Anda di halaman 1dari 15

F.2.

Upaya Kesehatan Lingkungan

Laporan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Primer (PMKP) dan


Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM)
F2. Upaya Kesehatan Lingkungan

SURVEY LAPANGAN SYARAT RUMAH SEHAT


DI LINGKUNGAN CACABALA DI KELURAHAN PEKKABATA

Diajukan sebagai salah satu persyaratan dalam menempuh


Program Dokter Internsip Indonesia

Oleh:
dr. Andi Fajar Apriani

Pendamping:
dr. H. Ramli Yunus

PUSKESMAS LAMPA
KABUPATEN PINRANG
PROVINSI SULAWESI SELATAN
2017

1
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa:


Nama : dr. Andi Fajar Apriani
Wahana Internship : Puskesmas Lampa, Pinrang, Sulawesi Selatan
Judul : Survey Lapangan Syarat Rumah Sehat di
Lingkungan Cacabala di Kelurahan Pekkabata
Telah menyelesaikan tugas dalam rangka laporan kegiatan internship di
Puskesmas Lampa Kabupaten Pinrang.

Pinrang, Februari 2017

Peserta Pendamping

( dr. Andi Fajar Apriani ) ( dr. H. Ramli Yunus )

2
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................... 1

LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................ 2

DAFTAR ISI ................................................................................................. 3

ISI
A. Latar Belakang ................................................................................... 4
B. Permasalahan di Masyarakat .............................................................. 5
C. Pemilihan Intervensi........................................................................... 5
D. Pelaksanaan ........................................................................................ 6
E. Evaluasi………….............................................................................. 7
F. Dokumentasi ..................................................................................... 10

LAPORAN KEGIATAN ............................................................................. 14

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 15

3
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

LAPORAN KEGIATAN USAHA KESEHATAN MASYARAKAT


UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN

SURVEY LAPANGAN SYARAT RUMAH SEHAT


DI KELURAHAN LAMPA LINGKUNGAN CACABALA

A. LATAR BELAKANG
Setiap manusia, di manapun berada, membutuhkan tempat untuk tinggal
yang disebut rumah. Rumah berfungsi sebagai tempat untuk melepas lelah,
tempat bergaul dan membina rasa kekeluargaan di antara anggota keluarga,
serta sebagai tempat berlindung dan menyimpan barang berharga. Selain itu,
rumah juga merupakan status lambang sosial.1,2
Perumahan yang layak untuk tempat tinggal harus memenuhi syarat
kesehatan, sehingga penghuninya tetap sehat. Perumahan yang sehat tidak lepas
dari ketersediaan prasarana dan sarana terkait, seperti penyediaan air bersih,
sanitasi pembuangan sampah, transportasi, dan tersedianya pelayanan sosial.1,2
Rumah adalah struktur fisik terdiri dari ruangan, halaman dan area
sekitarnya yang digunakan sebagai tempat tinggal dan sarana pembinaan
keluarga. Menurut WHO, rumah adalah struktur fisik atau bangunan untuk
tempat berlindung, dimana lingkungan berguna untuk kesehatan jasmani dan
rohani serta keadaan sosialnya baik demi kesehatan keluarga dan individu.2,3,4
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa rumah sehat adalah bangunan
tempat berlindung dan beristirahat serta sebagai sarana pembinaan keluarga
yang menumbuhkan kehidupan sehat secara fisik, mental dan sosial, sehingga
seluruh anggota keluarga dapat bekerja secara produktif. Oleh karena itu,
keberadaan perumahan yang sehat, aman, serasi, teratur sangat diperlukan agar
fungsi dan kegunaan rumah dapat terpenuhi dengan baik.3,4
Perumahan sehat merupakan konsep dari perumahan sebagai faktor yang
dapat meningkatkan standar kesehatan penghuninya. Konsep tersebut
melibatkan pendekatan sosiologis dan teknis pengelolaan faktor risiko dan
berorientasi pada lokasi, bangunan, kualifikasi, adaptasi, manajemen.3,4

