Anda di halaman 1dari 3

Nama : Zahua Mahira Reymonda Heriyanto

NIM: 155060601111056
AGROPOLITAN

Implementasi Program Pengembagan Kawasan Agropolitan Sembalun

Kabupaten Lombok Timur

Permasalahan pembangunan di Kabupaten Lombok Timur yang belum merata


anatara wilayah utara dan selatan yang semakin jauh tertinggal pembangunanya dari wilayah
perkotaan.Bagian wilayah utara yang memiliki potensi sektor pertanian yaitu holtikultura dan
perkebunan. Berdasarkan Perda No.2 Tahun 2012 pasal 33 mengenai penetapan kawasan
strategis ,Kecamatan Sembalun telah ditetapkan sebagai wilayah pengembangan kawasan
agropolitan di Lombok Timur yang meliputi Kecamatan Sembalun dengan sektor unggulan
holtikultura. Penetapan ruang kawasan strategis diprioritaskan karena memiliki pengaruh
yang sangat penting. Penetapan Kecamatan Sembalun sebagai sentra produksi bawang putih
secara nasional memiliki dampak dalam pemakaian pupuk kimia yang berlebihan untuk
meningkatkan hasil produksi sehingga membuat unsur hara menjadi hilang dan struktur tanah
yang menjadi keras yang membuat terpuruknya perekonomian petani, dan membuat
pertumbuhan Kecamatan Sembalun semakin tertinggal dari wilayah perkotaan Potensi
Pertanian yang dimiliki Kecamatan Sembalun menjadi pertimbangan pemerintah daerah
untuk menetapkan Kecamatan Sembalun sebagai Kawasan Strategis Kabupaten untuk
kepentingan ekonomi dengan mengembangkan holtikultura sebagai komoditas unggulan.

Implementasi Pengembangan Kawasan Agropolitan Sembalun

1. Dokumen Rencana Pengembangan Kawasan Agropolitan Sembalun


a. RTRW Kabupaten Lombok Timur merupakan dokumen yang mengatur
Kecamatan Sembalun sebagai kawasan agropolitan beserta pusat pengembangan
Kawasan (PPK) dan komoditas unggulan yang akan dikemabngkan serta
pemanfaatan ruang dalam kawasan
b. Masterplan Pengembangan Kawasan Agropolitan Sembalun merupakan dokumen
perencaaan pengembangan kawasan, arah pengembangan serta program dan
strategi pengembangan kawasan

Implementasi Pengembangan kawasan ini melibatkan peran berbagai sektor bersifat


vertikal (Nasional dan Provinsi) maupun horizontal (SKPD Kabupaten, Pemerintahan
Kecamatan, Pemerintahan Desa dan UTPD lainnya) Pelaksanaan program pengembangan
kawasan agropolitasn Sembalun belum memiliki SOP sehingga pelaksanaanya bersifat
parsial dan program yang diarahkan kawasan direncanakan oleh masing masing SKPD uang
tergabung dalam tim koordinasi yang mengakibatkan adanya program-program tumpang
tindih dan menyebabkan kendala dalam pelaksanaan program, tidak adanya tanggung jawab
SKPD sehingga pengembangan kawasan menjadi tidak jelas.

Pelaksanaan pengembangan Kawasan Agropolitan Sembalun masih to down dan


given dari pemerintah dan given dari pemerintah daerah. Penghambat dalam implementasi
program pengembangan lainnya yaitu kurangnya sumberdaya manusia ataupun pendanaan
untuk pengembangan kawasan. Maka dilakukan penilaian implementasi program
pengembangan kawasan agropolitan Sembalun yang terdiri dari pengembangan sub sistem
Nama : Zahua Mahira Reymonda Heriyanto
NIM: 155060601111056
AGROPOLITAN

agroindustri hulu, produksi, pengolahan dan pasca panen, pemasaran hasil dan jasa penujang,
program pengembangan sarana dan prasarana pendukung, program pengembangan komoditas
unggulan berdasarkan kesesuaian lahan, program pengembangan pusat pelayanan kawasan
(PPK), Program pengembangan kelembagaan untuk mendukung kawasan agroolitan,
program pengembangan.

2. Respon masyrakat terhadap implementasi program pengembangan kawasan


Agropolitan Sembalun.
Resistensi petani terhadap Implementasi program yang disebebakan
kurangnya sosialisasi kepada petani sebagai implmentator serta ketidaksesuaian antara
program yang direncanakan dengan kebutuhan petani (disposisi). Kurangnya
sosialisai menyebabkan kurangnya pemahaman petani tentang program
pengembangan dan tujuan pengembangan kawasan agropolitan. Kebijakan-kebijakan
pemerintah yang juga masih belum berpihak kepada petani sehingga sebagian
program masih dinilai kurang dengan kebutuhan petani untuk membantu
meningkatkan hasil pertanian serta masih kurangnya dalam melibatkan petani dalam
merumuskan program pengembangan sehingga menyebabkan rendahnya komitmen
peytani untuk melaksanakan program yang ada
Nama : Zahua Mahira Reymonda Heriyanto
NIM: 155060601111056
AGROPOLITAN

DAFTAR PUSTAKA

Murty,Baiq Diana.2016. Implementasi Program Pengembangan Kawasan Agropolitan Sembalun


Kabupaten Lombok Timur. MagisterIlmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi
Universitas Brawijaya.J-PAL,Vol.7 No.2