Anda di halaman 1dari 9

“ANALISIS HARGA PRODUK PADA SATU JENIS

PRODUK YANG SAMA”

KELOMPOK 5

DISUSUN OLEH:

ANDRIANTO SETYA N. 14.G1.0127

M. FADHREZA UMAR 14.G1.0204

ERINDA TRI HAPSARI 14.G1.0206

AKUNTANSI KELAS 2.1

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA


Analisis Harga Produk Mie Instant

Mie instant merupakan makanan yang sudah tidak asing lagi. Bahkan bagi sebagian
orang mie instant merupakan makanan sehari-hari. Selain rasanya yang memang enak
dan mengenyangkan, harga yang murah dan kepraktisan dalam penyajian sering
menjadi pilihan menu yang disajikan untuk hidangan makan. Mie merupakan makan
pokok pilihan kedua setelah nasi di Indonesia. Bahkan penjualan mie di Indonesia
sudah sangat tinggi, yang menjadikan Indonesia sebagai Negara kedua di dunia dalam
mengkonsumsi mie terbanyak.

1. Indomie

Indomie adalah merek produk mie instan dari Indonesia. Di Indonesia Indomie
diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Produk dari perusahaan
milik Sudono Salim ini mulai dibuat pertama kali pada tanggal 9 September 1970 dan
dipasarkan ke konsumen sejak tahun 1972, dahulu diproduksi oleh PT. Sanmaru Food
Manufacturing Co. Ltd., dan pertama kali hadir dengan rasa Ayam dan Udang. Selain
dipasarkan di Indonesia, Indomie juga dipasarkan secara cukup luas di manca negara,
antara lain di Amerika Serikat, Australia, berbagai negara Asia dan Afrika serta negara-
negara Eropa. Hal ini menjadikan Indomie sebagai salah satu produk Indonesia yang
mampu menembus pasar internasional . Di Indonesia sendiri, sebutan “Indomie” sudah
umum dijadikan istilah generik yang merujuk kepada mie instan.

Indomie diklaim sebagai makanan yang sehat dan bergizi oleh produsennya. Produk
mie instan ini disebut memiliki berbagai kandungan gizi seperti
energi, protein, niasin, asam folat, mineral zat besi, natrium, dan
berbagai vitamin seperti vitamin A, B1, B6, dan B12. Meskipun begitu, konsumsi
Indomie yang terlalu sering tidak dianjurkan, sebab Indomie mengandung
pewarna tartrazine yang tidak baik bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jangka
panjang.
2. Mie Sedaap

Mie Sedaap adalah merek mie instan di Indonesia yang diproduksi oleh Wings Food.
Mie Sedaap diluncurkan pada tahun 2003. Selain di Indonesia, Mie Sedaap juga dijual
di luar negeri, antara lain Malaysia dan Nigeria. Pada tahun 2008 Mie Sedaap
meluncurkan kemasan baru dengan formula baru Diperkaya 7 Vitamin sedangkan
tahun 2009 Mie Sedaap meluncurkan rasa barunya, Rasa Kari Spesial dengan Bumbu
Kari Kental dan Rasanya Nendang dan pada tahun 2011 Mie Sedaap meluncurkan rasa
barunya, Rasa Ayam Spesial dengan tagline Mantap Kaldunya. Saat ini, Mie Sedaap
merupakan saingan dari Indomie.
3. Supermi

Supermi adalah salah satu merek mie instan terpopuler di Indonesia yang diproduksi
oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Diluncurkan pada tahun 1968 oleh
Sudono Salim sebagai mi instan serbaguna, lalu pada tahun 1976 Supermi hadir
dengan Rasa Kaldu Ayam. Supermi merupakan mie instan yang diluncurkan sebelum
Indomie untuk mie instan serbaguna dan sesudah Indomie untuk mie instan dengan
bumbu. Di Indonesia, sebutan "Supermi" juga umum dijadikan istilah generik yang
merujuk kepada mie instan. Pada tahun 2008, diluncurkanlah Supermi Go, hadir
dengan tiga rasa, yaitu GoBang, GoSo dan GoKar. Pada tahun 2013, Supermi
meluncurkan rasa baru yaitu Supermi Rasa Ayam Spesial dengan kaldu ayamnya lebih
mantap lengkap dengan bawang goreng dan saus cabe.

 Harga supermi Ayam bawang : Rp 1.150


 Harga supermi Super goreng Sedaap: Rp 1.250
 Harga supermi Soto Sedaap : Rp 1.148
 Harga supermi Super kari sedaap : Rp 1.148
 Harga supermi Super ayam bawang : Rp 1.250
 Harga supermi Goreng rasa soto : Rp 1.250
 Harga supermi Goreng rasa Kari: Rp 1.250
 Harga supermi Goreng rasa Ayam Bawang: Rp 1.250
4. Sarimi

Sarimi adalah salah satu merek mie instan terpopuler di Indonesia yang diproduksi
oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk diluncurkan pada tahun 1982, empat belas
tahun setelah Supermi dan sepuluh tahun setelah Indomie. Di Indonesia, sebutan
"Sarimi" juga umum dijadikan istilah generik yang merujuk kepada mie instan.

Mie instan ini murah meriah dan cocok dengan selera Indonesia, sampai tidak jarang
orang membawa Sarimi ke luar negeri bila makanan di luar tidak cocok. Saat terjadi
bencana alam, orang Indonesia sering sekali menyumbang mie instan seperti Sarimi,
tentu saja beserta barang-barang kebutuhan lainnya.

