Anda di halaman 1dari 3

KEMENTRIAN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM JURUSAN KEPERAWATAN


PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN
CHEKLIST KEBERSIHAN GENITALIA

Nama : NIM :

NILAI
ASPEK YANG DINILAI
0 1 2
DEFINISI
a. Sebuah lubang buatan yang dibuat oleh dokter ahli bedah pada dinding
abdomen untuk mengeluarkan feses.
b. Pembuatan lubang sementara atau permanen dari usus besar melalui
dinding perut untuk mengeluarkan feses
c. Lubang yang dibuat melalui dinding abdomen ke dalam kolon iliaka untuk
mengeluarkan feses.
TUJUAN
a. Menjaga kebersihan pasien
b. Mencegah terjadinya infeksi
c. Mencegah iritasi kulit sekitar stoma
d. Mempertahankan kenyamanan pasien dan lingkungannya.
PELAKSANAAN
Tahap Pre Interaksi
a. Persiapan pasien
1. Mengucapkan salam terapeutik
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan pada klien dan keluarga tentang prosedur dan tujuan
tindakan yang akan dilaksanakan
4. Penjelasan yang disampaikan dimengerti klien/keluarganya
5. Selama komunikasi digunakan bahasa yang jelas, sistemis serta tidak
mengancam
6. Klien/keluarga diberi kesempatan bertanya untuk klarifikasi
7. Privasi klien selama komunikasi dihargai
8. Memperlihatkan kesabaran, penuh empati, sopan, dan perhatian serta
respek selama berkomunikasi dan melakukan tindakan.
9. Membuat kontrak ( waktu, tempat dan tindakan yang akan dilakukan )

b. Persiapan Alat dan Bahan


1. Colostomy bag atau cincin tumit, bantalan kapas, kain berlubang, dan
kain persegi empat
2. Kapas sublimate/kapas basah/NaCl
3. Kapas kering atau tissue
4. 1 pasang sarung tangan bersih
5. Kantong untuk balutan kotor
6. Baju ruangan/celemek
7. Bethadine (bila perlu/bila mengalami iritasi)
8. Zink salep
9. Perlak dan alasnya
10. Plester dan gunting
11. Obat desinfektan (bila perlu)
12. Bengkok
13. Set ganti balutan

c. Persiapan Lingkungan
- Mengatur tempat tidur pasien dan lingkungan pasien (menutup gorden
jendela, pintu, memasang penyekat tempat tidur, mempersilahkan
keluarga untuk belajar merawat kolostomi pasien.
Tahap Orientasi
1. Memberi salam
2. Panggil klien dengan panggilan yang disenangi
3. Memperkenalkan nama perawat
4. Menjelaskan prosedur dan tujuan tindakan pada klien
5. Menjelaskan kerahasiaan
Tahap Kerja
1. Cuci tangan
2. Gunakan sarung tangan
3. Letakkan perlak dan alasnya dibagian kanan atau kiri pasien sesuai letak
stoma
4. Meletakkan bengkok di atas perlak dan didekatkan ke tubuh pasien
5. Mengobservasi produk (warna, konsistensi, dll)
6. Membuka kantong kolostomi secara hati – hati dengan menggunakan
pinset dan tangan kiri menekan kulit pasien
7. Meletakkan kolostomi bag kotor dalam bengkok
8. Melakukan observasi terhadap kulit dan stoma
9. Membersihkan kolostomi dan kulit disekitar kolostomi dengan kapas
sublimat/kapas hangat (air hangat)/ NaCl
10. Mengerongkan kulit sekitar kolostomi dengan sangat hati – hati dengan
hati – hati menggunakan kassa steril
11. Memberikan Zink salep (tipis – tipis) jika terdapat iritasi pada kulit sekitar
stoma
12. Menyesuaikan lubang kolostomi dengan stoma kolostomi
13. Menempelkan kantung kolostomi dengan posisi vertikel/horizontal/miring
sesuai kebutuhan pasien
14. Memasukkan stoma melalui lubang kantong ostomi
15. Merekatkan/memasang kolostomi bag dengan tepat tanpa udara
didalamnya
16. Merapikan klien dengan lingkungannya
17. Membereskan alat – alat dan membuang kotoran
18. Melepas sarung tangan
19. Mencuci tangan
Tahap Terminasi
1. Menyimpulkan hasil prosedur yang dilakukan
2. Menanyakan pada pasien apa yang dirasakan setelah dilakukan tindakan
3. Kontrak untuk tindakan selanjutnya
4. Berikan reinforcement sesuai dengan kemampuan klien
Tahap Dokumentasi
- Catat seluruh tindakan yang telah dilakukan dalam catatan keperawatan
dan respon pasien setelah dilakukannya tindakan.

Keterangan :

0 : tidak dikerjakan
1 : dikerjakan dengan lengkap/tidak sempurna
2 : dikerjakan dengan benar/sempurna

Pembimbing/Penguji

(…………………………)