Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Pola makan sehat sangat penting dalam hidup. Pola makan yang sehat akan
membantu tubuh agar lebih sehat dan terhindar dari penyakit. Sebaliknya ,dengan pola
makan yang tidak sehat akan membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Untuk
itu,membangun pola makan yang sehat itu perlu kesadaran dan ketaatan yang tinggi.
Sebab banyak godaan yang lebih besar untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat.
Seiring dengan perkembangan zaman, perubahan gaya hidup masyarakat telah
mempengaruhi pola makan dan kesehatan. Perubahan itu menimbulkan sebagian
masyarakat cenderung menyukai makanan yang kandungan gizinya tidak seimbang.
Selain itu,pemikiran yang serba instan menyebabkan banyak orang untuk mengonsumsi
makanan yang cepat saji. Padahal kita tahu makanan tersebut merupakan makanan yang
tidak sehat dan kandungan gizinya tidak seimbang. Perubahan-perubahan seperti itulah
yang dapat dengan mudah memicu timbulnya berbagai penyakit degenerative di usia
muda,yang sangat merugikan generasi penerus bangsa.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hukum:
1. Keputusan Menkes No. 1207/menkes/SK/XI/2001 tentang pembentukan
Politeknik Kesehatan
2. Pusdiknakes, 2004. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Politeknik
Kesehatan Depkes RI
3. Depkes RI, 2006. Kurikulum Pendidikan Diploma IV Bidang Pendidik
4. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
IBI, 2005 mengenai Standar Kompetensi Bidan
5. Menkes RI, 2007. Kepmenkes RI No. 369/MENKES/SK/III/2007 Tentang
Standar Profesi Bidan

B. Rumusan masalah
Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Apakah budaya makan masyarakat sudah mengikuti jaman yang sudah
moderen?
2. Apa sumber makanan yang terdapat di desa Margamekar?
3. Apa makanan yang di anjurkan dan di pantang di desa Margamekar.
4. Bagaimana makanan pada hari raya dan makanan sesajen untuk upacara?
5. Apa makanan untuk ibu hamil dan bayi.
6. Bagaimana etika dan tata cara dalam bermakan.

C. Tujuan
1. Tujuan umum
Mahasiswa dapat mempraktikan secara langsung teori mata kuliah Ilmu Sosial
Budaya Dasar sehingga kompeten dalam mengkaji aspek sosial budaya
setempat yang berkaitan dengan kesehatan khususnya pelayanan kebidanan
menyangkut kesehatan ibu dan anak, sehingga mampu menjelaskan aspek sosial
budaya yang mendorong pencapaian derajat kesehatan masyarakat dan atau
sebaliknya aspek sosial budaya yang merugikan upaya meningkatkan derajat
kesehatan.

2. Tujuan khusus
1. Mahasiswi bisa menadapatkan informasi tentang kebiasaan atau tradisi
sehubungan dengan perilaku sehat
2. Mengkaji tradisi yang mendukung perilaku sehat
3. Mengkaji tradisi yang menghambat perilaku sehat
4. Mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi perilaku sehat
5. Menentukan cara dan langkah alternatif dalam pemecahan masalah yang
mungkin dapat dilaksanakan di lapangan
6. Mengkaji hubungan sosial masyarakat, terutama partisipasinya pelayanan
kesehatan
7. Menjelaskan hubungan sosial masyarakat setempat yang berdampak pada
tindakan.
D. Metodologi
Untuk mewujudkan penggalian data yang akurat, sistematis dan terperinci
kami melakukan beberapa metode penggalian informasi.Adapun metode yang kami
lakukan adalah sebagai berikut:

1. Eksploratif : Penelitan dan wawancara


2. Explanatori : Penjelasan
3. Deskriptif : Pemaparan
 Mengetahui frekuensi terjadinya suatu fenomena sosial tertentu (dicantumkan
dalam tabel frekuensi)
 Mendeskripsikan secara terinci fenomena sosial tertentu

E. Lokasi
Kegiatan praktik Kuliah Lapangan ini dilaksanakan di Desa Margamekar
Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang Propinsi Jawa Barat yang
dimulai pada tanggal 19 November 2016.

F. Prosedur Kerja
Kegiatan Praktik Kuliah Lapangan ini dimulai dari persiapan materi praktik di
kampus berupa penyusunan kerangka acuan, instrumen untuk pengumpulan data, penetapan
pembimbing praktik dan supervisor, perizinan baik dari Kesbanglinmas Propinsi maupun
Kabupaten, penjajakan ke lahan praktik terkait, pertemuan dengan pembimbing lahan praktik,
kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan praktik sesuai denagn kerangka acuan yang telah
disusun dan mengisi log book sebagai rekaman pelaksanaan praktik lapangan. Dalam
pelaksanaan praktik tersebut mahasiswa dibimbing oleh 3 orang pembimbing dari mata
Kuliah dan 2 orang dari Jurusan Kebidanan Bandung, serta keluarga kadus Margamekar
sebagai fasilitator dari tempat praktik. Sedangkan untuk evaluasi kompetensi mahasiswa
dilakukan penilaian selama praktik dengan mengobservasi kegiatan mahasiswa baik secara
individu maupun kelompok dan dari laporan baik individu maupun kelompok.
No. Waktu Acara

1. 05.30 – 05.45 Kumpul di Prodi – Poltekkes

2. 05.45 – 06.00 Mengisi daftar hadir

3. 06.00 – 08.30 Prodi – Desa Rancakalong

4. 08.30 – 09.30 Penerimaan di balai desa

5. 09.30 – 12.00 Lapangan I

6. 12.00 – 13.00 Ishoma

7. 13.00 – 16.00 Lapangan II

8. 16.00 – 17.00 Evaluasi akhir dan persiapan pulang

17.00 – 20.00 Perjalanan pulang

20.00 Tiba di Prodi – Poltekkes