Anda di halaman 1dari 2

PERTANYAAN SEPUTAR REKLAME (NEON BOX)

1. Klasifikasi lokasi penempatan apa yang tepat untuk perhitungan Nilai Sewa Reklame
(NSR) yang ditempatkan di depan warung sendiri?
2. Cara perhitungan Besaran Pokok Pajak Reklame?
3. Dimana Pembayaran Pajak Reklame?
4. Pengertian Pihak Ketiga dalam Artikel “Ketentuan Mengenai Pemasangan Neon Box
Bagi UKM”?

Jawaban

1. Klasifikasi lokasi penempatan apa yang tepat untuk perhitungan Nilai Sewa
Reklame (NSR) yang ditempatkan di depan warung sendiri?

Terhadap neon box yang ditempatkan di depan warung sendiri, dimana warung tersebut
berada dalam rest area pom bensin, maka penempatan itu belum dapat kami klasifikasikan,
hal ini dikarenakan untuk mengklasifikasikan lokasi penempatan reklame sangat bergantung
terhadap arah muka neon box yang dihadapkan pada nama jalan tertentu yang ditetapkan
dalam klasifikasi jalan menurut tabel perhitungan Nilai Sewa Reklame (NSR).

Sebagai contoh, apabila neon box ditempatkan di depan warung, dimana muka (gambar
depan) neon box tersebut menghadap Jalan Jendral Sudirman, maka untuk menghitung pajak
reklame tersebut termasuk dalam klasifikasi lokasi penempatan Protokol A. Namun apabila
muka neon box mengarah ke dalam warung (tidak mengarah ke jalan apapun) maka dapat
dikategorikan sebagai lingkungan.

2. Cara perhitungan Besaran Pokok Pajak Reklame?

Untuk menghitung Besaran Pokok Pajak Reklame, sebelumnya harus diketahui lokasi penempatan neon box
terlebih dahulu sebelum melakukan pengalian 25% dengan salah satu NSR di bawah ini:

Hasil Perhitungan NSR


Jenis Lokasi Ukuran Media Jumlah Jangka Waktu Besaran
Reklame Penempatan Reklame/Luas Reklame Penyelenggaraan Nilai Kelas
Reklame (m2) Jalan (Rp)
Papan/ Protokol A 1 m2 1 buah 1 hari 25.000
Billboard/ Protokol B 1 m2 1 buah 1 hari 20.000
Videotron/ Protokol C 1 m2 1 buah 1 hari 15.000
LED dan Ekonomi 1 m2 1 buah 1 hari 10.000
sejenisnya Kelas I
Ekonomi 1 m2 1 buah 1 hari 5.000
Kelas II
Ekonomi 1 m2 1 buah 1 hari 3.000
Kelas III

Lingkungan 1 m2 1 buah 1 hari 2.000


Sebagai contoh apabila satu buah neon box yang dipasang termasuk dalam kategori Protokol
A yang besarnnya 2 m2 dengan jangka waktunya selama usaha berlangsung, maka
perhitungan Besaran Pokok Pajak Reklame dihitung dengan rumusan: 25% X (2 m2 X 1 buah
x 365 hari X Rp 25.000)

*ketentuan pengalian 365 hari, apabila selama usaha berlangsung dengan kata lain tidak ada
waktu kapan berakhirnya pemasangan reklame tersebut, sehingga perhitungan
pembayarannya dilakukan per tahun, namun apabila hanya diperlukan 1 bulan maka hanya
dikalikan dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.

3. Dimana Pembayaran Pajak Reklame ?

Pembayaran atas Pajak Reklame diberikan terhadap kantor-kantor perwakilan pajak, hal ini
didasari oleh besarnya Reklame, ketentuan tersebut adalah sebagai berikut:

1. < 12 m2 diberikan kepada Unit Pelayanan Pajak Daerah;


2. 12 m2 – 24 m2 diberikan kepada Suku DinasPelayanan Pajak; atau
3. > 24 m2 dibayarkan kepada Dinas Pelayanan Pajak.

4. Pengertian “Pihak Ketiga” dalam Artikel “

Untuk pertanyaan terakhir mengenai pengertian dari “Pihak Ketiga” dari Artikel adalah
Perusahaan jasa reklame atau biro iklan yang memiliki izin untuk menyelenggarakan
reklame.

FREE Legal diagnostic untuk bisnis anda atau ingin bertanya tentang aspek hukum dalam
bisnis anda silahkan hubungi info@legal4ukm.com