
16, ilmu penge- Tuhan. Paling
tahuan Islam su- yang bisa di-
dah diinternali- katakan adalah
sasi dengan baik oleh orang Barat, “kamu harus yakin bahwa Tuhan
bahkan juga dikembangkan. Pada akan mengampuni”.
abad ke-16 inilah orang Barat mulai Seorang anak kecil yang diajari,
meninggalkan Islam. Lalu abad ke- tidak mesti dikatrol untuk dapat
16 sampai abad ke-18, memasuki berpikir secara dewasa, karena me-
Zaman Modern setelah melewati mang ada orang yang harus diajari,
fase Revolusi Industri (Inggris), dan tetapi ada juga yang harus dibiar-
Revolusi Sosial Politik (Prancis). kan berpikir. Ini relevansinya kenapa
Setelah memasuki Zaman Modern, Al-Quran menjelaskan bahwa kita
maka tidak mungkin bangsa-bangsa harus berbicara kepada orang sesuai
lain bisa mengejar karena di- dengan kadar kemampuannya.
mensinya sudah global. Sekali Ajaklah (mereka) ke jalan Tuhanmu
Zaman Modern dimulai di satu dengan bijaksana dan pesan yang
tempat, maka di tempat lain tidak baik; dan bantahlah (mereka) de-
akan bisa dimulai lagi, melainkan ngan cara yang terbaik (Q., 16:
harus mengambil dari tempat itu. 125). Kalau diurut secara falsafi,
Itulah nasib orang Islam sekarang. maka yang pertama dengan rasi-


Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2893


DEMOCRACY PROJECT

onal, yang ketiga secara dialektis, RIDLA ALLAH


dan yang kedua dengan retorika.
Anak kecil masih dalam tahap Kedudukan ridla dalam seluruh
retorika, cirinya adalah mengikuti kehidupan kita memang sentral;
kebenaran tidak karena menangkap seluruh kehidupan kita harus me-
esensinya, tetapi melihat siapa yang nuju kepada ridla Allah. Dan ini
menyampaikan, bagaimana caranya, bersifat ruhani. Maka seorang
bahasanya, suaranya dan sebagai- Rabi‘ah Adawiyah dalam doanya
nya. Dan itulah yang terjadi pada kurang lebih mengatakan, “Ya
sebagian besar umat manusia. Ma- Tuhan, kalau aku beribadat hanya
ka, mubalig yang populer adalah untuk mendapatkan surga-Mu,
yang cakap, bahasanya bagus, bakar saja surga-Mu itu, kalau aku
suaranya bagus, misalnya Zaenuddin beribadat hanya karena takut
MZ. Kenyataan ini tidak hanya neraka-Mu, masukkan saja aku ke
terjadi di Indonesia, namun juga di neraka-Mu itu, tetapi kalau aku
negara supermaju seperti Amerika. beribadat untuk ridla-Mu, ya Allah
Ada ilustrasi menarik dari analisis berikanlah ridla-Mu itu kepadaku.”
mengenai kemenangan Kennedy Surga dan neraka baginya sudah
terhadap Nixon dalam pemilihan tidak relevan. Seperti seorang anak
presiden. Orang tidak mengira yang tulus cinta kepada ibunya,
Kennedy yang tidak berpengalaman ketika rindu dan ingin bertemu, ia
bisa mengalahkan Nixon yang su- tidak lagi memperhitungkan apa
dah berpengalaman menjadi wakil yang akan diberikan kepadanya
Eisenhower selama dua periode. nanti. Ini kemudian dikaitkan
Ternyata setelah dianalisis, suara dengan doa kita dalam surat Al-
Kennedy lebih baik dari Nixon, ter- Fâtihah, Engkau Yang kami sembah,
utama waktu diadu di televisi. Para dan kepada-Mu kami memohon perto-
pendengar menilai keseluruhan pri- longan (Q., 1: 5).
badi seorang pembicara hanya dari Menurut tafsir sufi, kedudukan
suaranya. Inilah yang disebut reto- iyyâka nasta‘în (kepada-Mu kami
rika. Karena itu, menghadapi anak memohon pertolongan) lebih tinggi
kecil harus dengan tutur kata yang dari iyyâka na‘bud (Engkau yang ka-
baik. Tetapi setelah terpelajar, reto- mi sembah), karena yang kedua ini
rika sama sekali tidak relevan karena merupakan peningkatan. Ketika
yang menjadi persoalan kemudian iyyâka na‘bud, memang di situ
adalah masalah benar atau tidak. sudah ada ketulusan, tetapi masih
tercampur dengan kesempatan


2894  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

untuk mengaku telah berbuat, yaitu RIDLA MENUJU


aku menyembah kepada-Mu. Arti- JIWA YANG TENANG
nya masih ada klaim untuk diri sen-
diri yang mengharapkan pahala, Salah satu hikmah puasa ialah
meskipun itu sama sekali tidak asketik, menjadi zuhud, yaitu hidup
salah. Sedang iyyâka nasta‘în, berarti suci. Hidup suci itu implikasinya
dalam berbuat baik pun aku tidak antara lain tidak menolak dunia,
mampu; Engkaulah yang membuat tetapi menomorduakan dunia.
aku bisa berbuat baik, sehingga Yang dimaksud dengan menomor-
tidak lagi mengklaim bahwa diri duakan dunia ialah sikap yang
kita yang berbuat baik. Ketika da- menyadari bahwa dunia bukan
pat berbuat baik, sebenarnya ini segala-galanya. Dunia hanya per-
merupakan rahmat Allah; digerak- antara untuk hidup yang lebih
kan hati kita melalui jasmani dan abadi dan lebih hakiki. Oleh karena
nafsani yang berlanjut kepada ru- itu, yang disebut asketik bukanlah
hani untuk berbuat baik. Sebe- mengharamkan yang halal. Tidak
tulnya kita tidak punya daya dan perlu mengharam-haramkan yang
tenaga untuk berbuat baik, melain- halal karena yang halal tetap halal.
kan semuanya berasal dari Allah. Sabda Nabi, Engkau dengan apa
Ini yang disebut takhallî, mengo- yang di tanganmu itu tidak lebih
songkan diri dari klaim-klaim. Dan mantap, tidak lebih percaya diri,
di situlah ketulusan. Maka, dalam tidak lebih puas daripada engkau de-
bahasa kaum sufi, iyyâka na‘bud ngan apa yang ada di tangan Tuhan.
dikategorikan sebagai tingkat untuk Artinya, bahwa kita dengan apa
orang yang beribadat, sedang iyyâka yang ada di tangan kita itu tidak le-
nasta‘în telah berada di tingkat al- bih bahagia daripada yang dibu-
sâlikûn, orang yang menempuh ja- tuhkan Tuhan; kita harus tetap ber-
lan keruhanian. Oleh karena itu, tanya kepada Tuhan, apakah ini
dalam beribadat kita diharapkan yang dikehendaki. Kalau tidak, am-
untuk tidak berhenti pada iyyâka bil saja, berilah aku yang Engkau
na‘bud, meskipun mengharapkan pa- kehendaki, lebih-lebih yang bersifat
hala dari ibadat dan membayang- nikmat atau kesenangan. Inilah
kan surga tidak ada salahnya. Apa yang dimaksud ridla kepada Allah
yang harus diingat adalah bahwa Swt. Kita rela dan pasrah sepenuh-
ada kebahagiaan yang lebih tinggi, nya dengan apa yang diberikan oleh
yaitu yang bersifat ruhani. Allah kepada kita. Tentu saja pasrah
dalam arti positif dan aktif, bukan
 arti pasif.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2895


DEMOCRACY PROJECT

Ridla itulah yang kemudian dalam sejarah Islam. Di antara to-


dikaitkan dengan jiwa yang tenang. koh-tokoh Islam yang terlibat da-
Para psikolog menerangkan bahwa lam usaha perintisan dan pengem-
salah satu unsur kebahagiaan ialah bangan itu, dua nama patut dise-
berpikir positif kepada hidup. Hi- butkan di sini, yaitu ‘Abdullah ibn
dup ini baik walau apa pun yang ‘Umar (Ibn Al-Khaththab) dan
terjadi. Dalam tingkat tertentu, ‘Abdullah Ibn ‘Abbas (Ibn ‘Abd Al-
orang mesti bisa mengapresiasi bah- Muththalib). Kemunculan dua
wa kesengsaraan itu adalah keba- ‘Abd Allah ini sangat menarik dicer-
hagiaan. Karena itu, kalau kaum su- mati berkaitan dengan fenomena
fi menderita (katakanlah, sakit) me- atau mungkin lebih tepat, perasaan
reka malah bersyukur kepada Allah traumatis akibat perpecahan (po-
Swt. Sebab, itulah rahmat Tuhan. litik) di kalangan umat Islam de-
Jadi rahmat itu bukan berarti kalau ngan sikap saling mengafirkan pada
minta uang lalu dengan segera masa-masa awal setelah Rasulullah
Tuhan memberinya. Saw. wafat.
Mengapresiasi sifat Rahman Abdullah Ibn ‘Umar yang ber-
Tuhan tidak berarti berlunak-lunak mukim di Madinah menyatakan
tetapi melihat tempatnya. Kasih diri netral dari pertikaian (politik)
adalah puncak dari sifat-sifat Allah segitiga antara para pengikut ‘Ali
Swt. Tentu saja nama-nama Allah ibn Abi Thalib di Kufah (Irak),
yang 99 tetap relevan. Tetapi kalau Mu’awiyah ibn Abi Sufyan di
tidak bisa seluruhnya, maka sifat Damaskus (Syam atau Syria), dan
kasih itulah yang harus ditransfer Ahl Al-Syûrâ (para pembela prinsip
ke dalam diri manusia. Nabi menga- musyawarah, kaum “Demokrat”)
takan, Allah itu pengasih langit dan yang berpangkal di Al-Harûrâ dekat
bumi, oleh karena itu kasihilah ke- Kufah (karena itu semula mereka
pada sesamamu, maka Allah akan disebut Al-Harûrîyûn, tapi kemu-
kasih kepadamu. dian dikenal dengan sebutan kaum
Khawarij, kaum “Penyebal” atau

“Protestan”, karena protes-protes
RINTISAN KESARJANAAN
mereka). Sebagai ganti dari peli-
batan diri dalam politik meskipun
Para ahli umumnya berpendapat akhirnya menaati Mu’awiyah na-
bahwa pemikiran Islam yang kemu- mun tetap bersikap kritis—Abdullah
dian terkait erat dengan fungsi ke- Ibn Umar mencurahkan perhatian
sarjanaan telah dirintis dan dikem- kepada praktik-praktik baku di
bangkan sejak saat yang sangat dini kalangan kaum beriman (al-

2896  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Mu’minûn), khususnya di kalangan batasi oleh faktor kebahasaan, ter-


penduduk Madinah yang dipan- masuk oleh bahasa Arab.
dang sebagai secara langsung melan- Karena Rasulullah Saw. adalah
jutkan praktik-praktik Rasulullah seorang Arab, maka dengan sendi-
Saw. Karena itu, ‘Abdullah ibn rinya wahyu yang diturunkan ke-
‘Umar dipandang sebagai perintis pada beliau, yaitu Al-Quran, ada
kajian tentang dalam bahasa
Sunnah (tradisi), Arab, tanpa me-
khususnya yang ngurangi kuali-
berkaitan dengan Dalam rangka ikhtiar, manusia di- tas universal
Nabi. perintahkan untuk memperhatikan ajaran yang di-
hukum-hukum (taqdîr) dari Tuhan
Sementara itu yang berlaku pada alam secara
kandungnya.
‘Abdullah ibn keseluruhan. Dari sudut ini,
‘Abbas banyak penggunaan
mencurahkan bahasa Arab se-
perhatian pada bagai bahasa Ki-
bidang tafsir Al-Quran. Meskipun tab Suci adalah masalah teknis
tanpa kepribadian yang amat me- penyampaian pesan atau risâlah.
ngesankan seperti ‘Abdullah yang Namun, dalam kesatuannya
pertama, ‘Abdullah yang kedua ini yang utuh, terutama dalam kaitan-
juga dianggap pelopor tumbuhnya nya dengan konsep atau doktrin
institusi keulamaan dalam Islam, I‘jâz (kemukjizatan), Al-Quran
sekaligus berarti pelopor kajian tidak dapat dipisahkan dari medi-
mendalam (dan sistematis) tentang um ekspresi linguistiknya, yaitu
agama Islam. Bersamaan dengan bahasa Arab. Maka bahasa Arab
itu, mereka juga sering disebut menjadi bagian integral dari
sebagai “moyang” golongan Sunni kesucian Al-Quran, dan Al-Quran
atau Ahl al-Sunnah wa al-Iamâ‘ah. hanya ada dalam bahasa Arab.
Apresiasi terhadap Al-Quran

tidak dapat dibatasi hanya kepada
RISÂLAH UNIVERSALISME ISLAM aspek rasional dan kognitif semata
(yaitu apresiasi dalam bentuk usaha
Risâlah (tugas kerasulan) Nabi menangkap dan memahami makna
Muhammad adalah untuk seluruh ajaran yang dikandungnya), tetapi
umat manusia, sehingga ajarannya harus dilengkapi dengan apresiasi
pun bersifat universal. Ini berarti mistik atau spiritual (mungkin le-
ajaran itu tidak bergantung atau ter- bih tepat kesufian).

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2897


DEMOCRACY PROJECT

Untuk apresiasi rasional-kognitif- lain pembebasan manusia dari


nya, Al-Quran, baik secara keselu- takhayul dan mitologi.
ruhan atau sebagian, dapat diterje-

mahkan ke dalam bahasa-bahasa
selain bahasa Arab. Terdapat pro- RISET DAN PENGEMBANGAN
kontra dalam hal ini, namun dapat
dipastikan adanya kesepakatan bu- Pendidikan dalam arti pening-
lat semua pihak bahwa suatu ter- katan ilmu pengetahuan dan per-
jemahan tidak bisa mengganti ke- luasan serta pendalaman informasi
dudukan aslinya dalam bahasa mencakup kegiatan-kegiatan pene-
Arab. litian ilmiah. Dalam hal riset dan
Begitu persoalannya dengan Al- pengembangan (research and deve-
Quran, begitu pula dengan bacaan- lopment, R & D) ini pun, kita bangsa
bacaan ritual yang lain, sekalipun Indonesia termasuk yang paling
dalam hal kedua ini kelonggaran rendah di dunia. Sebabnya tidak
untuk menerjemahkan lebih besar lain ialah rendahnya kesadaran kita
daripada yang ada pada hal perta- tentang pentingnya penelitian
ma, tanpa meniadakan perbedaan ilmiah. Lagi-lagi, sebagai jenis
pendapat yang telah terjadi. investasi, penelitian juga tidak akan
Sementara itu, pengalaman em- menyajikan hasil yang dalam jangka
pirik menunjukkan bahwa peng- pendek dapat dinikmati. Tetapi, da-
gunaan bahasa Arab dalam tindakan lam jangka panjang, keberhasilan
formal keagamaan, seperti dalam penelitian ilmiah tidak saja akan
ritus-ritus, memberi rasa kesatuan membuat suatu bangsa lebih pro-
Islam sedunia tersendiri, sehingga duktif, melainkan juga lebih man-
sebaiknya dipertahankan. Meskipun diri dan lebih berdaulat, seperti
begitu, hal ini dilakukan dengan terbukti pada negara-negara maju.
tetap adanya keharusan memahami Karena itu, semua fasilitas pene-
secara kognitif apa makna bacaan. litian yang ada, seperti lembaga-
Sebab jika tidak, suatu ritus tidak lembaga penelitian dalam bidang-
lagi berfungsi sebagai sarana peng- bidang pertanian (kita memiliki
hayatan ajaran yang benar, tetapi kebun botani tropis terbesar di
dapat berubah menjadi sejenis man- dunia!), kelautan, kedirgantaraan,
tra yang beraroma magis, suatu hal tenaga atom, sumber-sumber ener-
yang bertentangan dengan keselu- gi, dan seterusnya, harus diman-
ruhan semangat Islam berdasarkan faatkan secara optimal dengan per-
tawhîd, yang berimplikasi antara hatian yang lebih serius atas dasar

2898  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kesadaran dan kemauan politik yang “Tetapi yang paling aku khawatirkan
tinggi. Atas dasar itu pula fasilitas- adalah syirik kecil yaitu riya.” Dalam
fasilitas baru harus didirikan dan hadis lain dikatakan bahwa riya’
disediakan sebanyak mungkin, se- merupakan sesuatu yang sangat
suai dengan tingkat kemampuan sulit dikontrol karena semua orang
nasional dalam hal pembiayaan dan memiliki potensi untuk riya’. Dilu-
pengelolaan. Bersamaan dengan itu kiskan bahwa riya’ masuk ke dalam
harus digalang kerja sama dengan diri kita seperti semut hitam ber-
lembaga-lembaga penelitian inter- jalan di atas batu hitam di malam
nasional, antara lain demi mening- yang kelam sehingga tidak keli-
katkan mutu kemampuan para hatan; jadi, tahu-tahu sudah kita
peneliti nasional. Dibanding dengan jatuh ke dalam riya’.
negara-negara tetangga terdekat, Ada ilustrasi dalam sebuah kitab
kita merasakan adanya ironi besar, bahwa, kalau mau pergi ke masjid
karena kita tertinggal tidak hanya untuk shalat dan tiba-tiba tebersit
dalam penelitian dan pengem- niat sambil ketemu teman, itu su-
bangan bidang teknologi tinggi, dah riya’. Karena itu, kembali pu-
tetapi juga dalam bidang pertanian lang saja. Tetapi ketika pulang me-
dan kelautan yang justru merupa- nuju rumah dan terbetik lagi dalam
kan keistimewaan negeri kita sebagai hati keikhlasan untuk ke masjid,
negeri tropis terbesar di dunia yang maka lebih baik kembali ke masjid.
membentang sepanjang Khatu- Artinya, mencari ikhlas memang
listiwa dengan garis pantai amat luar biasa sulitnya dan harus mela-
panjang dan wilayah bahari yang lui perjuangan terus-menerus, se-
amat luas. hingga ujung-ujungnya adalah
berbuat saja apa adanya tanpa pe-

duli. Sebab ikhlas dalam literatur
RIYA’ VS IKHLAS
kesufian disebut sebagai rahasia,
yaitu rahasia antara seorang pribadi
Sudah diketahui secara luas bah- dengan Allah. Tidak ada orang yang
wa berbuat sesuatu untuk selain tahu dirinya ikhlas atau tidak ke-
Allah adalah riya’, pamer-pamrih. cuali dia sendiri dan Allah. Hal itu
Ada hadis yang mengatakan bahwa berdasarkan hadis, “Ikhlas adalah
riya’ merupakan jenis syirik kecil, rahasia-Ku yang Aku amanatkan,
al-syirk al-ashghar. Tetapi syirik de- Aku titipkan, Aku percayakan kepada
mikian cukup menjadi kekhawatir- hamba-Ku yang Aku cintai yang
an Nabi setelah berhala tidak ada, tidak diketahui oleh setan hingga ti-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2899


DEMOCRACY PROJECT

dak bisa dirusak oleh setan dan tidak annya, membanggakan kebaikan-
diketahui oleh malaikat, tidak tercatat nya, sedangkan yang jahat rendah
oleh malaikat.” hati, dia tahu dia jahat dan meng-
Menurut agama Islam, di kanan- aku jahat, dan hanya diingat oleh
kiri setiap orang ada malaikat yang Allah saja sudah bersyukur.” Sebe-
selalu mencatat amal. Tetapi ternya- narnya itu bukan sesuatu yang ma-
ta ada hal-hal yang tidak bisa di- laikat tahu, tetapi dia datang karena
catat oleh malaikat, yaitu lubuk diinstruksi oleh Tuhan untuk me-
hati yang paling dalam termasuk ngoreksi berita Musa.
ikhlas. Kemudian diterjemahkan Dongeng di atas merupakan wa-
dalam dongeng-dongeng kesufian, hana untuk menyampaikan pesan
misalnya ketika Nabi Musa naik ke bahwa dalam diri kita terdapat ba-
bukit Sinai untuk menemui Tuhan, gian yang tidak bisa dideteksi orang
di tengah ia jalan bertemu dengan lain, misalnya ikhlas. Dan salah
dua teman, yang satu orang baik satu indikasi ketidakikhlasan adalah
dan yang satu penjahat, dan kedua- kalau kita terus-menerus mengaku
nya berpesan untuk menanyakan bahwa kita ikhlas karena khawatir
kepada Tuhan tentang diri mereka dituduh tidak ikhlas. Padahal ditu-
masing-masing. Orang yang baik duh tidak ikhlas sendiri berarti ikh-
menanyakan di mana surganya dan las. Memang, ikhlas merupakan
yang jahat menanyakan di mana struggle no save, suatu perjuangan
nerakanya. Kira-kira begitu seder- yang berat sekali. Itulah sebabnya
hananya. Ketika kembali, Musa ber- kita harus berusaha terus-menerus.
kata kepada orang yang baik kalau

dia akan masuk surga tingkat sekian,
dan berkata kepada yang jahat bah- RODA NASIB
wa dia akan masuk neraka. Yang
penjahat lalu sujud bersyukur, kare- Salah satu kelemahan manusia,
na bagaimanapun juga, Tuhan ma- seperti digambarkan dalam Al-
sih ingat kepadanya. Musa mela- Quran, adalah bahwa manusia di-
rangnya bersujud karena dia tetap ciptakan dalam keadaan halû‘an,
akan masuk neraka. Lalu datang mudah sekali keluh kesah dan tidak
malaikat menegur Musa, “Beritamu stabil, mudah terbanting ke kanan
salah, Musa. Yang masuk surga dan ke kiri. Kalau menerima atau
justru yang jahat, dan yang baik mengalami kekalahan atau kegagal-
akan masuk neraka. Karena yang an, manusia menjadi putus asa dan
baik tadi sombong dengan kebaik- mengumpat ke sana dan ke mari.

2900  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Egonya hancur. Tetapi kalau mene- annya hanya sekadar untuk mem-
rima atau mengalami kesuksesan berikan suatu gambaran bahwa
dan keberhasilan, dia menjadi som- mereka masih bertahan, dan para
bong, mulai melihat dirinya lebih sahabat dipesan agar meneriakkan
dari gambar- kemenangan
annya. Dia me- pada mereka.
lihat dirinya le- Maka ada suatu
bih besar dari ungkapan dalam
kenyataan hi- bahasa Arab
dupnya sendiri. yang artinya,
Oleh karena itu, “Perang itu se-
kita butuh sikap lalu silih ber-
istiqâmah, yakni ganti, suatu saat
lurus. Kita harus untuk kita, saat
kembalikan se- yang lain ter-
muanya kepada hadap kita.”
Allah. Maksudnya, satu saat kita menang,
Nabi Muhammad sendiri pernah saat lain kita kalah, itu biasa. Itu
mengalami hal itu. Begitu pula para adalah hukum (ketentuan) Allah,
sahabat. Misalnya ketika terjadi yang dalam bahasa Al-Quran di-
Perang Uhud. Bagaimanapun harus sebut mudâwalah, hukum semacam
dikatakan bahwa Nabi Muhammad roda nasib; bahwa nasib itu seperti
dan sahabat waktu itu kalah, roda yang selalu berputar. Bahwa
sekalipun tidak berarti kalah fatal, semua orang ada pada bingkai roda
yang membuat agama Islam han- itu, sehingga kadang-kadang ada di
cur. Tetapi kalau dilihat dari jumlah atas dan kadang-kadang ada di
korban yang jatuh, lebih banyak bawah.
pada umat Islam daripada kaum Nabi Muhammad dan para sa-
musyrik. Orang-orang Quraisy habatnya dibekali dengan satu
sudah lebih dahulu mengalami efo- prinsip, bahwa menderita atau me-
ria bahwa mereka menang. Tetapi nang soal giliran; Rasulullah men-
Nabi Muhammad mempunyai akal, dapat wahyu, Dan janganlah kamu
dengan cara meningkatkan perju- berhati lemah dalam mengejar mu-
angan dari fisik-senjata kepada per- suh. Kalau kamu merasakan pende-
juangan psikologis (psywar). Hal itu ritaan, mereka juga merasakan pen-
dilakukan Nabi dengan mengutus deritaan yang kamu rasakan. Dan
beberapa orang sahabat untuk yang kamu harapkan dari Allah
mengejar orang Quraisy yang tuju- bukan apa yang mereka harapkan.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2901


DEMOCRACY PROJECT

Dan Allah Mahatahu, Mahabijak- Dengan demikian, Rûh dari


sana (Q., 4: 104). Artinya, meski- Allah adalah juga karunia Ilahi dan
pun kaum Muslim dengan kaum Rancangan-Nya bagi manusia.
kafir sama-sama menderita, tetapi Dalam alam keruhanian, kita se-
kaum Muslim mempunyai kelebih- mua diangkat kepada cahaya inayat
an dibandingkan dengan kafir. atau pertolongan Tuhan, dan Ke-
Kelebihan yang dimaksud adalah muliaan-Nya mentransformasikan
bahwa kaum Muslim masih mem- nilai kemanusiaan kita. Dalam fir-
punyai harapan kepada Allah, man itu dijelaskan adanya tingkat-
sedang kaum kafir tidak. tingkat perkembangan manusia:
pertama, ia diciptakan dari tanah;

kedua, keturunannya diciptakan
RUH dari sari pati cairan yang menji-
jikkan (sperma dan ovum); ketiga,
Selain berarti Wahyu atau Jibril, bentuknya disempurnakan; keem-
Rûh dapat diartikan sebagai Sukma. pat, ke dalam diri manusia itu
Maka dalam firman Allah, Para ditiupkan sesuatu dari Ruh Tuhan;
Malaikat dan Rûh naik menghadap kelima, manusia dilengkapi dengan
kepada-Nya dalam sehari yang ukur- berbagai indra, baik yang lahir
annya ialah sama dengan limapuluh (pendengaran dan penglihatan)
ribu tahun (Q., 70:4). Yang dimak- maupun yang batin (kalbu). Sam-
sud dengan Rûh di situ adalah pai dengan tahap ketiga itu, makh-
Malaikat Jibril. Tetapi jika dikaitkan luk “manusia” masih baru mencapai
dengan firman Allah, tingkat kemakhlukan binatang.
Dan setelah tahap keempat manusia
Dia yang telah membuat baik menjadi lebih tinggi daripada bina-
segala sesuatu yang diciptakan tang, yakni memiliki unsur sebagai
Nya, dan telah memulai pencip- makhluk keruhanian atau spiritual,
taan manusia dari tanah. Kemu- tidak semata-mata makhluk jasmani
dian dijadikan anak-turunnya atau biologis saja. Tingkat keruhani-
dari sari air yang hina. Lalu di- an manusia ini ditopang oleh ke-
sempurnakan bentuknya, dan diti- mampuannya yang khas sebagai
upkan ke dalamnya sesuatu dari karunia Ilahi, yaitu kemampuan
Ruh-Nya, dan dibuatkan untuk
menyadari tingkat hidup yang lebih
kamu (wahai manusia) pende-
ngaran, penglihatan, dan kalbu.
tinggi berdasarkan kesadaran ten-
Namun sedikit kamu bersyukur tang adanya Yang Mahakuasa dan
(Q., 32: 7-9). pengarahan hidup menuju kepada-
Nya, demi memperoleh perkenan

2902  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

atau ridla-Nya. Bahkan “pende- tafsir yang lain mengartikan Rûh


ngaran” dan “penglihatan” manusia dalam firman itu sebagai Malaikat
pun mempunyai makna dan fungsi Jibril yang memang diserahi tugas
yang lebih tinggi daripada yang ada menyampaikan pesan-pesan Ilahi
pada binatang. “Pendengaran” ma- kepada manusia melalui nabi-nabi
nusia tidak saja berarti suatu ke- dan rasul-rasul. Ini mencocoki
mampuan fisik-biologis untuk firman: Sesungguhnya ia (Al-Quran)
menangkap suara dalam alam ma- adalah benar-benar wahyu yang di-
terial, tapi juga berarti kemampuan turunkan dari Tuhan sekalian alam.
“mendengar” dan menangkap pe- Yang dibawa turun oleh Rûh al-
san-pesan Ilahi melalui berbagai Amîn (Ruh yang Tepercaya), kepada
perlambang dan tanda-tanda yang kalbumu (Muhammad) agar engkau
memenuhi alam raya. Dan “peng- termasuk (para rasul) yang memberi
lihatan” berarti, selain kemampuan peringatan, dalam bahasa Arab yang
visual menangkap bentuk atau gerak jelas. Dan sungguh ia (Al-Quran) itu
benda dalam alam material, juga (berita-beritanya) sudah terdapat da-
berarti, dalam fitrahnya sebagai lam kitab-kitab suci mereka kaum
keadaan suci primordial, kemam- terdahulu.)
puan menangkap visi Ilahi. Ini se-

mua menunjukkan segi-segi ke-
ruhanian manusia. Kelak di akhirat WAHYU/RUH KENABIAN
segi-segi keruhanian itu akan tampil
utuh dengan pengalaman keruhani- Allah berfirman dalam Kitab Su-
an yang utuh pula, baik yang be- ci, Dan mereka bertanya kepada eng-
rupa kebahagiaan (“surga”) maupun kau (Muhammad) tentang Ruh (Wah-
yang berupa kesengsaraan (“nera- yu). Katakan, “Ruh itu dari Perintah
ka”). Hal ini dilukiskan dalam fir- Tuhanku, dan kamu tidaklah diberi
man, Pada hari (kiamat) Rûh dan sesuatu dari pengetahuan (tentang
para malaikat berdiri dalam barisan, Ruh itu) kecuali sedikit saja.” Dan
dan mereka tidak akan berbicara ke- jika Kami (Allah) menghendaki,
cuali dia yang diizinkan oleh Yang tentulah Kami (dapat) melenyapkan
Maha Pengasih, dan dia hanya ber- apa yang telah Kami wahyukan
kata yang benar (Q., 78:38). Kata- kepada engkau (Muhammad), kemu-
kata Rûh dalam ayat suci itu, me- dian engkau dengan begitu tidak
nurut Yusuf Ali, diartikan sebagai akan mendapatkan Pelindung terha-
“sukma keseluruhan manusia ketika dap Kami (Q., 17: 85-86).
mereka bangkit menghadapi Meja Abul A‘la Maududi menge-
Pengadilan Tuhan”. (Tapi para ahli mukakan pandangan bahwa Ruh

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2903


DEMOCRACY PROJECT

dalam ayat suci di atas, sesuai de- Demikian pula para ulama ter-
ngan konteks keseluruhan firman kenal lain, banyak yang menganut
dalam deretan ayat-ayat bersangkut- pendapat dan penafsiran yang
an, adalah sebagai “Spirit of Pro- serupa. Ini menunjukkan dan me-
phethood or Revelation” (Ruh Kena- negaskan bahwa Al-Quran sebagai
bian atau Wahyu). Lengkapnya ke- Wahyu memiliki dimensi keruha-
terangan Maududi adalah demikian: nian, dan kenyataan ini penting
Biasanya, untuk dapat me-
Ruh di sini di- nangkap pesan-
“Sesungguhnya Aku adalah Allah,
artikan “soul” pesannya yang
tiada Tuhan selain Aku. Maka
(ruh, sukma).
sembahlah olehmu akan Daku, tidak selalu em-
Yaitu bahwa dan tegakkanlah shalat untuk pirik. Dan di-
orang bertanya mengingat-Ku!” mensi keruhani-
kepada Nabi (Q., 20: 14)
Saw. tentang ha- an Al-Quran
kikat ruh yang juga diperkuat
merupakan inti kehidupan, dan oleh keterangan-keterangan bahwa
jawabnya ialah bahwa ruh itu malaikat pembawa Wahyu, yaitu Jibril,
datang oleh Perintah Allah. sering diacu sebagai Rûh, Rûh Al-
Tetapi jika konteks (firman- Quds, Al-Rûh Al-Amîn, dan
firman bersangkutan) benar- seterusnya.
benar diperhatikan, maka akan
jelas bahwa di sini perkataan 
Rûh mengandung makna “Ruh
Kenabian atau Wahyu”, dan RULES OF THE GAME
makna yang sama juga dise-
butkan dalam Q.,16:2;40:15, Prinsip persamaan sebagai suatu
dan 42: 52. Di antara para
faktor sosial-politik dalam hu-
ulama terdahulu, Ibn Abbas,
Qatâdah, dan Hasan Bashrî bungan antara sesama manusia ter-
(semoga Allah meridlai mereka gantung pada sejumlah aturan per-
semua) menganut penafsiran mainan (rules of the game), apa pun
yang sama, dan pengarang bentuk aturan itu (dari yang paling
(kitab) Rûh Al-Ma‘ânî mengutip mendasar seperti konstitusi, terus ke
keterangan Hasan dan Qatâdah, undang-undang, kemudian peratur-
demikian: “Rûh mengandung an pemerintah, keputusan yang
arti (Malaikat) Jibril dan perta- berwenang, kesepakatan, dan sete-
nyaannya ialah tentang hakikat rusnya). Aturan-aturan itu dapat
bagaimana turunnya dan inspi-
terwujud hanya jika aspirasi atau ke-
rasinya kepada kalbu Nabi Saw.
inginan warga masyarakat yang ber-
dengan Wahyu.

2904  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kedudukan sama itu dapat diung- terbuka untuk dibicarakan kembali.


kapkan dengan bebas. Tanpa kebe- Sebab, sekali kita memandang
basan menyatakan pikiran itu maka bahwa satu produk pemikiran ma-
dari bentuk-bentuk perubahan nusia bernilai mutlak dan tabu un-
sosial akan hanya sedikit yang tuk dibicarakan, maka hal ini akan
bersifat ramah dan lancar, yang rawan terhadap timbulnya absolut-
dapat memberi harapan bagi ter- isme kekuasaan, tiranisme, dan
hindarnya korban yang mena- otoritarianisme. Ada baiknya kita
kutkan, seperti yang pernah terjadi renungkan peringatan dari Ivor
di Korea Selatan dan Republik Brown, “Dunia telah senantiasa
Rakyat Cina (peristiwa Lapangan dibicarakan oleh orang-orang yang
Tiananmen). mengira mereka itu mempunyai sa-
Dalam hal ini, kita perlu mem- tu-satunya rahasia, satu-satunya
beri perhatian secukupnya pada Tuhan (secara palsu—NM), satu-
masalah bagaimana aturan-aturan satunya partai politik yang bakal
itu diuji. Dalam hubungan yang membawa keselamatan. Karena itu,
bergantung pada aturan-aturan mereka berketetapan hati untuk
yang dapat diubah di mana per- memaksa setiap orang masuk ke
lu—tetapi yang harus ditaati de- dalam bangunan suci mereka,
ngan sungguh-sungguh segera sambil membakar, menyiksa, me-
setelah aturan-aturan itu disepakati menjarakan, dan membunuh semua
bersama—ujian bagi aturan-aturan yang menentang, dengan membe-
serupa dengan ujian yang rasional. lenggu jiwa, mengingkari hak
Setiap aturan selalu terbuka untuk menggunakan badan dan pikiran.
dibicarakan kembali jika didapati Inilah pandangan saya tentang
tidak memadai lagi atau tidak dapat dosa, dan sejarah dunia, termasuk
dilaksanakan dengan baik. Aturan- politiknya, penuh dengan dosa
aturan itu, tidak seperti halnya penyiksaan itu. Seorang fanatikus
dengan adat-istiadat, hukum, atau selalu merupakan hama. Pikiran
bagian-bagian suprarasional dari satu-arah senantiasa merupakan
suatu agama, tidak pernah dan pandu yang berbahaya.”
tidak dibenarkan mendasarkan ke- Sama halnya dengan mode,
kuatannya pada kepercayaan bahwa aturan-aturan tertentu dapat ber-
dirinya sendiri adalah suci atau sifat sementara. Maka akan salah
supernatural. Dengan kata lain, ia besar jika kita mencampuradukkan
harus dipandang sebagai hanya antara perubahan suatu aturan ma-
bersifat manusiawi, sebagai produk in (yang tidak memadai) dengan
pemikiran rasional manusia yang kekacauan. Justru yang sebaliknya-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2905


DEMOCRACY PROJECT

lah yang benar. Perubahan yang direktur CFIA (Center for Inter-
cepat dan sering dalam hubungan national Affairs, Universitas
sosial dapat merupakan pertanda Harvard), “... stabil. Di samping
kekuatan dan sekaligus kelemahan. memang benar bahwa rakyat
Tetapi, kata Duncan, seorang pakar mungkin akan melakukan march,
ilmu sosial, “Hanya jika bentuk berteriak, menantang, dan urakan,
(dan sekaligus isi) hubungan-hu- tinjauan pada sejarah menunjukkan
bungan manusia itu dapat diganti bahwa dalam masyarakat yang
dengan cepat dan mudah maka kompleks dan maju, pemerintahan
suatu masyarakat yang kuat dapat demokratis adalah sangat stabil.
diwujudkan. Dan jika ada bahaya Sebagaimana revolusi sosial yang
ketika terlalu banyak perubahan, keras tidak pernah menghasilkan
maka juga ada bahaya yang sama demokrasi, maka demokrasi pun
ketika terlalu banyak kekakuan.” tidak pernah mengakibatkan revo-
Barangkali memang benar, se- lusi sosial yang keras...”
perti dikhawatirkan banyak orang, Maka, sama dengan yang diha-
bahwa suatu kekacauan akan terjadi rapkan para pemimpin kita sendiri,
jika usaha perubahan terhadap demokrasi dan demokratisasi adalah
suatu aturan atau pedoman berne- jalan yang paling baik untuk me-
gara tertentu dilakukan. Tetapi melihara, melestarikan, dan mengu-
Duncan juga memperingatkan, kuhkan aset nasional kita sekarang
pengalaman di mana saja menun- ini, yaitu stabilitas, keamanan, per-
jukkan bahwa setiap berpegang satuan, dan kesatuan. Selanjutnya
secara kaku dan dogmatis pada kondisi ini untuk lebih menjamin
aturan yang tidak memadai akan kelangsungan pembangunan yang
justru menjerumuskan masyarakat telah menemukan momentumnya
pada proses perubahan yang radi- dalam Orde Baru, menuju “Era
kal, kacau, dan tidak jarang me- Tinggal Landas”.
makan korban. Maka, kita tidak

boleh menyamakan “keributan”
yang menandai hidupnya demok- RUNTUHNYA MITOLOGI KUNO
rasi atas dasar keterbukaan dengan
kekacauan yang benar-benar terjadi Menurut Joseph Campbell,
justru jika prinsip-prinsip demok- runtuhnya berbagai mitologi
rasi tidak dijalankan. Ketentuan ini kuno yang pernah menunjang
berlaku secara universal—di mana dan mengilhami hidup manusia
saja dan kapan saja—sebagaimana sejak zaman dahulu dimulai pada
diingatkan oleh Huntington, tahun 1492, tidak lama setelah

2906  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

terjadi penjelajahan besar ke mengumpulkan warganya untuk


berbagai samudra oleh tokoh-tokoh menyumbangkan madu kepada
pelayaran seperti Columbus dan masyarakat lain yang baru ditimpa
Vasco da Gama. Dikatakan bahwa bencana alam. Kepada warganya ia
yang terkena sasaran devaluasi menganjurkan agar masing-masing
terlebih dahulu ialah mitologi pen- menyumbangkan madu dalam
ciptaan alam raya seperti termuat cangkir dan supaya di waktu malam
dalam Genesis (Kitab Kejadian) dari dikumpulkan di Pendopo. Di sana
Perjanjian Lama. Pada tahun 1543, sudah tersedia bejana-bejana.
Copernicus me- Mengapa di wak-
nerbitkan ma- tu malam, su-
kalahnya ten- Berdoalah kepada-Nya dengan paya tidak malu,
tang jagad yang rasa takut dan rindu (harap-harap sebab mungkin
berpusat pada cemas—NM). saja di antara
matahari (helio- (Q., 7: 56) anggota masya-
sentris), me- rakat itu ada yang
lawan ajaran Genesis bahwa jagad hanya bisa menyumbangkan se-
berpusat pada bumi (geosentris). tengah cangkir, seperempatnya,
Lebih sedikit dari setengah abad atau bahkan kurang dari itu. Tidak
kemudian, Galileo dengan teles- soal, yang penting semuanya ikut
kopnya meneguhkan pendapat berpartisipasi dalam kebaikan. Sang
Copernicus. Pada tahun 1616 lurah senang sekali karena ternyata
Galileo dikutuk oleh Inkuisisi Ge- semua warganya datang dan me-
reja karena dianggap melawan ajar- nuangkan isi cangkir ke dalam be-
an yang benar. jana-bejana yang telah disiapkan,
Sejak itu, perang antara ilmu di dan dia tidak sabar menunggu pagi.
satu pihak dan mitologi (atau aga- Tetapi apa yang terjadi ketika
ma yang mitologis) di lain pihak, hari sudah mulai terang. Sang lurah
tidak terhindarkan, dan berlang- kaget luar biasa, karena tidak satu
sung dalam skala besar. Bagai- pun bejana itu yang berisikan madu
manapun, Konfrontasi itu tidak melainkan air. Maka dikumpulkan
selalu dimenangkan oleh ilmu. lagi rakyat untuk menanyakan ba-
 gaimana hal itu bisa terjadi. Ma-
sing-masing menoleh kepada yang
RUNTUHNYA lain, dan mengira bahwa yang
TANGGUNG JAWAB PRIBADI membawa air itu cuma dia sendiri.
Alkisah, ada seorang lurah di se- Rupanya malam itu ada yang ber-
buah desa penghasil madu. Ia pikir bahwa jika semua orang mem-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2907


DEMOCRACY PROJECT

bawa madu, maka kalau ada seorang kali pernikahan—lembaga yang


yang membawa air tentu tidak akan masih dipandang sakral oleh aga-
kentara. Dia lupa bahwa ada ke- ma-agama. Dalam agama Islam, mi-
mungkinan semua orang berpikiran salnya, perkawinan disebut sebagai
seperti itu. Memang, yang terjadi mîtsâq ghalîzh (perjanjian atau
adalah semua orang berpikiran de- “kontrak” yang sangat berat). Ka-
mikian sehingga tidak ada setetes rena itu hubungan lelaki-perem-
pun madu dalam bejana. puan harus dianggap sebagai sesu-
Itu suatu lukisan tentang tidak atu yang sangat serius.
adanya tanggung jawab pribadi. Tetapi jelas apa yang terjadi di
Maka, Nabi mengatakan ibda’ bi- AS itu bukan fenomena yang tanpa
nafsik (mulailah dari dirimu sen- preseden. Pada tahun 60-an di AS
diri). Bayangkan kalau yang terjadi terjadi krisis akibat perang Vietnam.
sebaliknya, yakni seluruh warga de- Orang tidak mengerti untuk apa
sa menyadari tanggung jawab me- harus mati tanpa sebab yang jelas
reka sebagai warga yang baik, se- di hutan-hutan tropis di Asia Teng-
hingga semuanya membawakan gara. Padahal pada mulanya perang
madu yang terbaik. Maka tentu di Vietnam itu adalah urusan orang
pagi harinya sang lurah akan merasa Prancis, tetapi AS kemudian masuk
kaget. Dia minta sekadar madu, te- dan melibatkan diri di dalamnya,
tapi yang terkumpul madu yang yang menimbulkan efek samping
kualitasnya terbaik. berupa adanya semacam penanyaan
Sekarang, mari kita bicara dari kembali nilai-nilai Amerika (re-
contoh-contoh konkret, dan dari questioning American values).
perspektif keagamaan. Telah lama Kemudian, ekses dari proses
masyarakat Amerika Serikat (AS) mempertanyakan kembali itu, mun-
meributkan soal krisis nilai (value cul gerakan-gerakan antikemapanan,
crisis) yang intinya adalah hancur- antara lain, yang paling populer,
nya rasa tanggung jawab pribadi dalam bentuk gerakan-gerakan
yang dimulai dari rumah tangga Hippie, yang merajalela di tahun
atau keluarga. Gejala-gejala krisis itu 60-an. Di antara ritual-ritual
misalnya ialah munculnya promis- Hippie ini ialah, misalnya, meng-
cuity, akibat dari revolusi seksual injak-injak uang, untuk menunjuk-
pada 1960-an, yakni kebebasan seks kan pemberontakannya kepada
yang menghasilkan promiskuitas, kemapanan (the establishment).
atau suatu pertimbangan yang Tetapi, nilai-nilai juga ikut diinjak-
sangat ringan (longgar) kepada seks, injak, termasuk nilai-nilai keluarga.
dan akhirnya melecehkan sama se- Sehingga terdapat satu proses yang

2908  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

semakin menganggap ringan hu- tidaknya nikah. Sebab musyrik arti-


bungan lelaki dan perempuan, yang nya sebetulnya tidak sah; berarti,
sekarang ini menular ke Indonesia haram. Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman,
seperti praktik “kumpul kebo”, dan lain-lain semuanya anak haram
yang menghasilkan delegitimasi atau kalau kita gunakan pandangan se-
istilah “anak-anak haram”. perti itu. Tetapi Islam tidak ber-
Sebetulnya istilah “anak haram” pandangan begitu. Islam mengata-
itu tidak benar, karena yang haram kan bahwa anak yang lahir selalu
itu adalah proses terjadinya. Anak dalam keadaan suci, bagaimanapun
itu sendiri, menurut agama Islam, prosesnya.
dilahirkan dalam kesucian, apa pun

prosesnya. Semua sahabat Nabi du-
lu asalnya juga orang kafir, kalau
kita hendak meninjau dari soal sah-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2909


DEMOCRACY PROJECT

2910  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2911


DEMOCRACY PROJECT

2912  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

S SA‘I: NAPAK TILAS HAJAR seorang putra yang diberi nama


Isma‘il, yang artinya Tuhan telah
Sa‘i sebenarnya merupakan tin- mendengar, yaitu mendengar doa-
dakan meniru Hajar. Waktu itu, nya untuk dikaruniai anak. Dengan
Hajar dan Isma‘il yang ditinggal sendirinya kemudian Ibrahim me-
Ibrahim di Makkah, yakni tempat nunjukkan cinta yang sangat men-
yang sangat tandus tanpa tetumbuh- dalam kepada Isma‘il. Tetapi ter-
an, sedang kehabisan bekal air. Ka- nyata Sarah cemburu dan minta su-
rena begitu paniknya, Hajar bolak- paya Isma‘il dan Hajar diusir dari
balik dari Shafa ke Marwa. Maka, rumah tangganya. Karena ini meru-
makna yang terkandung dalam sa‘i pakan bagian dari rencana Tuhan,
adalah kecintaan seorang ibu kepada maka Ibrahim diberi petunjuk un-
anaknya. Dan inilah yang harus tuk membawa anak dan istrinya ke
dihayati ketika melakukan sa‘i. suatu lembah di sebelah selatan
Kembali sedikit ke belakang. yang dulu di situ ada rumah suci
Setelah Ibrahim terusir dari nege- yang didirikan pertama kali untuk
rinya sendiri di Babylon, ia pergi ke umat manusia, yaitu Ka‘bah.
Haran dan kemudian ke Kana‘an. Pada saat Ibrahim dan anak istri-
Dia lalu kawin dengan Sarah, dan nya sampai di sana, Ka‘bah tidak
sampai tua tidak dikaruniai anak. ada karena sudah hancur oleh angin,
Suatu saat Ibrahim pergi ke Mesir, debu dan pasir. Karenanya Ibrahim
dan karena ada suatu peristiwa yang tidak menemukan apa-apa di sana
membuat Fir‘aun sangat kagum ke- kecuali hanya tempat yang sangat
pada Ibrahim, Ibrahim dihadiahi gersang. Tetapi dengan berbekal
budak cantik bernama Hajar. De- keyakinan ruhani, Hajar dan Isma‘il
ngan pertimbangan tidak bisa mem- ditinggal di tempat itu. Hajar pun
beri keturunan kepada Ibrahim, merasa heran melihat Ibrahim yang
Sarah mengizinkan Ibrahim menga- sepertinya tidak bertanggung jawab.
wini Hajar setelah dimerdekakan Kemudian Hajar berteriak, “Hai
dengan sendirinya. Dari Hajar, lahir Ibrahim, masa kamu tinggalkan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2911


DEMOCRACY PROJECT

kami di sini?.” Karena sedih tidak Di daerah gunung berpasir de-


tertahankan, Ibrahim tidak berani ngan sendirinya air menjadi ko-
menjawab dan terus pergi menjauh. moditi yang paling berharga.
Tetapi ketika Hajar bertanya, “Apa- Dengan air itulah kemudian
kah ini perintah Tuhan?”, Ibrahim Makkah tumbuh sedikit demi
menjawab, “Ya, ini perintah Tuhan.” sedikit menjadi kota. Dan Isma‘il,
Mendengar jawaban itu Hajar ke- anak Ibrahim orang Babylon dan
mudian tenang, beribu Hajar
karena berarti orang Mesir itu,
Allah tidak akan akhirnya kawin
menyia-nyia- dengan orang
kannya. Arab. Dari per-
Ketika bekal kawinan itu,
air dalam kan- akhirnya mela-
tong kulit habis, hirkan bangsa
Hajar pun panik. Quraisy, yang
Sesuai dengan kemudian me-
intuisi orang yang nurunkan Nabi
hidup di padang Muhamad. Ini-
pasir, Hajar naik ke bukit untuk lah yang disebut dengan Arab
melihat burung terbang yang me- Musta’ribah, Arab melalui natu-
rupakan pertanda di sekitarnya ada ralisasi. Tetapi kelompok itulah
air, tetapi tidak ada. Hajar pun yang kemudian menjadi pemimpin
semakin panik, bolak-balik dari bangsa Arab.
Shafa ke Marwa sambil berlari-lari. Berdasar atas pemikiran di atas,
Dalam keputusasaan, Hajar kembali maka melakukan sa‘i harus diba-
ke anaknya, dan ternyata air me- rengi dengan menghayati kecintaan
mancar dari bawah padang pasir. seorang ibu kepada anaknya. Maka,
Dengan sendirinya Hajar sangat tempat di mana anak dikandung
bergembira tetapi bercampur pa- seorang ibu disebut dengan rahîm
nik, seolah intuisinya berbicara de- yang berarti cinta kasih. Sebab ti-
ngan air itu, “Hai kamu jangan ke dak ada cinta kasih yang lebih mur-
mana-mana, kumpullah, kum- ni daripada cinta kasih seorang ibu
pullah di sini,” karena takut airnya kepada anaknya. Ini sudah menjadi
habis ditelan oleh pasir. Itulah suatu nilai perikemanusiaan yang
zamzam, berasal dari bahasa Ibrani, luar biasa. Jadi jelas bahwa dalam
yang berarti kumpullah-kum- sa‘i perlu ditanamkan nilai kema-
pullah. nusiaan. Kalau menghendaki

2912  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

berhaji yang mabrur, seharusnya mengalahkan orang besar, bukan


tidak hamya menghayati ritual persoalan badannya, tetapi tentara
formalnya saja, tetapi juga menang- kecil yang disiplin mengalahkan
kap maknanya. Seperti ketika thawaf tentara yang besar. Betapa sering
juga harus ditangkap maknanya, pasukan yang kecil dapat mengalah-
sehingga kita menyatu dengan selu- kan pasukan yang besar dengan izin
ruh jagat raya untuk bersama-sama Allah. Dan Allah bersama orang
menyembah Allah. Sebab tidak ada yang tabah (sabar—NM) (Q., 2:
sesuatu apa pun kecuali bertasbih 249). Yaitu mereka yang tidak
memuji Allah, “Ketujuh langit dan mudah putus asa, tidak mudah me-
bumi serta segala isinya menyatakan nyerah seperti dikatakan juga dalam
keagungan dan kesucian-Nya, dan Al-Quran, Betapa banyak para nabi
segala sesuatu memuji kemuliaan- yang telah berperang (di jalan Allah)
Nya, tetapi kamu tidak mengerti didampingi sejumlah besar orang
puji-pujian mereka” (Q., 17: 44). beriman, tetapi mereka tak merasa
lemah menghadapi bencana di jalan

Allah, dan tak patah semangat, juga
SABAR
tak mudah menyerah. Dan Allah
mencintai orang yang berhati tabah
Salah satu bentuk kebajikan (sabar—NM) (Q., 3: 146).
adalah sabar. ... mereka yang tabah

(sabar—NM), dalam penderitaan
dan kesengsaraan (Q., 2: 177). SABAR;
Sabar dalam menghadapi hidup MENUNDA KESENANGAN
dan tidak mudah putus asa. Inilah
yang juga merupakan syarat atau Mundur selangkah untuk dapat
prakondisi bagi kemenangan suatu maju beberapa langkah adalah suatu
kelompok dalam perjuangannya. hal yang dilakukan dalam kehi-
Biarpun suatu kelompok itu sedi- dupan dan merupakan kenyataan
kit, tetapi kalau tabah, penuh di- sehari-hari kegiatan kita. Ungkapan
siplin, tidak mudah putus asa, ma- itu sendiri sebetulnya mengacu ke-
ka dia bisa mengalahkan yang ba- pada suatu sikap hidup yang amat
nyak. Firman itu terkait dengan penting untuk dipahami dengan
pengalaman Nabi Daud yang me- baik, yaitu sikap hidup berpikir
mimpin sebuah tentara berjumlah dan bertindak strategis.
kecil, tetapi bisa mengalahkan ten- Tetapi meskipun “dalil” itu tam-
tara Jalut yang besar jumlahnya. Ini pak mudah diucapkan, namun
adalah simbolisasi orang kecil sebenarnya tidak semua orang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2913


DEMOCRACY PROJECT

dengan mudah melaksanakan. Ka- Jika menyadari hal itu, maka kita
rena “mundur selangkah” dapat akan mampu mengambil sikap yang
mengesankan suatu kekalahan, ma- tepat dan tenang dalam mengha-
ka orang yang tinggi hati biasanya dapi situasi-situasi yang menghen-
tidak mau melakukannya, sebab daki agar kita bersedia mengor-
khawatir dinilai sebagai orang yang bankan hal yang sekunder untuk
kalah. Padahal, dengan tidak mau mempertahankan dan menjamin
“mengalah” secara taktis (semen- tercapainya hal yang primer. De-
tara) itu dia jus- ngan tenang dan
tru terancam akan penuh perhi-
mengalami ke- Beri tahukan kepada hamba- tungan, kita akan
kalahan strategis hamba-Ku bahwa Aku Maha Peng- mundur selang-
yang lebih besar. ampun, Maha Pengasih. Dan kah (mengalah
bahwa azab-Ku sungguh azab
Dalam sebu- atau “kalah” da-
yang berat sekali.
ah tembang Jawa lam jangka pen-
disebutkan ung- (Q., 15: 49-50) dek) agar supa-
kapan, Dedalane ya dapat maju
guna kalawan beberapa lang-
sakti wani ngalah duwue weksane. kah (yang akan membawa keme-
Terjemahnya, secara sedikit bebas, nangan dalam jangka panjang).
ialah “Jalan menuju kemenangan Jika kita tidak sepenuhnya me-
dan ketangguhan ialah sikap berani nyadari persoalan itu, maka ke-
mengalah, namun akhirnya mem- mungkinan besar kita terjembab ke
peroleh keunggulan”. Ini adalah dalam sikap-sikap mendahulukan
isyarat agar dalam hidup ini kita “gengsi” yang semu, yang akan
mengenali mana bagian dari kegiat- membuat tindakan kita menjadi
an kita yang bernilai alat (instru- emosional, seperti yang dapat disak-
mental) dan mana pula yang ber- sikan pada banyak orang yang
nilai tujuan (intrinsik), mana yang dalam hidup sehari-hari tidak mau
jangka pendek (taktis) dan mana mengalah sama sekali. Kita tahu
pula yang jangka panjang (stra- bahwa dari sudut lain sikap itu juga
tegis). Selanjutnya, kita hendaknya bisa dipadang sebagai kekanak-
menyadari bahwa yang instru- kanakan.
mental dan taktis selalu sekunder Oleh karena itu, menarik sekali
kedudukannya dibanding yang in- merenungkan mengapa agama sela-
trinsik dan strategis. Sedangkan lu mengajarkan sifat dan watak
yang intrinsik dan strategi adalah kesabaran. “Sabar” (Arab: shabr)
primer.

2914  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

artinya tabah menderita, yakni, lebih mendalam, suatu alam yang


sanggup menunda kesenangan sesungguhnya menguasai seluruh
sementara (seperti kesenangan ka- yang ada. Sebagai “berita” dari Yang
rena merasa “menang” dalam hal- Mahakuasa, Al-Quran pun mem-
hal sekunder) karena kita berharap beri petunjuk tentang adanya di-
dan yakin akan mendapatkan keba- mensi keruhanian dalam benda-
hagiaan yang lebih besar dan lama. benda, baik yang bernyawa mau-
Jadi, sama dengan makna tembang pun tidak:
Jawa tadi dan senapas dengan se- Langit yang tujuh dan bumi,
mangat pepatah Indonesia. “Bera- juga penghuninya semua bertasbih
kit-rakit ke hulu, berenang-renang ke kepada-Nya (Allah), dan tidak ada
tepian; bersakit-sakit dahulu, ber- sesuatu apa pun kecuali tentu
senang-senang kemudian”. bertasbih memuji-Nya, namun
Disebabkan sangat pentingnya kamu sekalian (wahai manusia)
tidak mengerti tasbih mereka (Q.,
sikap hidup yang penuh kedewasa-
17: 44).
an itu, maka Kitab Suci memper-
ingatkan kita semua agar tidak ter- T idak ada binatang yang
tipu oleh hal-hal yang bersifat se- melata di bumi ataupun burung
gera, sambil melupakan hal-hal yang terbang dengan kedua sayap-
nya, melainkan umat-umat seperti
yang akan kita temui di belakang
kamu (wahai manusia)! (Q., 6:
hari (Q., 75: 20 dan Q., 76: 27).
Dan bahwa takwa kepada Allah itu 38).
terkait erat dengan sikap hidup Terhadap firman-firman itu, se-
memandang jauh ke depan, tidak buah keterangan penafsiran terbaca
hanya untuk di sini dan kini saja demikian:
(Q., 59: 18). Semua makhluk yang bernyawa
 dan yang tidak bernyawa, bernyanyi
dengan pujian-pujian kepada Allah
SAINS MODERN DAN dan mengagungkan Asmâ’-Nya—
KERUHANIAN yang hidup dengan kesadaran, dan
yang tidak hidup, melalui bukti
Jika sains mengikuti metodenya yang diberikannya tentang Kema-
sendiri dengan lebih terbuka dan haesaan dan Kemuliaan Tuhan.
tidak apriori membatasi kenyataan Kaum mistik percaya bahwa ada ji-
hanya kepada yang tampak mata wa dalam benda-benda tak bernya-
saja, maka barangkali ia akan mam- wa, yang menyatakan keagungan
pu ikut membimbing manusia ke Tuhan. Seluruh Alam adalah saksi
arah menginsafi alam ruhani secara atas Dia Yang Mahakuasa, Yang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2915


DEMOCRACY PROJECT

Mahabijaksana, dan Yang Maha- reka”). Ini bukanlah Pantheisme:


baik. Hanyalah “kamu” (wahai ini menunjukkan hubungan selu-
manusia), yaitu kamu yang meno- ruh kehidupan, kegiatan dan wujud
lak kecenderungan utuh hakikatmu dengan Kehendak dan Rencana
sendiri dan menolak Iman hanya Tuhan.
karena kamu telah diberi sejumlah Jadi, agaknya ada harapan kepada
terbatas pilihan dan kebebasan ilmu pengetahuan untuk dapat
bertindak—hanya orang semacam membantu membawa manusia
“kamu” yang tidak mampu mema- kepada tingkat kehidupan yang
hami apa yang dipahami oleh lebih tinggi—dan tidak terbatas
seluruh makhluk dan dinyatakan- hanya kepada kehidupan material
nya dengan penuh bahagia dan seperti yang sekarang ada. Harapan
gembira. Alangkah rendah marta- itu tumbuh karena adanya kebe-
batmu! Tetapi toh Tuhan masih me- naran dasar dalam seruan agama
lindungimu dan mengampunimu. tersebut di atas, yaitu seruan untuk
Begitulah Dia Yang Mahabaik. memerhatikan secara mendalam
Dalam kaitannya dengan ayat hakikat alam dan lingkungan. Apa-
yang kedua di atas, A. Yusuf Ali, lagi Al-Quran sendiri memberi
seorang ahli tafsir yang terkenal antisipasi, sebagai bagian dari
otoritatif, memberi penegasan de- pandangan masa depan dalam ajar-
mikian: an Islam, bahwa Allah akan mem-
Dalam kesombongan kita (ma- perlihatkan kepada manusia berba-
nusia), kita menyingkirkan dunia gai pertanda atau ayat-Nya, baik
hewan dalam pandangan kita, dalam seluruh cakrawala (jagat
padahal hewan-hewan itu semua besar) maupun dalam diri manusia
hidup mengikuti kehidupan sosial sendiri (jagat kecil) sehingga me-
dan individual, sebagaimana kita reka akan tahu bahwa Dia dan
sendiri, dan semua kehidupan tun- ajaran-ajaran-Nya benar belaka (Q.,
duk kepada Rencana dan Kehendak 41:53).
Tuhan... Dengan perkataan lain,

semuanya menaati Rencana Induk
Nya, yaitu Kitab (Al-Lawh Al- SAINS MODERN
Mahfûzh) yang juga disebutkan DAN KETUHANAN
dalam ayat itu. Semua bertanggung
jawab menurut derajatnya masing- Memberi gambaran memadai
masing kepada Rencana-Nya (maka tentang apa prinsip-prinsip pesan
difirmankan, “semua akhirnya bakal Tuhan kepada umat manusia sa-
dikembalikan kepada Tuhan me- ngatlah penting. Pesan ketuhanan,

2916  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

sesuai dengan hakikat agama yang nyimpangan dari tabiat dan nature-
mewadahinya, adalah pesan abadi, nya itu.
berlaku untuk selama-lamanya. Tapi dukungan bahan-bahan
Maka dengan sendirinya juga ia modern tidak diharapkan terutama
seharusnya dan memang berlaku untuk bentuk-bentuk nyata pesan
untuk masa sekarang di zaman mo- tersebut, seperti, bahwa kita harus
dern ini. Mengetahui pesan itu berbuat baik kepada ibu-bapak.
amat penting, juga meyakini keab- Dukungan itu terutama diharapkan
sahannya secara mantap. kepada bagian yang mendasari
Sekarang, apakah ada dukungan bentuk-bentuk nyata tersebut, yaitu
bahan-bahan modern (berupa ber- segi keimanannya. Karena itu, yang
bagai temuan dan pengalaman ma- harus kita lakukan dalam mencari
nusia di zaman modern ini) untuk kemungkinan ini ialah melihat apa
pesan-pesan tersebut? Bertitik-tolak saja yang dihasilkan sains yang
dari iman, kita mungkin dibenarkan sekiranya bisa menguatkan sistem
untuk melompat kepada pandang- keimanan agama.
an bahwa semua bahan modern, Walaupun begitu, kita masih
sebagaimana juga bahan-bahan harus mengingatkan diri sendiri
klasik, tentu mendukung pesan- bahwa mencari dukungan dari
pesan Ilahi dalam agama (Islam) bahan-bahan modern hasil temuan
dan membantu umat manusia ilmu pengetahuan mungkin akan
untuk setiap kali menangkap kem- sia-sia. Seperti dikatakan oleh salah
bali dengan segar pesan-pesan itu. seorang ilmuwan bernama James S.
Keterangannya ialah bahwa semua Trefil, dalam bukunya The Moment
temuan dan pengalaman manusia of Creation, Big Bang Physics:
itu, baik yang ada dalam alam “Semua hukum ilmiah didasar-
makro (dilambangkan dalam pe- kan kepada pengamatan dan perco-
ngertian “âfâq”, artinya berbagai baan, dan akibatnya, tidak ada hu-
ufuk atau horizon) dan dalam alam kum ilmiah yang benar-benar absah
mikro (dilambangkan dalam pe- di luar bidang yang di situ ia dico-
ngertian “fî anfusihim”, artinya ba dan dibuktikan.”
dalam diri mereka, manusia), jika Tetapi meski sains tidak bisa
dilihat secara universal, adalah ke- membuktikan agama, namun ia bi-
lanjutan hakikat manusia itu sendiri sa membuktikan kepalsuan (dis-
sesuai dengan tabiat dan nature prove) agama sehingga agama itu
kejadiannya. Namun kalau dilihat mati. Ini juga mendapat penegasan
secara partikular, tentu banyak pe- dari kaum ilmuwan sendiri, antara
lain Paul Davies, dalam bukunya

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2917


DEMOCRACY PROJECT

God and New Physics, yang menga- diramalkan. Elektronik digambar-


takan, “Tidak ada agama yang men- kan sebagai manusia yang berkehen-
dasarkan kepercayaannya atas asum- dak, dan memiliki sifat volational
si-asumsi yang jelas salah dapat ber- seperti malas dan ogah-ogahan un-
harap akan bertahan lama.” Semen- tuk bergerak, atau sebaliknya.
tara tidak ada jawaban yang mudah Ketika dunia sub-atomik men-
atas masalah-masalah keagamaan jelma dalam tingkah laku benda
dari sains, Davies, seperti keba- yang menjadi lingkungan hidup
nyakan orang manusia, maka
Islam, menga- hidup manusia
takan, “Adalah “Barang siapa yang tahu dirinya, itu sesungguh-
keyakinan saya maka dia akan tahu Tuhannya”. nya diliputi ke-
yang mendalam tidakpastian ten-
bahwa hanya tang masa
dengan memahami alam raya dalam mendatangnya: “The future is
segala seginya yang banyak itu… inherently uncertain” (Masa depan
Kita akan sampai kepada pengertian secara inheren tidak pasti. Hal ini
tentang diri kita sendiri dan makna sejalan dengan Al-Quran yang
di belakang alam raya, rumah kita.” mengatakan …Tak seorang pun tahu
Maka dalam berbagai percobaan pasti apa yang hendak dikerjakannya
memahami jagat itulah kita melihat esok hari, dan tak seorang pun tahu
adanya berbagai kemungkinan pasti di bumi mana dia akan mati
mendapat bukti kebenaran pesan … (Q., 31: 34). Oleh karena itu,
Islam, persis seperti dijanjikan da- semua jalan hidup memang ter-
lam Kitab Suci. Misalnya, mengapa sedia, tetapi tidak semuanya bisa
kita harus berpegang kepada pesan diwujudkan (All is possible, but not
moral yang datang dari Tuhan, dan all is probable). Ini berarti, seperti
melakukan perbuatan moral demi telah diargumenkan oleh Al-Ghazali
dan untuk Tuhan. Kita mendapat- delapan abad yang lalu, selalu ada
kan dukungan bahwa menurut teori kemungkinan menyimpang dari
kuantum, kehidupan kita tidak “hukum kebiasaan”, karena adanya
dikuasai oleh kekakuan hukum “intervensi” Tuhan. Dan Davies
alam, tetapi oleh deretan probabili- berkata, rigidity is a myth (kepastian
tas. Akar probabilitas itu ialah, adalah mitos). Karena itu, hukum
berbeda dengan arti asumsi lama, kausalitas dapat dipegang hanya
adanya “chaos” dalam dunia sub- karena manusia tidak menembus
atomik sehingga tingkah laku batas cahaya dan berjalan di atas
elektron itu sebenarnya tidak bisa kecepatan cahaya.

2918  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Itu semua membawa kepada tingkat pengetahuan mereka, tanpa


kesimpulan bahwa kita dalam hi- wewenang suci, dan karenanya
dup dan menjalani kehidupan ha- selalu dapat ditandingi atau diban-
rus selalu bersandar (tawakal) ke- tah. Mereka tidak berhak mewakili
pada Allah, dengan berdoa, dan seseorang dalam urusannya dengan
berbuat hanya atas perintah-Nya Tuhan dan mereka juga tidak
dan demi ridlâ-Nya. Karenanya jelas berhak menentukan nilai keru-
bahwa pesan moral harus berda- hanian seseorang.
sarkan iman. Walaupun begitu, hubungan an-
tara negara dan agama dalam Islam

adalah berbeda dari yang ada dalam
SALAH PAHAM TENTANG ISLAM
Kristen di zaman modern (bukan
DAN POLITIK
Kristen di zaman tengah). Islam
adalah agama yang sejak awal per-
Sesungguhnya kurang tepat jika tumbuhannya mengalami sukses
dikatakan bahwa Islam menganut luar biasa di bidang politik; Islam
teori tentang persatuan antara “ge- adalah agama para penguasa, atau
reja” dan negara. Sebab, Islam ber- agama yang mempunyai kekuasaan.
beda dengan Kristen; Islam tidak Penguasa Islam pertama sesudah
mengenal konsep “gereja”, yakni Nabi, yang kemudian oleh masya-
sebuah pranata yang mempunyai rakat disebut Khalîfat al-Rasûl
wewenang keagamaan dan dipimpin (Pengganti Rasul/Nabi) adalah Abu
oleh tokoh yang memiliki wewe- Bakar. Tetapi gelar itu tidak berarti
nang keagamaan. Para tokoh Islam bahwa ia mempunyai wewenang
yang sering dilihat oleh kalangan mutlak dalam urusan duniawi, apa-
non-Muslim sebagai padanan pen- lagi dalam urusan agama. Wujud
deta, sama sekali tidak mempunyai pemerintahan Islam Abu Bakar
wewenang keagamaan. Mereka yang kemudian diteruskan oleh para
hanya mempunyai wewenang keil- penggantinya selama tiga puluh
muan (dalam agama), karena itu tahun telah yang dikagumi oleh
mereka disebut “sarjana” (Arab: Robert N. Bellah sebagai pemerin-
‘âlim, mufrad; ‘ulamâ’, jamak). tahan yang sangat modern: suatu
Sebagai sarjana yang hanya mem- pemerintahan dalam sistem politik
punyai wewenang keilmuan, apa yang terbuka, egaliter, dan partisi-
pun pendapat para ‘ulamâ’ tentang patif. Orang harus membaca berba-
suatu masalah keagamaan, seperti gai karya yang membahas dengan
fatwa, tingkat kekuatan atau kele- jujur pemerintahan para Khalîfah
mahannya adalah sebanding dengan itu, baik karya klasik maupun modern,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2919


DEMOCRACY PROJECT

untuk dapat mengerti bagaimana dan batin. Itu semua berpangkal


hakikat sistem politik yang oleh dari sikap “berdamai” atau “pasrah”
Bellah dinilai sangat modern ter- dengan tulus kepada Allah, Maha
sebut. Pencipta, yang merupakan makna har-
fiah perkataan Islâm tersebut.

