Anda di halaman 1dari 9

DOA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

TAHUN 2016

A’uudzu billahi minasy syaitaanirrajiim


Bismillahirn rahmanir rahiimi
Allah humma sholli ‘ala syayidina Muhammad, wa ‘ala ali syayidina Muhammad

Allahumma ya Allah, ya Tuhan kami


Kami panjatkan puji syukur atas kehadiratMu ya Allah, atas segala rahmat karuniaMu yang telah Engkau
limpahkan kepada kami.

Allahumma ya Allah Ya Rabbana Ya karim


Jadikanlah peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW ini sebagai nmajelis ilmu yang bermanfaat,
yang meningkatkan keimanan kami dan meningkatkan amaliyah kami.

Ya Allah Ya Rabbana
Dekatkanlah kami dengan perilaku Nabi Muhammad SAW, rasul yang penuh suri tauladan, penuh
aklhak yang terpuji dan amanah, dan yang jujur dalam melaksanakan tugasnya. Menyatu antara ucapan
dan perbuatan, tidak pernah rasulMu berjanji kecualiberusaha menepatinya, yang renda hati yang cinta
pada sesama terutama pada kaum dhuafa.

Allahumma ya Allah Ya Allah ya Gaffur


Betapa banyak jusibah yang telah menimpa masyarakat dan bangsa kami, kami yakin musibah itu
terjadi karena Engkau masih cinta dan sayang kepada kami agar kami kembali ke jalanMu. Kami ingat
akan kekuasaanMu agar kami sadar untuk melaksanakan aturan dan normaMU. Jadikanlah kami hamba-
hambaMu orang yang bertaubat denga taubatan nasuha.

Ya Allah ampunilah dosa dan kesalahan kami, janganlah dengan sebab kesalahan kami, dengan sebab
kesalahan kami Engkau menimpakan azab yang sangat dahsyat kepada kami.

Ya Allah hanya kepadaMu kami melakukan pengabdian dan hanya kepadaMu kami mohon pertolongan.

Iyya ka na’budu waiyyaka nasta’in


Rabbana taqabbal minna innakaantas sami’ul alim
Watubalaina innaka antatauwaburrahim.

Bacaan Qori/Qoriah Pada Acara-Acara Tertentu


Dalam acara-acara tertentu seperti hari-hari besar Islam umumnya acara dimulai dengan bacaan ayat-ayat Al-
Quran oleh Qori/Qoriah. Ayat-ayat yang akan dibaca hendaknya sejalan dengan tema dari acara tersebut. Berikut
ini daftar acara dan ayat yang sesuai dengan acaranya :
 Isra Mi’raj : Al-Isra ayat 1 dan An-Najm ayat 1-15
 Nuzulul Quran : Al-Isra ayat 9 dan Al-Qadr ayat 1-5
 Maulid Nabi : Al-Ahzab ayat 21-27
 Tahun Baru Hijriah : An-Nisa ayat 97-100
 Akad Nikah : An-Nisa ayat 1 dan Ar-Rum ayat 21
 HUT RI : Ibrahim ayat 7-11 dan An-Naml ayat 34
 Walimatus Safar Haji : Al-Baqoroh ayat 194-203
 Aqiqah : Al-An’am ayat 160-165
 Khitanan : An-Nisa ayat 9 dan ayat 122-126
 Silaturahim : Ali-Imran ayat 102-109
 Halal Bi Halal : Ali-Imran ayat 133-136 dan An-Nur ayat 21-22
 Pembukaan MTQ : Al-Hasyr ayat 18-24
 Syukuran Rumah Baru : An-Nur ayat 61
 Ta’ziyah : Al-Baqarah ayat 153-157
 Syukuran Nikmat : Ibrahim ayat 28-34
 Syukuran Ultah : Al-Hasyr ayat 18-24
 Perpisahan : Al-Hasyr 18 dan Al-Insyiroh 1-8
 Serah Terima Jabatan (Sertijab) : Al-Hasyr 18 dan Al-Insyiroh 1-8
 Rapat Kerja (Raker) : Al-Hasyr 18 dan Ali-Imron 159

