Anda di halaman 1dari 3

NAMA : SAMIYEM

NIM : 1515140009
PRODI : GEOGRAFI

Topografi Sulawesi Selatan


Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang beribukota
Makassar. Dahulu Makassar memiliki julukan lain yakni ujung pandang. Secara
geografis letak provinsi yang satu ini terletak tepat pada 0⁰12’ – 8⁰ Lintang Selatan dan
116⁰48’ – 122⁰36’ Bujur Timur. Adapun luas wilayah dari provinsi Sulawesi Selatan
adalah 45.764,53 km². Secara topografi, pantai timur di Sulawesi Selatan memiliki
tanah yang berawa serta air payau karena pengaruh pasang surut air laut. Sulawesi
Selatan pun juga memiliki banyak bukit barisan yang cukup tinggi misalnya puncak
Gunung Seminung dengan ketinggian 1.964 mdpl, Gunung Patah dengan ketinggian
1.107 mdpl, Gunung Bengkuk dengan ketinggian 2.125 mdpl. (Anonim, 2012).

Sulawesi Selatan membentang dari ketinggian antara 0 – 400 m berupa dataran


rendah, 400 – 1000 mdpl merupakan dataran tinggi dan ketinggian diatas 1000
mdpl merupakan kawasan pegunungan dan perbukitan Bagian Utara Sulawesi Selatan
merupakan satu-satunya daerah paling berpegununganyang membentang kearah Barat
Daya kemudian kearah Tenggara Sulawesi Selatan. Hal tersebut ditandai berdasarkan
perbedaan gradasi warna pada peta dengan ketinggian antara 400 hingga 3200 mdpl
termasuk dalam dataran tinggi yang sebagian besar merupakan kawasan perbukitan
dan pegunungan. Selain itu sebagian kecil wilayahnya dengan ketinggian 0 – 400 mdpl
termasuk dalam kawasan dataran rendah. Gunung-gunung tertinggi di Sulawesi Selatan
lebih banyak terletak pada wilayah ini (Zain, 2015).

Pegunungan bagian barat memiliki ketinggiannya antara 400 – 1800 mdpl yang
merupakan kawasan dataran tinggi dan dengan sejumlah wilayah perbukitan dan
pegunungan dengan ketinggian 1800 – 3200 mdpl. Sedangkan pegunungan bagian timur
dengan ketinggian 400 -1200 mdpl termasuk kawasan dataran tinggi, Semenanjung
bagian Barat Sulawesi Selatan merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0 –
400 mdpl. Begitu pun pada bagian Timur Sulawesi Selatan, akan tetapi dataran rendah
pada wilayah ini lebih dominan dibandingkan dengan wilayah bagian Barat Sulawesi
Selatan (Zain, 2015).

Pada sisi Selatan Sulawesi Selatan merupakan kawasan dataran rendah


dengan ketinggian antara 0 – 400 mdpl termasuk Kepulauan Selayar yang didominasi
oleh dataran rendah tersebut. Akan tetapi sebagian kecil wilayah Kepulauan Selayar
pada bagian Timur merupakan dataran tinggi dengan ketinggian antara 400 – 800 mdpl
(Zain, 2015).

Berikut adalah gunung-gunung tertinggi di Sulawesi Selatan, yaitu :


Gunung Rantemario dengan ketinggian 3.470 m di atas permukaan laut
merupakan gunung yang paling tinggi diantara 7 gunung tersebut. Gunung ini
berdiri tegak di antara Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Luwu. Gunung
Lompobattang dengan ketinggian 2.871 mdpl meliputi Kab.Gowa, Bantaeng, Sinjai,
dan Bulukumba. Gunung Bukit Rantai Kombala(3.103 mdpl), Gunung Kambuno
(2.900 mdpl) dan Gunung Balease (3.016 mdpl) ketiga gunung tersebut terletak di
Kabupaten Luwu. Gunung Latimojong dengan ketinggian 3.305mdpl meliputi
Kabupaten Enrekang, Sidrap dan Luwu. Gunung Bawakaraeng dengan ketinggian
2.839 mdpl merupakan gunung yang terakhir yang masuk kedalam 7 gunung
tertinggi di Sulawesi Selatan meliputi Kabupaten Gowa dan Sinjai (Nur Afni, 2013).

Pegunungan bagian Utara dan Selatan dipisahkan oleh depresi Tempe yang
dahulunya adalah sebuah selat-laut dan dipisahkan juga oleh dataran rendah yang
memanjang dari arah Timur ke arah Barat Sulawesi Selatan dengan ketinggian antara 0
– 400 mdpl (Zain, 2015).Bagian Selatan terpisah menjadi 2 rangkaian pegunungan yaitu
barat (Western Divide Range) dan timur (Eastern Divide Range) oleh Lembah
Walanae (Invanni, 2016).

Sumber :

Anonim, 2012. Sulawesi Selatan. http://komunitas-


atlas.blogspot.co.id/2012/08/sulawesi-selatan.html. Diakses pada tanggal 06
September 2017.
Invanni, Ichsan. 2016. Geomorfologi Sulawesi Pdf. Makassar : Universitas
Negeri Makassar.

Zain, Egy Mohammad. 2015. Peta Indonesia.


https://www.google.com.hk/amp/s/egymohammadzain.wordpress.com/2015/10/30/
peta-indonesia/amp/. Diakses pada tanggal 06 September 2017.

Anonim, 2012. Sulawesi Selatan. http://komunitas-


atlas.blogspot.co.id/2012/08/sulawesi-selatan.html. Diakses pada tanggal 06
September 2017.