Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Proses penuaan adalah proses fisiologis yang akan terjadi pada semua makhluk
hidup. Proses ini meliputi seluruh organ tubuh termasuk kulit yang merupakan salah satu
jaringan tubuh yang secara langsung memperlihatkan terjadinya proses penuaan
(Cunnningham, 2003;Yaar & Gilchrest, 2007).
Penuaan (aging) adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan
kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan struktur dan fungsi
normalnya sehingga tridak dapat memperbaiki kekurangan yang didierita.
Proses menua bukan merupakan suatu penyakit, melainkan suatu masa atau tahap
hidup manusia yaitu: bayi, kanak-kanak, dewasa, tua, dan lanjut usia. Orang mati bukan
karena lanjut usia tetapi karena suatu penyakit, atau juga suatu kecacatan. Akan tetapi
proses menua dapat menyebabkan berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi
rangsangan dari dalam maupun luar tubuh. Walaupun demikian, memang harus diakui
bahwa ada berbagai penyakit yang sering menghinggapi kaum lanjut usia.
Proses menua sudah mulai berlangsung sejak seseorang mencapai usia dewasa.
Misalnya dengan terjadinya kehilangan jaringan pada otot, susunan saraf, dan jaringan
lain sehingga tubuh mati sedikit demi sedikit. Sebenarnya tidak ada batas yang tegas, pada
usia berapa penampilan seseorang mulai menurun. Pada setiap orang, fungsi fisiologis alat
tubuhnya sangat berbeda, baik dalam hal pencapaian puncak maupun menurunnya.

B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi penuaan(aging) ?
2. Apa etiologi atau penyebab aging(penuaan)?
3. Apa tanda gejala dari aging(penuaan) ?
4. Apa jenis herbal anti aging(penuaan) ?
5. Apa kandungan dari herbal anti aging(penuaan) dan cara pembuatannya ?

C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui bagaimana herbal dari penuaan(aging).
2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dalam makalah ini adalah mahasiswa mengetahui :
a. Pengertian aging(penuaan).
b. Etiologi aging(penuaan).
c. Tanda gejala aging(penuaan).
d. Jenis herbal anti aging(penuaan).
e. Kandungan dan cara pembuatan herbal anti aging(penuaan).

D. Manfaat
1. Bagi Institusi Pendidikan
Dengan makalah ini institusi pendidikan berhasil menjadikan mahasiswa lebih
mandiri dalam membuat suatu karya tulis dan menambah wawasan mereka untuk
pengetahuannya.
2. Bagi Mahasiswa
1
Dengan adanya makalah ini, dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan
mahasiswa serta dapat memandirikan mahasiswa dalam mempelajari Keperawatan
Jiwa.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian
Proses penuaan adalah proses fisiologis yang akan terjadi pada semua makhluk
hidup. Proses ini meliputi seluruh organ tubuh termasuk kulit yang merupakan salah satu
jaringan tubuh yang secara langsung memperlihatkan terjadinya proses penuaan
(Cunnningham, 2003;Yaar & Gilchrest, 2007).
Penuaan (aging) adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan
kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan struktur dan fungsi
normalnya sehingga tridak dapat memperbaiki kekurangan yang didierita.
Proses menua bukan merupakan suatu penyakit, melainkan suatu masa atau tahap
hidup manusia yaitu: bayi, kanak-kanak, dewasa, tua, dan lanjut usia. Orang mati bukan
karena lanjut usia tetapi karena suatu penyakit, atau juga suatu kecacatan. Akan tetapi
proses menua dapat menyebabkan berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi
rangsangan dari dalam maupun luar tubuh. Walaupun demikian, memang harus diakui
bahwa ada berbagai penyakit yang sering menghinggapi kaum lanjut usia.
Proses menua sudah mulai berlangsung sejak seseorang mencapai usia dewasa.
Misalnya dengan terjadinya kehilangan jaringan pada otot, susunan saraf, dan jaringan
lain sehingga tubuh mati sedikit demi sedikit. Sebenarnya tidak ada batas yang tegas, pada

2
usia berapa penampilan seseorang mulai menurun. Pada setiap orang, fungsi fisiologis alat
tubuhnya sangat berbeda, baik dalam hal pencapaian puncak maupun menurunnya.

