Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MANAJEMEN FARMASI

“CASH FLOW”
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Manajemen Farmasi Komunitas

NAMA : NAILA HUSNA


NIM : 3351171408
KELAS : A

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
CIMAHI
2018

1
SOAL CASH FLOW

Diketahui laporan realisasi cash flow (dalam 000), bulan DESEMBER


2017 adalah sebagai berikut:
Saldo awal kas 54.373,- saldo awal bank 102.414,- penerimaan piutang
dari pihak ke 3 sebesar 1.050.000,- piutang dagang intern 59.465,- penerimaan
lain-lain berupa PPN perhitungan Apotek Ujung Berung sebesar 13.500,- jasa giro
200,- dana pensiunan/astek 4.500,- realisasi penerimaan 1.284.452,- adalah
114,23% dari realisasi penerimaan bulan NOPEMBER 2017. Adapun pengeluaran
di bulan DESEMBER 2017 untuk pembayaran hutang dagang dan biaya usaha
untuk pegawai dan umum lainnya masing-masing realisasinya adalah 85.401,- dan
82.110,- sedangkan untuk setoran kekurangan PPN perhitungan adalah 2,124%
dari total pengeluaan, setoran PPh pasal 21, 22, 23 adalah 1.500,- biaya penjualan
dan beban kantor pusat masing-masing 45.650,- dan 17.000,- remisa umum
900.000,- sedangkan realisasi investasi pada bulan DESEMBER 2017 belum
tebukukan. Untuk THPB dan pengeluaran lainnya sebesar 20.150,-

Pertanyaan:
a. Susun matrix dari laporan realisasi cash flow bulan DESEMBER 2017
tersebut. Berapa realisasi saldo kas/bank bulan DESEMBER 2017 bila
diasumsikan realisasi dari total pengeluaran sebesar 1.176.811,- dan saldo
bank realisasi cash flow tersebut hanya 82.641,-
b. Bila direncanakan saldo awal kas/bank bulan JANUARI 2018 adalah sebesar
107.641,- sedangkan penerimaan di bulan JANUARI 2018 tercapai 115% dari
total penerimaan di bulan DESEMBER 2017, sedangkan total pengeluarannya
dianggap sama, berapa rencana saldo kas/bank yang Sdr inginkan apabila
diasumsikan saldo kasnya hanya mencapai 25.000,- buat matrix dari cash flow
yang dimaksud ?
c. Saldo kas miniman ditentukan sejumlah 5.000.000,- dari hasil (a) dan (b),
kebijakan apa yang saudara akan lakukan. Dan bilamana saldo akhir kas/bank
ternyata hasilnya minus, maka kebijakan apa yang saudara akan lakukan ?

2
JAWABAN
A. Laporan Realisasi Cash Flow bulan Desember Apotek Ujung Berung
Anggaran Cash Flow Bulan Desember Tahun 2017

MINGGU BULAN
NO KETERANGAN
I II III IV NOVEMBER DESEMBER
I SALDO KAS/BANK AWAL
A. Saldo Kas 13.294 13.660 13.668 13.751 54.373
B. Saldo Bank Awal 25.220 25.603 25.710 25.881 102.414
Total Kas/Bank Awal 38.514 39.263 39.378 39.632 156.787
II PENERIMAAN
A. Penjualan Tunai
B. Piutang
- Piutang Dagang intern 14.677 14.865 14.943 14.980 59.465
- Piutang Dagang (pihak 251.092 262.520 265.270 271.118 1.050.000
ke-3)
- Piutang Lain-lain
C. Penerimaan Lain-lain
- PPN Apotek 3.187 3.375 3.386 3.552 13.500
- Jasa Giro 38 47 53 62 200
- Dana Pensiun/Astek 1.109 1.123 1.132 1.136 4.500
Total Penerimaan 270.103 281930 284.784 290.848 1.127.665
Realisasi Penerimaan 1.124.444 1.284.452
III PENGELUARAN
A. Pembayaran Hutang
1. Hutang Dagang 21443 21.042 21.352 21.564 85.401
2. Hutang Lain-lain
Sub Total A 21443 21.042 21.352 21.564 85.401
B. Biaya Usaha
1. Biaya Administrasi
Umum
- Biaya Pegawai 20.172 20.528 20.675 20.735 82.110
- Biaya Tak Langsung
- Biaya Asuransi
- Biaya Pajak PPh 347 351 373 429 1500
- Biaya Pajak PPN 6.109 6.242 6.284 6.360 24.995
- Biaya Beban Kantor 4.126 4.241 4.274 4.359 17.000
- Biaya Pemeliharaan
- Biaya Umum
- Biaya Remisa Umum 220770 224.657 226.453 228120 900.000
- Biaya Serba-serbi 4.558 5.032 5.040 5.520 20.150
Sub Total 256.082 261.051 263.099 265.523 1.045.755
2. Biaya Penjualan
- Biaya
Promosi/Propaganda
- Biaya Penjualan Lainnya 11.153 11.327 11.490 11.680 45.650
Sub Total 11.153 11.327 11.490 11.680 45.650
Sub Total B 267235 272.378 274.589 277.203 1.091.405
Total Pengeluaran (A+B) 288.678 293.420 295.941 298.767 1.176.806