Maulid Nabi
1. Surat Al-Ahzab ayat 21-24
2. Surat Al-Ahza ayat 40-44
3. Surat Ali Imran ayat 31-37
4. Surat Ali Imran ayat 164-171
5. Surat Al-Fath ayat 27-29
Isra' Mi'raj

1. Surat Al-Isra' ayat 1-7


2. Surat An-Najm ayat 1-25

Akad Nikah

1. Surat Al-Qoshosh ayat 22-28


2. Surat An-Nisa' ayat 1-5
3. Surat An-Nisa' ayat 21
4. Surat An-Nisa' ayat 34-36

Khitanan

1. Surat An-Nahl ayat 120-128


2. Surat Al-Baqoroh ayat 124-129

Tasaykuran Umum

1. Surat Luqman ayat 12-19

Tentang Masjid

1. Surat At-Taubah ayat 18-23

Tahun Baru

1. Surat At-Taubah ayat 36-40

Nuzulul Qur'an

1. Surat Al-Baqoroh ayat 183-186


2. Surat Al-Isra' ayat 9-17
3. Surat Al-Isra' ayat 79-88

Haji dan Qurban

1. Surat Al-Hajj ayat 23-29


2. Surat Al-Baqoroh ayat 197-202
3. Surat Ali Imran ayat 95-101
4. Surat Ash-Shoffat ayat 100-113
Halal bi Halal

1. Surat Al-Hujurat 10-14


2. Surat Ali Imran 102-109
Haul dan Selamatan

1. Surat Yunus ayat 62-70


2. Surat Az-Zumar ayat 71-75
Majelis Ta'lim

1. Surat Al-Mujadalah ayat 11-17


Birrul Walidain

1. Surat Al-Isra' ayat 23-30

Al-Ahzab Ayat 21 - 30 Dan Terjemah

‫الر ِح ِيم‬
َّ ‫من‬
ِ ‫الر ْح‬
َّ ِ‫س ِم هللا‬
ْ ‫ِب‬
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

َ ‫سنَةٌ ِل َم ْن ك‬
(21). ‫َان يَ ْر ُجو الَّهَ َوا ْليَ ْو َم ْاْل ِخ َر‬ ْ ُ ‫سو ِل الَّ ِه أ‬
َ ‫س َوةٌ َح‬ ُ ‫َان لَ ُك ْم فِي َر‬
َ ‫لَقَ ْد ك‬
ً ِ‫َكث‬
‫يرا‬ َ‫الَّه‬ ‫َوذَك ََر‬
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang
mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

(22). ُ‫َق الَّه‬ َ ‫سولُهُ َو‬


َ ‫صد‬ ُ ‫ع َدنَا الَّهُ َو َر‬َ ‫اب قَالُوا َٰ َهذَا َما َو‬ َ ‫ون ْاْل َ ْح َز‬
َ ُ‫َولَ َّما َرأَى ا ْل ُم ْؤ ِمن‬
ْ َ ‫َوت‬
‫س ِلي ًما‬ ‫ِإي َمانًا‬ ‫ِإ ََّّل‬ ‫َزا َد ُه ْم‬ ‫سولُهُ َۚو َما‬
ُ ‫َو َر‬
Dan tatkala orang-orang mu'min melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: "Inilah yang
dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita". Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklah
menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.