B. Etiologi
1. Faktor Internal
Radikal bebas, hormone yang menurun kadarnya, proses glikosila, system kekebalan
tubuh yang menurun, dan juga factor genetic.
2. Faktor Eksternal
Gaya hidup yang tidak sehat, diet yang tidak sehat, kebiasaan hidup yang salah,
paparan polusi lingkungan, dan sinar ultra violet, stres dan penyebab sosial lain seperti
kemiskinan.

C. Tanda dan Gejala Penuaan


1. Muncul bercak hitam pada wajah
2. Tekstur kulit menjadi kasar dan kering
3. Kulit keriput, kendur, dan berkerut
4. Pori-pori kulit membesar
5. Adanya lingkaran hitam dan kantung di bawah mata
6. Daya tahan tubuh melemah

D. Herbal Anti Aging


1. Kunyit
2. Rosemarry
3. Sage
4. Gingseng
5. Bilberry
6. Centella asiatica Linn (Pegangga)
7. Alpukat
8. Air Mawar
9. Telur
10. Tomat

E. Kandungan dan Cara Pembuatan


1. Kunyit

Rempah yang biasa kamu temukan di dapur ini dianggap menjadi tanaman
herbal yang paling ampuh membuat wajah terlihat awet muda. Kunyit memiliki sifat
anti-aging yang dapat menghilangkan garis-garis halus dan kerutan pada wajah.
manfaat masker kunyit untuk mengatasi masalah pada wajah Anda seperti mengatasi
3
jerawat dan mencegah penuaan dini. Disini dibahas juga cara membuat masker kunyit
dengan mudah dirumah tentunya dengan biaya yang cukup murah karena kunyit
sering dijadikan bumbu masakan di dapur.
Cara yang bisa anda lakukan untuk membuat masker kunyit ini sangat mudah
sekali. Pertama, campurkan bubuk kunyit dengan susu, yoghurt, dan madu. kemudian
campurkan keempat bahan ini di dalam wadah bersih sampai membentuk adonan
pasta. Setelah itu, oleskan masker kunyit ini pada permukaan wajah sampai merata,
hindari mata dan mulut. Lalu, biarkan selama kurng lebih 25 menit. Telakhir, bilas
wajah dengan air sampai bersih.

2. Rosemary

Rosemary adalah jenis rempah yang sering digunakan sebagai bumbu untuk
mengolah masakan. Ternyata tidak hanya dapat meningkatkan citarasa sebuah
hidangan, rosemary juga bisa mempertahankan kelembaban kulit, sehingga mencegah
munculnya garis-garis halus pada wajah. Tanaman herbal ini efektif dalam membantu
melindungi kolagen di kulit dan juga dapat melembutkan dan mengenyalkan kulit.

3. Sage

Daun sage, salah satu tanaman herbal yang juga memiliki sifat anti-aging.
Kandungan yang ada pada daun sage bisa membuat kulit tampak lebih muda. Sifat
antioksidan yang ditemukan dalam daun sage bisa mencegah radikal bebas pada kulit.
Selain itu, daun sage membantu dalam produksi kolagen dalam kulit dan mencegah
jerawat pada wajah sehingga memberikan kulit yang sehat dan kenyal.
4
4. Ginseng

Terkenal di Korea Selatan, ginseng menjadi tanaman herbal primadona yang


palingberharga di negara yang juga terkenal dengan sebutan Negara Ginseng.
Memiliki khasiat bagi keseahatan tubuh, ginseng juga bagus untuk kesehatan kulit
wajah.
Ginseng membantu mengontrol tingkat tekanan darah dalam tubuh serta dapat
membuat kulit wajah lebih bersinar. Kamu bisa meracik ginseng menjadi sebuah
minuman kesehatan karena efektif dalam meningkatkan kecantikan wajah seiring
dengan bertambahnya usia.
Cara pembuatannya, campurkan satu butir kuning telur dengan satu sendok
teh bubuk gingseng, aduk sampai rata kemudian oleskan pada wajah atau kulit yang
kering. Diamkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air hangat. Agar pori-
pori kembali mengencang bilas wajah sekali lagi dengan air dingin dan akhiri dengan
menepuk-nepukan handuk secara perlahan.

