Anda di halaman 1dari 8

Deskripsi Mata Kuliah

DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini berisi :

Wawasan pengelolaan PAUD , dasar pengelolaan lingkungan , wawasan belajar


penataan indoor / outdoor , teknik penataan ruangan dan perlengkapan belajar di PAUD
, penjelasan kegiatan pengembangan / inovasi di PAUD , pengelolaan standar layanan
PAUD , standar SARPRAS , standar layanan STPPA ,standar isi ,standar pengelolaan
dan standar pembiayaan

Capaian Pembelajaran
CAPAIAN PEMBELAJARAN

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu

1. Menjelaskan wawasan pengelolaan PAUD


2. Menjelaskan sarana pengelolaan lingkungan PAUD
3. Menjelaskan penataan indoor di PAUD
4. Menjelaskan penataan outdoor di PAUD
5. Menjelaskan pemilihan perlengkapan indoor dan outdoor yang standar baik
6. Menjelaskan teknik penataan ruangan dan perlengkapan ruang belajar di PAUD
7. Menjelaskan pelaksanaan kegiatan tengah semester
8. Menjelaskan pelaksanaan kegiatan pengembangan / inovasi
9. Menjelaskan standar layanan PAUD STPPA
10. Menjelaskan standar isi
11. Menjelaskan standar proses
12. Menjelaskan standar penilaian
13. Menjelaskan standar pendidik dan tenaga kependidikan
14. Menjelaskan standar sarana dan prasarana
15. Menjelaskan pengelolaan dan standar pembiayaan
16. review

Pertemuan 1. Wawasan Pengelolaan PAUD / Pertemuan 2. Sarana Pengelolaan


Lingkungan PAUD

Materi :

Standar sarana dan prasarana , pengelolaan, dan pembiayaan merupakan satu


kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam mendukung pelayanan PAUD Standar
sarana dan prasarana meliputi jenis, kelengkapan, dan kualitas fasilitas, yang digunakan
dalam menyelenggarakan proses penyelenggaraan PAUD. Standar pengelolaan
merupakan kegiatan manajemen satuan lembaga PAUD yang berkaitan dengan
perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penyelenggaraan PAUD. Standar
pembiayaan meliputi jenis dan sumber pembiayaan yang diperlukan dalam
penyelenggaraan dan pengembangan lembaga PAUD.

Prinsip

1. Aman, nyaman, terang, dan memenuhi kriteria kesehatan bagi anak.


2. Sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
3. Memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar,
termasuk barang limbah/bekas layak pakai.

Persyaratan PAUD Jalur Pendidikan Formal

1. Luas lahan minimal 300 m2.


2. Memiliki ruang anak dengan rasio minimal 3 m2 per peserta didik, ruang guru,
ruang kepala sekolah, tempat UKS, jamban dengan air bersih, dan ruang lainnya
yang relevan dengan kebutuhan kegiatan anak.
3. Memiliki alat permainan edukatif, baik buatan guru, anak, dan pabrik.
4. Memiliki fasilitas permainan baik di dalam maupun di luar ruangan yang dapat
mengembangkan berbagai konsep.
5. Memiliki peralatan pendukung keaksaraan.

Pertemuan 3. Penataan indoor di PAUD / Pertemuan 4..Menjelaskan penataan


outdoor di PAUD / Pertemuan 5. Menjelaskan pemilihan perlengkapan indoor dan
outdoor yang standar baik / Pertemuan 6. Menjelaskan teknik penataan ruangan
dan perlengkapan ruang belajar di PAUD

Materi :

Sarana dan prasarana itu disebut dengan facility (facilities). Jadi, sarana dan prasarana
pendidikan akan disebut educational facilities / fasilitas pendidikan.

Fasilitas pendidikan artinya segala sesuatu (alat dan barang) yang memfasilitasi
(memberikan kemudahan) dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan.