َ َ‫علَ ْي ِه ۖفَ ِم ْن ُه ْم َم ْن ق‬
(23). ُ‫ض َٰى نَ ْحبَه‬ َ َ‫ص َدقُوا َما عَا َهدُوا الَّه‬ َ ِ‫ِم َن ا ْل ُم ْؤ ِمن‬
َ ‫ين ِر َجا ٌل‬
ً ‫ت َ ْبد‬
‫ِيل‬ ‫َب َّدلُوا‬ ‫يَ ْنت َ ِظ ُر َۖو َما‬ ‫َم ْن‬ ‫َو ِم ْن ُه ْم‬
Di antara orang-orang mu'min itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah;
maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka
sedikitpun tidak merubah (janjinya),

(24). َ ُ ‫ين إِ ْن شَا َء أ َ ْو يَت‬


‫وب‬ َ ِّ‫ين ِب ِص ْدقِ ِه ْم َويُعَ ِذ‬
َ ‫ب ا ْل ُمنَافِ ِق‬ َّ ‫ي الَّهُ ال‬
َ ِ‫صا ِدق‬ َ ‫ِليَ ْج ِز‬
‫َر ِحي ًما‬ ‫ورا‬ َ
ً ُ ‫غف‬ َ ‫ك‬
‫َان‬ َ‫الَّه‬ ‫علَ ْي ِه ْم ۚإِ َّن‬
َ
supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan menyiksa orang
munafik jika dikehendaki-Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang.

(25). َ ِ‫ِين َكفَ ُروا ِبغَ ْي ِظ ِه ْم لَ ْم يَنَالُوا َخ ْي ًرا َۚو َكفَى الَّهُ ا ْل ُم ْؤ ِمن‬
‫ين‬ َ ‫َو َر َّد الَّهُ الَّذ‬
ً ‫ع َِز‬
‫يزا‬ ‫قَ ِويًّا‬ ُ‫الَّه‬ َ ‫ا ْل ِقتَا َل َۚوك‬
‫َان‬
Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak
memperoleh keuntungan apapun. Dan Allah menghindarkan orang-orang mu'min dari peperangan. Dan adalah
Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
(26). ‫ف فِي قُلُو ِب ِه ُم‬ َ َ‫يه ْم َوقَذ‬
ِ ‫اص‬ َ ‫ب ِم ْن‬
ِ َ‫صي‬ ِ ‫ِين َظا َه ُرو ُه ْم ِم ْن أ َ ْه ِل ا ْل ِكتَا‬
َ ‫َوأ َ ْن َز َل الَّذ‬
‫فَ ِريقًا‬ ِ ْ ‫َوتَأ‬
َ ‫س ُر‬
‫ون‬ َ ُ‫ت َ ْقتُل‬
‫ون‬ ‫فَ ِريقًا‬ ‫ْب‬
َ ‫الرع‬
Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu
dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu
bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan.

(27). ‫علَ َٰى ُك ِ ِّل‬


َ ُ‫َان الَّه‬ َ َ ‫ار ُه ْم َوأ َ ْم َوالَ ُه ْم َوأ َ ْرضًا لَ ْم ت‬
َ ‫طئ ُو َها َۚوك‬ َ ‫َوأ َ ْو َرث َ ُك ْم أ َ ْر‬
َ َ‫ض ُه ْم َو ِدي‬
ً ‫قَد‬
‫ِيرا‬ ٍ‫ش َْيء‬
Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah
yang belum kamu injak. Dan adalah Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.

(28). ‫اجكَ إِ ْن ُك ْنت ُ َّن ت ُ ِرد َْن ا ْل َحيَاةَ الد ْنيَا َو ِزينَت َ َها فَتَعَالَ ْي َن‬ِ ‫يَا أَي َها النَّبِي قُ ْل ِْل َ ْز َو‬
ً ‫َج ِم‬
‫يل‬ ‫س َرا ًحا‬
َ َ ُ ‫َوأ‬
‫س ِ ِّر ْحك َُّن‬ ‫أ ُ َمتِ ِّ ْعك َُّن‬
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya,
maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut`ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik.

