Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

PADA Ny. N DENGAN TRAUMA TUMPUL ABDOMEN


DI RUANG IGD RS. GUNUNG JATI CIREBON

NAMA : DIAN PUSPITA DEWI


NIM : D0017015

PROGRAM PROFESI NERS


STIKES BHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI
2017-2018
ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT
PADA Ny. N DENGAN TRAUMA TUMPUL ABDOMEN
DI RUANG IGD RUMAH SAKIT GUNUNG JATI CIREBON

A. PENGKAJIAN
Tanggal pengkajian : 7 November 2017
Ruang : IGD
Mahasiswa : Dian puspita dewi
B. IDENTITAS
1. Identitas Pasien
a. Nama : Ny. N
b. Jenis kelamin : Perempuan
c. Umur : 25 tahun
d. Agama : Islam
e. Status perkawinan : Belum kawin
f. Pendidikan : Sarjana
g. Alamat : Sutamaja
h. Pekerjaan : Pegawai swasta
i. Tanggal masuk : 7 November 2017
j. No. Register : 986066
k. Diagnose medis : Trauma tumpul abdomen
2. Identitas Penanggungjawab
a. Nama : Ny. A
b. Alamat : Sutamaja
c. Pekerjaan : Ibu rumah tangga
d. Hubungan dengan pasien : Ibu
C. PRIMERY SURVEY
1. Airway
Tidak ada sumbatan jalan nafas, benda asing (-), darah (-), hembusan
udara dari jalan nafas (+)
2. Breathing
Gerakan dada simetris, retraksi interkosta (+), otot bantu nafas (+),
nafas cuping hidung (+), RR 40x/ menit, kedalaman pernafasan dalam,
irama ireguller, SPO2 90%
3. Circulation
Nadi 104x/ menit, denyutan lemah, irama ireguller, TD 80/60 mmHg,
CRT 2 detik, sianosis (+), suhu 36,5o C, akral dingin
4. Disability
GCS 15 E4M6V5
5. Exposure
Terlihat jejas pada abdomen, hematoma (+), terdapat luka lecet pada
kaki dan tangan klien
SECONDARY SURVEY
1. Keluhan utama
Nyeri pada perut
2. Riwayat kesehatan
± 2 jam yang lalu sebelum masuk rumah sakit, ketika sedang
mengendarai sepeda motor, klien mengalami kecelakaan. Klien
terjatuh dengan posisi dada dan perut kanan membentur aspal. Setelah
kejadian, klien merasa nyeri pada perut sebelah kanan sampai
punggung dan terasa sesak nafas. Oleh keluarga diantar ke IGD
Rumah Sakit. Ketika dilakukan pengkajian, klien mampu
berkomunikasi. Klien mengatakan jika perut sebelah kanan terasa
sakit, nyeri yang dirasakan seperti ditusuk-tusuk, skala nyeri 9.
3. Pemeriksaan fisik
BB 50 kg, TB 155cm, IMT 20,8, kulit kepala klien bersih, distribusi
rambut merata, warna rambut hitam, skera mata ikterik (-), hidung
tidak ada polip, mulut bersih, lidah bersih, tidak ada pembesaran
kelenjar tiroid pada leher klien. Dada klien simetris, bunyi jantung
sonor, irama jantung regular, perut klien datar, perut sebelah kanan
klien terlihat memar/ jejas.
TERSIERY SURVEY
1. Pemeriksaan penunjang
a. Hasil laboratorium
Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan
HEMATOLOGI
Darah Rutin
Hemoglobin 9,9 12-18
Lekosit 20510 4500-13000
Trombosit 271 150-400
Eritrosit 3,42 3,8-5,4
Hematokrit 29,0 37-54
MCV 84,9 82-96
MCH 29 27-34
MCHC 34,1 32-36
RDW CV 11,5 11-16
Basofil 0,3 0-1
Eosinofil 0,5 1-3
Neutrofil 85,8 50-70
Limfosit% 7,3 20-40
Monosit% 6,1 2-8
Bleeding time 3’00” 1-3
Clotting time 5’00” 2-6
KIMIA KLINIK
SGOT 1550 0-35
SGPT 1255 0-35
b. Terapi
1. Ketorolac
2. Ranitidine
3. Infuse NaCl
4. O2 nassal kanul
D. ANALISA DATA
No Hari/Tanggal Data Fokus Problem Etiologi
/Jam
1 7 November DS : Syok Perdaraha
2017 - Klien mengatakan nyeri pada hipovole n intra
10.00 WIB perut hingga ke punggung mi abdomen
DO :
- TTV TD 80/60 mmHg, Nadi
104x/ menit, RR 40x/ menit,
suhu 36,5o C, SPO2 90%
- Terlihat ada jejas pada
abdomen, hematoma (+)
- Sianosis (+), akral dingin
- Klien terlihat lemah
Balance cairan = intake -output
Intake = 1012 ml
Output = 500 + IWL
= 500 + 750 = 1250
Balance cairan = 1012 - 1250
= -238 ml
2 7 November DS : Nyeri Agens
2017 Klien mengatakan nyeri perut akut cedera
10.10 WIB sebelah kanan akibat kecelakaan, fisik :
perut dan dada terbentur aspal trauma
P: Klien mengatakan nyeri pada tumpul
perut abdomen
Q: nyeri yang dirasakan sperti
tertusuk-tusuk
R: daerah perut klien hingga
punggung
S: skala nyeri 9
T: mendadak
DO :
- - Klien tampak meringis
kesakitan
- - Gelisah (+)
- - TTV TD 80/30 mmHg, Nadi
104x/ menit, RR 40x/ menit,
suhu 36,5o C, SPO2 90%

E. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Syok hipovolemi b.d perdarahan intra abdomen
2. Nyeri akut b.d agens cedera fisik : trauma tumpul abdomen

F. NURSING CARE PLAN (INTERVENSI)


No. Tujuan Umum dan Intervensi TT &
Dx Kriteria Hasil Nama
Perawat
1 Setelah dilakukan Syok Management
tindakan keperawatan 1. Monitor TTV
selama 60 menit 2. Monitor EKG
diharapkan syok 3. Monitor balance cairan
hipovolemi dapat teratasi 4. Monitor respirasi dan
dengan kriteria hasil : status O2
- Vital sign status 5. Berikan DC
- TTV dalam rentang 6. Kolaborasi dengan tim
normal TD 120/80 medis lain tentang
mmHg, RR 22x/ menit, pemberian terapi yang
Nadi 90x/ menit, suhu sesuai untuk klien
36,5o C
2 Setelah dilakukan Pain management
tindakan keperawatan 1. Lakukan pengkajian nyeri
selama 60 menit secara komprehensif
diharapkan nyeri dapat termasuk lokasi,
teratasi sebagian dengan karakteristik, durasi,
kriteria hasil : frekuensi, kualitas dan
- Pain control faktor presipitasi
- Comfort level 2. Observasi reaksi
- Klien mampu nonverbal dari
mengontrol nyeri ketidaknyamanan
- Klien menyatakan 3. Gunakan teknik
nyaman setelah nyeri komunikasi terapeutik
berkurang untuk mengetahui
- Skala nyeri 7 pengalaman nyeri pasien
4. Kolaborasikan dengan
dokter tentang pemberian
analgesic

G. IMPLEMENTASI
No. Hari/ Jam Implementasi Respon Klien TT &
Dx Tang (DO & DS) Nama
gal Pera
wat
1 7 10.2 1. Monitor TD, S: -
Nove 0 nadi, suhu dan O: TTV TD 80/30
mber RR mmHg, Nadi 104x/
2017 menit, RR 40x/
menit, suhu 36,5o C,
SPO2 90%

10.2 2. Memberikan S: Klien mengatakan


5 terapi oksigen sesak nafas
melalui selang O: RR 38x/ menit
nasal kanul

10.3 3. Memberikan S: -
0 terapi cairan O: Klien terlihat
NaCl melalui IV lemah

10.3 4. Melakukan S: -
5 pemeriksaan O: Klien terlihat
EKG lemah

10.4 5. Memasang DC S: -
0 O: Klien terlihat
tidak nyaman

S: -
10.4 6. Memonitor O: -238
5 balance cairan
2 7 10.5 1. Melakukan S:
Nove 0 pengkajian nyeri P: Klien mengatakan
mber nyeri pada perut
2017 sebelah kanan
Q: nyeri yang
dirasakan sperti
tertusuk-tusuk
R: daerah perut klien
hingga punggung
S: skala nyeri 9
T: mendadak
O: klien terlihat
gelisah

11.0 2. Memberikan S: -
0 injeksi ranitidine O: Klien terlihat
dan ketorolac masih kesakitan
11.1 3. Membersihkan S: -
0 luka lecet di O: Klien terlihat
tangan dan kaki kesakitan
klien

H. EVALUASI
No. Hari/Tanggal Catatan Perkembangan TT &
Dx /Jam Nama
Perawat
1 7 November S: -
2017 O:
11.30 WIB - TTV TD 90/60 mmHg, Nadi 100x/
menit, RR 38x/ menit, suhu 36,5o
C, SPO2 93%
- Klien terlihat lemah
A: Ketidakefektifan pola napas (+)
P : Lanjutkan intervensi
1. Monitor TTV klien
2. Monitor balance cairan
2 7 November S: kien mengatakan masih merasa nyeri
2017 O:
11.40 WIB - Skala nyeri 8
- Klien masih terlihat gelisah
- Ekspresi klien masih menunjukkan
sakit
- Klien belum terlihat rileks
A: Nyeri akut (+)
P : Lanjutkan intervensi
1. Lakukan pengkajian nyeri
2. Kolaborasi dengan dokter tentang
pemberian analgetik