Prasarana pendidikan adalah

segala macam alat, perlengkapan, atau benda-benda yang digunakan guru dan murid)
dapat digunakan untuk memudahkan (membuat nyaman) penyelenggaraan pendidikan.

Sarana pendidikan adalah

segala macam peralatan yang digunakan untuk pembelajaran

Jika dilihat dari sudut anak,

sarana pendidikan adalah

segala macam peralatan yang digunakan anak untuk memudahkan belajar

PRASARANA BANGUNAN
• Ruang ruang kelas

• Ruang pimpinan

• Ruang administrasi

• Ruang tunggu

• Gudang

• Dapur

• Taman bermain (taman berumput)

• Area parkir

• Aula

• Toilet & wastafel

PRASARANA UMUM

•Air bersih

•Listrik

•Jaringan telekomunikasi & IT

•Transportasi

•Drainase

•Pengelolaan sampah

•Pengaman

Sarana

•Perabotan

•Media

•Buku

•Bahan habis pakai

•Alat permainan edukatif

Perbedaan sarana pendidikan dan prasarana pendidikan adalah pada fungsi masing-
masing bukan bendanya.

MATERIAL PENDUKUNG KELEMBAGAN


1. Ruang

Ruang diperlukan sebagai tempat

berlangsungnya suatu kegiatan. Ruang

ini ada yang tertutup, ada juga yang

terbuka, tergantung dari fungsi

ØRuang pembelajaran indoor

ØRuang pembelajaran outdoor

ØPlayground

ØRuang administrasi

ØRuang tunggu

ØToilet

ØWastafel

Ø Gudang (perabot dan APE)

Ø Ruang guru & kepala sekolah

Ø Dapur

ØAula *

ØUKS *

ØPerpustakaan*

ØRuang komputer *

ØRuang audiovisual *

ØRuang serbaguna *

ØMushola *

ØRuang satpam *

ØKantin*

PRINSIP PRASARANA

1.Mendukung berlangsungnya pembelajaran

2. Mendukung perkembangan anak.

3. Aman / Tidak berbahaya

4. Mengundang rasa nyaman.


5. Memanfaatkan lingkungan.

Pertemuan / 7.Menjelaskan pelaksanaan kegiatan tengah semester / Pertemuan 8.


Menjelaskan Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan / inovasi

Materi:

PRINSIP PENGAJARAN:

1. Hindari 3 M

2. Mengembangkan 5 domain berpikir & kecerdasan jamak

3. Membangun kualitas diri dengan 18 sikap secara konsisten

Penataan Lingkungan main memperhatikan:

1.pengelompokan dan penataan bahan main,

2.penggunaan warna,

3.jumlah serta jenis bahan main yang dipilih.

4.Rak dan wadah mainan diberi nama dengan kata dan gambar.

Faktor yang mempengaruhi mutu Program:

1.Penataan:

a. Desain kelas yang melancarkan lalu lintas anak

b. Bagi wilayah yang sunyi (bahasa & manipulatif) & bising (balok & drama)

c. Tata ruang dengan nuansa lembut

d. Tukar mainan

e. Mendukung tema

2. Jumlah bahan main yang tersedia untuk anak

¨Praktek perencanaan main...........

1. Tema, topik, dan usia anak

2. TFP (daftar informasi)

3. Kosakata

4. Media

5. Strategi

6. Evaluasi

Pertemuan / 9. Menjelaskan standar layanan PAUD STPPA


Materi :

Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan STPPA PAUD

STPPA PAUD Kurikulum 2013 --Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan (STPP)


PAUD Kurikulum 2013. Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini merupakan
pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan pembelajaran, program
pengembangan, dan beban belajar. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak
(STPPA) adalah kriteria minimal tentang kualifikasi perkembangan anak yang
mencakup aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-
emosional, dan seni.

A. Nilai-Nilai Agama dan Moral


Nilai nilai agama meliputi mengenal agama yang dianut, mengerjakan ibadah,
berperilaku jujur, penolong, sopan, hormat, sportif, menjaga kebersihan diri dan
lingkungan, mengetahui hari besar agama, dan menghormati (toleransi) agama orang
lain.