Pada suatu show oleh Donahue
SALÂM DAN SALÂMAH di sebuah jaringan televisi Amerika
tentang fundamentalisme (Kristen)
Kita semua sudah tahu apa arti di sana, diperlihatkan betapa me-
perkataan “salâm” yang dipinjam reka yang hadir dalam show itu sa-
dari bahasa Arab itu. Kalau kita ling berebut surga dan saling me-
mengucapkan sa- masukkan yang
lam atau “kirim” lain ke neraka.
salam kepada se- Atau dalam ba-
seorang, maka se- hasa yang jelas,
sungguhnya ber- masing-masing
arti bahwa kita hendak menga-
berdoa untuk ke- takan, “Kami-
selamatan (ke-“se- lah yang se-
lamat”-an, yang lamat (saved),
dalam ejaan asli- dan Anda yang
nya, “salâmah”) tidak seperti
kepada orang ter- kami adalah
sebut. Ucapan kita sehari-hari celaka (doomed)! Sudah tentu bukan
“Assâlamu‘alaykum.…” tidak lain kali ini saja orang berebut surga dan
artinya ialah “Semoga keselamatan saling mendorong yang lain ke ne-
terlimpah atas Anda …”. Jadi, sebe- raka. Dalam Kitab Suci pun ditu-
tulnya ucapan itu adalah sebuah turkan adanya hal serupa, demi-
doa kedamaian dan kesejahteraan. kian: Mereka berkata, “Tidaklah
Selanjutnya, salâm dan salâmah akan masuk surga kecuali orang
(selamat) yang pada hakikatnya Yahudi atau orang Kristen!” Itulah
mempunyai makna yang sama itu, angan-angan mereka. Katakan (ke-
yaitu kedamaian, kesejahteraan, dan pada mereka itu), “perlihatkan buk-
kebebasan dari marabahaya, sangat timu jika kamu memang orang-orang
terkait dengan makna Islâm. Yaitu yang benar!” Sebaliknya, siapa saja
bahwa agama ini disebut demikian yang pasrah (aslama) diri kepada
(Islâm) karena dia membawa salâm Allah dan dia adalah orang baik,
dan salâmah kepada manusia, lahir maka baginya tersedia pahala di sisi

2920  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Tuhannya, dan tidak ada rasa takut kanlah perdamaian, eratkanlah tali
atas mereka (yang seperti itu) serta persaudaraan, berilah makan (kepa-
tidak pula mereka akan merasa sedih da mereka yang kelaparan), kerja-
(Q., 2: 111-112). kanlah shalat ketika kebanyakan
Cobalah kita renungkan lebih orang tidur di waktu malam, maka
mendalam makna firman suci itu. kamu akan masuk surga dengan pe-
Meskipun yang disebutkan secara nuh kesejahteraan.”
langsung ialah kaum Yahudi dan

Kristen (yang berebut surga, seba-
gaimana dituturkan dalam rang- SALAM KEPADA TUHAN
kaian firman seterusnya), namun
makna firman itu juga berlaku un- Mungkin terdengar tidak biasa
tuk banyak golongan lain. Dan di bila dikatakan bahwa kita meng-
situ terdapat penegasan bahwa pa- ucapkan salam kepada Tuhan. Teta-
hala dari Tuhan serta kebebasan dari pi itulah yang kita baca saat tahîyah
rasa takut dan sedih akan dikaru- (bacaan pada duduk terakhir dalam
niakan kepada siapa saja yang ber- shalat), al-tahîyatu lillâhi wa al-
serah diri kepada Allah, Tuhan Yang shalawâtu al-thayyibât (segala salam
Maha Esa, Sesembahan yang sebe- dan salawat yang baik bagi Allah)
narnya (bukan hasil mitologi, do- dengan segala variasi bacaannya.
ngeng atau takhayul). Kemudian Kemudian kita ucapkan salam kepa-
dia menampilkan dirinya sebagai da Nabi, assalâmu ‘alayka ayyuhâ al-
orang baik (muhsin) dengan ber- nabîyu warahmatullâhi wabarakâtuh
buat kebaikan kepada sesama ma- (salam sejahtera, rahmat dan berkah
nusia. Sekarang, sikap berserah diri Allah kepada engkau wahai Nabi).
(kepada Tuhan) itu dalam bahasa Setelah itu kita ucapkan salam
Arab disebut Islâm. Dan agama kepada diri kita sendiri, assalâmu
para nabi dan rasul, sejak Nabi ‘alaina wa ‘alâ ‘ibâdillâhi al-
Adam a.s. sampai kepada Nabi shâlihîn (salam bagi kita semuanya
Muhammad Saw. disebut Islâm, ka- dan untuk semua hamba Allah
rena semuanya membawa ajaran yang saleh).
sikap pasrah dan berserah diri ke- Mengapa kita ucapkan salam
pada Tuhan, agar manusia memper- kepada Allah? Ini semua adalah sim-
oleh kedamaian (salâm) dan kese- bol, kiasan, atau lambang dari ke-
lamatan (salâmah). islaman itu sendiri. Islam artinya
Dalam kaitan dengan semuanya pasrah kepada Allah. Dalam penger-
itulah Nabi pernah bersabda: tian yang lebih dalam, Islam artinya
“ Wahai manusia sekalian, sebar luas- berdamai dengan Allah, tidak pu-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2921


DEMOCRACY PROJECT

nya masalah dengan Allah. Sebagai sifat Allah yang paling banyak di-
seorang Muslim, dengan sendirinya sebut dalam Al-Quran dan wacana
kita berdamai dengan Allah, tidak keagamaan.
ada masalah dengan Allah; Tidak Dalam Al-Quran disebutkan bah-
punya sikap negatif kepada Allah wa satu-satunya sifat Allah yang
Swt. Ini terkait dengan sifat jiwa diwajibkan atas diri-Nya ialah rah-
yang tenang (al-nafs al-muth- mah. Ia telah menentukan (mewajib-
ma’innah) yaitu rela dan direlakan kan—NM) dalam diri-Nya sifat
(râdliyatan mardlîyah). (Kepada kasih sayang (rahmah) (Q., 6: 12).
jiwa yang beriman akan dikatakan), Rahmah atau kasih Allah itu meli-
“ Wahai jiwa yang tenang! Kem- puti segala sesuatu. Sama dengan il-
balilah kepada Tuhanmu, dengan mu. Ada dua sifat Allah yang dinya-
rasa lega dan diterima dengan rasa takan meliputi segala sesuatu: rah-
lega (rida—NM)” (Q., 89: 27-28). mah dan ilmu. “... dan rahmat-Ku
Sikap râdliyatan mardlîyah bisa meliputi segala sesuatu,” (Q., 7:
kita terjemahkan sebagai perasaan 156). “Amat luaslah rahmat dan
tidak punya masalah dengan Allah. ilmu-Mu, meliputi segalanya,” (Q.,
Karena itu juga, Allah tidak ada 40: 7). Oleh karena itu, perlu kita
masalah dengan kita. Maka Allah renungkan sabda Nabi agar kita
melanjutkan ayat di atas dengan, meniru akhlak Tuhan yang dise-
Masuklah engkau ke dalam golongan butkan dalam sebuah hadis, “Ber-
hamba-hamba-Ku! Masuklah engkau akhlaklah kamu dengan akhlak
ke dalam surga-Ku (Q., 89: 29-30). Allah.” Yang dimaksud ialah me-
Inilah salah satu makna Islam. niru sifat-sifat Tuhan dan mengha-
yatinya di dalam hidup kita.


SALAM, RAHMAT,
DAN ILMU ALLAH SALÂM, RIDLÂ, DAN
KETENANGAN
Kebahagiaan tertinggi yang akan
dialami manusia ialah ketika dia Perkataan “jannah” dalam Al-
masuk surga dan mendapatkan sa- Quran yang makna asalnya ialah
lam dari Tuhan, Salam! Sebuah fir- kebun atau oase digunakan sebagai
man (sapaan) dari Tuhan Maha lukisan tentang kebahagiaan ter-
Pengasih (Q., 36: 58), Di situ ada tinggi yang dijanjikan bakal dika-
kaitan antara salam dengan rahmah. runiakan kepada orang-orang ber-
Allah mengucapkan salam karena iman kelak dalam kehidupan abadi
Dia Mahakasih dan Rahmah. Itulah di akhirat. Dalam pengertian ini,

2922  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

“jannah” menjadi padanan kata- reka menyadari bahwa Tuhanlah


kata Indonesia “surga” (dari San- yang memelihara dan menumbuh-
skerta “swarga”). Al-Quran juga kan mereka, dan Sinar-Nya adalah
menggunakan kata-kata “firdaus” Cahaya mereka.”
yang diambil dari bahasa Persi yang Maka dalam lukisan tentang
telah diarabkan. kebahagiaan tertinggi itu, intinya
Dalam berbagai lukisan Al- ialah penghayatan makna “salâm”,
Quran yang banyak sekali menge- yaitu rasa kedamaian dan kesela-
nai surga itu, an- rasan yang di-
tara lain terbaca peroleh sese-
firman sebagai Beriman kepada Allah berarti orang karena ke-
berikut: memandang diri sendiri sama sadarannya akan
Sesungguhnya dengan orang lain, dengan potensi ke-Mahaagung-
orang-orang yang yang sama untuk benar dan untuk an Allah dan ka-
beriman dan ber- salah. Maka iman membuat orang rena sikapnya
menjadi rendah hati atau tawadlu,
amal saleh, Tu- bersedia melakukan musyawarah
yang penuh rasa
han mereka akan dengan sesamanya. syukur kepada-
memberi mereka Nya. Adalah ke-
petunjuk dengan damaian dan
iman mereka itu; di bawah mereka keselarasan ruhani itu yang me-
mengalir sungai-sungai, dalam surga rupakan buah langsung sikap
kebahagiaan sejati. Seruan mereka pasrah yang tulus kepada Allah (al-
dalam surga itu ialah, “Mahasuci islâm menghasilkan salâm). Meski-
Engkau, ya Allah,” dan tegur-sapa pun yang diungkapkan dalam
mereka di situ ialah “Salâm firman di atas adalah suatu pe-
(Damai)”, sedangkan penutup seruan ngalaman surgawi (dan karena itu
mereka ialah, “Segala puji bagi Allah, merupakan ungkapan tentang ben-
seru sekalian alam” (Q., 10: 9-10). tuk kebahagiaan yang tertinggi),
Terhadap firman ini, A. Yusuf Ali namun pengalaman ruhani se-
memberi komentar: macam itu, meskipun dengan
“Sepotong melodi keruhanian kualitas yang lebih rendah, juga
yang indah! Mereka bernyanyi dan dapat dirasakan oleh seseorang yang
berseru dengan kebahagiaan, tetapi beriman semasa dalam kehidupan
kebahagiaan mereka itu ada dalam duniawi ini. Bahkan dalam Kitab
Keagungan Tuhan! Tegur sapa yang Suci juga terdapat isyarat bahwa
mereka terima dan tegur sapa yang kebahagiaan di akhirat itu adalah
mereka berikan adalah Damai dan kelanjutan kebahagiaan di dunia
Selaras! Dari awal sampai akhir, me- ini, sekalipun dengan tingkat dan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2923


DEMOCRACY PROJECT

kualitas yang lebih tinggi (Q., 2: mungkin dilanjutkan dengan ting-


25). kat al-nafs al-lawwâmah (jiwa
Oleh karena itu, salâm adalah penuh penyesalan), yaitu tingkat
makna perorangan (personal mean- kejiwaan ketika seorang pribadi
ing) sikap keagamaan yang tulus. Ia yang karena kesadarannya akan
juga merupakan kelanjutan sikap kelemahan dirinya (sehingga ba-
rela (ridlâ) kepada Allah atas segala nyak berbuat dosa, misalnya) meng-
keputusan-Nya yang telah terjadi alami guncangan yang menggeli-
pada hidup kita, hamba-Nya, serta sahkan, yang kemudian membim-
kelanjutan sikap bersandar (tawak- bingnya ke arah pertobatan kepada
kul, “tawakal”) kepada-Nya berke- Allah.
naan dengan apa yang hendak Proses demikian melapangkan
diputuskan-Nya atas usaha dan ikh- jalan ke arah sikap ridlâ kepada
tiar kita untuk kehidupan di masa Allah berkenaan dengan segala per-
mendatang. Dengan sikap rela ke- kara yang telah terjadi, dan sikap
pada Allah itu maka kedamaian bersandar atau tawakal kepada-Nya
atau salâm itu, menjadi sempurna, berkenaan dengan ikhtiar atau
karena Allah pun akan rela kepada usaha untuk yang akan datang, me-
kita, menghantarkan kita kepada nuju kepada tingkat kejiwaan yang
tingkat sebagai pribadi yang rela tenang-tenteram (al-nafs al-muth-
dan direlakan (râdliyah-mardlîyah). ma’innah). Tingkat ini, seperti telah
Keadaan jiwa yang rela dan di- disebutkan, membawa kepada ke-
relakan itu dicapai karena ketenang- adaan jiwa yang râdliyah-mardlîyah
an batin yang dimiliki seorang pri- (rela kepada Allah dan direlakan
badi akibat rasa dekat kepada Allah. oleh Allah), dan merupakan pang-
Tingkat keruhanian yang disebut kal rasa kedamaian dan keselarasan
derajat al-nafs al-muthma’innah ruhani (salâm) yang tak terlukiskan
(jiwa yang tenang-tenteram) ini dengan kata-kata. Maka surga pun
adalah tingkat kebahagiaan yang disebut sebagai Dâr Al-Salâm (Ne-
tertinggi. Tingkat itu mengakhiri geri Kedamaian dan Keselarasan, the
proses yang bermula dari jenjang Abode of Peace and Harmony), (Q.,
yang rendah, yaitu tingkat al-nafs 10: 25) dan karunia kebahagiaan
al-ammârah bi al-sû’ (jiwa yang yang paling agung di surga itu
senantiasa mendorong kepada ke- untuk seorang yang beriman dan
jahatan), yaitu tingkat kejiwaan saleh ialah keridlaan Allah kepa-
ketika seorang pribadi masih lebih danya (Q., 9: 72). Oleh karena itu,
banyak menghendaki kesenangan dilukiskan dalam sebuah sabda
duniawi yang rendah; kemudian Nabi Saw. bahwa surga itu meru-

2924  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pakan “sesuatu yang tak pernah dili- Mahahadir (Omnipresent) itu (Q.,
hat oleh mata, tak pernah terdengar 8: 2).
oleh telinga, dan tak pernah terbetik Sekarang, ingat atau dzikr ke-
dalam hati manusia”. pada Allah itu adalah juga makna
Telah dikemukakan bahwa rasa perorangan keyakinan agama, kare-
damai dan selaras dalam hati se- na sifatnya yang memang amat pri-
orang pribadi itu diperoleh karena badi. Lebih dari itu, dzikr yang
sikap batin yang rela dan tawakal sejati dan mendalam ialah yang
kepada Allah. dilakukan de-
Dan seseorang ngan penuh rasa
yang rela serta Orang yang memiliki penyakit rendah hati (ta-
bertawakal ke- rendah diri (inferiority complex) dlarru’) sedemi-
pada Allah itu sesungguhnya memiliki potensi kian rupa se-
tentunya ialah atau kecenderungan yang akan hingga menjadi
orang yang selalu dapat mendorong ia berlaku semacam rahasia
otoriter atau tiran apabila ia
ingat (dzikr) ke- pribadi (khufyah,
memiliki kesempatan atau posisi
pada-Nya. Justru menjadi penguasa.
privacy) dan ti-
ingat kepada dak dengan ting-
Allah secara kah laku lahiriah
konsisten dan tanpa terputus (manifest) seperti suara keras atau sikap
merupakan segi keimanan yang berlebihan (Q., 7: 55). Ketulusan
amat penting, serta menjadi sumber (ikhlas) dalam pasrah kepada Allah
kebajikan yang tertinggi (Q., 3: menghendaki sikap batin pribadi
191). Dan karena sikap itu yang serupa itu, tidak bisa lain.
merupakan keharusan sikap rela dan Karena itu, ikhlas dipertentangkan
tawakal kepada-Nya (sebab, ten- dengan pamrih, yang dalam kata-
tunya, rela dan tawakal kepada kata Arabnya disebut riyâ’, yang
Allah juga tidak mungkin tanpa secara etimologis berarti sikap ingin
pernah ingat kepada-Nya), maka dilihat sesama orang.
ingat kepada Allah juga menjadi Keseluruhan kesadaran menda-
sumber ketenangan jiwa dan keten- lam itu disimpulkan dalam penger-
teramannya. Orang yang beriman tian tentang takwa (taqwâ), yaitu
ialah yang merasakan ketenteraman kesadaran pribadi yang selalu me-
karena ingat kepada Allah (Q., 13: merhatikan dan memperhitungkan
28) serta yang setiap kali men- pengawasan Tuhan Yang Mahahadir
dengar Allah disebut maka terjadi dan Mahadekat berkenaan dengan
getaran pada jiwanya karena “kon- tingkah laku dan perbuatan sehari-
tak” dan rasa dekat kepada Yang hari. Karena kesadaran itu, melalui

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2925


DEMOCRACY PROJECT

kebersihan hatinya yang laksana mereka yang mempunyai hati yang


sinar terang (nûrânî [dari kata-kata utuh. Kecuali orang yang menghadap
nûr—cahaya], luminous) karena Allah dengan hati bersih (utuh—
takwa, seseorang memperoleh bim- NM) (Q., 26: 89).
bingan Ilahi ke arah jalan yang di- Makna salîm di sini adalah utuh
ridlai-Nya dalam menempuh hidup tak kurang suatu apa. Istilah popu-
ini. Maka disebutkan dalam Kitab lernya sehat wal afiat. Tidak semata-
Suci bahwa takwa kepada Allah dan mata selamat dalam arti safety, tetapi
keridlaan-Nya itu merupakan asas keadaan utuh di hadapan Allah
bangunan hidup yang benar (Q., 9: Swt. sesuai dengan desain-Nya keti-
109). ka kita diciptakan. Al-Quran meng-
gambarkan bahwa nanti penghuni

surga tidak saja mendapatkan ucap-
SALAM: SENTRAL DALAM AGAMA
an salam dari sesama, tetapi juga
tidak pernah mendengar ucapan
Kalau kita mengucapkan salam yang memandang rendah orang la-
kepada Allah, Allah pun menjawab in. Mereka di sana tidak mendengar
salam kita. Karena itu, dalam gam- cakap kosong, dan tiada mengandung
baran mengenai surga disebutkan perbuatan dosa. Selain mengatakan,
bahwa Tuhan selalu mengucapkan Salama! Salama! (Q., 56: 25-26).
salam kepada penghuninya. Salam! Dalam agama-agama Semitik,
Sebuah firman (sapaan) dari Tuhan perkataan salam begitu penting.
Maha Pengasih (Q., 36:58). Tidak hanya Islam yang mewaris-
Konsep mengenai salam me- kan ucapan assalâmu‘alaykum.
mang sangat sentral dalam agama Agama Yahudi juga memperkenal-
Islam. Perkataan Islam sendiri su- kan perkataan serupa, Salomlikum.
dah mengandung makna orang Salom artinya salam. Likum artinya
yang berdamai dengan Tuhan, dan untukmu. Salam mempunyai kaitan
Tuhan pun berdamai dengan orang dengan takwa, karena takwa harus
tersebut. Maka orang tersebut akan mempunyai implikasi kepada usaha
mencapai salâmah—yang kemudian menciptakan salam, usaha mencip-
kita pinjam menjadi kata selamat— takan kedamaian dan keutuhan da-
yaitu suatu keadaan utuh bahwa lam masyarakat. Usaha itu bermula
kita mencapai qalb-un salîm (hati dari tingkah laku pribadi kita ma-
yang utuh). Ada suatu gambaran sing-masing dalam bentuk budi pe-
nanti di akhirat bahwa tidak ada kerti luhur (al-akhlâq al-karîmah).
orang yang merasa tenteram kecuali


2926  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

SALAM UNTUK SALAM: WUJUD RAHMAT ALLAH


SEMUA MAKHLUK
Nabi selalu mengucapkan salam
Dewasa ini sudah banyak ilmu- pada siapa pun, kepada yang dike-
wan, termasuk Einstein, melihat nal dan yang tidak dikenal. Me-
benda-benda di alam raya tidak lagi mang, dalam suasana yang kadang-
dari segi manfaatnya secara tekno- kadang tegang di Madinah, ada
logis atau material belaka, tetapi semacam krisis dalam soal salam
meningkat kepada apresiasi tentang itu, misalnya ada sekelompok orang
ciptaan Tuhan. Al-Quran mengata- Yahudi yang datang kepada Nabi
kan, “Tiada seekor binatang pun di dengan perasaan bermusuhan. Kita
bumi ataupun unggas yang terbang membayangkan bahwa masyarakat
dengan sayapnya, tiada lain masya- di zaman Nabi itu sangat demok-
rakat juga seperti kamu (Q., 6: 38). ratis, tidak terlalu banyak unggah-
Itu artinya, kita diingatkan bahwa ungguh. Kelompok orang Yahudi
kita harus menghargai makhluk itu mengucapkan suatu ucapan
lain; kita harus menerima kehadiran yang sebetulnya kurang ajar, karena
mereka sebagai salah satu dari ang- mereka mengatakan al-sammu
gota wujud (makhluk) yang dicip- ‘alayka. Al-Samm, yang kalau kita
takan oleh Allah Swt. dan berhak terjemahkan agak sedikit kasar ber-
berada secara bersama dengan kita. arti, “Mampus engkau Muhammad.”
Maka, sehabis shalat, kita mela- Mendengar itu Nabi tidak men-
kukan salam ke kanan dan ke kiri, jawab al-sammu ‘alayka, melainkan
meskipun tidak ada orang, karena hanya ‘alayka. Suatu saat, beberapa
tujuan salam itu ialah semua makh- orang Yahudi masuk rumah Nabi
luk, termasuk kutu-kutu dan se- dan mengucapkan hal seperti itu.
rangga-serangga, bahkan juga nya- Aisyah, yang ada di dalam rumah
muk. Jadi ketika kita melihat suatu bersama Nabi, sangat marah dan
objek material seperti gunung, hu- menjawab dengan ucapan, “wa al-
tan, dan sebagainya, kita harus ber- sammu ‘alayka wa la‘natullâhi
pikir lebih tinggi dari persoalan eks- ikhwâna al-qirâdata al-khasîr
ploitasi dan eksplorasi. Tidak berarti (Mampus kamu juga dan laknat
bahwa tindakan itu tidak benar, te- Allah atas kamu, kamu orang-orang
tapi kita harus mempertimbangkan yang dikutuk oleh Tuhan menjadi
yang lebih tinggi lagi, yaitu mengap- kera-kera yang hina).” Hal ini
resiasi mereka sebagai umat seperti karena di dalam Al-Quran dijelas-
kita. Itulah ainul yaqin (‘ayn al-yaqîn). kan bahwa ada sebagian orang Ya-


Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2927


DEMOCRACY PROJECT

hudi yang pernah dikutuk menjadi halal dengan Allah dalam arti ridla
seperti kera-kera yang sangat hina. kepada-Nya. Dengan begitu, Allah
Mendengar itu, Nabi marah se- akan ridla kepada kita. Itulah yang
kali, “‘A’isyah! Jangan begitu, siapa akan menjadi ketenteraman ketika
yang mengajari kamu seperti itu, aku disebutkan dalam Al-Quran ber-
tidak diutus untuk melaknat orang kenaan dengan al-nafs al-muth-
dan bicara kasar seperti itu.” ma’innah. Kepada jiwa yang beriman
‘A’isyah menjawab, “Nabi men- [tenang—NM] akan dikatakan),
dengar sendiri apa yang dikatakan “ Wahai jiwa yang tenang! Kemba-
orang itu, jadi lilah kepada
saya balas.” Tuhanmu, dengan
Nabi berkata, Kita tidak boleh meminta apa-apa rasa lega (ridla—
“Saya kan sudah kepada Tuhan, kecuali minta diam- NM) dan diterima
membalas dan punkan dosa. Sebab melakukan dengan rasa lega
saya jawab wa demikian itu sama dengan (diridlai—NM)!
‘alaykum saja.” mendikte Tuhan, seolah-olah kita Masuklah engkau
Nabi tetap me- lebih tahu dari Tuhan tentang apa ke dalam golongan
yang baik buat kita.
nerima mereka hamba-hamba-
dan berbicara de- Ku. Masuklah
ngan baik sekali. Jadi, kesopanan- engkau ke dalam surga-Ku” (Q., 89:
kesopanan seperti ini termasuk 27-30).
dalam kemanusiaan. Maka, manusia

dalam bahasa Arab disebut insân,
insun, al-ins, artinya ramah, lemah SALING MENASIHATI
lembut. Kalau ada orang yang
namanya anîs, artinya orang yang Banyak orang yang tidak tahan
ramah dan lemah lembut. bermusyawarah, terutama ketika
Jadi, rahmat Allah kepada kita menghadapi kemungkinan ternyata
sebagai manusia itu diwujudkan ke dirinya salah. Memang, yang pa-
dalam salam. Dari situlah perka- ling berat pada diri kita ialah meng-
taan Islam diambil, yaitu suatu ke- akui kesalahan sendiri. Sebagaimana
adaan di mana kita utuh dan in- diungkapkan dalam pepatah Mela-
tegral, tidak ada perasaan dengki, iri yu, “Kuman di seberang lautan
hati, perasaan buruk sangka pada tampak, sementara gajah bertengger
orang dan sebagainya. Hal itu yang di pelupuk mata tidak tampak.”
disebut halâl-un bi halâl-in, sama- Kita lebih mudah melihat kesalahan
sama bersih, sama-sama tidak ada orang lain betapapun jauh dan
persoalan. Kita juga harus halal bi kecil, namun susah mengakui kesa-

2928  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

lahan diri sendiri biarpun besar dan kira-kira 20 tahun lagi. Maka, harus
dekat. Itulah sebabnya, menurut ada wa tawâshaw bi al-shabr. Para
surat Al-‘Ashr, tidak cukup hanya ahli tafsir modern mungkin akan
dengan wa tawâshaw bi al-haqq menerjemahkan wa tawâshaw bi al-
(saling menasihati untuk kebenaran) shabr itu sebagai keharusan adanya
(Q., 103: 3) tetapi juga harus jadwal waktu (time scheduling).
dengan wa tawâshaw bi al-shabr Syarat wa tawâshaw bi al-shabr
(saling menasihati untuk kesabaran yang dimensinya sedemikian rupa
dan ketabahan) (Q., 103: 3). itu, sekaligus merupakan peringatan
Sabar sendiri mempunyai di- bahwa menegakkan kebenaran ti-
mensi waktu. Pembuktian kebe- daklah mudah. Tidak bisa sekarang
naran sejati memerlukan waktu. kita mulai dan besok kelihatan
Demikian juga menegakkan keadil- hasilnya. Lebih sulit lagi melu-
an. Tidak bisa instan. Apalagi bila ruskan kesadaran psikologis berupa
kebenaran itu menyangkut masya- kesediaan untuk melihat kemung-
rakat yang besar. Di sana ada hu- kinan diri sendiri salah dan secara
man investment atau tanaman kema- rendah hati melihat kemungkinan
nusiaan. Waktu yang dibutuhkan orang lain benar.
untuk membuktikan hasilnya ada-

lah satu generasi. Apa yang kita
mulai sekarang ini, dalam skala SAMUEL HUNTINGTON
besar, baru dua puluh tahun lagi
akan betul-betul terwujud. Ahli Setelah Uni Soviet runtuh, mela-
pendidikan umumnya mengatakan, lui tesis-tesis seperti yang dikemu-
“Kalau kau tanam jagung, tunggu- kakan Samuel Huntington (Clash of
lah tiga bulan baru panen, kalau Civilization, benturan antarper-
kamu tanam kelapa, sabarlah lima adaban), muncul mindset impe-
tahun untuk panen. Tetapi kalau rialistik dari negara-negara besar
tanamnya adalah human investment, seperti Amerika. Bahkan kalau
mendidik manusia, menegakkan diperluas lagi menjadi the West
keadilan, dan sebagainya, maka ka- against the Rest. Barat lawan semua-
mu harus sabar menunggu satu nya. Perang Amerika saat ini adalah
generasi.” perang atas nama peradaban: yaitu
Lihatlah tanaman Pak Harto. peradaban versus non-peradaban.
Baru terbukti salah setelah 30 ta- Jadi, tesis Huntington ini adalah su-
hun. Demikian juga yang benar. atu gejala mindset imperialistik dari
Kebenaran yang sekarang kita mu- sebuah negara super power, yang
lai, akan terbukti betul-betul benar sedang adigang-adigung-adiguna,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2929


DEMOCRACY PROJECT

karena beranggapan sebagai satu- reka yang menggeneralisasikan an-


satunya negara adidaya. Karena tara Islam dan terorisme, yang sela-
i t u, s e k a r a n g lu menyebut
Amerika merasa Islam sebagai
takut luar biasa teror atau se-
kepada Cina baliknya. Baru
yang sedang sekarang ini
bangkit untuk mereka berha-
menyaingi mere- dapan dengan
ka. Di dalam te- kenyataan yang
sis Huntington, merupakan per-
Cina dimasuk- soalan hidup
kan dalam ke- atau mati. Ter-
lompok Islam, paksa mereka
sehingga muncul membedakan
Cina-Islam, dengan bukti kerjasama keduanya, termasuk Bush sendiri
yang erat sekali antara RRC dengan yang mengatakan bahwa Islam itu
Pakistan. agama damai.
Walaupun para pengamat menu-

duh Huntington terlalu menyeder-
hanakan masalah, yang jelas tesis- SANTRI DAN
nya merupakan cerminan dari PENDIDIKAN KOLONIAL
mindset kekhawatiran. Memang,
geopolitik yang dibuat bisa mem- Dalam sistem stratifikasi sosial
bawa kesulitan bagi Amerika sen- kolonial, yang paling tidak diun-
diri. Misalnya, Amerika membuat tungkan dalam sistem pendidikan
kalkulasi, lalu timbul jargon bahwa kolonial ialah mereka yng diiden-
yang mereka perangi adalah teroris- tifikasi oleh Clifford Geertz sebagai
me, bukan Islam. Dari sini, mu- golongan Santri. Di bawah pim-
lailah mereka bicara tentang pinan para ‘ulamâ’, golongan Santri
Abrahamic Religions (agama-agama (yang juga disebut sebagai kelom-
Ibrahim). Yang menyebabkan orang pok sosial yang paling banyak mela-
Amerika tertarik sekali kepada hirkan wirausahawan pribumi) me-
Islam, justru keributan mengenai rupakan golongan yang dalam hal
soal ini. Sebelum terjadi peristiwa pendidikan modern termasuk pa-
11 September, pemerintah Amerika ling rendah keadaannya.
dan tokoh-tokoh politik Barat lain- Tetapi, sebabnya tidak semata-
nya tidak peduli terhadap pers me- mata politik kolonial yang diskri-

2930  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

minatif. Akibat negatif diskriminasi nisasi Nahdlatul Ulama, Nahdlatul


itu diperburuk oleh sikap para ‘Ulamâ’), tumbuh dan berkembang
Santri sendiri, di bawah pimpinan kurang lebih sebagai saingan terha-
para ‘ulamâ’, yang menempuh po- dap sekolah-sekolah formal kolonial.
litik non-koperatif dengan Belanda, Dalam lembaga-lembaga pendi-
bahkan isolatif. Ketika pemerintah dikan itu terasa sekali semangat
kolonial dengan segala “iktikad pengucilan diri dari sistem kolonial
baik”-nya (berdasarkan gerakan pada umumnya. Secara simbolik hal
Kemanusiaan dan Sosialisme di itu dicerminkan dalam sikap para
Negeri Belanda yang menghasilkan ‘ulamâ’ yang mengharamkan apa
“Politik Etis”) ingin menyertakan saja yang datang dari Belanda, dari
rakyat “Hindia Belanda” dalam per- hal yang cukup prinsipil seperti il-
adaban modern (Eropa) antara lain mu pengetahuan modern (dan hu-
dengan memperkenalkan pendi- ruf Latin) sampai hal-hal sederhana
dikan modern (Belanda, Barat, seperti celana dan dasi. Ajakan
sekular), para ‘ulamâ’ mengim- pemerintah kolonial kepada mereka
banginya dengan mengembangkan untuk ikut serta dalam “peradaban
dan mendirikan lebih banyak pe- modern” disambut dengan sikap
santren. berdasarkan sebuah hadis, “Barang-
Sebagai bagian dari tradisi bu- siapa meniru suatu kaum, maka ia
daya Islam Indonesia, meskipun termasuk kaum itu” (Man tasyabba-
pesantren telah ada sejak beberapa ha bi qawmin fahuwa minhum).
abad (dan dapat dilihat sebagai ke- Maka meniru “kaum” Belanda de-
lanjutan tradisi mapan serupa di ngan, misalnya, memakai celana,
negeri-negeri Islam dari kalangan membuat yang bersangkutan ter-
kaum sufi seperti zâwiyah dan masuk “kaum” Belanda yang “ka-
ribâth di India dan Timur Tengah), fir”.
namun suatu kenyataan yang sangat Tentu dalam menilai secara lebih
menarik ialah bahwa sistem pen- adil sikap para ‘ulamâ’ tersebut kita
didikan tradisional Islam itu ber- tidak boleh melupakan aspirasi me-
kembang pesat pada peralihan abad reka yang sangat nasionalistik dan
yang lalu. Pesantren-pesantren besar patriotik.
di kompleks Jombang-Kediri, se-

perti Tebuireng, Tambakberas,
Rejoso, Denanyar, Jampes, Lirboyo, SARUNG
dan lain-lain (yang kelak pengaruh-
nya begitu besar pada kehidupan Agama mengajarkan supaya
nasional, antara lain melalui orga- kaum laki-laki paling tidak menu-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2931


DEMOCRACY PROJECT

tup badannya mulai dari pusat (atau al-Ba‘ts), Renaissance, yaitu


sampai lutut. Tetapi tidak sampai kebangkitan kembali Dunia Arab
pada persoalan bagaimana menu- (dan Islam). Kebangkitan kembali
tupnya. Lantas kita di Indonesia, ini berlatar belakang penderitaan
karena mewarisi dari nenek moyang bangsa-bangsa Arab di bawah pe-
memakai sarung, maka tiba-tiba merintah Turki Utsmani, yang me-
kita menganggap sarung itu men- nurut Badawi ditandai oleh “tidak
jadi lambang dari orang Islam. Di adanya vitalitas dan imajinasi, kuat-
India, lambangnya bukan sarung nya perasaan puas dan cukup diri
tapi pakaian khas India yang di- yang menumpuk, dan tidak adanya
sebut sirwâl. kemauan atau kemampuan untuk
menjelajahi horizon baru.”

Kebangkitan kembali Arab itu
SASTRA ARAB MODERN pertama-tama terasa di Libanon
dan Syria, berkat adanya kegiatan-
Dalam membicarakan tentang kegiatan misionaris Kristen dari
sastra Arab modern, bisa dirujuk Eropa dan Amerika. Kehadiran
kepada beberapa karya antologi, kegiatan misionaris itu kelak antara
dua di antaranya harus disebutkan, lain menghasilkan berdirinya
yaitu antologi Mustafa Badawi American University of Beirut—
(Mukhtârât min Al-Syi‘r Al-Arabî A.U.B.—lembaga pendidikan tinggi
Al-Hadîts) dan antologi James yang paling bergengsi di Timur
Kritzeck (Anthology of lslamic Litera- Tengah dan yang banyak mencetak
ture, From the Rise of lslam to Modern kaum intelektual Arab modern.
Times), juga beberapa karya Najib Maka yang mula-mula aktif dalam
Mahfuzh. Antologi Badawi secara kebangkitan kembali itu ialah
khusus dipusatkan kepada sastra orang-orang Arab Kristen, yaitu
Arab modern, sedangkan antologi kelompok sosial kawasan Levant
Kritzeck cakupannya lebih luas, yang didekati dan diistimewakan
sejak munculnya Islam sampai oleh kaum penjajah Barat karena
zaman modern. perasaan kesamaan budaya keaga-
Karena Iebih memusatkan diri maan mereka. Karena itu antologi
pada sastra Arab modern, Badawi Badawi meliputi pula banyak pe-
dituntut untuk membatasi apa yang nyair Arab Kristen, seperti Mikha’il
ia maksudkan itu. Sastra Arab mo- Na’imah, Jurj Shaidah, Jabra
dern ialah yang muncul di dunia Ibrahim Jabra, dan Khalil Hawi.
Arab setelah terjadinya al-Nahdlah, Tempat Kebangkitan kembali
kadang-kadang disebut al-Inbi‘âts Arab lainnya ialah Mesir, berkat

2932  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pembaruan yang dilakukan oleh bahasa dan budaya itu—sehingga


Muhammad Ali, seorang serdadu penerimaan bentuk lain akan harus
Turki Albania yang (ironisnya) menggeser apa yang sudah ada pada
justru membebaskan Mesir dari mereka dan yang sudah amat ma-
kekuasaan Turki ‘Usmani dan men- pan secara turun menurun. Namun
dirikan pemerintahan Khedive. setelah penerapan bentuk-bentuk
Meskipun konon sastra Barat itu
buta huruf, na- terjadi, hasilnya
“Penyembahan kita kepada Tuhan
mun Muhammad haruslah berarti pencarian Ke-
ialah terdesak-
Ali berusaha me- benaran secara tulus dan murni, nya ke belakang
modernisasi Me- tanpa belenggu dan pembatasan bentuk-bentuk
sir, terutama ang- yang kita ciptakan sendiri, sadar sastra Arab tra-
katan bersenjata- atau tidak.” disional yang
nya, guna meng- (Erich Fromm) berupa qashidah
imbangi Barat dan perkem-
dan Turki. Bagi Muhammad Ali, bangannya pada sastra arab abad
modernisasi hanya berarti pene- tengah seperti madih (panegirik),
rapan teknologi Barat, khususnya hijâ (satir), fakhr (bangga diri), ritsâ’
untuk keperluan kemiliteran. Tetapi (elegi), ghazal (romans), washf
dalam perjalanan waktu, orang- (deskripsi), h ikmah (ungkapan
orang muda yang dikirim ke Eropa bijak), malah juga maqâmât (dis-
untuk belajar ilmu teknologi itu kursus).
tidak kebal terhadap nilai-nilai Para patron sastra yang umum-
kultural dan intelektual yang amat nya terdiri dari para penguasa (kha-
erat kaitannya dengan ilmu tekno- lifah, sultan, amir, dan lain-lain)
logi dan kehidupan ekonomi mo- juga lenyap dari pemandangan,
dern (seperti rasionalitas, efisiensi, digantikan oleh pembacaan umum
tepat waktu, tepat janji, “predictabi- atau publikasi karya-karya sastra
lity”, dan lain-lain). melalui media-media massa dan
Walaupun begitu, berbeda de- pusat-pusat kesenian, yang dibaca
ngan masalah teknologi dan pe- dan diapresiasi oleh kaum me-
mikiran (di bidang politik, mi- nengah. Perluasan pendidikan rak-
salnya), penerapan bentuk-bentuk yat menambah luasnya audensi
sastra Barat hanya terjadi jauh bela- sastra Arab modern, jauh lebih luas
kangan. Ini antara lain disebabkan daripada yang pernah ada sebe-
oleh kekayaan bahasa dan budaya lumnya. Dengan begitu, watak aris-
Arab sendiri—yang kaum orientalis tokratik sastra Arab pun digantikan
banyak mengemukakan keunggulan oleh wataknya yang lebih merakyat

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2933


DEMOCRACY PROJECT

seperti dapat ditemukan pada novel- para penyair adalah syirik serta
novel sosiologis Najib Mahfuzh, sangat hedonis, yakni pemuja ke-
drama Taufiq Al-Hakim, ataupun nikmatan; kenikmatan sekitar mi-
puisi-puisi Al-Bayati dan Shalah numan keras, perempuan, kuda,
‘Abd Al-Shabur. unta, dan sebagainya. Meskipun
para penyair itu disebut mengikuti

setan, namun masih ada anak ka-
SASTRA BERKEMBANG
limat “kecuali mereka yang ber-
TETAPI DRAMA TIDAK
iman”. Kalau penyair beriman, itu
tidak masalah, karena Nabi sendiri
Orang Islam boleh mengklaim juga punya penyair, yaitu Hasan
bahwa di antara semua agama, yang Shadiq.
paling banyak mendorong seni Seni sastra, yaitu syair dan prosa,
sastra adalah Islam. Hal itu, sekali berkembang sangat pesat dalam
lagi, karena pengaruh Al-Quran Islam, tetapi tidak demikian dengan
yang merupakan “sastra”. Seni Islam drama. Drama di dunia Islam me-
di bidang sastra banyak sekali di- rupakan gejala baru. Mengapa?
pengaruhi oleh seni Arab, dalam Sebab seni drama—yang unsurnya
arti bahwa seni itu telah ada sebe- ialah tragedi—lahir di kalangan
lum Islam. Dalam masyarakat Arab orang-orang Yunani yang berpan-
pra-Islam, ada perlombaan atau dangan hidup pesimistis, yang
festival seni di mana nama para pe- beranggapan bahwa hidup ini sebe-
menang beserta hasil karyanya di- tulnya penuh tragedi. Islam tidak
tulis dan digantungkan di Ka‘bah mengajarkan itu. Islam meng-
sebagai penghargaan, yang disebut anggap bahwa hidup ini baik dan
mu‘allaqât, yaitu seni-seni sastra bisa mendatangkan kebahagiaan,
yang digantung sebagai penghor- asalkan dijalani secara benar. Karena
matan. itu ada doa, Tuhan, “berilah kami
Model seni yang berkembang di kebaikan di dunia ini, dan kebaikan
zaman jahiliah bertahan di dalam di akhirat” (Q., 2: 201). Dengan
Islam. Al-Quran sendiri tidak lang- demikian, pandangan hidup Islam
sung mendukung seni, melainkan bersifat optimistis; tidak ada tra-
terlebih dulu melihat konteksnya. gedi, tidak ada drama. Inilah yang
Di dalam surat Al-Syu‘arâ’ ada membuat orang Islam tidak terta-
pernyataan yang tidak terlalu positif rik kepada drama. Ketika perben-
mengenai kaum penyair, karena saat daharaan kebudayaan Yunani ma-
itu mereka mengikuti setan. Me- suk ke Islam, yang banyak diterje-
mang di zaman pra-Islam, orientasi mahkan orang Islam adalah falsafah

2934  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dan ilmu pengetahuan, dan bukan daerah Roma (Byzantium waktu


drama-drama seperti ‘Homeros’, itu) seperti Syria, Mesir, dan seba-
‘ Illia’. Mereka gainya, semua
tidak mengingin- jatuh. Usaha
kannya karena se- Pencarian kebenaran yang tulus ekspansi itu ke-
lain penuh tra- dan murni akan mustahil jika mudian dilan-
gedi, drama juga dilakukan dalam semangat ko- jutkan oleh
mengandung ba- munal dan sektarian. Ia harus ‘U t s m a n d a n
bebas dari setiap kemungkinan
nyak unsur mito- pengukungan ruhani.
sempat meng-
logi. Misalnya, alami keman-
“Perang Troya”, dekan sewaktu
yang benar-benar bersifat mitologis; kekhalifahan Ali Ibn Abi Thalib.
yakni kisah pertengkaran antara Ketika Ali terbunuh pada tahun 42
dewa-dewi yang saling meng- H, umat Islam dipersatukan kem-
hancurkan antara mereka. bali. Maka tahun 42 H disebut ‘Âm
al-Jamâ‘ah (Tahun Persatuan).

Sebetulnya istilah “ahli sunnah wal-
SEBAB KESUKSESAN ISLAM
jamaah” memiliki kaitan dengan
peristiwa tersebut. Berikutnya, di
Berdasarkan kesuksesan di dalam tangan Muawiyah, ekspansi dila-
kekuasaan dan militer, kita harus kukan lagi ke arah Barat (Anda-
menyebut Nabi Musa, meski pres- lusia), dan sedang ke arah Timur
tasinya hanya membawa Bani Isra’il sampai Pakistan dilakukan oleh Al-
keluar dari Mesir dalam suatu peris- Walid.
tiwa yang disebut eksodus (perpin- Bahwa Islam pada masa penye-
dahan besar-besaran) ke Kanaan. barannya dulu memiliki kekuatan
Nabi Musa sendiri tidak bisa meng- bersenjata yang tangguh, adalah
hantarkan Bani Isra’il ke daerah fakta sejarah yang tidak perlu dito-
yang dijanjikan. Bangsa Israel harus lak. Tapi kesuksesan penyebaran
menunggu datangnya Daud, yang agama Islam itu sendiri ditopang
berhasil merebut Yerusalem. Hal ini oleh banyak hal dan keunggulan
berbeda dengan Nabi Muhammad yang dimiliki oleh Islam sendiri,
Saw. yang ketika beliau wafat, misalnya agama Islam itu bebas dari
seluruh Jazirah Arab sudah tunduk bid’ah, khurafat, dan takhayul.
di bawah kekuasaannya, yang ke- Keunggulan lain adalah bahasa
mudian diintensifkan oleh ‘Umar Arab yang merupakan sarana dak-
dengan ekspansi luar biasa. Persi wah Islam. Menurut para ahli, ba-
sebagai negara super-power, daerah- hasa Arab adalah bahasa yang paling

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2935


DEMOCRACY PROJECT

tua di muka bumi. Ia lebih kuno tidak mengikuti mazhab Bizantium


dari bahasa Ibrani. Ini harus kita yang didirikan oleh kaisar Kons-
sebut karena orang Yahudi sudah tantin. Oleh orang Islam mereka
terlanjur percaya bahwa bahasa semua dilindungi dan diberikan
Ibranilah yang paling tua, sehingga kebebasan dan hak untuk mem-
nanti di surga katanya semua orang praktikkan agama sesuai dengan
akan berbahasa Ibrani. Lebih dari keyakinan mereka.
itu, bahasa Arab adalah satu dari Dengan keunggulan-keunggulan
empat bahasa yang paling meme- itu, orang Arab bisa menguasai
ngaruhi manusia dan yang masih daerah yang begitu luas dari Lautan
hidup. Yang lainnya adalah bahasa Atlantik sampai Gurun Ghobi.
Latin, Yunani, dan Sanskerta. Jadi,

dari empat bahasa yang meme-
ngaruhi umat manusia ini, se- SEDEKAH
muanya telah mati kecuali bahasa
Arab. Buku Imam Al-Ghazali yang Al-Quran menegaskan bahwa
notabene ditulis 1000 tahun yang dalam bersedekah kita tidak boleh
lalu, ketika kita baca serasa ditulis memilih-milih harta buruk yang
di zaman sekarang. Padahal kita kita sendiri tidak mau memakainya.
akan merasa kesulitan saat membaca Sering kita merasa bangga dengan
buku Negarakertagama. Jadi, keung- memberikan pakaian bekas padahal
gulan bahasa Arab itu sangat nyata kita sendiri tidak mau memakainya.
sehingga langsung memengaruhi Al-Quran memberikan sindiran
semua bahasa dari umat-umat yang kepada mereka yang melakukan hal
beragama Islam termasuk bahasa semacam itu:
Indonesia. Hai orang-orang yang ber-
Keunggulan berikutnya adalah iman, nafkahlah (di jalan Allah)
dari segi militer, seperti disinggung sebagian dari hasil usahamu yang
di atas. Orang Arab memiliki ke- baik-baik dan sebagian dari apa
unggulan militer yang luar biasa yang Kami keluarkan dari bumi
karena mereka menguasai perang untuk kamu. Dan janganlah kamu
memilih yang buruk-buruk lalu
padang pasir. Keunggulan yang lain
kamu nafkahkan dari padanya,
adalah keterbukaan dan kebebasan.
padahal kamu sendiri tidak mau
Konflik-konflik agama yang terjadi mengambilnya melainkan dengan
di Timur-Tengah waktu itu sangat memincingkan mata terhadapnya.
melelahkan, terutama di kalangan Dan ketahuilah bahwa Allah
Kristen. Misalnya, kaum Nestorian Mahakaya lagi Maha Terpuji (Q.,
ditindas oleh Bizantium karena 2: 267).

2936  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Itulah sebuah sindiran bagi “membuang sampah”. Itu menipu


orang-orang yang dalam bersedekah diri sendiri, karena kita sebetulnya
tidak sebanding dengan harta yang tidak bersedekah. Ada anjuran bah-
dimilikinya. Misalnya, sebagai per- wa kalau kita bersedekah, sebaiknya
bandingan saja kita mempunyai bukan barang jelek yang kita sendiri
uang sepuluh ribu perak, ketika di tidak mau mengambilnya kecuali
jalan raya kita menemukan orang dengan memejamkan mata. Kalau
yang membutuh- mau bersede-
kan sedekah, kita kah, justru pi-
hanya memberi- lihlah yang ter-
nya lima puluh baik, termasuk
perak, tentunya di dalamnya
ini tak sebanding. barang nominal
Jadi, dalam ber- seperti uang.
sedekah ini kita Misalnya, sese-
harus serius dan orang mau ber-
sebanding de- sedekah seribu,
ngan harta yang sedang di kan-
kita miliki. tongnya ada
Memang dalam beramal dan uang tiga ribu, yang terbaik itulah
beribadah ini kita dituntut untuk yang diberikan. Perbuatan demikian
menjadi yang terbaik (sesuai de- mempunyai efek yang bagus untuk
ngan kemampuan kita). Nah, coba latihan.
sekarang kita renungkan makna Apalagi jika nilainya bukan
Hadis: “Sebaik-baik manusia ialah nominal, yakni betul-betul mem-
yang paling bermanfaat kepada punyai nilai intrinsik. Kalau mem-
sesama manusia.” berikan pakaian, pilih yang baik
atau jumlahnya lebih banyak se-

hingga betul-betul membuat kita
SEDEKAH DENGAN IKHLAS
bersedekah. Sedekah terkait dengan
keikhlasan. Al-Quran mengatakan
Dalam bersedekah atau berzakat, bahwa di dalam bersedekah agar ti-
kita harus bertanya-tanya apakah dak mengharap balasan, bahkan
kita hendak berbuat baik atau ha- sekadar ucapan terima kasih. Dalam
nya “membuang sampah”. Kalau Al-Quran ditegaskan, (Sambil
kita sudah merasa bersedekah de- berkata), “Kami memberi makan
ngan hanya menyisihkan baju-baju kepada kamu karena Allah semata;
bekas, itu artinya kita sekadar kami tidak mengharapkan balasan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2937


DEMOCRACY PROJECT

dan terima kasih dari kamu,” (Q., benar. Benar dalam arti sesuai
76: 9). Kalau masih ada bibit dengan kesadaran yang benar,
mengharapkan balasan meski ucap- kesadaran yang ia yakini atau kesa-
an terima kasih, ada bahaya bahwa daran Tuhan, takwa. Itulah sebab-
sedekah kita batal. Sebab Al-Quran nya, sedekah sesungguhnya juga
menyatakan, Janganlah merusak berefek kembali pada kepentingan
sedekahmu dengan mengingat-ingat dirinya dan tidak membutuhkan
kembali dan dengan gangguan sebuah imbalan atau balasan atau
(mengumpat dan perkataan yang me- pujian. Hal demikian juga dibe-
nyakitkan) (Q., 2: 264). Juga narkan dalam Al-Quran bahwa se-
dinyatakan, Kata-kata yang baik dekah adalah refleksi kepentingan
dan pemberian maaf lebih baik da- diri, yakni (Sambil berkata), “Kami
ripada sedekah yang disertai gangguan memberi makan kepada kamu kare-
(sikap-sikap yang menyakitkan) (Q., na Allah semata, kami tidak meng-
2: 263). harapkan balasan dan terima kasih
dari kamu” (Q., 76: 9).

Ayat tersebut menegaskan, keti-
SEDEKAH: MENYUCIKAN HARTA ka seseorang memberi kepada orang
lain, maka tidak perlu mengha-
Bersedekah, mengeluarkan seba- rapkan imbalan atau, bahkan seka-
gian harta atas kekayaan yang dimi- dar ucapan terima kasih. Sebab ini
liki seseorang, merupakan proses menyangkut kepentingan dirinya
penyucian terhadap kekayaan ter- dengan Allah Swt., refleksi sikap
sebut. Dengan demikian, diharap- membenarkan yang diyakini.
kan harta yang dimiliki benar-benar Namun, dalam era teknologi
menjadi suci. Atau, dalam istilah informasi yang sudah maju, baik
yang sekarang lagi ramai dibicara- teknologi media cetak maupun
kan orang, mirip dengan money- elektronik, sering sekali disaksikan
laundrying, tetapi dalam arti positif, atau publikasi orang melakukan
karena telah diberikan hak-hak sedekah, beramal atau berinfak,
orang lain secara benar menurut ke- menjadi pemberitaan. Kasus demi-
tentuan agama. kian itu, tentu tidak mengurangi
Di sisi lain, sedekah atau mem- dan menyalahi nilai sedekah, sebagai
berikan sebagian harta merupakan pembuktian diri kepada keyakinan
sebuah wujud tindakan pembukti- yang benar, iman kalau tidak di-
an kesadaran dan kebenaran. Dari iringi sifat riya, atau ingin men-
segi bahasa Arab, kata shadaqah, ju- dapatkan pujian. Seperti yang dise-
ga diartikan dengan tindakan yang butkan dalam Al-Quran, riya men-

2938  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

jadi ciri-ciri orang munafik atau berkembang, banyak terjadi perbe-


orang yang mendustai agama de- daan pendapat antara dia dengan
ngan dalil amal saleh, Adakah kau gurunya, Imam Malik. Dulu berbe-
lihat orang yang mendustakan hari da pendapat itu biasa, tetapi seka-
kiamat (agama—NM)? … Maka rang malah dilarang.
celakalah orang-orang yang shalat. Di Yaman, Imam Syafi‘i diang-
Yang alfa dalam shalat mereka. Yang kat sebagai profesor. Pada waktu itu,
hanya ingin dilihat (orang) (Q., di Yaman ada kaum Syi‘ah Zaidiah,
107: 1-6). yang sampai sekarang masih sangat
Lain persoalannya kalau hal kuat keberadaannya (kaum Syi‘ah
demikian itu diniatkan sebagai Zaidiah ini dekat sekali dengan
sugesti dan rangsangan kepada Sunni, hampir tidak ada bedanya).
pihak lain agar mau bersedekah dan Imam Syafi‘i tumbuh di tempat
beramal. Atau agar terjadi proses tersebut, dan karena dia juga se-
imitasi atau penularan, maka sah- orang sastrawan, dia pun menggu-
sah saja dan tidak ada salahnya. bah syair-syair yang bernada me-
muja keluarga Nabi (Ahlul Bait).

Hal ini terdengar oleh Harun Al-
Rasyid dari Baghdad yang sangat
SEDIKIT TENTANG
SEJARAH IMAM SYAFI‘I
anti Syi‘ah, sehingga Imam Syafi‘i
dituduh subversif dan dipanggil ke
Beberapa waktu silam ada sebu- Baghdad untuk diadili dan diancam
ah seminar internasional di Jakarta hukuman mati (dibunuh).
mengenai Imam Syafi‘i. Para peser- Waktu itu kelompok Syi‘ah me-
tanya terdiri dari tokoh-tokoh terke- mang merupakan kekuatan subversif
muka yang dianggap sangat concern terhadap Baghdad. Tetapi Imam
dengan Imam Syafi‘i, termasuk para Syafi‘i yang sangat cerdas menga-
kiai. Tetapi anehnya, tidak seorang takan, “Saya bukan orang Syi‘ah,
pun membicarakan Syafi‘i dari sisi saya hanyalah seorang penyair yang
sejarah. Paling-paling disebutkan menggubah syair-syair yang meng-
bahwa Imam Syafi’i telah menulis agungkan keluarga Nabi. Kalau
kitab ini dan isinya begini. Bahkan yang Anda maksudkan orang Syi‘ah
ada indikasi ketidaktahuan tentang adalah orang yang mengagungkan
tempat kelahirannya. Imam Syafi‘i keluarga Nabi bunuhlah saya, tetapi
lahir di …, kemudian pindah ke semua orang yang mengagungkan
Madinah dan belajar pada Imam keluarga Nabi juga harus dibunuh.”
Malik yang mendirikan mazhab Singkatnya, Imam Syafi‘i tidak jadi
Maliki. Tetapi setelah dia sendiri dibunuh. Belakangan dia malah

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2939


DEMOCRACY PROJECT

belajar di Baghdad dan mengem- hidup kita ini menjadi lebih baik.
bangkan mazhab Syafi‘i. Semua hak istimewa kita adalah
Banyak orang Islam mengaku amanat. Firman Allah ini dilanjut-
bermazhab Syafi‘i, tetapi tidak tahu kan dengan ayat yang secara khusus
soal ini karena wawasan sejarahnya menyebut pemerintahan sebagai
telah hilang dan kemudian meng- sesuatu yang harus dijalankan
anggap semuanya diterima begitu dengan adil dalam kaitannya de-
saja (take it for granted). Padahal ngan amanat. “Apabila kamu meng-
hampir semua yang sekarang diker- adili di antara manusia, bertindaklah
jakan orang (Islam) memiliki kaitan dengan adil (dan kalau kamu men-
dengan sejarah. Maka, mempelajari jalankan pemerintahan di kalangan
sejarah itu wajib karena Al-Quran umat manusia maka jalankanlah
mengatakannya begitu. Malahan pemerintahan itu dengan adil—NM)
perintah, “mengembaralah selama di (Q., 4: 58).
bumi,” (Q., 6: 11) tidak sekadar

bermakna sejarah, tetapi juga ter-
masuk arkeologi, paleo-antropologi,
SEGI KEMANUSIAAN
dan lain-lain. DALAM AGAMA

Agama, seperti juga setiap sistem
SEGALA KELEBIHAN
kepercayaan, selalu mengasumsikan
ADALAH AMANAT kemutlakan, sekurangnya berkenaan
dengan pokok-pokok (ushûl) ajaran-
Dalam Al-Quran ditegaskan nya. Sebab hanya dalam kemut-
bahwa amanat itu harus kita tunai- lakannya itu, agama berfungsi se-
kan dengan sebaik-baiknya dan bagai pegangan dan tuntunan hi-
seadil-adilnya. Allah memerintahkan dup yang memerlukan kadar ke-
kamu menyampaikan amanat-ama- pastian yang tinggi, dan memberi
nat kepada yang layak (berhak— kepastian itulah fungsi pegangan
NM) menerimanya (Q., 4: 58). atau tuntunan.
Ayat di atas menyebutkan kata Karena segi kemutlakan yang
jamak (plural) “amanat-amanat”. membawa serta kepastian itu, setiap
Artinya, banyak sekali amanat yang penganut suatu agama tentu meng-
kita terima. Semua kelebihan yang anggap bahwa agamanya tidak ber-
ada pada kita adalah amanat. Harta asal dari manusia sendiri, mela-
yang ada pada kita adalah amanat inkan dari Tuhan. Ini dinyatakan
Allah, begitu juga dengan penge- dalam berbagai konsep, terutama
tahuan dan apa saja yang membuat konsep tentang wahyu, revelation

2940  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

(pengungkapan), penjelmaan, “intervensi” manusia dalam urusan


wangsit, dan lain-lain, yaitu kon- yang menjadi hak prerogatif Tuhan
sep-konsep yang membawa konse- itu. Tetapi, jika berdasarkan kepada
kuensi pandangan bahwa agama keterangan di atas menjadi jelas
adalah ahistoris, normatif, dan bagi setiap orang bahwa “agama”
menggarap bidang-bidang yang ter- dapat dibedakan dari “paham ke-
masuk di dalam agamaan”. De-
kategori “apa yang ngan begitu,
seharusnya”. Apa artinya nama, kalau sub- adanya “inter-
Walaupun be- stansinya tidak cocok dengan vensi” manusia
gitu, pada waktu nama itu. dalam bangun-
yang sama setiap penganut suatu an keagamaan historis adalah suatu
agama berkeyakinan agamanya kenyataan. Perkembangan semua
mengajarkan tentang amal perbu- agama penuh dengan bukti yang
atan praktis, dan itu berarti agama mendukung hal itu semua.
mengandung unsur-unsur yang

berbeda dalam lingkungan daya
dan kemampuan manusia untuk SEJARAH
melaksanakannya. Sekarang, “daya
dan kemampuan manusia” dengan Dalam percakapan sehari-hari
sendirinya bernilai “manusiawi”, kita sering mendengar keluhan atau
karena ia berada pada diri manusia kritikan, bahwa masyarakat kita
itu sendiri. Dan agar suatu ajaran kurang memiliki kesadaran sejarah.
agama berada dalam daya dan Di balik keluhan kritikan itu ter-
kemampuan manusia untuk melak- sirat keberatan tertentu terhadap
sanakannya, sebab jika tidak demi- akibat tiadanya, atau rendahnya,
kian, keberadaan agama menjadi kesadaran sejarah. Dengan begitu—
absurd, maka manusia harus mem- juga dengan sendirinya—tersirat
bawanya ke dalam dirinya, ke da- harapan terhadap sesuatu yang baik
lam lingkaran yang menjadi batas jika ada kesadaran sejarah, apalagi
kemampuannya, dan inilah pema- kesadaran itu cukup tinggi. Per-
haman. tanyaannya ialah apakah benar ada
Jadi, jelas ada dimensi atau unsur madarat dengan tiadanya kesadaran
kemanusiaan dalam usaha mema- sejarah, dan ada manfaat dengan
hami ajaran agama. Pernyataan ten- adanya kesadaran itu? Sekalipun ja-
tang adanya unsur manusiawi wabnya menyangkut suatu truisme
dalam memahami ajaran agama sederhana (tentu saja “ya, ada!”),
memang mengisyaratkan adanya tapi untuk keperluan argumen yang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2941


DEMOCRACY PROJECT

hendak diajukan di sini, pertanyaan kan kualitas-kualitas kenisbatan


ini diajukan dengan kemungkinan (ascriptive) seperti masalah ketu-
melihat jawabannya secara kritis. runan. Tapi, dalam masyarakat
Jika benar ada madarat dengan feodal, pengetahuan tentang “seja-
tidak adanya kesadaran sejarah dan rah” dalam artian itu memang sa-
ada manfaat dengan adanya kesadar- ngat penting karena kehormatan
an itu, dapatkah hal itu ditunjuk dan gengsi seseorang dalam masya-
secara nyata? Pertanyaan ini dirasa rakat ditentukan, atau dipengaruhi,
mempunyai keabsahan karena kon- oleh persoalan siapa keturunan
sep manusia tentang “sejarah” itu siapa.
sendiri tidaklah satu atau tidak Ada juga masyarakat yang karena
sekaligus satu, melainkan berma- pertimbangan tuntutan hidup ter-
cam-macam atau berkembang dari tentu, baik natural maupun sosial,
satu konsep ke konsep lain sepan- melihat pentingnya kesadaran
jang waktu. Misalnya, mungkin “sejarah” dalam artian itu. Misal-
konsep kita di Indonesia tentang nya, masyarakat-masyarakat Timur
“sejarah” bisa ditelusuri dengan Tengah, seperti bangsa Arab dan
melihat kata-kata “sejarah” itu. Bani Israel, memandang amat pen-
Perkataan Indonesia “sejarah” adalah ting kesadaran tentang rentetan
pinjaman dari perkataan Arab (Arab: silsilah) keturunan dalam
syajarah yang berarti “pohon”— “pohon nasab” karena dua pertim-
dalam hal ini ialah “pohon keluarga” bangan: pertama, pertimbangan
atau “family tree” yang mengacu ke- yang diakui, tidak terlalu jauh
pada skema hubungan vertikal dan berbeda dari pertimbangan feodal:
horizontal anggota-anggota keluarga bahwa kehormatan seseorang diten-
yang bertalian darah atau nasab, tukan oleh garis keturunan; kedua,
kekerabatan atau semendo, ke atas yang tidak sadar diakui namun
(nenek moyang) dan ke bawah muncul dalam kenyataan sosial,
(anak cucu), serta ke samping kanan kesadaran tentang “sejarah” dalam
dan kiri (pertalian semendo). arti pohon keluarga itu mencegah
Di zaman modern ini penge- seseorang jatuh ke dalam kemung-
tahuan tentang “sejarah” dalam arti kinan kawin dengan keluarga dekat
“pohon keluarga” dipandang sebagai sendiri, yang secara naluri mereka
tidak lagi relevan. Zaman modern sadari bahayanya bagi kesehatan
ditandai dengan hubungan fung- keturunan, yang dapat memper-
sional yang lebih berdasarkan lemah daya tahan tubuh mereka
kepada pencapaian prestasi (achieve- dalam kehidupan kerasnya alam
ment) dan sangat kurang berdasar- padang pasir (tentang ini, ingat

2942  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kaum Amish di berbagai tempat di Walaupun begitu tidaklah ber-


Amerika serikat). arti masa generasi kedua ini bebas
dari persoalan dan kerumitan.

