Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM MEKATRONIKA TEKSTIL

MODUL A4
MIKROPROSESOR

NAMA : DINDA ANGGI ARVIANTI


NPM : 16020123
GROUP : 2K4
DOSEN : YUSI, M.Sc.
ASISTEN : Dr. V.GALIH,M.Sc.
ENDAH, S.T
PARTNER : 1. ARI IMAN NOVIYANSA
2. IKEU NURHALIMAH
3. YOGI ADITYA PRATAMA
4. ALWINDI RABIATUL F.

POLITEKNIK STTT BANDUNG


2018
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Mekatronika adalah ilmu yang mempelajari ilmu mekanik, ilmu elektronika, dan ilmu
informatika. Mekatronika ini pertama kali dikenal pada tahun 1970-an di Negara
Jepang. mikro. Mikrokontroler, sebagai suatu terobosan teknologi mikroprosesor dan
mikrokomputer, hadir memenuhi kebutuhan pasar dan teknologi baru. Sebagai
kebutuhan pasar, mikrokontroler hadir untuk memenuhi kebutuhan industri dan para
konsumen akan kebutuhan sebagai perangkat automasi pada alat yang sering digunakan
dalam kehidupan sehari-hari.
Kali ini akan dibahas penggunaan rangkaian elektrodinamika pada aplikasi
mikrokontroller dengan Arduino. Mikrokontroller Arduino dikatakan sebagai sebuah
platform dari physical computing yang bersifat open source. Pertamatama perlu
dipahami bahwa kata “platform” di sini adalah sebuah pilihan kata yang tepat. Arduino
tidak hanya sekedar sebuah alat pengembangan, tetapi ia adalah kombinasi dari
hardware, bahasa pemrograman dan Integrated Development Environment (IDE) yang
canggih. IDE adalah sebuah software yang sangat berperan untuk menulis program,
meng-compile menjadi kode biner dan mengupload ke dalam memory mikrokontroller.
Ada banyak projek dan alat-alat dikembangkan oleh akademisi dan profesional dengan
menggunakan Arduino, selain itu juga ada banyak modul-modul pendukung (sensor,
tampilan, penggerak dan sebagainya) yang dibuat oleh pihak lain untuk bisa
disambungkan dengan Arduino.

1.2. Tujuan
Mampu memahami dan mengolah program gabungan beberapa sensor yang bersifat
digital maupun analog, serta mampu menghubungkan beberapa sensor yang berbeda
dalam satu rangkaian.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Dasar Teori
Mikrokontroler merupakan sebuah sistem komputer dalam sebuah chip yang
fungsional. Dalam mikrokontroler terdapat sebuah processor, memory, dan
perlengkapan input-output (IO). Jadi bisa dikatakan bahwa, mikrokontroler adalah
suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali
dengan program yang bisa diatur sesuai yang diinginkan, cara kerja mikrokontroler
sebenarnya membaca dan menulis data.
Dalam diskusi sehari-hari dan di forum internet, mikrokontroller sering dikenal dengan
sebut MCU. Terjemahan bebas dari pengertian tersebut, bisa dikatakan bahwa
mikrokontroller adalah komputer yang berukuran mikro dalam satu chip IC (integrated
circuit) yang terdiri dari processor, memory, dan antarmuka yang bisa diprogram. Jadi
disebut komputer mikro karena dalam IC atau chip mikrokontroller terdiri dari CPU,
memory, dan I/O yang bisa kita kendalikan dengan memprogramnya. I/O juga sering
disebut dengan GPIO (General Purpose Input Output Pins) yang berarti : pin yang bisa
kita program sebagai input atau output sesuai kebutuhan. (Santoso, 2015)

Board Arduino UNO

Untuk praktek, kita akan menggunakan project board (ada yang menyebutnya dengan
istilah bread board) dan beberapa jumper cable untuk menghubungkan antara
komponen dan Arduino (Gambar 2). Dengan project board kita tidak perlu menyolder
rangkaian sehingga relatif mudah dan cepat dalam merangkai. Project board
memungkinkan kita untuk membangun dan membongkar rangkaian dengan cepat
sehingga sangat cocok untuk eksperimen. Tapi jika kita ingin membuat rangkaian yang
permanen, maka kita harus menggunakan PCB. (Santoso, 2015)
Project Board dan kabel

- Jenis Mikrokontroller
Saat ini ada beberapa alat pengembangan prototype berbasis mikrokontroller yang
cukup populer, misalnya:
 Arduino
 I-CubeX
 Arieh Robotics Project Junior
 Dwengo
 EmbeddedLab
 GP3
Dari beberapa mikrokontroller tersebut, arduino adalah salah satu yang sering
digunakan dalam pengembangan mesin-mesin otomasi di industri dan di perguruan
tinggi bahkan di lembaga penelitian. Saat ini ada bermacam-macam bentuk papan
Arduino yang disesuaikan dengan peruntukannya