(29). ‫ت ِم ْنك َُّن‬


ِ ‫سنَا‬ َ َ ‫َّار ْاْل ِخ َرةَ فَ ِإ َّن الَّهَ أ‬
ِ ‫ع َّد ِل ْل ُم ْح‬ َ ‫سولَهُ َوالد‬
ُ ‫َو ِإ ْن ُك ْنت ُ َّن ت ُ ِرد َْن الَّهَ َو َر‬
‫ع َِظي ًما‬ ‫أ َ ْج ًرا‬
Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka
sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik di antaramu pahala yang besar.

(30). ُ َ‫َف لَ َها ا ْلعَذ‬


‫اب‬ َ ُ‫ش ٍة ُمبَيِِّنَ ٍة ي‬
ْ ‫ضاع‬ ِ َ‫ت ِم ْنك َُّن بِف‬
َ ‫اح‬ ِ ْ ‫سا َء النَّبِ ِِّي َم ْن يَأ‬
َ ِ‫يَا ن‬
‫ِيرا‬
ً ‫يَس‬ ‫الَّ ِه‬ ‫علَى‬ َ َ‫َٰذَ ِلك‬ َ ‫ِض ْعفَ ْي ِن َۚوك‬
‫َان‬
Hai isteri-isteri Nabi, siapa-siapa di antaramu yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya akan dilipat
gandakan siksaan kepada mereka dua kali lipat. Dan adalah yang demikian itu mudah bagi Allah.

Terjemahan Al-Qur’an Surat Al-Fatah Ayat (27-29)


‫حيم‬ َّ ‫الر ْح َٰم ِن‬
ِ ‫الر‬ َّ ِ‫ّٰللا‬
‫س ِم ه‬
ْ ‫ِب‬

‫س ِج َد ا ْل َح َرا َم ِإن شَاء‬ ْ ‫ق لَت َ ْد ُخلُ َّن ا ْل َم‬


ِ ِّ ‫سولَهُ الر ْؤيَا ِبا ْل َح‬ ُ ‫ّٰللاُ َر‬َّ ‫َق‬
َ ‫صد‬ َ ‫لَقَ ْد‬
‫ون فَعَ ِل َم َما لَ ْم ت َ ْعلَ ُموا‬
َ ُ‫ين ََّل ت َ َخاف‬ َ ‫ص ِر‬ ِّ ِ َ‫س ُك ْم َو ُمق‬
َ ‫ين ُرؤُو‬ َ ‫ين ُم َح ِلِّ ِق‬
َ ِ‫آمن‬
ِ ُ‫ّٰللا‬
َّ
‫ُون ذَ ِلكَ فَتْ ًحا قَ ِريبًا‬
ِ ‫فَ َجعَ َل ِمن د‬
Surat al-Fatah Ayat ke-27 :

Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa
kamu pasti akan memasuki Masjidil haram, jika Allah menghendaki dalam keadaan aman,
dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu tidak merasa takut.
Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia telah memberikan kemenangan
yang dekat.
َ ُ‫ق ِليُ ْظ ِه َره‬
ِ ‫علَى ال ِّد‬
‫ِين‬ ِ ِّ ‫ِين ا ْل َح‬
ِ ‫سولَهُ ِبا ْل ُهدَى َود‬ُ ‫س َل َر‬ َ ‫ُه َو الَّذِي أ َ ْر‬
ِ َّ ‫ُك ِلِّ ِه َو َكفَى ِب‬
‫اَّلل ش َِهيدًا‬
Surat al-Fatah Ayat ke-28 :

Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar
dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.