Justru sifat transisional masa ini
ditandai berbagai gejala kekacauan
SEJARAH AWAL PENYUSUNAN
DAN PEMBAKUAN
pemahaman keagamaan tertentu,
HUKUM ISLAM
yang bersumber dari sisa dan kelan-
jutan berbagai konflik politik, teru-
Dalam bidang fiqih—seperti tama yang terjadi sejak peristiwa
juga dalam bidang-bidang yang pembunuhan ‘Utsman, khalifah III.
lain—masa Tabi‘in adalah masa per- Tumbuhnya partisan-partisan po-
alihan dari masa sahabat Nabi dan litik yang berjuang keras mem-
masa tampilnya imam-imam maz- peroleh pengakuan dan legitimasi
hab. Di satu pihak masa itu bisa bagi klaim-klaim mereka, seperti
disebut sebagai kelanjutan wajar Khawarij, Syi‘ah, Umawiyah, dan
masa sahabat Nabi, di lain pihak sebagainya, telah mendorong ber-
pada masa itu juga mulai disaksikan bagai pertikaian paham. Dan per-
munculnya tokoh-tokoh dengan tikaian itu antara lain menjadi se-
sikap yang secara nisbi lebih man- bab bagi berkecamuknya praktik
diri, dengan penampilan kesarja- pemalsuan hadis atau penuturan
naan di bidang keahlian yang lebih dan cerita tentang Nabi dan para
mengarah pada spesialisasi. sahabat. Untuk melukiskan keadaan
Yang disebut “para pengikut” yang ruwet itu Mushthafa Al-Siba’i
(makna kata tâbi‘ûn) ialah kaum mengatakan bahwa tahun 40 H
Muslim generasi kedua (mereka adalah batas pemisah antara ke-
menjadi muslim di tangan para sa- murnian Sunnah dan kebebasannya
habat Nabi). Dalam pandangan dari kebohongan dan pemalsuan di
keagamaan banyak ulama bahwa satu pihak, dan ditambah-tam-
masa Tabi’in itu, bersama dengan bahnya Sunnah itu serta diguna-
masa para sahabat sebelumnya dan kannya sebagai alat melayani ber-
masa Tabi’ Al-Tabi’in (para peng- bagai kepentingan politik dan per-
ikut dari para pengikut, yakni kaum pecahan internal Islam. Khususnya
Muslim generasi ketiga), dianggap setelah perselisihan antara ‘Ali dan
sebagai masa-masa paling otentik Mu’awiyah yang berubah menjadi
dalam sejarah Islam, dan ketiga peperangan dan banyak menum-
masa itu sebagai kesatuan suasana pahkan darah dan mengorbankan
yang disebut salaf (klasik). jiwa, serta setelah orang-orang Mus-
lim terpecah-pecah menjadi berba-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2943


DEMOCRACY PROJECT

gai kelompok. Sebagian besar orang- golongan itu melakukan inter-


orang Muslim memihak Ali dalam pretasi Al-Quran tidak menurut
perselisihannya dengan Mu’awiyah, hakikatnya dan membawa nash-
sedangkan kaum Khawarij menaruh nash Sunnah pada makna yang
dendam terhadap Ali dan Mu’awiyah tidak dikandungnya. Sebagian lagi
sekaligus setelah meletakkan pada
mereka itu sen- lisan Rasul hadis-
diri sebelumnya “Yang kuat di antara kalian bagiku hadis yang me-
merupakan adalah lemah, sampai aku ambil nguatkan klaim
pendukung ‘Ali dari mereka hak-hak kaum mereka, setelah
yang bersema- miskin; dan yang lemah di antara hal itu tidak
ngat. Setelah ‘Ali kalian bagiku adalah kuat, sampai mungkin mereka
aku berikan kepada mereka hak-
r.a. wafat dan lakukan terhadap
hak mereka”.
Mu’awiyah ha- Al-Quran karena
bis masa kekha- ia sangat terlin-
lifahannya (juga wafat), maka dung (terpelihara) dan banyaknya
anggota rumah tangga Nabi (Ahli orang Muslim yang meriwayatkan
Bait, Arab: ahl al-bayt) bersama dan membacanya.
sekolompok orang-orang Muslim Dari situlah mulai pemalsuan
menuntut hak mereka akan ke- hadis dan pencampuradukan yang
khalifahan, serta meninggalkan shahîh dengan yang palsu. Sasaran
keharusan taat pada Dinasti pertama yang dituju para pemalsu
Umayyah. hadis itu ialah sifat-sifat utama para
Begitulah, peristiwa-peristiwa tokoh. Maka mereka memalsukan
politik menjadi sebab terpecahnya banyak hadis tentang kelebihan
kaum Muslim dalam berbagai go- imam-imam dan tokoh-tokoh ke-
longan dan partai. Disesalkan, lompoknya. Ada yang mengatakan
pertentangan ini kemudian meng- bahwa yang pertama melakukan hal
ambil bentuk sifat keagamaan, yang itu ialah kaum Syi‘ah—dengan
kelak mempunyai pengaruh yang perbedaan berbagai kelompok
lebih jauh bagi tumbuhnya aliran- mereka—sebagaimana dituturkan
aliran keagamaan dalam Islam. Ibn Abi Al-Hadid dalam Syarh
Setiap partai berusaha menguatkan Nahj Al-Balâghah, “Ketahuilah
posisinya dengan Al-Quran dan bahwa pangkal kebohongan dalam
Sunnah, dan wajarlah bahwa Al- hadis-hadis tentang keunggulan
Quran dan Sunnah itu untuk setiap (tokoh-tokoh) muncul dari arah
kelompok tidak selalu mendukung kaum Syi‘ah ...”. Tapi, kemudian
klaim-klaim mereka. Maka sebagian diimbangi orang-orang bodoh dari

2944  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kalangan Ahli Sunnah dengan lebih baik bagi pelaksanaan cita-cita


perbuatan pemalsuan juga. kemanusiaan itu. Untuk sekadar
Dihadapkan keruwetan itu, contoh, di sini akan dikemukakan
maka para Tabi’in—dipimpin to- pokok-pokok pikiran yang relatif
koh-tokoh yang mulai tumbuh paling mutakhir tentang masyarakat
dengan penampilan kesarjanaan— ideal yang dikehendaki. Contoh ini
mencoba melakukan sesuatu yang ialah sebagaimana termuat dalam
amat berat namun kemudian mem- buku Moving Toward a New Society,
buahkan hasil yang agung, yaitu oleh Susanne Gowan dan kawan-
penyusunan dan pembakuan Hu- kawan dari organisasi “Movement
kum Islam melalui fiqih atau “proses for a New Society” (MTNS),
pemahaman” yang sistematis. Philadelphia, USA. Bagi mereka,
ciri-ciri masyarakat sehat ialah:

1. Physical Security.
SEJARAH DAN PENGALAMAN 2. Equality.
3. Non-exploitation.
Dimensi waktu dari amalan dan 4. Work.
kegiatan manusia mengharuskan 5. Democracy.
kita melihat dan mempelajari perja- 6. Wholeness.
lanan sejarah dan pengalaman orang 7. Community.
lain. Maka tidak mungkin bagi kita, 8. Freedom.
rakyat Indonesia, melaksanakan 9. Conflict.
cita-cita keadilan sosial secara iso- 10. Ecological Harmony.
latif, terlepas dari konteks global 11. World Community.
dan universalnya. Walaupun sesungguhnya setiap
Telah disebut-sebut, komunisme gerakan sosialis mempunyai dimen-
merupakan gerakan mewujudkan si mondial atau universal, namun
keadilan sosial yang memperoleh yang terjadi dalam kenyataan ialah
kritik prinsipal dari sejarah, melalui usaha mewujudkan sosialisme itu
para pemikir dan ahli filsafat. dalam satu negara (socialism in one
Demikian pula sosialisme di Barat country—Lenin). Bahkan dalam
yang tidak mampu secara fun- dunia komunis itu—yang notabene
damental menghilangkan ciri-ciri adalah yang paling international
kapitalistis masyarakat di sana. minded—sekarang justru mengge-
Kini timbul banyak gerakan di jala dengan hebat tumbuhnya po-
dunia, lokal, nasional dan inter- litik komunis nasional, seperti
nasional, yang hendak mencoba Yugoslavia (pelopornya) dan
menawarkan pikiran-pikiran yang Vietnam. Mengenai Vietnam ini,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2945


DEMOCRACY PROJECT

ada pula yang menggolongkannya diketengahkan untuk umat manu-


sebagai bentuk komunisme maju sia” guna mengambil peranan kepe-
atau “advanced communism/socialism”. mimpinan. Ketentuan normatif itu,
Oleh karena itu, selalu ada ke- seperti halnya dengan setiap keten-
mungkinan bagi bangsa Indonesia tuan tentang “apa yang seharus-
untuk menemukan dan menempuh nya”, dalam sejarah sering berben-
jalan sendiri ke arah terwujudnya turan dengan fakta-fakta keras, yang
keadilan sosial yang berciri khas memaksa ketentuan-ketentuan
Indonesia, karena paling cocok dan normatif itu untuk melakukan kom-
efektif untuk konteks Indonesia. promi-kompromi. Karena itu,
Memikirkan dan menemukan seperti dinyatakan oleh Marshall
segi-segi praktis pelaksanaan suatu Hodgson, sejarah umat Islam ada-
gagasan atau ide sering tidak se- lah sejarah sebuah “percobaan”
gampang memahami prinsip-prin- (venture) menciptakan masyarakat
sip ide tersebut. Sebab, hal itu ti- yang sebaik-baiknya, dalam konteks
dak saja menyangkut persoalan ko- sejarah dan hukum-hukumnya
mitmen dan tekad, tetapi juga yang objektif dan immutable. Maka,
mengait segi ketelitian, keahlian, sukses atau gagalnya percobaan itu
dan ketekunan. Inilah tantangan tidaklah terutama terletak pada ke-
kita semua! tentuan-ketentuan normatifnya,
melainkan pada faktor manusia dan

pengalamannya yang menyejarah
dan bernilai kesejarahan. Tidak ada
SEJARAH ISLAM SEBAGAI gejala kemanusiaan yang tidak
SEBUAH “VENTURE” bersifat kesejarahan kecuali wahyu-
wahyu yang dapat dipandang seba-
Secara normatif, umat Islam da- gai wujud keputusan khusus Tuhan
lam Kitab Suci dinyatakan meng- untuk orang tertentu yaitu para
emban tugas suci selaku “golongan Nabi. Tetapi para Nabi itu sendiri,
penengah” (ummah wasath) yang dipandang dari segi kepribadiannya
berkewajiban menjadi saksi atas sebagai seorang manusia, adalah
sekalian umat manusia. Dan dengan wujud historis, dengan hukum-
sikap hidup yang menjunjung ting- hukum kemanusiaannya (disebut
gi moral dan akhlak (melakukan al- al-a‘râdl al-basyarîyah). Kitab Suci
amr bi al-ma‘rûf wa al-nahy ‘an al- Al-Quran, misalnya, mengingatkan
munkar) atas dasar iman kepada semua orang beriman bahwa
Tuhan, umat Islam dinyatakan se- Muhammad hanyalah seorang Ra-
bagai “umat yang terbaik, yang sul yang juga seorang manusia,

2946  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

sehingga dapat mati, bahkan ter- pemerintahan Mu’awiyah serta para


bunuh. Maka, sikap menerima ke- penerusnya dari kekhalifahan
benaran tidak boleh dikaitkan Umayyah, sekalipun secara geografis
dengan segi kenyataan manusiawi meliputi daerah kekuasaan yang
pembawanya. Sebab, pembawa paling luas yang diketahui dalam
kebenaran itu (baik pribadi mau- sejarah Islam (bahkan sejarah umat
pun umat) adalah wujud kesejarah- manusia), selalu ditentang oleh ke-
an biasa. lompok-kelompok Islam yang sa-
Pandangan ngat berpenga-
dasar itu dapat ruh, yang terdiri
digunakan untuk “Surga berada di bawah telapak
dari para peng-
memahami ke- kaki para ibu”. ikut Partai Ali
nyataan-kenya- (Hadis) (Syi‘at ‘Ali) dan
taan penuh ano- kaum Khawarij.
mali, malah sa- Dan setelah ter-
ngat menyedihkan, dalam sejarah jadi revolusi Abbasiyah yang ke-
Islam dari masa-masanya yang mudian berdiri pemerintahan
paling dini, khususnya kejadian- Bagdad, umat Islam menyaksikan
kejadian yang dinamakan “fitnah adanya dinasti lain yang juga sem-
besar” (al-fitnah al-kubrâ) seperti pat mencapai puncak-puncak ke-
peristiwa pembunuhan Khalifah III, jayaannya, yaitu kekhalifahan
Utsman Ibn Affan, perang antara Umayyah di Andalusia. Jadi, justru
‘Ali Ibn Abi Thalib dan Mu’awiyah dalam masa-masanya yang kini
Ibn Abi Sufyan, Revolusi Abba- sering dirujuk sebagai Zaman
siyah, perang antara Al-Amin dan Keemasan Islam, kaum Muslim
Al-Ma’mun, dan lain sebagainya. sedunia sudah dengan nyata me-
Ada berbagai indikasi bahwa ninggalkan konsep sebuah ke-
mula-mula umat Islam mengingin- khalifahan universal. Kemudian,
kan sebuah sistem politik untuk tidak lama setelah mencapai masa-
seluruh umat Islam di seluruh du- masa puncak, kekhalifahan Abbasiyah
nia, dalam bentuk kekhalifahan sendiri berangsur-angsur terpecah
universal. Tetapi keinginan itu belah menjadi berbagai kesatuan
terwujud hanya untuk jangka wak- politik yang hubungannya satu
tu yang pendek saja, seperti selama sama lain longgar. Sebagian dari
masa-masa pemerintah tiga khalifah para pemikir Islam saat-saat sulit
yang pertama. Masa pemerintahan itu, seperti Ibn Taimiyah, me-
Ali sudah dihadapkan kepada tan- nanggapi keadaan demikian sebagai
tangan Mu’awiyah. Kemudian masa realitas. Maka, mulailah dikembang-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2947


DEMOCRACY PROJECT

kan teori politik yang mengako- Khalifah Rasul. Sebelum wafat ia


modasi perkembangan sejarah dan berpesan agar umat mengangkat
konsep kekhalifahan universal ‘Umar sebagai penggantinya, hal
ditinggalkan. mana diterima oleh hampir semua
sahabat. Pemberian wasiat dilakukan

oleh Abu Bakar karena ia khawatir
SEJARAH KEKHALIFAHAN
akan terulang lagi pertikaian pada
hari-hari Nabi Saw. wafat—sehing-
Umat Islam pada beberapa dasa- ga jenazah Nabi baru dimakamkan
warsa pertama dilanda perpecahan setelah tiga hari, suatu hal yang
politik dan pertikaian berdarah. menyalahi pesan beliau sendiri agar
Mula-mula adalah suatu kelompok jenazah selekasnya dikebumikan.
orang Arab di Yamamah (Nejed Selama duabelas tahun ‘Umar me-
sekarang) yang menolak untuk tun- merintah dengan efektif dan efisien,
duk kepada Khalifah di Madinah suatu pola pemerintahan yang
setelah Nabi Saw. wafat. Sebab, menggabungkan antara pendekatan
mereka berpendapat bahwa “islâm” kekerasan dan kelembutan. Selama
(dalam arti tunduk secara lahiriah kekhalifahan ‘Umar itulah terjadi
kepada kekuasaan Nabi, seperti ekspedisi-ekspedisi pembebasan
diisyaratkan oleh sebuah ayat suci (fath) sebagian besar daerah Timur
tentang sikap orang-orang Arab Tengah yang kini menjadi kawasan
tertentu [Q., 49: 14]), hanya ber- Islam dan Arab (karena daerah-
laku selama Nabi masih hidup. Ter- daerah ini kemudian menggunakan
hadap para pemberontak itu Abu bahasa Arab, kecuali Persia atau
Bakar melakukan penindakan te- Iran). Karena kehebatannya itu
gas—sekalipun mula-mula banyak maka ‘Umar dipandang banyak
kalangan pembesar Madinah me- kaum Muslim, khususnya kalangan
nentangnya, termasuk ‘Umar Ibn Sunni, sebagai teladan penguasa
Al-Khaththab—sehingga korban yang benar, adil dan jujur, juga
banyak berjatuhan (rupanya suatu kreatif (dia banyak merintis pen-
hikmah, karena perang Yamamah dirian lembaga-lembaga keislam-
ini, maka muncul desakan untuk an—awwal man dawwana al-
segera membukukan Al-Quran, dawâwîn—seperti bayt al-mâl, al-
mengingat demikian banyaknya pa- kharâj atau pajak tanah, dan lain-
ra pembaca [qurrâ’] dan penghafal lain. Tidak mengherankan bila ba-
[huffâzh] Kitab suci yang gugur). nyak orang, seperti Michael Heart,
Abu Bakar hanya selama dua ta- memasukkan ‘Umar ke dalam ke-
hun menjalankan tugas sebagai lompok seratus tokoh yang paling

2948  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

berpengaruh dalam sejarah umat para pelakuknya dihukum secara


manusia. setimpal dan adil. Namun penye-
Keadaan yang sangat baik itu lesaian politik mengalami jalan
mulai terganggu pada paruh kedua buntu, dan masing-masing yang
kekhalifahan Utsman Ibn Affan. To- bertikai segera mengangkat senjata
koh ini dipilih di antara enam orang terhadap lainnya. Maka terjadilah
yang ditunjuk oleh Umar untuk peristiwa Shiffîn yang terkenal yang
melakukan musyawarah tentang si- berakhir dengan diusahakannya
apa yang akan menggantikannya. tahkîm (arbitrase) antara pihak Ali
Umar menunjuk “panitia enam” itu (diwakili Abu Musa Al-Asy‘ari) dan
dalam pembaringan menjelang pihak Mu’awiyah (diwakili oleh
wafat, karena luka-luka oleh seorang Amr Ibn Al-‘Ash).
Persi yang menyamar dan menaruh Di samping cerita yang sudah
dendam kepadanya atas kekalahan umum diketahui tentang bagai-
negerinya. Sama dengan wasiat mana pihak Ali kalah “secara diplo-
yang dilakukan Abu Bakar sebelum- matik” oleh pihak Mu’awiyah, ada
nya, tindakan Umar itupun dilandasi satu hal penting sekali yang patut
oleh kekhawatiran kalau-kalau umat kita renungkan di sini, yaitu ketika
Islam akan berselisih keras tentang Abu Musa Al-Asy‘ari melakukan tu-
siapa yang akan memimpin mereka. gasnya untuk menengahi antara ke-
Utsman menjadi Khalifah selama dua kelompok yang bertikai itu, ia
dua belas tahun. Enam tahun per- kemukakan perlunya semua pihak
tama ia jalankan kebijakan yang berpegang kepada Al-Quran dan
cukup baik, dengan mencontoh dan “kepada sunnah yang adil dan me-
melanjutkan kebijakan penda- liputi semua, tidak memecah belah”
hulunya, Umar. Tetapi pada enam (al-sunnat al-‘âdilah wa al-jâmi‘ah
tahun kedua ia mulai menunjukkan ghayr al-mufarriqah). Yang amat
berbagai kelemahan, dan berakhir penting kita perhatikan dalam
dengan fitnah (bencana besar, ungkapan Abu Musa sebagai wakil
khususnya dalam bentuk perang Ali ini ialah ide yang terkandung
saudara) pertama dalam Islam yang dalam perkataan “al-sunnah” (tela-
melibatkan Ali Ibn Abi Thalib, ke- dan dari nabi sebagai preseden ke-
menakan dan menantu Nabi, se- bijaksanaan) dan “al-jâmi‘ah” (yang
orang pahlawan Islam sejak muda. bersifat menggabungkan semua,
Sekarang banyak pihak, terutama di yakni, mempersatukan), dan di
bawah pimpinan Mu’awiyah Ibn samping “al-‘âdilah” (yang adil) dan
Abi Sufyan, menuntut agar perkara “ghayr al-mufarriqah” (tidak me-
pembunuhan Utsman diusut dan mecah-belah).

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2949


DEMOCRACY PROJECT

Yang dimaksudkan dengan persatuan dengan mengikuti tela-


Sunnah Nabi yang mempersatukan dan Nabi Saw. Hal tersebut
dan tidak memecah belah itu ialah merupakan adalah akibat pe-
Perjanjian Madinah yang makna ngalaman-pengalaman perpecahan
dan semangatnya mempersatukan dan pertumpahan darah yang
seluruh kaum Muslim dalam ga- traumatis, yang kelak juga mucul
bungannya de- dalam berbagai
ngan penduduk paham yang khas
Madinah lain- “Sunni,” yaitu
nya yang bukan- tekanan yang
Muslim, khu- berat kepada ke-
susnya kaum tertiban dan
Yahudi. Doku- keamanan (al-
men yang ter- tartîb wa al-
kenal di kalang- amn). Dalam
an sarjana se- pandangan ini
bagai Konstitusi tidak ada keja-
Madinah itu hatan yang lebih
antara lain memuat ketentuan pem- besar daripada tindakan mem-
bagian tugas dan tanggungjawab berontak (al-baghy) dan membuat
secara merata antara berbagai ke- kekacauan (al-fawdlâ).
lompok, yang meliputi kaum

Muhajirin dan Anshar serta kaum
Yahudi dengan masing-masing SEJARAH MAKKAH
suku atau komunitasnya.
Istilah-istilah “al-jâmi‘ah” dan Nabi Muhammad Saw. adalah
“ghayr al-mufarriqah” itu, kalau kita orang Makkah. Tetapi ada makna
perhatikan lebih seksama, adalah lain yang lebih mendalam yaitu
refleksi dari firman Allah, Berpe- bahwa Makkah melambangkan per-
ganglah kamu dengan tali (ajaran) mulaan dari ajaran tawhîd, ajaran
Allah jamî‘an (yakni, semuanya, tentang Ketuhanan Yang Maha
secara bersatu), dan janganlah kamu Esa. Makkah, seperti disebutkan
berpecah belah (wa lâ tafarraqû) (Q., dalam Al-Quran, adalah rumah suci
3:103). Dari situ tampak jelas atau tempat ibadah yang pertama
bahwa bibit paling mula-mula dari kali dibangun untuk umat manusia.
semangat dan pandangan Ahl al- Bahwa Rumah (ibadah) pertama
Sunnah wa al-Jamâ‘ah ialah kerin- yang dibangun untuk manusia ialah
duan yang amat mendalam kepada yang di Bakkah (Makkah), yang

2950  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

telah mendapat berkah dan menjadi Ka‘bah). Ternyata, (rencana) bentuk


petunjuk bagi semesta alam (Q., 3: bangunan rumah suci itu sangat
96). sederhana yaitu kubus (cubic), se-
Pemahaman tentang masa lalu hingga kemudian disebut Ka‘bah.
memang bisa tercampur antara seja- Maka, mulailah Adam menggali
rah, teologi, dan legenda. Teolo- sementara Hawâ’ memindahkan
ginya ialah pernyataan ayat Al- tanah sehingga menemukan air.
Quran di atas. Sejarahnya ialah bah- Lalu ada suara memanggil dari ba-
wa di antara semua tempat ibadah, wahnya, “Cukup untukmu wahai
Makkah memang termasuk yang ‘Âdam!” Maksudnya, sekian saja
paling antik sehingga Al-Quran penggalian itu. Setelah selesai
sendiri menyebutnya sebagai ru- pembangunan rumah itu, Allah
mah yang antik, al-bayt al-‘athîq memberi wahyu kepadanya “Hen-
atau rumah yang sangat tua (Q., daknya engkau thawâf mengeli-
22: 29). Sedangkan legendanya linginya. Dan difirmankan kepa-
ialah bahwa, misalnya, dulu Nabi danya, “Engkau adalah manusia per-
Adam turun di tempat itu. Legenda tama dan ini adalah rumah suci yang
ini dikaitkan dengan adanya pela- pertama.”
buhan Makkah, yaitu Jeddah yang Generasi pun berganti sampai
artinya nenek, karena di situ ter- saatnya Nabi Nuh menunaikan ha-
dapat makam nenek umat manusia, ji ke sana. Generasi berikutnya ialah
yaitu Hawâ’; juga dikaitkan dengan ketika Nabi Ibrahim mengangkat
bukit yang ada di Arafah yang Pondasi Ka‘bah itu dengan referensi
terkenal sebagai “bukit jodoh,” ayat Al-Quran, Dan ingatlah,
karena konon ketika Adam dan Ibrahim dan Isma‘il mengangkat
Hawâ’ diusir dari surga akibat pe- dasar-dasar Rumah itu (sambil
langgarannya mendekati pohon berdoa): “Tuhan, terimalah ini dari
khuld, kedua-duanya terpisah dan kami: Engkaulah Maha Mendengar,
saling mencari-cari, dan kemudian Mahatahu” (Q., 2: 127). Dengan
bertemu di bukit Arafah itu. demikian, Nabi Ibrahim dan
Lalu, ada hadis yang diriwa- Isma‘il bukanlah pembangun
yatkan oleh ‘Amr ibn ‘Âsh yang me- Ka‘bah, tetapi “pembangun kem-
nyatakan bahwa Allah mengutus bali,” karena ayat Al-Quran itu
Jibril kepada Adam dan Hawâ’ dan berbunyi “wa idz yarfa‘u Ibrâhîmu al-
berkata kepada keduanya, “Diri- qawâ‘ida” yang menunjukkan bah-
kanlah untuk-Ku sebuah rumah wa Pondasi Ka‘bah itu sudah ada di
suci!” Lalu Jibrîl membuat rencana dalam, dan Ibrahim hanya mene-
itu (maka Jibrîl adalah arsitek ruskannya. Fakta tersebut mudah

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2951


DEMOCRACY PROJECT

saja divisualisasikan karena memang suci. Setelah Ibrahim mendirikan


negeri Arab itu merupakan negeri kembali Ka‘bah itu, dan kemudian
gurun yang sangat keras terhadap diteruskan oleh Isma‘il, maka
bangunan. Sebab, pasir seringkali Makkah pun menjadi ramai. Na-
menghancurkan bangunan-bangun- mun, pada suatu saat di sana terjadi
an, apalagi waktu itu “semennya” peperangan yang sangat hebat.
masih berupa tanah sehingga mu- Makkah pun dibumihanguskan.
dah hancur. Mata air zamzam pun sempat
Menurut Ibn Ishâq, seorang hilang. Kelak yang menemukannya
penulis sejarah Islam yang paling kembali adalah Abd Al-Muthalib,
awal (abad ke-2 H.), setelah kakek Nabi Muhammad Saw.,
mengumpulkan bahan dari berbagai melalui sebuah mimpi.
sumber, ia sampai pada kesimpulan Dalam kaitan penjelasan Makkah
bahwa ternyata banyak nabi yang sebagai pusat keagamaan sejak za-
menunaikan haji ke Makkah, ter- man kuno, ada sebuah buku yang
masuk Nabi Musa. Bahkan banyak secara hipotesis sangat menarik,
pula orang yang beragama Yahudi yang berjudul, Bible Came from
menunaikan haji ke Makkah. Na- Arabia. Buku itu mengindikasikan
mun, ketika Makkah dalam per- bahwa dilihat dari pendekatan
kembangan sejarah berikutnya men- geografi, nama-nama tempat yang
jadi pusat berhala, orang-orang itu ada dalam Alkitab itu jauh lebih
pun berhenti naik haji ke sana, ka- cocok dengan Makkah dan sekitar-
rena jelas bahwa secara teologis nya daripada Yerusalem dan seki-
Makkah sudah mengalami polusi tarnya, karena di situ ada peranan
akidah. Nabi Muhammad sendiri dari Ibrahim.
diutus ke sana ketika Makkah men- Makkah memang merupakan
jadi pusat berhala. Konon ada seki- tempat yang sangat unik. Perhati-
tar 360-an berhala yang terdapat di kanlah bahwa dari semua agama,
dalam Ka‘bah. yang bisa menguasai tanah sucinya
Artinya bahwa bangunan yang hanyalah Islam. Hampir semua
dibuat oleh A dam itu sempat agama tidak menguasai sendiri ta-
menghilang dari muka bumi, bah- nah sucinya. Maka, sebutan Makkah
kan ketika Ibrahim membawa sebagai al-balad al-amîn dalam Al-
putranya, Isma‘il dan ibunya Hajar Quran (Q., 95: 3) memang benar:
ke Makkah, di sana sama sekali yaitu suatu negara aman yang tidak
tidak ada apa-apa lagi. Hanya saja bisa dimasuki orang lain.
sejak semula Ibrahim telah diberi

tahu bahwa dulu di situ ada rumah

2952  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

SEJARAH MASJID HARAM kepadanya: “Engkau adalah manu-


sia pertama dan ini adalah Rumah
Sebagai rumah ibadah yang
Suci pertama.” Kemudian generasi
pertama untuk umat manusia,
pun silih berganti sampai saatnya
Masjid Haram di Makkah itu me-
Nabi Nuh menunaikan haji ke sana,
nurut banyak ulama didirikan oleh
dan generasi pun terus berganti
Nabi Adam a.s. Adam dan istrinya
sesudah itu sampai Nabi Ibrahim
Hawa’ telah bersalah melanggar
mengangkat pon-
larangan Allah
dasi daripadanya.
memakan buah
Bahwa Nabi
pohon terlarang “Berbicaralah kepada manusia Ibrahim meng-
(oleh setan yang sesuai dengan akalnya.” angkat fondasi
menggodanya (Hadis)
bangunan itu, di-
disebut Syajarat
jelaskan dalam Al-
Al-Khuld). Konon Nabi Adam a.s.
Quran berkaitan dengan firman-
membangun Ka‘bah sebagai inti
firman tentang kegiatan Ibrahim
Masjid Haram itu segera setelah ia
dan putranya, Isma‘il, yang mem-
turun ke bumi, diusir dari surga
bangun (kembali) Masjid Haram,
karena pelanggarannya tersebut.
dalam hal ini khususnya Ka‘bah:
Tentang Adam sebagai yang per-
Dan ingatlah tatkala Ibrahim dan
tama mendirikan Masjid Haram,
Isma’il mengangkat fondasi dari
dalam hal ini ialah Ka‘bah, terdapat
Rumah Suci itu, lalu berdoa, “Wahai
sebuah Hadis, bahwa Nabi Saw.
Tuhan kami, terimalah dari kami,
pernah menerangkan:
sesungguhnya Engkau Maha
Allah mengutus Jibril kepada Mendengar, Maha Mengetahui.”
Adam dan Hawa’, dan berkata ke- Kita semua sudah tahu bahwa
pada keduanya: “Dirikanlah untuk- Nabi Ibrahim sampai di Makkah
Ku Rumah Suci.” Lalu Jibril mem- atas petunjuk Allah dalam perjalan-
buat rencana untuk keduanya itu. an membawa anaknya, Isma‘il be-
Maka mulailah Adam menggali dan serta ibunya, Hajar. Ibrahim sendiri
Hawa’ memindahkan tanah sehing- melukiskan bahwa Makkah adalah
ga bertemu air, lalu ada suara me- suatu lembah yang “tidak ber-
manggil dari bawahnya: “Cukup tetumbuhan” sehingga ia merasa iba
untukmu, wahai Adam!” Setelah dan sedih telah meninggalkan
selesai membangun Rumah Suci itu, sebagian dari keturunannya, yaitu
Allah memberi wahyu kepadanya: Isma‘il, di tempat yang tandus itu.
“Hendaknya engkau tawaf me- Namun ia tetap berdoa untuk
ngelilinginya.” Dan difirmankan tempat itu dan para penghuninya,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2953


DEMOCRACY PROJECT

sebagaimana dituturkan dalam dalam suatu perjalanan dagang me-


firman suci yang mengharukan reka dari Syria menuju negeri me-
sekali, demikian terjemahnya: reka di Arabia Selatan. Hajar meng-
Wahai Tuhan kami, sesungguhnya izinkan, dengan syarat bahwa
aku telah menempatkan sebagian dari Zamzam tetap menjadi haknya un-
keturunanku di suatu lembah yang tuk menguasai. Isma’il berumah
tidak bertetumbuhan, di dekat Rumah tangga dengan wanita dari kalangan
Mu yang Suci. Wahai Tuhan kami, orang Arab itu, dan dari rumah
agar mereka menegakkan sembah- tangga Isma’il itu kelak tumbuh
yang, maka jadikanlah hati nurani suku Arab Quraisy, dan dari suku
manusia condong (mencintai) mere- ini kelak tampil Nabi Muhammad
ka, dan karuniakanlah kepada mere- Saw., penutup semua Utusan Tuhan.
ka bermacam buah-buahan, semoga Dalam perjalanan waktu, sumur
mereka bersyukur. (Q.,14:37) Zamzam yang telah diketemukan
Agaknya sumber air yang di- kembali oleh Isma’il dan ibundanya
temukan dalam galian oleh Adam itu sempat hilang lagi karena ditim-
dan Hawa’ itu ialah sumur Zamzam buni tanah dan pasir oleh suatu
yang terletak di sebelah Rumah kelompok penduduk Makkah sen-
Suci, yaitu Rumah Allah (Bait diri yang sedang berperang dengan
Allah, “Baitullâh”), Ka‘bah. Sumber kelompok lainnya, dan mereka
itu, karena berada cukup jauh da- menjalankan taktik “bumi hangus”
lam tanah, kemudian hilang tertim- terhadap Makkah, dan kemudian
bun pasir. Secara mukjizat sumber meninggalkan kota itu. “Politik
itu diketemukan kembali oleh bumi hangus” ini berhasil karena
Isma‘il dan ibundanya, Hajar, pada sumur Zamzam tidak pernah lagi
saat keduanya pertama kali tinggal dapat diketemukan oleh penduduk
di lembah itu dari Kana’an, dan Makkah sendiri yang tersisa. Sedikit
Ibrahim, ayah Isma‘il meninggalkan demi sedikit keturunan Isma’il
mereka dengan pasrah kepada yang berhak atas Makkah itu kem-
Allah. Zamzam menjadi daya tarik bali lagi, dan mereka inilah yang
yang amat kuat bagi lembah itu, se- kemudian melahirkan suku Quraisy.
hingga lambat laun tumbuhlah se- Tokoh mereka yang sangat terpan-
buah kota, yaitu Makkah atau dang ialah kakek Nabi, ‘Abd Al-
Bakkah. Mula-mula orang-orang Muththalib. Melalui petunjuk da-
Arab dari suku Jurhum yang me- lam mimpi, kakek Nabi ini berhasil
minta izin Hajar untuk ikut tinggal menggali dan menemukan kembali
di Makkah. Mereka mengetahui sumur Zamzam setelah hilang se-
adanya sumber air di lembah itu kian lama.

2954  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Peninggalan pengalaman Ibrahim, juga menjadi tokoh-tokoh dalam


Hajar dan Isma’il telah menjadi Bibel, baik Perjanjian Lama mau-
patokan ibadah haji. Maka ibadah pun Perjanjian Baru. Tetapi Nabi
haji sebagian besar merupakan acara Muhammad Saw. adalah yang ter-
memperingati dan menapak tilas besar dan paling berpengaruh dari
(commemorative) tiga makhluk ma- semua Nabi dan Rasul, dan meru-
nusia yang dipilih oleh Allah untuk pakan penutup para Nabi dan Rasul
meletakkan dasar-dasar paham Allah sepanjang masa. Peranan dan
Ketuhanan Yang Maha Esa (Tawhîd) pengaruh Nabi Muhammad diakui
dan ajaran pasrah kepada-Nya oleh para ahli sejarah di mana pun
(Islam). Selain ritus tawaf keliling (asalkan berpikir jujur) sebagai
Ka‘bah yang merupakan peninggal- yang paling besar dalam sejarah
an Nabi Adam, manasik atau ritus umat manusia. Dalam Perjanjian
haji lainnya merupakan upaya Lama semua itu sudah diisyaratkan
menghidupkan kembali pengalam- dengan tegas, demikian:
an dan perjuangan tiga manusia, Dan lagi kata Malaikat Tuhan
Ibrahim, Hajar, dan Isma‘il dalam kepadanya (Hajar): “Bahwa Aku
menegakkan ajaran tauhid dan akan memperbanyakkan amat anak-
Islam: sa‘i antara dua bukit Shafa buahmu sehingga tiada tepermanai
dan Marwah, wukuf di Arafah, banyaknya.” Dan lagi pula kata
turun ke Mina, melempar ketika Malaikat Tuhan kepadanya: “Se-
jumrah, dan berkorban binatang sungguhnya engkau ada mengan-
ternak. (Keterangan lebih lanjut dung dan engkau akan beranak laki-
tentang Makkah dan Masjid Haram laki seorang, maka hendaklah eng-
serta kaitannya dengan manasik haji kau namai akan dia Isma’il, sebab
sudah amat terkenal karena itu di telah didengar Tuhan akan dikau
sini tidak perlu lagi diulang kecuali dalam hal kesukaranmu.
hal-hal tersebut di atas yang amat Maka akan hal Isma’il itu pun
pokok dan penting). telah Kululuskan permintaanmu;
Dari keturunan Isma’il tidak ada bahwa sesungguhnya Aku telah
yang tampil menjadi Nabi kecuali memberkati akan dia dan mem-
Nabi Muhammad Saw. Sedangkan biakkan dia dan memperbanyakkan
dari keturunan Ishaq, yaitu putra dia amat sangat dan duabelas orang
Ibrahim dengan Sarah, tampil raja-raja akan berpencar daripa-
banyak Nabi sehingga sebagian danya dan aku akan menjadikan dia
besar tokoh-tokoh para Nabi yang satu bangsa yang besar. Tetapi per-
dituturkan dalam Al-Quran adalah janjianku akan kutetapkan dengan
tokoh-tokoh keturunan Ishaq, yang Ishaq, yang akan diperanakkan oleh

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2955


DEMOCRACY PROJECT

Sarah bagimu pada masa yang ter- Maka tampilnya Nabi Muhammad
tentu, tahun yang datang ini. saw. sebagai Rasul Allah yang peng-
Maka didengar Allah akan suara habisan dapat dipandang sebagai
budak (anak kecil, Isma’il) itu, lalu wujud dari semua yang telah dijan-
berserulah Malaikat Allah dari jikan oleh Allah kepada Ibrahim,
langit akan Hajar, katanya kepa- Hajar dan Isma’il itu. Juga meru-
danya: “Apakah yang engkau susah- pakan wujud dikabulkannya doa
kan, wahai Hajar? Janganlah takut, Nabi Ibrahim sendiri agar di antara
karena telah di- keturunan Is-
dengar Allah ma’il kelak akan
akan suara budak Hai hamba-hamba-Ku yang me-
juga tampil se-
itu dari tempat- lampaui batas atasi diri sendiri! orang Rasul
nya. Bangunlah Janganlah kamu putus asa dari yang akan mem-
engkau, angkat- rahmat Allah, sebab Allah meng- bacakan ayat-
lah budak itu, ampuni segala dosa. Dia Maha ayat Allah, dan
sokonglah dia, Pengampun, Maha Pengasih. mengajarkan Ki-
karena Aku hen- (Q., 39: 53) tab Suci dan
dak menjadikan Hikmah Ilahi
dia suatu kepada mereka
bangsa yang besar.” Maka dicelik- dan kepada umat manusia.
kan Allah akan mata Hajar, sehingga Semuanya itu kemudian dibuk-
terlihatlah ia akan suatu mata air, tikan dengan tampilnya Bangsa
lalu pergilah ia mengisikan kirbat Arab, di bawah pimpinan kaum
itu dengan air, diberinya minum Quraisy, untuk mengemban amanat
akan budak itu. Maka disertai Allah Allah melalui agamanya yang ter-
akan budak itu sehingga besarlah ia, akhir, dan telah membawa peng-
lalu ia pun duduklah (tinggal) da- aruh kepada kemajuan dan refor-
lam padang belantara dan menjadi masi peradaban umat manusia sam-
seorang pemanah. pai sekarang, dan seterusnya sepan-
Berbahagialah orang (Isma’il) jang zaman.
yang kekuatannya adalah dalam

Engkau, dan hatinya adalah pada
jalan raya ke Ka‘bah-Mu. Apabila SEJARAH NASIONALISME
mereka itu melalui lembah pokok INDONESIA KLASIK
ratam dijadikannya mata air (Zam-
zam), bahkan seperti kelimpahan Kesuksesan Indonesia sebagai
hujan awal menudungi mereka itu. “bangsa”, dalam pengertian keber-

2956  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

hasilannya muncul di antara bang- silang budaya telah terjadi, tetapi


sa-bangsa di dunia, tidak dapat umumnya merupakan hal-hal “ke-
dipandang sebagai hal biasa. Ke- betulan”, sebagai akibat sampingan
suksesan itu didahului dengan per- interaksi perdagangan regional yang
juangan panjang mendaki bukit ditunjang oleh kekuasaan politik.
terjal penuh ancaman bahaya se- Peranan kekuasaan-kekuasaan besar
hingga banyak menuntut pengor- seperti Sriwijaya, Majapahit, dan
banan. Aceh penting sekali dalam proses
Pada mulanya terdapat berbagai penyuburan silang budaya Asia
suku bangsa mendiami kawasan Tenggara. Pengaruh penyuburan
Asia Tenggara, dalam lingkungan silang itu dapat dikenali pada
ribuan pulau, besar dan kecil. adanya unsur-unsur kosmopolit dan
Hubungan antarpulau tidak selalu universal dalam banyak segi budaya
mudah, sehingga masing-masing umum kawasan Asia Tenggara.
pulau sedikit banyak terisolasi satu Sebagai kerawanan, keanekara-
dari yang lain, suatu kenyataan gaman budaya melemahkan kohesi
yang mendorong tumbuhnya ciri- antarsuku dan pulau. Karena itu,
ciri kesukuan, kebahasaan, dan Asia Tenggara selamanya rentan
kebudayaan yang terpisah-pisah. terhadap penaklukan dan penjajah-
Bahkan dalam lingkungan pulau- an dari luar. Usaha penguatan ko-
pulau besar pun, pola kesukuan dan hesi beberapa bagian atau seluruh
kebudayaan yang berbeda-beda Nusantara melalui penyatuan da-
muncul dengan sifat khas masing- lam kekuasaan politik tunggal
masing menurut lingkungannya pernah beberapa kali terjadi, seperti
dikarenakan keadaan geografis dan oleh kerajaan-kerajaan Sriwijaya,
topografisnya. Majapahit, dan Aceh. Tetapi usaha-
Keanekaragaman budaya itu dari usaha itu menghasilkan suatu pe-
satu sisi adalah kekayaan, tetapi dari nyatuan wilayah yang tidak persis
sisi lain adalah kerawanan. Sebagai sama dengan wilayah Indonesia
kekayaan, keanekaragaman budaya modern sekarang ini. Di satu sisi
dapat dibandingkan dengan keane- hasil penyatuan itu lebih kecil
karagaman nabati. Keanekaragaman daripada Indonesia sekarang karena
itu dapat menjadi sumber pengem- tidak mencakup seluruh wilayah
bangan budaya hibrida yang kaya dari Sabang sampai Merauke. Di
dan tangguh, melalui penyuburan sisi lain, hasil penyatuan itu lebih
silang budaya (cultural cross fertiliza- besar daripada wilayah Indonesia
tion). Berbagai bentuk penyuburan sekarang ini karena mencakup pula

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2957


DEMOCRACY PROJECT

wilayah-wilayah di luar lingkungan saudagar dari Anak Benua India dan


Sabang–Merauke seperti di Se- Timur Tengah. Dari kawasan Anak
menanjung Melayu, Kalimantan Benua datang para saudagar yang
Utara, Mindanao, bahkan sampai membawa agama-agama India,
Formusa dan Madagaskar. yaitu Hindu dan Buddha. Pengaruh
Penyatuan wilayah Asia Tenggara kekuasaan politik yang mereka
yang kini dikenal sebagai “Indo- tanamkan mendorong berkembang-
nesia” adalah kelanjutan dari wila- nya budaya bercorak India, dengan
yah kekuasaan penjajahan Belanda. peran utama bahasa Sansekerta. Ciri
Wilayah itu dikenal sebagai “Hindia budaya ke-India-an kawasan ini me-
Belanda” atau “Hindia Timur Be- rupakan alasan untuk mengenali-
landa” (Dutch East Indies). Tetapi nya sebagai kawasan India, sehingga
“Indonesia” sebagai bangsa tidaklah dalam khazanah antropologi di-
dibentuk oleh Belanda atau pe- sebut “Indonesia”, yakni “Kepulau-
merintah penjajah, melainkan justru an India”, sebanding dengan da-
oleh semangat perlawanan terhadap ratan tenggara Asia yang disebut
penjajahan itu. Inilah bagian dari “IndoCina”, yakni “Cina India”.
hakikat kebangsaan kita yang agak- Dengan perangkat budaya
nya perlu dipahami secara lebih Sansekerta, untuk jangka waktu lama
baik, jujur, dan seimbang. Asia Tenggara merupakan wilayah
Ada beberapa hal amat penting budaya besar yang berhubungan
yang harus ditelaah ulang mengenai satu dengan lainnya, untuk kemu-
proses penjajahan Asia Tenggara dian bersambungan dengan budaya
oleh bangsa-bangsa Eropa. Sudah Anak Benua. Pola budaya ini lebih
sejak berabad-abad sebelumnya ka- memperkuat kecenderungan yang
wasan Asia Tenggara menjadi sum- sudah ada, yaitu penyatuan seba-
ber pengadaan komoditi dagang gian besar wilayah Asia Tenggara ke
yang amat diperlukan masyarakat dalam kawasan perdagangan regi-
dunia. Rempah-rempah termasuk onal yang berpusat di Anak Benua
yang paling dikenal sebagai produk (Subkontinen) India.
amat penting saat itu, di samping
bahan-bahan wewangian seperti 
cendana dan gaharu, juga getah
“kapur” dari Aceh, khususnya dari SEJARAH
Barus (“kapur Barus”). Disebabkan PERKEMBANGAN DUNIA
oleh daya tarik produk-produk
eksotik itu, kawasan Asia Tenggara Salah satu kesibukan para inte-
sudah dikenal sejak lama oleh para lektual Muslim di seluruh dunia

2958  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

saat ini ialah memikirkan bagai- agama besar lain, dilahirkan dalam
mana menerjemahkan nilai-nilai zaman agraris. Seperti disebutkan di
Islam ke dalam perangkat nyata atas, ini tidaklah berarti zaman
kehidupan modern. Seorang Mus- modern terputus sama sekali dari
lim yang serius tentu menyadari, zaman sebelumnya. Justru unsur
betapa ia dihadapkan pada tan- kontinuitasnya dengan masa lalu
tangan hidup dalam suatu masya- sedemikian rupa tidak mungkin
rakat modern, yaitu suatu masya- diingkari karena dasar-dasar zaman
rakat yang notabene merupakan modern ini pun diletakkan pada
kelanjutan logis, meskipun melalui masa sebelumnya, yaitu di zaman
proses transmutasi yang amat besar, agraris. Suatu teori kesejarahan du-
dari berbagai unsur tatanan dan nia malah menyebutkan, zaman
nilai hidup yang telah pernah agraris sebenarnya telah mengalami
berkembang sebelumnya, khusus di perkembangan menuju ke arah
dunia Islam. Ilmu pengetahuan kompleksitas yang tinggi pada masa
modern, misalnya, dengan mudah Axial Age (“Masa Aksial” atau
dapat ditelusuri asal-usulnya se- “Sumbu”), yaitu masa yang terben-
bagai kelanjutan dunia keilmuan tang selama enam abad sejak abad
Islam yang pernah berkembang kedelapan sampai abad kedua
dalam masa jayanya yang “liberal”, sebelum Nabi Isa Al-Masih a.s. Pa-
ketika kaum Muslim terlatih meng- da saat itu terjadi perubahan asasi
hargai suatu temuan pikiran dan di mana-mana, akibat lepasnya
keilmuan baru, dan ketika wawasan monopoli pengetahuan tulis-baca
mereka terbentuk karena semangat dari tangan kelas pendeta, menjadi
kosmopolitanisme dan universalis- tersebar di antara berbagai kelom-
me sejati. Namun pada saat yang pok borjuis, dan karenanya watak
sama, karena tuntutan imannya, serta kecepatan perkembangan
seorang Muslim “modern” harus tradisi tulis-baca itu juga berubah.
tetap berada dalam pangkuan Pada waktu yang sama, keseluruhan
agamanya dan dijiwai nilai-nilai tatanan geografis bagi kegiatan
asasinya. bermakna kesejarahan manusia juga
Zaman modern, atau menurut mengalami transformasi, sebab saat
Marshall Hodgson lebih tepat itu mulai menyebar, meliputi
dinamakan “Zaman Teknik” (Tech- hampir seluruh belahan bumi. Pada
nical Age) adalah jelas berbeda se- masa itu dengan nyata budaya ma-
cara mendasar dari zaman agraris nusia mulai berkembang keluar dari
sebelumnya. Padahal agama Islam, inti kawasan Nil-Amudarya (Mesir-
sebagaimana halnya dengan agama- Transoxiana) yang menjadi inti ka-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2959


DEMOCRACY PROJECT

wasan bumi yang berpenghuni dan daerah yang lebih luas, yang kurang
berperadaban (Arab: Al-Dâ’irât Al- lebih waktu itu merupakan daerah
Ma’m ûrah; Yunani: Oikoumene, paling maju di muka bumi.
“Daerah Berpenduduk”). Dengan flashback di atas, kira-
Zaman Islam adalah zaman nya menjadi jelas, sesungguhnya
“Pasca-Sumbu” (Post-Axial), dan peralihan dari masa lalu yang ag-
masa kejayaan raris-urban itu,
Islam merupa- ke zaman mo-
kan puncak per- dern sekarang,
kembangan “Za- “Kaum beriman ialah mereka yang ini tidaklah terla-
man Agraria Ber- pada hari ini lebih baik daripada lu unik dalam
mereka pada hari kemarin, dan
kota” (Agrariante mereka yang pada hari esok lebih
pandangan seja-
Citied Society), baik daripada mereka pada hari rah umat manu-
yaitu masyarakat ini.” sia. Dan disebab-
agraris dengan (Hadis) kan faktor pera-
ciri kehidupan nan sejarahnya
perkotaan (ur- sendiri sebagai
banity) yang menonjol. Adalah puncak zaman agraris urban, maka
dalam urbanity itu—suatu pola Islam memiliki potensi menjadi pe-
kehidupan sosial-ekonomi yang waris yang paling beruntung dari
ditandai tingginya kegiatan ekono- zaman modern ini, dan pelanjut
mi urban dan penghargaan kepada- serta pengembangnya di masa de-
nya, khususnya perdagangan, dan pan karena unsur-unsur asasi zaman
etos intelektual—terletak benang modern itu tidak asing bagi pan-
merah kontinuitas antara zaman dangan hidup kaum Muslim. Jika
modern dengan zaman Islam. Te- kita ambil peristiwa Inkuisisi Kris-
tapi sekalipun zaman Islam masih ten dalam menghadapi ilmu penge-
sepenuhnya berada dalam rangkaian tahuan, praktis tidak ada hal serupa
zaman agraris (jadi, masih mempu- dalam Islam. Sejarah membuktikan
nyai kesinambungan dengan zaman betapa problematiknya hubungan
sebelumnya), perubahan yang dogma Kristen dengan unsur pokok
dibawanya sedemikian radikal dan modernitas, yaitu ilmu pengetahu-
eksplosif, sebanding dengan radikal an, dan betapa dalam Islam, situasi
dan eksklusif pembebasan (futûhât) problematik itu dapat dikatakan ti-
yang dilakukan kaum Muslim, per- dak ada sama sekali. Bahkan seba-
tama-tama atas kawasan Nil-Amu- liknya sikap positif terhadap ilmu
darya, kemudian segera meliputi pengetahuan adalah sui generis atau

2960  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

tiada taranya dalam pandangan alaman historis permusuhan ini,


hubungan organiknya yang sejati dan bukannya faktor kontinuitas
dengan sistem keimanan. kultural di atas, yang menyebabkan
Tetapi sudah tentu faktor kon- kebanyakan kaum Muslim meng-
tinuitas prinsipil bukanlah sa- alami kesulitan dalam menghadapi
tu-satunya perkara yang memben- zaman modern. Maka, misalnya,
tuk dan menentukan sikap sese- Turki yang Muslim sampai sekarang
orang atau komunitas dalam meng- masih menunjukkan ciri dunia ke-
hadapi perubahan zaman. Berbagai tiga yang nonindustrial, sementara
pengalaman historis yang lebih Jepang yang Buddhis justru mem-
spesifik pada bangsa-bangsa Muslim perlihatkan tanda-tanda Barat da-
dalam interaksinya dengan bangsa- lam beberapa segi industrialnya.
bangsa Barat, khususnya peng- Kesulitan kaum Muslim ini di
alaman permusuhan (antara lain antaranya tecermin dalam bagai-
karena titik singgung keagamaan mana menangani masalah reinter-
Islam-Kristen dan ketetanggaan pretasi hukum Islam untuk zaman
geografis Timur Tengah-Eropa), modern.
justru tampak menjadi sumber

problematik bangsa-bangsa Muslim
menghadapi perubahan ke zaman SEJARAH SEBAGAI
modern karena adanya asosiasi LABORATORIUM
(yang tidak seluruhnya benar) an-
tara modernisme dan westernisme. Dalam dunia ilmu pengetahuan,
Apalagi bangsa-bangsa Barat itu, dikenal adanya ilmu eksakta (pasti).
ketika melakukan penjajahan atas Disebut demikian karena ilmu itu
bangsa-bangsa Muslim, jelas-jelas menggarap objek atau sasaran pene-
membawa kenangan pengalaman litian, pengetahuan, dan generalisasi
historis masa lampau yang penuh (penteorian, pembuatan, atau pe-
permusuhan (antara lain dilam- nyimpulan teori) dengan variabel-
bangkan dan dibuktikan dalam: variabel yang cukup terbatas se-
bagaimana para penjajah Spanyol hingga pengetahuan dan generalisa-
menamakan kaum Muslim Min- si itu dapat dibuat sedekat mung-
danao sebagai “orang-orang Moro”, kin dengan kenyataan. Hasilnya ia-
sebagai kelanjutan semangat per- lah suatu pengetahuan yang relatif
musuhan antara orang Spanyol pasti dengan “daya guna” (“pre-
Kristen dengan orang Spanyol Mus- dictability”) yang tinggi. Misalnya,
lim yang mereka sebut “orang jika seorang instalator listrik me-
Moro”). Adalah beberapa peng- ngerjakan instalasinya dengan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2961


DEMOCRACY PROJECT

mengikuti teori-teori perlistrikan digarapnya mengenai kehidupan


yang ada, maka bolehlah dia “me- (social) sedemikian banyaknya se-
mastikan” apa yang dia duga atau hingga sulit sekali seorang ilmuwan
inginkan akan terjadi, yaitu um- sosial menguasai dan memahami
pamanya, lampu pijar menyala. seluruhnya. Karena itu, sulit juga
Karena itu, untuk memba-
ilmu pasti ka- ngun sebuah te-
dang-kadang ju- ori sebagai hasil
ga disebut “ilmu Per umpamaan taman surga, yang generalisasi atas
keras” (hard dijanjikan kepada orang yang dasar variabel-
bertakwa; di dalamnya terdapat
science). Ibarat variabel itu. Dan
sungai-sungai yang airnya tak
sekeping mata pernah payau, dan sungai-sungai
jika objek-objek
uang, maka hal air susu yang rasanya tidak ilmu eksakta (se-
itu berarti ada pernah berubah .... butlah, listrik)
sisi lain dari kesa- (Q., 47: 15) dapat dibawa ke
tuan keseluruh- laboratorium
an sistem ilmu, untuk keperluan
yang dinamakan “ilmu lunak” (soft berbagai tes, percobaan, dan pem-
science). Inilah ilmu-ilmu sosial, buktian maka tidaklah demikian
yang pada zaman modern ini terdiri dengan objek-objek ilmu sosial.
dari sosiologi, antropologi, ilmu po- Meskipun ada suatu usaha mem-
litik, ilmu sejarah, dan seterusnya, buat suatu proyek di bidang ilmu
termasuk juga ilmu ekonomi. sosial sebagai laboratorium, namun
Ilmu-ilmu sosial itu dikatakan kiranya dapat dipastikan bahwa
“lunak” bukanlah karena “mudah” variabel yang dapat dimasukkan lab
seperti yang disangka banyak orang. ilmu sosial itu tidak mungkin me-
Tetapi karena penyimpulan umum liputi seluruhnya (exhaustive). Jadi,
(generalisasi) dan penteorian yang tetap menghasilkan sesuatu yang
dibuat dalam bidang ilmu itu tidak memiliki kadar kepastian yang lebih
memiliki kadar kepastian setinggi rendah daripada sebuah lab ilmu
ilmu-ilmu keras (eksakta), sedemi- eksakta.
kian rupa sehingga mengesankan Sesungguhnya laboratorium
sebagai luwes, lunak, dan kurang bagi ilmu-ilmu mengenai kehidup-
pasti. an sosial manusia ialah sejarah hi-
Tidak ada yang terlalu salah da- dup sosial manusia itu sendiri.
lam hal itu. Kurangnya kadar ke- Dalam sejarah itulah seluruh varia-
pastian dalam ilmu-ilmu sosial bel kehidupan sosial manusia ter-
terjadi karena variabel yang harus cakup dan dapat diketemukan.

2962  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Karena itulah Allah memerintahkan sacred about it. Sejarah tidak sakral.
kita semua untuk memerhatikan Jadi, peristiwa saling membunuh
dan menarik pelajaran dari sejarah dalam sejarah tidak mengganggu
masa lalu. Ditegaskan pula bahwa kesucian Islam. Maka, sebagaimana
Hukum Allah (Sunnatullâh) dalam kata kebanyakan orang-orang
hidup manusia itu tidak akan Syi’ah; mengapa Aisyah melawan
berubah, jadi bersifat pasti (lihat Ali? karena Aisyah mempunyai misi.
Q., 33: 38 dan 62; Q., 35: 43, dan Dan misi politik itu bersifat manu-
Q., 48: 23). Tinggal bagaimana siawi.
kita mampu mengidentifikasi dan

memahaminya dari sejarah. Kemu-
dian, kita membuat kesimpulan- SEKATEN
kesimpulan umum atau generalisasi
tentang hukum yang menguasai Umat Islam Indonesia menik-
hidup sosial manusia itu. Jadi, ung- mati suatu keistimewaan karena
kapan sehari-hari “belajar dari se- penyelenggaraan Maulid Nabi
jarah” adalah suatu truism yang Muhammad Saw. setiap tahun dija-
amat penting. Maka, biasanya awal dikan acara resmi kenegaraan, bah-
kehancuran seseorang, suatu kelom- kan satu-satunya perayaan keagama-
pok, atau bangsa ialah kalau yang an yang dilaksanakan di Istana
bersangkutan itu tidak lagi mau Negara. Tradisi ini merupakan
belajar dari sejarah. warisan Bung Karno yang mem-
peroleh ilhamnya dari kebiasaan

masyarakat Jawa kuno atau ke-
SEJARAH TIDAK SAKRAL
sultanan-kesultanan lama seperti
Yogyakarta, Solo, Cirebon, Demak,
Saya mengalami banyak kesu- dan sebagainya, yaitu yang disebut
litan berdiskusi dengan orang yang sekaten; meskipun tradisi sekaten ini
kritis terhadap Islam. Misalnya di- paling terkenal dilaksanakan di
katakan bahwa Nabi Muhammad Yogyakarta.
membawa agama yang sempurna, Konon, sekaten berasal dari
tetapi dari empat penggantinya, syahâdatayn yang dinisbatkan ke-
mengapa hanya satu yang me- pada suatu peristiwa historis ketika
ninggal secara alami, yaitu Abu para wali berdakwah memper-
Bakar? Al-Quran memberi saran ter- kenalkan makna dua kalimat syaha-
tentu untuk melihat persoalan se- dat. Introduksi dua syahadat itu di-
perti ini, yaitu bahwa sejarah ada- lakukan melalui metode yang se-
lah sejarah. Human history is nothing cara antropologis disebut sebagai

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2963


DEMOCRACY PROJECT

metode perembesan damai (pene- mereka kemudian menjadi bergolong-


tration pasifique). Di dalam proses golongan, engkau (Muhammad)
itulah kemudian ditilawatkan kese- tidak sedikit pun termasuk mereka ....
nian gamelan sehingga yang paling (Q., 6: 159). Menurut para ahli taf-
penting dalam acara sekaten adalah sir, firman itu ditujukan kepada
munculnya gamelan yang diper- penganut agama-agama terdahulu
gelarkan di Masjid Agung Yogya. yang menyimpang dari ajaran Nabi
Ibarat air yang mengalir jernih pada Ibrahim yang hanîf (alami, wajar,
hulunya, tetapi di sepanjang perja- dan lurus, tanpa “golonganisme”).
lanannya membawa dan mengang- Karena penyimpangan itu, mereka
kut berbagai kotoran, begitu pula- terbagi-bagi ke dalam berbagai ke-
lah tradisi sekaten. Pada awalnya, lompok yang saling tidak mengakui
sekaten merupakan suatu prosesi keabsahan masing-masing.
keagamaan yang jernih, tetapi Tetapi firman itu juga didahului
belakangan tampak terkena polusi- sebuah firman lain, beberapa ayat
polusi. Maka sekarang ini, sekaten sebelumnya, yang terjemahannya
tidak lebih dari pasar malam de- kira-kira demikian: Dan sesungguh-
ngan segala macam kemungkinan- nya inilah jalan-Ku, yang lurus, ma-
nya, termasuk judi, maksiat, dan ka ikutilah olehmu semua jalan itu.
sebagainya. Dari satu segi, sebe- Dan janganlah kamu mengikuti ber-
narnya suatu ironi bahwa Yogya se- bagai jalan (yang lain), sebab kamu
bagai pusat Muhammadiyah dan akan mengalami perpisahan dari
kauman tidak bisa bertindak apa- jalan-Nya. Demikianlah Dia (Allah)
apa terhadap sekaten dengan segala berpesan kepadamu semua, semoga
macam takhayulnya, seperti berebut kamu bertakwa (Q., 6: 153). Ka-
kue apem. Hal itu menunjukkan renanya menurut Muhammad Asad
bahwa Maulid dalam beberapa segi dalam kitab tafsirnya, firman yang
memang punya ekses-ekses yang pertama di atas mempunyai hu-
membuat beberapa kalangan Islam bungan logis dengan firman yang
menganggapnya sebagai bid’ah. kedua. Yaitu bahwa peringatan Ilahi
tentang bahaya perpecahan itu

sesungguhnya juga ditujukan ke-
SEKTARIANISME DAN JAMAAH
pada kaum beriman (umat Islam)
sendiri. Dengan kata lain, kata
Dalam Kitab Suci ada sebuah Muhammad Asad, firman itu “me-
firman yang terjemahannya kurang nyatakan kutukan kepada semua
lebih demikian: Sesungguhnya me- bentuk sektarianisme yang muncul
reka yang memecah belah agama akibat sikap tidak toleran manusia,

2964  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

klaim-klaim sebagai ‘satu-satunya inklusivisme, yaitu semangat persa-


eksponen yang benar’ tentang ajaran- tuan dan persaudaraan yang meli-
ajaran agama dan saling meng- puti seluruh umat Islam. Maka, etos
ingkari”. Karena itu, dalam tafsir Jamâ‘ah berlawanan dengan Eksklu-
Thabari disebutkan bahwa sahabat sivisme sekretarianis yang hanya
Nabi, Abu Hurairah, pernah di- mengakui golongan sendiri yang
tanya tentang makna firman itu dan paling benar dan lainnya salah.
dia menjawab, “Firman itu diturun- Eksklusivisme pasti membawa per-
kan dengan menunjuk kepada umat pecahan. Etos Jamâ‘ah itu sesung-
(kita) ini”—yakni umat Islam. guhnya dasar Ukhûwah Islâmîyah,
Dalam konteks tentang kaum seperti di firmankan Allah, Wahai
Jamaah, disebutkan adanya hadis sekalian orang beriman! Janganlah
bahwa umat Islam akan terbagi suatu golongan menghina golongan
menjadi 73 golongan; semua go- (lain), kalau-kalau mereka (yang
longan akan celaka, kecuali satu, dihina) itu lebih baik daripada
yaitu golongan Ahl Al-Sunnah wa mereka (yang menghina) ... (Q., 49:
Al-Jamâ‘ah. Sebetulnya hadis ini 11). Begitulah seharusnya sikap kita
masih ada yang mempersoalkan. kepada sesama umat, jika kita
Misalnya, Imam Al-Ghazali dalam memang benar-benar ingin terma-
kitabnya Fashl Al-Tharîqah bayn Al- suk yang selamat, dunia-akhirat.
Î mân wa Al-Zandaqah menye-

butkan adanya versi lain hadis itu.
Yaitu, versi yang menyatakan bah- SEKTARIANISME
wa semua golongan umat Islam DAN KULTUSISME
yang 73 itu bakal selamat kecuali
satu golongan saja (yang celaka). Bentuk-bentuk keagamaan ter-
Meskipun hadis versi kedua ini tentu dapat merupakan masalah
tidak sepopuler versi pertama, na- dalam usaha menegakkan nilai-nilai
mun tentu cukup banyak menarik. persaudaraan yang luas. Banyak ahli
Dan kedua versi itu sebenarnya sosiologi agama berpendapat bahwa
dapat dipahami tanpa kontradiksi. dalam Islam relatif sedikit saja
Apalagi disebutkan bahwa golongan diketemukan sekte jika dibanding
yang selamat itu adalah Ahl Al- dengan agama-agama lain. Tetapi
Sunnah wa Al-Jamâ‘ah. Sebab etos hal itu tidak berarti bahwa masya-
Jamâ‘ah seperti dianut oleh Ab- rakat Islam benar-benar bebas dari
dullah Ibn Umar, kemudian oleh kemungkinan tumbuhnya sikap-
Khalifah ‘Umar Ibn ‘Abdul ‘A ziz dan sikap keagamaan yang sektarianis-
Khalifah Harun Al-Rasyid ialah tik, yaitu sikap-sikap keagamaan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2965


DEMOCRACY PROJECT

yang menganggap diri sendiri dan Yaitu, orang-orang yang memecah-


golongannya yang benar dalam belah agama mereka, lalu mereka
lingkungan agama yang sama. menjadi berbagai golongan, setiap
Maka, indikasi sektarianisme ialah kelompok bangga dengan apa yang
keengganan atau ketidaksediaan ada pada mereka (Q., 30: 30-32).
seseorang atau kelompok untuk Sikap membanggakan apa yang
bergaul di bidang keagamaan de- ada dalam diri sendiri dan kelom-
ngan orang atau kelompok lain pok sendiri—yang antara lain dapat
dalam lingkungan umat yang sama. menghasilkan pandangan diri sen-
Misalnya, orang atau kelompok diri dan kelompoknya sebagai yang
bersangkutan sebenarnya ada dalam pasti paling benar dan diri orang
lingkungan umat Islam, namun lain atau kelompok lain pasti
enggan atau tidak bersedia melaku- salah—disebutkan sebagai jenis
kan shalat dengan orang atau ke- kemusyrikan karena di balik itu
lompok Islam yang lain. terselip pandangan memutlakkan
Sikap seperti itu, sepanjang diri sendiri dan kelompoknya.
ajaran kitab suci Al-Quran, adalah Sikap ini jelas bertentangan dengan
sangat tercela, bahkan dapat digo- semangat tauhid yang konsekuensi
longkan sebagai jenis kemusyrikan, logis utama dan pertamanya ialah
meskipun tentu saja tidak segawat meniadakan kemutlakan kepada apa
kemusyrikan para penyembah ber- pun, termasuk diri sendiri dan
hala. Berkenaan dengan masalah kelompok sendiri sebab yang mut-
ini, Al-Quran memperingatkan kita lak hanya Allah, Tuhan Yang Maha
(dalam satu rangkaian firman ten- Esa, saja. Inilah makna kalimat sya-
tang agama yang benar yang terkait hadat pertama yang mengandung
dengan kesucian fitrah manusia di pernyataan peniadaan (al-nafy),
atas), demikian: “Tidak ada suatu Tuhan apa pun ...”
Maka hadapkanlah wajahmu kemudian dilanjutkan dengan
untuk agama ini sesuai dengan ke- pernyataan penegasan pengadaan
cenderungan alami menurut fitrah (al-itsbât), “kecuali Allah”. Karena
Allah yang Dia telah ciptakan ma- itu, menuhankan keinginan diri
nusia. Itulah agama yang tegak lurus, sendiri, termasuk pandangan atau
namun sebagian besar manusia tidak pikiran sendiri juga bertentangan
mengetahui. Dengan kamu semua dengan semangat tauhid, sebagai-
bersemangat kembali kepada-Nya, mana diisyaratkan dalam Al-Quran
dan bertakwalah kamu semua, serta tentang adanya orang yang meng-
tegakkanlah shalat, dan janganlah ambil kecenderungan (hawâ)
kamu tergolong mereka yang musyrik. dirinya sendiri sebagai Tuhan, an-

2966  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

tara lain dengan memutlakkan dan ubahan sosial yang cepat. Amerika
memandangnya tidak dapat salah Serikat, misalnya, sebagai negara
(Q., 45: 23). Berkenaan dengan industri paling maju dan karena itu
masalah ini Ibn Taimiyah me- paling cepat mengalami perubahan
negaskan, demikian: sosial, menjadi tempat mengge-
“Firman Allah (Q., 21: 87, jalanya gerakan-gerakan kultus
dalam rangka ki- dalam jumlah
sah tentang Nabi yang spektaku-
Y unus—NM), ler, sampai ri-
“Tidak ada Tu- buan kelom-
han selain Eng- pok. Kultus-
kau” mengan- kultus itu ba-
dung pembe- nyak yang me-
basan diri dari nyebarkan sa-
segala sesuatu se- yapnya ke ber-
lain Allah yang bagai negara,
terdiri dari Tu- termasuk Indo-
han-tuhan palsu, nesia, sehingga
baik dalam bentuk kecenderungan diperlukan kewaspadaan ekstra ter-
diri sendiri (hawâ al-nafs) maupun hadap mereka. Secara perkamusan,
kepada sesama makhluk atau lain- kultus atau cult (Inggris) diartikan
nya”. sebagai sekelompok orang yang
Jadi pemutlakan diri sendiri de- mengikuti suatu cara penyembahan
ngan berbagai kecenderungan sub- tertentu, terutama yang berbeda
jektifnya, begitu pula ketaatan dari bentuk-bentuk yang lazim dan
mutlak kepada sesama makhluk, mapan dalam suatu masyarakat
adalah tidak sejalan dengan iman tertentu.
yang benar berdasarkan tauhid, se- Pengertian leksikal seperti itu
hingga akhirnya juga berdampak terasa masih terlalu netral. Meng-
negatif kepada jiwa persaudaraan apa kultus sebagai pengelompokkan
atas dasar persamaan hak dan kewa- yang bersifat keagamaan dengan
jiban serta harkat dan martabat ma- sikap-sikap para anggotanya yang
nusia. Sektarianisme dengan mudah sering antisosial itu banyak yang
sekali dapat tergelincir kepada menjadi masalah, adalah karena hal-
kultusisme (Inggris: cultism), suatu hal sebagai berikut:
bentuk pandangan keagamaan yang 1. Banyak dari kultus yang me-
banyak menggejala dalam masya- mutlakkan ketokohan pemim-
rakat yang sedang mengalami per- pinnya.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2967


DEMOCRACY PROJECT

2. Karena itu, lalu tumbuh men- sikap ramah, penuh pengertian dan
jadi kelompok eksklusif yang kasih sayang, mengikuti prinsip dan
memandang diri sendiri dan ajaran tentang ukhuwah islamiah.
kelompoknya benar dan orang

atau kelompok lain salah.
3. Kultus itu, melalui pemimpin- SEKULARISASI BUKAN
nya sering menjanjikan kesela- SEKULARISME
matan yang mudah.
4. Biasanya disertai doktrin untuk
menjaga diri dari pencemaran Pertama perlu ditegaskan bahwa
keyakinan melalui pergaulan saya membuat perbedaan prinsipil
dengan orang lain, karena itu antara sekularisme dan sekularisasi.
lalu menjadi eksklusif. Sekularisme adalah suatu paham
5. Ada pula kultus yang disertai yang tertutup, suatu sistem ideologi
pandangan apokaliptik karena tersendiri dan lepas dari agama. Inti
ramalan yang meyakinkan dari sekularisme ialah penolakan adanya
pemimpinnya tentang kapan kehidupan lain di luar kehidupan
hari kiamat. duniawi ini. Dari perspektif Islam,
6. Ada pula kultus yang menjanji- sekularisme adalah perwujudan mo-
kan ganjaran seks yang mudah, dern dari paham dahrîyah, seperti
hal mana sering menarik untuk diisyaratkan dalam Al-Quran,
orang-orang muda. Q.,45: 24: Mereka berkata, “Tiada
Tentu saja tidak semua penge- sesuatu kecuali hidup duniawi kita sa-
lompokkan keagamaan dalam ma- ja—kita mati dan kita hidup—dan
syarakat menunjukkan gejala kultus tidak ada yang membinasakan kita
yang serba negatif itu. Bahkan ada kecuali masa.” Tapi, mereka se-
yang tampak seperti kultus, namun benarnya tidak mempunyai penge-
sesungguhnya cukup sejati dan lu- tahuan tentang hal itu. Mereka ha-
rus serta mampu memberi jawaban nyalah menduga-duga saja. Jadi jelas,
kepada kehausan ruhani para ang- sekularisme tidak sejalan dengan
gotanya. Walaupun begitu, tetap agama, khususnya agama Islam.
selalu ada baiknya untuk senantiasa Sementara itu, sekularisasi me-
waspada, jangan terjebak ke dalam mang dapat diartikan sebagai proses
sikap-sikap keagamaan yang ber- sosial politik menuju sekularisme,
tentangan dengan makna dan jiwa dengan implikasi paling kuat ide
sebenarnya dari ajaran agama yang pemisahan (total) agama dari ne-
lurus, berdasarkan tauhid, yang gara. Tapi, ini bukanlah satu-satu-
secara sosial harus melahirkan sikap- nya arti istilah sekularisasi. Arti lain-

2968  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

nya ialah yang bersifat sosiologis, Arab Jahiliyah, dan, akhirnya, sis-
bukan filosofis, seperti yang digu- tem politik demokratis. Untuk jelas-
nakan oleh Talcott Parsons dan nya, mengenai sekularisasi itu, ia
Robert N. Bellah. Parsons menun- mengatakan bahwa Islam Klasik te-
jukan bahwa sekularisasi, sebagai lah melakukan “devaluasi radikal
suatu bentuk proses sosiologis, dan orang dibenarkan menyebutnya
lebih banyak mengisyaratkan kepa- sekularisasi atas semua struktur so-
da pengertian pembebasan masya- sial yang ada berhadapan dengan
rakat dari be- hubungan antara
lenggu takhayul Allah dan manu-
dalam beberapa sia yang sentral
aspek kehidup- Apabila kamu diberi salam, balas- itu. Di atas sega-
lah dengan cara yang lebih baik,
annya. Hal ini atau (sedikitnya) dengan salam lanya, hal ini be-
tidak berarti yang sama. Dan atas segalanya rarti pencopotan
penghapusan Allah membuat perhitungan. pranata kesuku-
orientasi keaga- an atau perke-
(Q., 4: 86)
maan dalam nor- luargaan (kin-
ma-norma dari ship), yang telah
nilai kemasyarakatan itu. Bahkan, menjadi pusat kesucian Arabia
proses pembebasan dari takhayul sebelum Islam, dari makna
itu bisa semata-mata terjadi karena sentralnya”. Dengan kata lain, proses
dorongan, atau merupakan “devaluasi radikal” atau “sekularisasi”,
kelanjutan logis dari suatu bentuk dalam pandangan sosiologis Bellah,
orientasi keagamaan, khususnya berpangkal dari monoteisme yang
monoteisme. Ini menjadi pandang- antara lain berakibat penurunan nilai
an Robert N. Bellah, misalnya keti- pranata kesukuan dan perkeluargaan
ka ia mengemukakan ciri-ciri ma- yang di zaman Jahiliyah pusat rasa
syarakat Islam Klasik (zaman Nabi kesucian hanya kepada Tuhan Yang
dan Al-Khulafâ’ Al-Rasyidûn) yang Maha Esa belaka.
ia nilai sebagai sebuah masyarakat Jadi, penggunaan kata “seku-
modern. Bellah menyebutkan larisasi” dalam sosiologi mengan-
beberapa unsur struktural Islam dung arti pembebasan, yaitu pem-
Klasik yang relevan dengan bebasan dari sikap pensucian yang
argumennya (bahwa Islam Klasik tidak pada tempatnya. Karena itu,
itu modern), yaitu monoteisme ia mengandung makna desakralisasi,
yang kuat, tanggung jawab pribadi yaitu pencopotan ketabuan dan
di hadapan Allah, devaluasi radikal, kesakralan dari objek-objek yang se-
atau sekularisasi pranata kesukuan mestinya tidak tabu dan tidak sak-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2969


DEMOCRACY PROJECT

ral. Jika diproyeksikan kepada situ- (subhânallâh). Karena hanya Tuhan


asi modern Islam sekarang, maka yang sakral, maka seluruh kegiatan,
“sekularisasi”-nya Robert N. Bellah untuk bisa mendapatkan maknanya
itu akan mengambil bentuk pem- yang hakiki, harus hanya ditun-
berantasan bid‘ah, khurafat, dan jukan kepada-Nya semata, dengan
praktik syirik lainnya yang kese- implikasi orientasi kegiatan demi
muannya itu berlangsung di bawah kebenaran (al-Haqq), secara tulus
semboyan kembali kepada Kitab dan ikhlas.
dan Sunnah dalam usaha memur- Tapi, meskipun pengertian so-
nikan agama. Maka saya pernah siologis sekularisasi itu sudah cukup
mengajukan argumen bahwa seku- banyak digunakan para ahli ilmu-
larisasi serupa itu, seperti telah dike- ilmu sosial, toh harus diakui bahwa
mukakan, berkenaan dengan pan- masih tetap terdapat kontroversi di
dangan sosiologis Bellah, adalah sekitar istilah itu. Hal ini dicer-
konsekuensi dari tawhîd. Tawh îd minkan oleh adanya perdebatan dan
sendiri menghendaki pengarahan polemik di sekitar buku Harvey
setiap kegiatan hidup untuk Tuhan, Cox, Secular City. Kesulitan timbul
demi ridlâ-Nya, dan hal ini, bagi dari kenyataan bahwa masa En-
sementara orang, justru merupakan lightenment Eropa telah melahirkan
bentuk sakralisasi kehidupan ma- filsafat sekularisme sebagai suatu
nusia. Hal ini tidak salah, bahkan ideologi yang secara khusus berse-
sesuai dengan pengertian sosiologis mangat antiagama. Karenanya,
Bellah tersebut—yang juga saya cukup sulit untuk menentukan ka-
anut—sebab, pengertian itu me- pan proses sekularisasi, dalam mak-
ngandung makna pengalihan sak- na sosiologisnya, berhenti dan ber-
ralisasi dari suatu objek alam cip- ubah menjadi proses penerapan
taan (makhlûq) ke Tuhan Yang sekularisme filosofis. Inilah yang
Maha Esa. Pranata kesukuan, se- agaknya menjadi dasar penolakan
perti disebut Bellah, hanyalah salah Pak Rasjidi atas penggunaan saya
satu dan merupakan yang terpen- akan istilah sekularisasi. Jika benar
ting dari rasa kesucian Jahiliyah. dugaan ini, maka keberatan Pak
Tetapi sesungguhnya, orang-orang Rasjidi cukup beralasan dan dapat
Arab Jahiliyah yang mensucikan diterima, yaitu jika sekularisasi me-
atau menyembah objek lain, kese- mang tak mungkin lepas dari se-
muanya itu, dalam pandangan kularisme filosofis hasil masa En-
Islam, termasuk manifestasi lightenment Eropa.
politeisme (syirik). Sedangkan Kesimpulannya, terdapat perbe-
yang Mahasuci hanyalah Tuhan daan cukup prinsipal antara pe-

2970  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

ngertian “sekularisasi” secara sosio- sudah terkena Lâ Ilâha Illallâh.


logis dan secara filosofis. Dan Nah, proses ini penting, dan sebe-
karena sedemikian kontroversialnya tulnya secara sosiologis disebut
istilah “sekular”, “sekularisasi” dan sekularisasi, devaluasi, atau kadang-
“sekularisme” itu, maka adalah bi- kadang juga demitologisasi. Dalam
jaksana untuk tidak menggunakan garis pikiran seperti itulah almar-
istilah-istilah tersebut, dan lebih hum Buya Hamka, misalnya, per-
baik menggantikannya dengan nah menyatakan suatu pendapat
istilah-istilah teknis lain yang lebih bahwa seni patung itu halal, karena
tepat dan netral. hanya seni. Dulu mungkin orang
membuat patung untuk disembah.