Pada tahun 2007, Sarimi Soto Koya diluncurkan, hadir dengan rasa Jeruk Nipis dan
Pedasss. Dua tahun kemudian, Sarimi Soto Koya hadir dengan rasa Gurih. Pada tahun
2010, Sarimi Isi 2 diluncurkan kembali dengan kemasan baru. Pada tahun 2012, Sarimi
genap berusia 30 tahun, Sarimi meluncurkan maskot dan kemasan barunya.

 Harga Sarimi Soto Koya Gurih : Rp 1.850


 Harga Sarimi Soto Koya Jeruk Nipis : Rp 1.500
 Harga Sarimi Soto Koya Pedasss 70gr : Rp2.100,-
 Harga Sarimi Rasa Ayam Bawang 70gr : Rp 2.000
 Harga Sarimi Rasa Baso Sapi : Rp 1.400
 Harga Sarimi Mi Goreng Rasa Ayam : Rp 1.350
 Harga Sarimi Besaar Mi Goreng Spesial : Rp 1.700
 Harga Sarimi Isi 2 Mi Goreng Rasa Ayam Kecap 126gr : Rp 2.400
 Harga Sarimi Isi 2 Rasa Soto : Rp 2.000
 Harga Sarimi Isi 2 Rasa Kari Spesial 115gr : Rp 2.300
5. Pop Mie

Pop Mie adalah merek mie instan dalam bentuk cup dari Indomie di Indonesia,
diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Pop Mie diluncurkan pada
tahun 1987. Pop Mie pada awalnya menggunakan kemasan cup dari ukuran kecil (mini,
35 gram), sedang (57 gram) sampai cup plastik (60 gram untuk Ayam Spesial dan 80
gram untuk Mi Goreng). Pada tahun 2010 Pop Mie tampil dengan kemasan dan logo
baru, dengan logo Pop Mie merah di dalam lingkaran biru dengan mata diatasnya,
namun kemasan Pop Mie diperbesar menjadi 75 gram pada tahun 2013 dan tampilan
kemasan pun berubah menjadi lebih menarik dari kemasan sebelumnya. Kemasan Pop
Mie yang lebih baru dan lebih besar kini Makin Hits!, Lebih Nendang, Lebih Kenyang,
Lebih Yummy.

 Harga Pop Mie Goreng Spesial : Rp 3.750


 Harga Pop Mie Goreng Pedas : Rp 3.700
 Harga Pop mie Rasa ayam bawang : Rp 3.400
 Harga Pop mie Rasa baso sapi spesial : Rp 3.400
 Harga Pop mie Rasa ayam : Rp 3.100
 Harga Pop mie rasa baso new : Rp 3.100
 Harga Pop mie rasa soto ayam : Rp 3.100
 Harga Pop mie rasa kari ayam Jumbo : Rp 3.350
 Harga Pop mie mini rasa ayam bawang : Rp 2.000
 Harga Pop mie mini rasa baso sapi : Rp 2.000
 Harga Pop mie mini rasa soto mie : Rp 2.000
Dalam membandingkan harga produk dari kelima merk mie instant ini kami memilih
membandingkan berdasarkan rasa yaitu mie goreng ayam bawang. Merk produk
tersebut antara lain:

o Indomie : Rp 1.500
o Sedaap : Rp 1.400
o Supermi : Rp 1.250
o Sarimi : Rp 2.000
o Pop mie : Rp 3.400

Berdasarkan harga mie instant di atas, kita dapat mengetahui bahwa harga termahal
adalah merk pop mie. Sebenarnya, Indomie, supermi, sarimi dan Pop mie sama-sama
produk dari PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, sehingga kisaran harganya hampir
sama.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merupakan salah satu perusahaan mie instant
dan makanan olahan terkemuka di Indonesia yang menjadi salah satu cabang
perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group.

Pada tahun 1994, terjadi penggabungan beberapa anak perusahaan yang berada di
lingkup Indofood Group, sehingga mengubah namanya menjadi PT Indofood CBP
Sukses Makmur Tbk. yang khusus bergerak dalam bidang pengolahan mie instan.
Divisi mie instan merupakan divisi terbesar di Indofood dan pabriknya tersebar di 15
kota. Hal ini bertujuan agar produk yang dihasilkan cukup didistribusikan ke wilayah
sekitar kota dimana pabrik berada, sehingga produk dapat diterima oleh konsumen
dalam keadaan segar serta membantu program pemerintah melalui pemerataan tenaga
kerja lokal.

PT. Indofood Sukses Makmur TBK cabang Indofood Grup yang bergerak dibidang mie
instan merupakan pelopor dalam industri makanan olahan di Indonesia. Saat ini
perusahaan menjadi perusahaan pengolahan mie terdepan dan memegang market
leader pada masing-masing brand yang dimilikinya.
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk memiliki orientasi pasar, dimana produksi yang
dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan permintaan pasar. Perusahaan selalu
berusaha memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam kuantitas maupun kualitas
produk. Oleh karena itu, perusahaan selalu mengembangkan inovasi guna memenuhi
kepuasan pelanggan, khususnya selera konsumen.

Poduk mie instant dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk yaitu Indomie, Supermi,
Sarimi dan Pop Mie diantara keempat merk terbut Pop Mie memiliki harga yang lebih
tinggi. Hal tersebut dikarenakan biaya yang dibutuhkan untuk membuat pop mie lebih
mahal. Namun, konsumen tetap suka dengan popmie karena rasa bumbu dan mie nya
itu pas dengan seleranya dan kemasan popmie juga lebih menarik dibandingkan
dengan produk lainnya serta kepraktisannya dalam membuat. Rasa yang ditawarkan
pun beraneka ragam. Pop Mie juga memiliki mie goreng dan mie rebusnya dengan
varian rasa.