4
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

.
B. PERMASALAHAN DI MASYARAKAT
Rumah yang sehat merupakan salah satu sarana untuk mencapai derajat
kesehatan yang optimal. Untuk memperoleh rumah yang sehat ditentukan oleh
tersedianya sarana sanitasi perumahan. Rumah juga merupakan salah satu
bangunan tempat tinggal yang harus memenuhi kriteria kenyamanan, keamanan
dan kesehatan guna mendukung penghuninya agar dapat bekerja dengan
produktif.5
Rumah yang tidak sehat merupakan penyebab dari rendahnya taraf
kesehatan jasmani dan rohani yang memudahkan terjangkitnya penyakit dan
mengurangi daya kerja atau daya produktif seseorang. Rumah tidak sehat ini
dapat menjadi reservoir penyakit bagi seluruh lingkungan, jika kondisi tidak
sehat bukan hanya pada satu rumah tetapi pada kumpulan
rumah (lingkungan pemukiman). Timbulnya permasalahan kesehatan di
lingkungan pemukiman pada dasarnya disebabkan karena tingkat
kemampuan ekonomi masyarakat yang rendah, karena rumah dibangun
berdasarkan kemampuan keuangan penghuninya.5,6
Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan terkait erat dengan
penyakit berbasis lingkungan, dimana kecenderungannya semakin meningkat
akhir-akhir ini. Penyakit-penyakit berbasis lingkungan masih merupakan
penyebab utama kematian di Indonesia. Bahkan pada kelompok bayi dan balita,
penyakit-penyakit berbasis lingkungan menyumbangkan lebih 80% dari
penyakit yang diderita oleh bayi dan balita. Keadaan tersebut mengindikasikan
masih rendahnya cakupan dan kualitas intervensi kesehatan lingkungan.3,4

C. PEMILIHAN INTERVENSI
Berdasarkan permasalahan yang telah disebutkan di atas, maka kami
mengadakan survey lapangan untuk meninjau pemukiman penduduk yang
memenuhi persyaratan rumah sehat di kelurahan Lampa khususnya di
Lingkungan Cacabala. Hal ini dimaksudkan agar petugas kesehatan Puskesmas
Lampa memiliki bahan acuan terhadap persyaratan rumah sehat di wilayah kerja
Puskesmas Lampa khususnya di Lingkungan Cacabala. Diharapkan Hasil dari

5
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

survey lapangan ini bisa dijadikan landasan dalam program kesehatan


lingkungan berkaitan dengan pembangunan pemukiman yang memenuhi
persyaratan rumah sehat selanjutnya.

D. PELAKSANAAN
Survey dilaksanakan pada hari Selasa, 13 Desember 2016 di Kelurahan
Pekkabata, Lingkungan Cacabala pada pukul 09:00 WITA bersama dengan
petugas Puskesmas Lampa yang bertanggung jawab dalam masalah Kesehatan
Lingkungan (Kesling). Kunjungan dilakukan dengan menggunakan check list
kunjungan rumah persyaratan rumah sehat yang telah disediakan. Hal-hal yang
diperhatikan dalam survey ini atas adalah identitas warga, lokasi dan keadaan
beberapa rumah/tempat tinggal warga apakah telah memenuhi syarat-syarat
rumah sehat sebagai berikut:

NO VARIABEL SKOR NILAI


1. LOKASI 1. Tidak rawan banjir 3
2. Rawan banjir 1
2. KEPADATAN HUNIAN 1. Tidak padat (> 8m persegi/orang) 3
2. Padat (< 8m persegi/orang) 1
3. LANTAI 1. Semen, ubin, keramik, kayu 3
2. Tanah 1
4. PENCAHAYAAN 1. Cukup 3
2. Tidak cukup 1
5. VENTILASI 1. Ada ventilasi 3
2. Tidak ada ventilasi 1
6. AIR BERSIH 1. Air dalam kemasan 3
2. Air ledeng/PAM 3
3. Mata air terlindung 2
4. Sumur pompa tangan 2
5. Sumur terlindung 2
6. Sumur tidak terlindung 1
7. Mata air tidak terlindung 1
8. Lain-lain 1
7. PEMBUANGAN KOTORAN 1. Leher angsa 3
(KAKUS) 2. Plengsengan 2
3. Cemplung/cubluk 2
4. Kolam ikan/sungai/kebun 1
5. Tidak ada 1
8. SEPTIC TANK 1. Septic tank dengan jarak > 10m 3
dari sumber air minum
2. Lainnya 1
9. KEPEMILIKAN WC 1. Sendiri 3
2. Bersama 2
3. Tidak ada 1
10. SPAL 1. Saluran tertutup 3
2. Saluran terbuka 2
3. Tanpa saluran 1
11. SALURAN GOT 1. Mengalir lancer 3
2. Mengalir lambat 2
3. Tergenang 1
4. Tidak ada got 1
12. PENGELOLAAN SAMPAH 1. Diangkut petugas 3
2. Ditimbun 2
3. Dibuat kompos 3