‫علَى ا ْل ُكفَّ ِار ُر َح َماء بَ ْينَ ُه ْم ت َ َرا ُه ْم‬ َ ‫شدَّاء‬ ِ َ ‫ِين َمعَهُ أ‬
َ ‫ّٰللا َوالَّذ‬
ِ َّ ‫سو ُل‬ ُ ‫م َح َّم ٌد َّر‬
‫سي َما ُه ْم فِي ُو ُجو ِه ِهم ِ ِّم ْن‬ ِ ‫ض َوانًا‬ ِ َّ ‫ض ًل ِ ِّم َن‬
ْ ‫ّٰللا َو ِر‬ ْ َ‫ون ف‬ َ ُ‫س َّجدًا يَ ْبتَغ‬ ُ ‫ُر َّكعًا‬
‫ع أ َ ْخ َر َج‬ ٍ ‫نجي ِل ك ََز ْر‬ِ ‫اْل‬ ِ ْ ‫أَث َ ِر الس ُجو ِد ذَ ِلكَ َمثَلُ ُه ْم فِي الت َّ ْو َرا ِة َو َمثَلُ ُه ْم فِي‬
‫ع ِليَ ِغي َظ ِب ِه ُم‬ َ ‫ب الز َّرا‬ ُ ‫سوقِ ِه يُ ْع ِج‬ ُ ‫علَى‬ َ ‫ست َ َوى‬ ْ ‫ستَ ْغلَ َظ فَا‬
ْ ‫آز َرهُ فَا‬ َ َ‫ش ْطأَهُ ف‬ َ
‫ت ِم ْن ُهم َّم ْغ ِف َرةً َوأ َ ْج ًرا‬ ِ ‫صا ِل َحا‬ َّ ‫ِين آ َمنُوا َوع َِملُوا ال‬ َ ‫ّٰللاُ الَّذ‬
َّ ‫ع َد‬
َ ‫ار َو‬ َ َّ‫ا ْل ُكف‬
‫ع َِظي ًما‬
Surat al-Fatah Ayat ke-29 :

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras
terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk
dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda dari
bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat
mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya
kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman
itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-
orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang
yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Alhamdulillah, wash shalatu was salamu 'alaa rasulillah, muhammad ibnu Abdillah, wa 'ala aalihi wa ash-habihi wa
man tabi'ahu wa walah, amma ba'du:

Yang terhormat bapak KH. Zainuddin MZ (misalnya), para alim ulama yang saya ta'ati, saudara, bapak, ibu hadirin
dan hadirat sekalian yang berbahagia. Kiranya tiada kata-kata yang patut untuk saya kemukakan dalam mengawali
pertemuan ini, kecuali ungkapan rasa syukur yang sedalam-dalamnya kehadirat Ilahi Rabbi yang telah memberikan
rahmat, taufiq dan hidayah-Nya juga kesehatan dan kesempatan kepada kita sehingga pada saat ini kita bisa
berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw. (maulid Nabi saw.) tanpa ada
suatu halangan apapun. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada baginda Muhammad saw.
yang telah mengeluarkan manusia dari gelap gulita kekafiran menuju cahaya kebenaran yang terang benderang,
yaitu agama Islam. Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia. Sebagai pembawa acara dalam Haflah
Maulidur Rasul yang diselenggarakan oleh .......ini, perlu saya bacakan susunan mata acara pada hari ini, yaitu:
1. Pembukaan
2. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an
3. Pembacaan shaiwat Nabi saw.
4. Sambutan ketua panitia penyelenggara
5. Ceramah agama
6. Penutup/Do'a

Demikianlah susunan mata acara pada peringatan maulid Nabi saw. pada malamhari ini, semoga dapatberjalan
denganlancar dan membuahkan hikmah yang besar yang dapat kita petik dan bermanfaat bagi kita semua, amin.
Untuk contoh Teks Pidato Memperingati Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Berikut Contoh MC Acara
Peringatan Maulid Nabi Saw

Pembukaan:
Sebelum memasuki acara yang kedua, yaitu pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, marilah kita buka terlebih dahulu
pertemuan kita kali ini dengan pembacaan Fatihatul Kitab (surat A1-Fatihah), ilaa hadhratil mushthafa, rasulillah
muhammadin saw. al-fatihah ...........