5. Bilberry

5
Bilberry merupakan blueberry versi kecil yang berasal dari benua Eropa,
tetapi juga ditemukan di beberapa negara bagian Asia dan Amerika Utara. Buah yang
satu ini sudah sejak lama dimanfaatkan sebagai terapi pengobatan dan kesehatan.
Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, bilberry dapat mencegah
penuaan pada kulit. Penelitian menunjukkan bahwa bilberry mengandung sifat
pertahanan luar biasa yang bekerja melawan tanda-tanda awal penuaan dan keriput
pada wajah.

6. Centella asiatica Linnpegangga

Bagian yang digunakan seluruh bagian tanaman. Tanaman ini mengandung


zat-zat asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside,
brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, cetellose, carotenoids,
mineral garam Kalium, glikosida triterpenoida. Herbal ini digunakan pada pengobatan
berbagai penyakit, tetapi juga mempunyai efek anti aging.
Cara pembuatannya, cuci bersih semua bahan, lalu masukan dalam panci
bersama satu gelas air. Setelah itu rebus sampai mendidih. Selanjutnya saring ainya
dan beri campuran madu, aduk sampai rata. Angkat dan minum air ramuan tersebut
secara rutin sehari 2 kali pagi dan sore.

7. Alpukat

6
Dalam alpukat terdapat kandungan protein dan lemak tak jenuh yang baik
untuk mengisi kekurangan nutrisi karena pola makan yang menurun karena usia.
Selain itu, alpukat sendiri termasuk jenis buah dengan kandungan vitamin dan mineral
terlengkap di antara semua jenis buah sehingga akan menutupi kebutuhan Anda,
termasuk untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kulit dan wajah.
Masker alpukat yang dicampur dengan madu dan yogurt memiliki multi
manfaat saat dioleskan di wajah. Masker ini dapat menghilangkan bekas jerawat,
memutihkan wajah sekaligus melembabkan wajah hingga mencegah penuaan dini.
Cara membuatnya juga tidaklah sulit. Siapkan buah alpukat yang sudah
diblender. Campurkan dengan madu dan yogurt, penggunaan sesuai selera. Sebelum
menggunakan masker, bersihkan wajah dan bilas dengan air hangat, tunggu sampai
wajah mengering. Oleskan masker pada wajah dan diamkan selama 15 menit. Bilas
dengan air hangat kembali

8. Air Mawar

Air mawar mengandung bahan antiseptik dan antibakteri yang bermanfaat


karena efek relaksasinya pada kulit. Sifat dari air mawar sendiri yang anti inflamasi
juga akan meredakan efek ruam atau peradangan pada kulit Anda. Selain itu, air
mawar juga mengandung vitamin A, C, dan E. Ketiga vitamin ini dapar bekerja
dengan baik di kulit wajah sebagai antioksidan yang dipercaya mampu melawan
penuaan (aging).\
Sediakan air mawar, kemudian tambahkan 1 tetes gliserin dan 2 tetes air
lemon. Kita akan membuat sebuah paket untuk wajah dan leher yang akan diterapkan
dengan menggunakan bola kapas. Campuran ketiga bahan dan aduk hingga rata.
Gunakan kapas untuk menerapkannya di wajah dan leher anda sebagai pelembab. Ini
merupakan pelembab alami yang juga dapat membantu menghilangkan tanda-tanda
penuaan dan juga bermanfaat untuk membuat kulit tampak lebih muda.