6
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

4. Dibakar 2
5. Dibuang ke kali 1
6. Dibuang sembarangan 1
7. Lainnya 1
13. POLUSI 1. Tidak ada ganggun polusi 3
2. Ada gangguan 1
14. BAHAN BAKAR MASAK 1. Listrik, gas 3
2. Minyak tanah 2
3. Kayu bakar 1
4. Arang/batu bara 1

E. EVALUASI
Survey dilakukan pada 5 tempat tinggal/rumah yang mewakili keadaan
tempat tinggal/rumah warga lingkungan Cacabala, dimulai dengan menanyakan
pada pemilik rumah mengenai jumlah anggota keluarga yang mendiami 1
rumah, pendidikan/pekerjaan anggota keluarga, sumber air bersih keluarga,
lokasi mandi-cuci-kakus MCK keluarga, bagaimana pengelolaan limbah rumah
tangga sehari-hari, kemungkinan polusi/gangguan yang sering dijumpai di
sekitar rumah, serta penggunaan bahan bakar untuk masak sehari-hari. Survey
ini dilakukan dengan cara menelusuri lingkungn sekitar area Cacabala lalu
menentukan 5 rumah yang bisa mewakili keadaan rata-rata rumah warga di
lingkungan Cacabala, dan menanyakan keadaan tempat tinggal tersebut kepada
kepala keluarga masing-masing rumah, serta melihat langsung keadaan rumah
tersebut. Berikut adalah data yang telah diperoleh dari survey rumah sehat :

NO VARIABEL SKOR Rumah Rumah Rumah Rumah Rumah


1 2 3 4 5
Tn. A Ny. S Tn. R Tn.M.K Tn. M
1. LOKASI - Tidak rawan banjir 3 √ √ √ √
- Rawan banjir 1 √
2. KEPADATAN - Tidak padat (> 8m 3 √ √ √ √
HUNIAN persegi/orang)
- Padat (< 8m 1 √
persegi/orang)
3. LANTAI - Semen, ubin, keramik, 3 √ (kayu) √ (kayu) √(kayu) √ √
kayu (kayu + (semen)
1 semen)
- Tanah
4. PENCAHAYAAN - Cukup 3 √
- Tidak cukup 1 √ √ √ √
5. VENTILASI - Ada ventilasi 3 √
- Tidak ada ventilasi 1 √ √ √ √
6. AIR BERSIH - Air dalam kemasan 3
- Air ledeng/PAM 3
- Mata air terlindung 2
- Sumur pompa tangan 2
- Sumur terlindung 2 √ √
- Sumur tidak terlindung 1 √ √ √
- Mata air tidak 1
terlindung
- Lain-lain 1

7
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

7. PEMBUANGAN - Leher angsa 3 √


KOTORAN - Plengsengan 2
(KAKUS) - Cemplung/cubluk 2 √ √ √ √
- Kolam 1
ikan/sungai/kebun
- Tidak ada 1
8. SEPTIC TANK - Septic tank dengan 3 √
jarak > 10m dari
sumber air minum
- Lainnya 1 √ √ √ √
9. KEPEMILIKAN - Sendiri 3 √ √ √
WC - Bersama 2 √
- Tidak ada 1 √
10. SPAL - Saluran tertutup 3
- Saluran terbuka 2
- Tanpa saluran 1 √ √ √ √ √
11. SALURAN GOT - Mengalir lancer 3
- Mengalir lambat 2
- Tergenang 1 √
- Tidak ada got 1 √ √ √ √
12. PENGELOLAAN - Diangkut petugas 3
SAMPAH - Ditimbun 2 √ √
- Dibuat kompos 3
- Dibakar 2 √ √ √ √
- Dibuang ke kali 1
- Dibuang sembarangan 1 √
- Lainnya 1
13. POLUSI - Tidak ada gangguan 3 √ √ √ √ √
polusi
- Ada gangguan 1
14. BAHAN BAKAR - Listrik, gas 3 √ √ √
MASAK - Minyak tanah 2
- Kayu bakar 1 √ √ √ √
- Arang/batu bara 1