3
IV Saldo Akhir Kas/Bank
(Saldo Awal Kas/Bank + Total 19.939 27.773 28.221 31.713 107.646
Penerimaan – Total Pengeluaran
V Realisasi Total Pengeluaran 287.524 294.200 295.791 299.296 1.176.811
VI Realisasi Saldo Bank 20.234 20.771 20.756 20.880 82.641
VII Realisasi Saldo Kas 6.160 6.245 6.295 6.300 25.000

*Laporan realisasi cash flow (dalam 000)


B. Laporan Cash Flow bulan Januari di Apotek Ujung Berung
No KETERANGAN SALDO (Rp)
I Saldo Kas/Bank Awal 107.641
II Total Penerimaan 1.296.815
III Total Pengeluaran 1.176.806
IV Saldo Akhir Kas Bank 227.650
V Realisasi Saldo Kas 25.000
VI Realisasi Saldo Bank 202.650

C. Jika saldo kas minimal Rp. 5.000.000,-


1. Jika dari hasil a dan b jumlah saldo kas/bank melebihi dari kas minimal yang
ditentukan, maka di buat beberapa kebijakan :
a). Melakukan pembelian barang dengan pembayaran kontan kepada PBF
untuk mendapatkan diskon yang lebih besar.
b). Menganalisa obat-obat OTC dan resep yang sering dilayani dan yang
sering dibeli konsumen, dan merencanakan penambahan persediaan
obat-obat tersebut sesuai analisa dengan pertimbangan untuk
meningkatkan performa pelayanan Apotek.
c). Menganalisa resep-resep yang tidak terlayani, dan merencanakan
pembelian obat-obat tersebut dalam jumlah yang sesuai.
d). Merencanakan pengeluaran rehabilitatif atau inventarisasi (perbaikan
fasilitas apotek) pada bulan depan dengan pertimbangan untuk
meningkatkan kinerja dan performa dari apotek.
e). Memberikan intensif untuk pegawai apotek, seperti mengalokasikan
sebagian hasil diskon dari PBF untuk mensubsidi pembiayaan

4
keperluan obat pegawai, sehingga pegawai lebih merasa diperhatikan
dan tidak melakukan kecurangan-kecurangan di apotek (loyalitas
pegawai lebih meningkat).
f). Menyerahkan setoran ke pusat.
2. Jika Saldo akhir kas/bank kurang dari kas minimum, maka beberapa
kebijakan yang dapat dilakukan yaitu:
a). Menganalisa penyebab terjadinya penurunan kas, disebabkan faktor
internal atau eksternal yang dilihat dari informasi data penjualan.
Penurunan penjualan tunai lebih disebabkan oleh :
1). Faktor internal seperti:
 Banyak barang kosong
 Pelayanan lambat
 Harga mahal
2). Faktor eksternal seperti :
 Jumlah apotek (pesaing) bertambah
 Konsumen berkurang.
b). Menganalisa data penerimaan piutang. Apakah penurunan penerimaan
piutang lebih disebabka faktor internal seperti pengiriman alat tagih
terlambat dan tidak memberikan intensif atau lebih disebabkan faktor
ekstrinsik seperti pelanggan tidak mampu membayar dikarenakan
bangkrut dsb. Kebijakan yang dapat dilakukan :
1). Jika dipengaruhi faktor internal, maka dapat dilakukan:
peningkatan kualitas sumber daya apotek seperti melengkapi
barang, melayani lebih cepat, mengirimkan alat tagih lebih cepat,
dan memberikan intensif atau diskon.
2). Jika dipengaruhi faktor ekstrinsik, maka pihak apotek harus dapat
merayu dan mempengaruhi agar pelanggan suka membeli obat ke
apotek dan membayar piutangnya kecuali pelanggan tsb kabur atau
bangkrut.

5
c). Menganalisa data pembayaran hutang dagang. Apakah ada faktur-
faktur yang belum jatuh tempo sudah dibayarkan atau karena adanya
tuntutan dari supplier yang memperpendek masa kredit.
1). Jika dikarenakan adanya faktur yang belum jatuh tempo dibayar,
maka bagian keuangan harus dapat menjelaskan apakah ada
tambahan diskon atau tidak
2). Jika dikarenakan oleh faktor eksternal, maka pihak apotek harus
dapat merayu dan mempengaruhi agar supplier dapat
memperpanjang masa kredit atau meminjam uang ke BANK untuk
menambah modal kerja sehingga likuiditasnya lebih baik.
d). Menganalisis data penggunaan biaya usaha. Apakah ada penggunaan
pos-pos biaya tertentu yang melebihi anggaran seperti pos biaya
penjualan, entertain, intensif, karena petugas terlalu boros atau karena
adanya tuntutan pelanggan sehingga melebihi anggaran.
1). Jika faktor intrinsik seperti pemborosan pembelanjaan maka pihak
apotek harus seera melakukan cost reduction atau cost cutting.
2). Jika faktor ekstrinsik seperti kebijakan pemerintah maka pihak
apotek harus melakukan reevaluasi cost-benefit dan melakukan
cost reduction dan cost cutting.