B. Fisik Motorik
1. Motorik Kasar: memiliki kemampuan gerakan tubuh secara terkoordinasi, lentur,
seimbang, dan lincah dan mengikuti aturan.
2. Motorik Halus: memiliki kemampuan menggunakan alat untuk mengeksplorasi
dan mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk.
3. Kesehatan dan Perilaku Keselamatan: memiliki berat badan, tinggi badan, lingkar
kepala sesuai usia serta memiliki kemampuan untuk berperilaku hidup bersih,
sehat, dan peduli terhadap keselamatannya.

C. Kognitif
1. Belajar dan Pemecahan Masalah: mampu memecahkan masalah sederhana
dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang fleksibel dan diterima sosial dan
menerapkan pengetahuan atau pengalaman dalam konteks yang baru.
2. Berfikir logis: mengenal berbagai perbedaan, klasifikasi, pola, berinisiatif,
berencana, dan mengenal sebab akibat.
3. Berfikir simbolik: mengenal, menyebutkan, dan menggunakan lambang bilangan
1-10, mengenal abjad, serta mampu merepresentasikan berbagai benda dalam
bentuk gambar.
D. Bahasa
1. Memahami (reseptif) bahasa: memahami cerita, perintah, aturan, dan
menyenangi serta menghargai bacaan.
2. Mengekspresikan Bahasa: mampu bertanya, menjawab pertanyaan,
berkomunikasi secara lisan, menceritakan kembali apa yang diketahui
3. Keaksaraan: memahami hubungan bentuk dan bunyi huruf, meniru bentuk huruf,
serta memahami kata dalam cerita.

E. Sosial-Emosional
1. Kesadaran diri: memperlihatkan kemampuan diri, mengenal perasaan sendiri
dan mengendalikan diri, serta mampu menyesuaian diri dengan orang lain
2. Rasa Tanggung Jawab untuk Diri dan Orang lain: mengetahui hak-haknya,
mentaati aturan, mengatur diri sendiri, serta bertanggung jawab atas perilakunya
untuk kebaikan sesama.
3. Perilaku Prososial: mampu bermain dengan teman sebaya, memahami
perasaan, merespon, berbagi, serta menghargai hak dan pendapat orang lain;
bersikap kooperatif, toleran, dan berperilaku sopan.

F. Seni
Seni meliputi mengeksplorasi dan mengekspresikan diri, berimaginasi dengan gerakan,
musik, drama, dan beragam bidang seni lainnya (seni lukis, seni rupa, kerajinan), serta
mampu mengapresiasi karya seni.

Pertemuan / 10.Menjelaskan standar isi / 11.Menjelaskan standar proses /


12.Menjelaskan standar penilaian / 13.Menjelaskan standar pendidik dan tenaga
kependidikan / 14.Menjelaskan standar sarana dan prasarana / 15.Menjelaskan
pengelolaan dan standar pembiayaan. / 16. Review

Materi :

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Kurikulum


2013 Pendidikan Anak Usia Dini (Pasal 1 - 10 ).

Standar Nasional PAUD


Selaras dengan Permen No. 160 Tahun 2014 yang yang intinya PAUD wajib
menyelenggarakan Kurikulum 2013 PAUD, Di dalam Permen tentang kurikulum 2013
yaitu Permendikbud 137 Tahun 2014 disebutkan bahwa PAUD memiliki standar yang
merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pengelolaan
penyelenggaraan PAUD yang menjadi acuan dalam pengembangan, implementasi, dan
evaluasi kurikulum PAUD. Standar PAUD yang dimaksud adalah :

1. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak;


2. Standar Isi;
3. Standar Proses;
4. Standar Penilaian;
5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan;
6. Standar Sarana dan Prasarana;
7. Standar Pengelolaan; dan
8. Standar Pembiayaan.