Tetapi ketika sekarang orang mem-
SEKULARISASI I
buat patung hanya suatu ekspresi
seni, itu sah-sah saja. Yang penting
Saya sering mengambil ilustrasi dasarnya ialah Lâ Ilâha Illallâh.
mengenai lambang negara kita,

Burung Garuda. Kenapa kita seka-
rang dengan rileks memasang gam- SEKULARISASI II
bar Garuda di kantor-kantor kita,
padahal burung itu adalah ken- Sekularisasi tidaklah dimaksud-
daraan Dewa Wisnu? Apakah kita kan sebagai penerapan sekularisme,
tidak takut musyrik? Tidak, karena sebab secularism is the name for an
garuda itu sudah kita “bunuh” be- ideology, a new closed world view
gitu rupa sehingga fungsinya seka- which function very much like a new
rang tinggal dekorasi atau ornamen. religion. Dalam hal ini, yang di-
Sebagai orang Islam, kita memang maksudkan ialah setiap bentuk libe-
harus begitu. rating development. Proses pembe-
Contoh lain adalah lambang basan ini diperlukan karena umat
kampus ITB di Bandung, yaitu Islam, akibat perjalanan sejarahnya
Patung Ganesha. Itu lebih gawat sendiri, tidak sanggup lagi mem-
lagi karena Ganesha adalah Dewa bedakan nilai-nilai yang disangka-
Ilmu. Apakah para mahasiswa ITB nya Islami itu, mana yang transen-
ngalap berkah dari patung Ganesha dental dan mana yang temporal.
itu? Jelas tidak. Mereka memakai Malahan, hierarki nilai itu sendiri
jaket dengan gambar Ganesha, teta- sering terbalik, transendental se-
pi bersembahyang di Masjid Sal- muanya, bernilai ukhrawi, tanpa
man. Mengapa? Karena Ganesha kecuali. Sekalipun mungkin mereka
sebagai Dewa sudah “dibunuh” atau tidak mengucapkannya secara lisan,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2971


DEMOCRACY PROJECT

malahan memungkirinya, namun bagi adanya kebebasan manusia un-


sikap itu tecermin dalam tindakan- tuk menetapkan dan memilih sen-
tindakan mereka sehari-hari. Akibat diri cara dan tindakan-tindakan
hal itu, sudah maklum cukup pa- dalam rangka perbaikan-perbaikan
rah: Islam menjadi senilai dengan hidupnya di atas bumi ini, dan
tradisi, dan menjadi Islamis sede- sekaligus memberikan pembenaran
rajat dengan menjadi tradisionalis. bagi adanya tanggung jawab ma-
Karena membela Islam menjadi nusia atas perbuatan-perbuatan itu
sama dengan membela tradisi ini- di hadapan Tuhan.
lah, maka timbul kesan bahwa ke- Tetapi, apa yang terjadi sekarang
kuatan Islam adalah kekuatan tra- ialah bahwa umat Islam kehilangan
disi yang bersifat reaksioner. Kaca- kreativitas dalam hidup duniawi ini
mata hierarki inilah, yang di kalang- sehingga mengesankan seolah-olah
an kaum Muslimin, telah membu- mereka telah memilih untuk tidak
atnya tidak sanggup mengadakan berbuat dan diam. Dengan kata
respons yang wajar terhadap per- lain, mereka telah kehilangan
kembangan pemikiran yang ada di semangat ijtihad. Sebenarnya, pan-
dunia dewasa ini. dangan yang wajar dan menurut
Jadi, sekularisasi tidaklah dimak- apa adanya kepada dunia dan masa-
sudkan sebagai penerapan seku- lahnya, secara otomatis harus dipu-
larisme dan mengubah kaum Mus- nyai oleh seorang Muslim, sebagai
limin menjadi sekularis. Tetapi, di- konsekuensi logis dari tauhid. Pe-
maksudkan untuk menduniawikan mutlakan transendensi semata-mata
nilai-nilai yang sudah semestinya kepada Tuhan, sebenarnya, harus
bersifat duniawi dan melepaskan melahirkan desaklarisasi pandangan
umat Islam dari kecenderungan un- terhadap selain Tuhan, yaitu dunia
tuk meng-ukhrawi-kannya. Dengan dan masalah-masalah serta nilai-
demikian, kesediaan mental untuk nilai yang bersangkutan dengannya.
selalu menguji dan menguji kem- Sebab, sakralisasi kepada sesuatu
bali kebenaran suatu nilai di ha- selain Tuhan itulah, pada hakikat-
dapan kenyataan-kenyataan mate- nya, yang dinamakan syirik, lawan
rial, moral, ataupun historis men- tauhid. Maka, sekularisasi itu
jadi sifat kaum Muslimin. Lebih sekarang memperoleh maknanya
lanjut, sekularisasi dimaksudkan yang konkret, yaitu desakralisasi
untuk lebih memantapkan tugas terhadap segala sesuatu selain hal-
duniawi manusia sebagai “khalifah hal yang benar-benar bersifat
Allah di bumi”. Fungsi sebagai kha- Ilahiah (transendental), yaitu dunia
lifah Allah itu memberikan ruang ini.

2972  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Yang dikenai proses desakralisasi SEKULARISME DAN HUMANISME


itu ialah segala objek duniawi,
moral maupun material. Termasuk Kaum sekularis tidak mau men-
objek duniawi yang bersifat moral jadikan agama (baca: ajaran Tuhan
ialah nilai-nilai, sedangkan yang Yang Maha Esa) sebagai sumber
bersifat material ialah benda-benda. norma-norma asasi dalam kehi-
Maka, jika terdapat ungkapan Islam dupan duniawinya. Sesuai dengan
is Bolshevism plus God (Iqbal), salah ketentuan bahwa manusia harus
satu pengertian- mempunyai se-
nya ialah bahwa kumpulan keya-
pandangan Islam Setiap ada musibah terjadi di bumi kinan untuk me-
terhadap dunia dan dalam dirimu, sudah tercatat nopang peradab-
ini dan masalah- sebelum Kami mewujudkannya, an yang hendak
masalahnya ada- Sungguh itu bagi Allah mudah diciptakannya,
lah sama dengan sekali. Agar kamu tidak berduka kaum sekularis
cita atas apa yang sudah hilang
kaum komunis pun kemudian
dan merasa bangga atas apa yang
(realistis, dilihat diberikan.
menciptakan
menurut apa (Q., 57: 22-23) pula sekumpul-
a d anya, tidak an, gagasan, si-
mengadakan pe- kap, dan keper-
nilaian lebih dari apa yang se- c a y a a n , y a n g nantinya menjel-
wajarnya dipunyai oleh objek itu), ma menjadi suatu kesatuan keya-
hanya saja Islam mengatakan ada- kinan yang menyerupai agama.
nya sesuatu yang transendental, Mengingat bahwa kaum sekularis
yaitu Allah. Justru Islam meletak- pada pokoknya menyandarkan diri
kan pandangan dunia (weltan- kepada kemampuan diri-manusia
schauung) dalam hubungannya sebagai sumber bagi penemuan
antara alam dan Tuhan itu sede- nilai-nilai yang mutlak diperlukan
mikian rupa, sehingga wajar ba- dalam membina kehidupan, maka
gaikan badan dengan kepala di atas perkataan yang paling meliputi dan
dan kaki di bawah (istilah Marx), umum dipakai untuk menamakan
artinya kepercayaan kepada Tuhan sekumpulan gagasan, sikap dan ke-
mendasari pandangan pada alam, percayaan itu ialah perkataan hu-
dan tidak sebaliknya, seperti pada manisme.
ajaran materialisme dialektika. Dalam hubungannya dengan
masalah ini, Julian Huxley, seorang

humanis terkenal, tegas-tegas me-
ngatakan, bahwa humanisme ada-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2973


DEMOCRACY PROJECT

lah sebuah agama baru. Karena dia yang tidak usah menyingkirkan aga-
memercayai akan adanya evolusi ke- ma-agama yang ada dengan meng-
manusiaan dalam menemukan ni- gantikan agama-agama itu. Sekarang
lai-nilai kebenaran (sampai kebe- tinggallah mencari jalan, bagaimana
naran terakhir), maka ia menama- agar benih ini dapat berkembang—
kannya humanisme evolusioner (evo- untuk mengerjakan kerangka in-
lutionary humanism). Tentang hu- telektualnya, bagaimana caranya su-
manisme ini, dia menulis sebuah paya gagasan-gagasan itu dapat
buku dengan judul Religion without memberikan inspirasi dan untuk
Revelation (Agama Tanpa Wahyu). meyakinkan penyebarannya yang
Dan dalam bukunya, Evolution in luas.” Jadi jelas, bahwa humanisme
Action, dia mengatakan sebagai adalah sebuah agama baru hasil cip-
berikut: “Saya terpaksa mengguna- taan manusia. Tidak seperti agama-
kan perkataan agama. Sebab, kenya- agama lain, ia tidak berbicara tentang
taan bahwa semua ini membentuk Tuhan. Tetapi, seperti agama-agama
sesuatu dalam hakikat agama, ba- lain, ia membicarakan sesuatu yang
rangkali orang dapat menamakan- sangat prinsipal, yaitu penentuan na-
nya humanisme evolusioner. Perka- sib manusia, dan pengertian tentang
taan ‘agama’, sering dipakai secara sesuatu yang bersifat suci. Dan
terbatas, dengan arti kepercayaan mereka percaya bahwa humanisme
kepada dewa-dewa; tetapi saya ti- berlaku di mana saja dan kapan saja:
dak memakainya dalam pengertian universal, bahkan abadi.
ini—dengan sendirinya saya tidak Sebenarnya, tokoh-tokoh hu-
ingin melihat seorang manusia di- manisme meliputi suatu strata
angkat menjadi dewa, sebagaimana sempit masyarakat Barat, yang ter-
terjadi dengan beberapa orang di diri kaum cerdik pandai (intelek-
masa silam, dan masih terjadi sam- tual). Dan kesemuanya berlomba-
pai hari ini. Saya menggunakannya lomba menulis buku yang bersang-
dalam pengertian yang lebih luas, kutan dengan agama baru itu.
untuk menunjukan suatu hubung- Untuk menyebutkan sebagian saja,
an menyeluruh antara seseorang kami kemukakan di sini sebagai-
dengan nasibnya, dan sesuatu yang mana yang diterangkan oleh A.J.
menyangkut perasaannya tentang Bahm: Charles Francis Potter me-
apa yang suci. Dalam pengertian nulis buku, Humanism ia a New
yang luas ini, humanisme evolu- Religion, Roy Wood Sellar menu-
sioner bagi saya tampaknya dapat lis buku Religion: The Coming of Age,
dijadikan benih suatu agama baru Durant Drake menulis buku, The

2974  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Law Morality, Corliss Lamont Kaum humanis juga lupa mem-


dengan bukunya, Humanism as a bentuk sebuah organisasi internasi-
Philosophy, dan lain-lain. onalnya. Maka dibentuklah di
Oleh karena sekularisme meru- Amsterdam pada 1952 “The Inter-
pakan keharusan bagi humanisme, nasional Humanist and Ethical
maka Horrace menulis buku, Union”, dan telah mengadakan
Secularism is the kongresnya
Will of God. Dan yang ketiga pa-
pragmatisme pun da tahun 1962
Suatu komitmen kepada nilai
merupakan unsur di Oslo. Orga-
kemanusiaan yang lebih tinggi
penting way of tentu tidak membenarkan sikap nisasi interna-
life, menurut hu- pasif menghadapi kecenderungan sional itu me-
manisme. Maka zalim dan sikap tak peduli kepada liputi organi-
di sini pun perlu harkat dan martabat manusia dari sasi-organisasi
disebutkan buku sistem ideologis atau “isme” apa nasional kaum
William James, pun di muka bumi ini. humanis di ham-
Pragmatism, A pir seluruh ne-
New Name for Some Old Ways of gara di dunia, dan perseorangan-
Thinking. perseorangan. Mereka juga me-
Pada tahun 1933, kaum hu- nerbitkan majalah International
manis mengeluarkan sebuah mani- Humanism.
festo yang dinamakan “A Humanist Perumusan dasar (basic postulate)
Manifesto”, dikeluarkan di Chicago, kepercayaan, atau “iman”, human-
dan ditandatangani oleh tiga puluh isme ialah “the universe is self-
empat penandatangan. Mukadimah existing” (alam raya ada dengan sen-
manifesto itu menyebutkan: “Aga- dirinya), seperti juga pendapat ka-
ma selalu merupakan jalan untuk um materialis. Selanjutnya, seperti
melaksanakan nilai-nilai tertinggi telah banyak di singgung di muka,
kehidupan”. Tetapi, ada suatu baha- nilai-nilai kehidupan tidak perlu
ya yang besar untuk mengidentikan dicari dari sesuatu yang bersifat
perkataan agama dengan doktrin- adialami (Tuhan), melainkan dari
doktrin dan metode-metode yang dalam diri manusia sendiri. Maka
telah kehilangan artinya dan ke- di manakah perbedaannya dengan
hilangan kekuatan untuk dapat me- ateisme?
nyelesaikan masalah kehidupan Akhirnya, ditinjau dari perkem-
manusia di abad kedua puluh, dan bangan sejarahnya, humanisme ti-
seterusnya. dak lain ialah usaha manusia-
manusia Barat untuk menemukan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2975


DEMOCRACY PROJECT

nilai-nilai hidup baru, setelah bernama Abdullah dalam bukunya


agama-agama yang dikenal di sana orang Sarasen (Arab Islam); ketika
tidak dapat mempertahankan diri ditanya tentang objek yang paling
lagi di hadapan perkembangan berhak untuk dikagumi di muka
ilmu pengetahuan dan kecerdasan bumi, dia menjawab manusia. Ke-
otak manusia. Dan sekarang ini, mudian dikaitkan dengan legenda
humanisme, seperti dikatakan oleh Yunani, seseorang yang bernama
Archio J. Bahm, merupakan agama Achisipius ketika ditanya tentang
yang umum bagi peradaban Barat apa yang paling menakjubkan di
(Westernisme). muka bumi ini, dia juga menjawab
manusia. Dengan orasinya yang

demikian, Pico kemudian dikutuk
SEKULARISME AWAL
sebagai pembuat bid’ah, dipecat
dari Gereja, dan diekskomunikasi.
Bagi orang Eropa, pembagian Meski demikian, pahamnya menge-
antara khawas dan awam Eropa nai humanisme menyebar ke mana-
begitu impresif dan langsung diam- mana sehingga pada saatnya nanti
bil kesimpulan bahwa Ibn Rusyd memunculkan perlawanan terhadap
membela agio tentang adanya dua Gereja yang luar biasa dan memun-
kebenaran, falsafi dan agama, yang cak dalam Revolusi Prancis dengan
tidak perlu dipersatukan. Akibatnya ciri utamanya paham keawaman dan
mereka betul-betul membedakan antiklarikalisme, antipendeta. Yang
antara ilmu dan agama. Inilah per- menarik, banyak orang ateis pendu-
mulaan sekularisme yang sampai kung ataupun hasil Revolusi Prancis
sekarang masih bertahan di Barat. yang memuji Nabi Muhammad.
Dari sini juga muncul humanisme, Misalnya seorang dari mereka yang
yaitu paham yang memercayai ke- jengkel kepada pemimpin Gereja
mampuan manusia, terutama kua- Katolik, mengatakan, “Ah kamu
litasnya sebagai makhluk. para pemimpin Gereja, terlalu ba-
Adalah Geovanni Pico della nyak klaim yang tidak benar; ada
Mirandola yang disebut sebagai orang yang kamu bilang sinting
pemikir humanis pertama di Barat. bernama Muhammad, tetapi mela-
Dalam orasi ilmiahnya di depan lui dongeng-dongeng yang sederha-
para pemimpin Gereja mengenai na saja ia berhasil membuat revolusi
humanisme, ia menyatakan bahwa dan menciptakan keadilan sosial.”
dari Islamlah dia mengetahui harkat Jadi, Nabi Muhammad dijadikan
dan martabat manusia sebegitu bahan untuk menyerang para
tinggi. Pico menyebut seseorang Klarik.

2976  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Dalam masalah pemikiran kema- lanjutan dari agama Yahudi, tetapi


nusiaan seperti yang ada di Barat, oleh Konstantin dipindah ke hari
banyak sekali yang dapat diklaim Minggu. Atau seperti Natal yang
sebagai kelanjutan langsung secara mulanya pada bulan Januari, di-
geneologis pemikiran Ibn Rusyd, pindah ke 25 Desember.
termasuk nilai-nilai Keamerikaan Pengaruh Ibn Rusyd di Barat
yang tertuang di dalam Declaration sampai sekarang masih terus ber-
of Independence of America yang langsung, paling tidak pikiran-
dibuat Thomas pikiran di masa
Jefferson, yang sekarang bisa di-
semangatnya ti- Orang yang optimis berkemungkin- telurusi secara
dak terbatas pada an lebih besar dapat menghadapi geneologis ke da-
satu agama. Hal persoalan daripada orang yang lam pikiran-pi-
ini menyebabkan pesimistis. kirannya. Terma-
banyak orang sa- suk di dalamnya
lah paham dengan mengira bahwa liberalisme, paham bahwa manusia
Amerika adalah negara sekular pada dasarnya baik, yang sebe-
dalam arti antiagama. Amerika narnya merupakan konsep fitrah
memang negara demokratis sekular, dalam Islam.
tapi tidak antiagama. Malah justru

sangat mendorong kemajuan aga-
ma. Tetapi agama diletakkan pada SELF DENIAL
urusan pribadi dan negara tidak
boleh ikut campur tangan. Kalau Dalam ilmu sosiologi dikatakan
negara ikut campur tangan, maka bahwa salah satu ciri berpikir mo-
benar dan salah, sesat dan tidak dern adalah berpikir jangka pan-
sesat, akan menjadi urusan negara. jang. Inilah cara berpikir orang-
Dan itu sangat berbahaya. Penga- orang yang sanggup menunda
laman Eropa sekian ratus tahun kesenangan sementara untuk mem-
membuktikannya sebagai sumber peroleh kesenangan yang lebih besar
kezaliman. Ini dapat dilihat pada di masa depan. Itu namanya kese-
diri Konstantin yang menetapkan nangan yang ditunda. Sedang isti-
doktrin Kristen dengan mema- lah self denial, mengingkari diri sen-
sukkan unsur-unsur yang sama diri, bukan berarti bertapa, tetapi
sekali tidak Kristiani, tetapi meru- cara untuk bisa memperoleh sesua-
pakan kelanjutan dari kultus kepada tu yang lebih besar di masa depan.
matahari. Seperti sembahyang di Inilah yang sebetulnya disebut
hari Sabtu yang merupakan ke- zuhud.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2977


DEMOCRACY PROJECT

Kalau kita lihat secara sederhana, mau panen dalam tempo tiga bu-
menanam investasi atau menabung lan, tanamlah jagung. Kalau mau
termasuk self denial (pengingkaran panen kira-kira lima tahun, tanam-
diri sendiri). Dengan menabung lah kelapa hibrida. Tapi kalau
kita tidak bisa menikmati uang investasi manusia, panennya mung-
tersebut di masa sekarang, melain- kin sewaktu kita sudah menginjak
kan menundanya di masa depan. dewasa.” Karena itu, orang belajar
Mengapa? Karena kita berharap, sering tidak sabar. Tetapi harus
dengan menabung, di masa depan diingat, seperti diperingatkan dalam
akan ada kebahagiaan yang lebih sebuah pepatah, “barang siapa tidak
besar. Istilah menabung juga digu- pernah mencicipi pahitnya belajar
nakan dalam Al-Quran, yaitu ta- barang sesaat, maka dia akan mene-
zawwadû (kumpulkan bekal) dan lan pahitnya kebodohan seumur hi-
bekal yang paling baik adalah tak- dup.” Memang pahitnya belajar
wa kepada Allah Swt. (Q., 2: 197), akan menunda kesenangan; ada te-
suatu orientasi hidup yang dijiwai man kita yang berhura-hura sedang
dan diilhami oleh kesadaran bahwa kita tetap belajar; itu adalah me-
akhir kehidupan ini ialah menuju nunda kesenangan, yang disebut
kepada Allah Swt. Maka, “wala al- self denial, mengingkari diri sendiri.
âkhiratu khayrun laka min al-ûlâ,” Kewiraswastaan mengandung
(Q. 93: 4) sebetulnya sejiwa dengan makna semacam itu. Semua peng-
pepatah melayu, “hidup yang benar usaha selalu mempunyai semangat
ialah berakit-rakit ke hulu, berenang- menunda menikmati hartanya,
renang ke tepian, bersakit-sakit untuk ditanam agar bisa menjadi
dahulu bersenang-senang kemudian.” besar. Kadang terjadi salah paham;
Bagi adik-adik yang lebih muda, para pedagang santri umumnya di-
jangan di balik, “sekarang berse- katakan bakhil (medit) hingga ada
nang-senang, minum-minum, atau yang tidak mengeluarkan zakat.
mabuk-mabukan dan sebagainya Tetapi sebetulnya itu adalah simbol
(seperti di Petamburan di saat dari kalkulasi rasional di dalam
malam), tetapi awas nanti masa tua, mengeluarkan uang untuk berinves-
hancur lebur berantakan.” Atau tasi. Mengapa sekarang ini Jepang
misalnya soal belajar, mengumpul- merepotkan Barat dalam soal eko-
kan ilmu pengetahuan, yang berarti nomi? Di antara berbagai kelebihan
investasi. Semakin besar hasil yang Jepang dibanding Barat ialah bang-
diharapkan dari sebuah investasi, sa Jepang jauh lebih kuat tradisi
semakin memakan waktu. Seperti menabungnya daripada bangsa
dikatakan oleh para ahli, “kalau Barat; persentase penghasilan orang

2978  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Jepang yang ditabung jauh lebih adalah ‘âsyiq, dan Tuhan adalah
besar daripada orang Barat. Sehing- ma‘syûq; alamlah yang merindukan
ga terjadilah akumulasi modal, pe- Tuhan, mencari Tuhan, terus ber-
numpukan harta. Tapi karena harta putar-putar, dan Allah-lah ma‘syûq-
ditaruh di bank, maka dipakailah nya. Oleh karena itu, thawâf adalah
untuk biaya pertumbuhan eko- ibadah yang meniru gerak dari
nomi. Contoh-contoh kecil seperti seluruh alam. Melalui thawâf, kita
itu ada kaitannya dengan “wala al- menyatu dengan seluruh alam ini.
âkhiratu khayrun Dulu pema-
laka min al-ûlâ,” haman orang-
(Q., 93: 4). Juga orang musyrik
dengan, Dan Tu- Makkah me-
hanmu kelak ngenai alam ini
memberimu apa tidak saintifik.
yang menyenang- Misalnya, me-
kan kau (Q., 93: reka berpenda-
5). Inilah yang pat bahwa suatu
terwujud secara saat rembulan
nyata sekali di dan matahari
dalam sejarah se- bisa berbentur-
telah Rasulullah Saw. berhijrah dari an. Tuhan pun membantahnya,
Makkah ke Madinah, di mana tidak, karena semua sudah berjalan
kemenangan diperoleh dari Nabi menurut aturannya sendiri, dan
satu demi satu sampai akhirnya be- sesuai dengan taqdîr Tuhan. Taqdîr
liau wafat, dan bahkan berhasil dalam istilah Al-Quran sebenarnya
membebaskan Makkah. lebih banyak mengacu kepada
hukum alam yang pasti. Maka

berbuat sesuai dengan taqdîr, tidak
lain adalah berbuat secara alamiah,
SELURUH ALAM ITU THAWÂF
yaitu menurut hukum-hukum yang
Seluruh alam itu thawâf. Rem- mengatur alam ini. Dan ini me-
bulan thawâf mengelilingi bumi; mang tidak bisa dihindari. Oleh
bumi thawâf mengelilingi matahari; karena itu, taqdîr lalu menjadi pasti
matahari dengan seluruh tata sur- dan tidak bisa kita taklukkan.
yanya thawâf mengelilingi galaksi- Artinya, kita harus tunduk kepada
nya; dan seluruh alam raya akhirnya hukum alam yang diberikan oleh
thawâf di sekitar ‘arsy. Karena itu, Allah. Pemahaman Islam terhadap
dalam istilah para failasuf, alam ini hal ini telah melahirkan apa yang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2979


DEMOCRACY PROJECT

disebut sains—yang nanti menjadi ri golongan lain yang biasanya—se-


perintis sains modern. Sementara kali lagi meminjam istilah yang
yang disebut sunnatullâh dalam Al- telah ada di Indonesia—disebut
Quran lebih mengarah kepada abangan.
hukum yang menguasai sejarah Polarisasi golongan santri dan
umat manusia—walaupun kedua- abangan, ditambah dengan golong-
nya memang bisa diganti-ganti. Di an priyayi, belakangan memang
sinilah ada peran akal. banyak dipertanyakan. Sebagian
Dalam agama Islam, akal men- orang malah sudah mengajukan
jadi sangat penting karena akallah antitesis bahwa dikotomi santri-
yang akan menjadi taruhan manu- abangan sekarang sudah mencair,
sia untuk bisa memahami alam. Itu sehingga tidak relevan lagi. Mun-
sebabnya Al-Quran sendiri meme- culnya gejala yang disebut “santri-
rintahkan kita supaya berpikir, nisasi” atau bahkan “islamisasi bi-
memahami alam ini. rokrasi”, betapapun istilah-istilah
tersebut mengesankan kenaifan-

kenaifan, seringkali dijadikan alasan
SEMANGAT WIRAUSAHA
untuk mematahkan tesis Geertz di
KAUM SANTRI
atas. Namun, sebetulnya yang lebih
penting dari tesis Geerzt ialah
Clifford Geertz, seorang ahli usahanya untuk melacak akar-akar
antropologi dari Amerika Serikat, kewirausahaan di kalangan pribumi.
yang sangat dikenal di kalangan Dari sinilah wacana kesantrian de-
para ahli ilmu sosial di Indonesia, ngan keunikan kulturnya tetap
menulis buku yang tidak terlalu te- layak dikedepankan sebagai satu
bal tetapi sangat penting, yaitu entitas tersendiri, setidaknya untuk
Peddlers and Princes (Pedagang memudahkan analisis.
Asongan dan para Bangsawan

[maksudnya bangsawan Bali]). Da-
sar argumen dari buku ini adalah SEMIOTIKA ISLAM
bahwa semangat kewirausahaan di
kalangan pribumi (di Indonesia) Karen Armstrong, dalam buku-
dimiliki oleh kelompok masyarakat nya yang sangat terkenal, A History
yang secara sosiologis-antropologis of God (1993), mengungkapkan se-
disebut golongan santri. Santri ada- buah kenyataan bahwa di antara
lah suatu kalangan dari bangsa banyak agama, Islam adalah yang
Indonesia yang memiliki orientasi secara nisbi paling “aman” terhadap
keislaman yang kuat, lebih kuat da- serangan kritisisme sains. Hal ini

2980  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

disebabkan Al-Quran sendiri me- Kemudian dan kesenangan surga


nyebut penuturan tentang pencip- tidak boleh ditafsirkan secara harfiah
taan alam raya oleh Tuhan sebagai melainkan sebagai tamsil ibarat
âyât—yakni, simbolisme atau per- tentang kenyataan yang lebih ting-
lambang—yang tidak perlu, bah- gi, yang tak tergambarkan.”
kan kadang-kadang tidak boleh, di- Berkaitan dengan pengertian
artikan secara harfiah. Al-Quran “âyât” atau “perlambang” ini, Ian
menyebut setiap keterangan di Richard Netton, seorang ahli semi-
dalamnya seba- otika (ilmu ten-
gai âyât, sebagai- tang lambang-
mana seluruh “Pemikiran rasional yang bebas lambang), me-
alam raya dan dari asumsi-asumsi akan berakhir ngatakan, “Al-
bagian-bagian- dalam mistisisme.” Quran itu penuh
nya serta keja- (Albert Schweitzer) dengan rujukan
dian-kejadian kepada âyât-âyât
yang ada di dalamnya adalah âyât (yakni, perlambang-perlambang)
dari Tuhan. Tuhan; dalam pengertian ini, Al-
Kutipan yang menarik dari Quran dapat digambarkan sebagai
Karen Amstrong menjelaskan per- surga sebenarnya bagi para ahli
soalan ini. “Al-Quran senantiasa semiotika. Dan jelas ... bahwa se-
menekankan perlunya akal untuk miosis Islam mempunyai segi lahiri
memahami ‘pertanda’ atau ‘pesan’ dan batini yang luas.”
Tuhan. Kaum Muslim tidak boleh Sekarang, permasalahannya ada-
meninggalkan akal mereka, tetapi lah: bagaimana memahami “âyât-
harus memerhatikan alam secara pe- âyât” atau “perlambang-perlam-
nuh perhatian dan dengan penuh bang” Tuhan ini, baik yang ada da-
minat. Sikap inilah yang kelak lam Kitab Suci maupun yang ada
membuat kaum Muslim mampu dalam alam semesta. Mengenai apa
membangun tradisi ilmu alam yang dikatakan Netton tentang
yang baik, yang tidak pernah dipan- adanya segi-segi lahiri dan batini
dang begitu berbahaya kepada yang luas dalam âyât-âyât, para
agama [...]. Penelitian tentang be- sarjana Muslim sendiri telah men-
kerjanya lingkungan alam menun- jadikannya sebagai bahan polemik
jukkan bahwa ia punya dimensi sejak masa-masa dini sejarah pemi-
dan sumber transenden, yang dapat kiran Islam. Di kalangan mereka
kita bicarakan hanya dalam perlam- ada yang dikenal sebagai kaum
bang simbol. Bahkan kisah tentang zhâhirî (mereka yang memahami
para Nabi, gambaran tentang Hari teks-teks suci secara lahiriah, har-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2981


DEMOCRACY PROJECT

fiah), dan ada yang dikenal sebagai yang bertakwa ialah, di dalamnya
kaum bâthinî (mereka yang mema- ada sungai-sungai dari air yang tidak
hami teks-teks suci menurut tafsir- berubah, sungai-sungai dari susu
an esoteris, yakni, makna-makna yang tidak berganti rasanya, sungai-
batin). sungai dari madu yang suci murni.
Dari sudut pandangan kaum Dan tersedia untuk mereka di sana se-
sufi, para ahli fiqih (hukum Islam) gala jenis buah-buahan, serta ampun-
adalah kaum zhâhirî atau ahl al- an (maghfirah) dari Tuhan mereka.
zhawâhir (orang-orang “kezahiran”), Sebagaimana juga (perumpamaan)
sedangkan mereka sendiri adalah orang yang kekal di dalam api (ne-
kaum bâthinî atau ahl al-bawâthin raka), kemudian diberi minum dari
(orang-orang “kebatinan”). Dari air yang mendidih sehingga memotong-
kalangan Islam yang paling terkenal motong usus mereka (Q., 47:15).
sebagai kaum batin ialah golongan

Syi’ah aliran Isma’ili (kini dipimpin
oleh Aga Khan yang berkedudukan SEMUA AGAMA ISLAM
di Jenewa, Swiss), dan disebut Al-
Bâthinîyûn. Mereka ini pernah Pengambilan kesimpulan dengan
menjadi sasaran kritik Al-Ghazali, menggunakan ‘umûm al-khud terka-
sebagaimana juga pandangan kefal- dang mudah, tetapi terkadang sulit
safahan mereka yang diwakili oleh terutama kalau kita dituntut untuk
falsafah Ibn Sina (seorang Isma’ili) membuat generalisasi yang betul-be-
yang menjadi sasaran karya pole- tul umum. Misalnya, kita biasa me-
misnya yang abadi, Tahâfut Al- nulis formulir dalam kolom agama
Falâsifah (Kerancuan para Filosof, dengan Islam. Itu adalah suatu aga-
The Incoherence of Philosophers). ma dari agama-agama dan di situ
Tentang pendekatan semiotika terkandung asosiasi sosiologis. Tetapi
ini, Al-Quran sebenarnya mengu- Islam dalam perkataan ‘Islam’ itu sen-
kuhkannya, berkaitan dengan kete- diri bisa mencakup semua agama
rangan tentang surga dan neraka. Nabi. Dinamakan generalisasi kalau
Sebuah gambaran tentang kesenang- bisa mencapai tingkat yang cukup
an di surga, juga kesengsaraan di tinggi sehingga berlaku untuk se-
neraka, dengan tegas disebutkan se- muanya meskipun secara lafalnya
bagai perumpamaan (matsal), se- tidak ada; misalnya, Al-Quran
hingga tidak benar jika dipahami mengatakan bahwa Nabi Isa itu
secara harfiah. Terjemah ayatnya Muslim dan Al-Hawârîyûn itu Mus-
berbunyi: Perumpamaan surga yang limûn karena Al-Quran mengata-
telah dijanjikan kepada orang-orang kan, Setelah Isa menyadari akan

2982  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kekafiran mereka ia bertanya, “Si- dengan petunjuk tentang prinsip


apakah yang menjadi pembelaku di utama dan pertama bagaimana me-
jalan Allah?” (Q., 3: 52). Kemu- melihara Ukhûwah Islâmîyah, yang
dian Al-Hawârîyûn menjawab, sayangnya sebagian besar kaum
“Kamilah pembela-pembela Allah: beriman sendiri tidak banyak mem-
Kami beriman kepada Allah, dan perhatikannya, yaitu agar suatu
saksikanlah bahwa kami orang- kelompok di antara kaum beriman,
orang yang tunduk” (Q., 3: 52). baik pria maupun wanita, tidak
Sebetulnya, kalau ayat ini kita ter- merendahkan kelompok yang lain,
jemahkan, “kami ini orang-orang kalau-kalau mereka yang direndah-
Muslim.” Itu menjadi spesifik ka- kan itu lebih baik daripada mereka
rena asosiasinya seperti kita (Mus- yang merendahkan.
lim). Tetapi kalau kita terjemahkan Prinsip utama dan pertama itu
menurut makna generiknya (makna kemudian diteruskan dengan be-
etimologinya), “Dan saksikanlah berapa petunjuk yang lain untuk
olehmu wahai Isa bahwa kami ini memperkuat dan mempertegas
adalah orang-orang yang pasrah maknanya, dengan menjelaskan
kepada Allah.” Jadi, kalau semua secara konkret hal-hal yang akan
agama disebut agama Islam, se- merusak persaudaraan, seperti sa-
betulnya tidak lain adalah agama ling merendahkan, memanggil
yang mengajarkan pasrah kepada sesama orang beriman dengan
Tuhan, bukan namanya harus panggilan yang tidak simpatik,
Islam. banyak berprasangka, suka mencari
kesalahan orang lain, dan meng-

umpat (melakukan ghîbah, yaitu
SEMUA ORANG BERIMAN
membicarakan keburukan seseorang
BERSAUDARA yang ketika itu tidak ada di tem-
pat). Bahkan, sungguh merupakan
Kitab Suci mengajarkan prinsip hikmah Ilahiyah yang amat tinggi
bahwa semua orang yang beriman bahwa deretan firman Allah tentang
adalah bersaudara. Kemudian dipe- persaudaraan berdasarkan iman itu
rintahkan agar antara sesama orang dilanjutkan dengan penegasan ten-
beriman yang berselisih selalu tang prinsip bahwa seluruh umat
diusahakan ishlâh (rekonsiliasi) manusia adalah bersaudara, dan
dalam rangka takwa kepada Allah bahwa terbaginya umat manusia
dan usaha mendapatkan rahmat- menjadi berbangsa-bangsa dan
Nya. Pengajaran tentang persauda- bersuku-suku dimaksudkan sebagai
raan itu langsung dilanjutkan tanda pengenalan diri (identitas),

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2983


DEMOCRACY PROJECT

yang semuanya harus dibawakan tingkat yang paling tinggi ialah


dalam lingkungan kemanusiaan orang yang tidak tahu bahwa dia
yang lebih luas dengan sikap penuh itu berbuat baik. Orang itu tidak
saling menghargai. Juga ditegaskan merasa bahwa dia berbuat baik.
bahwa harkat dan martabat sese- Karena itu juga tidak mengklaim
orang tidak dapat diukur dari segi perbuatan baiknya di hadapan
lahiriahnya seperti kebangsaan atau Allah, seolah-olah menagih reke-
kebahasaan. Sebab, harkat dan mar- ningnya kepada Tuhan. Maka, ada
tabat terletak di dalam sikap hidup firman dalam Al-Quran yang
yang lebih sejati, yang ada pada Aisyah sendiri bingung mema-
bagian diri manusia yang paling haminya tentang suatu gambaran
mendalam, yaitu takwa dan hanya mengenai kaum beriman, Dan
Allah yang mengetahui dan dapat mereka yang memberikan sedekah
mengukur takwa itu (Q., 49:10- dengan hati penuh rasa takut karena
13). Jadi, hanya Tuhanlah yang tahu mereka akan kembali kepada
berhak menentukan tinggi-rendah- Tuhan (Q., 23:60).
nya derajat seseorang berdasarkan Aisyah bertanya kepada Ra-
takwanya, sedangkan manusia harus sulullah, “Wahai Nabi, apakah
memandang sesamanya dalam se- orang itu baik, tetapi sekaligus
mangat persamaan derajat. jahat?” Nabi berkata, “Tidak! Justru
karena kebaikannya, maka dia itu

malu bahwa nanti akan bertemu
Tuhan karena dia tidak bisa me-
SEMUA ORANG CELAKA mastikan bahwa dia adalah orang
baik.” Sekali orang itu mengatakan
Imam Al-Ghazali mengatakan, dirinya baik, itu adalah kesom-
“Semua manusia celaka, kecuali bongan dan itu adalah dosa yang
mereka yang beramal; semua orang pertama dari makhluk, yaitu dosa-
yang beramal celaka, kecuali mereka nya Iblis. Oleh karena itu, banyak
yang berilmu; semua orang yang sekali firman Allah Swt. yang di-
berilmu celaka, kecuali mereka yang akhiri dengan, Sungguh, Ia tidak
ikhlas; dan semua orang yang ikhlas menyukai orang yang sombong (Q.,
celaka, kecuali mereka yang me- 16: 23). Rasulullah Saw. juga ber-
ngerti makna lâ h awla wa lâ sabda, “Tidak akan masuk surga
quwwata illâ billâh (Tidak ada daya orang yang ada di dalam hatinya
dan tidak ada kekuatan melainkan seberat atom dari perasaan sombong”
dengan Allah Swt).” Maksudnya (HR Muslim).
ialah bahwa orang yang ikhlas pada

2984  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Termasuk sombong ialah meng- bahwa manusia dilarang “mencip-


aku dirinya baik, yang merupakan takan” agama, termasuk sistem iba-
istihqâq, merasa berhak atas pahala dat dan tatacaranya, karena semua
surga, merasa berhak atas rahmat itu adalah hak mutlak Allah dan
Allah swt. Padahal semuanya adalah para Rasul-Nya yang ditugasi me-
rahasia dari Allah. Maka, yang nyampaikan agama kepada masya-
tersisa ialah bekerja dan berdoa. rakat. Maka, sebagaimana melarang
Seolah-olah seperti yang dikatakan sesuatu yang dibolehkan adalah
orang, dalam bahasa Latin Ora et sebuah bid‘ah (prinsip pertama),
Labora. Sebetulnya terbalik Labora menciptakan suatu cara ibadat
et Ora, bekerja dan berdoa. sendiri adalah juga sebuah bid’ah
(prinsip kedua).

Hal-hal yang terlarang, diban-
SEMUA PERKARA DIBOLEHKAN
dingkan dengan yang dibolehkan,
secara nisbi tidak banyak (Adam
Ada kaidah yurisprudensi Islam dan Hawa’, sementara diberi kebe-
(‘Ilm Ushûl al-Fiqih) bahwa “Pada basan untuk memakan buah-buah-
dasarnya semua perkara (selain ‘ibâ- an di kebun dengan leluasa, hanya
dah murni) dibolehkan, kecuali jika dilarang mendekat ke sebatang
ada petunjuk sebaliknya” (al-ashl fî pohon tertentu). Dan kita diharap
al-asyyâ’ (ghayr al-‘ibâdah) al- mengetahui batas itu dengan hati
ibâhah, illâ idzâ mâ dalla al-dalîl nurani kita. Sebab hati nurani ada-
‘alâ khilâfih). Prinsip ini akan lah tempat bersemayamnya kesa-
menjadi lebih jelas bila dikontras- daran alami kita tentang kejahatan
kan dengan kebalikannya, yaitu dan kebaikan, sesuai dengan ilham
bahwa “pada dasarnya ibadat (for- Tuhan kepada masing-masing pri-
mal) adalah terlarang, kecuali jika badi (Q., 91: 8). Disebut “nurani”
ada petunjuk sebaliknya” (al-ashl fî (nûrânî, bersifat cahaya) karena hati
al-‘ibâdah al-tahrîm, illâ mâ dalla kecil kita adalah modal primordial,
al-dalîl ‘alâ khilâfih). yang kita peroleh dari Tuhan sejak
Prinsip pertama menegaskan sebelum lahir ke dunia, untuk
adanya kebebasan dasar dalam me- menerangi jalan hidup kita berda-
nempuh hidup ini yang dikarunia- sarkan kemampuan alaminya untuk
kan Allah kepada umat manusia membedakan yang baik, yang
(Bani Adam, “anak-cucu Adam”) “dikenal” olehnya (al-ma‘rûf) dari
dengan batasan atau larangan yang buruk, yang “ditolak” olehnya
tertentu yang harus dijaga. Sedang- (al-munkar).
kan prinsip kedua menegaskan 

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2985


DEMOCRACY PROJECT

SEMUA PESAN NABI ngetahui persis agama tauhid itu


ADALAH TAUHID seperti apa, dan baru mengetahui-
nya setelah berkenalan dengan se-
Di antara nabi-nabi, hanya Nabi orang Nabi yang kemudian men-
Muhammad yang menggunakan jadi mertuanya ketika dia lari dari
perkataan Allah untuk menyebut Mesir, yaitu Syu‘aib di Madyan,
Tuhan. Nabi-na- sebuah kota ke-
bi yang lain ti- cil di dekat Te-
dak mengguna- “Seandainya seseorang dapat
luk Aqabah. Dari
kan perkataan mengetahui alam gaib, maka saat Nabi Syu’aib itu-
Allah, namun alam gaib itu tersingkap baginya lah dia menge-
menggunakan adalah juga saat ia tertutup tahui Yahweh
istilah mereka baginya.” atau Tuhan.
sendiri. Dalam (Ibn Arabi) Maka ketika
buku Culture At- kembali ke Me-
las of Islam, karya seorang sarjana sir dia membawa serta konsep itu,
Islam dengan reputasi interna- “Akan aku tantang Fir‘aun itu
sional, yaitu Ismail Faruqi, dite- dengan Yahweh”.
lusuri asal-usul agama Islam sampai Demikianlah, bahasa nabi itu
ke zaman Babilonia kuno. Di situ bermacam-macam. Karenanya keti-
dikatakan bahwa Tuhan Yang Ma- ka Nabi Isa disalib, dia mengatakan
ha Esanya Nabi Ibrahim namanya “Eli, Eli, Lama Sabakhtani” (Tu-
Marduke. Nama Tuhan yang di- hanku, Tuhanku, kenapa Engkau
sembah Nabi Musa, meskipun di- buat aku seperti ini). Dalam bahasa
sebutkan dalam Al-Quran bahwa Arab selain ilâh, juga digunakan
Allah Swt. berbicara langsung de- perkataan illun, sehingga ketika
ngan Nabi Musa, tidak disebut Abu Bakar menjadi khalifah lalu
Allah, tetapi Yahweh, bahasa Ibrani menerima laporan bahwa orang-
yang berarti Al-Mawjûd (Yang Ada). orang Yamamah (orang Najed
Supaya diingat bahwa Nabi sekarang ini), tidak mau membayar
Musa lahir di Mesir oleh ibu dan zakat, Abu Bakar berkata, “Mâ
bapak dari Bani Isra’il, tetapi dia di- hâkadzâ sya’nu qawmin yu’minûna bi
besarkan di Istana Fir‘aun, lalu di- illin” (Tidak begini mestinya sikap
angkat menjadi anak. Karena itu, orang-orang yang percaya kepada
yang memberi nama Musa ialah illin [maksudnya Allah Swt.]).
Fir‘aun. Jadi, Musa itu bahasa Karena itu, kalau kita mengatakan
Mesir, bukan bahasa Ibrani. Maka- bahwa hanya perkataan Allah yang
nya Nabi Musa sempat tidak me- sah, maka bagaimana dengan Nabi

2986  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Musa, Nabi Isa, Nabi Ibrahim, dan Serulah Allah atau serulah Al-
sebagainya yang semuanya tidak Rahmân; dengan nama apa pun
menggunakan perkataan Allah. kamu seru Dia, pada-Nya nama-
Sebaliknya, Allah adalah bahasa nama yang indah (Q., 17: 110).
Arab, karena itu orang Arab musy- Karena Allah itu bahasa Arab,
rik pun menggunakan perkataan maka diperkirakan ada empat rasul
Allah. Orang Arab Kristen dan yang memakai perkataan Allah,
Yahudi pun menggunakan perka- semuanya dari Arab: Nabi Hud
taan Allah. (diperkirakan dari Arabia Selatan),
Semua itu adalah masalah baha- Nabi Shaleh, Nabi Dzulkifli (juga
sa. Kita tahu bahwa yang diajarkan diduga orang Arab), kemudian
Tauhid adalah Ketuhanan Yang Nabi Muhammad. Sedangkan yang
Maha Esa. Oleh karena itu, seperti lainnya, kebanyakan adalah orang
diingatkan oleh Sayyidina ‘Ali, kita Isra’il. Selain lima orang sebelum
tidak boleh menyembah nama, Nabi Ibrahim (yaitu Adam, Idris,
tetapi harus menyembah Zat Allah. Nuh, Hud, dan Shaleh), semua
Sebetulnya dalam Al-Quran sudah nabi berbahasa Ibrani.
ada polemik semacam ini di zaman

Rasulullah, sebab ada kelompok-
kelompok yang keberatan dengan
nama Allah. Tetapi ada kelompok- “SEMUCI-SUCI”
kelompok yang keberatan dengan
nama-nama yang lain, seperti Al- Kesucian jiwa dan raga adalah
R ahmân, misalnya orang Yahudi kualitas hidup yang tak ternilai,
yang masuk Islam. Mereka itu ter- sehingga dijelaskan bahwa tujuan
biasa memanggil Tuhan dengan ba- ajaran agama ialah, antara lain, agar
hasa mereka (bahasa Arab Yahudi- manusia mencapai kesucian lahir
nya), yaitu Al-Rahmân. dan batinnya. Juga terdapat dalam
Pernah suatu ketika ada yang Kitab Suci keterangan bahwa salah
memprotes Nabi Muhammad kena- satu tugas para Utusan Tuhan ialah
pa menyebut Tuhan dengan Allah mengajarkan kesucian lahir batin
saja dan tidak dengan Al-Rahmân. itu (Q., 2: 151).
Atas dasar itu, Nabi Muhammad Tetapi berlagak suci tentu saja
pun memakai Al-Rahmân untuk tidak dikehendaki oleh ajaran mana
menyebut Tuhan. Tetapi ini pun pun juga. Berlagak suci atau “sok
diprotes oleh mereka yang tidak suka suci” (dalam Bahasa Jawa disebut
memakai Al-Rahmân, mereka mau- semuci-suci) adalah sejenis ketidak-
nya Allah. Maka turunlah ayat, ikhlasan atau kepamrihan. Sikap

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2987


DEMOCRACY PROJECT

berlagak suci itu tecermin dalam lam dan lengkap tidak akan pernah
tindak-tanduk kita ketika secara mempunyai kesempatan untuk
samar atau terang-terangan meng- merasa diri lebih baik daripada
akui atau merasa lebih dari orang orang lain. Dia hanya mengarahkan
lain (dalam bahasa Inggris disebut pandangan atau orientasinya kepa-
“I am better that thou attitude”). da Allah Yang Mahabenar dan
Tentu saja kadang-kadang kita Mahabaik, untuk memperoleh pe-
dibenarkan merasa lebih baik dari- tunjuk-Nya dan bimbingan-Nya,
pada orang lain agar tidak me-
tertentu, yaitu ka- nyimpang dari
lau memang ada Perjalanan mencari Tuhan meng- yang benar dan
alasan yang benar- ikuti garis lurus ( al-shirâth al- yang baik. Se-
benar substansial mustaqîm) adalah perjalanan yang bab memang
dan hakiki, yang mensyaratkan kekosongan pikiran hanya Tuhanlah
membedakan an- mengenai Tuhan dan bebas dari yang mengeta-
tara kita sendiri asumsi-asumsi ( takhallî ), pe- hui siapa sebe-
ngosongan diri.
dan orang lain itu. narnya kita ini.
Walaupun begitu Dialah yang ta-
kita harus selalu waspada terhadap hu, apakah kita ini benar-benar
diri sendiri sebab, tidak mustahil baik, suci, dan bersih, ataukah
persepsi kita tentang baik dan buruk sebenarnya kita ini mengalami
itu subjektif, yaitu tidak lebih pengotoran diri namun tidak me-
daripada hasil dikte lingkungan atau rasa. Cobalah camkan firman Allah
kepentingan kita sendiri belaka. berikut ini, ... Dan (Allah) lebih
Pada umumnya, kita tidak berani tahu tentang kamu, ketika Dia
memandang yang benar sebagai be- menciptakan kamu dari tanah, dan
nar dan yang salah sebagai salah ka- ketika kamu masih berupa janin-
lau masalah benar dan salah itu ber- janin dalam perut ibumu. Maka dari
lawanan dengan kepentingan kita. itu, janganlah kamu menganggap
Oleh karena itu, biarpun cukup dirimu suci. Dialah (Allah) yang
banyak alasan substantif untuk lebih tahu tentang siapa yang ber-
melihat diri kita lebih baik dari takwa (Q., 53: 52). Menurut Yusuf
orang lain, namun kita tidak perlu, Ali, mengomentari ayat suci itu,
dan jangan sampai, merasa diri “Karena Tuhan mengetahui keadaan
sendiri suci, apalagi lebih suci da- kita yang paling mendalam, maka
ripada orang lain. Justru biasanya mustahil kita membenarkan diri
orang yang memiliki keinsafan diri sendiri, baik dengan berlagak bahwa
sendiri (“tahu diri”) yang menda- kita lebih baik dari keadaan kita

2988  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

yang sesungguhnya maupun dengan mendengarnya mereka akan ter-


mencari-cari alasan untuk mem- tawa; mau menipu kok bilang-bi-
benarkan tindakan kita. Kita harus lang. Kecanggihan-kecanggihan
menampilkan diri kita tanpa ca- seperti itu memang susah. Kadang-
dangan, seperti apa adanya kita: kadang terlalu polos juga tidak
adalah Rahmat Tuhan dan Ke- baik. Namanya juga politik, siyâsah,
murahan-Nya yang akan menyu- yang artinya seni mengendalikan
cikan kita. Kalau kita berusaha, orang. Maka, “orang yang mengen-
karena cinta kepada-Nya, untuk dalikan” dalam bahasa Arab disebut
menghindarkan diri kita dari keja- sâ’is, yang telah masuk dalam ba-
hatan, maka memang berusaha itu- hasa Indonesia, sais, sinonim de-
lah yang dituntut oleh-Nya.” ngan kusir. Jadi, perkataan siyâsah
Kita akan lebih daripada keada- itu sendiri sudah menunjukkan
an kita sendiri (You are what you are, bahwa di dalamnya ada seni.
kata orang Inggris). Dan menyadari

siapa kita ini sebenarnya, sebagai-
mana banyak ditekankan oleh ka-
SENI ISLAM DEKORATIF-
um sufi, adalah aspek keikhlasan
ORNAMENTAL
yang amat bermakna.

Orang Hindu tidak bisa mem-
bayangkan dirinya masuk kuil dan
SENI BERPOLITIK bersembahyang tanpa patung (“kon-
kretisasi” dari Tuhan). Oleh karena
Ada pepatah Arab, “Kalau kamu itu, patung selalu ada asosiasinya
mau sukses dan mencapai maksud, dengan mitologi dan syirik. Kalau
seluruh rencanamu itu harus dira- seorang arkeolog menemukan pa-
hasiakan dari orang, baik yang pakai tung sapi, pasti interpretasinya mi-
sepatu maupun yang telanjang tologi. Artinya, patung-patung itu
kaki”—maksudnya dari orang pan- adalah seni sakral, seni suci.
dai maupun awam. Jadi, tidak bo- Dalam Islam, seni tidaklah sak-
leh semua orang tahu. Alwi Shihab, ral. Memang, Al-Quran bisa diwu-
menteri luar negeri pada masa pe- judkan dalam bentuk apresiasi seni
merintahan Abdurrahman Wahid, yang tinggi dan menjadi “benda
sewaktu hendak membuka hu- seni” yang menakjubkan. Di New
bungan dagang dengan Israel bilang York pernah ada pameran mengenai
supaya jenderal-jenderal kita tidak Al-Quran yang indahnya luar biasa.
diadili oleh mahkamah interna- Di Hartford ada bagian dari per-
sional. Wah, ini kalau orang Yahudi pustakaannya yang dijaga ketat

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2989


DEMOCRACY PROJECT

karena di situ terdapat banyak ma- itu hanya dekorasi dan ornamen.
nuskrip yang tergolong sangat lama Begitulah, sehingga dalam bangun-
termasuk manuskrip Islam dan Al- an Islam banyak juga patung, tetapi
Quran-Al-Quran yang sering dita- cirinya adalah: tidak ada patung
war—meskipun Hartford tidak yang di atas, selalu di bawah (men-
mau menjualnya—dengan harga jadi dasar dari tiang, misalnya).
yang sangat mahal, sampai jutaan Dalam bahasa Jawa ada yang dise-
dolar. but umpak, dan itu tidak pernah
Jadi, Al-Quran pun bisa menjadi menjadi “kepala” dari sebuah tiang.
sarana ekspresi seni. Tetapi jika Al- Semua ini dikarenakan umat Islam
Quran yang demikian indah itu tidak boleh memandang ke atas un-
dijajarkan dengan patung Buddha, tuk sebuah patung.
maka akan ada perbedaan sikap da- Itu di Spanyol. Di Saudi Arabia
lam memandangnya. Orang Islam sampai sekarang tidak ada patung.
tidak akan menyembah Al-Quran, Seandainya ada, biasanya patung
tetapi orang Buddha akan me- abstrak seperti sepeda atau perahu
nyembah patung Buddha. Karena (di Jeddah). Tetapi di Mesir atau
itu, ada pendapat bahwa seni dalam Iran ada banyak patung. Di Iran,
Islam adalah seni dekorasi (decora- ekspresi kesenian merambah wila-
tive ornamental), meskipun seni itu yah seni lukis yang mirip dengan
terletak di dalam masjid. Dekoratif apa yang berasal dari pelukis-pelukis
ornamental artinya tidak untuk Barat, tetapi dibatasi kepada lukisan
disembah. Sikap seperti ini kemu- di dalam buku-buku sehingga
dian mempunyai pengaruh, yaitu disebut lukisan miniatur. Wilayah
ketika umat Islam sudah merasa petualangan estetika para seniman
aman dan melihat benda-benda seni Iran sebegitu jauh, sampai-sampai
tidak lebih dari sekadar dekorasi Nabi Muhammad Saw. pun digam-
dan ornamen, mereka bisa mene- bar. Tetapi penggambaran itu tidak
rima semua bentuk seni, termasuk utuh, melainkan hanya, misalnya,
patung. Oleh karena itu, di Al- “cahaya yang naik di atas untanya”.
Hamra, misalnya, ada “Lion Court”, Lukisan-lukisan itu berkembang
yaitu patung-patung singa yang terutama setelah Islam berkenalan
menghadap ke luar dan memancur- dengan budaya Parsi, sedangkan
kan air, letaknya di tengah-tengah budaya Parsi dipengaruhi oleh bu-
plaza. daya Asia Tengah. Karena itu di
Secara fiqih orang bertanya, apa- dalamnya ada unsur Cina atau
kah patung singa itu tidak haram? unsur Mongoloid.
Mereka mengatakan tidak, sebab

2990  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Sikap sementara kalangan Islam dianggap membuat orang lalai dari


yang mengharamkan gambar ha- Tuhan. Maka gamelan disebut “al-
nyalah satu versi dari beragam malâhî”, artinya sesuatu yang mem-
konsep mengenai keindahan dalam buat orang lupa dari Tuhan. Tentu
Islam. Sedangkan konsep yang lain saja tidak semua ulama berpan-
sejak ratusan tahun yang lalu telah dangan begitu. Gerakan-gerakan
mengizinkan menggambar manu- sufi justru banyak yang mengguna-
sia. Bahkan “mikraj” Nabi pun ada kan musik, seperti wali yang meng-
gambarnya. Semua itu terjadi gunakan pendekatan dakwahnya
karena umat Islam mulai aman. lewat gamelan. Tetapi yang di-
Maka, almarhum Buya Hamka maksud di sini adalah apa yang
pernah membuat fatwa bahwa seni disebut oleh orang Inggris dengan
patung itu sekarang halal, sebab Whailing Darwis, yang sekarang
umat Islam sudah memandangnya berkembang pesat di Turki, Is-
hanya sebagai dekorasi dan orna- tanbul, dan kemudian di Barat.
men. Sama halnya dengan kalau Mereka menggunakan musik untuk
orang Islam pergi ke Bali melihat mengantarkan—istilah mereka—
patung garuda yang indah lalu perjalanan ke Tuhan. Itu kontro-
dibelinya. Jelas dia tidak mem- versial; ada yang membenarkan dan
punyai kepercayaan seperti orang ada yang tidak.
Bali bahwa garuda adalah suatu Sebenarnya, ketika kejayaan
kendaraan Dewa Wisnu. Ia cuma Islam mencapai puncaknya, seni
melihatnya sebagai barang yang musik berkembang pesat sekali.
indah, tidak lebih. Begitulah, seni Kalau dikatakan bahwa musik itu
Islam adalah seni dekoratif-orna- haram, persoalannya sama dengan
mental, bukan seni suci seperti yang masalah menggambar makhluk
ada dalam Hindu, Buddha, dan hidup; ada yang setuju, ada yang
terutama Katolik (Yunani maupun menolak. Para musikus Islam kerap-
Romawi), dan sebagainya. kali merujuk kepada pengalaman
Nabi ketika Hijrah dari Makkah ke
 Madinah. Sesampainya di Madinah,
gadis-gadis memukul rebana seraya
SENI MUSIK DAN SENI SUARA menyanyikan lagu-lagu “asyraq-a ‘l-
badr-u ‘alaynâ ....” (Belakangan lagu
Musik dalam Islam masih kon- itu dibawakan oleh Ummi Khulsum,
troversial. Sebagai misal, di Jom- dan terdengar sangat merdu). Jadi,
bang, banyak sekali ulama yang Nabi sendiri ketika tiba di Madi-
mengharamkan gamelan karena nah disambut dengan musik.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2991


DEMOCRACY PROJECT

Perkembangan peradaban Islam Tetapi di Mesir banyak sekali


menyentuh segenap unsur kehi- penyanyi perempuan, salah satunya
dupan. Di zaman keemasan Islam, yang terkenal Ummi Khulsum.
musik berkembang pesat, meskipun Sampai-sampai pernah muncul
cenderung dibatasi hanya di ling- pemeo bahwa orang Arab akan ber-
kungan istana. Hal tersebut bisa tengkar terus kecuali dalam dua
dilihat sangat mudah melalui kon- hal, yaitu menyangkut perang
septualisasi para dengan Israel
sutradara Mesir dan saat men-
ketika mem- dengar musik
filmkan peris- Ummi Khul-
tiwa-peristiwa sum. Setiap kali
klasik seperti lagu baru Ummi
Rabi’ah Al-Ada- Khulsum di-
wiyah yang mu- umumkan da-
siknya sangat lam koran di
bagus. Ada be- Kairo, dan di-
berapa teoriti- beritakan jadwal
kus musik yang pementasannya,
mengatakan bahwa sebagian dari orang dari seluruh penjuru dunia
konsep—atau sekurang-kurangnya Arab berdatangan dengan Men-
alat—musik di Barat berasal dari Arab. carter pesawat. Fenomena itu, yang
Guitar, misalnya, berasal dari bahasa muncul di era Arab kontemporer,
Arab qisârah; lude dari kata al-udd. cukup menarik. Tetapi sebenarnya
Di kalangan Islam sendiri ba- perkembangan musik Islam di
nyak pendapat mengenai musik dan zaman dulu juga cukup pesat, se-
seni suara. Kalangan yang ekstrem hingga memengaruhi seluruh da-
mengharamkan seni suara, apa lagi erah Mediteranian. Yunani, misal-
suara perempuan. Alasannya, suara nya, ekspresi seni musiknya persis
perempuan adalah aurat. Bahkan dengan musik Arab. Tidak mung-
sekarang ada kelompok-kelompok kin Arab terpengaruh oleh Yunani
yang beranggapan bahwa jika me- tetapi sebaliknya Yunani pasti dipe-
nerima telepon dari suara perem- ngaruhi Arab, karena dalam per-
puan, dan yang menerima laki-laki, kembangan akhir, Yunani sama
telepon harus langsung ditutup. sekali tidak mempunyai peranan,
Alasannya adalah suara perempuan bahkan menjadi jajahan Turki.
merupakan aurat, dan itu berarti

haram.