Berbagai jenis papan arduino dapat dibedakan sebagai berikut:


 Arduino Uno
 Arduino Duemilanove
 Arduino Diecimila
 Arduino NG Rev. C
 Arduino NG (Nuova Generazione)
 Arduino Extreme dan Arduino Extreme v2
BAB III
METODOLOGI PERCOBAAN
3.1. Alat dan Bahan
1. Project Board
2. Light Dependt Resistor (LDR)
3. Kabel penghubung
4. Resistor
5. Lampu LED
6. Arduino Uno
7. Push Button
8. Personal Computer / Laptop

3.2. Langkah Kerja


1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2. Hubungkan kabel arduino dengan komputer.
3. Rangkai lampu LED pada papan project lalu hubungkan pada kabel dengan Arduino
UNO.
4. Buat listing program dengan komputer untuk perintah lampu LED pada Arduino.
5. Program divalidasi apakah berjalan atau tidak lalu diunggah kemudian dilihat apakah
lampu menyala sesuai perintah atau tidak.
6. Light Depent Resistor dirangkai kemudian dihubungkan ke Arduino.
7. Buat listing program dengan komputer untuk perintah pada Light Dependt Resistor
pada Arduino.
8. Program divalidasi apakah berjalan atau tidak lalu diunggah kemudian dilihat apakah
Light Dependt Resistor menyala sesuai keadaan cahaya atau tidak.
9. Dibuat listing program dengan komputer untuk perintah pada Push button pada
Arduino.
10. Program divalidasi apakah berjalan atau tidak lalu diunggah kemudian dilihat apakah
lampu menyala ketika Push button ditekan atau tidak.
BAB IV
HASIL
4.1. Data Pengamatan
- Percobaan dengan 1 Led Blink dengan lama nyala 12 detik, lama mati 10 detik
- Percobaan dengan 2 Led Blink dengan lama nyala 2 detik, lama mati 1 detik
- Percobaan dengan Light Dependt Resistor
BAB V
PEMBAHASAN
5.1. Diskusi
Seperti yang diketahui bahwa mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang
mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa diatur
sesuai yang diinginkan, jadi kita dapat membuat sendiri listing program sesuai
keinginan kita dan merangkainya dalam arduino uno. Saat percobaan, membuat LED
berkedip dengan delay yang ditentukan, juga membuat LDR dan diuji intensitasnya saat
cahaya dihalangi masuk dengan program arduino.
Dalam percobaan, kita harus dapat merangkai arduino dan membuat listing
programnya. Rangkaian LED dibuat dengan menggunakan resistor agar menghambat
arusnya, kabel penghubung dengan arus negatif di letakkan pada ground dan kabel
penghubung dengan arus positif di letakkan pada pin yang sesuai dalam listing
program. Lalu rangkaian LDR dibuat tanpa menggunakan resistor karena LDR nantinya
akan dihubungkan dengan arus sebesar 5 volt, cara mengetahui besarnya intensitas
cahaya yang terdeteksi oleh LDR adalah dengan membuat listing program Serial.begin
pada program arduino, jika programnya berhasil akan muncul angka angka yang
merupakan intensitas cahaya yang terdeteksi oleh LDR. Jika LDR terbuka atau terkena
cahaya angka yang muncul sekitar 100 atau lebih kecil dibanding saat LDR ditutup
dengan jari atau tidak terkena cahaya yaitu sebesar lebih dari 400.

5.2. Kesimpulan
Pada percobaan kali ini dapat disimpulkan bahwa mikroprosesor dapat berjalan jika
rangkaian dan listing program sesuai satu sama lain.
DAFTAR PUSTAKA

Santoso, Hari. 2015. Paduan Praktis Arduino untuk Pemula. Trengalek: Elang Sakti.

Putra, A.F dan Nugraha, Dhani. 2011. Tutorial Pemrograman Mikrokontroler AVR
dengan AVR Studio dan WinAVR GCC (ATMega16/32/8535). Yogyakarta:
Ngayokarto Hadiningrat.

Subhekti, Hendrawan. 2007. Basic AVR Microcontroller Tutorial. Batam: Politeknik


Batam.
TUGAS AKHIR

1. Buat 3 LED blink program beserta gambar dengan ketentuan :


- lampu 1 delay high 5000, low 500
- lampu 2 delay high 3000, low 500
- lampu 3 delay high 2000, low 500

Jawab:
2. Buat gabungan push botton + LED, jika di tekan nyala, jika tidak mati
Jawab :
3. Buat gabungan photoresistor + LED, jika LDR kurang dari intensitasnya (500volt)
maka lampu nyala, jika tidak mati (baca tegangannya, jika kurang 3,5 volt maka
nyala, jika tidak akan mati)
Jawab :
4. Bagaimana cara lampu berkedip makin cepat dimulai dari delay 1500 sampai 0
(pengurangan 100), jika sudah sampai 0 akan reset seperti awal
Jawab :