Dari hasil survey 5 rumah yang telah di kunjungi, didapatkan hasil bahwa
tidak ada satupun rumah yang memenuhi seluruh persyaratan rumah sehat,
terutama dalam soal pencahayaan, ventilasi, MCK, dan pengelolaan limbah
rumah tangga. Semua rumah yang telah dikunjungi terkesan gelap dan tidak
memperoleh pencahayaan yang cukup, yang membuat penghuni rumah lebih
rentan terkena penyakit seperti TBC. Selanjutnya, didapatkan hanya 1 dari 5
rumah yang dikunjungi yang memiliki ventilasi. Kurangnya ventilasi akan
menyebabkan kurangnya O2 dalam rumah, yang berarti kadar CO2 yang bersifat
racun bagi penghuninya menjadi meningkat, serta pertukaran udara menjadi
tidak maksimal yang akan menyebabkan penghuni rumah lebih rentan terserang
penyakit-penyakit yang menular melalui aliran udara, seperti Flu dan TBC. Di
samping itu, tidak cukupnya ventilasi akan menyebabkan peningkatan
kelembaban udara dalam ruangan, karena terjadinya proses penguapan cairan
dari kulit dan penyerapan. Kelembaban ini akan merupakan media yang baik
untuk bakteri-bakteri patogen (bakteri-bakteri penyebab penyakit). Sedangkan
dari segi fasilitas, terdapat 3 dari 5 rumah yang tidak memiliki fasilitas MCK

8
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

sendiri dan menggunakan WC bersama, dan semua rumah tidak memiliki


fasilitas pengelolaan limbah rumah tangga. 3 dari 5 rumah menggunakan WC
bersama yang terletak ± 7m dari rumah, dimana WC tersebut merupaka jenis
WC cemplung/cubluk, dan 2 dari 5 rumah yang memiliki WC sendiri tersebut
adalah 1 WC jenis cempling dan 1 WC leher angsa. Sedangkan untuk
pengelolaan limbah rumah tangga, 4 dari 5 rumah mengelola limbah rumah
tangga dengan cara di timbun atau di bakar, dan ada 1 rumah yng membuang
limbah rumah tangga di sembarang tempat. Tidak adanya fasilitas pengelolaan
limbah rumah tangga ini menyebabkan anggota keluarga dan masyarakat sekitar
rumah rentan terjangkit penyakit-penyakit menular seperti diare, demam tifoid,
dan hepatitis A.
Tidak terpenuhinya persyaratan-pesyaratan rumah yang sehat ini
mengakibatkan warga yang menghuni rumah tersebut kadang-kadang merasa
kurang nyaman mendiami rumah tersebut. Hal ini membuat masyarakat yang
tinggal di lingkungan ini rentan terhadap penyakit-penyakit yang dapat
ditimbulkan dari masalah sanitasi. Hal ini tentu dapat meningkatkan beban
kesehatan di puskesmas Lampa.
Diharapkan agar hasil dari survey ini dapat menjadi bahan pertimbangan
yang diajukan ke pemerintah setempat agar bisa menjadi acuan dan prinsip
dasar dalam perencanaan pembangunan rumah sehat yang berkesinambungan
di lingkungan Cacabala selanjutnya. Diharapkan kedepannya survey syarat
rumah sehat dapat terus dilakukan di lingkungan-lingkungan lainnya guna
terciptanya suasana tempat tinggal yang nyaman dan sehat.

9
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

F. DOKUMENTASI

10
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

11
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

12
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

13
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

LAPORAN KEGIATAN
Nama Peserta dr. Andi Fajar Apriani Tanda tangan:

Nama Pendamping dr. H. Ramli Yunus Tanda tangan:

Nama Wahana Puskesmas Lampa


Tujuan Pelaksanaan Melakukan Survey Lapangan Syarat Rumah Sehat
di Kelurahan Lampa Wilayah Cacabala
Hari/Tanggal Selasa/ 13 Desember 2016
Waktu 09.00 WITA
Tempat Lingkungan Cacabala
Jumlah Rumah Sehat 0

14
F.2. Upaya Kesehatan Lingkungan

DAFTAR PUSTAKA

1. Budiman Chandra.2007. Pengantar Kesehatan Lingkugan. Jakarta:EGC


Budiman Chandra.2007. Pengantar Kesehatan Lingkugan. Jakarta:EGC
2. Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip-prinsip
Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.
3. Depkes RI – Ditjen PPM dan PL (2002) Pedoman Teknis Penilaian Rumah
Sehat.
4. Kepmenkes RI No. 829/Menkes/SK/VII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan
Perumahan.
5. Mahfoedz, Irham.2008, Menjaga Kesehatan Rumah Dari Berbagai Penyakit.
Jogyakarta.
6. Munif Arifin, 2009. Rumah Sehat dan Lingkungannya. diakses dari
www.environmentalsanitation.com, November 2011.

15