2992  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

SENI SUCI DAN dari sekitar kesucian. Orang Islam


POPULARISASINYA tidak bisa membuat itu. Dari segi
positifnya, karena Tuhan tidak bisa
Di Basilica Santo Petrus, Vatican, digambar, mereka melirik ke hal-hal
dan beberapa Katedral yang megah yang abstrak, yaitu “signest geoma-
sebagai hasil karya Renaisans di tric”. Karena gambar-gambar signest
Italia, terdapat di dalamnya deko- geomatric itu sangat banyak kaitan-
rasi-dekorasi. Dekorasi yang paling nya dengan matematika, maka seni
indah adalah hasil karya Michael Islam menjadi sangat rasional.
Angelo. Semua itu adalah kesenian Seyyed Hossein Nasr menulis buku
suci (sacred art), yang menggam- mengenai seni Islam yang semua isi-
barkan Isa Al-Masih; mulai dari nya bisa diterangkan secara mate-
kelahiran Isa dan peristiwa-peristiwa matis. Maka sebelum orang Islam
terkait seperti datangnya orang- membuat dekorasi pada suatu din-
orang Parisi, domba, tentang bagai- ding masjid, seperti dalam kaligrafi,
mana dia disalib, surga, dan seba- seni Islam yang abstrak lainnya
gainya. Setiap kali orang Katolik adalah matematika. Kemudian se-
melihatnya, tumbuh rasa keharuan muanya—seperti halnya semua
keagamaan, yang memunculkan “seni lama”—dinyatakan dalam
instink untuk menyembah. Itu bentuk bangunan. Bahkan seni
lazim. Sebagaimana orang Hindu, Hindu pun adalah bangunan se-
setiap kali melihat sesuatu yang perti Borobudur dan Prambanan.
terkait dengan agamanya, seperti Objek-objek atau wahana untuk
gambar seorang Dewa, muncul in- menyatakan rasa keindahan dalam
stink untuk menyembah. Ketika ada agama-agama di zaman lalu selalu
pameran internasional di Tsukuba, melalui rasa kesucian dan pemu-
Jepang, paviliun Indonesia dihiasi jaan. Maka segala bangunan suci
dengan Patung Buddha dan mini- seperti kuil atau katedral, mengan-
atur Borobudur, yang sampai seka- dung segi-segi kesenian yang luar
rang masih dipajang di ruang depan biasa. Hanya saja, dalam agama
kedutaan Indonesia di Jepang. Mak- Hindu, setidaknya di Bali, seni ba-
sudnya adalah untuk promosi ngunan itu mengalami popularisasi.
turisme dan memang berhasil. Semula dinyatakan dalam bangun-
Tetapi yang mengagetkan, setiap an-bangunan suci seperti kuil, lalu
orang Jepang melihat, patung itu dikontraskan dengan latar belakang
disembah dan dikasih uang. (di Bali, Gunung Agung misalnya),
Itulah yang disebut sacred art dan kemudian dibuat patung-
(seni suci). Semua kesenian berasal patung, dan dijual. Penjualan pa-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2993


DEMOCRACY PROJECT

tung Garuda, misalnya, adalah ge- SEPULUH “WASIAT” ALLAH


jala popularisasi, meskipun motif-
nya kesucian. Untuk menyambung perjanjian
Di Eropa, unsur popularisasi primordial antara manusia dan
diekspresikan melalui lukisan. Allah, sebagai pedoman dasar sikap
Michael Angelo melukis pada din- pasrah dan tunduk yang benar
ding, kubah-kubah katedral. Lama- kepada-Nya, Allah menurunkan
kelamaan orang mulai tertarik un- berbagai “wasiat”. Hendaknya lebih
tuk membuat dahulu jelas bah-
rumahnya wa yang dimak-
d e n g a n “Amal perbuatan adalah gambar sud dengan “wa-
dekorasi sema- yang mati, dan ruhnya adalah siat” di sini bu-
cam itu. Ketika rahasia keikhlasan di dalamnya.” kanlah “wasiat”
mengalami per- seperti kita gu-
soalan pemin- nakan dan pahami
dahan mobilitas atau transportasi, dalam bahasa kita. Aslinya, kata itu
maka ada cara lain, yaitu membuat berasal dari bahasa Arab washîyah”
lukisan, sehingga tampak menjadi yang berarti pesan, pitutur, perintah
medium yang sangat intens. Jadi, atau ajaran. Dalam kitab suci Al-
tradisi membuat lukisan itu ke- Quran, perkataan “washîyah” itu
lanjutan dari Greco-Roman, banyak kita dapatkan, termasuk
termasuk juga pengaguman atau dalam berbagai derivasinya.
semacam sikap penghargaan yang Dari berbagai “wasiat” Allah
sangat tinggi terhadap lukisan. kepada umat manusia, dalam Al-
Ilham dari Greco-Roman juga yang Quran disebut adanya “Sepuluh
sekarang melanda Dunia. Di Wasiat” Tuhan kepada umat ma-
Indonesia pun begitu. Maka ada nusia (dinamakan “Wasiat” karena
kejadian-kejadian yang untuk orang ayat-ayat suci yang memuatnya di-
lain tidak masuk akal, seperti akhiri dengan kalimat, “Demi-
lukisan Van Gogh yang dibeli oleh kianlah Allah berwasiat kepada
orang Jepang sekian juta Dolar, kamu sekalian”). Kesepuluh “wasiat”
padahal hanya dalam selembar Allah itu disebutkan dalam Al-
kanvas. Semua itu disebabkan ka- Quran (Q., 6: 151-153) demikian:
rena di dalamnya ada unsur pe- (1) Janganlah memperserikatkan
mujaan (devotional). Allah dengan apa pun juga; (2)
Berbuatlah baik kepada kedua
 orangtua (ayah-ibu); (3) Tidak
membunuh anak karena takut

2994  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kemiskinan (seperti praktik banyak nyembah patung berhala; (4) Jangan


orang Jahiliah); (4) Jangan ber- menyebut nama Allah dengan sia-sia;
dekat-dekat dengan kejahatan, baik (5) Ingatlah hari Sabtu (Shabat,
yang lahir maupun yang batin; (5) Istirahat); (6) Jangan membunuh;
Jangan membunuh sesama manusia (7) Jangan berbuat zina; (8) Jangan
tanpa alasan yang benar; (6) Jangan mencuri; (9) Jangan bersaksi palsu
berdekat-dekat dengan harta anak dan dusta kepada sesamamu ma-
yatim, kecuali dengan cara yang nusia; (10) Jangan menginginkan
sebaik-baiknya; (7) Penuhilah rumah orang lain, istrinya, dan
dengan jujur takaran dan tim- barang-barang miliknya.
bangan; (8) Berkatalah yang jujur “Sepuluh Perintah” yang diterima
(adil), sekalipun mengenai kerabat oleh Nabi Musa a.s. itu menjadi inti
sendiri; (9) Penuhilah semua per- dari Kitab Taurat yang banyak
janjian dengan Allah; (10) Ikutilah disebutkan dalam Al-Quran sebagai
jalan lurus Allah dengan teguh. “petunjuk dan cahaya” untuk umat
Tafsir Al-Manâr yang dikarang manusia. Dan karena pentingnya
oleh Syaikh Muhammad Abduh dan “Sepuluh Perintah” yang disam-
Rasyid Ridla, menguraikan panjang paikan Allah kepada Nabi Musa a.s.
lebar “Wasiat” Allah yang sepuluh di atas Gunung Sinai itu, maka
itu dalam konteksnya dengan ayat- Allah pun, dalam sebuah firman
ayat sebelum dan sesudahnya. Tafsir suci, bersumpah dengan Gunung
Al-Manâr juga menyebutkan bahwa Sinai (Arab: Thûr Sînâ), di samping
“Sepuluh Wasiat” Allah itu sama dengan pohon tîn (fig), dengan buah
semangatnya dengan “Sepuluh atau Bukit Zaitun dan dengan
Perintah” (Al-Kalîmât Al-‘Asyr, The negeri yang aman sentosa, yaitu
Ten Commandments) dari Allah Makkah. Cukup sebagai bukti be-
kepada Nabi Musa a.s. yang tapa besarnya pengaruh “Sepuluh
diterimanya di atas Bukit Sinai, Perintah” itu terlihat dari adanya
meskipun noktah spesifiknya sedikit pengakuan para ahli bahwa per-
berbeda. Dalam Alkitab yang di- adaban Barat yang dominan seka-
terbitkan oleh Lembaga Alkitab rang ini merupakan peradaban yang
Indonesia (Jakarta 1960), “Sepuluh didasarkan kepada “Sepuluh Perin-
Perintah” Allah itu, dalam Kitab tah” itu melalui tradisi budaya ke-
Keluaran (al-Khurûj, Eksodus, 20: 2- agamaan Yahudi-Kristen (Judeo-
17) terbaca, ringkasnya, sebagai Christian), selain budaya sosial-
berikut: (1) Jangan menyembah politik Yunani-Romawi (Graeco-
selain Allah; (2) Jangan membuat Roman).
patung berhala; (3) Jangan me- 

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2995


DEMOCRACY PROJECT

SERBA TUJUH dilahirkan pada tahun gajah. Ada


firman Allah yang berbunyi, Jum-
Angka tujuh erat kaitannya lah bulan dalam bilangan Allah dua
dengan haji. Mengenai ini memang belas bulan (dalam setahun) (Q., 9:
terdapat berbagai tafsiran, apa mak- 36). Firman itu diturunkan untuk
sud serba tujuh; seperti hari tujuh mengakhiri praktik nâsikh yang
dan langit juga tujuh. Tentu, semua dilakukan oleh orang-orang Ja-
itu simbolik. Seperti hari yang hiliah. Nâsikh artinya penambahan
tujuh, tidak semua dunia menga- bulan ke-13 pada kalender supaya
takan hari itu tujuh; orang Jawa cocok dengan hukum. Perhitungan
mengatakan hari cuma lima dan hari antara kalender rembulan de-
orang Romawi 12. Tujuh sebenar- ngan kalender matahari memang
nya mempunyai makna yang sangat berbeda sepuluh hari; dan itu ber-
erat dengan budaya di Timur arti setiap tiga kali terpaut satu
Tengah. Tetapi yang jelas, dilihat bulan sehingga disisipkanlah bulan
dari aspek psikologis, pengulangan ke-13. Itulah yang disebut nâsikh.
mempunyai aspek penguatan; keli- Dengan cara begitu, bulan tidak
ling tujuh kali, mengucapkan se- lagi 12, tetapi 13. Allah membatal-
suatu tujuh kali atau tiga kali. kan atau melarang praktik seperti
Serba tujuh tersebut kadang itu. Menurut Al-Quran, perhitung-
ditafsirkan para ulama bahwa tujuh an bulan tetaplah 12 karena perhi-
tidak berarti angka tujuh. Kalau tungan qamariyah sebagaimana
Tuhan menyebutkan dalam Al- disinggung dalam surat Al-Baqarah/
Quran bahwa Dia menciptakan tu- 2 ayat 189 memang dimaksudkan
juh lapis langit, tidak harus diarti- terutama untuk ibadat, seperti haji,
kan sebagai tujuh, tetapi mak- puasa, dan ibadat-ibadat lainnya,
sudnya adalah banyak sekali. Dan dan bukan untuk pertanian. Se-
masih banyak tafsiran lainnya. andainya ditambahkan bulan ke-13,
yaitu nâsikh, maka hikmah perpu-

taran musim secara merata tidak la-
SETAHUN HANYA 12 BULAN
gi terjadi.
Dilihat dari segi bahasa, sebe-
Perhitungan kalender di zaman narnya nama-nama bulan Hijriah
Nabi Muhammad dimulai dengan memang agak dipaksakan supaya
apa yang disebut tahun gajah. Arti- cocok dengan musim; ramadlân
nya, pada waktu itu belum ada per- artinya musim panas, rabî‘ al-
hitungan kalender Hijriah. Nabi awwâl artinya musim semi yang
sendiri sering dituturkan sebagai pertama, rabî‘ al-tsânî artinya mu-

2996  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

sim semi yang kedua, dan sete- yang paling besar. Kemudian,
rusnya. Tetapi, dengan adanya (Tuhan) berfirman, ‘Turunlah eng-
pembatalan dari Tuhan, meskipun kau dari sini! Bukan seharusnya eng-
namanya ramadlân (musim panas), kau menyombongkan diri di sini. Ke-
tidak selalu jatuh pada musim pa- luarlah! Engkau makhluk yang hina’
nas; meskipun namanya rabî‘ (mu- (Q., 7:13). Allah mengutuk setan
sim semi), tetapi tidak selalu jatuh dengan mengeluarkannya dari sur-
pada musim semi. Dengan begitu, ga karena di dalam surga tidak bo-
iklim untuk melakukan ibadat, leh ada orang-orang yang sombong,
terutama puasa dan haji, beredar di bahwa kebahagiaan tidak bisa di-
antara umat manusia. campur dengan kesombongan. Ia
(iblis) berkata, ‘Berilah aku waktu,

sampai hari mereka dibangkitkan
SETAN: MENGGODA kembali.’ (Tuhan) berfirman, ‘Eng-
kau termasuk mereka yang diberi
Dalam Al-Quran disebutkan penangguhan waktu,’ Ia berkata,
bahwa setan meminta ditunda ke- ‘Karena Engkau menghukum aku
matiannya, dan dituruti oleh Tu- tersesat, aku akan selalu merintangi
han. Dialog Tuhan dengan setan mereka dari jalan-Mu yang lurus’
dimulai dengan, Kamilah yang (Q., 7: 14-16).
menciptakan kamu lalu Kami beri Dari sini lahir konsep godaan
kamu bentuk, kemudian Kami ber- setan, Aku mendatangi mereka dari
firman kepada para malaikat, ‘Sujud- depan dan dari belakang, dari kanan
lah kamu kepada Adam!’ Mereka pun dan dari kiri mereka, dan tidak
bersujud, kecuali iblis; ia menolak Kaudapati—kebanyakan mereka
bersama mereka yang bersujud. yang bersyukur (atas segala rahmat-
(Tuhan) berfirman, ‘Apakah yang Mu) (Q., 7: 17). Salah satu kritik
merintangimu bersujud ketika Kupe- yang banyak dilontarkan Al-Quran
rintahkan kepadaMu?’ Ia menjawab, adalah bahwa manusia merupakan
‘Kami lebih baik daripada Dia: makhluk yang sulit sekali berterima
Engkau menciptakan aku dari api, kasih. Ini adalah bukti dari peker-
sedang dia Kauciptakan dari tanah,’ jaan setan. Dalam ayat selanjutnya,
(Q., 7: 11-12). Inilah kejahatan (Tuhan) berfirman, ‘K eluarlah dari
makhluk yang pertama, yaitu ke- sini dalam keadaan terhina dan
sombongan rasialis hanya karena terusir. Jika ada dari mereka yang
asal-usul primordial, suatu argu- mengikutimu, nereka akan Kuisi pe-
men yang tidak bisa didukung sama nuh dengan kamu semua’ (Q., 7: 18).
sekali. Maka rasialisme adalah dosa Tuhan memberi setan kehidupan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2997


DEMOCRACY PROJECT

sampai hari kiamat dan hak untuk menjatuhkan mereka dengan tipu
menggoda dan sebagai kompensasi- muslihat. Ketika ia mencicipi pohon
nya, Tuhan menyediakan neraka itu, aurat pun terlihat oleh mereka.
untuk setan dan para pengikutnya. Maka mereka mulai menutupinya
Dengan hak untuk menggoda dengan daun surga berlapis-lapis.
tersebut, siapa pun tidak lepas dari Tuhan mengingatkan (menghardik—
godaannya, termasuk Adam yang NM) mereka, ‘Bukanlah sudah
tinggal di surga. Kami berfiman, ‘O Kularang kamu dari pohon itu, dan
Adam! Tinggallah kau dan istrimu Kukatakan kepadamu bahwa setan
dalam Taman, dan makanlah dari adalah musuhmu yang nyata’ (Q., 7:
sana apa yang kamu sukai. Tetapi 22).
jangan dekati pohon ini supaya kamu

tidak menjadi orang yang zalim’ (Q.,
2:35). Kemudian Setan pun mulai SETAN TERKUTUK
berbisik kepada mereka (menggoda
keduanya—NM) (Q., 7:20). Ke- Dalam setiap agama terdapat ke-
beradaan setan dalam surga me- percayaan mengenai setan. Tokoh
mang problematis karena sebenar- setan dalam bahasa Arab (Al-Quran)
nya iblis sudah dikeluarkan dari disebut iblîs yang berasal dari ba-
surga. Tetapi terlepas dari itu, yang hasa Yunani diabolic, dan dalam
memberi tahu keadaan sebenarnya bahasa Inggris menjadi diabolical,
bahwa Adam dan Hawa telanjang bersifat setan. Ini artinya konsep
adalah setan, ... supaya mereka tentang adanya kekuatan jahat ber-
memperlihatkan aurat, yang (se- sifat universal dalam berbagai ba-
belumnya) tersembunyi .... (Q., 7: hasa, budaya, ataupun agama. Se-
20). Kemudian, Ia (setan) berkata, mentara itu, kata Arab syaythân
‘Tuhanmu hanya melarang kamu dari Arab dipinjam oleh berbagai bahasa
pohon ini supaya kamu tidak menja- menjadi setan, seperti dalam bahasa
di malaikat atau makhluk hidup Inggris yang menjadi satan.
yang abadi’ (Q., 7:20). Setan mem- Yang paling dasar adalah bahwa
bujuk bahwa kalau Adam dan setan berada dalam alam gaib, se-
Hawa melanggar larangan Tuhan hingga menjadi bagian dari sesuatu
dengan memakan buah pohon itu, yang harus kita terima melalui per-
mereka akan menjadi seperti ma- caya, untuk tidak mengatakan iman
laikat dan tidak akan mati. Dan ia karena antara keduanya berbeda
(setan) bersumpah kepada mereka, arti. Ucapan “beriman kepada
‘Aku adalah penasihatmu’ (Q., 7: Allah” sebenarnya tidak hanya per-
21). Kemudian, Perlahan-lahan ia caya bahwa Allah ada, sebab jika

2998  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

demikian, iblis juga beriman karena Ulama tradisional banyak me-


dia telah berdialog dengan Tuhan nafsirkan rajîm dengan gejala alam
bahkan bertengkar dengan-Nya. Ini berupa meteor yang jatuh dan ter-
terjadi ketika setan menolak untuk lihat menyala pada malam hari.
sujud kepada Adam, dan Al-Quran Menurut mereka, itulah wujud dari
menyebut, Ia menolak dan me- setan yang terkutuk (rajîm), yang
nyombongkan diri, dan ia termasuk dilempari batu sehingga tidak bisa
di antara mereka yang tiada beriman naik ke atas. Setan tidak bisa naik
(Q., 2: 34). Dari ke atas karena
sini sangat jelas paham kosmo-
bahwa yang di- loginya bahwa
maksud “beriman bumi ditutup
kepada Allah” dengan atap-
adalah menaruh atap suci “secret
kepercayaan ke- cannopy ” be-
pada Allah, bah- rupa langit. Se-
wa Allah itu baik, mentara di atas
Allah memperha- langit terdapat
tikan kita, dan banyak rahasia,
bahwa apa pun dan yang ter-
yang terjadi tentu ada kebaikannya. tinggi adalah rahasia Tuhan yang
Maka, percaya tentang adanya setan termaktub di dalam Lawh Mahfûzh,
tidak bisa disebut “beriman kepada lembaran yang terpelihara. Naiknya
setan”. Justru kita harus menghin- setan menembus langit dengan
dari, memerangi, dan melawan se- maksud mencuri dengar atau men-
tan. Inilah yang tercakup di dalam curi baca dari lawh mahfûzh selalu
ta‘awwudz, mengucapkan a‘ûdzu dihantam oleh meteor. Dari istilah
(aku mohon perlindungan), baik rajîm sudah tergambar bahwa setan
a‘ûdzu bi rabb al-falaq, a‘ûdzu bi adalah kekuatan jahat yang ter-
rabb al-nâs, maupun a‘ûdzu billâhi kutuk.
min al-syaythân al-rajîm. Yang Penafsiran seperti tergambar di
terakhir ini biasanya diterjemahkan atas berhubungan dengan masalah
dengan “aku berlindung dari godaan ramalan yang dilakukan para du-
setan yang terkutuk”. Rajîm berarti kun. Dalam bahasa Arab, peramal
yang dirajam, dilempari batu. Ini disebut kâhin atau munajjim (ahli
dapat dipahami secara metaforik, nujum), yaitu peramal berdasarkan
bahwa memang setan itu terkutuk perjalanan bintang. Menurut hadis
karena merupakan kekuatan jahat. yang cukup populer, “pada dasarnya

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  2999


DEMOCRACY PROJECT

para peramal bohong meskipun seperti partai, parlemen, pers.


mungkin kebetulan benar.” Berda- Struktur ini harus dimulai dengan
sarkan penjelasan tradisional, para kebebasan-kebebasan asasi (civil
peramal memperoleh informasi dari liberties), seperti kebebasan menya-
setan, yatu informasi yang dicuri takan pendapat, berkumpul dan
dari atas. Tetapi karena selalu diha- berserikat. Ini seperti pilihan beper-
langi oleh meteor-meteor, setan ha- gian: bisa naik pesawat terbang,
nya mampu mencuri sedikit infor- kapal laut, mobil atau kereta api.
masi. Kesedikitan informasi ini me- Yang paling berstruktur adalah ke-
nyebabkan hasil ramalan lebih ba- reta api, karena siapa pun masinis-
nyak bohong, dan benar hanya se- nya, tetap saja keretanya berjalan
cara kebetulan. mengikuti rel. Kereta tidak bisa
dibelokkan sekehendak masinis.

Jadi, yang lebih menentukan adalah
SETELAH BAPAK BANGSA struktur. Kita harus menciptakan
struktur (politik) sejak sekarang.
Selama 50 tahun, kita baru Kita tidak boleh lagi tergantung
mempunyai dua presiden: Soekarno pada pribadi seseorang. Dengan
dan Soeharto, yang juga berfungsi demikian, masalah suksesi menjadi
sebagai Bapak Bangsa. Keduanya tidak penting. Siapa yang meng-
membuat persoalan dapat diselesai- gantikan Pak Harto dan presiden-
kan (get things done). Secara formal, presiden setelah itu, tidak menjadi
boleh diklaim bahwa semua proses soal lagi; tidak perlu ribut dan
pengambilan keputusan di negara panik. Memang, hal ini bukan tidak
kita selama Orde Baru adalah kons- berarti tak ada negatifnya. Seperti
titusional. Tapi siapa yang tidak di Amerika, orang bisa tak peduli
tahu bahwa keputusan akhir tetap pada politik. Ya, siapa pun presi-
di tangan Pak Harto (waktu itu). dennya, keadaannya kurang lebih
Setelah Pak Harto, pertama kalinya sama saja, karena struktur yang le-
kita mempunyai presiden yang bih menentukan.
primus inter pares. Yang pertama da- Dengan syarat primus inter pares
ri yang sama: orang biasa saja. Ini pada presiden, berarti harus ada
berarti bahwa masalah negara akan alternatif. Alternatif ini disediakan
lebih banyak dipertaruhkan pada partai-partai politik. Mereka harus
struktur, bukan pada pribadi lagi. melatih diri untuk menjadi kom-
Berbicara mengenai struktur ber- ponen demokrasi yang efektif.
arti kita berbicara mengenai kekuat- Mereka tidak boleh absurd, menye-
an-kekuatan politik yang berfungsi lenggarakan kampanye, namun

3000  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

tanpa mencalonkan presiden alter- SETIAP BENDA PUNYA AFINITAS


natif seperti di zaman Soeharto.
Berpolitik, tapi tidak punya kebe- Dulu, orang melambangkan
ranian. atom dengan gambar seperti eklips
Jadi, setelah 50 tahun merdeka dan di tengahnya ada bola kecil se-
ini, dan dengan mengantisipasi ke- perti proton, neutron, dan elektron
adaan selanjut- yang serba pasti.
nya, untuk per- Tetapi sekarang
tama kali kita tidak begitu lagi.
akan punya pre- Kebenaran bukanlah semata-mata Menurut Trefill,
siden yang tak persoalan kognitif; kebenaran atom lebih baik
harus mewujudkan diri dalam
lagi berfungsi tindakan.
diumpamakan
sebagai Bapak seperti anak ke-
Bangsa. Untuk cil, dengan ru-
itu, perlu ada struktur. Peran pre- mah, sekolah, dan lapangan tempat
siden tidak lagi terlalu dominan, dia bermain. Jadi ada kepastian;
menyelesaikan semua masalah, tetapi kadang-kadang anak ter-
namun ia tunduk pada suatu me- lambat datang, atau malah tidak
kanisme atau struktur. Karena itu, datang ke sekolah, karena dia main-
lembaga kepresidenan perlu kita main di lapangan. Memang atom
letakkan dalam suatu mekanisme itu sulit atau tidak dapat diprediksi.
atau struktur yang memungkinkan Al-Quran menyatakan, Ia men-
terjadinya pengawasan dan pe- ciptakan segalanya serta menentukan
nyeimbangan, check and balance. suatu ukuran yang tepat (hukumnya
Di negara-negara lain, misalnya yang pasti—NM) (Q., 25: 2). Inilah
Amerika Serikat, kita juga melihat objek dari observasi ilmiah. Tetapi
perjalanan yang sama. Beberapa kemudian Allah Swt. juga berfir-
presiden pertamanya adalah Bapak man, Ketujuh langit dan bumi serta
Bangsa. Namun, setelah tahap ter- segala isinya menyatakan keagungan
tentu, setelah stabilitas dan kebe- dan kesucian-Nya, dan segala sesuatu
basan-kebebasan asasi menjadi memuji kemuliaan-Nya, tetapi kamu
kebutuhan, yang lebih diperlukan tidak mengerti pujian-pujian (tasbîh)
adalah struktur yang baik, sehingga mereka (Q., 17: 44). Sekarang ini
pergantian presiden setiap 4 tahun ada tafsiran yang lebih mekanik
(di AS) bukan peristiwa yang luar atau lebih teknologis, bahwa yang
biasa. dimaksud benda-benda itu bertas-
bih memuji Allah ialah mereka

mengikuti hukum-hukumnya yang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3001


DEMOCRACY PROJECT

pasti. Tetapi berkenaan dengan te- SETIAP ORANG ISLAM


ori-teori God and New Physic, ADALAH AL-MASÎ H
bahwa ada ketidakpastian, benda-
benda ini semuanya punya afinitas, Ada bagian-bagian dari agama
bertasbih memuji Allah Swt. dan yang masih bisa diterjemahkan se-
itu menjadi sumber ketidakpastian. bagai kategori-kategori rasional, te-
 tapi ada bagian-bagian agama yang
lebih tinggi dari akal sehingga
SETIAP ORANG AKAN tidak bisa lagi diterjemahkan seba-
MASUK SURGA
gai kategori akal. Yang disebut ke-
Pemikiran Ibn ‘Arabi yang juga dua ini dapat dikatakan sebagai
tidak konvensional ialah tentang “Misteri dari Tuhan”. Contoh yang
orang di neraka yang bisa merasakan sering disebutkan ialah wudlu. Al-
nikmat (al-iltidzâdzu fî al-nâr). Da- Quran langsung menegaskan, Hai
lam bahasa Arab, siksa itu ‘adzâb, orang yang beriman, bila kamu hen-
yang juga kemudian dalam bahasa dak shalat basuhlah mukamu dan
Indonesia menjadi azab. Tetapi ha- tanganmu sampai ke siku, usaplah
rus diketahui bahwa azab dalam ba- kepalamu (dengan air) dan (cucilah)
hasa Arab adalah ‘adzbun, yang arti- kakimu sampai ke mata kaki (Q., 5:
nya tawar. Kita mengatakan air 6). Secara rasional, kita bisa mene-
tawar dalam bahasa Arab ialah al- rangkan mengapa kita harus men-
mâ’u al-‘adzbu. Ibn ‘Arabi mem- cuci wajah, yaitu supaya bersih. Itu
bawa pendekatan etimologis (pen- jelas. Demikian juga dengan ta-
dekatan bahasa) ini kepada makna ngan. Tetapi ketika harus memba-
yang jauh lebih luas. Implikasinya suh kepala, apa logikanya? Tidak
bersifat spiritual bahwa sebetulnya ada.
yang dimaksud ‘adzâb oleh Tuhan Perkataan yang digunakan untuk
adalah suatu proses penyucian. membasuh kepala ialah mash
Jadi, orang yang mendapat ‘adzâb (wa‘msahû bi ru’ûsikum), yang satu
itu sebenarnya disucikan oleh akar kata dengan Al-Masîh (orang
Tuhan untuk nanti kembali kepada yang diusapi kepalanya). Dalam
surga sehingga ‘adzâb itu “tidak bahasa Ibrani maupun bahasa Arab,
berarti apa-apa”. Oleh karena itu, asal-usul Al-Masîh adalah demikian:
bagi Ibn ‘Arabî, semua orang bakal setiap orang yang dinyatakan seba-
masuk surga. Jelas pemikiran ini gai pemimpin agama, karena mela-
sangat tidak konvensional. Tetapi lui semacam baptis, salah satu aca-
Ibn Arabi punya logikanya sendiri. ranya ialah kepalanya diusapi de-
 ngan air, seperti Nabi Isa yang di-

3002  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

mandikan di sungai Yordan oleh SETIAP RASUL DIUTUS


Yahya, Yohannes Pembaptis, se- DENGAN BAHASA KAUMNYA
hingga beliau disebut Al-Masih.
Atas dasar demikian, sebetulnya Agama adalah perjanjian sebab
Nabi Isa bukan merupakan satu- ia merupakan kelanjutan dari per-
satunya Al-Masih. Ia hanyalah sa- janjian primordial manusia dengan
lah satu dari sekian Al-Masih, tetapi Tuhan—perjanjian yang diikat pada
Al-Masih par excelent. Dalam Islam, waktu manusia belum lahir di du-
setiap orang adalah pemimpin un- nia. Hanya saja orang-orang Bani
tuk dirinya sendiri. Itu terkenal da- Isra’il merasa bahwa mereka adalah
lam ucapan Inggris oleh seorang ori- rakyat Tuhan (The People of God).
entalis yang me- Tetapi justru di
ngatakan, “A Mos- situ pula letak
lem is Priest to him- Hanya orang terhormat yang bisa kesalahannya,
menghormati orang lain. bahwa seolah-
self (Seorang Mus-
lim adalah pen- olah Tuhan ha-
deta untuk dirinya sendiri).” “Ka- nya memperha-
mu adalah Kristus”, kira-kira be- tikan Bani Isra’il. Dari pandangan
gitu. Sebab Kristus dalam bahasa ini, Bani Isra’il melihat orang lain
Yunani artinya Al-Masih, orang sebagai–meminjam bahasa Yu-
yang kepalanya sudah diusapi da- nani—Gentile yang artinya asing
lam upacara suci. Jadi, ketika wudlu tetapi dengan konotasi jelek, kotor,
kita mengatakan, “Saya bertang- biadab, dan sebagainya. Karena itu,
gung jawab langsung kepada Allah orang Yahudi menjadi sangat sho-
Swt., tidak mengharap yang lain.” pinis. Karena merasa bahwa me-
Dan itulah kekuatan Islam. Maka, rekalah rakyat perjanjian atau “The
dalam Islam tidak ada pendeta. Choosen People” (Bangsa yang ter-
Berbeda dengan membasuh tangan pilih), maka salah satu organisasi
atau muka, membasuh kepala itu mereka bernama “Benai Brief” yang
keterangannya harus spiritual, dan artinya “Anak-Anak Perjanjian (The
hanya diterima, tidak dipersoalkan. Children of the Covenant)”. Al-
Sehingga, tidak betul anggapan Quran mengoreksi hal ini, dan di
bahwa agama itu tidak rasional; sinilah letak fungsi Al-Quran se-
yang benar adalah suprarasional. Al- bagai furqân (pembeda).
Quran tetap menganjurkan orang Tentu di dalam Perjanjian Lama
menggunakan akal sebab ia me- sendiri banyak perkataan seperti
rupakan pengantar untuk beriman. “Rakyat Tuhan” (The People of
God). Kalau Tuhan digambarkan


Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3003


DEMOCRACY PROJECT

mencari-cari Bani Isra’il, “Where’s man itu terletak di lembah sungai


My People?”, pada waktu itu gam- Bengawan Solo. Dari sinilah du
baran ini mungkin diperlukan ke- Bois mendasarkan kesimpulannya.
tika paham-paham demikian masih Mengenai adanya nabi yang
sangat dominan. Seolah-olah tidak diturunkan di Jawa, atau sebenar-
mungkin menghindari jembatan- nya di mana saja, ada beberapa cara
jembatan kultural karena Al-Quran pendekatan yang bisa digunakan,
sendiri juga mengatakan bahwa se- karena Al-Quran sendiri mengata-
tiap rasul itu diutus dengan bahasa kan bahwa tidak ada satu kaum pun
kaumnya, Kami tidak mengutus yang tidak diutus kepadanya se-
seorang rasul kecuali dengan bahasa orang nabi (rasul). Juga, setiap nabi
kaumnya (Q., 14: 4). Yang dimak- itu diutus menurut bahasa kaum-
sud bahasa di sini bisa berarti ba- nya. Pengertian bahasa di sini ber-
hasa linguistik dalam arti seperti macam-macam: bisa dalam bentuk
bahasa Arab, bahasa Ibrani, bahasa bahasa linguistik, semisal Arab,
Aram, dan sebagainya (Nabi Isa Ibrani, dan Aramia, dan bisa juga
diutus dengan bahasa Ibrani, Nabi dalam bentuk bahasa kultural. Da-
Musa diutus dengan bahasa Aram, lam hal ini, Islam termasuk dalam
dan Nabi Muhammad diutus de- bentuk bahasa kultural Timur
ngan bahasa Arab). Tetapi menurut Tengah. Oleh karena itu, nama dan
tafsir Abdullah Yusuf Ali, bahasa istilah-istilahnya yang diangkat da-
berarti pola pikir atau sikap ke- lam Al-Quran semuanya sudah di-
jiwaan yang dipengaruhi oleh kenal dalam kultur orang-orang
budaya. Arab. Nama Konghucu, misalnya,
tidak disebut dalam Al-Quran ka-

rena orang-orang Arab pasti bi-
SETIAP UMAT ADA RASUL ngung. Sebab, istilah tersebut bagi
mereka ighrâb, menimbulkan rasa
Seorang ahli paleo-antropologi, asing, pernyataan ganjil. Maka, Al-
yaitu Renne du Bois, meyakini bah- Quran nggak perlu bicara tentang
wa Nabi Adam dulu turunnya di hal-hal yang bagi orang-orang Arab
Jawa. Ketika ia menemukan Trinil asing dan nggak dikenal sehingga
(bekas-bekas manusia prasejarah), Al-Quran hanya menyebutkan
lalu menemukan manusia Jawa, nama dan istilah-istilah yang ada di
pithecanthropus erectus wajakenis, ia sekitar Arab, Mesir, Palestina, Persi,
melamun: kalau kita memerhatikan dan sekitarnya.
Bibel, katanya, Adam itu berasal Meskipun begitu, bila kita
dari Jawa, dan apa yang disebut ta- mengatakan isyarat-isyarat tentang

3004  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

diutusnya Nabi untuk setiap umat, nanya Ibn Taimiyah dalam buku-
maka di Jawa pun tentunya ditu- bukunya, bila menyebut nama
runkan seorang Nabi karena di Jawa Danial, ia tambahkan dengan
ada sekelompok manusia. Dan Al- ‘alayhissalâm.
Quran banyak sekali berbicara Namun, jangan mengharap ka-
mengenai hal tersebut: lau di Jawa, misalnya, ada nabi, se-
Dan pada tiap-tiap umat se- bab istilah nabi ini berasal dari ba-
sungguhnya Kami telah mengutus hasa Arab, atau bisa juga bahasa
Rasul (untuk menyerukan): “Sem- Ibrani, yang artinya orang yang
bahlah Allah dan jauhilah mendapat berita. Kalau di Jawa ba-
Thâghût (setan) itu” (Q., 16: 36). rangkali nama-
Dan (Kami nya bukan nabi,
telah mengutus) tapi mungkin
rasul-rasul yang Tuhan, ampunilah segala dosa empu; juga bu-
sebelumnya telah kami dan tindakan kami yang kan wali, karena
Kami ceritakan berlebihan dalam kewajiban kami,
wali pun dari
kepada engkau teguhkanlah pendirian kami dan
tolonglah kami melawan orang bahasa Arab.
(Muhammad),
kafir. “Nabi” asal ka-
dan rasul-rasul
(Q., 3: 147). tanya dari “na-
yang tidak Kami
ceritakan tentang ba’un”, yang ar-
mereka kepada tinya berita. Se-
engkau (Q., 4: 164). perti nama kantor berita “News
Agencies,” dalam bahasa Arabnya
Nah, beberapa ulama telah men- diterjemahkan “Wakâlat Al-Anbâ”.
coba menghitung-hitung jumlah Sedangkan “nabi’un” adalah orang-
para rasul ini, termasuk Al-Ghazali. nya, orang yang mendapatkan
Menurutnya jumlah rasul itu sebe- berita. Rasûl itu artinya orang yang
tulnya tidak hanya 25 orang, seperti diutus. Maka, karena orang Jawa
yang kita hafal, melainkan 313 tidak tahu bahasa Arab, pasti tidak
orang. Sedang nabi lebih banyak dikenal nabi ataupun rasul. Mung-
lagi, yaitu ada sekitar 14.000 orang. kin namanya suhu atau empu. Begitu
Dengan demikian, banyak sekali juga di Cina atau di mana-mana.
para rasul yang kita tidak menghen- Berdasarkan itu, Rasyid Ridla juga
dakinya, karena tidak tercantum da- Al-Baghdadi—pada abad keempat
lam Al-Quran, tapi terdapat dalam Hijriyah—sudah mengatakan bah-
kitab-kitab non-Islam, misalnya wa Zoroaster itu termasuk seorang
Yusac, Danial, dan masih banyak Nabi, begitu juga dengan Buddha
lagi tokoh lain dalam Bibel. Kare- dan Konghucu. Almarhum Buya

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3005


DEMOCRACY PROJECT

Hamka bahkan jelas-jelas menga- bungkan kembali unsur hukum


takan dalam salah satu risalahnya, pada agama Yahudi dan unsur ka-
bahwa Lao-tse itu nabi. Maka, tidak sih sayang pada agama Kristen, se-
mengherankan bila orang-orang hingga Islam disebut agama Wasath-
Muslim keturunan Cina di Jakarta an. Maka, perkataan dalam surat
senang sekali dengan Hamka, kare- Al-Fâtihah: “Ghayri al-maghdlûbi
na salah satu tokohnya disebut ‘alayhim” (bukan kaum yang di-
nabi, sehingga masjid mereka di murkai) ditafsirkan sebagai kaum
belakang Pasar Baru disebut masjid Yahudi karena mereka terlalu keras
Lao-tse karena kebetulan berada di berpegang pada hukum sehingga
jalan Lao-tse. tidak ada kasih-sayang. Sedangkan
Dari sini Islam dipandang seba- perkataan: “Wa lâ al-dlâllîn (baca:
gai agama yang pertama kali memi- walâdldlâllîn dan juga bukan kaum
liki wawasan teologis yang inklu- yang sesat) ditafsirkan sebagai kaum
sifistik terhadap semua agama. Dan Nasrani. Ini menurut versi kitab-
kita wajib memercayai semuanya. kitab tafsir tertentu, seperti tafsir
Namun demikian, semua agama “Jalâlayn” yang banyak dikaji di pe-
itu mengalami proses development santren-pesantren.
(perkembangan), yaitu semisal dari Dengan demikian, datangnya
A ke B, B ke C, dan terus sampai agama Islam itu is not for nothing ta-
ke Z. Nah, bila dianalogikan de- pi it is for everything sehingga kita
ngan ini, maka Islam itu adalah harus memerhatikan perkembangan
yang Z. Artinya, Islam itu adalah agama-agama dari satu fase ke fase
agama yang terakhir, dalam penger- yang lain tidak secara parsial.
tian menyempurnakan dan banyak

mengganti beberapa unsur dari aga-
ma yang sebelumnya. Misalnya,
SHALAT BERDASARKAN
agama Nabi Isa membawa per- KALENDER MATAHARI
ubahan pada agama Yahudi, antara
lain mengubah orientasi hukum Ibadat shalat tidak didasarkan
agama Yahudi yang terlalu keras, kepada perhitungan rembulan, teta-
diperlunak dengan menambahkan pi matahari. Kalau magrib jatuhnya
ajaran kasih-sayang. Namun ter- agak siang itu bukan karena kita
nyata “rem”-nya blong, di mana berada di bulan Zulhijjah, melain-
orang Kristen tidak memperhatikan kan berada di bulan Juli. Bagi umat
lagi aspek hukum yang dulu sangat Islam Indonesia yang berada di da-
kuat pada agama Yahudi. Di sinilah erah tropis dan di kanan kiri kha-
kemudian datang Islam mengga- tulistiwa, hal seperti itu mungkin ti-

3006  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dak begitu terasa. Tetapi makin jauh Seperti dijelaskan Nabi, “Shalat
dari daerah khatulistiwa, semakin adalah tiang agama, maka barang
terasa relevansi perhitungan bulan siapa menegakkan shalat, dia telah
umum dalam rangka menentukan menegakkan agama dan barang sia-
waktu shalat. Tidak ada perhitungan pa meninggalkan shalat, dia meng-
waktu shalat berdasarkan bulan hancurkan agama.” Jika dikaitkan
Zulhijjah atau dengan istilah
bulan Rama- hablun minallâh
dlan, melainkan (tali hubungan
bulan-bulan dengan Allah)
umum, yaitu Ja- d a n ha b l u n
nuari, Februari, min al-nâs (tali
Maret, sampai hubungan de-
Desember. Arti- ngan manusia),
nya, kedua-dua- shalat merupa-
n y a me m a n g kan suatu wujud
patut dipakai. dari h ablun
Saudi Arabia se- minallâh. Secara
karang ini sudah menggunakan ke- metaforik, seolah-olah Allah meng-
dua-duanya. Meskipun pada mu- ulurkan tali dan kita diharapkan
lanya mereka keberatan, tetapi berpegang kepadanya agar dapat
problem-problem yang muncul berkomunikasi dengan-Nya.
dalam pergaulan mereka dengan Selain berdimensi hablun min-
dunia internasional memaksa mere- allâh, shalat juga berdimensi hori-
ka untuk beradaptasi. Sementara itu zontal (hablun min al-nâs). Penger-
yang lebih realistis mungkin ialah tian seperti itu juga terkandung
orang-orang Iran yang sejak dulu dalam istilah mustaqîm, al-shirât al-
telah membuat dua kalender yang mustaqîm, jalan yang lurus. Musta-
sama-sama hijri, yaitu hijri qamarî qîm, selain berpengertian lurus ke
(bulan) dan hijri syamsî (matahari). samping secara horizontal, juga
lurus ke atas secara tegak, qâ’im.

Maka, menegakkan shalat (iqâmat
SHALAT: al-shalâh) seolah-olah merupakan
AUDIENSI DENGAN TUHAN jalan lurus dalam arti vertikal, yaitu
jalan yang paling dekat untuk
Shalat adalah ibadat yang ter- mencapai Tuhan. Dengan shalat,
penting dalam agama Islam sehing- kita merasakan, atau paling tidak,
ga ia disebut sebagai tiang agama.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3007


DEMOCRACY PROJECT

melatih diri untuk menyadari ke- dan mendalam. Penghayatan demi-


hadiran Tuhan dalam hidup kita. kianlah yang diharapkan dari peng-
Keadaan merasakan atau menya- alaman ketika kita melakukan shalat.
dari kehadiran Tuhan dalam hidup Maka, shalat tidak diperintahkan
seperti yang terjadi dalam shalat, dalam bentuk shallû (bershalatlah
disebut tawajjuh. Itulah alasan sha- kamu), tetapi aqîmû al-shalâh (te-
lat dimulai dengan membaca doa gakkanlah shalat). Karena, apa yang
pembukaan innî wajjahtu wajhiya dituntut dari shalat tidaklah sema-
lilladzî fathara al-samâwâti wa al- ta-mata tingkah laku fisik seperti
ardl (sesungguhnya aku sedang meng- ruku’ dan sujud, tetapi penghayatan
hadapkan wajahku kepada Dia yang tentang maknanya.
telah menciptakan seluruh langit dan Secara simbolik, shalat menca-
bumi). kup makna yang dimulai dengan
Pada dasarnya, tawajjuh berarti takbîrat al-ihrâm, yakni mengucap
berhadap-hadapan, yaitu situasi kalimat Allâhu akbar yang meru-
beraudiensi di hadapan Tuhan. Ma- pakan pengharaman atas semua
ka sikap terbaik dalam situasi ini tindakan yang bersifat hablun min
adalah ihsân, sebuah tingkat ter- al-nâs. Asumsinya, semua tindakan
tinggi dari trilogi sikap keagamaan yang berdimensi horizontal diha-
dalam Islam. Tingkat yang paling ramkan agar kita bisa memusatkan
luar adalah islâm, yang berarti tun- perhatian kepada Allah saat ber-
duk dalam arti lahiri (menyatakan audiensi dengan-Nya. Karena itu,
diri Islam). Ketika seseorang me- seluruh bacaan dalam shalat sebe-
nyatakan demikian, dia tidak boleh tulnya dirancang sebagai dialog de-
dipertanyakan tingkat keikhlasan- ngan Allah. Seperti Al-Fâtihah yang
nya karena merupakan suatu sikap dimulai dengan, al-hamdu li ‘l-Lâh-i
hati. Meski demikian, ada indikasi Rabb-i ‘l-‘âlamîn—Segala puji bagi
dalam Al-Quran bahwa semestinya Allah, Maha Pemelihara Semesta
orang yang telah islâm berusaha alam(Q., 1: 2)—meskipun ada per-
meningkatkan diri menjadi orang bedaan pendapat apakah basmalah
ber-îmân yang selanjutnya me- merupakan bagian dari Al-Fâtihah
ningkat menjadi orang yang ber- atau tidak. Kemudian, kita meng-
ih sân, yakni “ketika menyembah akui otoritas Allah yang Mâlik-i
Allah seolah-olah engkau melihat- yawm-i ‘l-dîn—Penguasa Hari Perhi-
Nya, tetapi jika kamu tidak melihat- tungan (Q., 1: 4), yaitu tempat
Nya sesungguhnya Allah melihatmu.” mempertanggungjawabkan seluruh
Artinya, suatu penghayatan keha- perbuatan secara pribadi. Dengan
diran Tuhan yang sangat intensif mengakui otoritas Allah, kita pun

3008  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

menyatakan diri hanya berbakti ke- Salah satu ciri orang yang tinggi
pada-Nya, iyyâka na‘bud—Engkau kedudukannya secara spiritual, yang
yang kami sembah (Q., 1: 5). disebut sebagai ulul albab (ûlû al-
albâb) ialah Orang yang mengingat

(berzikir) Allah; ketika berdiri, duduk,
SHALAT DÂ’IM
dan berbaring ke samping (Q., 3: 191).
Yaitu, mereka yang selalu ingat
Salah satu pikiran Ibn ‘Arabi yang kepada Allah pada waktu berdiri,
paling kontroversial ialah tentang pada waktu duduk, dan pada waktu
shalat dâ’im atau shalat selama- tidur. Pendeknya, orang itu tidak
lamanya, yaitu bahwa seluruh ting- mengalami momen lupa kepada
kah laku hidup manusia adalah Allah, atau terus-menerus ingat-Nya.
shalat. Menanya- Situasi hidupnya
kan apakah sese- adalah situasi
orang itu sudah Hai orang-orang beriman! Jagalah shalat. Seluruh
shalat atau belum, diri kamu dan keluargamu dari api hidup menjadi
merupakan perta- neraka, yang bahan-bahan bakar- shalat, karena tu-
nyaan yang tidak nya manusia dan batu .... juan shalat itu,
relevan, sebab kita (Q., 66: 6) sebagaimana fir-
semuanya shalat. man Allah kepa-
Seluruh hidup da Nabi Musa,
kita ini shalat karena kita sudah Dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku
mengatakan, “Inna shalâtî wa nusukî (Q., 20: 14). Jadi, tujuan shalat
wa mahyâyâ wa mamâtî lillâhi rabbi adalah untuk mengingat Allah.
al-‘âlamîn.” Jadi, seluruh hidup kita, Menurut Ibn ‘Arabi, kalau tuju-
mati kita, milik Allah. Asalkan orang an shalat untuk mengingat Allah,
sudah menanamkan orientasi diri berarti orang yang sudah ingat
begitu kuat sebagai orang yang Allah tidak perlu shalat formal. Ini
mendedikasikan seluruh hidupnya artinya peniadaan bentuk-bentuk
kepada Allah, itu berarti shalat. lahiri dari ibadat. Dan jangan dikira
Maka kemudian shalat seperti yang orang Islam yang berpendapat
kita kenal itu tidak perlu. Itulah seperti ini kecil jumlahnya. Orang-
yang disebut shalat dâ’im, shalat orang Syiah Ismailiah, misalnya,
selama-lamanya. Kebetulan dalam punya pendapat seperti itu juga.
Al-Quran ada suatu ayat, Kecuali Karena itu, mereka tidak pernah
orang yang tekun mengerjakan shalat. kelihatan shalat, tetapi fanatiknya
Ialah mereka yang shalatnya selama- kepada Islam dan Nabi Muhammad
lamanya [dâ’im]. (Q., 70: 23) luar biasa. Mereka tidak mendirikan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3009


DEMOCRACY PROJECT

masjid karena bagi mereka seluruh kemanusiaan dilambangkan dalam


hidup mereka sendiri sudah shalat. assalâmu‘alaykum. Jadi, menengok
ke kanan dan ke kiri merupakan

simbolisasi bahwa hidup harus tahu
SHALAT: DIMENSI HORIZONTAL
bermasyarakat; kalau sudah meng-
aku telah berhubungan baik dengan
Sebagaimana diketahui, shalat Allah melalui ibadat, kita harus me-
harus diakhiri dengan salam, yaitu wujudkannya dalam hubungan se-
mengucap assalâmu‘alaykum yang baik-baiknya dengan sesama manu-
merupakan doa untuk keselamatan sia. Karena berkaitan dengan sesama
orang di sekitar kita. Menurut para manusia, maka dimensi horizontal
ahli fiqih, yang kita ucapi salam se- dapat diukur dan bahkan orang lain
benarnya tidak hanya manusia, teta- berhak untuk menilai kita. Di sini
pi juga malaikat dan binatang yang harus ada mekanisme untuk saling
ada di sekitar kita. Karena itu, mes- mengingatkan dalam kebenaran dan
kipun sendirian, kita tetap harus ketabahan.
mengucapkan salam. Untuk mengu-

atkan itu, secara simbolik kita me-
nengok ke kanan dan ke kiri. Inilah SHALAT: IBADAH FORMAL
hablun min al-nâs, aspek horizon-
tal shalat. Berdasarkan berbagai keterangan
Menurut para ahli, assalâmu- dalam Kitab Suci dan hadis Nabi,
‘alaykum pada akhir shalat adalah dapatlah dikatakan bahwa shalat
konsekuensi dari Allâhu akbar yang adalah kewajiban peribadatan (for-
tidak bisa dipisahkan, seperti hal- mal) yang paling penting dalam
nya dualitas iman dan amal saleh. sistem keagamaan Islam. Kitab Suci
Maka, shalat itu sendiri dalam arti banyak memuat perintah agar kita
vertikalnya tidak bisa dipisahkan menegakkan shalat (iqâmat al-
dengan zakat dalam arti horizon- shalâh, yakni menjalankannya de-
talnya. Ini sesuai dengan sabda ngan penuh kesungguhan), dan
Nabi bahwa yang paling banyak menggambarkan bahwa kebahagia-
menyebabkan orang masuk surga an kaum beriman adalah pertama-
adalah taqwâllâh (takwa kepada tama karena shalatnya yang dila-
Allah) dan husn al-khuluq (budi kukan dengan penuh kekhusyukan
pekerti luhur). Taqwâllâh dilam- (Q., 23: 1-2). Sebuah hadis Nabi
bangkan dengan Allâhu akbar da- Saw., menegaskan, “Yang pertama
lam permulaan shalat dan husn al- kali akan diperhitungkan tentang se-
khuluq yang merupakan dimensi orang hamba pada hari Kiamat ialah

3010  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

shalat: jika baik, maka baik pulalah mempunyai dua makna sekaligus:
seluruh amalnya, dan jika rusak, makna intrinsik, sebagai tujuan
maka rusak pulalah seluruh amal- pada dirinya sendiri dan makna
nya.” Dan sabda beliau lagi, “Pang- instrumental, sebagai sarana pen-
kal segala perkara ialah al-islâm didikan ke arah nilai-nilai luhur.
(sikap pasrah kepada Allah), tiang

penyangganya shalat, dan puncak ter-
tingginya ialah perjuangan di jalan SHAL AT IDUL FITRI
Allah.”
Karena demikian banyaknya pe- Dalam menjalankan ibadah
negasan-penegasan tentang pen- shalat Idul Fitri, di Indonesia juga
tingnya shalat yang kita dapatkan terjadi keragaman, ada yang melak-
dalam sumber-sumber agama, ten- sanakan di masjid dan ada pula
tu sepatutnya kita memahami yang melaksanakan di lapangan.
makna shalat itu sebaik mungkin. Masing-masing memiliki argumen
Berdasarkan berbagai penegasan itu, atau alasan dan itu adalah masalah
dapat ditarik kesimpulan bahwa ijtihad. Masalah ini terkadang me-
agaknya shalat mang menim-
merupakan “kap- bulkan perde-
sul” keseluruhan batan atau bah-
ajaran dan tuju- kan saling me-
an agama, yang nyalahkan.
di dalamnya ter- Namun, sa-
muat ekstrak tu hal yang
atau sari pati se- perlu diingat
mua bahan ajar- adalah bukan
an dan tujuan masalah di da-
keagamaan. Da- lam masjid atau
lam shalat itu ki- di lapangan,
ta mendapatkan keinsyafan akan tapi yang lebih esensial adalah pada
tujuan akhir hidup kita, yaitu tingginya nilai kesadaran diri atau
penghambaan diri (‘ibâdah) kepada ketakwaan dengan menangkap dan
Allah, Tuhan Yang Maha Esa, dan memahami pesan-pesan dan makna
melalui shalat itu kita memperoleh Idul Fitri. Hal ini seperti dicontoh-
pendidikan pengikatan pribadi atau kan ketika pertentangan antara
komitmen pada nilai-nilai hidup orang Islam dan Kristen berkenaan
yang luhur. Dalam perkataan lain, dengan kiblat atau arah untuk ber-
tampak pada kita bahwa shalat ibadah mereka—saat itu umat

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3011


DEMOCRACY PROJECT

Islam masih menghadap ke arah Al- na dan pesan secara benar sehingga
Masjid Al-Aqsha. Namun atas pe- pada akhirnya justru akan meme-
rintah dan petunjuk Allah Swt., cah-belah kesatuan umat. Di sisi
Rasulullah Saw. mengganti kiblat- lain, tanpa disadari, sikap tersebut
nya ke Al-Masjid Al-Haram atau ke juga akan dengan mudah diper-
arah Ka’bah. gunakan atau diperalat kelompok
Kasus yang demikian itu akhir- lain untuk mencapai kepentingan-
nya oleh Al-Quran dinilai sebagai nya sendiri dengan mengorbankan
mempertentangkan masalah yang kepentingan umat.
tidak substansial, penting atau men-

dasar, Kebaikan itu bukanlah karena
menghadapkan muka ke timur atau SHALAT INDIKATOR IMAN
ke barat, tetapi kebaikan ialah ka-
rena beriman kepada Allah … (Q., Pada satu sisi, ibadah shalat ada-
2: 177). lah perwujudan tingkah laku ber-
Kiblat sebagai poros atau pusat islam dan pada sisi lain sekaligus
hanyalah sebagai menjadi tanda-
simbolisasi da- tanda yang meng-
lam menunjuk- Wahai orang yang beriman! Takut- indikasikan bah-
kan kebaktian, lah (bertakwalah) kamu kepada wa seseorang te-
namun yang ter- Allah dengan takut yang se- lah beriman. La-
penting adalah sungguhnya dan janganlah kamu lu, bagaimana ka-
kemampuan mati kecuali dalam Islam. lau ada orang
menangkap (Q., 3: 102) berislam dan ber-
makna pesan- iman tapi tidak
pesan yang sesungguhnya. Sikap menjalankan atau menunaikan iba-
merasa dirinya paling baik dan dah shalat?
benar, dan sebaliknya menuduh Iman sebagai hal yang bersifat
yang lain salah, adalah salah satu batin harus diejawantahkan dalam
indikasi ketidakmampuan me- tingkah laku atau budi luhur, akh-
mahami pesan-pesan ajaran agama lak karimah. Itulah sebabnya dite-
secara benar. Sikap yang menon- mukan adanya korelasi positif an-
jolkan kelompok dirinya paling tara iman dan budi luhur. Ciri
benar itulah yang kemudian me- orang beriman adalah harus berbudi
munculkan sikap sektarianisme luhur, seperti halnya berislam, yang
dalam beragama. diwujudkan dengan kesediaan
Sikap sektarianisme lahir karena menjalankan shalat. Dalam sebuah
ketidakmampuan menangkap mak- Hadis dikatakan, “Orang Islam ada-

3012  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

lah orang yang tetangganya selamat batin seseorang sebagaimana pepa-


dari lisannya.” Dan, “Orang ber- tah bahasa Arab, “al-zhâhiru yadullu
iman adalah orang yang saudaranya alâ al-bâthin”. Artinya, yang lahir-
selamat dari tangan dan lisannya.” iah mengindikasikan yang batin.
Dalam penjelasan yang lebih de-

tail lagi jelas bahwa iman itu memi-
liki cabang atau bagian yang banyak SHALAT JUMAT: MULA-MULA
sekali. Salah satu di antara yang pa- DAN PERKEMBANGANNYA
ling sederhana adalah mengambil
atau menyingkirkan duri di jalan se- Salah satu rukun khutbah Jumat
hingga orang lain dapat terhindar ialah membaca salam. Setelah salam,
dari bahaya. Bahkan dalam sebuah khatib kemudian duduk. Hal itu
hadis Nabi yang sangat masyhur sebetulnya adalah sikap rileks yang
disebutkan bahwa memberikan se- merupakan sisa-sisa praktik Nabi.
nyum juga merupakan tanda-tanda Pada waktu itu, rumah tinggal Nabi
orang beriman. berada di sebelah masjid. Rumah-
Begitu juga masalah shalat, ka- nya, yang sekarang menjadi makam
rena ternyata ibadah shalat dapat beliau, terletak satu tembok dengan
memberikan implikasi positif dalam masjid. Kalau dirasa sudah banyak
kehidupan seseorang. Shalat ini orang yang datang ke masjid untuk
disimbolisasikan dengan takbir yang shalat Jumat, beliau keluar rumah
menggambarkan berlangsungnya dan mengucapkan salam. Kemudi-
hubungan pribadi antara seorang an beliau duduk sambil mengamati
individu dengan Allah Swt. yang siapa yang hadir dan siapa yang ti-
merupakan dimensi vertikal. Ke- dak.
mudian, shalat harus ditutup atau Tempat duduknya dibuat lebih
diakhiri dengan mengucapkan sa- tinggi, yang kemudian menjadi ru-
lâm, yang berarti melakukan hu- jukan desain mimbar Jumat. Oleh
bungan dengan manusia, atau men- karena itu, ada sebagian umat Islam
jadi cermin dimensi horizontal. dan para ulama yang menganggap
Dari situ dapat dilihat bahwa iba- mimbar Jumat seperti yang ada se-
dah shalat memiliki dua dimensi. karang ini adalah bidah karena
Dimensi ganda tersebut tidak akan tidak sesuai dengan desain Nabi.
tercapai tujuan dan maksudnya bila Yang betul seperti apa? Kalau kita
keduanya tidak terlaksana dengan pergi ke masjid Tanah Abang, di sa-
baik. na ada contoh mimbar Jumat seper-
Dengan demikian, shalat juga ti zaman Nabi.
dapat dijadikan indikator gambaran

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3013


DEMOCRACY PROJECT

Setelah Nabi mengucapkan sa- umat Islam adalah komunitas mi-


lam, kemudian dikumandangkanlah liter. Setiap orang Islam adalah se-
azan. Seolah-olah diumumkan bah- orang militer. Maka orang yang
wa sembahyang akan segera dimu- murtad kala itu menjadi disersi dan
lai karena Nabi telah hadir. Pada hukumannya adalah dibunuh. Pa-
zaman Utsman Ibn Affan, ketika dahal menurut Al-Quran, yang
Madinah sudah menjadi kota yang menghukum orang murtad adalah
sangat besar, azan sekali dirasa tidak Allah Swt. sendiri di akhirat nanti.
cukup. Maka Utsman memerintah- Tetapi karena waktu itu yang mur-
kan agar azan juga tad mempunyai
dilakukan di luar implikasi desersi
masjid untuk Faktor yang gampang merusak (meninggalkan
mengumumkan rasa disiplin ialah egoisme, sikap barisan perju-
bahwa shalat Ju- mementingkan diri sendiri, dan angan), maka
mat sudah dimu- keserakahan. hukumnya di-
lai. Maka tum- bunuh. Dalam
buhlah azan dua kali. konteks itulah, ketika menjadi kha-
Ini sama saja dengan perkem- tib Jumat, Nabi tampil gagah sekali
bangan shalat tarawih. Awalnya di- di atas mimbar sambil menyan-
laksanakan sendiri-sendiri di ru- darkan pedang atau tombak pada
mah. Nabi selalu mengerjakannya bahu beliau. Praktik demikian seka-
di rumah karena pada prinsipnya rang masih ada di masjid-masjid la-
sembahyang sunnah memang dila- ma, hanya saja pedang dan tombak-
kukan di rumah, Oleh karena itu, nya kini diganti menjadi tongkat.
sekarang masih ada orang yang se- Setelah itu, seperti yang kita ke-
usai sembahyang wajib ketika hen- tahui bersama, isi khutbah yang
dak bersembahyang sunnah, dia pin- paling penting dan wajib disampai-
dah tempat. Itu sebetulnya tiruan kan ialah pesan takwa. Karena itu,
simbolik pindah ke rumah. Jadi khatib selalu mengutip firman
begitulah, banyak aspek rileks dari Allah yang berkenaan dengan tak-
agama yang telah menjadi for- wa. Ayat yang biasa dikutip ialah
malitas karena kita tidak tahu asal- firman Allah yang artinya, Wahai
usulnya. Padahal sebetulnya banyak orang yang beriman! Takutlah (ber-
yang menyangkut masalah praktis takwalah) kamu kepada Allah de-
seperti dipraktikkan Nabi. ngan takut yang sesungguhnya dan
Ketika khutbah, Nabi selalu me- janganlah kamu mati kecuali dalam
nyandarkan pedang atau tombak Islam (Q., 3: 102).
pada bahu beliau karena waktu itu


3014  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

SHALAT KEWAJIBAN BERWAKTU pengertian “jalan” itu dengan sen-


dirinya terkait erat dengan gerak
Disebutkan dalam Kitab Suci dan dinamika. Maka dalam sistem
bahwa shalat merupakan kewajiban ajaran agama, manusia didorong
“berwaktu” atas kaum beriman (li- untuk selalu bergerak secara dina-
hat Q., 4:103). Yaitu, diwajibkan mis sedemikan rupa sehingga sese-
pada waktu-waktu tertentu, dimu- orang tidak diterima untuk menja-
lai dari dini hari (shubh), diteruskan dikan keadaannya tertindas di suatu
ke siang hari (zhuhr), kemudian sore negeri atau tempat. Ia tidak mampu
hari (‘ashr), lalu sesaat setelah ter- berbuat baik, padahal sebenarnya ia
benam matahari (maghrib), dan ak- dapat pergi, pindah, atau bergerak
hirnya di malam hari (‘isyâ’). Hik- meninggalkan negeri atau tempat
mah di balik penentuan waktu itu itu ke tempat lain di bumi Tuhan
ialah agar kita jangan sampai lengah yang luas ini (Q., 4: 97). Dengan
dari ingat di waktu pagi, kemudian kata lain, dari shalat yang harus
saat kita istirahat sejenak dari kerja dikerjakan setiap saat sepanjang
(zhuhr) dan, lebih-lebih lagi, saat hayat itu, kita diajari untuk tidak
kita “santai” sesudah bekerja (dari berhenti mencari kebenaran dan
‘ashr sampai ‘isyâ’). Sebab, justru sa- tidak kalah oleh situasi yang ke-
at santai itulah biasanya dorongan betulan tidak mendukung. Sekali
dalam diri kita untuk mencari ke- kita berhenti karena merasa telah
benaran menjadi lemah, mungkin “sampai” pada suatu kebenaran,
malah kita tergelincir pada geli- maka itu mengandung makna kita
mang kesenangan dan kealpaan. telah menemukan kebenaran ter-
Karena itulah ada pesan Ilahi agar akhir atau final, dan itu berarti
kita menegakkan semua shalat, ter- menemukan kebenaran mutlak. Ini
utama shalat tengah, yaitu ‘ashr adalah suatu kesombongan dan
(Q., 2: 238), dan agar kita mengisi akan menyangkut suatu kontradiksi
waktu luang untuk bekerja keras dalam terminologi, yaitu adanya
mendekati Tuhan (Q., 94: 7-8). kita yang nisbi dapat mencapai
Sebagai kewajiban pada hampir kebenaran final yang mutlak. Dan
setiap saat, shalat juga mengisya- hal itu pada urutannya sendiri,
ratkan bahwa usaha menemukan akan berarti salah satu dari dua ke-
jalan hidup yang benar juga harus mungkinan: apakah kita yang men-
dilakukan setiap saat dan harus di- jadi mutlak sehingga “bertemu”
pandang sebagai proses tanpa ber- dengan yang final itu, ataukah yang
henti. Oleh karena itu, memang final itu telah menjadi nisbi se-
digunakan metafor “jalan” dan hingga terjangkau oleh kita! Dan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3015


DEMOCRACY PROJECT

mana pun dari dua kemungkinan Tuhan itulah yang menjadi inti
itu, jelas menyalahi jiwa paham makna intrinsik shalat kita.
tawhîd yang mengajarkan tentang

Tuhan, Kebenaran Final (al-Haqq),
sebagai Wujud yang tidak sebanding SHALAT: MATI DALAM HIDUP
dengan sesuatu apa pun juga (Q.,
112: 4) dan tidak ada sesuatu apa Dimensi hubungan vertikal da-
pun juga yang semisal dengan Dia lam shalat telah melahirkan sebuah
(Q., 42: 11). Jadi, Tuhan tidak ana- ungkapan di kalangan kaum sufi
log dengan sesuatu apa pun. Karena bahwa shalat adalah mati dalam hi-
itu, Tuhan juga tidak mungkin dup karena dalam kematian yang
terjangkau oleh akal manusia yang ada hanya hubungan vertikal. Da-
nisbi. Ini dilukiskan dalam Kitab lam Al-Quran banyak sekali terda-
Suci, Itulah Allah, Tuhanmu se- pat gambaran demikian, bahwa
kalian, tiada Tuhan selain Dia, kalau kita mati, seluruh pertang-
Pencipta segala sesuatu. Maka sem- gungjawaban hanya kepada Allah,
bahlah akan Dia; Dia adalah Pe- pribadi mutlak. Dan jagalah dirimu
lindung atas segala sesuatu. Pandang- dari suatu hari tatkala tak seorang
an tidak menangkap-Nya dan Dia pun mampu membela (menolong—
menangkap semua pandangan. Dia NM) yang lain, juga tak ada per-
adalah Mahalembut, Mahateliti (Q., antara yang bermanfaat baginya,
6: 102-3). atau tebusan yang akan diterima
Begitulah, kurang lebih, seba- daripadanya, dan tiada pula mereka
gian dari makna surat Al-Fâtihah, diberi pertolongan (syafaat—NM)
yang sebagai bacaan inti dalam (Q., 2: 48). Bahwa di akhirat tidak
shalat dengan sendirinya menjiwai seorang pun dapat menolong kita,
makna shalat itu. Maka untuk doa tidak diterima uang tebusan untuk
yang kita panjatkan dengan harap- meringankan dosa, dan tidak juga
harap cemas agar ditunjukkan ke ada syafaat. Dalam masalah syafaat,
jalan yang lurus, pada akhir Al- terdapat perselisihan pendapat,
Fâtihah kita mengucapkan dengan meski ayat di atas menolaknya seca-
syahdu lafal âmîn, yang artinya, ra mutlak. Sedang dalam ayat kursi
“Semoga Allah mengabulkan per- ada indikasi, Siapakah yang dapat
mohonan ini.” Dan sikap kita yang memberi perantaraan di hadapan-
penuh keinsyafan sebagai kondisi Nya tanpa izin-Nya (Q., 2: 255).
yang sedang menghadap atau Dalam memahami keterangan
tawajjuh (“berwajah-wajah”) kepada Q., 2: 255 di atas, terdapat dua

3016  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kelompok yang berseberangan, yaitu nya adalah tidak adanya pihak yang
optimis dan pesimis. Bagi kelom- bisa memberi syafaat, apalagi kalau
pok yang pertama, ayat tersebut dikaitkan dengan firman yang telah
menunjukkan adanya orang-orang dikutip sebelumnya. Yang jelas, Al-
yang diizinkan oleh Allah untuk Quran sangat kuat menekankan
menjadi perantara, yaitu para Nabi bahwa di akhirat nanti kita berdiri
dan wali. Kepada mutlak sebagai
merekalah ke- pribadi, tidak
lompok ini me- ada pembelaan.
minta pertolong- Situasi inilah
an. Dan salah sa- yang harus kita
tu makna keru- hayati pada wak-
hanian yang di- tu shalat. Ini ke-
harapkan dari mudian kita
peringatan perkuat dengan
Maulid adalah tingkah laku fi-
sapaan kepada sik, misalnya
nabi. Menurut ketika sujud, ki-
keyakinan mereka, ruh Nabi hadir ta tidak boleh membalas perlakuan
dalam acara itu untuk memperha- orang, yang berarti suatu gambaran
tikan siapa yang nanti di akhirat total mengenai sikap pasrah kepada
akan diberi syafaat karena meraya- Allah, Kembalilah kepada Tuhanmu
kan Maulid. dan berserah dirilah kepada-Nya (Q.,
Ada dugaan bahwa penghadiran 39: 54). Sikap ini selanjutnya kita
ruh Nabi dalam peringatan Maulid tunjang dengan bacaan dalam
merupakan pengaruh dari Kristen. sujud yang sangat penting untuk
Pendapat demikian didasarkan pa- diperhatikan meskipun bersifat
da kenyataan bahwa peringatan sunnah, misalnya, “subhâna rabbiya
Maulid tidak ubahnya seperti kon- al-a‘lâ wa bihamdih–Mahasuci
sep gereja dalam Kristen yang di- Tuhanku yang Mahatinggi dan
pahami bukan semata bentuk fisik Maha Terpuji”.
berupa gedung, tetapi lebih sebagai

komunitas suci yang sudah diper-
saksikan oleh Ruh Kudus. SHAL AT: MIKRAJNYA
Sedangkan kelompok yang pesi- ORANG BERIMAN I
mis memandang penjelasan Q., 2:
255 sebagai pertanyaan retorik Sebuah hadis mengatakan bah-
sehingga maksud ayat itu sebenar- wa shalat adalah mikrajnya orang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3017