Terima kasih, mudah-mudahan dengan bacaan surat Al-Fatihah tadi serangkaian acara kita pada malam hari ini,
dapat berjalan dengan lancar tanpa ada suatu halangan apapun.

Pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Qur'an:


Selanjutnya, menginjak acara yang kedua yaitu pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang akan dibacakan
oleh.........kepadanya saya persilahkan.
(Setelah qari' selesai membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, MC kembali melanjutkan acara ...... )Kepada..........Saya
sampaikan banyak terima kasih, mudah-mudahan lantunanpembacaan ayat-ayat suci Al Qur'an tadi, bermanfaatbagi
kita semua, yangpahalanya diberikan kepada pembaca khususnya, juga kepada kita semua yang mendengarkannya.

Pembacaan Shalawat Nabi Saw


Memasuki acara yang ketika yaitu, pembacaan shalawat Nabi saw. yang akan dipimpin oleh yang terhormat Ustadz
........ kepada beliau waktu saya persilahkan.
(Setelah pembacaan shalawat, MC kembali melanjutkan acara dengan menyampaikan terima kasih, misalnya).
Demikianlah tadi pembacaan shalawat Nabi saw. yang telah dipimpin oleh ustad ........Kepadanya saya sampaikan
banyak terimah kasih, mudah-mudahan dengan bacaan shalawat tadi membuat kecintaan kita kepada Rasulullàh
saw. semakin bertambah, sehingga kelak kita mendaptkan syafa'at beliau yang sangat didambakan oleh setiap
manusia pada hari kiamat nanti.

Sambutan Panitia Penyelenggara:


Hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia, sebelum memasuki acara yang kelima, yaitu ceramah agama, kita
dengarkan dulu sambutan ketua panitia penyelenggara, sebagai acara yang keempat. Dalam hal ini, akan
disampaikan oleh yang bapak.......... kepada yang terhormat bapak ..........saya persilahkan.
(Setelah acara sambutan selésai, MC kembali mengambil kendali acara dengan menyampaikan terima kasih,
misalnya). Kepada bapak............. disampaikan banyak-banyak terima kasih.

Ceramah Agama:
Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia.
Kini sampailah kita pada acara inti dalam peringatan maulid Nabi saw. kali ini, yaitu ceramah agama dalam rangka
maulid Nabi saw. oleh bapak KH ........... Kepada yang terhormat bapak KH . .......... Saya persilahkan.
(Setelah acara ceramah agama selesai, MC kembali membawakan acara dengan menyampaikan terima kasih,
misalnya). Kepada yang terhormat bapak KH...........Disampaikan terima kasih yang sebesar-besamya. Mudah-
mudahan apa yang telah disampaikan tadi bermanfaatbagi kita semua, amin ya rabbal alamin.
Penutup/Do 'a:
Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang berbahagia.
Acara demi acara telah kita lalui bersama dengan baik dan lancar, mudah-mudahan dengan penyelenggaraan
peringatan maulid Nabi Muhammad saw. ini, kecintaan kita kepada beliau menjadi semakin mendalam dengan
meneladani keluhuran budi beliau. Sebagai manifestasi dari rasa cinta kita kepada beliau, tentu kita ikuti apa yang
menjadi sunnah-sunnahbeliau, sehinggabeliau pun menjadi cinta kepada kita. Dan barangsiapa yang dicintai oleh
béliau sementara dia beriman kepada Allah swt. tentu ia akan dapat bersama beliau di dalam surga yang penuh
dengan kenikmatan.
Saudara, hadirin dan hadirat sekalian yang terhormat. Kini tibalah saatnya sampai pada puncak acara, yaitu
penutup/do'a yang akan dipimpin oleh yang terhormat bapak KH . ........ Namun sebelum do'a dimulai, saya sebagai
pembawa acara dalam haflah maulidur rasulini, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekhilafan dan
kurang lebihnya. Untuk acara penutup/do'a saya serahkan kepada yang terhormat ustadz ...... /bapak KH.......kepada
beliau saya persilahkan.
Akhirnya, wallaahul muwaffiq ilaa aqwamit thariq was salamu 'alaikum warahmatulllah waharakatuh.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang kami hormati: Bapak Kepala Sekolah


Yang kami hormati Bapak Kyai H. Muhammad Abdullah
Bapak, Ibu Guru dan Bapak Ibu Wali Murid beserta teman-teman yang kami cintai.

