Anda di halaman 1dari 3

 Pemberian obat melalui rektal

CHECKLIST PEMBERIAN OBAT PADA REKTUM


Nama : ……………………………………
NIM: …………………………………
ASPEK YANG DINILAI NILAI
0 1 2
Definisi :
Memasukan obat supositoria ke dalam rektum.
Tujuan :
 Merangsang peristaltik
 Merangsang defekasi
 Bekerja sebagai analgesik dan/atau antipiretik

Indikasi :

Kontra indikasi :
 Operasi rektum

 Pendarahan rektum yang aktif


Pelaksanaan
Persiapan Pasien :
• Memperkenalkan diri
• Bina hubungan saling percaya
• Meminta pengunjung atau keluarga meninggalkan
ruangan
• Menjelaskan tujuan
• Menjelasakan langkah prosedur yang akan di
lakukan
• Menyepakati waktu yang akan di gunakan

Persiapan alat dan bahan :


 Supositoria rektum
 Gel pelumas
 Sarung tangan bersih
 Jertas tissue
 Nampan ginjal
Persiapan Lingkungan :
 Sampiran
Tahap pre interaksi
1. Cuci tangan
2. Siapkan alat-alat
Tahap orientasi
1. Memberi salam , panggil klien dengan panggilan
yang disenangi
2. Memperkenalkan nama perawat
3. Jelaskan prosedur dan tujuan tindakan pada klien
atau keluarga
4. Menjelaskan tentang kerahasiaan
Tahap Kerja
1. Periksa instruksi dokter terkait nama pasien dan
obat serta jelaskan prosedurnya kepada pasien.
2. Lihat kembali informasi pasien terkait obat-
obatannya termasuk cara kerja, tujuan, efek
samping.
3. Periksa rekam medis terkait riwayat operasi atau
pendarahan anus.
4. Periksa pengetahuan pasien terkait tujuan terapi
obat dan kemauan untuk memberikan supositoria
sendiri.
5. Berikan privasi engan menutup tirai.
6. Jika pasien mau dan mampu memberikan obat
sendiri, berikan instruksinya dan suruh pasien ke
toilet dengan membawa segala peralatannya.
7. Cuci tangan, atur perlengkapan disamping ranjang
dan pakai sarung tangan.
8. Bantu pasien berbaring miring ke kiri dengan
tungkai atas ditekuk.
9. Selimuti pasien dengan hanya memaparkan area
anus.
10. Periksa kondisi anus dari luar dan palpasi dinding
rektum sesuai kebutuha. Pastikan adanya
pendarahan aktif.
11. Keluarkan supositoria dari bungkusnya dan
lumasi bagian ujungnya dengan gel. Lumasi jari
telunjuk tangan dengan dominan yang sudah
dibungkus sarung tangan.
12. Instruksikan pasien untuk menarik nafas dalam
secara perlahan lewat mulut dan untuk
merelaksasikan spinker ani.
13. Lebarkan bokong pasien dengna tangan yang
tidak dominan. Dengan jari telunjuk tangan
dominan yang sudah memakai sarangung tangan,
masukkan supositoria sedalam 10 cm pada orang
dewasa dan 5 cm pada anak-anak dan bayi secara
perlahan ke dalam anus, melewati spinker
internus dan sampai menempel ke dinding
rektum.
14. Tarik jari anda dan lap area nus dengan tissue.
15. Lepas sarung tangan dalam keadaan bagian dalam
berada di luar dan buang pada tempatnya.
16. Instruksikan pasien untuk tetap terlentang atau
berbaring miring selama 5 menit.
17. Periksa pasien 5 menit kemudian untuk
memastikan supositoeia masih berada dalam
rektum. Instruksikan pasien untuk menahan
supositoria selama 30-45 menit (atau sesuai
instruksi pabrik pembuatan obat)
18. Tanyakan apakah pasien mengalami rasa tidak
nyaman di area anus atau rektum selama proses
pemasukan supositoria.
19. Buang sarung tangan dan cuci tangan.
20. Catat dan laporkan respon pasien terhadap obat
termasuk reaksi apapun yang tidak biasa.
Tahap terminasi
1. Menyimpulkan hasil prosedur yang dilakukan
2. Melakukan kontrak untuk tindakan selanjutnya
3. Berikan reinforcement sesuai dengan kemampuan
klien
Tahap Evaluasi
Menanyakan pada pasien apa yang dirasakan setelah
dilakukan kegiatan
Tahap dokumentasi
Catat seluruh hasil tindakan dalam catatan keperawatan
Keterangan :
0 = tidak dikerjakan
1= di kerjakan tapi tidak lengkap/ tidak sempurna
2= dikerjakan dengan sempurna