DEMOCRACY PROJECT

yang beriman. Sejenis dengan sidrat kontak intim (qarîb dan taqarrub)
al-muntahâ yang menjadi mikrajnya dengan Allah Swt. Meski demikian,
Nabi. Sidratu al-muntahâ adalah dari segi fiqih, khusyuk tidak ter-
lambang kearifan (wisdom) ter- masuk syarat sah shalat. Orang
tinggi. Kita, para umat Nabi, diberi yang tidak khusyuk, shalatnya tetap
kesempatan bermikraj melalui sah, karena mencapai khusyuk me-
shalat. Kita bertemu dengan Allah mang tidak mudah.
dalam batin melalui bacaan-bacaan Shalat kemudian diakhiri de-
shalat. Ketika kita membaca surat ngan salam. Salam adalah lambang
Al-Fâtihah, misalnya, kita mohon pembukaan kembali dimensi hori-
dengan tulus agar ditunjukkan ja- zontal hidup kita. Ucapan salam itu
lan yang benar. kita pertegas dengan menengok ke
Shalat itu berdimensi vertikal. kanan dan ke kiri. Ini adalah sim-
Dalam khazanah kaum sufi, dika- bolisasi yang kira-kira tafsirannya
takan bahwa shalat adalah mati da- ialah bahwa kalau kita memang
lam hidup. Ketika shalat, sepertinya mengaku pernah berhubungan baik
kita mati. Tidak ada lagi dimensi dengan Allah dalam shalat, maka
horizontal sesama manusia; yang kita diminta untuk membuktikan
ada ialah dimensi vertikal antara kita hubungan baik kita itu dengan
dengan Allah Swt. Kesadaran ini sesama manusia. Selesai shalat,
biasanya kita kondisikan dengan seolah-olah Allah mengingatkan,
membaca doa iftitah (pembukaan) “Baiklah kamu sudah selesai shalat
yaitu, “innî wajjahtu wajhiya lilladzî menghadap Aku. Sekarang pergi
fathara al-samâwâti wa al-ardl kamu bekerja. Tapi, ucapkan salam.
(sesungguhnya aku sedang mengha- Perlihatkan bahwa kamu punya per-
dapkan wajahku kepada Dia yang hatian kepada sesama manusia.
telah menciptakan langit dan bu- Jangan hidup sendirian. Di sebelah
mi).” kanan dan kirimu ada orang yang
Semua bacaan dan tindakan da- perlu perlindungan.” Jadi, hablun
lam shalat dirancang untuk me- minallâh dan hablun min al-nâs
negaskan kesadaran lebih tinggi tidak bisa dipisahkan. Agama akan
bahwa kita dalam situasi mengha- menjadi kosong apabila kita hanya
dap Tuhan. Maka dengan sendiri- menempuh kesalehan formal, yaitu
nya, shalat itu harus penuh konsen- kesalehan yang tidak terhayati dan
trasi (khusyuk). Dari segi tasawuf, tidak terwujud dalam hidup nyata.
shalat yang tidak khusyuk akan Kesalehan formal adalah suatu tin-
muspra atau hambar karena shalat dakan muspra, sebagaimana per-
tidak ada artinya kalau tidak terjadi ingatan keras Rasulullah Saw. ke-

3018  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pada orang yang berpuasa, “Barang ibaratnya, yaitu penginsyafan diri


siapa yang tidak bisa menahan akan adanya Tuhan yang Maha-
dirinya dari sesuatu yang kotor dan hadir (omnipresent), sejalan dengan
malah melakukan sesuatu yang kotor, berbagai penegasan dalam Kitab
maka Allah tidak peduli (tidak ada Suci, seperti, misalnya: ... Dia
urusan) bahwa dia itu meninggalkan (Allah) itu beserta kamu di mana
makan dan minum” (HR Bukhari). pun kamu berada, dan Allah Maha
 teliti akan segala sesuatu yang kamu
kerjakan (Q., 57: 4).
SHAL AT: MIKRAJNYA Bahwa shalat disyariatkan agar
ORANG BERIMAN II manusia senantiasa memelihara hu-
bungan dengan Allah dalam wujud
Orang yang sedang melakukan keinsyafan sedalam-dalamnya akan
shalat hendaknya menyadari seda- kemahahadiran-Nya, ditegaskan,
lam-dalamnya akan posisinya seba- misalnya, dalam perintah kepada
gai seorang makhluk yang sedang Nabi Musa a.s. saat berjumpa
menghadap Khaliknya dengan dengan Allah di Sinai, “Sesungguh-
penuh keharuan, kesyahduan, dan nya Aku adalah Allah, tiada Tuhan
kekhusyukan. Sedapat mungkin ia selain Aku. Maka sembahlah olehmu
menghayati kehadirannya di hadap- akan Daku dan tegakkanlah shalat
an Sang Maha Pencipta itu sedemi- untuk mengingat-Ku!” (Q., 20: 14).
kian rupa sehingga ia “seolah-olah Dan ingat kepada Allah yang dapat
melihat Khaliknya”; dan kalaupun berarti kelestarian hubungan yang
ia tidak dapat melihat-Nya, ia ha- dekat dengan Allah adalah juga ber-
rus menginsyafi sedalam-dalamnya arti menginsyafkan diri sendiri akan
bahwa “Khaliknya melihat dia”, se- makna terakhir hidup di dunia ini,
suai dengan makna ihsan (Arab: yaitu bahwa ...Sesungguhnya kita
ihsân) seperti dijelaskan Nabi Saw. berasal dari Allah, dan kita akan
dalam sebuah hadis. Karena meru- kembali kepada-Nya (Q., 2: 156).
pakan peristiwa menghadap Tuhan, Maka dalam literatur kesufian ber-
maka shalat juga sering dilukiskan bahasa Jawa, Tuhan Yang Maha Esa
sebagai mikraj seorang mukmin, adalah “Sangkan-Paraning hurip”
dalam analogi dengan mikraj Nabi (Asal dan Tujuan hidup), bahkan
Saw. yang menghadap Allah secara “Sangkan-Paraning dumadi” (Asal
langsung di Sidrat Al-Muntahâ. dan Tujuan semua makhluk).
Dengan ihsan itu, orang yang Keinsyafan terhadap Allah seba-
melakukan shalat menemukan salah gai tujuan akhir hidup tentu akan
satu makna yang amat penting mendorong seseorang untuk ber-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3019


DEMOCRACY PROJECT

tindak dan berpekerti sedemikian saat dipamerkan di muka umum.


rupa sehingga ia kelak akan kembali Seolah batu itu lebih berharga dari
kepada Allah dengan penuh per- benda apa pun yang ada di bumi,
kenan dan diperkenankan (râdliyah- kalau masalahnya harga material.
mardlîyah). Oleh karena manusia Dalam Al-Quran disebutkan
mengetahui, baik secara naluri bahwa Allah menciptakan tujuh la-
maupun logika, bahwa Allah tidak pis langit, ... menciptakan tujuh
akan memberi perkenan pada se- langit berlapis-lapis (Q., 67: 3).
suatu yang tidak Yang menarik
benar dan tidak adalah tidak ada
baik, maka tin- “ Ya Tuhan, berilah rahmat kepada keterangan me-
dakan dan pe- ayah dan ibuku, sebagaimana ngenai apa sebe-
kerti yang harus mereka telah melakukan tarbiyah narnya langit,
ditempuhnya untukku di waktu kecil.” sehingga kita me-
dalam rangka hi- nerimanya seba-
dup menuju Allah ialah yang benar gai alam gaib. Ayat yang ada hanya
dan baik pula. Inilah jalan hidup menjelaskan dengan apa langit
yang lurus, yang ada asal-mu- pertama dihiasi, ... langit bumi
asalnya, ditunjukkan dan diterangi Kami hiasi dengan lampu-lampu
hati nurani (nurani, bersifat cahaya, (Q., 41: 12). Dalam ayat lain
yakni terang dan menerangi), yang dijelaskan bahwa langit pertama di-
merupakan pusat rasa kesucian hiasi dengan bintang-bintang, Ka-
(fithrah) dan sumber dorongan suci mi hiasi langit lapisan terbawah de-
manusia menuju kebenaran (hanîf). ngan pelita-pelita (Q., 67: 5). Secara
inferensial dapat ditarik kesimpulan
 bahwa seluruh bintang berada da-
lam kawasan langit pertama.
SHAL AT: OLEH-OLEH MIKRAJ Menurut catatan astronomi mo-
dern, galaksi atau bintang yang pa-
Shalat adalah oleh-oleh Nabi dari ling jauh dari bumi berjarak 2 mil-
Mikraj. Sebagai oleh-oleh, mari kita yar tahun cahaya. Kalau kita meng-
coba bandingkan dengan oleh-oleh hitung-hitung perjalanan Nabi
Neil Amstrong dari bulan yang menembus langit ketujuh, dengan
berupa batu. Berkaitan dengan pro- asumsi jarak antarlangit sama,
yek Apollo yang begitu mahal, batu berarti membutuhkan 14 milyar
itu kemudian menjadi barang yang tahun cahaya, dan baru kembali ke
sangat berharga sehingga harus Makkah setelah 28 milyar tahun
dilindungi dengan kaca anti peluru cahaya. Secara logika ilmiah me-

3020  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

mang Mikraj Nabi tidak masuk buah metode yang lebih banyak
akal. Karena itu, benar apa yang merupakan ijtihad dan temuan ma-
dikatakan Abu Bakar bahwa Mikraj nusia. Dengan begitu, mengikuti
itu tidak dapat diterangkan secara sebuah tarekat tidak merupakan ke-
nalar sehingga yang diperlukan ada- wajiban; atau kalau dibalik, tidak
lah beriman semata. mengikuti tarekat bukan meru-
Bagi Allah tidak ada masa lalu pakan kejahatan. Karena memang
atau masa datang karena Dia menge- pokok dari ibadat adalah shalat se-
tahui apa pun yang sudah terjadi bagai sarana zikir kepada Allah,
dan yang bakal terjadi; bebas dari bukan metode-metode seperti yang
kungkungan waktu dan penjara diajarkan dalam tarekat.
ruang. Mikraj Nabi Muhammad Di negara kita, Indonesia, per-
berada dalam kehendak Allah, yang nah tampil seorang Buya Hamka yang
berarti beliau telah bebas dari ru- sangat paham mengenai tarekat, te-
ang dan waktu. Seandainya beliau tapi sekaligus juga lebih banyak
masih terikat dengan ruang dan kembali kepada Al-Quran dan
waktu, menurut teori Einstein, hadis. Menurutnya, seperti termak-
maka tidak mungkin dapat berjalan tub dalam bukunya Tasawuf Mo-
secepat cahaya karena cahaya adalah dern, sebenarnya pengalaman ruha-
kecepatan mutlak. Kalau benda ni dapat diperoleh melalui praktik-
dapat berjalan secepat cahaya, ia praktik yang standar setiap hari
akan terurai menjadi energi. dalam shalat. Dan memang puncak
Oleh karena itu, kalau diperban- semua ibadat adalah shalat. Sehe-
dingkan dengan batunya Neil bat-hebatnya efek dari sebuah zikir
Armstrong, oleh-oleh Nabi berupa yang diajarkan dalam sebuah tare-
shalat dari suatu tempat yang ber- kat, nilainya masih lebih rendah
kali-kali lipat jauhnya dibanding dari shalat. Maka kalau shalat kita
bulan, berarti nilainya berkali-kali hayati betul, itu merupakan puncak
lipat di atas batu itu. Perbandingan dari ibadat kita. Yang harus kita
ini sebenarnya semata-mata untuk ingat, shalat bukan hanya untuk
menegaskan betapa pentingnya dikerjakan tetapi ditegakkan. Perin-
shalat. tah shalat dalam Al-Quran selalu
menggunakan kata aqimi al-shalâh,

yang berarti menghayati lahir dan
SHALAT PUNCAK IBADAT
batin.

Tasawuf, terutama dalam pemi-
kiran tarekat, sebenarnya hanya se-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3021


DEMOCRACY PROJECT

SHALAT SEBAGAI pekerjaan yang bersifat horizontal


INDIKASI TAKWA atau sesama manusia. Sebab dengan
Allahu Akbar, kita menyatakan diri
Salah satu ciri orang yang ber- sedang membuka hubungan de-
takwa ialah mereka yang menegak- ngan Tuhan yang dimensinya ver-
kan shalat (Q., 2: 3). Penting kita tikal, yang sangat pribadi dan
perhatikan bahwa kegiatan shalat personal, tidak bisa diketahui dan
itu disebut dalam diintervensi
Al-Quran bukan oleh orang lain.
dengan kalimat Dan waspadalah kamu semua Tetapi shalat itu
“m e n g e r j a k a n akan hari (Kiamat) ketika seorang harus diakhiri
shalat” melainkan ayah tidak akan dapat menolong dengan salam,
“menegakkan sha- anaknya, dan seorang anak tidak yaitu membaca
lat” (iqâmat al- pula bisa menolong ayahnya “assalâmu‘alay-
shalâh). Ada ber- sedikitpun juga.
(Q., 31: 33).
kum warah ma-
bagai derivasi da- tullâhi.” Idenya
ri kata iqâmah ialah bahwa sha-
itu, seperti yuqîmûna al-shalâh, lat harus menghasilkan pernyataan
aqâmû al-shalâh, aqîmu al-shalâh baik kepada sesama manusia dengan
dalam beberapa bentuk kata kerja menyampaikan doa keselamatan.
yang idenya ialah bahwa shalat itu Itu adalah konsekuensi dari shalat.
tidak cukup dikerjakan, tetapi di- Karena itu, shalat seharusnya meng-
tegakkan. Perintah itu bukan ber- hasilkan budi pekerti luhur. Orang
bunyi “kerjakanlah shalat” atau yang melakukan shalat, tetapi tidak
“bershalatlah kamu”, tetapi “tegak- mempunyai budi pekerti luhur,
kanlah shalat”. Menegakkan shalat tidak ramah kepada manusia, dan
ialah mengerjakan shalat dengan sebagainya, maka menurut surat Al-
sebenar-benarnya dan menepati Mâ‘ûn justru bisa lebih celaka.
atau memenuhi konsekuensi-konse- Surat Al-Mâ‘ûn dimulai dengan
kuensinya sebagai orang yang suatu pertanyaan retorik, Adakah
shalat. kaulihat orang yang mendustakan
Paling tidak, tuntutan yang di- hari kiamat (agama—NM)? Dialah
harapkan akan dipenuhi orang yang yang mengusir anak yatim (dengan
shalat itu diisyaratkan di dalam pe- kasar). Dan tidak mendorong mem-
nutup shalat itu sendiri. Shalat beri makan orang miskin. Maka
dimulai dengan takbîrat al-ihrâm, celakalah orang-orang yang shalat.
artinya takbir (kalimat Allahu Yang alpa dalam shalat mereka (Q.,
Akbar) yang mengharamkan segala 107: 1-5).

3022  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Yang dimaksud di sini bukan SHALAT SEBAGAI


lupa dalam arti shalat itu terlewat KOMITMEN SOSIAL
karena asyik bekerja atau hal-hal
lain. Lupa melakukan sesuatu ka- Dalam Al-Quran juga ada tegur-
rena betul-betul lupa itu justru ti- an kepada orang yang menjalankan
dak apa-apa. Malahan ada doa di amalan yang berdimensi vertikal,
dalam Al-Quran, yaitu Tuhan, ja- tetapi tidak diimbangi oleh dimen-
nganlah menghukum kami jika ka- si horizontal. Mereka itu dalam idi-
mi lupa atau melakukan kesalahan om Al-Quran disebut sebagai orang
(Q., 2: 286). Ada sebuah hadis yang mendustakan agama, Adakah
yang menggambarkan bahwa kalau kau lihat orang yang mendustakan
kita berdoa seperti itu Tuhan men- hari kiamat (bohong dalam ber-
jawab, “Engkau telah berbuat, Eng- agama—NM)? Dialah orang yang
kau telah berbuat (tidak apa-apa mengusir anak yatim (dengan kasar)
lupa).” Jadi, yang dimaksud “Yang (tidak peduli dengan nasib anak ya-
alpa dalam shalat mereka” ialah tim—NM), dan tidak mendorong
orang yang shalat setiap hari, tetapi memberi makan (tidak pernah de-
tingkah lakunya seperti orang tidak ngan sungguh-sungguh memikirkan
shalat. Atau shalatnya hanya untuk nasib—NM) orang miskin. Maka,
riya’ atau pamrih—dalam istilah celakalah orang-orang yang shalat,
sosiologi disebut rule expectation. yaitu alfa dalam (akan—NM) shalat
Seperti seorang yang sudah haji mereka (Q., 107: 1-5).
lantas aktif melakukan shalat karena Kita barangkali justru dibuat
orang berharap (expect) dia shalat. heran atau bahkan terkejut dengan
Jadi, dia shalat atau beribadat atas pernyataan Al-Quran tentang orang
dasar rule expectation. Maka, me- yang sudah mendirikan shalat, tapi
negakkan shalat itu serius sekali. justru masih dinyatakan sebagai
Itulah sebabnya mengapa Ra- orang yang mendustakan agama.
sulullah menegaskan bahwa shalat Ini ternyata berkaitan erat dengan
adalah tiang agama. “Barang siapa pemahaman substansi dalam men-
menegakkan shalat, maka dia me- dirikan shalat. Ia mendirikan shalat
negakkan agama, dan barangsiapa hanya sebagai ritual pribadi tanpa
meninggalkan shalat, maka dia diiringi oleh dimensi konsekuen-
menghancurkan agama.” sinya, yakni amal saleh.
Adapun amal saleh yang dimak-

sudkan dalam ayat tadi disimboli-
sasikan dengan keyatiman dan
kemiskinan. Untuk sekarang ini,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3023


DEMOCRACY PROJECT

orang yang menjalankan shalat tapi ini, maka seseorang harus dapat
masih dikutuk oleh Al-Quran ada- menghormati waktu. Menghormati
lah yang tidak menjalankan dan waktu berarti mengatur dan menge-
mengindahkan pesan-pesan kema- lola serta memanfaatkan waktu un-
nusiaan yang terdapat dalam shalat tuk beribadah dalam pengertian
(yaitu pekerjaan-pekerjaan sosial, yang luas sebaik-baiknya. Kedua,
social works). Ternyata, dalam Islam harus beriman secara benar. Ketiga,
orang tidak cukup hanya menjaga seseorang harus mampu melakukan
kesalehan pribadi dengan menjalan- amal saleh atau kerja sosial karena
kan perintah agama, tetapi kosong hampir keseluruhan ibadah dalam
dan hampa dari dimensi konseku- Islam selalu dibarengi dimensi
ensialnya. Contoh dimensi konse- konsekuensial. Dan yang keempat,
kuensial perintah ibadah puasa seseorang harus mengikuti sebuah
adalah, seperti dinyatakan kitab su- mekanisme sosial yang ada, berupa
ci Al-Quran sendiri, menyantuni kontrol sosial, yang di sini disebut
dan menolong orang yang berada sikap wa tawâshaw bi al-haqq wa
dalam kesusahan (dzâ mathrabah tawâshaw bi al-shabr atau saling
[homeless]), orang yang berkalang mengingatkan dalam kebenaran dan
tanah. kesabaran.
Kemiskinan yang ada sekarang Adanya kontrol sosial yang ber-
menuntut dilakukannya amal saleh wujud tanggung jawab untuk saling
berupa upaya atau langkah-langkah mengingatkan dimaksudkan dalam
membantu mereka melepaskan diri rangka mencapai derajat ketakwaan
dari belenggu kemiskinan struk- yang lebih tinggi. Kontrol sosial se-
tural. Pengertian struktural adalah ring berupa kritik, teguran, dan
sebuah penggambaran kemiskinan saran, dan tentunya bukanlah kritik
ketika orang miskin tidak dapat lagi atau teguran yang dilatarbelakangi
melepaskan dirinya dari lingkaran oleh kepentingan pribadi (vested-
struktur yang menjadikan ia miskin. interest), melainkan dalam rangka
Dari situ kemudian dapat ditarik mencari kebenaran.
kesimpulan bahwa untuk dapat hi- Seperti kita ketahui bersama,
dup sukses sejalan dengan perspektif manusia itu sering sekali menjadi
Al-Quran, ada empat faktor yang tawanan dirinya karena ketidak-
ditawarkan oleh Al-Quran seperti mampuan melepaskan atau menye-
yang terkandung dalam surat Al- lamatkan diri dari dorongan hawa
‘Ashr (Q., 103). Faktor pertama nafsu (vested-interest). Pada posisi
adalah mengajarkan bahwa agar yang demikian itu, dia tidak lagi
berhasil dalam menjalani kehidupan mampu melepaskan diri dari kung-

3024  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kungan kepentingan dan posisi menarik. Katanya, yang paling sulit


dirinya. Kalau sudah menjadi ta- bagi manusia hidup ternyata ialah
wanan kepentingan dan posisi diri- menekuk lutut yang merupakan
nya, maka seseorang akan sulit dan bagian dari anatominya sendiri,
tidak mampu lagi membedakan akibat tidak biasa menekuk lutut.
yang benar dan yang salah. Kondisi Tetapi kalau kita berhenti pada
yang merugikan diri itu kemudian menekuk lutut pada waktu rukuk
sering diistilahkan sebagai became a atau sujud tanpa menghayatinya,
captive of here and now. itu tidak akan mempunyai fungsi
apa-apa. Itulah yang diperingatkan

Tuhan dalam Al-Quran surat Al-
SHALAT SIMBOLISASI
Mâ‘ûn ayat 4-6, Maka celakalah
KETUNDUKAN orang-orang yang shalat. Yang alpa
dalam shalat mereka. Yang hanya
Shalat dan bentuk ibadat-ibadat ingin dilihat (orang).
lainnya dalam Islam pada dasarnya Orang tidak boleh beragama
adalah ritus. Orang tidak boleh ber- secara simbol. Tetapi tidak berarti
henti kepada ri- simbol itu tidak
tus itu sendiri, penting. Simbol
tetapi pengha- tetap penting
yatannya, sebab karena dapat
ritus sesungguh- menyederhana-
nya hanya sim- kan persoalan.
bolisasi. Ketika Uang, misalnya,
orang shalat me- adalah simbol.
lakukan rukuk, Orang yang be-
berdiri, sujud, pergian tidak
dan seluruh ak- takut kelaparan
tivitas dalam sha- kalau ia mem-
lat, itu sebetulnya simbolisasi bawa uang. Ketika lapar dia masuk
ketundukan manusia kepada Tuhan. warung, dia tukar uang itu dengan
Dan itu sifat (nature) manusia. nasi. Jadi, uang itu sendiri nilainya
Orang modern akan sulit sekali instrumental. Yang punya nilai in-
menekuk lututnya karena terbiasa trinsik adalah nasi. Demikian juga
duduk di kursi. Maka ketika shalat, yang sebetulnya untuk
Malcom X menjadi Muslim dan mendidik manusia kepada arah yang
kemudian mulai shalat, dia mem- lain. Kalau orang beragama berhen-
buat suatu pernyataan yang sangat ti hanya dalam shalat itu sendiri

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3025


DEMOCRACY PROJECT

tanpa menangkap maknanya, itu sampai 100 rakaat karena selain


sama saja dia ke luar kota membawa membuat capai, kekhusyukannya
uang banyak, tetapi pada waktu la- juga berkurang. Sebaiknya dilaku-
par dia makan uang itu, tidak ma- kan rileks saja.
suk warung. Banyak sekali orang Pada zaman Nabi, shalat malam
beragama hanya berhenti sampai di ini dilakukan secara sendiri-sendiri
situ. di rumah karena shalat sunnah me-
mang sebaiknya dilakukan di ru-

mah kecuali tahiyyat al-masjid.
SHALAT SUNNAH
Begitu juga dengan shalat sunnah
ba‘dîyah—sunnah setelah shalat far-
Ada sebagian kalangan umat dlu–sebaiknya dilakukan di rumah.
Islam yang melakukan shalat sunnah Dan shalat tarawih mulai dilakukan
sampai 100 rakaat, meskipun tidak secara berjamaah sejak zaman ‘Umar
jelas dari mana idenya. Tetapi kalau Ibn Khaththab. Dalam pemikiran
khusyuk menjadi hal yang penting ‘Umar, mungkin saja ada orang yang
dalam shalat, ini sangat sulit dila- tidak sempat melakukannya di
kukan dalam rakaat sebanyak itu. rumah, sehingga tidak ada salahnya
Pada prinsipnya, shalat sunnah bisa jika dilaksanakan di masjid. Apalagi
dilakukan secara bebas, berapa saja. memang di zaman Nabi ada sa-
Karena itu, kemudian ada perseli- habat-sahabat yang tinggalnya di
sihan mengenai rakaat shalat tara- masjid yang disebut ahl al-shûfah.
wih. Baik juga sebenarnya mem- Maka kalau ke Madinah, kita
perhatikan tayangan tarawih dari menyaksikan di dalam masjid Nabi
Masjidil Haram pada bulan puasa. terdapat tempat yang ditinggikan.
Sangat menarik karena shalatnya Dulu, itu merupakan tempat meng-
ternyata 23 rakaat seperti di ka- inapnya para sahabat Nabi yang
langan NU. Tetapi ada juga unsur miskin, seperti Abu Dzarr, dan
Muhammadiyahnya, yaitu bis- kalau tidak salah juga Ibn Mas’ud.
millâh-nya tidak dikeraskan. Dengan sendirinya karena mereka
Shalat tarawih sebenarnya bukan tidak punya rumah, maka mereka
nama resmi—tarâwîh berarti rileks, sembahyang di masjid.
santai—karena nama sebenarnya Kebiasaan ahl al-shûfah bershalat
adalah shalat malam, qiyâm al-layl. di masjid kemudian ditirukan oleh
Karena itu, semakin malam mela- banyak orang. Dan pada zaman
kukannya semakin baik. Meskipun ‘Umar, masjid menjadi penuh orang,
dianjurkan sebanyak-banyaknya, te- tetapi shalatnya sendiri-sendiri. Me-
tapi tidak lantas sekaligus banyak lihat hal demikian ‘Umar meng-

3026  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

usulkan agar shalatnya dipimpin kan oleh Tuhan sehingga kita diajari
seorang imam agar lebih enak dili- supaya berdoa, Tuhan, janganlah
hat. Itulah permulaan shalat tara- menghukum kami jika kami lupa
wih dengan imam. Maka tidak atau melakukan kesalahan (Q., 2:
mengherankan kalau banyak ulama 286). Lupa merupakan bagian dari
yang tidak mau shalat tarawih de- kemanusiaan. Oleh karena itu,
ngan imam sebab tarawih itu dilak- yang dimaksud ayat Q., 107: 4-5
sanakan di rumah. adalah orang yang melakukan sha-
lat, tetapi shalatnya tidak mempu-

nyai efek kepada pembentukan
SHALAT, pribadinya. Jadi, dia melakukan
TAPI CELAKA shalat atau tidak, keadaannya sama
saja. Indikasi pertamanya adalah
Allah berfirman, Adakah kau- Yang hanya ingin dilihat (orang)
lihat orang yang mendustakan hari
(Q., 107: 6), yaitu bahwa ibadat
kiamat (bohong dalam beragama— mereka tidak tulus, tidak untuk
NM)? Dialah orang yang mengusir menghadap Tuhan, tetapi mempu-
anak yatim (dengan kasar) (tidak
nyai tujuan lain yang mengalahkan
peduli dengan nasib anak yatim—
tujuan sebenarnya; tujuan samping
NM), dan tidak mendorong memberi
makan (tidak pernah dengan sung- yang mengalahkan tujuan intrinsik.
guh-sungguh memikirkan nasib— Dalam masalah ini Nabi memper-
ingatkan, “Saya tidak takut kamu
NM) orang miskin (Q., 107: 1-3).
Ini adalah indikator kepalsuan ber- musyrik karena syirik sekarang telah
agama. Dalam bahasa kontemporer, aman, orang tidak lagi menyembah
indikator kepalsuan beragama ada- berhala; tetapi yang paling saya
lah tidak adanya solidaritas sosial takutkan adalah syirik kecil, yaitu
(social concern), ketidakpedulian pamrih”. Yang dimaksud pamrih di
pada masyarakat, dan sebagainya. sini bukan sekadar pamrih dalam
Maka celakalah orang-orang yang arti pamer, tetapi pamrih yang
shalat, yaitu alpa dalam (akan— subtil, yaitu beribadat karena
NM) shalat mereka (Q., 107: 4-5). memenuhi fungsi sosial (rule expec-
Seolah-olah ini kontradiksi dengan tion). Seperti seseorang yang sudah
perintah shalat yang setelah dilak- berhaji, ketika terbetik dalam
sanakan justru dikutuk. Sebenarnya hatinya perasaan malu jika tidak
yang dimaksud di sini bukan lupa melakukan shalat, maka shalatnya
shalat dalam arti lupa mengerja- menjadi pamrih yang subtil; shalat-
kannya karena keasyikan bekerja. nya itu karena haji. Sementara pam-
Keadaan seperti ini justru dimaaf- rih dalam arti pamer, tidak dalam

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3027


DEMOCRACY PROJECT

arti spiritual, dibolehkan. Dan nik- SHALAT: TIANG AGAMA


mat Tuhanmu, hendaklah kausiar-
kan! (Q., 93:11), yakni tidak boleh Disebutkan dalam sebuah hadis
diingkari. Termasuk di sini adalah bahwa “shalat adalah tiang agama,
kalau kita mampu dari segi materi, maka barang siapa menegakkan sha-
maka tunjukkanlah kemampuan lat, berarti menegakkan agama, dan
itu melalui sedekah dan sebagainya. barang siapa meninggalkan shalat,
Dalam kasus sedekah memang dia berarti merubuhkan agama”. Ti-
ada hal yang aneh karena menurut dak perlu dipersoalkan apakah hadis
Al-Quran, pamer itu dibolehkan, ini sahih atau tidak, tetapi makna-
Jika kamu perlihatkan (pamerkan— nya benar. Artinya, memang shalat
NM) sedekah itu maka baiklah ... merupakan suatu lembaga keagama-
(Q., 2: 271). Maka pertanyaannya, an Islam yang sangat penting. Kalau
kenapa sedekah boleh dipamerkan? shalat dikaitkan dengan masjid,
Pada dasarnya sedekah adalah untuk maka masjid menjadi pranata ke-
menolong orang miskin sehingga islaman yang paling penting.
terlepas dari si pemberinya merasa Idealnya sebuah masjid adalah
ikhlas atau tidak, yang penting pusat dari sebuah komunitas kare-
orang miskin tertolong. Dalam ber- na itu yang terpenting bukan fisik
sedekah, boleh dipamerkan kepada masjid, tetapi apa makna shalat
orang banyak karena sering sekali yang dikerjakan di masjid sebab
mempunyai efek peniruan. Ini se- masjid berarti tempat sujud. Dan
perti seorang teman yang agak ek- memang sujud adalah bagian yang
sentrik karena jengkel dengan kotak sangat penting. Karena shalat dapat
berjalan di masjid yang suaranya dilihat sebagai gabungan dari ge-
terdengar klontang. Ketika kotak rakan tiga bagian diri kita, yaitu jas-
itu sampai di depannya, dia tunjuk- mani, nafsani, dan ruhani. Hu-
kan uang sepuluh ribu dan di- bungan antara ketiganya berbentuk
masukkan ke dalamnya dengan sibernetika, yaitu jasmani mencip-
maksud supaya ditiru. Yang seperti takan kondisi bagi sikap nafsani, dan
ini memang tidak apa-apa. ... tetapi nafsani memberikan kondisi bagi
jika kamu sembunyikan dan kamu sikap ruhani. Karena itu shalat di-
berikan kepada orang fakir, itulah rumuskan seolah-olah sebagai ucap-
yang lebih baik bagimu (Q., 2: 271). an dan tindakan (tingkah laku fisik)
Yang demikian ini berarti keikh- yang dimulai dengan takbir dan
lasannya lebih terjamin. yang diakhiri dengan salam. Ting-
kah laku fisik seperti berdiri, rukuk,

i’tidal, sujud, dan seterusnya meru-

3028  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pakan pengkondisian yang mendo- “berbuatlah baik meskipun sekadar


rong adanya sikap-sikap nafsani tersenyum kepada saudaramu.”
yang benar. Sikap nafsani ini diru- Pernah terjadi pada zaman Nabi,
muskan dalam kata yang sebetul- seseorang yang terkenal jahat men-
nya sudah sering diucapkan sehari- datangi beliau. Dari jauh, Nabi su-
hari yaitu khusyû‘ dan khudlû‘. Oleh dah mengatakan celaka orang ini.
karena itu, shalat harus dilakukan Tetapi begitu sampai, Nabi ramah
dengan khusyuk. Tetapi tentu saja sekali terhadapnya sehingga Aisyah
masalah ini ter- heran dan ber-
lepas dari pemba- tanya kepada
hasan fiqih karena “ Ya Tuhan kami, berikan dari Nabi mengapa
memang fiqih ha- keturunan kami anak yang saleh .” bisa seperti
nya mengurusi hal- itu. Nabi men-
hal yang lahir, seperti masalah jawab, “yang paling celaka adalah
pakaian, tingkah laku fisik, tempat orang yang dihindari orang lain ka-
kita shalat, dan sebagainya. Maka, rena ditakuti kejahatannya. Saya
dalam jargon Keislaman, kaum fi- tidak mau orang ini lebih celaka,
qih disebut sebagai ahl al-zhawâhîr, karena itu saya tidak mau meng-
orang-orang yang mengurusi hal- hindar darinya.” Ini merupakan
hal yang lahir. Sedangkan kelompok contoh suatu sikap batin bahwa
yang banyak membahas atau me- meskipun orang itu jahat, tetapi ti-
ngembangkan soal-soal batin di- dak diperlihatkan secara lahir. Mem-
sebut ahl al-bawâthîn, orang-orang perlihatkan kepada orang itu yang
yang mengurusi hal-hal yang batin, baik, dengan harapan nanti bisa
yang biasanya digolongkan sebagai mengubah orang tersebut.
kaum sufi. Tetapi pada kenyata- Shalat dimulai dengan tindakan-
annya, setiap orang Islam dengan tindakan lahir, yang tidak akan sah
sendirinya mengurus masalah- kalau tidak dilakukan dengan me-
masalah lahir dan batin sekaligus. menuhi kewajiban-kewajiban lahiri
Meskipun Rasulullah pernah ber- kecuali dalam keadaan terpaksa; ka-
sabda bahwa “Allah melihat hatimu lau tidak bisa berdiri boleh dengan
dan tidak melihat lahirmu,” tetapi duduk dan kalau tidak bisa duduk
beliau juga pernah bersabda bahwa boleh dengan berbaring. Hal demi-
“yang lahir itu menunjukkan yang kian dapat dimengerti karena tuju-
bathin.” Ini sesuai dengan akal se- an shalat adalah untuk mengingat
hat bahwa kalau kita melihat orang Tuhan, sebagaimana firman-Nya
tentu penampilan lahirnya dulu. kepada Nabi Musa ketika bertemu
Karena itu Rasulullah berpesan, dengan Tuhan dalam arti mengha-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3029


DEMOCRACY PROJECT

yati kehadiran-Nya di balik pohon tian waktu antara siang dan malam,
yang terang di bukit Sinai Sungguh, untuk minta bekal lagi kepada
Akulah Allah: tiada tuhan selain Allah. Bekal yang kita minta adalah
Aku: maka sembahlah Aku dan supaya kita ditunjukkan jalan yang
dirikan shalat untuk mengingat Aku lurus. Dan menjelang tidur kita
(Q., 20: 14). Artinya, tujuan shalat shalat isya’ agar jangan sampai ti-
yang paling penting adalah supaya dur kita sesat.
ingat kepada Allah meskipun kita

dapat mengingat Allah kapan saja.
Bahkan Al-Quran sendiri mengan- SHALAT: MAKNA DARI
jurkan supaya kita ingat kepada SEBUAH KIBLAT
Allah di waktu berdiri, di waktu
duduk, di waktu berbaring (Q., 4: Berkenaan masalah kiblat, Ibn
103); setiap saat kita ingat kepada Taimiyah menyebutkan adanya
Allah. Memang benar demikian, te- sebuah hadis Nabi: “Al-Masjid (Al-
tapi agar keingatan kita kepada Haram) kiblat Makkah, Makkah
Allah mempunyai pondasi yang ku- kiblat Tanah Suci (Sekelilingnya),
kuh, maka dibuatkanlah tiang pan- dan Tanah Suci kiblat bumi.” Maka
cang, yaitu shalat. Oleh karena itu, kiblat itu dari Syiria ke arah selatan,
kemudian shalat disebut sebagai ke- dari Nejed ke barat, dari Sudan ke
wajiban yang berwaktu, Shalat timur, dan dari Yaman ke utara,
diwajibkan kepada orang-orang dan sebagainya. Ibn Taymiyyah ma-
mukmin pada waktu-waktu yang lah mencap bid’ah terhadap peng-
sudah ditentukan (Q., 4: 103) yang gunaan ilmu bumi matematis un-
disesuaikan dengan kondisi hidup tuk menentukan arah kiblat. (Lihat
kita. Seperti subuh, kurang lebih Ibn Taimiyah, Al-Radd ‘alâ Al-
saat kita baru bangun kita langsung Manthîqîyîn, hal. 259-60)
ingat kepada Allah, seolah meminta Dengan keterangan itu, Ibn
bekal pada Allah untuk bekerja. Taimiyah hanya hendak menegaskan
Setelah kita bekerja di tengah- bahwa kita tidak dituntut untuk
tengah hari, kita minta bekal lagi mengetahui persis letak kiblat itu,
kepada Allah, begitu juga pada cukup dengan kira-kira saja. Sebab,
akhir kerja. Terutama dalam pola yang penting adalah makna di balik
kehidupan modern hal seperti ini itu, yaitu pemusatan pandangan dan
sangat cocok. Sambil bersyukur tujuan hidup kepada ridla Allah,
bahwa pekerjaan telah selesai dan melalui perbuatan baik, amal saleh,
untuk menghadapi yang akan budi pekerti luhur atau akhlak
datang, kita masuk magrib, pergan- karimah. Dan memang begitulah

3030  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

difirmankan dalam Kitab Suci (lihat dan Allah Swt. Di sini ditemukan
Q., 2:177). Karena itu juga hakikat shalat sebagai medium atau
ditegaskan bahwa “Bagi Allah-lah sarana untuk selalu ingat kepada
timur dan barat, maka ke mana pun Allah Swt. Inilah yang dimaksud-
kamu menghadap, di sanalah wajah kan dengan dimensi fungsional
Allah. (Q., 2:115). Begitulah kita shalat, sebagaimana disebutkan
selalu ditantang untuk menangkap dalam Al-Quran, Sungguh, Akulah
makna-makna intrinsik di balik ge- Allah: tidak tuhan selain Aku: maka
jala-gejala yang tampak mata. sembahlah Aku dan dirikan shalat
untuk mengingat Aku (Q., 20: 14).

Shalat tidak hanya dibatasi oleh
SHAL AT YANG KHUSYUK
wujud tingkah laku lahiriah berupa
gerakan dalam shalat, tapi juga
Ibadah shalat yang baik, dalam harus memberikan efek kepada
arti akan dapat memberikan efek kesadaraan ruhani sebagai konse-
ruhaniah kepada pelakunya, adalah kuensi setelah melakukan komuni-
shalat yang khusyuk. Kualitas atau kasi dan dialog dengan Tuhan;
kondisi khusyuk sendiri merupakan sebagai perwujudan dimensi verti-
gambaran sikap batin yang sangat kal. Dalam sebuah hadis Rasulullah
sulit dikontrol atau dikendalikan. Saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah
Itulah sebabnya, kemudian khu- tidak melihat jasad kalian, tetapi
syuk tidak termasuk dalam pemba- Allah akan melihat hati-hati kalian.”
hasan fiqih untuk menjadi syarat Dalam amalan ibadah shalat di-
dan rukun sah shalat. temukan adanya tahapan-tahapan,
Meski untuk mencapai derajat antara lain adalah tahapan lahiriah
khusyuk merupakan hal yang sulit, yang diwujudkan dalam bentuk ge-
namun tidak berarti bahwa dalam rakan, seperti menggerakkan anggo-
menjalankan shalat orang terus ha- ta badan dan membaca bacaan sha-
nya mengejar batas sahnya shalat lat. Kemudian, dilanjutkan dengan
dalam pandangan fiqih. Kita di- tahapan komunikasi antara hamba
wajibkan berupaya (mujâhadah) dengan Allah Swt., yang berwujud
untuk dapat mencapai derajat memahami bacaan shalat yang
tersebut karena di situlah tersem- dibaca. Setelah itu, dilanjutkan
bunyi pesan-pesan shalat. dengan tahapan spiritual, yang efek
Shalat yang khusyuk adalah sha- atau pengaruhnya tidak dapat
lat yang mampu menghadirkan dilihat oleh mata, namun dapat di-
kesadaraan adanya komunikasi yang rasakan dalam batin atau jiwa. Mi-
sungguh-sungguh antara hamba salnya munculnya hati yang tenang,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3031


DEMOCRACY PROJECT

hati yang mantap, tidak mudah SHALAT: VERTIKAL


diombang-ambingkan oleh dorong- DAN HORIZONTAL
an yang dapat menjerumuskan
pada kejatuhan moral atau spiritual. Shalat adalah ibadat yang dimu-
Itulah sebabnya, tidak jarang di- lai dengan takbîrat al-ihrâm, yang
alami oleh beberapa orang, shalat berarti mengharamkan segala tin-
juga mampu men- dakan berdi-
jadi momen yang mensi horizon-
efektif untuk men- tal (hablun min
dapatkan jalan ke- al-nâs). Hal ini
luar, alternatif dari dilakukan agar
kebuntuan (dead- kita dapat me-
lock) permasalahan musatkan diri
sehari-hari. Ini ka- kepada Allah
rena shalat yang yang berdimen-
khusyuk selalu si vertikal (habl-
diiringi dan dili- un minallâh) .
puti oleh kesa- Kemudian kita
daraan akan kehadiran Allah Swt. tolong diri kita sendiri dengan
sebagai tempat bergantung dan membaca doa, “innî wajjahtu waj-
kembali karena meyakini bahwa hiya lilladzî fathara al-samâwâti wa
Allah Swt. Maha segala-galanya, al-ardla hanîfan musliman wamâ
Maha Mengetahui (omniscient), ana min al-musyrikîn.”
Mahahadir atau ada (omnipresent), Dengan pemusatan diri kepada
dan Mahakuasa (omnipotent). Allah, kita melakukan ihsân, yaitu
Seperti ibadah puasa yang ber- bahwa kita menyembah Allah se-
tujuan mencapai derajat atau kuali- olah-olah melihat-Nya dan kalau
tas takwa dalam arti rabbânîyah, pun tidak bisa melihat-Nya kita ha-
maka ibadah shalat dimaksudkan rus yakin bahwa Dia melihat kita.
untuk mendapatkan perkenan atau Artinya, kita harus menghayati si-
ridla Allah Swt. Karena itu, ibadah tuasi ketika kita sedang menghadap
shalat juga akan melahirkan budi Tuhan. Jika tidak, kita bisa dicap
luhur sebagaimana ibadah puasa. sebagai orang munafik yang, Bila
mereka sudah berdiri hendak menger-
 jakan shalat, mereka berdiri malas-
malas; hanya supaya dilihat orang
dan hanya sedikit mengingat Allah
(Q., 4: 142).

3032  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Bacaan yang paling penting lah, kau boleh kembali ke peker-


dalam shalat adalah Al-Fâtihah jaanmu, tetapi Aku pesan sampai-
yang di dalamnya terdapat doa, kan salam kepada kanan-kirimu,
Tunjukilah kami jalan yang lurus tengok kanan-kirimu, jangan hidup
(Q., 1: 6). Dan inilah yang kita sendirian, jangan hidup egoistis.”
âmîn-kan. Ini berarti bahwa kita Inilah h ablun min al-nâs. Jadi,
harus berusaha terus-menerus mela- shalat dimulai dengan h ablun
lui mujâhadah untuk menemukan minallâh dan diakhiri dengan hab-
jalan yang lurus. lun min al-nâs; yang pertama ada-
Akhir dari shalat adalah salam, lah takwa dan yang kedua adalah
assalâmu‘alaykum, sambil disunnah- husnu al-khuluq. Itulah mengapa
kan menengok ke kanan dan ke kiri. dalam sebuah hadis sahih Nabi me-
Mengucapkan salam sebetulnya ngatakan, “Yang paling banyak
menunjukkan bahwa kita memiliki menyebabkan orang masuk surga
solidaritas kepada orang di depan adalah takwa kepada Allah dan budi
dan di samping kanan-kiri kita; kita pekerti yang luhur.”
mengharapkan kebahagiaan orang

lain dan kita tidak mau bahagia sen-
dirian. Dalam perkataan lain, salam
adalah lambang solidaritas sosial, SHALAWAT BADAR
lambang kesetiakawanan sosial,
Shalawat Badar berbunyi:
lambang kesetiakawanan kema-
Shalâtullâh salâmullâh ‘alâ
nusiaan. Menengok ke kanan dan
thâhâ rasûlillâh
ke kiri, meskipun sunnah, jelas
merupakan peringatan bahwa da- Shalâtullâh salâmullâh ‘alâ
lam hidup kita harus bermasya- yâsîn habîbillâh
rakat. Tawassalnâ bi bismillâh wa bi
Shalat, seperti kata Nabi, adalah al-hâdî rasûlillâh
mikrajnya orang beriman. Karena wa kulli mujâhidin lillâh bi
itu, dapat digambarkan setelah me- ahli al-badri yâ Allâh
rasa cukup menghadap Allah, kita
Salawat dan salam dari Allah
mohon pamit kepada-Nya dengan
kepada Thaha, yaitu Rasul Allah.
doa. “Ya Allah, aku telah selesai
menghadap Engkau, izinkanlah aku Salawat dan salam dari Allah
kembali ke pekerjaanku yang ha- kepada Yasin, yaitu habib Allah.
ram karena takbîrat al-ihrâm.” Kami mengambil wasilah
Seolah-olah Allah menjawab, “Baik- dengan bismillah, dan dengan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3033


DEMOCRACY PROJECT

pembawa petunjuk ini yaitu dan Al-Barzanji yang dibaca dalam


Rasulullah. peringatan maulid. Sebagai contoh:
Dan dengan semua orang Anta syamsun anta badrun,
yang berjuang di jalan Allah, anta nûrun fawqa al-nûri
yaitu para tentara Badar. Anta iksîrun
Pernah suatu wa ghâlî, anta
ketika ada orang mishbâhu al-
Indonesia yang shudûri
Harta kekayaan dan anak-anak
ditangkap di Sa- adalah hiasan kehidupan dunia. W a h a i
udi Arabia setelah Muhammad,
memimpin shala- engkau adalah
matahari, engkau adalah bulan
wat Badar. Ia diadili dengan tu-
purnama, engkau adalah cahaya
duhan musyrik. Bait ketiga dan
di atas cahaya.
keempat dari shalawat Badar di-
pandang sebagai pernyataan syirik, Engkau adalah saripati dan
karena adanya pernyataan ber- obat mujarab, engkau adalah
lampu kebahagiaan.
tawassul, meminta melalui Nabi
Muhammad, dan lebih lagi melalui Mungkin syair di atas tidak ada
para tentara Badar. Menurut peme- salahnya, tetapi cara dan pengung-
rintah Saudi Arabia yang ber- kapannya dapat menimbulkan kul-
mazhab resmi Hanbali versi tus yang pada batas-batas tertentu
Wahhabi, wasilah itu tidak ada. dapat menyebabkan penyembahan
Kalau dalam Al-Quran disebutkan, kepada Nabi. Itulah sebabnya pe-
Bertakwalah kepada Allah dan merintah Saudi Arabia menolak
carilah jalan (wasîlah) untuk men- maulid.
dekatkan diri kepada-Nya (Q. 5: 
35), yang dimaksud adalah per-
buatan baik dan amal saleh. Itulah SHALAWAT: BERKAH UNTUK
wasilah yang sebenarnya. Karena KETURUNAN IBRAHIM
itu, tidak boleh meminta sesuatu
kepada orang meskipun dia Al- Shalawat yang lengkap adalah
Hâdî, Al-Musthafâ, atau siapa pun. seperti yang terdapat dalam tahi-
Lahirnya tawassul melalui Nabi yat, yaitu “Allâhumma shallî ‘alâ
Muhammad bermula dari adanya Muhammad wa ‘alâ âli Muhammad,
semacam gejala pengultusan kepa- kamâ shallayta ‘alâ Ibrâhîm wa ‘alâ
danya. Gejala semacam itu tampak âli Ibrâhim, wabârik ‘alâ Muhammad
sekali dalam syair-syair Al-Thiba‘i wa ‘alâ âli Muhammad kamâ bâ-

3034  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

rakta ‘alâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli suatu lingkungan budaya tertentu.


Ibrâhîm”. Shalawat sebenarnya ber- Berdasarkan hal ini, termasuk da-
hubungan dengan Ibrahim karena lam âlu Ibrahim dari jurusan yang
Tuhan mengikat perjanjian dengan- lain adalah Isma’il, yang keturunan-
nya yang antara lain dilambangkan nya sampai kepada Nabi Muhammad.
di dalam khitan. Tuhan menjanji- Âlu Muhammad dengan sen-
kan berkah kepada siapa saja yang dirinya adalah keluarga Nabi. Di
memberkati Ibrahim dan âlu Ibrahim. sini Syiah mempunyai pandangan
Termasuk dalam âlu Ibrahim adalah tersendiri karena mengaku sebagai
Ishaq dengan keturunannya dari sa- pengikut imam-imam yang merupa-
tu jurusan. Ya‘qub, keturunan Ishak kan keturunan Nabi. Tetapi kalau
yang bergelar Isra’il dan menjadi ba- dikembalikan ke Al-Quran, ketika
pak dari bangsa Yahudi, adalah terjadi perjanjian dengan Ibrahim,
orang yang kita doakan. Dalam wa Ia berfirman, ‘Akan Kujadikan eng-
‘alâ âli Ibrâhîm, kita juga mendoa- kau seorang Imam umat manusia.’ Ia
kan orang-orang Yahudi, tetapi Ya- (Ibrahim) bermohon, ‘Dan juga
hudi bukan dalam arti agama me- (Imam-imam) dari keturunanku?’ Ia
lainkan Bani Isra’il, terutama para berfirman, ‘Janji-Ku tak berlaku bagi
nabinya. orang yang zalim’ (Q., 2: 124). Di
Nabi Muhammad sendiri adalah sini seolah Ibrahim meminta jamin-
keturunan Nabi Ibrahim, meskipun an bahwa keturunannya juga men-
dari jurusan Hajar yang oleh orang jadi pemimpin umat manusia. Teta-
Yahudi dianggap sebagai anak tidak pi Tuhan menegaskan bahwa per-
sah karena lahir dari seorang ibu janjian itu tidak berlaku bagi anak
yang budak. Pendapat demikian di- keturunannya yang zalim.
dasarkan pada konsep kemanusiaan Di dalam Al-Quran terdapat
mereka yang sombong. Padahal se- ungkapan bahwa perlambang dari
mua manusia sama; masalah budak orang beriman adalah istri Fir‘aun
atau tidak budak sebenarnya hanya dan Maryam. Istri Fir‘aun dijadikan
masalah budaya. Al-Quran tidak lambang karena merupakan orang
mengenal pembedaan seperti itu. yang hidup dalam lingkungan yang
Islam malah yang pertama meng- begitu bengis, tetapi dia mampu
ajarkan bahwa anak budak yang mempertahankan imannya dengan
diperoleh dari tuannya adalah ma- jalan merahasiakan. Sedang Maryam
nusia merdeka. Islam tidak menge- merupakan lambang dari perempu-
nal perbedaan intrinsik pada ma- an yang suci. Di dalam Al-Quran
nusia hanya karena dilahirkan oleh juga terdapat lambang orang kafir,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3035


DEMOCRACY PROJECT

yaitu istri Luth dan Istri Nuh. Ini Nabi itu di depan kita. Apakah
membuktikan bahwa meskipun Nabi mendengar shalawat yang kita
berasal dari keluarga Nabi sendiri, ucapkan? Ini masih kontroversial,
tidak ada jaminan bahwa orang ter- sebab ada beberapa keterangan
sebut adalah baik. Maka terutama dalam Al-Quran yang mengatakan
dalam mazhab Sunni dikatakan, bahwa, Sungguh engkau tidak akan
meskipun termasuk keturunan membuat orang yang sudah mati
Ibrahim, banyak dari mereka yang mendengar. Al-Quran menyebut itu
durhaka dan dikutuk Tuhan, seperti tanpa kecuali, artinya termasuk
Bani Isra’il. Nabi, seperti ditegaskan, Sungguh
Secara analogi, mereka dari ketu- engkau tidak akan membuat orang
runan Nabi Muhammad juga ada yang sudah mati mendengar, dan
yang menyeleweng. Oleh karena orang yang tuli dapat mendengar
itu, doa “wa ‘alâ âli Muhammad” seruan, bila mereka sudah berpaling
dengan sendirinya—âlu dalam pe- ke belakang (Q., 30: 52).
ngertian keimanan dan bukan fisik Ayat-ayat seperti itu bagi maz-
atau jasmani—bermakna bahwa hab Wahhabi (yaitu versi yang
kita semua akan mendapat berkah. sangat keras dari mazhab Hanbali)
Tetapi persoalannya, apakah berkah begitu sentral sehingga mereka me-
itu akan menghasilkan syafaat atau nolak ide bahwa orang mati bisa
tidak, masih diperdebatkan. Menu- mendengar, termasuk mendengar
rut NU, jawabannya ya, sedang talkin.
menurut Muhammadiyah jawaban- Bagaimana halnya dengan shala-
nya tidak. wat pada tahiyat yang memperla-
kukan Nabi sebagai orang kedua,

“assalâmu ‘alayka” (Salam kepada
SHALAWAT DAN WASILAH Engkau wahai Nabi)? Orang-orang
seperti kaum Wahhabi akan meng-
Shalawat adalah bagian dari rasa anggapnya sebagai metafor saja,
kedekatan kita kepada Nabi. Karena atau suatu intimasi (ekspresi ke-
itu, dalam tahiyat (tah îyah) kita dekatan dengan Nabi). Di In-
bahkan memperlakukan Nabi seba- donesia, dua golongan, yakni Mu-
gai orang kedua (second person). hammadiyah dan NU, berbeda
Ketika kita mengucapkan “assalâmu pendapat mengenai persoalan sha-
‘alayka ayyuhâ Al-Nabîyu wa rah- lawat dan wasilah ini. Yang per-
matullâhi wa barakâtuh” (Salam tama mengikuti garis pemahaman
kepada Engkau wahai Nabi, serta agama melalui Muhammad ‘Abduh
rahmat dan berkahnya), seolah-olah lalu ke Rasyid Ridla, yang ke-

3036  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

mudian pemikiran Ibn Taimiyah sentral dari perasaan keagamaan.


dan akhirnya bertemu pada gerakan Di situlah bisa dimengerti mengapa
Wahhabi di Saudi Arabia. Yang banyak sekali orang yang meng-
kedua, yang lebih tradisional, gunakan shalawat. Itu pula sebab-
sebetulnya lebih merupakan paham nya peringatan Maulid Nabi juga
dari seluruh dunia Islam. Di ka- dianggap sangat penting.
langan NU, wasilah sangat penting.

Wasilah itu artinya pencarian
perantara, atau sama dengan sya- SHALAWAT
faat. MENGHORMATI NABI
NU secara lebih umum diiden-
tifikasi sebagai Ahli Sunnah Wal Shalawat dan wasilah mempu-
Jamaah. Padahal nyai signifikansi
Muhammadiyah secara spiritual
pun termasuk maupun agama.
Ketahuilah olehmu (sekalian),
Ahli Sunnah Wal bahwa kehidupan dunia hanyalah
Kendati begitu,
Jamaah. Orang permainan, kemegahan, dan saling kedua istilah itu
Wahhabi juga berbangga di antara kamu, sering muncul
termasuk Ahli (berlomba) dalam kekayaan dan dengan bias-
Sunnah Wal Ja- anak keturunan. bias tertentu.
maah, bahkan (Q., 57: 20) Seluruh umat
ada klaim bahwa Islam sepakat
merekalah yang sebenarnya Ahli tentang makna shalawat dan meng-
Sunnah Wal Jamaah. Namun, anggapnya sebagai bagian dari
secara sosiologis, Ahli Sunnah Wal ekspresi keagamaan yang sangat pen-
Jamaah di Indonesia selalu di- ting. Sebaliknya, wasilah menjadi
identifikasi dengan NU. Makna bahan kontroversi yang cukup ke-
sosiologis artinya tidak mempunyai ras dan tak jarang disikapi secara
makna teologis, sebab makna teo- amat dramatis. Paham Wahhabi di
logis atau makna keagamaan meli- Saudi Arabia memandang masalah
puti seluruh umat Islam yang ham- ini sebagai bid‘ah, bahkan kadang-
pir satu milyar itu (kecuali yang ti- kadang disebut khurafat, malahan
dak menamakan dirinya Ahli secara ekstrem mereka menyebut-
Sunnah Wal Jamaah, yaitu Syi‘ah). nya sebagai syirik.
Di kalangan mereka yang mengikuti Shalawat adalah kata jamak dari
paham Ahli Sunnah Wal Jamaah, shalat. Hanya shalat di sini dikem-
wasilah itu sangat penting, bahkan balikan kepada maknanya yang
merupakan sesuatu yang sangat lebih umum, yaitu doa. Dalam

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3037


DEMOCRACY PROJECT

bahasa Inggris, shalat dan doa ada- apa engkau mengharamkan yang oleh
lah sama, sedangkan dalam bahasa Allah dihalalkan bagimu? (Q., 66:
Arab keduanya dibedakan, yaitu 1). Peristiwa ini terjadi saat beliau
melakukan shalat dan berdoa. Itu bertengkar dengan istrinya, kemu-
adalah perbedaan semantik, se- dian saking marahnya Nabi seolah-
mentara dari segi bahasa sama saja. olah mau bersumpah, saya tidak
Dalam Al-Quran disebutkan, Allah mau makan ini lagi, haram. Lalu
dan para malaikat-Nya memberi Nabi ditegur, mengapa kamu meng-
rahmat kepada Nabi (Q., 33: 56). haramkan sesuatu yang halal untuk
Kalau Tuhan berdoa, berdoa kepada kamu. Di situ digunakan istilah “Yâ
siapa? Para ahli tafsir menyebutkan ayyuha Al-Nabî” (Hai Nabi), yang
bahwa kalau Allah yang bershala- juga merupakan sebutan kehor-
wat atau membaca shalawat kepa- matan. Shalawat kita sampaikan da-
da Nabi, maksudnya adalah mem- lam rangka menghormati Nabi se-
beri berkah. Shalawat di situ arti- hingga kita tidak berhadapan de-
nya berkah. Lanjutan dari ayat di ngan masalah yang absurd me-
atas, yang sering dikutip oleh kha- nyangkut pertanyaan kenapa kita
tib Jumat dalam khutbah kedua ber- mendoakan orang yang sudah mati.
bunyi, Orang-orang beriman, beri- Para ustad di pesantren sering mem-
lah shalawat dan salam kepadanya buat suatu perumpamaan yang se-
(Q., 33: 56). Jadi, menurut Al- derhana. Misalnya, membaca sha-
Quran, mengucapkan shalawat lawat bisa mendapatkan pahala
kepada Nabi merupakan perintah karena Nabi itu ibarat gelas, yang
Allah, bahkan dikaitkan dengan isinya sudah penuh, sehingga kalau
Allah sendiri. Dalam bahasa harian, kita minta orang lain mengisinya,
kira-kira berbunyi begini: sedang- gelas itu akan luber, dan luberannya
kan Allah saja membaca shalawat merupakan pahala.
kepada Nabi, kenapa kamu tidak? Berdoa kepada Nabi adalah sua-
Pemberian berkah itu sebetulnya tu penghormatan, yang kemudian
merupakan suatu penghormatan memunculkan semacam “anak tang-
dari Allah kepada Nabi kita. Me- ganya”. Misalnya, untuk Nabi kita
mang ada sebutan-sebutan lain mengucapkan, “Shallallâhu ‘alayhi
kepada Nabi yang merupakan wa sallam” (Semoga Allah mem-
penghormatan seperti Allah meng- berkatinya dan memberikannya
hormatinya dengan menegur. Suatu salam). Tetapi untuk nabi yang
ketika, Nabi pernah mengharam- lain, biasanya cukup dengan
kan sesuatu yang halal, yaitu madu, “‘Alayhissalâm”, meskipun ada juga
lalu beliau ditegur, Hai Nabi! Meng- yang membaca “Shallallâhu ‘alayhi

3038  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

wa sallam”, misalnya kepada Isa Al- di Gurun Sinai. Pada malam hari
Masih. Untuk tokoh yang bukan yang sangat gelap, dia melihat api
Nabi seperti para sahabat dan ula- dari jauh. Musa mengatakan kepada
ma-ulama besar biasanya disebut istrinya supaya tinggal di tempat,
“Radliyallâhu ‘anhu” (Semoga Allah dia mau pergi ke api itu guna men-
meridlainya). Itu yang diucapkan cari obor akibat kegelapan. Ternyata
misalnya kepada Abu Bakar, ‘Umar setelah sampai di sana dilihatnya
Ibn Khaththab, Aisyah, dan yang pohon seolah terbakar. Di balik
lainnya. pohon itulah dia dengar suara Allah
yang menyatakan dia sebagai Rasul.

Dengan demikian, jelah bahwa
SIDRATUL MUNTAHA
konsep pohon terang itu ada dalam
agama Yahudi, Nasrani, dan Islam.
Sidrah adalah pohon sidrah. Dalam Kalau orang Nasrani memperingati
bahasa Inggrisnya lotus tree. Muntahâ Natal dengan pohon terang, tidak
artinya penghabisan. Pohon sidrah ada salahnya orang Islam memper-
adalah pohon lambang kebijaksanaan ingati Isra-Mikraj dengan pohon
dan kearifan. Maka kalau Nabi sampai terang. Itu pohon sidrah. Tetapi
ke Sidratul Muntaha (Arab: sidrat al- yang lebih penting ialah, Nabi yang
muntahâ), artinya mencapai tingkat sudah sampai ke Sidratul Muntaha,
kearifan yang tertinggi, yang tidak ada yang sudah sampai kepada puncak
lagi kearifan setelah itu sepanjang pengetahuan dan kearifan, masih
kemampuan manusia. Nabi melihatnya diajari Allah supaya berdoa, “Ya
dalam bentuk pohon yang terang ketika Tuhan, tambahilah ilmuku.” Hal
pohon itu diliputi sesuatu. Jadi secara ini karena ilmu tidak akan habis.
misterius, penglihatan Nabi tidak bisa Maka, begitu pulang dari sana,
berkutik dan hatinya tidak bisa me- Nabi diperintahkan untuk shalat.
nyimpang, malah terpukau oleh kein-

dahan pohon itu. Inilah Sidratul
Muntaha. Maka (terutama) dalam SIFAT ALLAH SEBAGAI
agama Semitik ada lambang pohon JENDELA PENDEKATAN
terang. Pada peringatan Natal, ada
pohon terang. Pohon terang itu adalah Al-Asmâ’ Al-Husnâ yang berjumlah
lambang dari kebijaksanaan (wisdom). kurang lebih 99 seolah-olah men-
Apa yang dilihat Nabi adalah jadi jendela-jendela bagi kita untuk
sama dengan apa yang dilihat Musa masuk secara khusus kepada peng-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3039


DEMOCRACY PROJECT

alaman Allah sesuai dengan peng- Ada sebuah hadis yang secara
alaman subjektif kita. Kalau dalam ringkas mengatakan bahwa ketika
kondisi kekurangan rezeki, maka Nabi berkata sedang menunggu
kita masuk melalui al-razzâq dan orang yang akan masuk surga, da-
meminta kepada Allah untuk mem- tang kepadanya seorang yang seder-
berikan rezeki. Kalau kita berada hana. Abdullah ibn Amr sebagai
dalam dosa, maka kita masuk me- anak muda yang cerdas dan saleh
lalui al-ghafûr untuk meminta merasa penasaran dengan orang
ampunan kepa- tersebut yang
da-Nya, dan be- tampaknya di-
gitu seterusnya. Dan Dia bersama kamu di mana sebut Nabi ba-
Dengan demi- pun kamu berada. Dan Allah kal masuk surga.
kian, kita mem- melihat apa yang kamu kerjakan. Ketika Abdullah
punyai channel (Q., 57: 4) mengikuti dan
khusus yang me- sampai di ru-
ngintensifkan zikir sesuai dengan mahnya, ia minta izin untuk meng-
pengalaman kita. Tetapi Nabi inap dengan alasan sedang ber-
mengatakan bahwa zikir yang baik tengkar dengan ayahnya. Orang itu
adalah Lâ ilâha illâllâh, menia- mempersilakannya. Setelah mem-
dakan semuanya dan pasrah kepada perhatikan selama tiga hari tiga
Allah sama sekali. Inilah tauhid. malam, Abdullah kecewa karena
Sebab zikir yang membawa kepada tidak menemukan sesuatu yang isti-
tauhid ini, di samping bersifat mewa. Maka, ia minta izin pulang
lahiriah, bisa juga bersifat khafî. dan dengan jujur mengatakan bah-
Dilihat dari namanya yang wa sebenarnya ia tidak bertengkar
khafî, rahasia, sebenarnya zikir ini dengan ayahnya. Ia menginap kare-
merupakan sesuatu yang sangat na terdorong rasa penasaran kepada
rahasia, sangat pribadi, berada da- orang itu yang namanya disebut
lam lubuk hati masing-masing. Nabi bakal masuk surga, tetapi ti-
Dalam bahasa Arab, hal itu disebut dak ada yang istimewa kecuali
lubb, dan itu bisa tidak berbahasa, setiap membalikkan badan dalam
tanpa bahasa karena yang penting tidur selalu menyebut Allah.
adalah menghayati kehadiran Dengan kerendahan hati, orang
Tuhan dalam diri kita. Rasakanlah itu mengatakan bahwa begitulah
bahwa Allah sendiri berfirman, dirinya. Tetapi kalau memang ucap-
bahwa Allah lebih dekat daripada an Abdullah itu serius, dia sendiri
urat leher kita sendiri. tidak tahu sebabnya. Hanya saja,
orang itu memang selalu ingat

3040  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kepada Allah di mana pun dan ka- yang menyebut dirinya sebagai ka-
pan pun, dan tidak pernah merasa um Sabian, yang tinggal di
iri hati kepada siapa pun, termasuk Harran—sebuah kota di Meso-
kepada orang yang sedang berun- potamia Utara—betul-betul bisa
tung. Abdullah mengatakan bahwa digolongkan sebagai ahl al-Kitâb.
iri hati inilah yang berat buat kita. Soalnya, mereka itu adalah orang-
Iri hati digambarkan dalam hadis orang Syria penyembah bintang
sebagai api yang membakar kebaik- dan berkebudayaan Yunani dengan
an orang, seperti api membakar keahlian dalam filsafat. Namun, ia
kayu bakar kering. Seperti dikatakan berpendapat bahwa konsep ahl al-
hadis, “Jauhilah perasaan dengki Kitâb itu dapat diperluas hingga
karena kedengkian itu akan meng- “meliputi mereka yang tulus dari
habiskan kebaikanmu seperti api kalangan para pengikut Zoroaster,
yang membakar kayu bakar kering.” Kitab Veda, Buddha, Konghucu,
Begitu sulitnya menghilangkan dan pada Guru budi pekerti yang
dengki sehingga kita diajari memo- lain”. Berikut uraian lengkap Yusuf
hon pertolongan kepada Allah Ali:
supaya dijauhkan dari dengki dan “Kaum pseudo-Sabian dari Harran,
bahayanya. yang menarik perhatian Khalifah
Al-Ma’mun (Ibn Harun) Al-Rasyid

pada 830 M. Karena rambut mereka
SIFAT INKLUSIF ISLAM
yang panjang dan pakaian mereka
yang khusus, barangkali menggu-
Kaum Yahudi dan Kristen ba- nakan nama (Sabian) itu, sebagai-
nyak disebut dalam Kitab Suci mana disebutkan dalam Al-Quran,
Islam. Tetapi, kaum Sabian juga di- dengan maksud memperoleh hak-
sebut, demikian pula, di tempat hak khusus kaum Ahl al-Kitâb. Me-
lain, kaum Majusi atau Zoroaster. reka adalah orang-orang Syria pe-
Bahkan konsep tentang ahl al-Kitâb nyembah bintang dengan kecende-
itu, baik dalam sejarah politik Islam rungan-kecenderungan Hellenistik,
seperti yang ada pada Kerajaan sama halnya dengan kaum Yahudi
Moghul di India, maupun dalam di masa Isa. Cukup meragukan apa-
uraian sebagian para ulama Islam, kah mereka berhak disebut Ahl al-
kemudian diperluas hingga meliputi Kitâb dalam artian teknis istilah itu.
golongan manusia siapa saja yang Tetapi saya kira dalam hal ini
menganut suatu kitab suci. Berkait- (meskipun banyak ahli yang tidak
an dengan ini, Yusuf Ali, misalnya, setuju) istilah (Ahl al-Kitâb) itu da-
meragukan apakah orang-orang pat diperluas melalui analogi se-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3041


DEMOCRACY PROJECT

hingga meliputi para penganut dengan “temuan” Max Muller yang


yang tulus dari (ajaran) Zoroaster, didukung oleh Muhammad Farid
Veda, Buddha, Konghucu, dan Wajdi. Dan ini, sepanjang argumen
Guru-guru ajaran moral yang lain”. Rasyid Ridla dan Abdul Hamid
Pandangan di atas itu sejalan Hakim adalah berdasarkan kete-
dengan pandangan Muhammad rangan dalam Al-Quran bahwa
Rasyid Ridla, salah seorang tokoh Allah telah mengutus rasul untuk
pembaruan Islam dari Mesir yang setiap umat (Q., 13: 7), sebagian
terkenal, yang pendapatnya dikutip dari rasul-rasul Allah itu ada yang
oleh Abdul Hamid Hakim. Tokoh diceritakan dan sebagian lain tidak
Sumatera Thawalib dari Padang diceritakan kepada beliau; dan tugas
Panjang itu menuturkan bahwa para rasul itu ialah menyampaikan
Rasyid Ridla pernah ditanya ten- ajaran tawhîd (Q., 21: 25). Karena
tang hukum perkawinan lelaki itu, Abdul Hamid Hakim menegas-
Muslim dengan wanita musyrik dan kan:
ahl al-Kitâb, maka dijawabnya: “Pada pokoknya, perbedan an-
“Wanita musyrik yang oleh tara kita (kaum Muslim) dengan ahl
Allah diharamkan (atas lelaki Mus- al-Kitâb menyerupai perbedaan
lim) menikahi mereka dalam ayat di antara orang-orang ber-tawhîd yang
surah Al-Baqarah itu ialah para wa- murni sikapnya dalam beragama
nita musyrik Arab. Pendapat inilah kepada-Nya (Allah) dan bertindak
yang dipilih, kemudian diunggul- sesuai dengan Kitab dan Sunnah (di
kan oleh tokoh terkemuka para ahli satu pihak) dan mereka yang ber-
tafsir, Ibn Jarir Al-Thabari. Dan buat bid‘ah (di lain pihak), yang
bahwa kaum Majusi, Sabian, para menyimpang dari keduanya (Kitab
penyembah berhala dari kalangan dan Sunnah) itu, yang telah diting-
orang India, Cina dan Jepang ada- galkan oleh Nabi untuk kita ....”
lah pengikut kitab-kitab yang me- Dengan penjabaran prinsip-
ngandung tawhîd sampai sekarang.” prinsip di atas, kiranya menjadi
Bahwa kitab-kitab orang India, jelas bahwa agama Islam mengajar-
Cina dan Jepang mengandung kan sikap-sikap yang lebih inklu-
tawhîd, menjadi bahan persengke- sivistik dalam bermasyarakat yang
taan di kalangan para ahli. Tapi jika mengakui kemajemukan masyarakat
dikatakan bahwa hal itu menurut itu antara lain disebabkan kemaje-
ajaran “asli” kitab-kitab tersebut, mukan keberagamaan para ang-
maka pendapat demikian sejalan gotanya.