9. Telur
7
Telur memiliki kandungan lutein, yaitu zat yang sangat berguna untuk
membuat kulit elastis dan terhidrasi. Protein dalam telur memiliki peran penting
untuk memperbaiki jaringan dan mengencangkan kulit. Tak hanya untuk wajah,
protein yang terkandung dalam telur juga dapat membantu memperbaiki rambut agar
kuat serta mengkilap. Telur akan memberikan tingkat protein yang cukup, yang
diperlukan untuk pertumbuhan kuku dan rambut.

Cara pertama adalah memanfaatkan telur. Terlebih dahulu sediakan 1 sendok


teh putih telur lalu tempatkan di sebuah mangkok. Tambahkan setengah sendok teh
Malai dan setengah sendok teh Air Lemon. Aduk hingga rata, kemudian oleskan di
wajah anda dan biarkan selama kurang lebih 15 menit sebelum dibilas dengan air
dingin. Anda bisa mengulanginya lagi di hari-hari libur atau di hari-hari berikutnya
untuk membantu menghilangkan tanda-tanda penuaan.

10. Tomat

Tomat dipercaya bisa mencegah kerutan akibat sinar matahari. Tomat


mengandung Lycopene, yang merupakan salah satu antioksidan dan bisa mengurangi
proses penuaan dini yang disebabkan karena seringnya kulit terpapar langsung
dengan sinar matahari. Untuk itu, jangan lupa tambahkan tomat dalam setiap santapan
Anda.

BAB III

8
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa:
1. Proses penuaan adalah proses fisiologis yang akan terjadi pada semua makhluk hidup.
Proses ini meliputi seluruh organ tubuh termasuk kulit yang merupakan salah satu
jaringan tubuh yang secara langsung memperlihatkan terjadinya proses penuaan
(Cunnningham, 2003;Yaar & Gilchrest, 2007).
Penuaan (aging) adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan
kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan struktur dan
fungsi normalnya sehingga tridak dapat memperbaiki kekurangan yang didierita
2. Penyebab aging(penuaan) yaitu Faktor Internal Radikal bebas, hormone yang
menurun kadarnya, proses glikosila, system kekebalan tubuh yang menurun, dan juga
factor genetic. Faktor Eksternal Gaya hidup yang tidak sehat, diet yang tidak sehat,
kebiasaan hidup yang salah, paparan polusi lingkungan, dan sinar ultra violet, stres
dan penyebab sosial lain seperti kemiskinan.
3. Tanda Gejala Penuaan yaitu Muncul bercak hitam pada wajah, tekstur kulit menjadi
kasar dan kering, kulit keriput, kendur, dan berkerut, pori-pori kulit membesar, adanya
lingkaran hitam dan kantung di bawah mata, daya tahan tubuh melemah.
4. Herbal anti aging yaitu Kunyit, Rosemarry, Sage, Gingseng, Bilberry, Centella asiatica
Linn (Pegangga), Alpukat, Air Mawar, Telur, Tomat.

B. Saran
Diharapkan makalah ini dapat membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran
dan semoga bisa menambah ilmu pengetahuan mengenai isolasi social sehingga materi
yang disampaikan dapat dimengerti dan diterima dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA

9
Key, G. (2008). Aromatherapy beauty tips. http// .www.naturalhealthweb. com/articles/
georgekey3.html

Nezabudkin, V. (2007). How to research alternatif treatment before using them.http//


.www.naturalhealthweb.com/articles/ Nezabudkin1.html

Pringgoutumo, dkk. 2002. Buku Ajar Patologi 1 (umum), Edisi 1. Jakarta. Sagung
Seto.Sutisna Hilawan (1992), Patologi, Jakarta, Bagian Patologi Anatomi FKUI.

Gunawan S, Nardho, Dr, MPH, 1995, Upaya Kesehatan Usia Lanjut. Jakarta: Dep Kes
R.Mansjoer, Arif. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Fakultas UI

Nugroho, Wahyudi. 2000. Keperawatan Gerontik. Jakarta : EGC

10