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Karunianya sehingga
kita semua dapat berkumpul di acara peringatan Maulid Nabi, tak lupa sholawat serta salam tercurah
kepada Nabi besar Muhammad SAW.

Baiklah bapak, ibu dan teman-teman semua, sebelum acara dimulai, terlebih dahulu saya bacakan
susunan acara pada pagi ini. Adapun susunan acara Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:
1. pembukaan
2. Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an
3. pembacaan sholawat Nabi dan Al Barjanji
4. Sambutan Kepala Sekolah
5. Mauidhoh Hassanah
6. Doa
7. Penutup
Bapak, Ibu para hadirin yang dimuliakan Allah SWT.
Untuk mempercepat waktu, marilah acara ini kita mulai:

Acara yang pertama pembukaan. Marilah acara pada pagi hari ini kita buka dengan membaca basmalah
bersama ................(Bismillahirrohmanirrohim)

Baiklah untuk acara yang kedua, yaitu pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh saudara Umi Hanik dan
Saritilawah oleh saudari Intan Nur Aini, kepada saudari sekalian kami persilahkan.

Terima kasih kami haturkan kepada saudari Umi Hanik dan saudari Intan Nur Aini. Semoga dengan
bacaan ayat Al Qur’an dapat menambah lancarnya acara pada pagi hari ini.

Acara yang ketiga yaitu pembacaan sholawat nabi, yang akan dibacakan oleh ......................................
Kepada mereka kami persilahkan.

Terima kasih kami haturkan kepada ............................................... beserta teman-teman. Semoga


dengan bacaan sholawat nabi kita menambah mendapat syafaatnya. amin.

Selanjutnya acara yang ke empat yaitu sambutan kepala sekolah, kepada Bapak Rohman, S.Pd.SD kami
persilahkan.

Terima kasih kami haturkan kepada Bapak Rohman, S.Pd.SD. Semoga dapat bermanfaat bagi kita.amiin.

Acara yang kelima yaitu Mauidhoh Hasanah yang akan dilanjutkan dengan doa. Kepada beliau Bapak
Kyai H. Muhammad Abdullah kami persilahan.

Demikianlah mauidhoh Hassanah yang telah disampaikan oleh Bapak Kyai H. Muhammad Abdullah.
Semoga dapat menambah ilmu dan keimanan kita, amin ya robbal alamin.

Bapak ibu, para hadirin sekalian yang dimuliakan Allah. Acara-demi acara telah kita lalui bersama. Kini
tiba acara yang terakhir yaitu penutupan. Marilah acara pada pagi ini kita tutup dengan membaca
hamdalah bersama............(Alhamdulillahirobbil ‘alamin)

Sebelum acara saya tutup, perkenankanlah saya disini mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak-
ibu dalam acara pengajian ini. Dan apabila saya dalam membawakan acara terdapat kesalahan-
kesalahan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Akhir kata wabillahi taufiq wal hidayah,

Wassalamu’alaikum waroh matullahi wabarokatuh


ARTINYA
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi
Maha Penyayang.

21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik
bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan
(kedatangan) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah.

22. Dan tatkala orang-orang mu'min melihat golongan-golongan yang


bersekutu itu, mereka berkata: "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-
Nya kepada kita". Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang
demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka.

23. Di antara orang-orang mu'min itu ada orang-orang yang menepati apa
yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada
yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu
dan mereka sedikitpun tidak merubah (janjinya),

24. agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu
karena kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendaki-
Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.