3042  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

SIFAT TUHAN 20 makhluk (mukhâlafatu li al-hawâ-


dits). Maka, bagi mereka yang tidak
Sifat Allah yang paling banyak setuju akan mengatakan bahwa
disebut dalam Al-Quran adalah Al- mempersepsikan Tuhan melalui ka-
Rahmân, kemudian Al-Rahîm; ke- tagori rasional memang baik-baik
duanya berasal dari akar kata yang saja, tetapi apa pengaruhnya di
sama, yaitu rahmah. Sebuah ayat dalam hati bahwa Tuhan itu qadîm
Al-Quran mengatakan, Tuhan me- atau ada tanpa permulaan? Tidak
wajibkan atas diri- ada; karena kita
Nya sifat rahmat, tidak bisa me-
rahmat-Ku meli- nirunya. Lain
Ketahuilah bahwa Allah berada
puti segala sesuatu antara manusia dan hatinya. jika Tuhan itu
(Q., 6: 12). Atas disebut Ghafûr,
dasar itu, banyak yang akan me-
kaum sufi yang berpendapat bahwa nimbulkan semacam sugesti bahwa
kalau sifat Allah yang 99 dilukiskan Tuhan akan mengampuni segala
sebagai kerucut, puncaknya ialah dosa kita; atau Razzâq yang mem-
rahmat. Kalau kita mengambil sifat beri sugesti bahwa Tuhan akan
Allah Swt. sebagai Yang Mahakasih, memberi rezeki kepada kita. Pe-
itu dianggap sudah cukup. Maka, mahaman-pemahaman seperti itu
di antara sekian banyak firman Allah ada fungsinya. Kritik ini terutama
yang selalu kita sebut ialah “Bis- datang dari mazhab Hanbali; me-
millâhirrahmânirrahîm”. Tambahan reka memunculkan pertanyaan,
pula, dalam sifat rahmat itu juga mengapa dibatasi hanya 20?
terkandung sifat-sifat yang lain, Asy’ari terbimbing untuk mem-
seperti adil, yang tak lain me- formulasikan sifat 20 itu karena
rupakan suatu sifat kasih, yaitu ka- tantangan zaman. Kita tahu bahwa
sih kepada masyarakat agar tidak pada waktu itu umat Islam “keban-
ditindas oleh yang zalim. jiran” falsafah yang serba rasiona-
Dengan fungsi Al-Asmâ’ Al- listik, yang antara lain menghasil-
H usnâ seperti ini, ada golongan kan konsep seperti ta‘thîl (konsep
yang berpendirian bahwa “sifat 20” bahwa Tuhan tidak bisa diberi sifat
rumusan Asy’ari itu bidah karena yang menghasilkan persepsi menge-
hanya merupakan kategori rasional nai Tuhan sebagai entitas yang
tentang Tuhan: bahwa secara ra- sangat abstrak sehingga para faila-
sional Tuhan itu ada (wujûd), tanpa suf lebih suka menamakan Tuhan
permulaan (qidâm), tanpa pengha- sebagai al-sabab al-awwal atau
bisan (baqâ’), berbeda dengan Prima Causa). Menurut Asy’ari,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3043


DEMOCRACY PROJECT

pandangan tersebut berbahaya paham Sunni, dan ketika itulah dia


karena Tuhan tidak akan mempu- terdorong untuk merumuskan
nyai daya cekam kepada masya- Tuhan dalam kategori rasional yang
rakat. Konsep ketuhanan seperti itu akhirnya menghasilkan sifat 20.
juga bersifat sangat “elite” sehingga Efek sifat 20—meskipun perlu ku-
tidak mampu menggerakkan ma- rang lebih 100 tahun—berhasil
syarakat. Suatu paham yang diper- menyelamatkan Islam dari peng-
sepsi secara abstrak seperti ini aruh Yunanisasi dan Romawisasi
menjadi sama dengan konsep seperti yang menimpa agama Kris-
Aristoteles tentang kekuatan alam ten.
yang tidak personal. Artinya, kalau

api berfungsi membakar, ia akan
membakar apa pun, orang saleh SIFAT-SIFAT ALLAH
maupun orang jahat. Konsep Tu-
han seperti ini akan sulit sekali Secara sempurna, sifat-sifat
digabung dengan konsep mengenai Tuhan terkumpul dalam keseluruh-
pahala dan dosa yang mengha- an nama-nama yang disebut al-
ruskan persepsi mengenai Tuhan asmâ’ al-husnâ (nama-nama baik)
yang personal, yaitu Tuhan yang sebanyak 99. Itulah deretan sifat-
“memerhatikan”, bahwa “kalau ka- sifat Tuhan. Sifat-sifat itu menca-
mu berbuat jahat, maka ada balas- kup—bahasa sehari-hari kita—wa-
annya”. Kalau Tuhan itu serba- tak ekstrem kanan sampai ekstrem
abstrak seperti dipahami para kiri. Sifat ekstrem, misalnya, kita
failasuf, tujuan agama yang berupa ambil yang serba keras: Allah itu
menegakkan moral, bisa hancur. Jabbâr (pemaksa), Qahhâr (diktator,
Konsep pahala dan dosa akan tidak hampir-hampir tiran), Mutakabbir
terpahami. Tidak ada konsep, misal- (sombong), dan Dzû ‘ntiqâm (pen-
nya, bahwa memasukkan tangan ke dendam). Tetapi di sisi lain sifat-sifat
dalam api itu dosa. Ia akan terba- Tuhan serba lunak dan lembut,
kar, itu saja. misalnya, Wadûd (santun), R ahîm
Dalam iklim intelektual begitu- (pengasih), Ghafûr (pengampun)
lah Asy‘ari tampil. Kebetulan dan seterusnya.
Asy‘ari adalah seorang sarjana yang Mengapa ada sifat-sifat yang
pernah menganut metodologi rasio- bertentangan seperti itu? Karena
nal Mu’tazilah, meskipun belakang- Allah adalah zat Mahatinggi yang
an ia meninggalkan paham terse- tidak dapat digambarkan. Gambaran
but. Metodologi rasional itulah apa pun pasti kurang. Kalau gam-
yang dia terapkan untuk membela baran kita tentang Tuhan sebatas

3044  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Tuhan yang maha pengampun dan senantiasa mengandung makna


penyayang saja, maka berbahaya. kejahatan.
Kita akan menganggap Tuhan biasa- Apakah sihir itu ada? Pertanyaan
biasa saja. Kemudian kita menjadi seperti itu terdengar sangat seder-
sembrono. Kita akan mengalami ke- hana, tetapi barangkali cukup pen-
lembekan moral. Kita akan berang- ting untuk memulai pembicaraan
gapan bahwa apa pun yang kita kita. Sebab, selain ada kalangan
lakukan pasti akan diampuni oleh yang tidak saja meyakini bahwa si-
Tuhan. Tetapi sebaliknya, kalau kita hir itu ada—bahkan sepenuhnya
menghayati Tuhan hanya sebagai menggunakan sihir itu untuk ke-
zat yang serbakeras: jabbâr, muta- pentingan sendiri atau kepentingan
kabbir, qahhâr, dan dzû ‘ntiqâm, orang lain, namun ada juga ka-
maka kita akan kehilangan harapan langan yang mengatakan bahwa
(pesimistis) kepada Allah. Itu pun sihir adalah sejenis “gugon tuhon”
suatu malapetaka keruhanian. Ka- atau takhayul (takhayyul—hasil kha-
rena itu Al-Quran mengatakan, yalan). Maka jawaban atas perta-
Berdoalah kepada-Nya dengan rasa nyaan itu ialah bahwa sepanjang
takut dan rindu (harap-harap ce- yang kita dapatkan dalam kitab
mas—NM) (Q., 7: 56). Jangan suci, sihir itu memang ada. Bahkan
memastikan ampunan Tuhan, tetapi surah yang kedua terakhir dalam
juga jangan putus asa dari kemung- Al-Quran, yaitu surat Al-Falaq (Q.,
kinan diampuni. Maka, dalam 113), merupakan doa memohon
suatu ayat, kedua sifat itu di- perlindungan kepada Allah dari
kumpulkan sekaligus, Beri tahukan kejahatan kaum sihir. Persoalannya
kepada hamba-hamba-Ku bahwa ialah bagaimana penilaian Al-Quran
Aku Maha Pengampun, Maha Pe- terhadap sihir dan para pengamal-
ngasih. Dan bahwa azab-Ku sung- nya itu. Dalam Al-Quran, sihir di-
guh azab yang berat sekali (Q., 15: kaitkan dengan kekafiran (yang da-
49-50). lam arti generiknya ialah sikap me-
nutupi atau menolak kebenaran).

Ini dapat kita simak dari rentetan
SIHIR DALAM AL-QURAN
firman suci, Dan sungguh telah
Kami (Tuhan) turunkan kepada eng-
Selain mukjizat dan karamah, kau (Muhammad) keterangan-kete-
kemampuan semacam supraalami rangan yang jelas. Tidak ada yang
lainnya yang dikenal dalam masya- menolak (kebenaran)-nya kecuali
rakat ialah sihir. Tapi berbeda orang-orang durhaka. Apakah setiap
dengan mukjizat dan karamah, sihir kali mereka membuat perjanjian,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3045


DEMOCRACY PROJECT

segolongan dari mereka mencam- membahayakan mereka dan tidak


pakannya? Namun, memang seba- memberi manfaat kepada mereka.
gian besar mereka tidak beriman. Mereka sendiri benar-benar sudah
Dan tatkala datang kepada mereka tahu bahwa orang yang membeli
seorang Rasul dari sisi Allah yang (menggunakan) sihir itu tidak akan
mendukung kebe- mendapatkan
naran apa yang bagian apa-apa
ada pada mereka Ke mana pun kamu berpaling, di
di akhirat.
sendiri, justru sego- situlah kehadiran Tuhan. Sungguh jahat
longan dari mereka harga yang de-
yang telah menda- (Q., 2: 225) ngan itu mereka
patkan kitab suci jual diri mereka
(terdahulu) mencampakkan kitab sendiri, kalau saja mereka me-
Allah ke belakang, seolah-olah mereka ngetahui! Padahal seandainya mereka
tidak tahu. Dan mereka turutkan itu beriman dan bertakwa, maka
apa yang diceritakan (secara palsu) pastilah akan mendapatkan ganjaran
oleh setan-setan mengenai kerajaan (kebahagiaan) yang lebih baik dari
Sulaiman. Sulaiman sendiri tidaklah sisi Allah, kalau saja mereka me-
menolak kebenaran, tetapi setanlah ngetahui!” (Q., 2: 99-103).
yang menolak kebenaran. Mereka Dalam firman Allah itu disebut-
(setan-setan) itu mengajari manusia kan negeri Babilonia, suatu negeri
sihir dan sesuatu yang diturunkan di Lembah “Antara Dua Sungai”
kepada Babilonia kepada (dua ma- (Mesopotamia), yaitu antara sungai
laikat) Harut dan Marut. Tetapi Furat (Efrat) dan Dajlah (Tigris)—
keduanya itu tidaklah mengajari sekarang Irak. Daerah itu, bersama
seorang pun hal tersebut (sihir) dengan Mesir, dicatat para ahli se-
kecuali dengan mengatakan (sebagai bagai tempat menyingsingnya fajar
peringatan): “Kami (berdua) ini sejarah umat manusia dan buaian
tidak lain hanyalah percobaan (the cradle) peradaban dunia. Dalam
(fitnah), karena itu janganlah kamu Bahasa Arab, kawasan yang ter-
menolak kebenaran (kafir).” Namun bentang dari Nil di barat ke timur
manusia belajar dari kedua malaikat melewati lembah Mesopotamia dan
itu sesuatu (sihir) guna memisahkan terus sampai ke sungai Oxus dise-
seseorang dari pasangan hidupnya. but sebagai “Daerah Berperadaban”
Tetapi mereka dengan (sihir) itu tidak (Al-Dâ’irât Al-Ma‘mûrah). Dalam
akan mampu membahayakan se- pandangan bangsa Yunani, kawasan
seorang kecuali dengan izin Allah. itu merupakan inti Oikumene (yang
Mereka mempelajari sesuatu yang harus dibedakan dari istilah Ecumene),

3046  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

yang istilah itu, seperti diartikan bahaya karena merupakan hasil ker-
Alfred Kroeber, menunjuk “tidak jasama seseorang dengan setan.
hanya sebagai istilah kawasan, tetapi Harut dan Marut memang meng-
mengacu kepada kompleks historis ajarkannya kepada manusia, na-
budaya agraria yang memiliki hu- mun—sebagai orang-orang yang
bungan antarkawasan yang khusus baik—mereka mengingatkan bahwa
dengan lingkup yang semakin luas”. mereka dikaruniai Tuhan ilmu itu
Dan Al-Dâ’irât Al-Ma‘mûrah atau tidak lain ialah sebagai ujian atau
Oikumene itu, dengan berintikan percobaan. Yaitu, apakah manusia
kompleks antara Nil dan Oxus, “Te- akan lebih tertarik kepada ilmu
tap merupakan tempat sebagian yang tampaknya akan segera mem-
besar kehidupan bersejarah di be- beri hasil cepat itu (dalam rangkai-
lahan bumi ini sampai tiba zaman an firman suci-Nya diberikan con-
modern, ketika masyarakat sistem tohnya berupa kemampuan me-
agrari tidak lagi merupakan bentuk misahkan seorang suami dari istri-
yang menentukan bagi masyarakat nya atau seorang istri dari suami-
di dunia pada umumnya, karena nya—suatu praktik yang cukup
telah digantikan oleh masyarakat umum terdapat dalam masyarakat)
berteknologi modern sejak akhir ataukah menempuh hidup beriman
abad kedelapan belas.” dan bertakwa yang walaupun tidak
Dua tokoh makhluk yang dise- tampak segera hasilnya, namun
butkan dalam firman-firman terse- dalam jangka panjang—di belakang
but sebagai yang pertama mengajar- hari (al-âkhirah, “Hari Kemu-
kan sihir, yaitu tokoh Harut dan dian)—pasti membawa kebahagia-
Marut disebutkan berasal dari an sejati yang lebih baik sebagai
Babilonia yang dalam zaman kuno ganjaran dari sisi Allah. Sedangkan
merupakan asal usul banyak ilmu mereka yang melakukan sihir ka-
pengetahuan, termasuk astronomi. rena lebih terpukau oleh hasil cepat
Kata Yusuf Ali, seorang ahli tafsir dan bersifat jangka pendeknya itu,
yang terkenal, “Harut dan Marut akan berakibat penolakan kepada
hidup di Babilonia, suatu tempat kebenaran hidup beriman dan ber-
ilmu pengetahuan kuno, khususnya takwa karena itu di belakang hari
astronomi.” tidak akan mendapatkan apa-apa,
 bahkan akan celaka.
SIHIR HARUT DAN MARUT

Ilmu sihir yang dibawa oleh Harut
dan Marut adalah ilmu yang ber-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3047


DEMOCRACY PROJECT

SIHIR PRODUK BABILONIA Keterangan yang sama diberikan


oleh Yusuf Ali. Dikatakannya bahwa
Sihir merupakan hasil budaya ayat (Q., 2: 99-103) memang telah
dari kawasan Oikumene, dimulai ditafsirkan dengan berbagai cara.
dari Babilonia, yang dalam Al- Dengan mengutip tafsir-tafsir lama,
Quran disebut sebagai “fitnah” seperti Tafsîr Al-Haqqânî, Tafsîr Al-
(percobaan) dari Tuhan kepada ma- Baydlâwî dan Tafsîr Al-Kabîr, Yusuf
nusia, lewat “dua malaikat”, Harut Ali mengatakan, “...pendapat yang
dan Marut. Tentang siapa kedua mendekati kebenaran ialah bahwa
“malaikat” itu, perkataan “ma-
memang ada ma- laikat” dalam
salah di kalangan firman itu di-
“To avoid criticism, say nothing,
para ahli tafsir Al- do nothing and be nothing”.
gunakan secara
Quran. Sebab (Untuk menghindari kritisisme, kiasan (figura-
malaikat umum- jangan berkata apa-apa, jangan tive). “Malaikat”
nya dipahami se- berbuat apa-apa dan jangan jadi berarti “orang
bagai makhluk apa-apa) baik, punya pe-
Tuhan serba baik, (Pepatah Inggris) ngetahuan,
dan tidak mung- sains (atau kebi-
kin tersangkut dengan suatu upaya jakan), dan kekuasaan. Karena
yang dapat membawa celaka ma- merupakan orang-orang baik, Ha-
nusia. Dalam hal ini, A. Hassan rut dan Marut tentu saja tidak
memberi keterangan yang patut kita terlibat dalam kejahatan, dan
perhatikan. Menurut dia, “dua tangan mereka jelas bersih. Tetapi
orang yang bernama Harut dan ilmu dan seni, jika dipelajari oleh
Marut di negeri Babil yang di- orang jahat, dapat digunakan untuk
pandang sebagai malak (malaikat) maksud-maksud jahat. Orang-orang
oleh orang-orang di sebelah sana di jahat, di samping sihir mereka yang
waktu itu lantaran mereka berdua curang, juga mempelajari hanya
itu orang-orang yang baik .... Tegas- sedikit saja dari ilmu itu dan meng-
nya, menurut A. Hassan, yang gunakannya untuk maksud-maksud
disebut bernama Harut dan Marut jahat. Harut dan Marut tidak me-
itu sebenarnya adalah manusia nyembunyikan ilmu, namun tidak
biasa, namun oleh orang-orang pernah mengajari seseorang tanpa
Babilonia saat itu menganggapnya dengan jelas memperingatkan me-
sebagai malaikat karena kesalehan- reka sifat fitnah dan godaan ilmu di
nya. tangan orang-orang jahat. Karena
merupakan orang-orang berpan-

3048  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dangan mendalam, mereka (Harut terjadinya kerjasama dan saling


dan Marut) juga melihat penyim- membantu. Karena itulah tukang
pangan yang dapat keluar dari bibir sihir berbeda dari Nabi dan wali”.
orang-orang jahat yang di selubung Baidlawi juga membedakan sihir
dengan ilmu dan memperingatkan dari permainan sulap. Sulap itu
mereka terhadap hal itu. Sungguh terjadi hanya karena kepandaian
ilmu adalah cobaan dan godaan: mempermainkan alat-alat atau
kalau kita di- anggota badan.
beri peringatan, Sulap biasanya
kita tahu baha- digunakan untuk
yanya; jika Tu- menghibur
han menganu- orang sebagai
gerahi kita de- tontonan—dan
ngan kebebasan itu tidaklah ter-
kehendak, kita cela. Kadang-ka-
harus bebas un- dang sulap di-
tuk memilih sebut sihir hanya
antara yang ber- untuk melebih-
guna dan yang lebihkan, karena
berbahaya”. dalam sulap memang terdapat
Jadi kedua orang Harut dan kecermatan yang tidak tampak pada
Marut yang saleh itu berkeistime- orang lain.
waan, yaitu memiliki ilmu yang
memberi kemampuan melakukan 
sesuatu yang tampak bersifat meng-
atasi hukum alam (supernatural), SIHIR: WAWASAN JANGKA
dan itulah yang disebut sihir. Yang PENDEK
dimaksud dengan sihir, menurut
Baidlawi dalam kitab tafsirnya yang Contoh klasik di zaman-zaman
terkenal, ialah “Sesuatu yang untuk Islam sendiri untuk praktik sihir
keberhasilannya dimintakan per- yang bertujuan meraih hasil un-
tolongan dengan mendekati setan tung cepat dan mudah itu—yang
yang dengan sihir itu manusia tidak kemudian ternyata palsu belaka—
lagi bebas. Sihir itu tidak terjadi ialah ilmu al-kimyâ’ (diinggriskan
kecuali untuk orang yang mencocoki menjadi “alchemy” dengan konotasi
setan dalam kejahatan dan ke- kesihirannya yang kuat). Memang
busukan jiwanya, sebab adanya ke- dalam perkembangannya yang
cocokan itu merupakan syarat lebih jauh al-kimyâ’ tumbuh men-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3049


DEMOCRACY PROJECT

jadi ilmu pengetahuan dengan itu, sihir sebagai upaya mencari ja-
metode empirisnya yang mapan, lan pintas dan cepat, namun se-
dan kelak setelah berpindah ke sungguhnya tidak sejati alias palsu,
Eropa menjadi ilmu kimia modern terkait dengan suatu segi kelemah-
dan dalam bahasa Inggris tidak lagi an manusia, yaitu, seperti di fir-
disebut “alchemy” melainkan “che- mankan Allah, Waspadalah (wahai
mistry”. (Karena manusia)! Bah-
asal-usulnya yang wa sebaliknya
berasal dari dunia kamu ini me-
“Jangan engkau mengabaikan
Islam, maka ba- nyukai sesuatu
barang kecil dan remeh, sebab
nyak sekali per- boleh jadi darah tertumpah karena yang segera, dan
istilahan ilmu ki- ujung-ujung jarum.” mengabaikan
mia modern yang sesuatu yang
(Syair Arab)
berasal dari baha- bersifat menda-
sa Arab, seperti tang! (Q., 75:
alembic [dari al-anbîq], elixir [dari 20-21).
al-iksîr], alcohol [dari al-kuhûl], Menafsirkan firman tersebut,
dll.). Tetapi sebelum berkembang Yusuf Ali mengatakan demikian,
menjadi suatu upaya ilmiah, atau “Manusia senang kepada yang sege-
bersamaan dengan perkembang- ra dan hal-hal yang segera. Karena
annya menjadi suatu upaya ilmiah itu, ia mencantolkan kepercayaan-
itu, al-kimyâ’ atau “alcemy” berbau nya kepada hal-hal yang bersifat
sihir, dan tujuannya ialah mencari sementara, yang datang dan pergi,
keuntungan yang mudah dan cepat dan mengabaikan hal-hal yang
(dalam hal ini, khususnya meng- bersifat abadi, yang datang perla-
ubah logam-logam tertentu men- han-lahan, dan yang makna haki-
jadi emas). Namun, tidak berhasil katnya akan terlihat sepenuhnya
dan sekarang dipandang sebagai sisa hanya di akhirat.”
dari wujud kenyataan bahwa ma- Kelemahan manusia melihat dan
nusia memang lebih tertarik kepada melakukan sesuatu yang bersifat
keuntungan jangka pendek dan mendatang atau jangka panjang,
palsu, sementara melupakan atau serta cenderung terkecoh oleh hal-
tidak tahan terhadap upaya-upaya hal segera dan jangka pendek, me-
bersifat jangka panjang yang justru nyebabkan manusia tidak tahan ter-
sejati, khususnya upaya-upaya hadap kebenaran. Ia pun lalu meno-
memahami dan mengikuti sunna- lak atau menutup pintu kebenaran
tullâh yang jelas bermanfaat, ber- itu, dan jatuh ke dalam perbuatan
dasarkan iman dan takwa. Karena dosa seperti perbuatan sihir, meng-

3050  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

abaikan peringatan dua orang baik atau kualitas Allah ialah Al-Haqq,
dari Babilonia, Harut dan Marut. artinya “Yang benar (secara mut-
Keterangan Yusuf Ali itu juga se- lak)”. Berkenaan dengan ini, Ibn
suai dengan apa yang disebutkan Taimiyah sering merujuk kepada
dalam Tafsîr Al-Baydlâwî. Dalam sabda Nabi bahwa ungkapan yang
kitab tafsir yang cukup terkenal di paling benar dari para penyair ialah
kalangan pesantren, itu dikemuka- ungkapan penyair Labîd “Alâ kulli
kan adanya pendapat bahwa perka- syai’in mâ khalâ Allâh bâthilun”
taan “malaikat” (dalam aslinya, (Ingatlah, segala sesuatu selain
“malak”) dalam ayat itu digunakan Allah adalah palsu). Artinya, hanya
sebagai kiasan untuk orang yang sa- Allah yang mutlak, dan selain
leh dan berilmu. Jadi, Harut dan Allah, meskipun mengandung
Marut itu bukanlah malaikat dalam kebenaran adalah nisbi, dan kebe-
arti kata hakiki, melainkan manusia narannya pun nisbi belaka.
biasa namun memiliki kualitas yang Jadi, absolutisme seharusnya ti-
tinggi, baik dalam arti kesalehan dak terjadi di kalangan kaum Mus-
maupun dalam arti kebijakan dan lim. Apalagi Islam selalu dilukiskan
ilmu pengetahuan. sebagai jalan, seperti dapat dipa-
hami dari istilah-istilah yang digu-

nakan dalam Kitab Suci (shirâth,
SIKAP ABSOLUTISTIK sabîl, syarî’ah, tharîqah, minhâj,
mansak). Semua itu mengandung
Hal yang menghalangi ide per- makna “jalan” dan merupakan me-
tumbuhan dan perkembangan ada- tafor-metafor yang menunjukkan
lah sikap-sikap serba mutlak (abso- bahwa Islam adalah jalan menuju
lutistik) akibat keyakinan diri sen- kepada perkenan Allah dengan sega-
diri yang merasa telah “sampai” dan la sifat-Nya.
mencapai kebenaran mutlak, suatu

pengertian yang sesungguhnya
mengandung pertentangan istilah
(contradiction in term). Sebab, SIKAP PAROKIALISTIK
bagaimana mungkin suatu wujud
nisbi seperti manusia dapat menca- Berkenaan dengan Iptek, keti-
pai suatu wujud mutlak. Justru dakwajaran yang terjadi pada kaum
tawhîd mengajarkan bahwa yang Muslim pada umumnya sungguh
mutlak hanyalah Allah sehingga besar. Sebab ajarannya dengan jelas
Kebenaran Mutlak pun hanya ada menunjukkan adanya hubungan
pada-Nya. Maka salah satu sifat organik antara iman dan ilmu. Hu-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3051


DEMOCRACY PROJECT

bungan organik itu kemudian di- benar, dan lainnya salah. Hal ini
buktikan dalam sejarah Islam klasik berlawanan diametral dengan sema-
ketika kaum Muslim memiliki kos- ngat kosmopolitanisme dan univer-
mopolitan yang sejati. Atas dasar salisme yang diajarkan Nabi Saw.,
kosmopolitanisme itu, umat Islam dan yang kemudian dipraktikkan
membangun peradaban dalam arti oleh umat Islam klasik.
yang sebenar-benarnya yang juga Seorang ahli sejarah filsafat, R.T.
benar-benar berdimensi universal. Wallis mengatakan bahwa para fai-
Seperti dikatakan oleh Dominique lasuf Muslim, termasuk para ilmu-
Sourdel: wannya adalah orang-orang yang
“Daerah kekuasaan yang luas itu, tulus dalam beragama (Islam), mes-
di mana Islam berkuasa, menampil- kipun barangkali ada dari mereka
kan dirinya sebagai sangat berbeda yang paham keagamaannya sedikit
dari daerah-daerah di mana daerah berbeda dengan pandangan umum
Islam sedikit banyak berhubungan, kaum Muslim sebagaimana diwakili
dan lebih khusus lagi sangat berbeda oleh pandangan para ulama. Ibn
dari Bizantium kawasan Eropa di Sina, misalnya, adalah seorang
mana agama Kristen unggul, juga penganut “Kebatinan” (Al-Bâthini-
berbeda dari lingkungan Asia di yah) menurut ajaran kaum Syi’ah
India dan Turkistan yang tetap Isma’iliyah. Namun, ia tetap yakin
memelihara tradisi lamanya sehing- akan keimanan Islam dan menjalan-
ga istilah Islam juga diterapkan kan kewajiban-kewajiban keagama-
untuk dunia yang sejarahnya ditan- annya dengan teguh, selain itu dia
dai oleh perkembangan progresif juga hafal Al-Quran. Demikian
sebuah peradaban yang sejati.” pula Al-Kindi, Al-Farabi, Ibn
Tetapi kenyataannya sekarang ini Rusyd, Abu Bakar Al-Razi, Al-
sebagian besar kaum Muslim, da- Rumi, Al-Khawarizmi, Al-Biruni,
lam masalah peradaban ini, di mana dll., yang semuanya adalah para
Iptek termasuk di dalamnya, malah failasuf dan ilmuwan, yang menjadi
banyak yang bersikap parokialistis sasaran kritik dan polemik yang ke-
dan sempit, jangankan bersemangat ras dari kalangan tokoh-tokoh
kosmopolitan dan universal. Paro- agama (rijâl al-dîn), khususnya para
kialisme itu tecermin dengan jelas ulama fiqih. Tetapi sekeras-kerasnya
sekali dalam sikap-sikap menolak percekcokan intelektual di masa
sesuatu yang tidak berasal dari ka- klasik, tidaklah pernah menyeret
langan mereka sendiri, atas dasar mereka pada sikap-sikap parokialis-
anggapan bahwa apa yang dari tik sempit dan sikap antiilmu
kalangan sendiri adalah yang paling seperti yang sekarang ini mengge-

3052  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

jala pada kelompok-kolompok Contoh proses-proses ini ialah,


tertentu kaum Muslim. Misalnya, keperluan memperkuat militer de-
keengganan sementara orang Islam ngan memodernisasinya, demi per-
untuk mengakui pemenang hadiah tahanan dan ketahanan negara se-
Nobel, Dr. Abdus-Salam, sebagai bagaimana dilakukan oleh Turki
seorang ilmuwan Muslim hanya Utsmani (yang akhirnya tidak
karena sarjana terkemuka ini kebe- begitu sukses) dan Mesir (oleh
tulan menganut aliran Ahmadiyah. Muhammad Ali). Dan yang terjadi
Sebab bagi me- dalam dimensi
reka, dengan besar-besaran
alasan-alasan ter- Manusia tidak mendapatkan apa- tentu saja ialah
tentu, kaum Ah- apa kecuali yang ia kerjakan. impor teknologi
madiyah bukan- Barat untuk ke-
lah Muslim, dan ajarannya tidak perluan industri, khususnya in-
termasuk Islam. Padahal, jika kita dustri perminyakan, seperti di-
lihat pribadi-pribadi kaum Ah- lakukan oleh negara-negara Teluk.
madiyah, termasuk Dr. Abdus- Dalam hal ini simbolik sekali ke-
Salam sendiri, kita mendapatkan nyataan bahwa pendidikan tingkat
kesalehan dan kesungguhan ber- universiter dalam arti yang sebenar-
agama yang acapkali justru jauh benarnya di Arabia dirintis dan
lebih baik daripada kaum Muslim dimulai oleh Petroleum College di
umumnya. Dan, lebih penting lagi, Dahran yang kini berkembang
Dr. Abdus-Salam adalah seorang menjadi sebuah universitas modern.
sarjana yang dengan jelas dan tegas Didirikan sebagai tempat melatih
mampu menunjukkan hubungan tenaga-tenaga terampil teknologi
organik antara iman dan ilmu, de- perminyakan, Petroleum College di
ngan kompetensi dan otoritas ke- Dahran tidak ayal lagi telah tum-
ilmuan bertaraf internasional. buh dan berkembang menjadi lem-
Tidak diragukan lagi bahwa baga pendidikan tinggi yang paling
parokialisme dan fanatisme akan bergengsi di Saudi Arabia diban-
menghalangi kaum Muslim dari ding dengan lembaga-lembaga
kemampuan mengejar ketertinggal- pendidikan lain mana pun di negeri
annya di bidang Iptek. Kendati itu. Kenyataan ini dari satu segi me-
begitu, tampaknya masih ada ha- rupakan suatu ironi karena di se-
rapan bahwa parokialisme dan buah negeri pusat Islam seperti
fanatisme itu akan tersisih oleh pro- Saudi Arabia, perguruan tinggi yang
ses-proses pragmatis dan keman- paling bergengsi adalah justru se-
faatan (expediency) yang nyata. buah institut teknologi, bukan

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3053


DEMOCRACY PROJECT

perguruan keagamaan Islam seperti Katakan: “Apakah telah kamu


Universitas Islam Madinah, Uni- renungkan sesuatu (berhala) yang
versitas Umm Al-Qurra di Makkah. kamu seru (sembah) selain Allah
Dari segi lain, wajar dan logis itu? Jika Allah menghendaki baha-
ya atasku, apakah mereka (berha-
belaka karena perkembangan dunia
la-berhala) itu mampu melepaskan
tidak terelakkan lagi menuju ke arah bahaya-Nya? Dan jika Dia meng-
dominasi teknologi dan karena hendaki rahmat untukku, apakah
keharusan menjawab tantangan mereka (berhala-berhala) itu
yang begitu nyata, berupa indus- mampu menahan rahmat-Nya?”
trialisasi dan pengembangan kema- Katakan (Muhammad): “Cukup-
juan kehidupan materiil. lah bagiku Allah (saja); kepada-
Nyalah bertawakal mereka yang
 (mau) bertawakal”. (Q., 39: 38).

SIKAP PERCAYA KEPADA ALLAH Dan sungguh jika kau


(Muhammad) tanyakan kepada
Kita barangkali masih harus mereka, “Siapa yang menurunkan
membicarakan masalah hubungan air (hujan) dari langit sehingga
antara tauhîd dan sikap percaya atau dengan air itu dihidupkan bumi
beriman kepada Allah. Pasalnya, (tanah) sesudah kematiannya?”
secara umum, dalam pandangan pastilah mereka akan menjawab,
“Allah!” Katakan: “Alhamdulillâh!.”
keagamaan kaum Muslim Indonesia
Tetapi kebanyakan mereka itu
terdapat kesan amat kuat bahwa tidak berakal! (Q., 29: 63).
ber-tawhîd hanyalah berarti beriman Firman-firman yang menuturkan
atau percaya kepada Allah. Padahal,
tentang kaum kafir itu dengan jelas
jika kita mengkaji lebih mendalam membawa kita kepada kesimpulan
dan teliti Kitab Suci Al-Quran, ter- bahwa tawhîd tidak hanya berarti
nyata pandangan itu tidaklah sepe-
percaya kepada Allah, tetapi menca-
nuhnya demikian. Misalnya, orang- kup pula pengertian yang benar
orang musyrik di Makkah yang
tentang siapa Allah yang kita perca-
memusuhi Rasulullah dahulu itu yai itu dan bagaimana kita bersikap
adalah kaum yang benar-benar per-
kepada-Nya serta kepada objek-
caya kepada Allah. Difirmankan objek selain Dia.
dalam Kitab Suci: Orang-orang Arab sebelum
Dan sungguh jika kau Islam itu sudah percaya kepada
(Muhammad) tanyakan kepada Allah. Mereka juga percaya bahwa
mereka, “Siapa yang menciptakan
seluruh langit dan bumi?” Pastilah
Allahlah yang menciptakan alam
mer eka akan menjawab, “Allah!”
raya (seluruh langit dan bumi) dan

3054  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

menurunkan hujan. Meski begitu, terkenal, Isma’il Al-Faruqi, mene-


mereka tidak dapat dinamakan ka- rangkan proses pertumbuhan itu
um beriman (al-mu’minûn) dan, sebagai berikut:
karenanya, juga tidak disebut kaum “Inskripsi Arabia Selatan (Ma‘în,
bertauhid (al-muwahhidûn). Seba- Sabâ’ dan Qathabân), begitu pula
liknya, mereka disebut kaum yang Arabia Utara (Lihyân, Tsamûd, dan
mempersekutukan atau memper- Shafâ) memberi bukti bahwa suatu
serikatkan Tuhan (al-musyrikûn, dewa mahatinggi (supreme deity)
penganut paham syirk, yaitu paham yang disebut al-Ilâh atau Allâh te-
bahwa Tuhan mempunyai syârik lah disembah sejak masa dahulu kala.
[serikat atau sekutu, yaitu “oknum” Dewa ini mengairi tanah, membuat
yang menyertai-Nya dalam hal-hal palawija tumbuh, rajakaya ber-
keilahian]). Padahal mereka pun kembang biak, dan sumber air serta
mengakui dan sadar betul bahwa sumur mengeluarkan air yang mem-
sekutu atau partisipan dalam ke- beri hidup. Di Makkah, juga di
ilahian Tuhan itu juga ciptaan seluruh Jazirah Arabia, “Allah” diakui
Tuhan belaka, bukan Tuhan itu sebagai “Pencipta dari semuanya,”
sendiri, melainkan sesama makhluk “Pangeran seluruh alam.” “Penguasa
seperti manusia. Hal ini digambar- langit dan bumi, “ “Pengawas ter-
kan dalam Kitab Suci, misalnya: tinggi segala-galanya.” “Allah” adalah
Dan jika kau (Muhammad) ta- nama dewa yang paling banyak
nyakan kepada mereka (orang-orang disebut. Tetapi, fungsi-Nya didele-
kafir), “Siapa yang menciptakan gasikan atau diambil-alih oleh dewa-
mereka (sesama manusia yang mere- dewa lain yang lebih kecil; dan
ka sembah selain dari Allah itu)?” pengaruh-Nya yang luar biasa
Mereka (orang-orang kafir) itu pasti dinyatakan dalam matahari dan
akan menjawab, “Allah!” Maka ba- rembulan, misalnya. Kualitas-kuali-
gaimana mereka terpalingkan (dari tas-Nya dijelmakan dan digantikan
kebenaran)? (Q., 43: 87). ke dalam dewa-dewa atau dewi-dewi
Lebih jauh, pengertian orang- selain dari-Nya (Allah). Dengan
orang Arab pra-Islam (Jahiliah) itu begitu, timbullah sejumlah pan-
tentang Allah masih penuh dengan theon yang setiap anggotanya mela-
mitologi. Berkaitan dengan ini, yani suatu kebutuhan tertentu atau
sungguh menarik menelusuri jauh suku tertentu dan mewakili suatu
ke belakang sejarah dan proses per- ciri khusus, tempat, objek, atau
tumbuhan kepercayaan kepada kekuatan yang menunjukkan keha-
Allah di lingkungan bangsa Arab diran, perhatian dan kekuasaan-Nya
dan Jazirah Arabia. Ilmuwan Islam yang bersifat ilahi. Allât, seorang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3055


DEMOCRACY PROJECT

dewi, anak perempuan Allah yang dang bagi mereka, anak-anak lelaki?!”
pertama, digambarkan sebagai rem- Juga dalam firman, “Apakah bagi Dia
bulan oleh yang lain. Al-‘Uzzâ (Allah) anak-anak perempuan, dan
adalah seorang anak perempuan ilahi bagi kamu (orang-orang Arab
yang kedua, yang dihubungkan Jahiliah) anak-anak lelaki?” Dan di
dengan planet Venus; Manât, anak antara berhala kaum musyrik Arab
perempuan ketiga, mewakili nasib. yang paling terkenal, yaitu Allât (Al-
Dzû al-Syarâ dan Dzû al-Khalâshah Lâta), Al-‘Uzzâ, dan Al-Manât
adalah dewa-dewa yang mengambil memang disebutkan dalam Al-
nama dari kedudukan-kedudukan Quran dipercayai oleh orang-orang
ketuhanan; Dzû al-Kaffayn dan Dzû Arab Jahiliah sebagai anak-anak
al-Rijl diasosiasikan dengan anggota perempuan Tuhan.
badan yang mempunyai makna Selanjutnya, ada pula indikasi
tertentu, meskipun tidak diketahui. bahwa orang-orang Arab Jahiliah itu,
Wudd, Yaghûts, Ya‘ûq, dan Suwâ‘ sekalipun telah percaya akan adanya
adalah dewa-dewa yang mengambil Allah yang menciptakan langit dan
nama dari masing-masing fungsi bumi, juga memitoskan binatang-
ketuhanan untuk cinta, pertolongan, binatang, seperti jenis burung
perlindungan, dan penerapan siksa tertentu yang disebut gharnaq atau
yang pedih. Dewa Hubal, yang gharânîq, yang dipercaya mampu
memiliki patung paling menonjol di memberi pertolongan atau syafaat
Ka‘bah, mempunyai tangan yang kepada manusia dalam berhubungan
terbuat dari emas murni. Al-Mâlik dengan Tuhan. (Suatu kejadian pada
(Raja), al-Rahmân (Pengasih), dan Nabi yang menyangkut burung
al-Rah îm (Selamanya Pengasih) mitologi ini, sebagaimana dibahas
mengidentifikasi dewa-dewa atau oleh Ibn Taimiyah, mengakibatkan
barangkali mewakili fungsi-fungsi adanya apa yang kelak dikenal
ketuhanan mahatinggi dari suatu sebagai peristiwa “ayat-ayat setan,”
dewa dengan suatu nama yang yang acap terbawa-bawa dalam
lain.” polemik sekitar konsep ‘ishmah, atau
Tilikan Isma‘il Al-Faruqi tentang sifat tak bisa salah, atau “infallibility”,
kepercayaan orang-orang Arab pra- para nabi dan rasul).
Islam bahwa Allah mempunyai Dalam latar belakang sosial-
anak-anak perempuan itu juga dengan budaya Jazirah Arabia semacam ini,
jelas diisyaratkan dalam Al-Quran: Nabi Muhammad Saw. mengemban
“ Tanyakan olehmu (Muhammad) tugas suci (risâlah, mission sacrée)
kepada mereka, apakah patut bagi untuk menyampaikan seruan kepa-
Tuhanmu anak-anak perempuan, se- da umat manusia agar membebas-

3056  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

kan diri dari berbagai kepercayaan nilai keterbukaan. Nabi sendiri, se-
palsu itu dan berpegang kepada ke- bagai teladan kaum beriman, dipuji
percayaan yang benar. Allah sebagai orang yang lapang da-
da karena memang dijadikan demi-

kian, seperti difirmankan dalam Al-
SIKAP TERBUKA
Quran surat Al-Insyirâh. Dan se-
jalan dengan itu pula, Al-Quran
Dalam Kitab Suci terbaca firman mengkritik orang-orang kafir yang
yang artinya kurang lebih demi- salah satu ciri mereka ialah jika me-
kian: ... Maka berilah kabar gembira reka diingatkan akan suatu ke-
kepada hamba-hamba-Ku. Yaitu, benaran, mereka berkata, hati kami
mereka yang mendengarkan perkata- telah tertutup sehingga tidak lagi
an kemudian mengikuti mana yang sanggup mendengarkan sabda Allah
terbaik. Mereka itulah orang-orang atau pendapat orang lain. Padahal
yang diberi petunjuk oleh Allah dan yang terjadi ialah bahwa Allah
mereka itulah orang-orang yang mengutuk mereka karena sikap
berakal budi (ûlû al-albâb)—(Q., mereka yang menolak kebenaran itu
39:17). sehingga mereka pun memang
Jadi, dalam firman itu dijelaskan sedikit sekali berkemungkinan un-
bahwa salah satu orang yang mem- tuk beriman (lihat Q., 2:88).
peroleh petunjuk atau hidayah Semangat ajaran-ajaran Kitab
Allah ialah bahwa dia suka belajar Suci itu dipertegas lagi dengan fir-
mendengarkan perkataan (al- man Allah, Dan barang siapa Allah
qawl)–yang menurut Al-Razi dan menghendaki untuk diberi-Nya
Al-Thabari dapat meliputi sabda- hidayah, maka Dia lapangkan dada
sabda Nabi dan firman Ilahi, serta orang itu untuk (atau karena) Islam;
pendapat sesama manusia, kemu- dan barang siapa Allah menghenda-
dian dia berusaha memahami apa kinya sesat, maka Dia jadikan dada
yang dia dengar itu—dan meng- orang itu sempit dan sesak, seolah-
ikuti mana yang terbaik. Disebut- oleh naik ke langit (S., 6:125). Oleh
kan pula dalam firman itu bahwa karena itu, jelas sekali bahwa sikap
orang-orang yang berperilaku de- terbuka adalah bagian dari iman.
mikian itu adalah orang-orang yang Sebab seseorang, seperti ternyata-
berakal budi. kan dari firman berkenaan dengan
Ajaran yang terkandung dalam sikap kaum kafir tersebut di atas,
firman itu adalah sejalan dengan tidak mungkin menerima kebe-
beberapa nilai yang lain, yang ke- naran jika dia tidak terbuka. Ka-
semuanya dapat disebut sebagai rena itu, difirmankan bahwa sikap

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3057


DEMOCRACY PROJECT

tertutup, yang diibaratkan dada yang SIKAP TERHADAP TASAWUF


sempit dan sesak, adalah indikasi
kesesatan. Sekarang ini sikap Dunia Islam
Sedangkan sikap terbuka adalah terhadap tasawuf seolah-olah terbagi
bagian dari sikap “tahu diri”, yaitu dua, ada yang lebih berorientasi ke-
tahu bahwa diri sendiri mustahil pada Imam Al-Ghazali dan ada
mampu meliputi seluruh pengeta- yang lebih beriorientasi kepada
huan akan kebe- Ibn Taimiyah.
naran. Sikap “ta- Mungkin tidak
hu diri”, dalam “Aku mengikuti persangkaan bisa dibuat garis
makna yang se- hamba-Ku mengenai Diri-Ku”. pemisah yang
luas-luasnya, ada- tegas antara ke-
(Hadis Qudsi)
lah kualitas duanya, tetapi
pribadi yang amat terpuji sehingga perbedaan tekanan orientasi itu
ada ungkapan bijaksana bahwa, sangat jelas terasa. Prof. Dr. Hamka
“Barang siapa yang tahu dirinya, misalnya, adalah seorang “pengikut”
maka dia akan tahu Tuhannya.” Ibnu Taimiyah. Tetapi beliau masih
Artinya, kesadaran orang akan sangat menghargai karya-karya
keterbatasan dirinya adalah akibat Imam Al-Ghazali dan ajaran-ajaran
kesadarannya akan esoterik Islam pada umumnya. Se-
ketidakterbatasan dan kemutlakan dangkan para kiai di pesantren,
Tuhan. Jadi, tahu diri sebagai meskipun sebagian besar bisa dipas-
terbatas adalah isyarat tahu tentang tikan mengenal ajaran-ajaran Imam
Tuhan sebagai Yang Tak Terbatas, Al-Ghazali, tetapi tidak dapat dika-
yang bersifat serba Maha. takan bahwa setiap kiai bersikap
Dalam tingkah laku nyata, “tahu setuju, apalagi mengamalkan ajar-
diri” itulah yang membuat orang an-ajaran tarekatnya.
juga rendah hati (harap tidak di- Yang menarik adalah, sampai
campuradukan dengan “rendah saat ini negara yang secara resmi
diri”). Dan sikap rendah hati itu melarang amalan tarekat hanyalah
adalah permulaan adanya sikap jiwa Kerajaan Saudi Arabia dan Republik
yang suka menerima atau receptive Turki. Namun, alasan pelarangan
terhadap kebenaran. Inilah pangkal kepada negara ini berlawanan;
iman dan jalan menuju Kebenaran. Saudi Arabia melarang tasawuf ka-
rena dinilai bertentangan dengan
 ajaran-ajaran Islam murni (puritan-
isme ortodoks), sedangkan Turki
melarangnya karena bertentangan

3058  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dengan paham hidup modern (se- simpatinya sungguh sangat menge-


kularisme): sebuah pertemuan yang sankan. Di suatu tempat dalam
cukup ironis antara kedua eks- Kitab Suci disebutkan bahwa Allah
tremitas gaya hidup yang menguasai menanamkan dalam hati para peng-
kaum Muslimin di dunia. Mungkin ikut Isa Al-Masih rasa kasih dan
lebih tepat dikatakan bahwa ajaran- sayang (Q., 57: 27). Juga disebut-
ajaran Muhammad Ibn Abd Al- kan bahwa sedekat-dekat manusia
Wahhab (di Saudi Arabia) sangat kepada kaum Muslim ialah kaum
anti-sufisme dan tarekat karena ada- Kristen. Berikut ini ayatnya:
nya praktik-praktik pada tasawuf Engkau (Muhammad) pasti akan
yang mengagungkan orang-orang temukan bahwa di antara manusia
saleh dan makam-makam mereka, yang paling sengit rasa permusuhan-
meskipun bukan merupakan ajaran- nya kepada orang-orang beriman ia-
ajaran aksetik dan esoteris pada lah kaum Yahudi dan mereka yang
tasawuf. Sedangkan kaum Kemalis melakukan syirik. Dan engkau pasti
(Turki) lebih cenderung menilainya akan temukan bahwa sedekat-dekat
sebagai bentuk kekolotan saja, mereka dalam rasa cintanya kepada
sebagaimana juga gejala-gejala orang-orang beriman ialah yang me-
keagamaan yang lain, sampai- nyatakan, “Sesungguhnya kami ada-
sampai soal pemakaian huruf dan lah orang-orang Nasrani.” Demikian
bahasa Arab. itu karena di antara mereka terdapat
pendeta-pendeta dan rahib-rahib,

dan mereka tidak sombong (Q., 5:
SIKAP TIDAK SATU GARIS
82).
Karena itulah Nabi Saw. dan ka-
Kitab Suci Islam mengajarkan um beriman menunjukkan simpati
sikap tidak satu garis terhadap aga- yang besar kepada Romawi (Bizan-
ma-agama lain, khususnya Yahudi tium) ketika negeri itu kalah perang
dan Kristen. Sikap keras dan lunak oleh Persia yang Majusi sehingga
dilakukan menurut konteksnya, Allah menghibur Nabi dan kaum
namun disertai dengan seruan, beriman dan menjanjikan keme-
tersirat ataupun tersurat, agar nangan Bizantium atas Persia be-
semua pihak kembali ke jalan yang berapa tahun lagi, yang ternyata
benar. Sikap keras Islam terhadap benar (Q., 30: 1-4). Maka, pada
kaum Kristen terutama ditujukan dasarnya, secara ‘aqîdah, para
kepada pahamnya yang memper- ‘ulamâ’ Islam tetap berusaha me-
tuhankan Isa Al-Masih (Q., 4: 171- nunjukkan sikap yang positif ke-
172). Tetapi sikap lunak dan penuh pada kaum Kristen dan Yahudi,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3059


DEMOCRACY PROJECT

tanpa kehilangan pandangan kritis kaum Muslim (Q., 3:64). Terutama


mereka seperlunya. Ibn Taimiyah, lagi di Indonesia, dukungan kepada
misalnya, betapapun kerasnya optimisme itu lebih besar dan kuat,
polemik yang ia lancarkan terhadap karena, pertama, bagian terbesar
kelompok-kelompok yang dipan- penduduk beragama Islam; dan
dangnya menyeleweng, namun kedua, seluruh bangsa sepakat un-
setiap kali masih berusaha untuk tuk bersatu dalam titik pertemuan
menegakkan kembali sikap yang besar, yaitu nilai-nilai dasar yang
lebih adil dan wajar kepada mereka. kita sebut Pancasila.
Terhadap kaum Kristen, misalnya,

Ibn Taimiyah menyatakan salah satu
sikapnya demikian: “Ajaran yang SIKAP TIDAK TOLERAN
dibawa oleh Al-Masih adalah lebih PENYEBAB KEMUNDURAN
agung dan lebih mulia (daripada
ajaran Yunani Kuno). Bahkan kaum Al-Ghazali bukanlah penyebab
Nasrani setelah mengubah agama kemunduran peradaban Islam. Jus-
Al-Masih dan menggantinya pun tru ia telah mencoba untuk ikut
masih lebih de- mengatasi per-
kat kepada hi- soalan itu, dan
dayah dan agama menghilangkan
kebenaran dari- penyebab uta-
pada para failasuf manya, yaitu
(Yunani) musy- sikap-sikap ti-
rik itu, yang ke- dak toleran, ba-
pekatan syirik ik intra Islam
mereka telah maupun antar-
merusak agama agama. Sikap-
Al-Masih, seba- sikap tidak to-
gaimana dike- leran dan fana-
mukakan para ahli.” tik kepada mazhab atau golongan
Oleh karena itu senantiasa ter- sendiri itulah yang menyebabkan
buka luas bagi agama-agama di umat Islam mundur. Tidak saja ka-
Indonesia khususnya dan di dunia rena sikap-sikap itu menyedot ener-
umumnya untuk bertemu dalam gi masyarakat, tapi juga memaling-
pangkal tolak ajaran kesamaan (ka- kan perhatian orang dari hal-hal
lîmah sawâ’), yaitu Ketuhanan Yang yang lebih mendasar dan menentu-
Maha Esa, seperti dikehendaki oleh kan perkembangan dan kemajuan
Al-Quran melalui Nabi Saw. dan peradaban. Syaikh Muhammad

3060  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Rasyid Ridla, seorang tokoh pemi- Syafi‘i sebagai ahl al-dzimmah (non-
kiran Islam Zaman Modern dari Muslim yang harus dilindungi) ber-
Mesir (murid dan teman Syaikh dasarkan pendapat yang saat itu
Muhammad Abduh), dalam mu- menyebar luas bahwa seorang peng-
kaddimahnya untuk penerbitan ki- anut mazhab Hanafi tidak dibenar-
tab Al-Mughnî (oleh Ibn Qudamah) kan nikah dengan seorang penganut
menggambarkan sikap-sikap tidak Syafi‘i. Para penganut mazhab
toleran itu demikian: Syafi‘i itu diragukan imannya kare-
Mereka yang fanatik kepada na membolehkan orang mengata-
mazhab itu mengingkari bahwa kan “Saya beriman, insyâ’ Allâh.”
perbedaan adalah rahmat, semua- Hal itu menunjukkan bahwa mere-
nya bersikeras dalam sikap pastinya ka tidak mempunyai kepastian da-
bertaqlid kepada mazhabnya, dan lam iman mereka padahal iman me-
mengharamkan para penganutnya nuntut keyakinan.
untuk mengikuti yang lain sekali- Fanatisme dan pertentangan
pun untuk suatu keperluan yang mazhab itu merupakan kelanjutan
membawa kebaikan. Sikap saling dari fanatisme dan pertentangan
menjatuhkan satu sama lain sudah mazhab yang merajalela di zaman
dikenal dalam buku-buku sejarah Al-Ghazali. Seorang qâdlî (semacam
dan buku-buku lain, sehingga dapat pemimpin badan peradilan syariah)
terjadi bahwa sebagian orang Islam, yang bermazhab Hanafi dari Da-
jika mereka dapati penduduk suatu maskus, yaitu Muhammad Ibn
negeri bersikap fanatik kepada Musa Al-Balasaghuni (wafat 506
mazhab selain mazhab mereka sen- H), pernah mengatakan, “Seandai-
diri. Mereka pandang penduduk nya saya berkuasa, saya akan tarik jiz-
negeri itu bagaikan memandang yah (pajak non-Muslim) dari para
onta yang penyakitan. penganut mazhab Syafi‘i.” Dan se-
Rasyid Ridla juga menceritakan baliknya, tidak kurang tokoh dari
bahwa pada Zaman Modern ini, di mazhab Syafi‘i yang amat besar,
akhir abad ketiga belas Hijri, di yaitu Abu Al-Ma’ali Al-Juwaini, gu-
Tripoli, Syria, beberapa tokoh ru Al-Ghazali, mengutuk mazhab
mazhab Syafi‘i mendatangi mufti Hanafi karena,(1) membolehkan
(pembesar ulama) agar ia bisa mem- wudlu’ dengan khamar dari kurma;
bagi masjid setempat menjadi dua (2) berpendapat bahwa kulit anjing
antara mereka dan para penganut yang disamak adalah suci; (3) mem-
mazhab Hanafi. Alasannya, tokoh bolehkan membuka shalat dengan
tertentu dalam mazhab Hanafi itu takbir dalam terjemah bahasa selain
memandang para penganut mazhab Arab seperti bahasa-bahasa Turki

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3061


DEMOCRACY PROJECT

atau Hindi; (4) dan dalam shalat kenakan pakaian dari kulit anjing
itu boleh hanya sekadar membaca yang telah disamak; menempeli se-
sepotong kata-kata dari Al-Quran perempat pakaian itu dengan najis;
seperti kata-kata “mudhâmmatân”, berwudlu’ dengan air khamar dari
dari surat Al-Rahmân/55:64; (5) kurma padahal saat itu adalah mu-
boleh meninggalkan rukuk; (6) bo- sim panas sehingga badan Al-Quffal
leh membungkuk dua kali tanpa dirubung lalat; wudlu’-nya sendiri
duduk antara keduanya; (7) boleh terbalik-balik, tidak urut; lalu
tidak membaca menghadap kib-
tasyahhud (baca- lat; memulai
an syahadat da- “Sebaik-baik zuhud adalah me- sembahyang tan-
lam tahîyah); (8) nyembunyikan zuhud”. pa niat; memba-
boleh berbicara (Hadis) ca takbir dalam
dengan sengaja bahasa Persi;
(tidak terpaksa); (9) membatalkan membaca ayat dalam bahasa Persi;
wudlu dengan keluar angin, mi- lalu membungkukkan badannya
salnya sebagai cara mengakhiri dua kali seperti ayam jago yang
shalat tanpa ucapan salam. berkokok tanpa diseling dan tanpa
Lalu Al-Juwaini menuturkan se- rukuk; membaca tasyahhud; dan
buah kisah ketika Sultan Mahmud akhirnya, buang angin tanpa salam.
Ibn Al-Sabaktani hendak membuat Lalu Al-Quffal berkata, “Wahai
keputusan memilih salah satu Sultan, inilah sembahyang Abu
mazhab: Syafi’i atau Hanafi. se- Hanifah!” Sultan menyahut, “Kalau
orang ulama bernama Al-Quffal Al- ternyata sembahyang mereka tidak
Marwazi berhasil meyakinkan sul- demikian, aku hukum bunuh eng-
tan untuk memilih mazhab Syafi’i kau, sebab sembahyang seperti itu
dengan jalan mendemonstrasikan tidak dibenarkan oleh orang yang
sembahyang menurut masing-ma- beragama.” Tentu saja, kata Al-
sing mazhab itu dan silakan meli- Juwaini, kaum Hanafî sendiri meng-
hat sendiri mana sembahyang yang ingkari dan menolak bahwa mereka
baik. Al-Quffal mula-mula bersem- mengerjakan sembahyang seperti
bahyang menurut mazhab Syafi’i, itu. Maka Al-Quffal pun meminta
dengan melengkapkan semua syarat dihadirkannya dua kelompok terse-
dan rukun sembahyang yang dike- but bersama-sama di hadapan Sul-
nal, ditambah dengan amalan-amal- tan. Kemudian Sultan meminta
an sunnahnya. Kemudian ia mela- seorang Nasrani (untuk menjaga
kukan contoh sembahyang yang kenetralan) membaca kitab kedua
dibenarkan oleh mazhab Hanafi: ia mazhab itu. Lalu disimpulkan bah-

3062  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

wa sembahyang menurut Hanafî 11), dan Tidak seorang pun yang


memang dapat terjadi seperti di- sepadan dengan Dia (Q., 112: 4).
contohkan Al-Quffal di atas. Karena Berpikir dan memahami tidak
itu, Sultan pun menolak mazhab lain ialah membuat asosiasi dalam
Hanafi dan berpegang dengan ku- otak seseorang antara sesuatu yang
kuh kepada mazhab Syafi’i. belum diketahui, serta yang ingin
dipahami di satu pihak dengan

sesuatu yang telah diketahui serta
SIKAP TIRANIK yang ingin dipahami dalam sim-
panan ingatan atau pengertiannya,
Sikap tiranik (dalam istilah Al- di pihak lain. Sedangkan apa yang
Quran disebut thughyân, yang dari kita ingat atau simpan dalam
kata-kata itu terambil istilah pengertian kita itu tidak lain ialah
thâghût, “si tiran”), adalah sikap hasil penumpukan pengalaman dan
yang selalu ingin memaksakan pemahaman kita sebelumnya. Kita
kehendak kepada orang lain tanpa memahami sesuatu jika sesuatu itu
memberi peluang kepada kepada analog, semisal atau sebanding.
orang itu untuk melakukan per- Jika, karena Allah tidak analog
timbangan bebas. Dalam firman atau tidak dapat dibandingkan
Allah berkenaan dengan larangan dengan suatu apa pun, maka Dia
memaksakan agama, sikap tiranik tidak mungkin diketahui atau ter-
itu dipertentangkan dengan iman jangkau oleh pengertian manusia.
kepada Allah (Q., 2: 256). Itulah sebabnya Rasulullah Saw.
Mengapa begitu? Karena dalam bersabda, kurang lebih, “Pikirkan-
sikap tiranik terselip pandangan, lah olehmu alam ciptaan dan jangan
bahwa diri sendiri pasti benar, dan memikirkan Wujud Maha Pencipta,
orang lain pasti salah. Yaitu, pan- karena kamu tidak akan mampu
dangan memutlakan diri sendiri. memperkirakan-Nya.” Kita menge-
Padahal jika kita telah menyatakan tahui tentang Allah hanya berke-
beriman kepada Allah, maka salah naan dengan beberapa sifat-Nya
satu konsekuensinya ialah peng- yang diberitakan kepada kita oleh
akuan dan kesadaran, sedangkan para Nabi dan Rasul yang menda-
yang lain semuanya nisbi. Dan yang pat wahyu dari Allah sendiri. Dan
mutlak tentu tak terjangkau serta kita menerima berita itu dengan
tak terpahami wujud dan hakikat- sikap percaya.
nya. Maka menurut Kitab Suci Dengan kata lain, karena yang
Allah itu, Tidak ada sesuatu apa pun mutlak mustahil terjangkau oleh
yang semisal dengan Dia (Q., 42: yang nisbi, maka Allah serta Kebe-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3063


DEMOCRACY PROJECT

naran Mutlak juga mustahil ter- SIKAP UMAT ISLAM


jangkau manusia. Sehingga kalau TERHADAP PANCASILA
kita mengaku “mengetahui yang
mutlak”, akan timbullah letak logi- Mungkin pada saat sekarang ini
kanya, bahwa beriman kepada ada sementara orang menganggap
Allah dengan sendirinya berarti me- bahwa membicarakan hubungan
nolak absolutism sesama makhluk, antara Islam dengan Pancasila terasa
termasuk diri sendiri, sehingga sangat membosankan, karena sudah
secara otomatis juga berarti menolak terlalu sering dibahas. Tetapi, justru
tirani atau thâghût. ini menunjukkan bahwa memang
Beriman kepada Allah berarti ada masalah dalam hal ini. Setidak-
memandang diri sendiri sama de- nya, ada lima poin hipotesis yang
ngan orang lain, dengan potensi dapat kita temukan di sini:
yang sama untuk benar dan untuk 1. Seandainya kita bisa kembali ke
salah. Maka iman membuat orang masa lampau dan mengulangi
menjadi rendah hati atau tawadlu, sejarah, maka kita akan mem-
bersedia melakukan musyawarah buat Piagam Jakarta tidak me-
(“rembukan”—A. Hassan) dengan muat rumusan Pancasila de-
sesamanya. Dia tulus untuk ke- ngan tujuh kata-katanya yang
mungkinan menerima kebenaran “terkenal” itu. Alasannya ada-
orang lain dan mengakui kesalahan lah bahwa kata “Syariat” seperti
diri sendiri. Dalam bahasa modern, yang maknanya tersirat dalam
seorang yang beriman tidak akan tujuh kata-kata itu menunjuk-
menjadi diktator, despot, tiran, to- kan adanya bias pemahaman
taliter, atau sebangsanya, melainkan pada Islam yang terlalu berat
menjadi demokratis dan egaliter ke orientasi (hukum) fiqih. Pa-
(berpaham kesamaan asasi semua dahal Islam tidak hanya men-
orang). Itulah sebabnya, sekali lagi, cakup fiqih, malah hukum fi-
Kitab Suci mempertentangkan an- qih bukan inti ajaran Islam. Inti
tara sikap tiranik dan beriman ke- itu didapatkan dalam ajaran
pada Allah. Maka Fir‘aun yang tentang “taqwâ min Allâh wa
tiranik itu adalah seorang yang kafir ridlwân” (takwa dan ridla Tu-
dan musyrik. han) yang disebut Al-Quran
 (Q., 9: 109) sebagai dasar ke-
giatan hidup yang benar. Jadi,
seharusnya bunyi sila pertama
itu ialah “Takwa dan ridla Tu-
han Yang Maha Esa”. Mungkin

3064  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

juga malah cukup dengan “Ke- yang dijanjikan Bung Karno.


tuhanan Yang Maha Esa” se- Dari pengandaian ini, kita akan
perti yang ada sekarang, de- berjalan sebagai bangsa Indo-
ngan pengertian bahwa ung- nesia yang sejak dari berdirinya
kapan itu menunjuk pada se- sudah sepakat akan dasar nega-
mangat dan jiwa yang sama de- ranya, seperti bangsa dan nega-
ngan ungkapan Al-Quran “taq- ra Amerika Serikat dengan
wâ min Allâh wa ridlwân”. Ke- “Declaration of Independence”-
mudian kesepakatan bahwa nya.
Piagam Jakarta 3. Pengan-
itu menjadi daian ketiga,
rencana “Decla- “Aku adalah hasanah yang ter- tentu saja ini
ration of In- simpan; dan Aku inginkan agar juga tidak ter-
d e p e n d e n c e” diketahui, maka Aku ciptakan jadi. Jika ke-
Indonesia di- alam semesta.” lompok Islam
tepati, lalu di- (Hadis Qudsi) pada waktu
patri bahwa fal- itu, seperti
safah yang dikandungnya itu dinasihatkan Moh. Hatta,
sudah permanen, tidak boleh tidak terus dengan perjuangan
dipersoalkan lagi. Tetapi, kita mereka yang hendak men-
tidak bisa mengubah kenyataan dirikan negara dengan ber-
sejarah; Piagam Jakarta tetap dasarkan Islam, tetapi cepat
memuat tujuh kata-kata itu, mengambil inisiatif kembali ke
sekalipun tidak digunakan Pancasila, maka paling tidak ini
untuk deklarasi kemerdekaan dapat menutup lowongan ini-
sebagaimana direncanakan. siatif bagi PKI. Tetapi, ini juga
2. Pengandaian kedua adalah me- tidak terjadi, lalu keluar Dek-
ngenai hasil sidang 18 Agustus rit Presiden 5 Juli 1959 untuk
1945. Setelah rumusan Moh. kembali ke UUD 1945.
Hatta yang menghilangkan tu- 4. Dekrit itu sendiri—dari sudut
juh kata-kata itu diterima, mes- pandangan kelompok tertentu
tinya dinyatakan (dan diteri- kalangan politisi Islam—mesti-
ma) sebagai rumusan yang per- nya harus dianggap membuat
manen, tidak perlu dipersoal- dasar dan falsafah negara lebih
kan lagi. Jadi, tidak perlu ada baik daripada yang ada dalam
rencana hendak diadakan si- rumusan 18 Agustus 1945 itu.
dang pembuat Undang-Un- Sebab, ia menyebutkan Piagam
dang Dasar permanen seperti Jakarta sebagai suatu dokumen

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3065


DEMOCRACY PROJECT

historis yang menjiwai dan secara “aktif”. Maka, timbul


merupakan rangkaian kesatuan pertanyaan yang terbit dari
dengan UUD ’45. Dekrit itu rasa khawatir, apakah umat
diterima dengan aklamasi DPR Islam Indonesia—dalam hu-
pilihan rakyat. Jadi, kelompok bungannya dengan Pancasila—
Islam pun (termasuk Masyumi) pada masa Orde Baru yang
menerimanya. Seharusnya Pre- berumur hampir 30 tahun ini
siden Soekarno menanggapi akan kehilangan tongkat untuk
positif penerimaan aklamasi kesekian kalinya? Rasanya ti-
DPR itu dan meneruskan bis- dak. Kita berharap kita tidak
nis politik Republik menurut lagi salah dalam membaca ke-
konstitusi baru—yaitu, UUD adaan. Nabi saw bersabda,
’45 dengan penuh tanggung “Seorang Muslim tidak boleh
jawab dan konsekuen—seperti terperosok dalam satu lobang
dikehendaki Masyumi. Tetapi, sampai dua kali.”
yang ia lakukan justru mem- Namun, di sini kita ingin mene-
bubarkan DPR pilihan rakyat, gaskan pendirian bahwa Pancasila
dan membentuk DPRGR yang adalah sebuah ideologi terbuka dan
lalim. Inilah permulaan mala demokratis. Ia harus dicegah jangan
petaka yang berakhir dengan sampai meluncur menjadi rumusan-
meletusnya Gestapu/PKI. rumusan dogma yang mati dan
5. Orde Baru sekarang ini, sepan- kaku. Jelas kita melihat Pancasila
jang ucapan para pemimpin- dari sudut pandangan sebagai
nya, bertekad hendak melaksa- orang-orang Muslim, dan kita mem-
nakan UUD ’45 beserta Pan- pertimbangkannya dari sudut per-
casilanya secara murni dan timbangan ajaran-ajaran Islam.
konsekuen, sebagaimana yang Tidak ada orang yang berhak me-
diamanatkan dalam Dekrit larang kita berbuat begitu kecuali
Presiden 5 Juli 1959 tersebut. kalau Islam bisa dihapuskan dari
Eksperimen-eksperimen untuk Indonesia dan kita atau anak cucu
itu memang sedang dilaksa- kita dipaksa masuk agama atau
nakan, meskipun pada pelaksa- pandangan hidup lain. Tetapi,
naannya ada sebagian yang menurut keyakinan kita, usaha itu
tidak konsisten. Mestinya se- akan membuat pelakunya berha-
mua unsur masyarakat dan dapan dengan Tuhan Yang Maha
bangsa Indonesia menyertai Esa. Kalau mereka juga berkeya-
eksperimen-eksperimen itu kinan dilindungi Tuhan (tepatnya,

3066  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

suatu “tuhan”), maka biarkanlah Pada tahap sekarang, pemba-


“tuhan” meraka itu berhadapan ngunan di bidang ekonomi diprio-
dengan Tuhan Yang Maha Esa. ritaskan. Kita sama-sama menge-
Selain hal-hal historis politis ter- tahui bahwa prioritas ini dipilih
sebut, sebagian umat Islam—melalui karena desakan untuk mengatasi
para pemimpinnya—memang mem- masalah kemelaratan umum rakyat
punyai persepsi yang salah pada kita. Jika pembangunan ekonomi
Pancasila dalam ini mencapai sa-
hubungannya de- sarannya, dan
ngan agama Islam. “No pains no gains ” (Tanpa pen- eksesnya bisa di-
Kesalahan ini tam- deritaan, tidak akan ada pen- tekan seminimal
paknya sekarang capaian). mungkin (mi-
sudah sangat ber- sal, kian mele-
kurang dan kita boleh merasa op- barnya jurang antara si kaya dan si
timistis untuk masa mendatang. miskin), maka kemakmuran akan
berpengaruh lebih luas dan positif

bagi pengembangan segi-segi ke-
SIKAP-SIKAP PEMBEBASAN
hidupan non-ekonomi. (Jika kemis-
kinan mendekatkan seseorang ke-
Bangsa Indonesia sekarang dengan pada kekafiran, maka seharusnya
mantap memasuki era pembangunan. kebalikannya: kemakmuran mem-
Kesadaran akan mutlaknya pem- pertinggi mutu iman atau martabat
bangunan muncul secara meyakinkan manusia).
sejak tumbuhnya Orde Baru. Sebe- Dengan pembangunan, masa
lumnya orientasi pembangunan belum depan bangsa kita secara sederhana
merupakan kesadaran seluruh rakyat, dapat digambarkan sebagai masya-
tetapi hanya merupakan kebijaksanaan rakat yang berubah dari pola-pola
kabinet-kabinet tertentu. (Menurut agraris ke pola-pola industrial. Bah-
analis H. Feith, di Indonesia terdapat kan secara universal, bentuk masa
dua jenis pemerintahan, atau kabinet, depan manusia ditentukan oleh pe-
yang pernah memerintah, yaitu admi- nguasaan teknologi, pengembangan
nistratif [berorientasi pembangunan] ekonomi, automation of production,
dan solidarity making [berorientasi dan campur tangan ilmu penge-
politik], yang secara kebetulan te- tahuan dalam perikehidupan se-
cerminkan pada dua kepribadian dalam hari-hari. Hal itu pasti berpengaruh
“dwi tunggal”, Soekarno-Hatta yang pada pandangan hidup manusia,
agak kontras). termasuk pada doktrin-doktrin yang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3067


DEMOCRACY PROJECT

disodorkan oleh masyarakat keaga- cetakan lingkungan agraris kita.


maan. Secara positif, kita harus mencip-
Jadi, perubahan sosial tak takan sikap mental baru yang “ilmi-
mungkin bisa dihindarkan. Masa- ah”. Bila dikonkretkan—dengan
lahnya ialah apakah perubahan so- melihat latar belakang yang ada—
sial akan kita biarkan terjadi karena maka pada saat ini, perlu sekali
desakan sejarah dan tekanannya mengadakan liberalisasi (pembe-
(accidental), atau kita menyong- basan dari nilai tradisional yang ber-
songnya dengan persiapan-persiap- sifat menghambat), sekularisasi
an yang semestinya, kemudian ikut (pembebasan masalah-masalah dan
serta mengarahkan secara sadar (de- urusan-urusan duniawi dari beleng-
liberated). Oleh karena yang perta- gu-belenggu keagamaan yang tidak
ma akan tak terkendalikan dan pada tempatnya), serta bentuk-
mungkin menimbulkan kecelakaan- bentuk sikap pembebasan (libe-
kecelakaan sosial (social disasters), rating attitude) lainnya (semua ini
maka yang kedua harus dipilih. Ki- telah dibicarakan sejak beberapa
ta harus menyiapkan diri bagi per- waktu yang lalu, dan kiranya dapat
ubahan itu dan mengarahkannya. dianggap pengetahuan yang sudah
Agama Islam, bagi kita, merupa- umum). Yang erat sekali hubungan-
kan keyakinan. Bagi bangsa Indone- nya dengan masalah ini ialah keha-
sia, secara empiris atau kenyataan, rusan kita—orang-orang Islam—
Islam merupakan agama bagian ter- untuk mengembalikan agama Islam
besar rakyat. Karena itu, sikap-sikap sebagai agama perseorangan, di ma-
yang diterbitkan atau disangka di- na tak terdapat lembaga kependetaan
terbitkan oleh agama Islam, akan dengan suatu wewenang keagamaan
mempunyai pengaruh besar sekali (lâ rahbâniyat-a fî ‘l-Islâm).
bagi proses perubahan sosial. Bagi Perspektif kemakmuran ekonomi
perubahan sosial, peranan Islam tersebut, dan pencabangan-penca-
akan diwujudkan dalam dua sikap: bangannya yang dekat, masih ber-
menopang atau merintangi. Hal ini ada dalam lingkungan penggarapan
bergantung pada para pengikutnya. ilmu pengetahuan. Tapi sesudah
Guna menopang, menyertai, itu, ilmu akan tidak berdaya men-
bahkan melakukan sendiri dan jawab masalah-masalah asasi ke-
mengarahkan perubahan sosial ter- manusiaan. Menurut Ivan Svitak,
sebut, kita harus mampu melepas- masalah kesejahteraan manusia
kan diri dari sikap-sikap yang tidak tudak mungkin disederhanakan
kondusif bagi pembangunan dan begitu saja menjadi sekadar data
modernisasi, yang dihasilkan oleh empiris ilmu pengetahuan, sebab ia

3068  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

akan juga berurusan dengan ma- tang saat kembalinya fitrah atau
salah-masalah nilai-nilai dan pan- kesucian asal manusia setelah hilang
dangan tentang tujuan hidup karena dosa selama setahun, dan
manusia. Sebab, nilai-nilai mene- setelah pensucian dari dosa itu me-
tapkan arah tujuan kegiatan sosial lalui puasa. Dalam praktik yang
dan sekaligus merupakan sumber melembaga dan mapan sebagai adat
motivasi serta pendorong bagi kita semua, manifestasi dari Lebaran
aktivitas-aktivitas tersebut. itu ialah sikap-sikap dan perilaku
Karena nilai merupakan masalah kemanusiaan yang setulus-tulusnya
keyakinan, maka di sini dituntut dan setinggi-tingginya. Dimulai
adanya peranan mutlak agama. Di dengan pembayaran zakat fitrah
sini nilai-nilai keagamaan hendak- yang dibagikan kepada fakir miskin,
nya diwujudkan menjadi kemanu- diteruskan dengan bertemu sesama
siaan yang aktif, menjiwai kegiatan- anggota umat dalam perjumpaan
kegiatan praktis manusia, guna besar pada shalat ‘Id, kemudian
mewujudkan apa yang sering kita dikembangkan dalam kebiasaan
sebut masyarakat adil dan makmur terpuji bersilaturrahmi kepada
(dunia [sekular] dan ilmiah) yang sanak kerabat, dan teman sejawat,
mendapatkan ridlâ Tuhan Yang keseluruhan manifestasi Lebaran itu
Maha Esa (ukhrawi atau religius menggambarkan dengan jelas aspek
dan spiritual). Sebab, esensi kema- sosial dari hasil ibadah puasa.
nusiaan tidak terbatas pada per- Adalah bersyukur atas nikmat-
tumbuhan material semata-mata, karunia yang merupakan hidayah
melainkan meliputi pengembangan Allah kepada kita itu, maka pada
sepenuhnya diri manusia itu, dan hari Lebaran kita dianjurkan untuk
pembebasannya, sehingga ia akan memperlihatkan kebahagiaan dan
dapat menumbuhkan cipta rasanya, kegembiraan kita. Petunjuk Nabi
mengembangkan bakat-bakat dan dalam berbagai hadis mengarahkan
kecerdasan untuk menghayati ke- agar pada hari Lebaran tidak se-
kayaan dan keindahan dunia. orang pun tertinggal dalam ber-
gembira dan berbahagia, tanpa

berlebihan dan melewati batas.
SIKLUS FITRAH
Karena itu, zakat fitrah sebenar-
nya lebih banyak merupakan per-
Ibadah puasa selama sebulan di- ingatan simbolik tentang kewajiban
akhiri dengan Hari Raya Lebaran atas anggota masyarakat untuk ber-
atau Idul Fitri (‘îd al-fithr, “Siklus bagi kebahagiaan dengan kaum
Fitrah”), yang menggambarkan ten- yang kurang beruntung, yang ter-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3069


DEMOCRACY PROJECT

diri dari para fakir miskin. Dari segi SIKLUS SATU GENERASI
jumlah dan jenis materialnya sen-
diri, zakat fitrah mungkin tidaklah Di kalangan masyarakat luas ter-
begitu berarti. Tetapi, sama dengan dapat anggapan bahwa negeri kita
ibadah kurban, yang lebih asasi mengenal siklus 20 tahunan per-
dalam zakat fitrah ialah maknanya ubahan besar. Sebenarnya tidak te-
sebagai lambang solidaritas sosial pat dalam bilangan 20 tahun.
dan rasa perikemanusiaan. Dengan Yakni, kurang lebih setiap jangka
perkataan lain, zakat fitrah adalah waktu yang dianggap sebagai perio-
lambang tanggung jawab kemasya- de satu generasi, tampak adanya
rakatan kita yang merupakan salah gejala perubahan besar yang amat
satu hasil pendidikan ibadah puasa, menentukan kehidupan bangsa.
dan kita manifestasikan secara Jika kita mulai dengan abad ke-
spontan. 20, dorongan perubahan yang be-
Tetapi, sebagai simbol dan lam- sar terjadi setelah pengenalan pen-
bang, zakat fitrah harus diberi subs- didikan modern (baca: Belanda)
tansi lebih lanjut dan lebih besar kepada penduduk Hindia Belanda,
dalam seluruh aspek hidup kita se- berkat gelombang gerakan huma-
panjang tahun, berupa komitmen nisme yang saat itu melanda Eropa
batin serta usaha mewujudkan ma- dan mendorong diterapkannya apa
syarakat yang sebaik-baiknya, yang yang disebut “politik etis” oleh
berintikan nilai Keadilan Sosial. pemerintah Belanda kepada pendu-
Inilah antara lain makna firman duk tanah jajahan. Meskipun dalam
Allah berkenaan dengan Hari Raya pelaksanaannya kebijakan itu tetap
Lebaran: Hendaknya kamu sekalian bersifat kolonialistik dan imperialis-
sempurnakan hitungan (hari berpuasa tik, sama sekali tidak etis, namun
sebulan) itu, dan hendaknya pula kamu diperkenalkannya pendidikan mo-
bertakbir mengagungkan Allah atas dern kepada penduduk tanah jajah-
karunia hidayah yang diberikan oleh-Nya an mempunyai “akibat tak sengaja”
kepadamu sekalian, dan agar kamu (unintended consequence) yang besar
sekalian bersyukur (Q., 2: 185). bagi bangsa kita, yaitu tumbuhnya
Maka pada hari raya Idul Fitri kesadaran kebangsaan modern.
ada ucapan “Min al-‘â’idîn wa al- Perjuangan melawan penjajahan
fâ’izîn” yang artinya semoga kita se- dan usaha merebut kemerdekaan
mua tergolong mereka yang kembali memperoleh momentum baru kare-
ke fitrah kita—dan menang atas na adanya kesadaran itu, dengan
nafsu-egoisme kita. bentuk konkretnya berupa kebang-
 kitan gerakan-gerakan kebangsaan

3070  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

dengan pola-pola baru, terutama menegur sapa diri kita sendiri dan
Budi Utomo dan Sarekat Dagang sesama kita, al-salâmu ‘alaynâ wa
Islam (yang kemudian menjadi ‘alâ ‘ibâdillâhi al-shâlihîn. Karena
Sarekat Islam [SI]). Pemimpin SI itu, sehari-hari kita mengucapkan
bahkan kelak menjadi “guru” ham- al-salâmu ‘alaykum, salam untuk
pir semua para pendiri Republik, kalian semua.
khususnya Bung Karno. Tentu, mo- Sebenarnya yang lebih dulu
mentum yang amat bersejarah ialah memberikan tegur sapa kepada
terselenggaranya Sumpah Pemuda Nabi adalah Allah (innallâha wa
pada 1928. Kita semua mengetahui malâ’ikatahu yushallûna ‘alâ al-
bahwa sejak itu, nama “Indonesia” nabî—Allah dan malaikat itu ber-
menjadi populer dan signifikan se- tegur sapa dengan salawat pada
bagai identitas bangsa sekaligus Nabi), baru kemudian kita dianjur-
lambang aspirasi kemerdekaan. kan bertegur sapa kepada Nabi ju-
ga. Ini semua menunjukkan adanya

hierarki dari eksistensi ruhani:
SILATURRAHIM
mula-mula dari Allah, memancar
kepada Nabi, kemudian memancar
Dalam akhir shalat, kita memba- kepada kita semua.
ca al-tâhîyah yang berarti tegur Oleh karena itu, meskipun ber-
sapa dengan penuh hormat. Tegur syukur itu adalah kepada Allah—
sapa dengan mengucap
penuh penghor- alh amdulillâh
matan ini tidak b e r a r t i
semata tertuju memberi kredit
kepada Allah (al- kepada Allah—
ta hîyatu al-sha- tetapi Nabi
lawâtu al-thayyi- pernah menga-
bâtu lillâh), te- takan, “Barang-
tapi juga kepada siapa yang tidak
Nabi (al-salâmu berterima kasih
‘alaykum ayyuha pada sesama
al-nabiyyu wa- manusia, dia
rahmatullâhi wabarakâtuh). Tegur tidak berterima kasih pada Allah.”
sapa kepada Tuhan beremanasi atau Al-Quran memberi petunjuk
berpancar kepada tegur sapa kita bahwa kalau kita memberi sesuatu
kepada Nabi yang mengajari kita agar tidak mengharapkan balasan
jalan yang lurus. Terakhir, kita apa pun, meski hanya berupa

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3071


DEMOCRACY PROJECT

ucapan terima kasih. Kami memberi Ku-lah tempat kembalimu (Q., 31:
makan kepada kamu karena Allah 41).
semata; kami tidak mengharapkan Dalam hal kepada ibu, misalnya,
balasan dan terima kasih dari kamu ada bagian anatomis yang disebut
(Q., 76: 9). Ini dari pihak yang rahm (cinta kasih) tempat kita dulu
memberi. Bagi pihak yang mene- dikandung. Tempat itu disebut
rima, wajib mengucapkan terima rahm karena tidak ada cinta kasih
kasih karena merupakan bagian dari yang lebih murni daripada cinta ka-
terima kasih kepada Allah. sih ibu kepada anaknya. Hal ini
Dimensi vertikal yang berupa menyebabkan porsi kewajiban anak
memelihara hubungan baik dengan berbuat baik kepada ibu tiga kali
Allah (hablun minallâh) harus lebih besar dibanding kepada ba-
diselaraskan dengan hubungan pak. Istilah silaturahim kemudian
sesama manusia (hablun min al- diperluas cakupannya menjadi selu-
nâs). Hablun minallâh dilakukan ruh keluarga dan seluruh umat ma-
dengan zikir, sedang hablun min al- nusia. Karena itu, kalau kita zikir
nâs dengan silaturahim (tali cinta betul kepada Allah, kita juga harus
kasih), yaitu memelihara cinta kasih silaturahim, harus memelihara cinta
antarsesama manusia. Berbuat baik kasih kepada sesama manusia. Di
kepada orangtua adalah awal dari sinilah kita melihat kaitan antara
silaturahim. Beberapa ayat Al- silaturahim dengan ihsân.
Quran bisa dikemukakan di sini.

Dan Tuhanmu telah memutuskan
bahwa hendaknya kamu sekalian SILSIL AH TAREKAT
tidak beribadat kecuali kepada-Nya
saja, dan bahwa hendaknya kamu Setiap ajaran esoterik atau bâ-
berbuat baik kepada kedua orangtua thinî tentu memiliki segi-segi eks-
... (Q., 17: 23). Dan Kami berpesan klusif, yang tidak dapat dibuat un-
kepada manusia hendaknya berbuat tuk orang umum. Segi-segi eksklusif
baik kepada kedua orangtua ... (Q., itu menyangkut hal-hal yang “ra-
29: 8). Dan Kami berpesan kepada hasia”, di mana bobot keruhani-
manusia tentang kedua orangtuanya: annya yang berat membuatnya
ibunya mengandungnya dalam ke- sukar dimengerti oleh kaum awam
susahan demi kesusahan, berpisah (al-‘awwâm, orang umum), atau
setelah dua tahun; maka hendaknya mudah menimbulkan salah paham
engkau (manusia) bersyukur kepada- pada mereka. Karena itu, segi-segi
Ku dan kepada orangtuamu. Kepada- eksklusif tersebut seyogyanya tidak
dipahami seseorang melalui kegiatan

3072  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

pribadinya semata, melainkan dipa- Kemudian disajikan daftar leng-


hami dari seorang guru pembim- kap silsilah itu demikian:
bing (mursyid) yang sudah diakui 1. Muhammad Musta‘in Ramli
kewenangannya. 2. Utsman Al-Ishaqi
Seorang mursyid sendiri mem- 3. Muhammad Ramli Tamim
peroleh kewenangannya mengajar- 4. Muhammad Khalil
kan tarekat melalui pelimpahan 5. Ahmad Hasbullah Ibn Muham-
kewenangan (Arab: ijâzah, pembe- mad Madura
rian wewenang) dengan baiat dan 6. Abdul Karim
talqîn dari gurunya, dan guru itu 7. Ahmad Khathib Sambas Ibn
memperolehnya dari guru sebelum- Abdul Ghaffar
nya, sedemikian rupa sehingga 8. Syamsuddin
rangkaian guru-murid itu mengha- 9. Murad
silkan silsilah tarekat. Sebagai misal, 10. Abdul Fattah
tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah 11. Kamaluddin
yang sangat populer di Indonesia, 12. Utsman
dengan contoh yang dipimpin oleh 13. Abdurrahim
almarhum K.H. Musta‘in Ramli dari 14. Abu Bakar
Pondok Pesantren Rejoso, Peterongan, 15. Yahya
Jombang. Penjelasan sisilahnya 16. Husam Al-Din
adalah sebagai berikut: 17. Waliyuddin
Adapun silsilah kedua tarekat 18. Nuruddin
(Qadiriyah dan Naqsyabandiyah) 19. Zainuddin
itu ialah bahwa sesungguhnya Al- 20. Syaraf Al-Din
Faqîr ilâ ‘l-Lâhi Ta‘âlâ Al-Khabîr 21. Syamsuddin
Muhammad Ramli Tamim, Peterongan 22. Muhammad Al-Hattak
Jombang, telah memperoleh talqîn 23. Abdul ‘Aziz
dan baiat untuk kedua tarekat 24. Sayyid Al-Awliya’ wa Quthb Al-
tersebut dari Kiai Muhammad Khalil, Awliya’ Sayyiduna Al-Syaikh
Rejoso, Jombang. Kiai Khalil sendiri ‘Abd Al-Qadir Al-Jailani
memperoleh talqîn dan baiat dari 25. Abu Sa‘id Al-Mubarak Al-
Syaikh Ahmad Khathib Sambas Mahzum
Ibn ‘Abd Al-Ghaffar yang ‘âlim dan 26. Abu Al-Hasan ‘Ali Al-Hakari
‘ârif billâh (telah mempunyai mak- 27. Abu Al-Faraj Al-Tharthusi
rifat kepada Allah) yang berdiam di 28. ‘Abd Al-Wahid Al-Tamimi
negara Makkah Al-Musyarrafah 29. Abu Bakar Al-Syibli
kampung Sûq Al-Lail. 30. Abu Al-Qasim Al-Junaidi Al-
Baghdadi

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3073


DEMOCRACY PROJECT

31. Sari Al-Saqathi mampu lagi mengungkapkannya,


32. Ma‘ruf Al-Kurkhi terutama untuk suatu kenyataan
33. Abu Al-Hasan ‘Ali Ibn Musa tinggi yang ingin kita sampaikan.
Al-Ridla Simbol, atau bahasa Indonesia me-
34. Musa Al-Kazhim nyebutnya “tamsil-ibarat” diperlu-
35. Ja‘far Al-Shadiq kan sebagai alat mengungkapkan
36. Muhammad Al-Baqir “kenyataan tinggi” kehidupan ma-
37. Imam Zain Al-‘Abidin nusia. Secara etimologis, tamsil ber-
38. Sayyid Al-Syahîd Sayyidunâ Al- arti perumpamaan, sedangkan iba-
Husain Ibn Sayyidatinâ Fathi- rat adalah sesuatu yang yang harus
mah Al-Zahra’ diseberangi. Keterangan ini perlu
39. Sayyidunâ ‘Ali Ibn Abi Thalib dikemukakan terlebih dahulu, kare-
40. Sayyid Al-Mursalîn wa Habîb na hampir setiap hari kita menye-
Rabb al-‘âlamîn wa Rasûluhû but kata tamsil-ibarat, tetapi sering-
ilâ kâffat Al-Khalq ajma‘în, kali tidak jelas apa yang dimaksud-
Sayyidûna Muhammad Saw. kan dengan kata itu. Dengan kata
41. Sayyidunâ Jibril a.s. tamsil-ibarat itu, artinya segala se-
42. Rabb Al-Arbâb wa Mu‘tiq Al- suatu yang ditamsilkan baru kita
Riqâb, huwa Allah Swt. ketahui maknanya secara benar apa-
Selanjutnya, untuk mengikat tali bila kita menyeberang ke apa yang
hubungan batin dengan mursyid, ada di balik kata-kata itu.
seorang murid (al-murîd, penuntut Sebagai contoh, sering disebut
atau pencari kebenaran) melakukan bahasa merupakan suatu sistem
baiat atau janji setia kepada guru simbol. Oleh karena itu, bahasa
pembimbing. Termasuk janji setia adalah suatu lambang yang tidak
untuk tidak membagi pengetahuan mempunyai maknanya sendiri.
esoteriknya itu kepada orang lain Makna bahasa ada pada benda atau
secara tidak sah dan tanpa perkenan barang yang kita namakan sesuai
guru pembimbing. dengan kesepakatan. Maka banyak
teori yang menyebutkan bahwa

bahasa itu sebenarnya satu, tetapi
SIMBOL
kemudian berkembang menjadi
berbagai macam, karena terjadinya
Simbol adalah lambang yang proses penamaan simbol yang
biasa kita gunakan untuk mengung- berbeda-beda. Perbedaan simbol ini
kapkan sesuatu yang penting dan seringkali dipertengkarkan, akibat
bermakna. Kita memerlukan sim- orang lupa akan esensinya (“apa
bol, karena kata-kata biasa tidak yang hendak dirujuk oleh simbol

3074  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

itu”). Jika orang mengetahui esensi dung kelengkapan untuk memung-


dari simbol itu, dan tidak berhenti kinkan pemahaman simbol-simbol
pada perbedaan simbolnya, maka itu secara jauh lebih bebas daripada
pandangan orang dapat menjadi mitologi.
sama. Misalnya agama (yang seperti Narasi tentang penciptaan Adam
juga bahasa, pada hakikatnya agama dan Hawa sebagai misal, kaum
adalah sistem simbol). Perbedaan Muslim tidak saja menunjukkan
memang ada pada kecenderungan
agama-agama, ka- penafsiran
rena setiap agama Spiritualisme isolatif yang me- yang berbeda
mempunyai per- ngungkung pelakunya dari masya- dari kaum Ya-
bedaan simbol— rakat sehingga ia tidak berhu- hudi dan Kris-
dalam agama biasa bungan dengan orang lain dan ten. Lebih dari
disebut syir‘ah orang lain tidak berhubungan itu, mereka
dengan dia . . . ini adalah spiri-
yang berarti ja- mendapati—
tualisme orang-orang yang lemah
lan—tetapi sebe- dan egois. sepanjang per-
narnya pada ting- tanggalan pen-
kat esensinya (“pa- (Dr. Sa‘id Ramadlan) ciptaan terse-
da tingkat tran- but—bahwa
sendennya”) adalah sama, yang dalam Al-Quran sendiri terdapat
dalam bahasa Islam disebut “meng- keterangan bahwa waktu menurut
ajarkan sikap kepasrahan kepada Tuhan tidaklah sama dengan waktu
Tuhan” (makna dari islâm itu menurut manusia. Dalam Al-Quran
sendiri). Dalam bahasa Arab, sistem disebutkan bahwa sesungguhnya satu
yang mengajarkan kepasrahan itu hari di sisi Tuhanmu adalah seperti
disebut dîn, yaitu ketundukan. seribu tahun dari yang kamu perhi-
tungkan (Q., 22: 47) dan bahwa,

Allah yang menciptakan langit
SIMBOL BUKAN MITOS dan bumi beserta apa yang ada
antara keduanya dalam enam hari
Dalam perkara simbol dan sim- kemudian bertahta di atas ‘Arasy
bolisasi, Islam tidaklah jauh berbe- (“Singgasana”). Tidak ada bagimu
da dari agama lain mana pun, jika sekalian Pelindung, juga tidak
memang dimungkinkan pema- Penolong, selain dari Dia. Apakah
kamu tidak pikirkan? Dia yang
haman simbol-simbol itu menuju
mengatur segala perkara dari langit
makna yang sama. Tetapi, Islam sampai ke bumi, kemudian ia
memiliki kelebihan atas yang lain- (segala perkara) itu naik kepada-
nya karena secara inheren mengan-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3075


DEMOCRACY PROJECT

Nya dalam masa sehari yang ukur- pandang sebagai lambang-lambang,


annya adalah seribu tahun dari semua itu dapat dipahami dengan
yang kamu perhitungkan. Itulah cara-cara yang lebih masuk akal, se-
Dia (Tuhan) Yang M ahatahu suai dengan seruan Kitab Suci sen-
tentang yang tersembunyi (gaib)
diri agar kita senantiasa menggu-
dan yang tampak (syahâdah ), Yang
Mahamulia dan Mahakasih Sayang
nakan akal dan pikiran serta tidak
(Q., 32: 5). mengikuti sesuatu yang kita tidak
mengerti. (Janganlah engkau meng-
Dalam firman-firman yang me- ikuti sesuatu yang engkau tidak mem-
nyebutkan bahwa sehari di sisi punyai pengertian mengenainya. Se-
Tuhan sama dengan seribu tahun sungguhnya pendengaran, pengli-
bagi manusia itu masih juga ter- hatan dan hati (fu’âd) itu semuanya
kandung kemungkinan perlam- akan dimintai pertanggungjawaban
bangan atau simbolisasi, yaitu [Q., 17: 36]). Digandengkan de-
pernyataan “seribu” tahun itu sen- ngan banyak seruan dan dorongan
diri. Para penafsir Al-Quran menga- kepada manusia untuk mengguna-
takan bahwa perkataan “seribu” di kan akal [ya‘qilûn, dengan berbagai
situ tidaklah musti diartikan secara tasrifnya] dan berpikir [yatafakkarûn,
harfiah—karena ia hanyalah per- dengan berbagai tasrifnya] maka
lambang atau majaz yang dapat ber- jelas sekali bahwa Islam tidak
arti penggambaran waktu yang menghendaki manusia berpikir
sangat lama. Tafsiran ini ditunjang serba bersifat dongeng yang tidak
oleh keterangan lain dalam Kitab masuk akal.
Suci bahwa di hari kiamat, Para ma-

laikat dan Ruh Suci naik—meng-
hadap—kepada-Nya dalam satu hari
SIMBOLISME
yang ukurannya ialah lima puluh
ribu tahun (Q., 70: 4). Dalam Berkaitan dengan pemahaman
bahasa kontemporer, keterangan- esensi terhadap simbolisme, dapat
keterangan Al-Quran itu memberi dikemukakan simbolisme Ka‘bah
kemungkinan penafsiran sebagai (kiblat) yang banyak ditulis dalam
petunjuk tentang kenisbian waktu. berbagai literatur kesufian sebagai
Dengan begitu, Al-Quran memberi contoh. Orang akan gagal untuk
peluang yang besar untuk pengem- menghayati makna keagamaan
bangan penafsiran dan pemahaman menghadap Ka‘bah, jika tidak tahu
keagamaan yang lebih bebas dari makna di balik simbolisme tersebut.
mitos dan mitologi. Atau, kalaupun Kenyataan tersebut ditunjukkan pa-
firman-firman suci harus tetap di- da saat Nabi Muhammad Saw. me-

3076  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

lakukan perpindahan kiblat dari bolisme seperti itu menjadi hilang,


Yerusalem ke Makkah (Ka‘bah) se- tetapi akan tetap ada bagi orang-
cara dramatis. Dikisahkan, saat itu orang yang khawwâsh (khusus). Pe-
Nabi Muhammad Saw. sedang me- mahamannya dapat diterangkan
lakukan shalat dengan ilustrasi
zuhur (dalam berikut. Ada se-
sumber yang lain Tobat yang dilakukan tanpa keju- orang ahli ke-
disebutkan shalat juran dan ketulusan, sesung- sufian yang me-
asar). Pada dua guhnya merupakan perbuatan nyatakan, sean-
rakaat awal, kib- membohongi diri dan akan me- dainya kita bisa
rugikan dirinya sendiri, karena
lat diarahkan ke amal perbuatan baik atau jahat
naik ke atas, dan
Yerusalem, tetapi pada hakikatnya akan kembali secara imajiner
pada dua rakaat kepada diri kita sendiri, baik di bisa melihat bu-
berikutnya, dipe- dunia maupun di akhirat kelak. mi, maka secara
rintahkan untuk imajiner pula ki-
mengarah ke selatan (Makkah). ta bisa melihat lingkaran-lingkaran
Melihat perpindahan kiblat itu, yang bersumbu sama. Lingkaran-
banyak di antara pengikut Nabi lingkaran itu tidak lain adalah orang
yang mengalami kebimbangan dan yang shalat, dan sumbunya adalah
bahkan ada yang menjadi murtad. Makkah (Ka‘bah). Terjadinya ling-
Setelah itu, turunlah ayat-ayat karan-lingkaran yang bersumbu sa-
polemis dari Al-Quran yang me- ma itu dimungkinkan karena setiap
nyatakan bahwa kebajikan itu saat di dunia ini terdapat orang
bukan karena menghadap ke Barat yang shalat lima waktu di berbagai
atau ke Timur, tetapi orang yang tempat, akibat bentuk bola dunia
beriman kepada Tuhan, sabar, yang bulat menghadap titik yang
menepati janji, berbuat baik, dan sama di Ka‘bah.
sebagainya. Sedangkan Barat dan Peristiwa tersebut diibaratkan
Timur adalah milik Tuhan, ke mana sebagai garis lurus jeruji sepeda
pun manusia menghadap di sana yang berporos di as atau sumbunya.
ada Wajah Tuhan. Dan setiap umat Jeruji sepeda apabila makin dekat
mempunyai arah tersendiri ke mana dengan as atau sumbunya, maka
akan menghadap. Oleh karena itu, jaraknya makin dekat, sebaliknya
hal tersebut janganlah dipersoalkan, jika jaraknya makin jauh, maka
yang penting adalah berlomba- jaraknya semakin renggang. Hal itu
lomba kepada kebajikan. seperti juga simbolisme dari ke-
Dalam perspektif keagamaan agamaan kita. Apabila kita makin
orang-orang awam, fenomena sim- dekat dengan esensi nilai-nilai ke-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3077


DEMOCRACY PROJECT

agamaan, maka sebenarnya mem- nya. Tetapi jika dorongan instinktif


punyai titik persamaan. Sedangkan ini tidak dibimbing dengan benar,
apabila makin jauh dari esensi, maka akan berubah menjadi mala-
maka perbedaan itu semakin lebar. petaka. Bayangkan jika seorang
Oleh karena itu, kemudian tim- bayi yang karena nalurinya tersebut
bul suatu istilah “the heart of the berkehendak untuk makan tanpa
religion” dan “the religion of the dibimbing oleh ayah-ibunya, ia
heart”. Istilah ini muncul karena akan makan apa saja yang terkena
kiblat manusia menurut berbagai mulutnya atau terpegang tangan-
literatur kesufian sebenarnya ter- nya.
letak pada hati, sebagai simbolisasi Demikian halnya dengan do-
dari kerinduan kepada sentralitas rongan untuk menyembah, semata-
atau kesadaran mengenai makna mata ditujukan untuk kebahagiaan
pusat, seperti halnya simbolisasi manusia itu sendiri. Tidak ada ke-
kiblat di Makkah (Ka‘bah). Hati bahagiaan yang lebih tinggi kecuali
adalah pusat kedirian kita yang me- kebahagiaan kembali kepada Tuhan
rupakan tempat bersemayamnya yang dapat digambarkan melalui
atau lokus dari rasa kesucian, seba- “fenomena pulang”. Pulang adalah
gai kelanjutan perjanjian primordial gejala psikologi, bukan gejala fisik.
manusia dengan Tuhan. Oleh ka- Orang yang pulang, akan merasakan
rena itu, secara kefalsafahan manu- kebahagiaan meskipun secara fisik
sia lahir membawa dorongan yang rumahnya hanya sederhana saja,
sangat alamiah, yakni dorongan misalnya melalui ungkapan home
untuk kembali kepada Tuhan, sweet home dan sebagainya. Dengan
sesuai dengan perjanjiannya terda- demikian, kebahagiaan itu adalah
hulu. Dorongan tersebut kemudian sikap kejiwaan (state of mind) yang
diwujudkan dengan dorongan un- tidak tergantung kepada masalah
tuk menyembah (berbakti) kepada kebendaan.
Tuhan. Maka kalau manusia dibiarkan
Bagaimanakah dengan bentuk untuk menyembah apa saja, maka
dorongan yang lain? Setiap manusia dorongan tersebut akan berubah
yang lahir, memiliki naluri instink- menjadi malapetaka yang luar biasa
tif, seperti makan dan minum. Se- dahsyatnya, seperti terjadinya tiran-
orang bayi yang merasakan lapar isme pemujaan kepada manusia. Itu
dan haus, ia diajari oleh Tuhan un- sebabnya agama mengajarkan bu-
tuk menyatakan nalurinya berupa kan percayalah kepada adanya
makan dan minum dengan mena- Tuhan, melainkan bebaskan diri
ngis melalui bimbingan bapak-ibu- manusia dari kepercayaan-keper-

3078  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

cayaan palsu, baru setelah itu per- suatu adalah atau sebagai wujud
caya kepada Tuhan yang sebenar- kecintaannya tersebut. Sikap seperti
nya: “Lâ ilâha illallâh” (Tidak ada ini dapat dianalogikan dengan
tuhan, kecuali Tuhan itu, yaitu cerita Majnun Laila (artinya orang-
Allah).” Ajaran ini muncul bukan yang tergila-gila pada Laila) yang
karena manusia tidak percaya ke- terdapat dalam syair Asy. Dikisah-
pada Tuhan, tetapi justru karena kan ada seorang laki-laki yang ter-
terlalu banyak percaya kepada “tu- gila-gila pada Laila, tetapi ia sendiri
han”—artinya “tuhannya” manusia tidak pernah bertemu dengan Laila.
itu terlalu banyak. Dari sinilah ke- Meskipun demikian, laki-laki terse-
mudian agama muncul, dan karena but menikmati betul cintanya kepa-
agama menyangkut realitas tinggi, da Laila, karena segala sesuatu di-
maka itu dinyatakan dalam bentuk pandangnya sebagai Laila. Demi-
simbol-simbol. Esensi yang dapat kian halnya dengan kecintaan kepa-
ditangkap, atau apa yang mau di- da Tuhan. Ini bukan syirik, tetapi
katakan dengan melalui simbol- ekspresi kecintaan yang sempurna.
simbol keagamaan itu adalah suatu Berkaitan dengan cinta, paling
kesadaran agar manusia kembali tidak terdapat 3 (tiga) tahap cinta
kepada dirinya. Atas dasar itulah, sebelum dibagi lagi dalam tahap-
setiap potong firman Tuhan disebut tahap yang lebih halus, yaitu tahap
âyât (artinya tanda-tanda [dari raga (jasmani), tahap jiwa (nafsani),
Tuhan] atau the sign of God). Semua dan tahap sukma (ruhani). Kecin-
makhluk ciptaan Tuhan adalah taan ragawi (dalam bahasa Yunani
ayat-ayat Tuhan, baik manusia, bi- disebut cinta eros, yaitu erotic love)
natang (bahkan sampai yang se- merupakan tahap cinta yang tidak
kecil-kecilnya), maupun alam se- cukup untuk membangun kebaha-
mesta. Mengapa demikian? Karena giaan rumah tangga. Oleh karena
meskipun manusia telah dikum- itu, Tuhan di dalam Al-Quran me-
pulkan untuk membuat makhluk negaskan bahwa selain menciptakan
ciptaan Tuhan yang berbentuk cinta erotik (hubb al-syahwah atau
sangat kecil sekalipun, manusia mahabbah), kemudian ditingkatkan
tidak akan mampu melakukannya. menjadi mawaddah. Yaitu suatu
Dalam tasawuf, terdapat pan- kecintaan kepada orang berdasarkan
dangan “serba Tuhan” (wahdat al- kearifan melihat manusia sebagai
wujûd). Pandangan ini didasarkan makhluk Allah yang tinggi, bukan
pada kenyataan bahwa jika sese- lagi hanya kepada nafsu biologis.
orang sudah sangat cinta kepada Cinta berdasarkan kearifan ini
Tuhan, maka dia melihat segala se- dalam bahasa Yunani disebut phalic

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3079


DEMOCRACY PROJECT

yang juga berkaitan dengan philos- melihat pohon yang terbakar. Sete-
sophos, cinta kepada kearifan). Te- lah dekat, terdengarlah suara “Aku
tapi tahap cinta yang kedua ini juga adalah Tuhanmu!” yang didengar
tidak cukup untuk mencapai bi- oleh Musa sebagai “Ya Huwah!”
dang tertinggi kemanusiaan, maka (Wahai Dia). Menurut suatu kete-
harus ditingkatkan kepada rahmah rangan, simbolisme pohon yang
(kasih)—yang menggambarkan
dalam bahasa agape ini adalah
Yunani disebut “Sebaik-baik zuhud adalah me- pohon Sidrah
agape, yaitu sifat nyembunyikan zuhud.” (Lotus) yang di-
Tuhan yang ter- (Hadis) pergunakan sejak
tinggi, yang bah- zaman Mesir
kan dalam Al-Quran, Tuhan me- Kuno sebagai lambang dari wisdom
wajibkan kepada dirinya sifat rah- (kearifan). Pohon Sidrah ini juga
mah ini. Rahmah adalah cinta Ilahi secara kebetulan merupakan per-
(cinta transendental/cinta spiritual) lambang kesucian dalam agama
yang tidak bisa diterangkan dengan Buddha.
kata-kata, sehingga harus dipakai Nabi Muhammad Saw. dalam per-
simbol-simbol. Dan manusia tidak jalanan pendakian spiritual yang di-
akan mampu mencapai kebahagiaan sebut mi‘râj (artinya pendakian), sam-
tertinggi, kalau tidak mengalami pai ke suatu tempat yang bernama
rahmah ini. Sidrat Al-Muntahâ (artinya pohon
Sidrah penghabisan). Dengan demi-

kian, Nabi Muhammad Saw. men-
SIMBOLISME AGAPE capai the highest wisdom. Dan seperti
Simbolisme dari agape/rahmah, yang tertulis dalam buku-buku
yaitu kecintaan karena menemukan tasawuf (mistik)—misalnya Rudolf
kebenaran tertinggi adalah “pohon”. Otto dalam Mysticism in the West—
menyatakan bahwa jika seseorang
Dikisahkan, suatu ketika Nabi
Musa sedang berada di Gurun Sinai sudah bisa mencapai kepada ke-
bersama keluarganya. Dalam kege- benaran yang tertinggi, biasanya
lapan malam yang sangat pekat, akan diam. Terjadilah keheningan
Nabi Musa menyuruh keluarganya total. Maka ketika Nabi Muham-
mad Saw. mencapai S idrat Al-
untuk tinggal di tempat itu, semen-
tara ia ingin mengambil obor sete- Muntahâ itu yang terlukis adalah
lah melihat api di tempat lain. Keti- “ketika pohon itu diliputi oleh ca-
ka sampai di tempat tersebut, ia haya yang tidak terlukiskan”. Peng-

3080  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

lihatan Nabi Saw. tidak berkutik Ketika itu, bahasa Turki Utsmani
dan beliau tidak bergerak. (Ottoman Turk) itu ditulis dalam
Simbolisme pohon ini bersifat Bahasa Arab, yang sudah meng-
universal dan digunakan dalam ba- hasilkan khazanah ilmu penge-
nyak hal. Al-Quran memberikan tahuan dan peradaban sebagai
perumpamaan tentang ide, gagasan akibat kekuasaannya selama kurang
atau pikiran yang baik, seperti po- lebih tujuh abad. Apa yang kemu-
hon yang “akarnya menghunjam ke dian terjadi? Orang Turki terlepas
bumi, cabangnya mencakar ke la- dari masa lampaunya. Mereka tidak
ngit, dan selalu berbuah pada mu- lagi bisa melanjutkan peradaban
sim-musim tertentu atas izin Tu- yang sudah dirintis oleh nenek mo-
han”. Simbolisme ini mengandung yangnya, dan harus memulai lagi
pengertian bahwa segala sesuatu itu dari nol. Dalam keadaan demikian,
harus memiliki otentisitas dan rele- mereka harus berkompetisi dengan
vansi, yaitu berakar pada tradisi orang-orang Barat. Akibatnya, mere-
(budaya), tetapi juga harus relevan ka selalu kalah dan tertinggal, dan
yakni dapat menjawab tantangan jiwa mereka pun terbelah (split
zaman. personality).
Peradaban (kebudayaan) itu ha- Kondisi tersebut berbeda de-
rus mempunyai akar (otentisitas), ngan bangsa Jepang, yang keingin-
dan berdasarkan keotentikan itu annya menjadi modern relatif baru
lalu dikembangkan usaha untuk dibandingkan dengan Turki, tetapi
merespons tantangan zaman. Contoh jauh lebih berhasil. Mengapa? Kare-
yang paling konkret adalah dalam na orang Jepang tidak mengartikan
kasus Turki dan Jepang. Turki ada- modernitas sebagai kebaratan. Mo-
lah negeri non-Barat yang pertama dernisasi adalah sesuatu hal yang
kali ingin menjadi modern, tetapi universal yang bisa ditransfer dan
sampai saat ini mengalami ke- diokulasikan dengan budaya setem-
gagalan. Mengapa? Karena ke- pat. Itulah sebabnya, Jepang tidak
salahan Kemal Attaturk dalam pernah berpikir untuk mengganti
menterjemahkan kemodernan. Dia huruf kanji menjadi huruf latin,
menganggap bahwa kemodernan sehingga terjadilah kontinuitas
adalah kebaratan (westernisme), peradaban dan budaya Jepang—
dimulai dengan hal-hal yang trivial yang kira-kira sudah mencapai
(sepele) seperti mengganti pakaian dan 3.000 tahun. Dalam keadaan oten-
sebagainya. Dan yang lebih parah tik seperti itu, orang Jepang mem-
lagi adalah ketika ia mengganti punyai kemantapan budaya sehing-
huruf Arab dengan huruf Latin. ga menjadi kreatif. Boleh saja orang

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3081


DEMOCRACY PROJECT

Amerika menemukan transistor, te- SINTESIS BUDAYA, EKONOMI,


tapi yang menciptakan transistor DAN POLITIK
menjadi barang-barang komoditi
yang sangat laku adalah orang Kesejajaran menakjubkan meto-
Jepang. Boleh saja orang Amerika dologi Ibn Khaldun dengan yang
menemukan komputer, tetapi orang ada pada kaum sarjana keislaman
Jepanglah yang menciptakan lap- mutakhir, yang banyak melancarkan
top. Sikap kreatif seperti itu bisa ter- kritik kepada “Orientalisme” (mur-
jadi karena orang-orang Jepang ni), sungguh patut diapresiasi.
sudah biasa menciptakan barang- Yaitu, metodologi kajian melihat
barang yang berukuran kecil seperti gejala-gejala dalam kerangka inter-
ikebana dan sebagainya. Terjadilah aksi sosial, politik, ekonomi, bu-
kontinuitas dan hubungan organik daya, geografis, dan lain-lain, dan
antara ciptaan-ciptaan modern orang bukannya sebagai wujud entitas
Jepang, dengan budayanya sendiri: terpisah. Kritik terhadap Orien-
ada keterkaitan dan sambungan an- talisme yang dilancarkan para sar-
tara budaya masa lalu dengan masa jana keislaman modern ialah bahwa
sekarang dan mendatang. Orientalisme (dalam pengertiannya
Bangsa kita hendaknya melaku- sebagai bentuk disiplin ilmiah ter-
kan hal seperti itu. Jika diibaratkan tentu) terlalu banyak membatasi
dengan keadaan tubuh kita, apabila kajian Islam hanya sebagai masalah
digestive system (sistem pencernaan) hermeneutika yang banyak meng-
kita bekerja dengan baik, maka se- andalkan kemahiran bahasa (klasik).
gala sesuatu yang kita makan akan Selain itu, Orientalisme juga dikri-
dihancurkan kemudian dilumatkan tik karena kajiannya hanya tertuju
menjadi bagian dari kedirian tubuh terutama kepada masa-masa dini
kita, sedangkan yang tidak perlu Islam saja (di mana masa sesudah-
dikeluarkan sebagai kotoran. De- nya dianggap mundur, dekaden,
mikian juga apabila digestive system dan tidak autentik). Menurut Ira
budaya kita berjalan dengan baik, Lapidus, ini antara lain adalah
apa pun yang masuk akan dicerna akibat dominasi aliran filsafat dan
oleh bangsa kita dan menjadi bagi- keagamaan tertentu dalam budaya
an dari ke-Indonesia-an itu sendiri, Barat awal abad 19 dan 20. Khusus
bukan sesuatu yang asing. Pada saat dari idealisme Jerman, kaum Ori-
itulah, bangsa kita menjadi kreatif entalis “mewarisi pandangan bahwa
dan autentik. kekuatan penggerak dalam sejarah,
pengaruh utama terhadap karakter

sebuah peradaban, ialah Geist ma-

3082  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

nusia, yaitu jiwa dan realita keji- der. Karena itu, mereka meneliti
waannya.” kekuatan-kekuatan sebab-musabab
Dalam pandangan para sarjana dan hukum-hukum objektif sejarah,
keislaman, yang oleh Lapidus untuk dan berpendapat bahwa pengeta-
sementara disebut kaum “positivis”, huan kesejarahan menuntut tidak
metode kaum Orientalis itu kurang hanya pengetahuan tentang teks
empirik, sehingga juga kurang tertentu, tetapi sebuah struktur
ilmiah. Memang konseptual
terjadi kritik ter- untuk memberi
hadap Orienta- Setiap orang sesungguhnya mem- keutuhan pema-
lisme secara kele- punyai potensi untuk menjadi haman pengala-
wat batas oleh tiran, yaitu ketika ia merasa tidak man kesejarahan.
kaum “positivis” perlu lagi kepada sesamanya. Karena pen-
ini, lebih-lebih dekatannya yang
kaum positivis yang berhaluan terlalu Marxian itu, maka kaum
Marxis, sehingga mereka tidak “positivis” tadi jatuh pada eks-
mampu menghargai berbagai pres- tremitas lain yang tidak dapat dibe-
tasi kesarjanaan yang, bagaima- narkan. Yaitu, kegagalan mereka
napun, amat berguna dalam pe- untuk menghargai pengaruh yang
ngembangan kajian Islam selanjut- mendalam dari bahasa dan agama
nya. Kritik mereka ini terbukti terhadap identitas orang banyak,
menjadi pendorong baru muncul- dan mereka pun terbukti tidak
nya tipe kajian Islam yang lebih mampu mengetengahkan kekhu-
maju. Metodologi mereka digam- susan dan kepribadian bangsa-
barkan Lapidus demikian: bangsa Muslim. Padahal tanpa
Mereka cenderung melihat, di memerhatikan peranan bahasa dan
balik tingkah laku pribadi-pribadi agama seperti tertuang dalam teks-
dan pengaruh ide-ide, berbagai ke- teks, maka suatu temuan tentang
kuatan tersembunyi, yang tidak pengalaman sejarah pada suatu
tunduk kepada pengawasan sadar kelompok masyarakat Islam akan
manusia, dengan menekankan tidak berbeda dengan yang ada
kondisi-kondisi biologis, geografis, pada kelompok lain.
demografis, ekologis, dan ekonomis, Tetapi itu tidak berarti kita me-
sebagai dasar pengalaman sejarah. nemui jalan buntu. Berhadapan de-
Mereka cenderung beranggapan ngan dua ekstremitas yang masing-
bahwa materi dan kondisi-kondisi masing terbukti tidak bisa didu-
ekonomis adalah fundamental dan kung lebih lanjut, akal sehat men-
bahwa gejala budaya adalah sekun- juruskan kita ke arah jalan tengah,

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3083


DEMOCRACY PROJECT

dengan membuat sintesis antara ilmiah yang akan menjamin objek-


pertimbangan budaya dengan per- tivitas secara optimal. Masalah-
timbangan ekonomi dan politik. masalah humaniora dan ilmu sosial
Seorang Muslim tentu (atau acapkali digambarkan sulit didekati
seharusnya) tidak merasa asing secara objektif sepenuhnya, meng-
dengan jalan pikiran itu. Sebab ba- ingat pelaku pengamatan sendiri
ginya, menurut ajaran agama Islam, adalah peserta dalam gejala yang
agama dimaksudkan untuk membe- diamati. Namun, kembali kepada
ri tuntunan tentang tingkah laku Ibn Khaldun, ternyata objektivitas
perorangan dan kemasyarakatan da- yang optimal tetap selalu dimung-
lam hidup di dunia, dan Islam ada- kinkan. Hitti menyebut Ibn
lah agama yang harus dihayati da- Khaldun sebagai seorang sarjana
lam konteks ekonomi, politik, dan yang menggarap sasaran kajiannya
kemestian-kemestian hidup lainnya. “dengan tingkat pengendalian dan
Islam tidak pernah lepas dari ke- objektivitas yang mengagumkan”.
nyataan keras dunia. Sebaliknya, Objektivitas dalam melihat ma-
tingkah laku dan tindakan umat salah sendiri ini, kini disinyalir
Islam tidak dapat dipandang lepas langka pada umat Islam, akibat
dari segi keagamaan dan keyakin- umat Islam tersudut ke posisi
annya. Maka pengalaman sejarah defensif oleh keangkuhan impe-
umat Islam tidak mungkin dikaji rialisme Barat. Maka tantangan
dan dipahami sebagai hal yang le- utama dalam metodologi kajian
pas dari kemestian-kemestian objek- Islam lebih lanjut ialah bagaimana
tif di sekelilingnya di satu pihak, ser- melepaskan diri kita (umat Islam,
ta komitmen-komitmen kejiwaan dan terutama para pengkaji Islam)
dan moral seperti dikehendaki atau dari trauma penjajahan yang me-
diilhamkan oleh agama, di pihak nyudutkan kita ke posisi defensif
lainnya. Termasuk dalam sejarah itu. Kemudian, menumbuhkan
umat Islam itu ialah institusionali- konfidensi baru untuk mampu me-
sasi sistem doktrinal dan ritual ke- lihat persoalan secara lebih objektif,
agamaan. Semua itu terwujud da- termasuk persoalan pemikiran, guna
lam kerangka pilihan dan tindakan merancang masa depan bersama
serta dalam kerangka tantangan dan yang lebih baik. Ini berarti perlunya
jawaban. meneruskan garis pemikiran Ibn
Dalam kajian Islam, termasuk Khaldun dan mengembangkan il-
yang menyangkut bidang pemi- mu-ilmu sosial. Kemajuan yang
kirannya, diperlukan perangkat terus berlangsung di negeri-negeri

3084  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

Muslim membuat harapan itu kira- Hal itu mencerminkan, untuk ke-
nya tidaklah terlalu jauh. sekian kalinya, ketidakmampuan
sebagian umat, khususnya kaum

ortodoks, untuk menerima tradisi
intelektual falsafah. Dan sepanjang
SISA WARISAN
INTELEKTUAL IBN RUSYD
mengenai ujung barat Dunia Islam
ini, kekolotan kaum ortodoks itu
Ibn Rusyd tampaknya tidak le- tidak saja harus dibayar dengan
pas dari pengalaman-pengalaman hancurnya Aristotelianisme Islam
pahit yang menimpa para pemikir Ibn Rusyd dan tradisi intelektual
kreatif dan ino- falsafah pada
vatif terdahulu, umumnya,
bahkan lebih bu- bahkan juga
ruk lagi. Penguasa negeri Anda-
Islam Spanyol, lusia yang
yaitu Abu Yusuf Muslim itu
Ya‘qub Al-Manshur, sendiri pun
yang saat itu ber- akhirnya harus
kedudukan di lepas ke tangan
Seville, pernah musuh. Tapi,
memerintahkan secara menak-
untuk membakar jubkan, pikir-
semua karya Ibn Rusyd, kecuali an-pikiran Ibn Rusyd, yang dicoba
yang murni bersifat ilmu pengeta- dipadamkan oleh para penguasa
huan (science) seperti kedokteran, dengan bantuan para tokoh ke-
matematika, dan astronomi, atas agamaan kolot itu, ternyata lebih
tuduhan telah membuat bid‘ah. hidup di kalangan orang-orang
(Bandingkan dengan semangat pe- Yahudi dan Kristen Eropa Barat,
nyensoran serupa pada sementara kemudian bangkit kembali dengan
penguasa/pimpinan zaman seka- segarnya di Universitas Paris, lalu
rang!) Sangat menyedihkan bahwa berkembang menjadi salah satu
tindakan Amir itu, konon, semata- bahan pokok kebangkitan intelek-
mata hanya berdasarkan perhitung- tual mereka, dan seterusnya ikut
an politis. Namun tak luput peris- menentukan warna dan bentuk hu-
tiwa tersebut mempunyai pengaruh bungan lebih lanjut antara dunia
besar dalam perkembangan intelek- Barat dan Kristen itu dengan dunia
tual Islam yang amat merugikan. Timur yang Islam.

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3085


DEMOCRACY PROJECT

Kekalahan Ibn Rusyd dan kega- SISI MODERN


galannya membangkitkan Aristote- KONSTITUSI MADINAH
lianisme Islam, sepanjang mengenai
Bahwa Islam membawa kebebas-
implikasinya yang negatif pada
usaha memelihara dan mengem- an, telah dimulai dengan hijrah.
Begitu Rasulullah sampai ke Madi-
bangkan tradisi berpikir logis dan
rasional umat, adalah memang pa- nah, maka yang beliau lakukan, an-
tara lain, membuat perjanjian de-
tut sangat disesalkan. Tetapi dari
segi pencarian dan penemuan kebe- ngan orang Yahudi, yang biasa di-
naran itu sendiri, Falsafah dan sebut Konstitusi Madinah. Nama
ini sebetulnya diberikan oleh orang-
Kalam memang banyak mengan-
dung problem. Pada zaman modern orang orientalis, termasuk Montgomary
Watt. Dengan nada kekaguman,
ini tidaklah terlalu sulit mengenali
segi-segi Neoplatonisme dan mereka menyatakan bahwa itulah
konstitusi pertama kali yang pernah
Aristotelianisme yang merupakan
titik-titik kelemahannya. Banyak ada di muka bumi, di mana salah
dari Neoplatonisme itu, yang Islam satu idenya betul-betul modern,
yaitu kebebasan beragama.
maupun yang bukan Islam, yang
lebih mirip dengan dongeng dan Sayang sekali orang-orang Yahudi
Madinah saat itu satu demi satu
khayal seorang yang amat pandai,
seperti, misalnya, emanasionisme- berkhianat, mulai dari Bani Qainiqa,
nya dalam kosmologi. Demikian Bani Quraizhah, dan Bani Nadlir.
Akibatnya, satu per satu mereka di-
pula dengan logika formal Aristote-
les, yang mengingatkan seseorang hukum setimpal dengan pengkhi-
anatannya; ada yang dipersilakan
kepada seni permainan kata-kata
kosong. Kosmologi Neoplatonis secara halus keluar dari Madinah
dengan bebas membawa apa saja
boleh dikata seluruhnya telah
dengan tuntas terbantah oleh ilmu yang mau dibawa, ada yang diper-
pengetahuan modern, sedangkan silakan keluar dari Madinah tanpa
barang bawaan, dan ada juga yang
logika Aristoteles telah lama tum-
bang oleh sistem-sistem logika yang dibunuh habis.
Kita bisa berspekulasi, seandai-
dikembangkan oleh, misalnya, Mill,
Leibniz, dan Russel. nya orang Yahudi dulu itu penuh
pengertian dan menerima perjanjian

yang begitu longgar, maka barang-
kali Madinah sampai sekarang akan
tetap menjadi kota Islam dan Yahudi.
Tetapi Allah Swt. menghendaki la-

3086  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

in, sehingga mereka dibersihkan tepat sekali ketika ‘Umar Ibn


oleh Nabi. Malahan ‘Umar Ibn Khaththab memilih peristiwa ini
Khaththab kelak mengambil inisi- sebagai permulaan perhitungan pe-
atif untuk “membersihkan” tidak nanggalan Islam, karena maknanya
saja Makkah dan Madinah, tetapi yang begitu besar dan sekaligus
seluruh Hijaz dari unsur-unsur memberi penegasan bahwa manusia
non-Muslim, seperti orang-orang dihargai berdasarkan amal dan ker-
Kristen Najran. Najran adalah ko- janya, bukan kelahiran, keturunan,
ta yang berbat a s a n d e n g a n dan sebagainya.
Yaman di masa sekarang. Oleh

‘Umar Ibn Khaththab, Kristen
Najran dipersilakan pindah ke SISTEM MADÎNAH DAN
Mesopotamia. Mereka pun protes NASIONALISME MODERN
kepada ‘Umar, karena menurut
mereka, Nabi Muhammad saja Nasionalisme sejati, dalam artian
tidak melakukan itu. Tetapi ‘Umar suatu paham yang memerhatikan
menjawab dengan minta maaf kepentingan seluruh warga negara
sebab dia sedang melakukan eks- tanpa kecuali, adalah bagian integ-
pansi militer ke mana-mana dan ral dari konsep Madinah yang di-
ingin mempunyai pangkalan induk bangun Nabi. Berkenaan dengan
yang aman. Mereka dipindahkan ke Madinah Nabi itu, Robert N.
Mesopotamia dengan ganti rugi Bellah (seorang sosiolog paling
berlipat ganda, tidak hanya dalam terkemuka untuk saat ini), menye-
ukuran luas tanah, tetapi juga butkan bahwa contoh pertama
kualitasnya yang jauh lebih subur nasionalisme modern ialah sistem
daripada Najran. Sampai sekarang masyarakat Madinah masa Nabi dan
keturunan mereka masih ada, yaitu para khalifah yang menggantikan-
orang-orang Kristen Irak. Ironisnya, nya. Dalam sebuah tulisan, Bellah
justru sekarang mereka ditindas mengatakan bahwa sistem yang di-
oleh Saddam Hussein (tulisan ini bangun Nabi itu, yang kemudian
dibuat sebelum penyerbuan Amerika diteruskan para khalifah, adalah “a
ke Irak—editor), sehingga mereka better model for modern national
ingin pergi ke Amerika. community building than might be
Begitulah etos di sekitar hijrah. imagined”, (suatu contoh bangunan
Apa yang kita nikmati sekarang, se- komunitas nasional modern yang
perti demokrasi, hak asasi manusia, lebih baik daripada yang dapat di-
kebebasan beragama, dan seba- bayangkan). Komunitas itu dise-
gainya, dimulai dari hijrah. Adalah but “modern” karena adanya keter-

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3087


DEMOCRACY PROJECT

bukaan bagi partisipasi seluruh ang- disebut sebagai sekularisasi. Itu se-
gota masyarakat, dan karena adanya mua adalah konsekuensi dari ada-
kesediaan para pemimpin untuk nya kewajiban memusatkan peng-
menerima penilaian berdasarkan kudusan dan pengabdian mutlak
kemampuan. Penilaian kepada sese- hanya kepada Tuhan Yang Maha-
orang bukan berdasarkan pertim- tinggi (Allâh Ta‘âlâ, El Iliyun).
bangan kenisbatan atau ascriptive Menurut Robert Bellah, devaluasi
seperti perka- radikal, sekula-
wanan, kedae- risasi atau desak-
rahan, kesukuan, Barangsiapa menghendaki ke- ralisasi berdasar-
keturunan, keke- muliaan, maka kepunyaan Allah- kan paham Ke-
rabatan, dan se- lah kemuliaan itu seluruhnya. tuhanan Yang
bagainya, yaitu Kepada-Nya naik semua ucapan Maha Esa atau
ciri-ciri pribadi yang baik, dan amal saleh akan tauhid (tawhîd)
diangkat oleh-Nya.
yang merupakan itu merupakan
(Q., 35: 10)
“takdir” Tuhan, unsur ketiga me-
bukan hasil pi- ngapa prinsip or-
lihan bebas orang bersangkutan. ganisasi sosial Madinah disebut
Faktor-faktor kenisbatan atau as- modern. (“…Third was the radical
criptive tidak dapat dijadikan tolok devaluation, one might legitimately say
ukur tinggi-rendah martabat se- secularization, of all existing social
seorang. Penilaian kepada seseorang structures in face of this central God-
harus hanya berdasarkan apa yang man relationship. This means above
ia telah perbuat dan kemampuan- all the removal of kinship, which had
nya untuk melakukan sesuatu been the chief locus of the sacred in
(achievement orientation), berdasar- pre-Islamic Arabic, from its central
kan penegasan bahwa “Manusia significance”.)
tidak memiliki apa-apa kecuali yang Dengan paham dan semangat
ia usahakan. tauhid, Ketuhanan Yang Maha
Menurut Bellah, pencopotan ni- Esa, manusia memperoleh kemer-
lai kesucian atau kesakralan dalam dekaannya yang hakiki, karena
memandang kepada suku atau terbebaskan dari segala bentuk
kabilah, sehingga dengan penco- penghambaan ke sesama makhluk,
potan itu tidak dibenarkan untuk khususnya sesama manusia sendiri.
menjadikan suku atau kabilah se- Atas dasar paham dan semangat
bagai tujuan pengkudusan dan tauhid itu pula manusia harus
pengabdian, adalah tindakan deva- menentang setiap kekuasaan tiranik,
luasi radikal atau secara sah dapat kekuasaan yang merampas kebebas-

3088  Ensiklopedi Nurcholish Madjid


DEMOCRACY PROJECT

an, seperti Nabi Musa a.s. menen- dern yang lebih baik daripada yang
tang Raja Fir‘aun, seorang tiran dapat dibayangkan”.
(thâghût) dari Mesir Kuno. Mengingat bahwa dalam komu-
Lebih lanjut, Bellah juga menye- nitas nasionalisme terbuka dan
butkan bahwa sistem Madinah egaliter partisipatif model Madinah
adalah suatu bentuk nasionalisme itu kekayaan nasional adalah milik
yang egaliter partisipatif (“equali- umum (publik) guna sebesar-besar
tarian participant nationalism”). Hal kemaslahatan rakyat, maka diper-
itu berbeda sekali dengan sistem lukan pemisahan yang tegas antara
republik negara kota (city state) harta pribadi dan harta umum.
Yunani kuno yang membuka parti- Kekacauan antara keduanya akan
sipasi hanya kepada kaum lelaki merobohkan sistem hukum dan
merdeka, yang merupakan lima keadilan. Masyarakat, melalui setiap
persen penduduk. Sementara kaum pribadi warganya, diwajibkan tun-
perempuan dan semua budak, yang duk-patuh kepada hukum, yang
keseluruhannya merupakan sembi- dasar-dasar metafisisnya diletakkan
lan puluh lima persen penduduk, dalam ajaran agama seperti, misal-
tidak memiliki hak apa-apa dari nya, Sepuluh Firman dalam Taurat
ataupun terhadap negara. Seperti dan batasan-batasan (hudûd) halal-
diketahui, republik city state Yunani haram dalam Al-Quran. Lebih banyak
kuno adalah model bagi konsep lagi adalah hukum-hukum hasil ke-
republik dan demokrasi di Barat, sepakatan kontraktual (al-‘aqd, al-
dimulai dengan penerapannya di ‘uqûd) dan perjanjian (al-‘ahd, al-
Amerika, dengan gedung gaya ar- mu‘âhadâh) yang pembuatan hu-
sitektur kapitol sebagai lambang- kum-hukum serupa itu menjadi tu-
nya. Konsep republik city state gas pokok badan legislatif modern,
Yunani kuno itu masih harus di- kurang-lebih padanan konsep klasik
kembangkan sedemikian rupa, se- “Ahl al-halli wa al-‘aqdi”, yaitu
hingga tumbuh sejalan dengan pa- suatu kelompok para ahli yang me-
ham kerepublikan (republicanism) miliki wewenang untuk “mengurai”
dan demokrasi modern dalam wa- (hall) dan “mengikat” (‘aqd), yakni
dah negara-bangsa seperti kita wewenang membatalkan dan me-
saksikan sekarang ini. Namun ngukuhkan hukum atau aturan,
konsep Madinah, menurut Bellah berdasarkan pertimbangan kebenar-
sebagaimana dikutip di atas, se- an dan keadilan serta maslahat
sungguhnya adalah “suatu contoh umum. Kekacauan dalam pengua-
bangunan komunitas nasional mo- saan dan pengelolaan harta milik
pribadi dengan harta milik umum

Ensiklopedi Nurcholish Madjid  3089


DEMOCRACY PROJECT

akan mengakibatkan berkembang- bagai “harta rampasan perang”. Per-


nya bentuk-bentuk hubungan pem- cobaan melaksanakan pikiran-
bagian kekayaan nasional di luar pikiran kenegaraan “revolusioner”
hukum dan melanggar rasa keadilan. itu berlangsung hanya tiga bulan,
Lebih-lebih lagi jika semuanya itu untuk kemudian diganti, secara ter-
disertai praktik-praktik korupsi dan paksa, dengan sistem lain yang oleh
penyelewengan dengan transaksi Bung Karno sangat tidak disukai,
haram seperti suap-menyuap, maka yaitu demokrasi parlementer model
tujuan negara-bangsa untuk Eropa Barat, dengan Bung Karno
mewujudkan kesejahteraan umum dan Bung Hatta sebagai presiden
dan keadilan sosial akan menjadi dan wakil presiden simbolik tanpa
perkara mustahil. Karena itu nega- kekuasaan, dan Sutan Syahrir seba-
ra-bangsa mutlak memerlukan good gai perdana menteri, pemegang
governance, pengelolaan yang baik, kekuasaan yang sebenarnya. Dalam
yang bertumpu kepada kemutlakan salah satu tulisannya sebelum ke-
adanya transparansi, partisipasi ter- merdekaan, Bung Karno mengecam
buka, dan pertanggungjawaban atau habis sistem parlementer sebagai
accountability dalam semua kegiatan sistem yang menguntungkan go-
kenegaraan di setiap jenjang penge- longan berduit dari kalangan kaum
lolaan negara, sehingga terbentuk borjuis dan penindas rakyat.
pemerintah yang bersih (clean go- Tujuan penggantian sistem
vernment). presidensial menjadi sistem parle-
menter itu memang telah mengha-

silkan suatu terobosan diplomatik.
SISTEM PARLEMENTER Didahului oleh perundingan Roem-